Selamat Datang Di Negara The Republik Panas Dalam, Cerita Dari Koboy Kampus


Apa sih yang kamu lakuin pada saat di kampus? Masa-masa dulu itu penuh dengan kenangan dan tidak bakal terulang sampai kapanpun. Kalau saya dulu termasuk golongan aktif organisasi dan kenal banyak komunitas. Salah komunitas yang saya ikuti sampai semester akhir adalah paduan suara dan IMPP (Salah satu ikatan mahasiswa daerah).

"Enak ngga kuliah?"

Beberapa orang yang kurang beruntung dan hanya sampai bangku SMA sering menanyakan hal ini pada saya.

"Ada enak ada enggaknya."

"Enaknya?"

"Bisa bebas memilih apapun yang disukai termasuk mata kuliah dan dosennya."

"Enggak enaknya?"

"Semuanya serba dituntut bagus dan harus lulus tepat waktu."

Kehidupan kampus inilah yang menginspirasi film Koboy Kampus. Sebuah film tentang kampus, tepatnya tentang Pidi Baiq. Siapa yang tak mengenal Pidi Baiq? Penulis buku Dilan 1990 ini sangat fenomenal dan karyanya meledak dipasaran. Bukan hanya buku,  namun filmnya juga sangat di gemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.

Nah,  ada baiknya kita menonton trailer filmnya terlebih dahulu.


Sinopsisnya secara garis besar adalah cerita tentang Pidi Baiq pada masa kuliahnya di Fakultas Seni Rupa ITB. Di mana pada saat itu Pidi (Jason Ranti) dan teman-temannya Ninuk (Ricky Harun), Deni (Bisma Karisma), Erwin (David John Schaap) dan Dikdik (Miqdad Auddasy) mendirikan sebuah negara sendiri yang bernama "Negara Kesatuan Republik The Panasdalam".

Film ini dikemas dengan bahasa yang ringan, unik, penuh candaan khas tahun 1990-an, mengangkat problematika masa kuliah dan kisah cinta yang diwarnai lagu-lagu segar dari The Panasdalam Bank.


Secara keseluruhan, filmnya sangat menarik karena berhubungan dengan dunia kampus dan pada masa sekitar 1990-an akhir dengan bumbu jokes yag sangat kental. Apalagi pada masa tersebut mahasiswa dipandang sebagai agen perubahan dan sebagai kepanjangan dari aspirasi masyarakat.


Nah, siapa yang pengen mengenang semua kehidupan kampus dan kisah suka dukanya bisa mulai menonton dari tanggal 25 Juli 2019 di seluruh bioskop kesayangan kamu di seluruh Indonesia.

Cast:

Jason Ranti as Pidiq

Ricky Harun as Ninuk

Bisma Karisma as Deni

David John Schaap as Erwin

Migdad Addausy as Dikdik

Steffi Zamora,

Danilla Riyadi,

Vienny JKT48 as Viny

Christi Colondam,

Jennifer Lepas,

Anfa Safitri

Produser:

Budi Ismanto, Muhammad Soufan (munna), M. Nolizamo

Sutradara:

Pidi Baiq, Tubagus Deddy

Penulis:

Pidi Baiq, Tubagus Deddy

Produksi:

69 Production & MNC Pictures



Blusukan Di Negeri Kincir Angin

Blusukan Di Negeri Kincir Angin buku film Negeri Van Oranje

Novel Negeri Van Oranje

Judul: Negeri Van Oranje
Penulis: 
Wahyuningrat, Adept Widiarsa, 
Annisa Rijadi, Rizki Pandu Permana
Penerbit: Bentang Pustaka
Kota Terbit: Bandung
Tahun Terbit: Cetakan 6, 2015
Deskripsi Fisik: 576 halaman
ISBN: 97860229100367

Setiap manusia tidak pernah tahu takdir yang membawa mereka ke tempat yang baru. Kemudahan di tengah kesulitan terkadang hadir tanpa disangka. Banjar, Wicak, Daus, Geri
dan Lintang adalah lima mahasiswa Indonesia yang ditakdirkan bertemu saat cuaca dingin menghampiri Amersfoort, sebuah kota di provinsi Utrecht, Belanda.

Latar belakang mereka untuk bersekolah di negeri Belanda penuh dengan kontroversi. Banjar adalah seorang lulusan institut teknik ternama di Bandung yang meninggalkan kemapanan hidup sosialita Jakarta. Wicak merupakan sang aktivis Illegal Logging karena penelitiannya ‘diekstradisi’ ke kantor pusat di Belanda. Daus adalah seorang pegawai negeri sipil golongan III/a Kementerian Agama yang memilih sekolah ke Belanda mengambil program Human Rights Law. Lintang, dengan bekal polis asuransi atas namanya, bertekad mengambil program di bidang European Studies. Kemudian, Geri adalah seorang anak juragan bus antar kota dengan saldo tabungan Euronya menyaingi pemenang “Who Wants to be a Millionaire” yang menetap di Belanda sejak kuliah Strata 1.

Alur cerita dalam buku ini sangat sederhana dan mudah ditebak. Penulis lebih menitikberatkan setting tempat dari setiap adegan dalam cerita. Merangkum kemegahan dan keindahan di setiap sudut kota Belanda menjadi ciri khas yang wajib dimiliki oleh setiap penulis. 

Raden Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Annisa Rijadi, dan Rizki Pandu Permana, yang merupakan penulis buku ini, berhasil menggambarkan apa yang ada di bayangan pembaca tentang negeri Belanda. Pembaca akan terkesima dengan kehidupan mahasiswa di negeri kincir angin tersebut. 

Novel Negeri Van Oranje ditulis dengan alur cerita yang mengalir apik dan bahasa yang ringan. Pembaca juga akan dibuat tergelak beberapa kali dengan bumbu humor yang disisipkan penulis. Penyelipan bahasa Belanda dalam setiap percakapan para tokohnya menjadi nilai tambah sekaligus pengetahuan dalam buku ini. Kehadiran footnote dirasa bermanfaat dengan tips dan trik menarik dalam kemasan yang sederhana.

Membaca buku ini juga seperti sedang bernostalgia di era chattingVoice Over Internet Protocol (VOIP), dan blog yang digunakan oleh sesama mahasiswa Indonesia untuk saling berkomunikasi lewat internet di era tahun 2000-an. Biasanya mahasiswa Indonesia akan takjub dengan kecepatan akses internet di Belanda. Saat komputer baru saja dinyalakan dan tersambung dengan internet, mereka tidak perlu menunggu lama untuk mengunggah dokumen atau berkomunikasi seharian penuh. 

Novel ini memuat banyak informasi dan panduan bagi mahasiswa atau calon mahasiswa yang akan melanjutkan studinya di Belanda. Penulis dengan jelas menuliskan tentang pengurusan administrasi kampus, cara menggunakan transportasi umum, hingga rekomendasi tempat berlibur di sela kesibukan kuliah. 

Negeri Van Oranje juga telah hadir dalam versi layar lebar yang telah rilis dari tanggal 23 Desember 2015 lalu. 

Peresensi Krishna Pandu Pradana 
MK Edisi Januari 2016 Volume XI / NO. 100

Blusukan Di Negeri Kincir Angin buku film Negeri Van Oranje

***

Film Negeri Van Oranje

Film Negeri Van Oranje mendapat rating 7,4/10 dalam halaman IMDb. IMDb (Internet Movie Database) adalah sebuah basis data daring informasi yang berkaitan dengan film, acara televisi, video rumahan, dan permainan video, dan acara internet, termasuk daftar pemeran, biografi kru produksi dan personil, ringkasan plot, trivia, dan ulasan serta penilaian oleh penggemar. 

Mengenai film yang disutradarai oleh Endri Pelita ini banyak menerima review positif terutama soal tampilan visual film yang indah, pujian ini tentunya tertuju kepada Yoyok Budi Santoso yang bertindak sebagai Sinematografer / Cinematographer atau DoP atau DP (Director of Photography)  dalam film Negeri Van Oranje. Yoyok Budi Santoso sudah terlibat dalam banyak film dengan hasil visual yang indah.

Alur cerita film Negeri Van Oranje bergerak mundur (flashback), gaya penceritaan ini membuatnya seru dan menarik. Menyenangkan melihat bagaimana film ini menggambarkan persahabatan mereka yang dipermanis dengan hadirnya seorang Lintang.

Kualitas akting kelima tokoh bersinergi dalam chemistry yang baik. Para aktor berhasil mendalami kepribadian peran, merekalah nyawa yang menghidupkan film ini sehingga tidak mudah ditebak. Dengan sentuhan jokes dan twists yang natural dan pas.

Soal musik yang asik dalam film ini menjadi tanggung jawab Yarriya Bahriah Safara dan performance Wizzy Wiliana. Film ini juga banyak diisi dengan denting piano dan alunan biola yang manis. 

Kesimpulannya, baik novel dan filmnya cukup baik untuk dinikmati.

Salam


Koki-Koki Cilik 2 : Film Yang Menyatukan Keluarga


Pernah ngga nonton film bareng keluarga mulai dari yang kecil sampai kakek nenek pun menonton film yang sama? Saya kira jarang sekali kita mendapatkan momen seperti ini. Apalagi saat ini film keluarga itu sangatlah jarang bahkan hampir bisa dihitung dengan jari. Dan,  pastinya hitungan kita tidak sampai pada jari ke sembilan atau ke sepuluh. Film yang saya maksud adalah film keluarga Indonesia seperti dahulu ada "Petualangan Sherina".

Anak-anak pun butuh hiburan yang membuat dirinya merasa terhibur dan mendapatkan pembelajaran yang mungkin orang tua sulit lakukan. Dengan film,  anak-anak mampu menangkap adegan dan melatih kemampuan menangkap momen dan kejadian yang tidak dilihatnya di kehidupan sehari-hari.

Saya senang sekali dengan kemunculan film koki-koki cilik 2 ini. Saya patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi MNC Pictures yang selama ini konsisten menelurkan banyak film keluarga yang dapat diterima oleh semua pihak. Jarang sekali terdapat film yang mampu merangkul seluruh anggota keluarga. Kalau saya pastinya akan mengajak keponakan saya Syafira yang kini akan masuk Taman Kanak-Kanak.

Sebelum masuk kedalam review saya,  tidak ada salahnya kita mendapatkan gambaran dari sinopsisnya.

Koki-Koki Cilik 2 merupakan film drama keluarga yang disutradarai oleh Viva Westi. Libur telah tiba artinya Cooking Camp akan kembali dibuka. Bima, Alfa, Kevin, Niki, Mely dan Key datang ke camp dengan niat reuni malah dikejutkan bahwa camp sudah tutup. Ini semua berawal dari omongan Evan, mantan Chef terkenal, yang meragukan kredibilitas Grant sebagai pengajar di camp. Sementara keluarga besar Pak Malik ingin menjual lahan camp. Grant yang terpuruk kemudian dihibur anak-anak agar mau membuka Cooking Camp lagi. Mereka mempunyai ide untuk menjual makanan di food truck agar bisa mengumpulkan modal camp.



Usaha mereka dibantu oleh Tante Adel dan Adit, keponakan Adel yang lucu sekaligus pemurung sejak kematian Mamanya. Konflik bermunculan ketika menjual makanan tidak segampang yang mereka kira. Ditambah sandwich buatan Adit dituduh hasil jiplakan restoran yang dikelola oleh Evan yang ternyata adalah alumni Cooking Camp angkatan pertama. Kini anak-anak harus bersatu dan bekerja keras untuk mempertahankan Cooking Camp.

Menurut saya, film ini membuktikan bahwa film keluarga sangatlah dinantikan oleh penonton Indonesia yang mayoritas memiliki anak dan keluarga besar yang memiliki sanak saudara yang banyak. Bagi saya inilah film Indonesia yang memiliki pesan sangat mendalam tentang cita-cita anak yang harus mendapatkan prioritas dari orang tua. Jangan sampai cita-cita ini hilang digantikan oleh ego orang tua yang menjadi boomerang bagi anaknya nanti.

Film keluarga di Indonesia sangatlah sedikit. Maka dari itu,  kita membutuhkan film seperti ini untuk menumbuhkan kreativitas dan hiburan bagi anak-anak diseluruh Indonesia.

Siapkah kamu menonton koki-koki cilik 2 yang sudah tayang di seluruh bioskop di Indonesia? Yuk ajak seluruh teman,  sahabat,  orang tua,  om tante,  kakek nenek dan seluruh warga di sekitarnya untuk nonton bareng.



GLASS (2019) Psikologi Thriller

Review Film GLASS (2019) Psikologi Thriller
Film Glass (2019) adalah sebuah film Trilogi superhero psikologi-thriller horror karya sutradara M. Night Shyamalan. Film ini tidak terlalu banyak menampilkan flashback dari 2 film sebelumnya, sehingga untuk menikmati film ini enggak ada jalan lain kecuali menonton sekuel film sebelumnya. Oh iya,  untuk yang belum nonton film Glass catatan ini mengandung spoiler, jangan teruskan membaca jika tidak ingin terkena spoiler yang akan mengganggu Anda dalam menikmati film Glass.

Untuk menjelaskan film Glass saya akan sedikit membahas 2 film sebelumnya, yaitu Unbreakable (2000) dan Split (2017).

Unbreakable (2000)

Trilogi ataupun crossover ini dimulai dari Unbreakable (2000) yang menceritakan tentang seorang petugas keamanan bernama David Dunn (Bruce Willis), korban satu-satunya yang selamat dari kecelakaan mematikan kereta api Eastrail 177 akibat sabotase.

David kemudian berjumpa dengan Elijah Price (Samuel L. Jackson), seorang kolektor komik yang terlahir dengan kelainan genetika sehingga membuat tulang-tulangnya sangat rapuh. Price memiliki teori, jika di dunia ini ada orang yang serapuh dirinya, maka pasti ada orang yang sebaliknya. Price yakin David memiliki kekuatan super sebagaimana komik yang ia baca.

Price juga berkeyakinan bahwa komik adalah cara mengungkap sejarah superhero yang disembunyikan. Setiap tokoh komik adalah tokoh nyata yang disamarkan, komik adalah cara dunia mewariskan sejarah itu.

Split (2017)

Film kedua dari trilogi ini adalah film Split (2017). Split mengisahkan tentang Kevin Wendel Crumb (James McAvoy), pemuda dengan 23 kepribadian akibat keadaan keluarga orang tuanya. Dua kepribadian paling dominan dalam pikiran Kevin adalah Dennis, lelaki perfeksionis yang sangat memperhatikan kebersihan, dan Patricia yang dianggap ibu oleh kepribadian lain dengan sifat mirip dengan Dennis.

Selain itu ada sosok bocah 9 tahun Hedwig yang polos, Orwell si ahli sejarah, Barry si penata busana, dan sebagainya.

Dennis menculik tiga remaja perempuan untuk menjadi tumbal pada satu kepribadian terakhir yang belum muncul; yaitu The Beast, sosok monster yang akhirnya memangsa 2 dari 3 remaja perempuan yang diculik. 

Casey Cooke (Anya Taylor-Joy) adalah satu korban penculikan dapat selamat dari terjangan The Beast karena pengalaman hidupnya yang menderita. Casey bahkan berhasil berteman dengan Hedwig,  salah satu kepribadian Kevin yang berusia 9 tahun, dengan memanfaatkan kepolosan Hedwig itulah Casey mencoba untuk melarikan diri.

Pada bagian akhir film Split, terlihat David Dunn (Bruce Willissedang menonton berita mengenai kejadian heboh yang disebabkan Kevin. Adegan itu dimaknai banyak orang bahwa Shyamalan sedang memberi isyarat atau clue akan kelanjutan film Split dan mempertemukan David  dan Kevin, dugaan tersebut tidak ditampik Shyamalan, akhirnya ia menjawab semua spekulasi dan dugaan itu dengan film Glass yang menjadi puncak trilogi film ini.

Glass (2019)

David, Kevin dan Prince akhirnya bertemu dalam film Glass, ketiganya dikurung dalam rumah sakit jiwa sebagai pasien Dr. Ellie Staple (Sarah Paulson), seorang ahli kejiwaan yang yakin bahwa tiga pasiennya itu hanya menderita delusi.

Jika film Unbreakable menokohkan David Dunn dengan kekuatan supernya, Film Split menokohkan Kevin Wendel Crumb yang memiliki 24 kepribadian, maka Film Glass lebih menokohkan Mr Glass alias Elijah Price sang master mind. setidaknya hal itu jelas ditunjukkan dengan pemilihan judul film pamungkas ini.

Film Glass menunjukkan kecerdasan Mr Glass yang dapat dengan bebas keluar masuk ruang tahanannya sehingga dapat memodifikasi mesin scan yang digunakan dan mengatur rencana melarikan diri bersama David dan Kevin. Pada dasarnya Prince dapat berbuat apa saja di dalam fasilitas itu, termasuk menukar obat bius yang harus ia konsumsi. Jika sepanjang film ia tampak terbius itu hanya akting, saat malam ia bebas melakukan apa saja dari kursi rodanya.
Review Film GLASS (2019) Psikologi Thriller
Dari perbedaan perlakuan kita juga diperkenalkan masing-masing karakter, hanya David yang terikat rantai
Twist dalam film ini adalah ketika Dr. Ellie Staple yang sangat yakin menguasai situasi tersadar bahwa ia telah dimanipulasi dan dimanfaatkan oleh Price untuk memuluskan rencana Mr Glass untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa superhero itu ada.

Segala rencana Price diarahkan kepada Dr. Ellie Staple untuk berkesimpulan bahwa David dan Kevin akan bertarung pada acara peresmian Osaka Tower, sebuah gedung baru yang akan mengundang perhatian banyak media agar tujuan Price mengungkap superhero kepada khalayak tercapai.

Dr. Ellie Staple merasa berhasil karena Prince, David dan Kevin tidak berhasil mencapai Osaka Tower namun ia harus kecewa, Mr Glass menunjukkan kecerdasannya dengan memanfaatkan semua kamera untuk merekam kejadian dan mengirim rekaman itu kepada ibunya, Casey dan Joseph (anaknya David). Dari ketiga orang itulah video rekaman itu akhirnya dipublikasikan di internet.

Tujuan Elijah Prince atau Mr Glass adalah mengungkap eksistensi manusia-manusia dengan kemampuan super yang ternyata dirahasiakan keberadaannya oleh kelompok Dr. Ellie Staple. Dengan tersebarnya rekaman kejadian pertarungan antara David dan Kevin di halaman rumah sakit jiwa maka misi Dr. Ellie Staple gagal, sedangkan plot pertarungan di Osaka Tower hanyalah tujuan samaran.

Demikian yang saya tangkap dari film Glass, Mr Glass menunjukkan bahwa untuk mencapai sebuah sasaran maka kita perlu menciptakan sasaran samaran yang memiliki tujuan sama dengan sasaran yang sebenarnya. Orang yang tidak ingin kita berhasil akan berusaha menggagalkan pencapaian tujuan kita, namun karena mereka hanya fokus pada tujuan yang disamarkan maka mereka tidak sadar bahwa tujuan kita sebenarnya sudah tercapai dan bisa jadi upaya mereka menggagalkan rencana kita sebenarnya justru memfasilitasi agenda kita yang sebenarnya. 

Secara keseluruhan film ini kurang memuaskan karena alur ceritanya berjalan agak lambat. Alur cerita yang lambat ini bertujuan untuk menolong mereka yang belum menonton film Unbreakable dan Split agar dapat juga mengikuti film Glass. 

Hadirnya Night Shyamalan dalam film juga seperti untuk menjelaskan latar belakang David yang sudah dijelaskan dalam film Unbreakable. Buat yang sudah pernah menonton Unbreakable, kehadiran Night Shyamalan sebagai cameo dalam film ini tidak diperlukan :D  btw Night Shyamalan juga hadir sebagai cameo yang membantu Dr Fletcher melihat cctv rumahnya dalam film Split.

Seperti juga penjelasan-penjelasan karakter Casey, untuk yang belum pernah menonton film Split mereka akan kebingungan bagaimana menjelaskan hubungan dekat Casey dan Kevin, setidaknya bagi yang sudah menonton Split penampilan awal Casey dalam film Glass ini bisa menyegarkan kembali ingatan mengenai tokoh Casey.

Untuk yang belum menonton film Unbreakable dan Split, Film Glass tetap dapat dinikmati, setidaknya karakter tiap tokoh dibangun kembali walau sedikit. Tokoh Dr. Ellie Staple amat sangat membantu menjelaskan tiap karakter melalui berbagai percakapan dan aksinya.

Film ini gak booming dan banyak yang gak mengira bahwa film ini adalah film tentang superhero, mungkin begitulah pandangan terhadap superhero yang diinginkan M. Night Shyamalan melalui rangkaian filmnya ini. 

Btw fyi, dengan rilisnya film Glass pada awal Januari 2019, Shyamalan telah membuat kita menunggu 19 Tahun sejak Unbreakable rilis :D




Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online
Gambar milik Videoin.id
Saya tidak pernah mengaku memiliki kemampuan membuat kreasi dalam bentuk video. Entah bagaimana, sampai saat ini sudah beberapa kali teman meminta dibuatkan video profil hingga video promosi. 😁☕

Beberapa orang mungkin beranggapan kalau kita sedikit memahami tentang olah digital materi gambar dan foto, maka otomatis bisa membuat kreasi video, padahal kenyataannya yah enggak. Saya bisa menggunakan Adobe Photoshop yah enggak otomatis bisa menggunakan software pengolah film semacam Adobe Premier dengan segala software pendukungnya.

Video sebagai konten gabungan dari gambar bergerak dan suara ini mungkin adalah puncak dari kerumitan karya kreasi. Di dalamnya terangkum segala jenis karya, mulai dari tulisan teks, foto-foto, gambar bergerak, animasi, suara, musik hingga berbagai macam paduannya.

Membuat video susah? Yah gampang-gampang susah, dengan smartphone yang memadai kita bisa merekam dan mengedit video kapan saja, tapi untuk membuat video promosi yang memiliki pesan-pesan dan misi untuk disampaikan pastinya bukan pekerjaan mudah, kalau mudah yah profesi videografer mungkin akan berguguran dengan hadirnya smartphone yang semakin canggih.

Faktanya profesi fotografer saja tidak terancam dengan semakin banyaknya smartphone dan fiturphone yang mengandalkan kemudahan memotret, apalagi videografer dan para pembuat konten video yang memang membutuhkan keahlian khusus.

Ah seandainya saya lebih awal mengetahui sudah ada marketplace khusus jasa pembuatan video semacam Videoin.id ini, mungkin saya akan menyarankan teman tersebut untuk mencoba layanan yang ditawarkan Videoin.id.
Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Apa itu Videoin.id?


Begini, untuk berbelanja online kita tentu mengenal marketplace semacam Tokopedia, OLX, Toko Bagus dan semacamnya, nah khusus untuk keperluan pembuatan video dan hal-hal terkait video ternyata juga sudah ada marketplacenya, namanya Videoin.id.

Jadi di Videoin.id ini kita bisa bertemu dengan banyak penyedia jasa pembuat video dan hal-hal yang berhubungan dengan soal "per-video-an" dari hulu ke hilir yang disebut vendor. 

Vendor inilah yang akan menawarkan jasanya mulai dari Video Animasi, Videografi, editor, penulis naskah (copywriter), Voice Talent, Drone pilot, music arranger hingga penyedia jasa digital marketing untuk distribusi video marketing dan lain sebagainya.

Kalau kita hanya butuh pembuat  video, maka vendor yang kita cari yah, vendor yang menawarkan jasa pembuatan video saja. Vendor inilah yang nantinya akan membuat video yang kita inginkan sesuai jasa yang ia tawarkan. So, jika kita ingin membuat video profil atau video promosi produk, maka kita tinggal mencari penawaran yang paling sesuai.

Pengalaman semudah berbelanja online shopping itulah yang ditawarkan Videoin.id. Kita tinggal Cari - Pilih - Order - dan video yang kita inginkan akan di produksi oleh vendor.

Jurus Cari - Pilih - Order di Videoin.id


Proses pencarian dimudahkan dengan filter atau saringan berdasarkan kata kunci, kategori jenis jasa, lokasi dan biaya. Artinya saya bisa menggunakan filter lokasi "Bekasi" karena saya tinggal di Bekasi. Berdasarkan saringan lokasi ini maka nanti vendor yang muncul hanya yang berada di Bekasi. 

Jika tidak ada yang sesuai maka saya masih bisa mencoba dengan menggunakan saringan lain misalnya budget maksimal. Saya tinggal memasukkan budget atau biaya maksimal yang saya sanggupi lalu kemudian mencari vendor yang sesuai.

Setelah kita mendapatkan beberapa vendor yang "masuk akal" maka selanjutnya kita bisa klik order, lalu mengisi formulir beberapa pertanyaan dari vendor terkait layanan pembuatan video seperti apa yang kita inginkan. 

Proses pembuatan video umumnya berawal dari skrip - storyboard - bahan video+musik - proses. Vendor selalu membutuhkan komunikasi dengan kita dalam tiap tahapan. Ini penting agar video yang kita inginkan akan benar-benar sesuai keinginan dan kebutuhan. 

Bahkan ada juga vendor yang memberikan kita pilihan revisi dan kelebihan lainnya. Setelah vendor mengerjakan proyeknya maka vendor akan memberikan kita demo dari video yang kita pesan. Sesuai atau tidak tentunya merupakan hasil dari komunikasi kita sebelumnya dengan pihak vendor.

Oh iya, setelah proses produksi selesai, bagaimana dengan sistem pembayarannya?

Soal transaksi dan pelunasan, jangan khawatir, transaksi di Videoin.id sudah terintegrasi dengan Midtrans, maka semua transaksi dilakukan di payment gateway yang keamanannya terjamin. 

Midtrans sendiri menyediakan 18 cara bertransaksi. Untuk memudahkan kita melakukan transaksi, videoin.id juga telah memberikan pilihan menu beberapa channel transfer bank dan Gopay, kalau masih kurang juga, usulkan saja ke Videonya.id biar ditambahkan 😁

Kalau catatan saya ini masih belum bisa menjelaskan atau kamu masih penasaran untuk mengenal lebih jauh mengenai Videoin.id, sila kulik selengkapnya di web Videoin.id.

Salam.





Kutukan Bapak Rumah Tangga Di Film 3 Dara 2


Suami adalah kepala rumah tangga yang biasanya memiliki kewibawaan di depan istri dan anak-anaknya. Biasanya Suami akan selalu menjadi pengambil keputusan pada saat adalah permasalahan yang melanda di keluarga. Namanya juga kepala rumah tangga maka akan dengan bijaksana memutuskan masalah. Namun, apa jadinya jika kepala rumah tangga justru menjadi sebab harta benda lenyap dan tak berapa lama kemudian jatuh miskin ketika usahanya ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai pemain bisnis yang handal? 

Monty Tiwa selalu menghadirkan kelucuan dalam beberapa film yang disutradarainya. Tora Sudiro, Tata dan Adipati Dolken menambah banyak kelucuan yang terjadi pada ketiga orang bersahabat karena terjalin dalam suatu bisnis yang awalnya sangat menjanjikan. Akting Tora memang sangat tidak diragukan, namun Adipati Dolken yang biasanya bermain dalam genre romantis ini mampu beradaptasi dengan banyak kelucuan yang dibuatnya. Sementara Tata memang sangat ahli sebagai bahan bully atau obyek penderita yang mampu mengoreng seluruh cerita menjadi sangat menarik. 

Sebelum kita menikmati sinopsi ceritanya, ada baiknya menonton dulu trailer film dari MNC Pictures ini.



Sedangkan sinopsis filmnya adalah sebagai berikut :

Film 3 Dara 2 bercerita tentang sebuah keluarga kecil dari Grace (Ovi Dian) dan Jay (Adipati Dolken) yang sudah menginjak usia tiga tahun pernikahannya. Sementara itu ada juga dua pasangan lainnya yang juga sudah mempunyai hubungan romantis dan harmonis dengan keluarganya masing-masing. Aniek (Fanny Fabriana) dan Affandy (Tora Sudiro) telah menikah serta sedang asyik dalam menggeluti bisnis online. Ada juga Kasih (Rania Putri) dan Richard (Tanta Ginting) yang sudah mendapatkan sebuah restu untuk menuju ke jenjang pernikahan.

Disisi lain ada sebuah kejadian atau kutukan yang menimpa Affandy, Richard dan Jay. Kutukan tersebut menimpa ke tiga cowok tersebut lantaran menganggap remeh perkerjaan rumah tangga yang biasanya sering istri mereka lakukan. Hal yang anggap sepele oleh ketiga cowok tersebut malah membuat mereka bangkrut. Akhirnya Jay, Affandy dan Richard memutuskan untuk tinggal di rumah Eyang Putri (Cut Mini), ibu Aniek.


Setelah menonton film ini, simpulan saya adalah film ini sangatlah menghibur dengan bumbu komedi namun berbalut romantisme dalam arti sebenarnya. Jika kita disuguhkan dengan romantisme anak remaja yang terkesan gombal, film sangat realistis dalam hal romantisme. Cinta itu bukan hanya rayuan gombal, cinta itu dibuktikan dengan kata-kata dan perbuatan. Jika cinta, maka suami pun harus rela menanggalkan semua kewibawaannya untuk kemudian menjadi bapak rumah tangga yang mengurus segala kebutuhan rumah mulaai dari nyuci, ngepel, masak dan mengurus anak. Sementara istri-istri mengantikan peran suaminya dan bekerja sampai malam demi mencukupi segala cicilan hutang yang didapatkan akibat berhutang kepada perusahaan lainnya. 


Konflik dan kekonyolan mampu menyulap film ini menjadi komendi yang menyenangkan. Tidak banyak film komedi Indonesia yang mampu membuat tertawa terpingkal-pingkal di tengah maraknya film horor yang merajalela belakangan ini. 

Saya terus terang sangat takut dengan film horor, namun biasanya karena ajakan dari teman, maka saya hanya mampu untuk menutupi muka selama film itu diputar. Film ini pun demikian, terdapat bumbu-bumbu seperti horor, misteri dan lainnya yang secara tidak langsung membuat penonton tidak bosan. 


4 bintang adalah nilai yang pas buat film ini dari 5 bintang. Memang ada beberapa kekuarangan seperti plot yang mudah ditebak dan alur yang begitu cepat sedangkan penonton ingin menikmati film lebih lama. Cast dan latar tempat menurut saya sudah pas, namun alangkah lebih baik lagi bila diperhatikan antara puncak, Bandung dan Jakarta yang kadang-kadang masih bisa bisa tertukar settingnya. 

Cast Film 3 Dara 2

Sutradara         :  Monty Tiwa
Penulis         :  Nataya Bagya
Bintang Film :  Tora Sudiro, Adipati Dolken, Tanta Ginting
Produksi         :  MNC Pictures

Shahrukh Khan Melawan Dirinya Sendiri Dalam Film FAN (2016)

Seorang yang saya kenal, yang menurut patron yang saya percaya dari gaya hidupnya yang "rebel-rebel" gitu sepertinya tidak mungkin menyukai film-film Bollywood tapi ini justru merekomendasikan kepada saya film Bollywood berjudul "FAN".  Baiklah, saya sudah menontonnya, dan ternyata bagus kok, ini sekadar sedikit catatan, spoiler dikit juga gapapa kan? Film lama ini hehehe...
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna
FAN adalah sebuah film berdurasi lebih dari 2 jam yang dirilis tahun 2016, Dibintangi oleh Shahrukh Khan, garapan sutradara Maneesh Sharma dan diproduseri Aditya Chopra di bawah bendera Yash Raj Films. 

Film ini dibuka dengan memperkenalkan tokoh Gaurav Chandna yang sejak kecil sudah tergila-gila dengan seorang aktor Aryan Khanna. Tak hanya gemar mengoleksi segala hal yang berbau Aryan Khanna layaknya seorang fans, Gaurav Chandna pun sangat beruntung karena memiliki wajah yang mirip dengan idolanya itu.

Singkat cerita, berkat dukungan kedua orangtuanya, Gaurav Chandna selalu memenangi kompetisi akting ala bintang idola di saat ada pekan raya tahunan di Delhi. Bermodalkan uang hadiah dan trophy yang ia dapatkan dari kompetisi inilah ia berencana merayakan ulang tahun Aryan Khanna dengan mendatangi sang idola ke rumahnya di Mumbai.

Twist film ini di mulai di sini. Kejadian di Mumbai mengubah hidup Gaurav Chandna selamanya. Nasib mempertemukan dirinya dengan sang idola yang ia sebut "senior" tidak seindah apa yang ia bayangkan. Yang Gaurav temukan di Mumbai bukan sang idola sesempurna citra yang selama ini ia yakini dan cintai sepenuh hati.

Sebagai fan, Gaurav rela melakukan apa saja demi sang idola. Namun sayangnya, Aryan justru tidak menyukai tindakan Gaurav yang dianggapnya justru sangat mengganggu. Sehingga Aryan menyuruh polisi menangkapnya dan memulangkan Gaurav kembali ke kampungnya.

Hal yang paling menyakiti hati Gaurav adalah saat Aryan sama sekali enggan memberikan waktunya walau hanya 5 menit demi semua yang telah Gaurav lakukan seumur hidupnya bahkan hingga berurusan dengan polisi. Arogansi sang superstar yang kaya raya itu membuat kecintaannya pada sang idola berbalik menjadi benci dan kesumat.

"Aku hanya ingin ia meminta maaf padaku atas ucapannya. Dia bukan siapa-siapa tanpa seorang penggemar." - Gaurav Chandna

Gaurav berbalik menyerang Aryan untuk mendapatkan kata maaf, namun hingga film berakhir kata maaf tidak berhasil ia dapatkan dari sang idola yang sombong dan meremehkan fansnya.

Dari segi akting, tokoh utama film ini adalah tokoh Gaurav Chandna yang lebih muda, lebih pendek, lebih kurus dari Aryan Khanna. Dalam film FAN ini Shahrukh Khan berhasil membuktikan keahlian aktingnya dengan memerankan kedua tokoh yang saling bermusuhan itu. 
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Untuk mewujudkan dua tokoh yang berbeda itu diserahkan kepada make up artist Greg Cannom.  Greg Cannom sudah beberapa kali meraih penghargaan di Grammy Awards. Greg pernah bekerja untuk film A Beautiful Mind, The Curious Case Of Benjamin Button, Kapoor and Sons dan lain-lain. Untuk finishing visual effects semua dikerjakan oleh Red Chillies Entertainment milik Shahrukh Khan.

Film FAN ini hanya menampilkan sedikit lagu-lagu dan tarian ala Bollywood, lebih banyak adegan suspense dan plot yang padat. Hmmmm ini film Shahrukh Khan pertama yang saya paham jalan ceritanya, selebihnya tidak ada yang membuat saya betah, beda dengan film-film Amir Khan yang lebih luas tema filmnya. :)

Selain film pertama Shahrukh Khan yang saya tonton hingga selesai, film ini banyak megajarkan saya tentang hubungan personal yang ditunjukkan oleh 2 tokoh itu. Gaurav adalah pribadi ceria yang dikenal baik oleh tetangga di lingkungannya. 

Gaurav adalah remaja dengan tipe entertainer yang bisa menghibur siapa saja. Namun di sisi lain, ia adalah orang yang cukup berbahaya karena kemampuannya menghancurkan reputasi Aryan Khanna dengan aksi-aksi yang tidak terduga.

Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Jika harus memilih untuk memihak kepada siapa, saya akan berpihak pada Gaurav Chandna. Aryan Khanna memang patut mendapat pelajaran karena sudah terlalu sombong kepada seorang penggemar fanatiknya, ya Aryan Khanna menurut saya patut dibenci. Tapi jangan membenci Shahrukh Khan, karena kedua tokoh itu, baik Aryan Khanna dan Gaurav Chandna sama-sama diperankan oleh Shahrukh Khan :D

Happy Weekend


Shahrukh Khan Melawan Dirinya Sendiri Dalam Film FAN (2016)

Seorang teman yang gaya hidupnya "rebel-rebel" begitu sepertinya tidak mungkin menyukai film-film Bollywood, tapi ini justru merekomendasikan kepada saya film Bollywood berjudul "FAN".  Baiklah, saya sudah menontonnya, dan ternyata bagus kok, ini sekadar sedikit catatan angin-anginan, spoiler dikit juga gapapa kan? Film lama ini hehehe...
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna
FAN adalah sebuah film berdurasi lebih dari 2 jam yang dirilis tahun 2016, Dibintangi oleh Shahrukh Khan, garapan sutradara Maneesh Sharma dan diproduseri Aditya Chopra di bawah bendera Yash Raj Films. 

Film ini dibuka dengan memperkenalkan tokoh Gaurav Chandna yang sejak kecil sudah tergila-gila dengan seorang aktor Aryan Khanna. Tak hanya gemar mengoleksi segala hal yang berbau Aryan Khanna layaknya seorang fans, Gaurav Chandna pun sangat beruntung karena memiliki wajah yang mirip dengan idolanya itu.

Singkat cerita, berkat dukungan kedua orangtuanya, Gaurav Chandna selalu memenangi kompetisi akting ala bintang idola di saat ada pekan raya tahunan di Delhi. Bermodalkan uang hadiah dan trophy yang ia dapatkan dari kompetisi inilah ia berencana merayakan ulang tahun Aryan Khanna dengan mendatangi sang idola ke rumahnya di Mumbai.

Twist film ini di mulai di sini. Kejadian di Mumbai mengubah hidup Gaurav Chandna selamanya. Nasib mempertemukan dirinya dengan sang idola yang ia sebut "senior" tidak seindah apa yang ia bayangkan. Yang Gaurav temukan di Mumbai bukan sang idola sesempurna citra yang selama ini ia yakini dan cintai sepenuh hati. Pada kehidupan nyata, Aryan Khanna adalah manusia biasa yang memiliki egonya sendiri dan jelas merupakan pribadi yang berbeda dengan yang ia perankan pada film-filmnya.

Sebagai fan, Gaurav rela melakukan apa saja demi sang idola. Namun sayangnya, Aryan justru tidak menyukai tindakan Gaurav yang dianggapnya justru sangat mengganggu kehidupan pribadinya. Sehingga Aryan "menyuruh" polisi untuk menangkapnya dan memulangkan Gaurav kembali ke kampungnya.

Hal yang paling menyakiti hati Gaurav adalah saat Aryan sama sekali enggan memberikan waktunya walau hanya 5 menit demi semua yang telah Gaurav lakukan seumur hidupnya bahkan hingga berurusan dengan polisi. Arogansi sang superstar yang kaya raya itu membuat kecintaannya pada sang idola berbalik menjadi benci dan kesumat.

"Aku hanya ingin ia meminta maaf padaku atas ucapannya. Dia bukan siapa-siapa tanpa seorang penggemar." - Gaurav Chandna

Gaurav berbalik "menyerang" Aryan untuk mendapatkan kata maaf, namun hingga film berakhir kata maaf tidak berhasil ia dapatkan dari sang idola yang sombong dan meremehkan fansnya. Ini bukan film happy ending, untuk pendukung Gaurav mungkin harus menyiapkan tisu, tapi banyak sekali pelajaran berharga dalam film ini.

Dari segi akting, tokoh utama film ini adalah tokoh Gaurav Chandna yang lebih muda, lebih pendek, lebih kurus dari Aryan Khanna. Dalam film FAN ini Shahrukh Khan berhasil membuktikan keahlian aktingnya dengan memerankan kedua tokoh yang saling bermusuhan itu. 
Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Untuk mewujudkan dua tokoh yang berbeda itu diserahkan kepada make up artist Greg Cannom.  Greg Cannom sudah beberapa kali meraih penghargaan di Grammy Awards. Greg pernah bekerja untuk film A Beautiful Mind, The Curious Case Of Benjamin Button, Kapoor and Sons dan lain-lain. Untuk finishing visual effects termasuk membuat wajah dan badan Gaurav berbeda dan lebih muda dari Aryan, semua dikerjakan oleh Red Chillies Entertainment milik Shahrukh Khan.

Film FAN ini hanya menampilkan sedikit lagu-lagu dan tarian ala Bollywood, lebih banyak adegan suspense dan plot yang padat. Hmmmm ini film Shahrukh Khan pertama yang saya paham jalan ceritanya, selebihnya tidak ada yang membuat saya betah, beda dengan film-film Amir Khan yang lebih luas tema filmnya. :)

Selain film pertama Shahrukh Khan yang saya tonton hingga selesai, film ini banyak megajarkan saya tentang hubungan personal yang ditunjukkan oleh 2 tokoh itu. Gaurav adalah pribadi ceria yang dikenal baik oleh tetangga di lingkungannya. 

Gaurav adalah remaja sederhana dengan tipe entertainer yang bisa menghibur siapa saja. Namun di sisi lain, ia adalah orang yang cukup berbahaya karena kemampuannya menghancurkan reputasi Aryan Khanna dengan aksi-aksi yang tidak terduga.

Aryan Khanna dan Gaurav Chandna Film Shahrukh Khan Fan
Perhatikan perbedaan wajah Shahrukh Khan sebagai Gaurav Chandna dan Aryan Khanna
Jika harus memilih untuk memihak kepada siapa, maka saya akan berpihak pada Gaurav Chandna. Aryan Khanna memang patut mendapat pelajaran karena sudah terlalu sombong kepada seorang penggemar fanatiknya, ya Aryan Khanna menurut saya patut dibenci. Tapi jangan membenci Shahrukh Khan, karena kedua tokoh itu, baik Aryan Khanna dan Gaurav Chandna sama-sama diperankan oleh Shahrukh Khan :D

Happy Weekend


Stadhuis Schandaal, Film Sejarah Batavia Rasa Milennial


Batavia, sebuah masa dimana Jakarta masih dibawah pendudukan Hindia Belanda sekitar tahun 1600-an. Sejarah mencatat banyak sekali hal yang terjadi di Jakarta tempoe doeloe. Bukan hanya tentang penjajahan, namun dibalik itu semua terdapat kisah menarik yang patut kita ikuti. Kisah romansa lama yang akhirnya menjadi cerita turun temurun. 

Saya sebetulnya tidak terlalu suka namun saya juga tidak menolak jika diberikan banyak soalan mengenai Sejarah. Bagi saya pelajaran ini akan terasa sama saja, namun ketika lulus Sekolah Menengah, justru saya tak sadar sangat ingin tahu kehidupan dimasa lampau lebih dalam lagi dan lagi. Ya, sangat bertolak belakang dengan jaman-jaman SMA dulu.


Beberapa waktu lalu, saya menemukan kesenangan baru berupa film yang bergenre masa lampau Batavia, karena mengambil setting tempat di Museum Fatahillah atau yang dikenal dengan sebutan Museum Sejarah Jakarta. Dulunya, Fatahillah merupakan balaikota Batavia, seluruh kegiatan dan perdagangan dilakukan disekitar wilayah ini. Ternyata banyak kisah yang tidak terungkap di Batavia, salah satunya adalah kisah romansa antara Noni Belanda dengan kekasihnya dari kalangan bawah, atau prajurit.

Bagi saya, Indonesia memang butuh banyak film yang mengangkat Sejarah, karena masih banyak bangunan kuno yang harusnya tetap dilestarikan. Lagi pula, Kids Zaman Now juga harus tahu dan faham mengenai sejarah Indonesia di masa lampau. Dulu saya sangat hambar dalam menelaah Sejarah, kini seakan saya haus akan sejarah mengenai banyak hal termasuk sejarah Batavia dan lain-lainnya. 

Trailer Film Sara dan Fei Stadhuis Schandaal

Sebelumnya mari kita saksikan dulu bagaimana trailer film ini.


Sinopsis Film Sara dan Fei Stadhuis Schandaal

Fei (Amanda Rigby) adalah seorang mahasiswi yang sedang bertugas di kota tua Batavia. Saat ia mencari bahan dan riset tentang  The Old Batavia di kota tua, ia diperhatikan oleh seorang gadis cantik turunan Belanda-Jepang yang kemudian kita kenal dengan nama SAARTJE SPECX dipanggil Sara (Tara Adia), yang pernah hidup pada awal abad ke 17, tepatnya tahun 1628 saat Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen menjabat.

Suatu hari setelah kembali dari Shanghai, Fei meneruskan tugasnya. Di gedung Fatahillah, Sara kembali muncul dan tanpa sadar Fei dibawa melalui lorong waktu kembali ke abad 17. Sara menceritakan siapa, apa,dan kenapa. Sara membutuhkan media masa kini untuk menyampaikan bahwa hubungannya dengan Peter Cortenhoof adalah cinta murni, bukan perselingkuhan yang menyebabkan Peter dihukum gantung hingga mati dan Sara dibuang serta dikawinkan dengan orang lain.

Di lain sisi, Fei semakin dekat dengan Danny (Volland Voolt), seorang pengusaha partner ayahnya, setelah pacarnya Chiko semakin hari semakin tidak terkendali dan ternyata anggota sindikat Abimanyu (Anwar Fuady ) yang bergerak dalam kegiatan Cyber Crime. Pihak berwajib dapat menggulung sindikat Abimanyu.

Danny yang menemani Fei dalam perkara Chiko, kembali ke Shanghai, di mana dia tinggal sejak usia tujuh tahun. Fei menunda tugasnya dan menerbitkan sebuah novel yang menceritakan tentang Sara dan Peter, sebagaimana yang diinginkan oleh Sara.

What's My Poin

Menurut saya film seperti ini perlu diperbanyak dan saya harap banyak pihak yang mau mendukung film jenis sejarah seperti ini. Dari segi akting dan setting, saya akui sangat mengalir dan sesuai dengan karakter yang ditokohkan. Namun, beberapa hal yang seharusnya menjadi detail tidak digarap dengan sempurna. Serta, harusnya film ini membutuhkan sentuhan lain seperti humor yang akan menambah betah penonton mengikuti alurnya. 

Detail dan Cast Film Sara dan Fei Stadhuis Schandaal

Tanggal Rilis : 26 Juli 2018
Genre : Drama-Misteri
Sutradara : Adisurya Abdy
Penulis Skenario : Adisurya Abdy
Rumah Produksi : Xela Pictures

Amanda Rigby sebagai Fei
Tara Adia sebagai Sara
Michael Lie sebagai Peter Cortenhoof
Villand Voolt sebagai Danny Wong
Anwar Fuady sebagai Abimanyu
Roweina Umboh sebagai Eva Ment
Julian Kunto sebagai Komandan Polisi Cyber Crime
Septian Dwi Cahyo sebagai Perwira Belanda
Ricky Cuaca sebagai Teman Fei

Dan tonton juga keseruan Gala Premierenya

Dilan dan Milea baik-baik saja, Kamu sudah move on?


Mau saya ramal? Kita akan bertemu di novel ke-4 dan film Dilan yang selanjutnya. 3 novel tentang kisah masa lalu Dilan dan Milea karya Pidi Baiq tidak akan selesai di novel ke-3 yang berjudul "Milea, Suara Dari Dilan". Tetapi mau sampai seri berapapun juga, sepanjang memperlengkap kisah Dilan dan Milea akan tetap asik untuk dibaca, itu ramalan saya. Sambil dengar soundtrack film Dilan pasti lebih asik, bisa download di akhir postingan.

Gak tau deh kalau novel Dilan ke-4 nanti ternyata berisi kisah Dilan dan Cika, atau tentang Bunda (ibunya Dilan), apakah akan tetap gemesin dan berhasil bikin saya gak mau melepas bukunya sampai selesai baca seperti 3 novel itu. Atau bisa saja testimoni dan cerita dari tokoh-tokoh lain seperti Piyan, Wati, Susi, Rani bahkan Anhar kalau masih mau mempertajam buku Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 dan Tahun 1991.
Download Novel Dilan Milea
Pinjeman Novel Dilan dari Allan

Kenapa Dilan dan Milea harus putus?

Yah memang begitu, novel fiksi tanpa konflik bakalan kayak kasus rendang crispy, rasanya mungkin akan renyah dan garing sesuai selera, tapi yah bukan rendang namanya, mungkin dendeng atau fried chicken.

Kalau Dilan dan Milea gak putus, nanti Mas Herdi dan Cika bagaimana munculnya dalam cerita? Jangan-jangan Mas Herdi yang memegang tangan Cika di warung bakso sebelum kisah kerupuk dibagi dua? Gak seru atuh.

Memang sangat disayangkan kisah romantis Dilan dan Milea ini putus di tangan Pidi Baiq sang penulisnya. Padahal kan bisa saja dibuat balikan setelah dimediasi oleh Bunda di Dago Thee Huis atau Dago Tea House. Tapi, yah begitulah kisahnya, kalau mau protes yah jangan sama saya :)
"Aku tidak suka dikekang...., Tapi kalau yang mengekang Milea aku mau". Jelas itu bukan Dilan yang bilang, tapi bisot, lalu judul novelnya berubah menjadi Bisot dan Milea.... Gak yakin akan nge-hits seperti novel Dilan aslinya sih. :D

Dalam postingan blognya tertanggal 16 Juli 2015, Pidi Baiq (atau setidaknya menurut anggapan saya) memberi kode akan terbitnya buku ke-3 dengan postingan berikut:

download Novel Dilan Milea Suara dari Dilan
Milea: Suara Dilan
“Banyak Pembaca minta Dilan bicara”, kataku tiba-tiba membelokkan pokok bahasan.
“Bicara gimana?”
“Ya bicara. Menjelaskan, terutama menyangkut buku Dilan kedua. Bagaimana menurut sudut pandangnya tentang peristiwa yang dia alami terutama di bab-bab terakhir”
Milea diam, dengan sikap bagai orang berfikir. Kulihat kedua alisnya dia naikkan ke atas. 
“Aku terlalu ngontrol Dilan ya di buku kedua?”, katanya dengan wajah sedikit agak murung
“Kan sebelum diterbitkan, udah konfirmasi dulu, terus kamu setuju, ya udah”, kataku.
Dia ketawa, semua juga ketawa.
“Dilan nanti mau bicara apa?”, tanya dia dengan wajah sedikit agak cemas
“Kan dia juga berhak bicara”, kataku dan kemudian minum
“Sebelum terbit, aku baca dulu dong?”. Dia memohon dengan senyum
“Oke” ....

Buat yang belum membaca buku ke-3 yang berjudul "Milea: Suara dari Dilan", sepertinya akan kurang lengkap untuk memahami latar belakang putusnya Dilan dan Milea. Jadi kalau buku Dilan 1 dan 2 itu diceritakan dengan menggunakan sudut pandang Milea secara dominan maka di buku ke-3 inilah pembaca akan diajak menyelami kisah-kisah yang ada di buku 1 & 2 dalam sudut pandang atau perspektif Dilan. Dalam buku ke-3 "Milea, Suara Dari Dilan" inilah putusnya Dilan dan Milea juga dikaji oleh Remi Moore pada bagian akhir.

Sangat gamblang dijelaskan mengapa Dilan dan Milea putus, penyebabnya yah kolaborasi dari Dilan dan Milea sendiri. Jadi tokoh Remi Moore ini tokoh penting, selain telah menginspirasi modus ramalan yang dipakai Dilan saat PDKT, juga berjasa telah menjelaskan mengapa Dilan dan Milea putus dari sudut pandang androgini (maskulin dan feminim secara bersamaan) bahwa sudah kodratnya cowok gengsian dan cewek maluan dan hanya menunggu. Ya gitu deh... setidaknya Remi Moore sudah berperan baik meramu dua perspektif, yang mempertemukan sudut pandang feminim (Milea) dan maskulin (Dilan). *sotoy banget dah gue*

download novel dilan milea
Saya akui bahwa 3 novel dan 1 film yang sebenarnya untuk remaja ini cukup menarik, isinya cukup lengkap, mulai dari PDKT, bertengkar, hubungan dengan teman dan keluarga, putus cinta sampai bertemu lagi saat sudah memiliki pasangan baru. Pembaca bisa mengembangkan berbagai sikap yang sudah dicontohkan dalam skenario dalam film ataupun novel Dilan dan Milea ini.

Bahwa putus cinta itu gak serta merta berujung musuhan yang hanya saling menyiksa. Masing-masing antara Dilan dan Milea menempatkan kenangan itu sebagai aliran kisah hidup yang mengantar mereka pada kisah hari ini (begitu kata Bunda).
download novel Dilan Milea
Kamu sudah minta restu orang tua mau PDKT? Kalah sama Dilan dong :)

Lalu siapakah Cika? 

Dari Twitter Pidi Baiq ini saya kutipkan beberapa twit yang katanya komentar Cika atas kisah masa lalu Dilan dan Milea. Kalau buat saya ini semacam kode yang mungkin akan menjadi novel kelanjutan serial Dilan:
"Saya tidak ingin menjadikan kisah mereka sebagai tolok ukur untuk mengukur hubungan saya dengan Dilan. Saya menyukai kehidupan saya sekarang, dan insya Allah bisa toleran dengan semua kisah masa lalu mereka. Memang tidak banyak yang berhasil untuk lolos dari merasa cemburu, tapi saya tidak tertarik untuk terlibat di dalam persaingan macam itu. Hubungan saya dengan Dilan tidak harus menjadi pertempuran untuk melihat siapa, di antara saya dengan dia, yang memiliki pengalaman terbaik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagus bagaimana menghadapi masa lalu orang lain" Ancika Mehrunisa Rabu.

Saya sendiri lebih berharap buku serial Dilan ke-4 ini tentang Bunda. Dari semua tokoh dalam novel ini saya kagum sama tokoh Bunda. Sebagai seorang istri tentara, kepala sekolah/guru, sosok Bunda ini sangat mengayomi.

Adegan Bunda saat membela Milea di kantin sewaktu didatangi ibunya Anhar, dan saat bersama dengan Milea menjemput Dilan di rumah Burhan cukup menggambarkan ibu seperti apakah Bunda ini. Sangat logis. Sosok Ibu seperti ini umumnya didapati pada orang tua tunggal, ia bertindak sebagai ibu juga sebagai ayah. Dapat dimaklumi, karena ayah Dilan yang tentara tentunya lebih banyak berada di markasnya di Karawang daripada di Bandung.

Intinya, saya masih berharap ada lanjutan dari seri novel Dilan ini, berharap saja sesegera mungkin terbit :) Terlepas ini kisah nyata, fiksi atau campur-campur, saya merasa terhibur, banyak mengambil manfaat dan novel ini adalah bacaan yang rekomended buat remaja kalau kamu mencari bacaan yang tidak terlalu berat dan menghibur.

Oh iya, ini twit kode buku tentang Bunda juga bisa jadi akan terbit :) Amiin.


Untuk yang mau Download Album The Panasdalam Bank - Voor Dilan (EP) klik di sini aja yah.
Isi lagunya ada 5 lagu yang menjadi soundtrack film Dilan, yaitu: 1. Kamulah Mauku, 2. Dulu Kita Masih Remaja, 3. Kaulah Ahlinya Bagiku, 4. Di Mana Kamu dan 5. Kemudian Ini.