5 Game Jadul Pembunuh Waktu


Adalah dosa melakukan pembunuhan. Pasal 340 KUHP berkata, "Barang siapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan (moord), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun". Ah, senang banget menulis isi pasal ini. Rasanya seperti masih duduk di dalam kelas bersama kawan-kawan sambil membahas kasus yang akan diangakat dalam peradilan semu; pakai pasal dari KUHP atau pasal dari UU PKDRT.

Hentikan tentang kitab hukum.

Mari lanjut ke poin pos ini ...

Baca Juga : 5 Pesan Gubernur NTT

Adalah dosa melakukan pembunuhan. Bukan khilaf, tapi sengaja diulang. Apalagi membunuh waktu. Karena waktu adalah sesuatu yang sangat berharga dalam hidup manusia. We can't turn back time. Tapi sebagai manusia, lumrah jika dihinggapi kebosanan akan sesuatu. Menunggu, misalnya. Menunggu dijemput seseorang untuk pergi jalan-jalan, menunggu tombol magicom berpindah tanda nasi sudah matang, atau menunggu matahari terbenam pada jam dua belas siang. Harus ada cara agar tidak bosan. Salah satunya bermain game. Tapi kalau urusan game pembunuh waktu ini jatuhnya di saya, judulnya bukan sekadar pembunuh waktu melainkan kecanduan game sampai dibunuh waktu. Orang Ende bilang: game zaman sekarang baeee, macam Dota ko, Mobile Legend ko, na dia ni sua main game jadul yang orang su lupa ju karakter-karakter game macam apa

Cupen ...

Hinalah saya sesuka hati hahaha.

Banyak hal yang saya suka lakukan. Menulis terutama ... dan bermain game.

Argggh! Game lagi.

Ada lima game yang sampai sekarang masih ada di laptop dan bahkan sebelum menulis ini saya baru memainkan salah satunya. Hihihi. Dan bakal tetap saya mainkan hingga nanti kalau sudah sibuk mengurus bayi. Hehhhh? Bayinya siapaaaaa.

Oke!

Mari kita cek game jadul apa sajakah itu?

1. Battle Realms

Mengintip WikipediaBattle Realms adalah sebuah game strategi yang menggunakan mode permainan real-time strategy (RTS) produksi Ubisoft tahun 2001. Game ini menggunakan latar belakang mitologi Jepang. Dalam permainan ini akan ditemukan karakter-karakter seperti samurai, ninja, werewolf, dan pendekar Geisha. Ada empat klan di dalam Battle Realms yaitu Klan Serphent, Klan Dragon, Klan Wolf, Klan Lotus. Lotus itu cerdik dan lumayan kuat, Dragon punya jalan kebenaran, Sherpent punya trik dengan Necromancer-nya, dan Wolf sudah mandiri sejak awal (punya sumur).


Kalau Kakak Pacar sudah datang, kita bisa main tiga laptop; saya, Kakak Pacar, dan Indra. Multi player. Saling musuhan atau saling bantu. Mana-mana ikut suasana hati. Hahaha.

Menurut saya, Battle Realms adalah satu-satunya game tanpa cheat code. Heeeh? Cheat code? Main sendiri ngelawan komputer kok niat nyari cheat code? Karena, komputer itu curang! Hahaha. Indra Pharmantara paling benci mendengar saya bilang komputer curang. Berkali-kali menamatkan Battle Realms baik skirmish maupun journey, tetap tidak bikin saya berhenti memainkannya.

2. Age of Empires II dan III

Woohooo ini dia game dengan cheat code terkeren hahaha. Ajegileee. Seri Age of Empires (AoE) adalah seri game RTS juga yang sangat populer. Battle Realms bisa selesai dalam setengah atau satu jam tapi AoE ini bisa berjam-jam karena kita harus membangun wilayah terlebih dahulu, mengumpulkan sumber daya yang sangat banyak, melatih para tentara, dan berperang. Kadang baru sepuluh tentara eh musuh sudah menyerang. 


Saya tidak bisa memainkannya jam sembilan malam karena bakal selesai sekitar jam sebelas atau jam dua belas malam. Entah dengan kalian yang juga suka main ini hehehe.

3. Zuma Revenge

Percayakah kalian saya pernah tidak ikut upacara bendera di kantor (ini wajib hukumnya) gara-gara keasyikan main Zuma? Tabiat buruk ini jangan ditiru. Sumpah, sangat buruk! Gara-gara siap ke kantor terlalu pagi, pukul 05.00 Wita, lantas main Zuma, kaget-kaget sudah pukul 07.14 Wita. Percuma ... upacara dimulai pukul 07.00 teng-teng haha.


Kalian lihat di samping Zuma ada Insaniquarium? Dulu masih suka main itu, sekarang sudah tidak. Menang terus sih *halaah* hahaha.

4. Farm Frenzy 4

Game ini tidak sengaja ditemukan Indra akibat permintaan saya yang sakau pengen banget main ulang game lain bernama The Joy of Farming. Awalnya kesal eh lama-lama justru ketagihan. Hehehe. 


Malah di-pin! Koplaaak.

5. The Joy of Farming

Saking sakaunya pengen main game ini yang hilang di laptop yang lama gegara laptop-nya jebol akibat over heat, saya menghiba pada Indra Pharmantara untuk mencarinya di lembah internet. Tapi yang dia temukan malah Farm Frenzy 4 di atas. Menggunakan unsur coba-coba berjudi dengan paket data, saya mencari sendiri, dan ketemu!


Betapa gembiranya saya hari itu.

Saya tidak menyarankan siapa pun untuk bermain game. Tetapi saya, sebagai manusia, butuh game dan game pun membutuhkan saya *ditampar keyboard*.

Bagaimana dengan kalian? Masih ada kah game jadul di laptop kalian? Masih betah kah kalian memainkannya? Berapa lama waktu yang kalian habiskan untuk memainkannya? Bagi tahu dooonk, siapa tahu kita sepadepokan hehe.



Cheers.