Suarane Episode 12 – Cerita Ukulele

Ini kisah persahabatan gue dengan ukulele hehe.. Awalnya gue menganggap ukulele itu alat musik yang nggak keren, tapi kemudian jadi kepincut. Dalam episode ini gue share cerita tentang hobi main ukulele, apa itu ukulele, jenis-jenisnya, di mana bisa belajar online secara gratis, inspirasi gue main ukulele dan juga beberapa cover yang pernah gue bikin. Episode ini gue persembahkan buat para penggemar ukulele dan mereka yang tertarik main ukulele..

Mengutip kata-kata “dewa” ukulele Jake Shimabukuro, ukulele itu adalah alat musik perdamaian dan penyebar kebahagiaan. ? Jadi semoga episode yang “full music” ini bisa ikut menyebar kebahagiaan buat semua. Bisa didengarkan di player berikut ini atau ke link di Soundcloud. Enjoy

[Link untuk mendengarkan langsung di Soundcloud]

*Catatan:
Lagu-lagu yang digunakan di episode ini semua gue cover kecuali disebut sebaliknya. Ada yang utuh ada yang hanya cuplikan saja. Kebanyakan tidak direkam secara live melainkan rekaman dari cover-cover yang pernah gue buat sejak tahun 2010. Berikut daftarnya:

  • Keroncong Pertemuan – Koes Plus
  • Can’t Help Falling in Love – Elvis Presley (versi Twenty One Pilots)
  • Creep – Radiohead (Cuplikan dari Youtube Fathia Izzaty)
  • Pergi Pagi Pulang Pagi – Armada (Cuplikan dari Youtube Ferro Chocolatos)
  • What A Wonderful Road – Dwayne Johnson (Cuplikan dari Youtube)
  • Somewhere Over The Rainbow – Israel Kamakawiwo’Ole cover
  • While My Guitar Gently Weep – Jake Shimabukuro (cuplikan dari Youtube)
  • Smile/ The Charlie Chaplin Song – Lyrics by Turner and Parsons
  • Come As You Are – Nirvana
  • Like A Rolling Stone – Bob Dylan
  • Ruby Tuesday – Rolling Stones
  • House of Gold – Twenty One Pilots
  • Energetic – Wanna One
  • Matahari (OST Badai Pasti Berlalu) – Berlian Hutahuruk
  • I’ll See You In My Dreams – Joe Brown

Link untuk belajar ukulele favorit gue ada di sini: https://www.youtube.com/user/TheUkuleleTeacher

Gue pakai ukulele merek Tom seri TUT-700TN (http://www.tomukulele.com/en)

—-
**Disclaimer: Semua hak cipta lagu yang gue cover di episode ini sepenuhnya milik pada para komposernya. Gue hanya cover untuk tujuan hiburan dan bukan komersil.

Copyrights to the songs covered in this podcast belongs to the rightful composer/owner. I’m covering it purely for entertainment purposes and not for commercial use.

Suarane Episode 11 – Riyogarta dan Seduh Kopinya

Podcast Suarane kali ini ngobrol tentang serba-serbi kopi bersama Riyogarta Pratikto, pemilik kedai Seduh Kopi di Tangerang Selatan yang mengkhususkan pada kopi-kopi yang diseduh secara manual. Apa maksudnya diseduh secara manual? Benarkah kopi enak itu harus pahit? Benarkah merokok justru merusak cita rasa kopi? Pokoknya segala macam soal kopi kita obrolin.

Gue sudah kenal lama dengan Rio dan keluarga sejak zaman kita sama-sama hobi blogging. Tapi baru belakangan ini dia rupanya tertarik mengembangkan hobinya pada kopi dan semua dia ceritakan di Facebooknya. Gara-gara itu gue tertarik untuk tahu lebih banyak, termasuk pengetahuannya yang luas soal kopi.

Silahkan didengar di player berikut ini atau langsung dengar di akun Soundcloud gue di sini. Jangan lupa add gue di Soundcloud ya ?

 

*Catatan Teknis:
Di Episode kali ini juga gue mulai pakai ukulele untuk musik pembuka dan penutup, termasuk juga sebuah lagu cover di akhir wawancara. Sebuah lagu dari Bob Marley yang bertemakan kopi. Lebih asik lagi kalau episode ini didengarkan sambil ngopi.. Mantap! ?

Di episode ini juga gue mencoba menggunakan software “Levelator” untuk levelling suara. Selama ini proses levelling semua unsur suara gue lakukan secara manual di Audacity dan itu sangat memakan waktu. Buat yang tertarik pakai Levelator, bisa didownload secara gratis di conversationsnetwork.org/levelator. (Tersedia buat OS, Windows dan -yes- Linux. Sayang sofware ini sudah “final” dan tidak di update lagi oleh pengembangnya. Semoga terus compatible.

-rh-

Suarane Episode 11 – Mput dan Pak Guru Bahasa Thailandnya

Episode 10 ini adalah segment “Belajar Bareng Mputtt” (BBM). Kali ini Neng Mput dapat tugas untuk mewawancarai Pak Mollakarn, guru bahasa Thailandnya. Kami memanggilnya “Pak Guru” dan beliau ini pernah kuliah di Solo selama 4 tahun, sehingga bahasa Indonesianya lumayan lancar. Macam-macam hal ditanyakan oleh Si Neng, mulai dari pengalamannya di Indonesia, sampai ke tips-tips belajar bahasa Thailand, kehidupan di Thailand sampai kesan-kesannya terhadap Indonesia.

Silahkan didengar di player berikut ini atau langsung dengar di akun Soundcloud gue di sini. Jangan lupa add gue di Soundcloud ya ?

Segmen ini adalah bagian dari tugas homeschooling Mput untuk belajar wawancara sekaligus belajar dari para nara sumbernya. Semua proses dia harus lakukan sendiri mulai dari membuat draft pertanyaan, latihan, sampai setting alat rekam. Satu hal yang masih harus belajar adalah editing. Mungkin suatu saat dia akan bisa produksi sendiri semuanya ?

Good job, Mput!


Music used in this episode:
Pixeland by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Suarane Episode 9 – Susu, Telur dan Bubur Kacang Hijau Sang Jenderal

Episode 9, masih segment IMSTO (In My Sok Tahu Opinion) kali ini gue punya cerita tentang satu sosok penting dalam sejarah TNI yang bank mewarnai masa kecil gue dan membentuk image gue tentang tentara. Ini kado gue buat HUT TNI ke 72 hari ini.

Versi teksnya ada di sini: www.facebook.com/notes/rane-hafie…155837237522853/

Music used in this episode:
Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Cover image: Merdeka.com

Suarane Episode 8 – “Master Yoda, Raja Faisal dan Blues for Allah”

Episode ke 8 kembali ke segmen IMSTO (In My Sok Tau Opinion). Ini gue rekam outdoor hari Jumat dalam perjalanan pulang kantor. Isinya “dongeng” sok tau berjudul Master Yoda, Raja Faisal dan Blues for Allah. Enjoy..

Siapa bilang bikin podcast ribet? Pake handphone aja udah jadi kok. Masalah alat nomor dua. Nomor satu itu mau dipakai buat apa ?

Music used in this episode:
Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Suarane Episode 7 – Dari Radio, Podcast, ke Night School

Episode ke 7 ini berisikan review terhadap podcast “Night School” dari sebuah radio independen di Malaysia. Kali ini gue ditemani oleh Hertoto Eko Prasetyotomo (Toto), seorang profesional asal Indonesia yang bermukim di Singapura, seorang penggemar podcast dan juga pernah jadi penyiar radio di Indonesia.

Music used in this episode:
Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Suarane Episode 6 – Miss Boa on BBM

Ini segment baru podcast Suarane bertajuk BBM (Belajar Bareng Mputtt) yang merupakan bagian dari tugas homeschooling Neng Mput (putri saya) untuk belajar wawancara. Tugas pertamanya adalah mewawancarai guru lesnya yang juga mahasiswi S3 di Thailand. Enjoy

Music used in this episode:
Pixelland by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Suarane Episode 5 – “Bang Memet”


Episode ke 5 ini gue sebut sebagai segmen IMSTO (In My Sok Tau Opinion) di mana gue beropini tentang suatu peristiwa yang sedang hangat jadi pembicaraan. Kali ini gue mau cerita tentang sosok bernama Bang Memet. Siapa dia? Apa pula hubungannya Bang Memet dengan tragedi Rohingya?

Behind the scene: Rekaman episode ini lebih gampang karena gue ngoceh sendiri dan minimal editing. Tapi tantangannya adalah karena direkam secara outdoor, di pinggir kali dekat rumah sehingga beberapa kali harus break karena ada suara perahu lewat dan itu terekam apa adanya.. Enjoy ?

Music used in this episode:
Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Suarane Episode 4 – Iqbal Hariadi

Laporan utama episode ke 4 ini ngobrol panjang lebar dengan seorang podcaster Indonesia, Iqbal Hariadi. Simak juga beberapa ulasan peristiwa yang lagi trend di media sosial kita dan satu rekomendasi keren untuk para pecinta podcast. Enjoy!

Music used in this episode:
Digital Lemonade, Pixelland, Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License
creativecommons.org/licenses/by/3.0/

___

Alat Podcasting Terbaik?

“Kamera paling bagus itu ya yang ada di tanganmu sekarang ini. Yang penting itu momennya, mas!” Jawaban itu saya dapat dari seorang fotografer senior saat masih kuliah dulu, ketika saya minta rekomendasi kamera yang bagus.

Saat itu saya tidak akan pernah menyangka kalau sarannya justru bisa saya sampaikan ke teman-teman yang bertanya soal alat untuk membuat podcast. Ya, terlepas dari berbagai alat rekaman canggih, menurut saya perangkat podcasting paling bagus itu justru ada di tangan Anda.

Nggak percaya? Coba buka handphone yang bisa jadi saat Anda baca artikel ini ada tidak jauh dari Anda, atau malah sedang dipakai untuk membaca artikel ini. Pandangi ia baik-baik. Itulah alat podcasting anda! hehe

Begini, rata-rata setiap ponsel punya aplikasi perekam suara standar. Sebagai contoh, saya sehari-hari lebih sering memakai Xiaomi Redmi Note 4 yang memiliki aplikasi perekam standar yang disebut “Recorder“.

IMG_0776-01

Aplikasi recorder ini lumayan bagus. Format filenya MP3 (dengan pilihan setting low, standard, medium) dan kualitas suara lumayan bagus meski tentu tidak sejernih kalau menggunakan alat rekam canggih, apalagi dilakukan di studio.

Punya iPhone? Wah apalagi ini. Alat rekam standarnya yang bernama “Voice Memo” malah bisa dipakai untuk editing sederhana.

Coba deh cek fitur aplikasi perekam suara di ponsel Anda. Coba juga cari di Playstore atau Appstore karena ada banyak sekali aplikasi perekam suara lainnya. Ini satu rekomendasi bagus.

Mau mulai podcasting? Tinggal rekam suara Anda dengan aplikasi itu dan tinggal upload ke layanan hosting audio seperti Soundcloud. Jadi deh podcasting.

Mau lebih keren lagi? Install software editing suara gratisan seperti Audacity, edit hasil rekaman Anda dan kalau mau masukkan musik pembuka dan penutup.

Mau contoh hasilnya? Selama bulan ramadhan saya pernah membuat podcast pendek hampir setiap hari yang semua direkam dengan ponsel. Silahkan dengar di sini.  Ada lagi seorang teman podcaster Indonesia, Iqbal Hariadi, yang juga sering menggunakan alat perekam suara di ponsel untuk podcastnya. Dengarkan podcast Iqbal di sini.

Oya, Iqbal juga akan jadi tamu episode 4 podcast Suarane. Dia akan ngobrol tentang podcastnya termasuk juga menyinggung soal soal alat-alat yang dipakainya.

Lantas bagaimana dengan alat-alat rekam canggih lengkap dengan mixer dan studionya sekalian?

Kenapa tidak? Tapi sebelum kita bicara itu, coba ajukan pertanyaan ini dulu kepada diri Anda: podcastnya mau bicara tentang apa? Buat apa?

Kalau bisa menjawabnya, baru deh kita bicara lebih lanjut tentang peralatan.

Percayalah, alat itu nomor sekian.

“Mau dipakai buat apa?” Itu pertanyaan yang jauh lebih penting daripada “Mau pakai alat apa?”.

Tertarik? Mari kita bicara. Saya dengan senang hati siap membantu ?

 

Salam,

RH