#PDL Pernah Punya Asisten Gila Seperti Ocha dan Thika

#PDL adalah Pernah DiLakukan. Pos #PDL merupakan cerita ringan tentang apa saja yang pernah saya lakukan selama ini.

***


#PDL Pernah Punya Asisten Gila Seperti Ocha dan Thika. Tahun 2018, saya diminta oleh Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra, Pak Roni Wolo, untuk memotret beliau bersama calon isterinya (sekarang sudah jadi isteri donk) alias foto prewed. Demi memuluskan aksi foto prewed itu, saya mengajak Ocha dan Thika Pharmantara menjadi asisten, buat bantuin ngangkut barang. Tidak disangka, saya melihat pemandangan ini. Ampun, Ocha, itu sisir nangkring manis di rambut. Haha. Ini namanya asisten setulus hati sepenuh jiwa.

Baca Juga: Ngumpulin Foto Kaki Sendiri Entah Mau Ngapain

#PDL



Cheers.

Kastau Kastau Yang Ko Mau Jang Sengaja Putar Jauh


Kastau Kastau Yang Ko Mau Jang Sengaja Putar Jauh. Kabupaten Ende dan pesta merupakan kesatuan utuh. Bahkan sampai ada istilah cungkil matahari. Haha. Dulu orang bilang saya ini muka pesta. Pesta apa sih yang tidak saya hadiri? Asal ada undangan, hajar! Kenapa saya suka ke pesta? Karena di pesta ada kegembiraan, ada sahabat, ada senda gurau, ada canda tawa. Selain itu, menghadiri pesta merupakan bentuk penghormatan kita kepada yang punya hajat. Bagaimana dengan makanan yang disuguhkan? Itu perkara ke-sekian. Lalu, apa hubungannya kastau kastau yang ko mau jang sengaja putar jauh dengan pesta? Baca dooonk supaya tidak penasaran.

Baca Juga: James Veitch Menghadirkan Stand Up Comedy Super Cerdas

Dari Timur negeri ini lahir begitu banyak musisi. Ada yang memang lahir di Timur seperti Utha Likumahuwa yang lahir di Ambon, Obbie Messakh yang lahir di Pulau Rote, atau Dewiq (mantan isterinya Pay BIP) yang lahir di Makassar. Ada yang lahir di tanah rantau tetapi berdarah Timur seperti seperti Ruth Sahanaya, Harvey Malaiholo, atau Glen Fredly. Nama-nama itu memang nama yang sudah terdengar di kuping sejak lampau. Bagaimana dengan sekarang? Lebih dahsyat. Musisi dari Timur Negeri tidak perlu terlalu memusingkan biaya transportasi dan akomodasi demi mengantar demo lagu ke produser yang rata-rata berada di Jakarta. Selain Reverbnation, Youtube adalah gerbang merdeka setiap insan termasuk di dalamnya para musisi.

Foto bareng Ivan Nestorman! Musisi kece!

Semakin ke sini musisi dari Timur negeri semakin kreatif. Youtube merupakan media paling mudah dan murah bagi mereka untuk memperkenalkan karya kepada khalayak. Tidak saja musisi seperti Luis Thomas Ire dengan lagu-lagu ciptaannya yang menurut saya sangat agung, tetapi juga musisi yang membaca peluang dari pesta-pesta. Di Kabupaten Ende, lagu pesta itu terdiri dari banyak jenis. Ada lagu khas daerah pengiring tarian adat yang terus lestari dalam dunia moderen yaitu Gawi, Rokatenda, Ja'i, hingga lagu buat bergoyang hasil karya musisi dari Flores, Timor, Ambon, Papua, dan lain sebagainya. Sadhaaaaaap!

Kekuatan lagu buat bergoyang ini tidak saja pada musiknya itu sendiri tetapi juga lirik yang ditulis. Lirik yang lucu, konyol, tetapi sangat Timur. Oleh karena itu kalian harus mengenal Zuyd Boyz dan lainnya.

Zuid Boyz, Anak Selatan


Suatu malam, sedang ada pesta di rumah tetangga, saya yang sedang bekerja kemudian menangkap salah satu lagu yang musiknya enak banget didengar. Bikin kaki gatal pengen bergerak. Haha. Perlu kalian ketahui, pesta di Kabupaten Ende itu kalau lagunya banyak yang suka bakal diudarakan berkali-kali. Seperti lagu dari Zuid Boyz yang berjudul Ena Ena. Tidak hanya pada pesta malam itu, tetapi pada pesta-pesta seterusnya. Amboiiii semakin didengar, semakin asyik. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari lagu ini di Youtube tapi harus bertanya dulu pada Thika dan Indra. 

Saya:
Aduh eee ini lagu pung enaaaa lai. Di Youtube ada tidak eee?

Indra:
Cari saja, Ncim. Tulis ena ena, langsung muncul.

Astaga ... ternyata video Ena Ena ini sudah sekitar tiga jutaan kali ditonton! Tentu kemudian saya adalah salah satu penyumbang terbanyak. Gara-gara di rumah internetnya tanpa batas jadi malas men-download. Haha. Sombooooooong *dikeplak dinosaurus*. Pertanyaannya: kenapa saya baru tahu sekarang? Karena saya sudah berhenti menjadi si muka pesta jadi baru tahu dari lagu-lagu yang terdengar dari pestanya tetangga saja.

Ini dia video Ena Ena itu:


Dari Grup Facebook Zuid Boyz, mereka adalah grup hip hop dari Papua Selaan. Zuid dalam bahasa Belanda berarti Selatan. Zuid Boyz berarti Anak (Papua) Selatan. Lagu-lagu mereka bisa kalian dengarkan di akun Reverbnation Zuid Boyz dan akun Soundcloud Zuid Boyz. Silahkan ikuti mereka di IG @zuidboyz_40squad dan Twitter @Zuidboyz. Memang hanya itu informasi yang ada di Grup Facebook mereka. Kalau ada lagi nanti bakal saya tambahkan di pos ini ... kelak.

Baca Juga: Geser Dikit Halaman Hatimu dari Bara Patty Radja

Gara-gara menonton video Zuid Boyz, Indra Pharmantara yang lebih jadul soal pesta dari saya itu bisa-bisanya merekomendasikan sebuah lagu berjudul Jaga Orang Pu Jodoh dari Near. Walhasil saya mengobrak-abrik Youtube dan memburu lagu-lagu pesta yang sering saya dengarkan itu. Haha. Kocaaaaaak.

Lirik yang Kocak dan Sangat Timur


Merdeka rasanya mendengar lagu-lagu musisi dari Timur ini. NTT, Papua, Maluku, Sulawesi, semuanya. Selain musik, liriknya pun menggelitik. Salah satu liriknya itu yang menjadi judul pos ini. Ya, itu lirik lagu Ena Ena dari Zuid Boyz. Yuk bercengkerama dengan lirik lagu-lagu ini (beberapa tidak sampai selesai satu lagu karena panjang hahaha).

1. Ena Ena, Zuid Boyz

Kemarin sa sudah bilang,
Kalo sa ini sudah sayang
Rupanya oh ada yang kurang,
Ado sip ya sayang sa atur jam tayang

Kalo memang sa tra bisa, Kasih tahu caranya
Untuk dapat yang ena, biar ko juga suka
Gayung mandi su pica bakalai tra jeda
Jujur sudah ka biar tong sama-sama ena
Ena ena ena

Oh mulai ada pertikaian,
Dan sekarang sa yang jadi korban
Sa pu maitua kayanya de mulai gila
Mara tra tau waktu e, Sa pusing ado mama e
Yeskon e sa mo lari sudah, Dosa apa sio dewa

Sante pele mace, Kurang enak coba pake kode
Tadah ko sa ingus malele, Susah bujuk ah bage boleh
Bah salah bah, Mau apa sa bingung ah celaka
Jang begitu juga cinta, Pisah ah ko gertak sa

Dear love, Mace sa love
Sakarang sadar diri saja sa tra bolos
Ritual tiap hari harus panggil ko boss
Siap 86 juga trakan lolos
Sip sa cinta sa bingung harus bagaimana
Tra dapa slak untuk ko jangan marah
Sa su bore, ado pele, 
Sa cium juga mungkin mace ko tra yoe

Gas to gas to iyo iyo,
Ena to ena to iyo iyo
Stay cool baru kiss itu boleh,
Ko tau sa nni love ado pele
Dari hari ke hari ko marah sa please,
Ko sante ko manis sip ya pedis
Kastau kastau yang ko mau, Jang sengaja putar jauh

2. Jaga Orang Pu Jodoh, Near

Su lama dekat hampir masuk minta,
Hati su hancur mo kas salah sapa
Ado mama ini palilng sial ow,
Su jaga bae-bae orang pu jodoh

Su jaga bae bae, jaga bae bae,
Nona pu hati sa jaga bae bae
Tapi di akhir baru putus sa menyesal
Su jaga bae-bae orang pu jodoh


Waktu muda sama sama tapi su tua beda
Waktu muda berdua tapi dua ko deng dia
Muda ko nginap tapi cuma sebentar
Akhir te enak orang lain yang datang lamar

Susah sa buka halan su lama sa tahan dan
Sudah sa buka lahan tapi dia yang tanam
Sumpah sa jaga dari gelap sampe terang
Sia sia percuma saya jaga jodoh orang

3. Pantun Rakat (Kapthen Pureq, Kanser PMC, Gusti Senda)

He lele le le le ha
Mari goyang pantun Heleha
He lele le le le ha
Pantun rakat he le le le ka


Biar sa hitam rambut kariting
Mo omong apa juga te penting
Mo bilang, bilang apa lai
Nanti ko pusing tujuh keliling

Kopi hitam rasanya pahit
Tambah gula manis sekali
Kulit hitam su pasti pahit
Sa pu senyum manis sekali

⇜⇝

Kalau kalian tidak ikut bergoyang dan terpingkal-pingkal mendengar lirik lagunya ... coba cari artinya. Haha. Sebenarnya yang dipakai bukan bahasa daerah, melainkan Bahasa Indonesia yang sudah di-Timur-kan. Maksud saya adalah kami terbiasa dengan singkatan yang bikin enak mulut kalau bicara menggunakan Bahasa Indonesia. Misalnya di Kabupaten Ende orang bakal tanya: ko pi mana? Yang artinya kau pergi ke mana. Dijawab: sa pi pasar. Yang artinya saya pergi ke pasar. Ya, kami penyingkat kata. Hehe. Kata 'tidak' bisa menjadi 'tir' atau 'tra' atau 'te'. Asyik kan?

Baca Juga: Segudang Tanda Tanya Setelah Menonton Shutter Island

Di akhir pos hari ini, #SabtuReview, yang lumayan panjang karena banyak lirik lagunya, kalian juga pasti bingung dengan istilah cungkil matahari dan muka pesta. Sebelum menutup pos hari ini dengan penjelasan.

Cungkil matahari merupakan istilah pesta sampai pagi.
Muka pesta merupakan istilah untuk orang-orang yang paling rajin ke pesta.

Simple ... qiqiqiq.

Selamat berakhir pekan, kawan.
Selamat bergoyang!



Cheers.

5 Blogger Kocak



Selasa kemarin saya menulis tentang blog list dan kegiatan blogwalking. Adalah, bukan kata Venom tapi kata saya, dengan adanya blog list saya jadi lebih mudah blogwalking. Karena apa? Karena sejak zaman baheula, saya yang dari kampung ini memang sudah suka blogwalking, sampai-sampai dijuluki kutu loncat. Soalnya, bagaimana ya, saya senang membaca tulisan para blogger itu. Macam cerita Pak Bagas saat bertugas dari satu negara ke negara lain sampai mengirimi saya kartu pos dari setiap negara yang dikunjunginya, coretan dan aneka tips dari Pak Jaf dan profesinya sebagai penyiar dan produser di Singapura juga di Jepang, tulisan dan tutorial dari Linda Nicegreen soal dunia merajut, serunya Mami vi3 menceritakan kegiatan sehari-harinya di Warnet Galaxy Banyuwangi, atau kisah Maknyak Labibah di Kanada sana. 

Bagi saya, blogwalking itu ibarat traveling. Bedanya traveling yang ini tidak perlu pakai tiket pesawat. Cukup paket internet. Whuuuuzzzz! Berangkat! *seret dinosaurus*

Dan sepertinya dari blog yang saya tulis di atas hanya blog Pak Jaf yang benar-benar masih aktif.

Baca Juga: 5 Peserta Favorit Kelas Blogging

Dari blogwalking kita jadi tahu karakter dan/atau gaya menulis para blogger. Diantaranya adalah gaya menulis: 

1. Serius cenderung pakai PUEBI.
2. Santai. Saking santainya tahu-tahu paket internet saya habis.
3. Biasa saja. Kayak blog saya haha.
4. Kopas-kopasan biar sehat jiwa raga. Eh, itu lopas (lari) ya.
5. Kocak bin konyol.

Macam-macam memang.

Dan gaya menulis blogger itu ibarat DNA yang tidak perlu diutak-atik sama orang lain (pembaca).

Itu ciri KHHAASSSS *muncrat sepuluh meter*. Kalian munduran dikit dooonk bacanya jangan lengket sama layar.

Nah, kelas terakhir yaitu kelas malam bareng dinosaurus blogger dengan gaya menulis kocak bin konyol ini yang bakal saya ceritakan hari ini di #KamisLima.

Menentukan lima blogger kocak ini bukan asal jadi: oke saya mau tentukan kamu, kamu, dan kamu *berkedip empat kali* juga kamu dan kamu. Kalian berlima adalah blogger super kocak versi saya! *stempel kuku dinosaurus*. Tidak semudah itu donk. Ada perjalanan di sana di sana mana saya juga kurang tahu. Saya blogwalking, baca konten blog-nya, haha hihi, berulang lagi, terus berulang beda hari, terus berulang beda konten, lalu sadar bahwa konten-konten blog tersebut benar-benar bikin pipi kejang gara-gara tertawa. Blogger-blogger itu luar biasa. Kadar lucunya ngalah-ngalahin kadar garam di laut mati *ditusuk batako*. 


Baca Juga: 5 Kelas Blogging

Karena semua yang saya tulis selalu versi saya, jadi kalian belum tentu setuju sama lima blogger kocak berikut ini. Bagaimana kalau kalian juga punya blogger kocak pilihan sendiri? Silahkan diajak terbang paralayang ditulis lah.

1. KERANI


Sejak awal baca blog-nya, sampai baca buku pertamanya, lalu buku-buku berikutnya, setahu saya dia tidak punya nama. Hahah. Nama pasti punya, tapi demi kebaikan umat yang masih pengen terhibur olehnya, sebaiknya namanya tidak perlu tertulis. Ini dulu saya sampai bilang, apalah arti sebuah nama kalau tanpa nama pun bukunya ngetop sejagad? Di filem My Stupid Boss dia dipanggil Diana. Mendadak ibu yang satu ini punya nama di situ haha. Tapi saya bakal tetap mengingatnya dengan nama Kerani. Istilah untuk pegawai administrasi. Awal membaca blog milik Kerani ini saya menangis tersedu-sedu, terus gebukin meja. Kok ada orang yang gaya menulisnya kocak ajegile begini?

Bakat!

Haha.

Sampai sekarang saya masih membaca ulang buku My Stupid Boss dan masih sering berkunjung ke blog-nya. Keren sekali memang si Kerani.

2. RADITYA DIKA


Tahu Raditya Dika sudah lama banget, sebelum dinosaurus mengembara di bumi sebelum buku Kambing Jantan terbit dan bikin semesta ngakak berjamaah. Melalui blog-nya Raditya menceritakan hidupnya, terutama saat kuliah di Australia dan kehidupan di rumah saat liburan, dari sisi bagaimana menertawai diri sendiri. Ketika Kambing Jantan terbit, buku itu menjadi buku favorit saya dan Indra. Bacanya setiap hari, ketawanya setiap hari. Sampai saya pernah menulis tentang Indra.

Orang lain bukunya ganti, cemilannya satu. Indra bukunya satu, cemilannya gonta-ganti. Buku apakah itu? Kambing Jantan!

Meskipun karya-karya berikutnya Raditya tidak begitu menarik bagi saya, tapi saya masih suka nonton ulang Malam Minggu Miko (serial).


Suatu hari saya melihat sesuatu yang menarik di pos FB teman. Maka meluncur lah saya ke tautannya dan terdampar di sebuah blog milik Teppy di The Freaky Teppy yang me-review Ayat Ayat Cinta 2. Kocaknya kebangetan memang blogger yang satu ini. Kalau saja pipi saya bisa menampar, dia pasti menampar ... eh ... pokoknya si pipi sampai kejang saking ngakaknya saya bahkan hampir tanpa jeda. Manapula bahasanya kocak, gambar-gambar sisipannya dari skrinsyut video qasidahan, awwww. Kalian sudah baca review-nya tentang filem Suzzana Bernapas dalam Kubur? Baca dan tertawalah. 

Teppy, kau membuat hidup saya menjadi lebih haha-hihi.


Apa yang unik dari Trinity? Gaya menulisnya yang blak-blakan dan kocak itu yang tak akan pernah saya, atau kalian, lupa. Sudut pandang dan gaya menulis yang polos (naked) itu yang membikin kita akan selalu mengingat (mau nulis yang tak akan pernah lupa nanti dibilang pengulangan) cerita-ceritanya. Pilihan judul tulisannya pun unik dan sudah bisa bikin ketawa. Misalnya: Apakah India Bau? Atau Cowok Korea Unyu-Unyu? Atau Drama Becak dan Bajaj India. Yang saya suka juga dari seorang Trinity adalah dia juga sering menertawai dirinya sendiri yang big size. Hihihi. Toss.


Tahun 2018 saya mengenal seorang blogger yang ternyata kadar kocaknya warbiyasah. Ini ngakaknya bisa berjamaah, bisa ngajak penduduk negara sebelah, bisa ngajak pilot piring terbang. Febri punya ciri khas yang ... bagaimana ya saya sulit mendeskripsikannya pada kalian haha. Bahasa slang, bahasa penuh intrik (hwah :p), bahasa paling kocak yang pernah saya baca sepanjang satu tahun terakhir ini. Bagaimana 'drama' antara dirinya dengan sang pacar dalam suatu perjalanan, atau 'drama' antara dirinya dengan dirinya sendiri, itu bakal bikin dunia cerrraaaaaah.

Terima kasih, Feb.

Baca Juga: 5 Kelas Blogging

Membaca tulisan blogger-blogger kocak membikin saya lupa dulu pernah begitu ter-haha-hihi dengan Opera van Java.

Saya yakin kalian juga tentu punya blogger kocak favorit yang tulisan-tulisan mereka selain menginspirasi, memotivasi, juga membikin tertawa, sekaligus membikin gemas pengen cubit pipi mereka kan. Silahkan ditulis. Boleh di papan komentar yang saat ini masih eror belum bisa reply langsung, boleh juga di pos blog kalian sendiri. Hehe.

Semoga terhibur.

Mari ngakak berjamaah.


Cheers.