5 Manfaat Klorofil


Kalian pernah minum klorofil? Bagaimana rasanya? Ada klorofil yang rasanya mint-mint gitu. Saya pernah minum beberapa merek klorofil, yang cair maupun bubuk (dicampur air juga sih), untuk jaga-jaga kesehatan tubuh saja. Karena utamanya sehat adalah pikiran yang positif, menjaga pola makan dan pola hidup, serta berolah raga macam Jalan Malam Keliling Kota alias JMKK itu. Hehe. Teteup yaaa JMKK. Eh beberapa minggu terakhir saya JMKK-nya di Stadion Marilonga loh, jadi namanya JMKS -> Jalan Malam Keliling Stadion. Lumayan memeras keringat karena Stadion Marilonga jauh lebih besar dari Lapangan Pancasila sehingga cukup setara dengan Jalan Eltari. Enam putaran Stadion Marilonga = tiga kali naik-turun Jalan Eltari.

Baca Juga : 5 Manfaat Tertawa

Kembali ke klorofil ... 

Banyak manfaat klorofil bagi kesehatan tubuh seperti yang dilansir dari sini, dari sana, dan dari situ. Benang merah tiga informasi itu adalah bahwa klorofil membantu meluruhkan racun dari dalam tubuh (detoks darah), mencegah kanker, serta memperbaiki sel kulit mati. Hal yang sama juga disampaikan oleh Bidan Klinik Uniflor, Kak Narti, saat menyarankan saya untuk meminum klorofil (lagi). Klorofil itu dapat kalian lihat penampakannya pada awal pos. Botolnya mungil serta tidak berbentuk bubuk (dalam saset), tidak seperti klorofil lama yang saya minum. Rasanya? Segar-segar gimana gitu karena ada rasa mint-nya, seperti rasa klorofil berbentuk bubuk (dalam saset) itu.

Klorofil merupakan salah satu sumber makanan yang memiliki berbagai nutrisi yang penting bagi tubuh, diantaranya adalah: vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, dan Beta Karoten. Klorofil juga sarat akan kandungan antioksidan serta berbagai mineral penting seperti magnesium, zat besi, kalium, kalsium, dan asam lemak esensial.

Jadi, apa saja sih manfaat klorofil?

Yuk kita cek seperti yang dilansir dari dilansir dari sini, dari sana, dan dari situ.  

1. Memperbaiki Kualitas Sel Darah Merah

Hwaaaa ini kan baik hehehe. Klorofilin dapat memperbaiki kualitas sel darah merah. Pada riset yang dipublikasikan pada tahun 2005 di Indian Pediatrics (kok jadi ingat dokter Green di ER?), tanaman wheatgrass atau rumput gandum yang mengandung sekitar 70% klorofil mampu mengurangi kebutuhan jumlah transfusi darah pada orang-orang dengan thalassemia, sebuah kelainan yang menyebabkan tubuh tidak mampu memproduksi cukup hemoglobin dengan baik. Oleh karena itu, orang dengan thalassemia membutuhkan transfusi darah secara berkelanjutan.  

Jadi ingat video #Linimassa3, salah seorang sutradara keren berasal dari Aceh dengan fokus tentang pasien thalassemia. Ambasador-nya Iwan Fals loh.

Baca Juga : 5 Obat Sakit Kepala

2. Dapat Mengontrol Baru

Klorofil juga memiliki sifat sebagai penghilang bau. Dapat digunakan untuk menghilangkan bau mulut yang disebabkan oleh pencernaan yang buruk secara efektif dan juga digunakan sebagai obat kumur. Hyaaa Kakak Narti juga menyarankan saya untuk kumur-kumur sama klorofil itu. Klorofil merupakan salah satu zat yang sangat baik untuk pengeluaran sisa-sisa zat yang dicerna oleh tubuh, termasuk bau tinja. Selain pengurangan bau, klorofil juga dapat meringankan sembelit dan mengurangi gas dalam tubuh.

Akyu suka kalau bisa mengurangi gas dalam tubuh :p

3. Mencegah Kanker

Suplemen klorofil dilaporkan dapat mencegah pertumbuhan kanker. Sebuah riset yang dipublikasikan tahun 2013 di Food Chem Toxicol NHS Public Access menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak klorofolin dapat meningkatkan perlindungan terhadap kanker. Klorofil juga dapat melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi genetik dalam tubuh. Namun begitu, temuan ini masih sebatas uji hewan lab. Ada sebuah riset pada manusia terkait manfaat antikanker dari suplemen ini di tahun 2009, diterbitkan pada American Association for Cancer Research Journal. Studi tersebut menemukan bahwa klorofil dan klorofilin mampu menghambat masuknya aflatoksin, sebuah zat yang mampu menimbulkan tumbuhnya kanker. Namun begitu, studi ini merupakan riset kecil yang hanya melibatkan 4 orang relawan.

Secara gambaran besar, masih diperlukan studi dan uji lebih lanjut seputar manfaat suplemen cair ini untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Membantu Memulihkan Luka

Serupa dengan tumbuhan centella asiatica, klorofil juga memiliki manfaat utama untuk membantu memulihkan luka. Tentunya luka yang dimaksud di sini adalah luka ringan, ya. Saat diaplikasikan pada area luka, klorofil akan mencegah luka semakin parah dan infeksi, karena klorofil memiliki sifat anti-microbial dan anti-inflamasi untuk merawat area tersebut. Sifat ini akan membantu membunuh bakteri dan kuman yang kerap menjadi penyebab infeksi, sehingga luka pun dapat pulih lebih cepat. 

Oleh karena itu, Kakak Narti juga bilang kalau dia menggunakan klorofil ini untuk dioles ke muka/wajah. Terkait pula dengan poin nomor lima di bawah ini.

5. Meredakan Jerawat

Penasaran bagaimana cara klorofil bekerja untuk mengatasi jerawat? Pertama, kandungan anti-bakteri di dalamnya akan membantu melawan bakteri yang menjadi penyebab jerawat. Kedua, klorofil memiliki kemampuan untuk melakukan detoksifikasi alami. Berkat kemampuan ini, klorofil akan membantu mengeluarkan racun dan memberikan efek membersihkan darah, sehingga dapat mencegah jerawat semakin parah sekaligus merawatnya agar cepat hilang. 

Sebagian orang menganggap enteng klorofil ini, tetapi ternyata klorofil punya manfaat yang luar biasa!

Bagaimana? Setelah membaca ini, mau mengonsumsi klorofil? Mungkin ada yang mau, mungkin ada yang menggelengkan kepala. Kalau saya sih, selama bukan racun, kenapa tidak? Ha ha ha. Saya sudah mulai mengonsumsi lidah buaya mentah juga loh. Kalau si Ocha masih betah minum air rebusan daun sambung nyawa dan rebusan air daun afrika. Busyeettt rajin amat dia.

Terimakasih situs Hellosehat, Manfaat, dan Journal Sociolla. Informasi kalian menegaskan apa yang telah disampaikan oleh orang-orang baik ini pada saya. Terima kasih Kakak Narti, terimakasih Mas Bambang (alm.).


Cheers.

5 Manfaat Tertawa


Alkisah, suatu hari saat SMA, saya yang bandel ini ditantang sama teman untuk menatap penuh cinta guru Fisika yang masih muda dan ganteng itu. Gara-gara tatapan itu, si guru jadi kikuk dan kesal setengah mampus sama saya dan terbentuklah dendam membara. Lepas beberapa hari, saya dan si teman menampakkan ekspresi yang luar biasa ternganga saat melihat jari-jemari guru Fisika yang diletakkan di atas meja. Gara-gara ekspresi kami itu, si guru menarik perlahan jarinya, berusaha menjauhkan kuku-kukunya yang tidak rapi itu dari pandangan kami. Duh! Kami pun saling sikut dan ngikik puas karena berhasil ngerjain si guru. Lagi, lagi, dan lagi. 


Karena duduk paling depan, apalagi saya yang memang harus duduk di depan karena mata sering kalah sama tulisan di papan tulis, maka kikikan kami itu jelas sangat mengganggu si guru muda nan ganteng. Entah bagaimana dan dari mana datangnya, mendadak omongan si guru menjadi sangat lantang: orang itu bagus memang kalau suka tertawa, tapi kalau tertawa sendirian apalagi di dalam kelas, itu namanya gila.

Busyetttt ajegileeee!

Saya ... eh ... kami dikatain gila sama si ganteng!

Satu kelas pun meledak. Mungkin ada teman yang berkata dalam hati: rasakan pembalasan si Pitung.

Tak apalah pak ganteng yang tidak saya sebutkan namanya, yang penting dirimu memperhatikan kami dan kami tidak merasa diabaikan di dalam kelas. Langsung nyanyi lagunya Agnes: cinta iniiii kadang-kadang tak ada logikaaaa *gubrak*

Tertawa itu banyak manfaatnya. Asal jangan tertawa sendirian kayak si Ucul nanti dikira palang tiga. Saya, kalian, mereka, pasti sudah merasakan manfaat tertawa ini. Iya kan? Pasti rasanya lebih fresh kalau habis tertawa. Misalnya tertawa bakal bikin maag batal kambuh. Karena tertawa menghilangkan stres yang dikatakan sebagai pemicu asam lambung. Kalau saya tertawa, senang, bahagia, biasanya asam lambung yang sudah merangkak naik bakal turun lagi. Percaya tidak percaya, ya terserah. Makanya saya suka ngetawain diri sendiri. Halaaah.

Jadi, karena tertawa itu bagus asal bukan ngetawain orang karena bisa berakibat gigi rontok, apa saja manfaat tertawa? Berikut manfaat ketawa yang saya rangkum dari berbagai sumber seperti di sini dan di sana. Ingat, mencantumkan sumber itu jauh lebih terhormat.

1. Awet Muda

Katanya ketawa bisa bikin awet muda? Iya. Karena otot-otot wajah tertarik, konon katanya begitu. Lagipula kata Opa Ema Gadi Djou: hati yang riang gembira adalah obat. Jadi, rajin-rajinlah tertawa, minimal berwajah manis. Jangan kebanyakan marah dan cemberut, nanti cantiknya hilang. Halaaah. Asal, jangan sampai tertawa membunuhmu. Misalnya ngetawain model rambutnya orang ... bisa berabe kan nanti kalau si dia tersinggung.

2. Meningkatkan Daya Ingat

Seperti yang ditulis di sini, tertawa dapat meningkatkan daya ingat. Alasannya, karena tertawa dapat mengurangi hormon kortisol atau hormon penyebab stres pada tubuh. Hasilnya, daya ingat pun akan menjadi lebih kuat. Ketika tertawa, hormon endorfin da dopamin pada tubuh pun meningkat sehingga otak akan merasa lebih nyaman. Tak hanya itu, tertawa akan membikin tubuh lebih rileks.

3. Tertawa Bagi Kesehatan Jantung

Situs Alo Dokter menjelaskan bahwa tertawa baik bagi kesehatan jantung. Di situs tersebut tertulis: sebagian peneliti menemukan ketika seseorang tertawa akan meningkatkan produksi oksigen di dalam peredaran darah. Diikuti dengan pelepasan endorfin yang membentuk reaksi dalam menangkal stres dan pikiran-pikiran negatif. Beragam aktifitas lain yang bisa meningkatkan endorfin adalah berolahraga dan mendengarkan musik kesukaan. Yang pasti jangan lupa, masukkan tertawa sebagai daftar penghilang stres.

Musik kesukaan! Dulu waktu saya diserang maag untuk pertama kali, saya disarankan oleh Ko Arnold untuk mendengarkan musik kesukaan, dan disarankan oleh Mbak Wati untuk pergi ke pantai dan menikmati keindahan alam. Dan, itu MUJARAB.

4. Tertawa Bagi Kesehatan Mental

Masih dari situs Alo Dokter, saat dirundung depresi, sewajarnya seseorang merasa enggan untuk tertawa. Meski begitu, bukan berarti selera humor akan hilang begitu saja. Memiliki selera humor dipercaya mampu membantu menetralkan segala bentuk negatif di dalam kehidupan yang dapat mengakibatkan depresi. Para peneliti menemukan bahwa seseorang yang menggunakan candaan atau humor dalam melawan stres, bisa membuatnya lebih tidak merasa kesepian dan pikiran pun cenderung menjadi lebih positif. Penelitian lain menemukan bahwa efektivitas terapi tawa dapat menyamai efek obat penenang bagi penderita sakit jiwa tapi tanpa disertai efek samping obat.

5. Meningkatkan Sistem Organ

Dari Liputan6 ini dia salah satu manfaat tertawa yaitu membuat sistem organ dalam tubuh bekerja dengan optimal, seperti jantung, otak, dan paru-paru. Tertawa menjadi salah satu penanganan terbaik pada mereka yang mengalami sakit jantung. Selain itu, tertawa dapat membuka tekanan darah menjadi normal dan meningkatkan aktivitas aerobik.

Mari kita tertawa, merayakan hidup yang dianugerahi Tuhan.

Anyhoo, apa itu kortisol dan endorfin?

Mari kita cek.

Kortisol adalah hormon sterodi dari golongan glukokortikoid yang diproduksi oleh sel di dalam zona fasikulata pada kelenjar adrenal sebagai respon terhadap stimulasi hormon ACTH yang disekresi oleh kelenjar hipofisis. Lengkapnya silahkan baca sendiri. Hihihi.

Sedangkan endorfin adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang dan untuk kekebalan tubuh. Endorphin diproduksi oleh tubuh kita (kelenjar pituitary) yaitu pada saat kita merasa bahagia (tertawa) dan pada saat kita istirahat yang cukup. Zat ini bertindak seperti morphine, bahkan dikatakan 200 kali lebih besar dari morphine. Endorphin atau Endorphine mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman hingga membuat seseorang berenergi. Fungsi Fungsi zat itu adalah untuk kekebalan tubuh. Artinya, selain mencegah memburuknya emosi kita, bahagia juga merangsang timbulnya zat imunitas. Dengan endorphin perasaan kita akan lebih rileks, dan tentunya kita pun akan lebih mudah mengontrolnya. Mengontrol diri kita dari amarah sekaligus berpikir positif dengan mengutamakan kesabaran.

Wokay!

Jadi, silahkan pilih ... mau marah-marah atau mau tertawa?

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Manfaat Jalan Kaki

Jalan Malam Keliling Kota (JMKK) itu banyak manfaatnya. Namanya juga olah raga, pasti bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Itu yang saya alami dua kali; pada sekitar tahun 2012-2013 kemudian pada tahun 2018. Dulu, karena merasa efeknya sudah oke ke tubuh, kadar gula dalam darah sekaligus bobot berkurang, saya berhenti. Itu yang bikin saya ketawain diri sendiri ketika kaki mulai kebas alias mati rasa. Hehe. Sifat dasar manusia (saya) lekas berpuas diri atas suatu pencapaian. Lalu mulai berpikir, seandainya dulu saya tidak berhenti … Ah, sudahlah. Sudah terjadi.


Saya berjalan kaki pada malam hari, makanya disebut JMKK, karena kalau pagi sampai siang saya bekerja sedangkan sore hari ada urusan-urusan yang harus diselesaikan, sehingga waktu yang tepat itu malam hari. Lagi pula teman saya Mei Ing menyarakankan jalan kaki ini usai mandi sore dan Shalat Maghrib. Biarkan tubuh berkeringat. Pulangnya, tidak boleh mandi lagi dan langsung tidur. Huray! Qiqiqiq. Urusan tidak mandi lagi ini yang paling asyik.
Jalan kaki memberi efek yang bagus untuk tubuh; sudah saya jelaskan di atas. Jika dibandingkan dengan hanya duduk, tidur, dan kerja saja (kerja pun lebih sering duduk), jelas jauh perbedaan yang saya rasakan. Ada pula yang bilang begini ke saya, “Jalan kaki sampai keringat tapi masih makan gorengan juga?” Haha. Saya balas, “Pilih mana, jalan kaki dan gorengan atau gorengan saja?” Itu bukan pembelaan diri, kawan, akan tetapi bukankah gorengan yang sesekali itu boleh-boleh saja jika diimbangi dengan olah vokal raga? Kalian pasti dapat menjawabnya.

Baca Juga : 5 Manfaat Bekam
Jadi apa saja manfaat jalan kaki? Selain apa yang sudah saya rasakan, di sini juga saya sajikan dari hasil merangkum dari berbagai sumber. Yuk kita cek apa saja manfaatnya.

1. Mencegah Osteoporosis

Selain menyehatkan tubuh, jalan kaki juga mencegah osteoporosis. Menurut Wikipedia: osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang. Kita semua pasti tidak ingin terkena osteoporosis kan? Meskipun konon katanya osteoporosis dialami oleh orangtua, tapi kenapa sampai terjadi pada saat usia senja, perlu melihat ke belakang … karena kurang berolahraga terutama jalan kaki.

Dulu banget di teve ada iklan yang diperankan oleh Indi Barenz tentang 10.000 langkah per hari. Anlene yang dikenal sebagai susu tulang (kata kami di rumah) cocok banget dengan iklan 10.000 langkah itu.

2. Untuk Kesehatan Jantung
Dulu banget, ada Pak Martin, suaminya Kakak Oa tetangga depan rumah, yang bilang pada saya untuk rajin jalan pagi (bukan jalan malam). Manfaatnya adalah untuk kesehatan jantung. Menurut sumber ini, berjalan kaki memang baik untuk kesehatan jantung. Karena, berjalan kaki akan membuat tekanan darah berkurang yang mengurangi pelengketan atarsel darah yang bisa mengakibatkan gumpalan bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah. Pada saat berjalan kaki tubuh menjadi bergerak sehingga kolesterol baik (HDL) yang menyerap kolesterol jahat (LDL) mengalami peningkatan yang mampu menyehatkan jantung.
3. Tidur Lebih Nyenyak

Tanpa perlu mencari dari berbagai sumber pun saya sudah merasakannya sendiri. Berjalan kaki merupakan aktivitas yang cukup melelahkan dan mengeluarkan banyak energi. Oleh karena itu, usai berjalan kaki, apalagi malam hari, akan membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Untuk saya, pribadi, kaki menjadi lebih ringan dan enak tanpa rasa/terganggu dengan nyut-nyutan. Hehe. Makanya tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar.

4. Mencegah Demensia
Apa itu demensia? Menurut Wikipedia: demensia merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang seringkali disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Demensia adalah kumpulan penyakit dengan gejala-gejala yang mana mengakibatkan perubahan pada pasien dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Seringkali, memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara dan kemampuan motorik berpengaruh. Beberapa jenis demensia dapat diperlambat kemundurannya. Bentuk demensia yang umum adalah alzheimer yang merupakan 50 hingga 60 persen dari semua kasus demensia. Bentuk lainnya termasuk demensia karena faktor pembuluh darah. Ingat poin nomor dua di atas.

5. Cuci Mata

Haha. Ini sih aseli manfaat yang saya rasakan. Kenapa cuci mata saya masukkan ke dalam manfaat jalan kaki? Karena dengan jalan kaki (JMKK), maka mata juga terhibur dengan melihat suasana malam Kota Ende. Jelassss ini cuci mata namanya! Kalau mata segar, otak juga ikut segar. Menurut saya hahaha. Bukan soal melihat yang ganteng-ganteng … eh … tapi melihat keindahan kota, bunga-bunga sepanjang jalan, langit yang cerah, itu adalah remedy untuk otak kita.
Jalan kaki punya banyak manfaat lainnya, selain lima manfaat di atas. Kalian tinggal pilih: mau duduk-duduk saja atau mau jalan kaki sehari minimal limabelas menit.
Semua yang saya tulis di pos ini sudah saya alami sendiri. Dan itu menyenangkan. Semacam memberi tantangan pada diri sendiri tentang seberapa mampu tubuh/kaki melakukan kegiatan berjalan kaki? Ini penting. 

Berjalan kaki punya dua efek; untuk masa sekarang dan untuk masa tua. Sama halnya dengan menabung; untuk masa sekarang sebagai pengendalian diri atas pengeluaran uang dan untuk masa depan sebagai hasil yang bisa digunakan untuk keperluan tertentu. Oleh karena itu, saya mengajak kalian semua untuk berjalan kaki. 
Bagaiman jika, sepertinya, malas jala kaki keliling kota atau di lapangan? Cobalah jalan kaki keliling rumah. Itu pernah saya lakukan. Gara-gara Ocha sedang pergi, malam itu saya malas jalan kaki sendirian, dan saya memutuskan untuk jalan keliling rumah (lumayan besar memang rumah) dan jalan di tempat kemudian lari-lari di tempat, sampai tubuh bersimbah keringat. Apabila tidak JMKK pun, selain jalan keliling rumah dan/atau jalan di tempat, saya bergoyang heboh di dalam kamar, hahaha.

Mari mulai jalan kaki. Olah raga paling mudah dilakukan setiap hari 🙂


Cheers.

5 Manfaat Jalan Kaki


Jalan Malam Keliling Kota (JMKK) itu banyak manfaatnya. Namanya juga olah raga, pasti bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Itu yang saya alami dua kali; pada sekitar tahun 2012-2013 kemudian pada tahun 2018. Dulu, karena merasa efeknya sudah oke ke tubuh, kadar gula dalam darah sekaligus bobot berkurang, saya berhenti. Itu yang bikin saya ketawain diri sendiri ketika kaki mulai kebas alias mati rasa. Hehe. Sifat dasar manusia (saya) lekas berpuas diri atas suatu pencapaian. Lalu mulai berpikir, seandainya dulu saya tidak berhenti ... Ah, sudahlah. Sudah terjadi.


Saya berjalan kaki pada malam hari, makanya disebut JMKK, karena kalau pagi sampai siang saya bekerja sedangkan sore hari ada urusan-urusan yang harus diselesaikan, sehingga waktu yang tepat itu malam hari. Lagi pula teman saya Mei Ing menyarakankan jalan kaki ini usai mandi sore dan Shalat Maghrib. Biarkan tubuh berkeringat. Pulangnya, tidak boleh mandi lagi dan langsung tidur. Huray! Qiqiqiq. Urusan tidak mandi lagi ini yang paling asyik.


Jalan kaki memberi efek yang bagus untuk tubuh; sudah saya jelaskan di atas. Jika dibandingkan dengan hanya duduk, tidur, dan kerja saja (kerja pun lebih sering duduk), jelas jauh perbedaan yang saya rasakan. Ada pula yang bilang begini ke saya, "Jalan kaki sampai keringat tapi masih makan gorengan juga?" Haha. Saya balas, "Pilih mana, jalan kaki dan gorengan atau gorengan saja?" Itu bukan pembelaan diri, kawan, akan tetapi bukankah gorengan yang sesekali itu boleh-boleh saja jika diimbangi dengan olah vokal raga? Kalian pasti dapat menjawabnya.

Baca Juga : 5 Manfaat Bekam

Jadi apa saja manfaat jalan kaki? Selain apa yang sudah saya rasakan, di sini juga saya sajikan dari hasil merangkum dari berbagai sumber. Yuk kita cek apa saja manfaatnya.

1. Mencegah Osteoporosis

Selain menyehatkan tubuh, jalan kaki juga mencegah osteoporosis. Menurut Wikipedia: osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang. Kita semua pasti tidak ingin terkena osteoporosis kan? Meskipun konon katanya osteoporosis dialami oleh orangtua, tapi kenapa sampai terjadi pada saat usia senja, perlu melihat ke belakang ... karena kurang berolahraga terutama jalan kaki.

Dulu banget di teve ada iklan yang diperankan oleh Indi Barenz tentang 10.000 langkah per hari. Anlene yang dikenal sebagai susu tulang (kata kami di rumah) cocok banget dengan iklan 10.000 langkah itu.

2. Untuk Kesehatan Jantung

Dulu banget, ada Pak Martin, suaminya Kakak Oa tetangga depan rumah, yang bilang pada saya untuk rajin jalan pagi (bukan jalan malam). Manfaatnya adalah untuk kesehatan jantung. Menurut sumber ini, berjalan kaki memang baik untuk kesehatan jantung. Karena, berjalan kaki akan membuat tekanan darah berkurang yang mengurangi pelengketan atarsel darah yang bisa mengakibatkan gumpalan bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah. Pada saat berjalan kaki tubuh menjadi bergerak sehingga kolesterol baik (HDL) yang menyerap kolesterol jahat (LDL) mengalami peningkatan yang mampu menyehatkan jantung.


3. Tidur Lebih Nyenyak

Tanpa perlu mencari dari berbagai sumber pun saya sudah merasakannya sendiri. Berjalan kaki merupakan aktivitas yang cukup melelahkan dan mengeluarkan banyak energi. Oleh karena itu, usai berjalan kaki, apalagi malam hari, akan membuat tidur menjadi lebih nyenyak.


Untuk saya, pribadi, kaki menjadi lebih ringan dan enak tanpa rasa/terganggu dengan nyut-nyutan. Hehe. Makanya tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar.

4. Mencegah Demensia

Apa itu demensia? Menurut Wikipedia: demensia merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang seringkali disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Demensia adalah kumpulan penyakit dengan gejala-gejala yang mana mengakibatkan perubahan pada pasien dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Seringkali, memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara dan kemampuan motorik berpengaruh. Beberapa jenis demensia dapat diperlambat kemundurannya. Bentuk demensia yang umum adalah alzheimer yang merupakan 50 hingga 60 persen dari semua kasus demensia. Bentuk lainnya termasuk demensia karena faktor pembuluh darah. Ingat poin nomor dua di atas.

5. Cuci Mata

Haha. Ini sih aseli manfaat yang saya rasakan. Kenapa cuci mata saya masukkan ke dalam manfaat jalan kaki? Karena dengan jalan kaki (JMKK), maka mata juga terhibur dengan melihat suasana malam Kota Ende. Jelassss ini cuci mata namanya! Kalau mata segar, otak juga ikut segar. Menurut saya hahaha. Bukan soal melihat yang ganteng-ganteng ... eh ... tapi melihat keindahan kota, bunga-bunga sepanjang jalan, langit yang cerah, itu adalah remedy untuk otak kita.


Jalan kaki punya banyak manfaat lainnya, selain lima manfaat di atas. Kalian tinggal pilih: mau duduk-duduk saja atau mau jalan kaki sehari minimal limabelas menit.

Semua yang saya tulis di pos ini sudah saya alami sendiri. Dan itu menyenangkan. Semacam memberi tantangan pada diri sendiri tentang seberapa mampu tubuh/kaki melakukan kegiatan berjalan kaki? Ini penting. 

Berjalan kaki punya dua efek; untuk masa sekarang dan untuk masa tua. Sama halnya dengan menabung; untuk masa sekarang sebagai pengendalian diri atas pengeluaran uang dan untuk masa depan sebagai hasil yang bisa digunakan untuk keperluan tertentu. Oleh karena itu, saya mengajak kalian semua untuk berjalan kaki. 


Bagaiman jika, sepertinya, malas jala kaki keliling kota atau di lapangan? Cobalah jalan kaki keliling rumah. Itu pernah saya lakukan. Gara-gara Ocha sedang pergi, malam itu saya malas jalan kaki sendirian, dan saya memutuskan untuk jalan keliling rumah (lumayan besar memang rumah) dan jalan di tempat kemudian lari-lari di tempat, sampai tubuh bersimbah keringat. Apabila tidak JMKK pun, selain jalan keliling rumah dan/atau jalan di tempat, saya bergoyang heboh di dalam kamar, hahaha.


Mari mulai jalan kaki. Olah raga paling mudah dilakukan setiap hari :)


Cheers.

5 Manfaat Buah Sirsak


Kalau menulis sirsak, saya pasti ingat es sirup + sobekan buah sirsak, dinikmati siang hari saat udara panas. Kalau ada yang minta, kasih senyum manis, jangan kasih es sirsaknya. Ah, ingatan yang bakal merusak kadar gula dalam darah. Etapi kalau tidak setiap hari dikonsumsi kan boleh. Boleh kan? Ya boleh donk! Penderita diabetes juga boleh! Pokoknya!

Loh ... kok marah :p

Baca Juga : 5 Manfaat Bekam

Sirsak, dari Wikipedia, disebut juga nangka belanda atau durian belanda dengan nama latin annona muricata. Herannya, nama annona ini identik dengan buah nona atau di Ende disebut buah ata nona. Sirsak ini berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan dan dapat tumbuh di sembarang tempat termasuk di hatiku. Nama sirsak sendiri berasal dari bahasa Belanda yaitu zuurzak yang berarti: kantung yang asam. Hmmm, banyak sekali kata dalam bahasa Belanda yang masih digunakan di Indonesia sampai sekarang ini. Salah satu warisan Belanda untuk Indonesia adalah Burgerlijk Wetboek atau KUHPerdata.

Jenis-jenis sirsak yang ada di Indonesia antara lain: sirsak ratu, sirsak irian, sirsak asam, sirsak bali, sirsak mandalika, sirsak ido, hingga sirsak sabun. Entah bagaimana pula bentuk sirsak sabun ini, yang jelas rasanya tetap rasa sirsak. Kalau rasanya stroberi berbusa itu baru dipertanyakan.

Baca Juga : 5 Manfaat Minyak Ikan (Paus)

Setelah mencari sana-sini, ternyata manfaat sirsak ini sangat banyak, kawan. Di perpustakaan mini milik Pusar Pariwisata Uniflor, saya dipertemukan dengan sebuah buku berjudul Dahsyatnya Sirsak Tumpas Penyakit. Tetapi karena pos ini bukan review, maka buku itu akan dibahas di lain kesempatan. Isi buku itulah yang cocok dengan semua temuan dari pencarian saya tentang manfaat sirsak. Dan ternyata ada puluhan manfaat sirsak untuk kesehatan umat manusia *muka serius*.

Jadi, sekarang mari kita simak apa saja manfaat yang dapat kalian peroleh jika mengkonsumsi sirsak (baik buah maupun daunnya).

1. Diabetes Melitus

Ini dia manfaat pertama yang harus kalian tahu, eh maksudnya harus saya tahu. Makanya di awal pos saya ngotot penderita diabetes juga harus boleh mengkonsumsi sirsak (tanpa es sirup atau pemanis tentunya). Haha. Ternyata ada maksudnya. Buah dan daun sirsak dapat mengobati diabetes melitus (ekstraknya) untuk memperbaiki produksi insulin.

Baca Juga : 5 Manfaat Lidah Buaya Ini Perlu Kalian Tahu

2. Infeksi Virus

Ekstrak etanol daun sirsak memiliki aktivitas sebagai anti virus herpes simplek. Senyawa aktif dari sirsak dan tanaman dari genus Annona, menurut NIH berdasarkan skrining yang dilakukan oleh Universitas Purdue Amerika Serikat, ternyata juga memiliki khasiat anti-AIDS.

3. Hipertensi

Buah sirsak dapat menurunkan hipertensi karena mengandung vasodilator yaitu zat yang bersifat melebarkan pembuluh darah.

4. Pencegah Kanker

Mengkonsumsi sirsak secara rutin juga berkhasiat mencegah timbulnya penyakit kanker (bersifat sebagai kemoterapi alami). Konsumsi rebusan daun sirsak daj jus sirsak secara rutin.

5. Obat Diare

Jus buah sirsak dapat memulihkan kondisi akibat diare dalam waktu 48 (empat puluh delapan jam). Seng yang terkandung di dalam sirsak berperan menurunkan kehilangan cairan usus.

Terimakasih Tuhan, obat semua penyakit sebenarnya sudah Engkau kirimkan ke bumi ini. Enak pula :D

Begitu banyak manfaat dari buah sirsak, sebenarnya apa saja kah kandungan yang ada di dalamnya? Banyak sekali! Diantaranya pestisida (zat yang dapat mengendalikan, menolak, memikat, atau membasmi organisme pengganggu tanaman), sedatif (zat yang bersifat menenangkan), emetik (zat yang merangsang muntah), nervin (menguatkan saraf/tonik saraf), hipoglikemik (zat yang bersifat menurunkan kadar gula dalam darah), antiparasit (menghambat perkembangan parasit), antikonvulsan (anti kejang), dan masih banyak lagi kandungan di dalam buah sirsak yang bermanfaat bagi tubuh manusia.

Baca Juga : 5 Manfaat Bawang Putih

Bagaimana, kawan? Setelah membaca pos ini, masihkah menolak mengkonsumsi buah sirsak dan/atau ramuan dari buah serta daunnya? Jangan, doooonk. Kalau sudah tahu manfaatnya, kenapa tidak dicoba? Lagipula tidak ada ruginya mengkonsumsi buah sirsak ... enak iniiiiiy.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Dahsyatnya Sirsak Tumpas Penyakit oleh Dr. Adji Suranto, Sp.A.


Cheers.

5 Manfaat Bekam


Kalian pasti sudah sering mendengar atau membaca soal bekam. Kalau belum pernah, coba membaca pos ini sampai selesai agar tahu manfaat bekam bagi tubuh manusia. Jujur, saya pribadi belum pernah mencobanya meskipun sudah ditawari oleh teman. Selalu saja terbentur waktu; kami ditakdirkan untuk tidak hidup bersama dapat saling bertemu dalam suasana yang asyik untuk dia membekam saya. Herannya setiap kali bertemu, ada saja cara yang dia tempuh untuk dapat membekap mulut saya. Oh ya, untuk menghindari salah paham, teman saya ini perempuan.


Apa dan bagaimana bekam, simak ulasan Wikipedia berikut ini: 

Bekam (Arab: الحجامة; al-hijamah) adalah metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh manusia. Berbekam dengan cara melakukan pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah darinya. Pengertian ini mencakup dua mekanisme pokok dari bekam, yaitu proses pemvakuman kulit kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya.

Bekam (blood cupping / blood letting / cupping therapy / blood cupping therapy) dilakukan menggunkan kop angin (semaca mangkuk kaca atau gelas kaca mungil), seperti pada gambar berikut ini:


Kop angin ini diletakkan di area punggung (pasien posisi tidur tengkurap) lantas divakum (dihisap) melalui lobang pada pantat kop angin. Sekitar lima sampai tujuh menit kop angin dilepas lantas daerah kulit yang dibekam tadi disayat kecil atau ditusuk menggunakan jarum (harus steril). Lalu kop angin dipasang lagi untuk menyedot darah kotornya. Melalui cara ini, racun-racun akan dikeluarkan melalui lubang-lubang tadi. Pada jaman dahulu, belum ada alat kop sehingga alat yang dipakai berupa tanduk kerbau/sapi, tulang unta, dan gading gajah. Oleh karena itu pada zaman Cina kuno bekam disebut dengan perawatan tanduk.



Selain di punggung, banyak juga yang melakukan bekam di wajah. Tetapi kalau di wajah sebaiknya menggunakan jarum (untuk membuka / melubangi kulit). Kan sayang, apalagi kaum perempuan, kalau wajahnya kemudian muncul bekas luka haha. 

Informasi dari Wikipedia:

Seorang herbalis Ge Hong (281-341 M) dalam bukunya A Handbook of Prescriptions for Emergencies menggunakan tanduk hewan untuk membekam/mengeluarkan bisul yang disebut tehnik “jiaofa”, sedangkan pada masa Dinasti Tang, bekam dipakai untuk mengobati TBC paru-paru. Pada kurun abad ke-18 (abad ke-13 Hijriyah), orang-orang di Eropa menggunakan lintah (al ‘alaq) sebagai alat untuk bekam dan dikenal dengan istilah leech therapy, praktik seperti ini masih dilakukan sampai dengan sekarang. 
 
Jadi, apa saja manfaat bekam?

1. Membersihkan Tubuh dari Darah Kotor.
2. Meringankan sakit punggung dan leher.
3. Mengobati sakit dada dan tenggorokan.
4. Mengobati sakit di sekitar kepala dan mata.
5. Mengobati diabetes.

Jadi kalau kepala dan punggung terasa berat, coba lakukan bekam. Niscaya, seluruh tubuh bakal terasa ringan. 


Yang paling paling pertama diketahui oleh masyarakat umum adalah bekam membersihkan racun / darah kotor dari dalam tubuh. Padahal banyak sekali manfaat bekam yang bisa diperoleh selain lima di atas, diantaranya sakit dada, tekanan darah tinggi, rematik pada otot, alergi, asma, dan lain sebagainya (Jerry D. Gray, 2010 : 115). Dan seperti kutipan dari Wikipedia di atas, bekam dipakai untuk mengobati TBC paru-paru.

Bagi kalian yang tinggal di kota besar, pasti sudah banyak tempat pengobatan dengan cara bekam ini. Di Ende belum ada, dan saya belum mau dibekam oleh teman sendiri, jadi yaaa belum pernah coba. Padahal manfaatnya bagus sekali!

Bagaimana? Mau mencoba bekam? Atau ada yang pernah dibekam? Bagitahu doooonk dengan saya :)

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Manfaat Minyak Ikan (Paus)


Saya baru sadar, sudah hampir satu tahun botol berisi minyak ikan paus nangkring di atas meja makan. Botol itu seperti momok. Sampai sekarang belum ada seorang pun penghuni rumah yang secara suka rela mau membuka tutup botol itu. Alasannya? Aromanya pasti bikin pusing dan mual. Padahal, minyak ikan paus disebut 'obat besar' karena manfaatnya bagi kesehatan manusia. Dua penghuni rumah yang pernah mencobanya adalah Mamatua dan saya. Dan kami adalah dua penghuni rumah yang kemudian memutuskan untuk pura-pura lupa punya stok minyak ikan paus. Haha.

Baca Juga:

Saya membeli minyak ikan paus tersebut dari Bapak Elias Beda. Beliau asli dari Pulau Lembata dan kebetulan punya stok yang dapat kami beli. Saya dan Kakak Rosa pun semangat membelinya. Hari pertama, giliran Mamatua meminum sesendok minyak ikan paus tersebut, dan berakhir dengan wajah cemberut berjam-jam. Saya meledek Mamatua, "Katanya sering minum air rebusan jamu godok, masa kalah sama minyak ikan paus?" Lantas saya meminum sesendok juga. Wah, wajah saya ikutan cemberut sampai larut malam. Amis aroma ikan paus itu menempel di tenggorokan dan 'hidung' ... tidak hilang-hilang.

Inilah sebabnya minyak ikan banyak dijual dalam kemasan; entah sudah dicampur sirup vitamin atau dalam kemasan kapsul. Agar wajah kita tidak cemberut berjam-jam hingga larut malam.

Kenapa saya membeli minyak ikan paus tersebut? Karena manfaat minyak ikan (paus) itu sangat bagus untuk kesehatan manusia. Setidaknya itu yang dibilang sama Bapak Elias waktu transaksi jual-beli terjadi. Kata beliau, minyak ikan paus ini bagus untuk organ tubuh seperti jantung, hati, dan paru-paru, juga bagus untuk penyembuhan luka. "Ibu Tuteh tinggal oles saja di bekas luka!" kata Bapak Elias waktu itu. Tapi mungkin kebangetan juga kalau kami meminum minyak ikan paus yang masih asli itu langsung satu sendor per sekali minum, selain tidak tahan sama aromanya, alangkah baiknya minyak ikan paus diisi di dalam kapsul kosong terlebih dahulu baru diminum/ditelan.

Minyak ikan paus mengingatkan saya pada filem In the Heart of the Sea. Yang konon, merupakan kisah awal sebelum buku Moby Dick (The Whale), pencarian dan penggalian cerita oleh si penulis buku.


Sekarang, mari kita simak apa saja manfaat minyak ikan yang perlu kalian tahu, bukan hanya minyak ikan paus.

1. Kesehatan Jantung

Kalau motor matic punya inti di oli, maka tubuh manusia punya inti di jantung. Salah satu hal yang menyebabkan tingginya resiko penyakit jantung adalah kurangnya mengonsumsi ikan dan/atau minyak ikan. Manfaat minyak ikan untuk kesehatan jantung antara lain meliputi: dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) tanpa mengurangi kadar kolesterol buruk (LDL), dapat menurunkan trigliserida sekitar 15-30%, dalam dosis kecil minyak ikan dapat membantu mengurangi tekanan darah, dapat menghilangkan plak pada arteri, dapat mengurangi aritmia yang fatal.

Tapi ingat ya, meskipun suplemen minyak ikan dapat mengurangi banyak faktor dari resiko penyakit jantung, tidak ada bukti yang jelas bahwa minyak ikan dapat mencegah atau menahan serangan jantung atau stroke. Hanya saja, apabila minyak ikan baik bagi jantung, kenapa tidak coba dikonsumsi? Tidak merugikan kesehatan juga kan?

2. Mengurangi Tekanan Darah

Sering kesal dan marah, siapa tahu tekanan darahnya sedang tinggi. Rasanya pasti tidak nyaman dan pengen melawan satu dunia fana ini sendirian. Salah satu cara untuk menjaga tekanan darah agar tidak melonjak adalah dengan rajin mengonsumsi minyak ikan. Asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan tekanan darah. Untuk orangtua, minyak ikan dapat dikonsumsi satu kapsul per minggu. Jangan meniru Mamatua dan saya yang langsung meminum satu sendok minyak ikan paus! Hehe.

3. Menyembuhkan Luka Bakar

Dari Liputan6 saya peroleh informasi bahwa minyak ikan dapat menyembuhkan luka bakar akibat paparan sinar matahari. Tapi di situ tidak dijelaskan apakah dikonsumsi (minum) atau dioles. Menurut Bapak Elias Beda, cukup dioles saja pada luka dapat membantu proses penyembuhannya. Saya pikir ini baik, tidak perlu ditelan hahaha (masih trauma sama aroma minyak ikan paus). Jadi ingat sama lidah buaya kan? Oia, sekalian update, terapi (tsah, terapi) lidah buaya pada luka di kaki saya membuat si luka lekas sembuh dan bekas luka lain yang menghitam kini mulai cokelat ... horeeee. Berhasil.

4. Baik Untuk Pertumbuhan Anak

Sering lihat iklan vitamin yang mengandung minyak ikan untuk tumbuh-kembang anak kan? Dari situs ini diketahui bahwa Komite Penasihat Federal yang menulis Pedoman Dietary Untuk Amerika 2015 - 2010 menyarakan orang dewasa untuk mengkonsumsi sekitar 8 ons berbagai makanan laut setiap minggunya. Pedoman ini dimaksudkan untuk asupan dua asam lemak omega-3 penting yang sehat yaitu docosahexaenoic acid (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA).

Nutrisi ini memainkan peran penting dalam fungsi otak, pertumbuhan dan perkembangan normal, metabolisme dan membatasi peradangan, menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif. Tubuh kita tidak dapat memproduksi asam lemak ini, jadi kita harus mengkonsumsinya. Ikan berlemak, seperti salmon, mackerel dan sarden, kaya akan DHA.

5. Baik Untuk Ibu Hamil

Ada yang sedang hamil? Minyak ikan bagus untuk ibu hamil karena dapat menguatkan kandungan (mengindarkan ibu hamil dari keguguran) dan melahirkan prematur. Kalau sedang hamil, cobalah minyak ikan ini.

Banyak manfaat minyak ikan, sederhana dan mudah didapat, tapi banyak yang tidak tahun bahkan cenderung malas mengonsumsinya.

Itu dia lima manfaat minyak ikan (bukan hanya minyak ikan paus saja). Dari semua manfaat yang saya rangkum di sini, belum pernah terpikirkan untuk mengoles luka dan/atau bekas luka dengan minyak ikan paus yang ada di rumah. Nampaknya gara-gara aromanya itu, saya pura-pura lupa, saya mengabaikan, apa yang sudah dikatakan oleh Bapak Elias saat transasksi jual-beli terjadi. Biarlah, sekarang saya masih menggunakan lidah buaya dulu. Efeknya juga sudah kelihatan kok.

Bagaimana dengan kalian, mau mencoba minyak ikan juga? Baik untuk kesehatan looooh :)

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Manfaat Minyak Ikan (Paus)


Saya baru sadar, sudah hampir satu tahun botol berisi minyak ikan paus nangkring di atas meja makan. Botol itu seperti momok. Sampai sekarang belum ada seorang pun penghuni rumah yang secara suka rela mau membuka tutup botol itu. Alasannya? Aromanya pasti bikin pusing dan mual. Padahal, minyak ikan paus disebut 'obat besar' karena manfaatnya bagi kesehatan manusia. Dua penghuni rumah yang pernah mencobanya adalah Mamatua dan saya. Dan kami adalah dua penghuni rumah yang kemudian memutuskan untuk pura-pura lupa punya stok minyak ikan paus. Haha.

Baca Juga:

Saya membeli minyak ikan paus tersebut dari Bapak Elias Beda. Beliau asli dari Pulau Lembata dan kebetulan punya stok yang dapat kami beli. Saya dan Kakak Rosa pun semangat membelinya. Hari pertama, giliran Mamatua meminum sesendok minyak ikan paus tersebut, dan berakhir dengan wajah cemberut berjam-jam. Saya meledek Mamatua, "Katanya sering minum air rebusan jamu godok, masa kalah sama minyak ikan paus?" Lantas saya meminum sesendok juga. Wah, wajah saya ikutan cemberut sampai larut malam. Amis aroma ikan paus itu menempel di tenggorokan dan 'hidung' ... tidak hilang-hilang.

Inilah sebabnya minyak ikan banyak dijual dalam kemasan; entah sudah dicampur sirup vitamin atau dalam kemasan kapsul. Agar wajah kita tidak cemberut berjam-jam hingga larut malam.

Kenapa saya membeli minyak ikan paus tersebut? Karena manfaat minyak ikan (paus) itu sangat bagus untuk kesehatan manusia. Setidaknya itu yang dibilang sama Bapak Elias waktu transaksi jual-beli terjadi. Kata beliau, minyak ikan paus ini bagus untuk organ tubuh seperti jantung, hati, dan paru-paru, juga bagus untuk penyembuhan luka. "Ibu Tuteh tinggal oles saja di bekas luka!" kata Bapak Elias waktu itu. Tapi mungkin kebangetan juga kalau kami meminum minyak ikan paus yang masih asli itu langsung satu sendor per sekali minum, selain tidak tahan sama aromanya, alangkah baiknya minyak ikan paus diisi di dalam kapsul kosong terlebih dahulu baru diminum/ditelan.

Minyak ikan paus mengingatkan saya pada filem In the Heart of the Sea. Yang konon, merupakan kisah awal sebelum buku Moby Dick (The Whale), pencarian dan penggalian cerita oleh si penulis buku.


Sekarang, mari kita simak apa saja manfaat minyak ikan yang perlu kalian tahu, bukan hanya minyak ikan paus.

1. Kesehatan Jantung

Kalau motor matic punya inti di oli, maka tubuh manusia punya inti di jantung. Salah satu hal yang menyebabkan tingginya resiko penyakit jantung adalah kurangnya mengonsumsi ikan dan/atau minyak ikan. Manfaat minyak ikan untuk kesehatan jantung antara lain meliputi: dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) tanpa mengurangi kadar kolesterol buruk (LDL), dapat menurunkan trigliserida sekitar 15-30%, dalam dosis kecil minyak ikan dapat membantu mengurangi tekanan darah, dapat menghilangkan plak pada arteri, dapat mengurangi aritmia yang fatal.

Tapi ingat ya, meskipun suplemen minyak ikan dapat mengurangi banyak faktor dari resiko penyakit jantung, tidak ada bukti yang jelas bahwa minyak ikan dapat mencegah atau menahan serangan jantung atau stroke. Hanya saja, apabila minyak ikan baik bagi jantung, kenapa tidak coba dikonsumsi? Tidak merugikan kesehatan juga kan?

2. Mengurangi Tekanan Darah

Sering kesal dan marah, siapa tahu tekanan darahnya sedang tinggi. Rasanya pasti tidak nyaman dan pengen melawan satu dunia fana ini sendirian. Salah satu cara untuk menjaga tekanan darah agar tidak melonjak adalah dengan rajin mengonsumsi minyak ikan. Asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan tekanan darah. Untuk orangtua, minyak ikan dapat dikonsumsi satu kapsul per minggu. Jangan meniru Mamatua dan saya yang langsung meminum satu sendok minyak ikan paus! Hehe.

3. Menyembuhkan Luka Bakar

Dari Liputan6 saya peroleh informasi bahwa minyak ikan dapat menyembuhkan luka bakar akibat paparan sinar matahari. Tapi di situ tidak dijelaskan apakah dikonsumsi (minum) atau dioles. Menurut Bapak Elias Beda, cukup dioles saja pada luka dapat membantu proses penyembuhannya. Saya pikir ini baik, tidak perlu ditelan hahaha (masih trauma sama aroma minyak ikan paus). Jadi ingat sama lidah buaya kan? Oia, sekalian update, terapi (tsah, terapi) lidah buaya pada luka di kaki saya membuat si luka lekas sembuh dan bekas luka lain yang menghitam kini mulai cokelat ... horeeee. Berhasil.

4. Baik Untuk Pertumbuhan Anak

Sering lihat iklan vitamin yang mengandung minyak ikan untuk tumbuh-kembang anak kan? Dari situs ini diketahui bahwa Komite Penasihat Federal yang menulis Pedoman Dietary Untuk Amerika 2015 - 2010 menyarakan orang dewasa untuk mengkonsumsi sekitar 8 ons berbagai makanan laut setiap minggunya. Pedoman ini dimaksudkan untuk asupan dua asam lemak omega-3 penting yang sehat yaitu docosahexaenoic acid (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA).

Nutrisi ini memainkan peran penting dalam fungsi otak, pertumbuhan dan perkembangan normal, metabolisme dan membatasi peradangan, menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif. Tubuh kita tidak dapat memproduksi asam lemak ini, jadi kita harus mengkonsumsinya. Ikan berlemak, seperti salmon, mackerel dan sarden, kaya akan DHA.

5. Baik Untuk Ibu Hamil

Ada yang sedang hamil? Minyak ikan bagus untuk ibu hamil karena dapat menguatkan kandungan (mengindarkan ibu hamil dari keguguran) dan melahirkan prematur. Kalau sedang hamil, cobalah minyak ikan ini.

Banyak manfaat minyak ikan, sederhana dan mudah didapat, tapi banyak yang tidak tahun bahkan cenderung malas mengonsumsinya.

Itu dia lima manfaat minyak ikan (bukan hanya minyak ikan paus saja). Dari semua manfaat yang saya rangkum di sini, belum pernah terpikirkan untuk mengoles luka dan/atau bekas luka dengan minyak ikan paus yang ada di rumah. Nampaknya gara-gara aromanya itu, saya pura-pura lupa, saya mengabaikan, apa yang sudah dikatakan oleh Bapak Elias saat transasksi jual-beli terjadi. Biarlah, sekarang saya masih menggunakan lidah buaya dulu. Efeknya juga sudah kelihatan kok.

Bagaimana dengan kalian, mau mencoba minyak ikan juga? Baik untuk kesehatan looooh :)

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Manfaat Lidah Buaya Ini Perlu Kalian Tahu


Garis silsilah lidah buaya atau aloe vera sangat panjang. Lidah buaya berasal dari Kerajaan Plantae, Klad Angiosperma, Clade Monocots, Ordo Asparagales, Keluarga Xanthorrhoeaceae dengan Sub Keluarga Asphodeloideae, Genusnya Aloe, Spesies A. Vera. Sampai di sini, apakah lidah kalian sudah terbelit antara buaya geraham? Haha. Demikianlah informasi dari Wikipedia tentang tanaman yang punya banyak manfaat ini.

Baca Juga:

Dulu, waktu masih kecil, saya sering salah mengidentifikasi antara tanaman cocor bebek dengan lidah buaya. Sekarang saya punya berpuluh pot tanaman cocor bebek, dan tentu saja, tanaman lidah buaya! Karena lidah buaya dan cocor bebek termasuk tanaman yang sangat mudah dan cepat tumbuh, saya harus sering membagi anakannya ke pot yang berbeda/baru. Biarkan mereka beranak-pinak.

Menanam lidah buaya bukan karena kebetulan, tetapi saya memang suka menanam tanaman yang punya fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Sebut saja cabe, tomat dan bayam merah (yang terserang hama hiks), bawang Dayak (bawang merah) yang konon juga dikenal bawang obat, daun pandan, dan stroberi (yang masih dalam tahap uji coba datu pot). Tapi bukan berarti saya tidak menanam tanaman yang berbunga seperti mawar dan kamboja. Horor kalik tanam kamboja


Minggu kemarin, karena tanaman lidah buayanya sudah lumayan dewasa dan sudah juga dipindah anakannya ke pot baru, maka saya memberanikan diri dan dengan berurai air mata memenggal salah satu batang lidah buaya ini. Untuk apa kah? Untuk ... mari kita simak manfaat lidah buaya ini.

Cekidot!

1. Menyembuhkan Luka

Luka tidak memandang orang dewasa atau bocah. Tapi soal hati, orang dewasa lebih mudah terluka apabila berkaitan dengan asmara. Haha. Kulit orang dewasa juga bisa terluka meskipun tidak jatuh dari sepeda atau tidak menginjak beling saat kejar layangan. Menggaruk kulit yang gatal akibat gigitan nyamuk atau kepinding pun bisa menyebabkan luka. Oleh karena itu, apabila ada luka nampak di kulit, oleskan saja kalpanax lidah buaya.

Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. 

2. Menghilangkan Bekas Luka

Bekas luka (umumnya berwarna cokelat sampai hitam) memang tidak sedap dipandang. Jangankan di wajah, di kaki saja rasanya risih meskipun tidak semua orang dapat melihatnya (iya, saya sendiri risih juga sama bekas luka di kaki). Kata si Thika, ada jenis krim yang dapat menghilangkan bekas luka tapi saya pikir apabila bisa menggunakan yang alami kenapa harus yang mengandung bahan kimia? Halaah. Maka saya menggunakan lidah buaya yang tumbuh subur di teras rumah.

Ini penampakan potongan lidah buaya setelah isinya saya pakai mengoles bekas luka.


Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya mengandung anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Mau kulit kembali mulus? Pakai lidah buaya!

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Saya belum mencoba lidah buaya sebagai obat alami menurunkan kadar gula dalam darah karena masih diet DEBM yang terbukti menurukan kadar gula dalam darah saya dari 450-an menjadi 50-an (nyaris di-ICU) haha, selama dua bulan diet teratur. Jadi turunnya bertahap. Tapi, masih menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat menurunkan kadar gula dalam darah. Caranya? Dibikin jus! Ocha pernah menyarankan saya meminum ini, tapi saya belum punya keinginan untuk minum jus lidah buaya. Kalian mau mencobanya?

Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta, sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah. 

Selain menurunkan kadar gula dalam darah, lidah buaya juga bermanfaat mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker. Wow.

4. Mencerahkan Kulit Dari Dalam

Banyak krim/obat pencerah kulit di jual bebas di toko/apotik. Apabila kalian ingin mencerahkan kulit, cobalah meminum jus lidah buaya. Ocha punya resep yang mungkin kalian suka. Dia pernah menyarankan saya meminum susu cokelat (sejenis Indomilk) dicampur lidah buaya. Rasanya enak! Itu kata Ocha, karena dia yang sudah pernah meminumnya. Resep itu belum saya coba karena susu kental manis tidak boleh masuk ke tubuh saya *halah* hehehe.

5. Menyuburkan Rambut

Dulu, waktu kompleks perumahan kami belum ramai dan sekitaran dipenuhi pohon pisang yang tumbuh subur, hampir setiap hari kami melukai pohon pisang dan menadah airnya. Konon air dari batang pohon pisang itu dapat menyuburkan rambut. Selain air pohon pisang kami juga memakai lidah buaya dan santan kelapa. Haha. Sekarang sudah hampir tidak pernah memanfaatkan lidah buaya untuk menyuburkan rambut. Ah, nanti bisa habis donk tanaman lidah buaya saya di teras rumah. Hiks.

Lidah buaya memang sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Bagaimana setelah membaca pos ini? Jujur, saya menulisnya karena sedang dalam tahap penyembuhan bekas luka di kaki. Dan lidah buayanya pun tinggal diambil dari teras rumah. Apabila rajin, niscaya banyak sakit yang dapat disembuhkan hanya dengan lidah buaya. Tidak mengeluarkan uang sepeserpun, bahkan!

Tahukah kalian? Saya sering bilang, penyakit utama manusia adalah malas. Segala yang ada di bumi ini diberikan Tuhan pada manusia, ada yang gratis itu, hanya saja kemalasan menyebabkan manusia selalu mau yang instan. Padahal, misalnya, untuk lidah buaya ini kan mudah sekali. Tanam di pot, cukup disiram sekali sehari, dan bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan luka dan menghilangkan bekas luka, menurunkan kadar gula dalam darah, dan masih banyak manfaat lainnya.

Jadi ... bagaimana? Apakah kalian mau mencobanya? Saya sih jelas sudah mencobanya untuk kulit. Level yang lebih tinggi, akan saya coba untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Tidak dijus, tapi mungkin dimasukkan dalam kapsul kosong sebelum ditelan, hahahaha.

Ayo, kawan! Lebih rajin menanam tanaman obat, manfaatkan, dan rasakan bedanya :)

Semoga bermanfaat.


Cheers.

5 Cara Mengusir Jerawat dari Wajah

Maskeran dua tahun sekali, haha.

Apa itu jerawat? Kenapa orang-orang sebal kalau wajahnya ditumbuhi jerawat apalagi jerawat batu? Dan bagaimana cara mengusir jerawat bahkan sebelum dia hinggap di wajah mulus saya? Oke, mari kenalan dulu sama jerawat. Menurut Wikipedia: jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat memicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stress.

Baca Juga:
Apakah tipe kulit wajah berminyak dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat di wajah? Menurut pengalaman pribadi, kulit wajah saya berminyak namun tidak berjerawat. Berjerawat hanya saat PMS, yang umumnya dialami oleh perempuan. Kesimpulannya: tidak semua tipe kulit wajah berminyak dapat mempengaruhi atau menjadi penyebab tumbuhnya jerawat di wajah. Setelah saya berjalan ke belakang melihat kehidupan masa lalu *tsah*, juga kehidupan sekarang, ternyata ada alasan wajah saya tidak berjerawat kecuali saat PMS, yaitu:

1. Tidak memakai kosmetik kecuali ke acara tertentu.
2. Rajin mengonsumsi air mineral/air putih.

Serius! Kehidupan sehari-hari saya tidak diwarnai oleh bedak, pinsil alis, perona pipi, gincu, apalagi maskara. Dalam aktivitas sehari-hari kulit wajah saya bebas dari bedak. Sesekali saya memakai sabun/foam wajah, itu pun tidak rajin. Dan tentunya, seperti yang pernah saya tulis, bahwa saya adalah orang yang paling rajin mengonsumsi air putih.

Berdasarkan pengalaman pribadi dan dari berbagai sumber, berikut lima cara mengusir jerawat a la saya :D

1. Rajin Membersihkan Wajah

Saya tidak berharap semua perempuan meninggalkan bedak dan gincu dalam aktivitas/kegiatan sehari-hari. Adalah alamiah jika ke mana pun pergi, perempuan selalu berdandan. Yang tidak normal itu saya, hahaha. Thika Pharmantara dan Ocha bisa menghabiskan waktu setengah jam untuk berdandan. Jadi, jangan lupa untuk selalu membersihkan wajah setiap tiba di rumah. Untuk make up super lengkap, gunakan make up remover. Untuk make up simple sehari-hari, gunakan sabun atau foam pembersih wajah.

Inilah sebabnya saya tidak memakai bedak dan gincu untuk kegiatan sehari-hari, karena setelah kulit wajah ditimpa bahan kimia dari bedak, misalnya, harus pula ditimpa bahan lain untuk membersihkan bedaknya.

2. Rajin Mengonsumsi Air Putih

Manusia wajib mengonsumsi air putih rata-rata delapan sampai sepuluh gelas per hari. Kalau saya: lebih dari takaran normal itu. Kenapa rajin mengonsumsi air putih dikatakan dapat mengusir jerawat? Karena air putih yang cukup dapat membikin kulit wajah lebih banyak memproduksi keringat yang keluar melalui pori-pori, sekalian mengeluarkan kotorannya.

Ayo mulai rajin mengonsumsi air putih, minimal membawa botol air minum ke mana pun kita pergi.

3. Kurangi Stres

Stres sudah menjadi bagian hidup manusia. Sedikit-sedikit stres hehe. Kayak si Akiem tuh, setiap kali ke rumah, kalimat pertamanya adalah "Kaka, saya stres na!" Selain menimbulkan jerawat, stres juga bakal bikin maag kalian kambuh. Jadi, kurangi stres. Caranya? Banyak ketawa, ikhlas, dan selalu melihat sisi baik dari setiap peristiwa. 

4. Rajin Memakai Molang

Hahahaha *ngakak dulu*

Kami menyebutnya molang (entah bagaimana molang ini sudah turun-temurun disebutkan begitu). Kalian mungkin menyebutnya lulur wajah atau masker. Ini khusus bagi kalian yang sering memakai make up sehari-hari. Memakai molang tidak saja baik untuk kalian yang rajin make up, tapi juga bagi siapa pun yang ingin kulit wajahnya menjadi lebih bersih, lebih cerah, lebih sehat. Suatu kali saya ditawari molang olahan rumah berbahan kunyit dan beras. Tapi hanya rajin pada minggu pertama, selanjutnya sudah lupa di mana menyimpan bubuk molang pemberian teman itu.

5. Rajin Minum Vitamin

Vitamin E adalah vitamin yang baik untuk kulit. Jangan lupa juga dengan vitamin C. Banyak vitamin untuk kulit (wajah) yang dijual di apotik maupun di toko. Silahkan dicari hehehe.

Bonus:
 
Menggunakan Obat yang Cocok dengan Kulit Wajah

Obat jerawat dijual bebas di apotik dan/atau toko. Kalian bisa mencari obat jerawat yang cocok dengan jenis kulit agar jerawat cepat pergi. Jangan pernah memencet jerawat dengan tangan, apalagi tangan yang kotor, kalian tentu tidak ingin hal-hal yang tidak diinginkan terjadi bukan? Misalnya terjadi peradangan pada kulit wajah/menjadi luka karena jari-jemari memaksa isi jerawat keluar.

Bagaimana? Sederhana kan?

Menurut saya pribadi, alangkah baiknya menghindar dari pada mengobati. Lebih baik mengusir dari pada mengobati. 

Semoga bermanfaat!


Cheers.