Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Keluarga (Rumah Tangga) Dengan Gaji Kecil


Money can buy everything but not your happiness. Kadang saya mikir apa betul uang itu bisa membeli semuanya namun tidak kebahagiaan. Setelah berjalannya usia dan banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi, maka saya bisa katakan kalau melalui uanglah kita bisa bahagia, asalkan tidak terlena dan menjadikan uang itu segalanya (tumben banget kata-katanya pas gitu hahaha). Nah, kalau kamu selama ini bagaimana, apakah bahagia dengan uang yang banyak atau malah sebaliknya? Kalau saya mah pengennya uang banyak dan bahagia karena bisa keliling dunia (Amiiin).

Setelah liburan Lebaran kemarin, saya menyempatkan diri untuk traveling di sekitar Jawa Tengah seperti Lasem dan Blora serta Semarang. Tak lupa setelah itu saya kembali ke Kampung Halaman saya di Pemalang, ini kali kedua setelah Lebaran pun saya menyempatkan mudik sebelumnya. Pada saat di Pemalang, saya perhatikan bagaimana kehidupan rumah tangga adik saya, terutama dalam soal keuangan. Walaupun tidak secara langsung atau spesifik mengenai jumlah uang, namun adik saya selalu menjelaskan bahwa hidup di kampung halaman seperti di Pemalang ini adalah pilihan yang tepat karena lebih hemat.

"Man, kowe anggere gelem bise nang Pemalang bae. Loweh murah mangane."

Adik saya menjelaskan dalam bahasa ngapak yang memiliki arti bahwa kehidupan di Pemalang itu lebih murah dan menawarkan kepada saya untuk menetap di Pemalang. Maklum saya sudah merantau ke Semarang pada tahun 2002 dan kemudian menetap di Jakarta dari tahun 2007. Sangat wajar kalau saya sudah terbiasa dengan kehidupan dinamis Jakarta walaupun macet dimana-mana. 

"Emoh ah, aku wis nyaman nang Jakarta."

Intinya saya menolak ajakan tersebut karena saya telah nyaman di Jakarta. 


Saya berusaha untuk membatasi percakapan mengenai keuangan adik saya, maklum biasanya soal uang dan hal yang berkaitan dengan tersebut membuat timbul masalah baru. Saya malah menjadi persoalan seperti cerminan saya kedepannya, karena saya belum memasuki jenjang pernikahan, namun saya memiliki banyak rambu-rambu. Saya belajar banyak hal dari adik saya dalam hal berhemat dan menyisihkan pendapatan untuk menabung serta pendidikan anak kedepannya. 

"Aku saiki ye nabung,nggo jege-jege."

Adik saya selalu mengatakan harus menyisihkan dan menabung karena dia ingin memberikan wawasan bagaimana cara mengatur keuangan pada keluarga, apalagi keluarga tersebut masih dalam tahap relatif baru dan belum mendapatkan gaji yang besar. 

Bila gaji kecil, bisakah mengatur keuangan layaknya orang kaya yang sering keluar negeri dan punya bisnis di mana-mana?


Karena saya belum memasuki jenjang pernikahan, maka saya selalu mencatat hal-hal penting yang saya rangkum dalam Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Keluarga Terutama Untuk Gaji Kecil.

Rencanakan Belanja Bulanan dengan Matang

Setelah saya menerapkan untuk mencatat seluruh pengeluaran terutama Belanja Bulanan, saya merasakan bahwa saya bisa lebih berhemat karena membeli barang sesuai dengan kebutuhan. Kadang kalau di supermarket, kita sering sekali membeli yang tidak ada di list, dan itu membuat budget belanja membengkak.

Membeli Barang yang Masih Layak

Kadang kala kita gengsi untuk membeli barang second yang masih bagus dan layak digunakan, padahal dengan membelinya kita dapat menghemat budget pengeluaran sampai 75 persen. Barang layak pakai atau second biasanya memiliki harga jauh-jauh lebih murah sehingga bisa dialokasikan untuk lainnya.

Kontrol Kartu Kredit 

Karena merasa tidak membayar saat itu juga, biasanya terlena dengan kemudahan yang diberikan oleh kartu kredit. Maka mulai saat ini, kontrol pemakaian kartu kredit dengan membatasi limit diri sendiri sehingga tidak berbunga dan mengalami keterlambatan pada saat membayarnya. 


Kurangi Kebiasaan Makan di Luar

Walaupun makan di restoran itu menjadi sebuah gaya hidup yang nyaman, namun kita bisa menguranginya dengan masak di rumah. Tidak bisa masak? Dengan tutorial yang tersedia, kamu bisa jadi koki dadakan dan menyenangkan pasangan dengan kejutan masakan yang enak. Selain melatih hobi memasak, juga dapat menghemat. 

Gunakan Kupon Diskon atau Promo

Jangan lupa untuk menggunakan atau memanfaatkan diskon yang terjadi menjelang hari-hari libur nasional. Diskon akan memberikan penghematan sekitar 50-75 persen sehingga akan menghemat pengeluaran. 

Mulai Memproteksi Diri Dengan Asuransi Jiwa

Kenapa sih harus memproteksi diri dengan asuransi jiwa? Jawabannya adalah karena riwayat penyakit keluarga saya yang memiliki penyakit tidak menular sehingga dibutuhkan proteksi sejak dini. Pada saat nanti membutuhkan biaya rumah sakit yang tidak murah serta naik, maka kita telah terproteksi dengan asuransi tersebut.

Resiko penyakit tidak menular yang sangat tinggi menyebabkan resiko kematian. Jangan sampai pada saat kehilangan, tak hanya kehilangan orang tersayang tapi juga kehilangan segalanya karena tidak memiliki bekal yang cukup untuk keluarga. Penting banget untuk menyiapkan segalanya dengan asuransi jiwa yang membuat kita tenang apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. 

Sebagai keluarga baru hanya suami dan istri, maka ini saatnya mengungkapkan kejutan manis untuk pasangan masing-masing dengan mulai menjaga aset keluarga sekarang juga, jangan ditunda karena merasakan bahwa asuransi tersebut sangatlah mahal.  

Kan asuransi itu mahal banget loh? Kata siapa mahal? Kamu belum tahu kalau saat ini ada Asuransi Jiwa Fleksible. Asuransi Jiwa itu sama sekali berbeda dengan asuransi lain karena menanggung kerugian secara finansial akibat kematian anggota keluarga. Asuransi ini sangat terjangkau untuk pasangan muda dengan harga premi asuransi pertahun hanya sebesar Rp 272.100 saja loh. Wow itu beneran cuman segitu? 


Yes, inilah Flexi Life yang saya temukan dari teman yang merekomendasikan kepada saya tentang pentingnya sebuah asuransi Jiwa. Flexi Life dari Astra Life, sebuah asuransi jiwa murni yang dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri dan memiliki kelebihan berupa: Perlindungannya bisa dipilih sendiri hingga nilainya 5 Miliar. Terlebih proses belinya sangat mudah karena tidak perlu medical check up dan sepenuhnya online di ilovelife.co.id.

Cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. Misalnya, orang usia muda biasanya memiliki risiko yang lebih kecil dibanding dengan orang berusia tua. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. Polis bisa otomatis diperpanjang hingga usia 85 tahun.

Dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, misalnya bulan ini bayar Rp 500.000/bulan namun karena bulan depan harus renovasi kamar mandi,  pembayaran premi bisa diturunkan menjadi Rp 200.000. Pembayaran premi dapat dilakukan sesuai dengan pilihan kita, mulai dari bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan, hingga tahunan.



Dengan  Asuransi Jiwa Flexibel ini kita bisa mendapatkan benefit sesuai dengan uang pertanggungan yang akan diinginkan nanti. Nah, bagi yang ingin mendaftarkannya, caranya cukup mudah tinggal akses ke website https://ilovelife.co.id/ dan buka halaman awal dan liha lebih detail. Pada halaman kedua terdapat 'Satu Polis Seumur Hidup" kemudian klik 'Cek Sekarang', Dan mulai mengisi data-data yang dibutuhkan. Saat pengisian biodata yang dibutuhkan itu sangat cepat dan tidak seperti yang dibayangkan lamanya.

Setelah mengisi biodata seperti nama, tanggal lahir dan lainnya, lalu tentukan uang pertanggungan yang diinginkan misalnya 50 juta Rupiah, setelah itu maka kita dihadapkan dengan pilihan pembayaran premi seperti tiap bulan atau tiap tahun. Pilihlah sesuai dengan kemampuan finansial, lebih disarankan setiap bulan.

Untuk memenuhi kebutuhan ngopi setiap bulan saja setelah dihitung-hitung lebih dari 700 ribu, sedangkan premi asuransi ini hanya sebesar 200 ribuan saja per tahun tapi dapat membuat hidup lebih nikmat dengan mengkonsumsi kopi bikinan sendiri di rumah. 

Kemudian, pada proses akhir maka akan terdapat beberapa penawaran pembayaran, jika ingin mendapatkan bonus maka bisa masukan referral code BLOGSALMAN3 ya.

Nah, itu dia pengalaman menyenangkan melakukan proteksi diri dengan menggunakan Asuransi Astra Life yang melindungi sesuai dengan kemampuan keuangan dan bisa diatur pilihan uang pertanggungannya. 

Kalau bukan sekarang, kapan lagi untuk memproteksi diri kita.

Tips Memilih Dan Merencanakan Investasi (Emas, Reksasana, Saham) Sekaligus Umroh (Haji) Bagi Millenial


Siapa yang mau investasi sekaligus bisa umroh atau haji? Pasti kaum millenial ini akan berlomba-lomba mencari tahu apa yang harus dilakukan biar cepat-cepat merealisasikannya. Apalagi kalau kamu statusnya masih baru kerja beberapa bulan dan ingin merencanakan keuangan agar lebih stabil dan bisa bermanfaat beberapa tahun kedepannya. 

Percaya atau nggak, sebagian besar millenial atau usia dibawah 35 tahun termasuk saya hahaha, itu menghabiskan uangnya untuk gaya hidup atau istilah ngetrennya lifestyle. Bayangkan kalau setiap hari kita menghabiskan uang 35 ribu rupiah hanya untuk sekedar ngopi, kemudian menghabiskan sekitar 50 ribu sampai 100 ribu untuk transportasi seperti taksi, serta kemudian makan siang di restoran mewah dengan budget sekitar 150 ribu sampai 300 ribu. Wow, berapa yang kamu habiskan dalam satu bulan, coba hitung? Berjuta-juta penghasilan hilang hanya demi memuaskan gaya hidup yang sebetulnya tidak dipedulikan oleh orang lain. Trust me, kalau pun kita minum kopi sachet, kemudian naik kendaraan umum seperti busway dan makan di warung soto dipinggir jalan pun tidak akan ditertawakan oleh orang lain. Bahkan, malah orang lain malah salut dengan kehidupan kita yang tidak menghambur-hamburkan uang secara berlebihan. 


Terlambat itu bagus daripada tidak sama sekali. Terlambat menyadari uang yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat itu masih bisa diarahkan daripada tidak sama sekali. Bagaimana cara menyisihkan uang dan menfaatkannya ke jalan yang benar? Yes, investasi sekaligus umroh/haji. 

What? Bisa ya investasi sekaligus umroh atau haji. Di Dunia ini apa sih yang ngga bisa, semuanya bisa dilakukan kalau kita mulai menyisihkan setidaknya 100 ribu tiap bulan untuk investasi sekaligus dana umroh/haji. Lah, biasanya kan umroh atau haji biasanya jangka waktunya sangat lama, apalagi banyak agen tour travel haji dan umroh yang kurang terpercaya? Tenang saja, karena NARADA  ASSETS MANAGEMENT memiliki solusi yang tepat untuk millenial seperti saya ini untuk melaksanakan ibadah umroh dan haji dengan tenang dan nyaman. Percayalah karena Investasi bukan punya orang kaya saja melainkan buat seluruh masyarakat yang mau berinvestasi dengan tepat. 

Ibadah Haji membutuhkan waktu yang sangat lama, biasanya sekitar 15-25 tahun masa tunggu. Sedini mungkin, kita bisa merencanakan ibadah haji dengan tengat waktu yang telah ditentukan. Bagi generasi millenial, bisa melakukan alternatif lain seperti umroh terlebih dahulu. Perhitungkan biaya haji dan umroh dan pilihlah agen hai dan umroh yang terpercaya. Jangan sampai percaya dengan agen haji dan umroh yang murah namun tidak memiliki bukti dan sangat mencurigakan. 

Tips memilih agen haji dan umroh adalah dengan memeriksa segala kelengkapan ijin serta memiliki reputasi serta direkomendasikan banyak orang termasuk tetangga yang pernah berangkat haji dan umroh bersama agen tersebut. Pastikan seluruh syarat-syarat agen haji dan umroh tersebut telah terpenuhi dan tidak terdapat keraguan sama sekali. 


Umroh dan haji itu membutuhkan komitmen yang luar biasa dan dalam jangka waktu yang lumayan lama. Kalau misalnya kita memiliki gaya hidup yang cukup tinggi, maka kurangilah pengeluran yang tidak seharusnya. Nah, bagi millenial yang ingin berumroh atau bahkan berhaji dalam waktu beberapa tahun kedepan, harus mengikuti langkah-langkah berikut ini. 

Komitmen Investasi/Tabungan

Untuk memenuhi target, kita harus memiliki komitmen yang tinggi untuk menyisihkan uang kita setiap periode baik bulanan ataupun tahunan. Inilah langkah awal yang harus diperhatikan sehingga tidak terjadi hambatan nantinya. 

Pos-Pos Pengeluaran

Biasakan untuk mengatur penghasilan bulanan yang diterima dan dimasukan kedalam beberapa pos-pos pengeluran seperti konsumsi, sosial, investasi dan pos-pos lainnya yang sudah ditetapkan sebelumnya. Pos pengeluaran ini fungsinya untuk menghindari pengeluaran lain yang tidak perlu dan tidak masuk budget pada awal bulan. 

Instrumen Investasi

Setelah melakukan penyisihan dana, maka kita akan memilih instrumen investasi sesuai dengan profil resiko, jangka waktu, dan kemampuan finansial kita. Jangan sampai kita memilih investasi yang malah merugikan dan tidak sesuai dengan kemampuan finansial kita. 

Salah satu produk yang memberikan manfaat relatif lebih besar adalah berinvestasi di reksadana. Investasi reksadana dikelola oleh manager investasi dan bisa dimulai dengan nominal yang relatif terjangkau mulai dari Rp 100 ribu rupiah dan dengan tingkat return yang lebih besar antara 10-20% untuk reksadana saham.

Dan, Narada memperkenalkan produk terbaru yaitu Reksadana Syariah "Narada Saham Berkah Syariah" dan produk ini sangat cocok bagi millenial yang akan berangkat haji atau umroh. 

Yuk, udah saatnya berinvestasi dan melakukan ibadah haji atau umroh dengan tenang dan nyaman sesuai dengan kemampuan kita. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 

Cara Pinjam Uang Online Aman Tanpa Tertipu


Orang yang tidak memiliki hutang adalah orang yang tidak mau berkembang. Pada suatu saat, saya pernah mendengar beberapa orang mengucapkan kalimat ini dengan penuh keyakinan. Sepertinya, kalimat ini mampu menafsirkan tabiat seseorang hanya dari sifatnya berhutang. Mereka beranggapan bahwa orang berhutang adalah mereka yang mau memikirkan masa depan bagi kesinambungan hidup yang lebih cerah. Alasannya adalah semakin banyak uang yang didapat, maka usaha yang mereka bangun akan sangat berkembang dengan uang hasil menghutang. Mulanya saya anggap kalimat itu adalah bualan yang tak bermakna, namun beberapa tahun kemudian setelah saya bertemu dengan banyak wirausahawan terutama dari daerah, maka saya langsung berubah seratus delapan puluh derajat tentang 'Hutang".

Bayangkan saja orang yang memiliki usaha kecil pada awalnya hanya mengandalkan modal usaha seadanyanya. Namun, sejalan dengan banyaknya permintaan maka membutuhkan bahan baku dan berujung pada modal usaha yang harus ditambah. Jika hanya mengandalkan hasil penjualan saja, tentu saja kesempatan mendapatkan konsumen tersebut akan terhambat. Usaha yang berkembang berakhir hanya jalan ditempat bahkan bangkrut karena tidak ada support modal tersebut.


Cara yang paling mudah berhutang adalah melalui kerabat atau keluarga. Jika keluarga dan kerabat pun sudah tidak memiliki uang, maka jalan satu-satunya adalah berhutang kepada pihak ketiga seperti fintech yang sangat marak belakangan ini. Fintech adalah Financial Technology dengan basis online sebagai platformnya. Secara sederhananya adalah meminjam uang secara online dan biasanya melalui aplikasi seperti Uang Teman


Baru-baru ini terdengar kabar bahwa meminjam uang online sangatlah membingungkan, namun sebetulnya tidak seribet yang dibayangkan karena teknologi yang digunakan sangatlah canggih. So, jangan khawatir apabila telah meminjam uang secara online. Prosedur dan segala peraturan sangatlah lengkap tertera di aplikasi yang telah kita instal di smartphone kita. 

Sebetulnya amankah meminjam uang secara online? Karena baru-baru ini telah terjadi banyak penipuan oleh pihak pemberi hutang yang sangatlah menyakinkan dari segi aplikasi dan fitur-fiturnya. Apa yang harus dilakukan sebelum meminjam secara online? Nah, saya akan membagikan cara pinjam uang online aman tanpa tertipu.


Cek Di OJK 

Sebagai penyelenggara jasa keuangan seperti fintech ini dibawah pengawasan OJK (Otorisasi Jasa Keuangan) yang menyetejui dan mengawasi jasa keuangan. Sehingga, apabila  terdapat pemberi hutang kepada nasabah dan melanggar ketentuan dengan fee yang sangat memberatkan, maka laporkan kepada OJK dan Aftech (Asosiasi Fintech Indonesia)

Fee Wajar

Fee atau biasa kita kenal dengan Suku Bunga adalah hal wajar yang dibebankan oleh penyelenggara keuangan tersebut sebagai margin untuk operasional. Apabila fee tersebut sangat memberatkan nasabah, maka pemberi hutang tersebut sangat merugikan dan harus segera dilaporakan baik kepada OJK dan Aftech.


No Illegal 

Praktek keuangan secara illegal dan melanggar hukum juga makin meresahkan, jangan sampai terjerat kedalam praktek ilegal sehingga sangat memberatkan. Sebelum melakukan perjanjian hutang tersebut, sebaiknya dicek terlebih dahulu apakah pemberi hutang tersebut legal atau tidak. 

Edukasi 

Pemberian edukasi terhadap masyarakat tentang fintech dan bisnis yang baik adalah sebuah keharusan. Disamping membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, jaminan keamanan tentang bisnis dan keuangan terutama hutang tersebut juga sangat penting. 


Dalam acara bebrapa waktu lalu tentang "Memahami Bisnis Peer to Peer Lending Cash Loan" dibahas banyak hal terutama pemahaman tentang bisnis, regulasi, keamanan dan aspek-aspek lain yang kini tengah dimatangkan oleh Aftech yang mengacu pada peraturan OJK. Disamping OJK, Aftech juga memiliki tim pengawas independen yang tugasnya mereview segala pelaku bisnis mulai dari aspek-aspek yang basic tersebut.

Data yang telah kita submit pada aplikasi tersebut biasanya bisa disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Namun, pada acara tersebut ditegaskan bahwa Aftech berusaha untuk memenuhi Code of Conduct sehingga lebih bertanggung jawab dalam menciptakan praktik bisnis yang lebih transparan, layan publik yang aman, nyaman, terpercaya dan industri yang berkelanjutan.

So, ngga akan kapok kan meminjam uang pada jasa keuangan yang telah terpercaya seperti Uang Teman? Kalau aku sih akan pinjam uang untuk mengembangkan usaha kecil-kecilan dan mengembangkan bisnis secara lebih luas lagi. 


Informasi Uang Teman 

Website :
www.uangteman.com

Kontak : 
Ruth Afrita 
ruth.afrita@uangteman.com 


Mari Sebarkan Kebaikan Di Bulan Ramadhan Bersama AXA Mandiri


What is your prurpose in life? What is your fear in life? What is your happiness in life? Selalu saja pertanyaan ini muncul di benak kita ketika melakukan apapun di kehidupan sehari-hari. Sebagai seorang muslim tentu saja saya ingin selalu memberikan terbaik untuk kehidupan saya baik di dunia maupun di akhirat. Terdengar sangat klise, namun memang begitulah adanya. Saya percaya kalau kita melakukan kebaikan di dunia, tentu saja di akhirat pun kita akan mendapatkan balasannya nanti. Tergantung dari apa yang kita perbuat, mau hitam ataupun putih kitalah yang mewarnainya. 

Saya ingat cerita tentang pengorbanan dan kejujuran seseorang yang menemukan uang dengan jumlah yang sangat banyak. Saat menemukan uang tersebut maka pertarungan batin pun terjadi, apakah diambil begitu saja ataukah dikembalikan kepada pemiliknya. Beruntung orang tersebut melaporkan ke polisi dan setelah beberapa hari, pemilik uang tersebut pun akhirnya menemukan uangnya di kantor polisi. Orang yang menemukan bahkan mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan mendapatkan rejeki, namun karena memang ikhlas dengan perbuatannya, orang tersebut tidak menerima sepeserpun. Dikisahkan, akhirnya orang tersebut mendapatkan pekerjaan dari pemilik uang dan dapat mencukupi kebutuhan hidup yang selama ini pas-pasan.


Kebaikan sekecil apapun akan membawa kita pada sebuah rasa syukur dan keberkahan. Bayangkan jika kita selalu tidak bahagia dan cenderung melakukan perbuatan buruk. Betapa sia-sianya hidup di dunia ini. Sudah saatnya melakukan perbuatan baik walaupun tidak memiliki materi atau tenaga yang cukup, hanya dengan senyuman saja itu sudah sedekah yang paling berharga.

Ngobrolin sedekah dan semangat berbagi kebaikan, saya beberapa hari lalu menyaksikan kebaikan yang telah dilakukan oleh AXA Mandiri. Sebagai orang awam, tentu saja saya selalu mendukung hal-hal baik yang dilakukan oleh siapapun. Apalagi dengan bekerjasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) yang merupakan badan yang mengelola zakat dan dana lainnya. 



Masih dalam bulan yang baik dan dengan tujuan baik, PT AXA Mandiri Financial Services menyerahkan Dana Tabbaru kepada Baznas sebesar Rp 847 juta. Dana tersebut merupakan produk syariah yang selama ini dikembangkan sehingga insyaAllah berkah ada didalamnya. Tidak hanya meenyerahkan sejumlah dana, Baznas pun rencananya akan mengunakan dana tersebut untuk kebutuhan sekolah-sekolah anak yang kurang mampu di beberapa daerah di Indonesia. 

AXA Mandiri membuka mata kita bahwa menyebarkan kebaikan dengan dana atau nominal berapapun adalah sebuah kebaikan yang tidak akan luput dari keberkahan. Karena keikhlasanlah yang akan dinilai bukan dari nominal yang tercatat saja. 



AXA Mandiri telah melakukan tugas mulia dengan muali menyebarkan kebaikan di bulan ramadhan kali ini. Lalu apakah kita bisa melakukan hal yang sama dengan AXA Mandiri? Tentu saja kita bisa menyebarkan kebaikan mulai dari diri sendiri dengan selalu menyisihkan penghasilan kita dan menunaikan zakat. Zakat yang lazim adalah zakat penghasilan yaitu sebesar 2,5% dari penghasilan bruto yang kita terima tiap bulannya. Apabila tidak punya penghasilan tetap namun telah melewati nisab sekitar 5,34 juta, maka kita wajib membayarkan zakat penghasilan kita setiap bulan.

Acara kali ini mengajarkan saya kembali bahwa kebaikan harus tetap disebarkan walau tidak memiliki apapun, walaupun hanya dengan senyum. Keep smile and happy in your life!

Tips Membelanjakan THR (Tunjangan Hari Raya) Secara Bijaksana


Lebaran sebentar lagi
Berpuasa sekeluarga
Sehari penuh yang sudah besar
Tengah hari yang masih kecil
Alangkah asyik pergi ke mesjid
Solat tarawih bersama-sama

Ini adalah lagu lebaran sebentar lagi dari Bimbo yang menandakan bahwa lebaran akan datang dalam hitungan setengah bulan lagi. Yes puasa udah memasuki minggu kedua, itu artinya sebentar lagi akan ada yang datang nih. Nah, loh siapa sih yang akan datang sih man? Itu loh THR ataua kepanjangannya adalah Tunjangan Hari Raya. Yes, karyawan setiap perusahaan akan mendapatkan tunjangan ini sesuai dengan masa kerjanya, biasanya tunjangan hari raya akan dibagikan 

THR itu seperti buah simalakama bagi yang menerimanya. Iya, kita akan dibuat kebingungan karena biasanya seluruh THR akan dihabiskan dalam waktu yang sangat cepat bahkan untuk hal-hal yang sebetulnya kurang begitu penting. Bagi bujangan atau yang masih single tentu saja tidak akan kerepotan karena dibelanjakan untuk kebutuhan pribadi, sedangkan bagi yang sudah berumah tangga pastinya akan sangat kerepotan mengaturnya. 


Lalu sebetulnya bagaimana yang harus dilakukan untuk mengatur seluruh kebutuhan yang akan datang pada saat lebaran nanti? Jangan khawatir saya memiliki cara dan tips untuk mengatur pembelanjaan THR nantinya. 

Alokasikan 10 persen - 20 persen untuk tabungan

Habiskan THRmu diawal untuk memudahkan pembagian proporsi selanjutnya seperti tabungan. Alokasikan sebesar 10-20 persen dari total THR. Trust me, apabila sudah dialokasikan maka akan lebih mudah daripada dialokasikan dari sisa THR nantinya.

Keperluan pakaian baru, perlengkapan ibadah, serta zakat

Baju baru alhamdulillah, tuk dipakai di hari raya, tak punya pun tak apa-apa. Nah, baju baru untuk ana-anak dan keluarga pun harus diperhitungkan. Tips dari saya adalah belilah kalau ada diskon besar-besaran seperti online shop atau supermarket. Kemudian jangan lupakan perlengkapan ibadah dan zakat fitrah pada akhir ramadhan, semuanya harus dialokasikan dengan baik.


Jamuan Lebaran dan mudik

Opor dan ketupat serta sambal goreng ati itu, sajian yang harus ada pada saat hari lebaran. Pengeluaran makanan dan minuman pada saat lebaran pun harus diperhitungan dengan baik dan benar, jangan sampai terlewat sedikit pun. Kemudian, apabila ingin melakukan mudik, jangan lupa untuk mengeposkan jauh-jauh hari agar pembelian tiket dan lain-lainnya lebih mudah. 

Mengalokasikan THR bagi pekerja di rumah dan angpao

Jika memiliki pekerja rumah dan saudara usahakan untuk mengalokasikan dana angpao bagi mereka. Karena bagaimana pun kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan sebagian penghasilan kepada merek yang membantu kita selama dirumah dalam beberapa tahun terakhir.


Sisa alokasi THR untuk melunasi utang berjalan dan atau investasi

Sebagian besar telah diposkan dalam pos masing-masing jangan lupakan  untuk membayar hutang atau kalau masih ada sisa lagi jangan lupa untuk berinvestasi. Kalau masih ada jangan lupa untuk membayar asuransi.

Jangan sampai terjadi pada saat lebaran kita kehabisan dana dan cenderung menyajikan ala kadarnya sedangkan dana THR sudah habis tak bersisa.

THR ala Keluarga Surya


Yes, kalau masih bingung dengan cara membelanjakan THR dengan baik, Sunlife ID punya sitkom webseries yang kocak dan lucu di Channel Youtube dengan judul Keluarga Surya. Keluarga yang terdiri dari bapak Surya, Ibu Mentari, Fajar dan Cahaya. Keluarga kecil ini menyajikan banyak sekali drama dan pembelajaran tentang THR serta segala permasalahan seputar apapun.

Oh iya jangan lupa untuk ikutan kuis dari Sunlife ID pada tanggal 31 Mei 2018 di www.instagram.com/sunlife_id. Yuk enjoy webseriesnya di channel youtube dibawah ini.

Yuk Nongkrong Di The Gade Coffee & Gold Cafe


What is your main reason to stay along time in the Coffee Shop? WIFI? The environment? Or your friends? Kadang kala kita menghabiskan banyak waktu di kedai kopi hanya untuk membuang waktu, bertemu teman, bekerja, belajar dan masih banyak lainnya. Kalau saya biasanya sangat suka kedai kopi yang banyak menawarkan promo atau bonus, sehingga saya rela berlama-lama sambil mengerjakan tulisan yang sedang deadline. Kalau kamu apa yang menjadikan kamu betah di kedai kopi? Pasti jawabannya sangat beragam. 

Zaman Now, membuat gaya hidup semakin tinggi terutama karena perkembangan dunia digital. The power of digital and social media is awesome. Setiap hari kita disuguhkan sesuatu yang viral dari seluruh dunia dan melihatnya dari sebuah smartphone. Dunia dalam genggaman, memang benar adanya. Nah, sebagai imbasnya cafe-cafe berlomba berinovasi seperti selalu menyediakan WIFI dan tempat yang nyaman sehingga pelanggan akan ketagihan dan terus datang kembali bahkan membawa teman-temannya kembali ke cafe tersebut.



Pegadaian pun tak mau melewatkan momen yang manis ini untuk menghadirkan sebuah cafe dengan konsep yang lumayan unik. The Gade Coffee and Gold ini menyajikan "Kopi Emas". Saya menyebutnya sebagai kopi emas karena bukan hanya kopi saja yang ditawarkan melainkan informasi mengenai investasi dan promo. Selain itu, Pegadaian juga meluncurkan Gadai Tanpa Bunga untuk pemberian pinjaman maksimal Rp 500 ribu. Kredit ini diberikan untuk mahasiswa, buruh, ibu rumah tangga, serta karyawan pabrik.

Saya merasakan bahwa selain menikmati kopi dan gadai tersebut, kaum milenial juga pelan-pelan akan mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai Pegadaian yang selama ini hanya dikenal melalui media, tidak secara langsung. Ada misi untuk mendekatkan generasi muda terhadap hal-hal yang berbau-bau investasi, gadai dan lainnya. Kedepannya, akan lahir generasi yang mampu menerapkan kebijakan keuangan melalui pilihan yang ada di Pegadaian. Wow, saya juga baru sadar sangat besar sekali manfaat ilmu yang ditularkan kepada kita, selain keuntungan secara bisnis yang ditargetkan dari pembukaan cafe ini.



Setiap ada cafe yang baru, memang saya selalu gatel pengen nyobain terutama suasananya karena hal terpenting buat saya adalah kenyamanan dalam bekerja di cafe. Maklum saja, kerjaan saya adalah menuliskan semua yang saya lihat dan alami. The Gade Coffee dan Gold ini sangat menarik karena menawarkan konsep cafe yang santai namun sangat berisi. 

Kopi yang disuguhkan pun tak main-main karena baristanya memiliki jam terbang yang lumayan, ditambah dengan menu-menu selain kopi yaitu teh, soft drink dan snack ringan. Oh iya, karena sangat syarat dengan muatan lokal, jenis kopinya pun didatangkan dari daerah-daerah di Indonesia seperti Pasundan, Bondowoso, Toraja, Solok, dan Garut. Selain itu juga terdapat kopi lain seperti Cappucino, Espresso, Piccolo, dan lainnya. 



Kalau ditanya harga, saya rasa harganya sangat wajar di kisaran dari 15 sampai 60 ribu. Jadi masih harga kaum muda. Menurut saya, overall kedai ini sangat direkomendasikan jika ingin menikmati kopi, bekerja atau sekedar ngobrol-ngobrol dengan teman. 

Rencana kedepannya, Pegadaian akan membuka banyak gerai di seluruh cabang di area pegadaian sehingga semua karyawan dan masyarakat dapat merasakan kopi emas yang sangat nikmat. Sampai jumpa di kedai-kedai kopi lainnya ya. 




Informasi The Gade Coffee & Gold 

Alamat : 
Jl. Wijaya IX, RT.1/RW.5, Melawai, 
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160

Instagram :

Keliling Dunia Dan Rumah Impian Bukan Hanya Mimpi


Ketika ditanya, apa mimpi terbesar dalam hidup saya? Jawaban saya adalah keliling dunia. Mungkin bagi sebagian orang, mimpi ini terlalu muluk atau bahkan sebagian orang lainnya sangat mudah mewujudkannya. Mengapa harus keliling dunia, sedangkan di negeri kita sendiri banyak sekali tempat yang belum terjamah? Tentu saja sebelum melakukan perjalanan keliling dunia, saya ingin menjangkau segala tempat yang belum pernah saya kunjungi di Indonesia. Setiap perjalanan mengajarkan banyak hal, tentang menghargai budaya bangsa lain, tentang memahami dan bertoleransi dan yang terpenting tentang kemanusiaan dan empati. 

Selain keliling dunia, saya pun bermimpi memiliki rumah yang sederhana namun nyaman. Cukup dengan dua lantai, 3 kamar utama, terdapat kolam renang kecil dan garasi, hal itu sudah lebih dari cukup. Lagi-lagi, mimpi ini pun bagi sebagian orang pun telah terlampaui dan memiliki yang lebih mewah. Saya bersyukur dengan segala kondisi selama ini, itulah mengapa saya tidak takut untuk bermimpi. Dengan mimpi ini, langkah-langkah saya menjadi lebih terarah dan menjadi termotivasi. 


Alhamdulillah dalam 2017, saya telah mengunjungi 4 negara berbeda yaitu Jepang, Korea Selatan, Malaysia dan Saudi Arabia. Dan baru-baru ini saya kembali mengunjungi Hongkong serta dalam beberapa hari ini saya akan ke Singapura. Bukan tidak mungkin, list negara-negara akan bertambah, semoga dalam beberapa tahun wishlist tersebut dapat diwujudkan.   

Lalu bagaimana bisa mimpi menjadi kenyataan? Saya memulainya dengan bekerja sesuai dengan passion saya di bidang menulis dan traveling serta mengikuti berbagai peruntungan seperti undian dan lomba. Kadang saya kurang begitu suka mengikuti undian atau lomba karena saya merasa kurang beruntung di berbagai lomba atau undian, namun sekali peruntungan itu berbuah manis, saya pun ketagihan. 

Memang ada yang undian dengan hadiah yang lumayan buat modal keliling dunia atau beli rumah? Tentu saja ada, malahan syarat untuk mendapatkan hadiahnya pun tidak seribet yang dipikirkan. Iya, Sobatku memberikan 100 juta rupiah kepada pemenangnya. Yuk mengenal lebih jauh mengenai Sobatku.

Mengenal Sobatku  


Sobatku adalah simpanan online sahabatku atau dikenal dengan sebutan rekening ponsel. Kenapa harus rekening ponsel? Karena praktis, mudah dan gratis tidak dipungut biaya administrasi bulanan seperti rekening di bank pada umumnya. Nomor rekening pun menggunakan nomor handphone serta dapat digunakan untuk transfer ke sesama sobatku ataupun ke rekening bank lainnya. 

Jujur, salah satu pilihan mengapa saya menggunakan rekening ponsel adalah karena bebas biaya dan praktis serta mudah, tidak usah datang ke bank/customer service jika ingin membuka rekening. Selain itu, biasanya rekening ponsel pun dapat digunakan di merchant manapun sehingga sangat fleksibel.

Sobatku memberikan kemudahan demi kemudahan kepada pengguna yang memanfaatkan dana yang menganggur untuk ditabung. Saya ingat ketika kecil, keluarga saya pun mengajarkan saya untuk menabung walaupun nominalnya tidak terlalu banyak, namun hal itu tertanam di benak saya sampai sekarang. Nah, berikut adalah keuntungan membuka Sobatku

 


Dapat Hadiah 100 Juta dan Keliling Dunia


Jika saya memenangkan uang 100 juta, hal yang akan saya lakukan adalah keliling dunia dan membeli rumah melalui DP terlebih dahulu. Cukup sederhana mimpi saya ini, namun Sobatku pun ternyata memberikan banyak sekali hadiah lain disamping 100 juta yaitu 10 juta, 5 juta, 1 juta, 500 ribu dan 100 ribu. Semakin banyak poinnya, semakin banyak kesempatan untuk meraih hadiah-hadiah tersebut. 

Perhitungan poin akan dilakukan setiap akhir ulan dengan mekanisme sebagai berikut :


Dan berikut adalah contoh jumlah poin yang bisa kamu dapatkan saat menabung di Sobatku :


Anggi Saputra, siapa sangka namanya akan tercantum di deretan nama pemenang 100 Juta periode pertama Sobatku. Kegigihannya mengajak keluarga untuk turut serta menabung serta mimpinya untuk melanjutkan studi menjadi pendorong yang sangat ajaib. Selain melanjutkan studi, cita-citanya untuk segera menikah pun membuatnya bersemangat meraih mimpinya satu per satu. Dan, tak disangka-sangka, pada bulan oktober 2017 lalu, Anggi memenangkan uang tunai sebesar 100 juta rupiah. We dont know until the God give us the prize



Rodat Cornelius pun tak menyangka akan mendapatkan 100 juta pada hari itu. Malam hari pun tidak ada mimpi ataupun firasat apapun. Senyumnya selalu terukir pada saat menerima hadiah tersebut. Salah satu cita-cita dan mimpinya adalah melanjutkan studi, berkat uang 100 juta, mimpi ini tak lama lagi hal tersebut akan segera terkabul. Inilah salah satu bukti bahwa kekuatan mimpi dan usaha akan dikabulkan oleh semesta, atau biasa disebut dengan semesta mendukung (mestakung). 

Sedikit bocoran, untuk pengundian periode selanjutnya (Periode I 2018), akan ditambah hadiah Umroh untuk 4 pemenang selain dari hadiah utama 100 juta. Lalu kapan saja periode pengundian di tahun 2018? Ini dia jadwal yang telah resmi dikeluarkan di website www.sobatku.co.id/undian.


So, tunggu apalagi? Segera saja buka tabungan di ponsel/smartphone kamu. Jika tidak bisa bertransaksi bisa dibantu di alfamart/alfamidi terdekat. Selamat memenangkan uang milyaran rupiah dari SOBATKU.

Download aplikasi 


Social Media 
Twitter : @sobatkuid
Instagram : @sobatku_id