Marathon Workshop Fotografi Gratis Dari 12 Fotografer Kondang

Marathon Workshop Fotografi Gratis Dari 12 Fotografer Kondang

Siap-siap, Ada Marathon Workshop Fotografi Gratis Dari 12 Fotografer Kondang

Komunitas FOSE (Fotografi Secret) kembali menggelar event fotografi terbesar di penghujung tahun 2019 ini. Tidak tanggung-tanggung, Marathon Workshop Fotografi Gratis Dari 12 Fotografer Kondang, Talkshow 12 tokoh Fotografer nasional, Pameran Foto, Lelang & Charity, Karnaval Budaya, Lomba Foto Model Pro, Lomba Foto Instagram dan sebagainya ini akan dihelat selama 3 hari, 6-8 Desember 2019 di Main Atrium AEON Mall Cakung, Jakarta Timur.

Komunitas FOSE (Fotografi Secret)

Sebelum lanjut, yuk kita kenalan dulu dengan FOSE. Komunitas FOSE (Fotografi Secret) adalah sebuah komunitas fotografi online di Telegram Group dengan nama akun @fotografisecrets dan memiliki galeri karya di Instagram @fotografisecret. Fose dibentuk pada tanggal 2 Juli 2017 oleh beberapa pemuda pecinta fotografi antara lain Bang Yan, Mbak Tarini dan kawan-kawan, saat ini anggota grup Telegram FOSE mencapai 1600 member aktif dari seluruh Indonesia.

Mengenai pameran foto hasil karya anggotanya, event ini adalah event ke-2 setelah pada tahun sebelumnya FOSE melaksanakan pameran foto dan workshop terkait fotografi dengan narasumber Roy Genggam pada 21-23 September 2018 di Mangga Dua Square, Jakarta Utara.

Foshare Day Marathon Workshop Fotografi

Foshare Day Marathon Workshop Fotografi ini akan menghadirkan 12 tokoh Fotografer nasional yang akan mengisi workshop dan talkshow, nah siapakah mereka?. Berikut 12 pemateri Marathon Workshop Fotografi, yaitu Arbain Rambey, Roy Genggam, Hendra Lesmana, Ferry Ardianto, Rezki Sterneanto, Ully Zoelkarnain, Fajar Kristiono, WS Pramono, Dody S. Mawardi, Lateevhaq, Ridha Kusumabrata dan Darwis Triadi. 

Pastinya masing-masing pemateri akan berinteraksi dengan pengunjung membahas berbagai isu tentang fotografi sesuai dengan keilmuan serta pengalaman narasumber yang tidak diragukan lagi kapasitasnya ini.

Lomba Foto Konsep Top Model Indonesia

Lomba Foto Konsep

3 Konsep berbeda;
Lomba foto ini akan mengambil 3 tema berbeda, yaitu;
1. Star Wars
2. Jumanji
3. Charlie's Angels

Acara juga akan dimeriahkan dengan lomba foto yang akan diadakan selama 2 hari pada tanggal 6 - 7 Desember bersama 9 Top Models Indonesia.

Jumat, 6 Desember 2019
1. Baby Margaretha @babymargaretha1
2. Karlin @karlin.h
3. Regita Kremer @regitakremer
4. Sandra Yunita @sandrayunita_
5. ⁨Novilia Annisa @noviliaannisaa

Sabtu, 7 Desember 2019
1. Jessica Wongso @jessysilanawong
2. Indri Mohana @yujinmohana
3. Adelia Zizi @adeliazizi9
4. Mira Persia @mirapersia
5. Sandra Yunita @sandrayunita_

Lomba Foto ini akan memperebutkan Hadiah dengan total nilai 12 juta rupiah;

Juara I
1 paket Visico VL 400, Terdiri dari :
2 pc Visico VL 400.
2 pc softbox 50x70cm.
2 pc light stand LS 8005.
1 pc trigger 816.
1 pc travel bag.

Juara II = 1 pc Visico speedlight VS 765 for Canon.

Juara III = 1 pc Digitec flashbot DBF-001 asesoris flash diffuser.

More BONUS by Focus Nusantara:
> Thinktank my 2nd brain Tablet.
> Thinktank my 2nd brain Laptop 15".

Registration 275K / day
Via Cheers App 250K / day
On the spot 300K / day
Kuota terbatas untuk 100 peserta.

Info lebih lanjut mengenai lomba foto, teman-teman dapat menghubungi: Hye Sin 0857 7539 3211 atau Tita 0878 8003 2090.

karnaval parade budaya kostum nusantara foto model MUA

Hal menarik lainnya adalah sesi Parade dan Karnaval Budaya yang dipersembahkan oleh Rumah Photo MUA Model (RPM) yang akan menampilkan sekitar 20 model dengan memakai kostum berwarna-warni ala Karnaval Jember. Semua model akan bergaya dan melintas di catwalk serta berinteraksi dengan pengunjung selama acara. Sesi pemotretan para model berbusana karnaval akan dilaksanakan pada akhir acara. 

Tentunya ini akan menjadi kesempatan hunting foto yang sangat menarik bagi para penggemar fotografi.

Jangan sampai terlewat yah :)



Sotoy Soal Isu Pengaturan Parkir Di Kota Bekasi

Demo Aliansi Ormas Soal Pengaturan Parkir Di Kota Bekasi
Demo Aliansi Ormas di Kota Bekasi terkait parkir  
Seminggu ini berita-berita yang hangat di Kota Bekasi salah satunya berita mengenai parkir di Minimarket. Mulai dari demo menutup jalan oleh Aliansi Ormas hingga viral video saat unjuk rasa 23 Oktober 2019 yang menghadirkan kepala Bapenda Kota Bekasi.

Pro dan kontra pastinya ada, tapi kabar yang saya baca dan saya terima dari beberapa sumber ini bisa dikatakan hampir semuanya kontra mengenai isu parkir yang akan dikelola oleh ormas. Mohon maaf, kalau mau dipetakan secara kasar, maka yang berhadapan adalah pengelola Minimarket vs Aliansi Ormas. Dari asumsi dangkal seperti itu saja saya sudah dapat memetakan siapa yang akan menguasai ruang narasi di media.

Kubu Minimarket tidak akan kesulitan menguasai kanal-kanal media yang mendukungnya untuk menyebarkan wacana yang menguntungkan pihaknya, dalam hal ini narasi yang menolak pengelolaan parkir oleh ormas. Di sisi lain justru sebaliknya, Aliansi Ormas tidak memiliki akses untuk menyuarakan narasi yang memihak, baik yang mereka produksi sendiri atau pihak lain. Membaca peta kekuatan pro dan kontra di media yang tidak seimbang seperti ini sudah barang tentu hasil akhirnya dapat diramalkan akan seperti apa.

POSISI PEMKOT SOAL PARKIR

Kabar mengenai Pemkot Bekasi yang sedang mengalami kesulitan anggaran sudah terdengar sejak tahun lalu. Dengan potensi defisit anggaran senilai Rp 300 miliar, berbagai jurus untuk memaksimalkan PAD sudah dicoba sejak awal tahun 2019, termasuk pemasukan dari pengelolaan parkir.

Tahun 2019 ini, Pemkot Bekasi sendiri dari yang terekam media mengaku menargetkan pendapatan dari sektor parkir sebesar 1 miliar. Padahal belum lama ini sebuah media online di Bekasi memperkirakan uang parkir bisa mencapai sekitar Rp1,8 miliar per bulan atau sekitar Rp 21 miliar per tahun dengan rincian perhitungannya.

Terlintas pemikiran, mungkin rencana Pemkot Bekasi ingin bergabung dengan Provinsi DKI juga sepertinya tidak lepas dari upaya Pemkot mencari sumber pendapatan untuk menambal defisit anggarannya.

Kembali ke masalah parkir, kalau saya pejabat di Pemkot, ide pengelolaan parkir oleh pihak ketiga dengan sistem bagi hasil pastinya lebih masuk akal. Sebab kalau mempertimbangkan gaji Juru Parkir di DKI, ada risiko lebih besar pengeluaran daripada pendapatan yang masuk ke kas daerah. Soal besaran gajinya saya gak tahu persis, hanya saja salah satu capres saat pilpres kemarin sempat menyatakan "...banyak dokter kita gajinya lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil", wallahu a’lam bis-shawab.

Oleh karena itu, jika parkir Minimarket dikelola oleh pihak ketiga secara profesional seperti sistem parkir di areal parkir resmi atau manajemen parkir di mal-mal besar, tinggal diadaptasi sistemnya sehingga bisa juga mengakomodir usulan-usulan yang diajukan oleh Aliansi Ormas. Mungkin harus menggandeng Perkumpulan Pengelola Perparkiran Indonesia (PPPI) untuk mencari sistem parkir yang paling memungkinkan untuk diterapkan.

Jangan lagi sampai terulang kejadian seperti pembakaran gardu parkir di sebuah gerai makanan akibat perselisihan pengelolaan parkir di Kecamatan Medan Satria pada pertengahan tahun 2016 lalu, karena itu hanya merugikan semua pihak.

Pengaturan Parkir Di Kota Bekasi
Ilustrasi Juru Parkir -  www.wajibbaca.com  

POSISI MASYARAKAT TENTANG PARKIR

Saat parkir di mal-mal atau pasar yang memiliki manajemen parkir yang baik, saya tidak terlalu memperhatikan siapa pengelola parkirnya, selama saya yakin kendaraan yang saya titipkan itu aman, maka membayar uang parkir adalah harga yang sepadan. Tapi untuk Minimarket atau gerai makanan, yang saya ketahui parkir masih dikelola secara swadaya dan manual, tidak ada sistem tiket, kadang tukang parkir hanya muncul saat pengendara akan meninggalkan lokasi.

Belum lagi kalau kendaraan rusak atau hilang dalam areal parkir, kepada siapa masyarakat meminta pertanggungjawaban?.

Kalau kualitas pelayanan manajemen parkir masih seperti itu tanpa ada pengembangan layanan, maka saya gak heran kalau pengutipan jasa parkir akan terus menuai kontra bukan saja dari pihak pemilik lahan tapi juga dari masyarakat umum.

Sah-sah saja Pemkot mau menggenjot pendapatan mereka dari sektor jasa parkir, toh pada akhirnya itu akan digunakan untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat juga. Sah-sah saja Pemkot mau menggunakan jasa pihak ketiga baik swasta atau ormas, tapi bisnis parkir tetap saja merupakan bisnis jasa yang tidak bisa lepas dari hukum ekonomi. 

Tanpa kualitas layanan yang baik kepada konsumen jasa parkir, tanpa adanya manfaat yang dirasakan oleh pemilik bisnis yang lahan usahanya dijadikan areal parkir, mengutip uang parkir akan dirasakan sebagai keterpaksaan yang akan memberatkan masyarakat dan sedikit banyak akan mengganggu proses bisnis pengusaha. Inilah yang menjadi kekhawatiran pelaku bisnis di bidang ritel seperti minimarket dan lainnya untuk menerapkan sistem parkir. 

Tapi kalau sektor parkir dikelola dengan modern, saya kira masyarakat atau konsumen jasa parkir tidak akan peduli siapa pengelola parkirnya. Dan pihak pengusaha tentu tidak lagi keberatan dengan hal itu. Mengenai siapa pengelolanya, mau pihak swasta atau ormas tidak akan lagi menjadi masalah. 

Idealnya masyarakat menerima manfaat dari jasa parkir dan Pemkot menerima pemasukan untuk kas daerah. Lalu ketika semua berjalan dengan baik, semoga saja tidak ada lagi parkir sembarangan di bahu jalan akibat menghindari juru parkir dan parkir liar yang tidak jelas siapa pengelolanya.  Iya, mungkin saya sedang bermimpi, tapi mudah-mudahan saja mimpi ini bisa menjadi kenyataan demi Kota Bekasi yang lebih baik, amiin.


JODOHKU

kopi kafe jodohku
Foto by: Salman Faris 
Kulihat kalender... hhhmm... "Besok gue ultah, pas 30 tahun. Tapi kenapa gue belum ketemu jodoh yang pas ya?," kata gue dalam hati.

"Bukan ga ada yang mau, tapi setiap wanita yang mendekat, belum ada yang bisa membuat hati gue berdesir dan jantung berdegup kencang...."

"Rud... Rudi... ntar malem nongkrong yuk,!" teriak Tony yang seketika membuyarkan lamunan gue.

"Males aah Ton… loe aja deh sana!."

"Aaahh... besok weekend ini! Ayolah… siapa tahu ketemu jodoh di sana," cibirnya.

Jam tangan menunjukkan pukul 18.00, kami pun bersiap pulang.

"Rud... buruan ya, gue tunggu di bawah!," teriak Tony.

"Seep...," jawab gue singkat.

Pretetetetet... pretetetetet... aaaahhhh, suara knalpot ini yang gue benci sebenarnya, salah satu alasan kenapa gue males pergi dengan Tony.

"Ruuddiiii... buruan ooiiii, lelet bener seeh loe Rud!," teriak Tony.

"Weew... teriakan Tony secempreng knalpot motornya," bisikku dalam hati setengah tertawa. Ga lama, duo cempreng inipun membawa gue entah ke mana... pretetetet... bbllaaarrr!

Ga berapa lama motor Tony parkir di sebuah tempat yang entah apa namanya ini... pretetetet… pretetetet.

"Ton...ini tempat apaan sih, parkirannya luas kek lapangan bola."

"Loe liat aja ntar Rud... ini tempat tongkrongan gue yang baru, parkir di sini juga gratis, yuk masuk."

----------

"Hai Mas Tony!," sapa seorang wanita yang diapit 2 wanita keren lainnya, ketika kami membuka pintu. Weeww… hebat juga Tony, disapa wanita sekeren itu.

"Ton… bisa aje loe dikenal sama mereka?."

"Rud… pemilik café ini adalah Drupadi-nya kopi, ini yang bikin gue betah nongkrong di sini, pemiliknya anggap tamunya sebagai temen… keren, kan?."

Gue manggut-manggut dan berusaha mencari posisi duduk ga jauh dari pintu masuk supaya bisa menyapu setiap sudut bangku. Siapa tahu ada mahkluk manis yang menggetarkan hati gue dan ketemu jodoh.

"Aah siiaaallll! Kemakan omongan Tony gue," senyum kecutku dalam hati.

"Rud… udah gue order ya minumannya," suara cempreng Tony membuyarkan angan gue.

"Thanks, Ton…"

Ga berapa lama, minuman kami datang… hhhmm aroma karamel membuat lidah gue menari-nari berebut dengan ludah.

"Tony… minuman apa ini? Aromanya….beeuugggh…sekksssiiihhh!."

"Hot Crème Brulle," jawab Tony singkat.

Saking penasaran dengan aroma yang begitu menggoda, ssllruuppp... Creme Brulle yang masih hot ini gue seruput.

"Aauuww… panas," pekik gue dalam hati, sambil kipasin tangan di depan lidah… daaamnnn, malu gue. Tanpa gue sadar di ujung sana ada mahkluk manis yang sedang ngeliatin gue, makin tengsin lah gue.

"Hati-hati, Mas… masih panas," ujarnya di antara senyuman manisnya.

Beeuugghhh, baru kali ini gue ngerasa kikuk… jantung gue deg-degan, aaahh apakah ini pertanda? Tapi gue terlanjur malu... daammmnn. Sedangkan Tony, hanya bisa nahan ketawa di depan gue.

Tapi aaah sudahlah… bodo amat deh, godaan hot crème brulle ini lebih besar dibandingkan rasa malu. Karena masih penasaran, sedikit demi sedikit gue suap Hot Crème Brulle menggunakan sendok ke ujung lidah.

Hhhmm, rasa crème-nya yang lembut berpadu dengan karamel di atasnya memang memanjakan lidah. Sendok demi sendok gue nikmati walau tanpa gue sadari wanita itu sesekali mencuri pandang.

"Rud… Rudi, yang di pojok itu Rud… ngeliatin loe terus… kesempatan Rud," kata Tony.

"Hhhmm… apa sih Ton, biarin aja… lha wong dia punya mata kok," bibir gue pun terus-terusan monyong niupin Crème Brulle supaya ga terlalu panas masuk mulut. Gue beneran ga mau lepasin Crème Brulle dari lidah, gue ga rela kalau Crème Brulle ini dingin sebelum menyentuh lidah gue.

"Rud… dia ngajak senyum Rud."

"Aahh… bawel loe Ton, balesin aja senyumnya, gitu aja kok repot."

Aahh tinggal dikit lagi nih, sayang dilewatkan dan gue harus buru-buru habisin sebelum Crème Brulle ini dingin. Slrruuppp… sisa diujung gelas pun gue tenggak… glek…glek… beeuugghhh… drruuaaarr bener rasanya!.

"Ton…. mana cewek yang tadi, yang ngajak senyum gue? Ke mana dia?."

"Pertanyaan loe basi, Rud. Baru aja dia pergi."

"Aaarrrgghhhhhh... Ton! Besok malem ajak gue ke sini lagi ya? 
Gantian gue yang traktir, siapa tau ketemu sama Mba yang tadi lagi..."

____________
Narablog: Tarie
Editor: Rizky Nur Zamzamy

#Just DruIt #DruKopi


Kunjungan Nuge City Tour ke Rumah Pelangi Bekasi

Kunjungan Nuge City Tour ke Rumah Pelangi Bekasi
Minggu sore, 27 Oktober 2019 cuaca di sekitar TBM Rumah Pelangi Bekasi langit tampak cerah untuk aktivitas luar ruang. Kontras dengan hujan deras yang saat itu turun di beberapa wilayah Kota Bekasi. 

Diana, Pipit dan Najiah, ketiganya adalah korlas (koordinator kelas) tampak sedang mempersiapkan adik-adik Rumah Pelangi (Rungi) untuk melakukan sambutan atas kedatangan rombongan tur kota (City Tour) bertajuk "Nyok ke Bekasi".

Menyambut Rombongan Nuge City Tour ke Rumah Pelangi Bekasi

Di depan gapura Rumah Pelangi, dua barisan yang masing-masing terdiri dari 10 orang adik-adik Rungi berdiri saling berhadapan dan bersahutan berbalas pantun lalu kemudian menyanyikan lagu sambutan bersama-sama. Riuh rendah suara tawa dan teriakan ceria adik-adik inilah yang mengundang beberapa warga untuk datang.

Rombongan tur kota datang dan ikut bernyanyi, lalu saling bersalaman dan berkenalan singkat untuk kemudian masuk ke Rumah Pelangi untuk memulai Fun Games yang akan dibawakan oleh kakak-kakak dari NUGE. Bunda Naomi Tobing dari Marketing Division PT Nuge Anugrah Indonesia yang memimpin rombongan tampak antusias menyalami semua adik-adik dan cepat berbaur bersama dalam sesi Fun Games dalam ruangan kelas Rumah Pelangi. Tampak pula dalam rombongan Imam Pesuwaryantoro inisiator nyanyur.id dan Mbak Nia Julpiah sekretaris PT Nuge.
Kunjungan Nuge City Tour ke Rumah Pelangi Bekasi
"Kalau pantun diadaptasi dari pantun-pantun seni Palang Pintu, tapi tidak pakai atraksi silat. Untuk lagu diadaptasi dari lagu-lagu yang biasa dinyanyikan saat kegiatan Pramuka" ungkap Diana yang sudah menjadi koordinator kelas sejak Rumah Pelangi terbentuk tahun 2016 lalu.

Sebelumnya, Diana dan rekan korlasnya beberapa kali mengubah skenario penyambutan sesuai dengan ide yang berkembang dan masukan-masukan dari adik-adik serta orangtua dan warga yang ingin melihat kegiatan di Rumah Pelangi.

Muhaidin Darma selaku inisiator TBM Rumah Pelangi mengaku tidak ada persiapan khusus buat adik-adik baik dari segi pakaian dan lain-lain, latihan penyambutan pun baru dilakukan pada saat itu.
"Untuk adik-adik kami kondisikan agar mereka berani tampil apa adanya, ini baik untuk rasa percaya diri mereka agar mereka berani tampil dengan mengedepankan kreativitas dan kebersamaan."


Bermain dan Belajar

Tidak butuh waktu lama, adik-adik Rumah Pelangi dengan cepat beradaptasi dan beraktivitas bersama rombongan wisata kota yang diselenggarakan oleh PT Nuge Anugrah Indonesia dan Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi ini. Sesi Fun Games dan tanya jawab berlangsung cepat, 
Kunjungan Nuge City Tour ke Rumah Pelangi Bekasi
Adik-adik Rumah Pelangi sudah terbiasa menerima pihak lain yang ingin belajar dan bermain bersama mereka. Terlebih Rumah Pelangi adalah rumah mereka sendiri, sehingga saat diminta untuk bermain bersama semua mengalir dengan suasana gembira dan alami. Faktor pembeda seperti bahasa, usia dan lain-lain mencair dalam tawa canda ceria.

Baik kegiatan dalam ruang dan luar ruang sarat dengan spontanitas yang menghibur, proses belajar dan bermain lancar hingga acara selesai. belajar dan bermain bersama warga negara asing dalam keceriaan. Tentunya ini menjadi sebuah pengalaman yang berkesan buat adik-adik di Rumah Pelangi. 

Kegiatan tur kota "Nyok ke Bekasi" pada hari Minggu itu adalah rangkaian kegiatan yang mendatangi beberapa lokasi, antaranya Lagoon Avenue Bekasi, Kantor Wali Kota Bekasi, Hutan Bambu, Batik Antique Unique, TBM Rumah Pelangi Bekasi dan Mitra Pegadaian Bekasi. 

Keceraan Nuge City Tour ke Rumah Pelangi Bekasi

Menurut Fahreza Anugrah Putra, Direktur PT Nuge Anugrah Indonesia, TBM Rumah Pelangi Bekasi menjadi destinasi tur kota karena sejalan dengan salah satu misi Community Development PT Nuge Anugrah Indonesia yaitu membangun kesadaran tentang perlunya memberikan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan.

Menurutnya, Taman Baca Masyarakat Rumah Pelangi Bekasi merupakan sebuah tempat yang dapat menjadi bagian dalam pembentukan pendidikan karakteristik kepada anak usia dini, sehingga membantu pertumbuhan dan perkembangan proses belajar anak.

"Oleh karena itu, Nuge ingin menjadi bagian dari proses pendidikan karakter tersebut, sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing anak dengan menanamkan nilai-nilai intelektual, emosional dan sosial," ungkap finalis Abang Mpok Kabupaten Bekasi tahun 2011 ini.

Kunjungan Nuge City Tour ke Rumah Pelangi Bekasi

Ridwan Maliki, salah seorang relawan TBM Rumah Pelangi sebelum acara berlangsung sudah merasa yakin acara tersebut akan berjalan lancar.

"Rungi sudah sering melakukan kegiatan sosial dan kegiatan lainnya yang dikemas menarik dan kreatif, memilih Rungi sebagai salah satu destinasi tur kota pasti akan membuat pengunjungnya berkesan, interaksi dan suasananya unik, pokoknya masih Bekasi banget" ungkap Ridwan yang kini sedang merintis profesi MC profesional.

Taman Bacaan Masyarakat Rumah Pelangi (Rungi) adalah Perpustakaan Umum, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Wadah Pembelajaran Kreatif Warga terletak di Kp Babakan Kali Bedah Desa Sukamekar RT 001 / 011 , Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Website:  https://www.pelangibekasi.com
Instagram: https://www.instagram.com/rumahpelangibekasi
Facebook: https://www.facebook.com/rumahpelangibekasi



Bermalam Minggu di Gang 3D Pondok Soga Desa Pantai Hurip Babelan

Gang 3D Pondok Soga Desa Pantai Hurip Babelan
Gang 3D Pondok Soga Desa Pantai Hurip Babelan 
Dengan ditemani kue cucur yang masih hangat, menikmati kopi malam Minggu ini semakin seru. Di teras depan rumah sederhana yang asri dengan bermacam tanaman ini, Mas Agus Dwi Oetomo (28) dengan antusias menceritakan mengenai aksi kreativitas pemuda Kampung Pondok Soga Pantai Hurip Babelan melukis jalan lingkungan yang mereka namakan Gang 3D Pintu Air Wa Kanih.

Di sepanjang gang depan rumah berpagar bambu ini, Agus bersama pemuda dan Karang Taruna Desa Pantai Hurip sudah sejak awal Oktober 2019 telah menggambar 10 lukisan yang menghampar dan menghiasi Gang 3D Pintu Air Wa Kanih di Kampung Pondok Soga RT 005/003 Desa Pantai Hurip. Ke depan mereka akan terus menggambar dan menghias gang 3D ini agar semakin menarik.
Gang 3D Pondok Soga Desa Pantai Hurip Babelan
Mas Agus Ketua Karang Taruna Desa Pantai Hurip Kecamatan Babelan  
"Saya ingin gang yang ramai dilalui para pemancing ini memiliki ciri khas dan identitas yang berkesan kepada pengguna jalan yang melewati gang ini" kata Agus yang juga merupakan ketua Karang Taruna Desa Pantai Hurip. Sabtu malam, 19 Oktober 2019.

Sebagai tokoh pemuda di Kampung Pondok Soga dan Desa Pantai Hurip, ia dan teman-temannya ingin kampungnya memiliki citra positif dan kreatif, salah satu caranya adalah dengan mewujudkan Gang 3D.

"Kami menggunakan cat minyak kiloan, lalu bersama-sama melukis sesuai konsep yang telah ditentukan. Mengenai ide lukisannya kami cari dari hasil pencarian di internet" jelas Agus yang sehari-hari berprofesi sebagai guru honorer sekolah dasar sejak tahun 2011 lalu .

Dengan senang hati ia mengajak kami melihat lukisan-lukisan dan menjelaskan maksud dan proses pembuatannya. Karena kami berkunjung saat malam hari, gambar-gambar tersebut agak sulit diabadikan dengan kamera saya.

Ilusi optik yang dihasilkan dari lukisan 3D ini memang menarik, dan membuat saya ingin kembali lagi untuk melihat gambar-gambar tersebut di siang hari. Namun menurut Agus masih banyak kekurangan atas karya-karya tersebut. Sayangnya kekurangan itu disadarinya setelah gambar selesai mereka buat. 
Foto salah satu gambar di gang 3d saat malam hari 
Ia menunjukkan kekurangan-kekurangan dalam beberapa gambar yang masih perlu penyempurnaan, seperti bayangan permadani perlu ditambah, dan warna beberapa gambar juga masih kurang memuaskan dirinya dan berencana memperbaikinya lagi bersama rekan-rekannya jika sudah ada bahan cat.
Gang 3D Pondok Soga Desa Pantai Hurip Babelan
Mengenai pengadaan cat, pria yang akrab disapa Jackjhon ini menyebut biaya melukis gang 3D bermodalkan dana swadaya yang berasal dari patungan rekan-rekan, donasi warga dan kas karang taruna. Mereka juga terbuka jika ada komunitas, organisasi, mahasiswa atau warga yang ingin berperan serta dalam kegiatan ini, hanya saja perlu koordinasi untuk mengatasi permasalahan keterbatasan cat dan alat.
Gang 3D Pondok Soga Desa Pantai Hurip Babelan
Salah satu lukisan ketika dipotret saat siang hari 
Ketika saya tanyakan mengenai kemungkinan untuk menjadikan gang 3D sebagai destinasi wisata yang dapat menghasilkan pemasukan, ia optimis namun belum terlalu memikirkan hal itu.

"Kalo untuk menjadi destinasi wisata yang ada pemasukan dan efek ekonomi mungkin itu masih jauh, saat ini kami masih fokus untuk memperindah gang ini agar warga Pondok Soga memiliki kebanggan tambahan atas kampungnya" jelas Agus yang masih bujangan ini.

Ia kemudian menceritakan keinginan-keinginannya yang lain termasuk gagasan-gagasan pemberdayaan pemuda untuk menciptakan kreasi yang bisa menjadi sumber penghasilan, namun ia menjelaskan itu masih cita-cita jangka panjang yang memerlukan persiapan matang dan tentunya soal permodalan serta investasi.

Agus mengaku kegiatannya ini mendapat dukungan moril dari warga dan pemerintah desa setempat. Sebagai penutup, ia berharap agar ada bantuan cat dan alat lukis agar kegiatan ini dapat cepat diselesaikan sehingga Desa Pantai Hurip memiliki ikon kreativitas yang menjadi daya tarik dan kebanggaan warga Kampung Pondok Soga. Amiin.


Catatan Materi Belajar Fotografi Menggunakan Kamera Handphone

Tunas Muda Babelan Belajar Fotografi Dengan Kamera Handphone
Mengenal Literasi Digital bersama Komunitas Tunas Muda Babelan 
Jika kamu aktif dalam berbagai kegiatan, suka bepergian ke berbagai tempat, atau kamu gemar memotret tapi tidak memiliki kamera, maka kamu dapat memanfaatkan kamera handphone (ponsel) yang kamu miliki dengan sebaik mungkin untuk memaksimalkan kualitas hasil foto kamera ponsel kamu.

Dengan terus berkembangnya spesifikasi dan teknologi yang ada pada kamera ponsel, jika digunakan dengan teknik dan pemahaman yang baik akan dasar-dasar fotografi, maka saya yakin hasil foto kamera ponsel pun tidak akan mengecewakan.

MEMANFAATKAN CAHAYA

Pertama yang mesti kita pahami adalah pengertian dasar istilah fotografi yang berarti melukis dengan cahaya, maka sesuai maknanya, unsur terpenting dalam fotografi adalah cahaya. Semakin baik pencahayaan pada objek foto, maka semakin jelaslah foto yang akan dihasilkan. Memotret di ruang yang pencahayaannya kurang terang maka akan menghasilkan foto yang tidak maksimal atau gelap.

Untuk memotret di dalam ruangan maka perlu dipastikan adanya pencahayaan yang cukup, baik dari sinar matahari ataupun sumber cahaya lainnya (blitz, lampu, senter dll). Tapi perlu diperhatikan, cahaya tambahan tersebut tidak berlebihan, karena cahaya yang berlebihan bisa menyilaukan hasil foto. Jika hal itu terjadi, pertimbangkanlah untuk bereksperimen dengan white balance dalam memanipulasi jumlah cahaya yang muncul pada foto anda.

Mengenali cahaya akan melatih kita peka terhadap intensitas cahaya  apakah berlebihan atau kurang, dari mana cahaya datang, ke mana bayangan jatuh dan apakah perlu sumber cahaya pembantu, dan seterusnya.
Kemah Silaturahmi Pramuka Tunas Muda Babelan
Kemah Silaturahmi Komunitas Tunas Muda Babelan 

MANFAATKAN GARIS BANTU

Setiap handphone memiliki "Garis Bantu" yang akan membagi layar menjadi beberapa bagian, ada yang menamakannya grid, garis kisi dan lain-lain. Aktifkan fitur garis bantu melalui menu setelan (setting) kamera sesuai dengan menu bawaan kamera masing-masing. 

Garis bantu paling sederhana adalah garis bantu 3x3 dimana layar tampilan kamera akan dibagi menjadi 9 ruang, 3 vertikal dan 3 horizontal. Manfaat garis bantu adalah untuk memudahkan kita memastikan bahwa gambar yang sedang kita bidik lurus dan rata baik secara vertikal ataupun horizontal. 

Kita dapat menggunakan garis-garis imajiner yang tertangkap layar saat membidik objek, baik itu garis pembatas jalan, tiang listrik, sudut dinding, garis-garis petak lantai dan lain-lain.

Selain itu kita akan belajar komposisi fotografi yang dikenal dengan istilah Rule Of Third di mana setiap foto akan terbagi menjadi 3 bagian yang memperjelas posisi objek.  3 bagian sesuai garis bantu itu adalah: latar depan (fore ground), tengah (middle) dan latar belakang (background). Kemudian secara horizontal garis bantu akan membagi foto menjadi 3 bagian pula, kanan, tengah dan kiri. Dengan pembagian ini kita akan lebih mudah menentukan  atau memposisikan objek foto kita saat membidik kamera.

2 point itu saja yang saya sampaikan pada saat diundang sharing dalam grup WhatsApp mengenai pengenalan dasar fotografi oleh Komunitas Pramuka Tunas Muda Kwartir Ranting Babelan. Grup yang hanya direncanakan untuk berumur seminggu ini (4 s/d 11 Oktober 2019) diikuti sekitar 30an anggota Tunas Muda dengan intensitas diskusi yang sedang.

Grup WhatsApp ini juga kelanjutan dari materi yang saya berikan sebelumnya pada saat Kemah Silaturahmi 3 pada perayaan ulang tahun ke-2 Komunitas Tunas Muda dimana saya menyampaikan materi literasi digital kepada anggota dan calon anggota Tunas Muda. Saya sempat menyinggung filterisasi konten di sosial media dan mendorong anggota Tunas Muda memproduksi konten positif berupa dokumentasi dan informasi seputar kegiatan-kegiatan yang banyak mereka lakukan.

Dalam grup WhatsApp itu, selain materi pencahayaan dan garis bantu, dari sesi tanya jawab sebenarnya sudah membahas materi dan juga tips-tips memotret dengan kamera ponsel lainnya. Diantaranya, gunakan resolusi tertinggi yang disediakan, selalu bersihkan lensa kamera sebelum dipakai, sebisa mungkin tidak menggunakan zoom, dekati objek, manfaatkan menu shutter/raya di layar ponsel agar tetap fokus dan tidak goyang saat memotret dan sebagainya. 

Tujuan sharing ini adalah memberikan wawasan kepada teman-teman di Komunitas Tunas Muda agar lebih sering lagi dalam mendokumentasikan kegiatan-kegiatan mereka melalui foto yang mereka ambil dari kamera handphone lalu membagikannya sebagai konten positif di media sosial. Semoga bermanfaat.

Salam.


3 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menghadapi Keraguan

3 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menghadapi Keraguan
Keraguan diri atau meragukan kemampuan diri sendiri dapat menjadi sebuah beban yang sulit untuk diatasi. Saat kita memiliki keraguan pada kemampuan diri sendiri, itu dapat menghalangi kita untuk melakukan banyak hal positif. Semoga catatan ini berguna saat kita menghadapi keraguan yang datang tanpa diundang.

3 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menghadapi Keraguan

1. Berikan Waktu Kepada Diri Sendiri Untuk Berubah

Jika selama ini kita fokus pada kekurangan dan telah terbiasa dengan keraguan, maka perlu beberapa waktu dan usaha yang keras untuk meninggalkan kebiasaan itu. Bayangkan sebuah perahu yang dengan kecepatan tinggi mengarah ke tengah laut. Seketika kita ingin kembali ke pantai maka tentunya diperlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk memutar haluan lalu berbalik arah. Perahu memerlukan waktu untuk memperlambat kecepatannya lalu kemudian memutar haluan secara perlahan agar tidak terbalik dan tenggelam karena manuver yang terlalu cepat.

Perumpamaan itu juga berlaku dengan diri kita. Hanya karena kita memahami bahwa keraguan diri adalah perasaan yang tidak baik dan tidak produktif lalu kita ingin mengubahnya tidak berarti perubahan itu akan terjadi saat itu juga secara instan. Tetapi jika kita dapat memperlambat momentum keraguan diri (mengerem) dan mulai mempraktikkan pikiran yang selaras dengan kepercayaan diri, cepat atau lambat perubahan pasti akan terjadi pada akhirnya.

Anda mungkin muak dengan rasa lelah dan ingin memiliki lebih banyak energi yang bersumber dari rasa percaya diri. Tapi cuma dengan membuat keputusan positif seperti itu tidak akan memberi Anda energi instan secara langsung walaupun keputusan itu adalah langkah awal yang sangat penting dalam proses ini. Anda tetap harus menggali lebih dalam dan membuat beberapa perubahan untuk memahami lebih banyak sumber energi dari dalam diri. Dari sana Anda juga akan mulai menemukan penyebab kelelahan Anda. Jangan menyerah terlalu cepat. Jangan biarkan pikiran negatif atau keraguan diri kembali menguasai dan menghentikan upaya Anda untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan Anda.

Anda adalah Seorang Pemikir, Bukan Hasil Dari Pikiran Negatif Anda

2. Anda adalah Pemikir, Bukan Hasil Pikiran Anda

Mulailah mengembangkan kesadaran dan jarak dari pikiran Anda, khususnya pikiran-pikiran negatif. Akan sangat membantu untuk menyadari bahwa ANDA BUKAN PIKIRAN ANDA. Hanya karena Anda memikirkan pikiran yang sesuai dengan keraguan diri tidak berarti pikiran ini benar atau fakta yang sesungguhnya. Pikiran itu hanya TERASA BENAR karena Anda telah terkondisikan demikian dengan cukup lama. Anda dapat mengubah ini dengan mulai memberi jarak dari pikiran Anda. Ini akan membantu Anda menjauhi dan terikat pada pikiran-pikiran negatif. Anda adalah pemikir BUKAN hasil pikiran ini berarti Anda memiliki kekuatan tertinggi dalam hidup Anda. Mulailah memperhatikan kata hati dan suara-suara positif dalam pikiran Anda. Pada akhirnya pikiran harusnya bekerja untuk Anda, bukan malah mengurung dan merusak kebahagiaan juga masa depan Anda.

3. Bedakan Antara Pengkritik Batin Anda dan Guru Batin Anda

Di dalam diri kita masing-masing ada seorang kritikus batin dan seorang guru batin. Ini adalah suara-suara berbeda yang kita dengar di dalam kepala kita jika kita meluangkan waktu untuk mengamati pembicaraan pada diri kita sendiri. Pengkritik batiniah Anda akan selalu datang dengan banyak alasan untuk memperkuat argumentasi "mengapa ini tidak akan berhasil”. Anda dapat mengenali suara kritik dalam diri Anda dengan kata-kata dan nada negatif yang mengkritik diri sendiri. Anda mungkin menemukan diri Anda mengatakan hal-hal seperti: "Ini tidak akan pernah berhasil untuk saya" atau "Orang lain mungkin bisa berhasil, tetapi semua yang saya coba untuk meningkatkan kebahagiaan saya telah gagal. Kali ini pasti akan gagal juga. "

Ketika Anda mengalami keraguan diri, biasanya itu berarti pengkritik batin Anda yang mengendalikan diri Anda. Setelah Anda menyadari pikiran kritis yang meragukan diri sendiri, saya ingin Anda memvisualisasikan tanda berhenti, berbendera merah!.

Ungkapkan terima kasih kepada pengkritik batin Anda karena berusaha melindungi Anda dengan keraguan diri. Tetapi biarkan pengkritik batin Anda tahu: "Tidak apa-apa gagal! Saya harus berani mencoba!."

Perhatikan, apakah Anda dapat menantang pikiran-pikiran negatif dalam diri Anda dan menggantinya dengan pikiran yang lebih realistis, seperti "Orang lain saja bisa, kenapa saya tidak bisa?".

3 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menghadapi Keraguan

Dengarkan Guru Batin Anda

Anda dapat mengaktifkan dan mendengarkan guru batin Anda dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Guru batin Anda adalah suara yang mendorong, menyejukkan, dan penyemangat yang mendukung Anda ketika Anda membutuhkannya. Kadang-kadang Anda hanya perlu memperlambat  pikiran-pikiran Anda dan sedikit menenangkan si pengkritik batin untuk mendengar guru batin Anda.

Mengajukan pertanyaan seperti: Seberapa jauh saya telah menempuh perjalanan ini, apa yang telah saya pelajari selama ini? Apa aktivitas positif yang dapat saya lakukan sekarang? Dan bagaimana saya bisa membuatnya lebih baik? pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu mengaktifkan suara guru batin Anda.


Salam.


Numpang Ngopi di Acara Silaturahmi dan Tasyakuran Pelantikan Obon Tabroni

Tasyakuran Pelantikan Obon Tabroni sebagai anggota DPR RI 2019-2024
Silaturahmi dan Tasyakuran. (Foto: Ocha Hermawan)  
Suasana kekeluargaan yang akrab dan hangat mengisi acara Silaturahmi dan Tasyakuran atas dilantiknya Obon Tabroni sebagai anggota DPR RI 2019-2024, Sabtu 5 Oktober 2019. Banyak hadirin yang datang membawa keluarga dan anak-anak untuk sekalian menikmati suasana objek ekowisata Taman Limo yang asri. Saung-saung, spot permainan, warung-warung hingga tempat parkir penuh terisi.

Di sisi lain, Silaturahmi dan Tasyakuran ini juga menjadi ajang reuni para relawan dan Sobat Obon dari berbagai lokasi, baik dari Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Dalam suasana santai, sebagian teman-teman relawan yang "menghilang" dan tidak bertemu lagi sejak event pilkada Bekasi Februari 2017 lalu dan juga disibukkan dengan pileg dan pilpres kemarin, kini kembali berkumpul.

Ya, bagi saya momen tasyakuran ini seperti oase yang menyejukkan dan menghidupkan kembali api harapan "Bekasi Yang Baik dan Benar" yang sempat redup. Gerakan politik rakyat dan Buruh Go Politik yang sempat patah semangat setelah menelan pil pahit kekalahan saat kontestasi pilkada, kini kembali bergairah. 

Mungkin terlalu dini kalau mau mengklaim bahwa ini adalah keberhasilan bersama gerakan buruh go politik dan gerakan partisipasi politik warga, tapi bagaimanapun keberhasil ini patut diapresiasi guna merawat semangat perjuangan buruh dan warga yang terikat dalam persaudaraan ini agar terus melanjutkan perjuangannya dalam bingkai demokrasi.

Obon Tabroni sadar akan kekuatan persaudaraan tersebut, dalam sambutannya ia menyampaikan agar semua tetap menjaga silaturahmi sebagai modal kekuatan untuk terus bergerak.

"Persaudaraan dan pertemanan kita terlalu mahal untuk disia-siakan dan diabaikan, jalinan ini jangan pernah putus. Persaudaraan dan pertemanan jangan hilang hanya karena persoalan-persoalan kecil, jika kita kuat kita dapat melakukan banyak perubahan kalau kita terus bersama-sama," ucap Bang Obon dari atas panggung.
Tasyakuran Pelantikan Obon Tabroni sebagai anggota DPR RI 2019-2024
Bang Obon dan Bunda Uun (Foto: DAF) 
Silaturahmi yang terjalin ini merupakan sinergi kekuatan relawan yang datang dengan berbagai latar belakangnya. Gotong royong dan kerjasama ini, memang idealnya mensyaratkan individu-individu yang berkualitas dalam bidangnya masing-masing sehingga mampu membuka pintu-pintu peluang dan memanfaatkan segala kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Namun Bang Obon tidak menutup pintu untuk siapapun yang ingin belajar dan bergerak bersamanya, karena pada dasarnya setiap orang memiliki potensi yang bisa dikembangkan.

Kita semua punya potensi yang luar biasa, namun karena rasa tidak percaya diri, kita bisa menjadi orang yang gagal

"Kita semua punya potensi yang luar biasa, namun karena rasa tidak percaya diri, kita bisa menjadi orang yang gagal. Mari kita jadikan keberhasilan hari ini menjadi inspirasi, kalau kita fokus, banyak belajar, memiliki keinginan yang kuat, giat bekerja keras dan terus bergerak, maka apa yang tidak mungkin akan menjadi mungkin," ucap Bang Obon Tabroni menyemangati hadirin.

Tidak ketinggalan, Uun Marpuah yang biasa disapa Bunda Uun juga menyemangati para hadirin untuk tetap berusaha dan pantang menyerah.

"Luar biasa, terima kasih teman-teman semua. Ini bukan karena saya atau suami saya (Obon Tabroni) tapi karena kerja keras teman-teman semua. Semua proses dan masalah sudah pernah kita hadapi bersama-sama, alhamdulillah hari ini kita semua berada di sini. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan mencoba insya Allah segala sesuatu akan terjadi, amiin. Karena musuh terberat kita adalah diri kita sendiri."

Kalau dari tulisan, kutipan-kutipan dari Bang Obon dan Bunda Uun itu seperti sambutan yang serius, tapi sebenarnya sambutan ini banyak diselingi canda yang membuat suasana tetap khidmat namun santai.
Tasyakuran Pelantikan Obon Tabroni sebagai anggota DPR RI 2019-2024
Ngopi bareng Bang Obon Tabroni (Foto: Fai) 
Malam seusai tasyakuran, Bang Obon masih sempat berkeliling mendatangi dan menemui hadirin yang belum pulang. Saat mendatangi kami yang sedang menikmati suasana malam minggu di salah satu saung, ia menyampaikan kembali apa-apa yang sudah ia pernah sampaikan sebelum-sebelumnya. Isu-isu terkini tentang Bekasi mengalir lancar, masalah kekeringan di sebagian wilayah Bekasi juga ia singgung agar menjadi perhatian.

"Saya terus memantau pergerakkan teman-teman semua, yang di Jamkeswatch, yang di OTC dan lain-lain, teruslah bergerak untuk membantu masyarakat sebisa mungkin, masih banyak PR dan masih banyak yang bisa kita lakukan bersama-sama untuk Bekasi ini."

Malam semakin larut, setelah Bang Obon dengan gayanya yang non formal menyampaikan harapan-harapan dan menguatkan tekad teman-teman agar dapat berpartisipasi positif, ia pamitan, lelah jelas terlihat dari wajahnya. Saat melangkah meninggalkan kami, saya teringat kata-kata yang tertulis dalam poster di status salah satu akun halaman facebook.

"Perjalanan baru siap ditempuh. Tugas baru siap diemban. Medan berbeda, tapi untuk perjuangan yang sama. Tolong ingatkan saya jika saya lupa, tegur saya jika saya melenceng dan topang saya jika saya terseok." - Obon Tabroni

Istirahat bang, jaga kesehatan, semoga kami bisa mengimbangi semangat dan kerja keras abang untuk mengabdi, khususnya untuk Bekasi ini.

Sabtu, 5 Oktober 2019 @ Taman Limo Jatiwangi Bekasi.


Mengenali Toxic Workplace dan Cara Menghadapinya

Mengenali Tempat kerja yang tidak sehat (Toxic Workplace / Toxic Work Environment) dan Cara Menghadapinya

Jangan sampai lingkungan kerja yang tidak sehat (Toxic Workplace / Toxic Work Environment) merusak masa depan Anda.

Pada dasarnya semua pekerjaan memiliki tingkat stres. Namun, jika saat berangkat bekerja (atau hanya membayangkan berangkat) sudah membuat Anda lelah, tertekan, atau bahkan tidak enak badan atau sakit, sadarilah bahwa itu lebih dari sekadar tekanan kerja biasa; itu sudah merupakan gejala awal dan tanda-tanda lingkungan kerja yang tidak sehat.

Ciri-ciri lingkungan kerja yang tidak sehat (Toxic Workplace / Toxic Work Environment) 

Tempat kerja yang tidak sehat dapat diartikan sebagai lingkungan kerja apa pun di mana pekerjaan, suasana, atmosfer, orang-orang, atau kombinasinya itu menyebabkan gangguan serius pada kehidupan Anda.

Gangguan ini dapat muncul dalam sejumlah gejala fisik, menurut sebuah artikel baru - baru ini oleh pelatih dan profesor perilaku manusia Melody Wilding. Gejalanya termasuk "gangguan tidur, merasa selalu waspada, telapak tangan berkeringat, dan jantung yang berdetak cepat melebihi normal."

Terlebih lagi, tempat kerja yang tidak sehat atau bermusuhan memiliki dampak kesehatan negatif yang dapat memengaruhi kehidupan pribadi Anda dengan "merusak semuanya, mulai dari harga diri hingga kehidupan sosial Anda," kata Wilding.

Tubuh kita memiliki kecerdasan instingtif untuk memberi tahu bahwa ada gangguan atau "bahaya" yang mengganggu, kita perlu peka dan tidak mengabaikannya tanda-tanda yang dikrim oleh tubuh. Sering-seringlah bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan ini:

Bagaimana tidurmu? Apakah Anda secara teratur dapat tidur nyenyak atau setidaknya tidur yang cukup selama delapan jam?

Bagaimana kebiasaan makanmu? Apakah Anda sering terlalu stres atau tidak punya waktu untuk makan, atau apakah Anda cenderung makan berlebihan?

Apakah Anda merasa nyaman di rumah dan aman di tempat kerja?

Jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu bersifat negatif, maka inilah saatnya untuk menilai lingkungan kerja Anda dan memeriksa lebih jauh apa yang sebenarnya menyebabkan kesehatan dan kesejahteraan Anda terganggu.
Mengenali Tempat kerja yang tidak sehat (Toxic Workplace / Toxic Work Environment) dan Cara Menghadapinya

Indikator lingkungan kerja yang tidak sehat (Toxic Workplace / Toxic Work Environment) 

Ini adalah beberapa indikator kuat bahwa Anda berada di lingkungan kerja yang tidak sehat:
  • Karyawan yang tidak sehat: Tempat kerja yang tidak sehat menyebabkan karyawan cepat kelelahan, keletihan, dan penyakit yang disebabkan oleh tingkat stres yang tinggi yang mendatangkan berbagai keluhan pada tubuh. 
  • Atasan Yang Narsis: Yaitu atasan yang selalu menuntut Anda agar selalu setuju dan menganggap bahwa mereka selalu benar, serta dapat mengabaikan aturan-aturan. Mereka mengharapkan karyawan menjadi taat dan sempurna sementara mereka dapat melanggarnya.
  • Rendah Bahkan Tidak Adanya Antusiasme: Lihatlah ke sekeliling kantor. Adakah dapat terlihat ekspresi kebahagiaan karyawan yang bekerja di sana? Adakah yang tersenyum? Apakah ada percakapan positif dan keceriaan? Adakah suasana yang menyenangkan? Jawaban "Tidak" atas pertanyaan-pertanyaan tadi patut diperhitungkan.
  • Komunikasi yang kurang atau Komunikasi Negatif: Anda dan orang lain tidak mendapatkan informasi yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan Anda. Anda bekerja keras tanpa umpan balik positif dan tanpa pengakuan atau pujian komplimen yang wajar, atau Anda bahkan mungkin sama sekali tidak dianggap?.
  • Sering Berganti Personil: Ketika seseorang masuk ke dalam lingkungan kerja yang tidak menawarkan apa-apa selain jalan buntu, moral kerja yang rendah, dan tidak menyehatkan, orang akan selalu berusaha keluar dan mencari yang lebih baik. Jika Anda melihat tingkat keluar masuk dan pergantian personil yang tinggi di perusahaan atau departemen Anda, anggap itu sebagai salah satu tanda tempat kerja yang tidak sehat.
  • Gank, Gosip, dan Rumor: Semua orang tampaknya hanya bekerja untuk diri mereka sendiri, tidak ada kerjasama dan persahabatan di antara para karyawan. Ada banyak pertikaian, persaingan kelompok serta gosip dan rumor.
Selain daftar di atas, percayalah pada insting dan perasaan Anda jika  merasakan ada sesuatu yang "tidak wajar" pada tempat kerja Anda
Setelah Anda tahu apa yang Anda hadapi, saatnya untuk mengembangkan strategi yang dapat membantu Anda tetap waras dari hari ke hari.
Mengenali Tempat kerja yang tidak sehat (Toxic Workplace / Toxic Work Environment) dan Cara Menghadapinya

Cara menangani lingkungan kerja yang tidak sehat

Karena butuh waktu untuk mencari pekerjaan yang baru dan Anda tidak bisa langsung meninggalkan situasi sulit ini begitu saja, ada baiknya Anda mengembangkan strategi untuk menangani lingkungan seperti itu hingga Anda mendapatkan pekerjaan yang baru di tempat lain:
  1. Temukan orang yang merasakan hal yang sama dengan Anda. Kembangkan persahabatan dengan orang-orang yang merasakan hal yang sama seperti Anda. Harapannya adalah Anda akan saling mengawasi dan akan berbagi berita apa pun dengan kelompok tersebut.
  2. Lakukan sesuatu setelah bekerja yang dapat membantu menghilangkan stres. Pergi ke kafe, olah raga di rumah, atau pelajari keterampilan baru. Kuncinya adalah memastikan Anda menjalani kehidupan yang memuaskan di luar pekerjaan untuk memerangi drama di tempat kerja Anda.
  3. Buat daftar untuk membuat diri Anda sibuk. Daftar kegiatan yang dapat membantu Anda tetap fokus pada tugas-tugas Anda alih-alih terlibat drama dalam lingkungan yangtidak menyehatkan sehingga dapat memberi Anda alasan untuk terus bekerja setiap hari.
  4. Dokumentasikan semua yang Anda lakukan. Simpan email dan tulis komentar dan keputusan dari rapat, panggilan telepon, dan setiap orang yang berinteraksi dengan Anda. Jika Anda perlu mengajukan keluhan, Anda perlu bukti untuk mendukung aksi Anda.
  5. Persiapkan strategi keluar Anda. Ada kemungkinan hal-hal akan membaik di lingkungan kerja Anda, jika demikian maka itu adalah alasan yang masuk akal untuk tetap bertahan. Namun, sambil menunggu, mulailah mencoba melihat-lihat lowongan dan mulai mencari pekerjaan baru. Ini akan membantu Anda tetap positif ketika segala sesuatunya menjadi lebih buruk. Jika Anda harus pergi secepatnya, pertimbangkan pekerjaan sambilan yang akan membuat Anda tetap aktif saat Anda belum menemukan pekerjaan baru yang sesuai dengan karier dan cita-cita Anda.
Cara paling praktis untuk tidak terjebak ke dalam lingkungan kerja yang tidak sehat (Toxic Workplace / Toxic Work Environment) ya jangan sekali-sekali masuk, kalau pun sudah terlanjur masuk maka segeralah keluar sebelum merusak segala yang baik di diri Anda. Apapun yang mengorbankan kedamaian hati, maka itu terlalu mahal, karena tidak ada yang lebih berharga dari kedamaian hati yang dapat membuat hidup bahagia. "Anything that costs you your peace is too expensive."


Anything that costs you your peace is too expensive

Mengenali tanda-tanda lingkungan kerja yang tidak sehat dan cara menanganinya akan memungkinkan Anda mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai situasi dan waktu Anda. Semoga pekerjaan Anda berikutnya adalah lingkungan yang benar-benar Anda idamkan untuk bekerja. 


-----------------------
Artikel ini adalah artikel terjemahan bebas dari: Signs You’re in a Toxic Work Environment and How to Handle It.



Nyaman berkereta dari Semarang ke Surabaya

Nyaman berkereta dari Semarang ke Surabaya
Pramugari Kereta Api | Foto Jurnal Media Indonesia
Berbagai tujuan daerah di pulau Jawa sudah aku tempuh menggunakan kereta api. Apalagi dengan perubahan wajah kereta api seperti sekarang ini. Dari kelas ekonomi hingga eksekutif tidak ada gap yang terlalu jauh. Semua rangkaian kereta sudah menggunakan pendingin udara (AC) dan jumlah penumpangnya pun sesuai dengan jumlah kursi yang tersedia, sehingga tidak ada penumpang yang berdiri

Semua yang ada sudah sangat jauh berbeda jika kita bandingkan dengan wajah kereta api masa lalu. Maka tak heran, jika sekarang kereta api menjadi salah satu wahana transportasi yang populer dan menjadi favorit karena fasilitas dan layanannya. Meskipun sudah beberapa tahun berlalu, layanan dan fasilitas kereta api baik di stasiun maupun di dalam rangkaian tidak berkurang, justru terus meningkat. Seperti yang aku rasakan beberapa waktu lalu ketika aku bepergian dari Semarang ke Surabaya. 

Bepergian naik kereta saat ini sudah tidak perlu khawatir macam-macam, sekalipun jarak tempuh menggunakan kereta lebih lama, tapi aku merasa lebih aman dan nyaman dibandingkan naik pesawat terbang. Mungkin karena takut ketinggian atau mungkin juga karena sudah terbiasa setiap hari menggunakan moda transportasi KRL. Selain itu, alasan berhematlah menjadi alasan utama, karena tiket kereta lebih murah dibandingkan tiket pesawatCoba pastikan harga tiket kereta Semarang Surabaya, harganya jelas masih lebih terjangkau daripada harga tiket pesawat.

Meski aku memilih kelas ekonomi menggunakan KA Ambarawa Ekspres namun fasilitasnya serasa berada di kereta eksekutif. Betapa tidak, meski menggunakan kursi ekonomi, tetapi bisa diubah sendiri sandaran kursinya, layaknya kursi kereta eksekutif. Setidaknya, fasilitas ini membuatku nyaman menempuh perjalanan sekitar 4 jam lebih dari stasiun Semarang Poncol menuju stasiun Pasar Turi Surabaya. FYI, perjalanan dari Semarang (Poncol) hingga ke Surabaya (Pasar Turi), KA Ambarawa Ekspres akan berhenti di 8 (delapan) stasiun, yaitu Semarang Tawang, Ngrombo, Kradenan, Randublatung, Cepu, Bojonegoro, Babat, dan Lamongan.

Sejuknya udara di dalam rangkaian juga semakin menambah kenyamanan dalam melakukan berbagai aktivitas di dalam kereta. Sudah gitu, masing-masing kursi juga dilengkapi dengan colokan listrik yang umumnya digunakan untuk men-charge hp. Jadi, enggak perlu panik ketika baterai hp mulai kehabisan daya. 
Nyaman berkereta dari Semarang ke Surabaya
Charger dalam gerbong kereta | Foto: indoinspector.blogspot.com
Layanan kereta juga tidak sampai di situ sebatas fasilitas rangkaian saja, namun layanan dari para crew yang patut diacungkan jempol. Ketika aku melihat AC di atasku bocor sedikit, aku segera laporkan ke petugas yang lewat. Tak lama kemudian, petugas datang menghampiri dan langsung melakukan perbaikan. Taarrraaa.....AC ku kembali normal dan akupun kembali duduk dengan nyaman. 

Kebersihan di dalam rangkaian dan khususnya di dalam toilet selalu terjaga dengan baik. Air selalu mengalir dari keran yang tersedia, dilengkapi dengan hand wash dan tissue. Closed-nya pun dilengkapi dengan tombol flush, jadi tidak meninggalkan jejak bau yang tak sedap. Dulu...aku selalu menahan buang air kecil jika bepergian menggunakan kereta, tapi sekarang tidak lagi.

Jika perut keroncongan pun, kita tinggal memesan makanan/minuman melalui crew. Berbagai pilihan menu tersedia dan tinggal pilih. Meskipun harganya lebih tinggi dibandingkan harga di warung, tapi cukup worth it-lah dengan layanan yang didapat.

Meskipun masing-masing kelas (ekonomi, bisnis, eksekutif) ada nilai tambah dalam hal layanan, namun layanan standar yang diberikan memang jauh lebih manusiawi dibandingkan dulu. Tak ada lagi, penumpang yang berdiri, tak ada lagi WC jorok, tak ada lagi kereta yang jendelanya terbuka, tak ada lagi kereta yang berbau apek, pesing dan lain-lain. Maka tak heran jika kereta menjadi idola masyarakat sekarang. Dengan  semua fasilitas dan layanan yang ada di kereta Ambarawa Ekspres ini menjadikan penumpangnya nyaman senyaman di rumah sendiri.

Narablog: Tarini Hadi Subroto