Arsip Penulis: Bluepacker Indonesia

Surga Hijau Di Indonesia Timur Bernama Papua


Ketika mendapatkan kabar dari rekan kerja bahwa saya akan berangkat ke Papua tentu saja kaget dan tidak menyangka sama sekali. Mungkin ini adalah kesempatan mengunjungi bagian Indonesia paling Timur dengan keindahan dan kehijauannya. 

"Jadi sebelum ke Raja Ampat kamu mesti minum pil kina."

Corina, rekan kerja saya memberikan penjelasan bahwa Papua memang masih pandemi malaria, jadi kita harus berjaga-jaga sebelum berangkat. Dan, satu hal yang bikin saya melayang adalah Raja Amat. Siapa sih yang tidak ingin berwisata ke gugusan pulau paling indah di Indonesia ini? Dan, ternyata ini benar terjadi, bukan mimpi lagi. 

"Terus, setelah minum pil kina. Apalagi yang perlu dipersiapkan?"

"Jangan lupa bawa lotion anti nyamuk ya. Dan, yang paling penting adalah bawa kamera sama baju buat renang."

Saya terawa. Di benak saya hanya ada gugusan pulau dengan pemandangan pantai yang indah. 

"Kita kerja ya, tapi bisa sambil liburan juga karena depan mess kita ya udah pantai gitu."

Oke, memang tujuan utama saya saat ini adalah kerja, namun bisa menikmati pemandangan indah di Raja Ampat. Namun, inilah salah satu destinasi impian yang akhirnya terwujud juga. Papua, here i come. 


Penerbangan dari Jakarta menuju ke Papua ditempuh sekitar 4 jam dengan transit di Makassar, Sulawesi Selatan. Bisa dibilang beberapa pesawat dari wilayah Barat Indonesia yang ingin menuju Timur berhenti sejenak di Bandara transit ini. Jangan bertanya-tanya kenapa harus transit, karena ini memang peristiwa yang terjadi beberapa tahun silam. sekarang ini bisa dijumpai rute penerbangan langsung dari Jakarta menuju Papua

Lagi-lagi saya merasa beruntung, bagaimana tidak, Saya pun belum pernah menginjakan kaki secara langsung di pulau Sulawesi. Dengan pesawat transit ini, saya resmi menjejakan kaki di Sulawesi. Bagi saya hal-hal yang sederhana seperti inilah yang membuat saya sering mengucapkan syukur atas pencapaian yang belum tentu bisa dilakukan semua orang termasuk mengunjungi pulau yang dihuni burung dari surga, Cenderawasih, Papua

Saya hanya sempat berfoto-foto sebentar dan kembali melakukan cek in dan melanjutkan perjalanan dengan pesawat yang lebih kecil dari sebelumnya. sebetulnya saya merasa agak cemas, karena Corina sempat memberi gambaran pesawat apa yang akan saya naiki nanti. 

"Ini nih, pesawatnya Man."

Corina menujukan gambar pesawat kecil dan beberapa diantaranya mengalami nasib naas yaitu menabrak bukit.

"Beneran?"

Corian tertawa. Saya pun tersenyum kecut sambil mengumpulkan nyali untuk menghadapi kenyataan nanti. 

Dan, ternyata pesawat kecil itu pun tak nyata. Betul memang sebelumnya rute ini mengunakan pesawat yang lebih kecil, namun sekarang telah berubah menjadi pesawat boing yang lebih besar dan jauh dari gambaran lalu. 

Saya menghela napas tanda satu persatu kepanikan mulai hilang. Dan, sekarang saatnya istirahat dan memejamkan mata sambil bermimpi di tepi pantai diantara gugusan pulau di Raja Ampat. 



Perjalanan ke Raja Ampat memang panjang, namun bagi saya ini adalah sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan sampai kapan pun. Setelah naik pesawat, perjalanan selanjutnya adalah naik kapal express menuju Pulau Waigeo, salah satu pulau terbesar dari gugusan pulau di Raja Ampat. Setelah itu barulah kami menaiki kapal boat kecil yang dapat menampung sekitar belasan orang. 

Sepanjang perjalanan, sebetulnya saya sangat takut bertemu dengan buaya, karena banyak sekali pertemuan antara air sungai dengan air laut yang sangat disenangi oleh buaya. Tapi ketakutan saya tidak terjadi, malahan saya asyik berfoto dan menikmati matahari yang hampir tenggelam di Raja Ampat. Ini salah satu momen terbaik karena bisa menyaksikan Sunset untuk pertama kalinya di Raja Ampat, Papua.



Kata orang, tak lengkap rasanya jika sudah pernah ke Jakarta dan Bali yang mewakili Indonesia bagian Barat dan Tengah, tanpa mengunjungi Papua sebagai simbol dari Indonesia Timur. Dan, pada hari itu juga, rasanya hari itulah hari terbaik yang penah saya rasakan dibawah langit Papua yang sedikit demi sedikit mulai menghitam karena matahari pun sebentar lagi mulai tenggelam. 

Setelah itu hari-hari saya lalu dengan beberapa hal yang harus dikerjakan seperti mengecek kantor, pembukuan dan produk yang dihasilkan seperti mutiara. Iya, klien saya ini menghasilkan produk mutiara untuk perhiasan dan salah satu tempat untuk menghasilkan produk mutiaranya adalah di teluk Alyui.


Kabar baiknya adalah saya dan Corina dapat melihat secara langsung kegiatan panen mutiara dilaut lepas disekitar Alyui. Tentu saja ini akan menjadi kegiatan yang menyenangkan serasa sedang liburan saja, bahkan ketika liburan pun belum tentu mendapatakn momen yang luar biasa seperti ini. 

Selain itu kegiatan kami adalah menikmati pantai dan bercengkrama dengan Orang Papua Asli karena sebagian besar pekerja disana berasal dari Papua. Ada yang dari Sorong, Waigeo dan lainnya. Anak-anak kecil pun senang diajak ngobrol meskipun sebetulnya masih malu-malu karena tidak percaya diri dengan logat Papua pada saat mengucapkan kata-kata dalam Bahasa Indonesia. Namun, senyum mereka sudah menenangkan hati dan terpancar dari sorot mata mereka. 


Ah, menatap mata polos mereka seperti berkaca beberapa puluh tahun lalu ketika saya masih polos dan bermain kesana kemari tanpa memiliki ketakutan akan sesuatu hal. Selain keramahan orangnya, saya kangen dengan pancake.

"Pancake?"

"Iya ini pancake buatan Mama."

Corina menunjuk ke arah dapur ketika makan siang. Mungkin karena ada beberapa orang asing ang tinggal disana, jadi makanannya pun disediakan berbagai jenis termasuk pancake tersebut. 

"Cobain deh."

Tanpa menunggu lagi, saya melahap beberapa potong pancake rasa cokelat. Rasanya sangat lezat sekali seperti direstoran hotel berskala internasional. Disitu kadang saya selalu merasa bahwa saya adalah orang yang selalu menerima banyak kebaikan dari orang lain dan kali ini saya menerimanya di Raja Ampat. 


Rasanya tak rela jika saya harus meninggalkan Raja Ampat begitu cepat, namun setiap pertemuan harus ada perpisahan. Berat memang meninggalkan keindahan dan keramahan penduduknya. Apalagi setiap harinya saya isi dengan bermain di pantai dan menjelajah pepohonan di teluk Alyui. Apalagi setelah bermain di pasir dan berenang di tepian pantai, membuat saya tidak rela meninggalkannya begitu saja. 

Sebelum pulang, kami sempat makan siang dan berpesan kepada Mama, sang juru masak untuk membuat pancake sebagai bekal perjalanan kami di kapal nanti menuju ke Sorong. Saya hanya mengharapkan satu atau dua buah pancake saja sudah cukup sekali.

"Ini Man pancake pesenan."

Corina memberikan bungkusan plastik besar dengan lipatan kertas minyak didalamnya. Ternyata Mama memberikan bukan satu atau dua buah pancake, tapi 10 buah pancake yang masih hangat. Saya terharu sekali dengan kebaikannya. Sepanjang perjalanan dikapal, saya selalu menyanjung bahwa inilah pancake paling enak yang pernah saya makan. 


Raja Ampat memberikan memori yang sangat indah. Walaun sudah sembilan tahun lalu saya ke gugusan pulau paling indah ini, tetapi saya masih sangat ingat setiap detail keindahan pantai, hutan, pulau, pelabuhan, penduduk, dan lainnya.
Sekarang ini, Papua menjelma menjadi salah satu destinsi yang sangat digemari karena banyak sekali hal yang bisa dilakukan salah satunya adalah menjelajah hutan yang masih rimbun dengan berbagai jenis tumbuhan yang sangat unik dan tidak ditemukan di hutan mana pun seperti di Jawa, Sumatera atau bahkan Sulawesi. Hutan ini menjadikan Papua sebagai destinasi wisata hijau di Indonesia. Jika orang lain menyebutnya demikian, saya lebih tepat menyebutnya sebagai Surga Hijau Di Indonesia Timur.


Apabila diberikan kesempatan kembali lagi ke Papua, saya telah memiliki beberapa wishlist destinasi mana saja yang harus saya kunjungi.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Ke Papua tak lengkap rasanya kalau tidak ke satu Taman Nasional yang mendunia ini. Hampir sekitar 90 persen Taman Nasional ini merupakan perairan dan memiliki banyak sekali jenis ikan dan ragam hewan laut lainnya yang menjadikan pemandangannya sungguh indah dan wajib dikunjungi.

Lembah Baliem

Lembah ini merupakan tempat tinggal dari 3 suku asli Papua yaitu Lani, Dani dan Yali. Suku Dani merupakan salah satu yang paling saya ingat, ketika mempresentasikan suku asli di Indonesia pada saat SMA. Dan yang paling mengagumkan adalah pakaian adat yang digunakan seperti koteka dan rumbai.

Danau Sentani

Salah satu alasan mengapa danau Sentani menjadi destinasi yang harus dikunjungi adalah danau ini merupakan salah satu yang terbesar di Papua dengan luas sekitar 9000 hektar. Dengan luasnya ini danau ini memiliki banyak ragam budaya dan kuliner sehingga menarik untuk menelusurinya. 

Sebagai traveler, tak bijak rasanya untuk tidak menyuarakan bahwa berwisata pun kita harus bijak dan menjaga tempat wisata yang kita kunjungi. Sebagai contoh apabila kita mengunjungi suatu tempat maka jangan mengambil apapun kecuali foto, jangan membunuh apapun kecuali waktu dan jangan meninggalkan apapun selain jejak. 

Melalui tulisan ini saya juga selalu berpesan untuk  mendukung segala bentuk kegiatan untuk membuat Indonesia kembali lebih hijau terutama daerah Papua. EcoNusa selalu sejalan dengan tujuan travel blogger seperti saya untuk memajukan wisata dan potensi lokal terutama di Papua. Walaupun hanya dengan kata-kata, semoga masyarakat semakin mencintai wisata lokal terutama Papua dan memajukannya sebagai bagian dari kecintaan kita sebagai orang Indonesia. 


Keuntungan Pergi (Jalan-Jalan) Menggunakan Kereta Api


Bepergian  ke kota lain maupun daerah lain merupakan sebuah aktivitas yang umum dilakukan oleh banyak orang. Entah  itu untuk tujuan bisnis maupun yang hanya sekedar berlibur atau jalan-jalan. Dan  Di antara sekian banyaknya jenis alat transportasi yang ada saat ini,  Kereta Api masih menjadi pilihan banyak masyarakat.

Kereta Api, Masih Menjadi Alat Transportasi Favorit Masyarakat
Alat  transportasi umum sangat membantu segala kebutuhan masyarakat ketika ingin bepergian ke kota maupun daerah lain. Meskipun  jenis alat transportasi saat ini sangat beragam namun Kereta Api masih menempati posisi yang istimewa di hati masyarakat.

Tentunya  masing-masing orang memiliki alasan tersendiri mengapa akhirnya lebih menyukai bepergian menggunakan kereta api. Meskipun  mungkin setiap orang memiliki kendaraan pribadi seperti mobil maupun kendaraan bermotor namun jika jarak yang ditempuh terlalu jauh sangat disarankan untuk menggunakan transportasi umum misalnya soalnya saja kereta api.

Masih  tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api membuat pemerintah selalu mengupayakan berbagai peningkatan terutama di bidang pelayanan agar kepuasan dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan kereta api semakin terjamin. Bahkan  yang turunnya kereta api identik dengan transportasi murah dengan fasilitas yang kurang nyaman,  berbeda dengan saat ini di mana fasilitas kereta api sudah banyak peningkatan sehingga bisa disejajarkan dengan alat transportasi umum lainnya.


Jika sudah reservasi tiket kereta api maka anda bisa segera menikmati perjalanan dengan pengalaman yang seru berbeda dengan transportasi darat lainnya. 

Keuntungan Bepergian Menggunakan Kereta Api
Memang  tidak semua orang yang menyukai satu jenis alat transportasi umum termasuk dengan kereta api ini. Namun dengan semakin meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan, semakin menggugah minat masyarakat untuk menggunakan alat transportasi yang satu ini. Namun tahukah anda apa sajakah keunggulan bepergian dengan kereta api?

1. Anti Macet

Diantara sekian  banyaknya alat transportasi,  alat transportasi darat masih cukup banyak diminati oleh masyarakat. Namun pastinya semua orang membutuhkan alat transportasi yang bisa membuat waktu lebih efisien, dan jawabannya adalah kereta api. Mengapa begitu?

Ketika  anda bepergian menggunakan bis mobil maupun sepeda motor pastinya anda akan mengalami beberapa kendala seperti salah satu diantaranya adalah macet. Apalagi  pada saat musim liburan tingkat kemacetan lalu lintas tentu akan semakin tinggi sehingga akhirnya semakin banyak waktu anda yang terbuang. Namun berbeda  jika anda bepergian menggunakan kereta api karena kereta api ini memiliki jalur khusus yang mana tidak akan mungkin mengalami kemacetan.

2. Harga Bersahabat

Faktor kedua  yang menjadi keunggulan kereta api adalah harganya yang bersahabat. Harga  memang menjadi salah satu kendala ketika masyarakat ingin bepergian dan pastinya banyak orang yang akan lebih memilih harga yang lebih terjangkau karena dengan begitu bisa menghemat dana yang dikeluarkan.

Bepergian  menggunakan kereta api tidak akan membuat kentongan dan membengkak karena harga tiket kereta api masih terbilang murah sehingga sangat aman bagi anda yang ingin sampai ke tempat tujuan tanpa harus kehilangan banyak biaya perjalanan.


3. Liburan Singkat Selama Perjalanan

Keunikan  yang sekaligus menjadi kelebihan lain Jika anda bepergian menggunakan kereta api adalah dimana Selama perjalanan menuju tempat tujuan anda sekaligus berlibur. Karena sepanjang perjalanan anda akan disuguhi dengan beragam pemandangan sekitar jalur kereta api. Entah itu perkampungan, persawahan dan lain sebagainya.

Sehingga hal seperti ini tidak akan membuat perjalanan terasa membosankan sekaligus liburan singkat bagi anda sebelum akhirnya sampai lokasi yang dituju.

4. Kapasitas Bagasi Besar

Jika  bepergian menggunakan alat transportasi lain misalnya pesawat terbang maka tentu saja jumlah atau kapasitas bagasi anda akan dibatasi. Namun  berbeda dengan kereta api di mana anda bisa membawa barang apapun yang anda inginkan selama hal tersebut tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain.

5. Suasana Nyaman

Ketika naik  alat transportasi seperti pesawat atau yang lainnya tentunya ada beberapa aturan yang harus dipatuhi. Namun  ketika anda bepergian menggunakan kereta api peraturan tidak terlalu ketat dan cenderung lebih fleksibel sehingga pengalaman selama perjalanan anda akan terasa lebih nyaman.

6. Fasilitas Memadai

Bagi  ada yang masih under estimate tentang fasilitas dan pelayanan kereta api maka mulai dari sekarang sebaiknya tanggapan tersebut anda hilangkan karena Seiring dengan berjalannya waktu,  kereta api sudah mengalami peningkatan yang cukup pesat dalam bidang pelayanan maupun  fasilitasnya sehingga kenyamanan dan keamanan para penumpang sangat diutamakan.

Jadi  Jangan pernah merasa ragu untuk bepergian menggunakan kereta api karena anda akan mendapatkan pengalaman perjalanan yang seru dan lebih menyenangkan. Sudah reservasi tiket kereta api belum? Jika belum, segera reservasi tiket kereta api sekarang juga dan nikmati perjalanan anda dengan nyaman.


Tak Hanya Saat Umroh, Vaksin Flu Juga Penting Saat Traveling Ke Luar Negeri


Penting ngga sih Vaksin Flu (Influenza) pada saat Traveling ke Luar Negeri? Jawaban itu saya temukan pada saat hadir dalam acara "Bebas Flu Saat Traveling" bersama Program Kenapa Harus Vaksin dari Sanofi Indonesia. Selama ini saya bertanya-tanya, apakah harus melakukan vaksin padahal negara tersebut tidak sedang musim dingin? Atau, apakah hanya pada saat Umroh saja harus melakukan vaksin flu selain vaksin meningitis? Banyak sekali hal yang menganjal selama ini mengenai vaksin dan penyakit influenza itu sendiri. 

"Kamu bersin mulu deh."

"Iya nih aku lagi flu."

"Kayaknya kamu harus istirahat dan minum obat deh."

"Ngga usah, besok juga palingan udah sembuh."

"Eh, jangan sampai meremehkan flu loh."

"Emang flu bahaya banget?"

"Ini nih yang ngga banyak nonton berita, nontonnya darkor mulu."

"Seriusan deh, apa bahaya?"


"Pada tahun   1918 terkenal sebagai wabah flu paling mematikan sepanjang sejarah manusia. Seratus tahun yang lalu, wabah flu melanda negara-negara Eropa. Wabah flu di Spanyol diklaim memakan korban hingga 100 juta jiwa. "

"Wah, udah ratusan juta ya yang jadi korban." 

"Yes, beberapa tahun belakangan ini virus flu juga terus berkembang dan mengalami mutasi ke bentuk yang lebih berbahaya tentunya."

"Oke, aku mau vaksin ah karena bulan depan aku mau ke Jepang dan disana musim dingin."


Ada ratusan jenis virus flu dan terus berkembang belakangan ini. Dan, kita tidak boleh meremehkan atau menganggap itu tidak penting sama sekali. Masih ingat dengan virus flu burung atau virus flu babi yang menyerang mahluk hidup termasuk manusia, tentu saja ini sangat berbahaya. Apalagi pada saat kita ke negara lain, kita tidak pernah tahu ketahanan tubuh kita, cuaca yang terjadi di negara tersebut serta virus apa yang sedang mengancam negara tersebut. So, beberapa tindakan yang preventif itu sangat dibutuhkan. 

Virus influenza terus bermutasi dan menyebar ke area lain. Influenza menular dengan sangat cepat dan mudah lewat udara. Saat perjalanan adalah momen paling rentan tersebarnya virus influenza. Dampak buruknya, influenza dapat menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi yang dapat berujung pada kematian.


Lalu, hal apa saja sih yang perlu diperhatikan untuk mencegah penyakit flu datang dan menghindari berkembangnya virus tersebut. Nah, ini daia beberapa cara terbebas dari virus flu diambil dari alodokter.com.

  • Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, atau hand-sanitizer berbahan dasar alkohol.
  • Tidak menyentuh mulut, hidung, dan mata, sebelum mencuci tangan.
  • Membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, dengan cairan disinfektan.
  • Tidak berbagi makanan atau penggunaan benda pribadi, seperti gelas atau botol minum.

Bila sudah terserang flu, Anda dapat meminimalkan penularan ke orang lain dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menjauhkan diri dulu dari orang lain, hingga setidaknya 24 jam setelah demam turun.
  • Memakai masker bila ke luar rumah.
  • Menutup mulut dan hidung dengan tisu, saat bersin atau batuk. Buanglah tisu dan cuci tangan



Saya akan membagikan pengalaman yang sangat berharga menghadapi Musim Dingin (Winter) di Jepang. Tahun 2019 ini, terhitung saya telah menginjakan kaki sebanyak 7 kali. Hampir separuhnya dilakukan pada saat musim dingin, dan yang paling spesial adalah ketika Musim Sakura. Walaupun sudah mengalami kenaikan suhu udara dan tidak terlalu dingin, namun saya masih saja udara dingin menyelimuti Jepang ketika bulan Maret akhir dan April awal. 

Hal-hal yang bisa dipersiapkan pada saat sebelum traveling ke Jepang pada saat musim dingin adalah sebagai berikut : 

Persiapkan Jaket Winter

Jangan melakukan hal konyol dan meremehkan musim dingin di negara dengan  musim seperti Jepang. Pertama kali menjumpai musim dingin, saya mencoba menggunakan jaket yang dapat menahan suhu dingin sampai belasan derajat. Ternyata jaket tersebut pun tidak bisa menahan dinginnya suhu yang mencapai satu digit bahkan sampai minus. 

Jangan Lupakan Lapisan Dalam 

Selain jaket winter, jangan lupakan lapisan dalam seperti pakaian dalam heattech atau longjhon, sweater dan lapisan lain sebelum menggunakan jaket. 

Scraft Dan Top Kupluk Serta Sarung Tangan 

Jika jaket tak kuat menahan dinginnya angin, maka kita perlu scraft, topi kupluk dan sarung tangan untuk menahan dingin. Dijamin, tubuh kita sedikit terasa hangat dengan ketiga benda tersebut.

Bawalah Obat Dan Minuman Penghangat

Jangan lupakan obat-obatan, apalagi jika menderita asma atau penyakit yang berhubungan dengan alergi di musim dingin atau cuaca dingin. Minuman seperti jahe dan lainnya pun sangat membantu menghangatkan dikala musim dingin.

Persiapkan Diri Sebelum Traveling Dengan Vaksin Flu 

Percaya atau tidak, virus flu akan terus menghantui kita. Salah satu yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit itu adalah dengan Vaksin Flu. Kenapa harus Vaksin? Apa sih Keuntungan dari Vaksin? 

Seperti kita ketahui bahwa Virus flu bisa disebut 'virus pintar' karena bisa berubah setiap tahun untuk menyerang sistem kekebalan Anda. 


Dan, faktanya vaksin flu hanya dilakukan setahun sekali atau tergantung dari perkembangan penyakit flu di negara tersebut. Selain itu harga yang ditawarkan untuk sekali vaksin pun sangatlah terjangkau hanya sekitar 200 ribu - 300 ribu. Nah, salah satu vaksin yang paling terrekomendasi adalah Sanofi Indonesia. Informasi lengkap mengenai Sanofi Indonesia bisa diakses melalui website resminya disini.  

Nah, sudah saatnya melakukan vaksin flu untuk mencegah penyakit tersebut berevolusi dan menyebabkan banyak komplikasi yang tidak dibayangankan sebelumnya. 

Happy Traveling !

Semua Makanan Khas Indonesia Ada Di Pasar Tumplek, Atria Hotel Serpong


Pada saat di Kampung halaman saya, Pemalang, saya selalu menemukan jajanan pasar yang sangat enak dan bikin saya kangen setelah berada di Jakarta sekitar lebih dari 10 tahun, tepatnya 13 tahun. Setiap hari, pasar yang berada perempatan desa itu menjajakan banyak sekali jajanan dan makanan khas Indonesia. Sebut saja gempolan, bubur sumsum, getuk, cenil, dan masih banyak lagi yang belum saya sebutkan. Dan, saat saya mengunjungi Pasar Tumplek di Atria Hotel Serpong ini hutang kangen saya seakan terlunasi karena banyak sekali jajanan dan makanan khas Indonesia yang ada disini.

"Wah, ada semua ya."

Saya merasa kaget karena hampir semua jenis makanan dan jajanan khas Indonesia semuanya hadir di Pasar Tumplek.

"Aku pengen cenil."

Andini, teman blogger yang hadir bersama saya langsung menginginkan jajanan cenil.

Cenil? Apa itu? Mungkin kalau ditanyakan kepada anak zaman now, pasti kebanyakan tidak akan tahu atau bahkan bertanya balik kepada yang menanyakan. Cenil atau cetil adalah makanan yang terbuat dari pati ketela pohon. Makanan ini bisa dibentuk bulat-bulat kecil atau kotak kemudian diberi warna sesuai selera sebelum direbus. Cenil biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan ditaburi gula pasir.


Selain Cenil, tak kalah menariknya adalah pukis, jenang dan kueku. Yang menarik itu adalah Kueku yang berisi kacang ijo. Jajanan pasar ini sebetulnya berasal dari Tionghoa. Kue Ku sendiri dipercaya berasal dari Tionghoa dengan nama asli Ang Ku Kue. Kue ini ternyata punya filosofi sendiri, loh. Ang berarti merah dan Ku berarti kura-kura, yang melambangkan kemakmuran dan kebahagiaan. Oleh sebab itu, kue ini banyak dijual menjelang imlek.

Kalau pukis, mungkin masih banyak abang-abang yang menjajakannya di sekitar lingkungan kita. Pukis kini menyajikan banyak rasa tidak hanya rasa original dan cokelat saja namun bisa dimodifikasi seperti green tea, keju, red velvet dan lainnya sesuai dari tren saat ini. Mungkin, jajanan tradisional lainnya jika ingin menyesuaikan dengan tren maka bisa eksis juga.


Tak kalah menariknya adalah sajian kuliner khas Sunda dan makanan Indonesia lainnya seperti laksa, soto, gorengan, dan masih banyak lainnya.

"Kalau aku pengen soto deh."

Saya kemudian mengambil mangkuk kecil yang disediakan untuk menampung soto tersebut.

"Kalau Laksanya dimana?"

Saya menanyakan ke Andini dimana mengambil Laksa tersebut.


Dan, ternyata Laksa itu tidak jauh dari saya mengambil gorengan tadi. Laksa sebetulnya perpaduan budaya dari Tiongkok dan terkenal di Singapura, Malaysia dan kawasan Indochina lainnya seperti Thailand dan Vietnam.

Puas menikmati makanan khas Indonesia dan tak lupa jajanannya, kini saatnya untuk berburu foto di luar hotel yang sangat indah juga.


Alamat Lengkap Atria Hotel Gading Serpong

Jl. Gading Serpong Boulevard No.Kav 2,
Pakulonan Bar., Kec. Klp. Dua,
Tangerang, Banten 15810

Telpon 

(021) 29215999

Maps

Berkunjung Ke Kota Pahlawan (Surabaya) Dengan Kereta

Pemandangan Kota Surabaya Dari Salah Satu Hotel

Surabaya merupakan sebuah kota terbesar kedua yang ada di Indonesia. Kota yang dikenal dengan julukan kota Pahlawan ini menawarkan sejumlah destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti Taman Bungkul, House of Sampoerna, Jembatan Suramadu serta Ciputra Waterpark. Perlu Anda ketahui, Surabaya juga sama seperti kota-kota besar lainnya yang juga memiliki beberapa stasiun kereta api seperti Stasiun Wonokromo, Stasiun Surabaya Pasar Turi serta Stasiun Surabaya Gubeng.

Mengenal Stasiun Kereta Api Utama Di Surabaya


Stasiun kereta api utama di Surabaya ialah Stasiun Surabaya Gubeng yang merupakan salah satu stasiun kereta api kelas besar yang berada di bawah pengelolaan PT KAI Daerah Operasi VIII Surabaya. Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun terbesar di Surabaya maupun di Jawa Timur yang melayani keberangkatan utama kereta api dari kota Surabaya dan tentunya lebih dikhususkan melalui jalur selatan serta Timur. 

Stasiun Surabaya Gubeng tidak hanya memiliki enam rute kereta api, namun juga memiliki dua gedung yang terdiri dari bangunan lama dan baru. Bangunan baru Stasiun Surabaya Gubeng berhasil didirikan pada pertengahan tahun 1990-an dengan gaya arsitektur lebih modern dan lebih luas. Sementara stasiun kereta api terbesar kedua ialah Stasiun Surabaya Pasar Turi. Stasiun Pasar Turi ini menjadi stasiun penghubung kota Surabaya dengan kota-kota yang ada dalam Jalur Pantura, seperti Lamongan, Bojonegoro, Semarang, Cirebon, Bojonegoro hingga Jakarta.

Liburan Ke Surabaya Menjadi Alternatif Paling tepat

Pemandangan Jember, sebelum ke Surabaya
Saya selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke kota lain di Jawa Timur, seperti Jember. Dari Surbaya, naiklah kereta dari Stasiun Gubeng dan langsung turun di Stasiun Jember. Keindahan Jember memang tidak diragukan lagi. Barulah ketika pulang saya selalu mampir dan jalan-jalan di Surabaya.Saya menamakan ini sebagai me time.

Berlibur ke Surabaya memang menjadi salah satu hal yang sangat menyenangkan dilakukan, apalagi jika Anda ke kota pahlawan dengan kereta. Pasalnya penggunaan kereta ke Surabaya merupakan pilihan tepat karena Anda tidak hanya bisa terhindar dari kemacetan di kawasan perkotaan, namun Anda juga bisa lebih mudah berkunjung ke berbagai lokasi yang dekat dengan stasiun kereta apinya. 


Perlu diketahui ada banyak sekali tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi saat Anda berada di Surabaya, salah satunya Ciputra Waterpark yang memiliki luas 5 hektar. Di Ciputra Waterpark terdapat banyak sekali wahana permainannya seperti Chimera Pool, Sinbad Playground, Syracuse Beach dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya berikut akan diulas beberapa destinasi wisata favorit lainnya yang patut Anda kunjungi saat berkunjung ke Surabaya, yaitu:

Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu merupakan salah satu jembatan yang menghubungkan antara Surabaya dengan Pulau Madura. Jembatan yang diresmikan pada tahun 2009 ini memiliki panjang sekitar 5.438 meter, sehingga menjadikannya sebagai jembatan terpanjang di Indonesia. Pada dasarnya jembatan ini memiliki tiga komponen yaitu jalan layang, jembatan utama serta jembatan penghubung.  

Jika tertarik berkunjung ke Jembatan Suramadu Anda bisa turun di Stasiun Surabaya Gubeng maupun Stasiun Pasar Turi. Selanjutnya Anda bisa menggunakan menyewa kendaraan, sebab lokasi jembatan Suramadu sangat sulit untuk dijangkau oleh kendaraan umum.

House of Sampoerna


House of Sampoerna merupakan sebuah gedung megah dengan gaya kolonial belanda yang berlokasi di kawasan Surabaya Lama. House of Sampoerna ini didirikan pada tahun 1858, namun pada awal berdirinya gedung ini digunakan sebagai panti asuhan yang langsung dikelola oleh pihak Belanda, sebelum akhirnya dibeli oleh pendiri Sampoerna Liem Seeng Tee.



Seiring berjalannya waktu akhirnya membuat House of Sampoerna beralih fungsi menjadi museum, galeri seni serta cafe yang cukup unik. House of Sampoerna terletak sangat dekat dengan Stasiun Pasar Turi yaitu di sebelah utara stasiun ini.

Daftar Rute Dan Kereta Api Yang Singgah Atau Melawati Surabaya


Perlu Anda ketahui ada banyak sekali kereta api yang singgah di Surabaya seperti kereta api Pasundan, kereta api Jayabaya, Kereta api Mutiara Selatan, kereta api Bima. Sementara untuk rute kereta api yang melewati Surabaya juga terbilang cukup banyak, seperti:

Tiket Kereta Api Madiun (MN) – Surabaya (SGU)
Tiket Kereta Api Yogyakarta (LPN) – Surabaya (SGU)
Tiket kereta Api Solo (SLO) – Surabaya (SGU)
Tiket Kereta Api Banyuwangi (BM) – Surabaya (SGU)

Selain mengetahui rute dan kereta api yang singgah maupun melewati Surabaya. Anda juga bisa mengetahui jadwal kereta api dengan mudah Anda cepat melalui Traveloka. Bahkan Anda juga bisa memesan ataupun membooking tiket kereta api secara langsung dan tentunya mudah di Traveloka.

Asuransi Perjalanan: Must Have Item yang Sering Terabaikan


Setiap orang punya preferensi tersendiri saat bepergian: ada yang senang ngebolang ala backpackers atau sebaliknya fancy trip (istilah kerennya koper). Dari sini kemudian lahir tipe traveler koper dan ransel. Sudah pasti keduanya punya gaya yang beda juga, nggak perlu diperdebatkan sebab ini soal selera.  

Nah buat yang suka jalan-jalan, apa saja yang harus dibawa saat traveling? 

Kalau saya suka yang praktis pastinya: backpack alias ransel dengan beberapa potong pakaian, perlengkapan pribadi seperti toiletries dan obat-obatan, plus devices buat mengabadikan perjalanan. Ini termasuk kamera dan piranti pendukungnya seperti tripod dan charger.  Kalau dibutuhkan banget (misalnya ketika harus pergi dalam jangka waktu yang cukup lama maka mau nggak mau laptop juga masuk ke dalam ransel. 


Secara lengkap ini daftar barang bawaan saya ketika traveling:

Tas Ransel Ukuran Besar

Karena saya suka backpacking style saat traveling, maka tas ransel ukuran besar jadi pilihan. Selain lebih praktis digendong ke mana-mana, ransel juga gak merepotkan saat harus naik tangga atau jalanan yang nggak rata, beda dengan koper ya. Tapi balik lagi ini soal selera.

Day Pack

Kalau ransel besar bisa menampung semua perlengkapan selama bepergian, untuk sehari-hari saya menyiapkan juga daypack. Favorit saya adalah ransel dengan ukuran lebih kecil yang cukup untuk memuat barang-barang penting yang aman masuk kabin ketika bepergian dengan pesawat. Day pack ini juga yang jadi andalan buat menyimpan kamera dan tumbler. 


Money/Passport  Belt

Nah, ini adalah barang yang nggak boleh lepas dari badan saya selama traveling. Saya memilih money belt dengan ukuran yang cukup muat untuk menampung dokumen penting seperti KTP, kartu kredit, dan paspor. 

Universal Adapter

Nah buat yang suka traveling ke luar negeri, ini sih nggak boleh ketinggalan ya. Nggak mau kan kalo ternyata colokan di negara yang dikunjungi beda dengan yang biasa kamu pakai? Mati gaya pas traveling cuma gegara gak bisa ngecharge gadget itu nggak enak banget: hilang momen yang nggak akan terulang seumur hidup.

Devices 

Nah ini juga udah nggak bisa dipisahkan dari kehidupan sebagai travel blogger: mulai dari kamera, drone, tripod, sampai laptop buat editing video. Kalau dihitung, space buat devices ini bisa 50% dari total kompartemen tas kayaknya hahaha…

Travel vacuum bag

Ini penting buat memudahkan saat packing biar nggak makan tempat. Selain itu, vacuum bag juga membantu memisahkan pakaian kotor dan bersih serta mencegah pakaian basah kalau misalnya kamu habis berenang dan belum sempat mengeringkan pakaianmu.  

Wet Bag

Buat yang suka berenang atau outdoor, wajib punya wet bag buat melindungi gadget dari kerusakan akibat terendam air atau kehujanan nih. Saya memiliki satu wet bag dan pouch anti air untuk smartphone. 


Sarung/Kain 

Bawalah sarung atau kaiin tradisional saat bepergian, ini multifungsi banget: buat selimut, alas duduk, sampai pose andalan di Instagram hahaha. Sebaiknya pilih sarung atau kain yang tipis dan mudah kering. 

Alas kaki yang nyaman

Sepatu atau sandal? Dua-duanya bisa dibawa, yang penting nyaman di kaki sehingga nggak bikin kakimu lecet selama bepergian. 

Sunscreen

Nah ini juga termasuk barang wajib saat traveling, nggak cuma ke pantai loh bahkan saat ke gunung atau ke negeri empat musim saat bersalju juga perlu. Saya baru tahu bahwa sinar UV itu bisa menembus awan, jadi meski cuaca mendung kesehatan kulit tetap terancam. Oh ya, karena kulit saya termasuk nggak sensitif maka saya cukup membawa satu sunscreen dalam kemasan spray non aerosol dan ukurannya nggak lebih dari 100 ml. Tahu kan alasannya kenapa?


Asuransi perjalanan

Nah, ini yang sering terabaikan padahal penting banget.  Seperti halnya asuransi yang berfungsi memberikan perlindungan terhadap risiko finansial kalau ada hal tak terduga, demikian juga asuransi perjalanan. Buat yang sering traveling ke luar negeri, asuransi perjalanan ini akan sangat terpakai ketika terjadi semisal kecelakaan atau kehilangan dokumen. Memang preminya lebih mahal, tapi kalau kamu bepergian secara berkelompok bisa kok mendapatkan asuransi perjalanan kelompok dengan harga yang lebih terjangkau.

Di luar itu, tentunya saya juga mewajibkan diri memiliki asuransi kesehatan.  Ini sangat membantu saat bepergian di dalam negeri dan tiba-tiba sakit (emang ada yang direncanakan? Hahaha…). Nah, saya sendiri prefer asuransi kesehatan sistem cashless. Karena kalau pas bepergian gitu dan tiba-tiba sakit, nggak perlu nalangin uang dulu tapi tinggal gesek. 

Saya milih asuransi kesehatan yang paling cocok tempo hari pakai platform marketplace asuransi, Lifepal.co.id. Di sana tersedia berbagai rekomendasi terbaik untuk asuransi kesehatan. Agent-nya baik-baik, lho, mau jawabin pertanyaan-pertanyaan saya.

Ngomong-ngomong ada ide nggak enaknya traveling ke mana lagi ya? 

Mau Liburan Dari Jakarta Ke Jogja? Inilah Tips Mencari Tiket Pesawat Murah


Menikmati Jogja itu akan terasa menyenangkan bila bersama sahabat atau keluarga terdekat. Selain Malioboro, Borobudur, Prambanan dan destinasi wisata lainnya, ternyata Jogja memiliki banyak wisata petualangan yang cukup bagus seperti Merapi Lava Tour, mengunjungi makam-makam raja Mataram dan mencoba es krim gelato ternama di Jogja. 

"Tiket pesawat lagi mahal-mahalnya nih."

"Gimana ya cara dapat tiket pesawat yang murah?"

"Ada ngga caranya biar dapat tiket diskon?"

Nah, berhubung mencari tiket pesawat dari Jakarta ke Jogja itu membutuhkan trik agar harganya lumayan mahal belakangan ini bisa dikurangi atau minimal mendapatkan banyak diskon. Tapi, sebelumnya saya akan mengajak keliling Merapi, makam raja Mataram di Kotagede dan menikmati es krim gelato.

Berpetualang Ke Merapi Lava Tour


Saat di hostel yang kami inapi, kami memutuskan untuk menyewa mobil untuk mengelilingi daerah sekitar Jogja. Maklum saja, saya sudah beberapa kali bolak balik Jogja dan sudah saatnya mengunjungi destinasi yang lain di sekitaran Jogja seperti Gunung Kidul, Sleman dan daerah lainnya. 

"Mau kemana nih kita?"

Kebetulan saya bersama dua sahabat yang sudah lama tidak traveling bareng, sehingga sudah sangat kami melepas rindu di Jogja.

"Merapi aja yuk."

"Wah, bakalan menyenangkan sih ke Merapi."

"Katanya kita bakalan naik jeep."

Membayangkan naik jeep dan berkeliling wilayah yang berpasir serta dipenuhi oleh jalur lava merapi yang konon mampu mengelapkan sekitar wilayah Merapi.

Setelah sampai di wilayahnya, kami kemudian menunggu untuk disiapkan jeepnya. Kami memilih jeep yang agak gelap dan cenderung aman tempat duduknya karena kami tahu medan yang akan kami lewati itu super-super tidak derduga dan banyak kejutan yang menanti. 


Kami melewati banyak sekali tempat-tempat memorial bagi korban keganasan wedus gembel Merapi. Mungkin, wilayah ini adalah radius 5-10 Km dari puncak Merapi yang terkena dampak erupsi dan lavanya. 

Dan, semakin kami melihat banyaknya sisa bangunan akibat bencana ini, semakin bersyukurlah kami tidak tertimpa bencana seperti yang dialami oleh warga di sekitar kaki gunung Merapi ini. 

Menikmati Masa Lampau Di Makam Raja-Raja Mataram Kota Gede


Hostel yang saya inapi itu berada di sekitar Kota Gede, Jogja. Setelah kami menikmati indahnya Merapi, kini saatnya keliling di sekitar area Kota Gede. Setelah dicari, muncullah nama Makam Raja-Raja Mataram dan lokasinya sekitar 3-5 Km dari hostel kami. 

"Yuk ketempat ini?"

Saya menunjukan foto-foto makam tersebut dengan keindahan bagunannya. 

"Yuk, daripada ke borobudur atau prambanan lagi."

Dan, setelah mengunakan mobil online, kami sampai di tempat sekitar 15 menit. 

Saya masih terkagum-kagum karena tidak ada nuansa seram atau mistis di dalam makam tersebut, yang ada adalah keindahan bangunan peninggalan kerajaan yang masih kokoh dan tidak termakan oleh usia.

Dan, yang kami lakukan adalah mengelilingi kompleks makam itu sekaligus foto-foto di sekitar bangunan yang menarik tersebut.

Menikmati Es Krim Gelato


Saya suka dengan es krim, apalagi di Jogja terdapat satu gelato yang tersohor dan rasanya ingin menikmatinya karena sangat tidak biasa. Harganya lumayan pricy untuk gelato ini, namun karena ukurannya yang lumayan banyak, maka tidak salah kalau kami mengunjungi tempat ini dengan berjalan kaki sekitar 2 km dari tempat terakhir kami pada waktu ini. 

Tips Mencari Tiket Pesawat Murah Dari Jakarta Ke Jogja

Tiket Pesawat Jakarta Jogja itu bisa disiasati dengan beberapa hal, apalagi kalau menginginkan tiket murah dan promo serta diskon. Nah, ini dia tips mencari tiket pesawat yang murah.

Ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk mendapatkan tiket pesawat murah salah satunya adalah 

Waktu Pemesanan

Pesan tiket pada saat dini hari atau sekitar pukul 00.00 sampai 15.00, karena makin sore atau malam kita memesan pesawat maka akan naik harganya. 

Cek Tiket Promo

Biasanya setiap maskapai memiliki jadwal khusus melakukan promonya, seperti setiap senin dini hari dan waktu waktu tertentu seperti tanggal gajian. Sehingga kita bisa memanfaatkan pada waktu tersebut.

Langganan Email

Selain mengecek tiket promo, jangan lupa untuk subscribe email dari maskapai dan pencarian tiket online seperti pegipegi. Biasanya email tersebut merupakan informasi diskon atau promo yang lumayan mengiurkan apalagi kalau mencari tiket untuk keluarga. 

Cari Di Pegipegi

Nah, salah satu yang banyak diskon dan promonya itu adalah pegipegi. Pencarian tiket domestik yang sangat mudah dan cara pembayarannya pun dijamin sangat banyak pilihannya. Saya sih selalu melihat notifikasi yang masuk dari aplikasi pegipegi yang sudah saya instal di smartphone. Kalau ada promo menarik dan tanggalnya pun pas, maka saya akan langsung pesan saat itu juga. 


Nah, semakin mudah serta banyaknya cara mendapatkan tiket murah, yuk jangan lupa untuk liburan dan mendapatkan banyak tiket murahnya. Jangan lupa bahagia bersama keluarga dan sahabat dengan traveling ke tempat-tempat indah serta mengukir memori yang tak terlupakan di Jogja. 


Tips Memilih Hotel (Akmodasi) Lokal Murah Di Bali – Airy Indonesia


Pada saat ke Bali, rasanya nuansa tradisional sangatlah kental, bahkan banyak tempat wisata yang menyatukannya dengan alam. Kalau saya pribadi, Bali adalah destinasi favorite selama ini. Bersama dengan Yogyakarta, saya selalu menempatkannya ke dalam tempat yang harus saya kunjungi kembali dalam waktu beberapa tahun terakhir. 

"Kalau ke Bali, biasanya kamu kemana?"

"Kuta, Sanur."
"Ada tempat lain?"

"Palingan ke Uluwatu."

Biasanya Bali terkenal dengan Kuta, Sanur, Uluwatu dan beberapa destinasi lainnya. Tapi, biasanya saya sudah terlalu bosan dengan tempat-tempat yang itu saja dan ingin merasakan tempat wisata lainnya yang lebih bagus dan tidak membosankan.

Sebetulnya apa saja sih destinasi wisata yang lumayan menarik di Bali dan tidak itu-itu saja. Tenang, Bali banyak menyuguhkan tempat wisata yang bagus dan tidak kalah menarik dengan Kuta dan Sanur serta daerah Denpasar lainnya. 



Wisata Unik Dan Anti Mainstream Di Ubud 

Ubud bagi saya adalah melepas penat dari hiruk pikuk keributan kota yang penuh dengan kesemrawutan. Ubud menyajikan banyak pesona alam dan budaya, jadi kita lihat apa saja yang menarik di dalamnya. 

  • Monkey Forest
  • Pasar Seni Ubud
  • Candi Tebing Gunung Kawi
  • Campuhan Ridge Walk (Bukit Campuhan)

Sensasi Menginap Hotel (Akomodasi) Lokal Ubud 


Siapa yang ingin merasakan sensasi menginap di hotel (akomodasi) lokal? Kalau saya, justru ingin sekali menginap di rumah warga, karena ingin melihat secara langsung kegiatan dan budayanya serta bisa berinteraksi langsung dengan warga setempat. 


Beberapa traveler mungkin tidak ingin berinteraksi dengan warga setempat dengan alasan tidak ingin privasinya terganggu. Kadang kala saya juga ingin privasi terjaga, namun ada kala saya juga ingin merasakan sensasinya bergaul dengan warga lokal.

Harga, juga menjadi salah satu pertimbangan untuk menginap di hotel. Kadang kala saya hanya ingin membayar apa yang saya butuhkan seperti wifi dan sarapan, tanpa memerlukan banyak fasilitas lainnya yang jarang saya gunakan. Nah, Airy Indonesia termasuk penyedia hotel yang sangat sesuai dengan budget dan fasilitasnya pun sesuai dengan kebutuhan saya. 

Bali, pulau wisata dan salah satu yang paling favorite. Bali selalu menjadi tujuan wisata yang menyenangkan dan tidak akan tergantikan oleh yang lain. Banyaknya hotel dengan budget yang lumayan terjangkau seperti Airy Indonesia ini lebih menambah lagi keinginan saya untuk kembali lagi dan lagi ke Bali.

"Kenapa Bali lagi sih?"

Jawabannya sangat sederhana, sesederhana saya suka makan nasi goreng atau pecel. Bali selalu menarik dan banyak destinasinya serta selalu menciptakan banyak tempat menarik.

Nah, Airy Indonesia dan Katadata, kemarin mengadakan talkshow dengan tema "Bersama Akomodasi Lokal". Tujuannya adalah menjadikan warga lokal sebagai tuan rumah di daerahnya sendiri dengan membuat akomodasi bernuansa lokal namun dengan standar internasional berkat Airy Indonesia.


Peran Airy Indonesia sekarang ini membuat akomodasi lokal ikut bersaing namun dengan harga yang lumayan terjangkau namun fasilitasnya sangat lengkap mulai dari WIFI, TV, Shower, Air Minum dan lainnya. Disamping itu, dampak lainnya adalah penyerapan tenaga kerja di sekitar akomodasi sehingga mengurangi angka pengangguran.

For Your Information, pada acara kemarin juga diumumkan 3 mitra yang berpotensi dalam bisnis perhotelan pastinya:

Pertama, LIV Hotel Ancol, Jakarta sebagai mitra dengan kategori nilai ulasan komplain terendah, alias best service excellent. Tepukk tangan semuanya!!!

Kedua, Residence Six Jakarta sebagai mitra best rooms facilities.

Ketiga, Poncowinatan Hotel Yogyakarta, sebagai Best Quality Improvement.



So, mulai saat ini kita memilih akomodasi lokal dengan harga yang cukup terjangkau namun tetap memiliki fasilitas yang lengkap dan nyaman ketika menginap disana. 



Menikmati Indahnya Bunga Sakura Di Sensoji Temple, Shinjuku Gyoen Dan Osaka Castle


Yah, harus nunggu lagi ya tahun depan. Ada rasa puas dan tidak puas setelah menikmati musim semi di Jepang. Orang-orang dari belahan bumi mana pun pasti akan berlomba-lomba untuk datang ke Tokyo, Osaka dan Kyoto untuk menikmati mekarnya bunga Sakura. Ketiga kota di Jepang ini memang merupakan tempat favorite menikmati bunga sakura yang mekar selain Kawaguchiko Lake, Kamakura dan Kawagoe. Diantara beberapa tempat itulah, saya memilih Sensoji Temple, Shinjuku Gyoen dan Osaka Castle sebagai tempat terindah menikmati mekarnya bunga sakura bersama keluarga atau kekasih. Orang Jepang menyebut tradisi piknik dengan keluarga, sahabat atau pacar dengan Hanami. 

Saya termasuk penggemar Sakura. Bahkan di musim dingin beberapa tahun lalu, saya sempat menemukan sakura yang mekar terlebih dahulu. Saya bersama seorang teman, Dee, sempat mencari di sekitar Sumida River. Kami menuyusuri sungai Sumida yang sangat luas untuk mencari dimana Sakura berada. Suhu pada musim dingin kira-kira berkisar antara 0 sampai 10 derajat, bahkan waktu itu sempat berada di minus 2 derajat. 

"Bagaimana Dee, kita ngga nemu Sakuranya?"

"Kalau gue mah ikut-ikut aja kalau mau cari kesana."


Dee menunju sebuah menara yang akhir-akhir ini naik daun. Tokyo Sky Tree, sebuah menara tertinggi di Tokyo, menggantikan Tokyo Tower.

Singkatnya, saya dan Dee berhasil menemukan Sakuranya. Saya menyebutnya sebagai Sakura Musim Dingin. Memang pada saat itu masih sangat dingin, namun tidak mematahkan semangat kami mencari Sakura tersebut. Dan, kini saya bisa merasakan langsung di musim semi.

Sakura memang sangat misterius dan susah ditebak. Banyak orang atau pihak yang memprediksi bahwa sakura akan mekar pada bulan Maret 2019 ini, tepatnya di tanggal  22 Maret untuk daerah Tokyo. Namun, ternyata prediksi ini agak meleset dan baru mekar pada akhir Maret 2019. Dan, beruntungnya saya bisa merasakan Full Bloomnya pada saat di Shinjuku Gyoen

Sensoji Temple, Tokyo


Sensoji Temple ini adalah salah satu icon wisata di Tokyo, Jepang. Sudah jadi kebiasaan kalau berkunjung ke Tokyo harus datang ke tempat ini. Letaknya di daerah Asakusa dan dekat dengan Sumida River. Tak jauh dari daerah ini juga terdapat Tokyo Sky Tree

Berjubel dan banyak orang, itulah kesan pertama pada saat mengunjungi salah satu kuil utama dan terbesar di Tokyo. Ciri khas Sensoji terletak di dua dewa penjaga dengan kemampuan mengeluarkan petir. Kaminari, dua penjaga yang dipercaya sebagai pengawas dari gangguan disekitar kuil sehingga pengunjung akan aman dan tentram. 

Pun begitu dengan saya yang melupakan keramaian dan menikmati gugusan bunga Sakura yang tengah mekar di sisi kiri dari kawasan penjual yang sangat ramai. Dan, kamera pun tak luput dari tangan dan jepret-jepret, semua obyek pun saya foto. 

Akses Menuju Sensoji Temple 

Dari Stasiun Tokyo naik JR Yamanote line warna hijau selama 2 menit dengan membayar 140 yen dan turun di Stasiun Kanda, kemudiam transit ke jalur Ginza line berwarna kuning selama 10 menit ke Stasiun Asakusa dengan membayar 170 yen.

Dari Stasiun Shinjuku naik JR Chuo line ke Stasiun Kanda, kemudian transit ke jalur Ginza line berwarna kuning selama 10 menit ke Stasiun Asakusa dengan membayar 170 yen.

Shinjuku Gyoen


Tak lengkap rasanya jika pada musim semi tak berkunjung ke Shinjuku Gyoen. Taman luas yang berada di daerah Shinjuku ini merupakan taman nasional dengan segala kekayaan hayati. Sebagaian besar jenis Sakura berada di Taman ini. Saya baru tahu kalau jenis sakura ternyata ada lebih dari 20an jenis dan semuanya berkumpul menjadi satu di Shinjuku Gyoen, wow rasanya sangat menyenangkan sekaligus ingin mengabadikan seluruh jenisnya.



Luasnya taman tak menjadikan kaki ini lelah untuk melangkah, malah kaki saya bergerak makin cepat dan cepat menuju ke seluruh sisi taman. Jika diukur dengan lapangan sepak bola mungkin ada sekitar puluhan lapangan sepak bola. 

Akses Menuju Shinjuku Gyoen

Shinjuku - Mon (Shinjuku Gate)
Dari JR Line, Keio Line, Odakyu Line keluar statsiun dari pintu selatan menuju jalan besar menuju ke taman. 

Sendagaya - Mon (Sendagaya Gate)
Dari JR Sobu Line, turun stasiun Sendagaya dan terus berjalan keluar menuju ke Sendagaya Mon. 

Osaka Castle, Osaka 


Dan, salah satu yang paling cantik adalah Sakura di Osaka Castle (Benteng Osaka, Kuil). Seperti layaknya sebuah benteng dan kuli yang sangat di hormati di Jepang, sakura pun memiliki makna yang dalam bagi Jepang. Sakura merupakan salah satu tanaman khas dan hanya mekar satu tahun sekali dengan durasi sekitar 7-10 hari saja. Setelah itu bunganya akan gugur dan digantikan dengan daun. Begitulah kira-kira kenapa sakura sangat berarti bagi masyarakat Jepang. 

Osaka Castle inilah merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati musim sakura karena memiliki taman yang luas dan terdapat banyak spot seperti sungai dan benteng. Apalagi biasanya apada saat musim seperti ini banyak dibuka booth makanan sehingga tidak perlu jauh-jauh menyantap makanan, cukup di Osaka Castle saja. 

Akses Menuju Osaka Castle
Akses stasiun bisa dari JR Osakajo-Koen Station, atau jika pakai Osaka Subway turun di stasiun Tanimachi-9-chome atau Morinomiya. Dari stasiun ini jalan sekitar 10-15 menit baru sampai ke depan Osaka Castle.


Setelah puas menikmati Sakura, kini waktunya pulang ke Indonesia. Sedih sih hanya bisa menikmati Sakura yang hanya sebentar saja. Oh iya, waktu mekar dan full bloom sakura di berbagai wilayah bisa berbeda dan tidak sesuai dengan prediksi, jadi waktu yang paling aman adalah sekitar awal April setiap tahunnya. 

Setelah pesawat mendarat di Bandara Soekarno Hatta sudah tengah malam. Dan, saya harus berada di Bogor pagi hari, karena saya menghadiri sebuah acara dari Pariwisata Kabupaten Bogor. Jangan khawatir karena kini di Traveloka sudah memiliki airport transfer yang bisa dipesan online dan melalui aplikasi. Nah, jadi jangan khawatir lagi ya, jadi bisa beli tiket travel bandara dilink ini .

Sampai jumpa di musim-musim Sakura yang akan lebih berbunga dan ceria lagi. Happy Sakura!


Aman dan Nyaman Jalan-Jalan (Traveling) Keliling Solo Pakai GOJEK


Teng Teng Teng Teng, Teng Teng Teng Teng.

"Mohon perhatian, kereta api Jayakarta akan tiba di stasiun Solo Balapan. Bagi Anda yang akan mengakhiri perjalanan di stasiun Solo Balapan, kami persilahkan untuk mempersiapkan diri. Periksa dan teliti kembali barang bawaan anda jangan sampai ada yang tertinggal."

Sebetulnya saya masih menahan kantuk. Maklum saja jarum jam hampir bergeser sempurna di angka 12. Dan, selama perjalanan 9 jam dari stasiun Pasar Senen, saya hanya bisa tertidur kurang lebih satu jam. 

Selebihnya, saya tertarik dengan drama Jepang yang menceritakan tentang gadis bisu dan tuli yang pandai memainkan biola. Drama seri ini sebetulnya sudah sangat lama, mungkin keluaran tahun 2006. Tapi yang spesial adalah drama inilah yang membuat saya belajar bahasa Jepang lebih mendalam. 

"Gambarimasu."

Ungkapan penyemangat dalam bahasa Jepang yang selalu saya ingat ketika saya sedang dalam keadaan terpuruk dan tidak bersemangat.

"Yuk."

Saya tidak sendiri. Bersama beberapa orang teman dari Jakarta, kami kebetulan terlibat sebuah acara di Sragen. Namun, karena Sragen tidaklah terlalu jauh dari Solo, maka kami menginap di Solo. Dan, beruntungnya lagi kami memiliki waktu yang terbilang cukup untuk jalan-jalan keliling kota Solo. Walaupun sebetulnya waktu dua sampai tiga hari ini hampir dipastikan sangat kurang bagi saya. 

Tengah malam di Solo, bikin sedikit khawatir bagaimana cara menuju ke hotel di tengah kota Solo. Jarak dari stasiun ke hotel tak kurang dari 3 kilometer. Tapi gempor juga kalau kita jalan kaki dari stasiun. 

"Kita pesan GO-CAR aja ya. Nanti patungan aja."

Saya tersenyum dan mengangguk, tanda setuju. Lagian siapa yang akan protes kalau kekhawatiran sudah sirna. Maklum sudah tengah malam dan acara kami lumayan pagi. 

"Kita berempat duluan ya."

Kebetulan jumlah kami berdelapan, jadi pas banget dibagi dalam 2 rombongan.

"Eh, mas ini tasnya?"

Saya berpandangan dengan teman saya. Kayaknya bukan tas saya, tapi tas teman saya, Aris.

"Eh, kita kerjain aja. Bilang aja kita enggak bawa tasnya. "

Di tengah malam dan sudah terlalu capek ternyata ada saja hal yang bikin saya tersenyum.


Belum genap sepuluh menit, mobil yang membawa kami pun hampir sampai di hotel. Nada dering smartphone saya berbunyi. Ternyata Aris menelpon. Dari balik kaca mobil, saya sudah melihatnya panik dan terlihat sangat bingung.

"Iya, ada kok di gue."

Saya enggak tega melihat teman saya panik, akhirnya rencana untuk ngerjain Aris batal. Dan, kami pun langsung ke kamar dan istirahat. Esoknya kami pun ke acaranya.

Solo itu di tengah-tengah antara Semarang dan Yogyakarta. Dan, di Solo inilah saya selalu menikmati sajian kuliner dan tempat-tempat wisata baik yang mainstream maupun yang jarang dilirik dan sangat jauh dari Solo sekitar satu atau dua jam dari tengah kota. 

Pilihan yang paling sempurna adalah kuliner. Inilah yang menyatukan kami semua. Dari pada berantem gara-gara tidak bisa satu suara dalam menentukan tempat wisata mana saja yang harus kami kunjungi. 

Tapi ternyata tak semudah yang dibayangkan. Baru saja turun dari GO-CAR yang kami pesan tadi di hotel. Ternyata warungnya tutup. 

"Terus kita makan apa donk?"

Kami mencoba berjalan dari pasar, ternyata tak lama kemudian sampailah di warung ayam bakar. Sebuah warung yang tidak terlalu kami kenal. Namun, rupanya perut kami memanggil. Oke, kami putuskan untuk makan di warung ini. 

Kami saling pandang ketika melahap ayam dan nasi hangat. Lalu tak sadar, nasi yang saya makan tersisa hanya satu kepal tangan lagi. Artinya hanya sesuap lagi nasi ini akan habis.

"Mba, pesan nasi satu lagi. Eh, dua."


Ternyata bukan hanya saya saja yang merasakan kenikmatan melahap ayam bakar ini. Peruntungan kami memutuskan makan di sini tidaklah salah. Ayam bakar dan cap caynya memang the best. Kami puas dan kenyang malam itu. 

Setelah mampir di warung, ini ternyata kami belum puas dan memutuskan untuk mampir ke Solo Paragon, bebuah mall yang tak jauh dari hotel kami. Dan, lagi-lagi GO-CAR menyelamatkan kami. Kami tak harus menunggu waktu lama, karena hanya kurang dari lima menit, mobil berplat AD ini sudah di depan mata kami. 

"Siam Paragon ya Pak."

"Iya Mas."

Saya duduk paling depan sementara tiga orang lainnya berjejer di jok tengah. 

"Siam Paragon? Solo Paragon kali?"

Saya tersenyum mengetahui kesalahan saya menyebutkan mall terbesar di Solo ini. Maklum saya dan Rafel baru saja membahas Thailand. Rafel ini pandai berbicara mengunakan bahasa Thailand

"Sawadee Krab."

Saya hanya mampu mengucapkan itu saja, sementara Rafel sudah berbicara lancar dengan logat Thailand yang melengking, salah satu ciri khas logat negeri gajah putih.


Berkat GOJEK, saya dan teman-teman bisa menjangkau tempat-tempat strategis di Solo dalam hitungan menit. Oh iya, selain itu sekarang sudah ada fitur-fitur keamanan seperti Tombol Darurat di GO-CAR, Bagikan Perjalanan, dan sudah dilengkapi perlindungan asuransi. Jadi, semakin tidak khawatir lagi jika jalan-jalan atau traveling keliling kota Solo

Esok kami memiliki rencana mengunjungi Pura Mangkunegara dan Pasar Klewer serta kembali lagi ke Mall Solo Paragon

Seperti biasa, kami memesan GO-CAR. Dan, kali ini gilirannya jatuh pada Uwan dan Rafel. Seperti biasa kami memesan dua mobil karena jumlah kami yang bertujuh, karena satu orang sudah pulang terlebih dahulu. 

Saya tidak pernah meragukan kualitas Driver GO-CAR karena sudah sangat terlatih, bahkan sudah sangat mahir. Shut, mau tahu enggak kenapa bisa mahir sepert ini? Rupanya setelah melewati seleksi ketat, mereka juga diberikan modul pelatihan yang berisi informasi mengenai cara menggunakan aplikasi pengarah jalan, cara merawat kondisi kendaraan, patuh pada peraturan lalu lintas, dan cara memberikan pelayanan yang baik.

Untuk semakin meningkatkan kemampuan berkendara dengan aman, GOJEK bekerja sama dengan Rifat Drive Labs (RDL) dalam penyelenggaraan pelatihan bagi para driver.


Program RDL GOJEK ini diinisiasi Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar. Melalui program ini, mitra driver diberikan pelatihan seperti pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre trip inspection dan sesi praktek.

Dalam waktu 4 tahun lebih dari 300 ribu driver telah mengikuti program ini di 20 kota di Indonesia. Antusiasme pun tak menurun sampai sekarang, RDL GOJEK masih berjalan setiap bulannya dan diikuti sekitar 10 ribu driver.

GOJEK memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #TrikNgetrip. Program ini memberikan edukasi kepada mitra dengan cara yang menyenangkan mengenai memberikan pelayanan terbaik, dan tips dalam berkendara serta perjalanan.

Tak hanya itu, GOJEK juga menyelenggarakan serangkaian workshop dalam upaya meningkatkan keterampilan mitra driver melalui Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional di bidangnya masing-masing untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lainnya.

Jadi, nggak ada alasan untuk takut driver nggak bisa mengatasi masalah yang terjadi saat melakukan trip. Mereka udah andal semua!

Untuk para mitra driver yang telah memberikan pelayanan prima dan memiliki kontribusi lebih di masyarakat, GOJEK turut mengapresiasi dengan memberikan sebuah penghargaan, bernama Driver Jempolan. Penghargaan ini diberikan GOJEK untuk memotivasi para mitra driver untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan mereka. Penghargaan ini disematkan pada driver berupa pin pada jaket GOJEK mereka.

Lah kalau misalnya malam-malan sendirian dan pengen share perjalanan, ke keluarga atau teman bagaimana? Memang GOJEK sudah ada fitur ini? 

Tenang aja, GOJEK sudah memiliki fitur bagikan perjalanan. Bagikan Perjalanan ini adalah fitur yang memungkinkan pengguna membagikan tautan kepada keluarga atau kerabat melalui Whatsapp, LINE, SMS, atau aplikasi bertukar pesan lainnya.

Tautan berisi informasi berupa titik pick up dan drop off; informasi pengendara secara detail baik nama, nomor kendaraan, dan nomor pesanan; serta live location (lokasi saya sekarang). Dengan fitur ini, pengguna dapat merasakan keamanan karena perjalanannya dipantau oleh orang-orang terdekatnya. 

Ya, saya merasa aman dan nyaman. Dan, sudah merasakan namanya #UninstallKhawatir. Setiap saya berada di wilayah mana pun, saya selalu menanyakan, apakah kota ini sudah ada GOJEK-nya. Bahkan, di kota kelahiran saya, Pemalang pun sudah ada GOJEK. 

"Eh, ini kan hari Senin. Biasanya museum tutup semua."



Saya berusaha mengecek apakah betul Pura Mangkunegara ini termasuk yang meliburkan diri atau tidak. Ternyata saya salah, Pura ini merupakan kediaman keluarga keraton yang dikelola oleh pribadi sehingga dibuka setiap hari. 

Dan, kami keliling di dalam Pura Mangkunegara ditemai dengan seorang pemandu. Pemandu kami mungkin cukup sabar, karena tujuan saya dan teman-teman tak lain tak bukan adalah foto-foto. Bahkan setiap sudut Istana ini pun kami selalu berhenti.

"Ayo kita ke dalam."

Otomatis kami menghentikan aktivitas foto-foto dan segera masuk ke dalam. Dan, setelah dari singasana, kami masuk ke taman yang menyajikan ornamen perpaduan antara Jawa dan Eropa. 

Saya sebetulnya sangat kagum. Sampai-sampai saya menyimpulkan kalau pada ratusan tahun silam, antara Keraton dan Kerajaan lain di belahan dunia sudah menjalin sebuah kerjasama, jauh sebelum berdirinya Indonesia. 

Puas berputar-putar dan foto-foto di dalam Pura Mangkunegara, kami melanjutkan perjalanan ke pasar Klewer untuk mencari batik. Sebetulnya sebelum ke Mall Solo Paragon, kami singgah sebentar di Keraton Surakarta Hadiningrat. Namun sayang, Keraton sudah tutup beberapa menit lalu. Tapi seperti biasa, kami masih menyempatkan diri untuk berfoto disana. 

Lalu destinasi wisata mana lagi yang harus dijelajahi selain yang sudah disebutkan diatas? Tenang saja, saya masih memiliki rekomendasi wisata di kota Solo.


Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman merupakan kawasan di dekat pasar Kliwon. Konon, kawasan kauman ini merupakan kampung khusus sebagai pembuat batik dari keluarga Keraton. Selain pengrajin batik, kamu bisa juga berfoto-foto di sekitar berupa bangunan kuno yang bagus sebagai peghias feed instagram kamu.

Pasar Triwindu

Tak jauh dari Pura Mangkunegaran, berjalan sekitar 5-10 menit, kamu bisa menemukan pasar Triwindu. Pasar ini merupakan pasar barang unik dan antik yang sangat langka serta jarang ditemukan dipasar. Seperti aku kan, satu-satunya di dunia ini loh? Hahaha.

Agrowisata Sondokoro

Suasana alam yang rindang membuat banyak orang menyukai Agrowisata Sondokoro. Tempat ini buka dari 08.00 hingga 17.00. Di Agrowisata ini, kamu akan dimanjakan dengan terapi ikan, pijak refleksi, kuliner lezat, dan sebagainya. Kamu bisa bebas bermain sepuasnya, ada kolam renang dan flying fox.

Benteng Vastenburg

Benteng ini merupakan peninggalan Belanda yang dulunya digunakan untuk mengawasi Surakarta. Benteng ini dibangun sekitar tahun 1745 di kawasan Gladak. Benteng ini merupakan salah satu icon selain Keraton. Jadi jangan sampai tidak foto di benteng ini jika mengunjungi Solo. 


Saya tersenyum puas setelah sampai di Mall Solo Paragon. Setidaknya saya sudah keliling dan jalan-jalan di Solo berkat bantuan GOJEK. Salah satu kekhawatiran saya sudah hilang, bahkan sudah saya #UninstallKhawatir

"Beberapa fitur GOJEK ini bisa digunakan kalau update aplikasi."

Oh iya, saya jadi ingat kalau fitur-fitur keamanan seperti Tombol Darurat di GO-CAR dan bagikan perjalanan hanya terdapat di aplikasi GOJEK yang paling ter-update

Fitur Tombol Darurat ini memungkinkan pengguna mendapatkan rasa aman karena GOJEK menyediakan tombol yang dapat digunakan untuk keadaan atau situasi darurat. Tombol tersebut akan langsung terhubung pada Unit Darurat GOJEK yang siap melayani 24/7. Kabar baiknya nih, Tombol Darurat sudah bisa diakses customer GO-CAR se-Indonesia. Semoga bisa segera diakses di GO-RIDE ya. Tapi ya, semoga saja fitur ini nggak terpakai deh karena perjalanan kita aman-aman saja.

Selain fitur keamanan, apalagi yang sangat membantu para traveler atau pejalan khususnya di Indonesia?

Kini jika terjadi kecelakaan atau pencurian selama perjalanan, maka kita bisa memanfaatkan perlindungan asuransi. Tenang saja, perjalanan menggunakan layanan GO-RIDE kita dijamin kok dari titik penjemputan hingga lokasi tujuan.

Asuransi GO-RIDE ini merupakan hasil kerja sama GOJEK dan platform asuransi digital. Asuransi penumpang GO-RIDE ini otomatis aktif, berlaku se-Indonesia, dari waktu penjemputan hingga tiba di tujuan.


Solo memiliki kenangan, bahkan saya ingat betul ketika beberapa tahun lalu saya seorang diri menjelajah kota Liwet ini. Saya sangat terbantu dengan GOJEK. Sekitar 4 hari saya menjelajah Solo tanpa ada rasa khawatir dan merasa beruntung karena dapat menjelajah destinasi wisata yang tak biasa, atau anti-mainstream.

Tidak ada lagi rasa khawatir pada saat menjelajah setiap sudut Indonesia, karena saya merasakan keamanan dan kenyamanan di setiap perjalanan dengan GOJEK. 

Dan, sudah saatnya saya #UninstallKhawatir dengan menggunakan GOJEK. Oh iya jangan lupa untuk update aplikasi GOJEK sehingga bisa menggunakan fitur-fitur keamanan terbaru ini.

Yuk, sudah waktunya pakai GOJEK!