Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online
Gambar milik Videoin.id
Saya tidak pernah mengaku memiliki kemampuan membuat kreasi dalam bentuk video. Entah bagaimana, sampai saat ini sudah beberapa kali teman meminta dibuatkan video profil hingga video promosi. 😁☕

Beberapa orang mungkin beranggapan kalau kita sedikit memahami tentang olah digital materi gambar dan foto, maka otomatis bisa membuat kreasi video, padahal kenyataannya yah enggak. Saya bisa menggunakan Adobe Photoshop yah enggak otomatis bisa menggunakan software pengolah film semacam Adobe Premier dengan segala software pendukungnya.

Video sebagai konten gabungan dari gambar bergerak dan suara ini mungkin adalah puncak dari kerumitan karya kreasi. Di dalamnya terangkum segala jenis karya, mulai dari tulisan teks, foto-foto, gambar bergerak, animasi, suara, musik hingga berbagai macam paduannya.

Membuat video susah? Yah gampang-gampang susah, dengan smartphone yang memadai kita bisa merekam dan mengedit video kapan saja, tapi untuk membuat video promosi yang memiliki pesan-pesan dan misi untuk disampaikan pastinya bukan pekerjaan mudah, kalau mudah yah profesi videografer mungkin akan berguguran dengan hadirnya smartphone yang semakin canggih.

Faktanya profesi fotografer saja tidak terancam dengan semakin banyaknya smartphone dan fiturphone yang mengandalkan kemudahan memotret, apalagi videografer dan para pembuat konten video yang memang membutuhkan keahlian khusus.

Ah seandainya saya lebih awal mengetahui sudah ada marketplace khusus jasa pembuatan video semacam Videoin.id ini, mungkin saya akan menyarankan teman tersebut untuk mencoba layanan yang ditawarkan Videoin.id.
Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Apa itu Videoin.id?


Begini, untuk berbelanja online kita tentu mengenal marketplace semacam Tokopedia, OLX, Toko Bagus dan semacamnya, nah khusus untuk keperluan pembuatan video dan hal-hal terkait video ternyata juga sudah ada marketplacenya, namanya Videoin.id.

Jadi di Videoin.id ini kita bisa bertemu dengan banyak penyedia jasa pembuat video dan hal-hal yang berhubungan dengan soal "per-video-an" dari hulu ke hilir yang disebut vendor. 

Vendor inilah yang akan menawarkan jasanya mulai dari Video Animasi, Videografi, editor, penulis naskah (copywriter), Voice Talent, Drone pilot, music arranger hingga penyedia jasa digital marketing untuk distribusi video marketing dan lain sebagainya.

Kalau kita hanya butuh pembuat  video, maka vendor yang kita cari yah, vendor yang menawarkan jasa pembuatan video saja. Vendor inilah yang nantinya akan membuat video yang kita inginkan sesuai jasa yang ia tawarkan. So, jika kita ingin membuat video profil atau video promosi produk, maka kita tinggal mencari penawaran yang paling sesuai.

Pengalaman semudah berbelanja online shopping itulah yang ditawarkan Videoin.id. Kita tinggal Cari - Pilih - Order - dan video yang kita inginkan akan di produksi oleh vendor.

Jurus Cari - Pilih - Order di Videoin.id


Proses pencarian dimudahkan dengan filter atau saringan berdasarkan kata kunci, kategori jenis jasa, lokasi dan biaya. Artinya saya bisa menggunakan filter lokasi "Bekasi" karena saya tinggal di Bekasi. Berdasarkan saringan lokasi ini maka nanti vendor yang muncul hanya yang berada di Bekasi. 

Jika tidak ada yang sesuai maka saya masih bisa mencoba dengan menggunakan saringan lain misalnya budget maksimal. Saya tinggal memasukkan budget atau biaya maksimal yang saya sanggupi lalu kemudian mencari vendor yang sesuai.

Setelah kita mendapatkan beberapa vendor yang "masuk akal" maka selanjutnya kita bisa klik order, lalu mengisi formulir beberapa pertanyaan dari vendor terkait layanan pembuatan video seperti apa yang kita inginkan. 

Proses pembuatan video umumnya berawal dari skrip - storyboard - bahan video+musik - proses. Vendor selalu membutuhkan komunikasi dengan kita dalam tiap tahapan. Ini penting agar video yang kita inginkan akan benar-benar sesuai keinginan dan kebutuhan. 

Bahkan ada juga vendor yang memberikan kita pilihan revisi dan kelebihan lainnya. Setelah vendor mengerjakan proyeknya maka vendor akan memberikan kita demo dari video yang kita pesan. Sesuai atau tidak tentunya merupakan hasil dari komunikasi kita sebelumnya dengan pihak vendor.

Oh iya, setelah proses produksi selesai, bagaimana dengan sistem pembayarannya?

Soal transaksi dan pelunasan, jangan khawatir, transaksi di Videoin.id sudah terintegrasi dengan Midtrans, maka semua transaksi dilakukan di payment gateway yang keamanannya terjamin. 

Midtrans sendiri menyediakan 18 cara bertransaksi. Untuk memudahkan kita melakukan transaksi, videoin.id juga telah memberikan pilihan menu beberapa channel transfer bank dan Gopay, kalau masih kurang juga, usulkan saja ke Videonya.id biar ditambahkan 😁

Kalau catatan saya ini masih belum bisa menjelaskan atau kamu masih penasaran untuk mengenal lebih jauh mengenai Videoin.id, sila kulik selengkapnya di web Videoin.id.

Salam.





Kutukan Bapak Rumah Tangga Di Film 3 Dara 2


Suami adalah kepala rumah tangga yang biasanya memiliki kewibawaan di depan istri dan anak-anaknya. Biasanya Suami akan selalu menjadi pengambil keputusan pada saat adalah permasalahan yang melanda di keluarga. Namanya juga kepala rumah tangga maka akan dengan bijaksana memutuskan masalah. Namun, apa jadinya jika kepala rumah tangga justru menjadi sebab harta benda lenyap dan tak berapa lama kemudian jatuh miskin ketika usahanya ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai pemain bisnis yang handal? 

Monty Tiwa selalu menghadirkan kelucuan dalam beberapa film yang disutradarainya. Tora Sudiro, Tata dan Adipati Dolken menambah banyak kelucuan yang terjadi pada ketiga orang bersahabat karena terjalin dalam suatu bisnis yang awalnya sangat menjanjikan. Akting Tora memang sangat tidak diragukan, namun Adipati Dolken yang biasanya bermain dalam genre romantis ini mampu beradaptasi dengan banyak kelucuan yang dibuatnya. Sementara Tata memang sangat ahli sebagai bahan bully atau obyek penderita yang mampu mengoreng seluruh cerita menjadi sangat menarik. 

Sebelum kita menikmati sinopsi ceritanya, ada baiknya menonton dulu trailer film dari MNC Pictures ini.



Sedangkan sinopsis filmnya adalah sebagai berikut :

Film 3 Dara 2 bercerita tentang sebuah keluarga kecil dari Grace (Ovi Dian) dan Jay (Adipati Dolken) yang sudah menginjak usia tiga tahun pernikahannya. Sementara itu ada juga dua pasangan lainnya yang juga sudah mempunyai hubungan romantis dan harmonis dengan keluarganya masing-masing. Aniek (Fanny Fabriana) dan Affandy (Tora Sudiro) telah menikah serta sedang asyik dalam menggeluti bisnis online. Ada juga Kasih (Rania Putri) dan Richard (Tanta Ginting) yang sudah mendapatkan sebuah restu untuk menuju ke jenjang pernikahan.

Disisi lain ada sebuah kejadian atau kutukan yang menimpa Affandy, Richard dan Jay. Kutukan tersebut menimpa ke tiga cowok tersebut lantaran menganggap remeh perkerjaan rumah tangga yang biasanya sering istri mereka lakukan. Hal yang anggap sepele oleh ketiga cowok tersebut malah membuat mereka bangkrut. Akhirnya Jay, Affandy dan Richard memutuskan untuk tinggal di rumah Eyang Putri (Cut Mini), ibu Aniek.


Setelah menonton film ini, simpulan saya adalah film ini sangatlah menghibur dengan bumbu komedi namun berbalut romantisme dalam arti sebenarnya. Jika kita disuguhkan dengan romantisme anak remaja yang terkesan gombal, film sangat realistis dalam hal romantisme. Cinta itu bukan hanya rayuan gombal, cinta itu dibuktikan dengan kata-kata dan perbuatan. Jika cinta, maka suami pun harus rela menanggalkan semua kewibawaannya untuk kemudian menjadi bapak rumah tangga yang mengurus segala kebutuhan rumah mulaai dari nyuci, ngepel, masak dan mengurus anak. Sementara istri-istri mengantikan peran suaminya dan bekerja sampai malam demi mencukupi segala cicilan hutang yang didapatkan akibat berhutang kepada perusahaan lainnya. 


Konflik dan kekonyolan mampu menyulap film ini menjadi komendi yang menyenangkan. Tidak banyak film komedi Indonesia yang mampu membuat tertawa terpingkal-pingkal di tengah maraknya film horor yang merajalela belakangan ini. 

Saya terus terang sangat takut dengan film horor, namun biasanya karena ajakan dari teman, maka saya hanya mampu untuk menutupi muka selama film itu diputar. Film ini pun demikian, terdapat bumbu-bumbu seperti horor, misteri dan lainnya yang secara tidak langsung membuat penonton tidak bosan. 


4 bintang adalah nilai yang pas buat film ini dari 5 bintang. Memang ada beberapa kekuarangan seperti plot yang mudah ditebak dan alur yang begitu cepat sedangkan penonton ingin menikmati film lebih lama. Cast dan latar tempat menurut saya sudah pas, namun alangkah lebih baik lagi bila diperhatikan antara puncak, Bandung dan Jakarta yang kadang-kadang masih bisa bisa tertukar settingnya. 

Cast Film 3 Dara 2

Sutradara         :  Monty Tiwa
Penulis         :  Nataya Bagya
Bintang Film :  Tora Sudiro, Adipati Dolken, Tanta Ginting
Produksi         :  MNC Pictures

Shahrukh Khan Melawan Dirinya Sendiri Dalam Film FAN (2016)

Seorang yang saya kenal, yang menurut patron yang saya percaya dari gaya hidupnya yang "rebel-rebel" gitu sepertinya tidak mungkin menyukai film-film Bollywood tapi ini justru merekomendasikan kepada saya film Bollywood berjudul "FAN".  Baiklah, saya sudah menontonnya, dan ternyata bagus kok, ini sekadar sedikit catatan, spoiler dikit juga gapapa kan? Film lama ini hehehe...
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna
FAN adalah sebuah film berdurasi lebih dari 2 jam yang dirilis tahun 2016, Dibintangi oleh Shahrukh Khan, garapan sutradara Maneesh Sharma dan diproduseri Aditya Chopra di bawah bendera Yash Raj Films. 

Film ini dibuka dengan memperkenalkan tokoh Gaurav Chandna yang sejak kecil sudah tergila-gila dengan seorang aktor Aryan Khanna. Tak hanya gemar mengoleksi segala hal yang berbau Aryan Khanna layaknya seorang fans, Gaurav Chandna pun sangat beruntung karena memiliki wajah yang mirip dengan idolanya itu.

Singkat cerita, berkat dukungan kedua orangtuanya, Gaurav Chandna selalu memenangi kompetisi akting ala bintang idola di saat ada pekan raya tahunan di Delhi. Bermodalkan uang hadiah dan trophy yang ia dapatkan dari kompetisi inilah ia berencana merayakan ulang tahun Aryan Khanna dengan mendatangi sang idola ke rumahnya di Mumbai.

Twist film ini di mulai di sini. Kejadian di Mumbai mengubah hidup Gaurav Chandna selamanya. Nasib mempertemukan dirinya dengan sang idola yang ia sebut "senior" tidak seindah apa yang ia bayangkan. Yang Gaurav temukan di Mumbai bukan sang idola sesempurna citra yang selama ini ia yakini dan cintai sepenuh hati.

Sebagai fan, Gaurav rela melakukan apa saja demi sang idola. Namun sayangnya, Aryan justru tidak menyukai tindakan Gaurav yang dianggapnya justru sangat mengganggu. Sehingga Aryan menyuruh polisi menangkapnya dan memulangkan Gaurav kembali ke kampungnya.

Hal yang paling menyakiti hati Gaurav adalah saat Aryan sama sekali enggan memberikan waktunya walau hanya 5 menit demi semua yang telah Gaurav lakukan seumur hidupnya bahkan hingga berurusan dengan polisi. Arogansi sang superstar yang kaya raya itu membuat kecintaannya pada sang idola berbalik menjadi benci dan kesumat.

"Aku hanya ingin ia meminta maaf padaku atas ucapannya. Dia bukan siapa-siapa tanpa seorang penggemar." - Gaurav Chandna

Gaurav berbalik menyerang Aryan untuk mendapatkan kata maaf, namun hingga film berakhir kata maaf tidak berhasil ia dapatkan dari sang idola yang sombong dan meremehkan fansnya.

Dari segi akting, tokoh utama film ini adalah tokoh Gaurav Chandna yang lebih muda, lebih pendek, lebih kurus dari Aryan Khanna. Dalam film FAN ini Shahrukh Khan berhasil membuktikan keahlian aktingnya dengan memerankan kedua tokoh yang saling bermusuhan itu. 
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Untuk mewujudkan dua tokoh yang berbeda itu diserahkan kepada make up artist Greg Cannom.  Greg Cannom sudah beberapa kali meraih penghargaan di Grammy Awards. Greg pernah bekerja untuk film A Beautiful Mind, The Curious Case Of Benjamin Button, Kapoor and Sons dan lain-lain. Untuk finishing visual effects semua dikerjakan oleh Red Chillies Entertainment milik Shahrukh Khan.

Film FAN ini hanya menampilkan sedikit lagu-lagu dan tarian ala Bollywood, lebih banyak adegan suspense dan plot yang padat. Hmmmm ini film Shahrukh Khan pertama yang saya paham jalan ceritanya, selebihnya tidak ada yang membuat saya betah, beda dengan film-film Amir Khan yang lebih luas tema filmnya. :)

Selain film pertama Shahrukh Khan yang saya tonton hingga selesai, film ini banyak megajarkan saya tentang hubungan personal yang ditunjukkan oleh 2 tokoh itu. Gaurav adalah pribadi ceria yang dikenal baik oleh tetangga di lingkungannya. 

Gaurav adalah remaja dengan tipe entertainer yang bisa menghibur siapa saja. Namun di sisi lain, ia adalah orang yang cukup berbahaya karena kemampuannya menghancurkan reputasi Aryan Khanna dengan aksi-aksi yang tidak terduga.

Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Jika harus memilih untuk memihak kepada siapa, saya akan berpihak pada Gaurav Chandna. Aryan Khanna memang patut mendapat pelajaran karena sudah terlalu sombong kepada seorang penggemar fanatiknya, ya Aryan Khanna menurut saya patut dibenci. Tapi jangan membenci Shahrukh Khan, karena kedua tokoh itu, baik Aryan Khanna dan Gaurav Chandna sama-sama diperankan oleh Shahrukh Khan :D

Happy Weekend


Shahrukh Khan Melawan Dirinya Sendiri Dalam Film FAN (2016)

Seorang teman yang gaya hidupnya "rebel-rebel" begitu sepertinya tidak mungkin menyukai film-film Bollywood, tapi ini justru merekomendasikan kepada saya film Bollywood berjudul "FAN".  Baiklah, saya sudah menontonnya, dan ternyata bagus kok, ini sekadar sedikit catatan angin-anginan, spoiler dikit juga gapapa kan? Film lama ini hehehe...
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna
FAN adalah sebuah film berdurasi lebih dari 2 jam yang dirilis tahun 2016, Dibintangi oleh Shahrukh Khan, garapan sutradara Maneesh Sharma dan diproduseri Aditya Chopra di bawah bendera Yash Raj Films. 

Film ini dibuka dengan memperkenalkan tokoh Gaurav Chandna yang sejak kecil sudah tergila-gila dengan seorang aktor Aryan Khanna. Tak hanya gemar mengoleksi segala hal yang berbau Aryan Khanna layaknya seorang fans, Gaurav Chandna pun sangat beruntung karena memiliki wajah yang mirip dengan idolanya itu.

Singkat cerita, berkat dukungan kedua orangtuanya, Gaurav Chandna selalu memenangi kompetisi akting ala bintang idola di saat ada pekan raya tahunan di Delhi. Bermodalkan uang hadiah dan trophy yang ia dapatkan dari kompetisi inilah ia berencana merayakan ulang tahun Aryan Khanna dengan mendatangi sang idola ke rumahnya di Mumbai.

Twist film ini di mulai di sini. Kejadian di Mumbai mengubah hidup Gaurav Chandna selamanya. Nasib mempertemukan dirinya dengan sang idola yang ia sebut "senior" tidak seindah apa yang ia bayangkan. Yang Gaurav temukan di Mumbai bukan sang idola sesempurna citra yang selama ini ia yakini dan cintai sepenuh hati. Pada kehidupan nyata, Aryan Khanna adalah manusia biasa yang memiliki egonya sendiri dan jelas merupakan pribadi yang berbeda dengan yang ia perankan pada film-filmnya.

Sebagai fan, Gaurav rela melakukan apa saja demi sang idola. Namun sayangnya, Aryan justru tidak menyukai tindakan Gaurav yang dianggapnya justru sangat mengganggu kehidupan pribadinya. Sehingga Aryan "menyuruh" polisi untuk menangkapnya dan memulangkan Gaurav kembali ke kampungnya.

Hal yang paling menyakiti hati Gaurav adalah saat Aryan sama sekali enggan memberikan waktunya walau hanya 5 menit demi semua yang telah Gaurav lakukan seumur hidupnya bahkan hingga berurusan dengan polisi. Arogansi sang superstar yang kaya raya itu membuat kecintaannya pada sang idola berbalik menjadi benci dan kesumat.

"Aku hanya ingin ia meminta maaf padaku atas ucapannya. Dia bukan siapa-siapa tanpa seorang penggemar." - Gaurav Chandna

Gaurav berbalik "menyerang" Aryan untuk mendapatkan kata maaf, namun hingga film berakhir kata maaf tidak berhasil ia dapatkan dari sang idola yang sombong dan meremehkan fansnya. Ini bukan film happy ending, untuk pendukung Gaurav mungkin harus menyiapkan tisu, tapi banyak sekali pelajaran berharga dalam film ini.

Dari segi akting, tokoh utama film ini adalah tokoh Gaurav Chandna yang lebih muda, lebih pendek, lebih kurus dari Aryan Khanna. Dalam film FAN ini Shahrukh Khan berhasil membuktikan keahlian aktingnya dengan memerankan kedua tokoh yang saling bermusuhan itu. 
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Untuk mewujudkan dua tokoh yang berbeda itu diserahkan kepada make up artist Greg Cannom.  Greg Cannom sudah beberapa kali meraih penghargaan di Grammy Awards. Greg pernah bekerja untuk film A Beautiful Mind, The Curious Case Of Benjamin Button, Kapoor and Sons dan lain-lain. Untuk finishing visual effects termasuk membuat wajah dan badan Gaurav berbeda dan lebih muda dari Aryan, semua dikerjakan oleh Red Chillies Entertainment milik Shahrukh Khan.

Film FAN ini hanya menampilkan sedikit lagu-lagu dan tarian ala Bollywood, lebih banyak adegan suspense dan plot yang padat. Hmmmm ini film Shahrukh Khan pertama yang saya paham jalan ceritanya, selebihnya tidak ada yang membuat saya betah, beda dengan film-film Amir Khan yang lebih luas tema filmnya. :)

Selain film pertama Shahrukh Khan yang saya tonton hingga selesai, film ini banyak megajarkan saya tentang hubungan personal yang ditunjukkan oleh 2 tokoh itu. Gaurav adalah pribadi ceria yang dikenal baik oleh tetangga di lingkungannya. 

Gaurav adalah remaja sederhana dengan tipe entertainer yang bisa menghibur siapa saja. Namun di sisi lain, ia adalah orang yang cukup berbahaya karena kemampuannya menghancurkan reputasi Aryan Khanna dengan aksi-aksi yang tidak terduga.

Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Perhatikan perbedaan wajah Shahrukh Khan sebagai Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Jika harus memilih untuk memihak kepada siapa, maka saya akan berpihak pada Gaurav Chandna. Aryan Khanna memang patut mendapat pelajaran karena sudah terlalu sombong kepada seorang penggemar fanatiknya, ya Aryan Khanna menurut saya patut dibenci. Tapi jangan membenci Shahrukh Khan, karena kedua tokoh itu, baik Aryan Khanna dan Gaurav Chandna sama-sama diperankan oleh Shahrukh Khan :D

Happy Weekend


Stadhuis Schandaal, Film Sejarah Batavia Rasa Milennial


Batavia, sebuah masa dimana Jakarta masih dibawah pendudukan Hindia Belanda sekitar tahun 1600-an. Sejarah mencatat banyak sekali hal yang terjadi di Jakarta tempoe doeloe. Bukan hanya tentang penjajahan, namun dibalik itu semua terdapat kisah menarik yang patut kita ikuti. Kisah romansa lama yang akhirnya menjadi cerita turun temurun. 

Saya sebetulnya tidak terlalu suka namun saya juga tidak menolak jika diberikan banyak soalan mengenai Sejarah. Bagi saya pelajaran ini akan terasa sama saja, namun ketika lulus Sekolah Menengah, justru saya tak sadar sangat ingin tahu kehidupan dimasa lampau lebih dalam lagi dan lagi. Ya, sangat bertolak belakang dengan jaman-jaman SMA dulu.


Beberapa waktu lalu, saya menemukan kesenangan baru berupa film yang bergenre masa lampau Batavia, karena mengambil setting tempat di Museum Fatahillah atau yang dikenal dengan sebutan Museum Sejarah Jakarta. Dulunya, Fatahillah merupakan balaikota Batavia, seluruh kegiatan dan perdagangan dilakukan disekitar wilayah ini. Ternyata banyak kisah yang tidak terungkap di Batavia, salah satunya adalah kisah romansa antara Noni Belanda dengan kekasihnya dari kalangan bawah, atau prajurit.

Bagi saya, Indonesia memang butuh banyak film yang mengangkat Sejarah, karena masih banyak bangunan kuno yang harusnya tetap dilestarikan. Lagi pula, Kids Zaman Now juga harus tahu dan faham mengenai sejarah Indonesia di masa lampau. Dulu saya sangat hambar dalam menelaah Sejarah, kini seakan saya haus akan sejarah mengenai banyak hal termasuk sejarah Batavia dan lain-lainnya. 

Trailer Film Sara dan Fei Stadhuis Schandaal

Sebelumnya mari kita saksikan dulu bagaimana trailer film ini.


Sinopsis Film Sara dan Fei Stadhuis Schandaal

Fei (Amanda Rigby) adalah seorang mahasiswi yang sedang bertugas di kota tua Batavia. Saat ia mencari bahan dan riset tentang  The Old Batavia di kota tua, ia diperhatikan oleh seorang gadis cantik turunan Belanda-Jepang yang kemudian kita kenal dengan nama SAARTJE SPECX dipanggil Sara (Tara Adia), yang pernah hidup pada awal abad ke 17, tepatnya tahun 1628 saat Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen menjabat.

Suatu hari setelah kembali dari Shanghai, Fei meneruskan tugasnya. Di gedung Fatahillah, Sara kembali muncul dan tanpa sadar Fei dibawa melalui lorong waktu kembali ke abad 17. Sara menceritakan siapa, apa,dan kenapa. Sara membutuhkan media masa kini untuk menyampaikan bahwa hubungannya dengan Peter Cortenhoof adalah cinta murni, bukan perselingkuhan yang menyebabkan Peter dihukum gantung hingga mati dan Sara dibuang serta dikawinkan dengan orang lain.

Di lain sisi, Fei semakin dekat dengan Danny (Volland Voolt), seorang pengusaha partner ayahnya, setelah pacarnya Chiko semakin hari semakin tidak terkendali dan ternyata anggota sindikat Abimanyu (Anwar Fuady ) yang bergerak dalam kegiatan Cyber Crime. Pihak berwajib dapat menggulung sindikat Abimanyu.

Danny yang menemani Fei dalam perkara Chiko, kembali ke Shanghai, di mana dia tinggal sejak usia tujuh tahun. Fei menunda tugasnya dan menerbitkan sebuah novel yang menceritakan tentang Sara dan Peter, sebagaimana yang diinginkan oleh Sara.

What's My Poin

Menurut saya film seperti ini perlu diperbanyak dan saya harap banyak pihak yang mau mendukung film jenis sejarah seperti ini. Dari segi akting dan setting, saya akui sangat mengalir dan sesuai dengan karakter yang ditokohkan. Namun, beberapa hal yang seharusnya menjadi detail tidak digarap dengan sempurna. Serta, harusnya film ini membutuhkan sentuhan lain seperti humor yang akan menambah betah penonton mengikuti alurnya. 

Detail dan Cast Film Sara dan Fei Stadhuis Schandaal

Tanggal Rilis : 26 Juli 2018
Genre : Drama-Misteri
Sutradara : Adisurya Abdy
Penulis Skenario : Adisurya Abdy
Rumah Produksi : Xela Pictures

Amanda Rigby sebagai Fei
Tara Adia sebagai Sara
Michael Lie sebagai Peter Cortenhoof
Villand Voolt sebagai Danny Wong
Anwar Fuady sebagai Abimanyu
Roweina Umboh sebagai Eva Ment
Julian Kunto sebagai Komandan Polisi Cyber Crime
Septian Dwi Cahyo sebagai Perwira Belanda
Ricky Cuaca sebagai Teman Fei

Dan tonton juga keseruan Gala Premierenya

Dilan dan Milea baik-baik saja, Kamu sudah move on?


Mau saya ramal? Kita akan bertemu di novel ke-4 dan film Dilan yang selanjutnya. 3 novel tentang kisah masa lalu Dilan dan Milea karya Pidi Baiq tidak akan selesai di novel ke-3 yang berjudul "Milea, Suara Dari Dilan". Tetapi mau sampai seri berapapun juga, sepanjang memperlengkap kisah Dilan dan Milea akan tetap asik untuk dibaca, itu ramalan saya. Sambil dengar soundtrack film Dilan pasti lebih asik, bisa download di akhir postingan.

Gak tau deh kalau novel Dilan ke-4 nanti ternyata berisi kisah Dilan dan Cika, atau tentang Bunda (ibunya Dilan), apakah akan tetap gemesin dan berhasil bikin saya gak mau melepas bukunya sampai selesai baca seperti 3 novel itu. Atau bisa saja testimoni dan cerita dari tokoh-tokoh lain seperti Piyan, Wati, Susi, Rani bahkan Anhar kalau masih mau mempertajam buku Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 dan Tahun 1991.
Download Novel Dilan Milea
Pinjeman Novel Dilan dari Allan

Kenapa Dilan dan Milea harus putus?

Yah memang begitu, novel fiksi tanpa konflik bakalan kayak kasus rendang crispy, rasanya mungkin akan renyah dan garing sesuai selera, tapi yah bukan rendang namanya, mungkin dendeng atau fried chicken.

Kalau Dilan dan Milea gak putus, nanti Mas Herdi dan Cika bagaimana munculnya dalam cerita? Jangan-jangan Mas Herdi yang memegang tangan Cika di warung bakso sebelum kisah kerupuk dibagi dua? Gak seru atuh.

Memang sangat disayangkan kisah romantis Dilan dan Milea ini putus di tangan Pidi Baiq sang penulisnya. Padahal kan bisa saja dibuat balikan setelah dimediasi oleh Bunda di Dago Thee Huis atau Dago Tea House. Tapi, yah begitulah kisahnya, kalau mau protes yah jangan sama saya :)
"Aku tidak suka dikekang...., Tapi kalau yang mengekang Milea aku mau". Jelas itu bukan Dilan yang bilang, tapi bisot, lalu judul novelnya berubah menjadi Bisot dan Milea.... Gak yakin akan nge-hits seperti novel Dilan aslinya sih. :D

Dalam postingan blognya tertanggal 16 Juli 2015, Pidi Baiq (atau setidaknya menurut anggapan saya) memberi kode akan terbitnya buku ke-3 dengan postingan berikut:

download Novel Dilan Milea Suara dari Dilan
Milea: Suara Dilan
“Banyak Pembaca minta Dilan bicara”, kataku tiba-tiba membelokkan pokok bahasan.
“Bicara gimana?”
“Ya bicara. Menjelaskan, terutama menyangkut buku Dilan kedua. Bagaimana menurut sudut pandangnya tentang peristiwa yang dia alami terutama di bab-bab terakhir”
Milea diam, dengan sikap bagai orang berfikir. Kulihat kedua alisnya dia naikkan ke atas. 
“Aku terlalu ngontrol Dilan ya di buku kedua?”, katanya dengan wajah sedikit agak murung
“Kan sebelum diterbitkan, udah konfirmasi dulu, terus kamu setuju, ya udah”, kataku.
Dia ketawa, semua juga ketawa.
“Dilan nanti mau bicara apa?”, tanya dia dengan wajah sedikit agak cemas
“Kan dia juga berhak bicara”, kataku dan kemudian minum
“Sebelum terbit, aku baca dulu dong?”. Dia memohon dengan senyum
“Oke” ....

Buat yang belum membaca buku ke-3 yang berjudul "Milea: Suara dari Dilan", sepertinya akan kurang lengkap untuk memahami latar belakang putusnya Dilan dan Milea. Jadi kalau buku Dilan 1 dan 2 itu diceritakan dengan menggunakan sudut pandang Milea secara dominan maka di buku ke-3 inilah pembaca akan diajak menyelami kisah-kisah yang ada di buku 1 & 2 dalam sudut pandang atau perspektif Dilan. Dalam buku ke-3 "Milea, Suara Dari Dilan" inilah putusnya Dilan dan Milea juga dikaji oleh Remi Moore pada bagian akhir.

Sangat gamblang dijelaskan mengapa Dilan dan Milea putus, penyebabnya yah kolaborasi dari Dilan dan Milea sendiri. Jadi tokoh Remi Moore ini tokoh penting, selain telah menginspirasi modus ramalan yang dipakai Dilan saat PDKT, juga berjasa telah menjelaskan mengapa Dilan dan Milea putus dari sudut pandang androgini (maskulin dan feminim secara bersamaan) bahwa sudah kodratnya cowok gengsian dan cewek maluan dan hanya menunggu. Ya gitu deh... setidaknya Remi Moore sudah berperan baik meramu dua perspektif, yang mempertemukan sudut pandang feminim (Milea) dan maskulin (Dilan). *sotoy banget dah gue*

download novel dilan milea
Saya akui bahwa 3 novel dan 1 film yang sebenarnya untuk remaja ini cukup menarik, isinya cukup lengkap, mulai dari PDKT, bertengkar, hubungan dengan teman dan keluarga, putus cinta sampai bertemu lagi saat sudah memiliki pasangan baru. Pembaca bisa mengembangkan berbagai sikap yang sudah dicontohkan dalam skenario dalam film ataupun novel Dilan dan Milea ini.

Bahwa putus cinta itu gak serta merta berujung musuhan yang hanya saling menyiksa. Masing-masing antara Dilan dan Milea menempatkan kenangan itu sebagai aliran kisah hidup yang mengantar mereka pada kisah hari ini (begitu kata Bunda).
download novel Dilan Milea
Kamu sudah minta restu orang tua mau PDKT? Kalah sama Dilan dong :)

Lalu siapakah Cika? 

Dari Twitter Pidi Baiq ini saya kutipkan beberapa twit yang katanya komentar Cika atas kisah masa lalu Dilan dan Milea. Kalau buat saya ini semacam kode yang mungkin akan menjadi novel kelanjutan serial Dilan:
"Saya tidak ingin menjadikan kisah mereka sebagai tolok ukur untuk mengukur hubungan saya dengan Dilan. Saya menyukai kehidupan saya sekarang, dan insya Allah bisa toleran dengan semua kisah masa lalu mereka. Memang tidak banyak yang berhasil untuk lolos dari merasa cemburu, tapi saya tidak tertarik untuk terlibat di dalam persaingan macam itu. Hubungan saya dengan Dilan tidak harus menjadi pertempuran untuk melihat siapa, di antara saya dengan dia, yang memiliki pengalaman terbaik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagus bagaimana menghadapi masa lalu orang lain" Ancika Mehrunisa Rabu.

Saya sendiri lebih berharap buku serial Dilan ke-4 ini tentang Bunda. Dari semua tokoh dalam novel ini saya kagum sama tokoh Bunda. Sebagai seorang istri tentara, kepala sekolah/guru, sosok Bunda ini sangat mengayomi.

Adegan Bunda saat membela Milea di kantin sewaktu didatangi ibunya Anhar, dan saat bersama dengan Milea menjemput Dilan di rumah Burhan cukup menggambarkan ibu seperti apakah Bunda ini. Sangat logis. Sosok Ibu seperti ini umumnya didapati pada orang tua tunggal, ia bertindak sebagai ibu juga sebagai ayah. Dapat dimaklumi, karena ayah Dilan yang tentara tentunya lebih banyak berada di markasnya di Karawang daripada di Bandung.

Intinya, saya masih berharap ada lanjutan dari seri novel Dilan ini, berharap saja sesegera mungkin terbit :) Terlepas ini kisah nyata, fiksi atau campur-campur, saya merasa terhibur, banyak mengambil manfaat dan novel ini adalah bacaan yang rekomended buat remaja kalau kamu mencari bacaan yang tidak terlalu berat dan menghibur.

Oh iya, ini twit kode buku tentang Bunda juga bisa jadi akan terbit :) Amiin.


Untuk yang mau Download Album The Panasdalam Bank - Voor Dilan (EP) klik di sini aja yah.
Isi lagunya ada 5 lagu yang menjadi soundtrack film Dilan, yaitu: 1. Kamulah Mauku, 2. Dulu Kita Masih Remaja, 3. Kaulah Ahlinya Bagiku, 4. Di Mana Kamu dan 5. Kemudian Ini.


Jangan Bunuh Diri


Sebagai manusia, tentu memiliki masalah masing-masing. Entah itu masalah yang bisa dihadapi dengan senyum ataupun masalah yang menguras energi malah membawa diri kepada titik terendah. Saya pun merasakan hal yang sama. Saya pernah merasakan betapa banyak tekanan dari kerjaan yang membuat saya stress sampai ke tahap frustasi. Beruntung saya masih memiliki hobi traveling yang mengendurkan sedikit rasa frustasi tersebut. 

Setelah saya resign dari pekerjaan tetap saya di salah satu kantor akuntan, kemudian saya memulai membangun kantor baru bersama teman namun ternyata tak semudah membalikan telapak tangan. Perlahan tapi pasti teman-teman tersebut menjauh dan meninggalkan saya tanpa suatu pesan. Istilahnya saya ditendang keluar dari kantor tersebut. Lalu, saya bergabung dengan teman dengan bisnis lain, ternyata itupun  tak bertahan lama. Tak genap setahun, saya pun tertendang keluar kembali, karena saya tidak becus dengan kerjaan yang saya lakukan. 

Hati saya hancur, lebih hancur lagi ketika yang menendang kita tak lain dan tak bukan adalah teman yang selama ini kita anggap manusia baik. Tak hanya masalah pekerjaan, namun masalah keluarga pun mendera. Tahun 2015 dan 2017, saya kehilangan Mamah dan Kakak Kandung. Betapa berat hari-hari yang saya lalui ketika kehilangan Mamah. Rasa stres, frustasi dan bahkan keinginan untuk mengakhiri hidup pun sekelebat datang. Namun, saya berpikir untuk terus melanjutkan hidup walaupun penuh tantangan. Masih banyak orang yang sangat peduli dan sangat sayang dengan kita.


Pak Onggy Hianata, memberikan sebuah pelajaran tentang sebuah nilai kehidupan. Onggy Hianata Chunnardy adalah seorang inspirator yang mengalami berbagai macam masalah kehidupan. Baginya, hidup dengan bekerja keras dan mengalami berbagai macam kegagalan adalah sebuah proses mencapai pada posisi saat ini. Inilah alasan saya untuk terus berusaha dan bekerja lebih keras sehingga dapat membuat diri saya bangga seperti yang dilakukan oleh Pak Onggy.

Pak Onggy memulai segalanya dari sebuah kota Tarakan, Kalimantan Timur dengan 8 saudaranya. Ayahnya, Ong Chong Moi adalah pegawai kecil dengan gaji yang sangat kecil sehingga jauh dari kata cukup untuk memenuhi kesembilan anaknya. Onggy kecil selalu mencari kayu bakar di tengah hutan, kemudian dijual sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tak hanya usaha kayu bakar, namun berkebun dan beternak sehingga dapat memperbaiki kehidupannya.

Beliau selalu berpesan, bahwa nilai-nilai kebaikan yang ia tanamkan semenjak kecil selalu ia terapkan dimanapun dan kepada siapapun. Bahkan ketika ia pindah ke Singapura untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, semua nilai keluarga terutama kerja keras dan kejujuran selalu ia jaga sehingga sampai sekarang ia menjadi seorang yang sukses.


Saya seorang yang haus akan kesuksesan, namun untuk meraihnya diperlukan sebuah kerja keras. Kadang sesuatu penghambat dan masalah membuat saya terjatuh dan mundur dari dunia yang begitu keras. Namun, Pak Onggy lagi-lagi meyakinkan bahwa hidup ini harus dinikmati sebagai bagian dari proses dan memberikan sesuatu kepada orang lain. Value your life, kehidupan pun harus memiliki makna dan nilai-nilai, jangan sampai mati hanya meninggalkan nama yang buruk, namun hiduplah dengan nama harummu.

Kebetulan sekali Pak Onggy adalah motivator sekaligus Inspirator yang mengadakan booth camp setiap tahunnya, dan tahun ini akan diadakan pada bulan Mei awal. Booth Camp ini telah dihadiri oleh hampir 80 -an negara di Dunia. Wow, sungguh luar biasa sekali ya.



Selain Booth Camp, kini hadir sebuah film bernuansa motivasi dengan judul Terbang Menembus Langit. Film ini dibintangi oleh Dion Wiyoko, Laura Basuki, Aline Adita dan Baim Wong.



Cerita Film Terbang Menembus Langit bercerita tentang seorang keturunan China bernama Onggy Hianata (Dion Wiyoko) yang dulu hidup miskin. Namun kegigihannya ia menjadi seorang pengusaha sukses di Singapura.

Pria yang sering disapa dengan nama Onggy tersebut lahir di Tarakan pada tanggal 6 Maret 1962. Sejak masih kecil hingga menginjak dewasa ia hidup serta tinggal di Tarakan. Namun pada tahun 1983 ia mempunyai mimpi untuk hijrah sera kuliah di Surabaya. Disitulah awal mula kemudian ia menjadi orang sukses di Singapura.

Yuk, ikutan booth camp dan nonton film Terbang Menembus Langit di bioskop kesayangan kamu. 

Parodi Film Dilan 1990 Terlucu


Dilan 1990 menuai prestasi tersendiri di 2018 ini dengan menjadi salah satu film terlaris. Prestasi ini memang sangat membanggakan karena ditengah serbuan film asing, Dilan 1990 mampu membuktikan bahwa film Indonesia pun tak bisa di pandang sebelah mata. 

Berkat kesuksesan filmnya ini, maka banyak bermunculan parody dan meme yang membuat semarak di media sosial baik Youtube maupun Instagram. Namun sebelum berbicara parody-parody terlucu yang layak ditonton, maka ada baiknya kita menyaksikan trailer film yang sudah ditonton lebih dari 10 juta penonton di youtube ini.


Nah ini dia parody-parody terlucu oleh youtuber di Indonesia. 

Kery Astina



Kery Astina adalah youtuber asli Bandung yang dengan kreatif memparodikan trailer Dilan 1990 dengan mix antara Dilan dan Milea dengan peristiwa yang tren sekarang seperti komentator sepakbola dan ngopi-ngopi.

Edho Zell



Edho Zell memang sangat kece dan kretif dengan memparodykan Dilan 1990 versi dari masing-masing penggemarnya. Salah satunya Ngopi apa Ngopi, Moba, Mobile Legend, dan masih banyak lainnya.

Gracecika Marthgareth



Parody satu ini memang agak berbeda dengan pemeran Milea yang berjenis kelamin Laki-laki. Memang alurnya agak terpotong-potong, namun parodinya sangat lucu dan menghibur.

Social Bros Indonesia



Social Bross Indonesia membuat Parody Dilan 1990 menjadi Dolan 1998, beda sekitar 8 tahun dari Dilan hehehe. Parodynya sangat lucu dan menghibur banget, apalagi per scene sangat lucu sekali.

Jani Master



Parody ini merupakan kompilasi dari beberapa parodi yang beredar di social media. Sangat kreatif ya bisa parodiin Dilan 1990.


Nasehat dari Lois Lane dan Tony Stark

 “Darkness is not just the absence of light; it’s the conviction that the light will never return.” 

Darkness is not just the absence of light; it’s the conviction that the light will never return., quote ini saya kutip dari narasi Lois Lane (Amy Adams) di akhir film Justice League (2017). Narasi yang bagus, karena bisa mewakili inti dari cerita film berdurasi 110 menit ini. Selebihnya tentang film Justice League bisa baca review-nya di.... cari sendiri ajah.

Saya menerjemahkan kalimat di atas dengan bebas menjadi; Kegelapan terjadi bukan saja karena tidak adanya cahaya, tapi terkadang karena keputusasaan untuk berharap terang akan kembali, (berkeyakinan bahwa gelap adalah hal yang lumrah).

Lois Lane dan Superman

Terbiasa sangsi atau menyerah memimpikan sinar, menerima apa adanya hidup dalam kegelapan. Sebagian ada yang tidak siap memperlihatkan wujud asli yang selalu bersembunyi dalam gelap. Beberapa yang kuat menolak ternyata selama ini mengaku-aku bahwa dialah cahaya, hingga sekuat tenaga menutup akses cahaya yang sebenarnya... ngomong apa sih Sot? :D

Quote di atas mengajarkan kita agar tidak begitu saja menyerah pada nasib, karena belum tentu kegelapan itu nasib kita. Sedikit menyinggung masalah keyakinan juga, kalau kita tidak yakin bahwa akan ada "terang" di ujung mimpi kita, maka akan sulit bagi kita untuk dapat menerima ide-ide dan cita-cita apalagi berjuang untuk mengubah situasi. Minimal kalau tidak percaya akan adanya terang, jangan ganggu mereka yang percaya dan sedang memperjuangkan mimpinya.

Jika ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari situasi kegelapan maka pihak-pihak itu tentu tidak tinggal diam terhadap upaya-upaya mereka yang percaya akan terang saat berusaha mewujudkan cita-citanya. Banyak caranya, saya sering kok bertemu langsung atau tidak langsung orang-orang yang memperjuangkan kegelapan. Pihak-pihak begini dengan cepat dapat mengubah pihak-pihak yang netral menjadi pro status quo, menjadi bagian dari "pejuang kegelapan".

Tinggal kita menentukan pilihan, jika kita percaya akan cita-cita kita menggapai hak hidup di jalan yang terang maka tentu itu tak mudah. Namun demikian, jika kita yakin dan mau berjuang maka tidak ada satu pun rintangan yang dapat menghalangi, sebaliknya jika kita tidak percaya dan hanya menyerah pada keadaan maka tidak ada satu pun yang dapat membantu. Gak tau nyambung atau enggak deh penjabarannya :D

Kok jadi panjang? dalam menulis blog "kalau bisa panjang ngapain dipendekin?" :).

Sebelum nonton Justice League, saya nonton Spider-man Home Coming yang lumayan menghibur karena bercerita tentang Peter Parker/Spider-Man masa remaja sekitar 15-16 tahun, ya film ini menurut saya masuk dalam genre "film remaja". Di film ini saya tertarik dengan kata-kata Tony Stark (Robert Downey, Jr.) kepada Peter Parker (Tom Holland) saat menghukum dan mengambil kembali kostum Spider-man buatannya yang dianggap telah disalahgunakan oleh Parker.
"If you’re nothing without this suit, you shouldn't have it"

If you’re nothing without this suit, you shouldn't have it

"If you’re nothing without this suit, you shouldn't have it" kata Tony Stark. Artinya kurang lebih "Jika tanpa "pakaian" itu kamu bukan siapa-siapa, maka kamu tidak pantas memilikinya". Menurut saya ini lucu, coba kalimat itu dikembalikan kepada Tony Stark, jika tanpa pakaian tempur Iron Man memangnya siapa Tony Stark?

Jadi inget ketika Barry Allen (Flash) bertanya kepada Bruce Wayne  (Batman) mengenai kekuatan super yang dimiliki Batman, lalu Bruce Wayne menjawab "I'm rich". Kalau Bruce Wayne walaupun dengan intonasi humor menjawab kekuatan supernya adalah kekayaan, maka sebelas dua belas dengan Tony Stark, ya gak sih?

Kalau quote ini bisa diartikan banyak cara, bisa sebagai cermin agar kita jujur melihat diri kita sendiri sebelum menasehati orang lain, bisa juga sebagai motivasi agar kita memperpantas diri sebelum "menggunakan pakaian" yang akan menjadi identitas kita.

Kata "pakaian" ini banyak maknanya, dalam fim yang dimaksud pakaian ini adalah kostum Spider-Man yang serba canggih dengan berbagai tekhnologi mutakhir seperti milik Ironman. Tapi dalam kehidupan sehari-hari kata "pakaian" dapat kita asosiasikan dengan banyak hal, contohnya sebagai segala sesuatu yang kita gunakan untuk menegaskan identitas, termasuk di sini image branding, jabatan, gelar dst baik formal maupun informal.

spiderman suit technology

Jangan sampai "pakaian" itu kita gunakan sebelum kita pantas menggunakannya, selain hanya merendahkan arti dari pakaian itu, ini juga adalah kebohongan yang sedikit banyak akan berpengaruh pada pribadi dan karakter kita. Bagi saya, orang yang tidak sepantasnya menggunakan "pakaian" itu lucu, seperti badut, akan tetapi kalau badut memang sengaja menggunakannya untuk menghibur, nah kalau kita untuk apa? untuk membohongi diri sendiri dan orang lain?

Kalau kata saya sih, pencitraan semu akan lebih banyak mudharat-nya daripada manfaatnya. Kalau sekadar untuk gagah-gagahan atau demi sebuah maksud positif maka jujurlah, minimal pada diri sendiri, apa susahnya mengucapkan "saya sebenarnya belum pantas menggunakan "pakaian" ini, tapi bantu saya dan doakan saya agar dapat memantaskan diri dengan kualitas dan kapasitas yang sesuai dengan syarat-syarat menggunakan "pakaian" ini". Selayaknya lulus fit and proper test, karena kalau kita menggunakan pakaian yang tidak sepantasnya, maka tunggulah kehancuran.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi." Ada seorang sahabat bertanya; 'bagaimana maksud amanat disia-siakan? ' Nabi menjawab; "Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu." Hadits Bukhari Nomor 6015.

Wallahul muwaffiq ila aqwamit-tharieq.
Sesungguhnya hanya Allah SWT yang memberi petunjuk ke jalan yang selurus-lurusnya


Film Anak Muda Jaman Now (Remaja Milenial)


Anak Muda Jaman Now atau Remaja Milenial itu penuh problematika banget. Yes, ibarat mangga muda yang asam dan penuh kejutan rasanya bahkan kalau di rujak bisa jadi nano-nano rasanya. Beberapa tahun lalu, di usia lulus SMA dan menjelang kuliah biasanya dipenuhi dengan gejolak untuk mencoba sesuatu hal yang baru. Rasanya pengen melakukan sesuatu yang baru dan mencobanya. Terbukti, saya pun melakukan banyak hal seperti ikut UKM Paduan Suara, Jurnalis, Sastra, Radio, BEM dan lain-lain. 

Walhasil , IPK saya drop karena tersita dengan seluruh kegiatan UKM yang seabrek-abrek. Setahun berlalu, kemudian saya lebih selektif memilih UKM mana saja yang dilanjutkan dan ditinggalkan, akhirnya pilihan saya jatuh pada UKM Paduan Suara dan Kegiatan Mahasiswa Pemalang, Kota Kelahiran saya. Semester 3, IPK saya mulai naik karena kondisi yang nyaman dengan kegiatan diluar kuliah. Dan tren positif ini pun berlanjut hingga lulus kuliah. 

Pernah melakukan kegiatan yang tak berguna atau cenderung merugikan? Tentu saja pernah. Bolos kuliah karena kegiatan di UKM lebih menarik ataupun lupa mengerjakan tugas gara-gara main games. Kenakalan-kenakalan ini sebetulnya tidak disengaja, tapi memang saya termasuk mahasiswa patuh aturan kecuali dengan dosen killer. 

Wah, seru juga ya membahas kelakukan Anak Muda Jaman Now. Sebetulnya, anak membutuhkan pengertian dari orang tua dan begitu sebaliknya orang tua pun butuh dimengerti oleh anaknya. Kuncinya adalah masalah komunikasi agar semuanya berjalan mulus tanpa ada yang salah paham. Beruntung, kini ada film yang related dengan kegalauan dan permasalahan anak muda jaman now yaitu My Generation.

Yang kepengen lihat trailernya, yuk lihat youtubenya.


Sinopsis My Generation

Film ini akan menceritakan tentang persahabatan dari empat orang siswa SMU, yaitu Zeke, Suki, Konji dan Orly. Yang mana kisah mereka di awali oleh gagalnya pergi liburan, dikarenakan video buatan mereka yang mengkritik guru, sekolah dan juga orang tua, telah menjadi viral di sekolahan mereka.

Hingga berakibat mereka dihukum dan tak boleh pergi berlibur. Liburan sekolah yang mereka sangka terkesan tak istimewa tersebut, akhirnya malah membawa mereka pada kejadian-kejadian serta petualangan, yang memberikan mereka pelajaran yang sangat berarti dalam kehidupan mereka. Semenjak saat itu kehidupan mereka tak lagi sama. Seperti apakah kisah lengkapnya? Tonton Full Movie-nya untuk mengetahui jawabannya.


Kisah Persahabatan dan ...


Remaja Milenial jaman now sangat dekat dengan social media dan smartphone. Kejadian apapun langsung di upload ke socmed. Termasuk Zeke, Suki, Konji dan Orly, yang merekam video dan curhat segala hal mulai dari sekolah hingga orang tua. Dan, ternyata viral di sekolah. Bukannya menjadi yang positif, malah menghancurkan liburan dan hubungan dengan orang tua mereka. 

Upi mengangkat kisah remaja dengan pendekatan persahabatan dan bukan dari kisah cinta yang sudah banyak diangkat oleh film lain. Upi merupakan sutradara dari film 30 hari mencari cinta dan realita, cinta dan rock n roll. Upi mengharapkan dari film ini, remaja dan orang tua dapat memahami satu sama lain. Sudah saatnya label yang diberikan kepada anak misalnya si anak bandel, si anak kutu buku dan lainnya dihilangkan dan mendukung seluruh bakat dan minat anaknya. So cool adviced both for parent and children

It's time for you to have me time with your childs. Kerjaan yang banyak dan waktu yang kurang biasanya menjadi hal yang akumulatif bagi keluarga. Saatnya menonton film ini dengan keluarga dan bangunlah hubungan yang sangat komunikatif. Anak butuh support bukan judgement yang hanya sepihak saja. Sekecil apapun komunikasi kepada anak, peliharalah komunikasi tersebut. Jangan sampai anak mencari orang lain untuk mencurahkan isi hati dan problemnya. Jangan sampai anak salah arah di tangan orang lain. 

Selamat menonton film yang luar biasa untuk keluarga anda. Jangan lupa tanggal 9 November 2017 di bioskop-bioskop terdekat di kota kamu. 

Cast Film 


Sutradara Film: Upi
Rumah Produksi Film: IFI Sinema
Distributor Film: -
Penulis Naskah skenario / Novel Film: Upi
Produser Film: Adi Sumarjono
Tanggal Rilis / Tayang Film: 9 November 2017 (Indonesia)
Pemain : Surya Saputra, Arya Vasco, Alexandra Kosasie, Joko Anwar, Aida Nurmala, Indah Kalalo, Karina Suwandhi, Bryan Langelo, Lutesha, Tyo Pakusadewo, Ira wibowo.