Arsip Kategori: Kesehatan

Berapa Banyak Anda Membakar Kalori dalam Pertandingan Sepak Bola dan Hoki?

Seberapa Banyak Anda Membakar Kalori dalam Pertandingan Sepak Bola dan Hoki?


Olahraga untuk atlet yang sangat terampil, hoki es membutuhkan kombinasi kebugaran aerobik dan anaerobik. Permainan ini dibagi menjadi 3 periode masing-masing 20 menit, dengan momen-momen intensitas tinggi yang sering. 


Sebuah studi dalam Journal of Human Kinetics edisi Desember 2014 menunjukkan bahwa, rata-rata, waktu yang dihabiskan seorang pemain di zona intensitas tinggi selama pertandingan hoki kurang dari setengah dari total waktu permainan, bervariasi dari 15 menit untuk maju hingga 18,5 menit untuk pemain bertahan.



Mengolah Angka

Pembakaran kalori bergantung pada banyak faktor, termasuk berat badan. Misalnya, seseorang dengan berat 125 lbs dapat berharap untuk membakar sekitar 475 kalori setelah bermain hoki selama satu jam, sementara orang dengan berat 190 dapat mengharapkan pembakaran sekitar 700 kalori per jam. Anda dapat menghitung kalori dengan menggunakan kalkulator kalori online.


Kalori yang dibakar serupa untuk hoki lapangan, menurut Harvard Heart Letter terbitan Juli 2004. Meskipun permainan hoki rata-rata berlangsung selama 60 menit, hanya sekitar 25 persen dari waktu itu yang benar-benar dihabiskan untuk bermain dan secara aktif membakar kalori. Namun, karena hoki memiliki interval intensitas tinggi, pembakaran kalori terus berlanjut setelah atlet selesai bermain.


Seberapa Banyak Anda Membakar Kalori dalam Pertandingan Sepak Bola dan Hoki?


Bermain sepak bola sama seperti latihan interval selama 90 menit - berlari dengan kecepatan penuh, melambat saat Anda mencapai bola, bergerak di antara pemain bertahan, dan berhenti tiba-tiba untuk menendang atau mengubah arah, catat mantan pemain profesional di situs online Info Pelatihan Sepakbola. Anda harus melatih tubuh Anda untuk tampil sesuai dengan tuntutan pertandingan sepak bola.



Jenis

Sederhananya, pelatihan interval dapat melibatkan putaran di sekitar lapangan, bergantian antara joging ringan dan sprint saat Anda mencapai bendera sudut atau garis tengah, saran ExpertFootball.com. Jika Anda merasa kehabisan napas, perlambat pada segmen joging untuk membantu pemulihan Anda. Atau coba shuttle run - berdiri di garis gawang menghadap lapangan. 


Lakukan sprint ke garis enam yard (sekitar 5,5 meter) dan mundur, dan istirahat selama 10 sampai 15 detik. Lakukan sprint ke garis 18 yard (sekitar 16,5 meter) dan mundur. Istirahat dan lari ke garis tengah dan punggung, dan istirahat dan ulangi kok 18 yard dan terakhir kok enam yard, dengan istirahat di antara semuanya. Satu repetisi terdiri dari lima sprint ini.



Jangka waktu

Sebelum melakukan latihan interval, lakukan latihan aerobik selama enam hingga delapan minggu, seperti lari, berenang, dan bersepeda. Lakukan ini tiga sampai empat hari seminggu selama 30 menit, saran kepala pelatih pria di Skidmore College di Vermont, dalam buku The Soccer Coaching Bible. 


Selama tahap awal latihan interval, buat rasio istirahat-lari-lari 3 1 atau 4 1 untuk melindungi pemain dari cedera. Kurangi rasio istirahat menjadi 1 1 saat pemain mencapai tingkat kebugaran yang lebih tinggi.



Pertimbangan

Waktu istirahat sangat penting untuk keberhasilan pelatihan interval, catat Info Pelatihan Sepak Bola. Beristirahat memungkinkan otot Anda pulih dari intensitas lari cepat. Otot mengandalkan konversi glukosa menjadi asam laktat untuk menghasilkan energi selama olahraga. 


Masa istirahat Anda memungkinkan otot pulih dari ketegangannya, yang hanya dapat dipertahankan sebentar, saat Anda menghirup oksigen dan memetabolisme lebih banyak glukosa.



Wawasan Ahli

Para peneliti di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia di Trondheim menerbitkan temuan pada tahun 2001 berdasarkan 19 pemain sepak bola junior elit pria. Mereka membagi pemain menjadi dua kelompok acak. Satu kelompok melakukan latihan interval yang terdiri dari empat lari 4 menit pada 90 persen hingga 95 persen dari detak jantung maksimal, dengan istirahat 3 menit di antaranya, dua kali seminggu selama delapan minggu. 


Para peneliti menemukan peningkatan pengambilan oksigen maksimal para atlet. Para pemain menutupi 20 persen lebih banyak tempat selama pertandingan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Para peneliti menyimpulkan bahwa latihan interval meningkatkan intensitas kerja, jumlah sprint, dan keterlibatan dengan bola selama pertandingan.



Kesimpulan

Sementara sepak bola membutuhkan keterampilan teknis dan taktis, sumber daya fisik seperti daya tahan, kekuatan dan kecepatan memainkan peran penting, catat Jan Helgerud dan rekannya, yang melakukan penelitian di Norwegia. 


Pelatihan interval juga terbukti penting - tinjauan pustaka Helgerud menemukan studi yang menemukan bahwa peringkat empat tim terbaik di divisi sepak bola utama Hongaria cocok dengan peringkat mereka pada rata-rata asupan oksigen maksimal. Hasil serupa datang dari studi tim di divisi elit Norwegia.


Cerita Tentang Obat Paten Dan Obat Generik

 PATEN DAN STANDAR


Cerita Tentang Obat Paten Dan Obat Generik



Ruangan kasir rumah sakit itu terlihat sempit, mungkin tidak sampai 1 x 2 meter. Seperti loket untuk membeli karcis bioskop atau tiket kereta di stasiun. Kaca dengan lubang kecil berbentuk mulut gua menjadi satu-satunya celah untuk berkomunikasi dengan penghuni ruang sempit itu.


Seorang perempuan berusia sekitar 20 tahun sedang duduk di balik loket, menunduk, entah mengerjakan apa. Tak terlalu terlihat dari tempatku berdiri sebab terhalang penyekat tak tembus pandang.


"Permisi, Sus." Aku menyapanya dengan panggilan yang biasa dan umum ditujukan untuk pekerja rumah sakit yang perempuan selain dokter. 


Suster itu sedikit kaget, menoleh ke arahku. 


"Eh--Iya, Pak. Ada yang bisa saya bantu?," katanya dengan gerakan sopan dan senyum khas sesuai standar pelayanan pelayan garis depan.


"Saya mau tanya, tentang tagihan sementara hingga saat ini untuk perawatan istri saya."


"Oh, baik. Siapa nama pasiennya, Pak?"


"Namanya sebut saja Melati."


"Ok. Ditunggu sebentar ya, Pak." 


Suster loket itu beranjak ke ruangan dalam, menuju meja komputer. Aku duduk di ruang tunggu itu sambil memandang sekeliling. Sepi, hanya ada beberapa orang saja di ruang tunggu yang dilengkapi pendingin ruangan ini. Rapih dan bersih juga. Lantai dan perabotannya terlihat rutin dibersihkan. Yah, lumayanlah untuk ukuran rumah sakit kecil seperti ini.


Tak beberapa lama, kepala suster loket itu muncul di balik jendela kaca. "Pak, ini tagihannya atas nama sebut saja Melati." katanya sambil menyodorkan selembar kertas print out tagihan.


Aku menghampiri loket dan kuambil kertas kecil yang bertuliskan angka-angka itu. 


"Whaatt!!?." Jumlahnya gede banget! Untuk ukuranku yang hanya tukang ojek, jumlah segitu bisa menguras tabungan hasil ojek selama 5 bulan,! kataku dalam hati. 


Masalahnya, aku gak sempet nabung. Penghasilan ojek hanya cukup untuk keperluan sehari-hari. Boro-boro untuk menabung atau membayar premi asuransi kesehatan.


Setelah berhasil menenangkan pikiran, kutatap suster yang diam saja melihat kekagetanku.


"Yang bikin mahal apa ya, Sus?," tanyaku penasaran.


"Oh, kalo dilihat dari daftarnya, yang bikin harga tinggi itu obat-obatan, saya juga kaget lihat harga obatnya yang mahal," kata Suster loket sambil memandangku, ada empati di sinar matanya.


"Maksudnya gimana, Sus?," kejarku yang benar-benar tidak dapat mencerna kata-kata suster muda ini.


"Sebaiknya, bapak tanya saja ke ruang perawatan kamar, biar lebih jelas. Kalo saya hanya kasir pak, hanya tahu jumlah tagihan," hindar suster muda ini. Sekilas sempat kubaca nama di bajunya.


Aku mengangguk, "Ok baik, saya akan tanya ke sana. Terima kasih ya, Sus."


"Sama-sama, Pak."


Aku berlalu dari bagian kasir, langsung menuju lantai dua tempat istriku di rawat. Ada Ruang Perawat di sana.


****


Ruangan para perawat jaga terletak di sudut gang tempat lalu lalang pasien/pengunjung. Di situ ada  4 orang perawat yang sedang duduk, berkutat dengan entah apa. 


"Permisi, Sus." Aku menyapa mereka. Keempatnya kompak mendongak, ada juga yang kaget sambil menyembunyikan ponselnya. 


Bruder, perawat yang laki-laki menyahut, "Ya, pak. Ada yang bisa dibantu?."


"Begini mas, tadi saya dari bagian kasir, menanyakan tagihan sementara untuk perawatan istri saya." Aku diam sejenak. Bruder dan tiga orang suster juga diam menyimak.


"Tagihannya ternyata lumayan besar, padahal istri saya baru masuk jam 11 siang kemaren, sampai hari ini jam 2 siang, hanya satu  hari lebih dikit, atau 26 jam saja."


Mereka masih diam tak menanggapi.


"Menurut kasir yang bikin mahal adalah tagihan obat-obatan, benarkah demikian?." Aku sengaja menekannya di bagian kata "obat-obatan" seperti yang disampaikan oleh kasir muda tadi.


"Oh, kalo boleh tau, pasien pake jaminan apa pak?," tanya si mas Bruder.


"Saya bayar mandiri, kartu BPJS saya gak bisa digunakan," kataku lemah.


"Oh gitu ya, Pak. Memang obat-obatan untuk pasien yang bayar mandiri, diberikan  yang bagus dan paten yang bikin cepat sembuh, jadinya mahal, sama dengan pasien peserta asuransi," Bruder itu menjelaskan dengan ringan. 


Penjelasan yang ringan itu terasa berat bagiku. Aku hanya terbengong-bengong mendengar itu. 


"Kalo ada pasien yang pake BPJS, dikasih obat yang sama?," tanyaku penasaran.


"Oh enggak pak, harga obat disesuaikan dengan tarif di BPJS, biasanya lebih murah." jawab si Bruder dengan entengnya.


"Berarti dikasih obat yang gak paten?."


"Iya, obatnya yang standar, obat generik."


Aku tambah pusing. Obat standar? Obat Generik? Obat paten? untuk orang sakit?.


Aku ngeloyor pergi sambil mengucapkan terima kasih. Setelah menghubungi sana-sini terkumpul dana sumbangan dari keluarga. Akhirnya diputuskan membawa pulang istriku yang belum sembuh benar. Di rawat di rumah. Sambil mencari celah untuk mendapatkan kartu sakti guna berobat gratis.


Beruntung punya kawan-kawan yang hebat-hebat, mereka mau membantu. Semoga berhasil.


****


Inget tetanggaku yang seorang kontraktor, pernah bilang saat nge-cor jalan perumaan. Cor yang mahal kualitas campuran dan obatnya lebih paten. Jadi kering lebih cepat dan awet puluhan tahun.


Beda dengan Cor-an yang murah, kering lebih lama, dan gampang hancur. 


Omaygat!



_________________
Penulis: Yous Asdiyanto Siddik 
Selasa, 11 Februari 2020


Cerita Tentang Obat Paten Dan Obat Generik


*Catatan editor mengenai Obat Paten dan Obat Generik*

Obat generik adalah obat-obatan yang sudah habis masa patennya. Oleh sebab itulah jenis obat generik dapat di produksi oleh hampir seluruh perusahaan farmasi yang ada tanpa harus membayar royalti. 


Obat generik dapat dijual dengan harga yang jauh lebih murah karena ada dua faktor yang mempengaruhi hal tersebut, yakni karena memproduksi obat generik tidak membutuhkan biaya untuk riset atau penelitian (RND) serta tidak membutuhkan biaya untuk pematenan obat atau membayar royalti kepada pemilik atau pemegang hak paten. 


Obat generik sendiri ada 2 jenis. Yakni obat generik bermerk dan obat generik berlogo


Obat Generik Berlogo (OGB)

OGB atau obat generik berlogo adalah obat yang diberi nama sesuai dengan kandungan zat aktif yang dikandung. Sebagai contoh obat antibiotik seperti amoksisilin. Pada obat generik berlogo atau OGB, maka nama pada kemasannya adalah Amoksisilin tanpa ada nama lain di bagian belakang nama obat tersebut.


Obat Generik Bermerk

Sedangkan obat generik bermerk adalah obat generik yang dinamai sesuai dengan keinginan dari produsen farmasi yang memproduksinya. Contohnya pada obat antibiotik seperti amoksisilin di atas tadi. Misalnya sebuah perusahaan BP memproduksi obat tersebut, maka nama pada obat tersebut akan menjadi Amoksisilin BP pada kemasannya.


Obat generik bermerk lebih mahal karena menggunakan kemasan yang lebih baik sesuai dengan keinginan produsennya. Perbedaan lainnya dengan OGB juga pada beberapa zat tambahan serta zat pelarut yang digunakan pada racikan obat tersebut. Pada sebagian jenis obat generik bermerk, biasanya akan ditambahkan zat yang akan mengurangi aroma yang kurang sedap dari obat.



Pengertian Obat Paten

Berbeda dengan obat generik, obat paten adalah obat baru yang diproduksi serta dipasarkan oleh sebuah perusahaan farmasi yang sudah memiliki hak paten terhadap produksi obat baru tersebut. 


Hal tersebut tentu saja dilakukan menurut serangkaian uji klinis yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan farmasi tersebut. Tentunya disesuaikan dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan secara internasional. Sehingga obat yang telah diberikan hak paten tersebut tidak dapat diproduksi hingga dipasarkan oleh berbagai perusahaan farmasi lainnya tanpa seizin perusahaan farmasi yang memiliki hak paten. 


Izin produksi ataupun pemasaran akan diberikan kepada perusahaan farmasi lain dengan pembayaran royalti, besaran biaya royalti inilah yang membuat harga obat tersebut menjadi mahal.


Masa berlaku hak paten di Indonesia adalah 20 tahun. Dan saat masa hak paten tersebut habis, maka pihak perusahaan farmasi pemilik paten tersebut tidak dapat memperpanjangnya kembali. 


Jenis obat yang masa patennya telah habis tersebut dapat diproduksi kembali oleh perusahaan farmasi lain dalam bentuk obat generik bermerk atau obat generik berlogo.





Ini Dia, Best Deals Alat Refleksi Terbaik di Blibli Histeria

 Best Deals Alat Refleksi Terbaik di Blibli Histeria


Ini Dia, Best Deals Alat Refleksi Terbaik di Blibli Histeria


Aktivitas padat seharian, ditambah lagi dengan berbagai pekerjaan rumah memang bikin badan terasa lelah tak terkira. Sayangnya, datang ke tempat massage belum tentu bisa dilakukan semua orang terlebih yang punya kesibukan tinggi. Kalau di akhir pekan sudah pasti antrean panjang dan malah membuang waktu. Untungnya, sekarang sudah banyak produk alat refleksi yang bisa kamu beli. Jadi kapan pun kamu mau, kamu bisa meredakan rasa lelah di tubuh dengan alat-alat ini. Mumpung ada Blibli Histeria di bulan November ini, catat yuk produk alat refleksi apa saja yang bisa kamu beli!


Advance Ichiro Young 2 Kursi Pijat 

Apa yang paling menyenangkan selain mengakhir hari yang melelahkan dengan duduk di kursi pijat? Nah, Advance Ichiro Young 2 ini memiliki bentuk L yang menjadikan pijatan dari pundak sampai paha akan terasa. Desainnya sangat sederhana, tidak bulky seperti kursi pijat pada umumnya sehingga bisa diletakkan di are mana pun di dalam rumah. Nggak cuma itu saja, alat pijat ini punya fitur hot stone therapy, di mana kamu bisa merasakan manfaat maksimal dari batu panas seperti di spa. Ampuh banget untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi rasa lelah di tubuh.


Advance Neo Foot Dream Massager

Kalau kamu sering berolahraga atau berjalan jauh, sudah pasti bagian kaki terasa pegal setiap malam. Nah, Advance Neo Foot Dream Massager akan jadi sahabat terbaikmu nih. Ada berbagai fungsi pijatan berbeda pada Advance Neo Foot Dream Massager ini, mulai dari air pressure yang efektif menekan bagian otot, scrapping yang membuat kaki terasa seperti dipijat, shiatsu yang memfokuskan pada titik-titik penting kaki, heat therapy yang memberikan panas nyaman pada kaki, dan vibration. Khusus untuk fungsi pijat terakhir, cocok banget untuk kamu yang tak terlalu betah dengan pijatan keras. 


Advance Neo Otonomi Alat Relaksasi

Advance Neo Otonomi Alat Relaksasi adalah pilihan sempurna untuk kamu yang memang lebih suka refleksi ala spa. Pada alat ini, ada 3 fungsi utama yang diberikan yakni twist massage, knead massage, dan shiatsu massage. Yang lebih istimewa lagi, pada Advance Neo Otonomi Alat Relaksasi ini ada teknologi bola pemijat 3D yang akan sangat terasa pada tubuh. Putaran bola pemijat akan membantu melancarkan sirkulasi darah dan memberikan rasa rileks yang menyenangkan. Sedangkan untuk mode shiatus, pas buat kamu yang suka pijatan penuh tekanan dan bertenaga. Ampuh menghilangkan sakit pada otot dan persendian.


Advance Neo Neck Cushion 2 Alat Pijat

Untuk kamu yang setiap harinya bekerja di depan laptop, sudah pasti bagian leher akan terasa pegal dan kaku. Nah, Advance Neo Neck Cushion ini memiliki fitur heal therapy yang secara perlahan akan memberikan sensasi hangat pada leher. Kamu akan merasa sangat rileks dan bahkan bisa tertidur di tengah proses pemijatan. Alat ini juga bisa dijadikan portable dan digunakan saat berkendara. Ada 4 bola pijat yang akan memberikan sensasi shiatsu massage dengan tekanan kuat.


Jangan sampai ketinggalan ya, catat tanggal flash sale Blibli Histeria mulai 9 hingga 13 November 2020! Dapatkan berbagai alat refleksi terbaik dengan harga super terjangkau. Dijamin semua rasa lelah dan kaku otot akan langsung hilang dengan rutin menggunakan berbagai alat refleksi di atas!


Jangan Lupa Minum Air Putih

 

Tahu nggak manfaat minum air putih? Manfaatnya banyak banget seperti membantu menghilangkan racun dalam tubuh, meningkatkan metabolisme, mencegah kenaikan berat badan, mencegah gangguan pencernaan, membuat kulit lebih sehat (glowing) dan banyak manfaat lainnya. Selain banyak manfaatnya, dua pertiga tubuh juga terdiri dari cairan, sehingga bila kekurangan air putih, maka mengakibatkan banyak masalah kesehatan, sebut saja mudah kelelahan, dehidrasi, kurang konsentrasi, gangguan pencernaan dan masih banyak lainnya. 

Ternyata minum air putih memberikan banyak keuntungan, namun masih banyak orang yang malas atau bahkan menghindari minum air putih banyak karena takut bolak-balik kamar mandi. Selain itu, kesibukan dari pagi sampai malam pun membuat lupa untuk sekedar minum air putih, sebaliknya mengkonsumsi minuman berwarna dan berasa. Tanpa disadari, minuman berwarna dan  berasa ini akan mengakibatkan banyak masalah dikemudian hari. 

Kalau saya kebetulan sangat suka minum air putih. Dalam 5 hari saja saya bisa mengkonsumsi air galon sekitar 19 liter sendiri, apalagi kalau cuaca sedang panas-panasnya, maka dalam 4 hari pun satu galon akan habis. Selain karena saya mudah berkeringat, saya juga membiasakan diri untuk selalu minum air putih lumayan banyak, dan saya merasa kalau banyak sekali manfaatnya terutama membantu proses diet yang sedang saya jalani sekarang. 



Ngobrolin mengenai air putih, maka konsumsi wajib yang harus dipenuhi adalah minimal 2 liter sehari atau bisa dibagi menjadi 8 gelas ukuran 250 ml. Selain memenuhi kebutuhan minum air putih, sebetulnya tubuh membutuhkan asupan sumber mineral berkualitas sebagai tambahan, apalagi bila air tersebut sudah diproses dengan filtrasi dan ionisasi sehingga PHnya menjadi 8+ (kondisi basa). Tubuh yang terlalu banyak terpapar polusi dan mengkonsumsi makanan kurang bergizi seimbang membuat kadar PH dalam tubuh menjadi asam (PH dibawah 7). Untuk itu dibutuhkan air putih tambahan yang membuat PH tubuh menjadi basa kembali supaya seimbang. 

VIT 8+ hadir di Indonesia menjawab kegalauan semua orang yang memiliki gaya hidup aktif mulai dari rutinitas pekerjaan, hingga kegiatan tambahan lainnya yang dilakukan setelah bekerja hingga malam hari, seperti menjalankan hobi, ataupun melakukan kegiatan sosial bersama keluarga atau kerabat. Padatnya aktivitas yang dijalankan menuntut para kaum aktif muda untuk menjaga pola hidup agar tetap seimbang dan sehat. 

VIT 8+ merupakan produk air minum pH tinggi dan inovasi terbaru dari VIT. Sejalan dengan komitmen dalam menyediakan hanya produk berkualitas tinggi kepada konsumen, VIT 8+ diciptakan dari air mineral VIT yang kualitasnya terpercaya, yang diproses melalui sistem filtrasi tiga tahap. Setelah ini, diakhiri dengan proses ionisasi khusus yang menghilangkan ion asam dari air melalui elektrolisis. Proses ini yang menghasilkan inovasi terbaru kami, air pH tinggi VIT 8+. 

VIT 8+ dianjurkan untuk diminum dua kali sehari, pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari setelah beraktivitas, sebagai asupan tambahan dari konsumsi air mineral sehari-hari. Pagi hari sangat tepat memulai hari dengan satu botol VIT 8+ agar tubuh lebih segar dan menghidrasi sehingga siap untuk melakukan aktivitas yang super padat. Dan, setelah seharian bekerja dan sempat bertemu dengan teman dan mengobrol seru, maka malam hari saatnya memenuhi tubuh dengan minum satu botol VIT 8+ agar tubuh menjadi seimbang kembali dan tidur pun lebih berkualitas. 


Selain minum, makanan juga sangat penting agar tubuh tetap dalam keadaan basa atau seimbang. Banyak mengkonsumsi makanan tidak bergizi seimbang membuat tubuh merasa cepat lelah dan jika keadaan tersebut terus menerus maka akan terserang banyak penyakit tidak menular seperti diabetes, darah tinggi, jantung dan lainnya. Gaya hidup juga mempengaruhi apa yang dikonsumsi sehari-hari, setelah teracuni dengan minuman berwarna, makan pun pasti akan memilih makanan cepat saji. Makanan cepat saji tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian karena mengandung banyak kalori dan tentu saja kurang bergizi seimbang karena hanya mengandung karbohidrat dan lemak serta sedikit protein dan nutrisi lainnya. Bertahun-tahun makan cepat saji tentu saja tidak akan baik bagi tubuh. 

Oh iya, sekitar 5 bulan lalu, saya mulai bertekad menurunkan berat badan. Berat badan saya sekitar 110 kg saat mulai melakukan diet. Beberapa kali saya berusaha mencari metode diet yang terbaik dan akhirnya saya bisa menurunkan sekitar 15 kg dari 110 kg menjadi 95 kg. Tentu saja dibutuhkan kemauan yang cukup keras dan mengubah mindset yang tertanam selama bertahun-tahun lamanya. Hal yang saya lakukan adalah menggantikan sumber karbohidrat dari nasi menjadi kentang, ubi-ubian, bihun dan lainnya yang memiliki indeks glikemik (IG) cukup rendah dibandingkan dengan nasi. 

Selain mengurangi nasi, saya menambah porsi protein dengan banyak mengkonsumsi telur, tahu, tempe dan daging. Dan, kebetulan saya suka daging terutama daging ayam atau daging sapi. Oh iya, diet itu lebih mudah ketika suka bereksperimen terhadap masakan, seperti yang akan saya masak adalah Thai Beef Basil. Kebetulan ada sebuah produk siap masak yang sangat sehat karena terdiri dari beef dan sayuran seperti jamur. Cara masaknya pun sangat mudah karena tinggal mengikuti petunjuknya dan jadilah masakan ala Chef Salman, hehehe. 


Minum air putih dengan tambahan VIT 8+ dan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang memang sangat membantu gaya hidup aktif sehingga produktivitas pun akan meningkat. Seperti yang dilakukan oleh Patricia Gouw, seorang selebriti yang sangat aktif dan sibuk namun masih menyempatkan untuk minum 2 botol VIT 8+ pada pagi dan malam hari. Menurut dr. Ahmad Aulia Ghufron, MMR menjelaskan bahwa menjaga asupan cairan penting untuk mengoptimalkan fungsi tubuh. “Dalam keadaan tidur, selama periode 6 - 8 jam di malam hari, tubuh tetap bekerja, sehingga menyebabkan cairan tubuh berkurang melalui pernapasan atau keluarnya keringat. Minum air membantu kita mengisi cairan tubuh yang hilang. Mengonsumsi air minum dengan pH tinggi sebelum tidur dapat membantu menjaga tingkat hidrasi tubuh dengan efektif."

Selamat beraktivitas, dan jangan lupa minum VIT 8+ ya!

Jangan Cemas, Tetap Tenang Dan Produktif Di Kala Pandemi

 


Cemas akan ketidakpastian di masa pandemi itu sesuatu hal yang wajar banget. Apalagi disaat pandemi, semuanya menjadi tidak pasti seperti pekerjaan yang tertunda, bisnis yang stagnan dan banyak hal lainnya. Ketidakpastian ini membuat kita cemas dan menjadi depresi. Trust me, kamu tidak sendiri mengalami hal ini, jutaan atau bahkan milyaran orang diluaran sana juga memiliki ketakutan dan kecemasan yang sama. 

Dan, itu pun terjadi pada saya. Saya seorang freelance blogger, vlogger, membuka usaha trip dan sedang merintis konsultan keuangan. Betapa berat rasanya menghadapi situasi pandemi dikala sedang membuka usaha trip yang mengandalkan wisata dalam negeri dan luar negeri. Beberapa trip yang sudah dirancang setengah tahun lalu atau bahkan sudah dari tahun lalu pun terpaska harus dibatalkan. Kondisi ini diperparah dengan banyak sekali usaha lain yang gulung tikar bahkan tutup, sehingga menciutkan niat saya untuk merintis konsultan keuangan bersama teman saya. Belum lagi, pekerjaan yang berhubungan dengan blog dan vlog pun nyaris sama, masih belum memberikan harapan yang sesuai dengan keinginan.

Selain mengalami kecemasan akan ketidakpastian, saya pun pernah mengalami perasaan bersalah. Banyak sekali perasaan bersalah kepada keluarga dan sahabat bahkan orang lain. Sering kali saya menjanjikan banyak hal kepada mereka, dan saya belum mampu memenuhi sehingga perasaan bersalah pun muncul. 

"Man, kapan kowe balik?"

Keluarga saya meminta saya untuk pulang. Namun, karena kondisi pandemi seperti ini, saya meras bahwa kesehatan keluarga sayalah yang lebih penting. Ayah saya menderita penyakit jantung dan adik ipar pun sedang mengandung. Tapi kan kamu nggak sakit corona? Iya, tapi kalau virus itu terbawa oleh saya dan malah menularkan pada keluarga di kampung halaman bagaimana? Apa salahnya saya menunda pulang kampung, demi kebaikan dan kesehatan bersama. Namun, tetap saja saya merasa bersalah. Belum lagi, ada beberapa kemauan Ayah yang belum saya penuhi, itu membuat saya merasa lebih bersalah lebih dalam. Tentu saja saya sedih belum mampu memenuhi semua permintaan keluarga. 

Pernah nggak merasakan hal tersebut dan menyiksa batin kita? Pasti pernah donk? Ya, kalian tidak sendiri, perasaan itu wajar adanya. 


Lalu, pelan-pelan saya menyadari bahwa semua orang adalah memiliki ketakutam, kecemasan dan perasaan bersalah yang sama. Tidak ada orang di dunia ini yang bebas dari perasaan tersebut. Tapi, cara mengatasinyalah yang berbeda-beda antara satu orang dengan lainnya. Ada yang sangat cepat mengatasinya bahkan mengubah kecemasan menjadi sebuah ketenangan, ada yang belum mampu mengatasi dan bahkan ada yang semakin cemas dan takut. 

Dan, saya adalah termasuk yang belum mampu mengatasi kecemasan dan ketakutan serta rasa bersalah dalam waktu beberapa tahun belakangan ini. Lalu, saya pun mencoba mencari solusi bagaimana mengatasi kecemasn tersebut. Dan, salah satunya adalah dengan hidup lebih seimbang serta mengatur semuanya. Saya mulai menata diri dan mencari apa saja yang kurang dalam diri saya. Misalnya saya sering terlambat dan kurang mempersiapkan diri, maka saya perbaiki dengan memanage waktu lebih efektif dan membuat jadwal dan prioritas.

Dan, inilah yang saya lalukan untuk mengatasi kecemasan dengan membuat beberapa perubahan :

1. Mengatur jadwal dan prioritas

Sering kali saya sering kali lalai dalam hal mengatur waktu. Saya kurang memperioritaskan apa yang seharusnya menjadi perioritas sehingga membuat semuanya berantakan. Lalu saya mengubahnya dengan membuat perencanaan waktu yang lebih matang dan membuat prioritas apa yang harus dikerjakan secara harian, minggu dan bulan. Dan, hasilnya saya merasa jauh lebih tenang dan tidak membuang waktu begitu percuma. 

2. Pola Hidup Lebih Teratur

Kecemasan dan ketakutan itu membuat depresi, sehingga hidup lebih berantakan seperti semuanya hancur. Pernah nggak merasa kalau sahabat menjauh dan tidak mau membantu kita yang kesulitan? Iya, saya pernah mengalaminya dan merasa hancur sekali. Namun, akhirnya saya sadar, saya harus memperbaiki pola pemikiran dan hidup saya agar terhindar dari depresi. 


3. Olahraga dan Diet

Selain menata waktu dan pola hidup, saya juga mencoba diet dan olahraga. Badan saya terlalu gemuk dan membuat pergerakan saya menjadi lebih lambat dan merasa beban sangat berat. Diet adalah salah satu solusi agar badan terasa lebih ringan. Kemudian, olahraga membuat badan lebih bugar sehingga tidak gampang sakit. Dua kombinasi yang membuat hidup pun lebih ringan dan bersemangat. 

4. Pola Tidur dan Istirahat

Semakin kacau pola tidur dan istirahat, maka sedikit banyak mempengaruhi produktivitas. Apalagi dimasa pandemi lebih banyak bekerja dirumah dan membuat ritme tidur pun kembali kacau. yang tadinya kita bangun pagi dan bekerja sampai sore atau malam kemudian tidur di jam 11 atau 12 kemudian bangun pagi. Dan, saya pun mengalami masalah yang sama pola tidur dan istirahat jadi kacau. Maka saya membenahi pola tidur sehingga lebih segar dan bangun lebih pagi untuk mengerjakan banyak hal di pagi hari seperti olahraga dan berkebun misalnya. 

5. Belajar Online 

Selain keahlian yang dikuasai sekarang ini, ada baiknya menambah skill atau pengetahuan baru agar kualitas diri lebih meningkat. Nggak ada salahnya untuk mengulik-ulik keahlian terpendam selama ini yang kurang terasah, apalagi di masa pandemi semuanya serba online sehingga tidak membutuhkan effort yang lebih untuk belajar dari rumah saja. 

Saya pun demikian, saya mengikuti beberapa kelas online seperti bahasa inggris dan kelas menulis skenario. Dua hal yang ingin saya latih lagi dimasa pandemi seperti ini. Skenario itu ternyata menarik banget kalau di dalami. Dengan skenario saya lebih mendalami film yang ditonton. Dengan skill dan pengetahuan baru, maka meningkatkan produktivitas karena memahami banyak hal lainnya. 

Selain skill, saya juga menambah pengetahuan seperti topik bagaiman mengatasi rasa cemas dan agar hidup lebih tenang sehingga lebih ringan melangkah. Saya mengikuti topik ini di IG Live @homecreditid bersama pembicara Mas Adjie Santosoputro. 
 

Mas Adjie merupakan pakar Mindfullness yang ternama di Indonesia. Beliau merupakan lulusan Psikologi dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Mindfullness adalah kondisi dimana diri kita sadar disaat ini disini kini. Maksudnya itu adalah be present be here, right here right now, kita sering tubuh kita disini, pikirian kita ngelayap ke masa lalu atau masa depan. 

Kecemasan terjerat masa lalu atau masa depan. Kondisi saat ini pandemi, maka kita membayangkan hal-hal yang belum terjadi. Kita terjebak dengan pikiran kita sendiri. Dengan mindfullness, kita bisa  berdamai dengan rasa cemas, dengan itu menjaga kesehatan fisik dan meningkatkan imunitas tubuh kita dengan latihan mindfullness tersebut. Salah satu penyebab cemas adalah ketidakpastian. Dan sebetulnya bikin kita cemas adalah keinginan kita untuk memastikan tidak pasti. dari sini kita belajar berdamai dengan cemas. Karena dihidup ini banyak yang tidak pasti. 

Gembira dan bahagia itu dua hal yang sangat berbeda. Gembira atau sedih itu sementara, sedangkan bahagia adalah sesuatu kondisi melampaui sedih dan gembira. Bahagia itu bisa bersifat lebih long lasting. Karena kehidupan itu silih berganti sedih dan gembira namun kebahagiaan itu akan lebih kekal. 

Dan untuk tidak takut dan cemas yaitu setiap meluangkan waktu 5-10 menit untuk berlatih hening. Duduk diam pejamkan mata sadari nafas. Sadari nafas itu tarik nafas dan buang nafas secara perlahan dan pejamkan mata. Ini tips manjur ala Mas Adjie Santosoputro supaya kita bisa tetap tenang, langkah kita lebih ringan. Latihan ini supaya melatih pikiran kita menyadari napas, sehingga kita merasakan nafas pada masa kini sehingga tidak terbayang masa lalu dan masa depan. 

Jalan Berliku Pemanfaatan Daun Ganja Untuk Kesehatan

Jalan Berliku Pemanfaatan Daun Ganja Untuk Kesehatan

Awal 2020, Isu Legalisasi Ganja Kembali Mencuat

Awal tahun 2020 isu legalisasi ganja kembali mencuat setelah seorang legislator dari Komisi VI DPR RI, Rafly Kande dari Fraksi PKS melontarkan usulan agar ganja jadi komoditas ekspor.


Legislator yang terkenal dengan lagu-lagu daerahnya ini menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kamis (30/1/2020).


Salah satu poin dalam rapat tersebut adalah adanya pembahasan mengenai rencana pengesahan kemitraan ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara EFTA (European Free Trade Association).


Rafly Kande yang asal Aceh ini menyebutkan bahwa melalui perjanjian perdagangan bebas, Indonesia dapat mengekspor produk unggulan ke pasar Internasional, salah satunya adalah ekspor ganja Aceh.


Menurutnya, daun ganja yang sering disalahgunakan ini, dapat dimanfaatkan dalam hal medis, seperti kebutuhan untuk obat-obatan.


"Legalisasi ganja Aceh yang saya tawarkan merupakan mekanisme pemanfaatan ganja Aceh untuk bahan baku kebutuhan medis dan turunannya berkualitas ekspor ke seluruh dunia yang membutuhkan, dan akan diatur dalam regulasi dan dikawal oleh negara," kata Rafli, Jumat (31/1/2020), dikutip dari Tribunnews.com.


Meski usulan ini telah dibarengi dengan penjabaran kajian ilmiah, namun tak dapat dipungkiri, bahwa usulan Rafli dianggap kontroversial.


Rafli mengatakan, tanaman ganja memiliki banyak manfaat yang salah satunya adalah untuk kebutuhan dunia farmasi. Dia bahkan mengajak masyarakat untuk bisa berpikir terbuka dan tidak terjebak dalam anggapan yang tidak benar selama ini.


"Ganja, entah itu untuk kebutuhan farmasi, untuk apa saja. Jangan kaku, kita harus dinamis berpikirnya," ujar Rafli.


Rafli bahkan berani mengklaim bahwa anggapan buruk masyarakat terhadap tanaman ganja selama ini merupakan hasil konspirasi global yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan manfaat ganja diketahui publik secara luas.


Meski demikian, Rafli mengakui bahwa kendala regulasi memang menjadi hal lain yang juga harus dipikirkan, mengingat saat ini status tanaman ganja secara hukum adalah sebagai salah satu jenis narkoba terlarang.


Untuk mengetahui efek buruk narkotika khususnya mengenai dampak negatif penyalahgunaan ganja sudah diulas lengkap di website Halodoc. Halodoc adalah sebuah platform kesehatan berbasis online, di mana tujuan utamanya adalah Simplifying Healthcare, membantu masyarakat Indonesia agar dapat berkonsultasi mengenai kesehatan dengan mudah dan dengan sumber yang tepat.


Jalan Berliku Pemanfaatan Daun Ganja Untuk Kesehatan


Upaya Memanfaatkan Ganja Sebagai Bahan Obat


Di Indonesia kegiatan advokasi dan mengedukasi untuk dilakukan riset-riset ilmiah terkait penggunaan ganja sebagai obat telah gencar dilakukan oleh komunitas Lingkar Ganja Nusantara (LGN) dan juga Yayasan Sativa Nusantara (YSN).


Penelitian tentang tanaman ganja atau kanabis sempat diajukan Yayasan Sativa Nusantara (YSN) kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan pada  9 Oktober 2014. Permohonan itu sempat dikabulkan 30 Januari 2015, namun penelitian belum juga dilaksanakan.


"Untuk mengkaji kegunaan ilmiahnya kita bentuk YSN dan saat ini kami sudah ajukan proposal yang sudah disetujui Kemenkes untuk meneliti ganja sebagai obat diabetes dan kencing manis," papar Direktur Eksekutif YSN, Inang Winarso, di Jakarta, Senin (2/5/2016), dikutip dari Kompas.com


Penggunaan ganja dengan alasan untuk pengobatan


Kasus hukum terkait penggunaan ganja sebagai obat terakhir yang sempat menjadi perhatian publik adalah kasus seorang PNS di Sanggau, Kalimantan Barat, Fidelis Ari Sudarwoto yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota karena kedapatan menanam 39 batang pohon ganja (Cannabis sativa) pada 19 Februari 2017. Pria 36 tahun tersebut beralasan ganja yang ditanamnya itu untuk kepentingan pengobatan istrinya, Yeni Riawati yang menderita Syringomyelia atau munculnya kista di sumsum tulang belakang.


Setelah penangkapan Fidelis, Yeni kemudian meninggal dunia. Kematian Yeni diduga karena tidak lagi mendapat asupan ganja untuk pengobatan sakit yang dideritanya.


Penggunaan ganja atau obat golongan narkotika diatur sangat ketat dalam  UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Undang-undang Narkotika mengatur bahwa narkotika hanya dapat digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Akan tetapi, pada pasal berikutnya, narkotika golongan I dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan.


Dalam kasus Fidelis, karena ia tidak memiliki izin untuk menanam dan menggunakan ganja, maka inilah yang menyebabkan Fidelis terjerat hukum. Mungkin Fidelis tidak menggunakan ganja tersebut untuk hal yang negatif negatif, namun karena ia menanam dan memanfaatkan ganja di luar pengawasan BNN dan tenaga kesehatan profesional, maka dalam hal ini Fidelis dinyatakan bersalah.


Kesalahan Fidelis tersebut dalam pandangan hukum positif bukan terletak di upaya Fidelis menyembuhkan sang istri tercinta, tetapi dalam hal tidak mencari bantuan tenaga kesehatan yang memiliki izin untuk memberikan obat dan penanganan terbaik bagi istri Fidelis. Meskipun tidak mengenakkan, namun hukum harus tetap berlaku.


Orang Tua Juga Perlu Tahu Gizi Buruk Dan Stunting


Generasi emas, itulah harapan orang tua se-Indonesia untuk anaknya saat ini, namun apa jadinya jika stunting mendera dan memupuskan harapan semua orang tua? Banyak yang mengira stunting adalah gizi buruk, padahal stunting memiliki arti yang sangat berbeda. 

"Anak kamu stunting ya?"

"Nggak."

"Itu anakmu kok kayak gizi buruk gitu, itu tanda stunting loh."

"Bu, beda loh antara stunting dengan gizi buruk."

"Oh beda toh keduanya?"

"Iya beda loh bu. Gizi buruk sebenarnya terjadi dalam waktu singkat dan hanya pada periode tertentu sedangkan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama."

"Oh jadi berbeda toh."


Ya, tanpa kita sadari masih banyak ibu-ibu atau orang tua yang minim informasi mengenai perbedaan yang mendalam mengenai gizi buruk dan stunting. Padahal secara definisi sudah sangat jelas dan berbeda sekali. Selain minimnya informasi, orang tua juga sangat kurang menggali lebih dalam tentang anaknya terutama pada saat balita, padahal dalam usia dibawah lima tahun inilah kana menentukan perkembangan diusia selanjutnya. 

Survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masalah gizi dan tumbuh kembang anak masih menjadi hambatan besar bagi pemerintah Indonesia untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia. Sayangnya, prevalensi stunting Indonesia hingga akhir 2019 kemarin masih berada di angka 27,7%. Walau angka tersebut turun sekitar tiga persen dibanding tahun sebelumnya, tapi jumlah tersebut tetap tinggi karena WHO menetapkan batas atasnya 20%. 

Meningkatkan status gizi calon ibu dan anak adalah langkah efektif untuk mencegah stunting. Karena itu, edukasi untuk para calon orang tua menjadi penting untuk mempersiapkan ibu melahirkan calon generasi emas 2045 yang sehat dan berkualitas.


Beberapa waktu lalu, saya mengikuti webinar mengenai "Siap Menjadi Ibu Pencetak Generasi Emas Bebas Stunting" dengan pembicara antara lain :

1.     Dokter anak Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS
2. Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM, M.Kes PP Aisyiyah
3. Psikolog Anak & Remaja - Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi.,
4. Presenter/ Parenting Influencer – Ratu Anandita

Dan moderator: Maman Suherman.

Dokter anak Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS menjelaskan bahwa sebelumnya pada masa kandungan, calon Ibu harus memenuhi semua gizi janinnya terutama :
1. Karbohidrat sebagai sumber energi dan bisa diperoleh melalui nasi, roti, gandum dan lainnya.
2. Protein sebagai pengganti jaringan dan pengganti bagian tubuh yang rusak serta sumber metabolisme tubuh dan dapat diperoleh dari telur, ikan, daging, susu dan lainnya.
3. Lemak berfungsi sebagai bantalan organ dan dapat diperoleh dari buah dan makanan yang mengandung lemak.
Selain itu dibutuhkan juga mineral, vitamin dan juga air putih sehingga ginjal sehat serta membantu menghidrasi tubuh calon ibu. Gizi tersebut sangat penting bagi calon ibu sehingga bayi nantinya akan lahir dengan tubuh yang sehat serta nantinya akan lebih mudah terpenuhi gizinya pada masa balita. 

Sedangkan Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM, M.Kes PP Aisyiyah mengatakan Indonesia masih tinggi angka stuntingnya bahkan menepati posisi 5 besar di Dunia. Angka ini cukup mengkhawatirkan mengingat orang tua memiliki perananan sangat penting bagi anak-anaknya sehingga dapat memenuhi gizi seimbang serta tidak stunting. 

Sedangkan Psikolog Anak & Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. menyebutkan bahwa lingkungan anak juga mempengaruhi anak untuk lebih sadar akan dirinya. Jika memiliki orang tua dan lingkungan yang sangat mementingkan asupan gizi yang baik, maka anak pun akan memiliki pola makan dan hidup yang baik karena anak sangat mudah terpengaruh dalam lingkungannnya. 


Presenter sekaligus Parenting Influencer, Ratu Anandita mejelaskan bagaimana perjuangannya melahirkan pada saat pandemi saat ini serta peranan orang tua yang harus memiliki ilmu atau pengetahuan tentang anak dan gizi seimbang sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan normal nantinya. 

Generasi emas dapat terwujud apabila seluruh masyarakat sadar mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang untuk anak dan orang tua sehingga nantinya daya saing Indonesia akan meningkat serta menjadi bangsa yang bukan hanya besar secara jumlah saja namun berkualitas generasi mudanya. 


Khasiat Vitamin C sebagai Penjaga Daya Tahan Tubuh Saat Pandemi Covid-19

Khasiat Vitamin C sebagai Penjaga Daya Tahan Tubuh Saat Pandemi Covid-19
Fitri. Gadis berusia 18 tahun ini baru saja tamat dari SMA. Berhubung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum berakhir, ia lebih banyak menggunakan waktu luangnya dengan menyibukkan diri belajar menulis termasuk menulis blog. Kali ini ia ingin menulis tentang Vitamin C yang bagus untuk daya tahan tubuh selama masa pandemi Covid-19.

Ide menulis tentang Vitamin C tersebut ia dapatkan karena beberapa hari yang lalu ia mendengar ramai obrolan yang datang dari halaman depan rumahnya. Di sana ia mendengar ibu dan para tetangga sedang membicarakan situasi pandemi Covid-19 yang menurut berita di televisi semakin hari semakin banyak memakan korban. Namun demikian pemerintah tetap mengakhiri PSBB dengan melonggarkan pembatasan dan terus mengimbau kepatuhan masyarakat melaksanakan prosedur new normal.

"Bagaimana bisa aku menjaga kesehatan dalam keadaan yang seperti ini?" pikir Fitri.

Para ibu di sekitar rumahnya mencemaskan new normal, tapi tidak pula dapat menerima kebijakan PSBB lebih lama lagi. Terkait new normal, semua khawatir pada kesehatan keluarga yang akan melakukan kegiatan di luar rumah. Apalagi untuk para suami yang bekerja setiap hari.

"Aku harus menemukan solusi agar ibu dan tetangga tidak lagi terlalu cemas mengenai New Normal, aku yakin ada jalan keluarnya." 

Fitri bertekad mencari jalan agar ibu dan tetangganya tidak lagi terlalu cemas. Ia sadar itu bukan tugas yang mudah, karenanya ia mulai banyak bertanya kepada orang-orang yang menurutnya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya.

Dari jawaban orang-orang yang ia tanya dikuatkan berbagai artikel yang ia baca, Fitri paham bahwa:
Menjaga daya tahan tubuh merupakan salah satu cara efektif yang dapat dilakukan oleh masyarakat agar dapat bertahan dan selamat dari berbagai ancaman penyakit dan  infeksi virus termasuk Covid-19.
Keyakinan Fitri diperkuat oleh banyak bacaan dan berita, salah satunya berita yang memuat pernyataan Kepala Divisi Alergi Imunologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Dan keperawatan (FKKMK) UMG, Dr. Deshinta Putri Mulya; M,Sc.,Sp.PD-KAI.,FINASIM. yang menyebutkan bahwa menjaga daya tahan tubuh sangat penting dilakukan, terlebih di tengah pandemi Virus Corona.

Dr. Deshinta juga menjelaskan bahwa manusia memiliki dua daya tahan tubuh, yakni daya tahan tubuh innate dan daya tahan tubuh adaptif. daya tahan tubuh innate merupakan daya tahan tubuh alamiah yang berperan sebagai sistem pertahanan tubuh (antigen) yang masuk ke dalam tubuh. Sedangkan daya tahan tubuh adaptif merupakan sistem pertahanan tubuh yang bersifat lebih spesifik yang muncul akibat adanya rangsangan patogen tertentu seperti flu, pneumonia dan lainnya. Keduanya menjadi bagian terpenting dari sistem daya tahan tubuh manusia yang melindungi dari ancaman patogen

Dokter pada KSM Penyakit Dalam RSUP Dr. Sardijito ini menjelaskan bahwa untuk meningkatkan daya tahan tubuh juga dapat dilakukan dengan memperhatikan asupan nutrisi. Dia menjelaskan ada sejumlah nutrisi yang bisa memperbaiki kerja makrofag atau sel yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh.

“Makanan yang mengandung vitamin A, C, E, dan D bisa memperbaiki kerja sel imun dan kerja imun alami. Menambahkan konsumsi suplemen juga disarankan jika merasa kebutuhan vitamin belum tercukupi dari makanan sehari-hari” jelasnya.
Khasiat Vitamin C sebagai Penjaga Daya Tahan Tubuh Saat Pandemi Covid-19
Dari ayahnya, Fitri juga mendapatkan informasi bahwa di tempat kerja ayahnya secara rutin diberikan aneka vitamin, salah satu yang ayah suka adalah Sido Muncul Vitamin C1000mg.

Vitamin C yang bagaimana yang bagus untuk daya tahan tubuh? 

Menurut ayah, Vitamin C yang bagus untuk daya tahan tubuh adalah yang berbahan herbal karena lebih mudah diserap oleh tubuh. Karena itulah ayah selalu mengonsumsi Sido Muncul Vitamin C 1000mg yang bebas gula dan tersedia dalam dua varian, yaitu Sido Muncul Vitamin C 1000mg rasa Lemon dan Sweet Orange.
Sido Muncul Vitamin C 1000mg rasa Lemon dan Sweet Orange
Setelah mengetahui kabar baik tersebut, Fitri segera memberitahu ibunya agar lebih banyak menyiapkan makanan bervitamin untuk ayah. Juga ia jelaskan mengenai suplemen Sido Muncul Vitamin C yang selalu ayah konsumsi untuk menjaga daya tahan tubuhnya.

"Oalah, ibu kira itu jamu, karena ada tulisan Sido Muncul di bungkusnya, ternyata vitamin toh" ujar ibu setelah mendengar penjelasan Fitri.

Kecemasan ibu sedikit mereda setelah Fitri menjelaskan apa yang ia ketahui, ditambah penjelasan ayah mengenai protokol kesehatan di tempat kerja dan vitamin yang disediakan oleh tempat bekerjanya.

“Tapi Sido Muncul Vitamin C 1000mg itukan hanya untuk ayah, padahal kita semua juga butuh vitamin C, apa Sido Muncul  Vitamin C 1000mg bisa dibeli di warung?” tanya ibu kepada ayah.

“Tentu saja bisa dibeli di warung-warung karena Sido Muncul Vitamin C 1000mg dijual bebas, kalaupun sulit didapatkan kita bisa membelinya secara online melalui Online Store resmi milik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk di www.sidomunculstore.com, Official Store Sido Muncul atau di Tokopedia, Shopee, Blibli dan Bukalapak.”, Ibu bisa minta bantuan Fitri untuk membelinya secara online,” jawab ayah.

“Siapppp komandan,” ujar Fitri menyambut perkataan ayahnya.

Esoknya Fitri mendengarkan obrolan ibu yang dengan percaya diri menjelaskan kepada tetangga mengenai sistem daya tahan tubuh dan apa-apa yang ia informasikan sebelumnya termasuk mengenai Sido Muncul Vitamin C 1000mg. Fitri merasa bahagia sebab informasi yang diperbincangkan merupakan informasi yang bermanfaat yang sudah ia saring sebelumnya.

"Ah setidaknya obrolan ibu dan tetangga kini lebih informatif dan bermanfaat daripada hanya sekadar gosip sebagai pengisi waktu luang," gumam Fitri.



Tips Menjaga Imunitas Tubuh Agar Terhindar Virus Corona

Jahe sebagai herbal

Sudah berapa lama kamu dirumah saja? Pasti banyak yang bilang sudah lebih dari puluhan hari bahkan sudah masuk bulan kedua. Sebelum terjadi pandemi ini, saya yang biasanya tidak pernah betah dirumah dan melakukan banyak kegiatan diluar kosan. Tentu saja merasa sangat terkurung banget di rumah aja (bahkan di kamar saja, karena saya ngekos). Namun, lagi-lagi saya merasakan bahwa inilah saatnya menjadi orang yang berjasa dan mentaati seluruh peringatan yang dilakukan oleh pemerintah demi meredam laju pertambahan penderita yang positif terjangkit virus ini. Ya, virus ini sangat akrab dengan nama Covid-19 dengan jenis Corona Virus. 

Lalu, semenjak banyak kegiatan dirumah, saya jadi sering melakukan kegiatan yang jarang saya lakukan pada saat sibuk kesana-kemari, iya saya jadi sering membersihkan kamar. Sekedar menata ulang beberapa perabotan dan membereskan barang-barang yang sudah tidak terpakai dan disumbangkan atau diberikan kepada teman yang membutuhkan. 

Kemudian, beberapa pekerjaan terpaksa saya lakukan melalui rumah dengan memanfaatkan banyak sekali fasilitas komunikasi online yang sudah banyak saat ini. Beruntung, kita telah mempunyai teknologi komunikasi yang sudah canggih, coba bayangkan jika pandemi ini terjadi beberapa ratus tahun? Pastinya sangat berbeda dan lebih terasa berat pada masa itu. 


Oh iya, pada saat pandemi ini mulai menjangkit di seluruh wilayah Indonesia, saya selalu memantau informasi melalui ponsel. Dan, beruntungnya saya mendapatkan informasi pencegahan dan bagaimana mengenali gejala virus corona ini dari sumber yang sangat tepat yaitu Halodoc. Halodoc merupakan salah satu sumber informasi dan pelayanan yang mudah diakses dan bahkan sudah memiliki aplikasi. Jadi, jika kita membutuhkan informasi mengenai Covid-19, Halodoc selalu siap membantu dan memberikan informasi yang sangat tepat. Bahkan, kita bisa berkonsultasi langsung dengan dokter jika memiliki gejala yang sangat mengkhawatirkan dan berhubungan dengan corona ini. Sealin itu kita juga bisa membeli masker, vitamin dan obat yang sudah dikonsultasikan terlebih dahulu. 


Lalu bagaimana caranya menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari Virus Corona? Saya melakukan semua hal yang dapat menguatkan imunitas tubuh dengan beberapa cara yaitu :

Makan Makanan Bergizi

Secara alami, tubuh ini membutuhkan makanan yang bergizi untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Nutrisi inilah yang memberikan makanan kepada sel-sel tubuh sehingga bisa melawan virus dan bakteri apapun. Oleh karena itu, disaat pandemi seperti ini dibutuhkan makanan yang sehat sehingga bisa melawan virus tersebut.

Makan Sayur Dan Buah

Selain makanan yang bergizi, jangan lupakan sayur dan buah-buahan untuk membantu memberikan vitamin dan sumber mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayur dan buah sangat efektif jika kita mengalami sakit atau demam, biasanya saya mengkonsumsi banyak buah agar tubuh memiliki zat-zat yang seimbang. 

Istirahat Teratur Dan Minum Air Putih

Pada saat sekarang ini, saya yakin kita dapat beristirahat lebih banyak karena memiliki waktu dirumah saja. Itu adalah salah satu keuntungan yang tidak bisa dipungkiri, dan tidak malah menjadi sebaliknya kurang tidur dan cenderung tidak teratur karena terlampau banyak memikirkan hal-hal yang tidak pasti. Pada awal pandemi, saya memiliki banyak ketakutan, namun berjalannya waktu, saya berusaha menepis semua hal tersebut dan memikirkan banyak hal yang positif seperti melakukan banyak hal yang berhubungan dengan hobi saya yaitu menulis dan membuat video. 

Selain itu, minum air putih yang cukup juga mampu membuat tubuh lebih sehat karena komponen utama tubuh manusia adalah air. Hidrasi juga sangat penting bagi kita, jangan sampai kekurangan cairan malah menjadikan tubuh lemah dan lesu sehingga timbul masalah tubuh lainnya dari masalah kekurangan air tersebut. 


Konsumsi Vitamin Dan Herbal 

Selain makanan, sayuran dan buah, kita membutuhkan vitamin untuk menjaga ketahanan tubuh kita seperti vitamin C dan D. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali manfaat vitamin C misalnya menjaga imunitas tubuh, mencegah kanker dan kesehatan jantung. Sedangkan vitamin D adalah dapat menjaga kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan tulang.

Selain vitamin, kita juga bisa mengkonsumsi tumbuhan herbal sebagai usaha mencegah Covid-19. Banyak sekali tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan seperti jahe, temulawak, kunyit dan lainnya. Manfaat tumbuhan herbal ini dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga lebih prima dan terhindar dari berbagai macam penyakit jika dikonsumsi rutin.

Menjaga Kebersihan Diri Dan Lingkungan

Selain dari dalam dalam diri kita seperti makanan dan vitamin, untuk meningkatkan imuntas dengan bisa kita lakukan dengan membersihkan lingkungan sekitar kita. Selain itu, sebelum dan setelah melakukan aktivitas dibiasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir, atau kalau tidak menemukan tempat cuci tangan bisa mengunakan hand sanitizer. Dengan seperti itu, kita akan terhindari dari virus ini dan menjaga lingkungan kita juga.

Semoga pandemi ini bisa segera berakhir dan cepat pulih seperti sedia kala, sehingga bisa beraktivitas kembali secara normal sehingga roda kehidupan bisa kembali berputar seperti sedia kala. Amiiinnn!

Mengurai Makna Karantina Diri Sendiri dan Liburan


Mengurai Makna Karantina Diri Sendiri dan Liburan. Virus Corona menjadi kosakata baru yang karib di kuping masyarakat global. Bermula pada 31 Desember 2019 di mana Cina menyampaikan kepada World Health Organization (WHO) tentang beberapa kasus pneumonia yang tidak biasa di Wuhan. Wuhan sendiri merupakan kota pelabuhan di Provinsi Hubei Tengah dengan jumlah penduduk 11 Juta orang. Virus itu dikatakan tidak diketahui. Seperti yang dilansir oleh Aljazeera, beberapa orang yang terinfeksi bekerja di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di kota itu, yang ditutup pada 1 Januari 2020. Ketika para ahli kesehatan bekerja untuk mengidentifikasi virus di tengah meningkatnya kekhawatiran atas fenomena ini, jumlah infeksi melebihi empat puluh. FYI, pneumonia adalah kondisi di mana seseorang mengalami infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru orang tersebut.

Baca Juga: 5 Buku Self Improvement yang Wajib Kalian Baca

Timeline lengkap tentang virus Corona dapat kalian baca pada situs Aljazeera di atas. Yang jelas WHO secara resmi menamai penyakit akibat virus Corona dengan nama Covid-19. Virus itu mematikan karena sejauh ini telah memakan korban sekitar 5.700 orang dan menginfeksi lebih dari 152.000 orang di seluruh dunia, sebagian besar di Cina. Virus ini pun 'bertamu' ke Indonesia dan menindih tumpukan permasalahan yang dihadapi Indonesia terutama permasalahan interen yang tidak ada habis-habisnya karena politik. Menimbulkan kepanikan massal sih mungkin belum, karena sejauh yang saya amati masyarakat Kota Ende masih baik-baik saja, belum sampai pada tahap memburu masker dan hand sanitizer. Anyhoo, meskipun tidak memburu masker dan hand sanitizer namun saya sendiri memang sudah menyiapkan hand sanitizer dan senantiasa mencuci tangan.

Apa anjuran pemerintah kepada masyarakat Indonesia menyikapi permasalahan ini? Tentu masyarakat diharapkan untuk melakukan social distancing. Artinya, masyarakat diharapkan untuk mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah, serta mengurangi interaksi dengan orang lain, karena disinyalir hal itu dianggap dapat mengurangi kontak tatap muka langsung. Karena kita tidak tahu apakah lawan bicara; teman, tetangga, tamu, terinfeksi virus Corona atau tidak. Secara, gejala seseorang terinfeksi virus Corona hampir sama dengan gejala flu/influenza. Membaca artikel tentang ini, saya berpikir tentang betapa senangnya orang-orang yang anti-social. Tanpa dihimbau pun mereka sudah melakukannya. Males ah gaul sama keleeen. Berikutnya, bagi yang keluar rumah dan kembali ke rumah wajib mencuci tangan. Membaca artikel tentang ini, saya jadi ingat bahwa banyak orang yang langsung mandi setelah pulang/tiba di rumah. Tanpa dihimbau pun aslinya mereka sudah rajin mandi, sekaligus cuci tangan.

Tidak hanya social distancing. Kita juga mendengar istilah lockdown. Social distancing dilakukan oleh masyarakat atas kesadarannya sendiri, sedangkan lockdown merupakan upaya/tindakan pemerintah untuk menutup dan/atau menonaktifkan secara paksa sejumlah lokasi. Lockdown tidak saja tindakan menutup paksa sejumlah lokasi agar tidak dikunjungi masyarakat, tetapi juga lockdown suatu negara agar tidak terjadi masuk-keluar-nya orang yang diduga membawa virus Corona. Bahkan saya mendengar kabar ASN di Provinsi NTT untuk sementara dilarang masuk-keluar provinsi. Kalau kalian punya informasi lebih lengkap tentang larangan ini, mohon koreksi dan komen di bawah.

Di kota besar seperti Jakarta, lockdown telah dilakukan, dan himbauan social distancing pun sudah mendahului lockdown tersebut. Namun yang terjadi, masyarakat justru berbondong-bondong pergi liburan karena tempat kerjanya dan/atau kampusnya di-lockdown. Padahal kita tahu bahwa lockdown tidak berfungsi apa-apa jika masyarakatnya masih beraktivitas dan/atau bersosial seperti sediakala. Oleh karena itu, jari-jari saya menjadi gatal untuk menulis pos yang satu ini. Hehe. 

Berita yang dilansir CNN mengatakan bahwa Tom Hanks dan isterinya yaitu Rita Wilson mengkarantina diri sendiri setelah keluar dari rumah sakit di Queensland, Australia, setelah menjalani isolasi selama lima hari karena positif virus Corona. Artinya ada kesadaran dari aktor senior tersebut. Kesadaran untuk mengkarantina diri sendiri. Mengkarantina diri sendiri berarti kita sendiri yang sadar dan melakukannya dengan cara lebih sering berada di dalam rumah, social distancing, menghindari keramaian, serta tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain. Hal itu lebih mudah dilakukan terutama oleh orang-orang yang secara resmi tempat kerjanya dan/atau sekolah dan/atau kampusnya telah di-lockdown oleh pemerintah. Libur tambahan? Ya. Libur tambahan yang diwarnai perasaan was-was.

Coba kalian bayangkan apabila social distancing harus dilakukan sementara kantor dan/atau kampus tidak di-lockdown. Sulit tentu melakukannya. Itu ibarat dipaksa kawin tapi pasangannya belum disediakan oleh semesta. Eh? Haha. Ooops.

Tetapi makna social distancing apalagi lockdown kemudian disamaratakan dengan liburan. Bukannya mengkarantina diri sendiri, libur karena lockdown justru dimanfaatkan untuk the real liburan. I mean, orang-orang malah pergi berlibur ke lokasi wisata secara bersama-sama alias berbondong-bondong. Pertama, perbuatan itu menghasilkan premis logika:

a. Kantor diliburkan karena virus Corona.
b. Kampus diliburkan karena virus Corona.
c. Semua orang libur karena virus Corona.
d. Jadi, mari kita liburan ke tempat wisata.

Karena di tempat wisata tidak ada virus Corona(?).

Ke-dua, perbuatan itu jelas telah menyalahi aturan social distancing. Ke-tiga, dengan demikian orang-orang itu tidak akan pernah tahu dua dari lima ratus orang mungkin sudah terinfeksi virus Corona. Ke-empat, bikin macet dan menjadi bahan omongan. Ke-lima, seandainya terinfeksi, bakal menambah beban tugas para tenaga medis. Padahal, mencegah jauh lebih baik dari mengobati.

Baca Juga: Gitaran? Saya Selalu Memainkan Lima Lagu Favorit Ini

Makna mengkarantina diri sendiri jelas beda dengan liburan. Mengkarantina diri sendiri bisa sama dengan liburan, tapi liburan tidak sama dengan mengkarantina diri sendiri. Mengkarantina diri sendiri, di dalam rumah misalnya, dilakukan karena kantor dan/atau kampus di-lockdown pemerintah, artinya jelas libur dari segala aktivitas utama/harian. Sedangkan liburan tidak sama dengan mengkarantina diri sendiri karena liburan dilakukan bisa di rumah saja, bisa pergi ke tempat wisata, bisa ke restoran dan museum bersama keluarga. Dan pada tahun 2020, ada banyak libur panjang yang menanti. Haha haha haha. Jangan terlalu serius membaca, gengs.

Bagi kita yang ada di Kota Ende, apa yang harus dilakukan?

1. Selalu memakai masker apabila ke luar rumah.
2. Hindari keramaian.
3. Hindari kontak fisik dengan orang lain.
4. Rajin mencuci tangan.
5. Pulang ke rumah sekalian mandi lah.

Semoga pos ini bermanfaat!

#KamisLegit



Cheers.