Arsip Bulanan: April 2020

#PDL Sebagai Buruh Saya Selalu Menanti Tanggal 1 Mei

Credits: Canva.


#PDL adalah Pernah DiLakukan. Pos #PDL merupakan cerita ringan tentang apa saja yang pernah saya lakukan selama ini.

***

#PDL Sebagai Buruh Saya Selalu Menanti Tanggal 1 Mei. Saya pikir, kalian semua pun sama. Sama-sama senang mendapat tambahan tanggal merah satu hari, demi memperingati Hari Buruh. Kita pernah melakukan banyak pekerjaan (dalam hidup ini) dan kita patut merayakan kerja keras tersebut. Oleh karena itu, ijinkan saya mengucapkan Selamat Hari Buruh!

#PDL



Cheers.

Ramadan di Masa Pandemi Coronavirus

Bulan suci Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang ditunggu oleh milyaran umat muslim di dunia. Adalah bulan di mana umat muslim melaksanakan puasa selama 29 hari atau 30 hari ke depan. Semua berlomba-lomba menuju kebaikan, melaksanakan ibadah dengan khusyu dan menjaga diri. Ramadhan bulan yang penuh ampunan, bulan suci yang dikhususkan agar manusia bisa mendekatkan diri pada Sang

S0511: Podcast Monolog (Bagian 2)

Obrolan tentang Podcast Monolog di bagian 2 ini semakin seru! Kita membahas macam-macam hal mulai dari tips membuat podcast monolog, bagaimana kalau ada masalah di tengah-tengah rekaman, dan juga kita akan berkenalan dengan satu lagi podcaster monolog yang sudah menghasilkan 200 podcast dalam setahun. Obrolan ini juga akan melibatkan beberapa teman dari The Podcasters Indonesia. Di akhir sekali kita akan ngobrol dengan Pak Lurah The Podcasters Indonesia yang sudah memfasilitasi rekaman 2 episode Suarane Podcast kali ini.

Terima kasih banyak untuk Mantjah, Ibhi, Dipta, Budi, Ubai, Mizter Popo dan juga kepada teman-teman dari grup Discord The Podcasters Indonesia yang sudah ikut berpartisipasi. 

— 

Suarane Podcast adalah podcast yang berbagi informasi seputar dunia Podcast dan dibawakan oleh Rane Hafied dari Bangkok, Thailand. Podcast ini bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast dan juga di website https://suarane.org. Kontak: suarane@gmail.com atau Instagram @SuaranePodcast.


Credits: Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” by Kevin MacLeod – License: http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ | CoverArt: Peggy_Marco (Pixabay.com) 

Send in a voice message: https://anchor.fm/suarane/message

5 Manfaat, 5 Tips, 5 Quotes, dan Pos Rangkuman Lainnya


5 Manfaat, 5 Tips, 5 Quotes, dan Pos Rangkuman Lainnya. Hai kalian semua, para pembaca BlogPacker, baik para blogger maupun yang bukan blogger. Apa kabar? Semoga kalian baik-baik saja dan selalu semangat mengikuti himbauan dan/atau aturan dari pemerintah untuk memerangi Covid-19. Jika pekerjaan kalian bisa dilakukan di rumah, dan dari rumah, tetap #DiRumahSaja. Jika pekerjaan kalian memang harus dilakukan di luar rumah, jangan lupa protokol yang wajib diikuti seperti memakai masker, menjaga jarak dengan orang lain, jangan menyentuh wajah (mata, hidung, mulut) sebelum mencuci tangan menggunakan sabun dan/atau hand sanitizer, dan bila perlu apabila telah kembali ke rumah wajib mandi. Semua itu dilakukan bukan untuk kebaikan diri kita sendiri dan keluarga tercinta, melainkan juga untuk kebaikan orang lain.

Baca Juga: 5 Kegiatan Yang Saya Lakukan Saat Di Rumah Saja

Bagi para blogger, work from home dan e-learning tentu memberi banyak waktu untuk nge-blog. Termasuk saya. Banyak ide-ide bermunculan untuk menulis konten blog terutama tentang suasana daerah kita pada masa pandemi Covid-19 ini, dan apa saja kegiatan yang dilakukan saat berada di rumah untuk waktu yang lebih lama dari hari-hari biasa. Saya pribadi masih tetap menulis konten blog berdasarkan tema harian yang telah disepakati bersama diri saya sendiri. Haha. Dan berdasarkan hasil mengamati statistik blog sehari-hari, ada konten-konten tertentu yang, ternyata, bertrafik sangat tinggi dibandingkan konten lainnya. Padahal, konten-konten itu bukan yang paling baru. Artinya, tema dari konten-konten itu memang paling banyak dicari oleh netizen, terutama melalui (menyangkut) pencarian di Google.

Saya membayangkan kata dan/atau kalimat kunci yang dicari oleh netizen di Google.

Minyak ikan paus. 

Manfaat minyak ikan paus.

Lidah buaya dan kegunaannya.

Lidah buaya untuk luka bakar.

Komentar Disquss.

Dan lain sebagainya ...


Atau, bisa jadi saat mereka scroll up-down linimassa Facebook dan Twitter milik saya, mereka menemukan tautan yang dibagikan (konten tersebut). Kalau dari grup WA atau WAG sih rasanya sulit, karena sudah lama sekali yang membagi tautan konten tersebut di atas karena konten-konten itu dipos tahun 2018. Selain itu, kalian juga bisa melihat berdasarkan data sumber lalu lintas di bawah ini:


Sebagai mesin pencari, Google masih menduduki peringkat paling atas.

Konten-konten tentang berbagai manfaat, kegunaan, tips, obat, dan sebangsanya merupakan konten yang paling banyak dilihat dan/atau dibaca. Tidak usah mencontoh orang lain, saya pribadi paling terakhir mencari tahu di Google tentang manfaat spirulina. Iya, karena saat ini sedang mengonsumsi spirulina dan diketawain sama Thika dan Melly. Kata mereka: Encim minum masker wajah. Hahaha. Bisa dikatakan konten tentang rangkuman baik manfaat, kegunaan, tips, obat, quotes, dan lain sebagainya, merupakan konten yang paling banyak diminati. Kalian tentu ingat tayangan televisi On the Spot bukan? Itu merupakan tayangan rangkuman. Kalian juga pasti ingat TenTik bukan? Itu merupakan situs tentang rangkuman. Makanya saya pernah membikin tema #RabuLima sedangkan tema #KamisLima masih berjalan sampai sekarang bergantian dengan tema #KamisLegit.

Pertanyaannya sekarang adalah apabila saya sendiri tahu bahwa konten tentang berbagai manfaat, kegunaan, tips, obat, dan sebangsanya yang merupakan konten rangkuman sangat digemari, mengapa tidak meneruskan dan/atau memperbanyak konten-konten semacam itu? Karena ini blog pribadi, kawan. Dan saya menginginkan blog ini menjadi semacam majalah kehidupan dengan berbagai cerita di dalamnya. Bukankah hidup ini penuh cerita dan penuh warna? Hehe. Ada begitu banyak cerita, kegiatan, hasil karya, pengalaman, yang ingin saya bagi dengan kalian semua. Oleh karena itu kalau ada yang bilang saya idealis ... bisa jadi. Mungkin, kalau rajin, saya bakal membikin blog sendiri dan mengkopi semua pos tentang berbagai manfaat ke blog baru itu. Kalau rajin loh ya. Jadi ... kita lihat saja nanti.

Baca Juga: Katanya Saat Wabah Covid-19 Urusan Pernikahan Lebih Lancar

Bagi kalian para blogger yang ingin mencoba menaikkan trafik blog-nya, boleh dicoba konten-konten seperti ini. Yang judulnya ada kata manfaat atau tips atau kegunaan. Tapi ingat, jangan click bait, ya. Tulislah konten yang orisinil dan isi konten sesuai dengan judul. Supaya apa? Supaya tidak berdosa. Haha. Kebayang kan pembaca mengumpat pemilik blog karena tulisannya tidak sesuai dengan judul, pun tulisan itu merupakan hasil kopi-tempel dari mana-mana alias bukan tulisan orisinil. Menulis tulisan orisinil itu mudah kok. Mulailah dari pengalaman sendiri.

Semoga bermanfaat!

#KamisLegit



Cheers.

Kebiasaan Yang Menghambat Kecerdasan Emosional Alami (2)

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul: Kebiasaan Yang Menghambat Kecerdasan Emosional Alami. Kalau belum baca klik saja judulnya dan baca lebih dahulu agar nyambung :) Setelah pada artikel sebelumnya baru membahas 2 kebiasaan buruk: 1. Selalu mengkritik orang lain, 2. Terlalu mengkhawatirkan masa depan, maka kali ini kita bahas kebiasaan buruk nomor 3 dan 4 yang

Jangan Dibuang, Tutup Botol Plastik Mempunyai Banyak Manfaat


Jangan Dibuang, Tutup Botol Plastik Mempunyai Banyak Manfaat. Hari berganti hari, ketemu lagi sama Hari Rabu. Harinya kita berkreasi sepuas-puasnya. Sudah banyak hal dari dunia Do It Yourself (DIY) yang dibahas setiap Rabu. Mulai dari desk organizer, lilin berbentuk telur, mangkuk berbahan celana jin bekas, kafe-kafe berkonsep DIY seperti Kafe Hola dan Kedai Kampung Endeisme, aktifis seni daur ulang bernama Thomas Dambo, tempat-tempat tisu dan keranjang anyaman berbahan koran bekas, bunga gantung berbahan pantat botol plastik bekas, aneka kerajinan tangan berbahan kancing, huruf timbul BlogPacker, tas berbahan celana jin bekas, tempat/dompet koin berbahan botol plastik dan zipper, membikin permainan Monotuteh yang edukatif, sampai tentang membikin sendiri kebun mini di beranda belakang Pohon Tua.

Baca Juga: Membikin Kebun Mini di Beranda Belakang Pohon Tua

Saya berharap semua pos tentang dunia DIY bermanfaat bagi teman-teman. Misalnya, setelah membacanya, teman-teman langsung kepikiran untuk segera membikinnya. Kan asyik. Barang bekas bisa jadi sangat bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi sehingga dapat dijual. Oh tentu, saya sudah membuktikannya. Kalau diceritakan lagi, bisa panjang banget pos hari ini. Kita lanjut saja ya.

Kali ini saya bakal menulis tentang tutup botol plastik. Rata-rata masyarakat membuang botol plastik beserta tutup botolnya. Iyalah, kata Fico SUCI 3 itu, botol dan tutup botol selalu bersama sampai kemudian dia membeli air minum, lantas memisahkan botol dan tutup botolnya. Hehe. Kocak memang materi itu. Anyhoo, sebenarnya tutup botol plastik ini dapat dimanfaatkan untuk membikin berbagai produk DIY menarik. Produk apa sih yang bisa dihasilkan dari tutup botol plastik? Kalau kalian menonton di Youtube, tutup botol dapat dimanfaatkan sebagai tatakan gelas, penjepit sumpit bagi yang susah menggunakan sumpit, dapat pula dijadikan gantungan kunci, atau barang-barang DIY lainnya. Tapi saya memanfaatkan tutup botol plastik sebagai tempat alat tulis.


Modelnya: Kakak Flora Wodangange hahaha, penyanyi bersuara kece. Waktu main ke rumah, ngelihat tempat alat tulis berbahan tutup botol yang saya bikin. Gemas ... hehe.

Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan, serta bagaimana cara membikinnya? Melihat gambar di atas saya pikir kalian pasti tahu lah cara membikinnya.

Bahan:
1. Tutup botol.
2. Hot glue (gun).

Alat:
1. Gun for hot glue.

Haha.

Cara membikin:
Pertama-tama cuci bersih tutup botol plastik dan keringkan. Kemudian, mulai susun dasarnya terlebih dahulu membentul bulatan/lingkaran. Untuk menyatukan tutup botol, gunakan hot glue. Setelah itu, mulai bangun ke atas pelan-pelan mengelilingi dasar atau alasnya tersebut. Ukur ketinggian menggunakan alat tulis. Maksudnya, jangan sampai terlalu tinggi karena ini bukan membikin tempat sampah *ngikik*. Kalau sudah selesai, maka tempat alat tulis berbahan tutup botol plastik ini dapat digunakan. Apakah boleh dicat atau dipiloks? Tergantung kemauan kalian. Mana-mana suka.

Baca Juga: Membikin Pajangan Cantik Berbahan Beras dan Kulit Kerang

Bagaimana, kawan? Mudah bukan? Mulai sekarang, jangan pernah membuang botol plastik bekas. Karena apa? Karena kita bisa berkreasi sepuas-puasnya menggunakan botol plastik bekas ini. Botolnya bisa dimanfaatkan sebagai pot tanaman atau untuk menyemai bibit (saya melakukannya untuk bibit daun sop), sedangkan tutup botolnya dapat dimanfaatkan untuk aneka kerajinan tangan. Kalian coba deh mencari di Google, tentang sebuah rumah yang artistik karena seluruh dindingnya dilapisi sama tutup botol dengan gradasi warna yang cantik!

Semoga bermanfaat.

#RabuDIY



Cheers.

Tips Menjaga Imunitas Tubuh Agar Terhindar Virus Corona

Jahe sebagai herbal

Sudah berapa lama kamu dirumah saja? Pasti banyak yang bilang sudah lebih dari puluhan hari bahkan sudah masuk bulan kedua. Sebelum terjadi pandemi ini, saya yang biasanya tidak pernah betah dirumah dan melakukan banyak kegiatan diluar kosan. Tentu saja merasa sangat terkurung banget di rumah aja (bahkan di kamar saja, karena saya ngekos). Namun, lagi-lagi saya merasakan bahwa inilah saatnya menjadi orang yang berjasa dan mentaati seluruh peringatan yang dilakukan oleh pemerintah demi meredam laju pertambahan penderita yang positif terjangkit virus ini. Ya, virus ini sangat akrab dengan nama Covid-19 dengan jenis Corona Virus. 

Lalu, semenjak banyak kegiatan dirumah, saya jadi sering melakukan kegiatan yang jarang saya lakukan pada saat sibuk kesana-kemari, iya saya jadi sering membersihkan kamar. Sekedar menata ulang beberapa perabotan dan membereskan barang-barang yang sudah tidak terpakai dan disumbangkan atau diberikan kepada teman yang membutuhkan. 

Kemudian, beberapa pekerjaan terpaksa saya lakukan melalui rumah dengan memanfaatkan banyak sekali fasilitas komunikasi online yang sudah banyak saat ini. Beruntung, kita telah mempunyai teknologi komunikasi yang sudah canggih, coba bayangkan jika pandemi ini terjadi beberapa ratus tahun? Pastinya sangat berbeda dan lebih terasa berat pada masa itu. 


Oh iya, pada saat pandemi ini mulai menjangkit di seluruh wilayah Indonesia, saya selalu memantau informasi melalui ponsel. Dan, beruntungnya saya mendapatkan informasi pencegahan dan bagaimana mengenali gejala virus corona ini dari sumber yang sangat tepat yaitu Halodoc. Halodoc merupakan salah satu sumber informasi dan pelayanan yang mudah diakses dan bahkan sudah memiliki aplikasi. Jadi, jika kita membutuhkan informasi mengenai Covid-19, Halodoc selalu siap membantu dan memberikan informasi yang sangat tepat. Bahkan, kita bisa berkonsultasi langsung dengan dokter jika memiliki gejala yang sangat mengkhawatirkan dan berhubungan dengan corona ini. Sealin itu kita juga bisa membeli masker, vitamin dan obat yang sudah dikonsultasikan terlebih dahulu. 


Lalu bagaimana caranya menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari Virus Corona? Saya melakukan semua hal yang dapat menguatkan imunitas tubuh dengan beberapa cara yaitu :

Makan Makanan Bergizi

Secara alami, tubuh ini membutuhkan makanan yang bergizi untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Nutrisi inilah yang memberikan makanan kepada sel-sel tubuh sehingga bisa melawan virus dan bakteri apapun. Oleh karena itu, disaat pandemi seperti ini dibutuhkan makanan yang sehat sehingga bisa melawan virus tersebut.

Makan Sayur Dan Buah

Selain makanan yang bergizi, jangan lupakan sayur dan buah-buahan untuk membantu memberikan vitamin dan sumber mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayur dan buah sangat efektif jika kita mengalami sakit atau demam, biasanya saya mengkonsumsi banyak buah agar tubuh memiliki zat-zat yang seimbang. 

Istirahat Teratur Dan Minum Air Putih

Pada saat sekarang ini, saya yakin kita dapat beristirahat lebih banyak karena memiliki waktu dirumah saja. Itu adalah salah satu keuntungan yang tidak bisa dipungkiri, dan tidak malah menjadi sebaliknya kurang tidur dan cenderung tidak teratur karena terlampau banyak memikirkan hal-hal yang tidak pasti. Pada awal pandemi, saya memiliki banyak ketakutan, namun berjalannya waktu, saya berusaha menepis semua hal tersebut dan memikirkan banyak hal yang positif seperti melakukan banyak hal yang berhubungan dengan hobi saya yaitu menulis dan membuat video. 

Selain itu, minum air putih yang cukup juga mampu membuat tubuh lebih sehat karena komponen utama tubuh manusia adalah air. Hidrasi juga sangat penting bagi kita, jangan sampai kekurangan cairan malah menjadikan tubuh lemah dan lesu sehingga timbul masalah tubuh lainnya dari masalah kekurangan air tersebut. 


Konsumsi Vitamin Dan Herbal 

Selain makanan, sayuran dan buah, kita membutuhkan vitamin untuk menjaga ketahanan tubuh kita seperti vitamin C dan D. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali manfaat vitamin C misalnya menjaga imunitas tubuh, mencegah kanker dan kesehatan jantung. Sedangkan vitamin D adalah dapat menjaga kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan tulang.

Selain vitamin, kita juga bisa mengkonsumsi tumbuhan herbal sebagai usaha mencegah Covid-19. Banyak sekali tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan seperti jahe, temulawak, kunyit dan lainnya. Manfaat tumbuhan herbal ini dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga lebih prima dan terhindar dari berbagai macam penyakit jika dikonsumsi rutin.

Menjaga Kebersihan Diri Dan Lingkungan

Selain dari dalam dalam diri kita seperti makanan dan vitamin, untuk meningkatkan imuntas dengan bisa kita lakukan dengan membersihkan lingkungan sekitar kita. Selain itu, sebelum dan setelah melakukan aktivitas dibiasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir, atau kalau tidak menemukan tempat cuci tangan bisa mengunakan hand sanitizer. Dengan seperti itu, kita akan terhindari dari virus ini dan menjaga lingkungan kita juga.

Semoga pandemi ini bisa segera berakhir dan cepat pulih seperti sedia kala, sehingga bisa beraktivitas kembali secara normal sehingga roda kehidupan bisa kembali berputar seperti sedia kala. Amiiinnn!

Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Iksan Skuter “Jangan Seperti Bapak”

Lirik Chord Kunci Gitar Lagu Iksan Skuter "Jangan Seperti Bapak" Kali ini kita bernyanyi lagunya Iksan Skuter yang berjudul "Jangan Seperti Bapak". Berikut lirik, chord atau kunci gitar lagunya dari chord C. Intro C Em F G Am Em F G C Em F G     Am Em F G  C  Em  F Nak.......           G         C  Em  F G Janganlah seperti bapak  C  Em  F Yang..             G

Mengenal PhotoScape Untuk Keperluan Sunting Foto


Mengenal PhotoScape Untuk Keperluan Sunting Foto. Aplikasi sunting foto mana yang kalian pakai? Tentu rata-rata bakal menjawab Photoshop. Selalu iri kalau melihat orang-orang pamer foto atau pamflet hasil sunting di Photoshop karena sampai saat ini saya belum bisa menggunakannya. Kata orang-orang yang mahir memakai Photoshop, aplikasi sunting foto yang satu itu sangat mudah digunakan dan hasilnya luar biasa oke. Tapi bagi saya yang gaptek, menggunakan Photoshop sering bikin puyeng. Pada akhirnya saya tetap dan betah menggunakan aplikasi sunting foto yang sejak dulu terpasang di laptop. Apa lagi kalau bukan PhotoScape! Lagi pula Google PlayStore menawarkan begitu banyak aplikasi sunting foto di Android. Tinggal unduh, pasang, pakai. Selesai. Jauh lebih mudah dan bisa dilakukan di mana pun tanpa harus menenteng laptop.

Baca Juga: Ternyata Ada Teknologi Self-Sanitizing Door Handle Loh

Saya sudah pernah menulis sedikit tentang PhotoScape dalam pos berjudul 1 Video, 3 Aplikasi. Tapi pada pos itu saya menggabungkan tulisannya dengan dua aplikasi lain selain PhotoScape yaitu Sony Movie Studio Platinum (SMSP) dan ProShow Producer. Hari ini, marilah kenalan lebih jauh dengan PhotoScape. 

PhotoScape merupakan program pengeditan grafis yang dikembangkan oleh MOOII Tech, Korea Selatan. Kalian ingat Larva? Iya, animasi kocak itu diproduksi oleh Tuba Entertainment yang juga berbasis di Korea Selatan. Aplikasi ini dirilis tanggal 28 Mei 2008. Seperti yang dilansir oleh Wikipedia, Konsep dasar PhotoScape adalah 'mudah dan menyenangkan', memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengedit foto yang diambil dari kamera digital mereka atau bahkan ponsel. PhotoScape menyediakan antarmuka pengguna yang sederhana untuk melakukan peningkatan foto umum termasuk penyesuaian warna, memotong, mengubah ukuran, mencetak, dan animasi GIF. PhotoScape beroperasi pada sistem Microsoft Windows dan Mac, dan tidak tersedia di sistem Linux. Bahasa default adalah Bahasa Inggris dan Korea, dengan paket bahasa tambahan tersedia untuk diunduh. Untuk Windows 7 seperti yang saya pakai, bisa menggunakan yang versi 3.6.5.

Kalau kalian membuka situs PhotoScape maka tampilannya akan langsung menampilkan fitur-fitur yang ditawarkannya seperti berikut ini:


Banyak sekali fiturnya PhotoScape ini antara lain: Photo Viewer, Photo Editor, Photo Batch-Editor, Page Creator, GIF Animation, Featured Printer, Screen Capture, Color Picker, RAW Converter, Face Finder, hingga Screen Capture. 

Cara kerja PhotoScape sangat mudah. 

Pertama: buka aplikasinya seperti pada gambar berikut:


Kalian akan langsung diantar pada tampilan seperti berikut ini:


Mau meng'apa'kan foto kalian, silahkan lihat menu pada lingkaran menu layanan itu, atau pada bagian deretan menu bagian atas. Menu-menu utama antara lain PhotoScape, Penilik, Editor, Editor Tumpak, Halaman, Gabung, GIF Animasi, Cetak, Bantuan.

Pada bagian menyunting foto (Editor), kalian bisa memilih foto yang mau disunting melalui folder-folder pada sebelah kiri, dan bilah penyuntingan pada sebelah kanan. Menu menyunting foto ini menyediakan begitu banyak fitur seperti memotong, mengatur ulang ukuran, kontras, mempertajam warna, mempertajam gambar, tapis (foto bisa dibikin a la vintage hingga vignetting), menambah gambar dan objek (tulisan, baloon/quote, foto, ikon bawaan, dan lain sebagainya), clone stamp, dan lain sebagainya. Pada menu ini juga kalian bisa menempelkan sekalian menyunting hasil screenshoot yang di-paste ke situ dan menyimpannya.


Membikin halaman merupakan menu yang juga sering saya gunakan. Klik menu Halaman, silahkan pilih template dan ukuran serta warna latarnya, dan tambahkan foto-foto yang kalian inginkan.


Mudah sekali memakainya!

Untuk penyimpanan ada JPEG, BMP, PNG, GIF, dan TIFF.

Baca Juga: Proshow Aplikasi Sunting Video Jadul Tapi Menarik Diulik

Saya sangat menyukai PhotoScape karena kemudahan menggunakannya atau memakainya. Tidak perlu harus menjadi seorang profesional. Hahaha. Dulu, saya paling sering mengutak-atik foto menggunakan PhotoScape, sekarang sih juga sering tapi hanya untuk keperluan nge-blog dan nge-Youtube saja. Alkisah, hasil sunting di Canva versi laptop sering saya screenshoot lantas ditempel di PhotoScape dan menyuntingnya, baru kemudian disimpan untuk keperluan nge-blog dan nge-Youtube. Nanti deh saya bikinkan video tata caranya hehehe.

Semoga pos ini bermanfaat terutama bagi kalian yang sama gaptek-nya dengan saya. Percayalah, memakai PhotoScape itu super mudah!

#SelasaTekno



Cheers.

Pemula? Start di Sini!

Apakah kalian ingin memulai bikin podcast tapi tidak tahu harus mulai dari mana? Atau minimal ingin berkenalan dulu lah dengan mahluk bernama podcast? Ayo kita start dari sini!

Kalau sudah start, jangan menoleh ke belakang lagi. Lari terus!!! hehehe

Oya, silakan bagi artikel ini untuk teman-teman kalian yang lagi mikir-mikir mau bikin podcast. Salam ya dari gue 🙂 Bilangin, nggak usah pakai mikir. Langsung mulai. Jangan malu-malu menghubungi kalau mau tahu lebih jauh. Kontak gue ada di akhir artikel.

Ciek, duo, tigo, lets gooo!!! 🙂

~~~

Apa itu podcast?

Pertanyaan paling awal buat yang benar-benar awam soal podcasting tentu saja adalah mahluk apa itu podcast? Temui jawabannya di sini:

https://suarane.org/apa-itu-podcast/

Bersuara di Podcast

Satu hal yang selalu saja jadi kendala bagi mereka yang mau memulai podcast adalah tidak percaya diri pada suara sendiri, karena berbagai macam hal. Nah, episode podcast yang satu ini akan menjawab segala mitos tentang suara yang baik dan tidak baik, serta bagaimana teknik-teknik mengolah suara.

https://suarane.org/s0403-bersuara-di-podcast/

Semua Ada di Genggaman!

Saat ini membuat podcast semakin mudah karena bisa dilakukan dari perangkat yang ada di genggaman tangan nyaris semua orang yaitu ponsel pintar. Nah, artikel berikut ini berbagi tips tentang cara merekam dengan ponsel:

https://suarane.org/tips-merekam-podcast-dengan-ponsel/

Ayo Langsung Mulai!

Nah, berbekal ponsel pintar di genggaman dan aplikasi yang bernama Anchor, langsung saja kita coba bikin podcast. Nggak usah pakai mikir hehe

Pertama install dulu aplikasi bernama Anchor di sini:
https://play.google.com/store/apps/details?id=fm.anchor.android (Android)
https://apps.apple.com/us/app/anchor/id1056182234 (iOS)

Selanjutnya langsung registrasi dan kita siap bikin podcast.

Berikut adalah tutorial membuat podcast dengan cepat. Dijamin langsung bisa!

https://www.youtube.com/watch?v=ovg0Q-BJgPM&t=57s

Ikuti setiap petunjuknya dan Bismillah! Bisa! 🙂

~~~

Podcasting Tingkat Lanjut

Sampai di sini seharusnya teman-teman sudah bisa mulai membuat podcast. Nah kalau mau memiliki kendali lebih besar pada podcastnya, misalnya mau di edit agar lebih rapi, mau memasukkan unsur musik, efek suara dll, mari kita belajar lebih lanjut.

Tapi sebelumnya ini beberapa rekomendasi alat paling standar yang bisa digunakan.

https://suarane.org/s0506-alat-podcast-paling-standar-tapi-bagus/

Kalau mau tahu alat apa yang dipakai oleh Suarane Podcast, silakan lihat di video ini:

https://www.youtube.com/watch?v=KNHP6gk4Pgc

Nah, dengan berbekal alat-alat sederhana tadi, diasumsikan kita sudah bisa membuat rekaman untuk podcast. Tinggal bagaimana mengeditnya dengan menggunakan software yang sederhana, gratis tapi bisa diandalkan. Namanya Audacity (tersedia untuk Linux, Windows dan Mac). Tinggal unduh Audacity ke komputer kalian dari situs web ini:

https://audacityteam.org

Berbekal Audacity, mari kita belajar mengedit podcast dengan berpandu pada tiga video berikut ini

1. Tutorial Editing Dasar dengan Audacity

https://www.youtube.com/watch?v=AvhftR0CtSI&t=1s2. 

2. Tutorial Mixing dengan Audacity

https://www.youtube.com/watch?v=rb49E_A_jfA&t=98s3. 

3. Tutorial untuk Memastikan Kualitas Rekaman yang Baik

https://www.youtube.com/watch?v=eamTGl_-akw&t=801s

Nah, sampai di sini, seharusnya kalian sudah bisa memulai bikin podcast!

Selanjutnya di suarane.org tersedia banyak episode podcast dan juga artikel-artikel mengenai podcast yang bisa kalian akses.

Kalaupun masih ada pertanyaan, hubungi saja saya di sini atau langsung ke email: suarane@gmail.com atau DM di Instagram @SuaranePodcast.

Insya Allah saya selalu berusaha membalas setiap pertanyaan yang masuk

Semangatt!!

Bangkok, 27 April 2020

-Rane