Film Toko Barang Mantan : Semua Barang Mantan Itu Punya Sejarah Dan Kenangan

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Film Toko Barang Mantan

Siapa yang punya mantan lebih dari satu? Hayo jujur deh, berapa banyak jumlah mantan kamu? Dan, apa saja sih barang-barang yang pernah dikasih sama mantan kamu dan masih kamu simpan sampai saat ini? Jujur, dulu pernah punya mantan yang pintar banget dan selalu bikin terpukau dengan wawasannya apalagi semangat untuk belajar, jadilah saya sering ngasih buku. Selain buku, pernah ngasih juga kayak baju gitu, tapi paling sering sih buku.

Dan, masih ingat banget waktu itu saya ulang tahun, dia ngasih kejutan dengan datang ke kantor klien dan ngerayain bareng temen kantor. dan, hadiah yang saya terima waktu itu kemeja. Kalau ngga salah sih, waktu itu masih lembur di kantor klien karena mau ngejar penutupan catatan keuangan. Yah begitulah lika-liku kehidupan sebagai Auditor disebuah kantor akuntan publik di Jakarta.

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Film Toko Barang Mantan

Ngobrolin tentang Mantan memang ngga bakalan ada habisnya, apalagi kalau baru putus beberapa bulan lalu dan putusnya karena sesuatu hal yang sepele dan diluar dari nalar. Pasti nyesek dan pengen melupakan mantan begitu saja, nah biasanya barang-barang dari mantan yang punya kenangan baik itu suka maupun duka, bakalan dibuang atau dikasih ke teman-teman. Kenapa ngga dijual aja ke Toko Barang Mantan, iya ditoko ini semua barang dari mantan akan dipajang dengan semua kisahnya. Selain bisa cepat move on, kamu juga bisa meraih pundi-pundi uang dari barang itu. Menyenagkan bukan, kalau barang mantan itu bisa jadi uang? 

Oh iya, Toko Barang Mantan ini merupakan sebuah film yang dibintangi oleh Aktor Reza Rahadian bersama Marsha Timothy. Nah, sebelum lebih lanjut bahas filmnya mendingan kita lihat dulu yuk trailer film besutan Viva Westi ini.



Sedangkan Sinopsinya adalah sebagai berikut : 

Film Toko Barang Mantan bercerita tentang sosok Tristan (Reza Rahadian) seorang pria yang rela berhenti kuliah sarjana hukum bahkan di semester akhir yang tengah disibukkan masa-masa skripsi demi memulai bisnis dengan membuka sebuah toko yang diberi nama Toko Barang Mantan.

Lantaran memiliki karakter yang introvet, Tristan hanya sibuk menjadi pendengar curhatan kisah cinta yang kandas dari orang-orang yang menjual barang ke tokonya.

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Film Toko Barang Mantan

Tristan kemudian diceritakan kembali bertemu dengan Laras (Marsha Timohty) sang mantan kekasih saat keduanya masih duduk di bangku SMA. Kedatangan cinta lamanya itu ke Toko Barang Mantan bertujuan untuk menjual cincin pertunangannya.

Usai pertemuan itu, Tristan yang semula bersikap tertutup, menjadi orang yang terbuka dan menceritakan kepada dua sahabatnya Amel dan Rio bahwa dia mulai merasakan benih-benih cinta sejak pertama bertemu Laras di tokonya.

Apakah kisah cinta mereka semasa SMA akan terulang kembali? (Sumber tagar.id)

Cast Pemain 

Reza Rahadian sebagai Tristan
Marsha Timothy sebagai Laras
Iedil Putra sebagai Rio
Dea Panendra sebagai Amel
Roy Marten
Widi Mulia
Fendy Chow
Stella Cornelia

Review Film

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Film Toko Barang Mantan

Secara keseluruhan film ini sungguh menghibur meskipun endingnya masih terkesan dipaksakan karena harus diselesaikan, padahal kalau endingnya bisa dibuat lebih dramatisir lagi, maka akan membuat filmnya lebih menarik lagi. Secara kualitas akting, Reza Rahadian dan Marsha Timothy ini tidak diragukan lagi dan membuat film ini memiliki kesan yang romantis dan sangat beda. 

Dari segi sinematik, film ini sudah sangat bagus, namun memang karena bergenre romantis dan kekinian nuansa ceria dan cerah mendominasi di setiap adegan. 

Overall, Toko Barang Mantan ini wajib ditonton karena mengulang kisah mantan dan barang-barang yang memiliki kenangan bersamanya. Jangan lupa saksikan Film Toko Barang Mantang tanggal 20.02.2020 di seluruh bioskop di Indonesia. 

THE TWO POPES: Sisi Manusiawi Dua Orang Paus

THE TWO POPES: Sisi Manusiawi Dua Orang Paus  Netflix Movie THE TWO POPES  Karena bermain petasan dan meniup terompet katanya dilarang oleh Tuhan, tahun baruan  2020 nanti malam saya habiskan dengan menonton film The Two Popes saja. Ini film bagus. Menunjukkan sisi lain 2 orang paus yang selama ini dikenal berseberangan dalam banyak hal. Sepeninggal Paus Yohanes Paulus II, 115 Kardinal

14 Desember: Mengenang Balas Dendam 47 Ronin dari Ako

Saat Algernon Bertram Freeman- Mitford, Lord Redesdale pertama kali menerbitkan Tales of Old Japan pada tahun 1871, dia menghadirkan kepada para pembacanya salah satu cerita sejarah yang sangat dicintai di Jepang:" Insiden Ako", alias kisah 47 rōnin. Patung 47 Ronin di Ako Jepang.   Kisah yang berdasarkan kejadian nyata itu dimulai dengan kisah seorang penguasa daimyo di masa feodal Jepang,

14 Desember: Mengenang Balas Dendam 47 Ronin dari Ako

Saat Algernon Bertram Freeman- Mitford, Lord Redesdale pertama kali menerbitkan Tales of Old Japan pada tahun 1871, dia menghadirkan kepada para pembacanya salah satu cerita sejarah yang sangat dicintai di Jepang:" Insiden Ako", alias kisah 47 rōnin. Kisah yang berdasarkan kejadian nyata itu dimulai dengan kisah seorang penguasa daimyo di masa feodal Jepang, Asano Naganori/Asano Takumi no

99 Nama Cinta : Ketika Presenter Gosip Bertaubat


Pernah ngga merasakan dalam posisi yang benci tapi jadi rindu dan cinta? Pernah ngga merasakan bahwa akhirnya popularitas dan harta hanya menjadi salah satu tujuan dalam hidup kita? Mungkin kalaupun belum menemukan arti maknanya bisa menonton sebuah film yang di tulis skenarionya oleh Garin Nugroho dan disutradarai oleh Danial Rifky.

Sebagai penikmat film,  saya merasakan bahwa film ini memiliki makna yang sangat luas dan bukan hanya sekedar mengangkat makna religiusnya saja namun mengangkat sisi-sisi humanis dari setiap peran yang ada. Mungkin di Indonesia sangat jarang mengaikatkan antara religius dan populer sekaligus sehingga memunculkan harapan untuk terus menggabungkan keduanya.


Dunia perfilman Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan Acha Septriasa, pasca melahirkan, 99 Nama Cinta merupakan film pertamanya. Secara akting,  Acha ini sudah tidak diragukan lagi. Apalagi, kali inberadu akting dengan Deva Mahenra,  seorang aktor yang namanya melambung gara-gara sitkom di sebuah televisi swasta di Indonesia.

Deva Mahenra memerankan karakter yang berbeda dari kesehariannya, Seorang Ustadz yang memiliki sisi religius. Namun saya begitu terpukau karena Deva lagi-lagi sangat meyakinkan saya lewat beberapa shalawat dan lantunan ayat suci yang dibacakannya.

Film ini banyak bercerita tentang seluk beluk dunia pertelevisan, terutama sebuah program acara yang diminati oleh masyarakat dan bagaimana cara menjaga rating dan kualitas tayangan. Kita tidak pernah tahu bahwa rating itulah yang menjadi pertimbangan khusus sebuah program acara dilanjutkan atau tidak. Dan,  banyak sekali seluk beluk yang dikupas tuntas.


Dan, tak lengkap rasanya kalau membahas film tanpa tahu sinopsisnya terlebih dahulu. Nah,  ini dia sinopsis yang diambil dari google.com

Hidup dan karier Talia, seorang presenter sekaligus produser acara gosip yang sedang melejit di dunia infotainment, mendadak berubah drastis saat bertemu Kiblat, seorang ustaz muda yang muncul di kantornya untuk memberikan pelajaran agama kepada Talia atas kehendak almarhum ayah Talia kepada Kiblat sebagai hutang budi. Sejak pertemuan itu, karier Talia merosot jatuh gara-gara kesalahan kecil, tapi tak disangka, Kiblat lah yang membantunya bangkit dari keterpurukannya. Kedekatannya dengan Kiblat menimbulkan getar-getar cinta dalam hati Talia yang selama ini terasa kosong. Namun, semuanya buyar ketika mendengar gosip bahwa Kiblat hendak dijodohkan dengan Husna, seorang pengajar baru di pesantren milik keluarga Kiblat. Mampukah Talia memenangkan hati Kiblat?

Oh iya, dan inilah trailer film 99 Nama Cinta.


Bagaimana dengan Filmnya? Secara keseluruhan,  filmnya bagus. Jalan ceritanya cukup bagus dengan beberapa kejutan ditambah aktingnya pemainya yang bagus sesuai peran. Namun, memang lagi-lagi hanya dikendala teknis saja seperti kualitas gambar yang masih bisa ditingkatkan setara dengan film di ASEAN seperti Thailand misalnya.

Secara pribadi, film dengan genre religius dan populer seperti ini harus diperbanyak ditengah banyaknya film dengan tema misteri dan horor.

Selamat Datang Di Negara The Republik Panas Dalam, Cerita Dari Koboy Kampus


Apa sih yang kamu lakuin pada saat di kampus? Masa-masa dulu itu penuh dengan kenangan dan tidak bakal terulang sampai kapanpun. Kalau saya dulu termasuk golongan aktif organisasi dan kenal banyak komunitas. Salah komunitas yang saya ikuti sampai semester akhir adalah paduan suara dan IMPP (Salah satu ikatan mahasiswa daerah).

"Enak ngga kuliah?"

Beberapa orang yang kurang beruntung dan hanya sampai bangku SMA sering menanyakan hal ini pada saya.

"Ada enak ada enggaknya."

"Enaknya?"

"Bisa bebas memilih apapun yang disukai termasuk mata kuliah dan dosennya."

"Enggak enaknya?"

"Semuanya serba dituntut bagus dan harus lulus tepat waktu."

Kehidupan kampus inilah yang menginspirasi film Koboy Kampus. Sebuah film tentang kampus, tepatnya tentang Pidi Baiq. Siapa yang tak mengenal Pidi Baiq? Penulis buku Dilan 1990 ini sangat fenomenal dan karyanya meledak dipasaran. Bukan hanya buku,  namun filmnya juga sangat di gemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.

Nah,  ada baiknya kita menonton trailer filmnya terlebih dahulu.


Sinopsisnya secara garis besar adalah cerita tentang Pidi Baiq pada masa kuliahnya di Fakultas Seni Rupa ITB. Di mana pada saat itu Pidi (Jason Ranti) dan teman-temannya Ninuk (Ricky Harun), Deni (Bisma Karisma), Erwin (David John Schaap) dan Dikdik (Miqdad Auddasy) mendirikan sebuah negara sendiri yang bernama "Negara Kesatuan Republik The Panasdalam".

Film ini dikemas dengan bahasa yang ringan, unik, penuh candaan khas tahun 1990-an, mengangkat problematika masa kuliah dan kisah cinta yang diwarnai lagu-lagu segar dari The Panasdalam Bank.


Secara keseluruhan, filmnya sangat menarik karena berhubungan dengan dunia kampus dan pada masa sekitar 1990-an akhir dengan bumbu jokes yag sangat kental. Apalagi pada masa tersebut mahasiswa dipandang sebagai agen perubahan dan sebagai kepanjangan dari aspirasi masyarakat.


Nah, siapa yang pengen mengenang semua kehidupan kampus dan kisah suka dukanya bisa mulai menonton dari tanggal 25 Juli 2019 di seluruh bioskop kesayangan kamu di seluruh Indonesia.

Cast:

Jason Ranti as Pidiq

Ricky Harun as Ninuk

Bisma Karisma as Deni

David John Schaap as Erwin

Migdad Addausy as Dikdik

Steffi Zamora,

Danilla Riyadi,

Vienny JKT48 as Viny

Christi Colondam,

Jennifer Lepas,

Anfa Safitri

Produser:

Budi Ismanto, Muhammad Soufan (munna), M. Nolizamo

Sutradara:

Pidi Baiq, Tubagus Deddy

Penulis:

Pidi Baiq, Tubagus Deddy

Produksi:

69 Production & MNC Pictures



Blusukan Di Negeri Kincir Angin

Blusukan Di Negeri Kincir Angin buku film Negeri Van Oranje

Novel Negeri Van Oranje

Judul: Negeri Van Oranje
Penulis: 
Wahyuningrat, Adept Widiarsa, 
Annisa Rijadi, Rizki Pandu Permana
Penerbit: Bentang Pustaka
Kota Terbit: Bandung
Tahun Terbit: Cetakan 6, 2015
Deskripsi Fisik: 576 halaman
ISBN: 97860229100367

Setiap manusia tidak pernah tahu takdir yang membawa mereka ke tempat yang baru. Kemudahan di tengah kesulitan terkadang hadir tanpa disangka. Banjar, Wicak, Daus, Geri
dan Lintang adalah lima mahasiswa Indonesia yang ditakdirkan bertemu saat cuaca dingin menghampiri Amersfoort, sebuah kota di provinsi Utrecht, Belanda.

Latar belakang mereka untuk bersekolah di negeri Belanda penuh dengan kontroversi. Banjar adalah seorang lulusan institut teknik ternama di Bandung yang meninggalkan kemapanan hidup sosialita Jakarta. Wicak merupakan sang aktivis Illegal Logging karena penelitiannya ‘diekstradisi’ ke kantor pusat di Belanda. Daus adalah seorang pegawai negeri sipil golongan III/a Kementerian Agama yang memilih sekolah ke Belanda mengambil program Human Rights Law. Lintang, dengan bekal polis asuransi atas namanya, bertekad mengambil program di bidang European Studies. Kemudian, Geri adalah seorang anak juragan bus antar kota dengan saldo tabungan Euronya menyaingi pemenang “Who Wants to be a Millionaire” yang menetap di Belanda sejak kuliah Strata 1.

Alur cerita dalam buku ini sangat sederhana dan mudah ditebak. Penulis lebih menitikberatkan setting tempat dari setiap adegan dalam cerita. Merangkum kemegahan dan keindahan di setiap sudut kota Belanda menjadi ciri khas yang wajib dimiliki oleh setiap penulis. 

Raden Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Annisa Rijadi, dan Rizki Pandu Permana, yang merupakan penulis buku ini, berhasil menggambarkan apa yang ada di bayangan pembaca tentang negeri Belanda. Pembaca akan terkesima dengan kehidupan mahasiswa di negeri kincir angin tersebut. 

Novel Negeri Van Oranje ditulis dengan alur cerita yang mengalir apik dan bahasa yang ringan. Pembaca juga akan dibuat tergelak beberapa kali dengan bumbu humor yang disisipkan penulis. Penyelipan bahasa Belanda dalam setiap percakapan para tokohnya menjadi nilai tambah sekaligus pengetahuan dalam buku ini. Kehadiran footnote dirasa bermanfaat dengan tips dan trik menarik dalam kemasan yang sederhana.

Membaca buku ini juga seperti sedang bernostalgia di era chattingVoice Over Internet Protocol (VOIP), dan blog yang digunakan oleh sesama mahasiswa Indonesia untuk saling berkomunikasi lewat internet di era tahun 2000-an. Biasanya mahasiswa Indonesia akan takjub dengan kecepatan akses internet di Belanda. Saat komputer baru saja dinyalakan dan tersambung dengan internet, mereka tidak perlu menunggu lama untuk mengunggah dokumen atau berkomunikasi seharian penuh. 

Novel ini memuat banyak informasi dan panduan bagi mahasiswa atau calon mahasiswa yang akan melanjutkan studinya di Belanda. Penulis dengan jelas menuliskan tentang pengurusan administrasi kampus, cara menggunakan transportasi umum, hingga rekomendasi tempat berlibur di sela kesibukan kuliah. 

Negeri Van Oranje juga telah hadir dalam versi layar lebar yang telah rilis dari tanggal 23 Desember 2015 lalu. 

Peresensi Krishna Pandu Pradana 
MK Edisi Januari 2016 Volume XI / NO. 100

Blusukan Di Negeri Kincir Angin buku film Negeri Van Oranje

***

Film Negeri Van Oranje

Film Negeri Van Oranje mendapat rating 7,4/10 dalam halaman IMDb. IMDb (Internet Movie Database) adalah sebuah basis data daring informasi yang berkaitan dengan film, acara televisi, video rumahan, dan permainan video, dan acara internet, termasuk daftar pemeran, biografi kru produksi dan personil, ringkasan plot, trivia, dan ulasan serta penilaian oleh penggemar. 

Mengenai film yang disutradarai oleh Endri Pelita ini banyak menerima review positif terutama soal tampilan visual film yang indah, pujian ini tentunya tertuju kepada Yoyok Budi Santoso yang bertindak sebagai Sinematografer / Cinematographer atau DoP atau DP (Director of Photography)  dalam film Negeri Van Oranje. Yoyok Budi Santoso sudah terlibat dalam banyak film dengan hasil visual yang indah.

Alur cerita film Negeri Van Oranje bergerak mundur (flashback), gaya penceritaan ini membuatnya seru dan menarik. Menyenangkan melihat bagaimana film ini menggambarkan persahabatan mereka yang dipermanis dengan hadirnya seorang Lintang.

Kualitas akting kelima tokoh bersinergi dalam chemistry yang baik. Para aktor berhasil mendalami kepribadian peran, merekalah nyawa yang menghidupkan film ini sehingga tidak mudah ditebak. Dengan sentuhan jokes dan twists yang natural dan pas.

Soal musik yang asik dalam film ini menjadi tanggung jawab Yarriya Bahriah Safara dan performance Wizzy Wiliana. Film ini juga banyak diisi dengan denting piano dan alunan biola yang manis. 

Kesimpulannya, baik novel dan filmnya cukup baik untuk dinikmati.

Salam


Koki-Koki Cilik 2 : Film Yang Menyatukan Keluarga


Pernah ngga nonton film bareng keluarga mulai dari yang kecil sampai kakek nenek pun menonton film yang sama? Saya kira jarang sekali kita mendapatkan momen seperti ini. Apalagi saat ini film keluarga itu sangatlah jarang bahkan hampir bisa dihitung dengan jari. Dan,  pastinya hitungan kita tidak sampai pada jari ke sembilan atau ke sepuluh. Film yang saya maksud adalah film keluarga Indonesia seperti dahulu ada "Petualangan Sherina".

Anak-anak pun butuh hiburan yang membuat dirinya merasa terhibur dan mendapatkan pembelajaran yang mungkin orang tua sulit lakukan. Dengan film,  anak-anak mampu menangkap adegan dan melatih kemampuan menangkap momen dan kejadian yang tidak dilihatnya di kehidupan sehari-hari.

Saya senang sekali dengan kemunculan film koki-koki cilik 2 ini. Saya patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi MNC Pictures yang selama ini konsisten menelurkan banyak film keluarga yang dapat diterima oleh semua pihak. Jarang sekali terdapat film yang mampu merangkul seluruh anggota keluarga. Kalau saya pastinya akan mengajak keponakan saya Syafira yang kini akan masuk Taman Kanak-Kanak.

Sebelum masuk kedalam review saya,  tidak ada salahnya kita mendapatkan gambaran dari sinopsisnya.

Koki-Koki Cilik 2 merupakan film drama keluarga yang disutradarai oleh Viva Westi. Libur telah tiba artinya Cooking Camp akan kembali dibuka. Bima, Alfa, Kevin, Niki, Mely dan Key datang ke camp dengan niat reuni malah dikejutkan bahwa camp sudah tutup. Ini semua berawal dari omongan Evan, mantan Chef terkenal, yang meragukan kredibilitas Grant sebagai pengajar di camp. Sementara keluarga besar Pak Malik ingin menjual lahan camp. Grant yang terpuruk kemudian dihibur anak-anak agar mau membuka Cooking Camp lagi. Mereka mempunyai ide untuk menjual makanan di food truck agar bisa mengumpulkan modal camp.



Usaha mereka dibantu oleh Tante Adel dan Adit, keponakan Adel yang lucu sekaligus pemurung sejak kematian Mamanya. Konflik bermunculan ketika menjual makanan tidak segampang yang mereka kira. Ditambah sandwich buatan Adit dituduh hasil jiplakan restoran yang dikelola oleh Evan yang ternyata adalah alumni Cooking Camp angkatan pertama. Kini anak-anak harus bersatu dan bekerja keras untuk mempertahankan Cooking Camp.

Menurut saya, film ini membuktikan bahwa film keluarga sangatlah dinantikan oleh penonton Indonesia yang mayoritas memiliki anak dan keluarga besar yang memiliki sanak saudara yang banyak. Bagi saya inilah film Indonesia yang memiliki pesan sangat mendalam tentang cita-cita anak yang harus mendapatkan prioritas dari orang tua. Jangan sampai cita-cita ini hilang digantikan oleh ego orang tua yang menjadi boomerang bagi anaknya nanti.

Film keluarga di Indonesia sangatlah sedikit. Maka dari itu,  kita membutuhkan film seperti ini untuk menumbuhkan kreativitas dan hiburan bagi anak-anak diseluruh Indonesia.

Siapkah kamu menonton koki-koki cilik 2 yang sudah tayang di seluruh bioskop di Indonesia? Yuk ajak seluruh teman,  sahabat,  orang tua,  om tante,  kakek nenek dan seluruh warga di sekitarnya untuk nonton bareng.



GLASS (2019) Psikologi Thriller

Review Film GLASS (2019) Psikologi Thriller
Film Glass (2019) adalah sebuah film Trilogi superhero psikologi-thriller horror karya sutradara M. Night Shyamalan. Film ini tidak terlalu banyak menampilkan flashback dari 2 film sebelumnya, sehingga untuk menikmati film ini enggak ada jalan lain kecuali menonton sekuel film sebelumnya. Oh iya,  untuk yang belum nonton film Glass catatan ini mengandung spoiler, jangan teruskan membaca jika tidak ingin terkena spoiler yang akan mengganggu Anda dalam menikmati film Glass.

Untuk menjelaskan film Glass saya akan sedikit membahas 2 film sebelumnya, yaitu Unbreakable (2000) dan Split (2017).

Unbreakable (2000)

Trilogi ataupun crossover ini dimulai dari Unbreakable (2000) yang menceritakan tentang seorang petugas keamanan bernama David Dunn (Bruce Willis), korban satu-satunya yang selamat dari kecelakaan mematikan kereta api Eastrail 177 akibat sabotase.

David kemudian berjumpa dengan Elijah Price (Samuel L. Jackson), seorang kolektor komik yang terlahir dengan kelainan genetika sehingga membuat tulang-tulangnya sangat rapuh. Price memiliki teori, jika di dunia ini ada orang yang serapuh dirinya, maka pasti ada orang yang sebaliknya. Price yakin David memiliki kekuatan super sebagaimana komik yang ia baca.

Price juga berkeyakinan bahwa komik adalah cara mengungkap sejarah superhero yang disembunyikan. Setiap tokoh komik adalah tokoh nyata yang disamarkan, komik adalah cara dunia mewariskan sejarah itu.

Split (2017)

Film kedua dari trilogi ini adalah film Split (2017). Split mengisahkan tentang Kevin Wendel Crumb (James McAvoy), pemuda dengan 23 kepribadian akibat keadaan keluarga orang tuanya. Dua kepribadian paling dominan dalam pikiran Kevin adalah Dennis, lelaki perfeksionis yang sangat memperhatikan kebersihan, dan Patricia yang dianggap ibu oleh kepribadian lain dengan sifat mirip dengan Dennis.

Selain itu ada sosok bocah 9 tahun Hedwig yang polos, Orwell si ahli sejarah, Barry si penata busana, dan sebagainya.

Dennis menculik tiga remaja perempuan untuk menjadi tumbal pada satu kepribadian terakhir yang belum muncul; yaitu The Beast, sosok monster yang akhirnya memangsa 2 dari 3 remaja perempuan yang diculik. 

Casey Cooke (Anya Taylor-Joy) adalah satu korban penculikan dapat selamat dari terjangan The Beast karena pengalaman hidupnya yang menderita. Casey bahkan berhasil berteman dengan Hedwig,  salah satu kepribadian Kevin yang berusia 9 tahun, dengan memanfaatkan kepolosan Hedwig itulah Casey mencoba untuk melarikan diri.

Pada bagian akhir film Split, terlihat David Dunn (Bruce Willissedang menonton berita mengenai kejadian heboh yang disebabkan Kevin. Adegan itu dimaknai banyak orang bahwa Shyamalan sedang memberi isyarat atau clue akan kelanjutan film Split dan mempertemukan David  dan Kevin, dugaan tersebut tidak ditampik Shyamalan, akhirnya ia menjawab semua spekulasi dan dugaan itu dengan film Glass yang menjadi puncak trilogi film ini.

Glass (2019)

David, Kevin dan Prince akhirnya bertemu dalam film Glass, ketiganya dikurung dalam rumah sakit jiwa sebagai pasien Dr. Ellie Staple (Sarah Paulson), seorang ahli kejiwaan yang yakin bahwa tiga pasiennya itu hanya menderita delusi.

Jika film Unbreakable menokohkan David Dunn dengan kekuatan supernya, Film Split menokohkan Kevin Wendel Crumb yang memiliki 24 kepribadian, maka Film Glass lebih menokohkan Mr Glass alias Elijah Price sang master mind. setidaknya hal itu jelas ditunjukkan dengan pemilihan judul film pamungkas ini.

Film Glass menunjukkan kecerdasan Mr Glass yang dapat dengan bebas keluar masuk ruang tahanannya sehingga dapat memodifikasi mesin scan yang digunakan dan mengatur rencana melarikan diri bersama David dan Kevin. Pada dasarnya Prince dapat berbuat apa saja di dalam fasilitas itu, termasuk menukar obat bius yang harus ia konsumsi. Jika sepanjang film ia tampak terbius itu hanya akting, saat malam ia bebas melakukan apa saja dari kursi rodanya.
Review Film GLASS (2019) Psikologi Thriller
Dari perbedaan perlakuan kita juga diperkenalkan masing-masing karakter, hanya David yang terikat rantai
Twist dalam film ini adalah ketika Dr. Ellie Staple yang sangat yakin menguasai situasi tersadar bahwa ia telah dimanipulasi dan dimanfaatkan oleh Price untuk memuluskan rencana Mr Glass untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa superhero itu ada.

Segala rencana Price diarahkan kepada Dr. Ellie Staple untuk berkesimpulan bahwa David dan Kevin akan bertarung pada acara peresmian Osaka Tower, sebuah gedung baru yang akan mengundang perhatian banyak media agar tujuan Price mengungkap superhero kepada khalayak tercapai.

Dr. Ellie Staple merasa berhasil karena Prince, David dan Kevin tidak berhasil mencapai Osaka Tower namun ia harus kecewa, Mr Glass menunjukkan kecerdasannya dengan memanfaatkan semua kamera untuk merekam kejadian dan mengirim rekaman itu kepada ibunya, Casey dan Joseph (anaknya David). Dari ketiga orang itulah video rekaman itu akhirnya dipublikasikan di internet.

Tujuan Elijah Prince atau Mr Glass adalah mengungkap eksistensi manusia-manusia dengan kemampuan super yang ternyata dirahasiakan keberadaannya oleh kelompok Dr. Ellie Staple. Dengan tersebarnya rekaman kejadian pertarungan antara David dan Kevin di halaman rumah sakit jiwa maka misi Dr. Ellie Staple gagal, sedangkan plot pertarungan di Osaka Tower hanyalah tujuan samaran.

Demikian yang saya tangkap dari film Glass, Mr Glass menunjukkan bahwa untuk mencapai sebuah sasaran maka kita perlu menciptakan sasaran samaran yang memiliki tujuan sama dengan sasaran yang sebenarnya. Orang yang tidak ingin kita berhasil akan berusaha menggagalkan pencapaian tujuan kita, namun karena mereka hanya fokus pada tujuan yang disamarkan maka mereka tidak sadar bahwa tujuan kita sebenarnya sudah tercapai dan bisa jadi upaya mereka menggagalkan rencana kita sebenarnya justru memfasilitasi agenda kita yang sebenarnya. 

Secara keseluruhan film ini kurang memuaskan karena alur ceritanya berjalan agak lambat. Alur cerita yang lambat ini bertujuan untuk menolong mereka yang belum menonton film Unbreakable dan Split agar dapat juga mengikuti film Glass. 

Hadirnya Night Shyamalan dalam film juga seperti untuk menjelaskan latar belakang David yang sudah dijelaskan dalam film Unbreakable. Buat yang sudah pernah menonton Unbreakable, kehadiran Night Shyamalan sebagai cameo dalam film ini tidak diperlukan :D  btw Night Shyamalan juga hadir sebagai cameo yang membantu Dr Fletcher melihat cctv rumahnya dalam film Split.

Seperti juga penjelasan-penjelasan karakter Casey, untuk yang belum pernah menonton film Split mereka akan kebingungan bagaimana menjelaskan hubungan dekat Casey dan Kevin, setidaknya bagi yang sudah menonton Split penampilan awal Casey dalam film Glass ini bisa menyegarkan kembali ingatan mengenai tokoh Casey.

Untuk yang belum menonton film Unbreakable dan Split, Film Glass tetap dapat dinikmati, setidaknya karakter tiap tokoh dibangun kembali walau sedikit. Tokoh Dr. Ellie Staple amat sangat membantu menjelaskan tiap karakter melalui berbagai percakapan dan aksinya.

Film ini gak booming dan banyak yang gak mengira bahwa film ini adalah film tentang superhero, mungkin begitulah pandangan terhadap superhero yang diinginkan M. Night Shyamalan melalui rangkaian filmnya ini. 

Btw fyi, dengan rilisnya film Glass pada awal Januari 2019, Shyamalan telah membuat kita menunggu 19 Tahun sejak Unbreakable rilis :D




Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online
Gambar milik Videoin.id
Saya tidak pernah mengaku memiliki kemampuan membuat kreasi dalam bentuk video. Entah bagaimana, sampai saat ini sudah beberapa kali teman meminta dibuatkan video profil hingga video promosi. 😁☕

Beberapa orang mungkin beranggapan kalau kita sedikit memahami tentang olah digital materi gambar dan foto, maka otomatis bisa membuat kreasi video, padahal kenyataannya yah enggak. Saya bisa menggunakan Adobe Photoshop yah enggak otomatis bisa menggunakan software pengolah film semacam Adobe Premier dengan segala software pendukungnya.

Video sebagai konten gabungan dari gambar bergerak dan suara ini mungkin adalah puncak dari kerumitan karya kreasi. Di dalamnya terangkum segala jenis karya, mulai dari tulisan teks, foto-foto, gambar bergerak, animasi, suara, musik hingga berbagai macam paduannya.

Membuat video susah? Yah gampang-gampang susah, dengan smartphone yang memadai kita bisa merekam dan mengedit video kapan saja, tapi untuk membuat video promosi yang memiliki pesan-pesan dan misi untuk disampaikan pastinya bukan pekerjaan mudah, kalau mudah yah profesi videografer mungkin akan berguguran dengan hadirnya smartphone yang semakin canggih.

Faktanya profesi fotografer saja tidak terancam dengan semakin banyaknya smartphone dan fiturphone yang mengandalkan kemudahan memotret, apalagi videografer dan para pembuat konten video yang memang membutuhkan keahlian khusus.

Ah seandainya saya lebih awal mengetahui sudah ada marketplace khusus jasa pembuatan video semacam Videoin.id ini, mungkin saya akan menyarankan teman tersebut untuk mencoba layanan yang ditawarkan Videoin.id.
Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Apa itu Videoin.id?


Begini, untuk berbelanja online kita tentu mengenal marketplace semacam Tokopedia, OLX, Toko Bagus dan semacamnya, nah khusus untuk keperluan pembuatan video dan hal-hal terkait video ternyata juga sudah ada marketplacenya, namanya Videoin.id.

Jadi di Videoin.id ini kita bisa bertemu dengan banyak penyedia jasa pembuat video dan hal-hal yang berhubungan dengan soal "per-video-an" dari hulu ke hilir yang disebut vendor. 

Vendor inilah yang akan menawarkan jasanya mulai dari Video Animasi, Videografi, editor, penulis naskah (copywriter), Voice Talent, Drone pilot, music arranger hingga penyedia jasa digital marketing untuk distribusi video marketing dan lain sebagainya.

Kalau kita hanya butuh pembuat  video, maka vendor yang kita cari yah, vendor yang menawarkan jasa pembuatan video saja. Vendor inilah yang nantinya akan membuat video yang kita inginkan sesuai jasa yang ia tawarkan. So, jika kita ingin membuat video profil atau video promosi produk, maka kita tinggal mencari penawaran yang paling sesuai.

Pengalaman semudah berbelanja online shopping itulah yang ditawarkan Videoin.id. Kita tinggal Cari - Pilih - Order - dan video yang kita inginkan akan di produksi oleh vendor.

Jurus Cari - Pilih - Order di Videoin.id


Proses pencarian dimudahkan dengan filter atau saringan berdasarkan kata kunci, kategori jenis jasa, lokasi dan biaya. Artinya saya bisa menggunakan filter lokasi "Bekasi" karena saya tinggal di Bekasi. Berdasarkan saringan lokasi ini maka nanti vendor yang muncul hanya yang berada di Bekasi. 

Jika tidak ada yang sesuai maka saya masih bisa mencoba dengan menggunakan saringan lain misalnya budget maksimal. Saya tinggal memasukkan budget atau biaya maksimal yang saya sanggupi lalu kemudian mencari vendor yang sesuai.

Setelah kita mendapatkan beberapa vendor yang "masuk akal" maka selanjutnya kita bisa klik order, lalu mengisi formulir beberapa pertanyaan dari vendor terkait layanan pembuatan video seperti apa yang kita inginkan. 

Proses pembuatan video umumnya berawal dari skrip - storyboard - bahan video+musik - proses. Vendor selalu membutuhkan komunikasi dengan kita dalam tiap tahapan. Ini penting agar video yang kita inginkan akan benar-benar sesuai keinginan dan kebutuhan. 

Bahkan ada juga vendor yang memberikan kita pilihan revisi dan kelebihan lainnya. Setelah vendor mengerjakan proyeknya maka vendor akan memberikan kita demo dari video yang kita pesan. Sesuai atau tidak tentunya merupakan hasil dari komunikasi kita sebelumnya dengan pihak vendor.

Oh iya, setelah proses produksi selesai, bagaimana dengan sistem pembayarannya?

Soal transaksi dan pelunasan, jangan khawatir, transaksi di Videoin.id sudah terintegrasi dengan Midtrans, maka semua transaksi dilakukan di payment gateway yang keamanannya terjamin. 

Midtrans sendiri menyediakan 18 cara bertransaksi. Untuk memudahkan kita melakukan transaksi, videoin.id juga telah memberikan pilihan menu beberapa channel transfer bank dan Gopay, kalau masih kurang juga, usulkan saja ke Videonya.id biar ditambahkan 😁

Kalau catatan saya ini masih belum bisa menjelaskan atau kamu masih penasaran untuk mengenal lebih jauh mengenai Videoin.id, sila kulik selengkapnya di web Videoin.id.

Salam.