S0515: Masuk Neraka Bareng Fikri

Setiap orang rasanya pernah melalui proses pencarian bahkan mungkin masih di proses itu. Tamu kali ini juga tidak terkecuali. Di usianya yang masih cukup muda, dia sudah sangat intens melakukan pencarian soal ketuhanan, agama dan spiritualitas dan semua proses itu dituangkannya dalam bentuk podcast bernama unik: Podcast Masuk Neraka! Kenapa sampai namanya seseram itu? Apa saja yang dia bicarakan? Apa sih yang dia cari? Kita dengar saja langsung dari pemilik podcastnya.

Peringatan: Podcast ini bukan untuk mereka yang tidak bisa membuka diri pada perbedaan dan diskusi yang membangun!

Tentang Podcast Masuk Neraka.

Podcast Masuk Neraka dibawakan oleh Muflih Dwi Fikri, seorang mahasiswa di Solo. Fikri bisa dihubungi di masukneraka.podcast@gmail.com atau lewat akun instagramnya @masukneraka.podcast 

Tentang Suarane Podcast Podcast:

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast.


Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” by Kevin MacLeod – License: http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ | CoverArt: Pillow Talk Podcast

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

Ngoblog Soal Digital Marketing Bareng Nunik Utami di Live IG


Ngoblog Soal Digital Marketing Bareng Nunik Utami di Live IG. Silahkan baca dulu pos berjudul Mengintip Talkshow Keren a la Blogfam di Live Instagram. Ya, reborn kali ini Blogger Family (Blogfam) betul-betul mantul karena diisi dengan kegiatan talkshow yang dijadwal secara berkala di live Instagram. Baik narasumber maupun host-nya sama-sama anggota Blogfam. Materinya pun luar biasa. Mulai dari kepenulisan buku anak, foto pakai telepon genggam, hingga podcast. Itu berarti anggota Blogfam memang luar biasa karena untuk talkshow bergengsi pun belum perlu mengundang narasumber dari luar Blogfam. Sombong? Tidak. Kenapa sombong? Ini kan kenyataan yang tidak bisa dihindari lagi. Hehe.

Baca Juga: Guru TK Pun Harus Menyiapkan Materi Pembelajaran Online

Sebagai salah seorang anggota Blogfam, saya pun menjadi host pada edisi ke-empat talkshow ini. Sementara itu sampai dengan saat ini talkshow masih berjalan, menghadirkan narasumber-narasumber kece badai tralala yang rugi banget kalau sampai kalian tidak menonton dan berinteraksi. Soalnya selain berbagi informasi ada juga doorprize-nya. Anyhoo mungkin kalian bertanya-tanya apa kaitannya Ngoblog (Ngobrol Bareng Blogfam) sama #SelasaTekno. Sangat berkaitan, gengs. Pertama: Ngoblog dilakukan melalui sistem digital/internet. Kedua: Kak Nunik Utami bicara tentang atau temanya adalah Ditigal Marketing.

Ngoblog waktu itu agak molor karena ternyata di rumah Kak Nunik listrik padam. Sambil menunggu, sambil saya menyapa teman-teman yang sudah siap menunggu materi digital marketing itu.

Berdasarkan hasil talkshow, izinkan saya membikin rangkuman berikut ini.

Pada zaman dahulu kita menjual segala sesuatu secara konvensional/tradisional: di pasar, di toko, dari pintu ke pintu, juga dari mulut ke mulut. Tapi sejak ada internet, kemudian menjamurnya media sosial, tren berjualan pun mengikuti perkembangan zaman (internet). Para pedagang dapat memanfaatkan internet, dalam hal ini media sosial untuk menjual barang dagangan mereka. Media sosial itu antara lain blog, Youtube, Facebook, Instagram, Twitter, Tumblr, dan lain sebagainya. Tidak lupa aplikasi mengobrol seperti WhatsApp, Telegram, dan sebangsanya. Meskipun hanya menjangkau para pengguna internet, tetapi digital marketing sangat ampuh. Ada unsur efektif dan efisiennya. Secara waktu, tentu lebih hemat. Secara biaya, bisa sekalian dengan biaya pribadi menggunakan internet dan tidak perlu membangun toko/kios fisik.

Selain menggunakan media sosial pribadi, para pedagang juga bisa memanfaatkan market place (e-commerce) seperti Lazada, Tokopedia, Blibli, Shopee, hingga Buka Lapak. Caranya: secara umum cukup mendaftarkan toko di market place tersebut dan mengikuti semua syarat yang ditentukan. Kalau tidak salah, sebagai penjual, kita baru boleh menerima uang pembelian barang dari pengelola market place setelah barang yang dikirimkan tiba di tujuan atau diterima oleh pembeli. Kalau saya salah, mohon koreksi.

Digital marketing tidak selamanya bermakna kita/pedagang menjual barang dagangan melalui internet (media sosial). Digital marketing juga bermakna mem-branding diri. Bagi para blogger dan youtuber, branding diri ini penting. Karena sejatinya bagi blogger dan youtuber yang hendak meraih keuntungan dari blog dan channel Youtube, harus pandai 'menjual diri'. Pedagang memang bisa menjual barang dagangan melalui blog dan Youtube, tetapi mereka juga bisa memperoleh keuntungan lain apabila blog dan Youtube-nya dikelola dengan baik. Semua blogger dan youtuber pasti tahu tentang hal ini.

Apakah tren digital marketing akan mengalahkan atau melumpuhkan pasar konvensional? Tentu tidak. Meskipun arah ke digital marketing semakin kuat, seperti beberapa petani menjual hasil panen melalui internet (dikelola oleh Bumdes), tapi begitu banyak orang masih memilih pasar konvensional. Buktinya Pasar Mbongawani Ende masih ramai setiap hari, toko-toko pun demikian, bahkan pedagang buah pinggir jalan masih dikerubuti pembeli. Karena apa? Karena masih banyak pedagang yang tidak menggunakan internet bahkan sama sekali tidak tahu soal internet, dan banyak pembeli yang juga tidak menggunakan internet bahkan sama sekali tidak tahu soal internet. Kata Mamatua, ada seni tersendiri berinteraksi dengan para pedagang di pasar. Seni tawar-menawar! Hahaha.

Jadi itu dia rangkumannya, gengs.

Baca Juga: Mengenal PhotoScape Untuk Keperluan Sunting Foto

Kak Nunik Utami adalah contoh paling nyata yang sukses berkiprah melalui digital marketing. Sebagai penulis buku, ia juga memanfaatkan blog dan media sosial untuk mempromosikan buku-bukunya. Sebagai pedagang hijab, ia memanfaatkan berbagai lini agar hijab dagangannya diburu pembeli. Tetapi ada yang harus dipelajari di sini yaitu pandai melihat peluang dan keinginan pasar. Niscaya berkat doa dan usaha insha Allah sukses. Kapankah itu? Mulai dari sekarang. Karena Kak Nunik tidak menunggu harus sempurna untuk memulai. Saya, kalian, mereka, pun juga harus begitu. Mulailah terlebih dahulu. Segala sesuatunya akan kita ketahui dan pelajari seiring berjalannya usaha.

Semoga bermanfaat!

#SelasaTekno



Cheers.

10 Skill Yang Wajib Dikuasai Agar Sukses di Masa Depan Versi World Economic Forum

World Economic Forum meramalkan 10 skill atau kemampuan yang wajib dimiliki oleh para profesional masa depan. Semuanya akan saya jabarkan satu persatu, kalau terlalu panjang nantinya akan saya buat per artikel jika perlu. Baiklah, apa saja sih 10 skill yang wajib dikuasai agar bisa sukses di masa depan? Ini dia:Cognitive Flexibility atau Fleksibilitas KognitifNegotiation atau NegosiasiService

Sebenarnya Istilah New Normal Bukan Sesuatu Yang New

Design on Canva.

Sebenarnya Istilah New Normal Bukan Sesuatu Yang New. Halo kalian semua; bos-bos pembaca BlogPacker. Kita masih bertemu melalui kata dalam suasana yang masih sama; masih dipeluk oleh pandemi Covid-19. Tidak ada seorang pun dari kita yang pernah membayangkan kengerian ini sebelumnya. Bahwa dunia ini bisa kacau juga akibat Covid-19. Saya pribadi hanya pernah membayangkan dunia ini kacau karena perang yang terjadi antara negara yang satu dengan negara yang lain akibat perebutan kekuasaan suatu negara, hingga saingan teknologi mutakhir dalam urusan senjata. Kekacauan akibat Covid-19? Uh lala. Mana saya, kalian, mereka, bisa membayangkannya sebelumnya? Urusan mengingat filem bertema pandemi atau zombie, itu lain perkara. 

Baca Juga: Piknik Encim and The Gank di Tengah Pandemi Covid-19

Pada akhirnya kita tidak bisa terus-terusan work from home, kita tidak bisa selamanya berada di dalam rumah terkait kehidupan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu diberlakukan sesuatu yang disebut new normal. Kehidupan baru yang mengharuskan manusia sebagai makhluk berakal untuk beradaptasi. Kehidupan new normal yang kita jalani sekarang adalah protokol kesehatan masa pandemi Covid-19 yaitu memakai masker, menjaga jarak dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun minimal dua puluh detik dan/atau membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer sebelum menyentuh wajah (mata, hidung, mulut), rajin menyemprot disinfektan pada benda-benda mati yang sering tersentuh berjamaah antara lain gagang pintu dan meja.

New normal bagi para pekerja kantoran misalnya kalau sakit flu sebaiknya diam di rumah, apabila satu ruangan kantor terlalu banyak orang boleh dijadwalkan piket untuk menjaga jarak aman, apabila pekerjaan bisa dilakukan dan diselesaikan dari rumah sebaiknya dilakukan dan diselesaikan di rumah, dan lain sebagainya. Saya rasa sama juga new normal ini dengan mereka-mereka yang pekerjaannya tidak di satu ruangan (kantor) alias di luar rumah. 

Menulis tentang new normal, menurut saya pribadi, new normal bukanlah sesuatu yang new bagi umat manusia. Sejak lahir sampai sekarang kita mengalami begitu banyak new normal. Saya hanyalah orang awam yang coba melihat new normal dari kaca mata ... kaca mata awam juga ... tentu saja.

Ambil waktu dari saat Mama berhenti memberikan ASI karena sudah saatnya. Itulah new normal bagi umat manusia. Belajar meminum susu dan air dari botol (dot) bahkan gelas. Ho ho ho. Sudah paham sekarang? Saat manusia bisa berjalan, itu new normal yang lain dari tahapan kehidupannya. Bagi anak-anak dalam masa sekolah/pendidikan, hampir setiap tahun ada anak yang beradaptasi dengan new normal yang merupakan kehidupan/dunia sekolah. Sebelumnya bangun tidur boleh kapan saja, setelah sekolah bangun tidur harus lebih awal agar bisa mempersiapkan diri dan berbagai keperluan untuk sekolah. Sumpah, saat saya mulai bersekolah di TK, rasanya malas sekali membiasakan diri untuk bangun lebih awal. Huhuhu.

Bagi mereka yang menikah, kehidupan pernikahan merupakan new normal yang harus dihadapi dan dijalani hingga maut memisahkan, insha Allah. Yang sebelumnya hanya memikirkan diri sendiri, setelah menikah harus memikirkan dan mengurus rumah tangga (suami/isteri, dan anak). Yang biasanya makan di warung karena masih single, pada akhirnya demi penghematan dan kebersamaan dengan keluarga, harus memasak.

Kita juga harus sadar bahwa dunia digital/internet telah mengubah kita dan mau tidak mau memaksa kita menjalani new normal. Buku diary 'bermutasi' pada blog. Bekerja bisa dari mana saja selama ada koneksi internet. Surat tidak perlu berperangko jika dikirim melalui e-mail. Tugas-tugas siswa/mahasiswa dapat dikumpulkan melalui e-mail, WA, maupun blog. Dulunya melepas rindu bisa melalui telepon, sekarang video call saja! Rindunya lunas tuntas! Bahkan menonton video-video di Youtube merupakan new normal bagi saya setelah saya menjalani new normal yang lain yaitu tidak menonton televisi selama bertahun-tahun! Iya, new normal adalah kebiasaan baru yang kita jalani dalam hidup ini. Sesuatu yang dulunya dianggap bukan kebiasaan kemudian menjadi kebiasaan akibat daya dorong dari hal-hal lain.

Baca Juga: Panen Sorgum Untuk Pertama Kalinya Sungguh Bikin Happy

Covid-19 memang telah mengubah kehidupan umat manusia di dunia ini. Tidak pandang bulu. Entah kapan akan berakhir, itu yang kita belum tahu, oleh karena itu untuk menghadapi kehidupan kita sendiri haruslah kita beradaptasi dengan new normal ini. Itu menurut saya. Bagaimana menurut kalian? Yang jelas, salah satu new normal bagi saya saat ini selain mengikuti protokol kesehatan adalah berkebun hahaha. Covid-19, kita hanya bisa berupaya untuk menghindarinya ... 

Semoga bermanfaat.

#SeninCerita
#CeritaTuteh



Cheers.

Selayang Pandang Kampung Santri di Pesisir Utara Bekasi

Selayang Pandang Kampung Santri Pesisir Utara BekasiPenulis: Maulana Chubuy"Suasana di kota santri,asyik senangkan hatiSuasana di kota santri,asyik senangkan hatiTiap pagi dan sore hari, muda-mudi berbusana rapiMenyandang kitab suci, hilir-mudik silih berganti. Pulang-pergi mengaji"Kutipan syair lagu qasidah dari Nasida Ria yang telah dikemas ulang oleh Anang Hermansyah serta Band Gigi tersebut

PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride, Saat Pendemi Pun Bisa Ikutan Balap Sepeda


PRURide Indonesia 2020 kembali hadir namun sedikit berbeda dengan tahun lalu, kali ini dilaksanakan mandiri dengan tajuk "Virtual Ride". Lalu apa bedanya antara balap sepeda tahun lalu dengan tahun ini? Yang menjadi pembeda adalah kalau tahun lalu dilaksanakan di Jogjakarta, kali ini semua orang baik di Indonesia bagian manapun dapat mengikutinya secara mandiri. Menarik banget kan bisa ikutan balap sepeda walaupun di masa pandemi Covid-19 saat ini. 

Oh iya, sebelum membahas lebih lanjut mengenai PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride, saya mau membicarakan kebiasaan yang dilakukan pada saat pandemi. Belakangan ini, kita melakukan banyak hal melalui online, seperti meeting, membuat konten dan lainnya. Namun, kadang ada beberapa hal jarang dilakukan lagi selama masa pandemi seperti saat ini, yaitu olahraga. Olahraga biasanya dilakukan massal karena memang sangat menyenangkan bila dilakukan bersama-sama. Muncullah kelas online baik melalui media zoom dan lainnya, sehingga dapat menekan stress dan sebagai sarana refreshing bagi sebagian orang.

PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride ini sebagai salah satu alternatif bagi masyarakat luas untuk berpartisipasi sehingga bisa melakukan olahraga sambil refreshing namun tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan menggunakan pelindung diri seperti masker, pelindung muka, sarung tangan dan lainnya.


PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride


Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, mengungkapkan, “Kegiatan PRURide Indonesia yang diselenggarakan setiap tahun merupakan perwujudan salah satu komitmen Prudential Indonesia untuk selalu mendengarkan, memahami dan mewujudkan gaya hidup sehat yang menyeluruh bagi masyarakat. Menyikapi kondisi yang sedang terjadi saat ini, kami percaya bahwa pandemi COVID-19 tidak seharusnya membatasi semangat untuk menjaga tubuh tetap bugar, seperti dengan bersepeda sebagai salah satu olahraga favorit masyarakat. Oleh karena itu, kami secara khusus mempersembahkan PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride dengan format yang berbeda, yaitu secara virtual.”

Luskito Hambali, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia menerangkan, “Kami melihat bahwa event virtual dapat menjadi sebuah alternatif bagi para penggemar sepeda, di mana pun mereka berada, untuk mendapatkan sensasi adrenaline rush saat berupaya menyelesaikan tantangan dan jarak tempuh dengan waktu terbaik. Sebagai simbol pembuktian bahwa mereka telah berhasil menaklukkan tantangan yang kami berikan, seluruh finisher akan mendapatkan medali unik dari PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride yang disebut dengan MedaLink.”

“Medali unik ini merupakan bagian yang saling terhubung dengan medali PRURide Indonesia 2021 mendatang, untuk menginspirasi bahwa menjalani gaya hidup sehat dan aktif adalah sebuah komitmen jangka panjang yang sepatutnya terus kita fokuskan,” tambah Luskito.

Pendaftaran PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride


Mulai tanggal 8 Juni 2020, peserta bisa mendaftarkan diri untuk berpartisipasi di PRURide Indonesia 2020 melalui bit.ly/pruridevr2020 dan akan mendapatkan jersey PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride. Jersey istimewa yang dinamakan SILVERIDER Jersey ini menyimbolkan 25 tahun kehadiran Prudential di Indonesia.


Kategori PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride

Para peserta dapat memilih kategori Gran Fondo (135 km) atau Medio Fondo (70 km) dan menyelesaikannya secara langsung atau bertahap selama empat hari penyelenggaraan. Melalui sebuah aplikasi virtual yang sudah disiapkan, setiap peserta dapat menyelesaikan event virtual ini #DiRumahAja dengan menggunakan sepeda balap yang dimodifikasi, atau menyusuri area di sekitar lingkungan rumah hingga menyelesaikan jarak tempuh yang mereka pilih.

Jadwal Lengkap Pelaksanaan PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride


Untuk jadwal lengkap pelaksanaan PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride adalah sebagai berikut :

Pendaftaran Early Bird : 8-15 Juni 2020
Pendaftaran Reguler : 16-9 Agustus 2020
Pengiriman Jersey : 10-12 Agustus 2020
Virtual Ride : 20-23 Agustus 2020

Informasi pendaftaran dan lainnya bisa diakses melalui website resmi dari Prudential disini . 

Pelecehan Itu Pernah dan (Kadang) Masih Saya Rasakan

Walau saya bahagia dengan hidup saya, tapi kadang saya sedih terlahir menjadi wanita. Yaahh, bukannya saya tidak bersyukur dengan hidup yang sudah diberikan Allah SWT kepada saya. Saya merasakan beratnya menjadi seorang wanita yang kadang mendapatkan perlakuan diskriminatif dari orang lain yang bergender lelaki. Masih teringat jelas ketika saya masih usia belia, mungkin masih duduk di bangku

Taehan Minguk, Saranghae. Catatan Kecil Seorang Fans Drama Korea

Taehan Minguk, Saranghae. Catatan dari Seorang Fans Drama Korea (Fenomena Idola) Aku adalah penggemar Drakor alias Drama Korea yang boleh dibilang amat sangat addict. Apa saja yang berkaitan dan berhubungan dengan drama Korea baik itu serial terbaru, serial lama, soundtrack-nya bahkan sampai pemainnya pun gak luput dari perhatianku dan eforia kekagumanku. Kalo dipikir-pikir, wajar gak sih

S0514: Pillow Talk Podcast

Tamu Suarane Podcast episode ini adalah pasangan Budi dan Mandy yang mengasuh podcast bernama Pillow Talk. Podcast ini bicara tentang relationship dan pernikahan yang tak jarang berangkat dari pengalaman mereka sebagai suami istri. Mereka juga akan cerita tentang ketertarikan pada segmen anak-anak yang diwujudkan lewat podcast mereka yang lain, yang juga dikerjakan bersama satu teman lain mereka yang berformat dongeng dan juga podcast edukasi sains untuk anak. Profesi keduanya di bidang musik juga berperan memperkaya podcast-podcast mereka lewat aransemen-aransemen musik dan efek yang keren! Tentu kesempatan ini juga tidak dilewatkan untuk meminta tips-tips dari mereka soal menggunakan unsur musik dalam podcast. 

Tentang Pillow Talk Podcast: 

Ingin kenal lebih dekat dengan mereka berdua? Kunjungi laman Instagram podcast mereka di instagram.com/pillowtalk.podcast.

Mandy juga punya website di deliciamandy.com. Kunjungi juga  http://worldwideproduction.id untuk melihat karya-karya mereka, termasuk juga untuk mengunduh kumpulan musik-musik bebas royalti untuk podcast kalian. 

Tentang Suarane Podcast Podcast: 

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast.


Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” by Kevin MacLeod – License: http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ | CoverArt: Pillow Talk Podcast

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

Ujian Fisik dan Mental itu bernama Pandemi Covid-19

Bismillah.... Beberapa bulan lalu dan (entah) berapa bulan lama lagi merupakan bulan-bulan yang berat bagi para nakes (tenaga kesehatan), semenjak Covid-19 merambah dan mengeksiskan dirinya di jagad raya.  Mereka memang telah terbiasa sibuk dengan adanya penyakit di muka bumi, baik itu penyakit betulan ataupun penyakit jadi-jadian, tetapi dengan bertambahnya 1 jenis virus ini yang