Lirik dan Chord PAGIKU oleh Relung Kaca

Lirik dan Chord PAGIKU oleh Relung Kaca

Intro: E

E
Tak lagi ayam jantan membangunkanku
G#/B
Tak lagi kicau burung bernyanyi
A                                   E
Hingga kubuka mata di jam 7 pagi.

E
Aku pun mengkerutkan dahi 
G#/B
Saat ku keluar dari kamarku
A                                         E
Oh iya sekarang semuanya berbeda.


B                 A                    E
Dulu di depan rumahku masih banyak pohon.
B                 A                    C#m
Dulu di sebelah rumahku masih banyak bunga 
         B                     A                 B
Yang memberikan aroma damai.


E
Pagiku telah hilang
A
Dimakan buas metropolitan
(Dirampas buas asap kendaraan)
C#m       B       A
Ke mana harus kucari 
B                 E
Pagiku pagi yang damai
E       A        B
Owoho oho oho owoho oho


E
Ku duduk di sebelah kakekku
G#/B
Bercerita tentang alam waktu itu
A                                         E
Dia bilang panasnya tak seperti ini

A                             E
Buktikan sekarang juga 
A                   B
Kurangi polusi 
B
Yang kau lepas hingga susah bernafas.


Relung Kaca adalah grup musik folk asal Singaraja Bali,  terdiri atas tiga personil, yaitu Aristiana Jack (vokal, gitar), Konot (vokal, Gitar), dan Pande Narwastu (vokal, cajon). Relung Kaca diproduseri oleh Luh Gede Juli Wirahmini.

Sejak berdirinya pada tahun 2013, Relung Kaca fokus pada tema-tema sosial dan lingkungan hidup. Trio folk yang dipengaruhi musikus Bob Dylan ini merupakan pegiat lingkungan hidup di Yayasan Manik Bumi, lembaga yang aktif dalam isu-isu tentang sampah. Terakhir Relung Kaca sering terlibat dalam gerakan perjuangan rakyat adat Bali menolak reklamasi Teluk Benoa.



Macam-macam Tipe USB dan Perkembangannya

Macam-macam Tipe USB dan Perkembangannya
Saat ini, mungkin tiada hari tanpa berinteraksi dengan teknologi USB. Entah untuk mengisi baterai atau memindahkan data. Kedua fungsi tersebut belum bisa tergantikan untuk saat ini, walaupun sudah ada solusi hubungan nirkabel baik untuk mengisi daya maupun perpindahan data, namun saya kira untuk 5 tahun ke depan USB masih akan banyak digunakan.

Selama hampir dua dekade ini, standar port USB menjadi teknologi koneksi yang paling umum digunakan di seluruh dunia. USB sendiri adalah kepanjangan dari Universal Serial Bus yang dikembangkan oleh USB Implementers Forum, sebuah forum atau lembaga nirlaba yang berdiri pada tahun 1995.

USB adalah antarmuka (interface) plug-and-play, yang biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke berbagai perangkat. Alasan utama mengapa USB menjadi sangat populer adalah karena USB hadir untuk menggantikan banyak antarmuka yang lebih tua dan menggabungkan beberapa fungsi yang menjadi standar internasional.

Standarisasi USB adalah protokol yang menentukan bagaimana solusi memindahkan / transfer data dan pengisi daya dikelola, yang selalu berkembang dalam hal kecepatan dan peningkatan fitur. Dalam keseharian kita mengenal Konektor USB, itu adalah bentuk fisik dari port pada perangkat atau gawai Anda, terletak di ujung kabel yang ditancapkan ke USB port.

Saat ini sudah dikenal USB Type-C, tapi sebelum membahas lebih jauh ayo kita sejenak kembali tipe-tipe USB sebelumnya dan melihat perbedaan-perbedaan serta kelemahan dari berbagai Teknologi USB sebelumnya.

STANDARISASI USB

Macam-macam Tipe USB dan Perkembangannya

USB 1.0

USB 1.0 atau 1.x pertama kali diperkenalkan pada tahun 1996. Namun sayangnya versi tersebut tidak pernah sampai ke produk konsumen.

USB 1.1 (Full Speed)

Full Speed USB 1.1 diluncurkan pada bulan Agustus 1998, ini adalah standar USB pertama yang didukung secara luas. USB 1.1 ini memiliki kecepatan maksimum 1.5MB / s (12Mbps), digunakan sebagai penghubung (periferal) pada keyboard dan mouse. Tidak semua produsen langsung mengadaptasi standar ini, tetapi lambat laun konektor keyboard, mouse, dan printer menjadikannya sebagai konektor utama

USB 2.0 (High Speed)

Versi USB ini diperkenalkan pada tahun 2000 dan telah meningkatkan transfer data maksimum hingga 60MB / s (480Mbps). Peningkatan kecepatan ini membuat USB 2.0 cocok untuk digunakan pada  hard drive eksternal dan jenis perangkat penyimpanan data lainnya untuk pertama kalinya. Port USB kemudian mulai meningkat dan sepenuhnya mengganti port lawas yang lebih tua di desktop dan laptop. USB Flash drive (flash disc) mulai menggantikan floppy disk, CD, dan DVD.

USB 3.0 (Super Speed)

USB 3.0 dirilis pada tahun 2008 dan meningkatkan kecepatan transfer hingga 500MB / s (5Gbps). Peningkatan teknologi USB 2.0 tidak hanya pada kecepatan dan kinerja tetapi juga pada manajemen daya yang lebih besar dan peningkatan kemampuan bandwidth menyediakan dua trek data uni-directional untuk menerima dan mengirim data pada saat bersamaan. Teknologi ini juga disebut sebagai USB 3.1 Generasi Pertama dengan bermacam argumentasi.

USB 3.1 (SuperSpeed ​​+)

Versi USB ini juga disebut sebagai USB 3.1 Generasi Kedua. Ini adalah versi terbaru dari standar USB. Diperkenalkan pada tahun 2013, keunggulan utamanya adalah pada peningkatan kecepatan hingga 1,25GB / s (10Gbps), membuatnya secepat standar Thunderbolt yang asli. USB 3.1 memiliki tiga profil daya dan memungkinkan perangkat yang lebih besar untuk menarik dari host hingga 2A di 5V untuk konsumsi daya hingga 10W. Karena itu, koneksi USB sekarang dapat digunakan untuk mengisi daya laptop. USB 3.1 ini umumnya digunakan pada Hard Disc External dan beberapa gawai mahal untuk fitur kecepatan transfer data maksimal dan mendukung fitur fast charging.

Cukup yah pembahasan tentang teknologi USB, sekarang kita masuk ke bahasan konektor USB.

Jenis konektor USB

Macam-macam Tipe USB
Macam-macam Tipe Konektor USB

USB Tipe A

Konektor USB A pada dasarnya digunakan pada pengontrol host di komputer dan hub. Soket USB-A dirancang untuk menyediakan koneksi "hilir" yang ditujukan untuk pengendali host dan hub, jarang diimplementasikan sebagai konektor "hulu" pada perangkat periferal. Ini karena host USB akan menyediakan daya DC 5V pada pin VBUS. Dengan demikian, penting untuk diingat ketika membeli kabel USB, paling aman untuk memastikan setidaknya satu dari colokan adalah USB A.

Meskipun tidak umum, kabel USB A (lelaki/male) ke A (lelaki/male) digunakan oleh beberapa port/socket untuk membuat koneksi antara dua port USB A (perempuan/female). Tapi model kabel A-A ini tidak dimaksudkan untuk menghubungkan antara dua komputer host atau komputer ke hub.

USB Tipe B

Konektor gaya B dirancang untuk periferal USB. Bentuknya yang hampir 'persegi' ini, sepertinya agak jarang dipakai. Kegunaannya biasanya sama dengan type-A di mana berbagai perangkat yang terhubung ke komputer, smartphone dan kamera digital menggunakan USB type-B

USB Mini

Mini-USB adalah konektor standar untuk perangkat-perangkat mobile. Mini-USB lebih kecil ketimbang USB reguler, kini sudah jarang sekali yang menggunakan karena sudah tergantikan oleh micro-USB.

USB Micro

USB Micro adalah penyempurnaan dari USB Mini. USB Micro telah menjadi standar banyak pabrikan dalam memproduksi gawainya. Saat ini, mayoritas gawai menggunakan port USB Micro sebagai saluran pengisi daya dan penghubung ke komputer. Hanya Apple yang tidak menggunakan USB tipe ini. Kelemahannya USB ini tidak bisa dibolak-balik dan rentan rusak jika dipaksakan masuk.

USB Tipe C

USB Tipe C adalah jenis konektor USB yang terbaru, dengan bentuk lebih kecil serta bisa dibolak-balik. USB Type-C memberikan kecepatan transfer yang lebih tinggi dan punya daya yang lebih kuat ketimbang jenis USB sebelumnya. Saat ini, USB Type-C sudah mulai banyak digunakan untuk beberapa laptop dan sebagian kecil smartphone serta tablet terbaru untuk mendukung kecepatan transfer data dan fasilitas fast charging.
USB Type C Lightning Apple iPhone

Lightning

Lightning digunakan oleh Apple untuk konektor iPhone dan iPad. Ukurannya serupa dengan micro-USB dan hanya bisa digunakan oleh perangkat Apple yang diproduksi di atas bulan September 2012. Ini bukanlah standar USB.


*Kalau bahasanya terkesan kaku itu karena artikel ini sebagian besar adalah terjemahan yang dirangkum dari berbagai sumber



Beberapa Kata Motivasi Pendek Menyambut Pagi

Motivasi : Kemiskinan adalah motivasi yang paling kuat untuk bergerak. Miskin ilmu, kita belajar, miskin amal kita bersedekah, dan miskin harta dibanding cita-cita, menjadikan kita selalu bekerja.
Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga kesehatan, kemudahan, keberkahan dan kebahagiaan senantiasa bersama kita.
_______

Motivasi : Relationship itu ada untuk memperbaiki kehidupan. Selalu ada hal yang membuat kita bisa bersama. Karena kita diciptakan dengan karakter dan keahlian yang berbeda, yang akan menjadi sebuah kekuatan jika dikumpulkan. Selamat pagi rekan-rekan. Have a nice day. Semoga kesehatan, rejeki yang berlimpah dan berkah, serta kebahagiaan senantiasa bersama kita.
_____

Motivasi : Tidur dibutuhkan untuk hidup, tapi hidup bukan sekedar tidur. Bangun dan realisasikan mimpi. Rejeki dan kebahagiaan menanti mereka yang bisa menghargai senyum merekah mentari di pagi hari. Pagi rekan-rekan. Have a nice weekend. Semoga kesehatan, rejeki yang melimpah, keberkahan dan kebahagiaan senantiasa bersama kita.
______

memiliki kejelasan tujuan hidup
Motivasi : Mereka yang memiliki kejelasan tujuan hidup, menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang diciptakannya, bukan yang datang menghampirinya. Maka perjelas dan pelajari tujuan hidup serta rambu2 kehidupan, agar wkt kita tidak habis untuk bereaksi akibat ketidak fahaman kita.

Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga kasih sayang dan ridho Nya senantiasa terlimpah kepada kita.
_______

Semakin jelas gambaran akhir yang hendak kita capai, semakin faham kita apa yang harus dilakukan.

Motivasi : Semakin jelas gambaran akhir yang hendak kita capai, semakin faham kita apa yang harus dilakukan. Maka tentukan tujuan kita dan rinci hal2 yang harus dipenuhinya, shg kita bisa mengerjakannya dengan lebih mudah.

Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga kebaikan, keberkahan, kesuksesan dan kebahagiaan senantiasa bersama kita.
________

Motivasi : Kata BISA adalah energi yang menjadikan kita berfikir dan bekerja untuk mencapai sesuatu, meski terkadang tercapai di bawah keinginan namun hal itu tidaklah jelek. Daripada kata SUSAH yang menjadikan kita tidak bergerak mencapai sesuatupun.

Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga dimudahkan dalam mencapai segala keinginan, serta diberikan kesehatan dan kebahagiaan.
________

Motivasi : Seorang teman yang baik adalah mereka yang tahu apa yang membuat kita sukses dan membantu kita menjadi orang yang kita inginkan. Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga hari ini penuh dengan keberkahan dan kebahagiaan.
___

Motivasi : Setiap kita mendambakan kesuksesan. Namun bukanlah ia yang datang menghampiri kita, tapi kitalah yang harus berusaha meraihnya. Maka jangan pernah bosan berjalan mengejar impian sukses, karena adanya impian itu adalah tanda, bahwa kita masih punya semangat untuk hidup di dunia.

Pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas dan tetap semangat. Semoga kemudahan, kebaikan, kesuksesan dan kebahagiaan menyertai kita.
_________

Motivasi : Setiap kita memiliki persamaan dan perbedaan dibanding orang lain. Teman akan hadir ketika kita bisa mempertemukan kesamaan, sedangkan lawan muncul karena kita fokus pada perbedaan. Maka beruntunglah mereka yang bisa menemukan persamaan dalam setiap pertemuan dengan penuh keikhlasan.

Selamat pagi teman2. Have a nice weekend.

Semoga dimudahkan dlm segala sesuatu, sehat, sukses dan bahagia selalu.
__________

Motivasi : Rasa takut akan sesuatu menjadikan kita bertindak lebih cepat dan kreatif dibanding karena menginginkan sesuatu. Maka jadikan rasa takut akan kehilangan kenyamanan sebagai penyemangat dalam mengejar keinginan yang lebih tinggi. Selamat beraktivitas rekan-rekan. Semoga dimudahkan dalam segala sesuatu, sehat dan bahagia.
________

Motivasi : Kemiskinan harta bukanlah menjadi halangan untuk bisa berbahagia dan berkontribusi. Karena yang lebih menentukan adalah kekayaan jiwa, sehingga dengan itu setiap kita bisa berbagi dan berempati dengan penuh ketulusan hati. Selamat pagi rekan-rekan. Semoga sehat, sukses dan bahagia selalu.
______

Motivasi : Kekuatan tidak datang dari kemampuan fiskal, tetapi dari kemauan yang tak pernah pudar dan semangat yang tak pernah mengalah. Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga hari ini dan seterusnya lebih baik dari hari2 sebelumnya serta selalu sehat, sukses dan bahagia.

_______

Motivasi : Uang tidak sama dengan kebahagiaan. Memiliki uang banyak hanya menghilangkan kekhawatiran finansial, tapi tidak otomatis menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan hanya ada bagi mereka yang memiliki rasa syukur atas apa yang mereka dapatkan. Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga sehat, sukses, banyak rejeki dan berkah serta bahagia.

_________

Motivasi : Setiap kita memiliki energi potensial. Semakin besar kemampuan dan tinggi kedudukan kita semakin besar potensi perubahan yang bisa kita buat. Namun hal tsb akan menjadi sia2 jika kita tidak memiliki pemicunya, yaitu kemauan.

Maka tumbuhkan kemauan untuk mengoptimalkan kedudukan dan kemampuan dalam mendistribusikan kebaikan agar ia menjadi berkah sekeliling kita. Selamat pagi rekan-rekan. Semoga sehat, sukses dan bahagia, serta selalu dalam kasih sayang Nya.

_________

Motivasi: "Orang lemah, menunggu kesempatan"

"Orang kuat, menciptakan kesempatan"

"Orang cerdik/bijak, memanfaatkan kesempatan"

Maka, pastikan dengan segenap kreativitas, kerja keras, keuletan, dan niat baik: kita 'ciptakan dan manfaatkan' kesempatan untuk mengembangkan diri semaksimal mungkin, serta memperoleh kehidupan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih berarti!

-Selamat pagi semuanya-
________

Motivasi : Pengecut adalah mereka yang mati banyak kali sebelum kematiannya, alasan adalah bagian dari kehidupannya. Sedangkan pemenang adalah mereka yang mati hanya sekali, kemauan dan usaha menghiasi hari2nya sampai akhir hidupnya.

Selamat pagi rekan-rekan. Have a nice day.

Semoga dimudahkan dalam segala urusan, sehat, sukses dan bahagia selalu.
______

Motivasi : Rasa iba selalu ada dalam diri kita, namun jangan biarkan rasa itu mendominasi shg mematikan logika. Hal terbaik adalah ketika kita bisa berfikir sehat dan kritis tanpa menghilangkan rasa empati. Selamat siang rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan.

_______

Motivasi : Hanya mereka yang sadar akan kehidupan yang bisa bertahan hidup. Karena banyak mereka yang lebih senang tidak sadar bisa hidup, karena sulitnya hidup dibanding mati. Tetapi hidup adalah sebuah kehormatan, kecuali kita sendiri yang menurunkannya dengan perilaku yang tidak sesuai sebagai pemimpin di muka bumi.

Selamat siang rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga sehat, sukses dan bahagia selalu.

______

Motivasi : Dalam bersosialisasi, bukan sedikitnya harta yang menjadikan miskin seseorang, tetapi disebabkan miskinnya adab dan budi pekerti. Maka asah dan jaga adab dan budi pekerti kita, karena dia adalah aset yang paling berharga dalam pergaulan.

Selamat siang. Selamat beraktivitas. Semoga selalu dalam lindungan dan kasih sayang Nya.
______

Motivasi : Tidak mungkin kita bisa berada di puncak, jika kita tidak mau mendaki disebabkan dominannya pikiran akan sakitnya jatuh dari ketinggian. Maka jangan pernah takut, karena rasa sakit itu tidak pernah ada jika penghargaan kita atas setiap langkah pendakian bisa mengalahkan ketakutan kita. Selamat pagi rekan-rekan. Have a nice day. Semoga selalu dalam kesehatan, keceriaan dan kebahagiaan.
______

Motivasi : Tumbuh dan belajar tidak harus selalu dari tempat yang dinamis, di tempat statis pun bisa. Dengan syarat kita mau meletakkan target setinggi mereka di tempat dinamis atau bahkan lebih. Sebagaimana mereka yang berolah raga di tempat gym, mereka sama2 mengayuh sepeda statis tapi menerima hasil sesuai target masing2. Tetap semangat teman2. Have anice weekend.
_______

Motivasi : Kemauan adalah hal paling utama untuk munculnya kemudahan dalam menggapai impian, sedangkan kemalasan adalah penghalangnya. Maka buang kemalasan, serta penuhi dengan kemauan, agar perjalanan menuju cita2 kita nyaman dan mudah.

Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga senantiasa dalam kesehatan, kesuksesan dan kebahagiaan.
_____
Motivasi : Tidak ada perbuatan yang bisa kita lakukan kecuali adanya rasa suka atau tidak suka. Maka jika masih ada rasa suka dengan kesuksesan dan kebahagiaan, serta rasa tidak  suka dengan keterpurukan dan kesedihan, bangkit dan bekerjalah sebaik yang bisa kita kerjakan hari ini.

Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas.

Semoga selalu dalam lindungan dan kasih sayang Nya.
_______

Motivasi : Kesuksesan berhubungan erat dengan tindakan, bukan sekedar ide atau pemikiran. Sedangkan kesalahan adalah salah satu alat untuk memperjelas jalan menuju kesuksesan. Maka jangan berhenti bertindak karena kesalahan sebelumnya, tetapi jadikan ia batu loncatan untuk mempercepat pencapaian tujuan.

Selamat pagi rekan-rekan. Tetap semangat. Semoga kesehatan, kesuksesan dan kebahagiaan senantiasa terlimpah kepada kita.
-------------
Motivasi : Salah satu bentuk penghormatan pada diri sendiri adalah rendah hati, dia muncul karena dominannya kekuatan sehingga kita lebih mudah mengakui kesalahan dan melakukan perubahan. Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menyelesaikan setiap masalah.
_________

Lidah kita lebih tajam daripada pedang. Jika luka tersayat pedang bisa diobati
Motivasi : Lidah kita lebih tajam daripada pedang. Jika luka tersayat pedang bisa diobati, luka hati ditikam kata-kata susah dicari penawarnya. Maka jaga lidah, karena banyak mereka yang terkubur cita2 dan harapannya disebabkan tidak bisa menjaga lidah.

Selamat pagi. Have a nice day. Semoga kesuksesan, keberkahan dan kebahagiaan senantiasa bersama kita.
_______

Motivasi : Ujian adalah bagian dari kehidupan. Maka selesaikan dengan baik, karena telah menanti ujian baru di belakangnya untuk menjadikan kita selalu bertumbuh, kecuali kita telah bosan dengan kehidupan ini.

Selamat pagi rekan-rekan. Have a nice weekend. Semoga sehat, sukses dan bahagia selalu.
_______

Motivasi : Tanpa senyum orang tetap bisa hidup, dengan senyum hidup menjadi lebih berarti bagi diri dan orang lain. Karena ia adalah sedekah paling mudah yang bisa kita lakukan tanpa menunggu kekayaan, kecuali kekayaan hati.
Selamat pagi rekan-rekan. Semoga kita selalu dalam kesehatan, keberkahan dan kebahagiaan.
_____

Motivasi : Kepercayaan adalah modal awal dalam kerjasama. Sedangkan profesionalisme adalah pengikatnya agar langgeng. Maka asah terus kemampuan kita agar kerjasama menjadi produktif dan berkah.  Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga kebaikan dan kebahagiaan senantiasa memenuhi waktu kita.
______

Motivasi : Banyak sekali alasan kita untuk tetap diam. Namun hidup bukanlah waktu untuk mengumpulkan banyak alasan, hidup adalah kesempatan untuk berkarya sebanyak2nya.

Selamat pagi rekan-rekan. Selamat beraktivitas. Semoga hari ini semakin banyak keceriaan dan kebahagiaan terlimpah kepada kita.
_______

Motivasi : Tidak mudah menemukan sahabat seperti keluarga sendiri yang bisa turut merasakan apa yang kita rasakan. Sehingga seakan tidak ada gunanya memberitahu orang lain tentang kesulitan kita, karena separuh dari mereka tidak peduli, sedang separuh yang lain hanya senang mendengarnya. Maka selalu pertahankan silaturahim dengan keluarga dan sahabat, semoga kemudahan dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita.

Pagi sahabatku. Semoga waktu hidup kita berkah dalam kebaikan.

Sasmitha – Cahyo Taman Baca Tanjung

Cahyo Taman Baca Tanjung Tanjung Barat Jakarta Selatan
Cahyo dari Taman Baca Tanjung
Saya masih punya 1 lagi teks puisi yang mengisi acara Sekadar Syukuran 1 Tahun Perjalanan Perpustakaan Jalanan Bekasidi Kafe Nenen Nyok Sabtu 28/7/2018. Puisi ini dibacakan oleh Afiat Cahyo Wiwoho dari Taman Baca Tanjung yang terletak di Taman Tanjung 1 Jl. T.B. Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ini kali kedua saya bertemu dan mendengarkannya membaca puisi, pertama kali yaitu saat gelaran perpusjal Bekasi #15 tanggal 17 Februari 2018 di Pasar Modern Tarumajaya. Saya sendiri belum pernah menyambangi Taman Baca Tanjung tempatnya beraktivitas sehingga belum dapat bercerita banyak mengenai salah satu sosok pengisi acara yang cukup berkesan bagi saya itu.

Berikut selengkapnya puisi berjudul Sasmitha.


"SASMITHA"

Setelah langit membekas biru
Ayu Sri rahayu, menyanyikan serumpun padi
Hidupnya nista abadi
Mengandung janji 
Harapan ibu pertiwi

Poerwadhi 
memakai nama samaran Sri Amiranti
Yang dipaksa untuk dewasa

Sri Amiranti ?
Pelaut tampan yang buta arus laut itu ?
Pendaki cerdas yang buta arah ?
Lelaki pemalu yang sedang belajar menari ?

Poerwadhi ?
Perempuan tangguh yang takut patah hati!
Apakah kau berani mati muda ?
Apakah kau mau hidup seterusnya ?

Sasmitha,
Ini bukan persoalan anak didikmu
Yang merendahkanmu dengan bom waktu
Tapi karakter itu sangat kuat memang bisa dipisahkan!
Tapi tidak bisa dipilah

Jenis karangan; kabar, berita, kisah
Sejarah, hikayat dan sebagainya
Sama, itu hanyalah dongeng!

Sastra adalah kaca benggala
Militer termasuk aku
Memang satu komando
Tapi manusiakan ? Lain
Pro kemerdekaan, pro integrasi
Gardapaksi, Mahidi, Tim Alfa, Saka

Hanya demi merah putih
Hanya demi anak didikku
Terlalu dini menyebut mati
Masih butuh unsur kebudayaan, 
Pendidikan
Ancaman represi ? Sasmitha.

Untuk Taman Baca Tanjung sendiri teman-teman bisa melihat dokumentasi kegiatan mereka di Instagram, cekidot https://www.instagram.com/tamanbacatanjung/

Sajak Diiringi Karinding Persembahan Langit Tjerah dan Perpustakaan Jalanan Atap Usang

Selain sajak dari Iwan Bonick, ada juga pembacaan sajak yang dibawakan oleh Vrandes dari komunitas literasi Langit Tjerah Cikarang berjudul "Sajak Jalanan Bertanya". Yang unik dari sesi pembacaan sajak ini adalah iringan suara Karinding, alat musik tradisional Jawa Barat yang dimainkan oleh Arif Rahman (Goden) dan Andy Nurwanto dari Perpustakaan Jalanan Atap Usang Cikarang Kabupaten Bekasi. 

Suara karinding yang bersahutan dengan bantuan sound system minimalis atau seadanya justru memberi nuansa berbeda pada sajak yang banyak menyisipkan tanya ini. Para hadirin sebagian besar khusuk duduk di lantai memperhatikan kolaborasi unik ini. 


Sajak Jalanan Bertanya

Selama di jalanan, kami membaca pesan-pesan yang ia katakan 
bahwa ia memberikan pilihan kepada semua orang

Mau berlanjut atau menyerah,
Mau jadi pengecut atau pencerah

Mau berbagi atau menjarah,
Mau berbakti atau berulah

Stagnasi, atau bergerak,
Partisipasi, atau sekedar sorak-sorak

Setiap orang bebas memilih,

Menjadi samudra yang menerima segala beda,
Atau menjadi kandang yang menolak siapa pun yang bukan ternak

Mau jadi begundal yang lihai membual,
Atau sedikit nakal namun banyak akal
Mau nakal demi sekedar julukan bad-boy kekinian,

Atau mau 'nakal' demi melawan pragmatisme kemapanan
Peduli atau pura-pura tuli,
Menyikut atau menyambut
Menindas atau melawan penindasan,
Menggilas atau menentang ketidakadilan
Mau beradu atau bersatu,
Klasifikasi atau aliansi

Jalanan menyodorkan pilihan,

Memburu 'happy' atau bersimpati,
Hidup bersama atau bersengketa
Mengambil peran atau keluyuran,
Membangun peradaban atau memuaskan kepentingan
Mencukupi penghidupan atau diperkuda tuntutan,
Menebar benih persaudaraan atau permusuhan

Jalanan membebaskanmu memilih,

Jadi pengendara atau kendaraan,
Knalpot bobokan atau knalpot yang tak menebar kebisingan
Rebutan atau berdampingan,
Berpadu atau berpacu
Rakus atau terurus,
Merampas sana-sini atau sadar porsi

Ikhlas bernyanyi atau pamer eksistensi,
Menyampaikan isi hati atau memuaskan birahi
Menguasai kendaraan atau dikuasai kendaraan,
Memakai etika atau hanya takut razia

Jalanan semakin banyak tanya, kawan!

Menjadi polutan atau menjadi angin yang diharapkan,
Menjadi deru bising atau penyejuk dikala panas kering
Akal bulus atau akal sehat,
Hati nurani atau kepentingan pribadi
Kesederhanaan pengasong atau penjual omong kosong,
Rambu dan Marka atau tukang razia
Abdi masyarakat atau penyebar tipu muslihat,
Pelayan kemanusiaan atau pemuja kekerasan

Jalanan terus berbicara

Dan jelasnya, jalanan bertanya dengan sedikit penekanan dan nada yang ditinggikan : 

MENJADI INSPIRASI KEHIDUPAN ATAU SEKEDAR RONGSOKAN PERADABAN?

Jalanan mempertanyakanmu, kawan!


Demikian sajak yang dibawakan secara sederhana, diiringi alunan karinding yang sayup-sayup, kadang suara knalpot motor di jalan KH Agus Salim tempat acara ini dilaksanakan juga masuk tanpa permisi, tapi itu justru membentuk sebuah kesatuan yang tidak mungkin lagi diulang. Seperti sebuah karya seni dari berbagai suara yang ada kemudian dibingkai dalam waktu sekian menit, "seni instalasi suara" mungkin :D

Syukuran 1 tahun perjuangan perpustakaan jalanan bekasi secara garis besar adalah acara yang cair tapi khidmat, suguhan penampilan yang sebagian besar merupakan partisipasi dari komunitas atau pun perorangan ini lebih bersifat spontanitas sehingga terasa alami dan mengajak semua hadirin berproses bersama untuk menciptakan suasana. 

Setiap yang hadir berperan untuk turut serta menciptakan kenangan yang menginspirasi, atau menjadikan malam itu hanya sebuah malam tak berarti dari sekian ribu malam lainnya, menjadi rongsokan ingatan. Semua berpulang kepada masing-masing, bukankah hidup ini memberikan kita pilihan-pilihan?

Salam



Sajak Bang Iwan Bonick Saat Syukuran 1 Tahun Perpusjal Bekasi

Ada beberapa puisi dan sajak yang dibacakan saat Perpustakaan Jalanan Bekasi menghelat "Sekadar Syukuran 1 Tahun Pelaksanaan Perpustakaan Jalanan Bekasi", malam Minggu 28 Juli 2018 kemarin. 

Saya beruntung bisa mendapatkan 3 sajak atau puisi diantaranya,  dan akan saya arsipkan dalam blog ini. Salah satu dari 3 sajak itu adalah sajak dari Bang Iwan Bonick sang pelopor Perpustakaan Jalanan Bekasi.

Iwan Bonick yang saya kenal adalah seorang pencinta barang-barang tempoe doeloe, kalau sempat mampir di kios Asaldoe di Jl KH Agus Salim No 71A tempatnya sehari-sehari mangkal, maka kita akan menemukan jejeran barang-barang antik tempoe doeloe koleksinya. 

Apakah koleksi barang antik itu dijual? Gak semua untuk dijual, tapi kalau mahar sesuai, siapa pun bisa membawa pulang koleksi barang-barang kuno dan antik yang dia kumpulkan dari mana saja. Saya selalu menyempatkan mampir sekadar numpang ngopi atau istirahat di kiosnya yang seperti museum mini.

Selain itu Bang Bonick (sapaan akrabnya) juga dikenal sebagai aktivis kesejarahan dalam Komunitas Historika Bekasi, mulai dari sepeda ontel sampai foto-foto Bekasi lama miliknya sudah berkeliling Bekasi dipinjamkan kepada siapa pun yang memerlukan saat ada acara terkait kebekasian.
Iwan Bonick Saat Syukuran 1 Tahun Perjuangan Perpusjal Bekasi
Sajak ini ia posting di Facebook tanggal 30 Juli 2018, saya salin dan publish ulang sebagai arsip jika kelak kita mau kembali bernostalgia atau sekadar merenungi sajak yang ia lontarkan malam minggu lalu. Berikut selengkapnya sajak yang mungkin ia buat khusus untuk dipersembahkan dalam  acara ini.

Menyusun huruf
Merangkai kata
Membuat kalimat 
Walau mungkin tak bermakna

Kala saat tak disengaja
Tampaklah bentuk di sudut mata 
Terlihat wujud di kolong meja
Terkadang terselip di antara meja
Tempat mengasikkan tetaplah di atas meja

Bila dia sendiri tak ada teman 
Tak berarti rasanya diri 
Kawannya pun sendiri 
Hampa dan kosong

Suatu waktu dalam satu hari
Kita melihatnya 
Bergeraklah menghampirinya
Lalu sentuhlah 
Kita belai 
Kita rayu
Cumbulah dia 
Dengan rasa, karsa, cipta dan cinta

Kita bantu mencari temannya
Kita bimbing menemui temannya
Karena Mereka saling menanti 
Potlot dan kertas putih
Sudah lama mereka berteman
Sudah lama mereka berkawan

Maka
Menulislah apa yang bisa kita tulis
Menulislah apa yang ingin kau tulis
Menulislah selagi bisa menulis
Menulislah tentang apa saja

Tak peduli ada yang membaca atau pun tidak 
Tapi nanti akan menjadi yang dinanti
Setelah kita mati 
Dan mereka menjadi berarti

Kp Teluk Angsan Bekasi. Sabtu Wage 28 Juli 2018

Sajak Bang Iwan Bonick Saat Syukuran 1 Tahun Perpusjal Bekasi
Dalam banyak acara, Iwan Bonick memang telah sering melontarkan puisi-puisi, baik karya sendiri mau pun karya orang lain. Ekspresinya saat membacakan puisi bisa mengingatkan kita pada Rendra Sang Burung Merak. Kadang suaranya melembut, kadang berteriak lantang menjiwai setiap bait sajak.

Lanjutkan terus karya dan kreasinya Bang Bonick, kali aja nanti puisi-puisi dan sajak karyamu dapat dibukukan sebagai salah satu potret perjalanan Bekasi dari waktu ke waktu dalam bentuk puisi, sajak atau lainnya... amin.

Salam.

Selamat 1 Tahun Perjuangan Untuk Perpusjal Bekasi

Menghadiri ulang tahun pertama Komunitas Perpustakaan Jalanan Bekasi tadi malam (Sabtu 28/7/2018) bagi saya seperti menemukan oase, menghilangkan dahaga setelah sekian lama "dipaksa" mengkonsumsi kampanye-kampanye pilpres, pilgub hingga pilkades saat ini.
Selamat 1 Tahun Perjuangan Untuk Perpusjal Bekasi
Bertemu anak-anak muda yang "tidak normal" ini membuat saya sejenak melepas topeng-topeng sosial, menyimpan segala perbedaan di dompet dan berbaur dalam tawa, riuh tepuk tangan apresiasi dan perbincangan yang menghidupkan kembali harapan akan masa depan.

Ya, harapan, bukankah harapan adalah salah satu faktor pendorong untuk berbuat?, karena menurut saya hanya orang bodoh yang berani berharap tapi tak berbuat apa-apa untuk mewujudkan harapannya. Kalau kamu gak setuju pendapat saya, yah silahkan saja, tulis pendapatmu itu di blogmu sendiri :D

Selamat 1 Tahun Perjuangan Untuk Perpusjal Bekasi

Selain memang ingin hadir, alasan lain yang membuat saya nimbrung karena saya diposisikan sebagai narasumber cadangan, sebagai pengganti jika ada narasumber yang berhalangan hadir. Tapi kesempatan itu saya percayakan kepada M. Yasin, seorang tenaga pengajar di salah satu SMK swasta di Kota Bekasi dan juga relawan di Rumah Pelangi Bekasi. Jadilah Yasin yang tidak siap itu menjadi salah satu dari 3 narasumber diskusi soal pendidikan dalam gelaran "Sekadar Mensyukuri 1 Tahun Pelaksanaan Perpusjal Bekasi".

Diskusi itu lumayan untuk membuka wawasan dan memotret lebih detail mengenai wajah pendidikan yang ruwet, setidaknya kalau kita tahu apa yang sedang kita hadapi maka kita akan lebih mampu mempersiapkan diri dan mengambil strategi. Selain M Yasin, hadir sebagai narasumber yaitu Nana Praja selaku pendiri Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Warna Bekasi di Desa Pantai Harapan Jaya juga Mbak Ira dari TBM Terasuka, kedua TBM ini terletak di Kecamatan Muaragembong, pesisir Bekasi. Bertiga inilah narasumber dalam diskusi dengan topik "Melihat Sudut Pandang Pendidikan".

Yang susah itu kalau kita tidak tahu apa yang sebenarnya kita hadapi... Paling pakai jurus SWAG - Selow Woles Anti Galau kalo kata Choky yang malam itu sempat open mic bersama MC, Resky Hariansyah, menghibur sambil menunggu panitia mempersiapkan kolaborasi pembacaan sajak oleh Vrandes dari Langit Tjerah Cikarang berjudul "Sajak Jalanan Bertanya" dan Goden (Arif Rahman) dan Andy Nurwanto dari Perpustakaan Jalanan Atap Usang yang mengiringi pembacaan sajak dengan alunan karinding, alat musik tradisional Jawa Barat.

Selama di jalanan, 
kami membaca pesan-pesan yang ia katakan 
bahwa ia memberikan pilihan 
kepada semua orang

Mau berlanjut atau menyerah
Mau jadi pengecut atau pencerah
Mau berbagi atau menjarah,
Mau berbakti atau berulah
Stagnasi, atau bergerak,
Partisipasi, atau sekedar sorak-sorak

Setiap orang bebas memilih,

Menjadi samudra yang menerima segala beda,
Atau menjadi kandang yang menolak 
siapa pun yang bukan ternak
.......
Ikhlas bernyanyi atau pamer eksistensi,
Menyampaikan isi hati atau memuaskan birahi
.......
Jalanan terus berbicara
Dan jelasnya, jalanan bertanya 
dengan sedikit penekanan 
dan nada yang ditinggikan: 
MENJADI INSPIRASI KEHIDUPAN 
ATAU SEKADAR RONGSOKAN PERADABAN?

Jalanan mempertanyakanmu, kawan!

Itu hanya sebagian kutipan dari keseluruhan sajak yang berhasil merangkum banyak pertanyaan, menggambarkan perjalanan Perpustakaan Jalanan Bekasi selama setahun ini. Selengkapnya sajak ini saya posting di Sajak Diiringi Karinding Persembahan Langit Tjerah dan Perpustakaan Jalanan Atap Usang.

Jika sebelumnya diskusi banyak menggambarkan masalah-masalah di lapangan hingga apa yang narasumber lakukan untuk menghadapi masalah berdasarkan macam sudut pandang mereka, maka sajak ini seperrti menegaskan pertanyaan kepada masing-masing hadirin. Akan "MENJADI INSPIRASI KEHIDUPAN ATAU SEKADAR RONGSOKAN PERADABAN?", seperti itu rasa yang saya tangkap malam itu.


Selamat 1 Tahun Perjuangan Untuk Perpusjal Bekasi

Perhelatan syukuran 1 tahun perjalanan Perpusjal Bekasi tetap ceria dan lancar, selain pengenalan Jabaraca oleh Meita Eryanti dalam tajuk "Berliterasi Digital ala JABARACA", pembacaan puisi oleh Iwan Bonick dan Cahyo dari Taman Baca Tanjung, dimeriahkan juga dengan live musik dari Kirana (Violint Cilik), Next Voice Street, Unklflynn dan Ridwan Rau-Rau. Di salah satu dinding juga tampak hiasan kolase foto-foto kegiatan Perpusjal Bekasi dan koleksi foto "Bekasi Tempoe Doeloe" dari Komunitas Historika Bekasi.

Acara ini juga menggalang berbagi buku dan menerima donasi buku untuk Taman Baca Apung di Muaragembong serta memamerkan pojok kreasi yang berisikan karya-karya dari; Egerr Art, Kreasi flanel dari Murnisfelt dan juga karya dari Maryo Pratama.



Ok, selamat 1 tahun perjuangan untuk Perpustakaan Jalanan Bekasi :) tetap semangat dan tetap cair agar selalu dapat mengalir dan membasahi bibit-bibit yang tersudut situasi serta menghidupkan akar-akar yang mencoba bertahan menegakkan idealismenya.

Bagian kritiknya nanti aja yah, siap-siap mau ke Pekuning Tambelang, Ada kabar duka dan saya harus ke sana. Nanti kita sambung lagi.

Salam

Allan Maulana, Suami dari narasumber Meita Eryanti juga mendokumentasikan acara ini dalam tulisan berjudul: Menghadiri Syukuran Perpustakaan Jalanan Bekasi.



Produktif di Dunia Online, Kenapa Enggak?

Produktif dari Dunia Online, Kenapa Enggak?
“Bisnis kamu sudah online?” Pertanyaan ini semacam pertanyaan retoris yang saat ini sudah tidak perlu ditanyakan, karena sudah tentu dilakukan oleh hampir semua orang, terutama masyarakat urban.

Ibarat makanan yang harus dipenuhi sehari-hari, begitulah kebutuhan manusia abad ini terhadap dunia online. Kalau "gak online, ibaratnya gak makan". Sekrusial itu.

Penggunaan internet di Indonesia memang termasuk fantastis. Menurut data dari eMarketer, jumlah pengguna Internet di Indonesia pada tahun 2018 sudah mencapai 123 juta dari jumlah penduduk Indonesia yang kurang lebih 250 juta jiwa. Artinya, ada separuh lebih dari jumlah penduduk. Tak heran, Indonesia pun masuk peringkat ke-6 dunia sebagai pengguna internet setelah Cina (termasuk Hongkong), Amerika, India, Brazil, dan Jepang.  
Produktif dari Dunia Online, Kenapa Enggak?
Fakta ini bisa jadi potensial bagi orang-orang yang ingin memanfaatkannya di ranah produktif, tidak hanya konsumtif. Gak hanya rajin menggunakan semua aplikasi itu, tapi juga memproduksi aplikasinya, misalkan. Atau yang sederhana lagi, gak cuma login dan ber-"say hello" di media sosial, tapi juga menjadikan media sosial sebagai etalase usahanya. Istilah bisnis online pun cukup populer sebagai pilihan bisnis zaman now. 

Internet yang borderless membuat semua orang bebas menjajakan apapun kepada seluruh penduduk bumi, tak hanya Indonesia. Kalau dulu, orang harus lewat di depan area toko kita, menoleh, melihat spanduk atau banner toko, atau mampir mengambil brosur dan kartu nama untuk tahu produk apa yang ditawarkan oleh si penjual, kini cara-cara semacam itu boleh dibilang sudah usang.

Jaringan internet membuka banyak sekat. Tergantung bagaimana kita sebagai pengguna menggunakannya dengan bijak dan tentunya menguntungkan. Syukur bisa menambah penghasilan.

Banyak kan sekarang slogan emak-emak berdaster dengan penghasilan jutaan rupiah dari rumah? Atau bapak-bapak yang tak lagi pergi ke kantor sebagai rutinitas, tapi diganti dengan pergi ke meja kerja dengan laptop dan jaringan wifi di sebuah sudut rumah dan kemudian menghasilkan pundi-pundi rupiah. Pun dengan mahasiswa yang menjadikan bisnis online sebagai tambahan untuk membayar uang kuliah.

Kemungkinan itu ada dimana-mana. Pertanyaannya, apakah cukup bisnis online dilakukan hanya dengan bermedia sosial?

Ternyata gak cukup. Media Sosial adalah platform di mana orang harus memiliki akun untuk bisa mengaksesnya. Sedangkan, pencarian terbesar di jagat maya saat ini masih didominasi oleh si Google atau mesin pencari lainnya. Artinya, jika sebuah bisnis online memiliki sebuah toko online berbasis web, tentu akan membuatnya mudah terdeteksi dan bisnis akan memiliki peluang lebih besar. 

Jika di dunia nyata, kita memiliki alamat rumah yang mudah dikunjungi siapa saja, begitupun di dunia maya. Memiliki sebuah alamat rumah dan “gudang” untuk menyimpan segala macam barang yang kita miliki atau pun jasa yang kita tawarkan pastinya juga mutlak diperlukan. Ya, karena kita hidup layaknya amphibi, di dua dunia :)
Produktif dari Dunia Online, Kenapa Enggak?
Bisnis online yang sudah profesional juga membutuhkan support domain dan web hosting yang mumpuni. Artinya, gak nebeng di platform web atau blog gratisan. Namanya juga usaha ya, bagian ini juga merupakan modal utama.

Niagahoster bisa menjadi pilihan. Sesuaikan kebutuhan kita dengan berbagai produk yang ditawarkan. Boleh juga berkonsultasi dengan customer service nya bila kita ragu-ragu dengan kebutuhan bisnis online kita.

Untuk membuat sebuah web yang mumpuni untuk bisnis online yang akan atau sedang dijalankan, memang diperlukan perencanaan yang tepat. Misalnya tentang nama domain yang mudah terdeteksi jagat maya, kemudian kapasitas “gudang” yang pas untuk menampung semua data, dan sebagainya. Tapi percayalah, itu semua lebih murah dan efektif dibandingkan kita harus menyewa sebuah ruko di dunia nyata. Saran saya, pilih Wordpress Hosting :)

Supaya makin mantap, berikut beberapa kelebihan toko online yang bisa kamu pertimbangkan (sumber dari sini) :
  • Tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk sewa tempat
  • Tidak perlu menyediakan biaya untuk display mewah dengan etalase-etalase khusus
  • Tidak perlu berpindah tempat dan menghabiskan budget untuk transportasi, karena semuanya dilakukan tanpa batas ruang dan waktu. Sambil selonjoran di rumah, dan mengasuh anak buat para ibu rumah tangga juga sangat sesuai.
  • Pangsa pasar lebih luas, tidak terbatas pada pengunjung yang datang ke tempat kita, melihat spanduk atau banner toko kita secara langsung.
  • Bisa dengan mudah menambah jumlah varian barang karena kita bisa menyimpannya sendiri dan lebih mudah melakukan pencatatan. 
  • Pada awalnya, kita bisa menjalankan sendiri semuanya, hingga kita siap untuk benar-benar memiliki tenaga tambahan jika membutuhkan.    
Buat kamu yang baru memulai bisnis online, sudah punya rumah maya yang asik belum? Kalau belum, boleh memikirkannya dari sekarang dan coba tengok penawaran paket Hosting Indonesia ini. 

Bagi yang sudah melanglang buana dengan bisnis online nya, selamat menciptakan produktivitas dengan segala kemewahan jagat maya.  []




Sekadar Mengingat Episode Kecil Dalam Kenangan

Sekadar Mengingat Episode Kecil Dalam Kenangan
Ibu dari 3 orang anak ini bernama Wahyu Nursanty. Sekian tahun lalu, setahun setelah dia lulus dari SMAN 1 Makassar, kami (total berjumlah 203 orang) kemudian dipersatukan dalam bendera "Eksekusi 95" di Kampus Merah Tamalanrea. Singkat cerita, sekitar tahun 2002 saya dengannya berangkat (masing-masing) ke Jakarta dan memulai karir yang berbeda dengan teman-teman "Eksekutor" lainnya.
Kemarin saat menikmati macet di jalur Tol Japek (Jakarta - Cikampek) menuju Bekasi saya iseng menulis sedikit cerita tentangnya yang kini berdomisili di Bandung. Ide yang begitu saja muncul setelah statusnya melintas di lini masa Facebook. Hanya sekadar catatan ringan tentang kesan-kesan dan sedikit ingatan yang terlintas. Alhamdulillah dia senang menerimanya dan meminta untuk ditambahkan.
Gak ada pesan sponsor, dia bilang tulis saja, tambahkan lagi, lumayan buat kenang-kenangan saat masa "revolusi fisik".

Baiklah, here we go...
---
Saya memanggilnya Yayu' kadang juga Santi, tapi tidak pernah Wahyu. Sekitar akhir tahun 2002 lalu, kami berdua berada dalam daftar 11 nama yang harus ke Jakarta untuk meneruskan proses rekrutmen pekerjaan yang dianggap "keluar" dari habitat keilmuan yang sama-sama kami pelajari di Kampus Merah Tamalanrea.
Iya, cuma 11 orang yang dinyatakan lulus setelah melewati 4 kali ujian dengan jarak sekitar sekian hari sampai seminggu untuk setiap kali test-nya. Mulai dari TPA (Test Potensi Akademik), Psikotest yang alhamdulillah ada snack dan kopinya, lalu test kesehatan dan olah raga ditambah lagi ujian terakhir: wawancara. Sebenarnya ada juga ujian yang tidak tercantum, yaitu ujian kesabaran dan harap-harap cemas menunggu pengumuman hasil dari 4 test tersebut hahaha.

4 Macam Ujian Yang Bikin Singit

Test pertama, TPA (Test Potensi Akademik) dilaksanakan di IKIP Petarani Makassar, atau yang sejak tahun 1999 berubah menjadi UNM (Universitas Negeri Makassar), saat itu UNM memang sering menjadi tempat berbagai ujian rekrutmen dll untuk umum.
Sepertinya sehari sebelum test, Yayu sempat datang dan ikut berkumpul sekadar "say hello" kepada saya dan teman-teman di sebuah rumah di Jalan Badak. Mungkin juga Yayu datang untuk memeriksa persiapan untuk ujian besoknya. Jadilah kami, kurang lebih sekitar 10 orang saat itu berkumpul belajar bersama membahas kira-kira soal apa yang akan keluar.
Menjelang sore kami bubar dengan alasan masing-masing. Yayu pulang atau pergi bersama sebagian teman untuk membeli perlengkapan untuk ujian, saya tidak ingat detailnya. Malamnya, saya tidur sekitar jam 3 malam di rumah itu, setelah asik bermain kartu bersama teman-teman sekadar pengisi ngobrol dan mengusir bosan. Malam itu saya tidak ke Pantai Losari untuk mengamen, bukan karena besok mau ujian, tapi karena ingin menghabiskan malam bersama teman-teman yang sudah jarang kumpul.
Rumah di Jalan Badak itu seperti "safe house" buat teman-teman dari daerah yang berkunjung ke Makassar. Saat itu saya menjadi penghuni tetap dan "care taker" sekaligus satpam di rumah tersebut. Rumah yang sering dijadikan alamat sekretariat segala macam kegiatan, rumah yang bersejarah dengan segala suka dukanya.
Pagi hari di UNM, sebelum mengikuti test TPA, saya dan teman-teman sepakat mengumpulkan uang lalu disimpan di sebuah tempat. "Siapa yang dapat menyelesaikan test terlebih dahulu dapat mengambil uang tersebut dan memilikinya." salah seorang dari kami mengajukan ide, seakan-akan ujian TPA belum cukup memacu adrenalin. Entah siapa, saya lupa pencetusnya, tapi sekarang saat mengingatnya kembali, saya suka dengan idenya itu. :D
Soal taruhan itu Yayu tidak terlibat, sepertinya pada hari itu saya tidak bertemu dengannya. Atau jangan-jangan dia datang ke Jalan Badak seusai ujian TPA? Ingatan saya tentang kedatangannya sehari sebelum ujian di Jalan Badak itu bisa jadi saya yang salah ingat jika ternyata ia datang justru setelah ujian TPA. Biar dia sendiri yang jawab, saya agak sulit menyusun ingatan lama ini :D


papan ujian clipboardKembali ke soal taruhan, siapa yang menang dan berhak mengambil semua uang yang telah kami kumpulkan? Soal ini saya juga lupa, seandainya saya yang menang mungkin saya akan mengingatnya. Yang saya ingat malahan bagaimana saya menghabiskan waktu agak lama karena tidak membawa alat pengalas kertas untuk ujian. Saat itu saya menggunakan kartu SIM untuk mengalasi kertas ujian agar tidak robek atau berlubang saat saya menghitamkan jawaban dengan pensil 2b. Gak modal banget sih, berapa sih harga papan ujian clipboard sot? -__-
Sekian hari berlalu hingga hari pengumuman hasil test TPA, saya dan teman-teman bersama-sama melihat pengumuman hasilnya di sebuah kantor di Jalan Ahmad Yani seberang kantor Walikota Makassar. Saya tidak terlalu berminat berdesakan mencari nama saya di papan pengumuman. Setelah salah seorang teman memberi tahu bahwa saya lulus, barulah kemudian saya mencoba memastikannya sendiri. Dari situ saya tahu, saya dan Yayu lulus untuk melanjutkan ujian berikutnya. Ok, gak menang taruhan, tapi lulus ujian, saya kira itu cukup menyenangkan yah :)
Dilanjut dengan psikotest, saat psikotest ada seorang peserta yang tertangkap oleh pengawas psikotes telah mengerjakan soal sebelum diperintahkan. Pengawas memberinya peringatan keras, entah kemudian memberinya lembar jawaban baru atau disuruh menghapus lembar jawabannya saya kurang tertarik karena sibuk memikirkan nasib, toh setelah insiden kecil itu ujian tetap dilanjutkan dengan beberapa kali coffe break.
Di kemudian hari saya mencoba mencarinya saat tes kesehatan, tapi sepertinya perempuan cantik yang tertangkap mengerjakan soal lebih dahulu itu tidak lulus dalam ujian psikotest beberapa hari lalu. Padahal ada yang mau saya tanyakan *ah alasan saja ini* :D
Yayu pastinya hadir dalam ujian psikotes ini, tapi entah kenapa saya gak ingat, atau mungkin otak saya sudah pingsan dihantam oleh beragam soal psikotest semacam Test Pauli, Wartegg Test, tes grafis/menggambar orang, Test Baum (menggambar pohon), DISC/Papikostik dan semacamnya.
Kemudian setelah itu, kami ikut test kesehatan dan olah raga di dalam kawasan pelabuhan. Bagaimana dengan Yayu? Saat sebelum lari keliling lapangan kontainer saya sempat dengar panitia memberi dia pesan agar tidak perlu memaksakan diri mengingat dia sedang hamil 4 bulan anak pertamanya. Sebelumnya saya sama sekali tidak tahu soal itu. Saya? Alhamdulillah masih singset, belum "hamil" seperti sekarang 😆

Beberapa hari kemudian, kami (13 orang yang tersisa) lanjut lagi mengikuti wawancara sebagai ujian terakhir. Yayu memberitahu saya apa saja yang ditanyakan saat wawancara, ia menekankan agar saya hapal dengan pasti tahun-tahun kelulusan dan menjawab dengan cepat setiap pertanyaan, jelas ia lebih siap dari saya dan tahu apa yang ia lakukan.
Hasil test wawancara tidak diumumkan secara lokal, tapi akan tercetak dalam surat kabar nasional. Saya lupa surat kabar apa, dan saya mendapatkannya sudah agak malam. Bersama partner mengamen saya, saya pergi ke penjual koran di sekitaran jalan Arief Rate, setelah meminta izin untuk sekadar membaca pengumuman dengan janji kalau ada nama saya maka surat kabar itu akan saya beli, kalau tidak ada saya akan beri uang sekadarnya untuk membaca 1 halaman. Akhirnya surat kabar itu saya beli karena saya menemukan nama saya dan Yayu dalam pengumuman itu.
Mengapa surat kabar nasional baru bisa didapatkan agak siang di Makassar? Konon saat itu hanya ada 1 penerbitan koran skala besar, dan penerbit itu akan mencetak surat kabar nasional setelah surat kabar lokal produknya, sebuah koran paling terkenal bahkan mungkin hingga sekarang di Sulawesi Selatan. Karenanya surat kabar nasional baru bisa didapatkan setelah agak siang. Mungkin itu masalah prioritas atau manajemen bisnis saja sih. Entah benar atau tidak, demikian lah yang saya percaya saat itu.
Internet memang sudah ada, tapi di tahun 2002 saya belum akrab dengan hal seperti itu. Handphone? Saya tidak punya, harganya lebih mahal dari gitar yang sering saya bawa.

Saya lupa dalam acara apa, tapi sebelum keberangkatan Yayu ke Jakarta saya dan teman-teman berkunjung ke rumah orangtuanya di Jalan Tinumbu memenuhi undangan. Samar dalam ingatan saat berkumpul di sana, ibunya Yayu memberi motivasi tentang merantau. Saya menghargai perhatian beliau sebagai perhatian seorang ibu kepada anaknya, sampai saat saya mengaku bahwa Jakarta bukan kota asing bagi saya, ke Jakarta saat itu bagi saya bukan merantau tapi pulang. Doa terbaik untuk beliau.
Yayu menanyakan banyak hal soal bagaimana nanti kehidupan di Jakarta, persiapan apa dan lain sebagainya. Tapi saya lebih sibuk dengan pikiran-pikiran seperti apa Jakarta setelah saya tinggal pergi sejak lulus SMA. Membayangkan kembali tinggal di Bekasi tempat kelahiran saya dan semacamnya.
---
Setelah di Jakarta kami ternyata langsung terpisah karena beda "sawah ladang" sehingga jarang sekali bertemu. Hingga terakhir Yayu bersama keluarganya datang ke rumah saya di Bekasi sekitar tahun 2016. Seingat saya, total hanya sekitar 2 atau 3 kali kami bertemu dalam jangka waktu 14-15 tahunan di Jakarta.
Cerita panjang mengalir, entah kenapa saya menangkap kesan seperti ada kesamaan pola. Yayu resign dan memilih jalan hidupnya bersama sang suami, meninggalkan begitu saja karir yang telah ia bangun sekitar 12 tahun di Jakarta. Begitu juga saya, sekitar tahun 2012 saya juga resign dari profesi yang menjadi jalan "kepulangan" saya ke Pulau Jawa ini 16 tahun lalu. Setelah sebelumnya mengira tidak akan pernah kembali lagi.
Langkah yang kami tempuh ini tampak seperti bunuh diri karir dalam pandangan orang lain. Masuk akal, karena saya dan Yayu saat itu sudah mencapai posisi "middle manager" dengan pendapatan yang lumayan. Buat kami? ada alasan yang kuat di balik keputusan itu.
Dalam percakapan kami, selain mengenang banyak hal juga terungkap prioritas-prioritas hidup yang sudah berubah, dan pada akhirnya mengantar kami berdua memilih jalan yang sama; resign dan memulai profesi baru yang lebih banyak memiliki waktu luang untuk keluarga.
Demikianlah, saat usia semakin dewasa, prioritas hidup akan berubah seiring perubahan situasi dan kondisi, semua memiliki alasan dan tujuan. Kami, (saya dan Yayu) sedikit beruntung karena memiliki kesempatan atau peluang untuk mengubah jalan cerita hidup kami, dan kami tidak ragu untuk mengambil peluang itu, walau mungkin dalam skala ekonomi apa yang kami lakukan sangat berpengaruh pada penurunan penghasilan, tapi bukan kah rezeki sudah ada yang mengatur?. :)
Memiliki waktu lebih banyak untuk berkumpul bersama keluarga bagi kami sebuah kemewahan, itulah alasan utama yang membuat kami mengambil keputusan untuk sedikit mengubah jalan cerita hidup ini. Semoga itu lah yang terbaik, setidaknya untuk keluarga kami masing-masing.

Salam :)

*Tulisan ini jadi panjang. Aslinya hanya 5 paragraf pendek yang saya tulis lalu saya kirim melalui WhatsApp Mesenger kepada Yayu, tapi dia meminta untuk diperpanjang semampu ingatan saya*

Berakhir Pekan Di Villa Griya Siliwangi Bogor

Villa Griya Siliwangi Bogor
Sabtu kemarin, 7 Juli 2018 saya sekeluarga liburan di Villa Griya Siliwangi Bogor bersama teman-teman keluarga besar Cahaya Foundation, pokoknya judulnya piknik lah biar kayak orang-orang :). Villa Griya Siliwangi ini tepatnya terletak di Kp.Babakan Banten Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor bagian timur. 

Gak perlu heran kalau masih ada orang yang menyebut daerah tersebut masih daerah Jonggol karena Kecamatan Sukamakmur ini adalah kecamatan pemekaran dari Kecamatan Jonggol pada tahun 1999.

Soal jarak, kalau ditarik garis lurus di Google Maps dari Babelan ke Villa Griya Siliwangi jaraknya hanya sekitar 50KM. Tapi jarak rute aslinya bisa sampai 3-4 kali lipat, ditempuh sekitar 3-4 jam, agak lama karena tahu sendiri padatnya lalu lintas Bekasi plus selepas Jonggol jalannya berkelok mendaki perbukitan menanjak naik hingga ke 1200 MDPL. Saya gak ngukur sih :)

Pemandangan pedesaan dan perbukitan yang hijau menyejukkan cukup menyegarkan mata akan bisa dinikmati selepas Jonggol dan memasuki Sukamakmur. Ada beberapa spot wisata yang akan kita lewati, di antaranya wisata air terjun Curug Ciherang, Curug Cipamingkis, Wisata Danau Rawa Gede, Curug Cidulang, Wisata Alam Bukit Batu, Hutan Pinus, Batu Tapak yang dipercaya sebagai peninggalan Prabu Siliwangi dan lain-lain. Selepas hutan pinus dan beberapa wisata air terjun itu perjalanan mulai menanjak panjang sehingga diperlukan kendaraan yang prima.

Setelah sampai di Villa Griya Siliwangi kita akan disambut dengan pemandangan rumah panggung dari kayu ala Sulawesi khas rumah kayu Woloan Manado. Menurut pengurus Villa Griya Siliwangi, rumah kayu Woloan ini sengaja didatangkan dari Desa Woloan Kabupaten Tomohon, Manado Sulawesi Utara. Total ada 10 villa dengan 3 type, Type Anggrek, Bakung dan Cempaka, 1 bangunan musholah dan 1 bangunan aula tengah yang kami gunakan untuk makan bersama.
Sewa Vila Murah Villa Griya Siliwangi Bogor
Villa Cempaka
Type Anggrek adalah villa paling besar, terdiri dari 2 lantai yang cukup luas dengan 3 kamar dan ruangan tengah yang lebar. Kemarin kami menggunakannya untuk menonton bersama, karaokean dan lain-lain. Semua rombongan menginap di Villa Anggrek kecuali saya dan keluarga yang menginap di Villa Cempaka dan beberapa yang tidur di luar semi kemping.
Sewa Vila murah lengkap Griya Siliwangi Bogor puncak
Villa Cempaka
Villa Cempaka yang saya tempati menginap ini hanya terdiri dari 1 kamar tidur (tempat tidur size 200×160) dan 1 ruang tamu yang kami isi dengan 1 extra bed. Di bagian belakang ada dapur dan kamar mandi, cukuplah untuk keluarga dengan 3 anak seperti keluarga saya. 

Untuk lebih detail kita bisa lihat di web http://griyasiliwangi.com di web ini juga sudah ada nomor kontak, harga-harga sewa villa yang relatif murah dan terjangkau, fasilitas dan lain-lain. Untuk mencari suasana yang lebih eksklusif guna mendapatkan suasana akrab kekeluargaan maka Villa Griya Siliwangi cukup pas, karena letaknya di pedesaan yang sepi dan sinyal agak susah :D
Sewa vila murah Griya Siliwangi Bogor nyaman bersih
Villa Bakung
Spot favorit saya untuk foto dan menikmati kopi ada di anjungan pohon dengan view ke arah Jakarta-Cikampek dengan ketinggian 1200 mdpl. Dari sini tampak puncak Gunung Batu sangat menonjol dengan latar belakang hijau serta pegunungan lainnya.
Villa Griya Siliwangi Bogor
Spot Foto Villa Cempaka Griya Siliwangi Bogor
Pemandangan di depan Villa Anggrek juga bagus untuk area mengambil foto, tampak kejauhan bayangan Gunung Pangrango dan Gunung Salak serta perkebunan hijau membentang sepanjang horizon sebagai latar belakangnya.
Spot Foto Villa Cempaka Griya Siliwangi Bogor
Suhu di ketinggian 1200 MDPL jelas lumayan dingin, apalagi saat malam. Saya karena lelah dan memang gak kuat udara dingin hanya bisa bertahan sampai sekitar jam 10 malam. Padahal ada acara api unggun di halaman mini camping ground, saya musti rela melepas kesempatan menikmati kebersamaan api unggun bersama teman-teman dan tidur nyenyak di villa yang berjarak sekitar 200 meter dengan jalan menurun melewati lapangan futsal dan area flying fox yang juga merupakan fasilitas Villa Griya Siliwangi. 

Efek dari suhu dingin ini juga sangat berpengaruh pada nafsu makan hahaha. Porsi makan jadi lebih banyak dan jadi sering lapar. Untunglah stok konsumsi yang dibawa memang berlebih. Setelah pagi sarapan nasi goreng, belum sampai siang saya sudah mindo seporsi besar nasi dengan sayur asem dan ikan asin lengkap dengan sambel terasinya. Kopi dan wedang jahe sudah tidak bisa dihitung berapa gelas selama 2 hari 1 malam di sana.

Sayangnya selama di sana saya kurang banyak beraktivitas, selain udara dingin juga sakit pinggang yang kambuh. Jadilah saya hanya hunting-hunting foto dan lebih banyak nongkrong menikmati kopi dan ngobrol tentang rencana-rencana ke depan.

Tips:
  • Kalau ke sana usahakan banyak orang, makin banyak makin seru, soalnya lokasinya eksklusif banget. Jauh dari mana-mana, di ujung bukit jadi sepi;
  • Bawa jaket, selimut dll, suhunya susah diatur pakai remote control, sekalinya dingin yah dingin banget;
  • Bawa konsumsi berlebih, nafsu makan akan meningkat tajam;
  • Ada beberapa spot di mana sinyal bagus, mencari spot sinyal bisa jadi tantangan tersendiri :D
  • Anjungan foto Max hanya untuk 4 orang, mohon dipatuhi demi keselamatan;
  • Saat malam sebaiknya hanya berkegiatan di dalam komplek vila;
  • Jangan lupa beli kopi dari pekebun kopi di sekeliling vila :)
  • Sudah lah itu ajah, selebihnya ngobrol di form komentar ajah.


Komplek Villa Griya Siliwangi
Kp. Babakan Banten, Ds. Sukawangi, Kec. Sukamakmur, Kab. Bogor
S06’38’04.” E107’03’04.4″

Semua foto diambil dengan menggunakan Kamera Xiaomi MiA1.