Episode 08 – Dari Intoleransi Sampai Ngaduk Bubur: Ngobrol Bareng Alissa Wahid

Suarane Podcast kedatangan satu lagi tamu keren: Alissa Wahid, putri sulung dari KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Alissa diundang oleh SEA-Junction, sebuah lembaga nirlaba yang didirikan untuk mendorong saling kesepahaman dan juga sebagai salah satu pusat informasi dan kajian kawasan Asia Tenggara.

Di sela-sela kegiatannya, Alissa bercerita tentang Jaringan Gusdurian yang dipimpinnya, bagaimana Gus Dur mendidik anak-anaknya untuk menghargai perbedaan, nilai-nilai Gus Dur sampai ke urusan mengaduk bubur sekalipun 🙂

Cerita selengkapnya bisa didengarkan di Soundcloud atau langsung di player di bawah ini:



Indeks: 
Catatan: Podcast ini berdurasi 40 menit. Silahkan klik pada timecode di bawah untuk langsung menuju ke bagian-bagian tertentu dari podcast ini (saat klik akan membuka ke Soundcloud):

00:00 – Pembukaan
06:28 – Kegiatran jaringan GusDurian di Indonesia
09:21 – Indikasi berkembangnya sikap intoleran di kalangan generasi muda.
12:13 – Bagaimana sih anak-anak Gus Dur diajari untuk punya sikap toleran?
17:30 – Dari soal buku, perusakan tempat ibadah, sampai bubur yang diaduk 🙂
31:59 – Mau gabung jadi geng Gusdurian?
36:20 – Penutup (Ayo jangan lupa subscribe ke Suarane podcast)

 

Tautan Terkait:

Ucapan Terima Kasih:

  • Alissa Wahid yang sudah mau ngobrol
  • Bu Lia Sciortino dari Sea Junction, Bangkok (Nantikan episode ngobrol dengan Bu Lia dua minggu lagi)
  • Teman-teman komunitas Podcaster Indonesia, khususnya Daru aka Buluk dari Podcast Pojokan, Ilham dari #TetepMekenyemPodcast, Adit dari Podcast Buku Kutu, dan DW aka Dimas Wahyu dari DWPodcast dan tidak ketinggalan Yeni dari YenInPodcast (sorry gue nggak punya alamat podcast lo nih)

Catatan Teknis Buat Teman-teman Podcaster:

  • Wawancara dilakukan dengan alat rekam digital Tascam-DR07, produk gagal nih dan sudah tidak lagi diproduksi karena bahan untuk alatnya yang terbuat dari plastik dan menimbulkan bunyi yang mengganggu hasil rekaman!
  • Untuk mengakali bunyi dari bodi alat recordernya saya memadukan alat rekam Tascam di atas dengan lapel microphone custom yang bercabang dua. Tujuannya juga agar rekaman suara lebih jelas baik dari penanya maupun nara sumber. Namun kesalahan saya adalah tidak memasangkan lapel micnya di baju nara sumber. Akibatnya suara “njomplang”. Gagal lagi deh hehe
  • Backup recorder. Percaya atau tidak pada akhirnya saya mengandalkan hasil rekaman back-up dari smartphone Xiaomi Redmi Note 4 saya. Suaranya memang agak kecil, tapi bisa diatasi dengan poin berikutnya di bawah ini
  • Levelator! Yes, pada akhirnya software sederhana Levelator kembali menjadi penyelamat. Suara rekaman yang kecil dan tidak imbang akhirnya diselamatkan oleh software gratisan ini. Sayang banget software ini sudah berhenti pengembangannya. Semoga saat upgrade OS komputer nanti dia tetap kompatibel
  • LESSON LEARNED: 1. Saat wawancara/ ngobrol langsung, selalu sedia back-up! 2. Levelator kembali terbukti berhasil dalam levelling suara yang sangat njomplang. 3. Melibatkan teman-teman kadang memunculkan pertanyaan-pertanyaan menarik dan di luar dugaan.

 

Lain-lain:

Musik yang digunakan di episode ini adalah Carpe Diem oleh Kevin MacLeod (incompetech.com) – Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0
Creative Commons Licence
Suarane.org  is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Episode 06 – Nongkrong Bareng Podcast Pojokan

Kali ini gue mau rekomendasi satu lagi channel podcast keren: Podcast Pojokan yang digawangi oleh Buluk dan Hap. Baru kali ini gue wawancara atau ngobrol lah lebih tepatnya, yang bikin keluar semua dari pakem ilmu wawancara yang selama ini gue yakini. Tapi justru di situlah kelebihan podcast ini. Meski terpisah jarak lebih dari 3000 Km antara Bangkok dan Depok, tapi rasanya seolah lagi nongkrong bareng mereka di pos siskamling di Kampung Beji sana, ngobrol segala macam tentang podcast podcast mereka dan juga podcast secara umum di Indonesia

Ayo ikutan nongkrong, yok. Masih ada tempat nih di pos kamling kita atau lumayan lah buat temen macet2an pulang pergi kerja.  Bisa dengar langsung di Souncloud di sini atau lewat player di bawah ini:



Dengarkan Podcast Pojokan ini di:

Soundcloud.com/podcastpojokan untuk episode terbaru atau di:

mixcloud.com/podcastpojokan untuk arsip-arsip podcast lama mereka.

 

Music used in this episode:

Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com)

Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Episode 05 – Kepo Buku – Statistik, Kebohongan, Donald Trump dan Buddha

Episode kedua segmen Kepo Buku ini akan kembali membahas macam-macam buku mulai dari soal statistik, kebohongan, sampai ngobrolin soal Donald Trump dan Buddha. Bingung kan? Dengerin makanya hehe…

Masih bersama trio host di tiga negara, Rane di Bangkok, Steven di Ambon, Indonesia dan Toto di Singapura. Plus, pastinya ada hadiah buku buat yang beruntung yang disponsori oleh Ksatria Buku. Selengkapnya bisa didengar di sini atau di player di bawah ini:



Time Code:

Episode ini berdurasi hampir satu jam, pas buat didengarkan di jalan pulang pergi kantor atau sekolah/ kampus. Tapi kalau mau dicemil sedikit-sedikit, silahkan di sini (klik time code buat langsung ke bagian-bagian berikut):

  • 00:00 – Opening dan info soal buku, dari harbolnas sampai ebook
  • 13:17 – Bukunya Pertama: Weaponized Lies nya Toto. Cocok buat menjelang 2019 🙂
  • 29:46 – Buku Kedua dan ketiga: Everybody Lies dan Di bawah Bayangan Bendera Merah-nya Steven.
  • 38:58 – Buku Ketiga dan keempat: Fire and Fury dan satu buku tentang diet yang beda dari yang lain :p

 

SPONSOR:

Episode Kepo Buku ini disponsori oleh Ksatria Buku (Silahkan lihat koleksi buku mereka di Tokopedia atau Instagram)

 

Tautan Terkait:

 

Selamat menikmati.

^RH

Episode 04 – Lagu Anak Zaman Old

 

Masih ingat lagu-lagu zaman anak-anak dulu? Ini kenangan beberapa lagu dari masa kecil gue yang sampai sekarang masih nempel di kepala. Episode ini tidak sama sekali tidak dipersiapkan dan direkam secara spontan gara-gara ingin mencoba kembali aplikasi lama yang pernah saya ulas di episode 02 tahun 2017 bernama Anchor. Semua lagu direkam secara spontan dengan iringan si “Tom,” ukulele kesayangan gue. Semoga berkenan.

Bisa didengarkan di player di bawah ini (Durasi: 28:56):



Tautan Terkait:

Catatan Teknis:

  • Episode ini aslinya direkam dengan menggunakan aplikasi platform audio Anchor. Satu lagi cara keren untuk siaran ala radio dan podcast melalui HP/ ponsel.
  • Berbeda dari biasanya, kali ini gue pakai mikrofon lapel, atau mikrofon jepit bercabang dua yang disambungkan ke hp Xiaomi Mi Max 2 agar bisa bebas bermain ukulele.
  • Lagu pembuka dan penutup: Carpe Diem – Kevin MacLeod (Incompetech.com)
  • Hak cipta lagu yang dicover di episode ini semua ada pemiliknya. Saya hanya menggunakan untuk tujuan hiburan dan bukan tujuan komersil.
  • Gambar cover podcast ini diambil dari Pixabay.com karya Alexas-Fotos.

Tabik!

 

Bangkok, 28 Januari 2017.

Rane

 

Episode 03 – Tentang Podcast di Indonesia

Hola! Lagi-lagi podcast yang ngomongin podcast. Segmen “In My Sok Tau Opinion” kali ini ngobrolin soal podcast-podcast Indonesia yang belakangan ini semakin rame. Ada beberapa podcast yang gue rekomendasi dan nanti juga akan gue rekomendasi lebih banyak lagi di episode selanjutnya. (Daftar podcast yang disebut di episode ini dan juga list aplikasi podcast player semua ada di bawah lengkap dengan tautan/ linknya.)

Shout out buat teman-teman podcast Indonesia, gue pinjem beberapa episode podcast kalian buat dicuplik di sini ya.

Selamat mendengarkan. Bisa didengar di player di bawah ini, atau mau dengar langsung di sini juga bisa.



Time Code:
Nggak ada waktu denger semua? Berikut ini indeksnya. Klik time code buat dengerin per-bagian.

  • 02:48 – Podcast itu apaan sih?
  • 06:11 – Apa saja kelebihan podcast?
  • 10:56 – Aplikasi-aplikasi buat dengerin podcast
  • 12:31 – Podcast-podcast Indonesia rekomendasi gue
  • 02:48 – Tips paling penting – menurut gue- untuk para Podcaster

 

List Aplikasi Podcast Rekomendasi Gue:

Catatan Teknis:

  • Episode ini direkam di luar (di kafe tepatnya) dengan aplikasi voice recorder bawaan Xiaomi Redmi Note 4. Gue pakai trik standar gue, yakni dengan menempelkan HP di telinga seolah sedang menelepon. Gue biasa pakai cara ini karena pertama gue cenderung terdengar natural karena serasa ngobrol di telepon dan bukan di depan mikrofon. Alasan kedua, ini teknik anti-kepo dan tidak mengundang perhatian, karena orang akan melihat kita seolah sedang telepon saja hehehe
  • Editing dan Mixing dilakukan dengan Audacity Portable (Ini adalah versi portable dari Audacity yang bisa disimpan di USB Flash Disc dan dibawa kemana-mana. Kebetulan ini gue edit di laptop kantor di sela-sela makan siang. Kebetulan laptop kantor tidak memperbolehkan install aplikasi macam-macam. Jadi gue tinggal colok USB dan nyalain Audacity Portable haha
  • Oya, edisi ini tidak di levelling seperti biasa. Jadi volumenya agak kecil dari biasanya, tapi lumayan ballance lah…
  • Music used in this episode: “Carpe Diem” by Kevin MacLeod (incompetech.com) – Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Enjoy 🙂

RH

Episode 02 – Kepo Buku: Dari Panama Papers, Logical Fallacies sampai Laut Bercerita

Inilah episode perdana Segmen Kepo Buku yang melulu ngobrolin soal buku oleh tiga orang yang terpisah di tiga negara: Rane (Bangkok), Steven Sitongan (Ambon, Indonesia) dan Hertoto Eko (Singapura). Di bagian awal kita membicarakan secara singkat buku-buku apa saja yang sedang di baca, lalu masing-masing mencoba mengulas satu buku pilihan.

Kita juga akan bagi-bagi buku gratis (disponsori oleh Toko Buku Online Ksatria Buku.) Buku apa dan bagaimana caranya? Selengkapnya kepoin aja di podcast episode ini yang bisa didengarkan di bawah ini atau langsung ke Soundcloud di sini.



Episode ini berdurasi hampir satu jam, pas buat didengarkan di jalan pulang pergi kantor atau sekolah/ kampus. Tapi kalau mau dicemil sedikit-sedikit, silahkan di sini:

Bagian Pertama – Lagi baca buku apa aja?

Bagian Kedua – Buku pilihan Toto: Mastering Logical Fallacies: The Definitive Guide to Flawless Rhetoric and Bulletproof Logic – Michael Withey

Bagian Ketiga– Buku pilihan Steven: The Panama Papers: Breaking the Story of How the Rich and Powerful Hide Their Money – Bastian Obermayer & Frederik Obermayer

Bagian Keempat – Buku pilihan Rane: Laut Bercerita – Leila S. Chudori


Buku yang dibahas di episode ini:

Non Fiksi:

  • Hit Refresh: The Quest to Rediscover Microsoft’s Soul and Imagine a Better – Satya Nadella
  • The Mixer: The Story of Premier League Tactics, from Route One to False Nines – Michael Cox
  • The Panama Papers: Breaking the Story of How the Rich and Powerful Hide Their Money –  Bastian Obermayer & Frederik Obermayer
  • Mastering Logical Fallacies: The Definitive Guide to Flawless Rhetoric and Bulletproof Logic – Michael Withey
  • God: A Human History – Reza Aslan
  • Post-Truth: How Bullshit Conquered the World – James Ball

Fiksi:

  • Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu – Mahfud Ikhwan
  • Ratu Sekop dan cerita-cerita lainnya – Iksaka Banu
  • Laut Bercerita – Leila S. Chudori

 

SPONSOR:

Episode Kepo Buku ini disponsori oleh Ksatria Buku (Silahkan lihat koleksi buku mereka di Tokopedia atau Instagram)

 

Tautan Terkait:

 

Catatan Teknis:

  • Karena durasi yang sangat panjang, saya bereksperimen dengan menyediakan pecahan-pecahan yang bisa dicemil secara terpisah. Semuanya diunggah ke Soundcloud, namun tanpa menyertakan RSS karena sengaja agar tidak tampil di iTunes dan malah jadi membingungkan.
  • Musik pembuka dan latar: Life of Riley karya Kevin MacLeod (incompetech.com– recommended buat yang nyari musik-musik bebas royalty buat podcast)

 

Hak Cipta:

This episode of Suarane Podcast is licensed under a Creative Commons License.
Selamat menikmati!
-RH

Episode 01 – Hidup Dalam Tempurung

Selamat Tahun Baru 2018! Episode pertama di tahun yang baru ini adalah segmen solo-podcast “In My Sok Tau Opinion“. Sebuah podcast yang sangat personal, agak subyektif dan sedikit kontemplatif.

Jadi gue baru saja nonton salah satu episode Ted Talk lama oleh seseorang bernama Eli Pariser dan lantas merasa menemukan jawaban atas kegalauan gue akhir-akhir ini melihat makin konyolnya kita adu rusuh di dunia online, bahkan juga sudah merambah offline.

Bisa didengarkan lewat player di bawah atau langsung ke soundcloud di sini.



Tautan Terkait:

*Disclaimer:

  • Podcast ini mengutip sebagian dari episode Ted Talk oleh Eli Pariser
  • Musik yang dicover di episode ini hak ciptanya ada pada pemiliknya dan saya cover bukan untuk tujuan komersil

Episode 15 – Steven dan Ksatria Buku

Obrolan dengan Steven Sitongan seorang penggila buku asal Ambon yang juga memiliki toko buku online di Ksatria Buku. Suatu hari di pertengahan Desember ini kita ngobrol macam-macam hal, mulai dari bisnis buku online, kecintaannya pada buku, jenis-jenis buku favoritnya dll. Simak juga informasi tentang segmen baru Suarane Podcast mulai Januari 2018 yang akan memberikan rekomendasi buku menarik, dan ngobrol segala sesuatu hal tentang buku yang disponsori oleh Ksatria Buku.



Time Code:

  • 00:00 – Teaser
  • 00:34 – Pembukaan
  • 06:22 – Tentang bisnis buku “Ksatria Buku”
  • 12:52 – Break, pesan sponsor ?
  • 13:46 – Tentang kecintaan pada buku dan kegiatannya di Ambon
  • 23:30 – Break, pesan sponsor ?
  • 24:21 – Koleksi Ksatria Buku
  • 35:13 – Sekilas tentang segmen baru tentang buku Suarane Podcast
  • 37:45 – Closing

Tautan Terkait:
Info lain tentang tamu kita kali ini bisa dilihat di:

Catatan Teknis:

  • Setelah menghilang di episode-episode sebelumnya, kali ini gue kembali menggunakan teaser di awal podcast. Teaser sekitar 30 menit diambil dari bagian-bagian menarik dalam obrolan episode ini untuk memancing ketertarikan. Sebuah teknik yang gue justru pelajarin dari trend vlog di YouTube ?
  • Teaser 30 detik ini juga dipakai untuk promo di Instagram @SuaranePodcast disertai dengan cuplikan foto-foto koleksi buku Ksatria Buku
  • Mixing suara menggunakan Audacity, 4 track, mono.
  • Levelling suara dengan Levelator, pastinya.
  • Musik pembuka dan latar: Life of Riley karya Kevin MacLeod (incompetech.com – recommended buat yang nyari musik-musik bebas royalty buat podcast)

Hak Cipta:

Eps.15 – Steven dan Ksatria Buku by Suarane is licensed under a Creative Commons License.

Episode 14 – Cetar Wars For Beginners

Sebuah usaha (yang sangat subyektif) untuk menjelaskan apa itu Star Wars, siapa saja tokoh-tokoh utamanya, dan bahkan penjelasan singkat setiap episode Star Wars berdasarkan urutan rilisnya, mulai dari Original Trilogy, Prequel Trilogy, sampai ke Sequel Trilogy (hanya sampai episode 7, Force Awakens, karena saat ini direkam episode 8 jelas belum nongol).

PERINGATAN: Ini episode podcast solo yang sangat panjang, terpanjang dalam sejarah Suarane Podcast sejauh ini. Mungkin bakal membosankan, tapi semoga bisa membantu untuk memahami bagi mereka yang selalu bertanya: Apa sih Star Wars itu? Tentu ini penafsiran yang sangat subyektif, yang dilihat dari sudut pandang “In My Sok Tahu Opinion,” tapi semoga bermanfaat. Kalau ada yang salah, ditunggu masukannya. Silahkan dengar episode selengkapnya dengan mengklik player di bawah ini atau dengar langsung di Soundcloud. Semoga bermanfaat.



Panduan Mendengarkan:

Saking panjangnya episode podcast solo ini, berikut time code episode ini buat yang mau lompat-lompat atau tidak ada waktu mendengarkan secara utuh.

  • 00:00 – 02:57 – Pembukaan
  • 02:57 – 09:02 – Penjelasan umum tentang apa itu Star Wars,  apa itu The Force, siapa pihak baik, pihak jahat, beberapa istilah yang digunakan
  • 09:02 – 14:13 – Tokoh-tokoh sentral dalam Star Wars serta beberapa pendukungnya.
  • 14:13 – 18:19 – Urutan film-film Star Wars
  • 18:19 – 32:11 – Ringkasan film-film Star Wars berdasarkan urutan rilisnya.
  • 32:11 – 37:55 – Penjelasan subyektif kenapa Star Wars itu menarik + Penutup

?

Catatan Teknis:

  • Episode ini sebenarnya sederhana saja secara teknis karena hanya solo podcast, tapi yang menantang dari segi editing adalah karena menyertakan cuplikan-cuplikan dari film Star Wars.
  • Yang menantang juga adalah karena saya harus menyingkat episode ini dari rekaman aslinya yang mencapai satu setengah jam hingga menjadi sekitar 37 menit. Maklum rasanya banyat banget yang pengen diceritain soal Star Wars ini. *subyektif mode* ?
  • Saya juga masih ditemani ukulele setia untuk musik pembuka dan penutup yang merupakan cover version dari theme song Star Wars.
  • Cover theme song Star Wars versi utuh ada di Instagram saya. ?

*Disclaimer (1): Episode ini bukan penjelasan resmi. Hanya penjelasan dari seorang penggemar, dan tidak ada sangkut pautnya dengan Walt Disney Studios maupun Lucas Film (Baca: BUKAN BUZZER hehehe)

*Disclaimer (2): Hak Cipta cuplikan audio dari film Stars wars serta theme song Star Wars yang dicover dengan ukulele untuk episode ini sepenuhnya milik komposer aslinya, dan di cover di episode ini murni untuk tujuan non komersial.

Episode 13 – Tak Tun Tuang!

Episode ke 13 ini mengulas tentang fenomena viralnya sebuah lagu Minang di Thailand dan apa yang menarik dari lagu itu. Lagu ini mulai viral sekitar pertengahan November lalu di Thailand gara-gara sebuah video klip yang menampilkan seorang artis dari Padang menyanyikan sebuah lagu dengan gaya yang lucu. Saya coba telusuri, termasuk bertanya ke seorang teman warga Thailand dan juga melacak pihak yang menciptakan video klip ini pertama kalinya sampai bisa viral.   

Hasilnya, onde mande, rancak bana! ?

Bisa didengarkan di player di bawah ini atau langsung dengar di Soundcloud.



Catatan episode ini:

  • Terima kasih untuk Nelson Sikumbang di Batam yang sudah bersedia diajak ngobrol. Mohon maaf kualitas suara kurang memadai sehingga harus banyak editing. Silahkan kenalan dengan beliau di Facebooknya atau lihat karya-karyanya di YouTube.
  • Terima kasih untuk Anisa Syuria Lestari yang sudah menghubungkan saya dengan Bang Nelson. ? Ternyata nyanyi juga ya. Keren!! Sukses Nisa!
  • Terima kasih untuk Pak Mollakarn yang membantu memberikan latar belakang viralnya lagu ini di Thailand. Pak Karn ini pernah hadir di Suarane Podcast episode ke 10.
  • *Disclaimer: Semua cuplikan lagu di episode ini hak ciptanya ada pada komposer, dan pemilik aslinya. Saya hanya menggunakannya dalam bentuk cuplikan pendek yang terkait dengan cerita dalam podcast ini, dan bukan untuk kepentingan komersial.

Link YouTube yang dipakai di episode ini:


Link lain:

 

Catatan Teknis:
Episode ini diedit menggunakan Audacity. Leveling audio menggunakan Levelator. Untuk merekam audio di YouTube menggunakan Audio Hijack Pro (recommended buat yang ingin serius di Podcasting, termasuk untuk merekam Skype atau audio apapun di browser dengan kualitas bagus). Wawancara Pak Karn menggunakan Hindenburg Field Recorder di iPad. Wawancara dengan Bang Nelson menggunakan Whatsapp Audio Call ?

Episode kali ini sangat menantang karena kualitas audio yang berbeda-beda mulai dari musik, sampai kualitas wawancara yang tidak bagus. Untung sedikit banyak terbantu dengan Levelator. Sangat saya rekomendasikan buat para podcaster.

Pertanyaan atau komentar silahkan hubungi di sini atau ke suarane [@] gmail.com

Eps.13 – Tak Tun Tuang! by Suarane is licensed under a  Creative Commons License.

 

Direkam dan diproduksi di Bangkok, 4 Desember 2017

-rh-