5 Lagu Glenn Fredly Dalam Kenangan Ini Bikin Mewek


5 Lagu Glenn Fredly Dalam Kenangan Ini Bikin Mewek. Semalam, saya menerima pesan WA berupa tautan berita dari Deni Wolo. Isi berita itu sungguh bikin sedih. Glenn Fredly Deviano Latuihamallo telah berpulang ke pangkuan Illahi. Lebih menyedihkan ketika saya sedang menulis pos ini dan mencari biodata singkatnya di internet. Wikipedia menulis: 

Glenn Fredly Deviano Latuihamallo (lahir di Jakarta, 30 September 1975 – meninggal di Jakarta, 8 April 2020 pada umur 44 tahun) adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia.

Bahkan update-an tentangnya sudah ada di Wikipedia. Mungkin kalian bakal bertanya-tanya: kenapa sedih, kamu kan bukan sodaranya, Teh? Kawan, Seorang Glenn Fredly bukan sekadar musisi biasa. Dia begitu lekat dengan semua orang, baik penggemar maupun bagi mereka-mereka yang hanya menikmati karyanya saja. Dia tidak saja dikenal sebagai musisi tetapi juga aktivis sosial. Saya mengaguminya dan pernah begitu lama larut dalam lagunya yang berjudul Sedih Tak Berujung. Bhaaaam! 

Baca Juga: 5 Kegiatan Yang Saya Lakukan Saat Di Rumah Saja

Kepergian Glenn Fredly praktis membikin saya mengenang lagu-lagunya, terutama lagu-lagu sedih yang bikin mewek. Dan tentu yang pertama terlintas di kepala saya adalah Sedih Tak Berujung. Lagu yang paling sering saya udarakan saat itu, saat masih siaran di Radio Gomezone. Habis semua rasa di dada ...

Lima lagu milik Glenn Fredly berikut ini saya dengarkan berkali-kali sejak semalam, bahkan saat sedang menulis pos ini.

1. Sedih Yang Tak Berujung


Kita berpisah. Kemudian kau telah bertemu dengan seseorang. Kali ini perpisahan kita memang berarti selesai. Tidak ada kata 'kembali'. Kira-kira itu yang saya maknai dari lagu berjudul Sedih Tak Berujung. 


Liriknya sedih sekali, kawan. Siapa pun yang pernah so deep in love, kemudian terpaksa berpisah dari yang sangat dicinta, dan kemudian si dia menemukan seseorang yang baru dan berencana menikah, bisa menangis mendengarkan lagu ini. Bagaimana tidak sedih? Dia hendak menikah sementara kitanya belum move on. Rasanya semua orang sedang menertawai kita.

2. Januari


Selain November lewat November Rain, Januari juga tidak kalah. Sebelum Gigi dengan 11 Januari, masyarakat Indonesia sudah lebih dulu mengenal Januari dari Glenn Fredly. Dan lagu ini juga benar-benar menikam jantung saya, sedalam-dalamnya, bahkan mungkin tembus.


Kenapa sampai menikam jantung, Teh?

Cinta sejati tak berpihak pada kita
Kasihku, sampai di sini kisah kita
Jangan tangisi keadaannya,
Bukan karena kita berbeda

Dalam posisi saya adalah karena kami berbeda.

3. Akhir Cerita Cinta


Glenn Fredly itu musisi jenius yang pandai mengawinkan lirik melankolis dengan musik syahdu. Akhir Cerita Cinta paling ramai di-request oleh Gomezoner (panggilan untuk pendengar Radio Gomezone) kala itu. Bahkan, dalam durasi dua jam program request bernama Jigsaw, lagu ini bisa mengambil porsi 45% di-request!


Ternyata bukan saya saja, tetapi begitu banyak orang yang juga kembali merasakan pengalaman pribadi saat mendengar lagu yang satu ini. Nyong Ambon eee ... dirimu sangat hebat mengaduk perasaan kami semua.

4. Sekali Ini Saja


Ada apa antara Glenn Fredly dengan lagu-lagu perpisahan ini? 


Ada kejeniusan dalam bermusik.

5. Terserah


Ada satu kisah lucu ketika saya masih siaran di Radio Gomezone. Saya bukan penyiar program request, Jigsaw, tapi pada suatu hari saya menggantikan Tia (Flori) si keeper Jigsaw. Salah satu pesan teks request datang. Gomezoner itu meminta diperdengarkan lagu dari Glenn Fredly, judulnya Terserah. Tetapi karena Terserah ditulis 'terserah' saya menangkap bahwa saya boleh memperdengarkan lagu Glenn Fredly yang mana saja. Setelah saya memperdengarkan lagu berjudul Januari, Gomezoner itu pun protes. Oalah, ternyata maksudnya lagu milik Glenn Fredly yang berjudul Terserah.


Pada akhirnya saya terpaksa kembali memperdengarkan lagu dari Glenn Fredly yang berjudul Terserah, sesuai request


Kisah saya 'bersama Glenn Fredly' tidak semata-mata berpusat di Radio Gomezone saja. Tetapi di rumah pun demikian. Saya suka mendengarkan lagu-lagunya. Saya suka mendengarkan suaranya yang bening. Saya suka musiknya yang seperti sangat terikat dengan lirik-liriknya. Saya suka semua lirik lagunya. Tidak menggunakan bahasa yang tinggi, sederhana saja, tapi pandai mengawinkannya. Dan Glenn Fredly di mata saya adalah selebriti yang tidak banyak bicara. Kalau pun dia bicara, pasti berkualitas. Bukan asal njeplak saja.

Baca Juga: 5 Buku Self Improvement yang Wajib Kalian Baca

Rest in peace, Nyong Ambon. Kau akan selalu dikenang sebagai musisi terbaik tanah air yang selalu memberikan inspirasi. Secara harafiah kami memang telah kehilangan, tapi semua karyamu akan tetap kami kenang, bahkan hingga anak cucu kelak. Karena, karyamu tak lekang oleh waktu.

#KamisLima



Cheers.