Pengalaman Menggunakan Camtasia Screen Recorder

Credits: TechSmith.

Pengalaman Menggunakan Camtasia Screen Recorder. Saya pernah menulis pos berjudul I Really Need a Screen Recorder for My Blogging Videos. Memang, saya sangat membutuhkan aplikasi screen recorder atau perekam layar agar lancar membikin video-video tutorial tema Blogging yang tayang di channel Youtube. Tentu yang bebas dari tanda air. Karena, aplikasi Free Screen Video Recorder yang telah terpasang di laptop ternyata menyertakan tanda air. Akhirnya saya diberikan aplikasi bernama Camtasia oleh Oedin. Kemudian, Camtasia menjadi teman sehari-hari dalam proses kreatif membikin video tutorial nge-blog mulai dari mendaftar akun blog pertama kali di platform Blogger, mengenal dashboard-nya, sampai yang paling baru tentang dapur entri blog. Tentu masih banyak video tema Blogging yang bakal tayang secara berkelanjutan di Youtube setiap Senin.

Baca Juga: Puasnya Melihat Hasil Foto dan Video Kamera Realme 5i

Bagaimana pengalaman saya menggunakan Camtasia?
Perlukah kalian mengetahuinya?
Hmmm ... perlu tahu atau tidak, bukan masalah, yang jelas saya ingin berbagi pengalaman saya. Jadi, marilah kita cari tahu!

Camtasia


Kenalan dulu yuk sama Camtasia. Wikipedia menulis sebagai berikut: Camtasia (/ kæmˈteɪʒə /) (sebelumnya Camtasia Studio) adalah rangkaian perangkat lunak, dibuat dan diterbitkan oleh TechSmith, untuk membuat tutorial dan presentasi video langsung melalui screencast, atau melalui plug-in rekaman langsung ke Microsoft PowerPoint. Area layar yang akan direkam dapat dipilih secara bebas, dan audio atau rekaman multimedia lainnya dapat direkam pada waktu yang sama atau ditambahkan secara terpisah dari sumber lain dan diintegrasikan dalam komponen Camtasia produk. Kedua versi Camtasia dimulai sebagai program tangkapan layar yang disempurnakan dan telah berevolusi untuk mengintegrasikan tangkapan layar dan alat pasca-pemrosesan yang ditargetkan pada pasar pengembangan multimedia informasi dan pendidikan.

Camtasia terdiri dari dua komponen utama:

Camtasia Recorder - alat terpisah untuk menangkap audio layar dan video
Editor Camtasia - komponen yang seluruh produk dinamai, yang kini menjadi alat pembuat multimedia dengan antarmuka "timeline" standar industri untuk mengelola beberapa klip dalam bentuk trek yang ditumpuk ditambah perangkat tambahan yang dirangkum di bawah ini.

Itu katanya Wikipedia yang saya terjemahkan menggunakan Google Translate! Hahahaha. 

Tapi memang betul, seperti itulah Camtasia. Tiga langkah utama yang tertera di situsnya adalah sebagai berikut:




Jujur, saya belum pernah memakai Camtasia untuk urusan yang berkaitan dengan Power Point. Saya memakai Camtasia semata-mata untuk merekam layar saja demi kepentingan video tutorial tema Blogging tersebut.

Bekerja Bersama Camtasia


Bagaimana cara menggunakannya? Mudah. 

1. Buka aplikasi Camtasia.
2. Pilih rekam layar.
3. Silahkan beraktivitas selama layar direkam.
4. Stop.
5. Preview.
6. Save menggunakan format Video File (*.avi).

Camtasia yang saya pakai itu Camtasia Studio 6. Hanya punya dua format penyimpanan, format pertama ya penyimpanan Camtasia, format kedua ya Audio Video Interleaved (AVI). Sayangnya, format AVI tersebut ditolak mentah-mentah oleh Sony Movie Studio Platinum 13. Oh Tuhan, apa salah dan dosa hambaaaaa. Hehe. Saya mencoba membuka file berformat AVI di aplikasi Proshow, ternyata bisa. Disimpan kembali dalam format MPEG (*.mpg). Alhamdulillah, format keluaran dari Proshow itu diterima dengan tangan terbuka oleh Sony Movie Studio Platinum 13. Lancar jaya! Tinggal mempercepat, menambah musik dan/atau audio, render, selesai. Kalian bisa melihat video-videonya di Youtube.


Menggunakan Camtasia tentu menyenangkan, terutama untuk kepentingan video tutorial tema Blogging, karena memang itulah yang saya cari. Meskipun untuk itu saya harus berputar-putar terlebih dahulu menggunakan Proshow, but it's okay

Baca Juga: Aplikasi Super Keren Untuk Para Pejalan Itu Bernama Relive

Bagaimana, kawan? Pengalaman saya ini cukup menggairahkan bukan? Hahaha. Apanya yang menggairahkan? Hahaha. Maksud saya, pasti kalian setidaknya juga kepikiran untuk menggunakan Camtasia, mungkin untuk keperluan lainnya. Tidak melulu harus untuk video tutorial bertema Blogging. Mungkin kalian pengen bikin tutorial tentang cara menggunakan Clan Lotus pada game Battle Realms? Boleh juga. Atau ... bagaimana membikin persentasi Power Point yang kece, silahkan. Yang jelas Camtasia sangat membantu saya. Insha Allah, kalian pun demikian.

Semoga bermanfaat.

#SelasaTekno



Cheers.