Arsip Kategori: solilokui

Pelecehan Itu Pernah dan (Kadang) Masih Saya Rasakan

Walau saya bahagia dengan hidup saya, tapi kadang saya sedih terlahir menjadi wanita. Yaahh, bukannya saya tidak bersyukur dengan hidup yang sudah diberikan Allah SWT kepada saya. Saya merasakan beratnya menjadi seorang wanita yang kadang mendapatkan perlakuan diskriminatif dari orang lain yang bergender lelaki. Masih teringat jelas ketika saya masih usia belia, mungkin masih duduk di bangku

Ujian Fisik dan Mental itu bernama Pandemi Covid-19

Bismillah.... Beberapa bulan lalu dan (entah) berapa bulan lama lagi merupakan bulan-bulan yang berat bagi para nakes (tenaga kesehatan), semenjak Covid-19 merambah dan mengeksiskan dirinya di jagad raya.  Mereka memang telah terbiasa sibuk dengan adanya penyakit di muka bumi, baik itu penyakit betulan ataupun penyakit jadi-jadian, tetapi dengan bertambahnya 1 jenis virus ini yang

ABUDEMEN – Kisah Penumpang KRL Jadul

Waktu kuliah zaman dulu di sebuah kampus swasta yang berlokasi di daerah sebelum Depok sekitar medio tahun 90-an sehari hari gue naik kereta listrik atau KRL yang sekarang berubah nama jadi kereta Commuter Line (CL). Transportasi yang murah meriah dan anti macet, tapi zaman tahun segitu sih jangan harap ada AC-nya dan nyaman kayak sekarang, hehe. Tukang ngamen berseliweran, yang dagang

No Body Perfect

No Body Perfect Meutia.. Aku memandangmu dari jauh, dari balik cermin itu agar kau tak melihatku. mengapa kau gelisah, kau tampak merasa tertekan, seperti ada kehampaan dalam hatimu. Apa yang ingin kau raih? kau bingung .. seakan hatimu ingin menjerit.. Dan kau berkata padaku, "Aku tak tahu, sebenarnya apa yang ingin ku raih dalam hidup ini?.“ Ku mengernyitkan dahi, mengapa dia

pembangkit semangat saat lelah

Semua orang punya jalan hidup dan takdirnya masing-masing. Sekuat atau sekeras apapun saya bersikap seakan ingin menjadi orang lain, jika hidup saya tidak digariskan seperti itu, maka sampai hembusan nafas terakhir pun, saya tidak akan pernah sama seperti yang lain. Sudah terlalu banyak hitungan detik yang saya lewati dengan menyadari kesalahan setiap harinya. Banyak pertanyaan yang

My Best "Crazy" Friends

Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Karena kau menghampirinya saat hati lapar dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian. - Kahlil Gibran ============= Hay gaess!!! Kali ini saya ingin bercerita tentang betapa gila-nya teman-teman saya. 

NYAMANNYA BERHIJAB KARENA-MU

Foto ilustrasi: Instagram @dienanshafyah  Yaahh.. saya bangga menjadi wanita muslimah, saya bangga mengenakan jilbab sebagai identitas dan sekaligus gaya fashion saya. Walau masih terus dan terus belajar, tapi saya bersyukur sudah bisa menutupi diri saya dengan hijab sejak 2002 silam (pada bulan Maret tepatnya). Walau tentu saja tak semudah itu perjalanan hidayah saya berhijab. Dulu

tukang bohong dan tukang mimpi itu, apa penyakit yah?

Dahulu kala, di kala kita masih menjadi anak-anak kecil nan imut.. yaaa, zaman-zaman kita TK or SD gitu lah, pasti kita sering sekali bermimpi atau merasa pengen begini dan begitu yang kita ejawantahkan dalam bentuk oral seperti "Iya, rumahku di Pondok Indah lho" atau "Aku liburan kemarin pergi ke Amerika" atau "Aku habis dibelikan Barbie 3 biji sama rumahnya sekalian lho"... dan masih banyak

Apapun Masalahnya, Rebahan Solusinya

  Gambar dari bayupradana.com   "Yang sepi tidak selamanya menakutkan dan terkadang aku malah butuh semua itu ketika merasa sedang lelah" Pagi akan berganti dengan malam, malam akan berlalu dengan datangnya pagi. Hari ini aku memiliki banyak kegiatan, keringatku juga sudah banyak yang menetes. Dari jalan kecil, hingga jalan yang besar aku lewati, rasanya kakiku sedikit pegal, badanku

Doa Penyemangat Untuk Kakak

Jalan kehidupan memang tidak pernah bisa ditebak, banyak yang hilang dan datang dalam hitungan hari. Masalah singgah kemudian segera jalan keluar datang dalam hitungan detik. Dan semoga saja akan begitu hingga seterusnya.  Saya kira hanya saya yang mempunyai masalah, menganggap diri yang paling menderita dari yang lain di bumi ini, dan mengakhiri hidup adalah jalan pintas yang sering saya