Overthinking: Saat Pikiran Menjadi Penjara Diri Sendiri

 Layar Kosong Terasa MenakutkanMatahari siang itu sedang garang-garangnya. Dari balik rumpun pisang di tepi empang, udara panas berembus pelan membawa aroma lumpur dan rumput liar yang mengering. Sesekali suara anak-anak yang bermain layangan terdengar dari kejauhan, bercampur dengan bunyi daun yang bergesekan diterpa angin.Saya duduk sendiri di saung bambu yang sudah mulai lapuk dimakan

Filosofi Guguran Daun Jambu

 Dari rasa jengkel terhadap pohon tetangga, lahir pemahaman bahwa kebahagiaan bergantung pada cara kita memaknai kehidupan Matahari baru saja meninggi setinggi galah, mengirimkan seberkas cahaya keemasan yang menembus celah-celah dedaunan lebat di halaman belakang. Namun, keindahan pagi itu seketika sirna dari benakku, berganti dengan helaan napas panjang yang diboncengi rasa dongkol.&

Bernostalgia di Canggu: Pelajaran Hidup dan Hangatnya Cerita di Twin Tide Eatery

Pernahkah kamu merasa bahwa waktu terkadang berjalan begitu cepat, namun di saat yang sama, ia sangat baik karena mengizinkan kita memutar kembali memori lewat sebuah pertemuan?Selasa malam itu, 12 Mei 2026, udara Bali terasa begitu bersahabat. Saya dibonceng oleh Wisnu yang rela datang jauh-jauh dari Ubud, meluncur dari Kuta menuju kawasan yang kini jadi primadona dunia: Canggu Bali. 

Pengalaman Naik DAMRI dari Bandara Soetta ke Bekasi: Murah, Nyaman, dan Penuh Kebaikan Tak Terduga

Bandara Soekarno-Hatta itu luasnya buat calon manula yang jarang olah raga seperti saya terasa di luar nalar. Jalan kaki dari apron sampai ke pintu keluar terminal bisa bikin napas ngos-ngosan dan kaki pegal berlapis-lapis. Saat itu saya menyeret koper…