Mengatur Keuangan Sebagai Freelancer: Asuransi Kesehatan Adalah Keharusan


Ketika saya bilang mau jadi freelancers, respon orang-orang terdekat alias keluarga adalah: “Kamu yakin?”

Respon yang sudah bisa diduga mengingat  buat sebagian besar orang tua kerja kantoran adalah sebuah keharusan. Anggapan ini nggak salah kok, karena dengan jadi orang kantoran penghasilan tiap bulan sudah pasti terjamin. Sedangkan freelancers? Dapat job aja banyak nggak pastinya, belum lagi pembayaran yang berisiko tertunda. Wah, siap-siap gali lobang tutup lobang.

Alhamdulillahnya kekhawatiran itu nggak terbukti. Saya bersyukur sejauh ini melakoni profesi freelancer lancar-lancar aja. Awalnya sih sempat khawatir ya, banyak cerita seputar pekerja lepas yang saya dengar dari teman-teman itu nggak enak banget. Permasalahan klasiknya adalah perkara invoice yang susah cair. Kebiasaan cenderung menghabiskan uang ketika transferan baru masuk juga bikin keuangan kempis tapi nggak ngembang-ngembang. Kalau jadi orang kantoran, ngabisin uang sekarang sih masih aman ya karena bulan depan masih ada yang namanya gajian. Tapi kalau freelancer? Siap-siap aja berteman baik dengan bokek hahaha.


Nah, biar nggak terjebak jadi sobat missqueen saya mau berbagi tips yang sudah saya terapkan sebagai freelancers. Semoga bermanfaat ya

Bangun branding dan networking

Sekarang ini, banyak sekali jenis pekerjaan sebagai freelancer yang bisa diambil: programmer, desainer, influencers, content creator, atau blogger seperti saya. Jangan khawatir kehabisan job, saya percaya rejeki pasti ada jalannya. Tapi tetap usaha dengan memperhatikan kualitas pekerjaan. Memiliki personal branding yang spesifik akan lebih baik. Salah satu alasan saya menggeluti dunia blogging adalah karena saya suka menulis dan bercerita. Dengan kesenangan saya traveling ini membuat saya kemudian memilih travel blogger sebagai branding. Jangan lupa juga untuk menjalin networking dengan siapa saja, karena peluang cari uang bisa datang lewat jalur yang kadang nggak terduga. Saya pernah dihubungi sebuah agency yang mendapatkan rekomendasi dari salah satu relasi: temannya si X yang pernah ketemu mas Salman di acara Y. Wah bener-bener ya silaturahmi membuka rejeki!!

Berapa rata-rata penghasilan bulanan

Sebagai freelancer, memang sih pendapatan yang diterima setiap bulan nggak tentu. Tapi pasti ada angka rata-rata yang bisa dihitung kan? Ada baiknya membuat satu rekening khusus untuk transferan dari agency supaya ketahuan angkanya. Sudah dapat? Nah sekarang lihat apakah berada di ambang batas UMR atau justru di bawah hehehee… Kalau iya, waktunya memecut diri lebih keras bagai quda.


Berapa pengeluaran bulanan 

Nah bagian ini yang sudah pasti bakal diisi dan sedikit bikin ngeri hahaha… Bukan apa-apa, dengan items belanja rutin bulanan yang sama dari tahun ke tahun kenapa harganya kayak badan ya: melar terus. Sudah nemu angkanya? Nah sekarang bikin patokan, jangan sampe jajan per bulan melebihi ini. Self reward sekali-kali boleh, tapi jangan mentang-mentang transferan baru diterima terus kebablasan jajan. Ingatlah bahwa jalan masih panjang dan nggak ada dalam kamus yang namanya gajian hahahha

Bikin pos pengeluaran 

Sudah ketahuan pengeluarannya apa aja kan? Buat pos tersendiri: belanja bulanan, transportasi, entertain klien, jajanin keponakan,... wah banyak ya! Ini semua harus dicatat dalam satu pembukuan.  Nggak harus pakai buku macam akuntan kok, sekarang banyak aplikasi smartphone yang bisa dipakai. Begitu invoice cair, langsung deh masukkan ke dalam masing-masing pos pengeluaran. Jangan segan juga memangkas pos pengeluaran yang kurang perlu ketika job lagi sepi. Kalo ada sisanya? Alhamdulillaah ada tambahan buat jajan hahaha. Silakan digunakan buat memanjakan diri atau justru mau investasi?


Pikirkan masa depan

Ingat ya jadi freelancers itu nggak bisa selamanya, lah sama sih kayak orang kantoran. Ada fasenya kita akan masuk usia pensiun dan gak produktif lagi. Kecuali kamu JK Rowling yang bisa nikmatin royalti novelnya, punya tabungan buat masa depan itu WAJIB hukumnya. Bentuknya bisa berupa tabungan saham atau reksadana. Dua investasi favorit ini, sekarang makin gampang kok dilakukan. Bisa lewat aplikasi smartphone dan nominalnya pun nggak harus besar. 

Sudah punya asuransi?

Nah yang ini sering kelewatan nih. Freelancer itu apa-apa sendirian (loh ini freelancer apa jomblo sih?). Maksudnya dari nyari job sampai jaga-jaga kalau ada kejadian nggak terduga seperti sakit atau kecelakaan. Maunya siiih sehat terus, tapi kan kita hidup nggak selamanya lurus ya? Kitanya udah hati-hati eh tau-tau jadi korban kecerobohan orang di jalan. Masuk rumah sakit, duitnya dari mana?

Makanya nih, saya juga mempersenjatai diri saya dengan asuransi kesehatan. Nggak mau aja kalau tabungan saya kepake untuk bayar biaya rumah sakit. Apalagi kalo sampe ngutang, no way! Kartu kredit bisa aja dipakai tapi berapa sih limitnya? Kalau maksain berobat pakai kartu kredit malah tambah sakit hahahah…


Untuk asuransi kesehatan, saya pilih yang preminya nggak terlalu memberatkan. Senengnya nih sekarang banyak yang preminya lumayan murah. Tapi, saya juga gak mengabaikan soal perlindungan yang bakal didapat. 

Kamu gimana?

Tip Dan Trik Agar Tetap Fotogenik Dalam Setiap Foto Atau Selfie


Menjadi menarik dalam foto sudah menjadi sesuatu keharusan, apalagi sebagai seseorang yang dituntut tampil sempurna dalam segala suasana. Tidak ada istilah gagal pose atau gagal foto menuntut kita semua mencari-cari cara bagaimana tampil selalu fotogenik dan tetap fresh. 

Kadang kala, foto tidak mereperentasikan bagaimana sebetulnya bentuk wajah dan bentuk badan kita. Seharusnya seseorang yang cantik atau tampan akan selalu bagus difoto, namun ternyata setelah melakukan beberapa angle justru tambil kebalikannya. Atau sebetulnya kita memiliki tubuh ideal, namun sangat bertolok belakang ketika hasil foto yang didapat malah gemuk dan tidak proporsional.

Nah, kalau kamu semua memiliki problem ini, jangan bersedih, karena bukan kamulah satu-satunya orang yang memiliki masalah ini. Namun, saya punya beberapa tip dan trik agar tetap fotogenik dalam setiap foto atau selfie. Mau tahu caranya, yuk ikuti 

Pilihlah Angle Terbaik


Pada saat melakukan foto, pilihlah angle terbaik yang kamu miliki. Untuk menemukan anglenya, seringlah melakukan selfie atau foto dengan berbagai angle. Nah setelah melakukan eksperimen ini, lakukan terus menerus angle terbaikmu. Dijamin, semua foto yang diupload di instagram akan menuai banyak likes. 


Mengenakan Pakaian Terbaik 


Fashion is not about perfection, but its about you and your world. Bisa dbilang fashion itu duniamu, fashion itu kenyamanmu. Berusahalah memiliki pakaian terbaik dan nyaman pada saat akan melakukan foto atau selfie. Konon, pakaian nyaman akan menaikan mood hari kamu, sehingga foto yang dihasilkan akan terlihat cerah dan ceria. Bahkan, apabila pakaian ini bagus, akan membuat tubuh kamu terlihat lebih slim dan proporsional.

Percaya Diri Dan Ekpresif 


Percaya diri ini adalah kunci. Bagaimana kamu maau menampilkan potret diri sendiri kalau kamu terlihat tidak nyaman dan percaya diri pada saat lensa kamera menghadap ke arah kamu. Stoped it. Kamu harus percaya diri dan mulailah mengekspresikan diri. Mimik muka yang ekspresif membuat fotomu lebih berbicara dan tampak berbeda dari foto-foto lainnya. Bisa dibilang its your time to be cheerfull.


Fotografer Adalah Temanmu

Saat melakukan foto, biasanya teman atau seseorang akan bertindak menjadi fotografer. Bagus atau tidaknya foto sangat bergantung dengan Fotografer ini. So, kamu harus dengan jelas dan tegas melakukan instruksi apa yang harus dilakukan fotografer dadakan itu. Syukur-syukur, mereka adalah benar-benar yang terbiasa memegang kamera. Hasilnya, foto kamu akan terlihat lebih bagus dan merupakan foto terbaik dan bisa langsung diupload ke instagram. 

Smile 


Senyum adalah obat yang luar biasa. Sesorang pernah berkata mengenai senyum dan memang betul, senyum melatih otot-otot dan membuat peredaran darah di muka lebih lancar. Bahkan, jika seseorang senyum maka lawan bicara atau lingkungan sekitar akan meresponnya dengan senyum. Namun senyumnya tidak dibuat-buat ya, harus tulus dan ikhlas.

Senyum membuat fotomu akan terlihat lebih energik. Jangan khawatir tidak memiliki senyum yang bagus. Tunjukan gigimu dan senyumlah, maka mood dalam diri akan menjadi ceria dan gesture ceria akan membuat foto lebih hidup dan menginspirasi orang lain yang melihat foto untuk tersenyum. Smile and chesee.

Your Camera Is Your Weapon


Bisa dibilang untuk menghasilkan foto bagus dibutuhkan kamera yang mumpuni. Artinya, senjata kamu pada saat foto adalah kamera. Kamera memiliki ragam yang banyak misalnya DSLR, Mirrorles, Smartphone dan lainnya. Nah, kalau tidak mau ribet dan bisa dibawa kemanapun, pilihlah smarthphone. Berita bagusnya datang dari Samsung galaxy terbaru ini menawarkan ragam tipe yang mampu menjawab semua keraguan kamu. Yup, smartphone ini bisa kamu andalkan disegala suasana, tempat dan bahkan ketika ribet di puncak gunung tertinggi, kamu bisa mengabadikan awan-awan, langit dan dirimu dengan smartphone. Praktis bingits.

Software Is Your Choice

Nah bagi penguna software, tidak ada salahnya hasil foto diedit dengan software yang ada di smartphone atau PC komputer. Tujuannya adalah menyempurnakan hasil foto yang kurang warna atau kurang tajam bukan malah merubah bentuk tubuh ya. So, mengunakan software pun harus bijaksana jangan sampe menjadi bumerang bagimu karena menyalahgunakannya. 

So, semoga tip dan trik ini menjadikan foto-foto dan selfiemu lebih bagus dari biasanya.