5 Manfaat Minyak Ikan (Paus)


Saya baru sadar, sudah hampir satu tahun botol berisi minyak ikan paus nangkring di atas meja makan. Botol itu seperti momok. Sampai sekarang belum ada seorang pun penghuni rumah yang secara suka rela mau membuka tutup botol itu. Alasannya? Aromanya pasti bikin pusing dan mual. Padahal, minyak ikan paus disebut 'obat besar' karena manfaatnya bagi kesehatan manusia. Dua penghuni rumah yang pernah mencobanya adalah Mamatua dan saya. Dan kami adalah dua penghuni rumah yang kemudian memutuskan untuk pura-pura lupa punya stok minyak ikan paus. Haha.

Baca Juga:

Saya membeli minyak ikan paus tersebut dari Bapak Elias Beda. Beliau asli dari Pulau Lembata dan kebetulan punya stok yang dapat kami beli. Saya dan Kakak Rosa pun semangat membelinya. Hari pertama, giliran Mamatua meminum sesendok minyak ikan paus tersebut, dan berakhir dengan wajah cemberut berjam-jam. Saya meledek Mamatua, "Katanya sering minum air rebusan jamu godok, masa kalah sama minyak ikan paus?" Lantas saya meminum sesendok juga. Wah, wajah saya ikutan cemberut sampai larut malam. Amis aroma ikan paus itu menempel di tenggorokan dan 'hidung' ... tidak hilang-hilang.

Inilah sebabnya minyak ikan banyak dijual dalam kemasan; entah sudah dicampur sirup vitamin atau dalam kemasan kapsul. Agar wajah kita tidak cemberut berjam-jam hingga larut malam.

Kenapa saya membeli minyak ikan paus tersebut? Karena manfaat minyak ikan (paus) itu sangat bagus untuk kesehatan manusia. Setidaknya itu yang dibilang sama Bapak Elias waktu transaksi jual-beli terjadi. Kata beliau, minyak ikan paus ini bagus untuk organ tubuh seperti jantung, hati, dan paru-paru, juga bagus untuk penyembuhan luka. "Ibu Tuteh tinggal oles saja di bekas luka!" kata Bapak Elias waktu itu. Tapi mungkin kebangetan juga kalau kami meminum minyak ikan paus yang masih asli itu langsung satu sendor per sekali minum, selain tidak tahan sama aromanya, alangkah baiknya minyak ikan paus diisi di dalam kapsul kosong terlebih dahulu baru diminum/ditelan.

Minyak ikan paus mengingatkan saya pada filem In the Heart of the Sea. Yang konon, merupakan kisah awal sebelum buku Moby Dick (The Whale), pencarian dan penggalian cerita oleh si penulis buku.


Sekarang, mari kita simak apa saja manfaat minyak ikan yang perlu kalian tahu, bukan hanya minyak ikan paus.

1. Kesehatan Jantung

Kalau motor matic punya inti di oli, maka tubuh manusia punya inti di jantung. Salah satu hal yang menyebabkan tingginya resiko penyakit jantung adalah kurangnya mengonsumsi ikan dan/atau minyak ikan. Manfaat minyak ikan untuk kesehatan jantung antara lain meliputi: dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) tanpa mengurangi kadar kolesterol buruk (LDL), dapat menurunkan trigliserida sekitar 15-30%, dalam dosis kecil minyak ikan dapat membantu mengurangi tekanan darah, dapat menghilangkan plak pada arteri, dapat mengurangi aritmia yang fatal.

Tapi ingat ya, meskipun suplemen minyak ikan dapat mengurangi banyak faktor dari resiko penyakit jantung, tidak ada bukti yang jelas bahwa minyak ikan dapat mencegah atau menahan serangan jantung atau stroke. Hanya saja, apabila minyak ikan baik bagi jantung, kenapa tidak coba dikonsumsi? Tidak merugikan kesehatan juga kan?

2. Mengurangi Tekanan Darah

Sering kesal dan marah, siapa tahu tekanan darahnya sedang tinggi. Rasanya pasti tidak nyaman dan pengen melawan satu dunia fana ini sendirian. Salah satu cara untuk menjaga tekanan darah agar tidak melonjak adalah dengan rajin mengonsumsi minyak ikan. Asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan tekanan darah. Untuk orangtua, minyak ikan dapat dikonsumsi satu kapsul per minggu. Jangan meniru Mamatua dan saya yang langsung meminum satu sendok minyak ikan paus! Hehe.

3. Menyembuhkan Luka Bakar

Dari Liputan6 saya peroleh informasi bahwa minyak ikan dapat menyembuhkan luka bakar akibat paparan sinar matahari. Tapi di situ tidak dijelaskan apakah dikonsumsi (minum) atau dioles. Menurut Bapak Elias Beda, cukup dioles saja pada luka dapat membantu proses penyembuhannya. Saya pikir ini baik, tidak perlu ditelan hahaha (masih trauma sama aroma minyak ikan paus). Jadi ingat sama lidah buaya kan? Oia, sekalian update, terapi (tsah, terapi) lidah buaya pada luka di kaki saya membuat si luka lekas sembuh dan bekas luka lain yang menghitam kini mulai cokelat ... horeeee. Berhasil.

4. Baik Untuk Pertumbuhan Anak

Sering lihat iklan vitamin yang mengandung minyak ikan untuk tumbuh-kembang anak kan? Dari situs ini diketahui bahwa Komite Penasihat Federal yang menulis Pedoman Dietary Untuk Amerika 2015 - 2010 menyarakan orang dewasa untuk mengkonsumsi sekitar 8 ons berbagai makanan laut setiap minggunya. Pedoman ini dimaksudkan untuk asupan dua asam lemak omega-3 penting yang sehat yaitu docosahexaenoic acid (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA).

Nutrisi ini memainkan peran penting dalam fungsi otak, pertumbuhan dan perkembangan normal, metabolisme dan membatasi peradangan, menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif. Tubuh kita tidak dapat memproduksi asam lemak ini, jadi kita harus mengkonsumsinya. Ikan berlemak, seperti salmon, mackerel dan sarden, kaya akan DHA.

5. Baik Untuk Ibu Hamil

Ada yang sedang hamil? Minyak ikan bagus untuk ibu hamil karena dapat menguatkan kandungan (mengindarkan ibu hamil dari keguguran) dan melahirkan prematur. Kalau sedang hamil, cobalah minyak ikan ini.

Banyak manfaat minyak ikan, sederhana dan mudah didapat, tapi banyak yang tidak tahun bahkan cenderung malas mengonsumsinya.

Itu dia lima manfaat minyak ikan (bukan hanya minyak ikan paus saja). Dari semua manfaat yang saya rangkum di sini, belum pernah terpikirkan untuk mengoles luka dan/atau bekas luka dengan minyak ikan paus yang ada di rumah. Nampaknya gara-gara aromanya itu, saya pura-pura lupa, saya mengabaikan, apa yang sudah dikatakan oleh Bapak Elias saat transasksi jual-beli terjadi. Biarlah, sekarang saya masih menggunakan lidah buaya dulu. Efeknya juga sudah kelihatan kok.

Bagaimana dengan kalian, mau mencoba minyak ikan juga? Baik untuk kesehatan looooh :)

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Manfaat Minyak Ikan (Paus)


Saya baru sadar, sudah hampir satu tahun botol berisi minyak ikan paus nangkring di atas meja makan. Botol itu seperti momok. Sampai sekarang belum ada seorang pun penghuni rumah yang secara suka rela mau membuka tutup botol itu. Alasannya? Aromanya pasti bikin pusing dan mual. Padahal, minyak ikan paus disebut 'obat besar' karena manfaatnya bagi kesehatan manusia. Dua penghuni rumah yang pernah mencobanya adalah Mamatua dan saya. Dan kami adalah dua penghuni rumah yang kemudian memutuskan untuk pura-pura lupa punya stok minyak ikan paus. Haha.

Baca Juga:

Saya membeli minyak ikan paus tersebut dari Bapak Elias Beda. Beliau asli dari Pulau Lembata dan kebetulan punya stok yang dapat kami beli. Saya dan Kakak Rosa pun semangat membelinya. Hari pertama, giliran Mamatua meminum sesendok minyak ikan paus tersebut, dan berakhir dengan wajah cemberut berjam-jam. Saya meledek Mamatua, "Katanya sering minum air rebusan jamu godok, masa kalah sama minyak ikan paus?" Lantas saya meminum sesendok juga. Wah, wajah saya ikutan cemberut sampai larut malam. Amis aroma ikan paus itu menempel di tenggorokan dan 'hidung' ... tidak hilang-hilang.

Inilah sebabnya minyak ikan banyak dijual dalam kemasan; entah sudah dicampur sirup vitamin atau dalam kemasan kapsul. Agar wajah kita tidak cemberut berjam-jam hingga larut malam.

Kenapa saya membeli minyak ikan paus tersebut? Karena manfaat minyak ikan (paus) itu sangat bagus untuk kesehatan manusia. Setidaknya itu yang dibilang sama Bapak Elias waktu transaksi jual-beli terjadi. Kata beliau, minyak ikan paus ini bagus untuk organ tubuh seperti jantung, hati, dan paru-paru, juga bagus untuk penyembuhan luka. "Ibu Tuteh tinggal oles saja di bekas luka!" kata Bapak Elias waktu itu. Tapi mungkin kebangetan juga kalau kami meminum minyak ikan paus yang masih asli itu langsung satu sendor per sekali minum, selain tidak tahan sama aromanya, alangkah baiknya minyak ikan paus diisi di dalam kapsul kosong terlebih dahulu baru diminum/ditelan.

Minyak ikan paus mengingatkan saya pada filem In the Heart of the Sea. Yang konon, merupakan kisah awal sebelum buku Moby Dick (The Whale), pencarian dan penggalian cerita oleh si penulis buku.


Sekarang, mari kita simak apa saja manfaat minyak ikan yang perlu kalian tahu, bukan hanya minyak ikan paus.

1. Kesehatan Jantung

Kalau motor matic punya inti di oli, maka tubuh manusia punya inti di jantung. Salah satu hal yang menyebabkan tingginya resiko penyakit jantung adalah kurangnya mengonsumsi ikan dan/atau minyak ikan. Manfaat minyak ikan untuk kesehatan jantung antara lain meliputi: dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) tanpa mengurangi kadar kolesterol buruk (LDL), dapat menurunkan trigliserida sekitar 15-30%, dalam dosis kecil minyak ikan dapat membantu mengurangi tekanan darah, dapat menghilangkan plak pada arteri, dapat mengurangi aritmia yang fatal.

Tapi ingat ya, meskipun suplemen minyak ikan dapat mengurangi banyak faktor dari resiko penyakit jantung, tidak ada bukti yang jelas bahwa minyak ikan dapat mencegah atau menahan serangan jantung atau stroke. Hanya saja, apabila minyak ikan baik bagi jantung, kenapa tidak coba dikonsumsi? Tidak merugikan kesehatan juga kan?

2. Mengurangi Tekanan Darah

Sering kesal dan marah, siapa tahu tekanan darahnya sedang tinggi. Rasanya pasti tidak nyaman dan pengen melawan satu dunia fana ini sendirian. Salah satu cara untuk menjaga tekanan darah agar tidak melonjak adalah dengan rajin mengonsumsi minyak ikan. Asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan tekanan darah. Untuk orangtua, minyak ikan dapat dikonsumsi satu kapsul per minggu. Jangan meniru Mamatua dan saya yang langsung meminum satu sendok minyak ikan paus! Hehe.

3. Menyembuhkan Luka Bakar

Dari Liputan6 saya peroleh informasi bahwa minyak ikan dapat menyembuhkan luka bakar akibat paparan sinar matahari. Tapi di situ tidak dijelaskan apakah dikonsumsi (minum) atau dioles. Menurut Bapak Elias Beda, cukup dioles saja pada luka dapat membantu proses penyembuhannya. Saya pikir ini baik, tidak perlu ditelan hahaha (masih trauma sama aroma minyak ikan paus). Jadi ingat sama lidah buaya kan? Oia, sekalian update, terapi (tsah, terapi) lidah buaya pada luka di kaki saya membuat si luka lekas sembuh dan bekas luka lain yang menghitam kini mulai cokelat ... horeeee. Berhasil.

4. Baik Untuk Pertumbuhan Anak

Sering lihat iklan vitamin yang mengandung minyak ikan untuk tumbuh-kembang anak kan? Dari situs ini diketahui bahwa Komite Penasihat Federal yang menulis Pedoman Dietary Untuk Amerika 2015 - 2010 menyarakan orang dewasa untuk mengkonsumsi sekitar 8 ons berbagai makanan laut setiap minggunya. Pedoman ini dimaksudkan untuk asupan dua asam lemak omega-3 penting yang sehat yaitu docosahexaenoic acid (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA).

Nutrisi ini memainkan peran penting dalam fungsi otak, pertumbuhan dan perkembangan normal, metabolisme dan membatasi peradangan, menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif. Tubuh kita tidak dapat memproduksi asam lemak ini, jadi kita harus mengkonsumsinya. Ikan berlemak, seperti salmon, mackerel dan sarden, kaya akan DHA.

5. Baik Untuk Ibu Hamil

Ada yang sedang hamil? Minyak ikan bagus untuk ibu hamil karena dapat menguatkan kandungan (mengindarkan ibu hamil dari keguguran) dan melahirkan prematur. Kalau sedang hamil, cobalah minyak ikan ini.

Banyak manfaat minyak ikan, sederhana dan mudah didapat, tapi banyak yang tidak tahun bahkan cenderung malas mengonsumsinya.

Itu dia lima manfaat minyak ikan (bukan hanya minyak ikan paus saja). Dari semua manfaat yang saya rangkum di sini, belum pernah terpikirkan untuk mengoles luka dan/atau bekas luka dengan minyak ikan paus yang ada di rumah. Nampaknya gara-gara aromanya itu, saya pura-pura lupa, saya mengabaikan, apa yang sudah dikatakan oleh Bapak Elias saat transasksi jual-beli terjadi. Biarlah, sekarang saya masih menggunakan lidah buaya dulu. Efeknya juga sudah kelihatan kok.

Bagaimana dengan kalian, mau mencoba minyak ikan juga? Baik untuk kesehatan looooh :)

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Manfaat Lidah Buaya Ini Perlu Kalian Tahu


Garis silsilah lidah buaya atau aloe vera sangat panjang. Lidah buaya berasal dari Kerajaan Plantae, Klad Angiosperma, Clade Monocots, Ordo Asparagales, Keluarga Xanthorrhoeaceae dengan Sub Keluarga Asphodeloideae, Genusnya Aloe, Spesies A. Vera. Sampai di sini, apakah lidah kalian sudah terbelit antara buaya geraham? Haha. Demikianlah informasi dari Wikipedia tentang tanaman yang punya banyak manfaat ini.

Baca Juga:

Dulu, waktu masih kecil, saya sering salah mengidentifikasi antara tanaman cocor bebek dengan lidah buaya. Sekarang saya punya berpuluh pot tanaman cocor bebek, dan tentu saja, tanaman lidah buaya! Karena lidah buaya dan cocor bebek termasuk tanaman yang sangat mudah dan cepat tumbuh, saya harus sering membagi anakannya ke pot yang berbeda/baru. Biarkan mereka beranak-pinak.

Menanam lidah buaya bukan karena kebetulan, tetapi saya memang suka menanam tanaman yang punya fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Sebut saja cabe, tomat dan bayam merah (yang terserang hama hiks), bawang Dayak (bawang merah) yang konon juga dikenal bawang obat, daun pandan, dan stroberi (yang masih dalam tahap uji coba datu pot). Tapi bukan berarti saya tidak menanam tanaman yang berbunga seperti mawar dan kamboja. Horor kalik tanam kamboja


Minggu kemarin, karena tanaman lidah buayanya sudah lumayan dewasa dan sudah juga dipindah anakannya ke pot baru, maka saya memberanikan diri dan dengan berurai air mata memenggal salah satu batang lidah buaya ini. Untuk apa kah? Untuk ... mari kita simak manfaat lidah buaya ini.

Cekidot!

1. Menyembuhkan Luka

Luka tidak memandang orang dewasa atau bocah. Tapi soal hati, orang dewasa lebih mudah terluka apabila berkaitan dengan asmara. Haha. Kulit orang dewasa juga bisa terluka meskipun tidak jatuh dari sepeda atau tidak menginjak beling saat kejar layangan. Menggaruk kulit yang gatal akibat gigitan nyamuk atau kepinding pun bisa menyebabkan luka. Oleh karena itu, apabila ada luka nampak di kulit, oleskan saja kalpanax lidah buaya.

Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. 

2. Menghilangkan Bekas Luka

Bekas luka (umumnya berwarna cokelat sampai hitam) memang tidak sedap dipandang. Jangankan di wajah, di kaki saja rasanya risih meskipun tidak semua orang dapat melihatnya (iya, saya sendiri risih juga sama bekas luka di kaki). Kata si Thika, ada jenis krim yang dapat menghilangkan bekas luka tapi saya pikir apabila bisa menggunakan yang alami kenapa harus yang mengandung bahan kimia? Halaah. Maka saya menggunakan lidah buaya yang tumbuh subur di teras rumah.

Ini penampakan potongan lidah buaya setelah isinya saya pakai mengoles bekas luka.


Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya mengandung anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Mau kulit kembali mulus? Pakai lidah buaya!

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Saya belum mencoba lidah buaya sebagai obat alami menurunkan kadar gula dalam darah karena masih diet DEBM yang terbukti menurukan kadar gula dalam darah saya dari 450-an menjadi 50-an (nyaris di-ICU) haha, selama dua bulan diet teratur. Jadi turunnya bertahap. Tapi, masih menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat menurunkan kadar gula dalam darah. Caranya? Dibikin jus! Ocha pernah menyarankan saya meminum ini, tapi saya belum punya keinginan untuk minum jus lidah buaya. Kalian mau mencobanya?

Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta, sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah. 

Selain menurunkan kadar gula dalam darah, lidah buaya juga bermanfaat mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker. Wow.

4. Mencerahkan Kulit Dari Dalam

Banyak krim/obat pencerah kulit di jual bebas di toko/apotik. Apabila kalian ingin mencerahkan kulit, cobalah meminum jus lidah buaya. Ocha punya resep yang mungkin kalian suka. Dia pernah menyarankan saya meminum susu cokelat (sejenis Indomilk) dicampur lidah buaya. Rasanya enak! Itu kata Ocha, karena dia yang sudah pernah meminumnya. Resep itu belum saya coba karena susu kental manis tidak boleh masuk ke tubuh saya *halah* hehehe.

5. Menyuburkan Rambut

Dulu, waktu kompleks perumahan kami belum ramai dan sekitaran dipenuhi pohon pisang yang tumbuh subur, hampir setiap hari kami melukai pohon pisang dan menadah airnya. Konon air dari batang pohon pisang itu dapat menyuburkan rambut. Selain air pohon pisang kami juga memakai lidah buaya dan santan kelapa. Haha. Sekarang sudah hampir tidak pernah memanfaatkan lidah buaya untuk menyuburkan rambut. Ah, nanti bisa habis donk tanaman lidah buaya saya di teras rumah. Hiks.

Lidah buaya memang sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Bagaimana setelah membaca pos ini? Jujur, saya menulisnya karena sedang dalam tahap penyembuhan bekas luka di kaki. Dan lidah buayanya pun tinggal diambil dari teras rumah. Apabila rajin, niscaya banyak sakit yang dapat disembuhkan hanya dengan lidah buaya. Tidak mengeluarkan uang sepeserpun, bahkan!

Tahukah kalian? Saya sering bilang, penyakit utama manusia adalah malas. Segala yang ada di bumi ini diberikan Tuhan pada manusia, ada yang gratis itu, hanya saja kemalasan menyebabkan manusia selalu mau yang instan. Padahal, misalnya, untuk lidah buaya ini kan mudah sekali. Tanam di pot, cukup disiram sekali sehari, dan bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan luka dan menghilangkan bekas luka, menurunkan kadar gula dalam darah, dan masih banyak manfaat lainnya.

Jadi ... bagaimana? Apakah kalian mau mencobanya? Saya sih jelas sudah mencobanya untuk kulit. Level yang lebih tinggi, akan saya coba untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Tidak dijus, tapi mungkin dimasukkan dalam kapsul kosong sebelum ditelan, hahahaha.

Ayo, kawan! Lebih rajin menanam tanaman obat, manfaatkan, dan rasakan bedanya :)

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Cara Mengusir Jerawat dari Wajah

Maskeran dua tahun sekali, haha.

Apa itu jerawat? Kenapa orang-orang sebal kalau wajahnya ditumbuhi jerawat apalagi jerawat batu? Dan bagaimana cara mengusir jerawat bahkan sebelum dia hinggap di wajah mulus saya? Oke, mari kenalan dulu sama jerawat. Menurut Wikipedia: jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat memicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stress.

Baca Juga:
Apakah tipe kulit wajah berminyak dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat di wajah? Menurut pengalaman pribadi, kulit wajah saya berminyak namun tidak berjerawat. Berjerawat hanya saat PMS, yang umumnya dialami oleh perempuan. Kesimpulannya: tidak semua tipe kulit wajah berminyak dapat mempengaruhi atau menjadi penyebab tumbuhnya jerawat di wajah. Setelah saya berjalan ke belakang melihat kehidupan masa lalu *tsah*, juga kehidupan sekarang, ternyata ada alasan wajah saya tidak berjerawat kecuali saat PMS, yaitu:

1. Tidak memakai kosmetik kecuali ke acara tertentu.
2. Rajin mengonsumsi air mineral/air putih.

Serius! Kehidupan sehari-hari saya tidak diwarnai oleh bedak, pinsil alis, perona pipi, gincu, apalagi maskara. Dalam aktivitas sehari-hari kulit wajah saya bebas dari bedak. Sesekali saya memakai sabun/foam wajah, itu pun tidak rajin. Dan tentunya, seperti yang pernah saya tulis, bahwa saya adalah orang yang paling rajin mengonsumsi air putih.

Berdasarkan pengalaman pribadi dan dari berbagai sumber, berikut lima cara mengusir jerawat a la saya :D

1. Rajin Membersihkan Wajah

Saya tidak berharap semua perempuan meninggalkan bedak dan gincu dalam aktivitas/kegiatan sehari-hari. Adalah alamiah jika ke mana pun pergi, perempuan selalu berdandan. Yang tidak normal itu saya, hahaha. Thika Pharmantara dan Ocha bisa menghabiskan waktu setengah jam untuk berdandan. Jadi, jangan lupa untuk selalu membersihkan wajah setiap tiba di rumah. Untuk make up super lengkap, gunakan make up remover. Untuk make up simple sehari-hari, gunakan sabun atau foam pembersih wajah.

Inilah sebabnya saya tidak memakai bedak dan gincu untuk kegiatan sehari-hari, karena setelah kulit wajah ditimpa bahan kimia dari bedak, misalnya, harus pula ditimpa bahan lain untuk membersihkan bedaknya.

2. Rajin Mengonsumsi Air Putih

Manusia wajib mengonsumsi air putih rata-rata delapan sampai sepuluh gelas per hari. Kalau saya: lebih dari takaran normal itu. Kenapa rajin mengonsumsi air putih dikatakan dapat mengusir jerawat? Karena air putih yang cukup dapat membikin kulit wajah lebih banyak memproduksi keringat yang keluar melalui pori-pori, sekalian mengeluarkan kotorannya.

Ayo mulai rajin mengonsumsi air putih, minimal membawa botol air minum ke mana pun kita pergi.

3. Kurangi Stres

Stres sudah menjadi bagian hidup manusia. Sedikit-sedikit stres hehe. Kayak si Akiem tuh, setiap kali ke rumah, kalimat pertamanya adalah "Kaka, saya stres na!" Selain menimbulkan jerawat, stres juga bakal bikin maag kalian kambuh. Jadi, kurangi stres. Caranya? Banyak ketawa, ikhlas, dan selalu melihat sisi baik dari setiap peristiwa. 

4. Rajin Memakai Molang

Hahahaha *ngakak dulu*

Kami menyebutnya molang (entah bagaimana molang ini sudah turun-temurun disebutkan begitu). Kalian mungkin menyebutnya lulur wajah atau masker. Ini khusus bagi kalian yang sering memakai make up sehari-hari. Memakai molang tidak saja baik untuk kalian yang rajin make up, tapi juga bagi siapa pun yang ingin kulit wajahnya menjadi lebih bersih, lebih cerah, lebih sehat. Suatu kali saya ditawari molang olahan rumah berbahan kunyit dan beras. Tapi hanya rajin pada minggu pertama, selanjutnya sudah lupa di mana menyimpan bubuk molang pemberian teman itu.

5. Rajin Minum Vitamin

Vitamin E adalah vitamin yang baik untuk kulit. Jangan lupa juga dengan vitamin C. Banyak vitamin untuk kulit (wajah) yang dijual di apotik maupun di toko. Silahkan dicari hehehe.

Bonus:
 
Menggunakan Obat yang Cocok dengan Kulit Wajah

Obat jerawat dijual bebas di apotik dan/atau toko. Kalian bisa mencari obat jerawat yang cocok dengan jenis kulit agar jerawat cepat pergi. Jangan pernah memencet jerawat dengan tangan, apalagi tangan yang kotor, kalian tentu tidak ingin hal-hal yang tidak diinginkan terjadi bukan? Misalnya terjadi peradangan pada kulit wajah/menjadi luka karena jari-jemari memaksa isi jerawat keluar.

Bagaimana? Sederhana kan?

Menurut saya pribadi, alangkah baiknya menghindar dari pada mengobati. Lebih baik mengusir dari pada mengobati. 

Semoga bermanfaat!


Cheers.

5 Obat Sederhana Penurun Hipertensi

Gambar diambil dari sini.

Hipertensi berarti tekanan darah tinggi. Lawan hipertensi adalah hipotensi yang berarti tekanan darah rendah. Orang sering bilang jangan banyak mengonsumsi garam nanti hipertensi. Itu benar. Dari situs Alodokter saya jadi tahu ada dua jenis hipertensi yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Sama seperti amonerhea yang juga diklasifikasi dalam primer dan sekunder. Kebanyakan penyebab hipertensi primer tidak diketahui tetapi faktor-faktor penyebabkan antara lain: usia, keturunan, obesitas, terlalu banyak makan garam, kurang olahraga, dan merokok. Sedangkan hipertensi sekunder disebabkan oleh penyakit ginjal, kehamilan, kecanduan alkohol, dan lain-lain.

Baca Juga:

Kakak saya yang nomor dua, Kakak Nani, adalah penderita hipertensi dan mengonsumsi catopril untuk mengatasinya. Ternyata catopril juga bagus dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal akibat diabetes. Bagaimana dengan saya? Saya pernah mengalami hipertensi tapi merupakan penyakit turunan dari penyakit lain bernama maag. Maag memang jangan diabaikan karena bisa berujung pada angin duduk, hipertensi, jantung berdebar lebih kencang, kepala pening/pusing/sakit hingga muntah. Ini yang saya alami, sehingga apabila rasa sesak di dasar hati diam tak mau pergi di ulu hati saya harus berusaha untuk sendawa dan/atau buang angin. 

Kalian tidak tahu betapa setiap hari saya sangat merindukan aktifitas buang angin ini. Semakin banyak angin yang dikeluarkan, semakin bahagia.

Jadi, kalau kalian mengalami gejala sakit kepala atau pusing kepala, jangan dulu minum obat sakit kepala. Yang perlu dilakukan adalah:

a. Mengecek sudah makan atau belum.
b. Mengecek isi dompet. Kalau tipis ... jawab sendiri.

Haha!

Makanya di rumah, kalau akhir bulan, si Indra dan Thika tidak bakal kebanyakan gaya karena kuatir Encimnya ngamuk *ngakak tiarap*.

Kembali ke ... ke ... ke saya saja ya. Oke, kembali ke saya, bahwa saya pernah mengalami hipertensi. Yang pertama gara-gara maag (tahun 2009), yang kedua gara-gara makanan (tahun 2010). Jelas saya kelimpungan. Sakit yang pertama itu saya pernah mengatasinya dengan ketimun tapi kemudian sampai di-UGD selama 8 (delapan) jam di RSUD Ende. Sakit yang kedua cukup diatasi dengan meminum teh rosela. Lantas entah dari mana, saya lupa sumbernya, saya meminum air es untuk mengatasinya. Apabila merasa sedikit tegang di leher maka saya meminum banyak air es dan menunggu panggilan alam. Setelahnya ... aman.

Dari pengalaman-pengalaman tersebut, bercerita dan berbagi dengan orang lain, saya jadi tahu pertolongan pertama pada penderita hipertensi sebelum dibawa ke dokter atau ke rumah sakit. Mau tahu? Kan sudah saya kasih tahu di awal pos ini hahaha. Jadi, kalau saya kuatir sama hipertensi atau merasakan gejalanya (setiap orang pasti punya alaram tubuh untuk mendeteksi penyakit tertentu) maka yang saya konsumsi terlebih dahulu adalah:

1. Air es.
2. Ketimun.
3. Teh rosela.
4. Daun sop.
5. Alpukat.

Mungkin memang belum ada penjelasan yang lebih ilmiah mengapa kelima bahan minum/makanan sederhana di atas dapat mengatasi hipertensi. Bagaimanapun, saya tetap menyebutnya obat sederhana penurun hipertensi.

Based on true story of me.

Tapi yang perlu diingat adalah kalian harus tetap menemui dokter untuk mengatasi/mengobati hipertensi yang diderita. Dokter akan lebih tahu setelah mendiagnosa gejala hipertensi yang diderita karena hipertensi itu banyak gejala/alasannya sehingga pengobatannya pun mungkin berbeda untuk setiap orang.

Semoga pos ini bermanfaat untuk kalian.


Cheers.