Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi

Sanggar Tari Cinong Bekasi
Sanggar Tari Cinong Bekasi | Foto: Roron Urip Pratomo
Balai Desa Babelan Kota di Kecamatan Babelan Bekasi saat Minggu sore kini tidak sepi lagi. Puluhan anak-anak berkumpul untuk berlatih kesenian dan keterampilan. Mulai dari latihan menari, seni bela diri silat hingga menari.

Yuni Widiasari atau yang akrab disapa Bunda Yuni sudah setahun belakangan ini memiliki kesibukan mengajarkan beberapa jenis tarian, antara lain tari Ondel-Ondel untuk anak-anak dan Sirih Kuning untuk remaja putri.

Dalam kegiatan belajar menari di balai desa ini Bunda Yuni tidak sendirian, ia dibantu putrinya Nurul Rahmadani dan beberapa gadis remaja yang sudah lebih dahulu belajar menari kepadanya.

"Kalau latihan menari di balai desa  itu hanya Minggu sore, kalau ada lomba atau mau tampil bisa latihan tambahan di rumah" jelas Miranti salah satu pengajar tari yang membantu Bunda Yuni sore itu.
Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Sanggar Tari Cinong bukan bagian terpisah dari Perguruan Silat Cinong Bekasi, masih satu kesatuan sebagai wadah pelestarian budaya dan pengembangan bakat seperti juga Sanggar Lukis Cinong, Grup Palang Pintu, Ujungan, Lenong dan lainnya.

"Awalnya saya diminta Bang Jamal (ketua perguruan silat Cinong Bekasi) dan Bang Rusli untuk mengajarkan tarian untuk anak-anak dalam rangka mengisi acara milad Cinong" ungkap Bunda Yuni.

"Selanjutnya saya mulai fokus mengajarkan tari-tarian untuk keperluan mengisi acara waktu itu, Alhamdulillah saat tampil cukup memuaskan" lanjut Bunda Yuni yang berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah swasta di Bekasi.
Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Para Penari Sanggar Tari Cinong Bekasi Babelan
Menurut Bunda Yuni, setelah acara milad ternyata antusiasme anak-anak untuk belajar menari tidak surut, bukan saja anak-anak dari Kecamatan Babelan yang ingin belajar menari, bahkan ada beberapa anak dari Kecamatan Tarumajaya dan Kecamatan Sukawangi yang datang untuk belajar.

Penampilan anak-anak yang mempersembahkan tarian tradisional ternyata menjadi perhatian karena jarang ada penampilan tari tradisional kecuali dalam acara berskala besar. Saat itu dibawakan 3 tarian yaitu Tari Ondel-Ondel, Tari Sirih Kuning dan Tari Bajidor Kahot.

"Mungkin image bahwa tari tradisional itu susah dan jarang yang bisa, karenanya untuk penampilan tari tradisional butuh biaya mahal. Padahal kalau mau ayo kita belajar sekaligus melestarikan tari tradisional" ungkap Bunda Yuni.
Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Bunda Yuni
Untuk kostum saat ada acara atau memenuhi undangan menari, Bunda Yuni mengaku dirinya masih menyewa kostum karena masih belum terlalu sering digunakan. Sedangkan untuk make up atau merias penari ia dibantu oleh keluarga besar Cinong.

Selain tari Sirih Kuning untuk hiburan saat acara, untuk remaja putri juga diajarkan tari Lenggang Nyai untuk keperluan lomba. Walau pun belum ada prestasi dalam kompetisi, Bunda Yuni mengaku sudah bahagia dapat berperan serta melestarikan dan mengajarkan tari tradisional kepada generasi muda.

Keceriaan dan keakraban dalam gerakan tari dan canda tawa mengisi aula salah satu gedung di dalam komplek balai desa Babelan Kota sore itu. Semoga semangat itu terus terjaga demi mengenal, mencintai, melestarikan kekayaan seni budaya Indonesia yang kaya.

Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Seni tari jelas berbeda dengan olahraga, jika olahraga memiliki jiwa kompetisi dengan motto Citius, Altius, Fortius (lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat) maka seni tari menghadirkan pengalaman estetik dalam bentuk olah gerak sebagai ekspresi, kreasi, serta apresiasi. Bahasa mudahnya tari lebih mengutamakan keindahan dan keseimbangan gerak yang menyatu dengan musik pengiringnya.

Sama seperti olahraga, pada akhirnya seni tari memiliki peranan dalam pembentukan karakter sang penari secara fisik maupun psikologis untuk mencapai Kecerdasan Gerak atau Kecerdasan Kinestetik.  

Kecerdasan Gerak adalah kemampuan mengontrol gerakan, keseimbangan, ketangkasan, dan keanggunan dalam bergerak.  Untuk anak-anak seni tari dan olah raga sama-sama mengasah keterampilan motorik halus dan kasarnya dengan lebih baik.

Lebih dari itu, seni tari juga mengembangkan sikap estetis sehingga dapat membentuk manusia Indonesia dengan karakter yang seimbang, baik dalam perkembangan pribadi, lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar, serta hubungan dengan Tuhan. Amiin.


Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi

Sanggar Tari Cinong Bekasi
Sanggar Tari Cinong Bekasi | Foto: Roron Urip Pratomo
Balai Desa Babelan Kota di Kecamatan Babelan Bekasi saat Minggu sore kini tidak sepi lagi. Puluhan anak-anak berkumpul untuk berlatih kesenian dan keterampilan. Mulai dari latihan menari, seni bela diri silat hingga menari.

Yuni Widiasari atau yang akrab disapa Bunda Yuni sudah setahun belakangan ini memiliki kesibukan mengajarkan beberapa jenis tarian, antara lain tari Ondel-Ondel untuk anak-anak dan Sirih Kuning untuk remaja putri.

Dalam kegiatan belajar menari di balai desa ini Bunda Yuni tidak sendirian, ia dibantu putrinya Nurul Rahmadani dan beberapa gadis remaja yang sudah lebih dahulu belajar menari kepadanya.

"Kalau latihan menari di balai desa  itu hanya Minggu sore, kalau ada lomba atau mau tampil bisa latihan tambahan di rumah" jelas Miranti salah satu pengajar tari yang membantu Bunda Yuni sore itu.
Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Sanggar Tari Cinong bukan bagian terpisah dari Perguruan Silat Cinong Bekasi, masih satu kesatuan sebagai wadah pelestarian budaya dan pengembangan bakat seperti juga Sanggar Lukis Cinong, Grup Palang Pintu, Ujungan, Lenong dan lainnya.

"Awalnya saya diminta Bang Jamal (ketua perguruan silat Cinong Bekasi) dan Bang Rusli untuk mengajarkan tarian untuk anak-anak dalam rangka mengisi acara milad Cinong" ungkap Bunda Yuni.

"Selanjutnya saya mulai fokus mengajarkan tari-tarian untuk keperluan mengisi acara waktu itu, Alhamdulillah saat tampil cukup memuaskan" lanjut Bunda Yuni yang berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah swasta di Bekasi.
Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Para Penari Sanggar Tari Cinong Bekasi Babelan
Menurut Bunda Yuni, setelah acara milad ternyata antusiasme anak-anak untuk belajar menari tidak surut bahkan ada beberapa anak dari Kecamatan Tarumajaya dan Kecamatan Sukawangi yang datang untuk belajar.

Penampilan anak-anak yang mempersembahkan tarian tradisional ternyata menjadi perhatian karena jarang ada penampilan tari tradisional kecuali dalam acara berskala besar. Saat itu dibawakan 3 tarian yaitu Tari Ondel-Ondel, Tari Sirih Kuning dan Tari Bajidor Kahot.

"Mungkin image bahwa tari tradisional itu susah dan jarang yang bisa, karenanya untuk penampilan tari tradisional butuh biaya mahal. Padahal kalau mau ayo kita belajar sekaligus melestarikan tari tradisional" ungkap Bunda Yuni.
Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Bunda Yuni
Untuk kostum saat ada acara atau memenuhi undangan menari, Bunda Yuni mengaku dirinya masih menyewa kostum karena masih belum terlalu sering digunakan. Sedangkan untuk make up atau merias penari ia dibantu oleh keluarga besar Cinong.

Selain tari Sirih Kuning untuk hiburan saat acara, untuk remaja putri juga diajarkan tari Lenggang Nyai untuk keperluan lomba. Walau pun belum ada prestasi dalam kompetisi, Bunda Yuni mengaku sudah bahagia dapat berperan serta melestarikan dan mengajarkan tari tradisional kepada generasi muda.

Keceriaan dan keakraban dalam gerakan tari dan canda tawa mengisi aula salah satu gedung di dalam komplek balai desa Babelan Kota sore itu. Semoga semangat itu terus terjaga demi mengenal, mencintai, melestarikan kekayaan seni budaya Indonesia yang kaya.

Belajar Memahami Tari Bersama Sanggar Tari Cinong Bekasi
Seni tari jelas berbeda dengan olahraga, jika olahraga memiliki jiwa kompetisi dengan motto Citius, Altius, Fortius (lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat) maka seni tari menghadirkan pengalaman estetik dalam bentuk olah gerak sebagai ekspresi, kreasi, serta apresiasi. Bahasa mudahnya tari lebih mengutamakan keindahan dan keseimbangan gerak yang menyatu dengan musik pengiringnya.

Sama seperti olahraga, pada akhirnya seni tari memiliki peranan dalam pembentukan karakter sang penari secara fisik maupun psikologis untuk mencapai Kecerdasan Gerak atau Kecerdasan Kinestetik.  

Kecerdasan Gerak adalah kemampuan mengontrol gerakan, keseimbangan, ketangkasan, dan keanggunan dalam bergerak.  Untuk anak-anak seni tari dan olah raga sama-sama mengasah keterampilan motorik halus dan kasarnya dengan lebih baik.

Lebih dari itu, seni tari juga mengembangkan sikap estetis sehingga dapat membentuk manusia Indonesia dengan karakter yang seimbang, baik dalam perkembangan pribadi, lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar, serta hubungan dengan Tuhan. Amiin.


Faktor U: Tiket Parkir Tertinggal Dalam Dompet

Faktor U: Tiket Parkir Tertinggal Dalam Dompet... Dompetnya Tertinggal Di Meja Komputer Kantor

Tiket Parkir Summarecon Bekasi Tertinggal Dalam Dompet
Tiket Parkir 
Karena hari Sabtu dan Minggu merupakan hari libur, maka saya termasuk orang yang menyambut datangnya hari Jumat dengan ceria. TGIF, Thanks God It's Friday kata orang sana, atau ALIF - Alhamdulillah It's Friday

Lalu saat Jumat sore sepulang dari kantor pusat, dengan menumpang bus yang melintas dari Jakarta Pusat menuju Bekasi maka pasti akan bertemu dengan yang namanya macet, itu sudah pasti!. Apalagi jika turun hujan... kalau tidak macet maka anggap saja bonus :) 

Tapi walaupun semua jalanan menuju Bekasi macet, setidaknya ada satu jalanan yang tidak pernah macet, yaitu "jalanan menuju kenangan" yang selalu lancar jaya :D. Tinggal pasang headset lalu pilih lagu kesukaan dari koleksi HP, duduk bersandar cari posisi wuenak sambil menyaksikan melalui jendela bus kelakuan pengendara mobil dan motor yang selap-selip berebut jalan.

Gerimis hujan yang mengalir di kaca bis tersapu angin membuat jalur-jalur  aliran yang memantulkan bias cahaya lampu kendaraan dan lampu jalan. Membuat saya membayangkan tubuh yang akan basah saat melanjutkan perjalanan pulang dengan motor yang saya titip di parkiran mall.

Mengingat motor di parkiran mall membuat saya gelisah. Segera saya periksa tas, dan dugaan saya benar, dompet TIDAK ADA. Artinya, saya akan melewati hari Sabtu dan Minggu tanpa KTP, SIM, STNK Motor, Kartu ATM dan lain-lain karena semua berada di dalam dompet.

Terbayang repotnya nanti saat mau ambil motor di parkiran, karena tiket parkir ada juga dalam dompet. Biasanya kalau tiket parkir hilang kita masih bisa mengambil motor kita dengan menunjukkan STNK, paling akan terkena denda karena menghilangkan tiket atau struk parkir. Lah ini, STNK motor juga ada dalam dompet yang tertinggal. -___-

Alhamdulillah saat saya telpon ke kantor masih ada Ridwan yang lembur. Saya kemudian memintanya untuk memeriksa laci meja komputer di mana saya biasa duduk. Apakah benar dompet saya tertinggal di sana, atau jangan-jangan tercecer entah di mana.

Tidak lama kemudian, Ridwan Kamil, sang Gubernur Jawa Barat menjawab chat saya. Kabar baiknya ternyata dompet saya memang tertinggal di sana. Setidaknya tidak hilang entah di mana. Saya minta rekan tersebut untuk memotret STNK dan tiket parkir dan mengirimkannya kepada saya melalui WhatsApp
Tiket Parkir Summarecon Bekasi Tertinggal Dalam Dompet
Tiket Parkir dan STNK Motor
Khusus foto tiket parkir saya minta foto dengan kualitas terbaik dengan harapan foto tiket itu nantinya bisa di-scan oleh penjaga gerbang parkir.

Saya gak mungkin juga kembali lagi ke kantor untuk mengambil dompet, akhirnya dengan bermodal foto STNK dan foto tiket parkir itu saya membesarkan hati dan berdoa agar semua dimudahkan.

Singkat cerita di lokasi parkiran motor hujannya hanya rintik-rintik, saya kemudian mengambil motor dan menuju gerbang parkir. Saat petugas pos di gerbang parkir meminta karcis dengan segera saya sodorkan HP yang menunjukkan foto tiket parkir dalam riwayat chat di Whatsapp.

Biasanya setelah menerima struk parkir, petugas parkir akan memindai (scan) barcode struk tiket itu dan otomatis muncul data berapa harga yang harus dibayar. Tapi karena yang saya serahkan foto tiket ia mulai mengetik setelah menerima HP saya.

Saya perhatikan dia mengetik manual kode yang hampir 20 digit random kombinasi angka dan huruf yang tertera dalam foto itu lalu mengisi kolom-kolom lainnya. Tidak lama muncul tarif parkir seperti biasanya, lalu sang petugas menyerahkan HP saya. Saya bayar dengan uang lebih dan menolak kembaliannya. Ini asli bukan sok dermawan atau bagaimana sih.

"Gapapa bang, ambil aja, saya kira saya kena denda. Terima kasih yah" ucap saya sambil berlalu setelah portal parkir terbuka.

Saya dengar pemuda berkemeja oranye alias petugas loket parkir itu membalas dengan ucapan terima kasih juga. Sikap yang baik, sayang saya tidak tahu nama petugas parkir itu, kapan-kapan saya cari tahu deh.

Oke, alhamdulillah masalah pengambilan motor di parkiran sudah selesai tanpa drama sama sekali. Masalah selanjutnya adalah saya gak akan berani kemana-mana dalam dua hari (Sabtu-Minggu) karena semua surat dan dokumen penting kartu identitas semua ada di dompet yang tertinggal.

Dan ini bukanlah kejadian yang pertama kali, saya sudah beberapa kali meninggalkan dompet lusuh itu nginap di mana-mana... faktor U kata orang mah 😁☕

Happy nice weekend.



Lagu Losquin Makassar Minasa Riboritta – Iwan Tompo (lirik dan maknanya)

Lagu Minasa Riboritta adalah sebuah lagu berbahasa Makassar yang walaupun saya tidak hafal seluruh liriknya tapi cukup sering saya nyanyikan. Minasa Riboritta pertama yang saya dengar adalah versi yang dinyanyikan oleh Ridwan Sau, salah satu penyanyi lagu-lagu Bugis Makassar.

Lama kemudian barulah saya mendengar lagu Minasa Riboritta versi Losquin dari Iwan Tompo, salah satu maestro lagu Makassar.

Lirik lagu ini saya terjemahkan secara bebas, bukan terjemahan langsung per kata dan mengikuti nada lagu sehingga bisa dinyanyikan dalam bahasa Indonesia walaupun jadi kurang enak didengar karena liriknya masih dipaksakan. Setidaknya ini membantu para pendengar yang tidak mengerti bahasa Makassar mengenai makna lagu ini. 

Saya juga tidak terlalu paham bahasa Makassar, dan terjemahan lirik ini saya ambil dari beberapa terjemahan yang memang sudah ada di internet lalu kemudian saya sandingkan. Dengan cara seperti itu jika ada masukkan dari yang paham bahasa Makassar pasti akan saya pertimbangkan.

Berikut lagu Minasa Riboritta - Iwan Tompo versi Losquin.


Minasa Riboritta (Harapan untuk Negeri Kita)

_________________

Mangku mamo mabella
Walaupun aku jauh 

Nia ma' ri se'reang bori
Merantau di negeri lain

Ma'sombalangi sare kamaseku
Melayari laut nasib hidupku 

Passare Batara
Jalani takdir-Nya

Manna monjo nakamma
Walaupun demikian

Pangngu'rangingku ri kau tonji
Ingatanku hanyalah padamu

Kabutta la'biri passolongang ceratta
Ke kampung tercinta di tanah kelahiran

Ri Bawa Karaeng
Di Bawa Karaeng 

Se'reji kupala rijulu boritta
Satu yang kuminta, dari saudaraku

Sirikaji tojeng
Utamakan Siri' 

Sollanna na nia areng mabajitta
Agar selalu terjaga nama baik kita 

Ri bori maraeng
Di negeri lain

Nakima' minasa te'ne ki masunggu
Dan kita berharap raih kesuksesan 

Nanacini todong 
Sehingga terpandang

Bori maraengang
Di negeri lain

Sarroa mangngakkali rikamajuanta
Yang sering meragukan kemajuan kita
________

Sedikit mengenai Iwan Tompo sang pelantun lagu ini. Iwan Tompo Dg. Liwang adalah salah satu maestro lagu Makassar, sayangnya beliau sudah wafat pada hari Kamis, 23 Mei 2013 di Makassar.
Iwan Tompo Dg. Liwang wafat

Iwan Tompo Dg. Liwang kelahiran Kota Makassar 6 September 1952. Gelar maestro yang disematkan pada dirinya karena almarhum adalah penyanyi sekaligus pencipta lagu yang telah membuat sedikitnya 50-an album lagu Makassar dalam rentang 40-an tahun Iwan Tompo berkesenian.

Iwan Tompo mulai aktif berkesenian sejak duduk dibangku SMP pada tahun 1966. Karir Iwan Tompo dalam dunia kesenian dimulai dengan menjadi gitaris. Iwan Tompo sudah dari masa kanak-kanak mempunyai bakat bernyanyi, hingga akhirnya dia mulai bernyanyi secara profesional pada tahun 1970an. 

Dalam karirnya sebagai penyanyi Iwan Tompo belajar mengikuti bakat yang ada pada dirinya. Pengetahuan yang dimiliki tersebut didapat secara otodidak melalui tradisi lisan bukan tradisi tulisan dan tidak dibentuk oleh pendidikan formal. Bakat tersebut semakin berkembang ketika Iwan Tompo bergabung menjadi penyanyi pada tahun 1970-an di Orkes Melayu Rasela.

Pada tahun 1975 Iwan Tompo bergabung di Irama Baru Record yang merupakan bagian dari kunci sukses perjalanan hidup Iwan Tompo dalam mempertahankan eksistensi lagu pop daerah Makassar. Iwan Tompo pernah diundang ke Jakarta karena lagunya pernah membooming yang berjudul Bunting Berua. Lagu-lagu Iwan Tompo yang paling terkenal PammarisinnuBangkenga AcciniAmmakku BapakkuTeako Palla, Sura Tappu SingaintaPakeke Appasisala dan lain-lain.

_______________

Sumber: ARYA SAMUDRA, 2012. Studi Biografi Iwan Tompo Sebagai Pencipta Lagu Populer Makassar. 
Skripsi: Program Studi Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar.  (eprints UNM).



Lagu Losquin Makassar Minasa Riboritta – Iwan Tompo (lirik dan maknanya)

Lagu tradisional Makassar lirik losquin

Lagu Minasa Riboritta adalah sebuah lagu berbahasa Makassar yang walaupun saya tidak hafal seluruh liriknya tapi cukup sering saya nyanyikan. Minasa Riboritta pertama yang saya dengar adalah versi yang dinyanyikan oleh Ridwan Sau, salah satu penyanyi lagu-lagu Bugis Makassar.

Lama kemudian barulah saya mendengar lagu Minasa Riboritta versi Losquin dari Iwan Tompo, salah satu maestro lagu Makassar.

Lirik lagu ini saya terjemahkan secara bebas, bukan terjemahan langsung per kata dan disesuaikan dengan mengikuti nada lagu sehingga bisa dinyanyikan dalam bahasa Indonesia walaupun jadi kurang enak didengar karena liriknya masih dipaksakan. Setidaknya ini membantu para pendengar yang tidak mengerti bahasa Makassar mengenai makna lagu ini. 

Saya juga tidak terlalu paham bahasa Makassar, dan terjemahan lirik ini saya ambil dari beberapa terjemahan yang memang sudah ada di internet lalu kemudian saya sandingkan. Dengan cara seperti itu jika ada masukkan dari yang paham bahasa Makassar pasti akan saya pertimbangkan.

Berikut lagu Minasa Riboritta - Iwan Tompo versi Losquin.


Minasa Riboritta (Harapan untuk Negeri Kita)

_________________

Mangku mamo mabella
Walaupun aku jauh 

Nia ma' ri se'reang bori
Merantau di negeri lain

Ma'sombalangi sare kamaseku
Melayari laut nasib hidupku 

Passare Batara
Jalani takdir-Nya

Manna monjo nakamma
Walaupun demikian

Pangngu'rangingku ri kau tonji
Ingatanku hanyalah padamu

Kabutta la'biri passolongang ceratta
Ke kampung tercinta di tanah kelahiran

Ri Bawa Karaeng
Di Bawa Karaeng 

Se'reji kupala rijulu boritta
Satu yang kuminta, dari saudaraku

Sirikaji tojeng
Utamakan Siri' 

Sollanna na nia areng mabajitta
Agar selalu terjaga nama baik kita 

Ri bori maraeng
Di negeri lain

Nakima' minasa te'ne ki masunggu
Dan kita berharap raih kesuksesan 

Nanacini todong 
Sehingga terpandang

Bori maraengang
Di negeri lain

Sarroa mangngakkali rikamajuanta
Yang sering meragukan kemajuan kita
________

Sedikit mengenai Iwan Tompo sang pelantun lagu ini. Iwan Tompo Dg. Liwang adalah salah satu maestro lagu Makassar, sayangnya beliau sudah wafat pada hari Kamis, 23 Mei 2013 di Makassar.
Iwan Tompo Dg. Liwang wafat

Iwan Tompo Dg. Liwang lahir di Kota Makassar tanggal 6 September 1952. Gelar maestro yang disematkan pada dirinya karena almarhum adalah penyanyi sekaligus pencipta lagu yang telah membuat sedikitnya 50-an album lagu Makassar dalam rentang 40-an tahun Iwan Tompo berkesenian.

Iwan Tompo mulai aktif berkesenian sejak duduk di bangku SMP pada tahun 1966. Karir Iwan Tompo dalam dunia kesenian dimulai dengan menjadi gitaris. Iwan Tompo sudah dari masa kanak-kanak mempunyai bakat bernyanyi, hingga akhirnya dia mulai bernyanyi secara profesional pada tahun 1970an. 

Dalam karirnya sebagai penyanyi, Iwan Tompo belajar mengikuti bakat yang ada pada dirinya. Pengetahuan yang dimiliki tersebut didapat secara otodidak melalui tradisi lisan bukan tradisi tulisan dan tidak dibentuk oleh pendidikan formal. Bakat tersebut semakin berkembang ketika Iwan Tompo bergabung menjadi penyanyi pada tahun 1970-an di Orkes Melayu Rasela.

Pada tahun 1975 Iwan Tompo bergabung di Irama Baru Record yang merupakan bagian dari kunci sukses perjalanan hidup Iwan Tompo dalam mempertahankan eksistensi lagu pop daerah Makassar. 

Iwan Tompo pernah diundang ke Jakarta karena lagunya pernah membooming yang berjudul Bunting Berua. Lagu-lagu Iwan Tompo yang paling terkenal antara lain PammarisinnuBangkenga AcciniAmmakku BapakkuTeako Palla, Sura Tappu SingaintaPakeke Appasisala dan masih banyak lagi.

_______________

Sumber: ARYA SAMUDRA, 2012. Studi Biografi Iwan Tompo Sebagai Pencipta Lagu Populer Makassar. 
Skripsi: Program Studi Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar.  (eprints UNM).



Jika Ingin Pelangi, Kau Harus Menerima Hujan

Jika Ingin Pelangi, Kau Harus Menerima Hujan
Orang memanggilku  Dean, lengkapnya Deandrea. Aku selalu takjub dengan proses terjadinya hujan. Bagaimana air pada jemuran yang terkena terik matahari berubah menjadi uap sehingga dapat terbang mengangkasa. Berkumpul dan menyatu dalam awan di langit lalu kemudian menjadi tetes air dan tercurah turun membasahi bumi kembali.

"Kalau nanti sore hujan, jangan pulang dulu sebelum aku datang menjemput kamu," ucapku sambil menatap matanya sungguh-sungguh.

Ia membalas tatapanku seperti biasa, lembut dan damai. Ia mengangguk sambil memberiku senyum tertahan, tanpa kata berbalik dan berjalan masuk ke gerbang sekolah, melewati lapangan basket lalu hilang di koridor kelas yang berjejer. 

Aku pun meninggalkan tempat itu setelah puas memandangi rambut hitam panjang kepang dua yang berjalan cepat tanpa pernah menengok. Satu-dua kali membalas sapaan dari teman-temannya yang kukenal, melewati tukang-tukang dagang dan obrolan anak-anak tongkrongan langkahku semakin menjauhi lokasi sekolahnya.


Aku suka dengan istilah "September Ceria" yang diambil dari judul lagu Vina Panduwinata, meski September sudah berlalu dan hampir setiap hari hujan datang, tapi hujan juga berarti ceria, yah Oktober, November, Desember kapan pun itu, hujan selalu berarti ceria

Ceria karena hujan adalah saat menjemput pujaan hati pulang sekolah dengan hanya berbekal payung seadanya, lalu menyusuri aspal basah bersamanya.

"Kamu tahu apa yang aku suka dari hujan?" tanyanya waktu itu.

"Suasana jadi gak panas?" jawabku.
"Bukan, kalau gak hujan pasti kamu gak menjemput aku kan?"
"Iya, kalau tidak hujan kamu kan bisa pulang bersama teman-teman kamu, gak perlu aku jemput kan?"
"Iya juga sih, tapi kenapa kalau hujan kamu menjemput aku?"
"......"
Pertanyaan yang tidak pernah aku jawab.

Ya benar, jika sedang tidak hujan, baik saat sedang sendirian atau sedang bersama teman, aku memilih mengawasinya dari jauh, menjadi secret admirer yang cukup merasa puas saat ia tahu aku ada, mengawasinya, mencoba hadir.. walau jauhEntah siapa yang memberi ide menjemputnya setiap hujan datang. 

Ada tatapan heran kala pertama, bukan tatapan marah sepertinya, ia seperti enggan menerima payungku. Atau mungkin ia ingin berbasah-basahan bersama?, kubuang kesimpulan prematur itu jauh-jauh.

"Bilang aja ojek payung" memberinya alibi agar ia tidak canggung menerima payung yang aku tawarkan.
"Maksudmu?" kudengar tanyanya di antara suara gemericik hujan.
"Ya bilang aja ojek payung langganan, kalau ada yang nanyain"
"Emang akan ada yang nanyain?"
"Kan aku bilang kalau ada yang nanyain hahaha" sambutku dengan tetap mengambil posisi di belakangnya.

Selanjutnya tidak ada lagi pertanyaan, aku hanya memantau cuaca. Jika mendung dan hujan maka aku hanya tahu untuk membawakannya payung. Apakah perlu alasan untuk hal sesederhana itu?.
_____

"Kamu lucu, basah-basahan padahal membawa payung," katamu suatu ketika sambil menerima payung yang aku sodorkan. 

Kata-katanya memecah hening saat aku tak bisa berbicara banyak, hanya mematung yang bisa aku lakukan menyadari ia sedang menatapi sekujur tubuhku yang basah dengan sedikit senyum simpul.

Aku pikir dia marah waktu itu, sepertinya dia perlu memikirkan beberapa saat skenario dadakan yang aku tawarkan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jika yang dia bayangkan kami akan satu payung berdua di tengah hujan dan disaksikan puluhan pasang mata yang berteduh saat itu... terlalu manis untuk menjadi kenyataan

Dengan cepat ia mengembangkan payung dan mulai melangkah anggun menerobos hujan yang tidak terlalu deras lagi.

Tak banyak kenangan yang tersimpan dari aksi konyol spontanitas seperti itu, situasi dan kondisi yang menentukan, waktu merupakan barang mahal. Terlambat mengambil tindakan karena terlalu lama berpikir hanya memberi angin kepada keraguan untuk mengambil alih keadaan. Lalu semua segera akan menjadi serba terlambat dan berubah menjadi prasasti penyesalan. Aku tidak akan izinkan itu terjadi, setiap detik bersamanya terlalu berharga.

Benar kata orang, hujan bukan hanya menyebabkan genangan tapi juga bisa menghadirkan kembali kenangan. Semua akan baik-baik saja asal kita tidak terlalu lama berendam dalam genangan kenangan itu 😊
Terlambat mengambil tindakan karena terlalu lama berpikir hanya memberi angin kepada keraguan untuk mengambil alih keadaan. Lalu semua segera akan menjadi serba terlambat dan berubah menjadi prasasti penyesalan. Aku tidak akan izinkan itu terjadi, setiap detik bersamanya terlalu berharga.
____________

Namaku Anandra, teman-teman memanggilku Ana. Aku tidak terlalu suka hujan tapi aku percaya hujan selalu membawa kebaikan, bukankah kita diajarkan membaca doa untuk menyambut turunnya hujan?.


Memasuki awal November hujan tidak terlalu sering, namun setelah pertengahan November hujan deras hampir setiap hari mengguyur. 


Aku selalu siap payung dan jas hujan serta kantung plastik untuk melindungi isi tas, tapi setiap kali bertemu Dean dengan payungnya aku dengan senang hati menerima payung yang ia sodorkan. Kadang ia mandi hujan, kadang juga kami berdua dalam satu payung ,walau akhirnya ia selalu basah kuyup karena mengalah untukku.


Dean yang kutahu hanya lulusan SMA dan tidak mempunyai pekerjaan tetap, banyak yang tidak ku tahu tentangnya selain kelakuannya yang aneh: selalu muncul membawa payung saat hujan
Kalau tidak hujan ia tidak tampak, tapi pernah kupergoki ia mengawasi dari jauh. Berbaur dengan geng yang sebagian besar berasal dari sekolah yang sama denganku.

"Na, tadi itu siapa yang nganterin elo?" tanya Wati memecah lamunan.
"Biasa ojek payung, ada apa yah?" jawabku mencoba tenang.
"Ojek payung khusus buat elo kali? soalnya gue lihat setelah ngantar elo dia langsung pulang kok, gak seperti ojek payung lain, lagi pula kayaknya gue kenal deh"
"Elo kenal di mana?"
Sebuah pertanyaan percuma setelah aku tak dapat menjawab rentetan pertanyaan teman sekelasku ini. Wati pasti tau aku sedang mengelak.
"Hei, udah ngelamunnya!, disambung nanti saja, tuh Bu Guru sudah masuk kelas" ujar Wati mengagetkanku.

Tidak mengherankan sebenarnya kalau Wati dan beberapa teman mengenalnya. Selain adiknya juga bersekolah di sekolah ini, beberapa teman juga berasal dari wilayah yang sama. Paling tidak rumah kami masih 1 kelurahan walau beda RW apalagi dia cukup luas pergaulannya dengan banyak orang.

Ah aku masih saja melamunkannya walau setelah beberapa mata pelajaran silih berganti.

_____________

"Ana, ngapain lo ngeliat-ngeliatin mereka Na? Itu anak-anak bandel, cuekin aja!" kata Yeni menyadari aku yang agak tertinggal.

"Ah enggak tadi kayaknya ada yang manggil, gue kira mereka" jawabku menghindar.
"Ya mungkin aja sih, mereka emang suka usil, di sekolah juga suka bikin masalah, udah yuk ah, cuekin aja" timpal Sofi sambil menarik lengan Yeni. Kami bertiga kembali berjalan bersama sambil bercerita apa saja.

"Itu di sana ada Ivan, dulu waktu SD gak nakal kayak sekarang, suka bolos dan gak pernah rangking kelas lagi" Sofi mulai bercerita.

"Kok elo tau si Ivan suka bolos? Kalian kan gak sekelas, yang sekelas sama Ivan kan Ana" tanya Yeni.
"Rumahnya Ivan kan dekat rumah gue, ibunya suka nanya-nanya kalau gue lewat depan rumahnya" jelas Sofi dengan santai.

"Oh kirain elo suka sama Ivan hehehe" ledek Yeni, aku juga ikut tersenyum.
"Dulu sih iya, sekarang sih enggak lah" jawab Sofi sambil tersenyum. Kami bertiga masih terus bercanda.

"Ivan di kelas baik-baik aja kok, nanti gue salamin deh" godaku.

"Ih Ana jangan dong, gue kan malu" jawab Sofi dengan memasang mimik muka memelas yang disengaja sehingga mengundang tawa.

Saat kami tertawa bertiga Ivan dengan sepeda motornya menghampiri kami.

"Hai Sofi, hai Yeni, hai Ana, oh iya Ana elu dapet salam dari Dean". Setelah mengucapkan itu Ivan meninggalkan kami yang bingung.

"Idih apaan sih? Gue kirain mau nawarin gue pulang bareng" ucap Sofi ketus. Yeni dan aku tertawa mendengar ucapan Sofi. Sepertinya Sofi tidak serius, karena ia kemudian tertawa juga.


"Tumben banget tuh si Ivan lewat paket negor kita-kita, biasanya nyelonong aja kayak gak kenal" ucap Yeni. 

"Terus Dean itu siapa Na?" tanya Yeni.
"Gak tau" jawabku sambil tertawa, kemudian Yeni dan Sofi juga tertawa mendapat jawaban seadanya.

Kelak aku tahu Ivan ternyata memang mendapat pesan untuk menyampaikan salam kepadaku. Entah maksudnya apa tapi saat itu aku senang, tapi juga grogi menjawab pertanyaan Yeni.

_________

Bel istirahat berbunyi, aku keluar kelas bukan mau ke kantin atau lainnya, hanya ingin menghanti suasana saja agar tidak jenuh. 

"Hai Ana, salam dari Dean" ucap Ivan yang baru keluar dari ruang kelas.
"Terima kasih" jawabku.
"Elo emang udah jadian yah sama Dean?" tanya Ivan datar.
"Kalo iya emang kenapa?" jawabku memancing
"Yah gapapa sih, cuman heran ajah"
"Heran kenapa?" cecarku.
"Eh enggak deh, udah yah aku mau ke kantin dulu" jawab ivan meninggalkan aku yang kesal. 
Bagaimana tidak kesal, dia yang memulai pembicaraan lalu sekarang pergi begitu saja.

"Tumben elo ngobrol sama Ivan" tanya Wati mendekatiku.
"Elo gak apa-apa kan?" lanjutnya.
"Eh gapapa kok, gak tau, iseng aja kali" jawabku.
"Iya sih dia emang suka iseng, ayo bareng kalau mau ke kantin" ajak Wati.
"Gak deh, makasih, gue cuma mau cari angin aja kok" jawabku.
"Ok deh" jawab Wati sambil berlalu.


sunset di pantai indrayanti jogja

Hujan mulai reda, seiring kesadaran yang mulai hadir dan mengusir kenangan dalam lamunan.

"Asik bener ngelamunnya Na" sapa Mas Iwan yang kemudian duduk di dekatku.
"Hujan yang tidak terlalu deras, angin yang sejuk ini bikin lamunan kemana-mana mas." jawabku meraih gelas kopi yang sudah dingin.
"Kopi sudah dingin begitu kok diminum, ini masih hangat" Mas Iwan mengambil gelas kopiku dan menyodorkan kopi hangatnya. 

Aku terima mug putih bertuliskan "Jika Ingin Pelangi, Kau Harus Menerima Hujan" berisi kopi hangat yang menebar aroma bunga. Kesegaran mengalir mengusir suasana dingin dan menggantikan kenangan yang dingin dengan obrolan hangat kami. Mataku menangkap kilatan sisa sinar matahari senja memantul dari ombak yang berkejaran menepi di pantai. Semakin redup hingga benar-benar hilang tenggelam tanpa jejak.


Bagaimana Membuat Tulisan Yang Enak Dibaca

Hai teman-teman, sudah lama gak berbagi tips, kali ini saya akan berbagi  tips yang sudah sering ditanyakan kepada saya, Alhamdulillah sekarang jawaban pertanyaan-pertanyaan itu saya rangkum dalam tulisan ini. 

Banyak pertanyaan tentang bagaimana teknik membuat tulisan menjadi enak dibaca. Maksudnya adalah agar tulisan-tulisan kita khususnya di blog menjadi nyaman dibaca dan tingkat "readability-nya" bagus.
Bagaimana Membuat Tulisan Yang Enak Dibaca
Readability (keterbacaan) adalah tingkat kenyamanan / kemudahan suatu tulisan (susunan huruf) saat dibaca, yang dipengaruhi oleh: jenis huruf (font), ukuran, pengaturan, termasuk di dalamnya alur, spasi, kerning, perataan, dan sebagainya. Kerning adalah istilah untuk jarak antar huruf dalam sebuah kata, kalimat, atau paragraf.

Semoga dengan mempraktekkan 6 tips ini akan membuat artikel kita enak dibaca, sehingga orang-orang yang membaca tulisan kita bisa dengan mudah membaca dan memahami isi tulisan kita.

Jadi bagaimanakah cara membuat tulisan artikel atau konten yang enak dibaca?

Sebelum membahas 6 tips itu mari kita coba memahami dulu kuncinya. Kunci agar tulisan kita mudah dibaca adalah dengan membuat tulisan kita menjadi dapat dipindai (scannable). 


Bagaimana Membuat Tulisan Yang Enak Dibaca


Scanable itu bagaimana? 

Mari kita bayangkan kita sedang berada di sebuah toko buku dan ingin membeli sebuah buku. Pastinya di sana ada banyak sekali buku (namanya juga toko buku 😁) dan ada beberapa judul buku yang membuat kita tertarik. Nah ternyata dari buku-buku yang menarik itu ada sampel buku yang sudah dibuka segelnya untuk kita baca.

Karena waktu yang terbatas, tidak mungkin kita dapat membaca seluruh isi buku tersebut. Yang mungkin kita lakukan adalah:
  • membuka beberapa halaman,
  • membaca sekilas
  • dan memberikan perhatian yang lebih pada bagian halaman tertentu yang menarik atau unik (berbeda dengan halaman lain), dst.
Ilustrasi seperti di atas juga berlaku saat kita sedang membuka internet  dan melihat begitu banyak tulisan di web, portal berita, blog, email dan lain sebagainya yang mengandung berbagai macam tulisan.

Proses itulah yang disebut sebagai proses scanning atau pemindaian. Sedangkan tulisan yang dapat menarik perhatian kita tersebut merupakan konten yang scannable atau bisa dipindai.

Mengapa Kita Perlu Membuat Tulisan Yang Scannable?

Pada ilustrasi di atas kita sudah memahami bahwa tulisan yang scanable itu dapat mempengaruhi seseorang, apakah ia akan memilih sebuah tulisan untuk dibaca atau tidak, apakah ia akan melanjutkan membaca atau tidak. Selain dari ilustrasi di atas, berikut beberapa alasan mengapa kita perlu membuat tulisan yang scannable.

Memberikan kesan yang menarik. Dalam ilustrasi memilih buku di atas, konten tulisan yang scannable lebih menarik perhatian daripada tulisan yang tidak scannable. Sehingga konten yang scannable lebih cepat mendapat perhatian pembaca.


Bagaimana Membuat Tulisan Yang Enak Dibaca

Menemukan informasi dengan lebih cepat. 

Jacob Nielsen dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa orang-orang yang membaca sebuah halaman web, rata-rata hanya membaca sekitar 16% dari keseluruhan tulisan yang ada pada sebuah halaman. 79% orang melakukan scanning seperti ilustrasi saat kita di toko buku di atas. 79% pembaca blog kita hanya memindai

Wajar saja, karena siapapun ingin cepat menemukan informasi yang mereka cari tanpa membaca keseluruhannya. Dan konten yang scannable bisa membantu orang menemukan informasi dengan lebih cepat hingga 124%. Baca artikel aslinya di How Users Read on the Web.


Cara Membuat Tulisan Yang Mudah Dibaca

Sekarang pada bagian ini kita akan belajar bagaimana cara membuat tulisan yang mudah dibaca dengan prinsip scannableSetidaknya ada 6 cara untuk membuat konten yang kita tulis menjadi scannable, dan cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Gunakan sub judul
  2. Paragraf pendek
  3. Gunakan list
  4. Gunakan ilustrasi visual berkualitas tinggi
  5. Gunakan font yang mudah dibaca
  6. Gunakan Bahasa Yang Mudah Dipahami


Gunakan Sub Judul

Cara membuat tulisan yang mudah dibaca yang pertama adalah menggunakan sub judul. Sub judul adalah judul yang menjadi bagian dari judul utama.

Fungsi dari sub judul ini adalah untuk membantu pembaca mengetahui poin-poin inti dan juga outline dari tulisan kita. Ini berlaku untuk tulisan di semua media seperti blog, jurnal akademik, artikel majalah, dan email. Semuanya tidak lepas dari penggunaan sub judul sebagai salah satu elemen formatnya.

Selain fungsi di atas, sub judul juga membantu pembaca untuk mengetahui inti paragraf-paragraf yang ada. Sub judul merupakan ide pokok pada konten yang cenderung panjang.

Sehingga dengan menggunakan sub judul pada cara membuat tulisan yang mudah dibaca, harapannya pembaca kita akan lebih mudah memahami maksud dan isi tulisan kita.

Paragraf pendek

Jika bisa dijelaskan dalam paragraf yang pendek untuk apa menggunakan paragraf yang panjang? Baiklah kita mungkin mengejar target 1000 kata dalam sebuah artikel, tetap usahakan setiap paragraf menjadi pendek. Kita juga dapat memecah paragraf panjang menjadi beberapa paragraf. 

Mungkin maksimal 3 kalimat dalam 1 paragraf sehingga dapat membantu pembaca untuk mencerna informasi lebih cepat dan mendorong mereka untuk membaca lebih banyak. Selain itu, menulis dalam paragraf pendek menciptakan banyak ruang putih yang membuat tulisan kita tetap bersih.


Menggunakan list

Cara menulis konten yang mudah dibaca yang ketiga adalah menggunakan list. Ada beberapa keuntungan jika tulisan kita menggunakan list, yang diantaranya:
  • Membuat tulisan kita terlihat lebih rapi dan menarik, terutama ketika dipasangkan dengan tipografi yang tepat.
  • Memberi pembaca visual break (jeda visual). Dengan menggunakan list yang terdiri dari point-point memungkinkan pembaca mengistirahatkan mata mereka.
  • Sebagai pembeda. List mempunyai gaya yang cukup berbeda dengan format teks yang lainnya, sehingga sangat mungkin list ini membuat pembaca berhenti sejenak ketika sedang melakukan scanning atau pemindaian.


Menggunakan ilustrasi visual berkualitas tinggi dan relevan

Cara menulis konten yang mudah dibaca yang keempat adalah menggunakan ilustrasi visual berkualitas tinggi dan relevan. Tujuannya adalah untuk membuat pembaca tidak bosan dan mendapatkan gambaran secara visual dari tulisan kita.

Di dunia ini ada tiga tipe orang berdasarkan gaya belajarnya, yaitu visual, auditori dan kinestetik. Dan yang paling banyak adalah tipe visual.

Dengan ilustrasi visual jauh lebih mudah untuk menyampaikan maksud kita karena orang cenderung mudah mengingat hal-hal ketika disajikan secara visual. Bukankah ada pepatah yang menyatakan bahwa "sebuah gambar bisa mewakili 1000 kata".


Menggunakan font yang mudah dibaca

Cara menulis konten yang mudah dibaca selanjutnya adalah menggunakan font yang mudah dibaca. Di dalam tulisan, pemilihan font memang penting. Hal ini dikarena font dapat mempengaruhi tampilan dan nuansa dari konten kita.

Pemilihan jenis, warna, ukuran dan konsistensi font yang tidak tepat dapat menghancurkan konten kita. Namun jika itu semua kita pilih dengan tepat maka font bisa mendukung konten agar menjadi lebih kuat lagi.

Terkait cara menulis konten yang mudah dibaca ini, kami ada beberapa tips dalam memilih font, diantaranya:

Gunakan font yang umum digunakan seperti Arial, Verdana, Georgia, Times New Roman atau Trebuchet MS. Lebih baik hindari font jenis Comic Sans MS.

Tidak ada salahnya menggunakan font dekoratif, tetapi sebisa mungkin hindari font dekoratif terlalu banyak.

Untuk satuan ukuran font, gunakan satuan point unit (pt) untuk keperluan konten yang akan dicetak. Untuk konten digital dan yang bisa dibaca browser lebih baik gunakan satuan pixel (px), ems (em) atau persen (%).

Untuk teks di bagian body atau isi sebaiknya ukuran minimalnya adalah 12 px.

Perhatikan penggunaan CAPSLOCK untuk membuat huruf kapital.

Konsisten dengan gaya font Anda, ukuran dan jarak serta hindari menggunakan lebih dari 2 jenis font.
Bagaimana Membuat Tulisan Yang Enak Dibaca


Gunakan Bahasa Yang Mudah Dipahami 

Sebaik apapun seorang profesor memberikan penjelasan dalam tulisannya, pembaca awam di luar target tulisan itu barangkali akan akan tetap sulit memahami karya tulisnya tersebut. Selain tidak menarik bagi para pembaca di luar target, tulisan tersebut juga pada akhirnya sulit dipahami dan gagal memberi tambahan pengalaman pada pembaca awam. Padahal pembaca tulisan di blog sangat umum, sehingga diharapkan dapat mencapai banyak lapisan pembaca dari berbagai latar belakang.

Karena itu, gunakanlah bahasa yang lebih santai, memiliki ejaan ringkas, tidak benar-benar formal, tidak musti saklek menggunakan standar Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) atau Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). 


Dengan bahasa yang santai diharapkan tulisan kita menjadi enak dibaca, tidak perlu lagi pembaca membuka kamus untuk menerjemahkan kata-kata. Ini memang tantangan yang lumayan berat, karena pada akhirnya kita tidak tahu siapa-siapa saja yang akan membaca tulisan kita :)


Demikian 6 cara menulis konten yang mudah dibaca. Dengan membaca dan menerapkan tips ini semoga bisa membantu dalam menjadikan konten kita lebih mudah dibaca. 

Untuk saran, masukan atau pertanyaan silahkan sampaikan pada kotak komentar di bawah ini. Semoga bermanfaat. Kalau soal desain blog dan readabilitysilahkan baca: Desain Blog Tidak Penting Tapi Jangan Diabaikan.



(Narasi dan gambar dirangkum dari berbagai sumber)


Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online
Gambar milik Videoin.id
Saya tidak pernah mengaku memiliki kemampuan membuat kreasi dalam bentuk video. Entah bagaimana, sampai saat ini sudah beberapa kali teman meminta dibuatkan video profil hingga video promosi. 😁☕

Beberapa orang mungkin beranggapan kalau kita sedikit memahami tentang olah digital materi gambar dan foto, maka otomatis bisa membuat kreasi video, padahal kenyataannya yah enggak. Saya bisa menggunakan Adobe Photoshop yah enggak otomatis bisa menggunakan software pengolah film semacam Adobe Premier dengan segala software pendukungnya.

Video sebagai konten gabungan dari gambar bergerak dan suara ini mungkin adalah puncak dari kerumitan karya kreasi. Di dalamnya terangkum segala jenis karya, mulai dari tulisan teks, foto-foto, gambar bergerak, animasi, suara, musik hingga berbagai macam paduannya.

Membuat video susah? Yah gampang-gampang susah, dengan smartphone yang memadai kita bisa merekam dan mengedit video kapan saja, tapi untuk membuat video promosi yang memiliki pesan-pesan dan misi untuk disampaikan pastinya bukan pekerjaan mudah, kalau mudah yah profesi videografer mungkin akan berguguran dengan hadirnya smartphone yang semakin canggih.

Faktanya profesi fotografer saja tidak terancam dengan semakin banyaknya smartphone dan fiturphone yang mengandalkan kemudahan memotret, apalagi videografer dan para pembuat konten video yang memang membutuhkan keahlian khusus.

Ah seandainya saya lebih awal mengetahui sudah ada marketplace khusus jasa pembuatan video semacam Videoin.id ini, mungkin saya akan menyarankan teman tersebut untuk mencoba layanan yang ditawarkan Videoin.id.
Videoin.id: Tempat Mencari Jasa Pembuat Video Semudah Berbelanja Online

Apa itu Videoin.id?


Begini, untuk berbelanja online kita tentu mengenal marketplace semacam Tokopedia, OLX, Toko Bagus dan semacamnya, nah khusus untuk keperluan pembuatan video dan hal-hal terkait video ternyata juga sudah ada marketplacenya, namanya Videoin.id.

Jadi di Videoin.id ini kita bisa bertemu dengan banyak penyedia jasa pembuat video dan hal-hal yang berhubungan dengan soal "per-video-an" dari hulu ke hilir yang disebut vendor. 

Vendor inilah yang akan menawarkan jasanya mulai dari Video Animasi, Videografi, editor, penulis naskah (copywriter), Voice Talent, Drone pilot, music arranger hingga penyedia jasa digital marketing untuk distribusi video marketing dan lain sebagainya.

Kalau kita hanya butuh pembuat  video, maka vendor yang kita cari yah, vendor yang menawarkan jasa pembuatan video saja. Vendor inilah yang nantinya akan membuat video yang kita inginkan sesuai jasa yang ia tawarkan. So, jika kita ingin membuat video profil atau video promosi produk, maka kita tinggal mencari penawaran yang paling sesuai.

Pengalaman semudah berbelanja online shopping itulah yang ditawarkan Videoin.id. Kita tinggal Cari - Pilih - Order - dan video yang kita inginkan akan di produksi oleh vendor.

Jurus Cari - Pilih - Order di Videoin.id


Proses pencarian dimudahkan dengan filter atau saringan berdasarkan kata kunci, kategori jenis jasa, lokasi dan biaya. Artinya saya bisa menggunakan filter lokasi "Bekasi" karena saya tinggal di Bekasi. Berdasarkan saringan lokasi ini maka nanti vendor yang muncul hanya yang berada di Bekasi. 

Jika tidak ada yang sesuai maka saya masih bisa mencoba dengan menggunakan saringan lain misalnya budget maksimal. Saya tinggal memasukkan budget atau biaya maksimal yang saya sanggupi lalu kemudian mencari vendor yang sesuai.

Setelah kita mendapatkan beberapa vendor yang "masuk akal" maka selanjutnya kita bisa klik order, lalu mengisi formulir beberapa pertanyaan dari vendor terkait layanan pembuatan video seperti apa yang kita inginkan. 

Proses pembuatan video umumnya berawal dari skrip - storyboard - bahan video+musik - proses. Vendor selalu membutuhkan komunikasi dengan kita dalam tiap tahapan. Ini penting agar video yang kita inginkan akan benar-benar sesuai keinginan dan kebutuhan. 

Bahkan ada juga vendor yang memberikan kita pilihan revisi dan kelebihan lainnya. Setelah vendor mengerjakan proyeknya maka vendor akan memberikan kita demo dari video yang kita pesan. Sesuai atau tidak tentunya merupakan hasil dari komunikasi kita sebelumnya dengan pihak vendor.

Oh iya, setelah proses produksi selesai, bagaimana dengan sistem pembayarannya?

Soal transaksi dan pelunasan, jangan khawatir, transaksi di Videoin.id sudah terintegrasi dengan Midtrans, maka semua transaksi dilakukan di payment gateway yang keamanannya terjamin. 

Midtrans sendiri menyediakan 18 cara bertransaksi. Untuk memudahkan kita melakukan transaksi, videoin.id juga telah memberikan pilihan menu beberapa channel transfer bank dan Gopay, kalau masih kurang juga, usulkan saja ke Videonya.id biar ditambahkan 😁

Kalau catatan saya ini masih belum bisa menjelaskan atau kamu masih penasaran untuk mengenal lebih jauh mengenai Videoin.id, sila kulik selengkapnya di web Videoin.id.

Salam.





Warna Warni Kita Menjadi Satu di Dalam Rahimmu

merayakan hari pahlawan bersama cahaya foundation

Pertama kali mendengar lagu Busur Hujan di Gelaran Perpustakaan Jalanan Ke 15, ada yang urun suara menyumbang lagu untuk meramaikan gelaran lapak buku dan diskusi Sejarah Bekasi malam itu. Kami yang hadir saat itu bersama-sama bernyanyi, karena saya tidak tahu lagunya saya hanya ikut menyanyi saat reff saja, "Warna-warni kita menjadi satu, di dalam rahimmu", kata-kata yang dalam maknanya.

Lagu tersebut berjudul Busur Hujan (Rainbow Warrior) milik Navicula. Rainbow yang biasanya diterjemahkan sebagai pelangi oleh Navicula diubah menjadi busur hujan, busur (bow) dan hujan (rain). Rainbow yang dimaksud dalam lagu ini adalah kapal "Rainbow Warrior" sebuah kapal milik Greenpeace yang dulu pernah diledakkan oleh aparat intelijen Prancis sehingga menewaskan seorang fotografer dan tenggelam pada tanggal 10 Juli 1985.

Busur Hujan bukan lagu pertama yang terinspirasi dari perjuangan kapal Rainbow Warrior dan mengenang kejadian sabotase kepada kapal Rainbow Warrior. Sebelumnya sudah ada sebuah lagu berjudul "Little Fighter" oleh White Lion dalam album Big Game yang hits hingga masuk pada jajaran The Billboard Hot 100 di tahun 1989.

Dari segi lirik, lagu Busur Hujan menggunakan pilihan diksi yang bersifat puitik sehingga agak sulit mendefinisikan terjemahan baku mengenai apa yang dimaksud dari kalimat-kalimat dalam rangkaian liriknya. Selain itu komposisi musiknya juga apik, Navicula yang secara umum bisa dimasukkan dalam genre grunge, membuat lagu Busur Hujan ini tidak terlalu sulit untuk dinikmati oleh penyuka musik rock.

Sudah sekian lama saya ingin membawakan lagu ini, tapi baru pada kesempatan peringatan Sumpah Pemuda di Sanggar Banboo Tambun Selatan Kabupaten Bekasi kemarin saya bisa nge-jamm dan mencoba menyanyikan lagu ini. Acara sumpah pemuda ini juga sekaligus merayakan ulang tahun Cahaya Foundation yang kedua, Ahad 28 Oktober 2018. 

Reff lagu ini menurut saya sangat mewakili semangat peringatan Sumpah Pemuda, sehingga begitu terlintas dalam pikiran, saya langsung maju untuk menyanyikannya walau tanpa persiapan :D Dengan dibantu personil Sanggar Banboo, lagu ini berhasil kami bawakan walau sempat berhenti di tengah karena saya lupa lirik dan suara saya tidak sampai :D

Selain bernyanyi dengan iringan band, acara ini juga diisi dengan sumbangan kepada yatim dhuafa, aksi bakti sosial pengobatan gratis bekerjasama dengan salah satu RS di Bekasi, pembacaan puisi dari  para tamu undangan yang hadir serta penampilan pencak silat dari perguruan silat Cingkrik Cibitung dan lain-lain.
keluarga besar cahaya foundation bekasi
Keluarga besar Cahaya Foundation saat Milad Ke-2
Hadir dalam acara ini tentu saja keluarga besar relawan Cahaya Foundation, Sanggar Banboo selaku tuan rumah, beberapa teman-teman dan simpatisan yang selalu mendukung kegiatan Cahaya Foundation dan lain-lain, serta beberapa warga masyarakat sekitar. 

Saat berangkat saya naik grab karena kondisi badan yang sedang kurang fit, masih mengantuk karena sehari sebelumnya dari pagi hingga larut malam saya menghadiri acara "Workshop Ayo Menulis" bersama AtmaGo di SMK Binakarya Mandiri Jati Mulya Bekasi dan selebrasi Milad ke-2 TBM Rumah Pelangi Bekasi.

Acara perayaan HUT Cahaya Foundation ini sederhana saja, potong tumpeng, makan bersama, ngopi-ngopi kongko, suasana kekeluargaan lebih terasa karena tidak terlalu banyak juga tamu yang diundang dan bentrok dengan acara di Gedung Juang Bekasi.

Akhir kata, selamat ulang tahun ke-2 untuk Cahaya Foundation, semoga dapat terus mengabdi kepada masyarakat yang membutuhkan dan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-90.

Berikut cuplikan video yang saya ambil dari live Facebook Mbak Dyah. Saya sih puas karena sudah ikut meramaikan walau tampil dadakan dan seadanya, yang penting sudah ikut meramaikan suasana :)
Berikut lirik dan chord lagu Busur Hujan dari Navicula.

Em     Bm     C             G 
Busur Hujan di cakrawala 
Em           Bm         C             G 
Kau rayu hatiku menuju ke sana 
Em     Bm     C             G 
Busur Hujan di cakrawala 
Em               Bm         C               G 
Maha karya jembatan ke gerbang surga

Am       C           Em 
Ku kembangkan layarku 
Am   C         Em 
Arungi samudera ibuku 
Am       C         Em 
Kan kuhunjam sauhku 
                        G     Am-Bm   D-Em C... 
Di dalam rahimmu

[Reff:] 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
                        G     Am-Bm   D-Em C... 
Di dalam rahimmu

Em     Bm     C             G 
Busur Hujan di cakrawala 
Em         Bm               C           G 
Manusia titipkan mimpinya di sana.. 
Em     Bm     C             G 
Busur Hujan di cakrawala 
Em                   Bm           C             G 
Ada harta di kakinya...menunggu di sana

Am       C           Em 
Ku kembangkan layarku 
Am   C         Em 
Arungi samudera moyangku 
Am       C         Em 
Kan kuhunjam sauhku 
                        G     Am-Bm   D-Em C... 
Di dalam rahimmu

[Reff:] 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
Em                 C             G 
Warna-warni kita menjadi satu 
                        G     Am-Bm   D-Em C... 
Di dalam rahimmu



Blogfam Is Back!


Blogfam Is Back!

Blogfam is back...

Beberapa keluarga Blogfam hari ini (Senin, 22 Oktober 2018) membuat postingan di blog maupun di medsos mengenai BlogFam Is Back. Kemungkinan akan ada reuni keluarga besar BlogFam yang tersebar di berbagai pelosok nusantara. Saya gak tau akan seperti apa BlogFam ke depan, mungkin itu salah satu agenda reuni nantinya, saat ini saya mau sedikit cerita tentang BlogFam aja deh.

Saya kenal Blogfam hampir seumur dengan saya mengenal blog, walau saya lebih dahulu mengenal Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri yang ternyata dulunya adalah BlogFam kelurahan Makassar.

Dari jejak Mbak Injul selaku salah satu admin Blog Indosiar tempat awal saya belajar ngeblog akhirnya sekitar tahun 2006 saya ikutan mendaftar di Forum Blogfam, hanya silent reader sampai terakhir saya kunjungi di tahun 2013 kerjaan saya yah masih Dagang Siomay saking jarangnya berinteraksi :D
Blogfam Is Back!
BlogFam itu singkatan dari Blogger Family, penggunaan kata "Family" ini bukan sekadar asal pilih nama, istilah "anggota" atau "member" dalam forum BlogFam diganti dengan keluarga. Ini gak lepas dari tangan besi dan ketegasan moderator dalam menjaga interaksi baik dalam forum maupun saat kopdar, karena sifatnya kekeluargaan yah kopdar menjadi salah satu agenda yang wajib, minimal sekali biar saling kenal, katanya keluarga kok gak saling kenal? Katanya keluarga kok gak pernah ikut kopdar? mungkin dulu begitu aturan gak tertulisnya :D

Yang pasti sekali ikut kopdar kok saya gak kapok, malah misuh-misuh kalau ada kopdar yang kemungkinan bisa saya hadiri tapi saya gak diinformasikan :D Nah ini katanya BlogFam mau kopdar reuni sekitaran Desember. Belum fix di mana venue-nya tapi bisa dibayangkan bagaimana ramainya kalau keluarga besar yang rata-rata cerewet di dunia maya ini bertemu :D

Belakangan, saya sempat terlibat dan menyaksikan saat masa transisi Forum BlogFam berubah menjadi portal blog dengan beberapa bidang dengan masing-masing redaktur dan editor karena menggunakan sistem kontributor, tapi karena kesibukan masing-masing akhirnya sekarang blogfam.com menjadi aggregator blog. Ke depan akan menjadi seperti apa lagi? :)
Kalau menurut saya, BlogFam masih bisa bertahan hingga saat ini karena tidak mengharamkan perubahan. Di balik BlogFam ini saya mengenal orang-orang idealis berdedikasi tinggi dalam bidangnya masing-masing, mereka adalah inspirasi saya, karenanya saya bangga menjadi bagian dari keluarga virtual ini. Iya, mungkin saking lamanya berteman, anggota-anggota BlogFam ini sudah tersaring sedemikian rupa hingga sudah saling tahu karakter masing-masing. Saling mengapresiasi persamaan dan menghormati perbedaan, hingga hubungan kami seperti sebuah keluarga besar sampai saat ini.
Mungkin kerinduan akan sebuah "rumah besar" yang bisa menerima perbedaan dari banyak anggotanya, saling membantu dan membesarkan dll itulah yang membuat ide BlogFam is Back kembali hadir. Semoga menjadi semangat baru yang kembali menghangatkan "rumah besar" ini, amiin.