Memasak Bonanza Beef Ala Drama Korea Bersama Jebolan Master Chef Indonesia


Sayup-sayup terdengar lagu dari original soundtrack sebuah drama korea. Iya, saya ini bukan penggemar drama korea, tapi kalau sudah dengar lagu, entah dari bahasa apapun, yang penting saya tahu pesan yang disampaikan, maka otomatis saya akan hafal bahkan bisa melantunkannya beberapa menit kemudian. Sebut saja saya hamba-hamba lagu baper. Kalau sudah mengalun lagu yang melow saya selalu hanyut (sungai kali ah hanyut, hahaha).

Pada saat demo masak, saya langsung tertuju pada Chef Gabriela, jebolan Master Chef Indonesia yang mampu mempesona orang yang memandanganya. Kalau melihat Chef Gabriela, saya langsung teringat adegan drama Korea, apalagi pada saat adegan masak memasak.

"Gabriela, kamu cantik banget hari ini."

"Bukan kah aku udah katakan kalau aku tidak akan mengatakan apapun padamu kecuali 

"Kamu sudah memasak apa saja hari ini?"

"Aku memasak Beef Cabai Hijau."

"Kamu sangat pandai mengambil hatiku, itu makanan kesukaanku."

Chef Gabriela kemudian tersipu. Tak berapa lama minyak yang panas meletup dan mengenai tangan Chef. Langsung saja sang pria meraih tangan Chef Gabriela dan meniupnya. 

Sebuah lagu kemudian mengalun sebagai sebuah pengiring yang pas.

Mungkin aku begitu takut menghadapi kegagalan
Hingga tak bisa mengungkapkan cintaku padamu
Aku takut kau akan pergi
apabila aku mengungkapkannya

Aku akhirnya mampu mengumpulkan keberanian
untuk mengungkapkan rahasia ini
meskipun kau memilih untuk tak acuh
aku akan menyanyikannya untukmu

(Lagu Sing For You - EXO)

Akhirnya mereka bertatapan dan berpelukan. Wah, so sweet sekali ya akhirnya bisa jadian dan menjalin ke jenjang lebih bahagia. Hahaha, saya memang pandai merangkai adegan dalam imajinasi ini. Jangan baper ya hehehe.


Daging sapi itu sudah sangat jarang saya makan, maklum saya penggemar ayam, namun saya selalu memakan beef yakiniku kalau makan di sebuah restoran cepat saji. Nah, kali ini Chef Gabriela ini menampilkan beberapa alternatif masakan dari beef Bonanza. 

Bonanza ini merupakan salah satu produk daging yang sangat berkualitas dan harganya relatif kebih murah dengan merek sejenisnya. Masalah kualitas, saya ngga meragukan lagi karena sudah saya coba dan hasilnya masakan yang diolah luar biasa rasanya, serius, saya ngga bohong loh.


Hasil masakan yang disajikan adalah Beef Yakiniku yang sangat menggoda selera karena ini salah satu favoriteku. Bumbunya juga sangat mudah karena hanya diperlukan bawang bombai dan kecap saja serta sedikit garam, dan dimasak dengan api sedang sampai kecil. Dagingnya tanpa di iris atau olah lagi sebelum dimasak menjadi Yakiniku ini. 

Praktis banget buat yang pengen membuat masakan ala-ala restoran dengan budget yang cukup murah dan dapat dimakan oleh keluarga besar. 


Dan menu yang paling saya suka lainnya adalah Daging Sapi Cabai Hijau. Benar-benar merupakan salah satu masakan yang sangat Indonesia dan bisa dinikmati oleh siapapun tak terkecuali nenek atau kakek bahkan anak-anak karena tidak terlalu pedas namun sangat lezat. Mengenai bumbunya lagi-lagi sangat simple karena hanya memerlukan cabai hijau dan garam serta sedikit bawang putih yang diiris tipis.



Demo memasak ala drama Korea ini sangat mengasyikan karena membuka mata bahwa masakan yang enak itu ternyata bumbunya ngga macem-macem dan sangat simple. Oh iya, karena dagingnya sudah berkualitas dari Binanza, maka mengolahnya tidak memerlukan bumbu yang super duper ribet, cukup garam, kecap, bawang bombay dan bawang putih serta daun jeruk sudah sangat lezat. 

Nah, yang mau belanja dagingnya sudah tersedia di supermarket seperti Hero, Giant, dan lain-lainya di sekitar Jabodetabek ya. Informasi lebih lanjut bisa ke http://bonanza-beef.co.id/ ya. Happy Cooking!

Memasak Bonanza Beef Ala Drama Korea Bersama Jebolan Master Chef Indonesia


Sayup-sayup terdengar lagu dari original soundtrack sebuah drama korea. Iya, saya ini bukan penggemar drama korea, tapi kalau sudah dengar lagu, entah dari bahasa apapun, yang penting saya tahu pesan yang disampaikan, maka otomatis saya akan hafal bahkan bisa melantunkannya beberapa menit kemudian. Sebut saja saya hamba-hamba lagu baper. Kalau sudah mengalun lagu yang melow saya selalu hanyut (sungai kali ah hanyut, hahaha).

Pada saat demo masak, saya langsung tertuju pada Chef Gabriela, jebolan Master Chef Indonesia yang mampu mempesona orang yang memandanganya. Kalau melihat Chef Gabriela, saya langsung teringat adegan drama Korea, apalagi pada saat adegan masak memasak.

"Gabriela, kamu cantik banget hari ini."

"Bukan kah aku udah katakan kalau aku tidak akan mengatakan apapun padamu kecuali 

"Kamu sudah memasak apa saja hari ini?"

"Aku memasak Beef Cabai Hijau."

"Kamu sangat pandai mengambil hatiku, itu makanan kesukaanku."

Chef Gabriela kemudian tersipu. Tak berapa lama minyak yang panas meletup dan mengenai tangan Chef. Langsung saja sang pria meraih tangan Chef Gabriela dan meniupnya. 

Sebuah lagu kemudian mengalun sebagai sebuah pengiring yang pas.

Mungkin aku begitu takut menghadapi kegagalan
Hingga tak bisa mengungkapkan cintaku padamu
Aku takut kau akan pergi
apabila aku mengungkapkannya

Aku akhirnya mampu mengumpulkan keberanian
untuk mengungkapkan rahasia ini
meskipun kau memilih untuk tak acuh
aku akan menyanyikannya untukmu

(Lagu Sing For You - EXO)

Akhirnya mereka bertatapan dan berpelukan. Wah, so sweet sekali ya akhirnya bisa jadian dan menjalin ke jenjang lebih bahagia. Hahaha, saya memang pandai merangkai adegan dalam imajinasi ini. Jangan baper ya hehehe.


Daging sapi itu sudah sangat jarang saya makan, maklum saya penggemar ayam, namun saya selalu memakan beef yakiniku kalau makan di sebuah restoran cepat saji. Nah, kali ini Chef Gabriela ini menampilkan beberapa alternatif masakan dari beef Bonanza. 

Bonanza ini merupakan salah satu produk daging yang sangat berkualitas dan harganya relatif kebih murah dengan merek sejenisnya. Masalah kualitas, saya ngga meragukan lagi karena sudah saya coba dan hasilnya masakan yang diolah luar biasa rasanya, serius, saya ngga bohong loh.


Hasil masakan yang disajikan adalah Beef Yakiniku yang sangat menggoda selera karena ini salah satu favoriteku. Bumbunya juga sangat mudah karena hanya diperlukan bawang bombai dan kecap saja serta sedikit garam, dan dimasak dengan api sedang sampai kecil. Dagingnya tanpa di iris atau olah lagi sebelum dimasak menjadi Yakiniku ini. 

Praktis banget buat yang pengen membuat masakan ala-ala restoran dengan budget yang cukup murah dan dapat dimakan oleh keluarga besar. 


Dan menu yang paling saya suka lainnya adalah Daging Sapi Cabai Hijau. Benar-benar merupakan salah satu masakan yang sangat Indonesia dan bisa dinikmati oleh siapapun tak terkecuali nenek atau kakek bahkan anak-anak karena tidak terlalu pedas namun sangat lezat. Mengenai bumbunya lagi-lagi sangat simple karena hanya memerlukan cabai hijau dan garam serta sedikit bawang putih yang diiris tipis.



Demo memasak ala drama Korea ini sangat mengasyikan karena membuka mata bahwa masakan yang enak itu ternyata bumbunya ngga macem-macem dan sangat simple. Oh iya, karena dagingnya sudah berkualitas dari Binanza, maka mengolahnya tidak memerlukan bumbu yang super duper ribet, cukup garam, kecap, bawang bombay dan bawang putih serta daun jeruk sudah sangat lezat. 

Nah, yang mau belanja dagingnya sudah tersedia di supermarket seperti Hero, Giant, dan lain-lainya di sekitar Jabodetabek ya. Informasi lebih lanjut bisa ke http://bonanza-beef.co.id/ ya. Happy Cooking!

5 Kudapan Lebaran


Terlalu dini? Itu yang ada di pikiran saya saat mulai menulis pos ini sambil mendengarkan suara seksi kekasih impian James Arthur. Anggap saja di video musik itu dia menyanyikan Say You Won't Let Go untuk saya seorang. Ha ha haaaa. Balik lagi ke terlalu dini tadi. Saya merencanakan pos ini untuk Kamis depan, tapi kuatir hari libur bakal bikin saya libur nge-blog juga sampai selesai Idul Fitri, sehingga tidak ada salahnya menulis sekarang. Lagi pula, seandainya Kamis depan masih bisa nge-blog di sela-sela kesibukan mengganti atap rumah (LOL!), saya masih bisa menulis tentang menu andalan di rumah kami. Selalu, ya, selalu ada ide untuk menulis.

Baca Juga: 5 Youtuber Ende

Setiap rumah pasti punya kudapan andalan, kudapan favorit, yang disiapkan menjelang Idul Fitri. Sebut saja kastengel, nastar, puteri salju, dan lain sebagainya. Termasuk juga rumah kami. Selalu ada kudapan andalan yang disiapkan menjelang Idul Fitri. Meskipuuuun, seringnya saya merampok sekian stoples dari rumah kakak-kakak. Haha. Enak kan jadi anak bungsu *kedip-kedip*.

Mari kita cek. Siapa tahu samaan dengan kalian.

1. Stik Keju


Ya ampun! Ini memang paling dicari di rumah saya. Bikinnya juga banyak banget! Sekalian jadi cemilan orang serumah sampai beberapa minggu usai Idul Fitri. Jadi, kalau ada teman yang datang membawa tas mungil dan pulang membawa tambahan kresek berisi stoples, dapat dipastikan isi stoples itu adalah stik keju. Karena konon katanya stik keju bikinan saya itu rasanya di awang-awang, setelah ditelan aroma kejunya itu keluar, dan membikin ketagihan. Demikian juga kadar renyahnya itu yang mereka suka. Jelaaasss bikin hidung saya semakin mekarrrrr hahaha.


Mereka tidak tahu, dibalik stik keju yang renyah, ada lengan yang berotot membikin adonannya. Haha!


Sony, salah seorang sahabat DMBC pada akhirnya memesan stik keju ini ketimbang dia tidak kebagian. Ya karena setiap Idul Fitri, Sony memilih traveling ke mana-mana. Nah, pos soal stik keju ini berikut bahan dan cara membikinnya bisa kalian baca di pos Stik Keju Legendaris. Yang jelas tanpa timbangan untuk menakar bahan-bahannya.

2. Kukis Cokelat


Ini dia kudapan yang juga populer seantero Galaksi Tuteh dan sekitarnya. Kata mereka rasanya enak sih. Awal cerita sampai bikin kukis cokelat ini karena saya pengen bikin kukis yang agak berbeda dari yang pernah ada. Maka main-mainlah saya ke Cookpad yang berlimpah resep, mulai dari resep kuker, bolu, opor, soto, dan lain sebagainya.


Di atas, foto kukis cokelat (depan/bawah) dan kastengel (belakang/atas). Kukisnya tidak ditabur choco chip. Tapi saya pernah membikin yang pakai choco chip. Ini soal estetika saja. Oh ya, kukis cokelat ini menggunakan bahan yang tidak umum seperti nutrijel cokelat dan susu dancow. Sumpah, ini tanpa terigu.

3. Didit Balen


Saya tidak peduli nama yang disebut orang-orang, tetap saja saya menyebutnya didit balen. Dulu, waktu masih berlangganan majalah Aneka (masih imut), ada resep ini di majalah remaja tersebut, dan proses membikinnya pun sama. Nama ini melekat erat di benak saya sehingga sampai saat ini pun masih menyebutnya didit balen. Dan orang-orang menyebutnya bola cokelat.


Aslinya saya tidak menyukai didit balen soalnya paling malas sama proses menghancurkan biskuitnya itu! Tapi ... tapi ... tapi ... Indra Pharmantara paling suka kudapan ini. Dan, kalian tentu tahu di rumah saya itu ada aturan: siapa yang memberi ide, dia yang melaksanakan. Hyess, akhirnya Indra sendiri yang membikin kudapan yang satu ini. Biasanya dia dibantu 'anak' saya Jiel soalnya setiap menjelang Idul Fitri, Jiel dan Mamanya datang ke rumah buat bantu-bantu Mami (saya :p).



Memang menggoda sih ... apalagi kalau tinggal makan! Haha.

4. Brondong


Dulu, waktu masih kecil-kecil, setiap menjelang Idul Fitri kami punya tugas memisahkan kacang dari kulitnya, setelah kacang itu direbus. Kata kami: peje kacang. Untungnya sekarang sudah tidak ada ritual itu lagi karena banyak kacang yang dijual di pasaran dan rasanya enak-enak. Tapi sudah beberapa tahun kami tidak menyajikan kacang goreng, diganti sama brondong dan/atau krupuk melinjo. Ini brondong paling enak memang buat teman nonton filem, gantian sama stik keju *ngikik*.

5. Hasil Rampokan


I am pirates of Pharmantara. Bahagianya jadi anak bungsu itu ya begini, bisa merampok di rumah kakak-kakak. Ada satu kue cantik banget dikasih keponakan, kuker dengan icing berbentuk cewek berjilbab. Tapi sayang saya mencari fotonya tidak ketemu euy. Biasanya hasil rampokan ini jumlahnya bisa sama banyak dengan yang saya bikin sendiri.


Itu dia lima kudapan saat Lebaran yang pasti ada di rumah kami. Itu di luar kudapan lain yang dikirim sama tetangga dan teman-teman seperti aneka puding (termasuk puding kentang yang nyumi itu), aneka bolu/tart, sampai es krim. Intinya adalah semua orang senang, saya juga senang, hidup lebih senang *halah*.

Baca Juga: 5 Menu Breakfast

Bagaimana denga kalian? Bagi tahu yuk di komen :)



Cheers.

Nikmatnya Makan Chicken Strip Pedas So Good

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

Cuaca mendung dan gelap itu kemudian menjadi hujan. Kalau hujan biasanya males gerak atau jadi galau ngga ketulungan. Biasanya yang bikin mood gue menjadi lebih baik itu makanan yang lezat dan menggugah selera. 

"Man, nonton yuk."

"Man, olahraga yuk."

"Man, berenang yuk."

Beberapa ajakan dari teman ini biasanya langsung saya tolak. Tahu sendiri kan gimana ribetnya olahraga atau keluar kosan kalau hujan dan becek begini, apalagi kalau ngga ada ojek, jadi bikin males melanda. 

"Man, makan yuk."

Kalau misalnya ada tawaran untuk makan atau kulineran, maka reaksi gue akan berbalik 360 derajat. Hahaha, biasalah akibat hujan yang melanda dan membuat galau dan teringat akan kenangan dengan mantan, jiaaahhh, jangan baper donk please. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

Oke, daripada ribet di jalan dan hujan nambah macet malah bikin semuanya runyam. Saya punya solusinya, yes ada Chicken Strip Pedas dari So Good. Kalau mager atau ngga mau keluar gimana dong cara membelinya? Tenang aja, karena bisa pesan online melalui online shop termasuk dari official So Good storenya loh. 

Saya termasuk yang ngga mau rempong kalau masak apapun, dan ternyata So Good ini pun sangat praktis tanpa repot. Banyangin aja deh, kita tinggal buka dan panaskan minyak, habis itu bisa langsung goreng. Dalam waktu kurang lebih 10-15 menit jadi deh Chicken Stripnya. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

Kalau misalnya ngga bisa masak pun, So Good ini sangat mudah. Pokoknya kalau misalnya warna ayamnya sudah mulai kecoklatan, balik saja, kemudian jangan sampai gosong. Bioasanya yang bikin gosong karena apinya sangat besar, jadi padaa saat mengorengnya usahakan dimasak dengan api kecil sampai sedang. Dijamin deh ayam pedas ini akan utuh dan tetap cantik tanpa ada drama gosong, hehehe.

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

Biasanya saya suka banget Ayam Pedas ini disajikan dengan nasi hangat langsung dari rice cooker, tapi kali ini saya mencoba sesuatu yang sangat berbeda. Saya memadukannya dengan dengan mie goreng. 

Nah, biar gampang dan praktis juga, saya bikin mie goreng instan yang banyak juga di jual di supermarket atau online. Jadi tinggal masak mie, angkat dan tiriskan mie serta campur dengan seluruh bumbunya. 

Dan, jadi deh mie goreng ala-ala dengan Chicken Strip Pedas dari So Good. Wow, ngga bisa ngebayangin gimana rasanya nanti. Sudah sangat penasaran sekali hehehe. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

Deg-deg-deg, saya sangat penasaran dengan rasanya apakah sesuai dengan ekspektasi? Mendung masih nampak di luar sana, nampaknya hujan akan segera terjadi. Yang bikin saya penasaran adalah bagaimana dengan rasanya So Good ini. 

Oke, mari kita makan dan cobaa seperti apa rasanya. Dan, suapan pertama memang bikin melek karena pedasnya sudah kerasa. Gigitan kedua dan ketiga pun membuat lidah saya bergoyang-goyang menikmati sensasi #BahasaPedasSoGood. Bener-bener bikin nagih banget. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Bahasa Pedas So Good Chicken Strip

Ngga kerasa keringat pun  mengucur membasahi muka dan badan. Biasanya saya tahan dengan pedas, tapi memang karena lagi gerah dan ditambah dengan senasi pedas ayam ini bikin semakin menjadi.

Chicken Strip Pedas So Good ini memang enak banget dan bikin ketagihan, oh iya ayam pedas ini sudah tersedia di seluruh supermarket di seluruh Indonesia ya. Jangan lupa bahagia dengan So Good, karena ayam pedasnya ini memang bikin bahagia dan ketagihan pastinya. 

Menikmati Sedapnya Masakan ‘Rumahan’ Nusantara Di Bakoel Ussy, Cawang


"Mau makan apa Mas?"

"Masakan rumahan kayak Jengkol ada ngga Mba?"

Sontak saja pramusaji itu tersenyum sambil menunjukan menu yang ada dan ternyata Jengkol pun tidak ada di menu tersebut. Terpaksa saya pesan ayam goreng tepung dengan nasi tanpa sambal olahan rumah yang sedap. Mungkin inilah yang sering terjadi ketika berpergian ke sebuah mall atau mampir ke sebuah restoran yang tidak menyajikan masakan rumahan yang sebetulnya terasa sangat familiar dilidah kita. Bahkan, ketika makan masakan rumahan, maka nafsu makan saya bertambah hingga dua atau tiga kali lipat dari seharusnya. 

Saya orang kampung dan sangat rumahan, walaupun sering jalan-jalan keluar kota bahkan luar negeri, saya sering kangen dengan masakan rumahan seperti paru bacem, empal, tempe mendoan, sop dan masakan lainnya. Masakan rumahan ini sebetulnya sangat sederhana, namun bagi saya rasanya luar biasa enak. 

Saya ingat ketika traveling ke Hongkong beberapa tahun silam, saya dan dua orang teman rela mencari sebuah warung atau restoran asli Indonesia disana. Hasilnya, saya menemukan bakwan jagung dan sop ayam dengan nasi. Langsung selera makan saya berubah menjadi ganas dan terasa nikmat sekali karena terbebas dari fast food.



Di Jakarta, dengan beragam penduduknya dan banyaknya restoran cepat saji membuat pilihan makanan sangat terbatas. Sebetulnya saya bosan dengan makanan yang itu-itu saja dan sangat kangen dengan masakan rumahan. Apalagi semenjak merantau di Jakarta, saya sangat jarang menikmati makanan rumahan buatan rumah. 

Sebagai penawar rasa rindu, di Cawang, Jakarta Timur, hadir sebuah restoran 'Bakoel Ussy'. Restoran ini adalah milik artis ternama Indonesia, Ussy Pratama dan Andika Pratama yang sebelumnya membuka Lurik Coffee and Kitchen


Jujur saya sangat surprise dengan pembukaan Bakoel Ussy ini, karena sangat jarang yang membidik pasar masakan nusantara ditengah banyaknya makanan luar negeri yang banyak penggemarnya. Namun, kembali lagi karena Ussy dekat dengan masakan nusantara terutama pada saat ada pengajian dan ternyata masakannya sangat digemari, maka muncullah ide untuk membuat restoran ini. 

Masakan rumah itu sangat jarang ditemui di Jakartaa, apalagi yang menyajikan banyak pilihan seperti Daging Kecombrang, Ati Ampela Pedes Gurih, Paru Bacem, Jengkol Balado, Gabus Pete Jelolotan, Bakwan Jagung, Tumis Kangkung, Sambel Kencur, Empal Gepuk, Pepes Tahu Jamur, dan masih banyak lainnya. 


Masalah harga, ternyata sangatlah terjangkau dari kisaran 10.000 - 30.000 an, sehingga kalau mau makan ramai-ramai atau sendiri pun rasanya tidak akan menguras kantong kita, apalagi saya yang masih kos ini, hehehe.

Masakan Bakoel Ussy Favorite 



Setelah mengicip-icip seluruh masakan yang ada dan sesuai dengan selera saya, maka saya memutuskan untuk memberikan jempol bahkan empat jempol kepada "Paru Bacem" sebagai makanan yang paling saya suka di Bakoel Ussy. Semua masakannya enak sekali, namun memang paru bacemnya bikin ketagihan dan membuat nambah lagi dan lagi.


Sedangkan masakan lainnya yang membuat saya jatuh cinta adalah Jengkol Balado. Jengkol memang sangat lezat, namun ketika jengkol tersebut diracik dengan bumbu balado, waaaah, benar-benar luar biasa nikmatnya. Saya biasanya hanya suka jengkol ketika disemur, namun kali ini sangat ketagihan dengan Jengkol Balado.



Masakan lainnya banyak sekali sampai-sampai sayur asem yang dibuat pun memiliki kuah yang sangat segar bahkan racikannya pun sangat pas. Biasanya sayur asem yang dibuat oleh lainnya sangat asem dan bumbu lainnya tidak berasa, namun di Bakoel Ussy semuanya memang sangat enak.

Selain masakan rumahan, Bakoel Ussy juga menyajikan beragai macam kopi. Jadi jika sudah kenyang dan hanya ingin duduk manja atau bersantai, maka ragam pilihan kopi di sudut Cofeeshop Tingwe Bakoel Ussy, tepatnya persis di depan pada saat masuk dari jalan raya.


So, selamat menikmati masakan 'Rumahan Nusantara' di Bakoel Ussy Cawang ya. Salam kenyang selalu dari saya, hehehe.

Informasi Bakoel Ussy Cawang, Jakarta Timur 

Alamat Lengkap :

Jalan Dewi Sartika 192
Cawang, Jakarta Timur 

Instagram : 
www.instagram.com/bakoelussy

Website :
www.bakoelussy.com

Telepon Delivery :
+6282261005757

Maps : 

Menikmati Sedapnya Masakan ‘Rumahan’ Nusantara Di Bakoel Ussy, Cawang

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

"Mau makan apa Mas?"

"Masakan rumahan kayak Jengkol ada ngga Mba?"

Sontak saja pramusaji itu tersenyum sambil menunjukan menu yang ada dan ternyata Jengkol pun tidak ada di menu tersebut. Terpaksa saya pesan ayam goreng tepung dengan nasi tanpa sambal olahan rumah yang sedap. Mungkin inilah yang sering terjadi ketika berpergian ke sebuah mall atau mampir ke sebuah restoran yang tidak menyajikan masakan rumahan yang sebetulnya terasa sangat familiar dilidah kita. Bahkan, ketika makan masakan rumahan, maka nafsu makan saya bertambah hingga dua atau tiga kali lipat dari seharusnya. 

Saya orang kampung dan sangat rumahan, walaupun sering jalan-jalan keluar kota bahkan luar negeri, saya sering kangen dengan masakan rumahan seperti paru bacem, empal, tempe mendoan, sop dan masakan lainnya. Masakan rumahan ini sebetulnya sangat sederhana, namun bagi saya rasanya luar biasa enak. 

Saya ingat ketika traveling ke Hongkong beberapa tahun silam, saya dan dua orang teman rela mencari sebuah warung atau restoran asli Indonesia disana. Hasilnya, saya menemukan bakwan jagung dan sop ayam dengan nasi. Langsung selera makan saya berubah menjadi ganas dan terasa nikmat sekali karena terbebas dari fast food.

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Di Jakarta, dengan beragam penduduknya dan banyaknya restoran cepat saji membuat pilihan makanan sangat terbatas. Sebetulnya saya bosan dengan makanan yang itu-itu saja dan sangat kangen dengan masakan rumahan. Apalagi semenjak merantau di Jakarta, saya sangat jarang menikmati makanan rumahan buatan rumah. 

Sebagai penawar rasa rindu, di Cawang, Jakarta Timur, hadir sebuah restoran 'Bakoel Ussy'. Restoran ini adalah milik artis ternama Indonesia, Ussy Pratama dan Andika Pratama yang sebelumnya membuka Lurik Coffee and Kitchen

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Jujur saya sangat surprise dengan pembukaan Bakoel Ussy ini, karena sangat jarang yang membidik pasar masakan nusantara ditengah banyaknya makanan luar negeri yang banyak penggemarnya. Namun, kembali lagi karena Ussy dekat dengan masakan nusantara terutama pada saat ada pengajian dan ternyata masakannya sangat digemari, maka muncullah ide untuk membuat restoran ini. 

Masakan rumah itu sangat jarang ditemui di Jakartaa, apalagi yang menyajikan banyak pilihan seperti Daging Kecombrang, Ati Ampela Pedes Gurih, Paru Bacem, Jengkol Balado, Gabus Pete Jelolotan, Bakwan Jagung, Tumis Kangkung, Sambel Kencur, Empal Gepuk, Pepes Tahu Jamur, dan masih banyak lainnya. 

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Masalah harga, ternyata sangatlah terjangkau dari kisaran 10.000 - 30.000 an, sehingga kalau mau makan ramai-ramai atau sendiri pun rasanya tidak akan menguras kantong kita, apalagi saya yang masih kos ini, hehehe.

Masakan Bakoel Ussy Favorite 

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Setelah mengicip-icip seluruh masakan yang ada dan sesuai dengan selera saya, maka saya memutuskan untuk memberikan jempol bahkan empat jempol kepada "Paru Bacem" sebagai makanan yang paling saya suka di Bakoel Ussy. Semua masakannya enak sekali, namun memang paru bacemnya bikin ketagihan dan membuat nambah lagi dan lagi.

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Sedangkan masakan lainnya yang membuat saya jatuh cinta adalah Jengkol Balado. Jengkol memang sangat lezat, namun ketika jengkol tersebut diracik dengan bumbu balado, waaaah, benar-benar luar biasa nikmatnya. Saya biasanya hanya suka jengkol ketika disemur, namun kali ini sangat ketagihan dengan Jengkol Balado.

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

Masakan lainnya banyak sekali sampai-sampai sayur asem yang dibuat pun memiliki kuah yang sangat segar bahkan racikannya pun sangat pas. Biasanya sayur asem yang dibuat oleh lainnya sangat asem dan bumbu lainnya tidak berasa, namun di Bakoel Ussy semuanya memang sangat enak.

Selain masakan rumahan, Bakoel Ussy juga menyajikan beragai macam kopi. Jadi jika sudah kenyang dan hanya ingin duduk manja atau bersantai, maka ragam pilihan kopi di sudut Cofeeshop Tingwe Bakoel Ussy, tepatnya persis di depan pada saat masuk dari jalan raya.

Bluepacker - Indonesian Travel Blogger - Kuliner Bakoel Ussy

So, selamat menikmati masakan 'Rumahan Nusantara' di Bakoel Ussy Cawang ya. Salam kenyang selalu dari saya, hehehe.

Informasi Bakoel Ussy Cawang, Jakarta Timur 

Alamat Lengkap :

Jalan Dewi Sartika 192
Cawang, Jakarta Timur 

Instagram : 
www.instagram.com/bakoelussy

Website :
www.bakoelussy.com

Telepon Delivery :
+6282261005757

Maps : 

Praktisnya Pesan Makanan Pakai QR Code Di Restoran Digital Dengan Meeberian


Saat restoran ramai dengan pengunjung lain,  pastinya ada rasa enggan untuk masuk karena pastinya akan memakan waktu yang lama mulai dari pesan sampai makanan itu siap disantap oleh kita. Makanya banyak yang beralih ke restoran cepat saji, namun karena keterbatasan pegawai, restoran cepat saji pun mengalami kendala yang sama. Sama-sama tidak bisa menyajikan makanan yang dipesan dengan cepat tanpa adanya keterlambatan sedikitpun.

Bukan hanya pelangga seperti kita yang menglamai kerugian dari segi pelayanan direstoran,  namun pihak owner atau pemilik restoran pun mengalami hal yang sama. Pemilik restoran akan mengalami banyak permasalahan mulai dari lambatnya penerimaan pesanan karena keterbatasan pegawai,  kasir yang kewalahan dengan banyaknya transaksi, kerugian akibat terbatasnya pesanan,  sulitnya mencatat pesanan secara akurat dan masih banyak lainnya.


Mungkin hal pesanan makanan sangat sepele bagi sebagian orang,  namun jika pemilik restoran memiliki banyak cabang dengan jumlah pesanan yang tidak sedikit,  maka hal ini akan menjadi permasalah yang besar dan merugikan.

Saya juga pernah memgalami hal yang lumayan tidak menyenangkan ketika tiba disebuah restoran yang sangat ramai. Kami ingin memesan makanan,  namun karena pelayanan restoran sangat kewalahan mereka terkesan mengabaikan kami sehingga butuh waktu menunggu yang lama. Setelah ditunggu beberapa waktu,  kami tidak juga mendapatkan menu. Setelah memesan pun,  baru dalam hitungan jam kami mendapatkan pesanan kami. Rasanya sangat menjengkelkan karena kami sudah menahan lapar yang cukup lama.



Pengalaman buruk ini sangatlah tidak menyenangkan bagi saya dan pemilik restoran. Nama restoran tersebut akan menurun dan terlihat sangat tidak professional. Bagi pelanggan,  pasti tidak akan merekomendasikan restoran ini kepada keluarga,  teman dan orang lain.

Lalu, bagaimana solusi yang bisa digunakan untuk memecahkan permasalahan ini, sedangkan untuk menambah pegawai pun akan menambah biaya lagi sedangkan restoran tidak dalan kondisi yang kurang baik.

Beberapa hari lalu, saya mendapatkan sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak,  hanya dengan aplikasi gratis saja saya bisa memesan menu-menu di sebuah restoran dengan men-scan QR Code dan kemudian memesan dari apliaksi tersebut. Hal ini sangatlah praktis karena saya tidak perlu memanggil pelayan dan langsung membayar pada aplikasi.

Meeberian dan Meeberlite untuk Customer dan Pemilik Bisnis Kuliner


Bagi pelanggan aplikasi yang digunakan adalah Meeberian, sedangkan pelaku bisnis kuliner menggunakan Meeberlite. Kedua aplikasi ini bisa didownload secara langsung pada google playstore. Bagi pengguna apple, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan dapat mengunduh aplikasi ini.

Meeberian menjadi pilihan menarik bagi yang tidak mau menunggu apalagi mengantri di restoran. Disamping itu bisa langsung membayar transaksi dengan pilihan kartu debit,  kartu kredit dan lainnya. Saat ini masih dilakukan penambahan dengan metode pembayaran yang tersedia.

Setelah di download, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu mengisi akun dengan meregistrasikan email dan biodata seperti alamat dan lainnya. Kemudian,  setelah berhasil melakukan registrasi, maka akan menerima email verifikasi. Dan akun siap digunakan untuk bertransaksi.

Pada saat ingin melakukan transaki, pilihlah restoran yang diinginkan dengan scan QR Code restoran tersebut,  aplikasi ini masih terbatas pas dine in untuk kedepannya mungkin bisa melakukan delivery. Kemudian,  pilih menu yang diinginkan. Misalnya ingin memesan di Laku Kopi dengan pesanan Kopi Susu Panas. Isi kuantitasnya dan setelah selesai akan muncul total pembayaran yang harus dilakukan.

Setelah selesai melakukan pembayaran,  maka pesanan telah selesai dilakukan. Nah,  sangat mudah sekali bukan semudah memencet tombol renote televisi di rumahmu.


Bagi pemiliki restoran,  aplikasi ini akan memudahkan pegawai anda dan menghemat biaya lainnya karena aplikasi ini gratis dan tidak memerlukan gadget atau perangkat yang membutuhkan biaya besar. Disamping itu,  semua pegawai bisa menggunakan aplikasi ini dengan sangat mudah tanpa perlu belajar sangat lama.

Disamping itu,  banyak fitur- fitur yang bisa ditampilkan untuk membantu berkembangnya restoran diantaranya adalah demografi,  statistik menu,  kritik saran dan lain-lain. Menu yang paling banyak dipesan dan menjadi favorite akan dengan mudah diketahui melalui aplikasi ini. Sehingga development menu akan menjadi sangat mudah dan cepat karena telah terdata secara otomatis di aplikasi ini.


Saatnya memilih menggunakan aplikasi ini,  karena sangat memudahkan baik bagi pelanggan maupun pemilik restoran. Aplikasi ini bisa digunakan untuk bisnis skala kecil maupun besar.

So,  tunggu apalagi kini saatnya membuat bisnis kulinermu menjadi berkembang dan praktis dengan menggunakan meeberlite.

Starmeal : Warunk Gaul Buat Nongkrong Di Jakarta Selatan


Salah satu hal yang membuat saya betah nongkrong lama adalah karena dua hal, murah dan banyak pilihan makanan. Urusan wifi memang menjadi hal penting, tapi kalau makanannya ngga terlalu enak, wifi pun akan terasa hambar. 

Jadi, urusan tempat makan memang tak muluk-muluk harus yang mewah dan berkelas, kalau yang ini untuk kencan kali ya, kalau untuk ketemu sama teman-teman dan ngobrol ngalor ngidul ya pilihannya jatuh pada tempat ini. 

Warunk Starmeal inilah yang memikat hati saya baru-baru ini. Alasanya hanya karena pilihan makanannya yang buaaanyaak dan harganya juga terjangkau bagi kantong-kantong yang kempes ini. Lokasinya juga dekat dengan beberapa stasiun kereta serta dekat dengan kampung Betwai Setu Babakan di Jakarta Selatan. 



Kalau dibilang warunk ini merupakan konsep makanan praktis seperti mie, nasi goreng dan lain-lain, memang benar adanya. Bahkan dibilang konsepnya adalah warung yang pindah tempat menjadi lebih modern dan sangat terjaga kualitasnya. Mengenai harga dari awal saya bilang, Starmeal sangat terjangkau bagi anak sekolah dan kuliahan, bahkan orang kerja yang bokek atau akhir bulan. 

Lalu menu apa saja sih yang jadi andalan di Warunk Starmeal ini? Yuk kita lihat satu per satu. 

Nasi Ayam Pecak Seribu - Rp 24.000


One of my favorite. Ayamnya lumayan dengan sambal pecak yang pedas memang mengairahkan untuk makan bersama keluarga. Kalau bisa dibawa pulang dan dimakan rame-rame dengan nasi hangat tambahan akan sangat memuaskan. Pedasnya memang bukan malah membikin kapok tapi malah membuat ketagihan. 

Paket Nasi R'Chick - Rp16.000


Inilah menu favorite anak sekolahan dan kuliah yang sedang dalam masa injure time atau bokek. Ayam crispy dengan nasi memang bikin kenyang tanpa takut kehabisan ongkos pulang. Bagi saya yang suka dengan ayam maka akan menjadi pilihan selain nasi ayam pecak pedas tadi. 

Roti Bakar Special Starmeal - Rp 16.000


Salah satu yang saya suka adalah roti bakarnya. Harganya Rp 16.000 membuat saya pengen pesan lagi dan lagi. Cokelat dan kejunya itu bikin meleleh deh. Rasanya enak dan ngga bikin eneg. Sebagai cemilan atau makanan utama pun tidak masalah, yang menjadi masalah adalah seberapa kuatkah kamu menghabiskan roti bakar ini? hehehe. 

Nasi Goreng Special Starmeal - Rp 24.000


Makanan unik lainnya adalah nasi goreng ini. Rasanya memang sedikit berbeda karena mendapat sentuhan kari atau khas india dan timur tengah. Rasanya mirip dengan nasi briyani atau nasi kari yang di campur dengan telur, sosis dan ayam. So fresh juga ditambah dengan pedasnya cabai irisan serta sayuran. 

Mie Goreng Cah Kangkung Mbo Galak plus Telor Ceplok - Rp14.0000


Makan mie dengan cah kangkung memang sesuatu yang baru. Mie yang karbo ditambah dengan sayuran menjadi mie ini lebih sehat dari biasanya. Apalagi penggemar mie pasti tidak akan jauh-jauh dari menu satu ini. Nice choice karena ada tambahan telor ceplok. 

Cappucino - Rp 18.000


Dan, inilah salah satu minuman yang bikin saya merem melek menikmati rasanya, cappucino. Harganya yang tidak terlalu mahal memang membuat saya bisa beberapa kali pesan Cappucino ini. 

Warunk Gaul Jakarta Selatan 


Saya sangat menrekomendasikan Warunk ini untuk anak nongrong di Jakarta Selatan terutama daerah Setu Babakan, Universitas Pancasila, Pasar Minggu dan lainnya. temoatnya sangat besar dengan harga yang terjangkau. 


Oh iya pengen tahu suasana starmealnya. Ini dia videonya.


Informasi warunk Starmeal 

Alamat 
Jl. Moh Kahfi 2 (Seberang SPBU Warung Silah)
Jagakarsa, Jakarta Selatan

Maps 

Starmeal : Warunk Gaul Buat Nongkrong Di Jakarta Selatan


Salah satu hal yang membuat saya betah nongkrong lama adalah karena dua hal, murah dan banyak pilihan makanan. Urusan wifi memang menjadi hal penting, tapi kalau makanannya ngga terlalu enak, wifi pun akan terasa hambar. 

Jadi, urusan tempat makan memang tak muluk-muluk harus yang mewah dan berkelas, kalau yang ini untuk kencan kali ya, kalau untuk ketemu sama teman-teman dan ngobrol ngalor ngidul ya pilihannya jatuh pada tempat ini. 

Warunk Starmeal inilah yang memikat hati saya baru-baru ini. Alasanya hanya karena pilihan makanannya yang buaaanyaak dan harganya juga terjangkau bagi kantong-kantong yang kempes ini. Lokasinya juga dekat dengan beberapa stasiun kereta serta dekat dengan kampung Betwai Setu Babakan di Jakarta Selatan. 



Kalau dibilang warunk ini merupakan konsep makanan praktis seperti mie, nasi goreng dan lain-lain, memang benar adanya. Bahkan dibilang konsepnya adalah warung yang pindah tempat menjadi lebih modern dan sangat terjaga kualitasnya. Mengenai harga dari awal saya bilang, Starmeal sangat terjangkau bagi anak sekolah dan kuliahan, bahkan orang kerja yang bokek atau akhir bulan. 

Lalu menu apa saja sih yang jadi andalan di Warunk Starmeal ini? Yuk kita lihat satu per satu. 

Nasi Ayam Pecak Seribu - Rp 24.000


One of my favorite. Ayamnya lumayan dengan sambal pecak yang pedas memang mengairahkan untuk makan bersama keluarga. Kalau bisa dibawa pulang dan dimakan rame-rame dengan nasi hangat tambahan akan sangat memuaskan. Pedasnya memang bukan malah membikin kapok tapi malah membuat ketagihan. 

Paket Nasi R'Chick - Rp16.000


Inilah menu favorite anak sekolahan dan kuliah yang sedang dalam masa injure time atau bokek. Ayam crispy dengan nasi memang bikin kenyang tanpa takut kehabisan ongkos pulang. Bagi saya yang suka dengan ayam maka akan menjadi pilihan selain nasi ayam pecak pedas tadi. 

Roti Bakar Special Starmeal - Rp 16.000


Salah satu yang saya suka adalah roti bakarnya. Harganya Rp 16.000 membuat saya pengen pesan lagi dan lagi. Cokelat dan kejunya itu bikin meleleh deh. Rasanya enak dan ngga bikin eneg. Sebagai cemilan atau makanan utama pun tidak masalah, yang menjadi masalah adalah seberapa kuatkah kamu menghabiskan roti bakar ini? hehehe. 

Nasi Goreng Special Starmeal - Rp 24.000


Makanan unik lainnya adalah nasi goreng ini. Rasanya memang sedikit berbeda karena mendapat sentuhan kari atau khas india dan timur tengah. Rasanya mirip dengan nasi briyani atau nasi kari yang di campur dengan telur, sosis dan ayam. So fresh juga ditambah dengan pedasnya cabai irisan serta sayuran. 

Mie Goreng Cah Kangkung Mbo Galak plus Telor Ceplok - Rp14.0000


Makan mie dengan cah kangkung memang sesuatu yang baru. Mie yang karbo ditambah dengan sayuran menjadi mie ini lebih sehat dari biasanya. Apalagi penggemar mie pasti tidak akan jauh-jauh dari menu satu ini. Nice choice karena ada tambahan telor ceplok. 

Cappucino - Rp 18.000


Dan, inilah salah satu minuman yang bikin saya merem melek menikmati rasanya, cappucino. Harganya yang tidak terlalu mahal memang membuat saya bisa beberapa kali pesan Cappucino ini. 

Warunk Gaul Jakarta Selatan 


Saya sangat menrekomendasikan Warunk ini untuk anak nongrong di Jakarta Selatan terutama daerah Setu Babakan, Universitas Pancasila, Pasar Minggu dan lainnya. temoatnya sangat besar dengan harga yang terjangkau. 


Oh iya pengen tahu suasana starmealnya. Ini dia videonya.


Informasi warunk Starmeal 

Alamat 
Jl. Moh Kahfi 2 (Seberang SPBU Warung Silah)
Jagakarsa, Jakarta Selatan

Maps