Arsip Kategori: podcast

S0608: Ajakan Berbuat Kebaikan Lewat Podcast

Memasuki bulan suci Ramadhan ada satu kegiatan menarik dari Komunitas The Podcasters Indonesia bekerjasama dengan Paberik Soeara Rakjat dan Jaringan Podcast Campus. Kegiatan ini intinya mengajak para podcaster untuk berbuat kebaikan lewat podcast mereka. Ini sekalian juga memberi ide kepada para podcaster yang belum tahu mau mengisi konten seperti apa di bulan Ramadhan nanti, lewat 10 macam konten atau episode. Selengkapnya dengarkan ceritanya langsung dari sang Ketua Panitia, Bang Odi.

* Music used in this episode: Loopster by Kevin MacLeod is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 license. https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ – Source: http://incompetech.com/ 

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0607: Sekali Merengkuh Dayung, 26 Podcast Terlampaui | #BajakPodcast

Jika sendiri, maka tak ada teman berbagi. Jika berdua saja, takut ada sesuatu di antara kita. Jika bertiga, sepertinya oke juga. Tapi untuk apa bertiga jika puluhan orang bisa diajak kerja sama?

Captain Rhapsody Maryana, Peni Astiti the Navigator, Qonita Aliya the Explorer, mereka yang tergabung dalam Haengbog Team berhasil membajak sebuah kapal besar untuk satu episode penuh.

Tak ingin merayakan kebahagiaan ini sendirian, Haengbog team mengundang 26 podcaster dalam pesta kemenangan yang mereka adakan. Apa yang akan mereka lakukan di kapal besar bernama Suarane Podcast di #BajakPodcast?

Catatan dari Rane: Episode ini adalah bagian dari kegiatan #BajakPodcast oleh Komunitas The Podcasters Indonesia yang menantang para anggota komunitas untuk mengambil alih tiga podcast (salah satunya podcast ini). Mereka terdiri dari sejumlah kelompok yang harus mengajukan ide untuk “membajak” podcast dan dipilih salah satu untuk mewujudkannya. Tim Haengbog ini gue pilih karena ide mereka untuk juga memperkenalkan para podcaster lain. TIdak tanggung-tanggung 26 podcast yang susah payah mereka kumpulkan dari hasilnya bisa dinikmati di sini. Jangan lupa kunjungi podcast-podcast yang direkomendasikan di sini! Salam podcast!

Hmm.. gimana kalau tiga pembajak ini gantian gue bajak ya podcastnya *evil grin* Setuju, nggak? 🙂

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0606: Usai Bumi Berguncang

Episode ini sebenarnya dibuat untuk memperingati 10 tahun peristiwa salah satu gempa terbesar di dunia yang terjadi tanggal 11 Maret 2011 di Timur Laut Jepang, sebuah peristiwa tak terlupakan bagi gue dan keluarga yang saat itu tinggal di Tokyo, Jepang. Namun karena sesuatu dan banyak hal, baru sempat gue upload sekarang.

Episode ini adalah salah satu contoh bagaimana Podcast atau rekaman suara bisa menjadi catatan sejarah penting bukan hanya sejarha hidup kita, tapi juga bagian dari sejarah di masa kita hidup dulu, karena gue dari dulu terbiasa membuat macam-macam rekaman suara dari keseharian gue dan menjadikannya materi podcast. Semua insert-insert suara di episode ini (kecuali musik background) gue ambil dari rekaman-rekaman podcast gue 10 tahun lalu.

* Music used in this episode: Ishikari Lore by Kevin MacLeod is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 license. https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ – Source: http://incompetech.com/music/royalty-free/index.html?isrc=USUAN1100192

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0605: Tips Wawancara “Bodoh” ala Larry King

Dia adalah The Beatlesnya para interviewer, karena gaya wawancaranya yang banyak menjadi acuan. Dia konsisten dengan format acara wawancara selama 25 tahun dan sudah menghasilkan lebih dari 6000 episode. Berbagai kalangan mulai dari presiden, dictator, artis, penjahat, sampai orang-orang biasa tidak lepas dari todongan pertanyaan-pertanyaannya yang tak jarang memunculkan sisi lain dari mereka yang selama ini tidak diketahui public. Sang Raja interview itu baru saja meninggal dunia hari Sabtu, 23 Januari 2021 dalam usia 87 tahun. Nama aslinya Lawrence Harvey Zeiger tapi dunia lebih mengenalnya sebagai Larry King.

Suarane Podcast mencoba merangkum beberapa pelajaran penting dari Sang Raja Wawancara ini yang semoga bermanfaat buat kita para podcaster

Tentang Suarane Podcast Podcast:

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast. Mau ikut bersuara di podcast ini dalam bentuk pertanyaan atau komentar, kirim voice note via Whatsapp ke 08 7878 5050 12.

Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah:

Loopster by Kevin MacLeod
Link: https://incompetech.filmmusic.io/song/4991-loopster
License: https://filmmusic.io/standard-license

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0604: Menculik Sang Penculik

Dia salah satu pemenang Challenge #30HariBersuara dari Komunitas ThePodcasters Indonesia lewat salah satu kreasinya yakni Podcast Penculikan. Ide podcast ini sederhana sekali sebenarnya yaitu wawancara dengan berbagai macam nara sumber. Yang berbeda adalah karena ia menggunakan konsep seperti proses interogasi di film-film kriminal. Jadilah sebuah kemasan yang sekilas seperti crime-story, tapi sebenarnya adalah wawancara. Ide inilah yang membuat para juri #30HariBersuara tertarik.

Dengarkan saja sendiri obrolan di balik layar Podcast Penculikan bersama  Dodi “Bang Odi” Susetiadi, si pelaku penculik.

WASPADALAH! 😀

Tentang Suarane Podcast Podcast:

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast. Mau ikut bersuara di podcast ini dalam bentuk pertanyaan atau komentar, kirim voice note via Whatsapp ke 08 7878 5050 12.

Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah:

Loopster by Kevin MacLeod
Link: https://incompetech.filmmusic.io/song/4991-loopster
License: https://filmmusic.io/standard-license

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

5 Alasan Mengapa Podcast (Cocok/Tidak Cocok*) Buat Para Blogger

*Coret yang tidak perlu

Artikel blog ini saya persembahkan untuk Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB) yang tahun ini menyambut usianya yang ke 9. Selamat ulang tahun ya, Mak! 🙂 Sukses terus!!

Tidak semua orang cocok dengan podcast! Karena itu alih-alih mempromosikan podcast, di kesempatan ini saya akan memaparkan 5 alasan mengapa podcast mungkin saja cocok atau tidak cocok buat para blogger.

Pada akhirnya teman-teman blogger sendiri yang nanti akan bisa memutuskan setelah menyimak ke lima poin berikut ini! 🙂

~~~

1. PODCAST ITU PERLU SUARA

Suara saya jelek, suara saya cempreng kayak Donald Bebek. Ih, geli denger suara sendiri! Amit-amit deh!

Terlalu sering saya mendengar komentar-komentar seperti ini, dan tanggapan saya selalu sama: MEMANG!

..eh gimana? gimana?

Ya memang aneh! Tapi ada alasannya. Alasan paling sederhana adalah karena kita jarang sekali mendengarkan rekaman suara kita sendiri. Jangankan suara, buat yang hobi selfie, coba lihat kamera ponsel sendiri dan perhatikan seberapa banyak kita mengambil foto kita sendiri dari berbagai sudut, karena merasa ada yang kurang pas. Padahal kita sudah monyongin mulut sana sini, mata dipelotot-pelototin! Kenapa terasa tidak pas, karena foto tidak pernah seindah aslinya. Foto akan selalu dipengaruhi oleh sudut pengambilan, cahaya, sudut pandang dan itu semua sering menipu mata kita sendiri

Alasan kedua, dan ini ilmiah sekali! Suara kita terdengar lewat dua cara. Pertama lewat gelombang suara yang ditangkap gendang telinga yang cenderung memiliki nada tinggi. Kedua lewat getaran di dalam tempurung kepala yang ditangkap dengan nada yang cenderung terdengar rendah atau ngebas! Tapi ketika kita mendengar rekaman suara kita sendiri, yang terdengar hanya suara nada tinggi itu dan itu sering ditafsirkan sebagai cempreng!

Seorang teman yang kebetulan adalah Komunitas Voice Over, Dubber dan Announcer Indonesia (KVDAI) pernah bilang begini:

Tidak ada suara yang jelek! Yang ada hanyalah suara yang tidak terlatih!

Arief Budiman, Presiden KVDAI

Bagaimana melatih suara? Paling sederhana adalah dua hal berikut ini:

a. Intonasi: Nada suara tinggi atau rendah, pelan atau cepat.
b. Artikulasi: Pengucapan kalimat yang harus jelas.

Kedua hal tersebut sebenarnya sudah sering kita latih di keseharian. Wahai para emak, mari kita coba praktekkan kedua hal itu, misalnya saat bicara kepada anak yang malas makan atau kepada si babeh yang baru beli Play Station 5 🙂 Rasanya otomatis langsung intonasi dan artikulasi akan terbentuk sendiri, karena kita ingin pesan kita ditangkap.

“Adek, ingat ya. Kalau kamu malas makan, nanti sakit loh. Kalau sakit, nggak bisa jalan-jalan ke Dufan, kan?”

“Oh gitu ya.. Harga Play Station 5 cuma satu juta ya. Dipikirnya Mamah gak tau harga, apa?”

~~~

2. PODCAST ITU PERLU ALAT

“Podcast itu perlu alat. Mahal, tau! Mikrofon aja udah berapa? Belum mixer. Belum studio kedap suara!”

Ini betul sekali! Sangat betul! Ada yang pernah dengar atau nonton podcastnya Om Deddy Corbuzier? Mari kita lihat harga alat yang kelihatan di gambar ini saja ya

Headphone yang dipakai itu adalah Audio Technica ATH-M50x yang harganya Rp.2 juta. Mikrofonnya adalah Shure SM7B yang rata-rata harganya mencapai Rp. 7 juta. Mic-standnya sepertinya adalah Rode PSA1 yang harganya Rp.1.5 juta. Jadi total yang kelihatan di gambar itu saja sudah 10.5 juta. Kalikan dengan jumlah tamunya. Itu belum termasuk audio mixer dan komputernya ya.

Masih mau bikin podcast?

Tunggu! Jangan langsung mengambil kesimpulan sebelum kita lanjut dengan yang satu ini.

Oke, sekarang mari kita lihat satu contoh podcaster lain. Dia ini salah satu podcaster ekslusif dari Spotify, salah satu platform streaming musik dan podcast terbesar di dunia.

Podcast Rintik Sedu Selalu ada di peringkat-peringkat atas podcast yang paling banyak pendengarnya di Spotify. Nah, alat apa yang dia pakai? Kalau didengarkan dari ciri suara dan musik yang dia pakai, Mbak Rintik Sedu ini modalnya cuma ponsel dan aplikasi yang namanya Anchor! Berapa sih harga ponsel sekarang? Silakan hitung sendiri deh. Yang di kisaran sedang saja harganya bisa jadi belum menyamai harga satu mikrofonnya Om Deddy 🙂

Masih mau bikin podcast?

~~~

3. PODCAST ITU RIBET!

“Podcast itu kan ribet. Harus direkam di ruang kedap suara, terus edit, masukin wawancara, masukin musik, sound effect… Ah, pokoknya ribet! Enakan nulis deh. Tinggal ketik, publish, beres!”

Betul sekali!!! Idealnya podcast memang harus punya semua unsur itu. Ada musik pembuka, di edit yang rapi, kalau perlu ada sound effect dll. Biar lebih menarik, toh?

Tapi coba lihat lagi poin kedua tadi, yang cerita tentang Mbak Rintik sedu, podcaster top Indonesia sekarang. Dia rekamnya pakai ponsel dan aplikasi kok. Ada musik pembuka dan musik latarnya juga, kan?

Begini saja. Coba ambil ponsel yang rasanya nyaris selalu ada di tangan kita itu, download dan install aplikasi yang namanya Anchor** di PlayStore atau AppStore, registrasi terus langsung coba rekam dan upload.

**Disclaimer: saya bukan promosi aplikasi Anchor atau Spotify. Tapi rasanya belum ada aplikasi yang selengkap itu saat ini. Jadi, mau gimana lagi? 🙂

~~~

4. PODCAST ITU BELUM BISA DIDUITIN!

“Podcast itu belum bisa diduitin, dicuanin! Kalau blog kan bisa jadi buzzer atau influencer, dapat duit kan?”

Betul!

Ambil contoh podcast di Anchor atau Spotify yang rasanya masih merupakan platform podcast nomor satu di Indonesia saat ini! Di Indonesia mereka belum punya sistem monetisasi seperti halnya Youtube. Namun sistem itu sudah ada di tempat kelahirannya di Amerika. Melihat jumlah channel podcast Anchor di Indonesia yang terbanyak ke 3 di dunia, bukan tidak mungkin suatu saat sistem itu akan masuk. Sabarlah! 🙂

Masih mau punya podcast?

Di blog memang banyak kan cara untuk mendatangkan cuan? Bisa pasang ad-sense di blog, atau jadi buzzer dan influencer yang rajin memberikan testimoni produk dan lain sebagainya.

Namun di podcast pun banyak cara untuk mendatangkan cuan. Berikut ini contoh hasil survei tahun lalu di Amerika terhadap sejumlah cara yang dipakai para podcaster untuk menghasilkan uang.

Saat ini di Indonesia sendiri sudah banyak podcaster yang mendapatkan penghasilan dari podcastnya, baik dengan mengiklankan produk dari brand atau sekadar menjadikan podcastnya sebagai portfolio keahliannya yang secara tidak langsung menghasilkan juga.

Masih mau jadi podcaster?

~~~

5. SAYA KAN BLOGGER!

Sori deh. Saya kan sudah lama jadi blogger. Sudah tahunan, loh. Ngapain pindah jadi podcaster? Lagian saya lebih nyaman menulis. Blog saya juga sudah mendatangkan penghasilan juga kok”

Bagus dong! Konsistensi itu penting bagi para konten kreator!

Tapi bagaimana kalau saya bilang podcast itu bisa melengkapi blog kalian?

Nah, sekarang bayangkan artikel-artikel blog kalian bukan hanya berisikan tulisan-tulisan yang memang sudah keren itu, tapi juga ada versi audionya. Jadi orang yang tidak sempat membaca artikel-artikel blognya, bisa mendengarkan audionya, kan? Pembaca blog kita bisa tetap mengkonsumsi tulisan-tulisan kita sambil beraktifitas, entah sedang mengemudi, sedang kerja, sedang berolahraga, atau sedang masak. Bukankah itu menjadi nilai tambah bagi blog kalian?

Mau nilai tambah lain? Yang paling sederhana begini saja. Coba download aplikasi podcast di ponsel, lalu cari artikel-artikel blog lama kalian, rekam dan bacakan, lalu publish. Setelah itu tinggal pasang di bawah artikel kalian, lengkap dengan playernya. Keuntungannya, blog kalian jadi lebih kaya fitur dan artikel-artikel lama itu bisa kembali terekspose ke audience.

Come on. Coba aja dulu. Kalau nggak nyaman tinggal hapus. Gratis ini kok.

Oya, buat yang sedang mengakses tulisan ini di website, tidak sempat melanjutkan baca artikel ini karena terlalu panjang dan karena terpotong kesibukan pekerjaan, atau lagi di jalan, atau anak minta ditemani tidur, atau sudah waktunya masak, artikel di blog ini juga tersedia dalam bentuk audio kok. Tinggal pasang headphone dan klik player di bawah ya lalu lanjutkan beraktifitas. 🙂

~~~

Nah, dari 5 poin yang saya ceritakan tadi, silakan teman-teman memutuskan sendiri apakah podcast memang cocok untuk kalian atau tidak.

Kalau tertarik, mari kita bicara! 🙂

.

Bangkok, 16 Januari 2021

Rane

S0603: Pelajaran dari #30HariBersuara

Setelah sebulan penuh ikutan Challenge #30HariBersuara yang digagas oleh Komunitas The Podcasters Indonesia, banyak pengalaman dan pelajaran yang bisa didapat. Di episode ini gue mencoba melihat kembali sebulan ke belakang dari 31 episode podcast yang sudah gue bikin setiap hari serta pelajaran apa yang bisa didapat. Semoga ini bermanfaat ya buat teman-teman podcasters lainnya.

Dengarkan seluruh episode #30HariBersuara di: https://suarane.org/30haribersuara/ atau di https://sptfy.com/babelo

Tentang Suarane Podcast Podcast:

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast. Mau ikut bersuara di podcast ini dalam bentuk pertanyaan atau komentar, kirim voice note via Whatsapp ke 08 7878 5050 12.

Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Daily Beetle” by Kevin MacLeod – License: http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0602: #30HARIBERSUARA

Ada ajakan menarik buat para podcaster untuk sejenak keluar dari rutinitas podcastingnya yang biasa dan melakukan sesuatu yang berbeda tapi penuh tantangan: Bikin podcast setiap hari selama satu bulan penuh di bulan Desember. Tema besar dan tema harian sudah disiapkan. Tinggal rekam dan upload. Ini juga bentuk latihan intensif yang menarik buat para podcaster baru atau buat mereka yang selalu kehabisan ide untuk bikin podcast. Namanya tantangan #30HariBersuara yang digagas oleh Komunitas The Podcasters Indonesia, sebuah komunitas podcasters paling besar dan paling aktif dan kali ini kita akan ngobrol dengan dua dari mereka. 

Selamat menikmati dan ditunggu partisipasinya. 

Tentang Suarane Podcast Podcast:

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast. Ada mau ikut bersuara di podcast ini dalam bentuk pertanyaan atau komentar, kirim voice note via Whatsapp ke 08 7878 5050 12.

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0601: Kere Hore, Kere Aktif!

Ini adalah episode perdana Season 6 Suarane Podcast, sekaligus memperkenalkan satu segmen baru yang disebut “Kere Hore, Kere Aktif!”. Segmen baru ini akan muncul di sela-sela segmen lain podcast ini yang tetap berkutat di seputar dunia podcasting, mulai dari segmen tips and trik podcasting, rekomendasi podcast keren sampai obrolan-obrolan dengan para podcaster dan tamu lain yang terkait dunia podcasting. 

Apa itu segmen Kere Hore, Kere Aktif? Silakan didengarkan saja kalau penasaran 🙂

Tentang Suarane Podcast Podcast:

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast. Ada mau ikut bersuara di podcast ini dalam bentuk pertanyaan atau komentar, kirim voice note via Whatsapp ke 08 7878 5050 12. 


Credits: Rekaman, editing dan mixing episode ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi Anchor, cara paling mudah untuk bikin podcast. Download Anchor di iOS atau Android 

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

S0515: Masuk Neraka Bareng Fikri

Setiap orang rasanya pernah melalui proses pencarian bahkan mungkin masih di proses itu. Tamu kali ini juga tidak terkecuali. Di usianya yang masih cukup muda, dia sudah sangat intens melakukan pencarian soal ketuhanan, agama dan spiritualitas dan semua proses itu dituangkannya dalam bentuk podcast bernama unik: Podcast Masuk Neraka! Kenapa sampai namanya seseram itu? Apa saja yang dia bicarakan? Apa sih yang dia cari? Kita dengar saja langsung dari pemilik podcastnya.

Peringatan: Podcast ini bukan untuk mereka yang tidak bisa membuka diri pada perbedaan dan diskusi yang membangun!

Tentang Podcast Masuk Neraka.

Podcast Masuk Neraka dibawakan oleh Muflih Dwi Fikri, seorang mahasiswa di Solo. Fikri bisa dihubungi di masukneraka.podcast@gmail.com atau lewat akun instagramnya @masukneraka.podcast 

Tentang Suarane Podcast Podcast:

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast atau langsung ke website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast.


Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” by Kevin MacLeod – License: http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ | CoverArt: Pillow Talk Podcast

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message