Arsip Kategori: Jum’at

#PDL Kegiatan Blogger Nusantara dan Berjuta Pengalaman


#PDL adalah Pernah DiLakukan. Pos #PDL merupakan cerita ringan tentang apa saja yang pernah saya lakukan selama ini.

***

#PDL Kegiatan Blogger Nusantara dan Berjuta Pengalaman. Jujur, saya rindu pada kegiatan-kegiatan yang mempertemukan para blogger dari seluruh Indonesia. Alhamdulillah pernah mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Internet Sehat. Silahkan baca pos berjudul Berinternet Juga Ada Kode Etiknya dan Irisan 4; FGD2012 by Internetsehat. Berikutnya pernah mengikuti kegiatan Asean Blogger yang posnya bisa kalian baca Cerita 7 Tahun Lalu di Asean Blogger. Masih ada? Masih dong. Saya juga pernah mengikuti kegiatan Kopdar Blogger Nusantara 2012 di Makassar. Silahkan baca pos berjudul Cerita Cuti #7 Kopdar Blogger Nusantara 2012. Masih ada kegiatan-kegiatan lainnya tapi hari ini saya ingin mengenang kembali kegiatan di Makassar. Kopdar Blogger Nusantara 2012.

Baca Juga: #PDL Pernah Menikmati Masa Indah Bersama Walkman

Kopdar Blogger Nusantara 2012 diselenggarakan selama tiga hari yaitu 9 s.d. 11 November 2012 di Kota Makasar. 


Saya tidak menulis ulang, tetapi hanya ingin berbagi cerita bahwa ketika mengikuti kegiatan Kopdar Blogger Nusantara 2012 itu, banyak sekali pengalaman yang saya alami. Tidak hanya bertemu teman-teman blogger dari seluruh Indonesia, tetapi juga berbagai hal lainnya selain kegiatan utama.


Tahun 2012 itu saya mengantongi delapan tiket pesawat untuk serangkaian kegiatan baik tiket gratisan maupun tiket yang dibeli sendiri. Perjalanan itu dimulai dari:

Ende ke Kupang.
Kupang ke Jakarta (transit Surabaya).
Jakarta ke Yogyakarta.
Dari Yogyakarta naik travel ke Surabaya.
Surabaya  ke Kupang.
Kupang ke Ende.
Dari Ende naik travel ke Maumere.
Maumere ke Makassar.
Makassar ke Kupang.
Kupang ke Ende.

Pengalaman dan perjalanan terbanyak memang terjadi di tahun 2012. Sampai-sampai waktu tiba di Kota Ende hanya untuk bongkar-muat backpack, Mamatua bilang: Jadi Nona tiba hanya untuk kencing saja, terus pergi ke Maumere? Haha. Soalnya hari saya tiba di Kota Ende sekitar pukul 14.00 Wita, tiba di rumah untuk bongkar-muat isi backpack, lantas dijemput mobil travel untuk pergi ke Maumere karena tiket ke Makassar itu bertolak dari Maumere. Itu pun saat mobil travel menjemput, saya sedang makan ... terburu-buru.


Anyhoo, dari kegiatan Kopdar Blogger Nusantara 2012 saya jadi tahu Bandara Internasional Sultan HasanuddinWisma Kemensos di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Gedung LAN Antang di Jalan Baruga tempat kegiatan berlangsung, berbagai komunitas seperti Komunitas Jalan-Jalan Seru Makassar, Komunitas Pecinta Anak Jalanan, Komunitas Makassar Berkebun, Tangan Di Atas Makssar, Komunitas Merajut Makassar, Komunitas Makassar Backpacker, Komunitas Cinematografi, hingga Lintas[dot]me.


Dari lini kuliner, saya juga merasakan nikmatnya Coto Makassar, Sup Konro, Mi Titi, hingga Saraba.

Kalau jalan-jalan, selain diajak Ucha makan Mi Titi di samping Carefour, kami juga diajak Rara dan teman-teman lainnya jalan-jalan ke Pantai Losari hingga Benteng Fort Rotterdam. Dan tentu, saya jadi tahu soal supir pete-pete! Iya, penasaran sama cuitan akun supir pete-pete di Twitter, jadilah saya mencoba menumpang pete-pete waktu hendak bertemu Ucha. Hehe.

Baca Juga: #PDL Dari Gantung Sepatu Sampai Terjebak Debu

Jujur, saya merindukan semua momen itu. Haha hihi sekaligus tambah pengalaman. Kapan lagi kalau bukan saat ketemu blogger dari seluruh Indonesia? Saya sering bertanya-tanya apakah saat ini masih ada kegiatan-kegiatan serupa yang dimulai dari Pesta Blogger itu? Atau ... saya saja yang kurang update? Mungkin saja kegiatan serupa masih terus dilakukan tetapi sayanya saja yang tidak tahu alias tidak diundang lagi. Ha ha ha. Tapi setidaknya kegiatan Kopdar Blogger Nusantara 2012 membikin saya mengantongi pula berjuta pengalaman! Kapan terulang lagi? Entah. Hihihi.

#PDL



Cheers.

#PDL Merawat Bumi Merupakan Bagian dari Merawat Akal


#PDL adalah Pernah DiLakukan. Pos #PDL merupakan cerita ringan tentang apa saja yang pernah saya lakukan selama ini.

*** 

#PDL Merawat Bumi Merupakan Bagian dari Merawat Akal. Saya bukan orang yang paling rajin berhubungan dengan tanaman/tumbuhan, tapi termasuk orang yang suka banget sama tanaman/tumbuhan. Meskipun, untuk tanaman sekelas bunga mawar, tidak telaten merawatnya. Hahaha. Eits, jangan salah, puluhan pot daun sop, cabe, dan tomat, pernah menjadi bagian hidup saya dan tetangga. Alhamdulillah, apa yang saya lakukan serta hasilnya dapat bermanfaat tidak bagi saya dan keluarga tetapi juga orang lain. Ingat nasihat Ali bin Abhi Thalib. Inti dari nasihat beliau adalah berbagi harta kekayaan. Daun sop juga termasuk harta kekayaan, ilmu pun demikian, itu pendapat pribadi saya. Hehe.

Baca Juga: #PDL BAT Dan Kelas-Kelas Blogging Yang Mereka Bangun

So, hari ini, pos singkat soal #PDL, saya cuma mau bercerita bahwa dulu di masa awal Flores Pecinta Alam (FLOPALA), Mapala-nya Universitas Flores (Uniflor), sering banget ikut kegiatan penghijauan. Ada yang kerja sama bareng Taman Nasional Kelimutu, ada pula atas inisiatif FLOPALA sendiri. Salah satunya adalah menanam anakan pohon di area belakang Kampus III Uniflor. Waktu itu hujan, tapi kami tetap menjalankan niat. Fotonya bisa kalian lihat di awal pos. Satu-satunya foto yang masih tersimpan di laptop.

Menanam pohon/tanaman/tumbuhan merupakan salah satu perbuatan merawat bumi. Siapa pun bisa merawat bumi misalnya dengan memperbanyak tanaman/tumbuhan, tidak membuang sampah di sembarang tempat, termasuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang saya tulis memang terlihat sepele, tapi percayalah, kalau dilakukan oleh seperempat saja penduduk bumi, luar biasa hasilnya. Kita tentu sudah jengah dengan segala macam kejadian pembakaran hutan, pencurian kayu/pohon, sampai biota laut yang mati terlilit sampah plastik. Sudah seharusnya kita semua berkewajiban merawat bumi, sebagai bagian dari merawat akal.

Apa kolerasi merawat bumi dengan merawat akal?

Sebagai satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang dilengkapi dengan akal, sudah seharusnya manusia mampu menggunakan akalnya, perasaannya, dengan sebaik-baiknya. Tidak ada seorang pun yang akalnya 'jalan' mau membuang kasur bekas di got ketika hujan deras datang. Jika akalnya 'jalan' dia lebih memilih mendaur ulang kasur bekas itu, atau meletakkannya di pinggir jalan pada hari truk sampah datang mengangkut. Semua orang tentu tidak ingin bumi kehilangan paru-parunya. Meskipun tidak bisa menciptakan paru-paru utama, paru-paru kecil di rumah pun dapat menolong bumi yang semakin menua. Percayalah, ketika kita mulai merawat bumi, kita juga merawat akal.

Baca Juga: #PDL Pernah Menulis Begitu Banyak Puisi di Blog Puisi

Semoga pos #PDL hari ini bermanfaat, ya. Setidaknya mulai sekarang kalian juga mulai menanam daun sop. Hahaha. Banyak perkara sederhana, yang dipandang sepele oleh orang lain, namun sebenarnya itu bermanfaat. Mumpung weekend, ayo berkebun!

#PDL
#Jum'at



Cheers.