5 Manfaat Menari

Waktu ikutan Lomba Vokal Grup intra kampus di Uniflor; selain bernyanyi kami juga menari dengan koreografer dan wardrobe by Rikyn Radja. Coba tebak saya yang mana hayoooo :D


Menulis pos ini saya jadi ingat lagunya Harvey Malaihollo yang berjudul Pesta. 

Di dalam pesta buanglah duka
Biarkan saja angan-angan lepas
Di dalam pesta mari berdansa
Ambil langkah ikuti irama

Gerakkan kakimu ke kiri dan ke kanan
Langkahkan ke depan dan bentuklah putaran

Dan seterusnya. Kalau saya teruskan sendiri, bisa mengulang empat puluh lima kali.

Baca Juga : 5 Obat Sakit Gigi

Saya punya banyak teman hebat, temannya yang hebat, saya mah apalah hanya debu di antara dinosaurus. Salah satunya bernama Rikyn Radja yang dikenal sebagai koreografer ngetop Provinsi NTT dan anggota paduan suara Spiritus Sanctus. Rikyn ini termasuk salah seorang penari yang pernah mengharumkan nama Kabupaten Ende di Australia dalam event Festival Palmerston. Saya yang membikin video untuk dikirimkan ke panitia pra event demi kebutuhan promosi. Bukan saya yang berangkat ke Australia. Catat. Hehe. Padahal pengen. Rikyn sering dimintai jasanya untuk tarian-tarian pengiring pengantin se-Kota Ende, melatih paduan suara - koreo - serta wardrobe dari berbagai instansi, bekerjasama dengan Polres Ende dalam berbagai kegiatan, bekerjasama dengan pihak Uniflor, dan lain sebagainya. 

Untuk keperluan lagu-lagu yang dipakai, saya bertindak sebagai music editor-nya. Terbaca keren yaaaa music editor. Kami bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengedit lagu (biasanya lagu sudah disiapkan oleh Rikyn), mengatur transisi lagu yang pas, dan tentu untuk itu Rikyn harus menari berlenggak-lenggok di depan saya hahaha. Tepatnya di samping dan/atau belakang saya karena posisi saya menghadap laptop yang artinya sama dengan menghadap dinding. Rikyn juga pernah membikin koreo untuk kami, para perempuan bertubuh tambun *ngakak guling-guling* dan berlatih di rumah saya. Oia, karena ruang tamu rumah saya ini luas, kadang-kadang Rikyn latihan bersama para penarinya di rumah saya. Ada atau tidak ada saya di rumah, latihan tetap berjalan. Ruang tamu rumah saya boleh dan silahkan dipakai dan semua orang rumah juga sudah tahu.

Om Franco (pemain orgen ngetop dari Los Afrika), Rikyn (memakai syal), Celly isterinya Om Franco (penyanyi keren dengan suara fenomenal), saya hihihi, Yudith Ngga'a.

Baca Juga : 5 Manfaat Klorofil

Saya suka melihat Rikyn menari. Lelaki tinggi tegap gagah jebolan Akakom Jogja itu selalu bersemangat setiap kali kami bertemu. Dan saya kagum padanya. Jadi, kalau saya tidak sempat JMKK maka saya pasti bakal ingat Rikyn karena saya mengganti JMKK dengan menari sendiri di dalam rumah berdurasi tiga puluh menit. Menari selama tiga puluh menit tanpa jeda waktu jangan dianggap enteng. Manapula sambil memakai mantel hujan. Monggo ketawaaa. Keringat bakal bikin baju kuyup dan rasanya fresh banget. Setiap hari saya harus melakukan JMKK atau menari sendiri di rumah demi kebaikan tubuh sendiri.

Gara-gara itu saya pengen menulis tentang manfaat menari. Ternyata banyak situs yang pernah mengulasnya diantaranya Lifestyle Kompas dan Liputan 6. Jadi, apa saja manfaat menari? Mari kita simak ...

1. Meningkatkan Kesehatan Fisik

Seperti yang tertulis di Liputan 6, sama juga yang saya rasakan. Menari dapat dijadikan pengganti olah raga. Karena toh menari sama juga dengan mengolah raga. Jadi, saya setuju banget kalau pada artikel itu ditulis menari dapat melenturkan tubuh dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Aaaaa-ye! Gelontorkan lemak-lemak itu!

2. Menguatkan Memori Otot

Dari Lifestyle Kompas disebutkan bahwa menari dapat menguatkan memori otot. Selengkapnya: menari bisa meningkatkan fungsi otak, salah satunya bagian memori otot yang memungkinkan seseorang melakukan tarian dengan benar secara refleks atau tanpa perlu berpikir. Menurut neuroscientist Daniel Glaser, hal tersebut dapat terjadi karena setiap gerakan tari sudah direkam oleh otak. Dr. Becca Rodriguez dari San Diego Ballet, The Academi of Performing Arts of San Diego, dan San Diego Symphony mengatakan, gerakan menari dapat merangsang sel-sel memori otot, yang disebut sel B. Sel tersebut diaktifkan setiap mengulang gerakan saat menari. Penari akan otomatis mengingat koreografi dan melakukan tarian mengikuti irama musik.

Untung sel B, bukan Mel B. Qiqiqi ;)

Baca Juga : 5 Manfaat Tertawa

3. Memperbaiki Koordinasi Tubuh

Masih dari Lifestyle Kompas, dikatakan menari dapat memperbaiki koordinasi tubuh. Menari merupakan gerakan tubuh yang indah dengan menyelaraskan aktivitas fisik dan psikologis. Ketika bergerak, neuron akan mengontrol otot-otot memengaruhi sendi, gerakan, dan keseimbangan. Sistem saraf mengaktifkan kelompok otot yang kemudian memunculkan berbagai gerak. Bagaimana tangan bergerak lebih lembut, lebih cepat, mata bergerak ke kiri dan kanan, hingga kaki diangkat, semua adalah koordinasi sistem di otak dengan tubuh.

4. Membahagiakan

Ya, ini menurut saya. Tidak ada orang sedih ujug-ujug menari. Orang menari karena bahagia dan/atau untuk bahagia. Karena menari merupakan ekspresi luapan kebahagiaan dan melakukannya orang pasti bakal bahagia. Saya akan terus menari ... bukan karena dan untuk bahagia saja, tetapi sekaligus untuk kesehatan tubuh sendiri. Bagaimana dengan kalian? 

5. Simbol Kebersamaan

Di Kabupaten Ende, salah satu simbol kebersamaan adalah tarian yang disebut gawi (Suku Lio) atau naro (Suku Ende). Puluhan orang berdiri melingkar, bergandengan tangan, menghentak kaki ke depan, belakang, samping, dalam hitungan tertentu. Tidak hanya itu, dalam resepsi-resepsi pernikahan, menari bersama dilakukan di akhir acara, yang dimulai dari gawi atau naro tadi, diikuti rokatenda, ja'i, hingga tarian-tarian lainnya.

Menari merupakan salah satu kegiatan mengolah raga yang paling mudah dilakukan. Gerakan kakimu ke kiri dan ke kanan. As simple as that.

Mengetahui manfaat menari ini saya yakin kalian yang kurang gerak pasti bakal kepikiran untuk menari pula. Siapa yang tidak mau? Saya yang pernah berhenti JMKK cukup lama sehingga kaki terasa berat meninggalkanmu kini telah kembali. Helooowww heaven is full so I came back jangan sampai kalian mengalami seperti yang saya alami. Kalian tidak bakal bisa tidur sampai iler tumpah ruah hahaha. Baru mau ngiler kaki terasa seperti ditusuk paku. Cetooooiiing!

Baca Juga : 5 Manfaat Jalan Kaki

Sebagai orang yang sedikit belajar hukum, percaya lah belum ada undang-undang yang mengatur apalagi melarang tentang menari ini. Sumpah *muka sungguh-sungguh, beneran* jadi demi kebaikan tubuh, mari kita menari. Seperti kata Nidji:

Menarilah dan terus tertawa walau dunia tak seindah surga.



Cheers.