MENIKMATI KUALITAS ACER ONE 10 DENGAN HARGA TERJANGKAU

Saya selalu percaya, kalau bekerja tangkas dan cerdas itu adalah salah satu jalan terbaik menuju sukses. Target yang kita tetapkan akan tercapai dengan rencana aksi yang efektif dan terukur melalui kerja cerdas yang kita lakukan untuk menggapai tujuan yang bermakna. That’s how success comes to our life! Sebagai Blogger sekaligus Sales Manager di perusahaan trading [...]

FILM JOHN WICK-2 : SANG “BABA YAGA” YANG BRUTAL DAN BERBAHAYA

jw2-1“Consider this a profesional courtesy!”

Demikian tegas John Wick (diperankan oleh Keanu Reeves) pada Cassian, sang lawan tangguh dan juga mantan koleganya sesama “hitman”, yang terduduk kaku diatas kursi kereta sembari meregang nyawa dengan belati tertancap di dada. John, lelaki yang dijuluki musuh-musuhnya sebagai “Baba Yaga” sang hantu mengerikan legenda negeri Slavia itu, berjalan tenang, keluar dari kabin kereta tanpa senyum sedikitpun. Dingin. Brutal. Taktis.

Itu adalah salah satu petikan adegan film John Wick-2 yang mengisahkan kelanjutan cerita sebelumnya yang berjudul sama dan ditayangkan 3 tahun lalu. Pada sekuel ini, John Wick kembali beraksi menghabisi musuh-musuhnya dengan cara yang cepat dan efiesien. Tembakan jitu ke arah kepala lawan menjadi ciri utama John dalam setiap pertempuran bersenjata.

Film ini diawali dengan aksi John mengambil kembali mobilnya, setelah pada film perdana, seorang anak muda putra mafia Rusia mencuri mobil sang “Baba Yaga” tersebut dari rumahnya.  Tak lama setelah itu, datang seorang mafia Italia, Santino D’Antonio (Ricardo Scamarcio) memintanya bantuan untuk menjalankan misi pembunuhan dengan mengeksekusi adik perempuannya sendiri, Gianna (Claudia Gerini), agar bisa meraih tampuk kepemimpinan bergengsi di wilayah kekuasaan mafia. John mencoba mengelak dan menyatakan telah pensiun dari dunia hitam pembunuh bayaran. Santino berdalih John memiliki utang jasa darinya. Atas nama kesepakatan masa lalu, John akhirnya setuju melaksanakan tugas tersebut. Seusai tugas dilaksanakan, kondisi justru menjadi kian runyam karena melibatkan berbagai pihak dengan beragam konspirasi pelik. Termasuk ambisi Santino yang juga ingin menghabisi nyawa sang “Baba Yaga”.

jw2-6

jw2-4

Sejak film dibuka, adrenalin penonton langsung dipacu dengan adegan laga ciamik yang dihadirkan John Wick melumpuhkan lawan-lawannya. Sebagai pemeran John, Keanu Reeves tampil memukau dan natural. Berbeda saat aksinya di serial film fenomenal “The Matrix” dulu yang terkesan flamboyan dan serius, di film ini karakter Keanu terlihat begitu kuat, tangguh dan temperamental. Berbeda dengan episode pertama, pada episode kedua ini kadar kekerasannya jauh lebih “tebal”, bertempo cepat dan sensasional. Bersiaplah menerima berbagai kejutan, kebut-kebutan mobil, aksi perkelahian mematikan jarak dekat,  termasuk cipratan-cipratan darah ke tembok yang berasal dari kepala yang tertembus peluru John.

jw2-5Tak sekedar melanjutkan bagian pertama serta menambahkan kadar kekerasannya saja, pada film kedua ini muncul karakter-karakter baru yang ikut mewarnai aksi John.  Salah satunya yang mencuri perhatian adalah sosok Ares (diperankan oleh Ruby Rose) pengawal perempuan bergaya tomboi Santino. Atau ada juga Laurence Fishburne yang memerankan sosok Bowery King. Film John Wick-2 ini seakan menjadi reuni bagi keduanya yang telah menjadi ikon fenomenal di film The Matrix.

Sutradara film ini , Chad Stahelski, yang juga pernah menjadi stunt double Keanu dalam  film The Matrix, mengeksplorasi peran dan karakter John sebagai daya tarik utama dengan menampilkan koreografi aksi laga yang memukau serta adegan tembak menembak yang seru dan menegangkan dengan tingkat akselerasi tinggi.  Semua diramu secara baik dan logis dalam alur kisah yang mengalir. Saya terpukau pada gaya Keanu yang dengan lincah dan tangkas mengganti senjatanya dari pistol ke senapan serbu atau sebaliknya–sesuai kebutuhan, saat menghadapi rombongan musuh didepan mata. Pun ketika aktor berusia 52 tahun ini berkelahi gesit dengan jurus beladiri gun-fu andalannya.

jw2-3Film berdurasi 122 menit ini memang menampilkan sosok jagoan yang humanis dan membumi. Ekspresi letih John Wick nampak begitu meyakinkan namun tetap penuh kewaspadaan mengantisipasi bahaya yang mengancam. Saya cukup puas menonton film dan tak sabar menanti hadirnya bagian ketiga aksi sang Jagoan“Baba Yaga”.

 

Sarungan? Siapa Takut?

Sekitar tahun 1996, ketika itu saya masih ngekos di daerah Klender-Jakarta Timur dan bekerja sebagai salah seorang karyawan di PT.KADERA-AR INDONESIA Pulogadung. Bersama empat orang kawan (semua lelaki dan berstatus Jojoba atau Jomblo-jomblo bahagia), kami berinisiatif melakukan hal ”sableng”, yaitu nonton di Studio 21 di Plaza Klender (sebelum terbakar karena peristiwa Mei 1998) dengan sarung paling bau. Peraturannya gampang, masing-masing dari kami harus menyiapkan satu sarung paling bulukan yang mereka miliki (paling tidak belum pernah dicuci selama satu bulan terakhir) dan mengenakannya didalam bioskop dengan posisi sarung menutup kepala.

Maka, demikianlah pada hari-H, kami semua datang ke bioskop dengan dandanan “perlente” dan rapi (tapi masing-masing dari kami menenteng tas plastik berisi sarung). Setelah membeli karcis (filmnya waktu itu adalah Die Hard-3 dibintangi oleh Bruce Willis), kami masuk melalui pintu bioskop. Petugas bioskop sama sekali tidak menaruh curiga. Kami duduk di deretan tengah secara berurutan.

Penonton begitu banyak saat itu, maklumlah film ini termasuk kategori film Box-Office. Ketika extra-film diputar, kami belum beraksi apa-apa. Tapi hati saya deg-degan juga melakukan aksi norak ini. Seorang kawan yang duduk paling ujung memberi kode untuk membuka tas dan mengeluarkan sarung masing-masing. Ketika film utama dimulai, secara serentak kami semua berdiri dan langsung mengibaskan sarung masing-masing sebelum dipakai.

Penonton lain tersentak kaget, apalagi bau sarung kami–pasukan berani malu– yang apek bin bulukan langsung menyebar kemana-mana.

Kami berusaha tenang dan memakai sarung tersebut, duduk kembali dengan sarung mengerudungi kepala. Spontan semua penonton disitu tertawa terpingkal-pingkal.

Petugas keamanan bioskop datang menghampiri kami.

“Mas, tolong kalau nonton di sini, jangan pake sarung dong,” tegur petugas itu.

Seorang kawan saya yang bertubuh tinggi besar, langsung menukas ketus, “Pak, kami kan bayar. Terserah kami mau nonton pake gaya apa pun, yang penting kami sudah menunaikan kewajiban membayar karcis”

Penonton di belakang kami ikut mendukung.

“Biarin aja Pak. Mereka lucu-lucu,” kata seorang ibu di belakang kami.

Si petugas keamanan itu akhirnya pergi. Kami meneruskan menonton film sampai selesai. Terus terang, saat itu saya rasanya nyaris pingsan karena bau sarung sendiri yang apek (ada bekas ngompolnya lagi, hehehe. Belum lagi sarung kawan-kawan yang lain yang tidak kalah baunya.

Ketika film selesai, kami justru menjadi tontonan. Beberapa di antara penonton saling berbisik satu sama lain sambil menunjuk ke arah kami, lalu ketawa cekikikan. Salah seorang di antaranya, datang menghampiri dan menyalami kami semua, sembari berkata, ”Kalian orang-orang kampung yang hebat!”. Kami menyambut jabat tangan itu dengan hangat dan akrab. Rasa malu dan juga bangga bercampur aduk.

Kami berusaha berjalan keluar bioskop setenang mungkin dengan menenteng tas plastik berisi sarung, seperti tidak terjadi apa-apa. Ini benar-benar pengalaman paling “gila” yang pernah saya alami.

 

Mewujudkan Rumah Impian Kini Lebih Mudah


Rumah Impian itu ibarat kado terindah dalam hidup. Apalagi kalau mendapatkan Rumah secara Cepat, Mudah dan Murah tanpa harus melalui proses pengajuan yang berbelit-belit dan melalui proses tatap muka yang memakan waktu. BTN Properti hadir dengan pengajuan KPR rumah secara online, jadi kita tidak usah ribet untuk mewujudkan rumah impian. 

Tak bisa dipungkiri, selain kendaraan yang nyaman, Rumah adalah kebutuhan setiap manusia. Tanpa rumah, serasa tidak memiliki tempat untuk pulang dan merasakan kenyamanan. Berapa luas pun rumah tetaplah rumah yang begitu berharga bagi setiap orang. Kadang untuk mewujudkan rumah impiannya, bekerja dijalani tanpa memandang siang ataupun malam. 

Saya ingat betul ketika di Sekolah Menengah, saya pernah mempunyai impian memiliki rumah sederhana dengan luas tanah sekitar 100 - 200 meter, dua lantai, memiliki kolam renang mini dan lapangan badminton dan tentu saja taman hijau dipenuhi pepohonan rindang. Sampai saat ini pun saya masih memiliki impian yang sama walaupun belum berhasil mewujudkannya. Tapi saya percaya dalam waktu yang relatif singkat, impian memiliki hunian akan kesampaian dengan mudah. 


Merancang Rumah Impian sudah, langkah selanjutnya adalah menabung. Menabung memang sangat sulit sih. Apalagi tuntutan gaya hidup di Jakarta atau kota besar sangatlah tinggi. Nah, kalau misalnya belum bisa menabung dengan sungguh-sungguh, bisa disiasati dengan KPR. Kredit Perumahan Rakyat ini bisa membantu kamu semua mewujudkan rumah impian. Hanya dengan membayar beberapa persen diawal atau down payment, sisanya bisa dicicil dengan perhitungan yang tepat. Jadi tidak ada kata takut atau ragu-ragu mengambil KPR. 

Namun kemudian masalah timbul ketika mau mengajukan KPR harus ke bank dengan proses yang ribet dan harus sering bolak-balik, sementara pekerjaan tidak bisa ditinggal atau harus mengurus anak yang masih balita. Tenang saja, BTN properti memiliki fitur pengajuan online dan dapat memilih rumah dari website. Yes, sangat mudah sekali. Kalau biasanya kita memilih properti terlebih dahulu kemudian memilih bank yang menaungi KPR, maka di BTN Properti, kamu tidak perlu repot-repot karena KPR langsung ditangani oleh BTN. 

Pilih Rumah, Simulasi dan Pengajuan KPR Online 


Memilih itu bukan pekerjaan mudah namun tidak sulit. Apalagi memilih rumah atau hunian yang sesuai dengan impian beberapa tahun terakhir. Di dalam mimpi-mimpi atau khayalan, saya selalu membayangkan rumah yang tenang dan nyaman, serta yang paling terpenting adalah ada taman yang hijau. Jadi setelah berjibaku dengan kemacetan, polusi, stres karena pekerjaan setelah pulang ke rumah segala problematika itu hilang seketika.

Tampilan Website https://www.btnproperti.co.id/
3 Langkah mudah mewujudkan rumah impian adalah dengan

1. Pilih Rumah
2. Simulasi KPR 
3. Pengajuan KPR Secara Online 


Pilih Rumah 


Pilihan rumah membuat kamu bingung menentukan mana yang akan dibeli, nah di BTN Properti ini, kamu bisa membandingkan rumah terpopuler, perumahan terbaru dan perumahan bersubsidi. Tampilan di website menunjukan pilihan perumahan bisa dilihat apabila di scroll ke bawah. Silahkan pilih sesuai kebutuhan, luas tanah/bangunan dan harganya.

Tampilan Data Perumahan

Simulasi KPR 


Setelah memilih rumah, kadang masih merasa bingung dengan harga cicilan atau bagaimana pelunasan dan sebagainya. BTN Properti terdapat fitur Simulasi KPR yang membantu kita menghitung berapa cicilan, down payment, bunga, jangka waktu dan lain-lain.

Pengajuan KPR Secara Online 

Pengajuan KPR biasanya membutuhkan waktu yang panjang dan proses yang berbelit-belit, misalnya dokumen yang diminta sangat banyak. BTN Properti memahami kesibukan dan pekerjaan kamu semuanya, sehingga kini pengajuan KPR tidak lagi harus datang ke Bank/Kantor Cabang melainkan melalui online http://bit.ly/PengajuanOnline.


Setelah itu silahkan isi data dan kantor cabang yang ingin diajukan sesuai dengan tempat tinggal. Dokumen yang diminta untuk diupload hanya KTP dan Slip Gaji/Penghasilan. Dan dengan pengajuan ini maka beberapa hari kemudian proses pengajuan pun bisa diterima. Dibandingkan dengan proses pengajuan secara manual, maka pengajuan online ini lebih mudah, cepat dan murah. 

Fitur Lain BTN Properti


Untuk membantu baik penjual dan pembeli, BTN Properti menyedikan fitur-fitur lain seperti Komunitas Properti, Member/Agen, Fitur Harga Pasar, Customer Service Live Chat, Edukasi dan Berita Terkini.

BTN Properti juga memberikan promo terbaru yaitu KPR BTN Subsidi dengan harga yang bersahabat dan KPR BTN Platinum dengan bunga flat 1 tahun sebesar 8,75 %. Nah, banyak sekali manfaat yang diberikan. Kayaknya untuk mewujudkan rumah impian tak sesulit yang dibayangkan, hanya dengan klik website BTN Properti di https://www.btnproperti.co.id dan semuanya akan beres dengan cepat. So, tunggu apa lagi?


Malaikat Tanpa Sayap


Melihat dua anak kecil ini tersenyum, hati ini pun tentram. Tangannya dengan cekatan memaikan air. Bagi mereka, tak ada sebuah beban hidup, hanya tawa dan kadang-kadang tangis yang mereka bagikan kepada kita. Namun, ketika sebuah hal mendera,  mereka tak lagi tersenyum dan terlihat murung. Orang tua pun turut merasakan penderitaan. Mereka masih memiliki mimpi, namun seakan sirna akibat sebuah penyakit yang akan membunuh mereka perlahan-lahan apabila tidak ditangani ditempat yang benar. 

Saya teringat sebuah kisah dari Negeri Matahari Terbit, Jepang. Seribu bangau kertas dipercaya dapat mengabulkan permohonan seseorang. Biasanya tradisi ini dibuat sebagai bagian dari perayaan ulang tahun, kelahiran dan pernikahan. Mengantungkan seribu burung bangau di rumah juga dipercaya sebagai jimat pembawa keberuntungan.


Seribu bangau kertas juga menjadi simbol perdamaian dunia melalui kisah Sadako Sasaki, seorang gadis Jepang yang berjuang melawan penyakit mematikan, yaitu leukimia yang diderita akibat radiasi ledakan bom atom di Hiroshima pada Perang Dunia ke II. Sadako mengantungkan mimpinya untuk sembuh dengan membuat seribu bangau kertas. Hari-harnya dilalui dengan membuat satu per satu bangau kertas. Namun, harapannya terhenti, ketika membuat bangau kertas ke 644, Sadako menghembuskan nafas terakhirnya. Sebagai bentuk penghormatan, teman-teman dan keluarga membuat sisa bangau kertas sehingga genap berjumlah seribu.

Donasiku Rumah Singgah Kanker


Selama ini saat berbelanja ke Alfamart, kita sering ditanya, "Kembaliannya mau didonasikan?", sebagian orang menjawab tidak, dan sebagain orang menjawab iya. Namun, kita tidak tahu sebetulnya kemanakah donasi yang dikumpulkan ini digunakan? Melalui program Donasiku, Alfamart memprioritaskan kebutuhan Rumah Singgah Kanker Anak melalui Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Tujuan mulia ini untuk membantu pengadaan fasilitas tempat tinggal sementara bagi anak-anak penderita kanker dan membantu biaya operasional Rumah Singgah Kanker Anak.

Dukungan donasi bisa melalui Alfamart-Alfamart terdekat dan mintalah struk di kasir untuk Rumah Singgah Kanker Anak melalui YKAKI.

Malaikat Tanpa Sayap 


Ibu Ira, perwakilan dari YKAKI sempat berkaca-kaca ketika bercerita tentang Anaknya yang merupakan penderita Kanker. Perjuangannya untuk mengobati anaknya membuat Ibu Ira dan teman-temannya membangun Rumah Singgah untuk Anak peenderita Kanker di Jakarta, tepatnya di Percetakan Negara No. IX.

Perjuangannya tak sebentar dan bahkan banyak himpitan dan hambatan, namun tekad Ibu Ira dan kawan-kawanya telah bulat. Melalui aksi 10.000, YKAKI dapat mengumpulkan sejumlah 4 Milyar rupaih yang digunakan untuk memperluas dan membangun kembali Rumah Singgah di Jakarta sehingga seperti saat ini.

@ksi 10.000, Helping More



Kalau bukan karena masyarakat yang peduli dengan aksi 10.000 ini, pengembangan Rumah Kita Jakarta tentu saja tidak bisa terlaksana. Dalam kurun waktu 2 tahun, Yayasan mampu mengumpulkan sekitar 4 Milyar Rupiah. Tentu saja jumlah ini bukan hal kecil, namun membutuhkan waktu yang cukup lama, sepuluh ribu demi sepuluh ribu dikumpulkan melalui aksi ini. Jika dikalkulasi, 4 Milyar merupakan campur tangan dari sekitar 400 ribu orang yang mau menyumbangkan uang 10.000-nya. Sungguh luar biasa, dari nominal yang kurang komersial namun jika beramai-ramai ikut menyumbang hasilnya satu Rumah Kita pun terbangun.

Informasi Lengkap YKAKI

Website

Alamat
Jl Percetakan Negara IX No. 10 A
Jakarta Pusat 10570

Telepon
021-428 72556



Informasi Alfamart 

Website :
www.alfamartku.com

GERMAS : Cara Praktis Bergaya Hidup Lebih Sehat

salmanbiroe.com : GERMAS (Gerakan Masyarkat Hidup Sehat)

Hal-hal besar dapat dilakukan dengan satu langkah awal. Langkah awal inilah yang mungkin sulit dilakukan, namun percayalah apabila satu awalan ini dilakukan, selanjutnya akan lebih mudah bahkan akan selalu menyenangkan. Begitu pula untuk mengawali hidup sehat, langkah-langkah kecil sangat perlu dilakukan, apabila ditunda, maka bukan tak mungkin akan sangat fatal dan berujung di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali mengiatkan GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Minggu lalu, tepatnya Jumat, di Kementerian Kesehatan dilakukan olahraga bersama seperti senam, lari, jalan sehat dan tenis meja. Selain olahraga, Kementerian Kesehatan juga membuka peluang usaha yaitu petani-petani dari beberapa daerah untuk menjual hasil kebun berupa sayuran, buah, tanaman dan makanan yang tentu saja sehat.


Pada kesempatan ini, kami sempat berbincang bersama Ibu Nila Djuwita Moeloek tentang bagaimana GERMAS ini dapat diterima oleh Masyarakat. Ibu Menteri menyebutkan bahwa program ini adalah wujud partisipasi masyarakat dengan harapan seluruh warga ikut aktif dan secara bersama-sama mewujudkannya. Langkah kecil yang dilakukan adalah olahraga bersama di Kantor-kantor kementerian dan instasi swasta. 

Dahulu kita mengenal hari Jumat sebagai hari olahraga disetiap kantor bukan hanya pemerintahan namun kantor swasta, sekolah dan fasilitas publik secara aktif mengadakan olahraga bersama. Bahkan, dulu di sekolah kami melakukan senam SKJ (Senam Kesehatan Jasmani) yang selalu dinanti-nantikan oleh murid di sekolah saya. Atau setiap hari minggu di fasilitas publik diadakan olahraga bersama yang membuat warga sekitar terpacu untuk bergaya hidup lebih sehat.

Saya sempat menanyakan, apakah perlu seorang public figure yang dijadikan sebagai role model dalam GERMAS ini? Secara tegas Ibu Menteri menjawab bahwa GERMAS adalah gerakan secara bersama-sama menjadi lebih sehat. GERMAS tidak membutuhkan role model perorangan, justru kitalah yang menjadi role model (agent of change) untuk masyarakat sekitar kita. Saya terkesan dengan jawaban Ibu Menteri, sudah saatnya mengubah midnset bahwa harus ada seseorang yang membuat kita hidup lebih sehat, namun motivasi dalam dirilah yang harus diperkuat dan menginspirasi orang lain untuk hidup sehat.

3 Langkah Bergaya Hidup Sehat (GERMAS)

salmanbiroe.com : GERMAS (Gerakan Masyarkat Hidup Sehat)

Mau Hidup Sehat? Mau Sehat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari? Tapi tidak tahu bagaimana cara memulainya? Eits, jangan khawatir saya akan membeberkan 3 langkah mudah yang bisa dilakukan tanpa mengeluarkan biaya tambahan atau tanpa ribet alias praktis.

Ini dia 3 langkah praktis bergaya hidup lebih sehat :
1. Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari dengan olahraga
2. Makan buah dan sayur secara rutin
3. Periksa kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali

Nah, mudah bukan 3 cara untuk hidup lebih sehat. Selanjutnya saya akan bedah lebih lanjut bagaimana melakukan ketiga hal tersebut secara efektif berserta tipsnya.

Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari 


Setiap harinya, secara tidak sadar kita melakukan aktivitas fisik seperti berjalan, naik sepeda, membersihkan rumah dan lainnya. Nah, melalui GERMAS, kita dituntut untuk lebih aktif dan melakukan kegiatan fisik secara rutin. Alangkah lebih baiknya kita melakukan olahraga rutin setiap hari, namun disaat kesibukan dan dealine menyerang. waktu terasa sempit dan malas melakukan kegiatan fisik. 

Untuk menghindari kemalasan dan waktu yang sempit, usahakan untuk berjalan ke arah kantor atau berjalan ke pasar bagi ibu-ibu yang sering naik ojek. Atau kalau anda penguna busway atau angkutan umum, bisa dicoba untuk berhenti satu halte lebih jauh dari halte sebenarnya dan berjalan kurang lebih 15 menit, maka pulang pergi akan tercapai aktivitas fisik ini. Mudah bukan? Tidak harus meluangkan waktu khusus namun bisa disiasati dengan berjalan lebih banyak dari biasanya.Apabila waktu kebih luang, usahakan untuk melakukan olahraga ringan  atau membereskan rumah yang telah berantak misalnya menjadi nilai plus dan sehat. 

Makan buah dan sayur secara rutin


Makan buah dan sayur menjadi momok bagi sebagian orang. Namun, buah dan sayur memiliki manfaat yang bagus bagi kesehatan. Apalagi biaya rumah sakit yang kian meningkat menjadi pengingat kita bahwa sakit jauh lebih mahal daripada menjaga kesehatan. Memang buah dan sayur menambah budget belanja harian, namun apabila keluarga sehat, biaya rumah sakit tidak akan digunakan. 

Bagi yang tidak suka buah dan sayuran, cobalah makanan dengan campuran antara daging dan sayur atau makanan olahan yang terbuah dari sayuran dan buah untuk variasi sehingga jauh lebih sehat. Buah dan sayur memiliki vitamin lengkap dan dibutuhkan oleh tubuh untuk meregenerasi sel-sel tubuh sehingga tubuh lebih fresh.

Periksa kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali


Percayalah bahwa sakit itu lebih mahal dari sehat. Tanamkan dalam diri bahwa biaya rumah sakit mahal dan akan lebih mahal daripada kita membeli tambahan buah untuk keluarga kita. Ibu-ibu harus mulai pandai menyuguhkan masakan yang kandungan gizinya seimbang dan lebih sehat dengan tambahan buah. 

Sebagai bagian untuk menjaga kesehatan, dibutuhkan pemeriksaan rutin selama 6 bulan sekali. Kita tidak akan tahu penyakit apa yang menimpa kita dalam kurun waktu beberapa tahun, apabila kita tidak rutin mengecek kondisi kesehatan. GERMAS mengalakan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar terhindar dari satu penyakit berbahaya. Setiap kali kita memeriksa kesehatan, maka segala hal akan dicek, misalnya gula darah, kolesterol, asam, dan lainnya. 

Sudah saatnya menjalankan GERMAS ini sebagai bagian dari hidup dan gaya hidup. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 

Informasi lengkap mengenai GERMAS 

Website Kementerian Kesehatan 
http://www.depkes.go.id/

Social Media 
Twitter : https://twitter.com/KemenkesRI

Wisata Asyik Keliling Kota-Kota Di Jepang Dengan Sepeda


Pada saat ke Jepang, dibenak kita pasti akan tergambar transportasi canggih seperti MRT, Kereta Bawah Laut dan moda transportasi lain. Namun pernahkah terbesit dalam pikiran untuk mencoba sesuatu yang beda saat mengelilingi kota Tokyo atau Kyoto dengan Sepeda? Bagi yang belum pernah merasakan sensasi mengelilingi kota-kota di Jepang, kayaknya harus mencobanya. 

Sepeda sepertinya tak asing bagi kita yang tinggal di Indonesia. Banyak yang memanfaatkan moda tranportasi ini di kampung sampai ke kota, namun ternyata masyarakat Jepang juga banyak memanfaatkan moda tranportasi ini karena selain murah, juga sehat. Bahkan, jalur seperti trotoar atau jalur sepeda disediakan khusus. Kadang, sepeda digunakan hanya untuk jarak dekat seperti dari rumah menuju ke Stasiun terdekat, atau untuk berbelanja ke pasar yang tak jauh dari rumah. 

Belakangan ini, traveler yang sudah bosan dengan kereta cepat atau bus mencoba sensasi berbeda dengan menyewa sepeda dan menikmati sekeliling area tersebut. Selain nyaman dan tidak terburu-buru, banyak sekali hal-hal yang tidak kita temukan saat kita mengunakan kereta cepat atau bus. Mungkin saja, tempat yang tidak banyak dikunjungi orang namun memikat hati justru akan ditemukan dengan bersepeda. Bagai menemukan harta karun yang terpedam kan?

Nah, tempat apa saja sih yang cocok untuk mengexplore dengan bersepeda di Jepang? 

Asakusa, Tokyo


Tokyo Skytree Tower nampak menjulang saat langkah terhenti di Sungai Sumida, sungai yang membelah Asakusa dan memisahkannya dengan Tokyo Skytree. Selain Menikmati Sungai Sumida, Asakusa memiliki Kuil Sensoji yang menjadi ikon Tokyo. Selain Sensoji, di sepanjang Nakamise, penjual oleh-oleh khas Jepang. Tentu saja sensasi Jepang dalam tradisional maupun modern bisa dilihat lebih dekat dengan sepeda. 

Kyoto 


Kyoto bisa disebut kembaran dari Yogyakarta. Keduanya sama-sama menjaga tradisi dan budayanya sehingga tak heran jika melihat wanita berpakaian kimono lengkap dan berias sangat tebal. Kalau tidak salah sebutan Geisha ini sering digunakan untuk wanita penghibur dengan konotasi yang kurang baik. Namun, sekarang jumlahnya tidak sebanyak pada abad 18 dan 19. Mengelilingi Distrik Gion dengan pemandangan Geisha, bangunan tradisional dan toko-toko membuat perjalanan lebih terasa menyenangkan. Apalagi kalau ingin mengoleksi banyak foto-foto dari distrik ini.

Shimanami Kaido

Picture : http://www.japan-guide.com/e/e3478.html
Pulau Honshu dan Pulau Shikoku memiliki jembatan penghujung dengan panjang sekitar 60 kilometer yang menghubungkan beberapa pulau dan jembatan. Didaerah ini pula banyak diadakan event internasional seperti lari marathon. Pemandangan dari jembatan ini sangat luar biasa menawan, apalagi pemandangan lau dari pulau Seto. Bersepeda mengelilingi jembatan dan menikmati pulau-pulaunya akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. 

Picture : http://www.japan-guide.com/e/e3478.html
Kibi Plain, Okayama


Kota Okayama menjadi salah satu tempat menarik yang wajib dikunjungi. Seperti layaknya pedesaan di Indonesia, Okayama memiliki pemandangan asri dengan tanaman disepanjang jalan yang dilaluinya. Jepang memang identik dengan Tokyo yang serba cepat dan modern, namun Okayama ini membuktikan sisi lain yang tidak pernah dibayangkan di benak wisatawan pada umumnya. Kibi Plain ini merupakan dataran sepanjang sekitar 17 kilometer dengan padi dan tumbuhan lainnya di samping kanan dan kiri jalan. Dijamin puas menikmati sisi lain dari Jepang ini.

Rental Sepeda Untuk Traveling


Roda jaman berputar, begitu pula dengan teknologi yang digunakan atau ditambahkan pada sepeda. Teknologi tersebut menginsprasi dibuatkan sepeda listrik, apalagi Jepang merupakan salah satu negara dengan inovasi dan teknologi yang luar biasa. Jadi tidak ada keraguan untuk memakai sepeda listrik. Namun karena harga sepeda listrik ini lebih mahal dari sepeda manual, alangkah baiknya menyewa saja ditempat seperti Asakusa, Tokyo atau Kyoto. Harga sewa sepeda berkisar antara 100-300 yen per jam, 400-800 yen per setengah hari dan 1.000-1.200 per hari.

Sebelum menyewa sepeda pastikan membawa fotocopy passport dan sertakan alamat dan nomor handphoe atau email yang bisa dihubungi. Hal ini untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan atau pencurian sepeda.

Aturan bersepeda di Jepang bisa dibilang sangat ketat, seperti gunakan jalur khusus sepeda atau trotoar jika tidak ada jalur khusus. Kemudian disarankan untuk mengunakan helm sepeda. Dan dilarang parkir sembarangan, dan apabila melanggar maka akan terkena denda. Jangan lupa untuk mengunci sepeda, karena bisa saja orang lain mengunakan tanpa tahu milik siapa. Untuk menghindari hal-hal yang kurang jelas, sebaiknya menanyakan secara langsung pada tempat menyewa sepeda.

Okay, setelah menyewa sepeda, kini saatnya menelusuri tempat yang tersembunyi di Jepang. Selamat bergowes. Jya, matta ne.

Kerala (India) Blog Express Season 4


Seperti de javu, saya kembali membangunkan mimpi setahun lalu. Kerala, sepertinya nama ini terus memanggil-manggil dan terus berputar-putar di kepala. Hanya saja, salah satu provinsi atau bagian di India ini begitu meresap sampai-sampai setiap malam saya harus memutar-mutar kepala agar dapat menginjakan kaki untuk pertama kalinya di India.

Kerala Blog Express telah memasuki season 4. Saya ternyata pernah mencoba mendaftar pada tahun 2014 lalu, namun karena blog saya masih belum memiliki domain dot com, tentu saja membuat percobaan ini gagal. Di tahun berikutnya, saya telah memiliki domain dan banyak teman-teman blogger yang mendukung, dan Alhamdulillah saya finish di urutan ke-2 pada saat penutupan voting, namun sepertinya Tuhan belum mengizinkan saya singgah ke India, saya pun gagal berangkat. Dan tahun inilah kesempatan yang bagus untuk melanjutkan momentum dan impian saya pergi ke India. 

Kerala Blog Express Season 3
Setiap jengkal di Kerala merupakan berkah dari Tuhan. Sepertinya Tuhan dan Para Dewa ingin memberikan secuil tanah yang berada disurga untuk ditempatkan di Kerala. Tempat Para Dewa berkumpul, seperti itulah kata-kata yang pantas mengambarkan keindahan alamnya. India memang identik dengan New Delhi atau Kalkuta, namun dengan perkenalan saya dengan Kerala, saya rasa India patut berbangga dengan keistimewaan Kerala. Kerala adalah God's Own Country

Menyalakan Asa Ke Kerala


  
Dengan bekal pengalaman tahun lalu, saya mulai meminta ("Ngemis") vote mulai dari inbox di facebook, WA satu per satu kontak yang ada, kemudian meminta dukungan dari komunitas dan grup blogger, dan menyebarkan secara luas di social media mulai dari twitter, instagram, path dan facebook. Mulanya dukungan secara cepat didapatkan, namun perlahan-lahan kemudian mulai stagnan. Pada saat kondisi itulah, saya mulai berkonsultasi dengan Mba Donna dan Haryadi (Omnduut), tentang apa strategi yang bisa dilakukan, karena hal itulah yang bisa saya manfaatkan untuk mendorong motifasi saya ke Kerala.

Beberapa minggu waktu saya hampir habis hanya untuk meminta vote satu per satu, namun seperti berkejaran dengan waktu dan saingan yang teman dari Indonesia yang kebetulan saya kenal secara pribadi membuat motivasi saya mulai meluntur, namun beberapa minggu sebelum penutupan saya mulai membulatkan tekad, bahwa setiap orang tentu saja berhak mendapatkan apa yang ia impikan dengan usaha. Dengan keyakinan, saya pun tetap melakukan hal-hal yang saya lakukan di awal.

Saya meminta Vote dengan cara : 


2. kemudian tekan tombol atau tanda jempol VOTE NOW 


3.  Kemudian Login dengan akun facebook
4. Dan "DONE", terima kasih sudah Vote

Dan hasilnya sampai saat ini, saya merupakan peringkat ke 12 secara keseluruhan dan peringkat ke 2 di Indonesia. 


Peringkat 12 Dunia

Peringkat 2 Indonesia
Dalam bulan Januari 2017, Pihak Kerala Tourism atau Panitia Kerala Blog Express akan menyeleksi sebanyak 30 kontestan dari seluruh Dunia dan diprioritaskan yang berada di 30 besar. Namun, bukan Kerala Blog Express namanya kalau tidak ada kejutan, pada 3 season sebelumnya, belum tentu 30 besar secara vote akan otomatis akan berangkat, karena akan disesuaikan dengan jatah per negara dan tentu saja faktor X lain yang kurang kami pahami. Namun, sekali lagi, saya hanya manusia yang bisa berusaha dan berdoa yang terbaik. Semoga saya bisa menginjakan kaki saya di Kerala, India. Amin.

Terima kasih kepada semua teman-teman seluruhnya mulai dari teman di Pemalang, Semarang, Jakarta, teman komunitas Indonesia Corners, Blogfam, teman-teman lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Doakan semoga saya bisa berangkat ke Kerala. Amin Ya Allah. 

PROSESI UPACARA”MOMEATI” ANANDA ALYA DWI ASTARI GOBEL DI MAKASSAR

khir tahun silam, tepatnya tanggal 25-26 Desember 2016, kami sekeluarga melaksanakan liburan ke Makassar sekaligus menyelanggarakan prosesi adat Gorontalo “Momeati” atau baeat untuk putri bungsu saya Alya yang baru saja memasuki masa akil balighnya. Rencananya prosesi “Momeati” Alya ini akan dirangkaikan dengan syukuran sunatan keempat sepupu laki-lakinya yaitu Febrian Suratinoyo , Fanny, putra adik saya [...]

Bakti BCA : Konservasi Penyu dan Penyediaan Alat Operasi Katarak


Beberapa waktu lalu, saya hadir dalam sebuah acara di Menara BCA, Jakarta Selatan. Terdapat dua agenda dijadwalkan hari tersebut, yaitu Konservasi Penyu dan Penyediaan Alat Operasi Katarak. Saya sempat mengeryitkan dahi, apa hubungan antara kedua hal sehingga disatukan dalam satu acara. Namun, setelah acara dimulai, saya mulai tersenyum. Kedua program tersebut adalah Bakti BCA, yaitu donasi atau bantuan yang diberikan kepada masyarakat dalam bentuk nilai tambah yang dapat dirasakan manfaatnya. 

Saya secara pribadi tertarik dengan Konservasi Penyu. Mengapa demikian? Karena beberapa tahun lalu, saya mengunjungi Pulau Pramuka, Kepulaun Seribu. Di pulau tersebut terdapat pengembangbiakan Penyu Sisik. Satu hal baru bagi saya, apalagi melihat secara langsung dengan mata kepala bagaimana penyu itu bertransformasi dari tukik (bayi penyu) menjadi penyu dewasa. Secara awam, saya tak paham betul bagaimana sistem pengembangannya, namun hal ini lebih baik daripada orang diluar sana yang menangkap penyu dan membunuhnya demi uang. Setahu saya, Penyu memerlukan waktu lama untuk kawin dan bertelur. So, sebaiknya mulai dari sekarang, saatnya mencintai satwa langka dan menyuarakan bahwa satwa ini juga membutuhkan kehidupannya.


Agenda lain adalah penyediaan alat operasi katarak. Seperti kita tahu, Katarak adalah satu penyakit yang timbul dibagian lensa mata yang mengaburkan pandangan dan biasanya terjadi pada lanjut usia. Suatu ketika saya menyaksikan secara langsung betapa penderita katarak sangat tersiksa dan cenderung emosional karena keterbatasan penglihatan. 

Donasi BCA Kepada WWF dan Perdami

Sumber : Fitrian.net
Presiden Direktur, PT Bank Central Asia Tbk, Bapak Jahja Setiaadmadja, mengungkapkan bahwa sudah saatnya BCA turut serta dalam peningkatan kualitas baik lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat dalam hal ini Konservasi Penyu dan Penyediaan Alat Operasi Katarak. Beliau merasa senang dengan kerjasama yang telah dilaksanakan dengan WWF dan Perdami. WWF adalah lembaga yang bergerak dalam bidang konservasi lingkungan terutama satwa langka di Indonesia. Sedangkan Perdami adalah Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia sehingga sangat tepat dengan bidang operasi katarak.

Tanggung jawab sosial mengerakan BCA memberikan donasi kepada kedua pihak sehingga dapat dimanfaatkan. Sebagai seorang warga, tentu saja program ini sangat baik, bahkan mungkin merupakan trobosan baru apalagi memberikan bantuan untuk konservasi satwa langka di beberapa daerah. Semoga donasi tersebut dapat terus digulirkan sehingga sebagian besar masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Namun, memang bukan hanya tugas beberapa pihak saja untuk bergerak, merupakan tanggung jawab seluruh warga negara. 

Penyu, Duta Bangsa Indonesia 


6 dari 7 jenis Penyu terdapat di Indonesia. Tentunya, saya merasa bangga bahwa Indonesia memiliki banyak spesies penyu. Namun, dengan keragaman spesies penyu tersebut, menjadi sebuah pekerjaan rumah untuk melestarikannya. Tantangan berat sekaligus menyenangkan karena dapat mengetahui lebih banyak tentang penyu. Mau tidak mau, kita akan lebih mengenal Penyu karena konservasi dilakukan dengan beberapa ahli di WWF.


Program konservasi penyu di Pangumbahan, Ujung Genteng – Sukabumi dan Aroen Meubanja – Aceh. Kedua daerah tersebut dipilih karena terdapat Hutan yang direhebatilitasi dan merupakan satu tempat ideal Penyu untuk bertelur.  


Pak Wawan Ridwan, perwakilan dari WWF Indonesia menyebut Penyu Indonesia sebagai Duta Bangsa. Bagaimana tidak, Penyu tersebut mampu melewati ribuan kilometer dan menyebrang samudera lintas negara dan benua. Apabila ditempel lambang negara dengan kode ID, maka suatu saat tertangkap nelayan atau warga lain maka merekalah duta bangsa. Penyu tidak memerlukan paspor ataupun visa untuk melewati suatu garis batas negara. Sungguh luar biasa Penyu Indonesia. 

Penyediaan Alat Operasi Katarak 

Sumber : bca.co.id
Katarak merupakan ancaman serius bagi usia senja. Bayangkan saja 50 persen angka kebutaan disebabkan salah satunya oleh katarak. Bahkan, pada usia sekitar 50an, usia tersebut rentan terhadap katarak. 

Sebetulnya apa yang menyebabkan Katarak? seiring bertambahnya usia, protein yang membentuk lensa mata akan berubah termasuk kandungan airnya sehingga menyebabkan mata menjadi keruh dan berair. Jika tidak ditangani dengan baik, katarak berpotensi menjadi kebutaan. 

BCA memberikan donasi sebesar 500 juta rupiah untuk membeli alat operasi berupa mikroskop yang digunakan untuk operasi katarak gratis di sejumlah daerah di Indonesia. Betapa mulianya yang dilakukan oleh BCA dan Perdami. Semoga langkah tersebut dapat diikuti oleh instasi lain sehingga katarak dapat ditekan dan diberantas tuntas melalui program ini.

sumber : fitrian.net
Informasi lengkap : 
PT BANK CENTRAL ASIA TBK
Sekretariat Perusahaan – Sub Divisi Komunikasi Korporasi
Biro Hubungan Masyarakat
Alamat: Jl. MH Thamrin No. 1
BCA Grand Indonesia Lt. 22 
Jakarta Pusat 
Telepon: (021) 2358-8000
Fax: (021) 2358-8300
E-mail: humas@bca.co.id