Arsip Bulanan: November 2017

Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat

Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
(foto:Arif Fadillah /Tempo.co)
Kalo ngomongin soal modus penipuan, selalu saja ada modus baru dari para penipu untuk mendapatkan keuntungan dari pihak lain dengan tidak bertanggung jawab. Salah satunya adalah dengan modus transfer pulsa, yang kadang dialami oleh pengguna ponsel secara tidak sadar.

Salah satu modus dari penipuan ini adalah dengan cara menggunakan SMS. Waspadalah jika Kita menerima SMS dengan isi bahwa Kita mendapatkan sebuah pesan suara dan harus mengetik kode tertentu. Mulai dari pemilik ponsel jadul sampai smartphone tidak akan luput dari modus yang satu ini.

Nah supaya Kita tidak menjadi korban penipuan dengan modus transfer pulsa, nih baca aturan dan cara transfer untuk pengguna Indosat.

Kode
Dulu Indosat memberlakukan sistem singkatan untuk metode transfer pulsa dengan tulisan TP. Namun sekarang Indosat sudah mengubahnya dengan TRANSFERPULSA, sehingga Kita bakal melakukan transaksi ini dengan lebih sadar karena kodenya amat jelas.

Dua Metode
Ada dua cara melakukan transfer pulsa yang bisa Kita lakukan. Pertama adalah transfer via SMS dengan cara ketik: TRANSFERPULSA (spasi) nomor ponsel tujuan (spasi) nominal pulsa. Kemudian kirim SMS ini ke 151 dan ikuti petunjuk berikutnya yang dikirimkan via SMS.

Untuk melakukan transfer pulsa lewat SMS ini, Kita harus melakukan konfirmasi dengan TOKEN yang diberikan oleh Indosat untuk melakukan proses berikutnya.

Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
(foto:pngtree.com)
Metode kedua adalah transfer via UMB yang bisa digunakan di Mentari Ooredo ataupun IM3 Ooredo. Caranya pun mudah, kamu tinggal ketik *123*7*2*3*1# dan ikuti petunjuk berikutnya. Sementara untuk kartu Matrix Ooredo, lakukan dengan langkah ini *123*7*1*6*1#. Cukup jelas kan?

Keuntungan Transfer Pulsa

Apasih keuntungan Transfer Pulsa? Selain mudah prosesnya, keuntungan menggunakan transfer pulsa Indosat adalah masa aktif si penerima akan bertambah. Dan asyiknya lagi nih, metode ini tidak akan mengurangi masa aktif si pengirim*, jadi Kita nggak perlu khawatir!.

Syarat dan Ketentuan
Untuk bisa mengirim dan menerima pulsa Indosat, jelas kita wajib menaati syarat dan ketentuan yang berlaku. Yang pertama adalah kedua kartu, baik pengirim maupun penerima dalam kedaan aktif, kecuali untuk kartu Matrix Ooredo Auto.

*Jumlah pulsa minimal yang bisa dikirimkan adalah Rp 2000 dan maksimal Rp 200.000. Untuk pulsa di bawah nominal Rp 5000, masa aktif penerima tidak akan bertambah. Sementara untuk pulsa di atas Rp 5000 sampai Rp 200.000 akan mendapatkan tambahan masa aktif sesuai dengan nominal masing-masing. Semakin besar, makin lama pula tambahan masa aktifnya.

Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
(foto:indosatooredoo.com)
Masa aktif transfer pulsa akan mengambil masa aktif terpanjang, dengan maksimal 45 hari penambahan masa aktif. Selain itu, penerima pulsa juga akan mendapatkan tambahan masa tenggang selama 30 hari, kecuali untuk pengguna Matrix Ooredo Auto.

Ketentuan lainnya adalah, untuk pengirim pulsa, sisa pulsa minimal yang ada dalam nomor pengirim adalah Rp 5000 setelah melakukan transfer dan sudah dipotong biaya kirim. Jadi, kalau pulsa Kita tinggal Rp 10.000 pas, tidak bisa melakukan transfer pulsa Rp 5000 ke nomor lain, karena ada biaya transaksi sebesar Rp 600.

Dengan syarat dan ketentuan ini, serta pengetahuan dari kode dan cara transaksi, Kita bisa terhindar dari penipuan dengan metode transfer pulsa. Tentu saja, penjahat pasti punya banyak cara lihai untuk melakukan aksi mereka. Namun Kita bisa mencegah kejahatan itu dengan membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku untuk transfer pulsa.

Selain itu, bacalah setiap SMS dari nomor yang tidak dikenal dengan seksama untuk meminimalisir penipuan. Dengan kewaspadaan, penipuan bisa dihindari dan pulsa Kita pun bisa dipakai untuk hal yang lebih berguna daripada sekedar diberikan kepada pencuri pulsa. 

"Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tetapi juga karena ada KESEMPATAN!! Waspadalah...! Waspadalah...!". *Bang Napi mode* :)

Mudahnya Berlibur Ke Bumi Laskar Pelangi, Belitung


Perjalanan saya berlanjut ke Belitung dari Bangka. Pilihan saya jatuh kepada pesawat kecil yang sering disebut ATR. Jangan bayangkan pesawat besar seperti boeing ataupun air bus yang sering membawa dari Jakarta menuju Denpasar, penumpangnya saja tak sampai seratus. Tentu saja jatung ini dibawa dalam situasi yang tak nyaman seperti sedang mengucapkan Ijab Qabul dalam pernikahan saja. Untung saja Hendrik sangat berpengalaman dalam hal pesawat-pesawatan. Maklum saja, pacar yang tak kunjung dinikahinya itu berprofesi sebagai pramugari salah satu maskapai besar di Indonesia. 

“Ndrik, ini bener ngga apa-apa?”

Wajah saya setengah pucat ketika saya duduk dan mengenakan sabuk pengaman.

“Biasanya sih banyak turbulence, Man.”

Hendrik bukan malah meredakan sport jantung ini namun menambah ketakutan saya. 

Sebetulnya, selain jalur udara kami bias naik jalur laut dengan durasi sekitar 4 jam perjalanan, namun Tuhan Maha Baik dan jadilah kami naik pesawat yang tengah tinggal landas ini. Saya memejamkan mata tanda berdoa dengan konsentrasi penuh. Sementara Hendrik hanya tersenyum puas sambal sesekali menghujat betapa lemahnya seorang traveler yang sering mengunakan berbagai moda transportasi ini.


Drama di dalam pesawat tak berlangsung lama, hanya sekitar 45 menit. Pramugari tengah mengecek sabuk pengaman kami sebelum mendarat di Bandar Udara H. AS. Hanand Joeddin, Tanjung Pandan, Belitung. 

Suara deru pesawat telah berhenti dan kami semuanya turun menuju bandara. Diluar kami berdua telah dijemput oleh supir dari kebun tempat kami melakukan pekerjaan. Sesuai rencana, sebelum menuju penginapan, kami berkeliling terlebih dahulu di pantai Laskar Pelangi dan restoran seafood untuk makan malam. 


Beruntung supir kami dengan senang hati mengantarkan kami ke Pantai Tajung Tinggi dan lebih ternama dengan sebutan Pantai Laskar Pelangi. Sebelum setenar sekarang, pantai ini hanya dinikmati warga sekitar wilayah Sumatra. Semenjak dijadikan sebagai salah satu tempat syuting Laskar Pelangi, maka nama film garapan Riri Reza ini melekat dan dijadikan sebagai ikon wisata. Hasilnya, pantai sangat booming. Bahkan warga menyebut jika tidak menginjakan kaki di pantai ini, tidak disebut ke Belitung. 

Jarak tempuh dari Bandara ke pantai tak lebih dari satu jam. Jalanan di Belitung lumayan bersahabat namun memang kurang lebar karena belum dilakukan pelebaran. Namun karena sangat jarang mobil yang melintas tak membuat kenyamanan kami berdua berkurang. 


Finally, kami sampai di Pantai Laskar Pelangi. Cuaca saat itu cukup berawan sehingga warna biru lautnya terlihat sangat pucat. Walaupun sempat kecewa, namun akhirnya dinikmati sebagai bagian dari liburan yang singkat, tidak lebih dari beberapa jam ini. Kata orang, aji mumpung namun kapan lagi kan?

Laskar Pelangi merupakan sebuah Novel yang diangkat ke layer lebar. Melalui tangan dingin Riri Reza dan Mira Lesmana, Laskar Pelangi mampu menghipnotis penonton Indonesia dengan film tentang mimpi seorang anak dari sekolah yang tak layak disebut sekolah. Namun siapa sangka, muridnya mampu berprestasi dan membungkam dunia yang selama ini memandang sebelah mata.
Sebelum betul-betul menginjakan kaki di pantai, saya mengabadikan tulisan Laskar Pelangi yang berada tak jauh dari bibir pantai. Seperti biasa, setelah saya, kini giliran Hendrik yang saya foto. Rambut plontos dan senyum yang membuat siapapun yang melihat terpingkal-pingkal membuat saya pun ikut tertawa. 


Karena waktu kami tak banyak, kami langsung menuju ke Pantai. Sore itu tak begitu banyak orang, maklum saja hari ini masih weekdays belum menginjak weekend. Entah kalau hari jumat, sabtu dan minggu tentu aja akan sangat berbeda. 

Pose, jepret, pose, jepret, pose, jepret, begitulah yang kami lakukan untuk mengejar momen yang sebentar lagi sunset namun mendung. Sementara, kami pun telah ditunggu dan ditelpon oleh pemilik penginapan yang lumayan jauh dari pantai. Dan sebelum sampai di penginapan, kami mampir di sebuah restoran seafood yang lumayan ternama di Belitung.

Selain jelajah pantai, jika masih memiliki waktu yang cukup panjang bisa menambahkan Pulau Lengkuas, Pulau Basir, Pulau Pelayar dan Pulau Burong sebagai tambahan destinasi. Selain jelajah pulau, kota 1001 kopi yang terletak di timur pulau Belitung ini bisa dijadikan alternatif kunjungan di hari lain.



Selain pantai, Belitung pun memiliki Museum Kata Andrea Hirata dan Museum Tanjung Pandan. Museum Andrea Hirata ini merupakan museum yang menyimpan karya-karya Andrea Hirata mulai dari novel yang pertama sampai yang terakhir. Selain karya Andrea, museum ini menyiman foto lawas Belitung dari masa ke masa. Museum Tanjung Pandan merupakan museum rekam jejak sejarah dalam bentuk pakaian, peninggalan hingga sisa kapal karam. 

Itulah pengalaman beberapa tahun lalu ketika saya melakukan pekerjaan sekaligus liburan dan semuanya dihandle oleh klien. Nah, jikalau tidak memiliki waktu yang cukup namun waktu liburan telah diambang mata, apa yang mesti dilakukan. Harus beli tiket pesawat, harus booking hotel, memang begitu merepotkan, apalagi harus bertransaksi dua kali atau bahkan tiga kali. Kebayang betapa ribetnya ya.




Beruntung banget saya diberitahu bahwa terdapat fasilitas pemesanan Pesawat dan Hotel sekaligus. Di Traveloka terdapat fitur pemesan kedunya dengan satu pencarian saja. Cukup masuk ke website traveloka.com, kemudian masuk ke pemesanan Pesawat + Hotel di lajur sebelah tengah dan klik. Isilah detail penerbangan, kota, tanggal untuk pesawat dan hotelnya. Pastikan tanggal pergi dan pulang sama antara pesawat dan hotel.

Dan, hasilnya cukup mudah. Harganya pun lebih hemat, bahkan bisa difilter sesuai dengan budget. Biasanya untuk tiket ke Belitung bisa mencapai 1 juta lebih dan hotel pun bisa mencapai 1 juta lebih, sehingga membutuhkan budget 2,5 - 3 juta. Sedangkan pemesanan di traveloka bisa ditekan sampai 2 juta sudah termasuk Hotel dan Pesawat. Dan, masih terdapat diskon 20% yang membuat harga sangat ekonomis.

So, uang lebih bisa digunakan untuk kulineran atau beli oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman kan? Oh iya, untuk metode pembayaran setelah melakukan transaksi pun banyak sekali pilihan mulai dari Kartu Kredit, Transfer dan lainnya. Tunggu apalagi sih, yuk pesan paket pesawat hotel Traveloka sekarang juga dan nikmati kemudahan dan diskonnya. 

Suarane Episode 12 – Cerita Ukulele

Ini kisah persahabatan gue dengan ukulele hehe.. Awalnya gue menganggap ukulele itu alat musik yang nggak keren, tapi kemudian jadi kepincut. Dalam episode ini gue share cerita tentang hobi main ukulele, apa itu ukulele, jenis-jenisnya, di mana bisa belajar online secara gratis, inspirasi gue main ukulele dan juga beberapa cover yang pernah gue bikin. Episode ini gue persembahkan buat para penggemar ukulele dan mereka yang tertarik main ukulele..

Mengutip kata-kata “dewa” ukulele Jake Shimabukuro, ukulele itu adalah alat musik perdamaian dan penyebar kebahagiaan. ? Jadi semoga episode yang “full music” ini bisa ikut menyebar kebahagiaan buat semua. Bisa didengarkan di player berikut ini atau ke link di Soundcloud. Enjoy

[Link untuk mendengarkan langsung di Soundcloud]

*Catatan:
Lagu-lagu yang digunakan di episode ini semua gue cover kecuali disebut sebaliknya. Ada yang utuh ada yang hanya cuplikan saja. Kebanyakan tidak direkam secara live melainkan rekaman dari cover-cover yang pernah gue buat sejak tahun 2010. Berikut daftarnya:

  • Keroncong Pertemuan – Koes Plus
  • Can’t Help Falling in Love – Elvis Presley (versi Twenty One Pilots)
  • Creep – Radiohead (Cuplikan dari Youtube Fathia Izzaty)
  • Pergi Pagi Pulang Pagi – Armada (Cuplikan dari Youtube Ferro Chocolatos)
  • What A Wonderful Road – Dwayne Johnson (Cuplikan dari Youtube)
  • Somewhere Over The Rainbow – Israel Kamakawiwo’Ole cover
  • While My Guitar Gently Weep – Jake Shimabukuro (cuplikan dari Youtube)
  • Smile/ The Charlie Chaplin Song – Lyrics by Turner and Parsons
  • Come As You Are – Nirvana
  • Like A Rolling Stone – Bob Dylan
  • Ruby Tuesday – Rolling Stones
  • House of Gold – Twenty One Pilots
  • Energetic – Wanna One
  • Matahari (OST Badai Pasti Berlalu) – Berlian Hutahuruk
  • I’ll See You In My Dreams – Joe Brown

Link untuk belajar ukulele favorit gue ada di sini: https://www.youtube.com/user/TheUkuleleTeacher

Gue pakai ukulele merek Tom seri TUT-700TN (http://www.tomukulele.com/en)

—-
**Disclaimer: Semua hak cipta lagu yang gue cover di episode ini sepenuhnya milik pada para komposernya. Gue hanya cover untuk tujuan hiburan dan bukan komersil.

Copyrights to the songs covered in this podcast belongs to the rightful composer/owner. I’m covering it purely for entertainment purposes and not for commercial use.

Kangen-Kangenan Sama Kahitna Dan Sheila On 7 Di Konser 5uper Group


Lupakanlah saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala

Siapa yang tidak langsung berdendang mendengar sepenggal lirik lagu Dan dari Sheila On 7. Saya bukan pengemar sejati Sheila On 7, namun saya selalu suka lagu-lagu yang dibawakan oleh Duta dan diciptakan oleh Eros. Entah kenapa lagu-lagu mereka selalu menghipnotis dengan syair yang dalam artinya. Bahkan, beberapa puisi saya terinspirasi dari lagu SO7 ini. Kenapa saya sebut bukan pengemar sejati, karena saya tidak pernah begitu mengebu-gebu ingin menonton secara langsung di setiap konser atau acara yang SO7 adakan. Beda dengan Kahitna yang saya ingin menonton secara langsung di segala konsernya. Memang music disesuaikan dengan selera masing-masing kan?


Kahitna mampu menyihir saya dengan lagu-lagu yang melankolis dan sangat mengena masalah jatuh cinta dan putus cinta, halah kayak ngerti aja sih apa itu cinta hahaha. Lagu favorite saya adalah Cantik dan Ngga Ngerti, selain kedua lagu tersebut masih banyak lagu-lagu yang bisa dijadikan sebagai bahan karaoke Bersama-sama teman sehati.

Beberapa hari lalu, harapan saya agar melihat langsung penampilan Kahitna dan Sheila On 7 pun terwujud dalam acara 5uper Group Concert Bersama dengan FWD. FWD adalah sebuah perusahaan asuransi yang telah terbukti memberikan perlindungan bagi siapapun tanpa terkecuali. Bebas bercita-cita apapun dan meriah apa yang telah dicita-citakan. Kelihatannya sangat mudah mendengar kata cita-cita namun setelah melakukannya maka banyak sekali hambatan yang sering terjadi sehingga membutuhkan perlindungan seperti kesehatan, olahraga, perjalanan, Pendidikan dan lainnya.


5uper Group Concert menampilkan 5 super group Indonesia dari beragam jaman mulai dari Good Bless sampai Sheila On 7. Disamping Kahitna, juga terdapat Krakatau dan Gigi. Tunjuk tangan siapa yang mengenal kelima group legend di Indonesia ini? Pastinya 3 dari 5 ini sudah sangat familiar di telinga, namun di era tahun 1980an, God Bless dan Krakatau merupakan hits maker dengan music yang terbilang unik yaitu rock dan pop. Sedangkan Gigi merupakan grup band seangkatan Dewa 19 dengan vokalis Armand Maulana yang beberapa waktu lalu mengeluarkan album solo.

Konsep konser kali ini memang berbeda, disaat masyarakat mengenal Virgoun, Payung Teduh, Hanin, Jazz dan lainnya, penikmat music disuguhkan Legend yang memiliki pengemar sangat loyal. Bahkan, sebetulnya di konser kali ini sebagai reunion untuk Krakatau. Siapa yang tak mengenal Indra Lesmana, Dwiki Darmawan dan Trie Utami sebagai orang tersohor di masanya. Walaupun kini profesi mereka masih di bidang music namun sangat vakum menelurkan album, bahkan masing-masing telah bersolo karir. Kini, Krakatau mengeluarkan album baru sebagai bentuk apresasi terhadap para pengemar yang masih bertahan dengan jenis musiknya yang melankolis dipadu dengan kekuatan vokal Trie Utami.


Konser dimulai lebih kurang jam 8 malam di Plennary Hall, Jakarta Convention Center. Dibuka dengan God Bless yang terkenal dengan lagu Rumah Kita yang telah dinyanyikan berulang kali oleh artis-artis ternama di Indonesia seperti Noah, Gesiha dan D’Massive.



Setelah God Bless, kini giliran Gigi sebagai penampil ke dua. Gaya Armand Maulana, Thomas Ramdhan, Dewa Bujana dan Gusti Hendy cukup memukau dengan lagu-lagu yang goove sekaligus melankolis membuat saya pun turut bersenandung. Lagu yang membuat saya terpukau tentu saja 11 Januari. Selain karena saya lahir di bulan Januari, tentu saja momen pada saat lagu itu booming sangat berarti. Momen apa ya? Mau tahu? Hmm its secret.


Penampilan selanjutnya adalah Krakatau. Vokal Trie Utami yang khas membuat saya mengingat Akademi Fantasi Indosiar, dimana Mba Iie, sapaan Trie Utami di AFI, menjadi Juri yang lumayan diperhitungkan. Kau Datang adalah salah satu lagu yang masih bisa saya nikmati Bersama beberapa teman yang ikutan bernyanyi sesekali.


Mario Ginanjar, Hedi Yunus dan Carlo Saba kemudian muncul dengan menyanyikan salah satu lagu Kahitna, yaitu Soulmate. Kemudian Cerita Cinta, Andai Dia Tahu, Cantik dan Mantan Terindah pun tak terlewatkan untuk dinyanyikan bahkan saya dan teman-teman pun berdendang bersama tanpa ada rasa malu lagi.



Penampilan paling ditunggu adalah Sheila On 7 yang mendapatkan giliran terakhir. Duta seperti biasa selalu atraktif dengan berjalan kearah penonton baik yang ada di depan dan samping kanan dan kiri. Saya menikmati satu per satu lagu yang dinyanyikan Duta tanpa mengetahui judulnya, namun saya mampu bernyanyi dan hafal setiap bait lagunya. Entah apa yang mengerakan badan ini sehingga saya pun berjoget tanpa malu-malu lagi. Untung saja lagu Lapang Dada dan Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan pun dinyanyikan tanpa terkecuali. Konser ini memukau dengan tata suara dan tata cahaya yang sangat bagus. Jujur saja ini merupakan konser terbesar yang penah saya tonton, sebelumnya saya hanya menonton langsung dengan penonton dibawah ratusan orang.



Terakhir, seluruh pendukung acara pun kemudian bernyanyi bersama tanpa terkecuali dari God Bless, Gigi, Krakatau, Kahitna dan Sheila On 7. Bersyukur sekali saya dapat menonton secara langsung penampilan 5 Super Group yang benar-benar kece.

Mau Trendy Dan Stylish? Inilah Tips Memilih Jaket Bomber Bagi Pria


Bergaya bagi pria itu memang bukan sebuah keharusan. Namun dibeberapa situasi, pria dituntut untuk stylish dan trendy lebih dari siapapun. Saya termasuk yang cuek masalah berpakaian dan hanya memilih jeans dan kaos oblong sebagai keseharian. Yes, memang fashion itu memilih apa yang nyaman dipakai dan sesuai dengan style kita. Kalau tidak nyaman dan membuat kepercayaan diri menurun, tinggalkan saja bergaya seperti itu. 

Break the style sesekali tidak membuat diri kita tidak nyaman, bahkan bisa jadi akan menjadi style berpakaian kita seterusnya. Memang sangat tricky memilih apa saja item pakaian yang cocok dengan gaya berpakaian kita. Menurut saya, Jaket adalah item yang sangat cocok dengan pria. Kenapa Jaket? Ya karena kegantengan pria akan bertambah beberapa kali lipat jika mengenakan jaket kulit atau jenis jaket lainnya. 


Nah, Jaket yang lumayan kekinian akhir-akhir ini adalah Jaket Bomber. Salah satu yang mempopulerkannya adalah Pak Presiden Jokowi pada saat berpidato beberapa waktu lalu. Kelihatannya, jaket ini memiliki kesan formal dan non formal sekaligus sehingga bisa membuat padu padan gaya pakaian semakin mudah. 

Mau tahu tips memilih Jaket Bomber agar terlihat Trendy dan Stylish? Ini dia beberapa tips jitu dari saya. 

Pilih Warna Sesuai Selera 


Warna jaket bomber ini bisa gelap ataupun terang, mulai dari hitam sampai putih. Namun, rata-rata pria sangat suka dengan warna yang 'kalem' seperti hitam, biru, coklat, dan warna lainnya. So, pilihlah sesuai selera warna apa saja yang menjadi kegemaranmu. Menurut saya, warna gelap sangat cocok dimodifikasi dengan pakaian apapun dan situasi apapun baik formal maupun non formal. Selain itu warna juga akan menambah kepercayaan diri sehingga terlihat nyaman dan sangat stylish.

Sesuai Ukuran 


Memilih jaket tentunya tidak seketat memilih celana karena bisa lebih besar beberapa ukuran dari seharusnya. Bahkan jaket jika terlalu ketat pun tidak bagus karena terlihat sangat menyiksa dan cenderung tidak bertahan lama apabila beberapa tahun kemudian bertambah berat badan. Jaket memiliki tingkat pemakaian yang sedang sehingga kadang bisa sampai beberapa tahun sehingga harus disiasati dengan membeli jaket yang lebih longgar satu atau dua ukuran.

Mix And Match 

Salah satu cara membuat jaket bomber ini long lasting adalah dengan memadupadankan dengan beragam pakaian. Bahkan, jaket bisa terkesan sangat formal apabila dipadu dengan kemeja panjang dan celana formal. Sedangkan dalam situasi santai bisa dipadukan dengan kaos dan jeans sehingga terkesan sangat fleksibel. 

Tambah Asesoris


Biasanya pria akan sangat tidak suka dengan asesoris tambahan karena terlalu ribet dan membutuhkan waktu lama untuk memilihnya. Namun, cobalah beberapa asesoris tambahan yang membuat style kamu tambah berkelas misalnya dengan menambahkan kaca mata dan jam tangan. 

Bisa juga menambah ikat pingang dengan warna gelap sehingga menambah penampilan tanpa harus minder. Topi juga bisa menambah kekecean selain untuk menghalangi cuaca yang panas. 


Eksperimen

Biasanya, pria sangat monoton dalam berpenampilan sehingga tampak tidak fresh. Sesekali cobalah warna jaket bomber yang terang dan warna-warni seperti hijau dan biru. Bisa juga memilih jaket dengan akses tulisan atau gambar yang menambah semangat menjalani hari-hari.

nah, itu dia beberapa tips dalam memilih jaket bomber. Oh iya jangan lupa untuk membeli jaket bomber murah di online shop kesayangan atau toko langganan ya. Biasanya yang murah pun kualitasnya sangat bagus, so pintar-pintar memilih jaket bomber ya. Good luck and always stylish. 

Blog: Perabotan Podcast

Hola! Banyak yang tanya memangnya podcast Suarane itu pakai alat apa saja sih? Oke, saya memang pernah bilang bahwa alat podcast terbaik itu adalah apa yang ada di tangan kita, dan itu saya sendiri sudah membuktikan. Namun sejak kerja di radio dan juga memulai podcasting, saya juga mencoba investasi beberapa alat, mulai dari yang paling sederhana sampai ke yang -agak- canggih, mulai dari ponsel sampai digital recorder, mulai dari software gratisan sampai berbayar. Bisa dilihat di video di bawah ini atau nonton langsung di Youtube. Enjoy!

Jual Buku Bekas Berkualitas Untuk Donasi Kegiatan Literasi


Jual Buku Bekas Berkualitas Untuk Donasi Kegiatan Literasi

Halo, saya sedang membantu menjual buku-buku bekas dengan harga 15.000 - 30.000 ribu.

Keuntungan penjualan buku 100% akan dialokasikan untuk mendukung kegiatan donasi buku-buku anak ke perpustakaan/taman baca di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Simak ketentuannya, ya :)
  1. Untuk melihat katalog buku silahkan buka/download link katalog di sini --> Link Katalog.
  2. Buku adalah buku bekas, dan masing-masing judul buku hanya ada 1;
  3. Semua buku kategori novel, komik, dan lainnya adalah buku berbahasa Inggris. Sedangkan kategori buku universitas dan bahasa tergantung judul bukunya.
  4. Tidak ada minimal pembelian untuk kategori buku universitas, untuk kategori lainnya pembelian minimal 3 buku.
  5. Harga belum termasuk ongkos kirim (estimasi berat 3 buku = 1 kg)
  6. Periode pemesanan per tanggal 21 November-15 Desember 2017;
  7. Transfer dilakukan maksimal tgl 15 Desember (jika belum transfer di tanggal tersebut, pembelian dianggap batal)
  8. Buku akan dikirim dari Depok tanggal 16 Desember 2017.
  9. Untuk informasi ketersediaan buku dan pemesanan dapat menghubungi via chat WA atau SMS ke nomer +62856 9725 6129, dengan menyebutkan nomer urut buku.
Yang mau belanja buku sekaligus berdonasi, mangga :)

Suarane Episode 11 – Riyogarta dan Seduh Kopinya

Podcast Suarane kali ini ngobrol tentang serba-serbi kopi bersama Riyogarta Pratikto, pemilik kedai Seduh Kopi di Tangerang Selatan yang mengkhususkan pada kopi-kopi yang diseduh secara manual. Apa maksudnya diseduh secara manual? Benarkah kopi enak itu harus pahit? Benarkah merokok justru merusak cita rasa kopi? Pokoknya segala macam soal kopi kita obrolin.

Gue sudah kenal lama dengan Rio dan keluarga sejak zaman kita sama-sama hobi blogging. Tapi baru belakangan ini dia rupanya tertarik mengembangkan hobinya pada kopi dan semua dia ceritakan di Facebooknya. Gara-gara itu gue tertarik untuk tahu lebih banyak, termasuk pengetahuannya yang luas soal kopi.

Silahkan didengar di player berikut ini atau langsung dengar di akun Soundcloud gue di sini. Jangan lupa add gue di Soundcloud ya ?

 

*Catatan Teknis:
Di Episode kali ini juga gue mulai pakai ukulele untuk musik pembuka dan penutup, termasuk juga sebuah lagu cover di akhir wawancara. Sebuah lagu dari Bob Marley yang bertemakan kopi. Lebih asik lagi kalau episode ini didengarkan sambil ngopi.. Mantap! ?

Di episode ini juga gue mencoba menggunakan software “Levelator” untuk levelling suara. Selama ini proses levelling semua unsur suara gue lakukan secara manual di Audacity dan itu sangat memakan waktu. Buat yang tertarik pakai Levelator, bisa didownload secara gratis di conversationsnetwork.org/levelator. (Tersedia buat OS, Windows dan -yes- Linux. Sayang sofware ini sudah “final” dan tidak di update lagi oleh pengembangnya. Semoga terus compatible.

-rh-

Menggapai Mimpi Di Gunung Fuji, Jepang


Saya melihat Gunung Fuji disaat puncaknya tertutup oleh es. Keindahannya memang tak tertandingi. Bahkan, menurut kepercayaan siapa yang dapat melihat Gunung Fuji secara keseluruhan tanpa tertutup awan atau kabut maka akan diliputi keberuntungan. Entahlah saya hanya percaya saja, namun salah satu alasan mengunjungi Jepang adalah untuk melihat Gunung Fuji dari dekat.  

Suhu udara di Tokyo ketika turun dari pesawat mencapai 12 derajat Celcius. Artinya, jaket tebal Winter yang telah saya siapkan memang akan sangat berguna pada kondisi udara saat ini. Sebetulnya saya sempat meremehkan bahwa kondisi cuaca tidak akan berpengaruh pada tubuh saya, namun saya menyerah. Jaket saya kenakan ditambah dengan sweater dan baju dalam yang hangat. Terhitung 4 lapisan yang saya gunakan pada udara musim dingin. 

Setelah beberapa hari puas mengelilingi Tokyo, kini saatnya berpetualang dan melihat Gunung Fuji dari dekat. 

Perjalanan Ke Gunung Fuji


Untuk mencapai Gunung Fuji diperlukan kurang lebih 2-3 jam dari Tokyo. Banyak sekali moda transportasi yang dapat digunakan, terlebih lagi menggunakan kereta express dan bus. Saya baru mencoba kedua moda tersebut karena sangat mudah digunakan dan sangat hemat. Sebetulnya masih banyak kendaraan lain yang dapat digunakan, namun saya hanya akan membahas kedua jenis ini saja. Untuk informasi transportasi lain biasanya bisa dicari melalui google.

Naik Kereta dari Shinjuku Station

Tidak semua kereta cepat merupakan Shinkansen, demikian juga kereta cepat yang digunakan ke Gunung Fuji melalui Kawaguchiko Station. Dari Shinjuku Station kemudian naik kereta express Kaiji atau Azusa menuju Kofu dan turun di Otsuki Station. Dari Otsuki Station kemudian naik Fujikyu railway atau Fujisan Express dan berhenti Kawaguchiko Station. Total biaya yang dibutuhkan adalah sekitar 3.400 Yen untuk satu kali perjalanan dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 10 menit.

Jika mengunakan JR Pass, maka biaya dari Shinjuku Station ke Otsuki tercover JR Pass dan hanya membayar biaya dari Otuski Station ke Kawaguchiko Station untuk kereta Fujisan Express atau Fujikyu Railway sebesar 1.140 Yen. Sedangkan pemiliki Tokyo Widepass, seluruh biaya perjalanan baik Kaiji atau Azusa Train dan Fujikyu Railway atau Fujisan Express yaitu dari Shinjuku Station ke Kawaguchiko Station telah tercover sepenuhnya. 

Naik Bus dari Tokyo Station

Salah satu cara ke Gunung Fuji adalah dengan mengunakan bus dari Tokyo Station. Kenapa harus dari Tokyo Station? Karena Tokyo Station merupakan salah satu sentral dari semua jalur kereta di Tokyo sehingga memudahkan apabila janjian dengan orang lain atau untuk memudahkan titik temu saja. 

Apabila telaah sampai di Tokyo Station kemudian menuju Yaseu South Exit dan kemudian belok ke kiri. Sampailah pada pembelian tiket di loket JR. Pembelian tiket dapat dilakukan beberapa hari ataau reserved ticket dengan harga 1.800 Yen. Setelah membeli tiket, silahkan antri di line nomor 7 dengan tujuan Kawaguchiko Station.

Kawaguchiko Station

Saya turun dari Fujikyu Railway dengan menggsok-gosokan tangan tanda mulai kedinginan. Didalam kereta terdapat penghangat sehingga diperjalanan saya tidak merasakan apapun dan menikmati tidur yang cukup lama karena durasi perjalanan sekitar 2 jam lebih. Saya menengok ke arah kanan dan kiri untuk memastikan apakah benar ini Kawaguchiko Station, dan ternyata memang disinilah seharusnya saya turun. 

Saya kaget ketika di ujung rel stasiun, Gunung Fuji dengan indahnya menampakan diri menyambut saya. Selama beberapa tahun ini saya ke Jepang dan belum pernah sekalipun melihatnya, kini nampak indah dengan balutan salju putih di puncaknya. Gunung Fuji memang misterius dan penuh dengan mitos. Maka saya pun percaya bahwa pastinya ada maksud dan tujuan dari penampakan Gunung Fuji saat ini. 

Teman saya pun yang memiliki niat yang sama untuk melihat Gunung Fuji pun tak terealisasikan karena Fuji San (Sebutan untuk Gunung Fuji dalam bahasa jepang) tak mau menampakan dirinya. Bukan hanya sekali namun untuk kedua kali, dan uniknya teman saya datang selang beberapa hari dengan kedatangnya saya. Dan, terbukti ketika saya datang kembali pada saat menjelang musim gugur, Fuji San masih mau menampakan dirinya walaupun sebagian badannya tertutup awan putih yang cukup tebal.

Mendaki Gunung Fuji


Pendakian ke Gunung Fuji memang memerlukan stamina yang kuat, apalagi Gunung ini merupakan salah satu yang tertinggi di Jepang dan Asia. Pada saat musim panas dan gugur, masih memungkinkan untuk didaki, namun pada saat musim dingin, sangat jarang yang mendaki sampai puncak karena puncaknya tertutup oleh salju. 

Bagi yang bukan pendaki seperti saya, tentunya ingin tetap melihat gunung Fuji dari dekat. Nah, dari Kawaguchiko Station bisa dilanjutkan ke beberapa tempat yang dapat diakses untuk melihat lebih dekat Gunung Fuji. Salah satu tempatnya adalah Kachi-Kachi Yama Ropeway. 

Kachi-Kachi Yama ini dapat dicapai dengan mengunakan Omni Bus/Fujikyu Bus dengan warna Merah. Harga tiket bus untuk mencapai tempat tersebut 2 day pass sebesar 2.380 Yen. Kachi-kachi Yama merupakan pemberhentian nomor 11 di jalur Merah.



Sebetulnya Kachi-kachi Yama terdapat salah satu jalur pendakian yang dapat dilalui oleh siapapun. Namun, pengunjung biasanya mengunakan ropeway dengan membayar sekitar 800 Yen untuk naik dan turun ke atas bukit ini. 

Selain melihat pemandangan Gunung Fuji dari dekat, terdapat restoran, kuil, permainan dan tempat untuk melihat Fuji San dengan lebih jelas dengan teleskop. Sebetulnya, Kachi-Kachi inilah salah satu tempat yang wajib dikunjungi disekitar Gunung Fuji untuk melihat dan berfoto dengan latar belakang Gunung Fuji. 



Setelah sampai di puncak bukit, terdapat jalur menuju puncak dengan melewati beberapa anak tangga. Dari sini sudah nampak Gunung Fuji yang legendaris. Apalagi pada saat saya kesana untuk kedua kalinya, suasana sudah sangat berbeda dan sudah direnovasi. Bukit ini berada diketinggian sekitar 1.000-2.000 meter diatas permukaan laut. Sehingga udara di atas pun bercampur antara panas dan dingin secara bersama-sama. 



Pada saat musim dingin dan jalur pendakian tertutup salju, maka cara yang paling tepat adalah mendaki melalu jalur Kachi-kachi Yama. Oh iya, kadang pada saat traveling atau pendakian biasanya terserang masuk angin dan penyakit meriang karena kecapean. Jangan sampai petualangan dan pendakian yang seru terganggu karena hal tersebut. Coba sediakan Starvit yang membantu meredakan masuk angin, meriang dan gejala lainnya. 

Bagi para pendaki gunung, teman-teman yang suka naik gunung atau yang sering traveling ada quiz dari @starvitid.Caranya mudah sekali Upload instagram foto traveling kamu dengan produk starvit pakai hashtag #StarvitGo #Starvit #Kuis #pendaki dan mention @starvitid. Buruan upload karena ada hadiah 2 tiket PP ke Bali dengan undian di Bulan Oktober dan Desember. Pemenang kuis #StarvitGo akan diterbangkan dari pulau Jawa dalam periode Januari-Maret 2018. Dapatkan Starvit di Guardian, Watson, Boston, Hypermart, Carrefour dan Diamond. Silahkan cek ke Instagram Starvit di www.instagram.com/starvit .

Selamat menggapai mimpi di Gunung Fuji dan menemukan arti kehidupan karena perjuangan untuk melihat salah satu keajaban di Jepang ini dibutuhkan sebuah pengorbanan, entah itu melawan cuaca dingin, meriang, masuk angin dan lain-lainnya.