S0502 – I Think I Wanna Date You..

Tema yang lebih niche lebih spesifik adalah salah satu cara untuk bisa menarik perhatian di tengah semakin maraknya kemunculan berbagai macam podcast di Indonesia. Namun podcast semacam ini juga memiliki tantangannya tersendiri, seperti cerita teman Suarane Podcast kali ini yang memiliki podcast dengan tema di seputar soal kencan online. Ia akan bercerita panjang lebar soal proses penciptaan podcastnya, pencarian topik, nara sumber sampai ke alat yang digunakan. Semoga bisa berguna buat yang tengah melirik dunia podcast. 

Tamu: Idha Umamah dari I Think I Wanna Date You Podcast

Pertanyaan dan komentar bisa disampaikan ke suarane@gmail.com

– Cover Artwork: I Think I Wanna Date You Podcast 

– Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” karya Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0406: Dari Karyakarsa untuk Podcaster

“Podcast bisa diduitin nggak sih?” Cepat atau lambat pertanyaan ini akan muncul di benak para podcaster. Jawabannya tentu bisa dan pasti banyak caranya. Nah, salah satu jawabannya ada di episode ini dimana kita akan berkenalan dengan Karyakarsa.com, sebuah layanan yang memfasilitasi para kreator di Indonesia untuk menggalang dukungan langsung dari para fans. Bagaimana Karyakarsa bisa mendukung para podcaster? Dengarkan selengkapnya!

Tamu: Ario Tamat, Founder Karyakarsa.com

Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Loopster” karya Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0405: Your Story

Apa sih bagian yang paling susah dari membuat podcast? Menurut gue adalah: MENCARI IDE! Podcast sekeren apapun, host sebagus apapun, pendengar sebanyak apapun, kalau lagi nggak punya ide …. 

Episode kali ini ingin berusaha memantik ide teman-teman yang lagi berpikir mau bikin podcast tentang apa lagi ya?

Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Loopster” karya Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0404: Podcast, Film dan Nostalgia

Kenangan atau nostalgia adalah salah satu hal yang paling menarik buat diangkat menjadi tema podcast. Rasanya hampir semua orang punya kenangan dan bisa menceritakannya dengan lancar karena memang kenangan selalu tersimpan rapi di kepala. Tinggal dipicu sedikit aja, tumpahlah semua kenangan itu jadi cerita menarik. Kali ini kita akan belajar dari sebuah podcast yang memanfaatkan unsur kenangan itu untuk mengajak orang bicara tentang film. Ini sebuah sudut pandang menarik yang semoga bermanfaat buat teman-teman podcaster lain. Enjoy! 

Tamu: Novia Riani dari Podstalgia

Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Loopster” karya Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

Kepo Buku #1: Buku Pertama di tahun 2019

Apa buku pertama kalian di tahun 2019? Di episode perdana tahun 2019 ini kita akan awali dengan ngobrolin bacaan pertama kita di awal tahun ini. Ada macam-macam buku yang dipilih oleh para hostnya dan kalian pun bisa ikut berpartisipasi dengan cara mengirim rekaman cerita buku kalian. Selengkapnya ada di bawah. Oya Kepo Buku Season 2 masih bareng Rane, Steven, Toto, namun sekarang juga ditambah satu host baru. Namanya Opat. Jadi episode ini sekalian memperkenalkan teman-teman dengan Opat!

Selamat menikmati.



Di mana dengar podcast Kepo Buku?

Apple Podcast | SoundcloudGoogle Podcast | Spotify | Anchor | Breaker | Sticher | Pocketcast | Radio Public

Buku yang Dibahas di Episode ini:

  • Principles: Work and Life (Ray Dalio)
  • Mind Platter (Najwa Zebian)
  • The Silkworm (Robert Galbraith)
  • Men Without Women (Haruki Murakami)
  • Ikigai (Hector Garcia & Francesc Miralles)
  • Filosofi Teras (Henry Manampiring)
  • Smile (Raina Telgemeier).

 

AYO CERITAKAN BUKU YANG LAGI KALIAN BACA LEWAT AUDIO:

Yoi cuy, kita mau ngajak kalian buat ikutan di Kepo Buku. Intinya kita mau tahu kalian lagi baca buku apa? Kirim dalam bentuk rekaman suara (maksimal 5 menit). Jangan lupa sebut nama, lokasi dan ceritakan buku yang kalian lagi baca atau mau kalian rekomendasikan. Ada dua cara yang bisa dilakukan:

  1. ANCHOR: Untuk pengguna aplikasi Anchor, klik “Message” dan mulai rekam review kalian. (Durasi maksimal 1 menit tapi kalau masih kurang, silahkan rekam lagi)
  2. WHATSAPP:  Gunakan fasilitas Voice Note di Whatsapp. Klik/ ketik link ini di HP kalian: http://bit.ly/ikutkepobuku
  3. EMAIL: Rekam di voice note di hp dan kirim lewat email ke suarane@gmail.com

Rekaman yang kita terima akan kita sertakan dalam episode-episode Kepo Buku berikutnya.

 

Credits & Disclaimer:

  • Kepo Buku tidak berafiliasi dengan penerbit ataupun penulis buku yang diulas di episode ini.
  • Musik: “Rainbows” oleh Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License
  • Cover: pixabay.com

 

-rh-

#KepoBuku Cara Lain Nge-review Buku


Sejak awal nge-blog sekitar tahun 2003-an, saya sudah kenal yang namanya podcast. Dari mana saya tahu? Dari blog seorang lelaki kece blogger dan dedengkot Blogfam bernama Rane Hafied atau lebih sering dipanggil Pak Jaf. Daftar podcast-nya dulu kalau saya tidak salah terdiri dari potongan-potongan rekaman siaran radionya. Pak Jaf adalah produser sekaligus penyiar Radio Singapura Internasional (RSI). Busyet, saya masih simpan kartu Lebaran dari Pak Jaf dengan gambar orang-orang RSI. Dari beliau saya banyak belajar tentang dunia radio. Yuhuuu. Beliau ini baik banget dan tidak pelit ilmu. Bersama Pak Jaf, Uyet, dan Mbak Sa, cerita estafet kami pernah diterbitkan oleh Gramedia.


Pak Jaf dan dunia podcast tidak bisa dipisahkan. Kalau ingat Pak Jaf, pasti saya langsung ingat podcast. Seperti kalau ingat Deadpool pasti ingat Ryan Reynolds. Banyak sudah podcast yang bisa kalian dengarkan di blog-nya, dengan banyak bahasan. Diantaranya: Nyeduh Kopi Bareng Riyogarta, [Klipping] Podcast, Masa Depan Penyiaran yang Belum Pasaran di Indonesia, Episode Anchor: Cover-Coveran Ukulele Lagi, Tips Merekam Podcast Dengan Ponsel, dan yang satu ini Blog: Review Singkat Speaker Studio Buat Podcasting. Masih banyak podcast lainnya, silahkan meluncur ke blog beliau. Asyik banget dengerin podcast di sana. Nge-blog lewat suara! Kalian harus coba nge-blog lewat suara ini.


Saat ini Pak Jaf, yang konsisten dengan dunia podcast, punya seri podcast berjudul #KepoBuku. #KepoBuku ini merupakan review buku tapi dalam bentuk audio alias suara. Dalam #KepoBuku Pak Jaf tidak sendiri, ada temannya yang bernama Hertoto Eko, dan Steven Sitongan yang punya Ksatria Buku (silahkan cari di IG). Pak Jaf dan Om Totok sama-sama luwes, mungkin karena mereka sahabatan. Sedangkan Steven jauh lebih muda dari mereka berdua ... eh. Ampun Pak Jaf hahaha

Baca Juga : Proyektor Ini Tidak Perlu Layar Atau Dinding

Podcast #KepoBuku yang sudah sampai pada Epidose #11 itu bakal memuaskan kalian para pecinta buku, hanya dengan mendengarkan sambil tidur-tiduran atau sambil bajak sawah. Bahkan bisa jadi pilihan bagi kalian yang pengen nge-review tapi malas banget menulis.

Oh, really?

Yess, darling!

Karena, kalian juga bisa mengirimkan review singkat kalian tentang buku yang sedang dibaca ke mereka! Via WA voice salah satunya. Jadi, selain review buku bisa kalian pos di blog pribadi, juga bisa dikirim ke mereka dalam bentuk audio. Saya sendiri sudah mengirimkan buku yang sedang saya baca, kebetulan juga cocok sama tema mereka tentang buku sastra. Silahkan dengarkan suara saya yang cempreng hahaha.


Silahkan submit review kalian. Caranya? Lihat gambar di bawah ini *tunjuk-tunjuk*


Atau langsung saja ke blog-nya.

Baca Juga : Dine Tools That Can Be Folded

Berkaitan dengan podcast ini adalah layanan yang dipakai yaitu Anchor. Saya pernah membahasnya di sini. Namanya layanan podcast, semua hal yang berkaitan dengan audio bakal diterima dengan senang hati. Silahkan unggah audio pilihan kalian. 


Tapi, bagaimana caranya punya akun di Anchor?

Mudah, kawan. Buka browser, ketik alamat Anchor, lalu daftar seperti biasa / membuat akun. Silahkan memulai podcast kalian: rekam audio dan unggah. Enaknya di Anchor adalah kalian bisa memilih podcast kalian bakal di-publish di mana saja, termasuk Spotify, Apple Podcasts, dan Google Podcasts!


Apa saja yang bisa diunggah di Anchor? Rekaman seperti #KepoBuku, musik yang kalian buat sendiri, atau lagu yang kalian cover dari lagu orang lain. Dengarkan remakan saya dan Mas Yoyok Purnomor dalam episode susahnya merekam lagu (akustik) live berikut ini:



Atau lagu Terukir di Bintang milik Yuna yang saya cover dengan musik oleh Luis Thomas Ire berikut ini :



Jangan ragu untuk mulai membikin podcast. Karena apa, wahai sodara-sodara? Karena, dulu orang juga ragu nge-vlog kan? Tapi lihat sekarang ... begitu banyak vlogger di dunia ini. Bahkan yang kelasnya sudah pro! Mereka sukses bukan dalam sekedip mata tetapi karena ada proses panjang yang dilalui. Artinya adalah kita harus optimis. Segala sesuatu itu tidak langsung besar, kecuali planet-planet dan dinosaurus :p, semua dimulai dari yang kecil atau dari nol.

Lagi pula, #KepoBuku dapat menjadi inspirasi kita untuk membuat rekaman review buku sendiri. Why not?

Baca Juga : Instructables, How to Make Anything

Berani coba?

Harus!


Cheers.

Episode Anchor: Cover-Coveran Ukulele Lagi..

Sejak sebulan terakhir ini gue mulai punya channel kedua yang isinya cemilan-cemilan podcast pendek. Ini tempat gue bebas bereksperimen menggodok ide-ide podcast baru sekalian juga menyalurkan hobi ngoceh. Waktu terbitnya juga bebas tanpa aturan, kontennya pun semau gue. 😀

So inilah salah satu episode di mana gue kembali mencoba bikin cover lagu dengan ukulele setelah sekian lama berhenti. Kali ini yang jadi “korban perusakan” gue Akad dari Payung Teduh. Bisa didengarkan di browser dengan mengklik link ini, atau download aja aplikasi “Anchor” di sini dan cari ID akun gue: “Rane” atau dengar di player di bawah. Enjoy..

Podcast-podcast pendek gue yang lain ada di http://anchor.fm/suarane.

Disclaimer: Lagu Akad gue cover cuma buat hiburan ya, Daeng Is. Nggak ada maksud komersil kok. Suara gue mana komersil juga haha

Episode 04 – Lagu Anak Zaman Old

 

Masih ingat lagu-lagu zaman anak-anak dulu? Ini kenangan beberapa lagu dari masa kecil gue yang sampai sekarang masih nempel di kepala. Episode ini tidak sama sekali tidak dipersiapkan dan direkam secara spontan gara-gara ingin mencoba kembali aplikasi lama yang pernah saya ulas di episode 02 tahun 2017 bernama Anchor. Semua lagu direkam secara spontan dengan iringan si “Tom,” ukulele kesayangan gue. Semoga berkenan.

Bisa didengarkan di player di bawah ini (Durasi: 28:56):



Tautan Terkait:

Catatan Teknis:

  • Episode ini aslinya direkam dengan menggunakan aplikasi platform audio Anchor. Satu lagi cara keren untuk siaran ala radio dan podcast melalui HP/ ponsel.
  • Berbeda dari biasanya, kali ini gue pakai mikrofon lapel, atau mikrofon jepit bercabang dua yang disambungkan ke hp Xiaomi Mi Max 2 agar bisa bebas bermain ukulele.
  • Lagu pembuka dan penutup: Carpe Diem – Kevin MacLeod (Incompetech.com)
  • Hak cipta lagu yang dicover di episode ini semua ada pemiliknya. Saya hanya menggunakan untuk tujuan hiburan dan bukan tujuan komersil.
  • Gambar cover podcast ini diambil dari Pixabay.com karya Alexas-Fotos.

Tabik!

 

Bangkok, 28 Januari 2017.

Rane

 

Episode 03 – Tentang Podcast di Indonesia

Hola! Lagi-lagi podcast yang ngomongin podcast. Segmen “In My Sok Tau Opinion” kali ini ngobrolin soal podcast-podcast Indonesia yang belakangan ini semakin rame. Ada beberapa podcast yang gue rekomendasi dan nanti juga akan gue rekomendasi lebih banyak lagi di episode selanjutnya. (Daftar podcast yang disebut di episode ini dan juga list aplikasi podcast player semua ada di bawah lengkap dengan tautan/ linknya.)

Shout out buat teman-teman podcast Indonesia, gue pinjem beberapa episode podcast kalian buat dicuplik di sini ya.

Selamat mendengarkan. Bisa didengar di player di bawah ini, atau mau dengar langsung di sini juga bisa.



Time Code:
Nggak ada waktu denger semua? Berikut ini indeksnya. Klik time code buat dengerin per-bagian.

  • 02:48 – Podcast itu apaan sih?
  • 06:11 – Apa saja kelebihan podcast?
  • 10:56 – Aplikasi-aplikasi buat dengerin podcast
  • 12:31 – Podcast-podcast Indonesia rekomendasi gue
  • 02:48 – Tips paling penting – menurut gue- untuk para Podcaster

 

List Aplikasi Podcast Rekomendasi Gue:

Catatan Teknis:

  • Episode ini direkam di luar (di kafe tepatnya) dengan aplikasi voice recorder bawaan Xiaomi Redmi Note 4. Gue pakai trik standar gue, yakni dengan menempelkan HP di telinga seolah sedang menelepon. Gue biasa pakai cara ini karena pertama gue cenderung terdengar natural karena serasa ngobrol di telepon dan bukan di depan mikrofon. Alasan kedua, ini teknik anti-kepo dan tidak mengundang perhatian, karena orang akan melihat kita seolah sedang telepon saja hehehe
  • Editing dan Mixing dilakukan dengan Audacity Portable (Ini adalah versi portable dari Audacity yang bisa disimpan di USB Flash Disc dan dibawa kemana-mana. Kebetulan ini gue edit di laptop kantor di sela-sela makan siang. Kebetulan laptop kantor tidak memperbolehkan install aplikasi macam-macam. Jadi gue tinggal colok USB dan nyalain Audacity Portable haha
  • Oya, edisi ini tidak di levelling seperti biasa. Jadi volumenya agak kecil dari biasanya, tapi lumayan ballance lah…
  • Music used in this episode: “Carpe Diem” by Kevin MacLeod (incompetech.com) – Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Enjoy 🙂

RH