Sugarlive, Aplikasi Live Streaming Asli Buatan Indonesia

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Sugarlive Aplikasi Live Streaming Buatan Indonesia

Akhir-akhir ini marak aplikasi live streaming (live broadcast) dan social network termasuk social media, tapi belum terdengar aplikasi yang dibuat oleh bangsa kita, Indonesia. Selain itu marak banget content creator yang memiliki channel youtube dengan content tentang game, bola, challenge, anime dan lainnya yang belum terpikirkan oleh kita semua. Nah, kalau kalian yang belum tahu harus ngapain tapi punya bakat yang unik dan belum pernah dipertontonkan kepada orang lain, kenapa ngga live streaming aja, ya kan? 

"Kak, aku malu dan ngga pede di depan kamera."

Sebetulnya kita ngga perlu malu dan ngga pede sih kalau punya bakat yang luar biasa. 

"Kak tapi aku ngga punya kamera bagus."

Kalaupun ngga punya kamera mirrorless atau DSLR, pakai kamera handphone juga sekarang sangat sudah bagus banget. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Sugarlive Aplikasi Live Streaming Buatan Indonesia

Masih ingat ngga sama Kekey yang pakai balon berisi air untuk beauty blender dalam sebuah tutorial make up. Kekey ini adalah seorang youtuber yang ngga biasa tetapi sangat luar biasa. Ditengah keterbatasan peralatan make up, dia mau melakukan hal-hal kreatif yang bikin orang terhibur. Bahkan kontennya mampu menembus jutaan viewer bahkan diundang ke berbagai televisi dan kolaborasi dengan berbagai youtuber kece seperti Ria Ricis, Nagita Slavina dan lainnya. 

Bagaimana denganmu? Apakah mau melangkah lebih jauh? Kalau saya sih sudah mulai dengan hal-hal kecil seperti download aplikasi live streaming dari Indonesia yaitu Sugarlive. Kalian udah pernah lihat atau download belum aplikasinya ini? Kalau dilihat dari logonya itu ada rabit dan warna ungunya. Kalau dilihat-lihat sih kelinci ini emang suka makan gula loh, percaya ngga? Iya, kelinci suka gula karena tubuhnya termasuk kecil dan sangat rentan jadi gula akan menambah stamina bagi kelinci. Sedangkan warna ungu ini emang sangat dinamis dan cocok buat anak muda kayak saya hehehe. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Sugarlive Aplikasi Live Streaming Buatan Indonesia

Pak Arie Setiawan, CEO Sugarlive 
Pak Arie Setiawan, CEO Sugarlive, menyatakan bahwa timnya terinspirasi dari oleh aplikasi-aplikasi keren karya anak bangsa, seperti Gojek, Tokopedia, Bukalapak, Ovo, Jenius, dan lain-lain. Semua aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan solusi dari sebuah permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Pun demikian dengan Sugarlive yang hadir sebagai solusi dari trend anak muda milenials yang dinilai kurang sosialisasi atau jarang bergaul dan cenderung individualis. 

Kalau kamu tipikal mana? Suka bergaul atau digauli, eh? Hahaha, kalau sekarang memang gadget itu ibarat pacar kedua bahkan lebih dari pacar. Kemana-mana selalu dibawa, selalu dicari kalau ngga ada atau selalu dirawat kalau ada apa-apa. Lah, pacar kamu gimana? Mungkin seminggu aja ketemu sekali atau bahkan sebulan pun belum tentu ketemu, apalagi yang LDR, Huhuhu. Nah, emang kebukti kan kalu handphone kamu udah kayak pacar. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Sugarlive Aplikasi Live Streaming Buatan Indonesia

Sugarlive itu bikin bakat kita jadi diketahui banyak orang bukan hanya kalangan terbatas kayak keluarga aja. Kalau yang punya pacar pun bisa kolaborasi dan live bareng, so sweeet. Sedangkan yang malu pun akan mulai terbiasa dan percaya diri, waaaah emang banyak manfaatnya banget kan sugarlive ini. Ibarat platform, sugarlive ini udah palugada deh, apa yang lo mau gue ada hahaha. 

Apa aja sih fitur di Sugarlive yang perlu diketahui bagi para content creator. Sugar memberikan fitur-fitur yang diharapkan dapat membantu dalam berkarya. Fitur-fitur tersebut antara lain komentar, apresiasi, Face Filter, Jualan, Multi Camera-phone, Polling/Survey, Challenge, Duet Dan Lucky Draw. 

Dan yang membuat saya tertarik adalah Apresiasi, Jualan, Multi Camera-phone, Challenge dan Lucky Draw. 

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Sugarlive Aplikasi Live Streaming Buatan Indonesia


Apresiasi

Content creator bisa mendapatkan apresiasi dari para penggemar dan penontonnya dari berbagai hadiah virtual yang disediakan di dalam aplikasi. Hadiah bisa ditukarkan menjadi rupiah, dan besarnya rupiah yang bisa didapatkan bergantung kepada konten yang dibuat oleh
content creatornya itu sendiri.

Jualan

Content creator bisa menjual produk saat mereka sedang live, dan hasil penjualan produk sepenuhnya milik content creator.

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Sugarlive Aplikasi Live Streaming Buatan Indonesia


Multi Camera-phone

Content creator bisa mengambil beberapa angle sekaligus menggunakan beberapa smartphone untuk ditampilkan di dalam live-streamnya. Sehingga, memudahkan mereka jika ingin berpindah pindah fokus dari satu frame, ke frame lainnya.

Challenge

Content creator dapat memberikan, dan melakukan challenge saat siaran. Fitur ini dapat dilakukan bersama para penggemar dan penonton, atau bahkan dilakukan dengan sesama content creator untuk membuat sebuah siaran yang lebih hidup dan menyenangkan.

salmanbiroe - Indonesian Lifestyle Blogger - Sugarlive Aplikasi Live Streaming Buatan Indonesia

Lucky Draw

Content creator dapat memberikan apresiasi kepada penggemar dan penontonnya dengan fitur lucky draw. Penonton bisa mendapatkan hadiah/apresiasi yang diberikan oleh content creator langsung saat siaran.

Nah, sudah saatnya kita dukung aplikasi live streaming asli buatan Indonesia yang siap bersaing dengan aplikasi-aplikasi lainnya. 

Lenka: Kembali ke Khittah Fotografi

Motret hitam putih? Ah gampang. Tinggal ambil foto biasa, terus pakai efek hitam putih. Ini jawaban yang khas sekali di era di mana kita dimanja dengan segala macam filter di aplikasi ponsel.

Tapi memotret hitam putih tidak semudah itu. Perlu mindset yang berbeda. Memotret dengan hitam putih menuntut kita untuk melihat dengan cara yang berbeda entah itu dari sisi angle, frame, kontras pencahayaan dan lain sebagainya. Konon begitulah cara berpikir para penggila foto hitam putih.

Inilah yang agaknya ingin dicapai oleh Lenka, sebuah aplikasi foto hitam putih yang tersedia buat iOS dan Android. Aplikasi ini benar-benar tidak neko-neko. Tidak ada flash (yang ada hanya pilihan lampu yang terus menyala), tidak ada fungsi post-processing (filter ini itu) bahkan fungsi editingnya hanya untuk cropping saja, dan tidak bisa pakai kamera depan yang kualitasnya lebih rendah (maaf ya penggemar selfie cari aplikasi lain deh).

Lenka sepertinya ingin mengembalikan kegiatan memotret (hitam putih) ke khittahnya yaitu: memotret saja, titik!

Namun justru karena kesederhanaan itu, Lenka mengembalikan khittah memotret ini pada soal kualitas dan tidak berlebihan kalau dikatakan ini adalah aplikasi foto hitam putih terbaik.

Tidak tanggung-tanggung, Lenka ini dikembangkan oleh salah seorang fotografer kelas dunia, Kevin Abosch yang terkenal dengan karya potret orang-orang terkenal dunia mulai dari Yoko Ono, Aung San Suu kyi, Steven Spielberg, sampai Malala Yousafzai. Kabarnya saat mengembangkan aplikasi ini Pak Abosch dan timnya sampai mempelajari karakterisik sensor kamera ponsel untuk sebisa mungkin menyamai karakteristik foto hitam putih yang dibuat dengan kamera profesional.

Enough said! Silahkan coba saja sendiri dan lihat hasilnya. Ada ulasan yang menyebut kontras warna yang dihasilkan Lenka sangat berbeda dibandingkan aplikasi hitam putih lainnya atau bahkan jauh lebih beda lagi dibandingkan memotret dengan warna dan diberi filter hitam putih.

Silahkan coba sendiri aplikasi Lenka yang tersedia (masih) gratis di Playstore (Android) atau App Store (iOS).

Saya sendiri sudah menggunakan beberapa aplikasi foto hitam putih seperti Hypocam dan Hueless yang juga mengklaim sebagai aplikasi hitam putih sejati! Tapi di mata saya yang bukan fotografer profesional ini, hasil memotret dengan Lenka itu terasa berbeda dan yang lebih penting lagi, pemakaiannya sederhana. Tinggal jepret! Cocok untuk street photography.

Saat ini saya sedang menggunakan Lenka untuk sebuah tantangan pribadi memotret setiap hari selama satu bulan dengan tema “Alone in Bangkok“. Tantangan ini lebih ke bagaimana memotret suasana kota Bangkok dengan hanya memasukkan satu orang saja dalam frame dan sebisa mungkin tidak melakukan editing. Kalau pun harus saya edit dengan aplikasi lain, saya menggunakan Snapseed untuk mengatur kontras atau pencahayaan pada bagian-bagian tertentu dari foto khususnya obyek manusianya untuk menonjolkan sisi “alone” sesuai dengan tema foto saya. Di bawah ini adalah beberapa hasilnya (klik untuk memperbesar), sementara selengkapnya bisa diikuti di Instagram saya.

Mau lihat hasil yang lebih profesional? Silahkan saja tengok hasil kurasi foto-foto yang dijepret dengan aplikasi Lenka dari berbagai belahan dunia di Lenka Grid.

Bangkok, 25 Agustus 2017

Alone in Bangkok #1 Alone in Bangkok #2 Alone in Bangkok #3 Alone in Bangkok #4 Alone in Bangkok #5