Sekadar Mengingat Episode Kecil Dalam Kenangan

Wahyu Nursanty
Ibu dari 3 orang anak ini bernama Wahyu Nursanty. Sekian tahun lalu, setahun setelah dia lulus dari SMAN 1 Makassar, kami (total berjumlah 203 orang) kemudian dipersatukan dalam bendera "Eksekusi 95" di Kampus Merah Tamalanrea. Singkat cerita, sekitar tahun 2002 saya dengannya berangkat (masing-masing) ke Jakarta dan memulai karir yang berbeda dengan teman-teman "Eksekutor" lainnya.
Kemarin saat menikmati macet di jalur Tol Japek (Jakarta - Cikampek) menuju Bekasi saya iseng menulis sedikit cerita tentangnya yang kini berdomisili di Bandung. Ide yang begitu saja muncul setelah statusnya melintas di lini masa Facebook. Hanya sekadar catatan ringan tentang kesan-kesan dan sedikit ingatan yang terlintas. Alhamdulillah dia senang menerimanya dan meminta untuk ditambahkan.
Gak ada pesan sponsor, dia bilang tulis saja, tambahkan lagi, lumayan buat kenang-kenangan saat masa "revolusi fisik".

Baiklah, here we go...
---
Saya memanggilnya Yayu' kadang juga Santi, tapi tidak pernah Wahyu. Sekitar akhir tahun 2002 lalu, kami berdua berada dalam daftar 11 nama yang harus ke Jakarta untuk meneruskan proses rekrutmen pekerjaan yang dianggap "keluar" dari habitat keilmuan yang sama-sama kami pelajari di Kampus Merah Tamalanrea.
Iya, cuma 11 orang yang dinyatakan lulus setelah melewati 4 kali ujian dengan jarak sekitar sekian hari sampai seminggu untuk setiap kali test-nya. Mulai dari TPA (Test Potensi Akademik), Psikotest yang alhamdulillah ada snack dan kopinya, lalu test kesehatan dan olah raga ditambah lagi ujian terakhir: wawancara. Sebenarnya ada juga ujian yang tidak tercantum, yaitu ujian kesabaran dan harap-harap cemas menunggu pengumuman hasil dari 4 test tersebut hahaha.

4 Macam Ujian Yang Bikin Singit

Test pertama, TPA (Test Potensi Akademik) dilaksanakan di IKIP Petarani Makassar, atau yang sejak tahun 1999 berubah menjadi UNM (Universitas Negeri Makassar), saat itu UNM memang sering menjadi tempat berbagai ujian rekrutmen dll untuk umum.
Sepertinya sehari sebelum test, Yayu sempat datang dan ikut berkumpul sekadar "say hello" kepada saya dan teman-teman di sebuah rumah di Jalan Badak. Mungkin juga Yayu datang untuk memeriksa persiapan untuk ujian besoknya. Jadilah kami, kurang lebih sekitar 10 orang saat itu berkumpul belajar bersama membahas kira-kira soal apa yang akan keluar.
Menjelang sore kami bubar dengan alasan masing-masing. Yayu pulang atau pergi bersama sebagian teman untuk membeli perlengkapan untuk ujian, saya tidak ingat detailnya. Malamnya, saya tidur sekitar jam 3 malam di rumah itu, setelah asik bermain kartu bersama teman-teman sekadar pengisi ngobrol dan mengusir bosan. Malam itu saya tidak ke Pantai Losari untuk mengamen, bukan karena besok mau ujian, tapi karena ingin menghabiskan malam bersama teman-teman yang sudah jarang kumpul.
Rumah di Jalan Badak itu seperti "safe house" buat teman-teman dari daerah yang berkunjung ke Makassar. Saat itu saya menjadi penghuni tetap dan "care taker" sekaligus satpam di rumah tersebut. Rumah yang sering dijadikan alamat sekretariat segala macam kegiatan, rumah yang bersejarah dengan segala suka dukanya.
Pagi hari di UNM, sebelum mengikuti test TPA, saya dan teman-teman sepakat mengumpulkan uang lalu disimpan di sebuah tempat. "Siapa yang dapat menyelesaikan test terlebih dahulu dapat mengambil uang tersebut dan memilikinya." salah seorang dari kami mengajukan ide, seakan-akan ujian TPA belum cukup memacu adrenalin. Entah siapa, saya lupa pencetusnya, tapi sekarang saat mengingatnya kembali, saya suka dengan idenya itu. :D
Soal taruhan itu Yayu tidak terlibat, sepertinya pada hari itu saya tidak bertemu dengannya. Atau jangan-jangan dia datang ke Jalan Badak seusai ujian TPA? Ingatan saya tentang kedatangannya sehari sebelum ujian di Jalan Badak itu bisa jadi saya yang salah ingat jika ternyata ia datang justru setelah ujian TPA. Biar dia sendiri yang jawab, saya agak sulit menyusun ingatan lama ini :D


papan ujian clipboardKembali ke soal taruhan, siapa yang menang dan berhak mengambil semua uang yang telah kami kumpulkan? Soal ini saya juga lupa, seandainya saya yang menang mungkin saya akan mengingatnya. Yang saya ingat malahan bagaimana saya menghabiskan waktu agak lama karena tidak membawa alat pengalas kertas untuk ujian. Saat itu saya menggunakan kartu SIM untuk mengalasi kertas ujian agar tidak robek atau berlubang saat saya menghitamkan jawaban dengan pensil 2b. Gak modal banget sih, berapa sih harga papan ujian clipboard sot? -__-
Sekian hari berlalu hingga hari pengumuman hasil test TPA, saya dan teman-teman bersama-sama melihat pengumuman hasilnya di sebuah kantor di Jalan Ahmad Yani seberang kantor Walikota Makassar. Saya tidak terlalu berminat berdesakan mencari nama saya di papan pengumuman. Setelah salah seorang teman memberi tahu bahwa saya lulus, barulah kemudian saya mencoba memastikannya sendiri. Dari situ saya tahu, saya dan Yayu lulus untuk melanjutkan ujian berikutnya. Ok, gak menang taruhan, tapi lulus ujian, saya kira itu cukup menyenangkan yah :)
Dilanjut dengan psikotest, saat psikotest ada seorang peserta yang tertangkap oleh pengawas psikotes telah mengerjakan soal sebelum diperintahkan. Pengawas memberinya peringatan keras, entah kemudian memberinya lembar jawaban baru atau disuruh menghapus lembar jawabannya saya kurang tertarik karena sibuk memikirkan nasib, toh setelah insiden kecil itu ujian tetap dilanjutkan dengan beberapa kali coffe break.
Di kemudian hari saya mencoba mencarinya saat tes kesehatan, tapi sepertinya perempuan cantik yang tertangkap mengerjakan soal lebih dahulu itu tidak lulus dalam ujian psikotest beberapa hari lalu. Padahal ada yang mau saya tanyakan *ah alasan saja ini* :D
Yayu pastinya hadir dalam ujian psikotes ini, tapi entah kenapa saya gak ingat, atau mungkin otak saya sudah pingsan dihantam oleh beragam soal psikotest semacam Test Pauli, Wartegg Test, tes grafis/menggambar orang, Test Baum (menggambar pohon), DISC/Papikostik dan semacamnya.
Kemudian setelah itu, kami ikut test kesehatan dan olah raga di dalam kawasan pelabuhan. Bagaimana dengan Yayu? Saat sebelum lari keliling lapangan kontainer saya sempat dengar panitia memberi dia pesan agar tidak perlu memaksakan diri mengingat dia sedang hamil 4 bulan anak pertamanya. Sebelumnya saya sama sekali tidak tahu soal itu. Saya? Alhamdulillah masih singset, belum "hamil" seperti sekarang 😆

Beberapa hari kemudian, kami (13 orang yang tersisa) lanjut lagi mengikuti wawancara sebagai ujian terakhir. Yayu memberitahu saya apa saja yang ditanyakan saat wawancara, ia menekankan agar saya hapal dengan pasti tahun-tahun kelulusan dan menjawab dengan cepat setiap pertanyaan, jelas ia lebih siap dari saya dan tahu apa yang ia lakukan.
Hasil test wawancara tidak diumumkan secara lokal, tapi akan tercetak dalam surat kabar nasional. Saya lupa surat kabar apa, dan saya mendapatkannya sudah agak malam. Bersama partner mengamen saya, saya pergi ke penjual koran di sekitaran jalan Arief Rate, setelah meminta izin untuk sekadar membaca pengumuman dengan janji kalau ada nama saya maka surat kabar itu akan saya beli, kalau tidak ada saya akan beri uang sekadarnya untuk membaca 1 halaman. Akhirnya surat kabar itu saya beli karena saya menemukan nama saya dan Yayu dalam pengumuman itu.
Mengapa surat kabar nasional baru bisa didapatkan agak siang di Makassar? Konon saat itu hanya ada 1 penerbitan koran skala besar, dan penerbit itu akan mencetak surat kabar nasional setelah surat kabar lokal produknya, sebuah koran paling terkenal bahkan mungkin hingga sekarang di Sulawesi Selatan. Karenanya surat kabar nasional baru bisa didapatkan setelah agak siang. Mungkin itu masalah prioritas atau manajemen bisnis saja sih. Entah benar atau tidak, demikian lah yang saya percaya saat itu.
Internet memang sudah ada, tapi di tahun 2002 saya belum akrab dengan hal seperti itu. Handphone? Saya tidak punya, harganya lebih mahal dari gitar yang sering saya bawa.

Saya lupa dalam acara apa, tapi sebelum keberangkatan Yayu ke Jakarta saya dan teman-teman berkunjung ke rumah orangtuanya di Jalan Tinumbu memenuhi undangan. Samar dalam ingatan saat berkumpul di sana, ibunya Yayu memberi motivasi tentang merantau. Saya menghargai perhatian beliau sebagai perhatian seorang ibu kepada anaknya, sampai saat saya mengaku bahwa Jakarta bukan kota asing bagi saya, ke Jakarta saat itu bagi saya bukan merantau tapi pulang. Doa terbaik untuk beliau.
Yayu menanyakan banyak hal soal bagaimana nanti kehidupan di Jakarta, persiapan apa dan lain sebagainya. Tapi saya lebih sibuk dengan pikiran-pikiran seperti apa Jakarta setelah saya tinggal pergi sejak lulus SMA. Membayangkan kembali tinggal di Bekasi tempat kelahiran saya dan semacamnya.
---
Setelah di Jakarta kami ternyata langsung terpisah karena beda "sawah ladang" sehingga jarang sekali bertemu. Hingga terakhir Yayu bersama keluarganya datang ke rumah saya di Bekasi sekitar tahun 2016. Seingat saya, total hanya sekitar 2 atau 3 kali kami bertemu dalam jangka waktu 14-15 tahunan di Jakarta.
Cerita panjang mengalir, entah kenapa saya menangkap kesan seperti ada kesamaan pola. Yayu resign dan memilih jalan hidupnya bersama sang suami, meninggalkan begitu saja karir yang telah ia bangun sekitar 12 tahun di Jakarta. Begitu juga saya, sekitar tahun 2012 saya juga resign dari profesi yang menjadi jalan "kepulangan" saya ke Pulau Jawa ini 16 tahun lalu. Setelah sebelumnya mengira tidak akan pernah kembali lagi.
Langkah yang kami tempuh ini tampak seperti bunuh diri karir dalam pandangan orang lain. Masuk akal, karena saya dan Yayu saat itu sudah mencapai posisi "middle manager" dengan pendapatan yang lumayan. Buat kami? ada alasan yang kuat di balik keputusan itu.
Dalam percakapan kami, selain mengenang banyak hal juga terungkap prioritas-prioritas hidup yang sudah berubah, dan pada akhirnya mengantar kami berdua memilih jalan yang sama; resign dan memulai profesi baru yang lebih banyak memiliki waktu luang untuk keluarga.
Demikianlah, saat usia semakin dewasa, prioritas hidup akan berubah seiring perubahan situasi dan kondisi, semua memiliki alasan dan tujuan. Kami, (saya dan Yayu) sedikit beruntung karena memiliki kesempatan atau peluang untuk mengubah jalan cerita hidup kami, dan kami tidak ragu untuk mengambil peluang itu, walau mungkin dalam skala ekonomi apa yang kami lakukan sangat berpengaruh pada penurunan penghasilan, tapi bukan kah rezeki sudah ada yang mengatur?. :)
Memiliki waktu lebih banyak untuk berkumpul bersama keluarga bagi kami sebuah kemewahan, itulah alasan utama yang membuat kami mengambil keputusan untuk sedikit mengubah jalan cerita hidup ini. Semoga itu lah yang terbaik, setidaknya untuk keluarga kami masing-masing.

Salam :)

*Tulisan ini jadi panjang. Aslinya hanya 5 paragraf pendek yang saya tulis lalu saya kirim melalui WhatsApp Mesenger kepada Yayu, tapi dia meminta untuk diperpanjang semampu ingatan saya*

We’re on Spotify!

Jangkauan Suarane Podcast dan Kepo Buku Podcast kini semakin luas dengan kehadirannya di Spotify. Rasanya makin banyak orang yang punya aplikasi streaming musik itu di ponselnya, tapi tidak banyak yang tahu kalau di Spotify juga ada kategori podcast.

Jadi, coba buka Spotify kalian, lakukan pencarian dengan kata kunci “Suarane” atau “Kepo Buku.” Lebih mudah lagi coba akses halaman ini di ponsel, lalu klik link berikut ini:

Jangan lupa klik gambar hati di sudut kanan atas agar kedua podcast ini tersimpan di library dan diberitahu setiap ada episode baru.

now

Eh, mumpung lagi di ponsel, boleh dong bantu sebar podcast ini lewat Whatsapp ke teman, suami, istri, pacar, adik, kakak,  terutama yang hobi dengerin musik di Spotify. Kalau perlu share ke WA Group keluarga, kantor, alumni SMA, SMP, SD, TK kalau perlu hehehe.

Klik ikon di bawah untuk share ke WA ya.

sua-share-wa

kb-share-wa

 

 

 

 

Thank you,
Rane

 

Berakhir Pekan Di Villa Griya Siliwangi Bogor

Villa Griya Siliwangi Bogor
Sabtu kemarin, 7 Juli 2018 saya sekeluarga liburan di Villa Griya Siliwangi Bogor bersama teman-teman keluarga besar Cahaya Foundation, pokoknya judulnya piknik lah biar kayak orang-orang :). Villa Griya Siliwangi ini tepatnya terletak di Kp.Babakan Banten Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor bagian timur. 

Gak perlu heran kalau masih ada orang yang menyebut daerah tersebut masih daerah Jonggol karena Kecamatan Sukamakmur ini adalah kecamatan pemekaran dari Kecamatan Jonggol pada tahun 1999.

Soal jarak, kalau ditarik garis lurus di Google Maps dari Babelan ke Villa Griya Siliwangi jaraknya hanya sekitar 50KM. Tapi jarak rute aslinya bisa sampai 3-4 kali lipat, ditempuh sekitar 3-4 jam, agak lama karena tahu sendiri padatnya lalu lintas Bekasi plus selepas Jonggol jalannya berkelok mendaki perbukitan menanjak naik hingga ke 1200 MDPL. Saya gak ngukur sih :)

Pemandangan pedesaan dan perbukitan yang hijau menyejukkan cukup menyegarkan mata akan bisa dinikmati selepas Jonggol dan memasuki Sukamakmur. Ada beberapa spot wisata yang akan kita lewati, di antaranya wisata air terjun Curug Ciherang, Curug Cipamingkis, Wisata Danau Rawa Gede, Curug Cidulang, Wisata Alam Bukit Batu, Hutan Pinus, Batu Tapak yang dipercaya sebagai peninggalan Prabu Siliwangi dan lain-lain. Selepas hutan pinus dan beberapa wisata air terjun itu perjalanan mulai menanjak panjang sehingga diperlukan kendaraan yang prima.

Setelah sampai di Villa Griya Siliwangi kita akan disambut dengan pemandangan rumah panggung dari kayu ala Sulawesi khas rumah kayu Woloan Manado. Menurut pengurus Villa Griya Siliwangi, rumah kayu Woloan ini sengaja didatangkan dari Desa Woloan Kabupaten Tomohon, Manado Sulawesi Utara. Total ada 10 villa dengan 3 type, Type Anggrek, Bakung dan Cempaka, 1 bangunan musholah dan 1 bangunan aula tengah yang kami gunakan untuk makan bersama.
Sewa Vila Murah Villa Griya Siliwangi Bogor
Villa Cempaka
Type Anggrek adalah villa paling besar, terdiri dari 2 lantai yang cukup luas dengan 3 kamar dan ruangan tengah yang lebar. Kemarin kami menggunakannya untuk menonton bersama, karaokean dan lain-lain. Semua rombongan menginap di Villa Anggrek kecuali saya dan keluarga yang menginap di Villa Cempaka dan beberapa yang tidur di luar semi kemping.
Sewa Vila murah lengkap Griya Siliwangi Bogor puncak
Villa Cempaka
Villa Cempaka yang saya tempati menginap ini hanya terdiri dari 1 kamar tidur (tempat tidur size 200×160) dan 1 ruang tamu yang kami isi dengan 1 extra bed. Di bagian belakang ada dapur dan kamar mandi, cukuplah untuk keluarga dengan 3 anak seperti keluarga saya. 

Untuk lebih detail kita bisa lihat di web http://griyasiliwangi.com di web ini juga sudah ada nomor kontak, harga-harga sewa villa yang relatif murah dan terjangkau, fasilitas dan lain-lain. Untuk mencari suasana yang lebih eksklusif guna mendapatkan suasana akrab kekeluargaan maka Villa Griya Siliwangi cukup pas, karena letaknya di pedesaan yang sepi dan sinyal agak susah :D
Sewa vila murah Griya Siliwangi Bogor nyaman bersih
Villa Bakung
Spot favorit saya untuk foto dan menikmati kopi ada di anjungan pohon dengan view ke arah Jakarta-Cikampek dengan ketinggian 1200 mdpl. Dari sini tampak puncak Gunung Batu sangat menonjol dengan latar belakang hijau serta pegunungan lainnya.
Villa Griya Siliwangi Bogor
Spot Foto Villa Cempaka Griya Siliwangi Bogor
Pemandangan di depan Villa Anggrek juga bagus untuk area mengambil foto, tampak kejauhan bayangan Gunung Pangrango dan Gunung Salak serta perkebunan hijau membentang sepanjang horizon sebagai latar belakangnya.
Spot Foto Villa Cempaka Griya Siliwangi Bogor
Suhu di ketinggian 1200 MDPL jelas lumayan dingin, apalagi saat malam. Saya karena lelah dan memang gak kuat udara dingin hanya bisa bertahan sampai sekitar jam 10 malam. Padahal ada acara api unggun di halaman mini camping ground, saya musti rela melepas kesempatan menikmati kebersamaan api unggun bersama teman-teman dan tidur nyenyak di villa yang berjarak sekitar 200 meter dengan jalan menurun melewati lapangan futsal dan area flying fox yang juga merupakan fasilitas Villa Griya Siliwangi. 

Efek dari suhu dingin ini juga sangat berpengaruh pada nafsu makan hahaha. Porsi makan jadi lebih banyak dan jadi sering lapar. Untunglah stok konsumsi yang dibawa memang berlebih. Setelah pagi sarapan nasi goreng, belum sampai siang saya sudah mindo seporsi besar nasi dengan sayur asem dan ikan asin lengkap dengan sambel terasinya. Kopi dan wedang jahe sudah tidak bisa dihitung berapa gelas selama 2 hari 1 malam di sana.

Sayangnya selama di sana saya kurang banyak beraktivitas, selain udara dingin juga sakit pinggang yang kambuh. Jadilah saya hanya hunting-hunting foto dan lebih banyak nongkrong menikmati kopi dan ngobrol tentang rencana-rencana ke depan.

Tips:
  • Kalau ke sana usahakan banyak orang, makin banyak makin seru, soalnya lokasinya eksklusif banget. Jauh dari mana-mana, di ujung bukit jadi sepi;
  • Bawa jaket, selimut dll, suhunya susah diatur pakai remote control, sekalinya dingin yah dingin banget;
  • Bawa konsumsi berlebih, nafsu makan akan meningkat tajam;
  • Ada beberapa spot di mana sinyal bagus, mencari spot sinyal bisa jadi tantangan tersendiri :D
  • Anjungan foto Max hanya untuk 4 orang, mohon dipatuhi demi keselamatan;
  • Saat malam sebaiknya hanya berkegiatan di dalam komplek vila;
  • Jangan lupa beli kopi dari pekebun kopi di sekeliling vila :)
  • Sudah lah itu ajah, selebihnya ngobrol di form komentar ajah.


Komplek Villa Griya Siliwangi
Kp. Babakan Banten, Ds. Sukawangi, Kec. Sukamakmur, Kab. Bogor
S06’38’04.” E107’03’04.4″

Semua foto diambil dengan menggunakan Kamera Xiaomi MiA1.

Kepo Buku #6: Bumi Manusia (Pramoedya Ananta Toer)

PENGUMUMAN: Ini adalah episode terakhir Kepo Buku di Soundcloud. Selanjutnya seluruh episode Kepo Buku akan boyongan ke rumah barunya di anchor.fm/kepobuku dan spoti.fi/2uqH4Ap (Ya, kita sekarang ada di Spotify).

Kali ini Rane dan Steven mengulas buku Bumi Manusia karya Pramoedya Anantara Toer dan mengapa jadi kontroversi gara-gara seorang “dedek” Iqbal.

Kita mengajak teman-teman untuk mengirimkan rekomendasi dan ulasan singkat bukunya via Anchor. Caranya, download aplikasi Anchor di HP (Android | iOS) dan  registrasi. Lakukan pencarian “Kepo Buku” dan klik Message untuk mengirimkan rekaman suara kalian. Ditunggu

COMING SOON: Pengiriman review dengan menggunakan Whatsapp. Stay Tuned!

Music used in this Episode:

Fretless” by Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Episode 21 – Perjuangan Seorang Mahasiwa Indonesia di Polandia

Tamu kali ini adalah Muhammad Ulil Albab, seorang mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di Polandia. Bagaimana sampai dia bisa sampai ke Polandia? Apa suka dukanya belajar di sana? Ada saran buat yang mau ikutan belajar ke sana? Kita dengerin ceritanya.

Selengkapnya bisa didengar di sini atau di aplikasi podcast lain dengan kata kunci “suarane” atau langsung play di bawah ini:

Music used in this episode:
Indonesja – Janusz Gniatkowski (1956)

Inilah Supermarket Asuransi Pertama Di Indonesia – Termasuk Asuransi Mobil


Kalau ke supermarket biasanya kita kan belanja apapun, apalagi kalau momennya lebaran kayak gini pasti banyak kebutuhan yang harus dipenuhi mulai dari kebutuhan dapur sampai fashion. Lengkap dan dalam satu tempat membuat saya cukup puas karena menghemat waktu dan banyak pilihan. So, dalam satu waktu bisa memenuhi semua kebutuhan yang ada untuk lebaran. 

Kalau saya bakalan sering berbelanja di supermarket karena salah satu alasannya adalah saya ngga mau repot dan buang waktu. Maklum saya suka belanja mulai dari peralatan mandi sampai ke barang-barang elektronik ataupun perkakas. Kalau di tempat lain pasti saya hanya dapat elektronik saja atau peralatan mandi saja,  bukan ketiga-tiganya. 


Kalau kamu punya pengalaman belanja menyenangkan di supermarket tidak? Pastinya kalau belanja di supermarket bakalan berlama-lama kan? Hayo kamu ngaku aja hahaha. Dan, tapi yang terpenting adalah memenuhi seluruh kebutuhan yang paling penting dan menyeluruh.

Nah,  sama dengan Supermarket,  kini Futuready.com pun menyediakan banyak Asuransi dari berbagai macam penyedia asuransi dengan berbagai tipe. So,  Futuready ini adalah supermarket asuransi online pertama di Indonesia berlisensi OJK. Inilah tempat untuk mencari,  membandingkan dan membeli asuransi  paling lengkap di Indonesia. 


Jenis Asuransi yang ditawarkan di supermarket ini ada 4 jenis yaitu kesehatan, perjalanan,  kecelakaan dan mobil. Untuk supermarket asuransi, jenis-jenis asuransi yang ditawarkan sangatlah beragam dan mengcover seluruhnya. 

Asuransi kesehatan dan kecelakaan biasanya memang umum ditawarkan di mana pun, sedangkan asuransi perjalanan dan asuransi mobil jarang terdengar untuk kalangan umum. Asuransi perjalanan digunakan traveler untuk menjaga diri pada saat traveling ke negara lain. Kita tidak tahu di negara orang akan terjadi kondisi yang tidak terduga sehingga kita merasa lebih aman kalau semuanya dijamin oleh asuransi perjalanan.

Asuransi mobil pun merupakan asuransi yang menjamin kendaraan sehingga pada saat yang tak terduga sekalipun kendaraan kesayangan dapat terjaga. Futuready menjadikan asuransi mobil sebagai pilihan karena kebutuhan masyarakat meningkat belakangan ini. 


Manfaat yang didapatkan setelah berbelanja asuransi di futuready adalah mudah, praktis, sesuai dan aman. Mudah karena sangat mudah transaksinya, mudah membandingkan dan mudah klaimnya. Praktis karena prosesnya yang sangat instan tanpa menunggu lama, sehingga kapan dan dimanapun dapat dilakukan. Sesuai karena tersedia berbagai macam produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan. Aman karena telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Ngomongin supermarket asuransi pasti banyak sekali keunggulan yang dimiliki,  diantaranya adalah transaksi online secara langsung, berbagai metode pembayaran,  polis langsung aktif, klaim sangat mudah dan tanpa survey.


Transaksi Online Secara Langsung

Futuready menggunakan website sebagai platformnya sehingga bisa diakses kapan pun dan dimanapun.

Metode Pembayaran

Terdapat banyak pilihan seperti menggunakan kartu kredit, transfer bank ataupun pembayaran di minimarket terdekat.

Polis Langsung Aktif

Setelah polis disetujui, maka akan langsung aktif dan dikirimkan melalui email.


Klaim Sangat Mudah

Pengurusan klaim sangatlah mudah karena dibantu oleh CS melalui telpon langsung atau online.

Tanpa Survey

Khusus untuk asuransi mobil, persetujuan asuransi tanpa menunggu survey, cukup mengirim foto secara online.

Futuready bekerja sama dengan banyak pihak asuransi diantaranya adalah AXA Mandiri, Adira Insurance, MNC Insurance,  TOKIO Marine,  ACA Insurance dan lain-lain. 

So, mau cari asuransi,  cari aja di futuready,  supermarket asuransi pertama di Indonesia. Kalau bukan sekarang mencarinya, kapan lagi mau terjamin kehidupanmu? 

Notes : sumber gambar unsplash.com

Perkenalkan IGTV, Aplikasi Terbaru Instagram Pesaing Youtube


Dunia social media dan digital dikejutkan dengan hadirnya IGTV. Instagram yang tadinya memiliki keterbatasan dalam membuat konten video karena durasi lama, kini akhirnya meluncurkan aplikasi terbarunya. Jujur, saya juga terkejut sekaligus senang. Namun, memang bagi saya pengguna social media dan menggantungkan hidup dari dunia digital, maka ini adalah Pekerjaan Rumah yang mesti dan kudu dipelajari dengan tekun. Ya, tentu saja sebagai blogger dan influencer, pasti harus lebih paham dari masyarakat awam setiap hal-hal baru yang yang terjadi di dunia digital dan social media. Loh, kok malah jadi curhat, hahaha.

Instagram memang terkenal sangat cepat dalam berinovasi. Masih ingat dibenak kita persaingan antara Instagram dan Snapchat? Yes, Instagram dengan cepat mengadopsi fitur snapchat sehingga dalam beberapa bulan, pengguna snapchat perlahan-lahan meninggalkan aplikasi tersebut. Kini pun, Youtube menjadi pihak yang sangat khawatir dengan kemunculan IGTV. Mungkin, saya akan membahas secara terpisah nantinya bagaimana reaksi Youtube atas kemunculan IGTV.


Indonesia dikenal sebagai pengguna social media terbesar di Asia Tenggara, kini tengah demam mencoba-coba fitur IGTV. Memang Indonesia dikenal sebagai pelahap ulung aplikasi terbaru, hanphone terbaru atau apapun yang berbau teknologi dan internet. Maka tak salah, IGTV tumbuh sangat cepat di Indonesia. Seperti layaknya youtube, akun IGTV pun akan memiliki channel yang otomatis terintegrasi dengan akun Instagram.

Nah, kita bahas caranya membuat channel di IGTV.

Download Aplikasi Di Google Playstore dan Apple Store

Jangan lupa untuk download terlebih dahulu aplikasi baik di Google Playstore dan Apple Store.


Buka Aplikasi Dan Registrasi

Setelah di download, kemudian buka aplikasi IGTV. Setelah itu, registrasi dengan hanya menekan tombol continue as account. Jadi, IGTV ini telah terhubung dengan akun Instagram sehingga tidak usah registrasi kembali.




Bikin Channel

Langkah selanjutnya adalah membuat channel dengan cara mengklik tanda gear atau simbol tools di aplikasi. Kemudian, ikuti petunjuknya sehingga channel kamu terbentuk.



Upload Video

Selanjutnya untuk mengupload video, kamu hanya tinggal menekan tombol plus, kemudian pilih video yang telah disiapkan. Kemudian, ubahlah title dan description. Fitur ini juga terkoneksi dengan facebook fan page, jadi lebih simple jika ingin mengshare diFB.

Kelebihan Dan Kekurangan IGTV


Setiap aplikasi yang diluncurkan pasti ada plus dan minus atau kelebihan dan kekurangannya. Nah, mari kita bahas kelebihan dan kekurangan dari IGTV.

Kelebihan

  • Praktis karena terhubung dengan akun Instagram
  • Bisa upload video langsung dari smartphone 
  • Durasi video bisa lebih dari 1 menit sampai 60 menit
  • Video bisa diupload langsung tanpa editing
Kekurangan 
  • Durasi video masih kurang lama bagi content creator seperti sineas dan lainnya
  • Kualitas video yang dihasilkan sangat ala kadarnya mengikuti kualitas smartphone, dibutuhkan gear tambahan
  • Gambar cenderung vertikal karena menyesuaikan smartphone tidak seperti youtube yang horizontal dan enak dilihat dimana pun.
Demikian yang bisa saya bagi tentang IGTV, jika ada update tentang aplikasi ini, akan saya update lagi ya. Selamat berkreasi dengan IGTV. 

Episode 20 – Catatan Satu Menit Sehari Selama Sebulan Puasa Media Sosial

Selama tiga tahun terakhir setiap ramadhan gue juga melakukan puasa media sosial. Mungkin buat orang lain ini berlebihan, tapi buat gue ini ‘big deal‘ banget. Kenapa? Di episode ini gue cerita selengkapnya. Intinya setiap hari selama puasa media sosial kali ini gue bikin rekaman catatan singkat selama satu menit saja setiap harinya. Hasilnya gue kumpulin dalam episode perdana untuk Season 2 ini. Agak panjang, tapi semoga berkenan. 🙂

Rekamannya bisa didengar di soundcloud atau aplikasi podcast player lainnya seperti Apple Podcast, Tune In Radio, Castbox dll, dengan kata kunci pencarian: “Suarane”atau dengar di bawah ini:

 

Note:

Music used in this episode was created by Kevin MacLeod (incompetech.com) Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Tips Mudik Lebaran Aman Dan Selamat Sampai Tujuan


Mudik adalah tradisi dari berpuluh-puluh tahun silam. Entah siapa yang memulai, namun yang jelas Mudik telah menjadi bagian kehidupan metropolitan belakangan. Sampai-sampai beberapa perusahaan termasuk BUMN pun melakukan mudik gratis bagi para pegawai dan non-pegawai yang telah mendaftar beberapa hari sebelum pelaksanaannya. Saya pun pernah ditanya bagaimana cara mendapatkan mudik ini melalui bus dan kereta api. Saya hanya menjawab dengan senyum karena suatu saat saya pun ingin melaksanakan mudik gratis. 

Bagi saya mudik adalah menepati janji. Selain tradisi, Mudik adalah mengenang memori-memori lama yang telah tersimpan rapi di ingatan saya beberapa tahun silam. Nostalgia dan mengenang masa lalu yang tentu saja akan melengkapi momen sehingga kita akan benar-benar menjadi manusia yang bahagia. I feel complete as a human. Bahagia secara fisik dan jiwa karena telah melakukan ibadah secara penuh di bulan Ramadhan kemarin. Dan, kesempurnaan itu ditandai dengan silaturahmi baik dengan saudara, teman dan sahabat lama yang tak berjumpa setelah sekian lama.


Bagi pemudik yang berada di jalur Trans Jawa, ada baiknya mengetahui dengan jelas pos-pos mana saja yang bisa dilewati terutama jalan tol yang baru saja rampung pembuatannya atau bahkan belum selesai namun tetap di fungsikan sebagai jalan tol alternatif pada saat jalur balik saat ini.

Mengetahui jalur-jalur mana saja yang akan dilalui juga merupakan salah satu aspek keselamatan yang harus diketahui. Jangan sampai salah memilih jalur dan berubah menjadi malapetaka bagi pemudik dan seluruh keluarga. 


Ngobrolin mudik berarti kita akan ngobrolin banyak hal mulai dari infrastruktur, kendaraan, masyarakat dan faktor-faktor pendukung yang akan sangat banyak jika dibahas dalam satu postingan. Saya akan sangat bahagia jika bisa menyajikan beragam informasi namun yang paling penting adalah saya akan membagikan beberapa tips mudik lebaran kali agar aman dan selamat sampai tujuan.

Periksa Kondisi Kendaraan 


Sebelum melakukan perjalanan hendaknya memeriksa terlebih dahulu kendaraan yang akan dipakai. Jarak yang jauh dan waktu tempuh yang beberapa hari membuat mesin akan bekerja sangat keras. Jangan sampai mengabaikan faktor keselamatan ini.

Hindari Mengangkut Penumpang Melebihi Kapasitas Kendaraan

Jangan sampai melebihi kapasitas kendaraan pada saat  melakukan perjalanan. Bisa saja karena faktor ini, kendaraan akan oleng dan tidak terkendali pada saat dipacu sangat kencang. Hitunglah beban kendaraan dan bawalah barang sesuai dengan kapasitas yang tertera pada kendaraan anda.

Bawa Uang Tunai Yang Cukup

Bank dan kegiatan keuangan akan tutup menjelang lebaran, usahakan untuk membawa atau mengambil uang tunai yang cukup. Jangan sampai kehabisan pada saat ditengah perjalanan dan sangat jauh dari ATM ataupun bank.


Bawa Makanan Dan Minuman Yang Cukup

Kita tidak akan tahu macet atau kondisi jalanan yang akan membuat durasi perjalanan menjadi tidak karuan sehingga tidak sempat mampir ke rest area. Bawalah makanan seperti bento atau roti serta makanan ringan lainnya sehingga tidak akan terjadi krisis makanan selama perjalanan.

Aktifkan GPS atau Bawa Peta

Jangan sampai tersesat. Gunakan GPS atau peta dari google atau aplikasi yang terpercaya sehingga sangat memudahkan kita mencapai tujuan dengan waktu yang relatif singkat. Jangan percaya dengan aplikasi yang abal-abal atau orang yang tidak dikenal. Pastikan tanya dengan petugas seperti polisi atau petugas dinas perhubungan.



Istirahat Saat Kelelahan

Sering kali banyak pengemudi yang nekat melampaui batas ketahanan tubuh sehingga mengakibatkan banyak kecelakaan terjadi apalagi pada saat malam hari. Usahakan untuk mengambil jeda beberapa jam sekali sehingga membantu pengemudi kendaraan selalu dalam kondisi yang selalu fit dan segar. Kita pun akan sangat nyaman dan tentunya selamat sampai tujuan.

Patuhi Lalu Lintas

Rambu lalu lintas dibuat untuk membuat kita aman dan selamat sampai ke tujuan. Patuhilah setiap rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan seluruh penumpang apalagi pengemudi rombongan dalam jumlah besar. Jika kita tidak melanggar rambu tersebut, maka kita akan terjamin sehingga lebaran kali ini pun kita bisa menikmatinya dengan manis sekali. Jika melihat pelanggar rambu-rambu, jangan sungkan untuk menegur demi keselamatan bersama.

Apa jadi jika kita mengabaikan rambu lalu lintas dan faktor keselamatan? Banyak hal merugikan seperti kecelakaan pada saat mudik, karena menurut data pada saat mudik lebaran 2017 telah terjadi sekitar 3.168 angka kecelakaan. Sebagai pemudik alangkah baiknya kita Peduli Keselamatan bersama Jasa Raharja pada saat mudik lebaran 2018 tahun ini.


Jangan sampai mudik lebaran 2018 kali ini bukan manfaat positif yang kita terima, melainkan malapetaka. Sudah saatnya mempedulikan keselamatan bersama dengan mematuhi faktor keselamatan dan kenyamanan serta rambu lalu lintas. 

Bermain Lego Sepuasnya di BrickLive Jakarta


Kalau di Malaysia punya lego land dengan berbagai macam permainannya, maka kini tak perlu jauh-jauh untuk bermain lego dengan banyak macam dan variasinya di Jakarta. Penasaran kan apa aja yang ada di BrickLive, mari kita bahas satu persatu. Kalau kamu suka Lego, pasti akan happy banget di PIK Avanue di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, ini. 

Siapa sih yang ngga kenal sama Lego? Lego itu permainan dari abad 19 yang kini menjelma sebagai permainan Jaman Now yang beragam dan sangat digemari anak-anak sampai dewasa. Yes, bukan rahasia lagi kalau lego itu permainan di sepanjang masa, jadi kalau dihitung dari generasi maka ini adalah generasi yang keempat yang mengenal lego. 

Tahu ngga kalau dulunya lego berasal dari miniatur dari tangga dan setrika. Dan tahukah bahwa lego dulunya berasal dari kayu bukan plastik seperti sekarang ini? Nah, saya juga baru tahu kalau dulunya oleh Ole Kirk Chiristiansen dari Denmark merupakan miniatur-minatur dari beragam benda yang diproduksi olehnya. Atau kalau jaman sekarang ada istilah dummy, nah lego ini diinspirasi dari dummy tersebut. Secara resmi Lego didirikan pada tahun 1949 sehingga sekarang berusia kurang lebih 60 tahunan lebih hampir 70 tahun. Wah, ternyata cukup lama juga ya. 



Kini Lego menyapa penggemarnya di Jakarta melalui BrickLive. BrickLive sendiri adalah world tour yang telah diadakan di London, Seoul dan Tokyo, sehingga Jakarta menjadi tempat keempat yang disinggahi oleh BrickLive. 

Ada yang Istimewa dalam BrickLive di Jakarta ini, yaitu permainan Lego yang menghadirkan permainan rumah tradisional seluruh Indonesia di MapBuild Brick. Selain itu dipintu masuk sebelum masuk ke area permainan terdapat lego yang telah disusun menjadi bangunan seperti Candi Borobudur dan Komodo, dua buah icon Indonesia yang sangat mendunia. Wah, kita patut berbangga ya dengan karya Icon kebanggaan Indonesia ini.



Berapa sih area permainan yang ada di BrickLive Jakarta? Jangan khawatir kita akan puas bermain lego dengan 16 area permainan yang sangat berbeda masing-masing permainannya yaitu dimulai dari  Brick Pool, Duplo Pool, Race Tracks, Brick Wall, LEGO Cities, LEGO Architecture, LEGO Star Wars dan masih banyak lagi. 

Yuk Kita lihat satu persatu Areanya. 

Brick Pool dan Duplo Pool



Saya ingat banget dulu harus beli satu persatu lego dari abang-abang penjual disekitar sekolah. Saya harus ngumpulin satu persatu karena uang jajan saya hanya cukup untuk beli beberapa buah lego saja. Berkat usaha keras mengumpulkan akhirnya saya berhasil membuat robot-robotan atau bahkan rumah yang sangat besar. Saya sengat kesal ketika lego saya hilang satu per satu karena ulah adik dan kakak saya. 

Nah, di BrickLive kali ini, kamu tidak akan kehabisan ide atau kehabisan lego karena kolam dengan ukuran sangat luas menampung sangat banyak lego mulai dari warna hijau, merah dan ungu. Jadi, kamu bebas main apa saja dan berkreasi apa saja. 

Lego Cities


Disini kita bisa berkreasi dengan berbagaai macam kendaraan dan alat transportasi yang sering kita gunakan seperti kapal, pesawat, mobil dan lainnya. Selain legonya kita bisa bermain-main diatas maps yang telah disediakan dengan tampilan seperti kota dengan jalan dan lautan serta bandara. 

LEGO Star Wars


Bagi penggemar Star Wars pasti akan sangat suka dan berlama-lama di area permainan ini. Disini disediakan bermacam-macam lego yang memiliki kaitannya dengan film starwars yang selama ini tayang di bisokop. Selain itu terdapat banyak kendaraan luar angkasa yang banyak ditemukan disini. 

Area Permainan Lain



Selain area permainan tersebut terdapat BrickWall, Lego Architecture, Ninja Go dan lainnya karena totalnya terdapat 16 area permainan. Tentu saja waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan waktu di BrickLive ini bakalan seharian mengingat sangat luas dan sangat banyak permainan yang ada disini. 



Selain itu terdapat shopping booth yang menjual berbagai macam kebutuhan dan koleksi lego yang sangat unik dengan harga diskon yang lumayan banget. Ngga percaya? Buktikan saja sendiri. 

BRICKLIVE Jakarta akan berlangsung dari 7 -17 Juni 2018 di PIK Avenue, Jakarta. Pembelian tiket acara BRICKLIVE ini sudah dapat dilakukan di Tokopedia.com, outlet LEGO dan PIK Avenue. Harga tiket: VIP Rp 275.000,- dan Regular Rp 175.000,- Saat ini dapatkan penawaran menarik untuk pembelian tiket BRICKLIVE early birds di Tokopedia.com.


Informasi BrickLive Jakarta

PIK Avenue Mall
Ballroom Lantai 7
Jalan Pantai Indah Kapuk Boulevard, 
RT.6/RW.2, Kamal Muara, 
Penjaringan, Jakarta Utara, 14470

Harga Tiket Masuk
Normal tiket reguler Rp. 175.000
VIP Rp. 275.000

Periode 
7 -17 Juni 2018