GORGAR Rungi, Sambal Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Kalau Googling "Goreng Garam" maka kita akan banyak temukan tawaran produk Goreng Garam Betawi di berbagai market place dll. Ini berarti secara umum tidak perlu lagi susah-susah memperkenalkan apa itu Goreng Garam yang konon adalah makanan legendaris orang Betawi belah wetan alias Bekasi. Goreng Garem sendiri punya banyak nama, menurut teman di Jakarta namanya "Sambel Terbang", ada juga yang menyebutnya Sambel Siwang alias Terasi Bawang dan lain sebagainya.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Sabtu tanggal 24 Februari 2018 sore saya berkunjung ke TBM Rumah Pelangi Bekasi (Rungi), salah satu produsen GorGar atau Goreng Garam kemasan yang dipasarkan secara retail sebagai salah satu usaha penunjang kegiatan literasi dan operasional perpustakaan di pelosok Kampung Babakan Kali Bedah Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Jawa Barat ini.

Lauk atau sambal yang berbahan utama bawang merah dan cabai ini saat pembuatannya juga melibatkan terasi, bawang putih, kemiri, garam dan gula untuk rasa Original, sedangkan untuk varian Jengkol dan Teri masing-masing ditambahkan jengkol dan teri goreng pada saat finishing sebagai penguat rasa. GorGar Rungi, atau Goreng Garam Rumah Pelangi saat ini dijual dengan 3 rasa varian tersebut, GorGar Rasa Original (bawang pedas), Rasa Jengkol dan Rasa Teri.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Muhaidin Darma (25), salah satu penggiat Rumah Pelangi bersama teman-temannya yang sedang mengemas GorGar Rungi menjelaskan bahwa GorGar ini adalah makanan yang sudah dikenalnya sejak kecil. Satu-persatu rekan-rekan yang membantunya juga menjelaskan hal yang sama.

"Dulu kalau ibu saya tidak sempat masak sarapan sebelum berangkat sekolah, ia akan membuat GorGar untuk kami sekeluarga, sebagian di bawa bapak ke sawah sebagai bekal makannya" ungkap Jamaludin menerawang. "Itu (GorGar) dicampur saja dengan nasi putih sudah langsung siap dikonsumsi, rasanya seperti makan nasi goreng saja" sambung Jamal menceritakan masa kecilnya dengan ceria. Seperti bumbu nasi goreng sachet gitu lah.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

GorGar ini masih ada sampai sekarang salah satunya karena penduduk di Desa Sukamekar dan wilayah pertanian lainnya mayoritas adalah petani dan peladang, ada pantangan dalam membawa bekal ke sawah.
"Ada pantangan untuk membawa nasi yang digoreng ke sawah, para orang tua kami tidak berani membawa nasi yang telah di goreng ke sawah sebagai bekal, maka GorGar ini adalah jalan tengahnya karena yang digoreng bukan nasinya tapi bumbunya" Jelas Muhaidin.

Diceritakannya pula tentang kenangannya dahulu saat kakek nenenknya menunaikan ibadah haji yang masih berbulan-bulan perjalanan karena menggunakan kapal laut, GorGar adalah bekal utama masyarakat waktu itu, karena praktis dan awet. Selama disimpan dalam wadah tertutup dan kedap udara, GorGar akan awet berbulan-bulan, tapi kalau dibiarkan terkena angin dalam sehari saja bawang gorengnya jadi melempam, tidak gurih dan lama-lama tengik.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Dipasarkan dengan harga promo Rp. 15.000 per kemasan 200 gr, GorGar bukan jenis cemilan yang murah meriah bagi anak-anak, kecuali diperkecil kemasan dan disesuaikan dengan daya beli anak-anak. Tapi seperti penuturan teman-teman di Rumah Pelangi Bekasi, usaha GorGar lebih kepada membuat oleh-oleh atau sourvenir kuliner khas lokal yang dapat dikonsumsi dan awet, walaupun dapat langsung dikonsumsi menjadi cemilan, GorGar idealnya adalah lauk nasi, untuk cemilan Tim Usaha Rumah Pelangi sudah menggagas produk camilan lain yang masih dalam tahap perencanaan.

Ke depannya GorGar akan dipasarkan dengan harga normal Rp. 20.000 per bungkus, tapi ada diskon kalau beli 3 bungkus menjadi seharga Rp. 50.000. Untuk 1 bungkusnya bisa untuk porsi 6 kali makan (kalau porsi makan saya sih). Untuk saat ini peminat belum banyak, sehari biasanya produk hanya 20-30 bungkus, produksi akan dimulai kembali kalau stok sudah habis. Produksi GorGar rupanya sangat rentan terhadap harga Cabai, Teri dan Jengkol.... padahal jarang ada orang yang memperhatikan harga komoditas itu :) Soal pemasaran juga masih direct selling dan hanya sedikit promosi melalui Facebook. Produksi masih sedikit, masih dipasarkan terbatas sambil mempersiapkan adik-adik Rungi untuk menguasai semua proses hingga penjualannya.

Goreng Garam Kekinian Penyokong Kegiatan Literasi

Yang berminat untuk membeli, kerja sama reseller atau dropship dapat langsung menghubungi Tim Usaha TBM Rumah Pelangi Bekasi di WhatsApp 0857 1065 6966 (Muhaidin Darma), atau kontak saya nanti saya hubungkan kepada ybs. Terima kasih.

-----
Buat yang belum tahu tentang TBM Rumah Pelangi Bekasi sila kunjungi blognya di www.pelangibekasi.com atau Sosmednya: Facebook Rumah Pelangi Bekasi dan Instagram Rumah Pelangi Bekasi.


Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker Ke Malang

Ketika film 5CM ngehits, nggak cuma Gunung Semeru yang mendadak ramai dikunjungi para pendaki. Kereta Api Matarmaja juga kena imbasnya, ikut mendadak populer tepatnya dan tiketnya  menjadi ramai diburu oleh para backpacker yang akan liburan ke Kota Malang, Jawa Timur.

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:flickr.com/lukmanamukti
Dengan harga tiket yang terjangkau, naik transportasi Kereta Api Matarmaja adalah solusi terbaik buat menghemat pengeluaran untuk liburan ke Malang. Sekali jalan, kita hanya perlu mengeluarkan uang Rp 110 ribu saja untuk rute Jakarta – Malang. Risikonya hanya satu, waktu tempuh yang cukup panjang, sekitar 16 jam 36 menit, dengan jarak tempuh sekitar 881 kilometer. 

Tapi, lamanya perjalanan pada jalur ini, nggak akan terasa kok, karena transportasi ini berangkat pada pukul 15.15 petang dari Jakarta. Kita bisa tidur lelap sepanjang perjalanan, begitu bangun kita sudah sampai di Malang, sekitar pukul 07.51 pagi.

Asal nama Matarmaja

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:rail-traveller.blogspot.co.id
Nama kereta ini merupakan satu dari sedikit nama-nama kereta yang tidak diambil dari nama sungai, gunung dan tokoh tertentu di pewayangan atau sejarah lokal. Nama ini adalah singkatan, dari Malang – Blitar – Madiun – Jakarta, yang menunjukkan rute dari rangkaian jalur yang dilaluinya.

Sejarah Matarmaja


Dulunya, kereta ini meyediakan rangkaian kereta dengan rute Madiun – Jakarta dengan nama Senja Maja. Kemudian PT KAI menambah jalur ke Blitar dan Malang, yang kemudian membuat namanya berubah menjadi Matarmaja yang secara resmi mulai beroperasi pada 28 September 1983.

Perubahan Rute


Ketika awal beroperasi, Kereta Api Matarmaja melalui rute selatan dengan melewati Yogyakarta dan Purwokerto. Namun beberapa tahun lalu, PT KAI memutuskan untuk mengubah rute menjadi jalur utara melewati Kota Solo – Semarang. 

Inilah yang kemudian membuat waktu tempuh Matarmaja menjadi lebih singkat daripada sebelumnya. Namun membuat rangkaian kereta api ekonomi ke Yogyakarta juga ikut menghilang. Akhirnya membuat PT KAI ‘melahirkan’ Kereta Api Malioboro Express untuk rute Malang – Yogyakarta.

Khusus Ekonomi

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:beritadaerah.co.id
Dulunya, kereta api Matarmaja adalah rangkaian kelas bisnis dan ekonomi. Namun sejak beberapa tahun lalu, kereta ini berubah sepenuhnya menjadi kelas ekonomi AC dengan gerbong terbaru buatan PT KAI yang terdiri dari 8 rangkaian gerbong penumpang, satu lokomotif, satu kereta makan pembangkit dan satu kereta bagasi.

Jadwal Matarmaja

Kereta ini berangkat pada pukul 15.15 WIB dari Jakarta dan tiba pada pukul 07.51WIB di Malang. Sementara untuk jalur sebaliknya, Matarmaja berangkat pada pukul 17.30 WIB dari Malang dan sampai di Jakarta pada pukul 09.20 WIB pagi.

Titik keberangkatan dan kedatangan di Jakarta adalah Stasiun Pasar Senen. Kemudian titik keberangkatan serta kedatangan di Malang adalah Stasiun Malang atau yang juga dikenal dengan nama Stasiun Kotabaru Malang.

Sensasi Seru Lewat Terowongan

Kereta Api Matarmaja, Teman Sempurna Buat Backpacker ke Malang
sumber:rebanas.com
Ketika berada di kawasan perbatasan Malang – Blitar, sebaiknya jangan pejamkan mata. Di kawasan ini, kamu akan merasakan sensasi kereta api melewati terowongan yang cukup panjang. Sensasi gelap gulita ketika berada di terowongan akan tetap terasa walaupun kamu melewatinya pada malam hari. Seru banget!

Dengan harga tiket yang murah, Matarmaja selalu jadi favorit para penumpang kereta api di jalur Malang – Jakarta. Biar nggak kehabisan, pesanlah tiket Matarmaja sejak jauh hari sebelum keberangkatan. Kamu bisa memesan tiketnya secara online di Traveloka dengan mudah, lengkap dengan jumlah kursi yang tersedia buat perjalanan backpacker kamu ke Malang nanti. 

Happy backpacking guys!



Merayakan Warna Warni Kita Dalam Gelaran Perpusjal Bekasi 15

Perpusjal Bekasi

Lupakan bayangan tentang jajaran buku yang tersusun rapih dan suasana sepi, jangan marah juga kalau kamu sedang membaca buku lalu di sebelahmu ada yang bernyanyi, membaca puisi, meneriakkan sajak, menanyakan tentang buku yang kamu baca dan seterusnya.

Lupakan juga makna kata perpustakaan yang diisi oleh para pembaca yang khusuk tenggelam dalam bacaannya, karena di Perpustakaan Jalanan buku harus bisa berbicara melalui siapa saja yang sudah membacanya, bisa melalui kamu, bisa juga melalui saya. Diskusi yang ringan atau dalam pasti akan terjadi jika ada dua orang yang sudah membaca buku yang sama bertemu, karena insteraksi adalah kewajiban di sini.

Perpusjal Bekasi

Malam itu, Sabtu 17 Februari 2018 saya didapuk oleh pemangku hajat "Perpustakaan Jalanan 15" untuk membicarakan Citizen Journalism atau Jurnalisme Warga. Tanpa persiapan berarti, di jajaran gelaran lapak buku saya melihat buku "Hari-hari Terakhir Che Guevara" sebuah buku yang baru kali ini saya lihat, berisi tentang catatan harian tertanggal 7 November 1966 – 7 Oktober 1967. Buku inilah yang saya gunakan sebagai bahan untuk membuka materi. Kebetulan saya sempat membacanya sedikit di sela-sela obrolan dan selingan musik akustik serta lontaran puisi-puisi dari teman-teman yang hadir.

Kali ini puisi “Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana” karya Gus Mus dibawakan dengan sangat menyentuh oleh Iwan Bonick, seorang ontelis dan salah satu pelopor Perpustakaan Jalanan Bekasi. Dilanjut dengan sebuah sajak berjudul "Gadis Bekasi Berapi-api" yang menghidupkan imaji Gedung Juang 45 Tambun sebagai pencetus inspirasi, dibacakan secara lantang namun malu-malu oleh Cahyo dari Taman Baca Tanjung. Begitu juga sajak dari Vrandes, pemuda penggiat literasi dari Langit Tjerah Cikarang ini melontarkan kritiknya dalam bentuk puisi, entah apa judulnya, saya hanya mengingat bait-baitnya secara samar, setelah saya susun kembali kurang lebih bunyinya menjadi seperti ini:
"Bagaimana mungkin kamu bilang semua baik-baik saja?
Di jalanan aku lihat gerobak berisi anak-anak negeri tertidur memeluk mimpinya".

Hadir pula para relawan TBM Rumah Pelangi Bekasi, Jabaraca, Saung Baca Cinong Bekasi, Komunitas Historika Bekasi, beberapa penggiat musik indie seperti Eky Birdman, Zaly Brur, Restu Kids Rebel, Suckit Stuff dan beragam komunitas lainnya yang saya belum kenal. Berkumpul menjadi satu seperti reff dari lagu Navicula yang didendangkan bersama malam itu... "Warna-warni kita menjadi satu".

Gelaran Perpustakaan Jalanan Ke 15 ini adalah kegiatan yang kedua bagi saya, kali ini saya lihat rekan-rekan penggiat Perpusjal Bekasi sudah lebih siap. Gelaran tenda biru sebagai alas duduk, penerangan dan lapak buku yang lebih tertata, juga ada sound system sederhana yang digunakan untuk keperluan musik akustik, puisi dan pengeras suara bagi nara sumber. Sepertinya Angkringan Maz Berto di Pasar Modern Harapan Indah inilah yang menyediakan listriknya.

Karena tidak diberikan tema yang lebih spesifik maka saya justru memanfaatkan moment ini untuk mengkritik teman-teman Perpusjal Bekasi yang menurut pengamatan saya secara sekilas tidak rapih dalam mengarsipkan dokumentasi kegiatannya  (benar atau tidak itu urusan belakang, salah sendiri kenapa menjadikan saya nara sumber).

Secara umum kritik itu juga ditujukan untuk teman-teman yang hadir malam itu. Kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda ini sudah berjalan sekian lama di segala bidang melalui komunitasnya, alangkah baiknya jika semua kegiatan sosial itu terdokumentasikan dengan baik. Entah didokumentasikan melalui platform blog atau pun media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan yang baik pula.

Dokumentasi kegiatan Perpusjal Bekasi menurut saya masih sangat minim, sehingga banyak orang hanya menganggap Perpusjal Bekasi sebatas gelaran buku-buku tua. Padahal setiap gelaran selalu ada kegiatan positif seperti belajar menggambar, mewarnai buat anak-anak, wadah pembacaan puisi, musik akustik terbuka dan bincang-bincang atau diskusi bebas dengan tema beragam. Sebuah kegiatan yang mungkin biasa saja bagi sebagian orang namun sangat istimewa untuk teman-teman yang tidak pernah menyandang titel mahasiswa.

Dalam sesi ini saya hanya ingin menekankan bahwa media adalah senjata, termasuk media sosial, pelurunya adalah konten!, seandainya saja pemuda-pemuda yang malam ini berkumpul memproduksi berbagai konten positif dari hasil kegiatannya, maka saya yakin konten negatif seperti hoax dan sampah informasi lainnya akan sulit mendapatkan tempat.

Itulah gunanya jurnalisme warga, berperan serta mengisi konten positif, minimal mengabarkan hal-hal positif yang telah mereka lakukan agar menginspirasi khalayak muda lainnya.

Perpusjal Bekasi

Pada sesi berikutnya, Endra Kusnawan sebagai nara sumber selain bercerita mengenai Bekasi Tempoe Doeloe juga mengkritisi pembangunan yang tidak memperhatikan gedung-gedung tua dan tempat-tempat bersejarah. Dia bercerita bagaimana Stasiun Tambun yang memiliki kaitan dengan kejadian-kejadian bersejarah kini telah diubah menjadi stasiun yang modern tanpa meninggalkan jejak sejarahnya sedikitpun. Seakan tidak ada tempat bagi sejarah masa lalu yang telah membentuk Bekasi seperti saat ini.

Dari materi Endra Kusnawan ini, saya mulai menerawang tentang generasi-generasi yang terputus dengan sejarah kotanya, mengidap krisis identitas dan mencarinya di tempat-tempat yang mungkin tidak diinginkan oleh siapapun... tawuran, narkoba?

Semoga gelaran Perpusjal Bekasi berikutnya akan lebih mendobrak dan bermanfaat, amiin.

Sejenak Menyegarkan Mata di Rumah Pohon Sukamekar Sukawangi

Sejenak Menyegarkan Mata di Rumah Pohon Sukamekar
Rumah Pohon, Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Bekasi
Menguasai teori grafting atau menyambung pohon cukup mudah, dengan memanfaatkan mesin pencari Google maka ribuan artikel di internet dengan kata kunci "sambung pucuk" atau "sambung samping" siap untuk kita baca.

Membaca artikel-artikel itu ingatan saya melayang kembali ke pelajaran biologi saat SMA mengenai reproduksi vegetatif buatan, dan juga saat mencoba hasil enten jeruk besar dan manis yang dilakukan transmigran dari Pulau Bali di sekitaran wilayah Tobadak Mamuju Sulawesi Barat. 

Menguasai teori dengan mempraktekkannya itu jauh berbeda, memahami hanya dengan membaca jauh berbeda dengan tahu karena mengalami atau mempraktekkannya. Dengan melihat sendiri bagaimana adik-adik penggiat Rumah Pohon sedang melakukan praktek menyambung beberapa pohon, saya rasa gak semua orang bisa melakukannya dengan baik. Saat ditawarkan untuk mencoba saya pun menolak, saya belum cukup berpengetahuan untuk langsung mencoba menyambung pohon. Sayang kalau sampai batang pohon dan pucuk yang ada menjadi sia-sia di tangan saya :)

Menurut Marjuki Lahimsyah, S.Pd, MM. (55) yang akrab dipanggil Guru Marjuki, praktek pembelajaran menyambung pohon ini adalah bagian dari pendidikan karakter dan pengenalan filosofi hukum alam.

"Manusia dan tumbuhan memiliki banyak kesamaan, karenanya praktek menyambung pohon ini juga adalah salah satu cara sederhana untuk pembangunan karakter (character building) para peserta" ungkapnya.

"Selain itu, semoga para peserta pelatihan juga dapat memiliki keterampilan yang akan memperluas wawasan sehingga mampu menghargai alam serta menjaga kelestariannya, minimal lebih menghargai pepohonan yang ada di lingkungannya" sambung pendiri dan pembina Rumah Pohon ini. 
Sejenak Menyegarkan Mata di Rumah Pohon Sukamekar
Proses penyambungan pucuk. Foto: Imron Maulana
Beberapa pohon hias yang mengisi Rumah Pohon ini antara lain dari jenis Puring, Anting Putri, Jalitri, Melati Korea, Batavia (Jatropha pandurifolia), Dolar (Zamioculcas Zamiifolia), beberapa jenis palem dan lain-lain yang telah berhasil disambung dengan berbagai jenis batang pohon kayu. Sedangkan untuk pohon buah seperti ubi, cabai, tomat, terong dan lain sebagainya masih dalam tahap pengembangan.
Sejenak Menyegarkan Mata di Rumah Pohon Sukamekar
Saung Perubahan Rumah Pohon Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi
Bagi penggiat dan peserta pelatihan, Rumah Pohon juga disebut sebagai Saung Perubahan. Di antara rimbun pepohonan terdapat saung berkonstruksi baja ringan yang cukup untuk menampung hingga 30-40 orang sebagai tempat penyampaian berbagai macam materi pelatihan. Di saung ini saya duduk bersama dengan para peserta pelatihan dan sesekali terlibat dalam diskusi mengenai berbagai hal terkait agenda Rumah Pohon.

"Saung ini adalah tempat kita bertukar pikiran dan berdialog melakukan musyawarah berbagai hal terkait kegiatan di Rumah Pohon, konsultasi, pelaporan perkembangan tanaman dari proyek yang sedang dilakukan peserta pelatihan dan macam-macam" jelas Imron Maulana (22) salah seorang penggiat Rumah Pohon yang juga sedang belajar menyambung beberapa jenis tanaman.

Ke depannya Guru Marjuki ingin Rumah Pohon bukan hanya sebagai tempat belajar reproduksi vegetatif, tetapi juga bisa menjadi tempat budidaya, penghasil tanaman hias, produksi jamur kamboja, buah-buahan, kompos dan ragam produk organik lain yang nantinya akan dipasarkan secara online. Selain itu semua, Guru Marjuki juga berharap Rumah Pohon  ke depannya menjadi layak sebagai  salah satu destinasi wisata alam di Bekasi.

Sejenak Menyegarkan Mata di Rumah Pohon Sukamekar
Guru Marjuki menjelaskan penyambungan pucuk
Sayangnya, menurut penglihatan saya, areal yang dijadikan laboraturium hidup untuk mencoba berbagai kombinasi tanaman ini tidak memiliki lahan yang cukup luas. Dengan dibatasi jalan utama desa dan bibir Kali Bekasi, Rumah Pohon kurang lebih hanya seluas 6 sampai 7 meter dan memanjang mengikuti bibir kali Bekasi sekitar 10-15 meter. Semoga kelak areal laboratorium hidup Rumah Pohon dapat meluas hingga layak menjadi destinasi wisata alam seperti yang diharapkan.

Gak terlalu lama singgah sudah cukup untuk menyegarkan mata melihat berbagai pohon hias dan tunas-tunas pohon yang hijau merekah. Setelah dari Senin hingga Jumat hanya bertemu mesin dan beton, setidaknya hari ini saya merasakan sensasi kembali menyatu dengan alam. Selain menyegarkan mata, menikmati kopi dan berbincang-bincang membuat long weekend menjadi lebih bermakna. Yah, bahagia itu sederhana kok. :)

Tersembunyi di balik rimbun pepohonan, keberadaan Rumah Pohon tidak mencolok sekalipun terletak di pinggir jalan utama, sehingga mudah terlewati bagi yang baru pertama kali ingin berkunjung. Kalau mau berkunjung, info-info saja, nanti saya pandu :). 

Rumah Pohon berada di Kampung Pangkalan Nurul Iman RT. 02/03 Desa Sukamekar, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi 17655. Nurul Iman adalah nama masjid yang namanya digunakan oleh warga sebagai patokan lokasi, kebetulan masjid tersebut berjarak cukup dekat dengan Rumah Pohon. Sila kunjungi Halaman Facebook Rumah Pohon untuk informasi lebih lanjut di Facebook Rumah Pohon Bekasi atau Instagram  Rumah Pohon Bekasi.

Semoga masih ada kesempatan buat saya untuk mampir dan mencoba sendiri menyambung pohon :)

Salam.

KERINGAN (KEripik RIndu kesayaNGAN) Ala Komunitas Mabes Home Bekasi


Soal kreativitas merangkai kata rupanya saya harus banyak belajar dari generasi milenial. Bahasa Indonesia yang sepertinya diharamkan oleh para pengembang perumahan dengan menempelkan istilah asing pada produknya agar lebih komersil justru tidak berlaku. Kata "keringan" yang makna umumnya adalah penganan kue kering bisa bermakna berbeda oleh Komunitas Mabes Home di Kampung Pangkalan Poncol Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi. KERINGAN bagi mereka adalah: KEripik RIndu kesayaNGAN.

Salah besar kalau masih ada anggapan pemuda desa kurang kreatif, nih buktinya hanya dengan modal awal sebesar 150 ribu rupiah yang disisihkan dari uang kas komunitas dalam hitungan hari Komunitas Mabes Home sudah mampu memberdayakan anggotanya terjun ke bisnis kuliner dengan omset kotor sekitar 600 ribu hingga 800 ribu rupiah per hari.
KERINGAN (KEripik RIndu kesayaNGAN) Ala Komunitas Mabes Home Bekasi
Amay anggota Mabes Home
Menurut Amay (19) salah satu anggota komunitas Mabes Home, produksi keringan (keripik rindu kesayangan) ini tidak lepas dari pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi yang sedang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan KKN selama 1 bulan yang dimulai dari tanggal 22 Januari hingga 23 Februari 2018 ini telah mematangkan ide Komunitas Mabes Home untuk mencari kegiatan yang dapat memberdayakan anggotanya dan bernilai ekonomi.

Gadis kelahiran Februari 1999 ini juga menjelaskan mengenai varian keringan yang mereka produksi, saat ini Mabes Home sudah memproduksi 5 varian rasa yaitu: 1. Pasrah - Original; 2. Sayang - Rasa Jagung Manis; 3. Sakit Hati - Pedas; 4. Sabar - BBQ; dan 5. Kejujuran - Keju. Dijual per kemasan (150gr) Rp. 8000 rupiah, jika membeli 2 kemasan ada diskon menjadi Rp. 15.000, Keripik Rindu Kesayangan dapat dipesan melalui WA di 0858 8613 3793 atas nama Dita Yuliani dan melayani COD.

Yang menarik bagi saya adalah bagaimana Mabes Home mampu menghabiskan keringan produksinya ini dalam sehari. Produksi mereka sebenarnya masih terbilang sedikit, dengan hanya 1 penggorengan mereka memproduksi sekitar 100 kantong keripik dalam sehari. Untuk usaha yang baru dirintis dalam hitungan hari ini, prestasi itu sudah merupakan awal yang baik kalo menurut saya :).
Masih menurut Amay, pemasaran dilakukan dengan cara pemasaran langsung "Direct Marketing" secara offline di lingkungan sekitar dan online memanfaatkan internet. Alat pemasaran mereka yang utama adalah WhatsApp Messenger, Facebook dan Instagram. Namun setelah saya telusuri hanya ada beberapa promosi di Facebook pribadi anggota Mabes Home, sedangkan di Instagram lebih sedikit lagi.
KERINGAN (KEripik RIndu kesayaNGAN) Ala Komunitas Mabes Home Bekasi
Bapak Mantan RW Sanan di Saung Komunitas Mabes Home Pangkalan Poncol Sukamekar
Dalam kaitan marketing dan hubungannya dengan komunitas kita mengenal istilah "community marketing", dalam teori community marketing ada dua jenis atau tipe dari community marketing, yaitu: Organic dan Sponsored. Tipe Organic ini dibentuk oleh user/pelanggan tanpa ada intervensi dari perusahaan/brand. Sedangkan tipe Sponsored sengaja dibentuk dan dikembangkan oleh perusahaan/brand. Dalam bingkai teori ini maka pemasaran yang dilakukan oleh Mabes Home ini kalau dipaksa untuk sesuai dengan teori maka akan lebih cocok masuk ke tipe Sponsored, karena produk kripik ini masih dalam tahap menentukan posisi (positioning) dengan target yang luas, menyasar semua segmen pasar. 

Target pemasaran pertama tentunya internal lingkaran komunitasnya yang heterogen, dari sini produk kripik akan banyak mendapatkan masukan dan kritik (feedback) terpercaya, khususnya mengenai rasa dan kualitas kripik itu sendiri seperti: kurang gurih, rasanya terlalu kuat dan berbagai feedback yang bertujuan untuk menyempurnakan produk. Jika anggota atau lingkaran internal komunitas telah puas baik terhadap rasa hingga kemasan maka dengan mengandalkan loyalitas dan solidaritas setiap anggota akan "percaya diri" untuk ikut memasarkan produk ini tanpa merasa dipaksa oleh organisasi. Ini yang Mabes Home lakukan sebelum mereka berani memasarkan lebih jauh produknya dengan rasa dan kemasan yang sekarang, ke depannya masih akan terus disempurnakan dan dikembangkan.
KERINGAN (KEripik RIndu kesayaNGAN) Ala Komunitas Mabes Home Bekasi
Aryo Band Ketua Komunitas Mabes Home
Dari salah satu anggota saya juga mendengar bahwa salah satu alasan adanya usaha kripik ini adalah untuk menambah uang kas komunitas dalam rangka memeriahkan acara milad Mabes Home. Baiklah itu sangat membanggakan, target jangka pendek ini (milad) akan dibiayai secara swadaya melalui usaha menjual kripik keringan ini. Namun dari berbincang-bincang dengan sesepuh komunitas yang disebut sebagai "Surya Paloh" saya menangkap sebuah tujuan jangka panjang yang perlu juga untuk dipertimbangkan.
KERINGAN (KEripik RIndu kesayaNGAN) Ala Komunitas Mabes Home Bekasi
Bapak Tari Karna Bewok bersama Relawan Baja Bopas
Menurut Bapak Tari Karna Bewok mantan ketua RT setempat, anggota komunitas ini tidak semuanya berpenghasilan tetap, karenanya dengan adanya usaha keripik keringan ini ia berharap dapat memberdayakan anggota yang masih belum bekerja ataupun yang banyak memiliki waktu luang. Bukan hanya produksi kripik, dia berharap usaha ini akan berkembang dan akan ada usaha-usaha lain yang akan memberi manfaat, baik itu pengalaman, pengetahuan dan finansial.

"Mereka harus belajar mandiri, salah satunya dengan usaha seperti ini. Orang yang benar-benar membantu akan memberikan kail bukan langsung ikannya". Sedikit saja kata-kata beliau tapi saya paham maksudnya. Tentu Anda juga paham kan?.

Komunitas Mabes Home
Kampung Pangkalan Poncol RT.01/06
Desa Sukamekar Kec. Sukawangi
Kabupaten Bekasi 17655

Ini 10 Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis

WhatsApp Business sudah hadir sebagai platform yang berdiri sendiri (standalone) dengan tujuan membidik kalangan pelaku bisnis agar mudah menjalin komunikasi dengan lebih baik kepada para pelanggannya. Aplikasi Android-nya juga sudah bisa diunduh (download) di Google Play Store dengan gratis tis tis.

Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
WhatsApp Business di Google Play
Sebagai pengguna Whatsapp Messenger pertanyaan yang pertama muncul apa perbedaan WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business?. Pertanyaan yang mirip saat Facebook memperkenalkan Facebook Page, apa bedanya Facebook Profil dengan Facebook Page? Ok untuk menjawab itu perhatikan 10 point perbedaan yang saya dapat dari hasil bertapa di Sungai Cidahu Kampung Cibijong, Desa Jayabakti, Cidahu, Sukabumi sambil memusatkan fikiran kepada batu bersusun hasil karya anak-anak muda kreatif untuk mengajak warga untuk menjaga lingkungan. *mulai ngelantur deh*

Abaikan kalimat di atas, ini beberapa point penting fitur WhatsApp Business yang membedakannya dengan Whatsapp Messenger:
  1. WhatsApp Business dapat di-install dalam 1 HP bersama dengan WhatsApp Messenger, tidak ada kecemburuan diantara mereka, mereka hidup rukun bahkan saya bisa berbalas chat mesra dengan WhatsApp Messenger ke WhatsApp Business walau dalam HP yang sama. Ini juga memudahkan kita beralih akun untuk chat bisnis atau chat yang tidak ada hubungannya dengan bisnis tanpa berganti mobile phone;
  2. WhatsApp Business bisa didaftarkan menggunakan fixed line, namun tidak bisa didaftarkan dengan menggunakan nomor yang sama. Artinya untuk menginstall 2 aplikasi di 1 HP seperti di atas itu kita membutuhkan nomor lain yang berbeda dengan nomor yang kita pakai untuk WhatsApp Messenger;
  3. WhatsApp Business memiliki fitur balas cepat, balas otomatis maupun salam yang otomatis. Hanya perlu diubah sedikit sesuai dengan selera lalu WhatsApp Business akan menjawab otomatis chat yang belum sempat kita balas;
  4. Profil WhatsApp Business menampilkan keterangan akun bisnis, deskripsi bisnis dan peta sehingga pelanggan ataupun calon pelanggan dapat lebih yakin dengan siapa dia berkomunikasi;
  5. Dapat memperlihatkan jam operasional bisnis. Dalam profil terpampang jam operasional bisnis yang dapat kita atur secara bebas; 
  6. Dalam profil dapat juga menampilkan alamat email dan alamat web. Ini akan bermanfaat jika pelanggan menghubungi kita di luar jam operasional, mereka dapat mengirim pesan dll melalui email ataupun berkunjung lebih dahulu ke alamat web untuk mencari informasi yang sekiranya dibutuhkan;
  7. WhatsApp Business dapat memisahkan kategori pesan yang masuk dengan "Labels". Dengan fitur ini kita bisa mengkategorikan pesan masuk tertentu sehingga komunikasi dengan konsumen lebih terorganisir. Label itu antara lain: Pelanggan Baru, Menunggu Pembayaran, Terbayar, Pesan Selesai, dan kita bisa membuat kategori label sendiri sesuai kebutuhan kita;
  8. Nama akun (nama tampilan) yang kita gunakan tidak bisa diubah seperti akun WhatsApp Messenger. Sampai saat ini WhatsApp Business tidak memungkinkan kita mengubah nama yang kita daftarkan, karenanya pertimbangkan untuk menggunakan nama bisnis/Brand kita sebaik-baiknya. Mungkin suatu saat akan ada menu untuk mengubahnya, mungkin;
  9. Lencana centang hijau. WhatsApp Business akan melakukan verifikasi pada semua akun yang terdaftar, untuk akun yang telah lulus verifikasi maka akan muncul centang hijau di sebelah nama profil. Mirip-mirip lencana centang biru pada akun terverifikasi di Facebook Page, Instagram atau Twitter;
  10. Statistik pesan terkirim dan diterima. Fitur ini mencatat statistik pesan terkirm dan pesan yang diterima ini hanya ada di aplikasi WhatsApp Business, soal manfaat dari fitur ini saya belum tahu, tapi pasti lah berguna. :)
Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
Tampilan Fitur WhatsApp Business 

10 fitur WhatsApp Business ini adalah kelebihan dari Whatsapp Messenger, fitur standar di Whatsapp Messenger seperti status, info, voice call, video call, kirim file, broadcast, grup dan lainnya juga ada di WhatsApp Business. Intinya semua yang ada di Whatsapp Messenger ada juga di WhatsApp Business, tapi apa yang ada di WhatsApp Business tidak ada di Whatsapp Messenger. Sama seperti Whatsapp Messenger, WhatsApp Business juga bisa diakses melalui web https://web.whatsapp.com

Dengan adanya WhatsApp Business kita dapat melakukan banyak hal untuk mengembangkan bisnis kita yang sebelumnya tidak dapat dilakukan melalui Whatsapp Messenger. Patut diingat karena akun ini adalah akun bisnis maka musti dibedakan dengan akun pribadi di Whatsapp Messenger. WhatsApp Business sepatutnya kita gunakan untuk pelanggan/mitra/klien yang membutuhkan jawaban cepat dan hanya untuk membahas persoalan yang terkait bisnis, untuk chat jenis lain sebaiknya gunakan saja Whatsapp Messenger agar lebih bebas dan tidak terikat nama brand/perusahaan.
Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
Xiaomi India WhatsApp Business profil
[Pict: fonearena.com]
Kalau teman-teman memiliki Facebook Page tentu teman-teman paham kapan menggunakan Facebook Messenger dari akun facebook profil dan kapan menggunakan Facebook Messenger dari akun bisnis/Facebook Page. Whatsapp Messenger juga bisa menggantikan chat Facebook Messenger pada halaman Facebook sehingga pelanggan dari Halaman Facebook atau pun web dapat langsung menghubungi kita hanya dengan menekan tombol WhatsApp pada Halaman Facebook dan web kita.

Untuk saat ini saya belum coba mengkonversi (convert) nomor HP yang selama ini saya gunakan di WhatsApp Messenger untuk saya gunakan di WhatsApp Business, mungkin kalau sudah bulat niat saya untuk mengubahnya dan sudah berhasil saya akan update di postingan ini saja... mungkin :)

Ini 10 Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis

WhatsApp Business sudah hadir sebagai platform yang berdiri sendiri (standalone) dengan tujuan membidik kalangan pelaku bisnis agar mudah menjalin komunikasi dengan lebih baik kepada para pelanggannya. Aplikasi Android-nya juga sudah bisa diunduh (download) di Google Play Store dengan gratis tis tis.

Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
WhatsApp Business di Google Play
Sebagai pengguna Whatsapp Messenger pertanyaan yang pertama muncul apa perbedaan WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business?. Pertanyaan yang mirip saat Facebook memperkenalkan Facebook Page, apa bedanya Facebook Profil dengan Facebook Page? Ok untuk menjawab itu perhatikan 10 point perbedaan yang saya dapat dari hasil bertapa di Sungai Cidahu Kampung Cibijong, Desa Jayabakti, Cidahu, Sukabumi sambil memusatkan fikiran kepada batu bersusun hasil karya anak-anak muda kreatif untuk mengajak warga untuk menjaga lingkungan. *mulai ngelantur deh*

Abaikan kalimat di atas, ini beberapa point penting fitur WhatsApp Business yang membedakannya dengan Whatsapp Messenger:
  1. WhatsApp Business dapat di-install dalam 1 HP bersama dengan WhatsApp Messenger, tidak ada kecemburuan diantara mereka, mereka hidup rukun bahkan saya bisa berbalas chat mesra dengan WhatsApp Messenger ke WhatsApp Business walau dalam HP yang sama. Ini juga memudahkan kita beralih akun untuk chat bisnis atau chat yang tidak ada hubungannya dengan bisnis tanpa berganti mobile phone;
  2. WhatsApp Business bisa didaftarkan menggunakan fixed line, namun tidak bisa didaftarkan dengan menggunakan nomor yang sama. Artinya untuk menginstall 2 aplikasi di 1 HP seperti di atas itu kita membutuhkan nomor lain yang berbeda dengan nomor yang kita pakai untuk WhatsApp Messenger;
  3. WhatsApp Business memiliki fitur balas cepat, balas otomatis maupun salam yang otomatis. Hanya perlu diubah sedikit sesuai dengan selera lalu WhatsApp Business akan menjawab otomatis chat yang belum sempat kita balas;
  4. Profil WhatsApp Business menampilkan keterangan akun bisnis, deskripsi bisnis dan peta sehingga pelanggan ataupun calon pelanggan dapat lebih yakin dengan siapa dia berkomunikasi;
  5. Dapat memperlihatkan jam operasional bisnis. Dalam profil terpampang jam operasional bisnis yang dapat kita atur secara bebas; 
  6. Dalam profil dapat juga menampilkan alamat email dan alamat web. Ini akan bermanfaat jika pelanggan menghubungi kita di luar jam operasional, mereka dapat mengirim pesan dll melalui email ataupun berkunjung lebih dahulu ke alamat web untuk mencari informasi yang sekiranya dibutuhkan;
  7. WhatsApp Business dapat memisahkan kategori pesan yang masuk dengan "Labels". Dengan fitur ini kita bisa mengkategorikan pesan masuk tertentu sehingga komunikasi dengan konsumen lebih terorganisir. Label itu antara lain: Pelanggan Baru, Menunggu Pembayaran, Terbayar, Pesan Selesai, dan kita bisa membuat kategori label sendiri sesuai kebutuhan kita;
  8. Nama akun (nama tampilan) yang kita gunakan tidak bisa diubah seperti akun WhatsApp Messenger. Sampai saat ini WhatsApp Business tidak memungkinkan kita mengubah nama yang kita daftarkan, karenanya pertimbangkan untuk menggunakan nama bisnis/Brand kita sebaik-baiknya. Mungkin suatu saat akan ada menu untuk mengubahnya, mungkin;
  9. Lencana centang hijau. WhatsApp Business akan melakukan verifikasi pada semua akun yang terdaftar, untuk akun yang telah lulus verifikasi maka akan muncul centang hijau di sebelah nama profil. Mirip-mirip lencana centang biru pada akun terverifikasi di Facebook Page, Instagram atau Twitter;
  10. Statistik pesan terkirim dan diterima. Fitur ini mencatat statistik pesan terkirm dan pesan yang diterima ini hanya ada di aplikasi WhatsApp Business, soal manfaat dari fitur ini saya belum tahu, tapi pasti lah berguna. :)
Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
Tampilan Fitur WhatsApp Business 

10 fitur WhatsApp Business ini adalah kelebihan dari Whatsapp Messenger, fitur standar di Whatsapp Messenger seperti status, info, voice call, video call, kirim file, broadcast, grup dan lainnya juga ada di WhatsApp Business. Intinya semua yang ada di Whatsapp Messenger ada juga di WhatsApp Business, tapi apa yang ada di WhatsApp Business tidak ada di Whatsapp Messenger. Sama seperti Whatsapp Messenger, WhatsApp Business juga bisa diakses melalui web https://web.whatsapp.com

Dengan adanya WhatsApp Business kita dapat melakukan banyak hal untuk mengembangkan bisnis kita yang sebelumnya tidak dapat dilakukan melalui Whatsapp Messenger. Patut diingat karena akun ini adalah akun bisnis maka musti dibedakan dengan akun pribadi di Whatsapp Messenger. WhatsApp Business sepatutnya kita gunakan untuk pelanggan/mitra/klien yang membutuhkan jawaban cepat dan hanya untuk membahas persoalan yang terkait bisnis, untuk chat jenis lain sebaiknya gunakan saja Whatsapp Messenger agar lebih bebas dan tidak terikat nama brand/perusahaan.
Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
Xiaomi India WhatsApp Business profil
[Pict: fonearena.com]
Kalau teman-teman memiliki Facebook Page tentu teman-teman paham kapan menggunakan Facebook Messenger dari akun facebook profil dan kapan menggunakan Facebook Messenger dari akun bisnis/Facebook Page. Whatsapp Messenger juga bisa menggantikan chat Facebook Messenger pada halaman Facebook sehingga pelanggan dari Halaman Facebook atau pun web dapat langsung menghubungi kita hanya dengan menekan tombol WhatsApp pada Halaman Facebook dan web kita.

Untuk saat ini saya belum coba mengkonversi (convert) nomor HP yang selama ini saya gunakan di WhatsApp Messenger untuk saya gunakan di WhatsApp Business, mungkin kalau sudah bulat niat saya untuk mengubahnya dan sudah berhasil saya akan update di postingan ini saja... mungkin :)

Ini 10 Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis

WhatsApp Business sudah hadir sebagai platform yang berdiri sendiri (standalone) dengan tujuan membidik kalangan pelaku bisnis agar mudah menjalin komunikasi dengan lebih baik kepada para pelanggannya. Aplikasi Android-nya juga sudah bisa diunduh (download) di Google Play Store dengan gratis tis tis.

Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
WhatsApp Business di Google Play
Sebagai pengguna Whatsapp Messenger pertanyaan yang pertama muncul apa perbedaan WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business?. Pertanyaan yang mirip saat Facebook memperkenalkan Facebook Page, apa bedanya Facebook Profil dengan Facebook Page? Ok untuk menjawab itu perhatikan 10 point perbedaan yang saya dapat dari hasil bertapa di Sungai Cidahu Kampung Cibijong, Desa Jayabakti, Cidahu, Sukabumi sambil memusatkan fikiran kepada batu bersusun hasil karya anak-anak muda kreatif untuk mengajak warga untuk menjaga lingkungan. *mulai ngelantur deh*

Abaikan kalimat di atas, ini beberapa point penting fitur WhatsApp Business yang membedakannya dengan Whatsapp Messenger:
  1. WhatsApp Business dapat di-install dalam 1 HP bersama dengan WhatsApp Messenger, tidak ada kecemburuan diantara mereka, mereka hidup rukun bahkan saya bisa berbalas chat mesra dengan WhatsApp Messenger ke WhatsApp Business walau dalam HP yang sama. Ini juga memudahkan kita beralih akun untuk chat bisnis atau chat yang tidak ada hubungannya dengan bisnis tanpa berganti mobile phone;
  2. WhatsApp Business bisa didaftarkan menggunakan fixed line, namun tidak bisa didaftarkan dengan menggunakan nomor yang sama. Artinya untuk menginstall 2 aplikasi di 1 HP seperti di atas itu kita membutuhkan nomor lain yang berbeda dengan nomor yang kita pakai untuk WhatsApp Messenger;
  3. WhatsApp Business memiliki fitur balas cepat, balas otomatis maupun salam yang otomatis. Hanya perlu diubah sedikit sesuai dengan selera lalu WhatsApp Business akan menjawab otomatis chat yang belum sempat kita balas;
  4. Profil WhatsApp Business menampilkan keterangan akun bisnis, deskripsi bisnis dan peta sehingga pelanggan ataupun calon pelanggan dapat lebih yakin dengan siapa dia berkomunikasi;
  5. Dapat memperlihatkan jam operasional bisnis. Dalam profil terpampang jam operasional bisnis yang dapat kita atur secara bebas; 
  6. Dalam profil dapat juga menampilkan alamat email dan alamat web. Ini akan bermanfaat jika pelanggan menghubungi kita di luar jam operasional, mereka dapat mengirim pesan dll melalui email ataupun berkunjung lebih dahulu ke alamat web untuk mencari informasi yang sekiranya dibutuhkan;
  7. WhatsApp Business dapat memisahkan kategori pesan yang masuk dengan "Labels". Dengan fitur ini kita bisa mengkategorikan pesan masuk tertentu sehingga komunikasi dengan konsumen lebih terorganisir. Label itu antara lain: Pelanggan Baru, Menunggu Pembayaran, Terbayar, Pesan Selesai, dan kita bisa membuat kategori label sendiri sesuai kebutuhan kita;
  8. Nama akun (nama tampilan) yang kita gunakan tidak bisa diubah seperti akun WhatsApp Messenger. Sampai saat ini WhatsApp Business tidak memungkinkan kita mengubah nama yang kita daftarkan, karenanya pertimbangkan untuk menggunakan nama bisnis/Brand kita sebaik-baiknya. Mungkin suatu saat akan ada menu untuk mengubahnya, mungkin;
  9. Lencana centang hijau. WhatsApp Business akan melakukan verifikasi pada semua akun yang terdaftar, untuk akun yang telah lulus verifikasi maka akan muncul centang hijau di sebelah nama profil. Mirip-mirip lencana centang biru pada akun terverifikasi di Facebook Page, Instagram atau Twitter;
  10. Statistik pesan terkirim dan diterima. Fitur ini mencatat statistik pesan terkirm dan pesan yang diterima ini hanya ada di aplikasi WhatsApp Business, soal manfaat dari fitur ini saya belum tahu, tapi pasti lah berguna. :)
Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
Tampilan Fitur WhatsApp Business 

10 fitur WhatsApp Business ini adalah kelebihan dari Whatsapp Messenger, fitur standar di Whatsapp Messenger seperti status, info, voice call, video call, kirim file, broadcast, grup dan lainnya juga ada di WhatsApp Business. Intinya semua yang ada di Whatsapp Messenger ada juga di WhatsApp Business, tapi apa yang ada di WhatsApp Business tidak ada di Whatsapp Messenger. Sama seperti Whatsapp Messenger, WhatsApp Business juga bisa diakses melalui web https://web.whatsapp.com

Dengan adanya WhatsApp Business kita dapat melakukan banyak hal untuk mengembangkan bisnis kita yang sebelumnya tidak dapat dilakukan melalui Whatsapp Messenger. Patut diingat karena akun ini adalah akun bisnis maka musti dibedakan dengan akun pribadi di Whatsapp Messenger. WhatsApp Business sepatutnya kita gunakan untuk pelanggan/mitra/klien yang membutuhkan jawaban cepat dan hanya untuk membahas persoalan yang terkait bisnis, untuk chat jenis lain sebaiknya gunakan saja Whatsapp Messenger agar lebih bebas dan tidak terikat nama brand/perusahaan.
Fitur WhatsApp Business Untuk Mendukung Bisnis
Xiaomi India WhatsApp Business profil
[Pict: fonearena.com]
Kalau teman-teman memiliki Facebook Page tentu teman-teman paham kapan menggunakan Facebook Messenger dari akun facebook profil dan kapan menggunakan Facebook Messenger dari akun bisnis/Facebook Page. Whatsapp Messenger juga bisa menggantikan chat Facebook Messenger pada halaman Facebook sehingga pelanggan dari Halaman Facebook atau pun web dapat langsung menghubungi kita hanya dengan menekan tombol WhatsApp pada Halaman Facebook dan web kita.

Untuk saat ini saya belum coba mengkonversi (convert) nomor HP yang selama ini saya gunakan di WhatsApp Messenger untuk saya gunakan di WhatsApp Business, mungkin kalau sudah bulat niat saya untuk mengubahnya dan sudah berhasil saya akan update di postingan ini saja... mungkin :)

Nasehat dari Lois Lane dan Tony Stark

 “Darkness is not just the absence of light; it’s the conviction that the light will never return.” 

Darkness is not just the absence of light; it’s the conviction that the light will never return., quote ini saya kutip dari narasi Lois Lane (Amy Adams) di akhir film Justice League (2017). Narasi yang bagus, karena bisa mewakili inti dari cerita film berdurasi 110 menit ini. Selebihnya tentang film Justice League bisa baca review-nya di.... cari sendiri ajah.

Saya menerjemahkan kalimat di atas dengan bebas menjadi; Kegelapan terjadi bukan saja karena tidak adanya cahaya, tapi terkadang karena keputusasaan untuk berharap terang akan kembali, (berkeyakinan bahwa gelap adalah hal yang lumrah).

Lois Lane dan Superman

Terbiasa sangsi atau menyerah memimpikan sinar, menerima apa adanya hidup dalam kegelapan. Sebagian ada yang tidak siap memperlihatkan wujud asli yang selalu bersembunyi dalam gelap. Beberapa yang kuat menolak ternyata selama ini mengaku-aku bahwa dialah cahaya, hingga sekuat tenaga menutup akses cahaya yang sebenarnya... ngomong apa sih Sot? :D

Quote di atas mengajarkan kita agar tidak begitu saja menyerah pada nasib, karena belum tentu kegelapan itu nasib kita. Sedikit menyinggung masalah keyakinan juga, kalau kita tidak yakin bahwa akan ada "terang" di ujung mimpi kita, maka akan sulit bagi kita untuk dapat menerima ide-ide dan cita-cita apalagi berjuang untuk mengubah situasi. Minimal kalau tidak percaya akan adanya terang, jangan ganggu mereka yang percaya dan sedang memperjuangkan mimpinya.

Jika ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari situasi kegelapan maka pihak-pihak itu tentu tidak tinggal diam terhadap upaya-upaya mereka yang percaya akan terang saat berusaha mewujudkan cita-citanya. Banyak caranya, saya sering kok bertemu langsung atau tidak langsung orang-orang yang memperjuangkan kegelapan. Pihak-pihak begini dengan cepat dapat mengubah pihak-pihak yang netral menjadi pro status quo, menjadi bagian dari "pejuang kegelapan".

Tinggal kita menentukan pilihan, jika kita percaya akan cita-cita kita menggapai hak hidup di jalan yang terang maka tentu itu tak mudah. Namun demikian, jika kita yakin dan mau berjuang maka tidak ada satu pun rintangan yang dapat menghalangi, sebaliknya jika kita tidak percaya dan hanya menyerah pada keadaan maka tidak ada satu pun yang dapat membantu. Gak tau nyambung atau enggak deh penjabarannya :D

Kok jadi panjang? dalam menulis blog "kalau bisa panjang ngapain dipendekin?" :).

Sebelum nonton Justice League, saya nonton Spider-man Home Coming yang lumayan menghibur karena bercerita tentang Peter Parker/Spider-Man masa remaja sekitar 15-16 tahun, ya film ini menurut saya masuk dalam genre "film remaja". Di film ini saya tertarik dengan kata-kata Tony Stark (Robert Downey, Jr.) kepada Peter Parker (Tom Holland) saat menghukum dan mengambil kembali kostum Spider-man buatannya yang dianggap telah disalahgunakan oleh Parker.
"If you’re nothing without this suit, you shouldn't have it"

If you’re nothing without this suit, you shouldn't have it

"If you’re nothing without this suit, you shouldn't have it" kata Tony Stark. Artinya kurang lebih "Jika tanpa "pakaian" itu kamu bukan siapa-siapa, maka kamu tidak pantas memilikinya". Menurut saya ini lucu, coba kalimat itu dikembalikan kepada Tony Stark, jika tanpa pakaian tempur Iron Man memangnya siapa Tony Stark?

Jadi inget ketika Barry Allen (Flash) bertanya kepada Bruce Wayne  (Batman) mengenai kekuatan super yang dimiliki Batman, lalu Bruce Wayne menjawab "I'm rich". Kalau Bruce Wayne walaupun dengan intonasi humor menjawab kekuatan supernya adalah kekayaan, maka sebelas dua belas dengan Tony Stark, ya gak sih?

Kalau quote ini bisa diartikan banyak cara, bisa sebagai cermin agar kita jujur melihat diri kita sendiri sebelum menasehati orang lain, bisa juga sebagai motivasi agar kita memperpantas diri sebelum "menggunakan pakaian" yang akan menjadi identitas kita.

Kata "pakaian" ini banyak maknanya, dalam fim yang dimaksud pakaian ini adalah kostum Spider-Man yang serba canggih dengan berbagai tekhnologi mutakhir seperti milik Ironman. Tapi dalam kehidupan sehari-hari kata "pakaian" dapat kita asosiasikan dengan banyak hal, contohnya sebagai segala sesuatu yang kita gunakan untuk menegaskan identitas, termasuk di sini image branding, jabatan, gelar dst baik formal maupun informal.

spiderman suit technology

Jangan sampai "pakaian" itu kita gunakan sebelum kita pantas menggunakannya, selain hanya merendahkan arti dari pakaian itu, ini juga adalah kebohongan yang sedikit banyak akan berpengaruh pada pribadi dan karakter kita. Bagi saya, orang yang tidak sepantasnya menggunakan "pakaian" itu lucu, seperti badut, akan tetapi kalau badut memang sengaja menggunakannya untuk menghibur, nah kalau kita untuk apa? untuk membohongi diri sendiri dan orang lain?

Kalau kata saya sih, pencitraan semu akan lebih banyak mudharat-nya daripada manfaatnya. Kalau sekadar untuk gagah-gagahan atau demi sebuah maksud positif maka jujurlah, minimal pada diri sendiri, apa susahnya mengucapkan "saya sebenarnya belum pantas menggunakan "pakaian" ini, tapi bantu saya dan doakan saya agar dapat memantaskan diri dengan kualitas dan kapasitas yang sesuai dengan syarat-syarat menggunakan "pakaian" ini". Selayaknya lulus fit and proper test, karena kalau kita menggunakan pakaian yang tidak sepantasnya, maka tunggulah kehancuran.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi." Ada seorang sahabat bertanya; 'bagaimana maksud amanat disia-siakan? ' Nabi menjawab; "Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu." Hadits Bukhari Nomor 6015.

Wallahul muwaffiq ila aqwamit-tharieq.
Sesungguhnya hanya Allah SWT yang memberi petunjuk ke jalan yang selurus-lurusnya


Berburu Hadiah di Bekasi Wedding Exhibition Yuk

"Lu kapan Nikah?" tanya saya.
"Lu kenapa nanya-nanya, emangnya kalo gue mau nikah elo mau biayain?" jawab teman saya sewot.
"Gak kok gue cuma mau ngajak elo berburu diskon banyak vendor di 4th BEKASI WEDDING EXHIBITION".

Kira-kira begitu dialog imajinatif yang mungkin aja pernah terjadi di kehidupan entah siapa, tapi soal 4th Bekasi Wedding Exhibition (#BWE4) itu bukan fiksi kok, beneran akan diselenggarakan di Grand Galaxy Convention Hall, Jakasetia, Bekasi Selatan tanggal 26 sampai 28 Januari 2018. Kalau mau tau selengkapnya tinggal klik aja nih -->> 4th Bekasi Wedding Exhibition.

4th Bekasi Wedding Exhibition

Sesuai namanya, acara ini sudah yang ke-4 kali diselenggarakan di Bekasi, sejak Bekasi Wedding Exhibition pertama di tahun 2015. Acara yang mempertemukan industri kreatif di dunia wedding ini selalu saja memenuhi target pengunjung. Dari jejak digital yang bisa saya telusuri, event ini banyak dihadiri muda-mudi yang ingin menambah wawasan dan pengetahuannya dalam bisnis wedding. Pastinya bakalan seru dan... yah, bagi saya dan mungkin sebagian pengunjung event ini adalah ajang mencari diskon dan hadiah hehehe :)

Kalau saya ajak kalian berburu diskon, voucher, doorprize kamu emangnya gak mau? Saya yang sudah beristri dan gak punya niat poligami ajah mau kok, masa' kamu yang jomblo gak mau? #eh...

Soal hadiahnya kalau sudah dapat, yah terserah kita dong mau diapakan. Buat hadiah teman yang baru mau atau baru saja menikah kayaknya keren deh. Hadiah wedding ring dan lain-lain itu buat apaan coba kalo saya yang dapat? Atau hadiah-hadiah lain yang terkait resepsi seperti voucher dan diskonan gedung, foto, catering dll. Kalau give away yang umum-umum aja sih yah mungkin lah buat dipakai sendiri. Kalau misalnya saya beruntung mendapatkan kamera mirrorless yang harganya masih lumayan itu, kan lumayan daripada lu manyun :D.

Nih, saya list daftar hadiah yang saya baca di Kumparan
  1. DOORPRIZE harian seperti kamera mirrorless, wedding ring, dan lain sebagainya untuk setiap transaksi.
  2. GRANDPRIZE satu set perlengkapan ruang tidur lengkap (tempat tidur, spring bed, lemari, nakas 2 buah dan meja rias)
  3. PROMO vendor pernikahan dengan nilai ratusan juta rupiah
  4. LIONTIN untuk para pengunjung dengan postingan IG terpilih pada saat di Venue #BWE (Pop Up Backdrop)
  5. RATUSAN koleksi WEDDING RING terbaru
  6. HARGA PROMO sepasang WEDDING RING berlian hanya dengan Rp 3 juta-an
  7. HADIAH TAMBAHAN & GIVE AWAY MOMENT menarik lainnya untuk setiap social media activity re-post IG (follow dan re-post Instagram @bekasiweddingexhibition)
Lumayan banyak kan, masa' sih gak ada 1 pun yang nyangkut? :)


Beberapa acara yang disiapkan oleh pihak penyelenggara antara lain; Music Performance, Fashion Show dari para vendor, Talkshow bersama Meyda Sefira (Pemain Film Ketika Cinta Bertasbih), juga dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Rika Pertiwi Zulfi (Direktur Utama Jakarta Event Enterprise) tentang #JEEMovement.

Oki Setiana Dewi Bekasi Wedding Exhibition Oh iyah, buat yang pernah ngefans sama Mbak Anna Althafunnisa eh maksud saya Oki Setiana Dewi juga kali aja bisa melepas rindu dengan sang pemeran utama film Ketika Cinta Bertasbih 1 ini. Mbak Oki kan juga punya bisnis bridal house dan boutique jadi pas banget kalo acara Bridal Fashion Show di acara BWE4 ini menampilkan koleksi-koleksi dari butiknya Mbak Oki.

Lain dari itu setidaknya saya bisa nge-list vendor-vendor yang menyediakan jasa dan barang terkait resepsi pernikahan, mulai dari vendor percetakan undangan, jasa fotografi, catering, dekorasi, entertainment sampai jasa travel honeymoon :)

Refererensi seperti ini perlu buat jadi gambaran supaya gak perlu merasakan repotnya merencanakan prosesi pernikahan jika ada teman atau saudara lagi butuh, atau barangkali ada teman yang mau buka usaha Wedding Organizer (WO) atau apalah, mumpung para penyedia jasa dan barang ini sedang berkumpul di sebuah pameran yang katanya “The Biggest Wedding Exhibition In The City”.

Infonya nih, selain akan mendapatkan banyak informasi dari beragam vendor, kita-kita sebagai pengunjung juga akan disuguhkan dengan bermacam pengalaman menarik saat masuk ke dalam venue acara. Konsep yang ditawarkan pada 4th Bekasi Wedding Exhibition kali ini sangat intimate, experimental dan instagram-able. Plus jangan lupa nyicipin menu cateringnya hehehe.

Setiap sisi venue acara akan didekorasi menarik dan kekinian sehingga pengunjung tertarik untuk mengabadikan momen dan mengunggahnnya di akun media sosial mereka dan jika beruntung akan mendapatkan hadiah. Akan ada dua orang pemenang yang berhak mendapatkan hadiah liontin bagi pengunjung yang mengupload foto pada akun Instagramnya pada Pop Up Backdrop yang sudah disediakan di BWE.

Rangkaian kegiatan 4th Bekasi Wedding Exhibition yang akan diselenggarakan selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 26 sampai 28 Januari 2018 ini rencananya akan dimulai sejak jam 10.00 hingga 21.00 WIB. Beberapa acara yang disiapkan oleh pihak penyelenggara antara lain; Music Performance, Fashion Show dari para vendor, Talkshow bersama Meyda Sefira (Pemain Film Ketika Cinta Bertasbih), juga dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Rika Pertiwi Zulfi (Direktur Utama Jakarta Event Enterprise) tentang #JEEMovement.
-----

"Jadi elo tuh ngajak apa maksa Sot?" tanya temen saya.

"Pengen nyari tumpangan ajah kalo seandainya elo mau, gue beliin bensin deh" jawab saya diplomatif.

"Gak bisa kayaknya, tanggal tua kayak gitu gue biasanya meriang" kata temen saya males-malesan.

"Oh gitu, yah baiklah, setidaknya saingan gue dapet doorprize dan lain-lain berkurang, hehehe".
Berburu Hadiah di Bekasi Wedding Exhibition Yuk
Doorprize harian Wedding Ring