Arsip Kategori: Music

Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Bunga Terakhir dari Bebi Romeo

Lagu Bunga Terakhir merupakan lagu ke 8 dalam album perdana Romeo yang dirilis pada tahun 1998. Pada saat rilis di bawah label Aquarius Musikindo, personil Romeo adalah Virdi Megananda alias Bebi Romeo (vokal/piano) · Bimo Netral (bas/dram) · Willy Romeo (gitar)  · Epoy Romeo (bas). Setahun kemudian, pada 1999 hit single yang berjudul Bunga Terakhir membuat pencipta sekaligus vokalis kelahiran 6 September 1974 ini yaitu Bebi Romeo menjadi terkenal.

Suami dari selebritis Meisya Siregar ini mengakui bahwa hampir semua lagunya terinspirasi dari Meisya, lagu "Bunga Terakhir" Bebi ciptakan pada saat Meisya masih bersama orang lain., begitu juga lagu lain seperti "Mencintaimu" yang dipopulerkan Krisdayanti dan "Selamat Jalan Kekasih" yang dinyanyikan oleh Rita Effendi. 
Beberapa lagu juga demikian, diakui oleh Bebi Romeo terinspirasi dari Meisya istrinya termasuk lagu "Tiada Kata Berpisah" yang dinyanyikan Rio Febrian dan beberapa lagu Afgan seperti "Sadis", "Bukan Cinta Biasa", "Bawalah Cintaku", "Sabar" dan lain-lain.

Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Bunga Terakhir dari Bebi Romeo


Berikut ini lirik chord kunci gitar lagu Bunga Terakhir dari Bebi Romeo

INTRO: 
F#m  Bm  G#m7-5 C7

     F#m        F#m/E     D      C#7
  Kaulah yang pertama menjadi cinta
         Bm       E       A    G#m7-5  C#7
  Tinggallah kenangan

               F#m       F#m/E
  Berakhir lewat bunga
      D         C#m      Bm         E
  Seluruh cintaku untuknya

REFF:

  A                      G#m7-5
  Bunga terakhir ku persembahkan
  C#7               F#m
  kepada yang terindah
  Em                A    
  S'bagai satu tanda
           D            C#m-Bm  D  E
  cinta untuknya

       A               G#m7-5
  Bunga terakhir menjadi satu
        C#7                  F#m
  kenangan yang tersimpan
  Em                    A     
  Takkan pernah hilang
           D         C#m-Bm  D   E
  tuk selamanya

     A    G#m7-5   C#7
Oh ho...

          F#m   F#m/E       D         C#m
Betapa cinta ini… sungguh berarti
   Bm       E     A   G#m7-5   C#7
Tetaplah terjaga

    F#m               F#m/E
Selamat tinggal kasih
        D        C#m   Bm            E
Kau telah pergi selamanya

INTRO: F#m  Bm  G#m7-5 - C#7
     F#  Bm  C#


CODA (3x, fade out):
  A  G#m7-5  C#7  F#m  Em  A  
  D  C#m-Bm  D  E

Dalam soal chord lagu ini menggunakan chord progression yang agak sulit dimainkan. Dalam lagu ini juga ada kunci gitar / chord yang tidak umum digunakan yaitu  G#m7-5. Untuk memudahkan, berikut ilustrasi  dari chord G#m7-5 atau G Sharp Minor 7 Flat 5

G#m7-5 Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Bunga Terakhir dari Bebi Romeo
G#m7-5 Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Bunga Terakhir dari Bebi Romeo

Walau tidak terlalu hafal liriknya, pada tahun 1999 sampai 2000 lagu ini sering saya nyanyikan saat mengamen di Pantai Losari Makassar hingga ke Pasar Senggol pinggir pantai Kota Pare-Pare Sulawesi Selatan. Beberapa waktu lalu saya merekamnya walau saya tahu vokal saya pas-pasan :D

Berikut cover lagu  Bunga Terakhir dari Bebi Romeo yang di-publish di channel youtube teman saya, Iyan Oktavian.

Salam musik Indonesia :)

Seni Ketimpring Betawi Yang Lestari di Sembilangan Bekasi

Penggiat Kesenian Ketimpring Betawi Sembilangan Generasi Ke-8 dan 9 Sudahkah kalian tahu bahwa di Kampung Sembilangan Bekasi juga memiliki kesenian Ketimpring Betawi? Kesenian Ketimpring merupakan warisan dari leluhur Kampung Sembilangan yang masih terpelihara dan dikembangkan hingga kini. Ketimpring menjadi salah satu alat kesenian yang masih sering dipakai untuk acara-acara tertentu

Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Iksan Skuter “Jangan Seperti Bapak”

Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Iksan Skuter "Jangan Seperti Bapak" Kali ini kita bernyanyi lagunya Iksan Skuter yang berjudul "Jangan Seperti Bapak". Berikut lirik, chord atau kunci gitar lagunya dari chord C. Intro C Em F G Am Em F G C Em F G     Am Em F G  C  Em  F Nak.......           G         C  Em  F G Janganlah seperti bapak  C  Em  F Yang..             G

Empat Band SMAK Regina Pacis Bajawa Layak Jadi Juara


Empat Band SMAK Regina Pacis Bajawa Layak Jadi Juara. Sejak kecil saya sudah terbiasa dengan dunia band. Jemiri Band, nama band keluarga kami. Gila kan? Bapa (alm.) lebih suka beli perangkat band dan soundsystem ketimbang beli tanah! Hahaha. Keluarga kami memang kocak sejak zaman prakambrium. Anyhoo, jadwal Jemiri Band nge-jam itu setiap Sabtu malam. Karena waktu itu saya masih SD, masih suka main tanah, tidak pernah eksis bersama Jemiri Band. Kalau Jemiri Band nge-jam, saya cuma bisa menonton Om Hans Boleng di lead guitar, Om Yolis Fernandez di bass, Om Takari di keyboard, Nanu Pharmantara di rythm, dan Toto Pharmantara (alm.) di drum beraksi. Apabila ada jadwal tampil maka nge-jam bisa setiap malam. Gara-gara Toto Pharmantara, saya berlatih otodidak menabuh drum sampai bisa. Jadi, saya bernyanyi sendiri, nabuh drum sendiri.

Baca Juga: Jangan Biarkan Anak-Anak Kecanduan Telepon Genggam

Tapi Bapa saya memang keren. Keren karena tidak membeli tanah bekal warisan anak cucu melainkan membeli perangkat band, termasuk keyboard yang selalu mengiringi saya bernyanyi. Satu lagu yang Bapa ciptakan dan sering saya nyanyikan berjudul Hompila Hompimpa. Yea, love him to the moon and back.


Tahun 2005 saya bergabung bersama Cendaga Band sebagai vokalis yang kemudian turut menciptakan lagu-lagu untuk band tersebut. Kami pernah tampil beberapa kali di Lapangan Pancasila Ende, lapangan serbaguna di Jalan Gatot Soebroto Ende, dan event-event yang diselenggarakan oleh pihak-pihak tertentu antara lain Malam Nostalgia di Lapangan Akper Ende. Lagu-lagu yang dibawakan waktu itu random alias bermacam genre. Pop, ska, reggae, blues, rock, rock'n'roll, bahkan dangdut. Sebut saja Come On Eileen dari Save Ferris, Call Me When You're Sober dari Evanescence, Terlalu Manis-nya Slank, Lelaki Buaya Darat dari Ratu, Terajana oleh Rhoma Irama, bahkan Ingin Marah Silahkah oleh Is Haryanto. Kami punya banyak buku yang disebut song bank.

Kesimpulannya saya harus bisa menyanyikan semua jenis lagu yang ditawarkan oleh setiap personil Cendaga Band dan/atau daftar lagu yang diminta oleh pemberi order. Menyenangkan sekali bergabung sama band karena punya teman-teman yang sudah seperti saudara sendiri. Cendaga Band waktu itu digawangi oleh Noel Fernandez (guitarist - melody), Thamrin a.k.a. bu Tham (guitarist - rhythm), Handri Baru (bassist), Alimin (drummer), dan Chonz Odja (keyboardist). Oh ya, tidak lupa saya sebagai vokalis. Untuk event tertentu ada beberapa vokalis tambahan. Cendaga Band kemudian bubar karena pemilik perangkat band dan soundsystem pindah kota. Entah, saya kurang tahu pasti informasi dari manajer kami waktu itu: Om Husni. Karena saya sendiri juga sibuk bekerja kantoran dan siaran di Radio Gomezone FM.

Setelah Cendaga Band bubar, saya dan Noel Fernandez masih sering ngumpul di rumah dan membikin begitu banyak lagu. Proyek kami itu kemudian bermuara pada nama Notes (Noel and Tuteh Sideproject). Notes bahkan telah mengeluarkan satu album. Haha. Kalian pasti tidak percaya kan kalau Notes punya album? Percaya deh. Album itu laku. Tetapi memang tidak diproduksi banyak. Setidaknya banyak teman dari luar daerah yang juga membelinya *kedip-kedip*. Karena lagu-lagu itu memang berbahasa Indonesia dan nge-pop.

Cukup nostalgianya.

Sekarang mari kita lanjut pada SMAK Regina Pacis yang berlokasi di Kota Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada. Sekolah keren dengan band-band keren. Tentu juga tentang festival band yang membikin saya bernostalgia di awal pos ini.

Festival Band Pelajar oleh Endemic


Adalah sekelompok anak muda Kota Ende membentuk komunitas bernama Ende Music Community (Endemic). Endemic kemudian menggelar Festival Band Pelajar 2020. Kegiatan berlangsung selama dua hari: Jum'at dan Sabtu, 21 dan 22 Februari 2020, berlokasi di Aula STIPAR Ende di Jalan Gatot Soebroto. Dalam festival ini, ada tiga lagu wajib yaitu Indonesia Tanah Air Beta, Gebyar-Gebyar, dan Bendera. Sedangkan lagu pilihannya adalah sebagai berikut:

Kau yang Terindah - Java Jive.
Belahan Jiwa - Kla Project.
Jalanmu Bukan Jalanku - Andra & The Backbone.
Selayang Pandang - Gugun Blues Shelter.
Film Favorit - Sheila on 7.
Eternal Love - Michael Learns To Rock.
Hotel California - Eagles.
Breakeven - The Script.
Hysteria - The Muse.
Three Little Birds - Bob Marley.

Skala festival ini adalah se-Pulau Flores. Jumlah peserta sebanyak sembilan yang berasal dari tiga kabupaten yaitu Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Nagekeo.

Peserta dari Kabupaten Ende berasal dari dua sekolah: dua band dari SMAK Syuradikara Ende yang menurunkan dua band. Correct me if I'm wrong, nama dua band itu Syuradikara 1 dan Syuradikara 2. Satu band dari SMA Negeri 1 Ende yaitu The Seven Brothers.

Peserta dari Kabupaten Nagekeo berasal dari satu sekolah yaitu SMAK St. Fransiskus Xaverius Boawae. Nama band-nya Smafix.

Peserta dari Kabupaten Ngada berasal dari satu sekolah, SMAK Regina Pacis Bajawa, tapi menurunkan empat band sekaligus yaitu Unidade, Bumble Bee, The Project, dan Queen of Piece.

Festival yang diselenggarakan oleh Endemic ini seperti oase yang dirindukan para musafir. Terakhir festival band pelajar itu berlangsung di Lapangan SMAK Syuradikara Ende di mana saya turut menjadi juri. Diminta sama seniman Ende: Om Benny Laka. Kalau ada Orang Ende yang tidak tahu Om Benny Laka, sungguh terlalu, dan bisa dipastikan kehidupannya hanya berkutat di bawah tempurung. Haha. Ketika diminta untuk turut menjadi juri dalam festival oleh Endemic ini, saya mengiyakan sambil membayangkan seperti apa penampilan band-band yang akan berkompetisi. Paling begitu-begitu saja: bermusik di zona aman dan nyaman. Ekspetasi saya runtuh seketika saat peserta pertama tampil. Mereka dari SMAK Regina Pacis Bajawa; Queen of Piece.

Bukan Sekadar Band SMA


Dua peserta pertama berasal dari SMAK Regina Pacis Bajawa. Penampilan keduanya sudah bikin saya merinding. Manapula salah satu band itu, Bumble Bee dengan vokalis cewek, memainkan lagu pilihan dari The Muse, Hysteria. Setelah mereka, masih diselingi dengan peserta dari Ende, kembali ke Bajawa, Boawae, dan Ende. Pokoknya sembilan peserta berusaha tampil dengan sebaik-baiknya. Tetapi kemudian saya menjadi sadar bahwa ada yang jomplang antara empat band asal SMAK Regina Pacis Bajawa dengan band-band lainnya. Mereka terlalu bagus untuk band sekolah. Apanya yang bagus, Teh? Pasti kalian bertanya-tanya.

1. Skill dan Teknik


Secara keseluruhan, masing-masing personil empat band itu punya skill yang mumpuni, baik kemampuan teknis maupun feel (rasa). Teknik mereka setiap kali over tempo pun bikin kagum. Kalau kalian sering makan karipap atau Orang Ende biasa menyebutnya pastel, isian pastel ini sangat terasa/lengkap. Fill-nya sangat terdengar. Itulah yang saya dapat simpulkan ketika empat band dari SMAK Regina Pacis Bajawa ini tampil di panggung. Hal yang sama juga bisa dilihat dari teknik mic-ing. Improvisasinya pas, tidak berlebihan. Di luar dari itu, sesekali terdengar tabuhan drum keteteran, itu pasti. Tapi secara keseluruhan, mereka supa amazing.

2. Percaya Diri


Percaya diri memang mampu mengalahkan segalanya. Baru kali ini saya melihat vokalis yang menatap penonton dan juri dengan tatapan yang menunjukkan saya-percaya-diri tingkat tinggi. Vokalisnya tidak menoleh kanan kiri, tidak grogi (biasanya orang grogi di atas panggung itu mulai merapikan rambut, gulung ujung baju, dan lain sebagainya), tetap fokus pada apa yang harus disajikan kepada penonton. Percaya diri ini kemudian menjadikan aksi panggung mereka sangat menarik dan memukau. Jingkrak di panggung pun dijabanin tanpa ragu sedikit pun. Percayalah, ketika tampil dengan penuh percaya diri, siapa pun dapat memberikan yang terbaik. 

3. Kostum


Banyak orang bilang: yang penting skill, teknik, atau musikalitasnya. Kostum mah urusan ke-sekian. Itu pandangan yang keliru, kawan. Kostum merupakan ciri khas. Kostum pun dapat menimbulkan atau mendongkrak percaya diri. Empat band dari SMAK Regina Pacis Bajawa ini tampil dengan kostum kekinian. Misalnya pemain alat musik memakai jas, vokalisnya (kebetulan cewek) memakai jumpsuit putih berbunga merah. Pokoknya, menurut saya, penampilan mereka a la anak band kekinian banget lah. Top.

Yang Lain Juga Bagus


Band lain yang tampil juga bagus. Tetapi memang tetap terlihat dan terdengar jomplangnya dengan band dari SMAK Regina Pacis Bajawa. Saya pikir semua orang yang menonton malam itu juga setuju. Artinya, band-band yang belum beruntung menjadi juara harus lebih giat berlatih dan tampil sebanyak-banyaknya mewakili sekolah mengingat jangka waktu di SMA hanya tiga tahun. Jam terbang itu juga punya peranan yang penting. Menurut teman-teman kerja saya, band-band dari SMAK Regina Pacis Bajawa memang terbiasa tampil di acara-acara atau pesta-pesta. Artinya, band sekolah di sana memang diberi ruang gerak untuk menunjukkan kemampuan mereka sekaligus mereka memperoleh pengalaman atau jam terbang di dunia panggung. Ada sih band yang tidak pernah latihan tahu-tahu tampil, tapi itu personilnya kalau dicampur terdiri atas Ariel, Andra, Yuke, Thomas, dan lainnya. Hahaha. Byuuuuh.


Enam Band Lolos ke Babak Final


Malam babak penyisihan, setelah diskusi dan penghitungan nilai, maka terjaring enam band melaju ke babak final. Empat band berasal dari SMAK Regina Pacis Bajawa, satu band dari SMAK St. Fransiskus Xaverius Boawae, dan satu band dari SMA Negeri 1 Ende. Menjadi obyektif memang tidak bisa menyenangkan apalagi membahagiakan semua orang. Obyektif cenderung menyakitkan dan mengecewakan. Tetapi percayalah, obyektif membikin kita bisa tidur pulas. Hehe. Nada protes memang belum sampai ke telinga saya, tapi saya yakin nada protes itu pasti ada. Terutama, yang meragukan kemampuan saya menjuri dan menilai.

Lantas, siapakah yang menjadi juaranya?

Mari kita lihat.

Juara I - Unidade dari SMAK Regina Pacis Bajawa.
Juara II - Queen of Piece dari SMAK Regina Pacis Bajawa.
Juara III - Bumble Bee dari SMAK Regina Pacis Bajawa.
Juara Harapan I - The Project dari SMAK Regina Pacis Bajawa.
Juara Harapan II - Smafix dari SMAK St. Fransiskus Xaverius Boawae.
Juara Harapan III - The Seven Brothers dari SMA Negeri 1 Ende.


Sesuai dengan judul pos ini, empat band dari dari SMAK Regina Pacis Bajawa memang layak jadi juara. Mereka memenuhi semua kriteria yang ditetapkan untuk penjurian. Termasuk, best player pun banyak disabet oleh mereka. Bermusik itu, menurut saya pribadi, adalah tentang kenikmatan rasa. Feel dan fill imbang. Skill dan soul imbang. Kalau semuanya imbang, sudah pasti harmoni. Kalau harmoni tercipta, maka mereka memang nyaman sekali dalam bermusik. 

I Hope


Harapan saya, Endemic maupun komunitas lain dapat menggelar festival-festival serupa. Karena, masyarakat di Timur Indonesia itu selain terkenal eksotis juga punya kemampuan bermusik yang mumpuni. Bakat kaula muda di dunia musik harus ada wadahnya. Salah satunya dengan festival band pelajar. Hidup ini harus adil. Menurut saya. Kita tidak bisa fokus pada satu lini saja, misalnya literasi saja. Tetapi juga harus memerhatikan lini lainnya seperti musik, wisata, sampai kuliner. Itu baru namanya hidup yang seimbang (banyak menulis kata imbang di sini ya hahaha).

Baca Juga: Membikin Konten Youtube Memang Harus Tekun dan Ulet

Menulis ini bukan berarti saya mengabaikan band lainnya. Tidak. Seperti yang saya tulis di atas bahwa band lainnya juga bagus. Tetapi harus bisa belajar dan termotivasi dari kehebatan band lain. Di atas langit masih ada langit. Bukan begitu? Begitu bukan? Hehe. Kalau kalah saat masih SMA, siapa tahu kelak kalau sudah kuliah, bisa mewakili kampus mengikuti festival band kampus. Pokoknya harus tetap menjaga semangat dan terus menumbuhkan rasa percaya diri. Segala sesuatunya bisa diraih asal dilakukan dengan kemantapan hati. Ambil contoh: dulu saya ragu kekuatan pikiran dan sugesti mampu membikin saya lebih menikmati hidup. Ternyata kekuatan pikiran dan sugesti mampu membikin saya lebih menikmati hidup, salah satunya dengan tidak terlalu memikirkan kadar gula dalam darah. Haha haha haha *dikeplak dinosaurus*.

Terima kasih Om Benny Laka. Terima kasih Anggy Wonasoba. Terima kasih Endemic.

Sudah ah ...

Selamat Senin!

#SeninCerita
#CeritaTuteh



Cheers.

Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Iksan Skuter “Kukira Jakarta”

Karena ada yang meminta dituliskan lirik, chord atau kunci gitar lagunya Iksan Skuter yang berjudul "Kukira Jakarta", berikut chord gitar berdasarkan yang saya dengar :) Ya  berikut Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Iksan Skuter "Kukira Jakarta". Kukira Jakarta - Iksan Skuter Intro:   G     Em/G#m#5  Am  C         D             G G     Em/G#m#5  Am Hening       di      desaku C

TANJIDOR PUSAKA GROUP, Tanjidor Betawi di Perbatasan Bekasi

Tanjidor Pusaka Group saat Pagelaran Budaya di Bandung Sebagai daerah yang pernah menjadi satu bagian dengan Kabupaten Jatinegara dalam wilayah Keresiden Jakarta, Bekasi pastinya memiliki kebudayaan dan kesenian yang banyak mendapat pengaruh dari kultur Betawi. Oleh karenanya tidak mengherankan jika di Bekasi kita juga dapat menemukan kesenian Tanjidor. Sekilas Tentang Tanjidor Tandjidor

Lirik, Chord dan Terjemahan Lagu Bima: Sapa Moti Malingi – La Hila Band

Intro :  Am ~ E ~ Dm ~ E ~         Am ~ E ~ Dm ~ E ~ Am        E             F        C Nahu ma lao aka rassa dou Ku kan pergi ke negeri orang Dm    Am           E        Am Lao sakolah lao ngupa ilmu Pergi sekolah pergi mencari ilmu Am               E           F       C Nggomi nde ari taka lembo ade Wahai adinda tabahkanlah hatimu Dm         Am             E          Am

Kastau Kastau Yang Ko Mau Jang Sengaja Putar Jauh


Kastau Kastau Yang Ko Mau Jang Sengaja Putar Jauh. Kabupaten Ende dan pesta merupakan kesatuan utuh. Bahkan sampai ada istilah cungkil matahari. Haha. Dulu orang bilang saya ini muka pesta. Pesta apa sih yang tidak saya hadiri? Asal ada undangan, hajar! Kenapa saya suka ke pesta? Karena di pesta ada kegembiraan, ada sahabat, ada senda gurau, ada canda tawa. Selain itu, menghadiri pesta merupakan bentuk penghormatan kita kepada yang punya hajat. Bagaimana dengan makanan yang disuguhkan? Itu perkara ke-sekian. Lalu, apa hubungannya kastau kastau yang ko mau jang sengaja putar jauh dengan pesta? Baca dooonk supaya tidak penasaran.

Baca Juga: James Veitch Menghadirkan Stand Up Comedy Super Cerdas

Dari Timur negeri ini lahir begitu banyak musisi. Ada yang memang lahir di Timur seperti Utha Likumahuwa yang lahir di Ambon, Obbie Messakh yang lahir di Pulau Rote, atau Dewiq (mantan isterinya Pay BIP) yang lahir di Makassar. Ada yang lahir di tanah rantau tetapi berdarah Timur seperti seperti Ruth Sahanaya, Harvey Malaiholo, atau Glen Fredly. Nama-nama itu memang nama yang sudah terdengar di kuping sejak lampau. Bagaimana dengan sekarang? Lebih dahsyat. Musisi dari Timur Negeri tidak perlu terlalu memusingkan biaya transportasi dan akomodasi demi mengantar demo lagu ke produser yang rata-rata berada di Jakarta. Selain Reverbnation, Youtube adalah gerbang merdeka setiap insan termasuk di dalamnya para musisi.

Foto bareng Ivan Nestorman! Musisi kece!

Semakin ke sini musisi dari Timur negeri semakin kreatif. Youtube merupakan media paling mudah dan murah bagi mereka untuk memperkenalkan karya kepada khalayak. Tidak saja musisi seperti Luis Thomas Ire dengan lagu-lagu ciptaannya yang menurut saya sangat agung, tetapi juga musisi yang membaca peluang dari pesta-pesta. Di Kabupaten Ende, lagu pesta itu terdiri dari banyak jenis. Ada lagu khas daerah pengiring tarian adat yang terus lestari dalam dunia moderen yaitu Gawi, Rokatenda, Ja'i, hingga lagu buat bergoyang hasil karya musisi dari Flores, Timor, Ambon, Papua, dan lain sebagainya. Sadhaaaaaap!

Kekuatan lagu buat bergoyang ini tidak saja pada musiknya itu sendiri tetapi juga lirik yang ditulis. Lirik yang lucu, konyol, tetapi sangat Timur. Oleh karena itu kalian harus mengenal Zuyd Boyz dan lainnya.

Zuid Boyz, Anak Selatan


Suatu malam, sedang ada pesta di rumah tetangga, saya yang sedang bekerja kemudian menangkap salah satu lagu yang musiknya enak banget didengar. Bikin kaki gatal pengen bergerak. Haha. Perlu kalian ketahui, pesta di Kabupaten Ende itu kalau lagunya banyak yang suka bakal diudarakan berkali-kali. Seperti lagu dari Zuid Boyz yang berjudul Ena Ena. Tidak hanya pada pesta malam itu, tetapi pada pesta-pesta seterusnya. Amboiiii semakin didengar, semakin asyik. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari lagu ini di Youtube tapi harus bertanya dulu pada Thika dan Indra. 

Saya:
Aduh eee ini lagu pung enaaaa lai. Di Youtube ada tidak eee?

Indra:
Cari saja, Ncim. Tulis ena ena, langsung muncul.

Astaga ... ternyata video Ena Ena ini sudah sekitar tiga jutaan kali ditonton! Tentu kemudian saya adalah salah satu penyumbang terbanyak. Gara-gara di rumah internetnya tanpa batas jadi malas men-download. Haha. Sombooooooong *dikeplak dinosaurus*. Pertanyaannya: kenapa saya baru tahu sekarang? Karena saya sudah berhenti menjadi si muka pesta jadi baru tahu dari lagu-lagu yang terdengar dari pestanya tetangga saja.

Ini dia video Ena Ena itu:


Dari Grup Facebook Zuid Boyz, mereka adalah grup hip hop dari Papua Selaan. Zuid dalam bahasa Belanda berarti Selatan. Zuid Boyz berarti Anak (Papua) Selatan. Lagu-lagu mereka bisa kalian dengarkan di akun Reverbnation Zuid Boyz dan akun Soundcloud Zuid Boyz. Silahkan ikuti mereka di IG @zuidboyz_40squad dan Twitter @Zuidboyz. Memang hanya itu informasi yang ada di Grup Facebook mereka. Kalau ada lagi nanti bakal saya tambahkan di pos ini ... kelak.

Baca Juga: Geser Dikit Halaman Hatimu dari Bara Patty Radja

Gara-gara menonton video Zuid Boyz, Indra Pharmantara yang lebih jadul soal pesta dari saya itu bisa-bisanya merekomendasikan sebuah lagu berjudul Jaga Orang Pu Jodoh dari Near. Walhasil saya mengobrak-abrik Youtube dan memburu lagu-lagu pesta yang sering saya dengarkan itu. Haha. Kocaaaaaak.

Lirik yang Kocak dan Sangat Timur


Merdeka rasanya mendengar lagu-lagu musisi dari Timur ini. NTT, Papua, Maluku, Sulawesi, semuanya. Selain musik, liriknya pun menggelitik. Salah satu liriknya itu yang menjadi judul pos ini. Ya, itu lirik lagu Ena Ena dari Zuid Boyz. Yuk bercengkerama dengan lirik lagu-lagu ini (beberapa tidak sampai selesai satu lagu karena panjang hahaha).

1. Ena Ena, Zuid Boyz

Kemarin sa sudah bilang,
Kalo sa ini sudah sayang
Rupanya oh ada yang kurang,
Ado sip ya sayang sa atur jam tayang

Kalo memang sa tra bisa, Kasih tahu caranya
Untuk dapat yang ena, biar ko juga suka
Gayung mandi su pica bakalai tra jeda
Jujur sudah ka biar tong sama-sama ena
Ena ena ena

Oh mulai ada pertikaian,
Dan sekarang sa yang jadi korban
Sa pu maitua kayanya de mulai gila
Mara tra tau waktu e, Sa pusing ado mama e
Yeskon e sa mo lari sudah, Dosa apa sio dewa

Sante pele mace, Kurang enak coba pake kode
Tadah ko sa ingus malele, Susah bujuk ah bage boleh
Bah salah bah, Mau apa sa bingung ah celaka
Jang begitu juga cinta, Pisah ah ko gertak sa

Dear love, Mace sa love
Sakarang sadar diri saja sa tra bolos
Ritual tiap hari harus panggil ko boss
Siap 86 juga trakan lolos
Sip sa cinta sa bingung harus bagaimana
Tra dapa slak untuk ko jangan marah
Sa su bore, ado pele, 
Sa cium juga mungkin mace ko tra yoe

Gas to gas to iyo iyo,
Ena to ena to iyo iyo
Stay cool baru kiss itu boleh,
Ko tau sa nni love ado pele
Dari hari ke hari ko marah sa please,
Ko sante ko manis sip ya pedis
Kastau kastau yang ko mau, Jang sengaja putar jauh

2. Jaga Orang Pu Jodoh, Near

Su lama dekat hampir masuk minta,
Hati su hancur mo kas salah sapa
Ado mama ini palilng sial ow,
Su jaga bae-bae orang pu jodoh

Su jaga bae bae, jaga bae bae,
Nona pu hati sa jaga bae bae
Tapi di akhir baru putus sa menyesal
Su jaga bae-bae orang pu jodoh


Waktu muda sama sama tapi su tua beda
Waktu muda berdua tapi dua ko deng dia
Muda ko nginap tapi cuma sebentar
Akhir te enak orang lain yang datang lamar

Susah sa buka halan su lama sa tahan dan
Sudah sa buka lahan tapi dia yang tanam
Sumpah sa jaga dari gelap sampe terang
Sia sia percuma saya jaga jodoh orang

3. Pantun Rakat (Kapthen Pureq, Kanser PMC, Gusti Senda)

He lele le le le ha
Mari goyang pantun Heleha
He lele le le le ha
Pantun rakat he le le le ka


Biar sa hitam rambut kariting
Mo omong apa juga te penting
Mo bilang, bilang apa lai
Nanti ko pusing tujuh keliling

Kopi hitam rasanya pahit
Tambah gula manis sekali
Kulit hitam su pasti pahit
Sa pu senyum manis sekali

⇜⇝

Kalau kalian tidak ikut bergoyang dan terpingkal-pingkal mendengar lirik lagunya ... coba cari artinya. Haha. Sebenarnya yang dipakai bukan bahasa daerah, melainkan Bahasa Indonesia yang sudah di-Timur-kan. Maksud saya adalah kami terbiasa dengan singkatan yang bikin enak mulut kalau bicara menggunakan Bahasa Indonesia. Misalnya di Kabupaten Ende orang bakal tanya: ko pi mana? Yang artinya kau pergi ke mana. Dijawab: sa pi pasar. Yang artinya saya pergi ke pasar. Ya, kami penyingkat kata. Hehe. Kata 'tidak' bisa menjadi 'tir' atau 'tra' atau 'te'. Asyik kan?

Baca Juga: Segudang Tanda Tanya Setelah Menonton Shutter Island

Di akhir pos hari ini, #SabtuReview, yang lumayan panjang karena banyak lirik lagunya, kalian juga pasti bingung dengan istilah cungkil matahari dan muka pesta. Sebelum menutup pos hari ini dengan penjelasan.

Cungkil matahari merupakan istilah pesta sampai pagi.
Muka pesta merupakan istilah untuk orang-orang yang paling rajin ke pesta.

Simple ... qiqiqiq.

Selamat berakhir pekan, kawan.
Selamat bergoyang!



Cheers.

Mengenal Niki Zefanya, The Next R&B Princess

Mengenal Niki Zefanya, The Next R&B Princess
Saat ini, sebagian besar dari kalian mungkin masih belum familiar dengan nama Nicole Zefanya atau yang saat ini lebih dikenal dengan nama Niki. Perempuan muda kelahiran Jakarta, 24 Januari 1999 ini merupakan salah seorang penyanyi Indonesia yang berhasil menembus industri musik dunia.

Niki merupakan pemenang dari kompetisi “Cornetto Ride to Fame” sehingga berkesempatan tampil menjadi opening act pada konser Taylor Swift “The Red Tour” di Jakarta 2014 lalu. Niki juga pernah menjadi penampil pembuka pada tur konser Halsey di Asia 2018 tahun lalu.

Dengan suaranya yang lembut dan khas, Niki mendapatkan julukan "The Next R&B Princess" oleh VICE Indonesia. Julukan tersebut juga diperkuat dalam ulasan Aisyah Pravita di GilaNada yang memberikan julukan kepada NIKI sebagai "Ratu Baru R&B Lokal", saat mengulas EP Zephyr.

Niki terus berkarya dengan merilis lagu "Polaroid Boy" dan "Anaheim" secara independen pada 2016 dan 2017. Pada 2017, Niki pindah ke Nashville, AS, dan mempelajari Seni Musik di sebuah Universitas, sambil merilis debut single pertamanya berjudul “See u Never”, dilanjutkan “Chilly”, dan “I Like U”. Niki saat ini bernaung dalam 88rising, label musik Amerika Serikat, yaitu label musik yang juga menaungi penyanyi rap asal Indonesia Rich Brian.

Awal mula Niki bergabung dengan 88rising adalah melalui Rich Brian, keduanya lebih dulu saling mengenal melalui sosial media, Brian yang mengaku tertarik dengan karya-karya Niki kemudian memperkenalkannya dengan CEO 88rising dan resmi bergabung pada tahun 2017 silam.

Mengenal Niki Zefanya, The Next R&B PrincessPada pertengahan Mei lalu, Niki meluncurkan EP “Wanna Take This Downtown”, yang memuat 4 single, yaitu: Lowkey, Urs, Move!, dan Odds. Dalam waktu sepekan, mini album ini telah diputar melalui platform digital dengan total 8 juta kali. Single “Lowkey” juga mencapai rekor yang luar biasa dengan pemutaran 5 juta kali dalam waktu dua pekan.

4 lagu dalam EP “Wanna Take This Downtown” merupakan lagu-lagu yang dibuat NIKI setelah dirinya melalui berbagai masalah, seperti saat ia kehilangan ibunya akibat penyakit kanker dan lainnya.

“Album EP "Wanna Take This Downtown" ini keluar begitu saja. Lagu-lagu tersebut aku ciptakan di waktu gelap dalam hidupku. Tapi ternyata, seiring waktu berjalan, semuanya seperti berputar balik dan justru menyelamatkanku dan menarik aku keluar dari waktu-waktu gelap itu. Aku tahu ini mungkin terdengar dramatis, tapi memang itulah yang terjadi,” ungkap Niki.

Krisis percaya diri di awal karir

Jalan menuju kesuksesan bukanlah jalan yang mudah untuk ditempuh, bahkan bagi seorang Niki Zefanya pun pernah mengalami krisis percaya diri di awal karirnya sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu. Saat membuat lagu, ia seringkali berpikir apakah lagu-lagunya akan sekeren karya musisi lainnya. Niki merasa lagu musisi lain lebih keren karena terasa groovy dan up beat sedangkan lagu-lagunya tidak.
“Tidak masalah bila kalian memainkan gitar atau membuat lagu. Kalian membuat musik yang kalian sukai, maka itulah kalian, dan orang akan mengapresiasi itu.”
“Bila kalian jujur terhadap diri sendiri, kalian akan menarik perhatian orang lain seperti yang saya lakukan. Intinya menjadi diri sendiri,” ujar Niki pada saat wawancara dengan CNN Indonesia. 

Setelah merilis mini album “Wanna Take This Downtown”, Niki mengaku sedang mempersiapkan sebuah album bertajuk “Moonchild” yang akan hadir untuk para penggemarnya tahun ini.

Hal menarik lainnya adalah, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah menjalin kerjasama dengan label 88rising melalui program bertajuk Indonesia Creative Incorporated (ICINC) yang akan memilih lima penyanyi berbakat dari seluruh Indonesia untuk mengikuti program pelatihan musik, dengan harapan agar dapat melahirkan Rich Brian dan Niki Zefanya baru. 

Berikut lagu berjudul Lowkey dari Niki Zefanya, selamat menikmati :)

--------------------------
Artikel asli berjudul: Mengenal Penyanyi Dunia Asal Indonesia “Niki Zefanya”
Penulis: DUZKY TOPANU



Music From Youtube


Sudah lama punya akun Youtube tapi baru beberapa bulan terakhir mulai sering saya jengukin, membereskan ini itu, membersihkan sarang laba-laba dan debu. Kenapa baru sekarang mulai rajin melakukannya? Karena saya pikir, meskipun tidak serius di dunia Youtube dan lebih suka nge-blog, boleh juga seiring waktu berjalan subscriber bertambah dan boleh akun Youtube saya itu di-monetize. Mimpi yang ketinggian. Tapi biarlah. Setiap orang berhak mencoba karena dengan mencoba kita jadi tahu celahnya atau kemungkinan ke depannya macam apa. Selama ini rajin menonton video milik orang lain, mungkin sekarang saatnya orang lain juga boleh menonton video yang saya unggah *pemaksaaan secara halus mulus, hahaha*.

Baca Juga: Pemateri Blog

Akun Youtube memang milik kita pribadi, tapi aturan yang paling ketat diberlakukan adalah kalau bisa video dan pendukungnya (musik latar) bukanlah milik orang lain, kecuali sudah mendapat doa restu ijin. Dua kali video yang saya unggah ke Youtube menerima e-mail dari Youtube pula. Intinya, musik/lagu yang dipakai di dalam video itu punya hak cipta dan kuatir bakal dikomplain sama si pemilik lagu sehingga saya harus siap-siap menghapus video itu kalau komplain beneran terjadi. Was-was? Iya sih was-was. Namanya juga musik milik orang. Katanya sih itu bisa berpengaruh pula seandainya akun Youtube di-monetize. Apabila kalian punya pengalaman tentang ini, boleh donk bagi tahu saya, supaya lekaslah saya menghapus dua video itu. Terima kasih sebelumnya.

Lantas, apa yang harus saya lakukan?

Saya memang sering membikin lagu baik sendiri maupun bareng sahabat saya Noel. Tapi saya bukan pemusik yang bisa bikin musik meskipun dulu pernah coba-coba bikin musik pakai aplikasi FL Studio. Sedangkan sebuah video akan lebih enak ditonton jika ada musik setidaknya musik pembuka. Ternyata, saya baru tahu, benar-benar baru tahu, kalau Youtube menyediakan begitu banyak musik yang bisa kita unduh gratis! Iya, gratis tanpa  perlu kuatir dikomplain sama pihak lain. Ini adalah surga bagi saya yang membutuhkan musik pendukung video!

Lantas, bagaimanakah caranya?

Mungkin sebagian besar dari kalian sudah tahu. Tapi tidak ada salahnya saya menulis ini karena siapa tahu ada yang benar-benar tidak tahu dan membutuhkannya. Dan ini adalah cara yang saya tempuh saat pertama kali mendengar kabar Youtube menyediakan musik untuk para Youtuber. Selanjutnya saya tidak pakai lagi cara ini ha ha ha.

Pertama:
Log in ke akun Youtube kalian.

Kedua:
Masuk ke channel kalian. Arahkah kursor ke sudut kanan atas di ikon profile, lalu klik Your channel, seperti gambar berikut:


Ketiga:
Setelah channel membuka, pada bagian kiri silahkan pilih Help atau bantuan seperti lingkaran pada gambar di bawah ini:


Ketik kata kunci misalnya get music from audio library:


Keempat:
Pilih musiknya, dengarkan, kalau cocok silahkan unduh. Yang saya lingkari merah itu bagian unduhnya.


Itu dia cara saya pertama kali berkenalan dengan Audio Library milik Youtube. Rasanya sangat terberkati karena tidak perlu pusing mencari musik pendukung video yang bakal saya unggah ke Youtube. Sekali lagi, itu cara pertama. Jadi, ada cara lain? Ada donk! Cara ini lebih mudah hahaha. Dasarnya saya saja yang koplaaaaak to the max.

Kalian cukup mengetik tautan berikut ini:


Otomatis kalian akan dibawa pada halaman perpustakaan tempat daftar musik gratisan disediakan oleh Youtube. 

Meskipun musik yang disediakan di sana gratisan tapi kalian harus jeli karena ada satu dua musik yang kalau mau dipakai harus disertai pula dengan sumbernya. Selama mengenal fasilitas yang satu ini saya masih menggunakan musik gratisan 100%, tanpa harus mengikutkan sumber musik ke video. Dan itu sudah sangat membantu proses kreatif menyunting video bekal diunggah ke Youtube. Aaaah, benar kata orang, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Lebih baik saya terlambat tahu tentang Audio Library Youtube ketimbang tidak tahu sama sekali. Bukan begitu? Begitu bukan?

Baca Juga: Menyiapkan Materi

Bagaimana dengan kalian, kawan? Apakah pernah menggunakan fasilitas dari Youtube yang satu ini? Seperti apa pengalaman kalian? Bagi tahu yuk di komen :)



Cheers.