Yuk Rutin Beraktivitas Fisik Agar Keluarga Terbebas Dari Penyakit Tidak Menular


Hidup dalam ketidakteraturan mengakibatkan sesuatu yang tidak baik. Ini sering menjadi warning bagi kita, dan terutama saya. Iya, apalagi kalau disingung mengenai 'menjaga kesehatan', itu bukan saya banget. Saat mudik atau pulang kampung, topik obrolan tak jauh-jauh dari kurangi porsi makan dan rajin berolahraga. Ini bukan tanpa alasan, tubuh saya sudah mencapai level yang mengkhawatirkan atau obesitas. Dan beberapa kali tubuh sudah memberikan tanda berupa demam dan gejala penyakit-penyakit yang tidak terduga seperti migrain. So, mulai saat ini, sudah saatnya mengurangi karbohidrat dan program kemana-mana jalan kaki. 

Ngobrolin masalah pola kesehatan dan aktivitas fisik, beberapa waktu lalu, Kementrian Kesehatan memiliki program GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Utamanya adalah membudayakan kembali olahraga masal di kalangan masyarakat. Dahulu, kita mengenal Senam Kesehatan Jasmani sebagai pengerak utama anak-anak usia dini sampai remaja bahkan dewasa untuk berolahraga secara rutin minimal 1 minggu sekali. 

Pun, di institusi baik pemerintahan dan swasta pun turut ikut serta dalam SKJ. Sejalan dengan konsep ini, GERMAS hadir kembali. Intinya adalah menanamkan segala lapisan masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik baik itu jalan kaki, olahraga ringan sampai olahraga berat. 


Pergerakan roda zaman ke era digital saat ini menyebabkan fenomena seperti kurang beraktivitas dan kurangnya waktu untuk berolahraga. Dahulu, sebelum marak kendaraan seperti sepeda motor dan mobil, masyarakat gemar melakukan aktivitas seperti jalan kaki dan mengunakan sepeda sebagai alat transportasi. Hal ini menyebabkan resiko penyakit tidak menular seperti strok, diabetes militus, jantung, hipertensi dan lainnya sangat kecil. Sangat terbalik dengan saat ini, dimana penyakit tidak menular tersebut mendomainasi ditambah dengan meningkatnya obesitas. 

Faktor pemicu lainnya selain kurang ativitas fisik dan kurang waktu olahraga adalah mengkonsumsi fast food, dan makan terlalu berlebihan serta kurangnya buah dan serat. Seperti kita ketahui, waktu menjadi limitless dan serba dinamis membuat orang malas apabila mengkonsumsi makan yang tidak cepat saji sehingga bisa cepat dinikmati. Namun, makanan cepat saji dari segi gizi sangat tidak seimbang dan cenderung mengandung banyak karbohidrat dan kolesterol, sangat berbahaya bagi kesehatan. 


GERMAS memfokuskan beberapa kegiatan antara lain : 
  • Konsumsi Sayur dan Buah
  • Melakukan Aktivitas Fisik 
  • Tidak Merokok
  • Tidak Mengkonsumsi Alkohol
  • Memeriksa Kesehatan Secara Rutin
  • Membersihkan Lingkungan 
  • Menggunakan Jamban 
Nah, saya akan lebih menfokuskan pada 3 hal diantaranya Konsumsi Sayur dan Buah, Melakukan Aktivitas Fisik dan Memeriksa Kesehatan Secara Rutin.

Konsumsi Sayur dan Buah 


Buah dan Sayuran banyak sekali manfaat yang dapat membantu tubuh kita memerangi bakteri jahat karena mengandung vitamin dan mineral serta zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh. Sebetulnya buah masih menjadi prioritas yang paling buncit di masyarakat. Namun, setelah ditimbang-timbang setelah sakit dan biaya rumah sakit yang diterima sangat mahal. Maka, biaya pembelian buah masih sangat murah di banding biaya rumah sakit tersebut. Tindakan pencegahan akan lebih menghemat daripada harus menebus biaya rumah sakit yang selangit.

Melakukan Aktivitas Fisik


Tidak harus mendaftar gym atau fitness center untuk menjadi sehat. Banyak cara lain yang bisa ditempuh apabila ingin menjadi sehat. Lakukan aktivitas fisik yang bisa dilakukan secara ringan dan gratis tanpa biaya apapun. Lalu apa donk yang bisa dilakukan dengan gratis? Yes, kamu bisa melakukan jalan kaki sehat setiap saat. Saya sibuk dan tak memiliki waktu? Sebetulnya bisa disiasati dengan berjalan kaki pada saat menuju kantor, misalnya yang tadinya naik ojek padahal jarak kekantornya hanya 1 kilometer, ubahlah dengan berjalan kaki. Dan,  rasakan perubahan pada fisik kamu yang semakin fit.
Memeriksa Kesehatan Secara Rutin


Jangan sampai sudah masuk rumah sakit dan divonis menderita penyakit kemudian baru sadar bahwa memeriksakan kesehatan secara rutin adalah hal yang sangat penting. Cek kesehatan minimal 6 bulan atau setahun sekali. Manfaat memeriksakan kesehatan ini banyak sekali diantaranya mencegah timbulnya penyakit tidak menular dan sangat berbahaya.

So,  jangan lupa untuk memeriksa kesehatan selama minimal 1 tahun sekali. GERMAS mengalakan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar terhindar dari satu penyakit berbahaya. Setiap kali kita memeriksa kesehatan, maka segala hal akan dicek, misalnya gula darah, kolesterol, asam, dan lainnya. 

Sudah saatnya menjalankan GERMAS ini sebagai bagian dari hidup dan gaya hidup. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 

Informasi lengkap mengenai GERMAS 

Website Kementerian Kesehatan 

Social Media 



Sehat Itu Mahal Tetapi Sakit Lebih Mahal – Tips Praktis Menjaga Kesehatan Tubuh


Sehat itu mahal tetapi sakit lebih mahal. Ungkapan tersebut setidaknya membuat saya berfikir, memang selama ini saya sedikit mengurangi jatah beli buah saya hanya untuk kebutuhan lain, namun setelah dicerna kembali, biaya berobat setelah sakit akan menjadi sebuah momok yang menyeramkan. Coba kita bandingan, membeli buah atau vitamin hanya diperlukan hitungan ratusan ribu saja, namun jika kita sakit maka biaya berobat akan lebih besar daripada biaya buah dan vitamin bahkan akan mencapai jutaan apabila penyakit yang diderita dalam kondisi yang mengkhawatirkan. 

Selain beli buah dan vitamin, biasanya biaya fitnes atau kelas yoga pun menjadi satu kewajiban yang membebani. Yakinlah bahwa fitnes ataupun yoga adalah investasi yang sangat berharga karena dengan berolahraga resiko terserang penyakit yang berbahaya jauh terkurangi dan tubuh menjadi bugar karena sistem imun menjadi lebih teruji. 

Selain kondisi tubuh, ternyata banyak faktor yang menyebabkan tubuh menjadi sakit yaitu kondisi lingkungan dan polusi. Misalnya saja, lingkungan kita berserakan sampah dan kotoran, tentunya ini akan menyebabkan virus-virus berbahaya dan dapat menyerang tubuh jika dalam kondisi fit atau sistem kekebalan tubuh (imun) menurun. Ternyata selain penting menjaga kesehatan tubuh, dibutuhkan menjaga lingkungan disekitar rumah. 

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan terutama tubuh. Berikut Tips Praktis cara menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar dan terhindar dari sakit.


1. Makan Sayuran dan Buah 

Saat kecil dahulu, kita sering menghindari sayur atau buah sebagai makanan yang tidak enak dan cukup membuat kita tak berselera memakannya. Namun, beranjak dewasa, ternyata manfaat sayuran dan buh sangat bermanfaat. Bisa dibayangkan apabila tubuh tidak cukup mengkonsumsi sayuran atau buah maka tubuh akan kehilangan beberapa vitamin, mineral dan zat yang dibutuhkan tubuh. Disamping itu, buah dan sayuran mengandung serat yang bagus bagi pencernaan tubuh. 

2. Minum Air Putih 2 Liter Setiap Hari

Air putih satu hal yang sering terlupakan. Sibuk dengan deadline pekerjaan atau asik mengikuti sebuah acara sampai-sampai lupa mengkonsumsi air putih sebanyak 2 liter. Secara alami, tubuh membutuhkan cairan untuk melakukan banyak sistem sehingga tubuh akan berfungsi dengan baik. Apabila tubuh kekurangan cairan, maka tubuh akan menyedot sumber cairan lain diantaranya darah. Wow, cukup mengerikan apabila sudah dalam tahap seperti ini. So, air putih sangat mudah didapatkan dan harganya cukup murah, jangan segan untuk mengkonsumsinya setiap hari.

3. Mengindari Minuman Kemasan 

Minuman kemasan, biasanya brbetuk botol atau kotak, memang menyegarkan tengorokan. Namun, apabila kecanduan dan meminumanya hampir setiap hari, maka tidak baik bagi kesehatan tubuh. Sebaiknya, perbanyaklah mengkonsumi air putih dibandingkan dengan minuman kemasan. Banyak kasus penyakit yang menyerang seseorang yang addicted terhadap minuman kemasan dan meninggal setelah beberapa hari mengkonsumsinya secara tidak wajar. Atau penyakit ginjal yang bisa menyerang karena ginjal terlalu keras bekerja menyaring minuman berwarna. 

4. Menghindari Makanan Instan

Yang instan-instan memang sangat mudah memasaknya atau memakannnya. Apalagi pada saat hujan, maka mie instan akan menjadi teman terbaik. Tidak dipungkiri, memang mie instan memang mengiurkan, namun resiko dibalik kelezatannya memang sangat mengerikan. Salah satu menghindari mengkonsumsinya adalah dengan menganti produk tersebut dengan produk yang lebih alami atau aman dikonsusmsi seperti produk herbal. Atau bisa diganti dengan buah atau sayuran yang dimodifikasi misalnya banana cokelat yang lezat atau sayur sop yang panas, wah tentu saja mie instan akan kalah pamor dibandingkan kedua jenis makanan itu.


5. Olahraga Secara Rutin 

Memang sangat sulit melakukan olahraga secara teratur apabila profesi anda adalah seorang Auditor atau profesi lain yang banyak dealine dan tidak memiliki banyak waktu. Sebagaian besar waktu anda dihabiskan dikantor dengan pekerjaan yang menumpuk. Namun, tubuh yang kurang olahraga menyebabkan timbul penyakit yang terduga. Luangkan waktu sekitar 15 menit untuk berjalan-jalan disekitar kantor pada saat makan siang, kemudian lakukan jalan kembali pada saat pulang ke rumah. Usahakan untuk berjalan pada saat berangkat kantor dan pulang dari kantor. 

Apabila waktu anda sangat fleksibel, lakukan olahraga seperti joging atau jalan sehat di taman atau di fitnes center. Selain membantu mengurangi resiko terkena penyakit, bisa juga membuat tubuh membentuk proporsi yang bagus sehingga akan terlihat ideal. Apabila suka dengan olahraga renang, maka lakukan secara rutin atau misalnya mengikuti kelas yoga juga akan sangat menyenangkan. 

6. Dilarang Begadang dan Istirahatlah Yang Cukup

Beganag jangan begadang, kalau tiada artinya, begadang boleh saja, asal ada perlunya. Bang Haji Rhoma Irama telah mengingatkan kita bahwa begadang itu tidak bagus bagi kesehatan. Disamping membuat tubuh menjadi lemah, sistem kekebalan tubuh pun menurun, akibatnya mudah terserang penyakit seperti flu atau demam, bisa saja penyakit tipus atau sinus pun bisa menyerang. Istirahat yang cukup membuat tubuh akan lebih segar dan pikiran pun fresh sehingga aktivitas yang dijalani setiap pagi akan menjadi lebih produktif. 

7. Konsumsi Vitamin 



Minum Vitamin dapat menjadi pelengkap nutrisi tubuh, apabila tubuh telah mengalami penurunan atau mau sakit, ada satu hal yang dapat menjaga supaya tubuh menjadi fit kembali yaitu minumlah vitamin. Vitamin bukanlah obat. Vitamin baasanya dibuat dari bahan alami seperti tumbuhan dan hewan. So, sudah saatnya meninggalkan obat dan beralih ke Vitamin. 

8. Selalu Berpikiran Positif  

Disadari atau tidak, sebetulnya sugesti dari pikiran akan membuat tubuh menjadi seperti yang dipikirkan. Apabila pikiran stress dan senderung negatif, maka tubuh pun akan merespon dengan hal yang sama bahkan dapat menyebabkan sebuah penyakit. Maka hindari stress yang berlebihan dan lakukan aktivitas menyenangkan bersama keluarga dan teman dekat, maka energi dan pikiran negatif akan hilang dan berganti dengan semangat baru. Abaikan nyinyiran atau fitnah yang tak benar dan tanggapi dengan prestasi yang lebih.

9. Menjaga Kebersihan Lingkungan Dari Kotoran Dan Debu

Lingkungan yang berdebu dan kotor membuat virus dan kuman penyakit gampang bersarang. Apabila dibiarkan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan penyakit yang ditimbulkan karena virus. Tubuh yang lemah atau sistem imunya kurang baik, maka dengan mudah terserang penyakit. Masih berutung apabila hanya terkena flu atau demam atau penyakit ringan lainnya. Bayangkan apabila terkena TBC atau penyakit mematikan lainnya, maka sangat merugikan kita.

Cara ampuh mencegahnya adalah dengan membersihakan lingkungan sekitar rumah dari debu-debu dan kotoran. Bersihkan secara berkala seperti seminggu sekali, sehingga virus-virus pembawa penyakit akan musnah. Siapkan obat antiseftik yang dapat membunuh kuman-kuman seperti di lantai, dapur, kamar mandi dan kamar tidur. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, percayalah kuman dan virus akan menjauh.

So, inilah tips menjaga kesehatan yang bisa saya bagiakan. Kamu punya ritaul khusus agar tubuh tetap sehat dan fit, silahkan share di kolom komentar ya.