Blog: Review Singkat Spreaker Studio buat Podcasting

Spreaker adalah salah satu alternatif untuk hosting podcast yang ada di luar sana selain Soundcloud, Mixcloud, Libsyn dll. Saya pernah coba Spreaker beberapa kali namun akhirnya masih memilih ke Soundcloud karena melihat lebih banyak teman-teman penyuka podcast dan juga podcaster di sana. Reaksi dari pendengar podcast saya juga lebih banyak di Soundcloud.

Namun saya baru tahu (telat tahu tepatnya) kalau Spreaker punya aplikasi keren yang dikenal dengan Spreaker Studio. Dengan aplikasi ini kita bisa mixing podcast secara langsung tanpa harus susah payah pakai software editing suara. Semuanya juga bisa dilakukan dengan mudah dari ponsel. Lebih hebat lagi, kita bahkan bisa live podcast dengan aplikasi ini.

Saya menemukan Spreaker Studio ini gara-gara mencari padanan aplikasi BossJock yang hanya tersedia di iOS. Saat mencari di Playstore, memang tidak ketemu, tapi Spreaker Studio ini malah muncul di pilihan pertama. Di bawah ini video ulasan singkat dari pengalaman memakai aplikasi keren ini yang saya install di ponsel Xiaomi Redmi Note 4 saya (Kalau layar video tidak muncul di bawah, tautannya ada di akhir artikel ini). Kesimpulan ada di bagian akhir artikel

 

KESAN MENGGUNAKAN APLIKASI SPREAKER STUDIO:

YANG OKE:

  • Keren dan sangat praktis! Apa sih yang sekarang nggak bisa dilakukan di ponsel? Aplikasi ini jelas sangat mempermudah produksi podcast di ponsel.
  • Bisa langsung diunggah ke website yang sudah disediakan oleh Spreaker tentu dengan pilihan versi gratis dan versi berbayar.
  • Cocok buat yang banyak menggunakan sound effect, musik dll. Ini mengingatkan saya pada soundpad.
  • Lebih oke lagi kalau menggunakan handsfree atau lebih baik lagi mikrofon tambahan.

YANG NGGAK OKE:

  • Hal pertama jelas dari segi biaya. Aplikasi ini hanya mengizinkan produksi podcast selama 15 menit per hari dan maksimum 5 jam, sementara versi berbayarnya ada beberapa alternatif yang bisa dilihat di sini. Ini saya sebut nggak oke walau hak Spreaker untuk melakukannya. Wong ini bisnis mereka hehe
  • Hasil rekaman tidak bisa disimpan ke ponsel. Hanya ada pilihan untuk menggunggah ke website Spreaker.com, walaupun kemudian bisa di share ke layanan lain seperti media sosial dan juga Soundcloud. Andai saja Spreaker menyediakan versi premium untuk aplikasi ini yang bisa di save ke ponsel. Pasti keren.
  • Entah kenapa aplikasi ini hasil rekamannya agak kecil, sehingga kita perlu agak lebih keras bersuara. Selain itu entah kenapa suara latar terekam dengan sangat keras. Jadi kalau merekam di luar ruangan, akan lebih bagus kalau pakai handsfree atau mikrofon tambahan sekalian. Kalau tidak suara kita akan kalah dengan latar. Awalnya saya pikir ini karena faktor ponsel. Tapi saya sudah coba di beberapa jenis ponsel dan hasilnya sama.

TAUTAN TERKAIT:

 

Salam,

Rane

Episode 01 – Hidup Dalam Tempurung

Selamat Tahun Baru 2018! Episode pertama di tahun yang baru ini adalah segmen solo-podcast “In My Sok Tau Opinion“. Sebuah podcast yang sangat personal, agak subyektif dan sedikit kontemplatif.

Jadi gue baru saja nonton salah satu episode Ted Talk lama oleh seseorang bernama Eli Pariser dan lantas merasa menemukan jawaban atas kegalauan gue akhir-akhir ini melihat makin konyolnya kita adu rusuh di dunia online, bahkan juga sudah merambah offline.

Bisa didengarkan lewat player di bawah atau langsung ke soundcloud di sini.



Tautan Terkait:

*Disclaimer:

  • Podcast ini mengutip sebagian dari episode Ted Talk oleh Eli Pariser
  • Musik yang dicover di episode ini hak ciptanya ada pada pemiliknya dan saya cover bukan untuk tujuan komersil

Saatnya Membalas Budi Orang Tua


Setiap kehidupan pasti memiliki dua sisi, seperti memberi dan menerima. Dan setiap kehidupan pula akan memiliki masanya, tak terkecuali orang tua kita yang dahulu mengasuh kita pada saat bayi hingga sekarang yang terus menerus memberikan bukan hanya harta namun kasih sayang. Dan, saya yakin kasih orang tua dimana pun tulus dan tidak akan terputus bahkan sampai akhir hayat. Nah, untuk membalas setiap kebaikan yang telah diberikan, maka tak satupun perbuatan yang akan menyamainya. Walaupun demikian, sepatutnya kita membalas setiap budi baik dengan perbuatan yang akan menyenangkan hatinya. 

Ibu saya telah meninggal beberapa tahun lalu. Waktu itu beliau dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia. Selama perawatan di rumah sakit, terkadang dibutuhkan popok dewasa dengan ukuran yang cukup besar. Kalau tidak salah ukurannya XL. Alasan utama mengunakan popok karena sempat beberapa kali masuk ICU dan tidak sadarkan diri. Bahkan setelah pulang ke rumah pun masih menggunakan popok tersebut. Waktu itu saya belum mengenal lebih jauh merknya, yang saya tahu popoknya berwarna biru dan kuning. 


Walaupun hanya sebentar saja menjaga almarhumah ibu, namun saya merasakan kepuasan batin. Andai saja saya tidak bisa menjaga beliau pada masa-masa kritis, maka penyesalanlah yang akan saya rasakan selama ini. Masalah popok dewasa ini mungkin sepele, namun jika dalam kondisi yang serba darurat, maka popok ini menjadi hal yang penting.

Pada mulanya saya tidak mengetahui merek apa yang Ibu saya gunakan selama di rumah sakit, dan belakangan ini saya baru sadar bahwa merek tersebut adalah Confidence. Salut buat Confidence yang memberikan kemudahan bagi orang tua saya selama di rumah sakit.



Dan beberapa waktu lalu, saya dikejutkan kembali dengan pemberian rekor MURI atas 10.000 testimoni yang didapatkan Confidence melalui websitenya. Tentu saja saya kagum karena Confidence ini memang memberikan kemudahan bagi orang tua dalam melewati masa-masa kurang mengenakan dalam hidup. Lalu apa saja inovasi yang Confidence berikan? Salah satunya adalah popok dewasa dengan model celana sehingga dapat digunakan dimana saja dan kapan saja.

Selain digunakan pada saat perawatan di rumah sakit, Confidence ini dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari, pengidap gangguan inkontinensia urine dan traveling. What is inkontinensia urine? Inkontinensia terjadi karena melemahnya otot dasar panggul yang menahan keluarnya urine dari kandung kemih sehingga menyebabkan penderita sering buang air kecil tak terkendali. SERING TERJADI PADA USIA LANJUT dengan ratio WANITA : PRIA = 2 : 1.

Penyebab Inkontinensia Urine pada wanita disebabkan oleh Usia (kelemahan otot dasar panggul), Kehamilan dan persalinan, Kegemukan (obesitas), Hormon, Menopause, Diabetes Melitus (DM), Stroke, Operasi pengangkatan rahim, Infeksi saluran kemih (ISK),  dan Penyakit paru-paru / Batuk kronik.


Acara penganugerahan Rekor MURI kepada Confidence ini dihadiri pula oleh Dewi Yull dan putranya, Surya. Dewi Yull menceritakan pengalamannya pada saat traveling ke beberapa daerah yang sangat sulit ditemukan toilet dalam jangka waktu perjalanan yang cukup lama. Kemudian beliau menceritakan bahwa berdasarkan saran dari penyanyi dangdut yang biasa traveling antar kota dengan durasi cukup lama, mereka menggunakan popok dewasa selama perjalanan. Sebetulnya pada saat awal pemakaian, Dewi Yull, rekan duet almarhum Broery Pesolima, mengaku was-was namun sangat nyaman ketika sudah dalam perjalanan.

Untuk pemakaian sehari-hari, popok ini termasuk sangat nyaman, apalagi digunakan oleh pengidap inkontinensia urine yang tidak dapat menahan buang air kecil.  Selain itu karena bentuk yang sangat praktis tentu saja memberikan kenyamanan.


Selamat kepada Confidence yang selalu memberikan yang terbaik buat orang tua, tentu saja membalas budi orang tua tidak akan cukup disini saja, namun inilah salah satu cara memberikan perawatan dan kenyamanan kepada orang tua. Terima kasih Ayah dan Mamah atas segala kebaikan selama ini. 

Dunia Dalam Genggaman Dengan CIMB Niaga Go Mobile


Ngomongin kemajuan teknologi memang tidak ada batasan dan selalu takjub dengan perkembangan dari hari ke hari. Dahulu, tidak pernah terpikir bahwa handphone bisa secanggih sekarang seperti video call dan teknologi water proof. Orang yang berpikir out of the box dan menciptakan sesuatu yang futuristik sering kali dicap sebagai orang gila, namun bagi saya, kita membutuhkan orang-orang gila tersebut untuk membangun bangsa sebagai sebuah bangsa yang kreatif dan tidak terduga oleh negara lain. 

Kita seperti dibawa lagi ke era diawal 2000-an, dimana internet masih 'langka' dan hanya bisa diakses oleh sebagian orang saja, namun di akhir 2017 ini, semua orang bisa merasakan internet dalam genggaman tangan saja. Bayangkan jika teknologi tidak berkembang? Bisa saja saat ini kita masih kesulitan untuk transfer uang dan melakukan belanja secara online. Tidak dipungkiri, saya pun membutuhkan teknologi untuk memudahkan kehidupan kita sehari-hari. Teknologi memudahkan dan membuat semuanya serba cepat dan praktis.

Dan, kini dunia perbankan pun menyambut gembira seluruh teknologi yang telah diterapkan beberapa tahun ini. Dahulu untuk melakukan transfer harus mengantri lama-lama di ATM, namun berkat perlombaan teknologi dari beberapa bank, hanya dengan mengunakan smartphone saja, transfer lebih mudah dan cepat.


Saya suka dengan perkembangan teknologi yang ditawarkan oleh bank-bank, apalagi dengan kompetisi yang sehat antar bank maka inovasi untuk menjadi terbaik dalam aplikasi mobile ini pun menjadi semakin sempurna. CIMB Niaga pun mengikuti perkembangan teknologi dengan meluncurkan Go Mobile. Go Mobile merupakan sebuah rekening ponsel dengan fitur-fitur yang sangat menawan dan canggih. 

Apa saja sih fitur-fitur yang membuat rekening ponsel ini beda dengan yang lainnya?

Simply Modern Look


Biasanya ketika membuka aplikasi perbankan, kita dihadapkan dengan problem tampilan yang kurang bersahabat karena kurang friendly dan cenderung "old". Untuk melihat bagian depan saja masih mengunakan versi lama yang kurang kece apalagi melihat bagian dalam yang kurang lebih sama dengan bagian depan.

Go Mobile memberikan tampilan yang modern dan sangat responsive. Dengan tampilan simple dan modern, go mobile sangat mudah digunakan dan terdapat fitur-fitur yang sangat membantu seperti finger touch ID dan 1 device login serta masih banyak lainnya.

Finger Touch ID 

Jaman now, membutuhkan kepraktiksan dalam apapun terutama untuk login smartpone dan aplikasi. Kadang kala pada jam-jam sibuk kantor atau pada saat meeting ternyata harus menyelesaikan transaksi dari balik layar smartphone, namun sangat ribet karena harus memasukan user id dan password, belum lagi transaksi harus mengunakan pin dan lainnya. Habislah waktu untuk memikirkan lamanya bertransaksi. Go Mobile ini memberikan solusi dengan touch id mengunakan finger, dengan sekali sentuh maka aplikasi akan terbuka dan transkasi pun beres.

Segala Jenis Smartphone

Go Mobile merupakan salah satu aplikasi yang sangat ramah di segala jenis Smartphone mulai dari windows, blackberry, apple dan android. Namun pada saat ini hanya bisa digunakan untuk apple dan android aja. Untuk penguna android bisa mengunduhnya disini.


1 Device Login

Kadang kala aplikasi bisa dibuka secara sembarangan di smartphone lainnya jika diinstal di handphone lainnya. Hal ini bisa membuat keamanan jadi terganggu dan kemungkinan untuk disalahgunakan sangat besar. Go Mobile menjawab keraguan ini dengan hanya mengijinkan 1 device yang bisa melogin sehingga sangat aman.



Rekening Ponsel Online Registration  

Saat ini hanya beberapa bank yang menyediakan registrasi rekening ponsel melalui online, dan salah satunya adalah CIMB Niaga melalui Go Mobile. Dengan registrasi online ini maka dapat menghemat waktu dan tenaga. Oh iya, rekening ponsel ini bisa dibuat secara online jika memiliki rekening bank di CIMB Niaga.

Promo Code 

Go Mobile memberikan tawaran menarik karena banyak sekali promo-promo yang dapat langsung dirasakan misalnya pulsa, voucher makan dan banyak lainnya. Kode-kode ini bisanya dapat digunakan untuk membeli barang tertentu. Untuk bulan ini masih terdapat promo JUSTGOMOBILE dan mendapatkan bonus pulsa Rp 25.000



Senangnya bisa berkumpul bersama beberapa teman untuk merasakan kecanggihan Go Mobile dan merasakan kemudahan yang diberikan oleh CIMB Niaga. Oh iya, pada kesempatan lalu, saya sempat mengikuti games-games yang diberikan dan banyak hadiah yang dibawa pulang terutama koper, voucher aquarium dan voucher starbuck. So, tunggu apalagi, banyak sekali kemudahan dan keuntungan yang bisa didapatkan dengan menjadi pelanggan CIMB Niaga. 

5 Fakta Tentang Smartphone Xiaomi Mi A1

5 Fakta Tentang Smarphone Xiaomi Mi A1

Setelah beberapa lama menggunakan Xiaomi MiA1 ada beberapa catatan kecil yang bisa saya rangkum dalam tulisan pendek ini. Bukan review sih, karena sudah banyak juga yang menulis review Xiaomi Mi A1 ini, dari mulai unboxing sampai segala macam. Yah dari tulisan-tulisan itu juga saya mendapatkan referensi sebagai bahan tambahan menulis postingan ini. Sebelum lanjut cekidot spesifikasi Xiaomi MiA1 pada gambar di bawah ini:


5 Fakta Tentang Smarphone Xiaomi Mi A1

Spesifikasinya lumayan untuk smartphone kelas menengah. Cangkang logam full metal body dengan lengkung di keempat sisinya membalut layar berukuran 5,5 inci dengan resolusi full-HD. Xiaomi Mi A1 tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni gold, rose gold, dan black. Yang paling utama, Xiaomi Mi A1 memiliki kamera ganda (dual camera) di bagian belakang dan sensor sidik jari di bawah kamera tersebut.

Kedua kamera Xiaomi Mi A1 memiliki spesifikasi kamera dengan resolusi 12 megapiksel dan konfigurasinya serupa iPhone 7 Plus. Satu kamera memiliki bidang pandang lebar (wide), sementara lainnya tele, untuk foto portrait dengan efek background yang buram (blur/bokeh).

Dalam jajaran smartphone Xiaomi, Mi A1 adalah smartphone pertama dengan firmware Android One. Saya pernah berseloroh bahwa saking ingin cepatnya merilis handphone dengan dual camera maka Xiaomi mengeluarkan seri Mi A1 tanpa mau menunggu firmware MiUi 9.0 tersedia untuk MIA1, opini yang dangkal dan sotoy tentunya. Akhir November 2017 saya membeli MiA1 dari Erafone Mal Metropolitan Bekasi dan masih menggunakannya sampai saat ini.

Berikut 5 fakta tentang MiA1 yang perlu kita tahu:

1. Android One firmware 

MiA1 adalah smartphone pertama Xiaomi yang tidak menggunakan firmware MiUi kebanggaannya. Mungkin Xiaomi sedang PDKT dengan Google atau sedang mencoba strategi marketing baru untuk melihat tanggapan pasar terhadap produk smartphonenya.

2. Bukan satu-satunya produk Xiaomi yang berkamera ganda

MiA1 bukan satu-satunya produk Xiaomi yang berkamera ganda karena masih ada jajaran smartphone Xiaomi yang juga memiliki dual camera, sebut saja Xiaomi Redmi Pro, Xiaomi Mi 5s Plus, Xiaomi Mi6, Xiaomi Mi 5x dan seterusnya.

3. Memiliki "saudara kembar"

Silakan bandingkan spesifikasi Xiaomi Mi A1 vs Xiaomi Mi5x, semua identik, perbedaannya hanya 1, Mi5x menggunakan firmware MiUi sedangkan Mi A1 menggunakan Android murni Android One. Sebenarnya gak cuma itu, harga juga beda, Mi5x dijual dengan sedikit lebih mahal dari MiA1. 

4. Termurah dibanding produk Xiaomi berkamera ganda lainnya

Sampai saya iseng menulis postingan ini, MiA1 (3,1 juta) masih yang termurah dibandingkan dengan harga Xiaomi Redmi Pro (3,5 juta), Xiaomi Mi 5s Plus (4 juta), Xiaomi Mi6 (5-6 juta), Xiaomi Mi 5x (3,5 juta).

5. Bukan yang pertama menawarkan kamera dengan 2x optical zoom

Fitur optical zoom sudah ditawarkan oleh banyak smartphone, sebut saja Samsung Galaxy 8, Oppo R11, Asus ZenFone 3, Apple iPhone 7 Plus dan lain-lain. Beberapa referensi menjelaskan bahwa hanya salah satu kamera saja yang memiliki kemampuan 2x optical zoom.

Lain dari itu ada beberapa kekurangan dari Xiaomi MiA1 yang saya rasakan. Soal hasil foto dengan cahaya minim atau low light masih lebih bagus hasil foto Xiaomi Mi4i (hp saya sebelumnya), noise pada hasil foto sulit untuk diminimalkan, saya belum menemukan caranya. Kemudian soal display layar yang lambat beradaptasi saat di luar ruangan. Sesekali saya mendapatkan layar menyala dengan minim warna atau rada pucat dan pernah juga mendapatkan layar agak gelap di bawah matahari, padahal menu "kecerahan adaptif" selalu saya seting dalam posisi menyala atau "on". Soal dual-SIM card (hybrid slot) bisa digunakan untuk kartu memory tambahan saya sih gak ada masalah, saya hanya menggunakan 1 nomor, maka slot selebihnya saya gunakan untuk memory card 16GB untuk menyimpan foto dari kamera dan lain-lain. 

Selain kelemahan MiA1 di atas, kelemahan Xiamo MiA1 yang bikin gak asik itu adalah tidak adanya aplikasi FM Radio. Jangan salah, hardware Xiaomi MiA1 sudah dibekali kemampuan untuk menerima siaran FM Radio secara offline, sayangnya keterbatasan keleluasaan pada Android One membuat Xiaomi tidak memasukkan aplikasi radionya ke MiA1, padahal aplikasi radio FM Xiaomi sudah lumayan bagus. Kita tunggu saja, mungkin ke depan Xiaomi atau Google akan merilis aplikasi radio FM. Kalau tidak yah kebangetan, masa mau dengerin radio aja harus masuk ke menu Hardware test?

Gaël Duval Perkenalkan eelo, Android Tanpa Citarasa Google

Gaël Duval Perkenalkan eelo, Android Tanpa Citarasa Google
Gaël Duval namanya. Pengguna OS Mandrake Linux pasti mengenal nama ini karena dialah salah satu pencipta sistem operasi alternatif dari Microsoft Windows tersebut. Lama tidak terdengar namanya kini dia kembali dengan membawa berita segar, sebuah OS yang berbasis Android namun "diceraikan" dari aplikasi-aplikasi sistem Google. 

Smartphone Android yang kita miliki sangat terikat dengan pembuat sistem operasinya yaitu Google atau Alphabet Inc. Android tidak akan berjalan maksimal jika kita tidak memasukkan alamat e-mail dan password. E-mail yang juga milik Google sendiri yaitu GMail.

Smartphone yang kita miliki memang berada di tangan kita dan kita bebas menggunakannya untuk apa saja. Tapi OS Android yang membuat smartphone kita berfungsi itu sepenuhnya tetap milik Google, dan Google selama 24 jam tanpa jeda memantau aktivitas kita secara terus-menerus, memiliki data pribadi kita, mengetahui ke mana kita pergi, apa yang kita potret dst. Kasarnya, kalau Google mau, Google dengan sangat mudah dapat menghentikan semua layanan yang diberikannya itu dengan mematikan HP kita kapan saja dari jarak jauh. 

Gaël Duval Perkenalkan eelo, Android Tanpa Citarasa Google

Lalu bagaimana kita bisa lolos dari keadaan seperti itu?. 

Gaël Duval memberikan pilihan atau alternatif agar Google tidak selalu menguntit pengguna Android, dan semua itu kembali berpulang kepada pilihan sang pengguna. OS eelo diperuntukkan bagi pengguna yang mengutamakan privasi dan tidak mau data pribadinya dikomersilkan ataupun untuk kepentingan lainnya.

Gaël Duval pernah melakukannya kepada Microsoft Windows, dia menjadi salah satu aktor yang berkontribusi untuk membuat Linux desktop sebagai pilihan kredibel bernama ‘Mandrake Linux’ yang dikembangkan di tahun 1998 sebagai alternatif dari Microsoft Windows.

Versi awal OS eelo, sistem operasi alternatif yang tidak menghendaki adanya campur tangan Google terlalu sehingga dapat mengganggu privasi dari para pengguna smartphone ini diperkirakan akan tersedia pada pertengahan 2018. Saat ini, eelo telah mengumumkan prototype platform baru ini dengan dalam smartphone LeEco Le2.

Gaël Duval Perkenalkan eelo, Android Tanpa Citarasa Google
Menurut Gaël, untuk memutus ketergantungan kepada Google maka sistem operasi eelo mempertimbangkan untuk menggunakan DuckDuckGo dan Qwant sebagai pengganti mesin pencari Google, F-Droid dan APKPure sebagai pengganti Play Store, serta beberapa alternatif aplikasi lain termasuk Telegram, NextCloud, OpenStreetMaps, iRedMail, dll.

Layanan aplikasi dan penyimpanan cloud akan ditawarkan dengan perlindungan ketat terhadap informasi personal pengguna. Layanan tersebut akan berbasis software yang ditawarkan oleh LineageOS, hasil pengembangan CyanogenMod atau menggunakan microG GmsCore sebagai pengganti Google Play Services Framework.

Seperti apa rasanya Android tanpa Google service? Silakan periksa daftar device smartphone yang sudah dapat merasakan sensasi OS eelo di sini

Saya pernah mengintall LineageOS tanpa mengintall GAPPS (Goole Apps) karena suatu kesalahan, yah memang fungsi dasarnya masih berfungsi namun akhirnya saya menginstall GAPPS karena tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menggantikan aplikasi-aplikasi yang sudah disediakan Google dalam bundel paket GAPPS. Dari pengalaman itu saya tidak heran jika OS eelo ini akan hadir dan akan menjadi alternatif yang digemari karena tidak semua Google Apps kita gunakan dan pastinya telah menyita ruang penyimpanan handphone kita.

Selamat berakhir pekan :)

Protopia dan Masa Depan Media Sosial

Protopia dan Masa Depan Media Sosial

Ini postingan gak serius kok, jadi santai ajah kalau gak paham ke mana arahnya, saya juga cuma nulis ajah sih. :D
Jadi ceritanya ada yang bertanya tentang masa depan Media Sosial (Socmed), ini nanti arahnya mau ke mana? Seakan-akan saya tau jawabnya, tapi biang sotoy (bi-sot) bisa lah mencoba memprediksi sedikit berdasarkan contekan kanan-kiri :)
Untuk menjawab pertanyaan ini yang perlu diperhatikan itu kata "ke mana", apakah yang dimaksud tujuan jangka pendek atau tujuan jangka panjang? (itu jawaban ngeles hahaha).

So berdasarkan Sotoylogi masa depan sosial media yah gak beda jauh dengan perkembangan teknologi secara umum, beberapa saya coba list sebebasnya ajah.

Virtual Reality (VR)

Jangka pendeknya, kalo ngomongin sosial media (sosmed) kayaknya cukup mewakilli kalau kita ambil contoh Facebook ajah. Nah sesuai visi Facebook "Connecting People", Mark Zuckerberg awal tahun 2017 lalu sudah menjelaskan bahwa Facebook akan mengembangkan teknologi VR (Virtual Reality). Semua orang bisa terhubung dengan "nyata secara virtual" dengan perangkat yang disediakan oleh Facebook bernama "Oculus Rift", kalau kamu belom tahu, Oculus Rift ini dagangannya Facebook.

Facebook gak main-main mengembangkan Oculus Rift, 2014 Facebook mengakuisisi Oculus, tahun 2017 Facebook "membajak" Hugo Barra dari Xiaomi untuk menjadi pemimpin Pengembangan VR di Facebook.

Hugo Barra ini siapa?
Hugo Barra adalah mantan wakil presiden manajemen produk Android di Google (Vice President of Android Product Management) tahun 2013 lalu. Ia kemudian "pindah kerja" ke Xiaomi untuk menjadi Wakil Presiden Internasional di Xiaomi. Pengguna Xiaomi selalu menantikan kabar darinya jika ingin mengetahui apa yang akan dilakukan Xiaomi ke depan dan fitur-fitur serta produk-produk terbaru Xiaomi.

Hanya saja untuk sampai ke situasi di mana kita bisa membuat toko atau kafe kita dapat dikunjungi secara virtual saya rasa masih jauh, alat-alatnya masih mahal dan apakah memang dapatnya tempat bisnis kita dikunjungi secara virtual itu penting? untuk saat ini rasanya belum.


Apakah VR benar-benar akan menjadi teknologi masa depan?

CEO Apple Tim Cook nampaknya berseberangan dengan Zuckerberg, di sebuah wawancara ia pernah menyampaikan bahwa Augmented Reality (AR) akan lebih berkembang di banding VR. Belakangan ia malah menyatakan bahwa masa depan internet akan dipengaruhi oleh artificial intelligent (AI) seperti prediksi banyak para tokoh ICT lainnya.

Disney juga percaya AR lebih ideal ketimbang VR dalam konteks taman hiburan. Untuk hal ini bersama Lenovo, Disney telah mengembangkan AR headset khusus yang dirancang untuk para pencinta Star Wars, lengkap dengan motion controller berwujud Lightsaber.

Teknologi VR terkini sudah "dipamerkan" oleh Zuckerberg di status-status Facebook-nya, kepoin aja facebook-nya langsung biar lebih jelas sudah sampai mana dan mau kemana perkembangan teknologi VR ini.




Augmented Reality (AR)

Augmented Reality (AR) ini sulit dijelaskan, Salah satu Game terkenal yang memanfaatkan AR adalah Pokemon Go yang menggunakan tekhnologi AR dalam aplikasinya. Pengguna bisa menjelajah lingkungan sekitarnya dengan menggunakan map khusus dalam apps dan menemukan monster-monster lucu seperti Pikachu, Bulbasaur, dan lainnya. Monster-monster lucu ini hanya ada dalam dunia Augmented Reality.

Lalu selain untuk game seperti itu kira-kira apa manfaatnya buat masyarakat? Teknologi ini juga masih terus dalam tahap pengembangan dan butuh banyak terobosan kreatif agar teknologi AR ini bermanfaat luas dan merakyat. Kata teman saya, game seperti Pokemon Go ini juga bisa menjadi peluang, kita dapat memanfaatkannya dengan mengubah tempat usaha kita menjadi PokeStop atau arena gym Pokemon Go sehingga banyak para pemain game/trainer akan betah berlama-lama di lokasi usaha kita.


Artificial Intelligent (AI)

Artificial Intelligent (AI) atau Kecerdasan Buatan ini sebenarnya sudah banyak diaplikasikan pada banyak teknologi, Digital Asistant pada smartphone dapat berjalan baik dengan menggunakan AI. Siri di iPhone, Google Asistant di Android dan seterusnya.

Di Facebook Messenger AI sudah mulai sering ditemukan, kalau kita chat dengan halaman bisnis di FB, jangan langsung menganggap yang kita ajak bicara adalah manusia, karena beberapa jawaban standar bisa di-seting oleh para pemilik halaman tsb. Untuk pertanyaan-pertanyaan standar AI di Facebook Mesengger sudah sangat baik.

Untuk memenuhi rasa penasaran saya sudah pernah mencoba berkomunikasi dengan Facebook Messenger Bot, pertanyaan yang tepat akan menghasilan jawaban-jawaban yang menampilkan beberapa pilihan yang semuanya informatif. Ini akan bermanfaat bagi kita yang memiliki usaha online namun di lain sisi teknologi ini menjadi ancaman untuk profesi CS (Customer Services) toko online dll.

Internet of Thing (IoT) 

Berdasarkan contekan, Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep di mana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan Internet.

“A Things” pada Internet of Things dapat didefinisikan sebagai subjek misalkan orang dengan monitor implant jantung, hewan peternakan dengan transponder biochip, sebuah mobil yang telah dilengkapi built-in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban rendah. Sejauh ini, IoT paling erat hubungannya dengan komunikasi machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakkan, dan gas. Produk dibangun dengan kemampuan komunikasi M2M yang sering disebut dengan sistem cerdas atau “smart”. Sebagai contoh yaitu smart kabel, smart meter, smart grid sensor.

Kalo yang ini sudah banyak digembar-gemborkan banyak media, kita tunggu saja, apakah dengan kemudahan yang diciptakan teknologi ini akan menambah mahal sebuah barang atau tidak :)

Protopia

Menjawab kemanakah arah masa depan tekhnologi maka yang jelas akan menuju perubahan yang lebih baik, disebut protopia. Protopia adalah sebuah situasi atau keadaan yang terus menerus berubah dan terus menerus berproses. Di buku berjudul The Inevitable, Kevin Kelly mengatakan bahwa pesatnya perkembangan tekhnologi membuat kita tak bisa terhindar dari protopia.

Menurut Kevin Kelly dalam blognya, Protopia bukanlah Utopia apalagi Dystopia, tapi sebuah kondisi yang lebih baik namun sulit sekali diprediksi karena perubahan yang begitu cepat, tantangan dan masalah-masalah baru serta kelebihan dan peluang-peluang baru.

"I think our destination is neither utopia nor dystopia nor status quo, but protopia. Protopia is a state that is better than today than yesterday, although it might be only a little better. Protopia is much much harder to visualize. Because a protopia contains as many new problems as new benefits, this complex interaction of working and broken is very hard to predict." - Kevin Kelly 
Demikianlah catatan sotoy saya tentang masa depan yang katanya lebih sulit untuk diprediksi karena semakin cepat perubahan yang terjadi. Kalau Kevin Kelly dan lain-lain itu ngomong seperti itu karena mereka tahu apa yang mereka bicarakan, jelas beda dengan saya yang hanya modal sotoy :)

 Selamat Tahun Baru 2018.

Episode 15 – Steven dan Ksatria Buku

Obrolan dengan Steven Sitongan seorang penggila buku asal Ambon yang juga memiliki toko buku online di Ksatria Buku. Suatu hari di pertengahan Desember ini kita ngobrol macam-macam hal, mulai dari bisnis buku online, kecintaannya pada buku, jenis-jenis buku favoritnya dll. Simak juga informasi tentang segmen baru Suarane Podcast mulai Januari 2018 yang akan memberikan rekomendasi buku menarik, dan ngobrol segala sesuatu hal tentang buku yang disponsori oleh Ksatria Buku.



Time Code:

  • 00:00 – Teaser
  • 00:34 – Pembukaan
  • 06:22 – Tentang bisnis buku “Ksatria Buku”
  • 12:52 – Break, pesan sponsor ?
  • 13:46 – Tentang kecintaan pada buku dan kegiatannya di Ambon
  • 23:30 – Break, pesan sponsor ?
  • 24:21 – Koleksi Ksatria Buku
  • 35:13 – Sekilas tentang segmen baru tentang buku Suarane Podcast
  • 37:45 – Closing

Tautan Terkait:
Info lain tentang tamu kita kali ini bisa dilihat di:

Catatan Teknis:

  • Setelah menghilang di episode-episode sebelumnya, kali ini gue kembali menggunakan teaser di awal podcast. Teaser sekitar 30 menit diambil dari bagian-bagian menarik dalam obrolan episode ini untuk memancing ketertarikan. Sebuah teknik yang gue justru pelajarin dari trend vlog di YouTube ?
  • Teaser 30 detik ini juga dipakai untuk promo di Instagram @SuaranePodcast disertai dengan cuplikan foto-foto koleksi buku Ksatria Buku
  • Mixing suara menggunakan Audacity, 4 track, mono.
  • Levelling suara dengan Levelator, pastinya.
  • Musik pembuka dan latar: Life of Riley karya Kevin MacLeod (incompetech.com – recommended buat yang nyari musik-musik bebas royalty buat podcast)

Hak Cipta:

Eps.15 – Steven dan Ksatria Buku by Suarane is licensed under a Creative Commons License.

Smart Living And Investing At Bassura City


Sudah lama tinggal di Jakarta dengan segala dinamikanya dan terlihat begitu saja adanya. Macet dan stress jadi makanan sehari-hari. Mungkin orang-orang terpilih dan 'terpaksa' saja yang memilih tinggal di Jakarta dengan problematikanya ini. Namun, dibalik semuanya, Jakarta adalah segalanya. Mau cari apapun tersedia, mulai dari hitam dan gelap sampai yang putih dan terang. Tinggal kita yang menentukan arah hidup kita disini. 

Saya tidak menyangka akan betah di Jakarta selama lebih dari 10 tahun. Iya, 2006 akhir, saya memutuskan untuk merantau disini dengan beragam cerita dan kenangan. Namun, akhirnya apa yang saya dapat? Nothing. Yes, I enjoy my life but I don't have anything. Untuk memikirkan memiliki rumah dengan fasilitas lengkap dan mobil pun masih jauh dari pengharapan. Tapi, saya tetap optimis karena banyak sekali peluang untuk mendapatkan hunian atau kendaraan dengan harga terjangkau tanpa mesti mengubur mimpi untuk mengelilingi dunia. 


Setelah dipikir-pikir, kenapa saya tidak bisa membeli hunian dalam waktu dekat, sedangkan saya memiliki penghasilan yang lumayan. Ternyata banyak sekali pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu seperti jajan di mall, membeli elektronik yang tidak digunakan dan beberapa hal lainnya. Ternyata background saya sebagai anak ekonomi pun tidak begitu berguna untuk memfilter pengeluaran yang tidak perlu tadi. Sama seperti ibu-ibu yang seharusnya menggunakan uang sisa belanjaan untuk membeli kosmetik dan pakaian yang sedang diskon, saya pun demikian, kalau jalan-jalan di mall pun tidak bisa menahan godaan diskon yang merajalela. 

Give me break, ternyata segala jenis pengeluaran harusnya dicatat dengan baik. Bahkan, seharusnya pundi-pundi investasi atau tabungan dulu yang harus disisihkan sehingga tidak akan habis seluruh penghasilan kita. Nah, untuk lebih jelas lagi, beberapa waktu lalu saya sempat mengikuti obrolan menarik mengenai investasi properti yang menguntungkan. 


Kalau Pakar yang ngomong memang biasanya mampu menganalisa masalah dan mencarikan solusinya untuk kita. Pada dasarnya penghasilan kita harus disisihkan untuk dua hal, yaitu investasi dan pengeluaran. Yup, memang betul penghasilan harus dihabiskan namun dijalan yang benar yaitu investasi. 

Lalu, investasi apa yang seharusnya kita lakukan apalagi dengan penghasilan kaum milenial seperti saya yang masih pas-pasan? Nina Oppusunggu, Center Director Mall@Bassura, Asnedi, Advisor Synthesis Development dan Ahmad Gozali, Consultant Investment membeberkan bahaimana mengelola keuangan dan investasi yang tepat bagi kita-kita. 


Sebetulnya Investasi itu apa sih? Kata lainnya adalah simpanan atau tabungan yang dapat diambil kemudian hari dengan nilai manfaat yang bertambah. Artinya, investasi itu membeli sesuatu dengan harga 100 dikemudian hari harganya bisa mencapai 150 atau bahkan lebih. Contohnya investasi yang sangat umum biasanya adalah tanah dan rumah. Investasi bisa dibagi menjadi beberapa kategori yaitu yaitu aset likuid (uang, tabungan), bisnis dan pasar modal serta aset tetap seperti properti dan emas. 

Mengapa harus investasi di properti? Karena banyak keuntungan, 3 diantaranya adalah yaitu cashflow, capital gain dan collateral (bisa dijadikan agunan). Cashflow adalah hal yang penting karena dapat membantu penghasilan tetap bulanan. Capital Gain, kenaikan nilai investasi yang tadinya 100 berubah menjadi 150 misalnya. Kemudian Collateral artinya bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman ke bank jika ingin membuka usaha lainnya. So, worthed it banget bisa investasi di properti. 



Lalu bagaimana jika Investasi di apartemen di Bassura City? Yes, segeralah menjadi 50 pemilik dari unit terakhir yang ditawarkan karena sangat terbatas dengan fasilitas yang sanga memuaskan karena lokasinya berada di Jl. Basuki Rahmat, Jakarta dekat dengan CBD Rasuna Said. 

Keunggulan- keunggulan Bassura City :

1. Lokasi Startegis

* Hanya 8 menit* ke CBD (Kuningan- Rasuna Said ), ± 1 KM* Akses TOL dalam Kota, TOL JORR, Jalan Layang Non TOL casablanka, Stasiun Kereta Api,

* Dikelilingi oleh kampus-kampus ternama di Jakarta dan Rumah Sakit Umum bertaraf nasional dan Internasional.

2. Harga Terjangkau
Dengan harga unit apartemen yang terjangkau dan beberapa cara bayar yang fleksibel sehingga memudahkan pembeli untuk dapat memiliki hunian di Bassura City.



3. Fasilitas Lengkap

Fasilitas internal di Bassura City antara lain swimming pool, kids pool, children playground, jogging track, fitness center, shopping mall , supermarket, food court, cafe, cinema, ATM center, office, function hall, security 24 jam, parkir basement, access card, interkom dan lain-lain.

Selain itu, Bassura City juga dikelilingi oleh fasilitas eksternal yaitu universitas (Mpu Tantular, STMT Trisakti, STIE Nusantara), rumah sakit (RS. Duren Sawit, RS Premier Jatinegara, RSIA Hermina – Jatinegara), akses tol dalam kota dan tol JORR, jalur busway.

So, tunggu apalagi, jadilah penghuni Bassura City dan berinvestasi karena kelak nanti, anak cucu pun akan menikmati. 

Informasi lengkap bisa langsung ke social media : 

Menjadi Lebih Produktif Dan Original Dengan Laptop Dell + Windows 10


Menjadi seorang blogger sekaligus traveler memang membutuhkan kerja keras dan daya tahan yang cukup. Kadang kala di sela-sela traveling, saya dituntut untuk segera menuntaskan "PR-PR" yang menumpuk. Tentu saja tidak mudah namun tidak begitu sulit, hanya saja saya kadang dihadapkan bahwa laptop yang saya bawa sangat besar dan berat. Belum lagi masalah keaslian dari software-software yang kadang membuat saya takut melakukan hal-hal besar seperti bertransaksi bank, karena takut dicuri datanya dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Eits, masih banyak masalah lain seperti batere dan waktu mengisinya yang bahkan menyentuh bilangan 3 jam sehingga kadang membutuhkan waktu lagi untuk menunggu. So, akhirnya saya memutuskan tidak membawa serta laptop saya yang sudah menemani sekitar 3 tahun ini. Dan akibatnya lagi, pekerjaan pun bisa tertunda. This is big problem for me. 

Serius banget mencoba laptop Dell-nya 
Blogger dan Traveler membutuhkan laptop yang bisa memenuhi imajinasi dan produktivitas serta originalitas. Oh iya, apa sih yang membuat seorang dianggap karyanya Original? Ario Pratomo, seorang pengiat social media dan content creator menjelaskan bahwa tidak ada sesuatu yang original melainkan otentik. Yes, saya sebetulnya setuju karena di Dunia ini tidak akan ada orang yang menciptakan sesuatu tanpa terinspirasi dari orang lain yang terlebih dahulu menciptakannya. Namun, untuk masalah software pastinya mengharapkan produk yang original.  

Malu Kalau Palsu, apa yang membuat slogan ini menohok semuanya, karena Indonesia adalah salah satu pengguna software bajakan terbesar di Asia Pasifik. Bisa dibayangkan betapa banyaknya orang-orang yang menciptakan konten yang original dan otentik, lalu dengan seenak hati dibajak dan dijual. Keuntungan penjualan software bajakan ini bukan masuk ke kantong sang pencipta atau kreatornya, melainkan para pembajak. 


Lalu bagaimana solusi dari semua ini? Dell Indonesia dan Microsoft menjalin kerjasama dengan meluncurkan produk laptop dengan Windows 10 yang original tanpa harus membayar biaya tambahan alias gratis-tis. Dell percaya bahwa pelanggan di Indonesia pun memiliki pilihan yang menguntungkan dengan membeli laptop yang memiliki windows 10 original

Salah dua produk Dell yang memiliki windows 10 original adalah Dell Inspiron 15 dan Dell Inspiron 13. Jika Inspiron 15 merupakan laptop gaming, maka Inspiron 13 inilah yang menawan hati saya karena sangat ringan dan bisa menjadi dua mode yaitu laptop dan tablet. 


Lalu apa saja keunggulan produk Dell ini yang bisa membuat kamu akan tertarik membelinya. Yuk, sama-sama kita kulik dibawah ini. 

Windows 10 Original

Selama ini jika membeli laptop, ada kekhawatiran dengan orginalitas dari operating system yang tersedia. Tak banyak yang tahu bahwa membeli laptop dengan windows 10 yang original itu lebih berarti dibandingkan dengan membeli bajakan yang akan dengan mudah direntas oleh virus-virus berbahaya walaupun sudah dibackup dengan anti virus manapun.

Fast Charging 

Nah, inilah yang membuat laptop Dell memenuhi standar kekinian. Tidak perlu dicharge lama-lama karena teknologinya memungkinkan untuk charge hanya dalam waktu 1 jam-an dengan batere yang tahan lama untuk pemakaian yang normal tanpa games yang berat-berat ya.

Pena Stylus 

Pena ini sangat banyak gunanya, salah satunya untuk mode tablet pada saat mengambar, desain interior dan fashion serta banyak lain kegunaannya.

Build Quality

Desain laptop Dell memang kuat dan tahan banting karena dibalut dengan aluminium yang solid. Jangan khawatir kalau pemakaian normal dan dibawa kemana-mana, dijamin masih aman.