Holcim Indonesia Untuk Membangun Negeri


Apa yang kamu sudah lakukan untuk negerimu? Apa yang sudah kamu lakukan untuk keluargamu? Apa yang sudah kamu lakukan untuk orang disekelilingmu? Banyak diantara kita yang belum melakukan apapun untuk negeri ini,  keluarga ataupun orang di sekeliling kita. Padahal sepantasnyalah kita membuat bangga dengan prestasi yang diraih entah itu tingkat nasional,  regional,  atau bahkan tingkat yang lebih kecil yaitu RT atau bahkan keluarga.

Membuat bangga bukanlah sebuah pekerjaan semalam,  melainkan membutuhkan dedikasi selama bertahun-tahun bahkan berabad-abad lamanya. Semuanya membutuhkan proses yang tidak mudah,  bahkan harus jatuh bangun atau bahkan bertahan dalam situasi yang sangat tidak menguntungkan. Dalam posisi inilah kesabaran dan daya inovasi diuji. Inovasi adalah kunci untuk terus bertahan dalan segala macam cobaan yang menerpa.

Kita beralih ke bangunan dan fasilitas publik yang kita gunakan setiap hari pun membutuhkan semua aspek tak terkecuali bahan material dan pekerja yang senantiasa membangun selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Seperti yang tadi saya bilang,  tidak ada pekerjaan yang dikerjakan dalam satu malam saja melainkan bermalam-malam dengan banyak pekerja. Kita perlu mengapresiasi setiap bangunan dan fasilitas yang telah dikerjakan, apalagi HOLCIM pun telah berperan aktif dalam dalam pembangunan fasilitas publik tersebut. Sebut saja pengerjaan Gelora Bung Karno pun tak lepas dari peran serta HOLCIM. Saya pun patut berbangga.

Rapat Umum Pemegang Saham 2017


HOLCIM merupakan salah satu pemegang peranan penting dalam dunia Semen di Indonesia. Pada Tahun 2017, pada saat industri semen nasional mengalami penurunan dalam hal over capacity dan harga jual,  HOLCIM pun melakukan sejumlah inovasi produk seperti mortar yaitu semen siap pakai yang sangat membantu bukan saja perusahaan pengembang namun juga pemakain skala kecil seperti industri dan rumah tangga.

Dalam hal harga jual memang mengalami penurunan disebabkan menurunnya penyerapan pasokan produk serta persaingan dalam industri yang semakin ketat. Disamping itu,  terjadi pelemahan daya beli masyarakat terhadap beberapa produk properti walaupun angkanya tidak terlalu signifikan.


Seperti halnya perusahaan lain,  HOLCIM pun melakukan program CSR dan inovasi dalam produk terutama yang berbasis aplikasi serta mengedukasi. Tidak banyak perusahaan yang melakukan penjualan produk sekaligus mengedukasi pihak pembelinya.

Apa saja yang dilakukan oleh HOLCIM sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk tetap mendapatkan tempat dihati para pelanggannya? Ini dia program CSRnya yaitu pengembangan pendidikan,  perbaikan fasilitas publik sepert jalan,  dan pengembangan home industry. Program CSR ini salah satunya dilakukan di Cilacap, Jawa Tengah. Program pendidikan ini diselenggarakan dengan pelatihan las kepada sekitar 50 pemuda. Kemudian,  pemgembangan home industri terhadap beberapa rumah dengan mengembangkan produk batik mangrove yaitu batik dengan pewarna alami dari pohon mangrove. Selain itu juga dilakukan perbaikan faslitas publik seperti jalan serta pembangunan rumah tidak layak huni.

Sedangkan Inovasi yang telah dilakukan adalah produk mortar instan untuk aplikasi yang spesifik seperti plesteran,  aciam dan pasangan bata ringan. Holcim Mortar merupakan campuran material yang terdiri dari portland cement (PCC), Pasir dan Admixture. Cukup tambahkan air untuk membuat aplikasi yang konsisten, mudah digunakan untuk hasil dinding yang sempurna.

Pada kesempatan ini juga Holcim memperkenalkan Direktur Penjualan yang baru yaitu Bapak Surindro Kalbu Adi sebagai bagian dari kebutuhan kedepannya.

Sekali lagi,  ditengah gempuran ketidakstabilan industri semen nasional,  Holcim mampu menjawabnya dengan inovasi yang sangat bagus sehingga menjawab kebutuhan pasar. Holcim mampu menjadi pelaku pembangunan di Indonesia serta membuat bangga dengan produknya yang membangun sampai ke pelosok negeri.

So,  apa yang kita lakukan untuk negeri ini? Jawabannya adalah membeli produk dalam negeri yang telah membangun sampai ke pelosok negeri.

Jalan-Jalan Ke Sentul, Bogor Dan Menginap Di Villa


Sentul,  Kabupaten Bogor adalah destinasi yang sangat menyenangkan bagi keluarga terutama pada liburan akhir pekan. Banyak sekali wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti Taman Safari,  Jungle Land,  Perkebunan Teh Gunung Mas, Telaga Mas dan masih banyak lainnya.

Namun,  biasanya kita kesulitan untuk memesan penginapan yang murah namun cukup luas untuk ditinggali dalan beberapa hari. Memang merencanakan liburan itu gampang-gampang susah namun kalau dibantu dengan penyendia layanan pemesanan seperti traveloka,  pasti akan sangat mudah.

Mulailah merencanakan penginapan mana yang akan jadi pilihan. Biasanya daerah Sentul sangat banyak Villa mulai dari yang berkualitas sampai yang tidak layak sama sekali. Untuk itu, lakukan pemesanan terlebih dahulu di traveloka dengan pilihan villa yang bagus.

Pilihlah Villa Traveloka sesuai dengan banyak orang dan dekat ke mana-mana sesuai dengan obyek wisata yang dituju nantinya. Oh iya,  saya suka sekali dengan pilihan Villa ini karena sangat memudahkan pemesanan sehingga rencana liburan pun akan menyenangkan.

Saya memilih salah satu Villa ini dengan harga yang lumayan terjangkau. Dan selain itu cukup dekat dengan Jungle Land serta tidak jauh dari Perkebunan Teh Gunung Mas yang rencananya akan saya kunjungi dengan beberapa teman dan keluarga.


Nah,  yuk kita lihat seperti apa Perkebunan Teh Gunung Mas dan Jungle Land.

Perkebunan Teh Gunung Mas


Gunung Mas menjadi magnet pengemar kebun teh seperti saya. Tradisi minum teh di keluarga masih mengalir sampai sekarang. Bahkan saat makan di warung pun pasti memesan teh seduh panas sebagai pelepas dahaga. Saat pertama kali melihat destinasi ini, saya masih mengira bahwa Gunung Mas merupakan sebuah perbukitan, namun tebakan itu terbukti salah ketika melihat kawasan ini dipenuhi kebun teh.

Dari pintu masuk utama, saya telah disambut oleh teh. Bahkan sampai kedalam, teh terlihat dimana-mana. Mata ini terlihat menikmati setiap pemandangan yang disuguhkan, bisa dibilang mata sangat relaks dan inilah terapi yang dibutuhkan oleh mata. Udara juga begitu segar, lepas dari udara polusi perkotaan. 


Wisata Agro (Agro Wisata) adalah sebutan yang cocok untuk kawasan Gunung Mas. Fasilitas yang disediakan pun sangat lengkap mulai dari kebun teh, camping, berkuda, tea walk, tea cafe, paralayang, pemandian air panas dan masih banyak fasilitas lainnya. Dapat saya katakan bahwa kawasan yang dikelola oleh Perkebunan Nusantara VIII ini sangat lengkap dan menjadi wisata yang ramah bagi anak dan keluarga. Apalagi di area ini juga disediakan penginapan yang bisa dipilih mulai dari kapasitas perorangan sampai ke rombongan dalam skala besar. Informasi lengkap mengenai penginapan bisa akses langsung ke sini.


Yang unik dari Gunung Mas adalah sejarah mengenai pembuatan teh yang telah menjadi tradisi. Pabrik teh yang beroperasi dari beberapa puluh tahun lalu masih kokoh berdiri. Tradisi minum teh memang sangat kental dalam masyarakat kita. Tak heran teh masih menjadi primadona. Namun di Gunung Mas, edukasi proses pembuatan teh dari pemetikan hingga menjadi produk dijadikan sebuah kemasan yang menarik. Pasti setiap penyuka teh akan penasaran bagaimana terciptanya setiap aroma khas teh itu berasal. Sayang sekali pada saat saya mengunjungi Gunung Mas, hujan lebat menyambut saya dan rombongan kami. Mungkin suatu saat saya akan kembali dan menikmati setiap aroma teh yang berada di pabrik maupun di tea corner, dibagian depan pintu masuk.

Kuda Siap Mengantar Pengunjung Ke Area Perkebunan Teh
Jarak Gunung Mas dari kota Bogor sekitar 1 jam mengunakan kendaraan pribadi. Apabila mengunakan kendaraan umum dari Bogor, maka terlebih dahulu mengunakan angkot dari stasiun Bogor menuju Botani Square, kemudian disamping jalan terdapat kendaraan elf putih seperti kendaraan pribadi dan kemudian turun di Gunung Mas.

Harga tiket masuk Perkebunan Teh Gunung Mas hanya Rp 10.000 dengan harga parkir sekitar Rp 7.500. Alamat di Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor. Telepon 0251-8250356. Webiste www.pn8.co.id.

Jungle Land 


Jungle Land memiliki segala jenis permainan atau wahana buat keluarga, perseorang atau bersama pacar. Luas Area Jungle Land bisa dikatakan sebagai Adventure Theme Park terluas di Indonesia. Bagaimana tidak terluas, Jungle Land ini memiliki luas 35 hektare dengan 33 wahanan dan kan bertambah. Masalah parkir? Jangan khawatir karena area parkir sanga luas dan dapat menampung 1.000 monbil, 3.000 motor dan 300 bus. Wow, area parkirnya sangat luas.

Selain Dufan dan Jatim Park 1, inilah wahana theme park ketiga yang pernah saya datangi, dan saya sangat menikmati. kalau dirasakan, sensasinya berasa di Universal Studio di Singapura. Bedanya adalah kali ini saya berada di kawasan Sentul Nirwana Bogor. So Adventerously Fun!


Papan informasi tersedia di beberapa titik. Informasi memuat segala zona yang terbagi menjadi 4 Zona yaitu Carnivalia, Tropicalia, Mysteria dan Dunia Dino. Zona Carnivalia terdiri dari permainan yang penuh petualangan dan atraksi. Disamping itu terdapat parade, mini karnaval, performers, live action dan wahanan lainnya. Nama Wahana di Zona Carnivalia ini pun unik misalnya Kolecer (Giant Ferrish Wheel), Jegar Jeger, Ci Luk Ba, Muter-Muter, Petir, Ceblak Ceblok dan masih banyak lainnya.

Zona Tropicalia semacam zona edukasi terhadap tumbuhan dan buah. Permainan didalamnya mengadopsi nama-nama alam sepert Laut Kutub, Haverst Time, Perahu Ayun, Ayun Ayun dan masih banyak lainnya. Zona Mysteria inilah zona memacu adrenaline dengan permainan seru dan menegangkan. Zona ini berisi permainan dengan nama Iber Iber (Magic Bikers), Loloncatan (Jump Around), Kuali Api dan lainnya.


Zona Dino inilah Zona yang paling mengundang decak kagum. Dinosaurus yang ditampilkan bisa bergerak dan mengeluarkan seolah-olah siap memangsa kita, wow jadi takut dekat-dekat dengan Dinonya. Seru juga dapat merasakan Zaman Dinosaurus beberapa juta tahun silam. Tambah asik lagi, saya diajak menonton film pra sejarah saat Dinosaurus menjalani kehidupan di Bumi yang kita diami sekarang ini.


Jadi Pilot dan Naik Kereta 


Permainan Jadi Pilot ternyata ada juga di Jungle Land. Yup, diarea ini kamu akan diajak mencoba mengemudikan pesawat mulai dari take off sampai dengan landing. Seru juga loh dapat merasakan menjadi pilot bohongan. Walaupun Simulator Jadi Pilot ini tidak nyata namun sensasi yang dirasakan sepeti mengemudikan pesawat sungguhan. Penasaran kan pengen jadi pilot?



Nah, uniknya lagi di Jungle Land, kita bisa mengelilingi area 35 Hektare ini dengan menaiki kereta api. Kereta api disini mengunakan mesin serupa kereta api, namun bukan mengunakan bahan bakar kayu ya, namun sudah beralih ke teknologi mesin saat ini.

Pemandangan disekeliling lintasan kereta api ini sangat hijau dan sejuk. Bahkan kami sempat melewati sungai dengan aliran air yang deras. Namun sayang saat melewati belakang bangunan atau wahana, pemandangan berubah kurang menarik. Akan lebih menarik jika dipoles dengan miniatur bangunan dari seluruh Indonesia dilintasan kereta api ini.


Jam operasional Jungle Land Adventure Theme Park ini buka setiap hari dengan pembagian Senin - Kamis buka pukul 10.00-17.00, Jumat buka 10.00-18.00 dan Sabtu-Minggu 09.00 - 18.00. Harga tiket masuk Weekdays Rp 165.000, Jumat Heboh (Tidak Termasuk Tanggal Merah) Rp 100.000, Weekend Rp 220.000.

Sedikit Catatan Tentang PUASA

Sedikit Catatan Tentang PUASA
Menurut beberapa sumber, kata puasa dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Pali dan Sansekerta yaitu Upawasa (Upavasa) atau Uposatha (Upavasatha). Upawasa atau  terdiri dari 2 kata, yaitu Upa dan Wasa (Vasa). Upa artinya dekat atau mendekat dan Wasa (Vasa) artinya Tuhan atau Yang Maha Kuasa. Jadi puasa atau Upawasa dalam pengertian bahasa bermakna mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Saudara-saudara kita yang memeluk agama Hindu masih menyebut puasa dengan upawasa hingga saat ini. Ok, sedikit saya bahas tentang upawasa dalam agama Hindu berdasarkan beberapa referensi. Kalau ada yang salah mohon dikoreksi :)

Dalam pemahaman pemeluk Hindu, upawasa bukan sekadar menahan rasa haus dan lapar, tidak hanya untuk merasakan miskin dan kelaparan, menurut yang saya baca juga bukan untuk mencari pahala dan janji surga. Tujuan utama upawasa adalah untuk mengendalikan nafsu indrawi, mengendalikan keinginan dan kebutuhan fisik. Panca indra harus berada di bawah kesempurnaan pikiran, dan pikiran berada di bawah kesadaran budi. Jika Panca indra terkendali dan pikiran terkendali maka hal itu dipercaya akan dekat dengan kesucian, mendekat dengan Tuhan.

Jika dalam Islam mengenal puasa sunah seperti puasa Senin Kamis dll, demikian pula dalam kepercayaan Hindu, upawasa juga ada yang tidak bersifat wajib. Menurut yang saya baca, upawasa yang tidak wajib ini diserahkan kepada masing-masing individu apakah akan ia lakukan pada siang hari saja ataukah sehari penuh.

Sedikit Catatan Tentang PUASA
Sedikit obrolan saya dengan teman mengenai puasa

Jika saat bulan Ramadan ini ada saudara-saudara kita umat Hindu ada juga yang berpuasa, kemungkinan besar mereka sedang melakukan upawasa bebas tidak wajib seperti yang disebut di atas. Mereka akan memulai upawasa sejak fajar sama seperti kita kaum muslimin, namun bisa jadi upawasa mereka hingga fajar keesokan harinya, karena menurut kepercayaan Hindu pergantian hari adalah fajar, namun bisa juga mereka melakukan ibadah upawasa setengah hari saja dan berbuka pada saat senja.

Jika ada teman yang menganut agama Hindu tanyalah mereka soal upawasa, mereka seringkali melakukannya. Begitu juga dengan teman Kristiani, mereka juga kerap melakukan puasa, mulai dari puasa 8 jam, 1 hari, 1 hari 1 malam, 3 hari puasa total dan seterusnya, ada yang tidak berpantang dengan air putih, ada pula yang tidak makan dan minum. Tujuan puasa bagi kristiani mungkin dapat dijelaskan dalam potongan ayat "... kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa." Imamat 16:29.

Agama Buddha juga mengenal puasa, mereka menyebutnya Uposatha (Upavasatha). Rangkaian pelaksanaan ibadah uposatha dimulai pada pagi hari dengan berniat akan melatih diri dengan menjalankan praktik atthasila (delapan sila) baik dalam bimbingan seorang bhiksu atau tidak. Sebelum memasuki tengah hari (jam 12 siang) masih diperbolehkan untuk makan dan minum, kemudian mulai tidak makan dan minum sejak dari jam 12 siang sampai fajar di esok harinya.

Puasa Ramadan dalam pandangan Islam sebagaimana dipahami adalah sebuah kewajiban kecuali bagi yang sakit, sedang berpergian jauh dan suci dari nifas dan haid (bagi perempuan). Di balik kewajiban ini tentu banyak hal yang patut kita pelajari, baik dari Al Quran dan hadis-hadis untuk dapat lebih memahami apa tujuan puasa. Sedikit tentang tujuan puasa sependek yang saya pahami pernah saya catat di postingan di bawah ini berjudul: Lapar mengajarmu rendah hati selalu.

Baca juga: Lapar mengajarmu rendah hati selalu 

Dari catatan ini kita sama-sama pahami bahwa puasa bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat Indonesia. Lebih jauh lagi merunut asal muasal agama-agama yang dianutnya maka baik agama-agama dari timur dan barat mengenal puasa sebagai salah satu syariat atau ajarannya. Meski berbeda dalam pelaksanaannya, jika diselidiki lebih jauh tujuannya tidak jauh berbeda, yaitu untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. []

“Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung”. [HR Bukhari dalam Shahihnya: 7/226 dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu’anhu].

7 Ramadan 1439 H
23 Mei 2018


Belajar Puasa Dari Pemburu Yang Kemalaman Di Hutan

Belajar Puasa Dari Pemburu Yang Kemalaman Di Hutan

Konon ada seorang pemburu yang sedang kurang beruntung. Sejak pagi benar ia meninggalkan rumah, namun demikian ia tak berhasil mendapatkan hewan buruan hingga sore saat matahari terbenam. Menyadari hari akan gelap, secepatnya ia berbalik mencoba pulang ke kampungnya. Namun sayang ia terlalu jauh masuk ke dalam hutan. Tanpa perbekalan yang memadai ia terus mencoba menyusuri jalan yang ia yakini menuju kampungnya dengan penerangan yang semakin redup. 

Putus asa melanjutkan perjalanan akhirnya ia berhenti, ingatannya tertuju pada pohon besar yang memiliki batang menjorok ke telaga, pohon yang sering ia gunakan untuk mengintai hewan buruan dan juga memancing ikan. Berdasarkan ingatan, lokasinya tidak jauh dari ia berada kini. Ia yakin akan dapat berada di atas pohon itu sebelum obor darurat yang ia buat padam dan gelap benar-benar akan membutakan pandangannya. 

"Tak ada waktu lagi, aku harus cepat naik ke atas pohon itu dan bermalam di sana." Tekadnya sudah bulat, pohon besar itu hanya satu-satunya solusi terbaik yang dapat ia pikirkan di antara suara-suara hewan malam yang semakin ramai mengisi gelap. Dengan nafas teesengal-sengal akhirnya ia berhasil memanjat pohon dan mencoba mencari dahan yang nyaman untuk beristirahat. Malam semakin rapat menyelimuti  hutan, pantulan bulan di permukaan telaga yang tenang sedikit bisa menghiburnya.

Kesiagaannya tidak menurun, ia sadar mungkin saja akan ada ular yang dapat mengganggunya, atau jika ia sampai tertidur ia dapat terjatuh lalu menjadi mangsa hewan-hewan buas. Mengingat itu dia mencoba mencari dahan yang lebih menjorok ke telaga, agar jika ia terjatuh setidaknya ia akan terjatuh ke air.

Gendewa panahnya dikaitkan ke dahan pohon, pedang tetap ia sandang, endong anak panah dan pisau ia atur agar selalu dalam jangkauan. Jika ini malam terakhir ia hidup, maka ia akan pastikan perlawanan yang sengit akan ia lakukan demi bertahan hidup.

Sebagai seorang pemburu, ia merasa kali ini dialah yang menjadi obyek buruan, di balik gelap pepohonan dan semak di bawah pohon yang ia tempati, ia menduga sekian pasang mata hewan buas tengah mengintai. Ia tidak boleh lengah atau tertidur walau sekejap. 

Dari tempatnya berlindung, dengan kewaspadaan tinggi ia merasakan dedaunan yang tua berguguran, jatuh ke telaga dan menimbulkan riak gelombang. Gelombang-gelombang kecil yang mengingatkannya pada anak istrinya di rumah.

"Maafkan aku yang pasti telah membuat kalian gelisah karena tidak pulang malam ini" gumamnya dalam hati.

Tiap kali kantuk menyerang ia mengusap wajahnya yang lembab terkena embun. Setelah yakin suasana aman ia memetik daun dan menjatuhkannya ke telaga. Daun itu meluncur perlahan, kadang tertiup angin sebelum jatuh ke telaga dan menimbulkan riak gelombang kecil. Setiap daun yang ia jatuhkan seakan melucuti berbagai pikiran-pikiran yang membelenggunya saat itu.

Tidak ada bekal makanan, tak ada teman bicara, sendirian dalam hutan gelap, tidak dapat tertidur walau lelah musti ia tahan. Ketakutan-ketakutan sedikit demi sedikit berhasil ia tundukkan, walau secara pasti ia tidak dapat menjamin keamanan dan keselamatan dirinya entah sampai kapan. Lapar haus, lelah ia tanggung dalam diam, terjaga ia semalaman menundukkan semua kebutuhan lahiriah demi sebuah kesadaran dalam kewaspadaan yang tinggi.

Beberapa daun kembali ia petik dan ia lepaskan perlahan. Air telaga menyambut dedaunan yang jatuh dengan lembut, gelombang-gelombang air yang diciptakan dengan cepat tersapu riak akibat angin atau hewan air. Seperti gelombang kehidupan yang fana, hilang tidak berbekas di permukaan zaman yang terus berubah.

"Daun-daun yang gugur sebelum waktunya" ucapnya dalam hati. Setiap helai daun mengantarnya pada perenungan akan jalan hidup. Paradoks hidup yang kurang lebih sama dengan jalan hidupnya. Seorang pemburu yang hidup dengan membunuh binatang buruan, yang sebenarnya adalah makhluk hidup lain, namun terpaksa ia lakukan untuk menyambung hidup keluarganya.

Ia petik lagi beberapa daun, ia remas dedaunan itu menjadi satu kemudian ia lempar ke telaga di bawahnya. . 
"Mungkinkah daun-daun yang lain saat ini sedang ketakutan sepertiku? Takut untuk dipetik? Seperti hewan buruan yang masih mencoba berlari walau beberapa anak panah sudah melukainya? Mungkin daun-daun inipun merasakan sakit saat aku petik dan kuremas... Aku seharusnya tidak boleh menebar ketakutan, sehingga aku disiksa oleh ketakutan yang sama seperti saat ini". 

Malam semakin tua saat ia menggigil kedinginan karena angin berkabut lembab telah membasahi pakaiannya. Ufuk timur telah merona merah, tanda matahari yang telah semalaman ia nanti akhirnya datang.

"Istriku, jika aku pulang dengan selamat, maaf aku tidak membawa hasil buruan, hari ini adalah hari terakhir aku menjadi pemburu. Daun-daun dan pohon ini telah melindungi nyawaku malam ini. Aku ingin menjadi petani saja" kerinduannya mengusir segala kantuk dan penat yang tersisa. 

Seiring matahari terbit, ia telah menjadi pribadi baru yang terlahirkan kembali, setelah berhasil mengalahkan semua rasa takutnya. Ia pulang dengan membawa endong panah yang masih penuh. Hewan-hewan yang biasanya berlari melihatnya kini seakan mengucapkan selamat dan mengantarnya pulang ke kampung di mana anak istrinya bahkan kerabat desanya telah gelisah menanti kepulangannya.

4 Ramadan 1439 H
20 Mei 2018


Keutamaan Sahur, Walaupun Hanya Dengan Seteguk Air Putih

Keutamaan Sahur, Walaupun Hanya Dengan Seteguk Air Putih

“Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun hanya minum seteguk air...” (HR. Ahmad dan dihasankan Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’, no. 3683).

Hadis di atas sudah cukup menjelaskan betapa Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melakukan sahur. Ya, walaupun hanya dengan seteguk air, terpenuhi sudah syarat minimal bagi kita untuk melaksanakan sunah sahur sebelum puasa. 

Kita tak pernah tahu berapa banyak orang yang memang hanya sahur dengan seteguk air. Entah karena kefakiran hingga hanya seteguk air yang ia miliki, atau hanya segelas air yang ia butuhkan untuk memenuhi anjuran sunah dari Nabi yang ia cintai, ia tidak punya kebutuhan dan alasan lain dari sahur kecuali memenuhi anjuran dari Nabi Muhammad SAW.

Teman saya pernah bilang, bangun sahur itu juga berarti sebagai penguat niat berpuasa Ramadan. Bagi yang belum sempat niat berpuasa sebelumnya maka saat sahur itulah kesempatan dia untuk menyatakan niatnya serta memantapkannya. Karena menurutnya tidak sah puasa Ramadan jika tidak diniatkan pada malam hari sebelum puasa.

Dari 4 imam mazhab, hanya Mazhab Hanafiyah yang menyatakan tetap sah puasa Ramadan seseorang jika niatnya diucapkan walau setelah matahari terbit, tapi maksimal sebelum zuhur (tergelincirnya matahari) selama ia belum melakukan  hal-hal  yang  membatalkan puasa. 

Selain itu, Mazhab Syafi'i, sebagai mazhab utama yang dijadikan rujukan bagi kebanyakan warga Indonesia juga menetapkan bahwa niat puasa sebulan penuh hanya berlaku untuk puasa hari pertama, seseorang harus meniatkan kembali setiap malamnya sebagai salah satu syarat sahnya puasa.

Nah, jika malam hari setelah berbuka atau tarawih belum meniatkan puasa, untuk amannya bisa dilakukan saat sahur. Mengingat kedudukan penting dari sebuah niat dalam ibadah, maka mungkin ini pula yang membuat kegiatan sahur menjadi begitu dianjurkan.

Kalau dari sudut pandang ilmu kesehatan, soal sahur dengan seteguk air putih ada khasiatnya atau tidak saya belum tau. Mungkin teman-teman yang paham ilmu gizi dan kedokteran nanti yang akan jelaskan :)  Intinya sih secara awam, makan sahur pastinya berguna untuk memberikan energi yang cukup bagi tubuh saat menunaikan ibadah puasa Ramadan pada siang harinya. 

Air jelas merupakan salah satu elemen yang sangat penting bagi tubuh manusia. Air berperan besar dalam menjaga semua fungsi di dalam tubuh agar tetap berjalan dengan semestinya. Karenanya untuk mencegah dehidrasi tubuh saat puasa saya kira sahur minimal seteguk air putih adalah anjuran atau sunah yang sangat baik untuk dilaksanakan.

Wallahu a’lam bish-shawabi
3 Ramadan 1439 H
Sabtu 19 Mei 2018






Episode Penutup Season 1

Ini episode penanda berakhirnya “Season 1” Suarane Podcast yang berhenti sejenak, melihat ke belakang, mengevaluasi kembali perjalanan podcast ini di paruh pertama 2018.

Suarane Podcast akan break sebentar sampai setelah lebaran. Talk to you then.. Oya ditunggu masukan-masukannya via email ke suarane @ gmail.com.

Selamat berpuasa buat yang berpuasa. Yang tidak, ya selamat juga dong 🙂

Music used in this episode:
Carpe Diem & Fretless by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Pilihan Mudik Asyik Bersama Suzuki All New Ertiga, The New Face Of Urban MPV


Bagi saya, mobil bukan saja menjadi benda yang dipanaskan ketika dibutuhkan kemudian dimatikan ketika tidak dibutuhkan. Mobil adalah benda paling memorable dan memiliki banyak momen bersama. Kalau mobil bisa ngomong, mungkin begini kira-kira yang akan terjadi setiap pagi ketika berangkat kerja.

"Selamat pagi Man, apa kabar kamu hari ini."

"Pagi Ane, saya lagi sedih nih. Pagi ini banyak sekali pekerjaan yang aku tangani nih."

"Tenang Man, aku akan siap mengantarkanmu kemana pun hari ini. Kamu jangan sedih ya."

"Makasih Ne, kamu memang the best banget."

Mobil akan mengerti bagaimana keluh kesah yang terjadi sehari-hari. Momen yang menyenangkan pun, mobil akan tahu dan ingin mengucapkan terima kasih ketika kita merawatnya dengan penuh kasih sayang.

"Man, makasih ya sudah merawatku dengan tulus dan penuh kasih sayang. "

"Sama-sama Ne, bagiku kamu bukan hanya sekedar mobil. Kamu itu sangat berharga bagiku."

"Oh iya, jangan lupa untuk cek ke dealer Suzuki ya. Siapa tahu aku butuh perawatan lebih nih biar bisa lebih kenceng gasnya. Katanya kan mau mudik ke Jawa Tengah nanti."

Saya akan tersenyum jika Ane (All New Ertiga) ini memberikan jawaban yang sangat menyejukan. Memang saya pengkhayal yang liar, namun memang mobil pun memiliki kelebihan yang kita butuhkan, namun jangan sampai lupa bahwa mobil pun membutuhkan perhatian seperti keluarga atau teman dekat. 


Keluarga saya pengguna Ertiga di kampung. Entah Ertiga tahun berapa, namun yang jelas keluarga kami merasakan kenyamanan. Apalagi pada saat rombongan keluarga mengunjungi saya dari Pemalang ke Jakarta menggunakan Ertiga dan memang terasa sangat nyaman. Saya hitung ada 7 orang yang mengisi seluruh kursi dan tampak nyaman. Ketika saya masuk dan duduk di bangku tengah pun masih bisa muat. Jadilah kami keliling Jakarta dengan mobil Ertiga ini. 

Kesan pertama mengenai Suzuki Ertiga adalah mobil keluarga yang sangat nyaman dengan bahan bakar yang lumayan irit. Oh iya, untuk pendingin pun tampak sejuk meski diluar sangat tidak bersahabat. Kenangan jalan-jalan bersama keluarga sangat melekat di benak saya. Apalagi kesibukan yang membuat keluarga atau bahkan saya pun sangat jarang mendapatkan momen seperti ini. Ertiga rupanya sangat mengerti kondisi keluarga dan membuat kami menyatu dalam sebuah mobil yang penuh kenangan.



Kini Ertiga pun memiliki saudara terbarunya. Bukan Er-empat atau Er-lima, namun All New Ertiga yang merupakan pembaharuan dari New Ertiga pada edisi sebelumnya. Yuk mari kita bahas secara menyeluruh apa saja fitur dan spesifikasi yang membuat saya terpana dengan All New Ertiga ini. 

Spesifikasi All New Ertiga


Saya memilah-milah spesifikasinya menjadi beberapa bagian yaitu Exterior, Interior, Performance dan Safety.

Exterior


Performance


Interior


Safety


Dari sekian banyak fitur dan spesifikasi yang ada, saya jatuh cinta pada beberapa fitur yang tentunya akan membuat mudik menjadi nyaman dan aman yaitu Fog Lamps, Push/Start Button, Bagasi yang luas, Interior yang keren dan Anti Lock Braking System.

Fog Lamps sangat berguna bagi pejalan seperti saya, apalagi pada saat mudik biasanya akan berangkat dini hari atau subuh sehingga jarak pandang sering terganggu dengan fog atau kabut. Push/Start Button ini memang sangat canggih, bayangkan saja kita dapat menyalakan mesin tanpa memelukan kunci hanya dengan button atau tombol ini saja, kita dapat menyalakan dan mematikan mesin. All New Ertiga memang sangat mengerti kebutuhan keluarga jaman now yang biasanya tidak mau repot dengan kompartemen bagasi bagian belakang. Kadang kita harus melipat kursi bagian belakang untuk mendapatkan space yang lebih, bagasi yang disediakan sangatlah luas dibandingkan Ertiga sebelumnya.

All New Ertiga merupakan mobil dengan interior yang sangat elegan. Yes, begitu saya melihat interiornya, saya langsung jatuh hati. Dan yang terakhir adalah Anti Lock Braking System yang merupakan teknologi terbaru apalagi pada saat menghadapi jalan yang licin setelah hujan. Apabila mobil mengerem secara mendadak maka mobil akan tetap stabil sehingga tidak terjadi kepanikan. Sebetulnya masih banyak teknologi yang baru dan sangat bagus di All New Ertiga seperti bensin yang irit, Stir yang nyaman, Lampu LED dan lain-lainnya.

Test Drive 


Tak lengkap rasanya ngomongin mobil tanpa mencoba langsung merasakan mobil All New Ertiga yang spesifikasinya telah dijelaskan sebelumnya. Nah, test drive kali ini lebih mendekatkan diri dengan Ane, apakah mobil ini memang sesuai dengan spesifikasinya atau hanya deskripsi semata. 

Begitu masuk ke dalam mobil, saya mendapati kaki saya yang masih cukup longgar. Biasanya kalau saya duduk di tengah, kaki saya akan ngepas dengan jok mobil driver dan tidak leluasa menggerakan kaki, apalagi saat mendengarkan musik kesukaan, saya suka khilaf dan mengerak semuanya dari kepala hingga kaki, hahaha. 

Mas Ki Demang menjadi driver kami, sementara itu saya bersama Said, Anastasye dan Melly menjadi penumpang yang merasakan betapa kecenya interior serta nyamannya di dalam mobil baru ini. Kami sempat kepanasan saat pendingin belum menyala karena masih mati. Memang akhir-kahir ini suhu di Jakarta dan sekitar sangat tidak bersahabat dan sangat panas. Setelah pendingin dinyalakan, langsung berasa deh dinginnya bikin kami tertawa.

Saat berputar-putar, saya hanya sedikit merasakan pusing. Biasanya saya akan ngomel-ngomel kalau putarannya itu terlalu kencang dan mencoba memeringatkan driver agar berhati-hati. Tapi, kali ini saya selow saja hehehe. 

Ngobrol Santai


Setelah kami mencoba mobilnya, kami pun ngobrol-ngobrol santai bersama pihak Suzuki dan Kompas Otomotif. Banyak sekali fakta-fakta tentang All New Suzuki Ertiga yang membuat saya pribadi tercengang dan merasa bahwa mobil inilah idaman saya nantinya. 

Sebagai mobil terbaru dari Suzuki, All New Ertiga merupakan mobil yang tepat untuk persiapan mudik bersama keluarga. Alasannya sih karena mobil bermuatan banyak sekitar 7 orang dan jauh lebih luas untuk bagasi belakang serta dilengkapi banyak fitur terutama kemananan yang membuat kita merasakan kenyamanan saat mudik nantinya.

Semoga tahun ini atau tahun depan, saya bisa memiliki mobil ini. Doain ya biar saya bisa punya tahun ini, amiiiin. Untuk informasi lengkap mengenai mobil All New Ertiga ini bisa akses website resmi dari Suzuki di https://www.suzuki.co.id/automobile/all-new-ertiga .

Daftar Harga Resmi



Bahas Santai Soal Istilah Ifthor dan Takjil

Bahas Santai Soal Istilah Ifthor dan Takjil

Istilah ifthor atau ifthar dan takjil atau ta'jil sudah terasa umum di telinga, padahal seingat saya sekitar akhir 90an zaman saya SMA istilah ini belum pernah saya dengar. Dari pemahaman umum yang saya tangkap makna ifthor dan takjil ini ada yang menganggapnya sama, ada yang menjelaskan bahwa keduanya berbeda makna tapi berhubungan.
Nah bagaimana sih sebenarnya makna istilah ifthor dan takjil ini? Saya hanya membatasi pembahasan ini hanya soal makna dan artinya dari segi bahasa saja yah bukan soal lainnya.

Ifthor / Ifthar


Mari sejenak perhatikan salah satu varian doa berbuka puasa yang cukup populer ini: "Allahumma laka shumtu,... wa ‘ala rizqika AFTHORTU" ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa ...dan dengan rezeki-Mu aku BERBUKA.

Kata afthortu dalam doa di atas diterjemahkan sebagai "aku berbuka puasa", kata Afthor(tu) dan ifthor memiliki makna yang sama yaitu berbuka puasa dengan makan atau minum yang merupakan rezeki dari-Nya. Jadi ifthor itu kegiatan membatalkan puasa, dalam hal ini berbuka puasa. Jika ditelusuri lebih jauh kata afthor(tu) dan ifthor berasal dari kata yang sama dengan fitri dalam kata IdulFitri. (Saya sudah pernah bahas soal sila baca di Perbedaan Fitri dan Fitrah ).

Jadi arti kata atau istilah ifthor atau iftar atau ifthar itu adalah lebih dimaksudkan pada kegiatan berbuka seperti dalam doa berbuka puasa di atas, bukan istilah pengganti pada jenis makanan seperti pemahaman saya sebelum mencoba memahami lebih jauh istilah ini.

Untuk lebih mudahnya ada istilah yang juga sudah populer di kalangan teman-teman pengajian yang disebut "Ifthor jama'i".  Ifthor jama'i sama artinya dengan "berbuka puasa bersama" atau yang sering disingkat "bukber". Penggunaan kata ifthor di sini sudah tepat karena berarti "kegiatan berbuka puasa" di tambah kata "jamai" yang berarti "berjamaah atau bersama-sama" sehingga dapat memperjelas pemahaman kita akan makna kata ifthor dengan lebih mudah.

Buka Puasa Ramadan Bahas Santai Soal Istilah Ifthor dan Takjil
Buka Bersama KABASA Ramadhan 1435/2014


Takjil / Ta'jil

Kata takjil atau ta'jil ini agak lebih sulit bagi saya untuk menjelaskannya dengan mudah. Alhamdulillah kata Takjil atau Ta'jil sudah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kata Takjil dalam KBBI dijelaskan sebagai sebuah kata kerja yang berarti mempercepat (dalam berbuka puasa) silakan cek di https://kbbi.web.id/takjil

Penjelasan KBBI ini juga sesuai dengan hadis masyhur tentang menyegerakan berbuka puasa yang di riwayatkan oleh beberapa ulama hadis seperti Bukhari, Muslim, Ad Darimi Hadis No 1637, Hadits Malik No.562 dst dengan redaksi yang kurang lebih sama: “Laa yazaalu an-naasu bikhairin maa ‘ajjaluu al-fithra”, yang artinya “Terus-menerus manusia berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” Kata di akhir hadis itu berbunyi ‘ajjaluu al-fithra yang diartikan menyegerakan atau memprioritaskan berbuka puasa.

Kata ‘ajjaluu dalam hadis itu bermakna sama dengan takjil yang berarti menyegerakan, kata al-fithra sudah kita bahas sebelumnya bahwa maknanya sama dengan ifthor, ifthar yaitu berbuka puasa, semakna dengan maksud kata fitri/fithri dalam kata aidulfithri yang ditulis dalam Bahasa Indonesia menjadi IdulFitri.

Jadi sudah jelas yah? Makna dari kata Takjil adalah menyegerakan atau memprioritaskan sedangkan arti kata ifthor adalah berbuka puasa. Dua kata ini akan sering ditemui bergandengan dalam banyak hadis karena merupakan keutamaan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Arti Istilah Ifthor dan Takjil sesungguhnya

Apapun istilahnya selama kita paham maksudnya saya kira tridak ada masalah dalam komunikasi :)
Selamat berbuka puasa dan berbagi kebahagian dengan berbagi makanan untuk berbuka puasa.

Wallahu a’lam bish-shawabi
2 Ramadan 1439 H
18 Mei 2018

Teliti Dulu Sebelum Sebar Berita, Jangan-Jangan Itu HOAX


Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan, dan nama baik itu sulit untuk dipulihkan ketika terkena fitnah yang tidak jelas sumbernya. Jaman Now membuat tangan dan jari lebih pintar daripada otak kita. Tanpa berpikir panjang, kadang berita yang bebas beredar di social media di regram, retweet atau di share kembali oleh kita. Tentu saja apabila benar berita tersebut, maka akan bermanfaat bagi orang lain, namun apabila HOAX alias tidak benar, maka akan sangat merugikan. 

Apa jadinya seorang tersebut yang terkena berita miring atau HOAX tersebut? Pasti akan sangat depresi dan merasa dikucilkan dari warga sekitar. Yang lebih tragisnya lagi korban berita hoax tersebut akan tertekan dan melakukan bunuh diri. Sebuah akhir yang sangat tragis. Namun, di beberapa kasus, ada yang melakukan hal ini lantaran judgment dari warga sekitar tanpa mengklarifikasi berita tersebut. 

Ternyata dampak yang ditimbulkan dari berita hoax juga bisa memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika yang disebarkan adalah berita mengenai SARA dan menyudutkan satu atau dua suku maka timbulah sebuah kesalahpahaman yang menyulut emosi warga sehingga terjadi penghakiman secara sepihak oleh warga. Tentu saja perpecahan akan meluas menjadi sebuah pertentangan dua suku serta mengakibatkan korban berjatuhan. 



Konflik yang meluas tersebut menyebabkan aparat negara terutama Kepolisian yang harus extra menjaga keamanan di wilayah tersebut. Bayangkan saja jumlah aparat Kepolisian yang terbatas harus mengatasi keamanan di wilayah yang sangat luas sehingga sangat kurang efektif. Kepolisian juga membutuhkan warga masyarakat untuk ikut andil dalam menjaga kestabilitasan negara Indonesia. Warga yang berperan aktif akan sangat membantu Kepolisian dan Negara Indonesia sehingga mempersempit konflik yang ada di Masyarakat. 

Citizen atau Warga Masyarakat memiliki peran penting dalam mengatasi setiap konflik, caranya adalah dengan menyebarkan berita baik dan benar serta menyaring berita tidak benar atau HOAX sehingga konflik tidak akan terjadi bahkan kesenjangan antar masyarakat pun tidak terjadi. Kita harus menjadi warga yang cerdas dan teliti sebelum menyebarluaskan berita tersebut. 


Lalu bagaimana cara yang benar untuk meneliti kebenaran berita tersebut. Saya memiliki tips yang bisa diterapkan dalam mengcounter berita yang masuk melalui social media di kalangan masyarakat

Hati-Hati Dengan Judul Provokatif

Jangan sampai terpancing oleh isu-isu SARA yang beredar di Masyarakat. Isu tersebut sangatlah sensitif dan cenderung akan disalahartikan oleh sebagian masyarakat. Hindari membaca atau mendengarkan isu SARA yang kurang baik dan kurang benar, sehingga akan mengurangi dampak seperti perpecahan di masyarakat.

Cermati Alamat Situs Atau Socmed

Jika menemukan berita yang sangat provokatif tersebut, jangan lupa untuk mencermati situs berita tersebut. Jangan sampai mempercayai situs-situs yang dibuat untuk memperpecah-belah masyarakat. Cek dulu sehingga sumber beritanya tersebut sangat jelas dan kredible serta diketahui oleh banyak warga lainnya. 

Periksa Fakta

Periksa terlebih dahulu sumbernya apakah info tersebut merupakan fakta yang sedang terjadi atau merupakan rekayasa semata, jangan sampai mempercayai situs-situs selain dari pemerintahan yang sah. Apabila masih ragu coba cek ke website kementerian, kepolisian dan lainnya yang merupakan aparat negara. 

Cek Keaslian Foto

Banyak sekali beredar foto-foto provokatif yang belum tentu benar. Cobalah mengecek kembali apakah foto tersebut asli dan dari sumber yang valid. Jangan sampai kita sudah menyebar luaskan namun ternyata foto tersebut merupakan editan dan palsu.

Ikut Grup Anti-Hoax

Apabila kurang paham dan tidak tahu, manfaatkanlah grup media social yang sudah ada mengenai anti-hoax sehingga kita jadi tahu dan waspada apa yang hoax dan yang layak kita sebarluaskan.


Humas Polda Metro Jaya mengadakan lomba Citizen Journalist Social Media Competition dengan tema "Bersatu Dalam Menjaga NKRI". 

Kategori Lomba 
- Vlogger
- Blogger
- Netizen 

Lomba Konten Kreatif dan Positif Citizen Journalist 
- Blogger berlomba membuat konten positif sesuai tema
- Vlogger membuat video dokumenter atau video reportase sesuai tema
- Netizen membuat meme, foto dan video positif sesuai tema di social media

Peserta Lomba
- Vlogger, Blogger dan Netizen
- Aktif di social media
- Memiliki follower aktif 
- Mengajak merepost
- Pemilik akun boleh mengikuti lebih dari satu tema

Nah itu dia hal-hal positif yang bisa saya sampaikan. Untuk lomba lebih jelasnya bisa di tanyakan melalui https://twitter.com/humasmetrojaya atau IG Humas.PMJ.


Soal Ziarah Atau Nyekar Sebelum Ramadan

Soal Nyekar alias Ziarah Sebelum Ramadan
Makam Kakek Nenek di Bila Ugi Sabbang Paru Wajo Sulsel
Kenapa para orang tua dahulu menganjurkan kita sebelum berpuasa untuk ziarah atau nyekar ke makam keluarga?

Sependek yang saya pahami, kegiatan ziarah sebelum memasuki bulan Ramadan itu bukan untuk mengistimewakan waktu berziarah, tapi adalah bagian tidak terpisahkan dari rangkaian persiapan menyambut ramadannya. Nabi Muhammad SAW tidak mengatur secara khusus kapan waktu ziarah. Karenanya kita bebas mengatur sesuai kebutuhan, misalnya hari sabtu berziarah maka hari minggunya dapat digunakan untuk bersilaturahim kepada kerabat yang masih hidup. Demikian menurut saya hikmah mengapa tidak ada pengaturan kapan waktu yang dianjurkan untuk berziarah.

Tujuan dari ziarah utamanya adalah untuk mengingatkan kita bahwa dunia ini hanya sementara, segalanya akan ditinggalkan pada waktunya. Tegasnya "untuk mengingatkan pada akhirat" seperti dijelaskan dalam sebuah hadis tentang tujuan dari ziarah kubur. 

Ziarah itu selain bisa kapan saja dilakukan juga dapat dilakukan ke makam siapa saja,  namun jika dilakukan kepada makam keluarga atau orang-orang yang kita kenal saat hidupnya diharap akan dapat mengingatkan kita bagaimana saat almarhum hidup dan bagaimana saat ini, setelah akhirnya dikuburkan. Dengan begitu pelajaran yang kita dapatkan akan lebih mengenai sasaran. 

Sebagian orang tua juga menjelaskan tujuan berziarah juga untuk memohon maaf atas kesalahan-kesalahan kita dan mendoakan ahli kubur. Idealnya, sebelum memasuki bulan puasa kita disarankan untuk saling berma'afan, baik kepada keluarga yg masih hidup ataupun yang sudah tiada. Jika kepada yang masih hidup kita dapat saling meminta ma'af atau berma'af-ma'afan, namun jika kerabat tersebut sudah meninggal, menurut saya kita hanya bisa mengakui kesalahan-kesalahan kita dan mengikhlaskan segala apa yang telah terjadi antara kita dengan almarhum.

Berziarah seperti itu sebelum puasa, selain bertujuan membersihkan kuburan, mencabuti rumput liar dll,  idealnya diharapkan juga dapat membersihkan dan meluruskan niat kita sebelum benar-benar memasuki bulan Ramadan. Amiin.
Soal Nyekar alias Ziarah Sebelum Ramadan
Makam Kakek Nenek di Bila Ugi Sabbang Paru Wajo Sulsel
Soal istilah nyekar sendiri katanya berasal dari kata Bahasa Jawa "Sekar" yang berarti bunga. Tradisi nyekar ini dari kebiasaan menabur bunga (jenis bunga yang biasa digunakan kanthil, kenanga, dan mawar atau melati) ke kuburan kerabat yang didatangi. Tradisi ini terkait dengan tradisi dan budaya masyarakat yang tujuannya adalah semacam penghormatan dengan memberikan bunga dan agar ada aroma wewangian  untuk mengisi suasana. Soal tradisi ini saya kurang paham, selama tradisi ini tidak dimaknai macam-macam dan bermanfaat saya kira boleh-boleh saja dilakukan.

Mengenai adab saat berziarah sudah banyak yang mengulasnya, saya hanya sedikit mengulangnya agar saya sendiri ingat kembali. Antara lain:

Niat yang benar: Semua hadits tentang ziarah kubur menjelaskan hikmah dari ziarah kubur, yakni untuk mengambil pelajaran seperti di dalam hadits Ibnu Mas’ud : “Karena di dalam ziarah terdapat pelajaran dan peringatan terhadap akhirat dan membuat zuhud terhadap dunia”.

Untuk itu, berziarah kubur idealnya membuat kita dapat mengambil pelajaran bahwa terbatasnya usia atau umur manusia dan saat dikuburkan tidak ada harta ataupun apa yang dimiliki di dunia ini yang dibawa ke dalam kubur. Semuanya akan kembali sebagaimana terlahir tidak membawa apa-pun. Jasad terurai dan ruh akan dimintai pertanggungjawaban. Segala amalan ibadah sudah terputus kecuali 3 hal yang masih dapat terus mengalirkan pahala.

Mengucapkan salam dan doa sebagaimana diajarkan: “Salam keselamatan pada kalian para ahli kubur kaum mu’minin dan muslimin, mudah-mudahan Allah merahmati orang-orang yang mendahului kita dan orang-orang yang belakangan, dan kami Insya Allah akan menyusul kalian, kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian”. [HR. Muslim 2301].

Tidak menginjak atau duduk-duduk di atas kuburan: “Sungguh, sekiranya salah seorang diantara kalian duduk di atas bara api hingga membakar pakaiannya lalu sampai ke kulitnya, adalah lebih baik baginya daripada ia duduk di atas kuburan.” [HR. Abu Dawud nomor 2809 dan dishahihkan oleh Syeikh Muhammad Nashiruddin al Albani dalam shahih Abu Dawud].

Wallahu a’lam bish-shawabi
1 Ramadhan 1439 H (2018)