Hydration Talk : Minuman Kemasan Bikin Gemuk ?


Sadar ngga sih kita sering minum air kemasan tanpa melihat kandungan yang terdapat didalamnya? Dan, kita selalu terlena karena sudah haus dan cuaca sangat panas. Minum sekaligus satu botol dan rasanya haus yang mendera itu sudah terhapus begitu saja. Tapi tahu ngga sih sebetulnya satu botol itu bukan sekali minum? Tahu ngga sih di dalam air minum kemasan itu mengandung banyak kalori atau karbohidrat bahkan gula dan natrium yang membuat tubuh kita bukan tambah sehat dan segar malah akan terlihat sebaliknya.

Saya banyak mendengar seorang yang meninggal karena serangan jantung atau diabetes gara-gara minuman kemasan. Mirisnya lagi bukan dari usia senja melainkan dari usia muda dan produktif. Bayangkan saja, setiap hari ia minum air kemasan dengan kadar gula dan zat-zat lain secara berlebihan sehingga membuat kerja organ tubuh menjadi terhambat. Kebiasaan ini ia lakukan setiap hari bahkan dalam satu hari ia bisa menghabiskan 2-5 botol minuman kemasan. 


Sepertinya yang kita nikmati itu tidak ada pengaruhnya bagi tubuh kita, namun setelah akumulasi lebih dari kebiasaan tahunan, maka tubuh akan memberikan tanda-tanda yang kurang baik. Seperti buang air secara berlebihan, tubuh mulai letih dan lesu serta banyak tanda-tanda lainnya yang membuat kita menjadi sangat tidak sehat. 

Lalu apakah benar minuman kemasan membuat kita gemuk? Jawabannya bisa iya bisa juga tidak. Iya karena yaang kita konsumsi sangat banyak dan berlebihan setiap harinya, dan tidak apabila kita tahu kandungan gizi dan zat yang terkandung dalam minuman serta minum sesuai dengan takaran saji serta tidak berlebihan. 


Masyarakat Indonesia memang sangat suka dengan gula termasuk saya. Tidak dipungkiri kebiasaan meminum teh dengan gula setiap hari membuat kita ketergaantungan dan tidak bisa lepas dari gula. Rasanya jika kita minum teh tanpa gula itu akan terasa hambar, padahal kita harus tahu aroma dan rasa teh sebetulnya tanpa adanya embel-embel gula. Seperti penikmat kopi yang bisa menikmati keaslian rasa kopi tanpa gula, sebetulnya ini bisa berlaku bagi seluruh minuman. Rasa yang jujur dari minuman itu akan terasa nikmat tanpa campuran gula. Biasanya kalau ke luar negeri terutama Jepang, maka banyak sekali teh kemasan yang tidak mengandung gula sama sekali sehingga rasanya betul-betul teh dengan aroma-aromanya. 

Obesitas itu menjadi momok bagi siapa saja termasuk saya. Saya berusaha untuk menguransi porsi makanan dan mengganti ya dengan yang lebih sehat seperti sayur dan buah. Selain itu juga mengurangi konsumsi gula dalam minum dan beralih ke air putih yang lebih sehat dan lebih murah.


Dalam Hydration Talk lalu, saya terkejut dengan fakta bahwa kita sebetulnya harus lebih memperhatikan lagi minuman kemasan yang ada di supermarket dan mini market. Perhatikan hal-hal kecil seperti label dan takaran serta kandungan gizi. Jangan sampai kita mengkonsumsi tanpa memperhatikan berapa kalori yang tercantum dalam label sehingga kita terlalu berlebihan. 

Selain itu, perhatikan keseimbangan nutrisi sehingga badan kita akan tetap sehat dan jiwa dan pikiran akan lebih fresh dan sehat juga. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.


Sudah saatnya kita memperhatikan detail sampai ke label dan takaran saji yang dianjurkan. Kalau bukan kita yang mulai dari hal-hal kecil ini siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi kita dapat memulainya.