Inovasi Aldebaran, Listrik Gratis Untuk Masa Depan Indonesia


Kalau kita menggunakan sumber daya alam secara boros dan tidak terkontrol, lalu apa yang akan ditinggalkan untuk generasi yang akan datang? Secara egois, manusia membutuhkan banyak sumber daya untuk menghasilkan listrik dan kebutuhan lainnya di masa ini. Sedangkan, anak cucu bahkan cicit kita nantinya, akan terkena imbas dari borosnya pemakaian sumber daya pada saat ini. Memang secara logika, sumber daya masih melimpah ruah dan diprediksi tidak akan habis, namun alangkah bijaknya kita menggunakan segalanya dengan bijak dan tidak melampaui batas. 

Masa depan dan sumber daya adalah hal yang akan sangat terkait. Listrik adalah salah satu hal yang membuat kita semua merasakan teknologi. Lagi-lagi saya dan kita semua dihadapkan pilihan yang semakin sulit. Harga listrik bukannya semakin menurun, malah naik tiap tahunnya. Bayangkan jika listrik terus-menerus naik, maka akan berimbas bukan hanya pada kita, namun pengusaha dan pelaku industri yang akan semakin menjerit karena biaya listrik pun semakin membengkak. 


We need the new innovation. Banyak hal yang harus kita lakukan untuk masa depan, salah satunya inovasi dalam listrik. Kita tidak mungkin terus menerus menggunakan energi dari fosil yang tidak dapat terbarukan lagi. Membutuhkan beberapa ribu tahun lagi untuk mendapatkan sumber daya tersebut. Sedangkan kebutuhan akan listrik terus menerus dan akan terus meningkat. Kita membutuhkan hal baru yang ramah lingkungan dan bisa dinikmati siapapun di Indonesia bahkan Dunia. 

Solar Panel, kita tahu bahwa teknologi ini mampu mengatasi permasalahan kekurangan listrik dengan menyerap energi matahari secara gratis dan tidak akan membayar apapun kecuali di depan kita membayar solar panel tersebut. Masalahnya, solar panel hanya mampu menyalurkan tanpa bisa menampungnya. Tidak cukup rupanya sebuah solar panel tersebut, kita membutuhkan sebuah medium untuk menampungnya dan dapat menyimpan untuk jangka waktu yang lumayan lama. 


Rumah masa depan yang hemat energi serta ramah lingkungan adalah sebuah impian yang akan semakin nyata. Aldebaran, sebuah perusahaan Indonesia siap membuat konsep baru yang dapat menampung listrik dan dapat digunakan setelahnya. Inovasi tersebut berupa Baran Power Wall, Baran EV dan Baran Cube. 

Baran Power Wall itu digunakan dalam skala rumah dan home industri, sedangkan Baran Cube diperuntukan untuk skala industri besar. Baran EV (Electric Vehicle) bisa disebut mobil listrik masa depan yang tidak memerlukan bahan bakar seperti bensin.  



Bangga memiliki sosok Victor Wirawan  yang merupakan CEO sekaligus Owner dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta dan Dihar Dakir selaku Corporate Secretary dari PT Aldebaran Rekayasa Cipta. Pak Victor memiliki gagasan yang sangat inovatif dan sangat layak diterapkan di Indonesia dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Muda dan berinovasi, seperti inilah gambaran Aldebaran yang mampu melakukan inovasi dalam menghemat energi dan sangat ramah lingkungan. Selama ini kita membayangkan bahwa konsumsi listrik akan terus meningkat, namun tidak sampai pada pemikiran bagaimana merancang sebuah inovasi yang bisa membuat listrik itu gratis dikonsumsi dengan bantuan sebuah alat yaitu Baran Power Wall. 


Saya cukup surprise dengan teknologi ini. Baran Power Wall mampu menampung 8.800 Wh dengan durasi charge atau pengisian selama 4 jam tergantung dari cuaca pada hari itu. Baran Power Wall didesain sangat simple namun tidak mengesampingkan lifestyle dari pemiliknya karena sangat menyatu dengan hunian. 

Selama ini kita mendambakan sebuah rumah yang sangat ramah lingkungan, simple, tidak meninggalkan lifestyle dan sangat powerfull. 


Lalu bagaimana dengan cara pemakaian dan pemasangannya? Baran Power Wall sangat mudah digunakan dan mudah dipasang. Konsumsi listrik per hari pun pasti tidak akan melebihi dari kapasitas yang disediakan. Kalau memiliki rumah yang sangat luas, bisa dipasang beberapa Baran Power Wall. Karena dirancang untuk menampung energi listrik, maka dimensinya sangat pas dan menempel di dinding dengan sangat cantiknya.


Baran EV ini memang dirancang hemat bahan bakar karena seratus persen menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. Secara pribadi saya sangat bangga dengan karya ini, karena tidak banyak pemuda Indonesia yang memiliki ide dan inovasi yang brilian mampu merealisasikan ditengah regulasi yang kurang mendukung untuk Industri kreatif anak bangsa. 

Ke depannya, saya berharap banyak sekali rancangan dan inovasi dari anak bangsa yang mampu menciptkan karya yang luar biasa dan tentunya ramah lingkungan. Informasi lengkap mengenai Aldebaran ini bisa diakses melalui https://www.baran-energy.com/ dan Instagram di https://www.instagram.com/baranenergy/ .

Saya tunggu karya-karya selanjutnya dari anak muda harapan bangsa. Kalau bukan kita yang berperan bagi Indonesia, siapa lagi?