Ini Dia Dompet Alat Tulis Cantik Berbahan Kain Flanel


Ini Dia Dompet Alat Tulis Cantik Berbahan Kain Flanel. Pos hari ini di #RabuDIY cukup singkat padat dan jelas. Karena apa? Karena saya bukan saya yang membikinnya melainkan teman kerja. Jadi, saya cuma pengen ngasih tahu ke kalian bahwa dari kain flanel yang biasanya dipakai untuk mempercantik stoples dan/atau tempat tisu bisa juga langsung diaplikasikan untuk dijadikan dompet. Seperti pada foto di awal pos. 

Baca Juga: Komunitas ACIL dan Konsistensinya Mendaur Ulang Sampah

Kuning? Iyess! Waktu ditanya saya jelas meminta dompet berwarna kuning dengan nama saya tertera di salah satu sisinya. Yang membikin ini teman kerja tetapi lebih dikenal sebagai dosen FKIP, namanya Ibu Purnama. Orangnya super kreatif! Sama seperti Violin Kerong hehe. Selain membikin dompet alat tulis berbahan kain flanel, Ibu Pur juga membikin ragam dompet rajutan, yang bahannya tidak saja benang/tali tetapi juga plastik kresek. Ada beberapa dompet lain yang dibikin menggunakan plastik bekas bungkus Nescafe.

Uh wow! Kreatif sekali.

Terbukti mantan sampah tidak selamanya harus dibuang kan? Masih bisa digunakan kembali setelah didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomi lebih tinggi. Seperti apa yang sudah dilakukan oleh banyak orang. Saya, kalian, mereka.

Semoga menjadi inspirasi ...

#RabuDIY



Cheers.

Stoples Kertas


Halo semuanya! Masih semangat? Insha Allah masih dan akan terus semangat di hari ketiga puasa. Insha Allah puasanya lancar jaya, pun taraweh, tadaruz, infaq, sedekah, hingga zakat. Kalaupun ada godaan selama menjalani puasa, bisa ditepis shaaatt sheeettt shooottt, dengan cara istighfar. Itu kata Mamatua, hahaha. Kalau saya sih kadang pelototin si godaan sambil bilang, "Kau jahat!" Sebagai manusia fana yang fanga, apa lagi sih yang bisa saya lakukan selain mendoakan diri saya sendiri dan kalian semua yang menjalankan puasa, agar puasanya lancar, ikhlas, dan pahala ... eh ... kalau pahala biarkan itu urusan Allah SWT. 

Baca Juga: Ruang Tamu DIY

Kembali lagi di #RabuDIY. Harinya kita berkreasi. Saya pikir, mengisi waktu puasa dengan berkreasi itu bagus juga, biar pikiran tidak melulu ke Adzan Maghrib yang masih jauh itu. Ayo kawan, segera cek gudang atau bagian atas lemari atau kolong tempat tidur, siapa tahu masih ada simpanan majalah dan koran lama yang sudah tidak terpakai. Karena hari ini saya bakal mengajak kalian membikin sendiri stoples kertas. Memang bisa gitu kertas menjadi bahan membikin stoples? Bisa. Percaya deh.

Stoples kertas ini termasuk barang DIY yang paling mudah dibikin karena tidak membutuhkan keterampilan menganyam. Terus, apa yang dibutuhkan? Keterampilan dasar yaitu memelintir kertas menjadi pipa kertas. Yaaa meskipun membikin pipa kertas ini juga tidak mudah. Tapi kalau sudah sekali dua jadi dibikin, seterusnya bakal lebih mudah. 

Oke, mari kita mulai.

Bahan dan Alat


Bahan:
1. Kertas majalah/koran.
2. Lem (PVA) atau hot glue.
3. Cat untuk menguatkan dan mempermanis.


Alat:
1. Gunting dan/atau,
2. Pisau cutter.
3. Lidi/besi seukuran lidi.

Cara Membikin


Pertama:
Karena saya menggunakan kertas HVS yang sudah tidak berfaedah lagi, jadi kertasnya saya bagi dua seperti berikut ini. Sama juga dengan kertas bekas majalah karena ukuran kertas majalah sama lah dengan kertas HVS. Tapi kalau koran, setiap lembarnya bisa dibagi tiga atau dibagi empat. Beda hasilnya hanya pada ukuran pipa kertas. Kalau pakai koran ukurannya jauh lebih panjang.


Kedua:
Kertas yang telah dibagi dua tadi kemudian dipelintir menggunakan bantuan lidi untuk membentuk pipa kertas.




Ketiga:
Pipa kertas yang sudah jadi tadi kemudian dipipihkan pakai jari. Kalau dipipihkan dengan cara ditindih dinosaurus juga boleh. Hahaha.

Baca Juga: Tempat Surat


Keempat:
Kalau sudah dipipihkan, mulai saatnya menggulung si pipa kertas penyet tadi membentuk lingkaran seperti gambar berikut ini ...


Berapa banyak pipa kertas yang mau dipakai untuk gulungan ini? Tergantung berapa besar stoples kertas yang kalian inginkan. Tinggal memberi lem pada ujung dan ujung pipa kertas, lanjutkan menggulung hehe. Gulungan ini merupakan stoples yang belum jadi. Karena, untuk membentuk stoplesnya tinggal ditekan/tekuk seperti gambar berikut ini:



Itu cuma contoh hehehe. Aslinya saya membikin stoples kertas yang besar, baik wadah maupun tutupannya. Gambarnya bisa kalian lihat di awal pos, atau yang berikut ini:


Jadi, setelah gulungan kertas itu berdiameter kira-kita limabelas sentimeter, baru saya tekuk. Setelah ditekuk, jangan langsung dicat, tapi dibalur lem PVA terlebih dahulu baik luar maupun dalam. Setelah itu barulah di-cat. Proses yang sama juga berlaku untuk bagian tutupannya. Hanya saja, untuk membedakan, bagian tutupan dikasih tangkai berupa gulungan pipa kertas berukuran mini. Bisa dilihat pada gambar di atas.

Stoples kertas berwarna biru pada awal pos itu pesanan Enchyz, sedangkan yang warna kuning pesanan Sony. Stoples ini bisa diisi permen atau kukis yang berwadah, saya kuatir kalau langsung diisi kukis karena cat yang saya pakai waktu itu cat minyak buat kayu hahaha. Unik kan ya, stoples kertas menghiasi meja ruang tamu kita. Bisa dibikin sendiri dan ukurannya pun bisa di-custom. Perilah stoples kertas ini, saya juga bikin yang versi mini buat mengisi koin:


Stoples kertas koin ini kemudian diminta teman, dan saya kasih karena saya baik hati hahaha, dan masih dipakai sampai sekarang. Alhamdulillah. Kayaknya saya bakal bikin lagi stoples kertas ini selain menjalankan stone project. Insha Allah. Mengisi waktu puasa kan. Karena di kampus pun sudah keluar surat edaran bagi yang Muslim jam kerja selama Bulan Ramadhan dimulai pukul 08.00 s.d. 12.00 Wita saja. Waktu luangnya banyak!

Bagaimana, kawan, terinspirasi kan? Bikin yuk! Karena ... dari semua hasil proyek DIY yang saya pos di blog ini, stoples kertas yang paling mudah dibikin. 

Baca Juga: Coin Storage

Selamat berkreasi!

Salam DIY!



Cheers.