Arti Kode Tara Pangan Dan Kode Daur Ulang Kemasan Plastik Wadah Makanan Dan Minuman

Arti Kode Tara Pangan Dan Kode Daur Ulang Kemasan Plastik Wadah Makanan Dan Minuman
Contoh Logo Tara Pangan dan Kode Daur Ulang Kemasan Plastik
Saat ini plastik sudah menjadi benda yang tidak bisa lepas dari keseharian kita, termasuk untuk wadah makanan dan minuman. Sejak 1970-an perkembangan wadah dari plastik bisa dibilang pesat dan memiliki banyak peminat. Saat ini orang-orang lebih menyukai wadah dari plastik karena ringan, mudah dibawa, tidak mudah pecah, fleksibel dan memiliki berbagai pilihan warna dan ukuran sesuai kebutuhan.

Selain kelebihan-kelebihan tersebut ternyata plastik juga memiliki kekurangan, kekurangannya adalah bahaya yang terkandung dari wadah-wadah platik tersebut. Hal ini tentu membuat khawatir  siapapun  yang  sering menggunakan piring dan gelas plastik. Mereka tidak ingin mengorbankan  kesehatan diri dan anggota keluarganya. Karenanya kita perlu memahami kode plastik yang aman digunakan sebagai kemasan pangan.

Sesuai  dengan  Peraturan  Menteri Perindustrian Nomor 24/M-IND/PER/2010 Pasal 2, setiap  kemasan  pangan  yang  diperdagangkan  di dalam negeri atau impor wajib mencantumkan logo tara pangan atau pernyataan yang menunjukkan kemasan dimaksud aman untuk mengemas pangan dan kode daur ulang. Kode ini bisa dilihat di bagian bawah  piring,  botol, wadah pembungkus dan lain-lain.  Logo  tara pangan  adalah  penandaan  yang  menunjukkan bahwa  suatu  kemasan  pangan  aman untuk  digunakan.

Berikut jenis kode logo tara pangan dan kode daur ulang beserta maksudnya:

Arti Kode Tara Pangan Dan Kode Daur Ulang Kemasan Plastik Wadah Makanan Dan Minuman
Logo Tara Pangan dan Kode Daur Ulang Kemasan Plastik

Kode  01,  PET,  memiliki  sifat  jernih,  kuat, tahan  pelarut,  kedap  gas  dan  air,  serta  melunak pada  suhu 80 °C.  Jenis  kemasan  ini  relatif  aman untuk sekali pakai sebagai kemasan pangan. 

Kode 02, HDPE, merupakan polimer yang sifatnya keras hingga semi fleksibel, tahan terhadap bahan  kimia  dan  kelembapan,  mudah  diwarnai, diproses, dan dibentuk, serta melunak pada suhu 75 °C. Relatif aman sebagai kemasan pangan.

Kode 03, Kemasan dari PVC, bersifat kuat, keras,  jernih,  dan  melunak  pada  suhu 80 °C. Sebaiknya  kita  menggunakan  alternatif pembungkus makanan lain karena kandungan yang ada  di  dalamnya  dapat  bocor  dan  masuk  ke makanan berminyak jika dipanaskan. 

Kode 04, jenis plastik LDPE, memiliki sifat mudah  diproses,  kuat,  fleksibel,  kedap  air,  tidak jernih  tetapi  tidak  tembus  cahaya,  dan  melunak pada suhu 70 °C. Jenis ini juga relatif aman sebagai kemasan pangan.

Kode  05,  polimer  PP,  bersifat  keras  tapi fleksibel,  kuat,  tidak  jernih  tapi  tembus  cahaya, tahan terhadap bahan kimia, panas, dan minyak, serta melunak pada suhu 140 °C. Kemasan pangan  yang aman digunakan pada suhu panas.

Kode 06, PS, memiliki sifat getas, ada yang jernih seperti kaca, ada yang berwarna putih, serta terpengaruh lemak dan pelarut. Perlu diwaspadai adanya  residu  monomer  stirena  yang  bersifat karsinogenik.

Terakhir,  kemasan  plastik  lain  (salah satunya Polikarbonat) dengan kode 07 yang bersifat keras, jernih, dan secara termal sangat stabil. Perlu diwaspadai  adanya  sisa  bahan  dasar  bisfenol-A (BPA) pada polimer ini yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem endokrin.

Mungkin  akan  merepotkan  jika  kita memperhatikan  bagian  bawah  peralatan  makan saat berbelanja, tetapi ini dapat melindungi keluarga kita dari keracunan plastik.

Arti Kode Tara Pangan Dan Kode Daur Ulang Kemasan Plastik Wadah Makanan Dan Minuman
Kode tara pangan dan contoh jenis kemasan

Bahas Santai Soal Istilah Ifthor dan Takjil

Bahas Santai Soal Istilah Ifthor dan Takjil

Istilah ifthor atau ifthar dan takjil atau ta'jil sudah terasa umum di telinga, padahal seingat saya sekitar akhir 90an zaman saya SMA istilah ini belum pernah saya dengar. Dari pemahaman umum yang saya tangkap makna ifthor dan takjil ini ada yang menganggapnya sama, ada yang menjelaskan bahwa keduanya berbeda makna tapi berhubungan.
Nah bagaimana sih sebenarnya makna istilah ifthor dan takjil ini? Saya hanya membatasi pembahasan ini hanya soal makna dan artinya dari segi bahasa saja yah bukan soal lainnya.

Ifthor / Ifthar


Mari sejenak perhatikan salah satu varian doa berbuka puasa yang cukup populer ini: "Allahumma laka shumtu,... wa ‘ala rizqika AFTHORTU" ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa ...dan dengan rezeki-Mu aku BERBUKA.

Kata afthortu dalam doa di atas diterjemahkan sebagai "aku berbuka puasa", kata Afthor(tu) dan ifthor memiliki makna yang sama yaitu berbuka puasa dengan makan atau minum yang merupakan rezeki dari-Nya. Jadi ifthor itu kegiatan membatalkan puasa, dalam hal ini berbuka puasa. Jika ditelusuri lebih jauh kata afthor(tu) dan ifthor berasal dari kata yang sama dengan fitri dalam kata IdulFitri. (Saya sudah pernah bahas soal sila baca di Perbedaan Fitri dan Fitrah ).

Jadi arti kata atau istilah ifthor atau iftar atau ifthar itu adalah lebih dimaksudkan pada kegiatan berbuka seperti dalam doa berbuka puasa di atas, bukan istilah pengganti pada jenis makanan seperti pemahaman saya sebelum mencoba memahami lebih jauh istilah ini.

Untuk lebih mudahnya ada istilah yang juga sudah populer di kalangan teman-teman pengajian yang disebut "Ifthor jama'i".  Ifthor jama'i sama artinya dengan "berbuka puasa bersama" atau yang sering disingkat "bukber". Penggunaan kata ifthor di sini sudah tepat karena berarti "kegiatan berbuka puasa" di tambah kata "jamai" yang berarti "berjamaah atau bersama-sama" sehingga dapat memperjelas pemahaman kita akan makna kata ifthor dengan lebih mudah.

Buka Puasa Ramadan Bahas Santai Soal Istilah Ifthor dan Takjil
Buka Bersama KABASA Ramadhan 1435/2014


Takjil / Ta'jil

Kata takjil atau ta'jil ini agak lebih sulit bagi saya untuk menjelaskannya dengan mudah. Alhamdulillah kata Takjil atau Ta'jil sudah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kata Takjil dalam KBBI dijelaskan sebagai sebuah kata kerja yang berarti mempercepat (dalam berbuka puasa) silakan cek di https://kbbi.web.id/takjil

Penjelasan KBBI ini juga sesuai dengan hadis masyhur tentang menyegerakan berbuka puasa yang di riwayatkan oleh beberapa ulama hadis seperti Bukhari, Muslim, Ad Darimi Hadis No 1637, Hadits Malik No.562 dst dengan redaksi yang kurang lebih sama: “Laa yazaalu an-naasu bikhairin maa ‘ajjaluu al-fithra”, yang artinya “Terus-menerus manusia berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” Kata di akhir hadis itu berbunyi ‘ajjaluu al-fithra yang diartikan menyegerakan atau memprioritaskan berbuka puasa.

Kata ‘ajjaluu dalam hadis itu bermakna sama dengan takjil yang berarti menyegerakan, kata al-fithra sudah kita bahas sebelumnya bahwa maknanya sama dengan ifthor, ifthar yaitu berbuka puasa, semakna dengan maksud kata fitri/fithri dalam kata aidulfithri yang ditulis dalam Bahasa Indonesia menjadi IdulFitri.

Jadi sudah jelas yah? Makna dari kata Takjil adalah menyegerakan atau memprioritaskan sedangkan arti kata ifthor adalah berbuka puasa. Dua kata ini akan sering ditemui bergandengan dalam banyak hadis karena merupakan keutamaan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Arti Istilah Ifthor dan Takjil sesungguhnya

Apapun istilahnya selama kita paham maksudnya saya kira tridak ada masalah dalam komunikasi :)
Selamat berbuka puasa dan berbagi kebahagian dengan berbagi makanan untuk berbuka puasa.

Wallahu a’lam bish-shawabi
2 Ramadan 1439 H
18 Mei 2018

6 Tips PDKT Ke Gebetan Bertipe ENFP

6 Tips PDKT Ke Gebetan Bertipe ENFP
Soal ini sebenarnya soal yang menyangkut ilmu psikologi, hanya saja berdasarkan pengalaman hidup sebagai orang bertipe ENFP (katanya test ini itu) sedikit banyak ini menyangkut narsisitas, karenanya saya perlu untuk menerjemahkan artikel berbahasa Inggris tulisan dari Mpok Heidi Priebe yang berjudul 7 Things You Should Know Before You Date An ENFP untuk membantu adik-adik saya berhadapan dengan tipe-tipe manusia ENFP yang hidup sesukanya, ngeselin dan susah diatur. Yah seperti saya yang ENFP juga sih 😊.

Tapi saya hanya menerjemahkan versi suka-suka hanya 6 saja, kalau mau tahu tips ke-7 yah baca saja artikel aslinya hehehe. Woles saja, saya juga menggunakan Google Translate saat membacanya kok.

Jadi menurut Mpok Heidi Priebe, orang-orang ENFPs adalah tipe orang yang menggunakan prinsip "semua-atau-tidak sama sekali" dalam kehidupannya, termasuk dalam hal urusan asmara. Mereka membangun hubungan romantis yang serius, dengan pendekatan yang melibatkan antusiasme dan kehangatan. Mereka yang berkepribadian ENFP mendambakan hubungan yang bermakna dengan pasangannya dan cenderung untuk memutuskan hubungan sejak awal jika ia tidak merasakan adanya hubungan yang bermakna itu. Konon katanya tipe ENFP ini paling cocok dengan INFJ atau INTJ - mereka menawarkan alasan, analisa yang kontras dan kreatif bagi seseorang berkepribadian ENFP.

6 Tips PDKT Ke Gebetan Bertipe ENFP

Jadi apa trik atau tips untuk menundukkan orang-orang bertipe ENFP yang eksentrik dan kadang bikin gondok? Ini 6 Tipsnya:

1. Tantang mereka.

Diskusi yang berkualitas adalah foreplay utama untuk ENFP. Mereka akan sangat bersemangat dalam mengeksplorasi ide-ide baru dan menghargai siapa pun yang dengan cerdas dapat menantang cara berpikir mereka. Pokoknya, diskusi yang baik adalah kencan pertama yang tepat. Semakin banyak ide-ide yang Anda bawa, Anda akan semakin seksi bagi orang-orang ENFP. Rayuan bagi mereka, dimulai dalam pikiran. Soal tempat bisa di mana saja yang sekiranya kondusif dan bisa membuat nyaman.

2. Konsisten

Kepribadian orang-orang ENFP adalah "Semua atau Tidak Sama Sekali", itulah mengapa mereka kadang lebih dikenal sebagai orang yang pendiam/pasif dan sensi serta mengutamakan intuisi dalam menilai. Tipe INTJ dan INFJ akan menjadi pasangan romantis yang terbaik untuk sifat-sifat seperti itu. Sahabat yang secara konsisten dapat berperan introspektif adalah Ying untuk seorang ENFP yang sangat pencemburu dan posesif (Yang). Seperti anak-anak, ketertarikan alaminya akan lebih nyaman dengan pemikiran-pemikiran yang terstruktur dan bermakna.

3. Berpikiran Terbuka

ENFP adalah tipikal "orang aneh". Semakin cepat Anda menerima kenyataan itu maka ke depannya akan lebih mudah bagi Anda. ENFP cenderung tidak konsisten, mereka selalu memiliki rencana dan agenda baru "setiap detik", kadang pemikirannya dapat bertentangan satu sama lain dan berujung pada kesimpulan yang tidak ada hubungannya dengan topik masalah. Sifat tertutup mereka lah yang secara alami telah melatihnya mahir untuk mengubah sebuah topik. Mereka berpikir jauh dan dapat mengubah pemikirannya dalam waktu singkat, namun mereka dapat menyenangkan jika Anda tetap terbuka untuk topik-topik baru, aktivitas baru dan keputusan baru untuk meraih sebuah tujuan. Karakter ENFP cukup menyenangkan dan jarang mengecewakan.

4. Pertahankan Pendapat Anda Ketika Itu Penting

Para ENFP adalah kombinasi antara berpikiran terbuka dan keras kepala. Mereka akan dengan gigih mempertahankan pendapatnya jika itu ia anggap penting sekaligus dapat menghargai orang yang gigih mempertahankan pendapatnya. Itulah mengapa orang-orang ENFP dapat memahami jika Anda menjelaskan skala prioritas Anda dan gigih mempertahankannya. Pribadi ENFP bukan tipe pemaksa dan karenanya mereka juga tidak suka dipaksa. Mereka dapat memahami dan mengubah cara berpikirnya jika Anda dapat mengajaknya berdiri di sudut pandang Anda, dengan intuisinya para ENFP mampu melihat dari sudut pandang Anda (walau dalam versi mereka sendiri) jika mereka mau.

5. Berikan Umpan Balik

Orang-orang berkepribadian ENFP mengembangkan hubungannya dengan komunikasi. Mereka akan berusaha untuk membuat pasangan mereka bahagia, namun demikian hal tersebut tidak selalu berjalan dengan mulus. Contohnya jika ia sangat bersemangat membuat semacam pesta kejutan namun berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah tetap mengapresiasi niatnya dan menjelaskan bahwa ada cara lain untuk melakukannya dan hasilnya mungkin akan sesuai dengan harapan. Orang-orang ENFP memang perasa dan mudah tersinggung dengan kritik langsung, namun sangat menghargai hubungan, Jika mereka melakukan kesalahan, mereka jelas ingin mengetahui di mana letak kesalahan itu untuk memperbaikinya di lain waktu.

6. Buat Mereka Merasakan Kebebasan

Hal yang paling dibenci oleh para ENFP adalah dikekang. Sementara mereka mudah terlibat dalam hubungan persahabatan yang akrab namun mereka bukan tipe pribadi yang mudah mengesampingkan perkembangan dirinya sendiri. Hubungan yang sehat bagi pribadi ENFP adalah sama-sama tumbuh dengan saling asah, asih, asuh dan tidak stagnan tanpa perkembangan.

Cukup itu saja, walau di artikel aslinya ada 7 tips tapi karena tips ke-7 itu menggunakan bahasa perumpamaan, maka sebaiknya Anda membaca sendiri artikel aslinya dan meraba-raba apa maksudnya. :)

Oh iya, hanya dengan membaca ini saja tidak akan cukup untuk modal menundukkan seorang bertipe ENFP, lagi pula mereka bukan tipe yang perlu untuk ditundukkan kok. Artikel ini setidaknya dapat menjadi wawasan awal jika ingin menjalin hubungan yang lebih serius dengan kenalan atau sahabat berkarakter ENFP. Kalau kamu sudah membaca artikel ini sampai habis dan belum mengerti apa itu ENFP yah baca juga artikel ini: ENFP: Giving life an extra squeeze!, judulnya saja yang berbahasa Inggris, artikelnya sih Bahasa Indonesia :)

Happy weekend :)


Mampir di "Saung Baca Kita" Milik SI ABANG Babelan

Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
29 Maret 2018, Kamis malam Jumat lalu, saya akhirnya bisa berkunjung ke Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG (Silaturahim Anak Babelan Ngumpul). Esoknya, tanggal 30 Maret 2018 kebetulan libur bertepatan dengan Hari Wafat Isa Al Masih, jadi saya punya banyak waktu untuk ngobrol lebih jauh mengenai saung baca ini.

Kegiatan malam Jumat di Saung Baca Kita ini secara rutin adalah pembacaan Surah Yasin bersama-sama atau disebut yasinan. Setelah acara yasinan selesai, saya ngobrol lebih jauh mengenai seluk beluk SI ABANG, khususnya tentang kegiatan di Saung Baca Kita yang mereka asuh ini.
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
Kongko setelah yasinan - 29 Maret 2018 (Foto Bang Saktam)
Malam itu alhamdulillah hadir beberapa orang yang menurut saya paham mengenai SI ABANG. Bang Hadi selaku ketua dari SI ABANG dengan santai bersama-sama anggota yang lain menjelaskan beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas SI ABANG seperti belajar Bahasa Inggris, belajar komputer, Hadroh, Sepak Bola, Pencak Silat dan lain-lain. Selain itu, SI ABANG juga kerap melakukan kegiatan sosial dan juga berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan.
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
Memanfaatkan panggung dangdut yang sudah tidak dipakai (Foto: Fania)

Saung Baca Kita

Saung yang didirikan secara gotong royong oleh anggota komunitas SI ABANG pada Hari Minggu 3 Desember 2017 tahun lalu ini kini semakin hari makin ramai dikunjungi anak-anak dan warga sekitar. Saung ini dibangun dengan memanfaatkan rangka besi bekas panggung dangdut yang sudah tidak digunakan, ditambah kayu dan triplek sumbangan dari anggota dan warga, maka berdirilah saung baca yang dinamakan SAUNG BACA KITA. Lain waktu saya ceritakan lebih jauh tentang Komunitas SI ABANG ini yah, kali ini saya hanya mau cerita sedikit saja kegiatan di saung baca ini saat 2 kali saya mampir.

Hari Minggu 8 April 2018 pagi, alhamdulillah saya berkesempatan bermain dengan adik-adik di Saung Baca Kita. Karena yang biasa mengisi pelajaran Bahasa Inggris sedang berhalangan mengisi acara, maka saya memiliki kesempatan untuk sementara menggantikan beliau. Pengetahuan dasar saja, bernyanyi alfabet sekalian belajar penyebutan huruf-huruf dalam Bahasa Inggris. Dengan bantuan lagu alfabet saya kira adik-adik akan lebih mudah melatih pelafalan huruf dengan cara yang lebih gembira. 

Setelah sebentar bernyanyi selanjutnya adik-adik lanjut ke sesi belajar komputer di asuh oleh Bang Hadi. Sebelumnya beberapa anggota SI ABANG menelpon dan pergi mengambil laptop pinjaman, mereka kembali dengan 3 laptop yang berhasil dipinjam dari warga sekitar. Menurut Bang Hadi kalau sedang tidak digunakan oleh pemiliknya biasanya bisa terkumpul 6 sampai 7 laptop pinjaman untuk adik-adik secara bergantian belajar mengetik di microsoft word.

Para pemberi pinjaman laptop sebagian besar anggota SI ABANG selebihnya warga sekitar yang mau meminjamkan. Tentu ada faktor kepercayaan di sini bahwa laptop tersebut memang hanya digunakan untuk kegiatan belajar. Saya sempat ngobrol-ngobrol dengan adik-adik yang menunggu giliran, mereka rata-rata warga sekitar yang hanya beda RT dan RW. 
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
Suasana belajar komputer Minggu, 8 April 2018
Bang Hadi yang sehari-hari tercatat sebagai tenaga pengajar di MTs Attaqwa 17 Babelan dan SMK Alam Karya Sukawangi juga sempat bercerita soal masalah UNBK yang menggunakan komputer sekolah atau laptop.
"Kasihan adik-adik yang tidak terbiasa menggunakan komputer/laptop dikhawatirkan akan terkendala secara teknis dalam mengerjakan soal-soal UNBK" ungkapnya prihatin. Karenanya ia dan kawan-kawan melakukan kegiatan belajar komputer agar adik-adik lebih akrab dan terbiasa menggunakan komputer.

Obrolan lain selanjutnya adalah mengenai agenda Milad kedua SI ABANG yang rencananya akan dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Muarabakti Kecamatan Babelan pada hari Minggu tanggal 22 April 2018. Saya pikir pasti acara ini akan ramai. Semoga acaranya lancar kelak.
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul

Kalau ada teman-teman yang berkenan meluangkan waktu saat Sabtu dan Ahad silakan berkunjung ke Saung Baca Kita di Kampung Pangkalan Gang Musollah Nurul Amal, Desa Kedung Pengawas RT 08/RW 03 Kecamatan Babelan. 

Jika mau berkunjung sila klik Link Peta Google Saung Baca Kita di sini.
Facebook Group SI ABANG (Silaturahmi Anak Babelan Ngumpul).

Nara hubung Saung Baca Kita:
Hadi: 0895 3430 71134
Saktam: 0858 8828 4648


Dilan dan Milea baik-baik saja, Kamu sudah move on?


Mau saya ramal? Kita akan bertemu di novel ke-4 dan film Dilan yang selanjutnya. 3 novel tentang kisah masa lalu Dilan dan Milea karya Pidi Baiq tidak akan selesai di novel ke-3 yang berjudul "Milea, Suara Dari Dilan". Tetapi mau sampai seri berapapun juga, sepanjang memperlengkap kisah Dilan dan Milea akan tetap asik untuk dibaca, itu ramalan saya. Sambil dengar soundtrack film Dilan pasti lebih asik, bisa download di akhir postingan.

Gak tau deh kalau novel Dilan ke-4 nanti ternyata berisi kisah Dilan dan Cika, atau tentang Bunda (ibunya Dilan), apakah akan tetap gemesin dan berhasil bikin saya gak mau melepas bukunya sampai selesai baca seperti 3 novel itu. Atau bisa saja testimoni dan cerita dari tokoh-tokoh lain seperti Piyan, Wati, Susi, Rani bahkan Anhar kalau masih mau mempertajam buku Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 dan Tahun 1991.
Download Novel Dilan Milea
Pinjeman Novel Dilan dari Allan

Kenapa Dilan dan Milea harus putus?

Yah memang begitu, novel fiksi tanpa konflik bakalan kayak kasus rendang crispy, rasanya mungkin akan renyah dan garing sesuai selera, tapi yah bukan rendang namanya, mungkin dendeng atau fried chicken.

Kalau Dilan dan Milea gak putus, nanti Mas Herdi dan Cika bagaimana munculnya dalam cerita? Jangan-jangan Mas Herdi yang memegang tangan Cika di warung bakso sebelum kisah kerupuk dibagi dua? Gak seru atuh.

Memang sangat disayangkan kisah romantis Dilan dan Milea ini putus di tangan Pidi Baiq sang penulisnya. Padahal kan bisa saja dibuat balikan setelah dimediasi oleh Bunda di Dago Thee Huis atau Dago Tea House. Tapi, yah begitulah kisahnya, kalau mau protes yah jangan sama saya :)
"Aku tidak suka dikekang...., Tapi kalau yang mengekang Milea aku mau". Jelas itu bukan Dilan yang bilang, tapi bisot, lalu judul novelnya berubah menjadi Bisot dan Milea.... Gak yakin akan nge-hits seperti novel Dilan aslinya sih. :D

Dalam postingan blognya tertanggal 16 Juli 2015, Pidi Baiq (atau setidaknya menurut anggapan saya) memberi kode akan terbitnya buku ke-3 dengan postingan berikut:

download Novel Dilan Milea Suara dari Dilan
Milea: Suara Dilan
“Banyak Pembaca minta Dilan bicara”, kataku tiba-tiba membelokkan pokok bahasan.
“Bicara gimana?”
“Ya bicara. Menjelaskan, terutama menyangkut buku Dilan kedua. Bagaimana menurut sudut pandangnya tentang peristiwa yang dia alami terutama di bab-bab terakhir”
Milea diam, dengan sikap bagai orang berfikir. Kulihat kedua alisnya dia naikkan ke atas. 
“Aku terlalu ngontrol Dilan ya di buku kedua?”, katanya dengan wajah sedikit agak murung
“Kan sebelum diterbitkan, udah konfirmasi dulu, terus kamu setuju, ya udah”, kataku.
Dia ketawa, semua juga ketawa.
“Dilan nanti mau bicara apa?”, tanya dia dengan wajah sedikit agak cemas
“Kan dia juga berhak bicara”, kataku dan kemudian minum
“Sebelum terbit, aku baca dulu dong?”. Dia memohon dengan senyum
“Oke” ....

Buat yang belum membaca buku ke-3 yang berjudul "Milea: Suara dari Dilan", sepertinya akan kurang lengkap untuk memahami latar belakang putusnya Dilan dan Milea. Jadi kalau buku Dilan 1 dan 2 itu diceritakan dengan menggunakan sudut pandang Milea secara dominan maka di buku ke-3 inilah pembaca akan diajak menyelami kisah-kisah yang ada di buku 1 & 2 dalam sudut pandang atau perspektif Dilan. Dalam buku ke-3 "Milea, Suara Dari Dilan" inilah putusnya Dilan dan Milea juga dikaji oleh Remi Moore pada bagian akhir.

Sangat gamblang dijelaskan mengapa Dilan dan Milea putus, penyebabnya yah kolaborasi dari Dilan dan Milea sendiri. Jadi tokoh Remi Moore ini tokoh penting, selain telah menginspirasi modus ramalan yang dipakai Dilan saat PDKT, juga berjasa telah menjelaskan mengapa Dilan dan Milea putus dari sudut pandang androgini (maskulin dan feminim secara bersamaan) bahwa sudah kodratnya cowok gengsian dan cewek maluan dan hanya menunggu. Ya gitu deh... setidaknya Remi Moore sudah berperan baik meramu dua perspektif, yang mempertemukan sudut pandang feminim (Milea) dan maskulin (Dilan). *sotoy banget dah gue*

download novel dilan milea
Saya akui bahwa 3 novel dan 1 film yang sebenarnya untuk remaja ini cukup menarik, isinya cukup lengkap, mulai dari PDKT, bertengkar, hubungan dengan teman dan keluarga, putus cinta sampai bertemu lagi saat sudah memiliki pasangan baru. Pembaca bisa mengembangkan berbagai sikap yang sudah dicontohkan dalam skenario dalam film ataupun novel Dilan dan Milea ini.

Bahwa putus cinta itu gak serta merta berujung musuhan yang hanya saling menyiksa. Masing-masing antara Dilan dan Milea menempatkan kenangan itu sebagai aliran kisah hidup yang mengantar mereka pada kisah hari ini (begitu kata Bunda).
download novel Dilan Milea
Kamu sudah minta restu orang tua mau PDKT? Kalah sama Dilan dong :)

Lalu siapakah Cika? 

Dari Twitter Pidi Baiq ini saya kutipkan beberapa twit yang katanya komentar Cika atas kisah masa lalu Dilan dan Milea. Kalau buat saya ini semacam kode yang mungkin akan menjadi novel kelanjutan serial Dilan:
"Saya tidak ingin menjadikan kisah mereka sebagai tolok ukur untuk mengukur hubungan saya dengan Dilan. Saya menyukai kehidupan saya sekarang, dan insya Allah bisa toleran dengan semua kisah masa lalu mereka. Memang tidak banyak yang berhasil untuk lolos dari merasa cemburu, tapi saya tidak tertarik untuk terlibat di dalam persaingan macam itu. Hubungan saya dengan Dilan tidak harus menjadi pertempuran untuk melihat siapa, di antara saya dengan dia, yang memiliki pengalaman terbaik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagus bagaimana menghadapi masa lalu orang lain" Ancika Mehrunisa Rabu.

Saya sendiri lebih berharap buku serial Dilan ke-4 ini tentang Bunda. Dari semua tokoh dalam novel ini saya kagum sama tokoh Bunda. Sebagai seorang istri tentara, kepala sekolah/guru, sosok Bunda ini sangat mengayomi.

Adegan Bunda saat membela Milea di kantin sewaktu didatangi ibunya Anhar, dan saat bersama dengan Milea menjemput Dilan di rumah Burhan cukup menggambarkan ibu seperti apakah Bunda ini. Sangat logis. Sosok Ibu seperti ini umumnya didapati pada orang tua tunggal, ia bertindak sebagai ibu juga sebagai ayah. Dapat dimaklumi, karena ayah Dilan yang tentara tentunya lebih banyak berada di markasnya di Karawang daripada di Bandung.

Intinya, saya masih berharap ada lanjutan dari seri novel Dilan ini, berharap saja sesegera mungkin terbit :) Terlepas ini kisah nyata, fiksi atau campur-campur, saya merasa terhibur, banyak mengambil manfaat dan novel ini adalah bacaan yang rekomended buat remaja kalau kamu mencari bacaan yang tidak terlalu berat dan menghibur.

Oh iya, ini twit kode buku tentang Bunda juga bisa jadi akan terbit :) Amiin.


Untuk yang mau Download Album The Panasdalam Bank - Voor Dilan (EP) klik di sini aja yah.
Isi lagunya ada 5 lagu yang menjadi soundtrack film Dilan, yaitu: 1. Kamulah Mauku, 2. Dulu Kita Masih Remaja, 3. Kaulah Ahlinya Bagiku, 4. Di Mana Kamu dan 5. Kemudian Ini.


Inspirasi dari Siswa Wirausaha PKBM GINUS ITACO Bekasi


Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi

Pemuda yang sedang mengajar itu bernama Reza Pratama (21 tahun), dia sedang mengajarkan adik-adik almamaternya mata pelajaran desain grafis. Reza bukan guru, dia adalah alumni PKBM GINUS ITACO yang kini bekerja sebagai desainer dan fotografer di sebuah perusahaan jasa pelatihan profesional dengan 40 lebih klien yang cukup ternama, selain itu Reza juga memiliki usaha lain yang ia bangun bersama teman-temannya di bidang kreasi digital bernama Reddwyn Production.

Jika kembali sekian tahun lalu, Reza adalah lulusan SMP yang terhalang oleh keadaan untuk melanjutkan sekolahnya. Selama setahun setelah lulus SMP dan tidak melanjutkan sekolah, ia membantu ekonomi keluarganya dengan bekerja sebagai penjaga rental Play Station, berpenghasilan tidak lebih dari 200 ribu per bulan. Hal itu tidak memuaskan pemuda kelahiran Bekasi awal Juni 1997 yang memiliki hobi dan minat dalam bidang desain ini. Ia ingin hidupnya dapat lebih baik, dapat membanggakan neneknya yang ia sayangi.

Singkat cerita, kemudian ia mendapat kabar dari temannya tentang PKBM GINUS ITACO di mana siswanya selain belajar juga memiliki penghasilan. Setelah ia didatangi oleh tim survey seleksi penerimaan siswa, akhirnya ia resmi tercatat sebagai siswa dan mendapat modal keterampilan sesuai dengan mimpinya serta mendapat pendidikan karakter kewirausahaan. Ia tidak perlu lagi pusing mengenai biaya sekolahnya yang gratis dan ongkos serta biaya lainnya, yang ia perlukan hanya belajar sebaik-baiknya untuk mengembangkan potensinya dan lulus menjadi pribadi yang mandiri dan kompeten.
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Reza saat masih belajar di PKBM GINUS ITACO
Saya kira banyak anak-anak usia sekolah yang memiliki kisah putus sekolah serupa dengan kisah Reza di sekitar kita, namun berapa banyak dari mereka yang akhirnya dapat mencapai impiannya?

PKBM GINUS ITACO itu apa?

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Global Inspirasi Nusantara - International Technology and Automotive College atau yang disingkat PKBM GINUS ITACO awalnya bernama SMK ITACO yang didirikan tahun 2012 lalu oleh Susi Sukaesih SE, kemudian tahun 2016 di bawah naungan Yayasan Bakti Peduli Mandiri, SMK ITACO berubah nama menjadi PKBM Ginus Itaco dan telah memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Berbicara soal PKBM, tidak salah jika yang terbayang adalah program sekolah persamaan/penyetaraan atau "kejar paket". PKBM Ginus Itaco juga kurang lebih demikian, lebihnya... Ginus Itaco memiliki banyak kelebihan unik. Ginus Itaco menjadi unik dengan pengalaman dan suka duka yang cukup panjang, sejak mencari dan mengumpulkan siswa, mempertahankan agar siswa dapat tetap sekolah di bawah tekanan dan himpitan ekonomi, bernegosiasi dengan orang tua agar mengizinkan anaknya sekolah, hingga pindah sampai 5 kali karena masalah sewa kelas belajar dan lainnya. Siapin tisu yang banyak, kalau mau dengar sendiri ceritanya :)

Kalau mahasiswa kuliah sambil kerja mungkin sudah umum, tapi sekolah sambil berwirausaha itu yang masih jarang, itulah salah satu kelebihan PKBM GINUS ITACO yang tahun ini baru memulai kelas Paket B. Sebelumnya kelas Paket C GINUS ITACO telah meluluskan beberapa angkatan dengan banyak prestasi, antara lain Juara 2 Lomba Wirausaha dari Guruku Education Festival, Juara Harapan 2 Lomba Web Desain dan Juara 1 Lomba Desain Logo Developer Ilmu Berbagi dst.

Terletak di Jalan Bekasi Tengah No. 3, persis di depan Kantor Kelurahan Margahayu, Kec. Bekasi Timur, sekolah bertingkat dua ini dengan mudah saya temukan walaupun baru sekali ini berkunjung. Lokasi Google Map PKBM GINUS ITACO klik di sini. Dahulu gedung sekolah ini lebih dikenal dengan nama SMA BPI (Bhakti Pemuda Indonesia), sampai sekarang banyak orang masih menyebut gedung sekolah ini SMP/SMA BPI.

Siswa Wirausaha

Jika kita buka laman pkbmitaco.com maka kita dapat membaca 6 buah testimoni alumninya yang menggelitik rasa ingin tahu lebih banyak lagi mengenai PKBM GINUS ITACO, khususnya tentang program Siswa Wirausaha-nya, program inilah yang membuat siswa belajar sekaligus mendapatkan penghasilan.
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Booth karya Siswa Wirausaha (Foto: Suzie Icuz)
Penghasilan siswa di PKBM GINUS ITACO ini bukan sulap, karena sudah sejak awal berdirinya PKBM ini mengembangkan program usaha bernama "Siswa Wirausaha". Selain untuk membantu biaya pendidikan, tujuan dari kegiatan kewirausahaan tersebut adalah untuk memberikan pengalaman wirausaha bagi siswa sedini mungkin, sehingga setelah lulus nanti siswa mempunyai mindset wirausahawan, diharapkan karakter wirausahawan seperti kerja keras, pantang menyerah, inovatif, open mind, tidak gengsi dan lain-lain akan terus melekat pada dirinya. Siswa kelak diharapkan tidak hanya menjadi wirausahawan atau pun karyawan yang biasa-biasa saja dan minim kontribusi, tapi menjadi pribadi yang profesional dan kreatif.

Saat saya berkunjung, Minggu 18 Maret 2018, Bu Susi menjelaskan bahwa profit yang didapat dari kegiatan "Siswa Wirausaha" sebagiannya untuk siswa, uang itu dapat digunakan sebagai ongkos mereka sekolah dan membantu ekonomi keluarganya, sehingga tidak ada lagi alasan tidak bersekolah karena membantu keluarga mencari uang seperti yang pernah terjadi pada beberapa  siswa saat awal terbentuknya SMK ITACO 6 tahun silam.
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Nurhasanah, siswa GINUS ITACO dan hasil karya Siswa Wirausaha
Menurut guru yang juga seorang narablog di Suzieicus.com ini, produk yang dihasilkan dalam program "Siswa Wirausaha" dominan untuk partai besar, seperti pesanan perusahaan, memproduksi sourvenir perusahaan, sourvenir pernikahan dan sebagainya, namun tidak menutup peluang pasar retail. Hasil produknya dapat dilihat di laman: siswawirausaha.com

Bagaimana Kita Dapat Membantu PKBM GINUS ITACO?

Walaupun dengan kemampuan wirausaha, bukan berarti PKBM GINUS ITACO sudah mapan dan berkecukupan, masih ada kekurangan di sana-sini yang menuntut para pengurusnya untuk terus memutar kepala agar kebutuhan-kebutuhan operasional sekolah dapat terpenuhi tanpa membebani siswa. Sampai saat ini PKBM Ginus Itaco masih butuh bantuan banyak pihak. Jika Anda berniat membantu agar proses belajar mengajar PKBM GINUS ITACO dapat terus berjalan, antara lain yang dapat dilakukan adalah:

Menjadi Orang Tua Asuh Siswa

Saat ini PKBM Ginus Itaco masih berjuang mencari orang tua asuh bagi para siswanya. Orang tua asuh merupakan program yang bertujuan untuk mengajak masyarakat mendukung pendidikan anak-anak PKBM GINUS ITACO,  yaitu dengan memberikan donasi untuk setiap anak asuh selama minimal 1 tahun yang meliputi biaya SPP, Praktek, Kesiswaan, Sarana dan Ujian.

Terdapat dua model pilihan bagi para calon orang tua asuh. Pertama, 1 orang tua asuh mengampu 1 orang siswa secara langsung, atau 2 orang tua asuh menanggung 1 siswa. Besarannya berkisar antara 500-700 ribu/bulan.

Namun demikian, jika kita ingin berpartisipasi dengan donasi umum, sewaktu-waktu kita bisa langsung melakukan transfer ke: Rekening Bank Mandiri a.n Yayasan Bakti Peduli Mandiri No. 167-0001-3462-60, setelah itu konfirmasi melalui WA/SMS ke Bu Susi di nomor 0857-1143-3250.

Menjadi Relawan Pengajar

PKBM GINUS ITACO terbuka untuk profesional ataupun masyarakat umum yang ingin berbagi ilmu terapan terkait kewirausahaan antara lain: Ilmu  Komputer (Komputer Jaringan, Komputer Perkantoran, Pemograman, Desain Grafis dll), Wirausaha, Bahasa Asing, Menulis,  Public Speaking, MC, Penyiar dll. Bagi relawan pengajar diberikan kesempatan minimal 2 kali pertemuan pada hari Sabtu atau Ahad.

Kesempatan mengajar ini juga sangat berguna bagi teman-teman relawan pengajar yang berniat untuk menambah portofolio dan pengalaman mengajar.

Membantu Promosi Produk Siswa Wirausaha

Untuk membantu PKBM GINUS ITACO tentu saja kita dapat membeli produk-produk karya Siswa Wirausaha (mereka menerima orderan souvenir pernikahan, goodie bag untuk perusahaan, dll), atau kita juga dapat membantu mensosialisasikan program dan karya-karya mereka melalui blog dan media sosial untuk menambah eksposure dan membuat lebih banyak orang mengenal PKBM GINUS ITACO. Untuk hal seperti ini teman-teman dapat mencoba bergabung atau memantau pengumuman-pengumuman dari Komunitas Dear Blogger Net tentang review produk-produk dari Siswa Wirausaha ini.

Katalog produk-produk Siswa Wirausaha dan harganya dapat dilihat di akun Instagram mereka di @siswawirausaha.katalogselebihnya ada semua pada gambar di bawah ini:
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Kontak Siswa Wirausaha Bekasi
----------------------------

Melihat Reza yang di sela kesibukan masih mau kembali ke almamaternya untuk mengajar adik-adik kelasnya, saya makin percaya, bahwa bibit kebaikan yang ditanam dan dirawat dengan baik akan selalu kembali menghasilkan bibit kebaikan baru di masa yang akan datang, begitu seterusnya.

Apakah akan ada Reza yang lain? 
Kitalah yang akan menentukan itu kawan, partisipasi dan bantuan kita yang sedikit banyak akan menentukan itu.

Salam.
Terima kasih pada Dear Blogger Net, C2Live dkk rombongan #DBNCharityVisit.

Dari Kumpul Komunitas Pecinta Hewan Bekasi Menuju Patriot Fauna

Dari Kumpul Komunitas Pecinta Hewan Bekasi Menuju Patriot Fauna

Perhelatan Anniversary Komunitas Landak Mini (Kolam) Bekasi di Lapangan Alun-alun Kota Bekasi pada Minggu 26 Februari 2018 lalu berlangsung sukses. Acara yang dimeriahkan oleh beberapa komunitas pencinta hewan di Bekasi Raya ini sempat menjadi perhatian warga dan berhasil mengajak warga untuk memberikan donasi kepada warga di Brebes yang terkena bencana banjir dan longsor.

"Alhamdulillah acara berjalan lancar berkat kekompakan dan bantuan dari semua pihak, donasi yang terkumpul sudah kami sampaikan, terima kasih atas kerjasamanya teman-teman semua" ungkap Daffa Khairan (19) selaku Ketua Komunitas Landak Mini (Kolam) Bekasi.

Dari banyaknya komunitas pecinta hewan yang hadir, mungkin ada yang terlewat, antara lain Komunitas Otter Indonesia Reg. Bekasi (KOI), Bekasi Reptile Elite (Barelite), Pecinta Sugar Glider Bekasi (PSGB), Djaringan Musang lover (Djamal), Pasukan Pecinta Musang Area Bekasi, Keluarga Musang Bekasi Utara (KAMUBU), Awan Free Fly, Mamalia Reptile Bekasi (Mr. B), Team Hore, Keep Animal Bekasi (KAB), Sahabat Reptil Bekasi (SRB), Pemelihara Musang dan Kerabat wilayah Bekasi (Panksi), Tarantula Keeper Bekasi (Takesi) dan seterusnya.

"Acaranya lancar, dibuka dengan sambutan-sambutan dan perkenalan dari pengurus serta dari perwakilan masing-masing komunitas yang hadir, lalu dilanjut dengan acara potong tumpeng perayaan HUT Kolam Bekasi" Ungkap Usup Sahroni (38) yang hadir bersama keluarganya dan membawa berbagai koleksi hewan milik Sahabat Reptil Bekasi.
Dari Kumpul Komunitas Pecinta Hewan Bekasi Menuju Patriot Fauna
Sebagian dari para Ketua Komunitas Pecinta Hewan Bekasi
Dengan ditemani hewan-hewan peliharannya, komunitas para pencinta hewan ini berkeliling Alun-alun Kota Bekasi sambil menawarkan warga yang lewat untuk berfoto bersama dengan hewan yang lucu-lucu dan unik. Tidak ada tarif khusus untuk berfoto bersama musang, ular, landak, sugar glider, burung dan lain-lain.

Dana sukarela yang diberikan oleh warga selanjutnya dikumpulkan sebagai penambah sumbangan dari hasil penggalangan dana antar komunitas pecinta hewan ini. Selain penggalangan dana, acara ini juga bertujuan untuk menjadi ajang edukasi bagi para komunitas kepada masyarakat akan hewan-hewan yang menjadi peliharaan mereka.
Patriot Fauna Komunitas Pecinta Hewan Bekasi
Komunitas Pecinta Hewan Bekasi - Patriot Fauna
Selain dari Bekasi, rupanya acara ini juga kedatangan seorang sesepuh pencinta reptil dari Tangerang, Pakde Sukma yang datang untuk mengapresiasi kekompakan komunitas pecinta hewan di Bekasi. Hadir pula para pengurus Saung Musang Depok yang turut berpartisipasi meramaikan acara. Kedatangan mereka disambut baik dan menjadi penyemangat para hadirin yang didominasi anak muda ini untuk lebih banyak berkarya.

Sebagian pengurus komunitas pecinta hewan ini beberapa sudah bersepakat untuk menggagas wadah pemersatu bernama Patriot Fauna dengan harapan agar dapat saling mendukung kegiatan dan memudahkan komunikasi lintas komunitas pecinta hewan baik dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. Beberapa hal positif telah disampaikan oleh para perwakilan komunitas yang hadir dalam kesan dan pesan saat acara penutupan menjadi tugas bersama untuk mewujudkannya.

"Harapannya jika ada wadah yang merupakan gabungan komunitas hewan ini kita bisa bekerjasama untuk melakukan banyak hal ke depannya" ungkap Usup sambil menceritakan kesulitan-kesulitan yang ia alami untuk tetap menghidupkan komunitas reptil yang ia bina.
Dari Kumpul Komunitas Pecinta Hewan Bekasi Menuju Patriot Fauna
Usup Sahroni dan keluarga Komunitas Sahabat Reptil Bekasi
Hal yang sama diamini oleh Daffa, ia berharap agar ada pihak yang dapat merangkul dan membina mereka khususnya dari pemda yang menangani urusan kepemudaan dan pariwisata.
"Kami ingin juga berbuat apa yang kami bisa, saya dan teman-teman pastinya siap berpartisipasi dalam acara-acara yang mempromosikan Bekasi" ungkap Daffa.

Pemuda-pemuda yang sepertinya asik sendiri dengan hobi atau kesenangannya masing-masing ternyata memiliki juga kepedulian kepada sesama dan kepada Bekasi sebagai tempat tinggalnya. Saya sih berharap kepedulian dan kecintaan mereka tidak diabaikan, potensi positif yang mereka gagas mustinya mendapat apresiasi yang layak. Kenapa tidak kita berikan mereka kesempatan untuk berkarya, kesempatan untuk mencintai Bekasi dengan caranya yang positif.

[Narsum: Daffa Kolam & Usup SRB]

GORGAR Rungi, Sambal Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Kalau Googling "Goreng Garam" maka kita akan banyak temukan tawaran produk Goreng Garam Betawi di berbagai market place dll. Ini berarti secara umum tidak perlu lagi susah-susah memperkenalkan apa itu Goreng Garam yang konon adalah makanan legendaris orang Betawi belah wetan alias Bekasi. Goreng Garem sendiri punya banyak nama, menurut teman di Jakarta namanya "Sambel Terbang", ada juga yang menyebutnya Sambel Siwang alias Terasi Bawang dan lain sebagainya.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Sabtu tanggal 24 Februari 2018 sore saya berkunjung ke TBM Rumah Pelangi Bekasi (Rungi), salah satu produsen GorGar atau Goreng Garam kemasan yang dipasarkan secara retail sebagai salah satu usaha penunjang kegiatan literasi dan operasional perpustakaan di pelosok Kampung Babakan Kali Bedah Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Jawa Barat ini.

Lauk atau sambal yang berbahan utama bawang merah dan cabai ini saat pembuatannya juga melibatkan terasi, bawang putih, kemiri, garam dan gula untuk rasa Original, sedangkan untuk varian Jengkol dan Teri masing-masing ditambahkan irisan jengkol goreng dan teri goreng pada saat finishing sebagai penguat rasa. GorGar Rungi, atau Goreng Garam Rumah Pelangi saat ini dijual dengan 3 rasa varian, GorGar Rasa Original (bawang pedas), Rasa Jengkol dan Rasa Teri.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Muhaidin Darma (25), salah satu penggiat Rumah Pelangi bersama teman-temannya yang sedang mengemas GorGar Rungi menjelaskan bahwa GorGar ini adalah makanan yang sudah dikenalnya sejak kecil. Satu-persatu rekan-rekan yang membantunya juga menjelaskan hal yang sama.

"Dulu kalau ibu saya tidak sempat masak sarapan sebelum berangkat sekolah, ia akan membuat GorGar untuk kami sekeluarga, sebagian dibawa bapak ke sawah sebagai bekal makannya" ungkap Jamaludin menerawang. "Itu (GorGar) dicampur saja dengan nasi putih sudah langsung siap dikonsumsi, rasanya seperti makan nasi goreng saja" sambung Jamal menceritakan masa kecilnya dengan ceria.
"Seperti bumbu nasi goreng sachet gitu lah" sambung Jamal.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

GorGar ini masih ada sampai sekarang salah satunya karena penduduk di Desa Sukamekar dan wilayah pertanian lainnya mayoritas adalah petani dan peladang, ada pantangan dalam membawa bekal ke sawah.
"Ada pantangan untuk membawa nasi yang digoreng ke sawah, para orang tua kami tidak berani membawa nasi yang telah digoreng ke sawah sebagai bekal, maka GorGar ini adalah jalan tengahnya karena yang digoreng bukan nasinya tapi bumbunya" Jelas Muhaidin.

Konon jika membawa bekal berupa nasi yang telah digoreng maka hasil sawahnya akan gagal panen karena banyak hal, padi yang kering ataupun hangus terserang wabah dll.

Diceritakannya pula tentang kenangannya dahulu saat kakek neneknya menunaikan ibadah haji yang masih berbulan-bulan perjalanan karena menggunakan kapal laut, GorGar adalah bekal utama masyarakat waktu itu, karena praktis dan awet. Selama disimpan dalam wadah tertutup dan kedap udara, GorGar akan awet berbulan-bulan, tapi kalau dibiarkan terkena angin dalam sehari saja bawang gorengnya jadi melempam, tidak gurih dan lama-lama tengik.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Dipasarkan dengan harga promo Rp. 15.000 per kemasan 200 gr, GorGar bukan jenis cemilan yang murah meriah bagi anak-anak, kecuali diperkecil kemasan dan disesuaikan dengan daya beli anak-anak. Tapi seperti penuturan teman-teman di Rumah Pelangi Bekasi, usaha GorGar lebih kepada membuat oleh-oleh atau sourvenir kuliner khas lokal yang dapat dikonsumsi dan awet, walaupun dapat langsung dikonsumsi menjadi cemilan, GorGar idealnya adalah lauk nasi, untuk cemilan Tim Usaha Rumah Pelangi sudah menggagas produk camilan lain yang masih dalam tahap perencanaan.

Ke depannya GorGar akan dipasarkan dengan harga normal Rp. 20.000 per bungkus, tapi ada diskon kalau beli 3 bungkus menjadi seharga Rp. 50.000. Untuk 1 bungkusnya bisa untuk porsi 6 kali makan (kalau porsi makan saya sih). Untuk saat ini peminat belum banyak, sehari biasanya produk hanya 20-30 bungkus, produksi akan dimulai kembali kalau stok sudah habis. Produksi GorGar rupanya sangat rentan terhadap harga Cabai, Teri dan Jengkol.... padahal jarang ada orang yang memperhatikan harga komoditas itu :) Soal pemasaran juga masih direct selling dan hanya sedikit promosi melalui Facebook.
"Produksi masih sedikit, masih dipasarkan terbatas sambil mempersiapkan adik-adik Rungi untuk menguasai semua proses hingga penjualannya" tutup Muhaidin sambil mempersilahkan saya mencicipi GorGar Rungi.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Yang berminat untuk membeli, kerja sama reseller atau dropship dapat langsung menghubungi Tim Usaha TBM Rumah Pelangi Bekasi di WhatsApp 0857 1065 6966 (Muhaidin Darma), atau bisa belanja online di Tokopedia, klik aja DI SINI.

Terima kasih.

-----
Buat yang belum tahu tentang TBM Rumah Pelangi Bekasi sila kunjungi blognya di www.pelangibekasi.com atau Sosmednya: Facebook Rumah Pelangi Bekasi dan Instagram Rumah Pelangi Bekasi.


Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker Ke Malang

Ketika film 5CM ngehits, nggak cuma Gunung Semeru yang mendadak ramai dikunjungi para pendaki. Kereta Api Matarmaja juga kena imbasnya, ikut mendadak populer tepatnya dan tiketnya  menjadi ramai diburu oleh para backpacker yang akan liburan ke Kota Malang, Jawa Timur.

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:flickr.com/lukmanamukti
Dengan harga tiket yang terjangkau, naik transportasi Kereta Api Matarmaja adalah solusi terbaik buat menghemat pengeluaran untuk liburan ke Malang. Sekali jalan, kita hanya perlu mengeluarkan uang Rp 110 ribu saja untuk rute Jakarta – Malang. Risikonya hanya satu, waktu tempuh yang cukup panjang, sekitar 16 jam 36 menit, dengan jarak tempuh sekitar 881 kilometer. 

Tapi, lamanya perjalanan pada jalur ini, nggak akan terasa kok, karena transportasi ini berangkat pada pukul 15.15 petang dari Jakarta. Kita bisa tidur lelap sepanjang perjalanan, begitu bangun kita sudah sampai di Malang, sekitar pukul 07.51 pagi.

Asal nama Matarmaja

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:rail-traveller.blogspot.co.id
Nama kereta ini merupakan satu dari sedikit nama-nama kereta yang tidak diambil dari nama sungai, gunung dan tokoh tertentu di pewayangan atau sejarah lokal. Nama ini adalah singkatan, dari Malang – Blitar – Madiun – Jakarta, yang menunjukkan rute dari rangkaian jalur yang dilaluinya.

Sejarah Matarmaja


Dulunya, kereta ini meyediakan rangkaian kereta dengan rute Madiun – Jakarta dengan nama Senja Maja. Kemudian PT KAI menambah jalur ke Blitar dan Malang, yang kemudian membuat namanya berubah menjadi Matarmaja yang secara resmi mulai beroperasi pada 28 September 1983.

Perubahan Rute


Ketika awal beroperasi, Kereta Api Matarmaja melalui rute selatan dengan melewati Yogyakarta dan Purwokerto. Namun beberapa tahun lalu, PT KAI memutuskan untuk mengubah rute menjadi jalur utara melewati Kota Solo – Semarang. 

Inilah yang kemudian membuat waktu tempuh Matarmaja menjadi lebih singkat daripada sebelumnya. Namun membuat rangkaian kereta api ekonomi ke Yogyakarta juga ikut menghilang. Akhirnya membuat PT KAI ‘melahirkan’ Kereta Api Malioboro Express untuk rute Malang – Yogyakarta.

Khusus Ekonomi

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:beritadaerah.co.id
Dulunya, kereta api Matarmaja adalah rangkaian kelas bisnis dan ekonomi. Namun sejak beberapa tahun lalu, kereta ini berubah sepenuhnya menjadi kelas ekonomi AC dengan gerbong terbaru buatan PT KAI yang terdiri dari 8 rangkaian gerbong penumpang, satu lokomotif, satu kereta makan pembangkit dan satu kereta bagasi.

Jadwal Matarmaja

Kereta ini berangkat pada pukul 15.15 WIB dari Jakarta dan tiba pada pukul 07.51WIB di Malang. Sementara untuk jalur sebaliknya, Matarmaja berangkat pada pukul 17.30 WIB dari Malang dan sampai di Jakarta pada pukul 09.20 WIB pagi.

Titik keberangkatan dan kedatangan di Jakarta adalah Stasiun Pasar Senen. Kemudian titik keberangkatan serta kedatangan di Malang adalah Stasiun Malang atau yang juga dikenal dengan nama Stasiun Kotabaru Malang.

Sensasi Seru Lewat Terowongan

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:rebanas.com
Ketika berada di kawasan perbatasan Malang – Blitar, sebaiknya jangan pejamkan mata. Di kawasan ini, kamu akan merasakan sensasi kereta api melewati terowongan yang cukup panjang. Sensasi gelap gulita ketika berada di terowongan akan tetap terasa walaupun kamu melewatinya pada malam hari. Seru banget!

Dengan harga tiket yang murah, Matarmaja selalu jadi favorit para penumpang kereta api di jalur Malang – Jakarta. Biar nggak kehabisan, pesanlah tiket Matarmaja sejak jauh hari sebelum keberangkatan. Kamu bisa memesan tiketnya secara online di Traveloka dengan mudah, lengkap dengan jumlah kursi yang tersedia buat perjalanan backpacker kamu ke Malang nanti. 

Happy backpacking guys!



Merayakan Warna Warni Kita Dalam Gelaran Perpusjal Bekasi 15

Perpustakaan jalanan Bekasi

Lupakan bayangan tentang jajaran buku yang tersusun rapih dan suasana sepi, jangan marah juga kalau kamu sedang membaca buku lalu di sebelahmu ada yang bernyanyi, membaca puisi, meneriakkan sajak, menanyakan tentang buku yang kamu baca dan seterusnya.

Lupakan juga makna kata perpustakaan yang diisi oleh para pembaca yang khusuk tenggelam dalam bacaannya, karena di Perpustakaan Jalanan buku harus bisa berbicara melalui siapa saja yang sudah membacanya, bisa melalui kamu, bisa juga melalui saya. Diskusi yang ringan atau dalam pasti akan terjadi jika ada dua orang yang sudah membaca buku yang sama bertemu, karena interaksi adalah kewajiban di sini.
Perpustakaan Jalanan Bekasi Danau Duta Harapan Bekasi
Perpusjal Bekasi di Danau Duta Harapan Bekasi Utara
Malam itu, Sabtu 17 Februari 2018 saya didapuk oleh pemangku hajat "Perpustakaan Jalanan 15" untuk membicarakan Citizen Journalism atau Jurnalisme Warga. Tanpa persiapan berarti, di jajaran gelaran lapak buku saya melihat buku "Hari-hari Terakhir Che Guevara" sebuah buku yang baru kali ini saya lihat, berisi tentang catatan harian tertanggal 7 November 1966 – 7 Oktober 1967. Buku inilah yang saya gunakan sebagai bahan untuk membuka materi. Kebetulan saya sempat membacanya sedikit di sela-sela obrolan dan selingan musik akustik serta lontaran puisi-puisi dari teman-teman yang hadir.

Kali ini puisi “Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana” karya Gus Mus dibawakan dengan sangat menyentuh oleh Iwan Bonick, seorang ontelis dan salah satu pelopor Perpustakaan Jalanan Bekasi. Dilanjut dengan sebuah sajak berjudul "Gadis Bekasi Berapi-api" yang menghidupkan imaji Gedung Juang 45 Tambun sebagai pencetus inspirasi, dibacakan secara lantang namun malu-malu oleh Cahyo dari Taman Baca Tanjung. Begitu juga sajak dari Vrandes, pemuda penggiat literasi dari Langit Tjerah Cikarang ini melontarkan kritiknya dalam bentuk puisi, entah apa judulnya, saya hanya mengingat bait-baitnya secara samar, setelah saya susun kembali kurang lebih bunyinya menjadi seperti ini:
"Bagaimana mungkin kamu bilang semua baik-baik saja?
Di jalanan aku lihat gerobak berisi anak-anak negeri tertidur memeluk mimpinya".

Hadir pula para relawan TBM Rumah Pelangi Bekasi, Jabaraca, Saung Baca Cinong Bekasi, Komunitas Historika Bekasi, beberapa penggiat musik indie seperti Eky Birdman, Zaly Brur, Restu Kids Rebel, Suckit Stuff dan beragam komunitas lainnya yang saya belum kenal. Berkumpul menjadi satu seperti reff dari lagu Navicula yang didendangkan bersama malam itu... "Warna-warni kita menjadi satu".

Gelaran Perpustakaan Jalanan Ke 15 ini adalah kegiatan yang kedua bagi saya, kali ini saya lihat rekan-rekan penggiat Perpusjal Bekasi sudah lebih siap. Gelaran tenda biru sebagai alas duduk, penerangan dan lapak buku yang lebih tertata, juga ada sound system sederhana yang digunakan untuk keperluan musik akustik, puisi dan pengeras suara bagi nara sumber. Sepertinya Angkringan Maz Berto di Pasar Modern Harapan Indah inilah yang menyediakan listriknya.

Karena tidak diberikan tema yang lebih spesifik maka saya justru memanfaatkan moment ini untuk mengkritik teman-teman Perpusjal Bekasi yang menurut pengamatan saya secara sekilas tidak rapih dalam mengarsipkan dokumentasi kegiatannya  (benar atau tidak itu urusan belakang, salah sendiri kenapa menjadikan saya sebagai nara sumber).
Perpustakaan jalanan Bekasi 15
Secara umum kritik itu juga ditujukan untuk teman-teman yang hadir malam itu. Kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda ini sudah berjalan sekian lama di segala bidang melalui komunitasnya, alangkah baiknya jika semua kegiatan sosial itu terdokumentasikan dengan baik. Entah didokumentasikan melalui platform blog atau pun media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan yang baik pula.

Dokumentasi kegiatan Perpusjal Bekasi menurut saya masih sangat minim, sehingga banyak orang hanya menganggap Perpusjal Bekasi sebatas gelaran buku-buku tua. Padahal setiap gelaran selalu ada kegiatan positif seperti belajar menggambar, mewarnai buat anak-anak, wadah pembacaan puisi, musik akustik terbuka dan bincang-bincang atau diskusi bebas dengan tema beragam. Sebuah kegiatan yang mungkin biasa saja bagi sebagian orang namun sangat istimewa untuk teman-teman yang tidak pernah menyandang titel mahasiswa.

Dalam sesi ini saya hanya ingin menekankan bahwa media adalah senjata, termasuk media sosial, pelurunya adalah konten!, seandainya saja pemuda-pemuda yang malam ini berkumpul memproduksi berbagai konten positif dari hasil kegiatannya, maka saya yakin konten negatif seperti hoax dan sampah informasi lainnya akan sulit mendapatkan tempat.

Itulah gunanya jurnalisme warga, berperan serta mengisi konten positif, minimal mengabarkan hal-hal positif yang telah mereka lakukan agar menginspirasi khalayak muda lainnya.

Pada sesi berikutnya, Endra Kusnawan sebagai nara sumber selain bercerita mengenai Bekasi Tempoe Doeloe juga mengkritisi pembangunan yang tidak memperhatikan gedung-gedung tua dan tempat-tempat bersejarah. Dia bercerita bagaimana Stasiun Tambun yang memiliki kaitan dengan kejadian-kejadian bersejarah kini telah diubah menjadi stasiun yang modern tanpa meninggalkan jejak sejarahnya sedikitpun. Seakan tidak ada tempat bagi sejarah masa lalu yang telah membentuk Bekasi seperti saat ini.

Dari materi Endra Kusnawan ini, saya mulai menerawang tentang generasi-generasi yang terputus dengan sejarah kotanya, mengidap krisis identitas dan mencarinya di tempat-tempat yang mungkin tidak diinginkan oleh siapapun... tawuran, narkoba?

Semoga gelaran Perpusjal Bekasi berikutnya akan lebih mendobrak dan bermanfaat, amiin.

Merayakan Warna Warni Kita Dalam Gelaran Perpusjal Bekasi 15
Saya dan Bayu, salah satu motor penggerak Perpustakaan Jalanan Bekasi