Arsip Bulanan: November 2016

TABUNGAN EMAS DI PEGADAIAN, INISIATIF CERDAS MENITI MASA DEPAN

etelah mengikuti Road Blog Makassar tanggal 30 April 2016 silam yang diadakan oleh Excite Indonesia dimana saya bertindak sebagai moderator dan salah satu pembicaranya adalah Pak Nuril Islamiyah Kepala Pegadaian Kanwil XI Makassar, membuat saya terinspirasi untuk “beraksi”. Ya, “aksi” saya adalah segera membuka tabungan emas di wilayah tempat saya bermukim. Di keluarga kami sebenarnya, [...]

Film “Moana” : Gadis Tegar Dari Kepulauan Pasifik

flex_moana_header_ddaba7deMalam minggu terlihat begitu semarak di Bioskop Cinemaxx Orange County Cikarang. Malam itu Sabtu (26/11) dalam rangka memperingati ulang tahun anak sulung saya Rizky ke empat belas, saya bersama keluarga menonton film “Moana” di studio 2 yang dipadati penonton yang rata-rata berusia sebaya dengan kedua anak saya. Sejak melihat trailer film dan soundtracknya yang memukau, Alya sudah menunjukkan minatnya untuk menonton film animasi anyar dari Walt Disney Animation Studio ini.

Film dibuka dengan perkenalan sosok Moana masa kecil, yang mendengarkan cerita dari sang nenek tentang legenda Maui (Dwayne Johnson) , sang manusia setengah dewa yang berhasil mencuri jantung Te Fiti sang “ibu bumi”.  Maui menghadapi tantangan Te Ka monster yang juga punya hasrat untuk merebut jantung Te Fiti agar memiliki kesaktian Te Fiti mencipta dan menguasai dunia. Maui tak dapat mempertahankan jantung tersebut yang kemudian hilang di dasar samudera bersama senjata kailnya.  Akibat pencurian tersebut, pulau-pulau dibawah kekuasaan Te Fiti menjadi pulau terkutuk, termasuk pulau yang dihuni Moana dan keluarganya.

moana

Moana (suaranya diisi oleh Auli’i Cravalho) Gadis cantik di salah satu pulau di kepulauan Pasifik digambarkan sebagai sosok cerdas, berani, mandiri dan punya rasa keingintahuan yang tinggi. Oleh sang ayah yang menjadi kepala suku di kawasan tersebut, Moana memang telah disiapkan sebagai penggantinya kelak.

Terinspirasi oleh cerita sang nenek dan melihat kondisi sukunya yang mengalami masa paceklik, Moana bertekad untuk mengungkap misteri jantung Te Fiti termasuk mencari Maui agar mengembalikan jantung tersebut ke tangan pemilik aslinya. Ia berharap jika jantung itu dimiliki kembali oleh Te Fiti, kutukan akan sirna dan rakyatnya dapat hidup lebih sejahtera.

Tapi itu tak mudah. Sang ayah melarang putri kesayangannya itu mengarungi samudera dan melewati batas karang di pulaunya. Moana tidak menyerah. Dibimbing oleh sang nenek, ia menemukan sebuah gua raksasa dimana tersimpan perahu-perahu besar dari nenek moyangnya di masa lalu. Moana terkejut dan menyadari fakta bahwa sesungguhnya suku mereka adalah penjelajah laut yang tangguh dan berani. Sang nenek yang menemukan jantung Te Fiti lalu menyimpannya didalam kalung dan memberikannya kepada Moana. Ia harus mengembalikan jantung itu segera dengan bantuan Maui. Moana menyanggupi amanah sang nenek dan ia nekad mengarungi samudera luas sendirian tanpa sepengetahuan ayah dan bundanya.

moana-disney

Ditemani sang ayam blo’on, HeiHei, Moana memulai petualangannya. Sepanjang perjalanan ia mengingat pesan sang nenek,” Carilah Maui, jewer telinganya lalu ajak dia mengembalikan jantung Te Fiti yang sudah ia curi dan sudah mengakibatkan kutukan pada suku kita”. Setelah melalui berbagai rintangan termasuk badai dashyat dan ombak raksasa, Moana akhirnya berjumpa dengan Maui yang mendadak kehilangan kesaktian karena senjata kailnya lenyap entah kemana. Akhirnya, Maui dan Moana bahu membahu menyelesaikan misi mereka dengan beragam tantangan yang tak mudah.

102818_s3

Seperti biasa, Animasi Disney menghasilkan tampilan yang sangat memukau pada film berdurasi 103 menit ini. Gambar-gambar yang muncul begitu natural, tajam dan detail. Terbersit kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia karena salah satu animatornya adalah Giselda Sastrawinata yang bertindak sebagai visual development artist film ini.  Alumni  Art Center College of Design, Pasadena Amerika Serikat ini banyak terlibat dalam film animasi fenomenal seperti Shrek, Kungfu Panda, Madagascar dan lain-lain.

Pada tahun 1982, gadis yang lahir pada tahun 1982 ini memutuskan pindah ke negeri paman Sam saat kelas dua dari SMA Pelita Harapan Jakarta. Dengan sentuhan imajinatif, Griselda memberikan aksen kebudayaan Polinesia di awal part film Moana, khususnya pada tapa (semacam kain tradisional yang berisi informasi leluhur). Seperti dikutip disini, Sebelum memberikan sentuhan unsur Polinesia, Griselda dan tim melakukan riset dan observasi di kepulauan Fiji dan sekitarnya untuk mencari informasi valid peninggalan Polinesia, agar sentuhan gambar yang diberikan Griselda dan tim Disney teruji kebenarannya.

Tak hanya tata visual dan sinematografi, dari sisi audio, film ini menampilkan latar musik yang indah dan megah. Salah satunya adalah soundtrack “How Far I’ll Go” yang saya yakin kelak akan sefenomenal “Let it go” soundtrack film “Frozen”. Artis Indonesia, Maudy Ayunda, menyanyikan lagu tersebut dalam versi bahasa Indonesia dengan memikat. Film ini memang kaya musik yang mempesona dengan nuansa Hawaii yang kental.

Sebagai debut baru di dunia film, walau hanya mengisi suara, Auli’i –penyanyi Amerika kelahiran  22 November 2000 di Oahu, Hawaii–secara ekspresif berhasil menampilkan karakter Moana, remaja tegar dari pulau Motunui. Tak hanya itu, Dwayne Johnson juga berhasil menghidupkan tokoh Maui yang kuat namun terkadang galau tak percaya diri karena senjata kailnya menghilang. Dwayne juga berhasil mendendangkan lagu dengan karakter suaranya yang khas dan “macho” dalam film ini. Sutradara  Ron Clements dan John Musker (The Princess and the Frog, 2009) secara gemilang berhasil menampilkan tontonan ciamik lewat film ke 56 film animasi Disney ini.

Yuuk..tonton bersama keluarga!

 

Kuliner Surabaya

Saya biasanya kurang tertarik dengan broadcast message (BM), termasuk BM soal kuliner. Tapi kali ini, Hermawan, kawan baik saya, yang saya percaya untuk soal rasa makanan, mengirim BM dengan keterangan “Ini udah aku coba semua, makanya berani share”, jadilah saya tertarik ikut membagikan BM itu di sini: *BAGI BAGI INFO* Info Wisata kuliner buat yg… Read More Kuliner Surabaya

Jakarta Night Journey : Menikmati Malam Dari Puncak Monas


Setiap perjalanan adalah pembelajaran. Dan setiap pembelajaran tentu saja akan membuat seseorang menjadi bijaksana. Pahit manis, suka duka dan tertawa menangis selalu menemai setiap perjalanan. Bahkan dengan seluruh perasaan ini, perjalanan menjadi sangat berwarna. 

Jakarta, salah satu bagian dari perjalanan saya. Beberapa tahun ini, bisa dikatakan tak semulu s yang diharapkan. Namun, Jakarta pun menawarkan sebuah pencapaian manis. Jakarta menawarkan keindahan yang tak kita sangka-sangka sebelumnya. Dan semuanya terangkum dalam Jakarta Night Journey

Indonesia Corners mengadakan Jakarta Night Journey dengan tujuan utama menampilkan sisi lain Jakarta yang tak pernah ditemukan sebelumnya. Indonesia Corners ini merupakan komunitas Travel Blogger di Indonesia (www.idcorners.com).  Beberapa tempat menjadi spot menarik seperti Balaikota Jakarta,  Jakarta Smart City, Kawasan Kota Tua dan Monumen Nasional. Jika saya boleh jujur, saya tak pernah sekalipun naik keatas puncak dan menikmati Jakarta dari ketinggian ratusan meter. 

Menelisik Balaikota Jakarta Dan Jakarta Smart City

Foto : Mba Evi
Sebelum menempati gedung yang sekarang bernama Balaikota Jakarta, pusat pemerintahan Batavia adalah Museum Fatahillah. Pada tahun 1964, Jakarta secara resmi menjadi Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gedung bergaya arsitektur khas Eropa ini masih berdiri kokoh di Jalann Merdeka Barat. Saat melintas kawasan Monas, bangunan ini dapat dengan mudah dikenali sebagai bangunan lama nan indah.

Kini, setiap sabtu dan minggu, warga Jakarta dan sekitar dapat melihat secara langsung Balaikota Jakarta. Tidak ada tiket masuk untuk pengunjung yang ingin melihat lebih dekat seperti apa kemegahan bangunan dilihat secara langsung. Selain bangunan yang menarik, pengunjung bisa melihat secara langsung kantor Gubernur DKI Jakarta. Bahkan jika tidak bisa menemui Gubernur atau Wakilnya, pengunjung dapat berfoto dengan duplikasi dari kedua tokoh tersebut. Tak apalah, yang penting bisa selfie dan narsis bersama kawan-kawan.

Jakarta Smart City (JSC) berada dilantai 3, Balaikota. Kini warga Jakarta patut berbangga dengan adanya JSC. Secara tak langsung, warga dituntut mengunakan teknologi dan komunikasi secara lebih luas dan dapat memberikan input atau masukan pada setiap kejadian melalui JSC. Secara sederhana, JSC merupakan tempat mencari dan mendapatkan informasi, mengirim masukan kepada pemda dan berpastisipasi secara aktif dengan perkembangan Jakarta. Bentuk JSC yang ringkas dan dapat diakses melalui smartphone merupakan point plus dari konsep ini.

Keliling Jakarta Dengan Jakarta City Tour 


Foto : Mba Evi
TransJakarta melalui Bus City Tour mengajak kita menikmati Jakarta dari sisi lain. Tidak seperti bus TransJakarta secara umum, bus ini dikhususkan untuk wisatawan yang ingin berkeliling Jakarta secara gratis. Rute yang paling banyak diminati tentu saja Monumen Nasional - Kota Tua. Setiap Sabtu dan Minggu, bus ini selalu dipenuhi oleh warga yang ingin mengunjungi beberapa tempat bersejarah seperti Arsip Nasional, Kawasan Glodok dan tentu saja Kota Tua.

Tak hanya mengantarkan wisatawan, Bus City Tour ini memiliki seseorang juru bicara yang menjelaskan secara singkat sejarah tempat-tempat yang dilaluinya. Jadi, tak sekedar menikmati suasana Jakarta saja, namun kita mendapatkan pengetahuan sejarah secara menyenangkan. Oh, ini dia yang kita cari dari Jakarta selama ini.

Kawasan Kota Tua (Museum Fatahilah)

Foto : Ulu Bandung Diary
Ramainya orang hari itu, tak kami hiraukan. Kami kemudian mengambil posisi masing-masing dan kemudian dengan cepat sebuah banner besar dibuka dan ditempatkan ditengah. Senyum spontan kami melebar sementara Mba Evi sudah siap membidik potret kami. Klik dan klik. Setelah beberapa kali jepretan, akhirnya kami membubarkan diri secara cepat dan segera menaiki bus city tour kembali.

Kota Tua, sebuah ikon  Jakarta tempo dulu. Batavia, seolah-olah menjadi sebuah pintu gerbang menuju masa sekarang. Bangunan lama seperti Museum Fatahilah yang dahulu berfungsi sebagai balaikota seakan ingin mengungkapkan betapa kemegahan masa lalu masih bisa kita rasakan sampai sekarang. Apa jadinya jika bangunan lawas itu dirobohkan dan hancur berkeping-keping? Mungkin saja generasi muda tidak dapat belajar dari masa lalu dan menjadi generasi yang lupa sejarah bangsanya sendiri. Bung Karno pernah mengatakan Jas Merah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kini tugas kita bukan hanya menjaga bangunan agar tak runtuh namun belajar dari sejarah dan masa lalu kelam bangsa kita.

Menikmati Malam Dari Puncak Monas 


Seperti lagu Akademi Fantasi, kami memang menuju puncak, namun bukan puncak gunung atau puncak gedung. Kami akan menuju puncak Monas malam ini. Kami mendapatkan kesempatan khusus untuk naik terlebih dahulu karena kami telah mendapatkan ijin dari pihak manajemen Monas.Waktu normal yang dibutuhkan untuk mencapai Monas biasanya bisa mencapai hitungan puluhan menit atau satu jam bahkan lebih, beruntung kami hanya menunggu beberapa menit saja. Dan, iya kami akhirnya menuju puncak Monas.

Sebelum mencapai Monas, kami terlebih dahulu masuk melalui pintu yang persis dibawah patung Diponegoro atau warga lebih akrab menyebutnya sebagai patung kuda. Setelah masuk, lalu kami melewati tempat pembelian tiket dan selanjutnya kami menuju dibawah cawan dan menunggu selama beberapa menit. Dan setelah itu, kami langsung menuju lift yang terdiri dari 3 bagian yaitu Cawan, tengah dan puncak.



Teng tong. Lift kami pun terbuka, dan saya heboh sendiri karena selama ini belum pernah sekalipun menikmati Jakarta dari puncak Monas. Yes, seumur hidup momen pertama kali inilah yang membuat saya jatuh cinta pada Monas, apalagi malam ini tak begitu mendung jadi kami pun dapat melihat Jakarta secara puas.

Mungkin hampir setengah jam lebih kami berada diatas Monas. Kami pun turun ke daerah cawan Monas dengan senyum yang terukir secara penuh. Mungkin, lain waktu kami akan kembali lagi dan lebih lama lagi menikmati malam bahkan keinginan saya adalah menikmati sunset dari puncak Monas.


Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan Jakarta Night Journey yaitu Pemda DKI Jakarta melalui Bidang Pariwisata, PT TransJakarta, Jakarta Smart City, Kawasan Kota Tua, Kawasan Monumen Nasional. Pihak Sponsor yaitu Asus Indonesia, Blue Bird Group dan Zuri Express. Media Partner yaitu TV One, Antv dan Viva.coid.

Selamat kepada pemenang Jakarta Night Journey Blog Competition, Live Tweet Competition dan Vlog/Video Instagram Competiton. Terima kasih kepada blogger peserta Jakarta Night Journey. Sampai jumpa pada kegiatan Indonesia Corners selanjutnya.


It Is Time To Halloween ‘Barbeque’ Party


Ancol kembali menawarkan rindu. Dan pantai itu saya kembali berlabuh. Hujan sedang menemani perjalanan saya menuju ke Ancol. Discovery Hotel mengundang saya dalam "Halloween Party". Beruntung hanya beberapa bagian tubuh saja yang basah dan itupun tak berarti. Di halte Busway, Dita sudah menunggu. Dita merupakan travelmate saya di perjalanan panjang pulau Rote. Dan hari ini kami bersua kembali. Setiap bertemu, kami pasti membahas momen keseruan kami di Rote, mulai dari alamnya yang indah, kebiasaan warganya, kelucuan tindakan kami dan masih banyak lainnya. 

Tak heran apabila berjumpa dengan Dita, yang ada dibenak saya bukan makanan melainkan Pulau Rote. Mungkin, ada sebuah perasaan untuk mengulang setiap peerjalanan yang kami lalui. Semoga saja ada kesempatan lainnya.


Halloween Party


Halloween identik dengan budaya barat. Namun, tidak ada salahnya mencoba mengetahui apa sih sebenarnya makna Halloween yang sebenarnya. Halloween diperingati sebagai hari untuk mengenang orang meninggal. Dikenal sebagai salah satu festival panen kelt kuno dan erat kaitannya dengan akar-akaran pangan. Oleh karena itu simbol halloween terkenal dengan buah labu yang disulap menjadi menyeramkan. 

Trick or treat, mengunakan kostum hantu-hantu seram, atraksi berhantu, menyalakan api ungun besar dan perayaan lain kerap menghias kota hampir diseluruh negara di Barat khususnya Amerika. Di Indonesia, Halloween tidak sepenuhnya dirayakan dalam arti sebenarnya. Adopsi yang ditiru hanyalah mengenakan kostum seram dan uniknya, kostum yang ditampilkan bukanlah secara langsung menjiplak dari barat. Indonesia memiliki kekhasannya tersendiri, bahkan hantunya pun berbeda dari barat, sebut saja pocong, kuntilanak, tuyul dan lainnya yang tentu saja lebih menyeramkan daripada drakula dan kawan-kawan.


Discovery Hotel Ancol pun memiliki cara unik untuk menghibur keriaan pada hari-hari Halloween, seperti menghias kue-kue menjadi menarik atau berhantu. Suasana restoran yang terang menjadi sedikit gelap namun dipenuhi warna-warni hantu.

Menikmati Barbeque


Barbeque hadir pada malam minggu di Discovery Hotel Ancol. Bagi penikmat Barbeque, tentunya momen ini jangan sampe terlewati karena menghidangkan ragam barbeque mulai dari sayuran, daging dan seafood yang rasanya menonjok lidah kamu.

Seperti biasa, sebari menunggu barbeque dihidangkan, tersedia live music dengan lagu-lagu yang akrab ditelinga kita.


Sepertinya malam minggu ini, akan menjadi malam yang luar biasa indah sambil menikmati barbeque dan live music serta menikmati pemandangan sekeliling Ancol. 

Informasi Discovery Hotel Ancol

Alamat 
Jl. Lodan Timur No. 7, Ancol Taman Impian
Jakarta Utara, DKI Jakarta 14430

Telepon/Online Reservation
021 - 293 77 777

Email 
info@discoveryhotelancol.com

Social Media 
Twitter : @DiscoveryAncol
Facebook : Discovery Hotel & Convention Ancol
IG : @discoveryancol

Website 
Hotel Discovery Ancol

Peta/Map 


International SWAM Exhibition 2016 : Ketika Industri Kecantikan dan Wisata Disatukan


Ketika Singapura, Thailand dan Korea Selatan telah maju selangkah dalam industri kecantikan, Indonesia seperti bayi yang masih merangkak dan belajar berjalan bidang ini. Sebutlah Korea Selatan yang menjadi pusat operasi plastik dan pusat kecantikan di Asia bahkan Dunia. Bagi wanita, kosmetik dari Korea Selatan telah memiliki tempat dihati bahkan telah merasuk dalam kehidupannya setiap hari. Bangun pagi kemudian mandi dan merias wajah dengan kosmetik. Kemudian di kantor pada saat setelah makan siang, wanita cenderung merapikan make-up. Setelah pulang ke rumah mereka mengunakan produk pembersih make up. Jika dihitung dari segi bisnis, maka setiap kegiatan wanita yang berhubungan dengan make up dan keseharian adalah uang yang akan berlimpah. Sungguh suatu peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh pihak manapun.


Korea Selatan, menjadi salah satu kiblat industri kecantikan di Asia. Dan, sangat beruntung selain kecantikan, teknologi, hiburan dan wisata juga sudah menjadi industri yang patut dibanggakan oleh Korea Selatan. Siapa tak mengenal produk smartphone Samsung atau Pulau Nami yang indah atau K-POP yang telah mendunia. Secara tak langsung, devisa yang masuk ke dalam negeri Korea Selatan menjadi berkali-kali lipat dengan ketekunan dari industri-industri yang dikembangkan.

Kini saatnya Indonesia mulai memperhatikan industri seperti estetika ini untuk mendulang devisa sebanyak-banyaknya, karena Indonesia memiliki potensi luar biasa yang tidak akan pernah habis sumber daya baik alam maupun manusianya.

International SWAM Exhibition 2016


Beberapa hari lalu, saya terbangun saat menghadiri press conference International SWAM Exhibition 2016 di ICE BSD. Betapa tidak, selama ini saya mengangap bahwa industri kecantikan (Estetika) ini tidak pernah berhubungan langsung dalam pariwisata Indonesia, dan hal tersebut salah besar. Justru, Singapura, Thailand dan Korea Selatan menerapkan industri estetika dan wisata secara bersama-sama dan saling mendukung. Dan, hasilnya ketiga negara tersebut mampu mendatangkan wisatawan dan pasien kecantikan untuk berkunjung ke negara mereka sekaligus berobat. 

dr. Teguh, selaku ketua panitia pelaksana International SWAM Exhibition 2016 ini mengaku sangat bangga karena exhibition yang akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 Desember tersebut merupakan event International terbesar ketiga di Dunia. Untuk mendukung perkembangan industri estetika, pihaknya akan segera mewujudkan sebuah resort anti aging di Pulau Laki, Kepulauan Seribu dan diklaim menjadi yang terbesar di Indonesia. Sehingga, pasien yang tadinya hanya menginap beberapa hari akan mempertimbangkan untuk menambah hari karena menikmati keindahan resort tersebut. Dengan menambah hari, maka devisa melalui industri ini akan semakin besar bahkan bertambah 2 sampai berpuluh-puluh kali lipat.


Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Pak Dadang Rizki Ratman menjelaskan, Pemerintah sangat mendukung dengan Industri ini, apalagi akan dikawinkan dengan Wisata tentu saja, industri ini akan menjadi strategis. Bahkan, bila perlu dari program Pariwisata mengenai 10 Bali baru akan dikembangkan bersama-sama dengan industri estetika ini.

Dari Ikatan Dokter Indonesia, pun menjelaskan kesiapan mereka dalam menyiapkan tenaga ahli dalam Industri ini. Kesiapan ini tentunya sangat penting, apalagi kepercayaan terhadap tenaga ahli akan meningkat apabila kualitasnya telah setara dengan Korea Selatan atau Singapura misalnya. Wacana pembukaan jurusan studi di Universitas pun menjadi perhatian khusus, karena untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas diperlukan pendidikan secara khusus dan berkelanjutan.



Kini saatnya menikmati International SWAM Anti Aging Exhibition pada tanggal 2-4 Desember 2016 yang akan diadakan di ICE BSD. SWAN Aesthetic Beauty Expo 2016 ini diperuntukan untuk Umum yang mancari informasi dan mendapatkan produk perawatan sesuai dengan kebutuhannya. Sedangkan Dokter dan Tenaga Ahli industri Estetika dapat menghadiri Seminar yang akan meningkatkan pengetahuan dan skill tentang dunia estetika.


Selain itu terdapat lomba yaitu Make Up, Line Dance dan Zumba Dance untuk umum. Informasi lengkap sebagai berikut :




International SWAM Exhbition 2016 
Twitter dan instagram : @abexpoid dan @swamexpo


Tip Dan Trik Agar Tetap Fotogenik Dalam Setiap Foto Atau Selfie


Menjadi menarik dalam foto sudah menjadi sesuatu keharusan, apalagi sebagai seseorang yang dituntut tampil sempurna dalam segala suasana. Tidak ada istilah gagal pose atau gagal foto menuntut kita semua mencari-cari cara bagaimana tampil selalu fotogenik dan tetap fresh. 

Kadang kala, foto tidak mereperentasikan bagaimana sebetulnya bentuk wajah dan bentuk badan kita. Seharusnya seseorang yang cantik atau tampan akan selalu bagus difoto, namun ternyata setelah melakukan beberapa angle justru tambil kebalikannya. Atau sebetulnya kita memiliki tubuh ideal, namun sangat bertolok belakang ketika hasil foto yang didapat malah gemuk dan tidak proporsional.

Nah, kalau kamu semua memiliki problem ini, jangan bersedih, karena bukan kamulah satu-satunya orang yang memiliki masalah ini. Namun, saya punya beberapa tip dan trik agar tetap fotogenik dalam setiap foto atau selfie. Mau tahu caranya, yuk ikuti 

Pilihlah Angle Terbaik


Pada saat melakukan foto, pilihlah angle terbaik yang kamu miliki. Untuk menemukan anglenya, seringlah melakukan selfie atau foto dengan berbagai angle. Nah setelah melakukan eksperimen ini, lakukan terus menerus angle terbaikmu. Dijamin, semua foto yang diupload di instagram akan menuai banyak likes. 


Mengenakan Pakaian Terbaik 


Fashion is not about perfection, but its about you and your world. Bisa dbilang fashion itu duniamu, fashion itu kenyamanmu. Berusahalah memiliki pakaian terbaik dan nyaman pada saat akan melakukan foto atau selfie. Konon, pakaian nyaman akan menaikan mood hari kamu, sehingga foto yang dihasilkan akan terlihat cerah dan ceria. Bahkan, apabila pakaian ini bagus, akan membuat tubuh kamu terlihat lebih slim dan proporsional.

Percaya Diri Dan Ekpresif 


Percaya diri ini adalah kunci. Bagaimana kamu maau menampilkan potret diri sendiri kalau kamu terlihat tidak nyaman dan percaya diri pada saat lensa kamera menghadap ke arah kamu. Stoped it. Kamu harus percaya diri dan mulailah mengekspresikan diri. Mimik muka yang ekspresif membuat fotomu lebih berbicara dan tampak berbeda dari foto-foto lainnya. Bisa dibilang its your time to be cheerfull.


Fotografer Adalah Temanmu

Saat melakukan foto, biasanya teman atau seseorang akan bertindak menjadi fotografer. Bagus atau tidaknya foto sangat bergantung dengan Fotografer ini. So, kamu harus dengan jelas dan tegas melakukan instruksi apa yang harus dilakukan fotografer dadakan itu. Syukur-syukur, mereka adalah benar-benar yang terbiasa memegang kamera. Hasilnya, foto kamu akan terlihat lebih bagus dan merupakan foto terbaik dan bisa langsung diupload ke instagram. 

Smile 


Senyum adalah obat yang luar biasa. Sesorang pernah berkata mengenai senyum dan memang betul, senyum melatih otot-otot dan membuat peredaran darah di muka lebih lancar. Bahkan, jika seseorang senyum maka lawan bicara atau lingkungan sekitar akan meresponnya dengan senyum. Namun senyumnya tidak dibuat-buat ya, harus tulus dan ikhlas.

Senyum membuat fotomu akan terlihat lebih energik. Jangan khawatir tidak memiliki senyum yang bagus. Tunjukan gigimu dan senyumlah, maka mood dalam diri akan menjadi ceria dan gesture ceria akan membuat foto lebih hidup dan menginspirasi orang lain yang melihat foto untuk tersenyum. Smile and chesee.

Your Camera Is Your Weapon


Bisa dibilang untuk menghasilkan foto bagus dibutuhkan kamera yang mumpuni. Artinya, senjata kamu pada saat foto adalah kamera. Kamera memiliki ragam yang banyak misalnya DSLR, Mirrorles, Smartphone dan lainnya. Nah, kalau tidak mau ribet dan bisa dibawa kemanapun, pilihlah smarthphone. Berita bagusnya datang dari Samsung galaxy terbaru ini menawarkan ragam tipe yang mampu menjawab semua keraguan kamu. Yup, smartphone ini bisa kamu andalkan disegala suasana, tempat dan bahkan ketika ribet di puncak gunung tertinggi, kamu bisa mengabadikan awan-awan, langit dan dirimu dengan smartphone. Praktis bingits.

Software Is Your Choice

Nah bagi penguna software, tidak ada salahnya hasil foto diedit dengan software yang ada di smartphone atau PC komputer. Tujuannya adalah menyempurnakan hasil foto yang kurang warna atau kurang tajam bukan malah merubah bentuk tubuh ya. So, mengunakan software pun harus bijaksana jangan sampe menjadi bumerang bagimu karena menyalahgunakannya. 

So, semoga tip dan trik ini menjadikan foto-foto dan selfiemu lebih bagus dari biasanya. 

Film Athirah “Merajai” Perolehan Piala FFI 2016

festival-film-indonesia_20161107_115410Film “Athirah” mendulang banyak piala dalam ajang penghargaan insan film Indonesia, Festival Film Indonesia yang dilaksanakan semalam (6/11) di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat. Film garapan sutradara Riri Riza ini meraih penghargaan sebagai film terbaik di pagelaran festival film tahunan tersebut.

Film produksi Miles Films tersebut berhasil menang di kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik, Pengarah Artistik Terbaik, Penata Busana Terbaik, dan Pemeran Utama Wanita Terbaik.Tidak hanya film “Athirah”, film “Rudy Habibie” juga diganjar banyak penghargaan dari total 21 kategori penilaian festival ini.

Berikut perolehan lengkap Piala Citra 2016, Selamat untuk para Pemenang !

Film Terbaik
Athirah

Sutradara Terbaik
Athirah – Riri Riza

Penulis Skenario Asli Terbaik
Aisyah, Biarkan Kami Bersaudara – Jujur Prananto

Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
Athirah – Salman Aristo dan Riri Riza

Penyunting Gambar Terbaik
My Stupid Boss – Wawan I. Wibowo

Pengarah Sinematografi Terbaik
Salawaku – Faozan Rizal

Pengarah Artistik Terbaik
Athirah – Eros Eflin

Penata Suara Terbaik
Headshot – Fajar Yuskemal, Aria Prayogi dan M. Ichsan Rachmaditta

Penata Musik Terbaik
Ada Apa Dengan Cinta? 2 – Anto Hoed & Melly Goeslaw

Penata Efek Visual Terbaik
Headshot – Andi Novianto

Lagu Tema Film Terbaik
Ada Apa Dengan Cinta 2 – “RATUSAN PURNAMA” – Musik : Anto Hoed, Melly Goeslaw. Lirik : Melly Goeslaw

Penata Busana Terbaik
Athirah – Chitra Subyakto

Pemeran Utama Pria Terbaik
My Stupid Boss – Reza Rahadian

Pemeran Utama Wanita Terbaik
Athirah – Cut Mini

Pemeran Pendukung Pria Terbaik
My Stupid Boss – Alex Abbad

Pemeran Pendukung Wanita Terbaik
Salawaku – Raihaanun

Pemeran Anak Terbaik
Salawaku – Elko Kastanya

Film Pendek Terbaik
Prenjak – Sutradara : Wregas Bhanuteja. Produksi : Studio Batu

Film Animasi Terbaik
Surat untuk Jakarta – Sutradara : Andre Sugianto, Aditya Prabaswara, Ardhira Anugrah Putra. Produksi : Pijaro

Film Dokumenter Panjang Terbaik
Gesang Sang Maestro Keroncong. Sutradara : Marselli Sumarno. Produksi : Visinema

Film Dokumenter Pendek Terbaik
Mama Amamapare – Sutradara : Yonri S. Revolt & Febian Kakisina. Produksi : Eagle Institute Indonesia

 

Citarasa Ikan Dari Bumi Sriwijaya


Ikan, Tekwan, Jembatan. Asosiasi kata ini mengalir dalam benak saya. Ikan itu ditangkap dibawah jembatan ketika memancing dan selanjutnya dibuat tekwan. Wah, itu dia rupanya. Lalu, apa hubungannya dengan Bumi Sriwijaya? Tentu saja, Tekwan ini merupakan salah satu kuliner khas selain pempek, salah satu oleh-oleh terkenal di Palembang. Sedangkan jembatan, kita tahu bahwa Palembang ini memiliki jembatan sebagai simbol kota yang menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir dari aliran sungai Musi.

Pindang Ikan Patin


Pada awal tahun, saya berkunjung ke Sumatera Selatan, tepatnya kota Prabumulih, sekitar 3 jam dari Palembang. Seperti biasa, jika berkunjung ke suatu daerah, saya secara sengaja mencoba kuliner yang ada disana. Tersebutlah pindang ikan patin. Ikan patin merupakan salah satu ikan tawar yang dibudidayakan. Ikan patin dahulunya berasal dari Sungai Mekong dan dibawa oleh sudagar-saudagar Tiongkok serta menyebar ke berbagai daerah di Jalur Sutera dan salah satunya Sungai Musi, Palembang.

Pindang ikan patin cenderung berkuah bening dan tak pekat. Rahasianya, pindang tersebut tidak mengunakan santan, malah nanas digunakan sebagai bumbu masakan beserta serai dan kemanggi. Racikan bumbu lain seperti kunyit, lengkuas cabai dan lainnya membuat masakan ini spesial. 


Ketika menyuapkan satu sendok kuah, lidah saya merasakan sensasi segar dari nanas dan bumbu lain bercampur menjadi satu. Saya sebetulnya tidak suka daun kemanggi, namun karena kuahnya terasa segar dan akan lebih lengkap dengan kemanggi, maka dengan senang hati, saya melahapnya. Kemudian, ikan patin telah siap untuk disantap. Ikan pati memilik tekstur yang lembut. Rasanya sedikit tawar namun dengan kuah segar, ikan patin menjelma menjadi primadona. 

Ikan patin seperti ikan pada umumnya, merupakan sumber protein dan asam lemak yang baik bagi tubuh. Tak cukup sampai disitu, ikan patin juga mengandung banyak vitamin, Omega 3, zat besi, yodium dan masih banyak lainnya. Santaplah dengan nikmat karena pindang ikan patin ini sangat sehat bila dikonsumsi berkelanjutan. 

Tekwan


Tekwan, salah satu makanan favorite saya, selain pempek. Kebetulan beberapa hari lalu, saya berkunjung ke salah satu restoran Palembang di Pegangsaan, Jakarta Pusat. Tujuannya hanya menikmati pindang ikan patin dan tekwan. Memang tekwan mudah ditemukan pada restoran yang menyedikan pempek. Bisa dibilang, tekwan ini adalah pempek versi kuah. 

Tekwan seperti yang banyak diceritakan, berasal dari kata "Bekotek Samo Kawan" yang berarti berkumpul sama teman-teman. Memang sudah menjadi bagian dari gaya hidup ketika menikmati masakan ini, lebih enak secara beramai-ramai karena bisa comot sana comot sini, icip sana icip sini. Atau menurut cerita lainnya, Tekwan berasal dari kata take one atau ambil satu-satu. Memang bentuk tekwan yang mirip dengan bakso ini membuat kita leluasa memakannya satu persatu. 


Tekwan memiliki teksur yang sama dengan dengan pempek karena terbuat dari ikan tenggiri. Selain ikan tenggiri, karena memiliki persamaan dengan bakso maka terdapat mie sohun, timun, bengkuang dan semua bumbu. Dan, rasanya memang tak bisa bohong, tekwan ini seperti bakso namun lebih sehat karena terbuat dari ikan.

Lalu apa khasiat yang terkandung didalamnya? Ikan tengiri memiliki protein dan lemak yang baik untuk tubuh atau lemak sehat. Ikan tenggiri memang masih memiliki kerabat dengan tuna dan tongkol.


Di Putra Sriwijaya, saya menemukan salah satu songket Sriwijaya yang merupakan perpaduan antara budaya Tiongkok, Arab dan India, setelah terjadi akulturasi dan perpaduan antara seni tenun yang akhirnya menghasilkan songket ini. Sungguh karya yang luar biasa. Antara kuliner dan songket ini, saya serasa dibawa kembali pada saat mengunjungi Palembang dan Prambumulih beberapa bulan silam. 

Dan berikut adalah Vlog saat mencoba kedua masakan tekwan dan pindang ikan patin. 


Tulisan ini diikutsertakan dalam Jelajah Gizi Minahasa oleh Sarihusada dan Nutrisi Untuk Bangsa
Jelajah Gizi

BCA PRIMA Amazing “Mission” Experience


Apa jadinya jika 30 orang bertemu dalam satu misi menjadi yang terbaik, tercepat, teririt, teramai aka terheboh dan terunik? Bisa dibayangkan bahwa mereka akan berusaha untuk melakukan segala hal dengan sungguh-sungguh. Untungnya, kami tidak melakukannya individu melaikan kami dibagi menjadi 6 kelompok dan tanpa saling kenal sebelumnya. Iya kami berkesempatan mengikuti BCA PRIMA Amazing Experience.

Tapi, sebetulnya apa sih misi yang akan dituntaskan? Ehmm, sebetulnya misinya cukup sederhana, yaitu belanja dan fashion show. Lalu kalau misinya semudah itu pastinya gampang donk melakukan semua misinya? Eitss, tunggu dulu, misinya memang mudah namun ada beberapa tahap misi yang harus dilakukan dan apabila misi sebelumnya belum terpecahkan, maka misi selanjutnya tidak bisa diberikan. 

Bandung menjadi tempat kami melakukan misi-misi kami dan dimulai dari BCA KCU Dago dan Museum BCA

Kelompok 4 For Win

We are ready to Win
Setelah sampai di BCA KCU Dago, kami disambut oleh perwakilan dari cabang BCA tersebut. Beliau menyampaikan rasa senang dan terima kasih atas kunjungan kami yang jauh-jauh dari Jakarta. Kaos warna-warni yang dikenakan berubah menjadi satu nada, biru tua dan bertulisakan BCA PRIMA Amazing Experience dengan logo BCA dan Jaringan ATM Prima. 

Bagi saya telah familiar dengan BCA dalam hitungan tahunan, begitu pula dengan PRIMA. Bagi yang belum mengetahui, PRIMA adalah salah satu Jaringan yang menghubungkan antar satu bank dengan bank lainnya. Logo PRIMA bisa ditemukan pada kartu debit pada bank yang telah bekerjasama dengan jaringan tersebut. Dan sampai saat ini yang telah tergabung dengan jaringan ATM Prima telah mencapai lebih dari 40an bank.

And here we are Group 4. Moto kami adalah Group 4 For The Win. Kami adalah Uni Dzalika, Nia Nastiti, Eko Sutriyanto, Tieka dan saya sendiri, Salman. Dan, selanjutnya kami akan bersama-sama menjalankan misi-misi yang telah dipersiapakan oleh panitia, Radio RFM 107.5, News Channel

Mission Begin


Misi pertama adalah menemukan benda-benda yang disebutkan dalam kartu pertanyaan. Terdapat 3 pertanyaan yang harus kami jawab dan laksanakan untuk mendapatkan tas backpack. For your info, kami tidak diperbolehkan membawa tas bawaan, jadi kami terpaksa membawa baju, kamera, kabel-kabel dan benda-benda lain dalam gengaman tangan saja. Bayangkan betapa rempongnya kami. So, kami harus menyelsaikan misi pertama ini. 

Sebelum menjawab pertanyaan, kami diwajibkan mendengarkan penjelasan singkat mengenai Museum BCA. Museum ini berisi benda-benda yang berhubungan dengan perbankan atau lebih tepatnya Bank BCA pada masalah terdahulu. Benda-benda yang tersimpan antara lain mesin ATM pertama, kursi dan meja dengan lambang Bank BCA yaitu cengkeh, mesin penghitung uang kartal, mesin cetak kertas, mesin hitung dan lain-lainnya. 

Beruntung, kami menyelesaikan misi ini meski harus bolak-balik karena kami belum foto dengan satu benda lainnya. Yess, akhirnya kami berhasil mendapatkan tas. Ah, akhirnya kami bisa membawa barang tanpa kerempongan lagi.

Misi pertama ternyata belum selesai, kami harus welfie didepan mobil RFM dan menyebarkannya melalui social media yang kami miliki. Wah, untung saja wefie ini merupakan keahlian yang kami miliki. And, mission completed. Yeay, Lanjut ke misi kedua.


Misi kedua adalah belanja untuk fashion show dan harus memilih satu pasang perwakilan. Oh, wait, kita harus punya wakil. Dan sudah diduga saya adalah salah satu yang terpilih. Gaswat, keahlian modeling kan sudah lama tak dipergunakan, apa yang harus saya lakukan? Tapi, show must go on. Oke, kini saatnya untuk berbelanja. 

Fashion Show 


Setelah berkutat dengan panas dan hujan, akhirnya misi kami pun selesai. Namun, kami harus mempersiapakn diri guna fashion show. Saya ini kan termasuknya, ngga fashionable banget, tapi kali ini demi kelompok 4, saya harus rela menahan malu. Bisa dibilang urat malu telah putus dan dilempar entah kemana.

Dan setelah mempersentasikan busana dengan tema ala-ala "Holiday". Akhirnya, lega juga bisa menyelesaikan misi dengan sukses, walaupun saya tahu kurang maksimal. Tapi, sudahlah karena ide-ide yang ada berterbangan itu seperti menguap begitu saja.

Dan, akhirnya pengumuman pemenang, kelompok 2 mendapatkan predikat the best fashion, karena tampil all aout dan luar biasa fashionable. Sedangkan kelompok 6 berhasil membuat juri terpingkal-pingkal gara-gara ulah konyol dan lucu serta mengemaskan. Dan, satu predikat yaitu kelompok terbanyak belanja dan menghabiskan lebih sedikit dari budget yang ditetapkan adalah kelompok 1. Yeaay, selamat untuk semua pemenang. Oh iya, selain kelompok terdapat pemenang untuk live post competition.


Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi BCA PRIMA Amazing Experience Blog Competition dari Bina Blog Indonesia.








src="http://tag.ripre.com/campaign?
guid=on&k=99wP22Py8HQ79TM26jci2LC
c562JT0m0&c=d968b337bf1a97ee51b1
39f19b840442" width="1"
height="1" />

src="http://tag.ripre.com/campaign?
guid=on&k=99wP22Py8HQ79TM26jci2LC
c562JT0m0&c=d968b337bf1a97ee51b1
39f19b840442" width="1"
height="1" />