Tips dan Cara Tampil Stylish Mengunakan Celana Chino Pria


Kaum Adam pasti membutuhkan waktu yang sedikit untuk berpakaian, setidaknya tidak lebih dari 10 menit. Memang Pria tidak membutuhkan waktu lebih bahkan ekstra untuk menyesuaikan style berpakaiannya, namun ada kalanya Pria pun wajib tampil cool didepan pacar, gebetan atau acara khusus seperti pernikahan, ulang tahun relasi dan acara penting lainnya. 

Kaos, kemeja, polo shirt, jeans, jaket, sweater, jas dan chino merupakan item yang mendukung penampilan. Bagi pria kantoran, item wajib pastilah kemaja dan celana formal. Bosan, sudah tentu, apalagi bila kantor mewajibkan memakai seragam dengan warna yang sama dengan teman sekantor lainnya. Nah, saya memiliki tips apabila hari Jumat, tidak diwajibkan memakai pakain formal dan cenderung bebas. Yup, salah satu item yang wajib digunakan adalah Chino.

Chino sebetulnya bisa digunakan dalam suasana formal, asal memilih model yang tepat seperti straight-fit atau celana chino berpotongan lurus. Oh iya, selain modelnya, warna juga dapat mempengaruhi formal atau tidaknya. Warna cerah cenderung lebih santai, sedangkan warna gelap cenderung formal.


Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk tampil Stylish dengan mengunakan celana chino

Kenali Jenis Celananya

Ragam celana Chino sangat banyak seperti slim-fit, skinny, straight-fit dan boot cut. Salah satu yang sangat populer di Indonesia adalah skinny. Skinny membantu postur tubuh yang tidak terlalu tinggi tampak tegap dan tinggi, sangat sesuai dengan postur pria Indonesia yang cenderung lebih kecil daripada Amerika atau Eropa. Celana Chino Skinny sangat cocok untuk acara santai, dan sayangnya tidak cocok untuk acara formal. Untuk acara formal bisa digunakan celana jenis yang berpotongan lurus atau straight-fit. Slim-fit dan boot cut bisa dipadu padankan dengan kemeja untuk acara formal, atau kaos atau polo shirt untuk acara santai. 

Warna

Chino yang berwarna dasar gelap cocok dipadukan dengan atasan yang lebih terang dan sebaliknya chino yang terang dapat dipadukan dengan atasan yang gelap. 

Chino Khaki merupakan Chino dengan unsur warna bernuansa padang pasir. Khaki cenderung berwarna terang sehingga sangat cocok dengan orange, merah, biru dongker, hitam dan lainnya. Namun khaki juga bisa dipadukan dengan warna putih atau biru muda sehingga nampak lebih fresh dan segar. 

Warna Maroon merupakan warna merah agak gelap. Walaupun identik dengan warna wanita, pria pun dapat mengunakan warna ini dipadukan dengan warna hitam, putih atau gradasi warna merah dan putih. 

Turkish atau campuran antara warna hijau dan biru ini memiliki kesan sejuk dan terang. Warna ini bisa dipadukan dengan atasan dengan warna hitam atau putih atau gradasi warna biru dan hijau. 

Navy atau biru dongker biasanya identik dengan warna laut sehingga sangat cocok digunakan pada saat acara formal maupun santai. Dan warna Chino lainnya adalah brown. Light brown dapat dipadukan dengan warna yang cerah sedangkan dark brown bisa dipadukan dengan warna hitam, abu-abu atau warna terang lainnya. 


Ukuran 

Sebelum membeli celana Chino, biasakan untuk mengukurnya terlebih dahulu. Atau misalnya membeli online, sebaiknya meneliti dengan seksama apakah ukuran tersebut ukuran Asia atau Eropa. Biasanya untuk ukuran Asia akan sama dengan ukuran yang biasa kita kenakan, namun apabila ukurannya Eropa atau internasional, usahakan untuk melihat detail ukuran pada box deskripsi.

Kesalahan yang sangat fatal adalah ukuran yang kita pilih tidak sesuai karena lebih kurus atau bahkan lebih gendut. So, harap hati-hati ya, ukuran ini bisa mempengaruhi penampilan kita, kita tidak mau pada saat berjalan orang disekitar melihat ke arah kita karena celana yang kedodoran atau melorot. 

Padukan dengan asesoris

Celana Chino Pria ini biasanya terlihat sangat simple. Untuk menambah dan menunjang penampilan, dibutuhkan asesoris seperti ikat pingang, sepatu, kaca mata, jam tangan, tas, kalung dan lainnya. Saya memiliki rumus untuk tampil simple namun elegan dan terlihat berwarna yaitu 

Atasan gelap + Chino warna terang + Ikat pingang warna gekap + jam tangan kulit + kacamata hitam = Perfect 

Atasan terang + Chino warna gelap + Ikat pingang brown atau khaki + jam tangan warna terang = Perfect 



Nah, begitu saja tips yang dapat saya bagikan untuk tampil stylish dengan mengunakan Celana Chino Pria

Papa Ron’s : Pizza Rasa Terong Sambal Ijo Terenak Di Indonesia


Pizza is about toppings, recipe, company, cheese, pepperoni, places and everything. And more than anything else, pizza is about pizza and the taste its self. 
Waktu hampir menunjukan pukul 4 sore, ketika saya sampai di Pondok Pinang Center. Saya langsung tertuju pada papan restoran bertuliskan Papa Ron's. Setahu saya, selain Pizza Hut dan Domino Pizza, saya belum pernah mendengar merk Pizza lain, namun sore itu perbendaharaan tentang Pizza pun bertambah. Hitung-hitung saya tahu sisi lain Papa Ron's Pizza secara lebih detail. 

Mba Lidya tengah duduk di meja pojok. Ternyata saya datang lebih awal dari yang dijadwalkan. Kami bersalaman kemudian mengobrol. Oh iya, untuk sampai ke Pondok Pinang saya harus berjuang mengunakan dua moda transportasi, yaitu ojek online dan kereta. Ternyata jalur yang saya tempuh tak membantu saya mengurangi waktu tempuh, sedangkan Mba Lidya cepat sampai karena hanya mengunakan ojek online. Ya, harusnya saya pun demikian, hanya mengunakan ojek online. Oke noted.



Saat masuk, suasananya sangat lain dengan restoran cepat saji lainnya, Papa Ron's lebih seperti kafe yang nyaman. Ornamen huruf, lampu-lampu besar, meja dan kursi sangat menyatu. Konsep minimalis namun tetap instagramable, cocok  buat yang ingin makan bersama teman-teman dan keluarga. 

beralih ke Papa Ron's, sebetulnya merk Pizza ini dimiliki oleh Rons, sosok yang pernah membawa Pizza Hut masuk ke Indonesia. Kini, beliau memiliki merknya sendiri dan mengembangkan Pizza dengan cara yang berbeda, bukan mengenai besarnya pasaran melainkan kepuasan pelanggan dimulai dari keunikan rasa dan pelanggan pun dapat menciptakan rasanya sendiri, "Create your own toppings".

Bapak Noragraito, General Manager
Saya tidak benar-benar menyukai Pizza dalam arti yang sebenarnya. Yes, I am not pizza lover, namun melihat menu yang disajikan, saya berubah pikiran. Mata saya tertuju pada "Chicken Terong Sambal Ijo". Cukup unik bagi sebuah pizza yang terkenal dengan taste yang sangat barat atau western, namun apa yang tidak bisa bagi Papa Ron's, bahkan sebelumnya rasa sate ayam dan pizza petai pun pernah disajikan untuk memenuhi rasa penasaran pelanggan. 

Papa Ron's mulai di waralabakan pada tahun 2002 dan saat ini terdapat 25 outlet di seluruh Indonesia. Cukup banyak, walau tak sebanyak 2 merk Pizza lain yang telah masuk di pasar Indonesia. Komitmen perusahaan makanan yang penuh dengan keju ini sangat nampak dari pemilihan bahan baku untuk membuat pizza. Bahkan supplier terbaik sengaja dirangkul untuk membuat kualitas pizza yang tak biasa. Salah satunya Fontera. Fontera inilah yang memasok keju. Sudah kebayang dong bagaimana lezatnya keju dari Fontera yang berada di dalam Pizza? 


Mulai Dari Terong Sambal Ijo Sampai Godzilla

Chikcen Terong Sambal Ijo 
Pernah mendengar Pizza rasa Terong Sambal Ijo? Atau Pizza rasa Petai (Pete)? Rasanya jarang sekali ditelinga kita, saya pun baru pertama kali melihatnya. Biasanya pizza identik dengan rasa dan topping yang sangat western, namun di Papa Ron's, taste lokal atau Indonesia pun mendapat tempat. Dan, tanggapan dari pelanggan pun sangat menyukai rasa ini. Selain Chicken Terong Sambal Ijo, rasa lain yang disajikan adalah Original, Asian Spicy Tuna, Godzilla (Pizza terbesar dengan diameter 50 cm), BBQ Meat Fiesta dan Cream Cheese. Yuk kita tilik satu per satu seperti apa pizzanya.

Original


Sama dengan pizza original lainnya, Papa Ron's memadukan Beef Pepperoni, Smoked Beef, Mushroom, Red & Green Bill Pepper, Black Olive dan Tomato Sauce. Saat digigit smoked beefnya terasa sekali, kemudian kejunya pun lumer dimulut. Bagi yang tidak menyukai bell pepper atau paprika, sebetulnya bisa memesan topping tanpa paprika ini. Sementara, rasa jamur pun tidak usah diragukan lagi, memang lezat. Dan bagian terakhir adalah black olive yang rasanya belum pernah saya makan sebelumnya, namun setelah dikunyah, rasanya seperti kismis. Overall, rasanya cukup enak. 

Asian Spicy Tuna



Saya kurang begitu suka dengan ikan. Begitu mendengar nama Tuna, saya masih berpikir panjang untuk menyantap Asian Spicy Tuna. Sebetulnya diantara Tuna, terdapat campuran mushroom, garlic, tomato dan bahan-bahan lainnya, namun kemudian saya memberanikan diri untuk menyuapkan satu sendok. Dan, ternyata tak seseram yang dibayangkan, rasanya sama seperti pizza lain, hanya aroma khas ikan tuna yang tercium memang sangat khas. Mungkin kalau ada campuran ikan Salmon, saya akan langsung melahapnya.

Chicken Terong Sambal Ijo


Mulanya saya tak percaya dengan rasa terong sambal ijo, namun begitu pizza ini tersaji dalam nampan saji, saya pun percaya. Saya mulai membandingkan dengan 2 merk pizza lain, dan saya belum menemukan pizza seperti ini. Mungkin inilah pizza pertama di Indonesia dengan rasa Terong Sambal Ijo. 

Chicken Terong Sambal Ijo, pizza ini belum masuk ke dalam menu reguler. Namun, apabila mau memesannya, silahkan langsung bertanya dengan pelayan. Untuk menu ini bisa didapatkan di cabang Pondok Pinang tepatnya di Pondok Pinang Cinter lantai dasar. 

Bagi penyuka sambal dan pedas, menu ini sangat tepat. Apalagi racikan terong, ayam dan sambal ijo serta keju yang menyatu dalam satu menu, wow. Gigitan pertama, mata saya berbinar-binar. Mungkin ini salah satu pizza terbaik yang pernah saya makan. Duh, saya tak bisa mengambarkan kekaguman saya pada pizza ini. Silahkan merasakan langsung dan bertahu saya kalau merasakan sensasi yang sama. Inilah salah satu pizza favorite saya di Papa Ron's.Bisa disimpulkan bahwa inilah pizza Chicken Terong Sambal Ijo terenak di Indonesia.

BBQ Meat Fiesta 


Sama dengan pizza Original, BBQ Meat Fiesta ini terdapat beberapa Beef seperti Smoked Beef, Loaded Beef dan Ground Beef. Ketiga beef ini menyatu dalam satu gigitan. Ditambah dengan saus BBQ dan Chicken Tasty. Yes, kalau suka yang banyak daging bahkan ayam, pastinya pizza ini bisa menjadi pilihan.

Godzilla Pizza


Godzilla, sesuai dengan namanya, pizza ini bukanlah sembarang pizza, inilah pizza terbesar di Indonesia. Mozzarella Cheese ditambah dengan tomato sauce pasti akan membuat selera makan menjadi bertambah. Oh iya, tidak seperti pizza-pizza lainnya, Godzilla memiliki ketebalan yang tidak terlalu tebal sehingga sangat crispy atau garing jika dimakan. Wah, tidak habis kekaguman saya dengan Papa Ron's Pizza.

Cream Cheese Pizza


Selain pizza yang seperti biasa, Papa Ron's juga mengeluarkan satu menu baru, Cream Cheese Pizza. Cheese, Cream dan Cherry disatukan dalam satu nampan saji. Sweet, inilah kesan pertama yang hadir ketika disajikan. Dan benar saja, setelah dicoba, pizza ini sangat manis dan gurih, perpaduan antara keju dan cream serta ceri. Oh iya, pizza ini sudah bisa dinikmati mulai minggu ini. So, bagi yang mau berburu yang manis-manis seperti saya, silahkan mampir ke Papa Ron's Pizza terdekat di kota kamu ya. 

Papa Ron's Pizza 
Pondok Pinang Centre, Lantai Dasar
Jalan Ciputat Raya No. 46
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan