Menulis Jurnal Seperti Murakami

Ada satu video menarik yang nyangkut di linimasa YouTube gue. Mungkin karena gue penggemar Haruki Murakami, video itu langsung menarik perhatian. Lebih menarik lagi karena dia mengacu ke buku Murakami yang judulnya What I Talk About When I Talk About R…

Menoleh ke Depan

“Menoleh ke depan.” Saya pernah bermasalah dengan editor saya dulu waktu mengajukan judul ini untuk laporan akhir tahun. Katanya, judul ini menyalahi kaidah bahasa Indonesia daripada yang mana baik dan benar. Akhirnya waktu itu judulnya kembali ke judu…

Waktunya Ganti Kalender Lagi

Sebuah surat untuk gue di masa lalu
Ne,sebentar lagi 2025 selesai. Aneh ya, dulu kalimat seperti itu terasa besar sekali, sekarang terdengar biasa saja.
Ingat tidak dulu tahun baru kita seperti apa? Setelah berita jam tujuh malam, satu-satunya channel …

Kaset dan Dunia yang Semakin Cepat

Saya baru saja membeli ini: Philips TAR5109 – portable recorder and cassette player. Alat pemutar kaset.
Bukan karena butuh. Bukan juga karena koleksi. Jujur saja, ini pembelian impulsif gara-gara iklannya tiba-tiba lewat begitu saja di timeline Ins…

Perjalanan Memasuki Dunia Coaching

Saya memutuskan untuk memperkaya ilmu dan kompetensi dengan belajar ilmu coaching.
Terus ada teman yang bereaksi begini: “Hah? Ngapain lo jadi coach?” katanya. “Lo kan udah coach, bang! Jam terbang lo udah lebih banyak dari umur gue,” kata dia lagi. E…

"He’s Such a Good Boy"

Saya tergoda membagikan cuplikan dari Youtube ini. Tidak setiap hari Indonesia disebut dalam acara late-night populer di Amerika Serikat sekelas Jimmy Kimmel Show.
Konteksnya terjadi saat konferensi tingkat tinggi perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, M…

Terima Kasih Tanpa Kata

Dalam sebuah kesempatan belum lama ini saya bertanya kepada seorang profesor dari Makassar. Sebuah pertanyaan yang sudah lama muncul di kepala, dan berharap beliau bisa membenarkan dan mengunci jawaban yang saya dapat dari beberapa sumber tapi belum p…

Saya Punya Duabelas Kacamata

Saya punya duabelas kacamata.
Ini bukan sombong, bukan pamer, bukan riya. Saya juga bukan reviewer produk-produk murah buatan Cina meskipun mayoritas kacamata itu tak berjenama. Beli di gerai daring dengan harga super miring. Jangan tanya pula kualit…