Filem-Filem Bertema Pendidikan


Serius, saat menulis judul pos ini, saya sama sekali tidak ingin kalian berpikir tentang sinetron-sinetron Indonesia (tidak semua, memang - mungkin) yang bertema pendidikan dengan anak sekolah berpakaian kurang pantas seperti rok di atas lutut dan wajah menor kayak Anabelle versi filem. Atau anak sekolah yang di pikirannya cuma urusan cinta dan perebutan mahkota puteri dari pangeran sekolah. Filem-filem bertema pendidikan di sini tentu kualitasnya jauh di atas dari sinetron-sinetron picisan di teve. 

Tunggu dulu ... ada yang marah kalau saya menulis itu sinetron picisan? Ha ha ha.

Baca Juga:
Perang Urat Syaraf Antar Lelaki dalam The Daughter 
Jeff Dunham dan Puppet-nya 
Sisi Lain Dunia Gulat dalam Dangal

Kenapa saya menulis tentang filem-filem bertema pendidikan? Karena ... ehem ... baru selesai diyudisium ini, jadi masih hangat-hangatnya *tsaaah*

Menulis tentang filem-filem bertema pendidikan, yang paling pertama terlintas di benak saya adalah Laskar Pelangi. Filem bertema pendidikan yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata. Laskar Pelangi ini mengingatkan saya pada Universitas Flores; meskipun jauh dari Ibu Kota Republik Indonesia tetapi punya 'kekuatan' yang luar biasa. Bahwa tidak selamanya yang berada di kampung itu bakal kalah sama yang berada di kota. Bahwa tidak selamanya anak kampung itu kampungan. Am I right?

Setelah Laskar Pelangi, otak saya menuju ke sebuah filem berjudul 3 Idiots. Filem India yang satu ini punya kekuatan luar biasa pada tiga 'idiot'nya. Kalau Laskar Pelangi menyorot bocah SD maka 3 Idiots menyorot kehidupan kampus mahasiswa dan tentu kehidupan di asrama mereka. 3 Idiots adalah filem cerdas yang sangat layak tonton! Saya jamin kalian tidak bakal menyesal meskipun itu filem lama.

Ada satu filem (kita menyebutnya filem Barat, right?) berjudul Freedom Writers. Ini filem sampai membikin saya merinding saking kerennya. Sedikit bocoran, ini filem lama tentang seorang guru yang berhadapan dengan para murid beda RAS. Mereka membawa-bawa perkelahian antar geng di luaran sampai ke dalam kelas. Bagaimana seorang guru perempun berusaha mengajarkan kepada anak-anak itu bahwa pendidikan sangat penting dan hentikan permusuhan adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Menurut saya.

Beralih ke Thailand, sebuah filem Teacher's Diary juga layak ditonton berkaitan dengan filem bertema pendidikan. Tidak saja bercerita tentang perjuangan guru dan murid di sekolah apung di 'ujung dunia' Thailand sana, tapi juga tentang kisah cinta yang begitu kuat oleh seorang guru laki-laki terhadap guru perempuan hanya karena membaca buku harian si guru perempuan. Kalau belum nonton, saya rekomendasikan kalian untuk menontonnya karena visualnya sangat memukau.

Dan terakhir (dari saya) kembali ke Indonesia. Sebuah filem yang berlatar Papua yang berjudul Denias (Senandung di Atas Awan). Filem ini bercerita tentang seorang bocah laki-laki bernama Denias yang berusaha agar dia memperoleh pendidikan yang layak. Gosh ... agak gemas ketika melihat anak kota menyia-nyiakan kesempatan belajar sedangkan anak seperti Denias berusaha agar bisa memperoleh pendidikan yang layak. 

Filem-filem yang saya sebutkan di atas tentu hanya seiprit dari begitu banyaknya filem bertema pendidikan (dan berkualitas) baik dari Indonesia maupun dari negara lainnya. Bagaimana dengan kalian? Filem bertema pendidikan apa yang sudah kalian tonton?


Cheers.

Fun For Fam : Lingkungan Ramah Anak Di RT 13 Curug Kota Bogor


Anak-anak yang polos dan ceria menambah semaraknya lingkungan rumah kita. Bayangkan bila anak-anak kemudian murung dan tak ceria seperti biasanya? What happen with them? Kita akan bertanya seperti itu. pasti ada sebab mengapa anak-anak kelihatan murung dan cenderung pendiam. Tugas orang tua akan lebih berat dalam menjalankan tugasnya untuk membuat anak-anak kembal ceria dan bermain.

Salah satu cara membuat anak-anak bermain adalah dengan memberikan ruang untuk bermain dan mengekspresikan diri. Lingkungan tumbuh kembang anak pun perlu diperhatikan, apalagi zaman sekarang yang penuh dengan dinamika dengan arus globalisasi yang bukan tidak mungkin mempengaruhi perkembangan anak. 


Baru -baru ini, Desa Curug, Kota Bogor mengadakan sebuah program yang seru bertajuk "Fun For Fam : Lingkungan Ramah Anak". 




Fun For Fam : Lingkungan Ramah Anak Di RT 13 Curug Kota Bogor


Anak-anak yang polos dan ceria menambah semaraknya lingkungan rumah kita. Bayangkan bila anak-anak kemudian murung dan tak ceria seperti biasanya? What happen with them? Kita akan bertanya seperti itu. pasti ada sebab mengapa anak-anak kelihatan murung dan cenderung pendiam. Tugas orang tua akan lebih berat dalam menjalankan tugasnya untuk membuat anak-anak kembal ceria dan bermain.

Salah satu cara membuat anak-anak bermain adalah dengan memberikan ruang untuk bermain dan mengekspresikan diri. Lingkungan tumbuh kembang anak pun perlu diperhatikan, apalagi zaman sekarang yang penuh dengan dinamika dengan arus globalisasi yang bukan tidak mungkin mempengaruhi perkembangan anak. 


Baru -baru ini, Desa Curug, Kota Bogor mengadakan sebuah program yang seru bertajuk "Fun For Fam : Lingkungan Ramah Anak".