PBSI Belajar Nge-blog


Sabtu, tepatnya tanggal 18 Mei 2019, saya terjaga setelah berdamai dengan hasrat untuk terus menggumuli ranjang. Pukul 07.30 Wita saya baru selesai mandi, untungnya tidak lupa menggosok gigi, sedangkan puluhan mahasiswa sudah menunggu sejak pukul 07.00 Wita di Aula Lantai III Gedung Rektorat Universitas Flores (Uniflor). Buru-buru selesaikan dandanan *halaaah* maksudnya bergegas memakai jilbab dan sepatu. Lantas Onci membantu saya menyiapkan laptop, charger, mouse, serta mengeluarkan sepeda motor ke teras. Berangkat! Tentu sambil berdoa agar saya masih bisa menjaga keseimbangan mengingat waktu tidur yang kurang. Hanya dua jam. Payahnya saya lupa gawai di sofa ruang tamu. Ya harus kembali mengambilnya karena sayur tanpa garam itu biasa tapi hidup tanpa gawai seharian itu luar biasa ha ha ha.

Baca Juga: SUC Endenesia #1

Puluhan mahasiswa yang sudah menunggu di Aula Lantai III Gedung Rektorat Uniflor dengan mengenakan jas almamater biru itu seakan menampakkan wajah lega setelah melihat kedatangan saya, pun Ibu Sherly dan Ibu Sekretaris Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Maaf, itu kata pertama saya saat membuka kegiatan, karena bukan kesengajaan saya terlambat hampir satu jam dari kesepakatan. 

Ya, Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 18 Mei 2019, saya diminta untuk memberikan pelatihan blog kepada mahasiswa Prodi PBSI - FKIP - Uniflor. Sebelumnya, Sabtu 4 Mei 2019, saya diminta menjadi pemateri blog oleh Fakultas Teknologi Informasi (FTI) kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah (dan Prodi Pendidikan Fisika) yang ceritanya bisa dibaca di pos berjudul Pemateri Blog. Karena target atau pesertanya masih dari lini mahasiswa, saya tidak perlu membikin lagi materi baru, cukup dengan materi yang sudah dipakai Sabtu 4 Mei 2019 itu. Kalau dengan Prodi PBSI saya diminta langsung oleh pihak prodi (personal), maka dengan Prodi Pendidikan Sejarah saya diminta melalui FTI atas kerja sama antara Prodi Pendidikan Sejarah dengan FTI (saya bagian dari FTI).

Blogging is Fun and Easy


Masih materi yang sama: Blogging is Fun and Easy. Blogging memang fun and easy, termasuk gaya menyampaikan materi tersebut, harus fun and easy. Alhamdulillah waktu yang diberikan itu empat jam, waktu yang cukup panjang untuk mengenal blog - membikin blog - mengelola dashboard, sehingga proses penyampaian materi jauh lebih pelan, santai, dan lebih sabar menunggu proses. Tidak perlu terburu-buru. Diselingi dengan jokes ringan supaya peserta tidak bosan. Beberapa peserta saya panggil ke depan, temani saya di depan, menggunakan jaringan hotspot pribadi saya haha. Internet yang disediakan sudah sangat mumpuni, memang, tapi dipakai oleh terlalu banyak gawai.


Seperti biasa saya selalu menampilkan blogger yang kini lebih dikenal sebagai komika; Raditya Dika. Apa kesamaan saya dan Raditya Dika? Sama-sama blogger; kemudian Raditya Dika menjadi komika dan saya menjadi karatan. Haha. Pembukaan seperti itu memang disengaja untuk syok terapi bagi peserta. Dilanjutkan dengan pengenalan blog; apa itu blog, blog ber-niche dan blog gado-gado serta contohnya, blog gratisan dan blog berbayar beserta contohnya, sampai ragam platform blog yang dikenal luas dan dimanfaatkan oleh penghuni Planet Bumi. Dan ya, saya memberikan pelatihan membikin blog di Blogger. Platform untuk semua blog saya.

Tidak semua peserta membawa laptop tapi semua membawa gawai sehingga ada peserta yang membikin blog menggunakan laptop dan ada yang menggunakan gawai. Antusias belajar peserta sungguh luar biasa. Setelah blog dibikin, tugas peserta adalah mengisinya dengan satu pos tentang pelatihan blog bersangkutan. Saya memberi mereka waktu dua puluh menit mengingat sebagian besar peserta menggunakan gawai sehingga kecepatan menulis pasti tidak secepat menggunakan laptop. Dua puluh menit cukup lah menurut saya.


Yang tidak saya sangka kegiatan pelatihan blog itu dihadiri oleh Bapak Drs. Yohanes Sehandi, M.Si. Atasan saya dulu di UPT Publikasi dan Humas Uniflor. Beliau yang mengajarkan saya cara membikin berita baik berita panjang, feature, hingga flash news. Dan saya adalah orang yang mengajarkan beliau blog. Tidak disangka blog beliau masih terkelola dengan baik hingga sekarang dengan pembaca yang sangat banyak! Tulisan-tulisannya itu memang 'berat' tapi banyak pengunjung setianya. Yang paling saya ingat dari Pak Yan setelah beliau nge-blog adalah beliau selalu berkata bahwa blog adalah koran pribadi dan tempat menyimpan data-data tulisan (draf) sehingga tidak perlu kuatir kalau flashdisk-nya eror lagi. Mantap sekali Pak Yan ini kan ya. 



Setelah pos pertama para peserta dipublikasikan, tugas peserta adalah mengirimkan tautan blog ke nomor WA saya. Gunanya adalah saya bisa mencatat tautan blog mereka tersebut sekaligus menawarkan Kelas Blogging Tuteh untuk pelajaran lanjutan apabila mereka berminat. Alhamdulillah semakin banyak mahasiswa yang tahu blog dan antusias sekali bertanya, karena saya tanamkan pada mereka, bahwa modal untuk menulis sudah ada secara mereka adalah anak sastra! Jadi, mereka bisa mengisi blog dengan puisi, kritik cerpen/novel, dan lain sebagainya. Saya bilang: menulis adalah kekuatan terbesar mahasiswa PBSI, manfaatkan itu dengan sebaik-baiknya melalui blog.

Bagi kalian, mungkin blog bukanlah sesuatu yang baru lagi, tapi bagi sebagian orang lainnya, blog merupakan sesuatu yang benar-benar baru. Mereka bahkan mungkin tidak pernah tahu bahwa informasi yang dibaca di internet itu bersumber dari sebuah blog personal, dan mereka mungkin tidak pernah tahu bahwa mereka bisa menjadi si pemberi informasi pula. Tentu, melalui blog personal pula.

Selingan Oleh SUC Endenesia


Inilah yang sejak dulu ingin saya lakukan. Kegiatan mahasiswa, santai dan menyenangkan, pun ada hiburannya. Hiburan musik sudah biasa tapi hiburan stand up comedy itu baru pertama kali terjadi di Uniflor. Atas kerja sama dengan SUC Endenesia ada lima komika yang tampil pukul 11.30 Wita. Mereka adalah Udo, Sultan, Tulen, Adara, dan Willy. Hendra, karena masih ada kuliah, akhirnya hanya bisa menonton dari bagian belakang aula. 


Menariknya, dua komika adalah jebolan Prodi PBSI Uniflor yaitu Sultan dan Willy. Tentu ini membikin peserta pelatihan blog semakin riuh bertepuk tangan. Ada kebanggaan doooonk. Riuh sekali pokoknya. Awalnya ada ketakutan dalam diri saya ... apakah nanti para peserta ini tertawa dengan stand up comedy dari komika SUC Endenesia? Terus terang, ini adalah penjajalan kami terhadap penonton di luar penonton tetap di Miau Miau Cafe. Ternyata kekuatiran saya tersapu ... Pak Yan saja sampai tertawa sambil geleng-geleng kepala.

Nantikan semua videonya di Youtube ya :)


Bagi saya, menjadi pemateri blog merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Kapan pun saya diminta, dan jika waktunya tepat, mari yuk! 

Terimakasih kepada Bapak Kaprodi PBSI Dr. Yosep Demon, M.Hum. yang telah meminta saya menjadi mentor untuk pelatihan blog kepada para mahasiswa PBSI Semester 2 dan Semester 4. Terimakasih Ibu Sekpro PBSI dan Ibu Sherly yang telah menghubungi saya untuk inisiasi awal, menentukan tempat, hingga estimasi waktu. Sehingga akhirnya kegiatan ini terlaksana dengan baik. Pun terima kasih kepada SUC Endenesia yang telah menghibur kami semua hari itu. Dan tentu saja, terima kasih kepada semua peserta pelatihan blog yang dengan setia menunggu sejak pukul 07.00 Wita hingga kegiatan berakhir pukul 12.30 Wita. Love you all!

Baca Juga: Pola Timbal Balik

Semoga bermanfaat!



Cheers.