Episode 03 – Tentang Podcast di Indonesia

Hola! Lagi-lagi podcast yang ngomongin podcast. Segmen “In My Sok Tau Opinion” kali ini ngobrolin soal podcast-podcast Indonesia yang belakangan ini semakin rame. Ada beberapa podcast yang gue rekomendasi dan nanti juga akan gue rekomendasi lebih banyak lagi di episode selanjutnya. (Daftar podcast yang disebut di episode ini dan juga list aplikasi podcast player semua ada di bawah lengkap dengan tautan/ linknya.)

Shout out buat teman-teman podcast Indonesia, gue pinjem beberapa episode podcast kalian buat dicuplik di sini ya.

Selamat mendengarkan. Bisa didengar di player di bawah ini, atau mau dengar langsung di sini juga bisa.



Time Code:
Nggak ada waktu denger semua? Berikut ini indeksnya. Klik time code buat dengerin per-bagian.

  • 02:48 – Podcast itu apaan sih?
  • 06:11 – Apa saja kelebihan podcast?
  • 10:56 – Aplikasi-aplikasi buat dengerin podcast
  • 12:31 – Podcast-podcast Indonesia rekomendasi gue
  • 02:48 – Tips paling penting – menurut gue- untuk para Podcaster

 

List Aplikasi Podcast Rekomendasi Gue:

Catatan Teknis:

  • Episode ini direkam di luar (di kafe tepatnya) dengan aplikasi voice recorder bawaan Xiaomi Redmi Note 4. Gue pakai trik standar gue, yakni dengan menempelkan HP di telinga seolah sedang menelepon. Gue biasa pakai cara ini karena pertama gue cenderung terdengar natural karena serasa ngobrol di telepon dan bukan di depan mikrofon. Alasan kedua, ini teknik anti-kepo dan tidak mengundang perhatian, karena orang akan melihat kita seolah sedang telepon saja hehehe
  • Editing dan Mixing dilakukan dengan Audacity Portable (Ini adalah versi portable dari Audacity yang bisa disimpan di USB Flash Disc dan dibawa kemana-mana. Kebetulan ini gue edit di laptop kantor di sela-sela makan siang. Kebetulan laptop kantor tidak memperbolehkan install aplikasi macam-macam. Jadi gue tinggal colok USB dan nyalain Audacity Portable haha
  • Oya, edisi ini tidak di levelling seperti biasa. Jadi volumenya agak kecil dari biasanya, tapi lumayan ballance lah…
  • Music used in this episode: “Carpe Diem” by Kevin MacLeod (incompetech.com) – Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Enjoy 🙂

RH

Episode 02 – Kepo Buku: Dari Panama Papers, Logical Fallacies sampai Laut Bercerita

Inilah episode perdana Segmen Kepo Buku yang melulu ngobrolin soal buku oleh tiga orang yang terpisah di tiga negara: Rane (Bangkok), Steven Sitongan (Ambon, Indonesia) dan Hertoto Eko (Singapura). Di bagian awal kita membicarakan secara singkat buku-buku apa saja yang sedang di baca, lalu masing-masing mencoba mengulas satu buku pilihan.

Kita juga akan bagi-bagi buku gratis (disponsori oleh Toko Buku Online Ksatria Buku.) Buku apa dan bagaimana caranya? Selengkapnya kepoin aja di podcast episode ini yang bisa didengarkan di bawah ini atau langsung ke Soundcloud di sini.



Episode ini berdurasi hampir satu jam, pas buat didengarkan di jalan pulang pergi kantor atau sekolah/ kampus. Tapi kalau mau dicemil sedikit-sedikit, silahkan di sini:

Bagian Pertama – Lagi baca buku apa aja?

Bagian Kedua – Buku pilihan Toto: Mastering Logical Fallacies: The Definitive Guide to Flawless Rhetoric and Bulletproof Logic – Michael Withey

Bagian Ketiga– Buku pilihan Steven: The Panama Papers: Breaking the Story of How the Rich and Powerful Hide Their Money – Bastian Obermayer & Frederik Obermayer

Bagian Keempat – Buku pilihan Rane: Laut Bercerita – Leila S. Chudori


Buku yang dibahas di episode ini:

Non Fiksi:

  • Hit Refresh: The Quest to Rediscover Microsoft’s Soul and Imagine a Better – Satya Nadella
  • The Mixer: The Story of Premier League Tactics, from Route One to False Nines – Michael Cox
  • The Panama Papers: Breaking the Story of How the Rich and Powerful Hide Their Money –  Bastian Obermayer & Frederik Obermayer
  • Mastering Logical Fallacies: The Definitive Guide to Flawless Rhetoric and Bulletproof Logic – Michael Withey
  • God: A Human History – Reza Aslan
  • Post-Truth: How Bullshit Conquered the World – James Ball

Fiksi:

  • Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu – Mahfud Ikhwan
  • Ratu Sekop dan cerita-cerita lainnya – Iksaka Banu
  • Laut Bercerita – Leila S. Chudori

 

SPONSOR:

Episode Kepo Buku ini disponsori oleh Ksatria Buku (Silahkan lihat koleksi buku mereka di Tokopedia atau Instagram)

 

Tautan Terkait:

 

Catatan Teknis:

  • Karena durasi yang sangat panjang, saya bereksperimen dengan menyediakan pecahan-pecahan yang bisa dicemil secara terpisah. Semuanya diunggah ke Soundcloud, namun tanpa menyertakan RSS karena sengaja agar tidak tampil di iTunes dan malah jadi membingungkan.
  • Musik pembuka dan latar: Life of Riley karya Kevin MacLeod (incompetech.com– recommended buat yang nyari musik-musik bebas royalty buat podcast)

 

Hak Cipta:

This episode of Suarane Podcast is licensed under a Creative Commons License.
Selamat menikmati!
-RH

Episode 01 – Hidup Dalam Tempurung

Selamat Tahun Baru 2018! Episode pertama di tahun yang baru ini adalah segmen solo-podcast “In My Sok Tau Opinion“. Sebuah podcast yang sangat personal, agak subyektif dan sedikit kontemplatif.

Jadi gue baru saja nonton salah satu episode Ted Talk lama oleh seseorang bernama Eli Pariser dan lantas merasa menemukan jawaban atas kegalauan gue akhir-akhir ini melihat makin konyolnya kita adu rusuh di dunia online, bahkan juga sudah merambah offline.

Bisa didengarkan lewat player di bawah atau langsung ke soundcloud di sini.



Tautan Terkait:

*Disclaimer:

  • Podcast ini mengutip sebagian dari episode Ted Talk oleh Eli Pariser
  • Musik yang dicover di episode ini hak ciptanya ada pada pemiliknya dan saya cover bukan untuk tujuan komersil

Suarane Episode 12 – Cerita Ukulele

Ini kisah persahabatan gue dengan ukulele hehe.. Awalnya gue menganggap ukulele itu alat musik yang nggak keren, tapi kemudian jadi kepincut. Dalam episode ini gue share cerita tentang hobi main ukulele, apa itu ukulele, jenis-jenisnya, di mana bisa belajar online secara gratis, inspirasi gue main ukulele dan juga beberapa cover yang pernah gue bikin. Episode ini gue persembahkan buat para penggemar ukulele dan mereka yang tertarik main ukulele..

Mengutip kata-kata “dewa” ukulele Jake Shimabukuro, ukulele itu adalah alat musik perdamaian dan penyebar kebahagiaan. ? Jadi semoga episode yang “full music” ini bisa ikut menyebar kebahagiaan buat semua. Bisa didengarkan di player berikut ini atau ke link di Soundcloud. Enjoy

[Link untuk mendengarkan langsung di Soundcloud]

*Catatan:
Lagu-lagu yang digunakan di episode ini semua gue cover kecuali disebut sebaliknya. Ada yang utuh ada yang hanya cuplikan saja. Kebanyakan tidak direkam secara live melainkan rekaman dari cover-cover yang pernah gue buat sejak tahun 2010. Berikut daftarnya:

  • Keroncong Pertemuan – Koes Plus
  • Can’t Help Falling in Love – Elvis Presley (versi Twenty One Pilots)
  • Creep – Radiohead (Cuplikan dari Youtube Fathia Izzaty)
  • Pergi Pagi Pulang Pagi – Armada (Cuplikan dari Youtube Ferro Chocolatos)
  • What A Wonderful Road – Dwayne Johnson (Cuplikan dari Youtube)
  • Somewhere Over The Rainbow – Israel Kamakawiwo’Ole cover
  • While My Guitar Gently Weep – Jake Shimabukuro (cuplikan dari Youtube)
  • Smile/ The Charlie Chaplin Song – Lyrics by Turner and Parsons
  • Come As You Are – Nirvana
  • Like A Rolling Stone – Bob Dylan
  • Ruby Tuesday – Rolling Stones
  • House of Gold – Twenty One Pilots
  • Energetic – Wanna One
  • Matahari (OST Badai Pasti Berlalu) – Berlian Hutahuruk
  • I’ll See You In My Dreams – Joe Brown

Link untuk belajar ukulele favorit gue ada di sini: https://www.youtube.com/user/TheUkuleleTeacher

Gue pakai ukulele merek Tom seri TUT-700TN (http://www.tomukulele.com/en)

—-
**Disclaimer: Semua hak cipta lagu yang gue cover di episode ini sepenuhnya milik pada para komposernya. Gue hanya cover untuk tujuan hiburan dan bukan komersil.

Copyrights to the songs covered in this podcast belongs to the rightful composer/owner. I’m covering it purely for entertainment purposes and not for commercial use.

Blog: Perabotan Podcast

Hola! Banyak yang tanya memangnya podcast Suarane itu pakai alat apa saja sih? Oke, saya memang pernah bilang bahwa alat podcast terbaik itu adalah apa yang ada di tangan kita, dan itu saya sendiri sudah membuktikan. Namun sejak kerja di radio dan juga memulai podcasting, saya juga mencoba investasi beberapa alat, mulai dari yang paling sederhana sampai ke yang -agak- canggih, mulai dari ponsel sampai digital recorder, mulai dari software gratisan sampai berbayar. Bisa dilihat di video di bawah ini atau nonton langsung di Youtube. Enjoy!

Suarane Episode 11 – Riyogarta dan Seduh Kopinya

Podcast Suarane kali ini ngobrol tentang serba-serbi kopi bersama Riyogarta Pratikto, pemilik kedai Seduh Kopi di Tangerang Selatan yang mengkhususkan pada kopi-kopi yang diseduh secara manual. Apa maksudnya diseduh secara manual? Benarkah kopi enak itu harus pahit? Benarkah merokok justru merusak cita rasa kopi? Pokoknya segala macam soal kopi kita obrolin.

Gue sudah kenal lama dengan Rio dan keluarga sejak zaman kita sama-sama hobi blogging. Tapi baru belakangan ini dia rupanya tertarik mengembangkan hobinya pada kopi dan semua dia ceritakan di Facebooknya. Gara-gara itu gue tertarik untuk tahu lebih banyak, termasuk pengetahuannya yang luas soal kopi.

Silahkan didengar di player berikut ini atau langsung dengar di akun Soundcloud gue di sini. Jangan lupa add gue di Soundcloud ya ?

 

*Catatan Teknis:
Di Episode kali ini juga gue mulai pakai ukulele untuk musik pembuka dan penutup, termasuk juga sebuah lagu cover di akhir wawancara. Sebuah lagu dari Bob Marley yang bertemakan kopi. Lebih asik lagi kalau episode ini didengarkan sambil ngopi.. Mantap! ?

Di episode ini juga gue mencoba menggunakan software “Levelator” untuk levelling suara. Selama ini proses levelling semua unsur suara gue lakukan secara manual di Audacity dan itu sangat memakan waktu. Buat yang tertarik pakai Levelator, bisa didownload secara gratis di conversationsnetwork.org/levelator. (Tersedia buat OS, Windows dan -yes- Linux. Sayang sofware ini sudah “final” dan tidak di update lagi oleh pengembangnya. Semoga terus compatible.

-rh-

Suarane Episode 11 – Mput dan Pak Guru Bahasa Thailandnya

Episode 10 ini adalah segment “Belajar Bareng Mputtt” (BBM). Kali ini Neng Mput dapat tugas untuk mewawancarai Pak Mollakarn, guru bahasa Thailandnya. Kami memanggilnya “Pak Guru” dan beliau ini pernah kuliah di Solo selama 4 tahun, sehingga bahasa Indonesianya lumayan lancar. Macam-macam hal ditanyakan oleh Si Neng, mulai dari pengalamannya di Indonesia, sampai ke tips-tips belajar bahasa Thailand, kehidupan di Thailand sampai kesan-kesannya terhadap Indonesia.

Silahkan didengar di player berikut ini atau langsung dengar di akun Soundcloud gue di sini. Jangan lupa add gue di Soundcloud ya ?

Segmen ini adalah bagian dari tugas homeschooling Mput untuk belajar wawancara sekaligus belajar dari para nara sumbernya. Semua proses dia harus lakukan sendiri mulai dari membuat draft pertanyaan, latihan, sampai setting alat rekam. Satu hal yang masih harus belajar adalah editing. Mungkin suatu saat dia akan bisa produksi sendiri semuanya ?

Good job, Mput!


Music used in this episode:
Pixeland by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License