Tantowi Ahmad Dan Liliyana Natsir Jadi Duta Jam Tangan Tissot Di Asian Games 2018


Asian Games 2018 masih berlangsung dan salah satu olahraga yang menjadi favorite saya adalah Bulutangkis. Dulu, hampir setiap minggu saya disuguhkan pertandingan antar RT atau Desa. Om saya adalah salah satu peserta. Om adalah adik paling bungsu dari Ayah saya. Jangan ditanya apakah  Om saya bisa bermain atau tidak, tapi tanya bagaimana semangatnya saat bertanding melawan RT sebelah. Keriaan dan kemeriahan inilah yang masih melekat hingga sekarang. 

Selain menonton pertandingan tiap malam, saya juga biasanya menyaksikan secara langsung pertandingan tepok bulu melalui televisi. Susi Susanti, Mia Audina, Taufik Hidayat, Ricky Subagja, Rexy Mainaky, dan masih banyak deretan nama yang masih teringat hingga sekarang. Kini, pada Asian Games 2018, Indonesia bertumpu dengan Markus Gideon/Kevin Sanjaya, Gresya Polii/Apriyani/Rahayu dan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir. 


Dalam Asian Games 2018, ketepatan waktu adalah segalanya. Bayangkan jika seluruh jadwal pertandingan yang ada di Asian Games berjalan tanpa adanya waktu yang tepat dari setiap cabang olahraga, maka segalanya akan berjalan secara tidak teratur dan berantakan. Betapa pentingnya sebuah ketepatan waktu. Selain ketepatan waktu, dibutuhkan juga skor, catatan waktu dan hasil pertandingan. Di Bulutangkis, ketepatan waktu menjadi penting untuk memulai sebuah pertandingan dan selama pertandingan. Atlet yang bertanding pun membutuhkan ketepatan waktu yang menjadi bagian dari strategi, kedisiplinan dan kemenangan. 


Beruntung saya bisa menyaksikan secara langsung pertandingan bulutangkis babak beregu yang kini memasuki babak akhir untuk perseorangan. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah pertandingan antara Indonesia melawan Hongkong. Gresya Polii dan Apriyani Rahayu berhasil menang menlawan ganda putri dari Hongkong dengan 2 set langsung. 

Idola saya lainnya adalah Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir adalah peraih medali di Olimpiade 2016 di Rio De Janerio, Brazil. Dan kali ini menjadi andalan Indonesia meraih medali emas di Asian Games 2018. Semoga bisa mendapatkan medali emas yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia. Aamiin.


Siapa yang tak kenal dengan Tissot, sebuah brand jam tangan yang memiliki nama yang sudah mendunia. Tissot dikenal sangat klasik namun sangat menyesuaikan kebutuhan seluruh usia. Jadi Tissot sangat memahami kebutuhan generasi milenial zaman now. Dan, pada Asian Games 2018 kali ini, Tissot dipercaya secagai Time Keeper, yang sangat penting dalam sebuah multievent terbesar di Asia ini. 

Tissot juga meluncurkan jam tangan yang merupakan edisi khusus Asian Games 2018 dengan brand ambassadornya adalah Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Kedua atlet ini selalu menjadi Idola saya karena konsistensinya dalam menjadi yang terbaik di Asia bahkan Dunia. Owi/Butet (sapaan akrab) adalah salah satu ganda campuran terbaik yang dimiliki oleh Indonesia. 


Apa sih yang membuat Tissot selalu dihati? Saya menilai Tissot memiliki kualitas dan style yang klasik namun sangat kekinian. Jarang sekali jam tangan yang mampu memiliki style unik namun bisa memikat tanpa batasan usia. Swiss terkenal sebagai pembuat jam tangan tersohor di Dunia, nah Tissot ini merupakan brand dari Swiss sehingga teknologi dan stylenya pun sudah merupakan yang paling baik diantara lainnya. 

Selain, di lapangan bulutangkis, saya bisa melihat laangsung pertandingan renang yang kebetulan bersebelahan dengan Istora Senayan. Kita tahu bahwa ketepatan waktu yang dihasilkan dalam sebuah hasil pertandingan terutama renang ini pun sangatlah penting. Catatan waktu bukan hanya menit, namun bisa sampai pecahan waktu detik dan lebih kecil dari detik. So, Tissot sangat membantu dengan teknologinya sehingga tidak terjadi kesalah catatan waktu di kolam renang yang sudah berstandar Olimpiade ini. Wah, kece ya ternyata keberhasilan sebuah event pun terdapat brand yang sangat berkualitas seperti Tissot ini.



Setiap yang mendukung kelancaran Asian Games 2018 ini adalah sebuah kehormatan bagi Indonesia karena ini akan menjadi kesuksesan bersama sehingga Asian Games di Jakarta dan Palembang ini akan menjadi pesta olahraga yang tak akan terlupakan sepanjang masa. Bagi saya yang menyaksikan langsung tentunya menjadi hal yang tak terlupakan bahkan akan saya ceritakan kepada anak cucu nantinya, karena momen ini belum tentu bisa terulang dalam waktu yang relatif singkat. 

Terima kasih Tissot untuk ketepatan waktu yang diberikan selama Asian Games 2018 berlangsung. Yuk kita dukung kesuksesan Asian Games 2018 ini dengan terus mendukung Indonesia dan tetap sportif dengan kemenangan negara lain.  

Bermain Lego Sepuasnya di BrickLive Jakarta


Kalau di Malaysia punya lego land dengan berbagai macam permainannya, maka kini tak perlu jauh-jauh untuk bermain lego dengan banyak macam dan variasinya di Jakarta. Penasaran kan apa aja yang ada di BrickLive, mari kita bahas satu persatu. Kalau kamu suka Lego, pasti akan happy banget di PIK Avanue di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, ini. 

Siapa sih yang ngga kenal sama Lego? Lego itu permainan dari abad 19 yang kini menjelma sebagai permainan Jaman Now yang beragam dan sangat digemari anak-anak sampai dewasa. Yes, bukan rahasia lagi kalau lego itu permainan di sepanjang masa, jadi kalau dihitung dari generasi maka ini adalah generasi yang keempat yang mengenal lego. 

Tahu ngga kalau dulunya lego berasal dari miniatur dari tangga dan setrika. Dan tahukah bahwa lego dulunya berasal dari kayu bukan plastik seperti sekarang ini? Nah, saya juga baru tahu kalau dulunya oleh Ole Kirk Chiristiansen dari Denmark merupakan miniatur-minatur dari beragam benda yang diproduksi olehnya. Atau kalau jaman sekarang ada istilah dummy, nah lego ini diinspirasi dari dummy tersebut. Secara resmi Lego didirikan pada tahun 1949 sehingga sekarang berusia kurang lebih 60 tahunan lebih hampir 70 tahun. Wah, ternyata cukup lama juga ya. 



Kini Lego menyapa penggemarnya di Jakarta melalui BrickLive. BrickLive sendiri adalah world tour yang telah diadakan di London, Seoul dan Tokyo, sehingga Jakarta menjadi tempat keempat yang disinggahi oleh BrickLive. 

Ada yang Istimewa dalam BrickLive di Jakarta ini, yaitu permainan Lego yang menghadirkan permainan rumah tradisional seluruh Indonesia di MapBuild Brick. Selain itu dipintu masuk sebelum masuk ke area permainan terdapat lego yang telah disusun menjadi bangunan seperti Candi Borobudur dan Komodo, dua buah icon Indonesia yang sangat mendunia. Wah, kita patut berbangga ya dengan karya Icon kebanggaan Indonesia ini.



Berapa sih area permainan yang ada di BrickLive Jakarta? Jangan khawatir kita akan puas bermain lego dengan 16 area permainan yang sangat berbeda masing-masing permainannya yaitu dimulai dari  Brick Pool, Duplo Pool, Race Tracks, Brick Wall, LEGO Cities, LEGO Architecture, LEGO Star Wars dan masih banyak lagi. 

Yuk Kita lihat satu persatu Areanya. 

Brick Pool dan Duplo Pool



Saya ingat banget dulu harus beli satu persatu lego dari abang-abang penjual disekitar sekolah. Saya harus ngumpulin satu persatu karena uang jajan saya hanya cukup untuk beli beberapa buah lego saja. Berkat usaha keras mengumpulkan akhirnya saya berhasil membuat robot-robotan atau bahkan rumah yang sangat besar. Saya sengat kesal ketika lego saya hilang satu per satu karena ulah adik dan kakak saya. 

Nah, di BrickLive kali ini, kamu tidak akan kehabisan ide atau kehabisan lego karena kolam dengan ukuran sangat luas menampung sangat banyak lego mulai dari warna hijau, merah dan ungu. Jadi, kamu bebas main apa saja dan berkreasi apa saja. 

Lego Cities


Disini kita bisa berkreasi dengan berbagaai macam kendaraan dan alat transportasi yang sering kita gunakan seperti kapal, pesawat, mobil dan lainnya. Selain legonya kita bisa bermain-main diatas maps yang telah disediakan dengan tampilan seperti kota dengan jalan dan lautan serta bandara. 

LEGO Star Wars


Bagi penggemar Star Wars pasti akan sangat suka dan berlama-lama di area permainan ini. Disini disediakan bermacam-macam lego yang memiliki kaitannya dengan film starwars yang selama ini tayang di bisokop. Selain itu terdapat banyak kendaraan luar angkasa yang banyak ditemukan disini. 

Area Permainan Lain



Selain area permainan tersebut terdapat BrickWall, Lego Architecture, Ninja Go dan lainnya karena totalnya terdapat 16 area permainan. Tentu saja waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan waktu di BrickLive ini bakalan seharian mengingat sangat luas dan sangat banyak permainan yang ada disini. 



Selain itu terdapat shopping booth yang menjual berbagai macam kebutuhan dan koleksi lego yang sangat unik dengan harga diskon yang lumayan banget. Ngga percaya? Buktikan saja sendiri. 

BRICKLIVE Jakarta akan berlangsung dari 7 -17 Juni 2018 di PIK Avenue, Jakarta. Pembelian tiket acara BRICKLIVE ini sudah dapat dilakukan di Tokopedia.com, outlet LEGO dan PIK Avenue. Harga tiket: VIP Rp 275.000,- dan Regular Rp 175.000,- Saat ini dapatkan penawaran menarik untuk pembelian tiket BRICKLIVE early birds di Tokopedia.com.


Informasi BrickLive Jakarta

PIK Avenue Mall
Ballroom Lantai 7
Jalan Pantai Indah Kapuk Boulevard, 
RT.6/RW.2, Kamal Muara, 
Penjaringan, Jakarta Utara, 14470

Harga Tiket Masuk
Normal tiket reguler Rp. 175.000
VIP Rp. 275.000

Periode 
7 -17 Juni 2018 

Ayo Indonesia Bergerak, Kampanye Anlene Melawan Gaya Hidup Mager



Saya termasuk orang yang malas bergerak karena sesuatu hal dan kesibukan yang tak dapat ditinggalkan, namun beruntung saya sering traveling keluar kota atau bahkan ke luar negeri. Dan, pada saat traveling saya terpaksa untuk bergerak lebih banyak daripada hanya berdiam diri dikosan. Kalau dihitung-hitung gerak langkah yang dihasilkan dari traveling itu melampaui olahraga yang saya lakukan pada setiap minggu.

Melalui traveling saya dapat menaklukan anak gunung Krakatau yang tingginya ratusan meter, kemudian saya pun kembali menaklukan puncak-puncak tertinggi di kepulauan Komodo pada akhir tahun 2017. Dan yang terakhir, saya berpetualang di alam Kebumen yang memiliki gua -gua, bukit, pantai dan karang yang sangat indah. Karena saya lakukan dengan senang, maka tak terasa ratusan bahkan ribuan langkah telah terlewati. 

Sebetulnya, rutin berolahraga adalah jawaban yang seharusnya bagi saya. Tidak dapat ditawar lagi karena dengan olahraga, tubuh akan menjadi bugar. Namun, ketika ditanya apakah bisa menjaga rutinitas sedangkan jadwal atau kegiatan sehari-hari sangatlah padat. Ini problematika semua orang, dan dapat disiasati dengan olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh siapa pun. Yuk, kita telusuri lebih jauh lagi, apa yang disebut olahraga ringan tersebut.

               

Oh iya, sebetulnya penyebab malas bergerak atau Sedentari adalah gaya hidup yang serba digital. Saya juga sebagai generasi milenial sangat tergantung pada smartphone. Apapun yang saya lakukan sangat berhubungan dengan gadget, bahkan untuk sekedar ke tempat yang tidak jauh pun saya memesan ojek online. Sebetulnya ini kebiasaan yang sangat jelek, jangan sampai ditiru ya, hehehe. 

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dari Kementerian Kesehatan menunjukan bahwa 24,1% penduduk Indonesia menjalani perilaku mager atau sedentari selama 6 jam per hari. Wow, ini data yang sangat mengejutkan sih bagi saya. Nantinya dengan perilaku ini maka bertambah banyaknya resiko penyakit tidak menular. Bayangkan saja penyakit seperti jantung, darah tinggi, kolesterol dan lainnya menjadi ancaman yang sangat serius. 

Lalu bagaimana mengatasi gaya hidup mager tersebut? Ayo Bergerak! Ayo Olahraga! Sebetulnya sangat mudah mengatakan untuk berolahraga namun prakteknya sangat sulit dilakukan. Setelah mendapatkan pencerahan dari ketiga pembicara yaitu Ibu Rohini Behl, Dr. Ade Jaena L. Tobing dam Ibu Ines Yumahana Gulardi menjelaskan tentang pola olahraga yang bisa dilakukan oleh siapapun termasuk ibu-ibu rumah tangga atau pekerja kantoran. 



Apa saja yang harus dilakukan untuk melakukan olahraga ringan? Sebetulnya gerakan ringan seperti stretching, melakukan latihan di kursi, jalan-jalan atau jogging yang dilakukan dirumah sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapapun. Dan, harus dilakukan rutin setiap hari atau dua hari sekali selama 30 menit. Bagi orang yang memiliki kelainan tulang seperti pengapuran atau peradangan pada tulang yang tidak dapat melakukan gerakan lari atau yang bisa mengakibatkan tulang atau sendi menjadi memburuk, dapat melakukan olahraga seperti pilates, yoga, renang dan lainnya. 

Lalu untuk nutrisi atau pola makan juga harus diperhatikan, jangan sampai kegiatan yang sangat pada dan olahraga menjadikan tubuh kurang nutrisi malah menjadikan sakit atau penyakit lainnya. Anlene merupakan susu dengan zat gizi yang membantu kekuatan dan kesehatan tulang, sendi dan otot sehingga dapat bergerak lebih aktif lagi. 

   
Pada saat event kami mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan apa saja gerakan atau olahraga ringan yang dapat kami lakukan di seluruh bagian rumah termasuk ruang makan, dapur, kamar tidur, ruang keluarga dan taman. Dari hal ini, kami mendapatkan secara langsung seperti melakukan gerakan olahraga ringan dan kegiatan yang menuntut kami untuk terus bergerak seperti kampanye Anlene yaitu Ayo Indonesia Bergerak.

Kampanye Ayo Indonesia Bergerak ini meliputi estafet dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menginspirasi masyarakat Indonesia bergerak lebih aktif untuk melawan gaya hidup mager. Sebanyak 250 pelari dan pesepeda untuk melakukan perjalanan sejauh 600 KM ke Jakarta. Puncaknya pada tanggal 22 April 2018, akan diadakan acara yang sangat inspiratif dan menggugah Indonesia untuk terus bergerak. 

Yuk mulai sekarang dan mulai dari hal-hal kecil serta dimulai dari diri sendiri di rumah. 

Social Media Anlene

Facebook : Anlene Indonesia 
Instagram : @anlene_indonesia     




GERMAS : Cara Praktis Bergaya Hidup Lebih Sehat

salmanbiroe.com : GERMAS (Gerakan Masyarkat Hidup Sehat)

Hal-hal besar dapat dilakukan dengan satu langkah awal. Langkah awal inilah yang mungkin sulit dilakukan, namun percayalah apabila satu awalan ini dilakukan, selanjutnya akan lebih mudah bahkan akan selalu menyenangkan. Begitu pula untuk mengawali hidup sehat, langkah-langkah kecil sangat perlu dilakukan, apabila ditunda, maka bukan tak mungkin akan sangat fatal dan berujung di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali mengiatkan GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Minggu lalu, tepatnya Jumat, di Kementerian Kesehatan dilakukan olahraga bersama seperti senam, lari, jalan sehat dan tenis meja. Selain olahraga, Kementerian Kesehatan juga membuka peluang usaha yaitu petani-petani dari beberapa daerah untuk menjual hasil kebun berupa sayuran, buah, tanaman dan makanan yang tentu saja sehat.


Pada kesempatan ini, kami sempat berbincang bersama Ibu Nila Djuwita Moeloek tentang bagaimana GERMAS ini dapat diterima oleh Masyarakat. Ibu Menteri menyebutkan bahwa program ini adalah wujud partisipasi masyarakat dengan harapan seluruh warga ikut aktif dan secara bersama-sama mewujudkannya. Langkah kecil yang dilakukan adalah olahraga bersama di Kantor-kantor kementerian dan instasi swasta. 

Dahulu kita mengenal hari Jumat sebagai hari olahraga disetiap kantor bukan hanya pemerintahan namun kantor swasta, sekolah dan fasilitas publik secara aktif mengadakan olahraga bersama. Bahkan, dulu di sekolah kami melakukan senam SKJ (Senam Kesehatan Jasmani) yang selalu dinanti-nantikan oleh murid di sekolah saya. Atau setiap hari minggu di fasilitas publik diadakan olahraga bersama yang membuat warga sekitar terpacu untuk bergaya hidup lebih sehat.

Saya sempat menanyakan, apakah perlu seorang public figure yang dijadikan sebagai role model dalam GERMAS ini? Secara tegas Ibu Menteri menjawab bahwa GERMAS adalah gerakan secara bersama-sama menjadi lebih sehat. GERMAS tidak membutuhkan role model perorangan, justru kitalah yang menjadi role model (agent of change) untuk masyarakat sekitar kita. Saya terkesan dengan jawaban Ibu Menteri, sudah saatnya mengubah midnset bahwa harus ada seseorang yang membuat kita hidup lebih sehat, namun motivasi dalam dirilah yang harus diperkuat dan menginspirasi orang lain untuk hidup sehat.

3 Langkah Bergaya Hidup Sehat (GERMAS)

salmanbiroe.com : GERMAS (Gerakan Masyarkat Hidup Sehat)

Mau Hidup Sehat? Mau Sehat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari? Tapi tidak tahu bagaimana cara memulainya? Eits, jangan khawatir saya akan membeberkan 3 langkah mudah yang bisa dilakukan tanpa mengeluarkan biaya tambahan atau tanpa ribet alias praktis.

Ini dia 3 langkah praktis bergaya hidup lebih sehat :
1. Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari dengan olahraga
2. Makan buah dan sayur secara rutin
3. Periksa kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali

Nah, mudah bukan 3 cara untuk hidup lebih sehat. Selanjutnya saya akan bedah lebih lanjut bagaimana melakukan ketiga hal tersebut secara efektif berserta tipsnya.

Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari 


Setiap harinya, secara tidak sadar kita melakukan aktivitas fisik seperti berjalan, naik sepeda, membersihkan rumah dan lainnya. Nah, melalui GERMAS, kita dituntut untuk lebih aktif dan melakukan kegiatan fisik secara rutin. Alangkah lebih baiknya kita melakukan olahraga rutin setiap hari, namun disaat kesibukan dan dealine menyerang. waktu terasa sempit dan malas melakukan kegiatan fisik. 

Untuk menghindari kemalasan dan waktu yang sempit, usahakan untuk berjalan ke arah kantor atau berjalan ke pasar bagi ibu-ibu yang sering naik ojek. Atau kalau anda penguna busway atau angkutan umum, bisa dicoba untuk berhenti satu halte lebih jauh dari halte sebenarnya dan berjalan kurang lebih 15 menit, maka pulang pergi akan tercapai aktivitas fisik ini. Mudah bukan? Tidak harus meluangkan waktu khusus namun bisa disiasati dengan berjalan lebih banyak dari biasanya.Apabila waktu kebih luang, usahakan untuk melakukan olahraga ringan  atau membereskan rumah yang telah berantak misalnya menjadi nilai plus dan sehat. 

Makan buah dan sayur secara rutin


Makan buah dan sayur menjadi momok bagi sebagian orang. Namun, buah dan sayur memiliki manfaat yang bagus bagi kesehatan. Apalagi biaya rumah sakit yang kian meningkat menjadi pengingat kita bahwa sakit jauh lebih mahal daripada menjaga kesehatan. Memang buah dan sayur menambah budget belanja harian, namun apabila keluarga sehat, biaya rumah sakit tidak akan digunakan. 

Bagi yang tidak suka buah dan sayuran, cobalah makanan dengan campuran antara daging dan sayur atau makanan olahan yang terbuah dari sayuran dan buah untuk variasi sehingga jauh lebih sehat. Buah dan sayur memiliki vitamin lengkap dan dibutuhkan oleh tubuh untuk meregenerasi sel-sel tubuh sehingga tubuh lebih fresh.

Periksa kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali


Percayalah bahwa sakit itu lebih mahal dari sehat. Tanamkan dalam diri bahwa biaya rumah sakit mahal dan akan lebih mahal daripada kita membeli tambahan buah untuk keluarga kita. Ibu-ibu harus mulai pandai menyuguhkan masakan yang kandungan gizinya seimbang dan lebih sehat dengan tambahan buah. 

Sebagai bagian untuk menjaga kesehatan, dibutuhkan pemeriksaan rutin selama 6 bulan sekali. Kita tidak akan tahu penyakit apa yang menimpa kita dalam kurun waktu beberapa tahun, apabila kita tidak rutin mengecek kondisi kesehatan. GERMAS mengalakan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar terhindar dari satu penyakit berbahaya. Setiap kali kita memeriksa kesehatan, maka segala hal akan dicek, misalnya gula darah, kolesterol, asam, dan lainnya. 

Sudah saatnya menjalankan GERMAS ini sebagai bagian dari hidup dan gaya hidup. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 

Informasi lengkap mengenai GERMAS 

Website Kementerian Kesehatan 
http://www.depkes.go.id/

Social Media 
Twitter : https://twitter.com/KemenkesRI