Menjelajah Wisata Pasar Baru dan Pengalaman Menginap Di Red Planet Hotel Jakarta


Ketika memasuki Pasar Baru, saya teringat cerita seseorang tentang kejayaannya beberapa ratus tahun silam. Entah apa yang membuatnya begitu tersohor, sampai-sampai pedagang India sampai menjelajah dan menemukan tempat ini. Tujuan mereka hanyalah satu, untuk mendapatkan penghasilan dengan nilai sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari mata uang mereka. Namun, dengan sedikit kejelian dan melihat peluang. Di tangan mereka, produk-produk seperti perhiasan, obat-obatan, tekstil dan lainnya dijual dengan harga beberapa kali lipat karena kualitas yang sangat bagus. Hingga saat ini pun, Pasar ini terkenal dengan produk tekstilnya. 

Saya melihat gereja yang sangat berbeda dengan lainnya ketika saya tiba dengan ojek online. Bentuknya seperti bangunan awal 1900-an dengan nuansa kuning dan cokelat. Di puncak atas, terdapat penunjuk arah disertai ayam jantan. Saya menebak inikah yang disebut dengan Gereja Ayam? Dan, ternyata memang inilah GPIB Pniel (Gereja Protestan Indonesia Barat) yang dibangun antara tahun  1913 dan 1915. Walaupun telah dibangun pada awal 1900-an, namun hingga kini masih kokoh berdiri dan menjadi salah satu gereja tertua di Jakarta. 

"Kenapa disebut gereja ayam?" 

Banyak orang yang bertanya ketika melihat bangunannya pun tak satupun menunjukan ada tanda-tanda ayam dalam bentuk bangunan. Ketika melihat ke atas, diatapnya terdapat petunjuk arah pada masa lampau. Bentuk arah mata angin adalah anak panah dengan menunjuk W,E,N dan S atau mewakili arah mata angin yaitu barat, timur, utara dan selatan. Nah, pada bagian atasnya terdapat ayam jantan yang berdiri kokoh. Simbol ayam jantan bukanlah pertanda apapun, namun bangunan gereja di Eropa pada masa tersebut memang terdapat petunjuk arah mata angin dan ayam jantan. Namun, saya menilai ayam jantan dan mata angin menggambarkan petunjuk arah bagi orang yang tersesat, seperti agama-agama lainnya. 


Memasuki Red Planet Hotel, saya langsung tersenyum. Bagi saya apapun hotelnya, hal terpenting memilih hotel adalah fasilitas, keramahan staff, dekat dengan shopping center, tempat wisata dan tempat kuliner. Semuanya saya dapatkan di Red Planet Hotel Jakarta, Pasar Baru

Fasilitas 

Red Planet Hotel merupakan salah satu hotel budget dengan konsep memberikan fasilitas yang dibutuhkan tamu terutama WIFI, Shower, Toilet, Parkir, Sarapan, Mushola, Lobby, Printer, dan terdapat kamar untuk disable bahkan tersedia kamar mandi atau toilet khusus disable. Bagi saya, dengan harga yang cukup terjangkau dan memiliki fasilitas standar hotel, maka inilah pilihan yang tepat. 


Keramahan Staff

Pada saat datang, walaupun suasana ramai dan banyak orang di lobby. Staff resepsionis pun selalu melayani tamu dengan penuh keramahan. Saya yang sedari tadi memperhatikan bagaimana staff melayani tamu dengan senyum dan tak berapa lama kunci kamar diberikan. Wah, pelayanan lumayan cepat ya.

Dekat Shopping Center

Siapa yang tak kenal dengan Pasar Baru? Seperti halnya tanah abang yang merupakan pusat belanja, Pasar Baru pun tersohor sebagai salah satu pusat perbelanjaan mulai dari tekstil, elektronik, kebutuhan rumah, dan masih banyak lainnya. Terus terang, saya suka belanja beberapa kebutuhan di Pasar Baru, terutama jika ada masalah dengan kamera biasanya saya perbaiki disini.

Ada cerita unik mengenai kamera saya. Pada saat di Singapura, tepatnya di China Town, saya mengganti lensa dari kit ke fix. Tujuannya hanya untuk mengambil gambar agar lebih bagus. Pada saat itu, China Town cukup ramai karena menjelang sore. Entah karena terlalu tergesa-gesa atau nyangkut, lensa tersebut pun tak bisa terlepas. Setelah saya sampai di Jakarta, saya langsung ke Pasar Baru untuk men-servicenya. Uniknya hanya dalam beberapa menit saja, lensa tersebut telah terlepas dan kamera saya kembali berfungsi.

Selain kamera, saya biasanya belanja kaos dan celana pendek disini, karena selain murah, banyak sekali pilihan yang bisa saya coba. Mengenai harganya, banyak loh kaos-kaos yang harganya 3 hanya 100 ribu. Wow, kece kan pasar Baru.

 Wisata Sejarah

Jangan ditanya tempat wisata yang ada di Pasar Baru, banyak sekali tempat-tempat yang legendaris dan tidak banyak orang tahu tentang tempat ini. Beberapa diantaranya adalah Gereja Ayam, Gedung Kesenian Jakarta, Gedung Kantor Berita Antara, Vihara Dharma Jaya, Gang Kelinci, Lapangan Banteng dan lainnya. Lokasinya sangat dekat dengan Red Planet Hotel, sehingga sangat memungkinkan untuk walking tour. Selain itu, banyak juga wisata yang lumayan ternama seperti kawasan kota tua, ancol, monas, dan lainnya, namun memerlukan transportasi tambahan.

Wisata Kuliner


Pasar baru berdekatan dengan Gang Kelinci yang terkenal dengan bakminya. Bakmi Gang Kelinci adalah salah satu yang legendaris dan rasanya sangat enak. Saya beberapa kali ke restoran ini dan selalu memesan dengan porsi yang cukup besar. Sedangkan di area Pasar Baru, terdapat street food dengan variasi makanan yang cukup banyak dan harganya pun cukup hemat.


Saya memasuki kamar yang sesuai dengan ekspektasi karena cukup luas. Karena untuk ukuran hotel budget, biasanya memang sangat hemat space namun cukup luas dengan desain minimalis. Saya tidak memikirkan desain, karena bagi saya hal yang paling penting adalah mengexplore tempat yang berada di sekitar terutama tempat wisata dan kuliner.

Kamar mandi pun sangat minimalis namun cukup lengkap dengan sabun, tapi memang hotel tidak memberikan pasta gigi dan sikat gigi, karena itu pun saya membawa sikat dan pasta gigi, kemanapun. Pemandangan dari kamar memang berbeda-beda, kebetulan saya mendapatkan view gedung dan jalan raya dengan kendaraan yang lalu lalang.



Setelah saya beristirahat sebentar, kemudian saya melanjutkan untuk explore di sekitar pasar baru bersama dua teman baru dari Backpacker Jakarta, Tante Julid dan Kiky. Kebetulan kami ketemu di lobby dan berencana untuk menikmati kuliner yang ada di sekitar hotel. Oh iya, saya menghubungi mereka berdua hanya dengan smartphone. Wah, kok bisa gitu? Iya bukan melalui whatsapp atau apapun melainkan melalui aplikasi Red Planet. Melalui aplikasi ini bisa menghubungi resepsionis, teman atau keluarga yang menginap di kamar lain, melihat restoran terdekat, tempat wisata dan shopping center. So, semuanya sangat komplit sekali informasinya.

Kami mulai dengan mencari makanan di dekat hotel. Setelah mencari kuliner dan sambil melihat-lihat baju, saya sempat menawarkan kepada Tante dan Kiky, kuliner Bakmi Gang Kelinci. Tentu saja mereka berdua tanpa intrupsi langsung mengiyakan.

Nafas saya terengah-engah, ketika sampai di Gang Kelinci. Orang dahulu menyebutnya gang kelinci karena disinilah kerajaan kelinci. Ya, saya cukup familiar karena lagu Lilis Suryani memang sangat easy listening dan liriknya pun saya sangat hafal. Kemudian kami duduk,  kemudian langsung memesan. And, you know what? Saya langsung memesan porsi besar bakmi. Karena saya sangat kelaparan malam itu setelah seharian berada di luar.


Setelah menikmati tidur malam yang panjang. Paginya saya menuju lantai 2 untuk sarapan, seperti hotel budget lainnya, sarapan memang bukan fasilitas yang mewah namun cukup sebagai pelengkap jadi wajar jika sarapan pagi pun memenuhi kebutuhan seperti ayam, sayur dan lauk pauk. So, I am happy with this breakfast. Setelah sarapan, saya kembali bergegas ke kamar untuk packing dan melanjutkan perjalanan lainnya di kota lain.

Red Planet Hotel Jakarta, Pasar Baru memang pilihan yang sangat tepat karena memenuhi kriteria yang saya sebutkan sebelumnya. Oh iya, jangan lupa untuk mendownload aplikasi Red Planet Hotel di Google Playstore dan Apple Store. Selain kemudahan komunikasi selama menginap, akan mendapatkan tambahan diskon sebesar 10 persen. Bagi yang berulang tahun, juga terdapat diskon sebesar 25 persen selama bulan ulang tahun. So, tunggu apalagi, eits harganya itu masih resonable banget loh dikisaran Rp 283.600 per malam.

Selamat menikmati Pasar Baru dengan tempat wisata, kuliner, tempat belanja dan lainnya. Hai, ini dapat salam dari Fredy, mascot Red Planet yang merupakan beruang merah. Lucu ya.

Informasi Red Planet Hotel Jakarta, Pasar Baru

Alamat : 

Jl. Samanhudi No. 25
Pasar Baru, Sawah Besar
Jakarta Pusat

Booking via website :

www.redplanetindonesia.com

Instagram :

www.instagram.com/redplanet_indonesia

Download Aplikasi :

Google Playstore
Apple Playstore
  

Jangan Bunuh Diri


Sebagai manusia, tentu memiliki masalah masing-masing. Entah itu masalah yang bisa dihadapi dengan senyum ataupun masalah yang menguras energi malah membawa diri kepada titik terendah. Saya pun merasakan hal yang sama. Saya pernah merasakan betapa banyak tekanan dari kerjaan yang membuat saya stress sampai ke tahap frustasi. Beruntung saya masih memiliki hobi traveling yang mengendurkan sedikit rasa frustasi tersebut. 

Setelah saya resign dari pekerjaan tetap saya di salah satu kantor akuntan, kemudian saya memulai membangun kantor baru bersama teman namun ternyata tak semudah membalikan telapak tangan. Perlahan tapi pasti teman-teman tersebut menjauh dan meninggalkan saya tanpa suatu pesan. Istilahnya saya ditendang keluar dari kantor tersebut. Lalu, saya bergabung dengan teman dengan bisnis lain, ternyata itupun  tak bertahan lama. Tak genap setahun, saya pun tertendang keluar kembali, karena saya tidak becus dengan kerjaan yang saya lakukan. 

Hati saya hancur, lebih hancur lagi ketika yang menendang kita tak lain dan tak bukan adalah teman yang selama ini kita anggap manusia baik. Tak hanya masalah pekerjaan, namun masalah keluarga pun mendera. Tahun 2015 dan 2017, saya kehilangan Mamah dan Kakak Kandung. Betapa berat hari-hari yang saya lalui ketika kehilangan Mamah. Rasa stres, frustasi dan bahkan keinginan untuk mengakhiri hidup pun sekelebat datang. Namun, saya berpikir untuk terus melanjutkan hidup walaupun penuh tantangan. Masih banyak orang yang sangat peduli dan sangat sayang dengan kita.


Pak Onggy Hianata, memberikan sebuah pelajaran tentang sebuah nilai kehidupan. Onggy Hianata Chunnardy adalah seorang inspirator yang mengalami berbagai macam masalah kehidupan. Baginya, hidup dengan bekerja keras dan mengalami berbagai macam kegagalan adalah sebuah proses mencapai pada posisi saat ini. Inilah alasan saya untuk terus berusaha dan bekerja lebih keras sehingga dapat membuat diri saya bangga seperti yang dilakukan oleh Pak Onggy.

Pak Onggy memulai segalanya dari sebuah kota Tarakan, Kalimantan Timur dengan 8 saudaranya. Ayahnya, Ong Chong Moi adalah pegawai kecil dengan gaji yang sangat kecil sehingga jauh dari kata cukup untuk memenuhi kesembilan anaknya. Onggy kecil selalu mencari kayu bakar di tengah hutan, kemudian dijual sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tak hanya usaha kayu bakar, namun berkebun dan beternak sehingga dapat memperbaiki kehidupannya.

Beliau selalu berpesan, bahwa nilai-nilai kebaikan yang ia tanamkan semenjak kecil selalu ia terapkan dimanapun dan kepada siapapun. Bahkan ketika ia pindah ke Singapura untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, semua nilai keluarga terutama kerja keras dan kejujuran selalu ia jaga sehingga sampai sekarang ia menjadi seorang yang sukses.


Saya seorang yang haus akan kesuksesan, namun untuk meraihnya diperlukan sebuah kerja keras. Kadang sesuatu penghambat dan masalah membuat saya terjatuh dan mundur dari dunia yang begitu keras. Namun, Pak Onggy lagi-lagi meyakinkan bahwa hidup ini harus dinikmati sebagai bagian dari proses dan memberikan sesuatu kepada orang lain. Value your life, kehidupan pun harus memiliki makna dan nilai-nilai, jangan sampai mati hanya meninggalkan nama yang buruk, namun hiduplah dengan nama harummu.

Kebetulan sekali Pak Onggy adalah motivator sekaligus Inspirator yang mengadakan booth camp setiap tahunnya, dan tahun ini akan diadakan pada bulan Mei awal. Booth Camp ini telah dihadiri oleh hampir 80 -an negara di Dunia. Wow, sungguh luar biasa sekali ya.



Selain Booth Camp, kini hadir sebuah film bernuansa motivasi dengan judul Terbang Menembus Langit. Film ini dibintangi oleh Dion Wiyoko, Laura Basuki, Aline Adita dan Baim Wong.



Cerita Film Terbang Menembus Langit bercerita tentang seorang keturunan China bernama Onggy Hianata (Dion Wiyoko) yang dulu hidup miskin. Namun kegigihannya ia menjadi seorang pengusaha sukses di Singapura.

Pria yang sering disapa dengan nama Onggy tersebut lahir di Tarakan pada tanggal 6 Maret 1962. Sejak masih kecil hingga menginjak dewasa ia hidup serta tinggal di Tarakan. Namun pada tahun 1983 ia mempunyai mimpi untuk hijrah sera kuliah di Surabaya. Disitulah awal mula kemudian ia menjadi orang sukses di Singapura.

Yuk, ikutan booth camp dan nonton film Terbang Menembus Langit di bioskop kesayangan kamu. 

Inspirasi dari Siswa Wirausaha PKBM GINUS ITACO Bekasi


Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi

Pemuda yang sedang mengajar itu bernama Reza Pratama (21 tahun), dia sedang mengajarkan adik-adik almamaternya mata pelajaran desain grafis. Reza bukan guru, dia adalah alumni PKBM GINUS ITACO yang kini bekerja sebagai desainer dan fotografer di sebuah perusahaan jasa pelatihan profesional dengan 40 lebih klien yang cukup ternama, selain itu Reza juga memiliki usaha lain yang ia bangun bersama teman-temannya di bidang kreasi digital bernama Reddwyn Production.

Jika kembali sekian tahun lalu, Reza adalah lulusan SMP yang terhalang oleh keadaan untuk melanjutkan sekolahnya. Selama setahun setelah lulus SMP dan tidak melanjutkan sekolah, ia membantu ekonomi keluarganya dengan bekerja sebagai penjaga rental Play Station, berpenghasilan tidak lebih dari 200 ribu per bulan. Hal itu tidak memuaskan pemuda kelahiran Bekasi awal Juni 1997 yang memiliki hobi dan minat dalam bidang desain ini. Ia ingin hidupnya dapat lebih baik, dapat membanggakan neneknya yang ia sayangi.

Singkat cerita, kemudian ia mendapat kabar dari temannya tentang PKBM GINUS ITACO di mana siswanya selain belajar juga memiliki penghasilan. Setelah ia didatangi oleh tim survey seleksi penerimaan siswa, akhirnya ia resmi tercatat sebagai siswa dan mendapat modal keterampilan sesuai dengan mimpinya serta mendapat pendidikan karakter kewirausahaan. Ia tidak perlu lagi pusing mengenai biaya sekolahnya yang gratis dan ongkos serta biaya lainnya, yang ia perlukan hanya belajar sebaik-baiknya untuk mengembangkan potensinya dan lulus menjadi pribadi yang mandiri dan kompeten.
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Reza saat masih belajar di PKBM GINUS ITACO
Saya kira banyak anak-anak usia sekolah yang memiliki kisah putus sekolah serupa dengan kisah Reza di sekitar kita, namun berapa banyak dari mereka yang akhirnya dapat mencapai impiannya?

PKBM GINUS ITACO itu apa?

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Global Inspirasi Nusantara - International Technology and Automotive College atau yang disingkat PKBM GINUS ITACO awalnya bernama SMK ITACO yang didirikan tahun 2012 lalu oleh Susi Sukaesih SE, kemudian tahun 2016 di bawah naungan Yayasan Bakti Peduli Mandiri, SMK ITACO berubah nama menjadi PKBM Ginus Itaco dan telah memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Berbicara soal PKBM, tidak salah jika yang terbayang adalah program sekolah persamaan/penyetaraan atau "kejar paket". PKBM Ginus Itaco juga kurang lebih demikian, lebihnya... Ginus Itaco memiliki banyak kelebihan unik. Ginus Itaco menjadi unik dengan pengalaman dan suka duka yang cukup panjang, sejak mencari dan mengumpulkan siswa, mempertahankan agar siswa dapat tetap sekolah di bawah tekanan dan himpitan ekonomi, bernegosiasi dengan orang tua agar mengizinkan anaknya sekolah, hingga pindah sampai 5 kali karena masalah sewa kelas belajar dan lainnya. Siapin tisu yang banyak, kalau mau dengar sendiri ceritanya :)

Kalau mahasiswa kuliah sambil kerja mungkin sudah umum, tapi sekolah sambil berwirausaha itu yang masih jarang, itulah salah satu kelebihan PKBM GINUS ITACO yang tahun ini baru memulai kelas Paket B. Sebelumnya kelas Paket C GINUS ITACO telah meluluskan beberapa angkatan dengan banyak prestasi, antara lain Juara 2 Lomba Wirausaha dari Guruku Education Festival, Juara Harapan 2 Lomba Web Desain dan Juara 1 Lomba Desain Logo Developer Ilmu Berbagi dst.

Terletak di Jalan Bekasi Tengah No. 3, persis di depan Kantor Kelurahan Margahayu, Kec. Bekasi Timur, sekolah bertingkat dua ini dengan mudah saya temukan walaupun baru sekali ini berkunjung. Lokasi Google Map PKBM GINUS ITACO klik di sini. Dahulu gedung sekolah ini lebih dikenal dengan nama SMA BPI (Bhakti Pemuda Indonesia), sampai sekarang banyak orang masih menyebut gedung sekolah ini SMP/SMA BPI.

Siswa Wirausaha

Jika kita buka laman pkbmitaco.com maka kita dapat membaca 6 buah testimoni alumninya yang menggelitik rasa ingin tahu lebih banyak lagi mengenai PKBM GINUS ITACO, khususnya tentang program Siswa Wirausaha-nya, program inilah yang membuat siswa belajar sekaligus mendapatkan penghasilan.
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Booth karya Siswa Wirausaha (Foto: Suzie Icuz)
Penghasilan siswa di PKBM GINUS ITACO ini bukan sulap, karena sudah sejak awal berdirinya PKBM ini mengembangkan program usaha bernama "Siswa Wirausaha". Selain untuk membantu biaya pendidikan, tujuan dari kegiatan kewirausahaan tersebut adalah untuk memberikan pengalaman wirausaha bagi siswa sedini mungkin, sehingga setelah lulus nanti siswa mempunyai mindset wirausahawan, diharapkan karakter wirausahawan seperti kerja keras, pantang menyerah, inovatif, open mind, tidak gengsi dan lain-lain akan terus melekat pada dirinya. Siswa kelak diharapkan tidak hanya menjadi wirausahawan atau pun karyawan yang biasa-biasa saja dan minim kontribusi, tapi menjadi pribadi yang profesional dan kreatif.

Saat saya berkunjung, Minggu 18 Maret 2018, Bu Susi menjelaskan bahwa profit yang didapat dari kegiatan "Siswa Wirausaha" sebagiannya untuk siswa, uang itu dapat digunakan sebagai ongkos mereka sekolah dan membantu ekonomi keluarganya, sehingga tidak ada lagi alasan tidak bersekolah karena membantu keluarga mencari uang seperti yang pernah terjadi pada beberapa  siswa saat awal terbentuknya SMK ITACO 6 tahun silam.
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Nurhasanah, siswa GINUS ITACO dan hasil karya Siswa Wirausaha
Menurut guru yang juga seorang narablog di Suzieicus.com ini, produk yang dihasilkan dalam program "Siswa Wirausaha" dominan untuk partai besar, seperti pesanan perusahaan, memproduksi sourvenir perusahaan, sourvenir pernikahan dan sebagainya, namun tidak menutup peluang pasar retail. Hasil produknya dapat dilihat di laman: siswawirausaha.com

Bagaimana Kita Dapat Membantu PKBM GINUS ITACO?

Walaupun dengan kemampuan wirausaha, bukan berarti PKBM GINUS ITACO sudah mapan dan berkecukupan, masih ada kekurangan di sana-sini yang menuntut para pengurusnya untuk terus memutar kepala agar kebutuhan-kebutuhan operasional sekolah dapat terpenuhi tanpa membebani siswa. Sampai saat ini PKBM Ginus Itaco masih butuh bantuan banyak pihak. Jika Anda berniat membantu agar proses belajar mengajar PKBM GINUS ITACO dapat terus berjalan, antara lain yang dapat dilakukan adalah:

Menjadi Orang Tua Asuh Siswa

Saat ini PKBM Ginus Itaco masih berjuang mencari orang tua asuh bagi para siswanya. Orang tua asuh merupakan program yang bertujuan untuk mengajak masyarakat mendukung pendidikan anak-anak PKBM GINUS ITACO,  yaitu dengan memberikan donasi untuk setiap anak asuh selama minimal 1 tahun yang meliputi biaya SPP, Praktek, Kesiswaan, Sarana dan Ujian.

Terdapat dua model pilihan bagi para calon orang tua asuh. Pertama, 1 orang tua asuh mengampu 1 orang siswa secara langsung, atau 2 orang tua asuh menanggung 1 siswa. Besarannya berkisar antara 500-700 ribu/bulan.

Namun demikian, jika kita ingin berpartisipasi dengan donasi umum, sewaktu-waktu kita bisa langsung melakukan transfer ke: Rekening Bank Mandiri a.n Yayasan Bakti Peduli Mandiri No. 167-0001-3462-60, setelah itu konfirmasi melalui WA/SMS ke Bu Susi di nomor 0857-1143-3250.

Menjadi Relawan Pengajar

PKBM GINUS ITACO terbuka untuk profesional ataupun masyarakat umum yang ingin berbagi ilmu terapan terkait kewirausahaan antara lain: Ilmu  Komputer (Komputer Jaringan, Komputer Perkantoran, Pemograman, Desain Grafis dll), Wirausaha, Bahasa Asing, Menulis,  Public Speaking, MC, Penyiar dll. Bagi relawan pengajar diberikan kesempatan minimal 2 kali pertemuan pada hari Sabtu atau Ahad.

Kesempatan mengajar ini juga sangat berguna bagi teman-teman relawan pengajar yang berniat untuk menambah portofolio dan pengalaman mengajar.

Membantu Promosi Produk Siswa Wirausaha

Untuk membantu PKBM GINUS ITACO tentu saja kita dapat membeli produk-produk karya Siswa Wirausaha (mereka menerima orderan souvenir pernikahan, goodie bag untuk perusahaan, dll), atau kita juga dapat membantu mensosialisasikan program dan karya-karya mereka melalui blog dan media sosial untuk menambah eksposure dan membuat lebih banyak orang mengenal PKBM GINUS ITACO. Untuk hal seperti ini teman-teman dapat mencoba bergabung atau memantau pengumuman-pengumuman dari Komunitas Dear Blogger Net tentang review produk-produk dari Siswa Wirausaha ini.

Katalog produk-produk Siswa Wirausaha dan harganya dapat dilihat di akun Instagram mereka di @siswawirausaha.katalogselebihnya ada semua pada gambar di bawah ini:
Inspirasi dari Siswa Wirauasaha PKBM GINUS ITACO Bekasi
Kontak Siswa Wirausaha Bekasi
----------------------------

Melihat Reza yang di sela kesibukan masih mau kembali ke almamaternya untuk mengajar adik-adik kelasnya, saya makin percaya, bahwa bibit kebaikan yang ditanam dan dirawat dengan baik akan selalu kembali menghasilkan bibit kebaikan baru di masa yang akan datang, begitu seterusnya.

Apakah akan ada Reza yang lain? 
Kitalah yang akan menentukan itu kawan, partisipasi dan bantuan kita yang sedikit banyak akan menentukan itu.

Salam.
Terima kasih pada Dear Blogger Net, C2Live dkk rombongan #DBNCharityVisit.

Hunian Ideal Generasi Milenial Zaman Now


Bingung ngga sih sama anak muda zaman now alias generasi milenial yang suka nongkrong dan menghabiskan sebagian uangnya,  sementara itu beberapa tahun kemudian teman lain yang tidak pernah nongkrong sudah memiliki hunian. Sepertinya,  ini gambaran umum bahwa Lifestyle sudah mengalahkan long term goal seperti rumah,  mobil,  investasi dan lainnya. Ini ketakutan yang nyata dan bukan mengada-ada.

Saya pernah pun termakan oleh gaya hidup dengan cover lifestyle yang menyenangkan diawal namun akan menyengsarakan diakhir. Manis diawal, pahit dibelakang. For reality,  berhemat adalah salah satu faktor yang bikin kita mengerti betapa kerja keras kita pun terbayar kemudian. Saya bukan orang yang berpunya,  namun saya berusaha meraih cita-cita dengan sedikit demi sedikit mewujudkannya,  Amin.

Ngomongin hunian ideal,  saya hanya memiliki impian memiliki hunian dengan fasilitas yang lengkap baik di dalam wilayah atau pun fasilitas publik seperti transportasi. Fasilitas lengkap seperti super market,  sekolah,  laudry,  fitnes center,  restoran, ATM atau Bank,  dan fasilitas pendukung lainnya. Transportasi publik menjadi pilihan yang menyenangkan dengan asumsi transportasi tersebut sudah sangat baik. Selain itu,  hunian dengan lingkungan yang sejuk dan penuh pepohonan tanpa adanya polusi pun sangat diidamkan oleh semua orang termasuk saya.

Begitulah kira-kira gambaran yang hunian ideal yang saya inginkan di masa yang akan datang. Berharap sekali hunian ini bisa saya wujudkan dalam waktu yang sangat dekat, Amin.


Beberapa hari lalu, saya hadir dalam talkshow bersama Prajawangsa City di Mall Bassura,  Jakarta. Pada dasarnya, talkshow kali ini ingin memberikan informasi yang bermanfaat mengenai hunian ideal beserta nilai atau hasil yang akan diperoleh setelah membeli properti tersebut.

Nah, ini dia beberapa point penting yang berhasil saya rangkum.

Fasilitas Lengkap Termasuk Transportasi Publik

Seperti hunian ideal yang saya idamkan,  hunian yang baik pasti akan memiliki fasilitas lengkap untuk penghuninya dari developer. Selain fasilitas lengkap,  hunian tersebut haruslah dekat dengan transportasi publik seperti MRT, KRL, Busway dan lainnya.

Lingkungan Sehat Dan Bersih

Lingkungan disekeliling hunian tersebut haruslah yang sehat dan bersih. Idealnya tidak ada sampah ataupun jauh dari pemukiman yang menularkan virus karena gaya hidup yang cenderung tidak baik dan sangat kumuh.


Bernilai Investasi

Disadari atau tidak, hunian pun memiliki nilainya tersendiri karena beberapa faktor terutama lokasi yang strategis dan memiliki fasilitas yang lengkap. Beberapa tahun mendatang,  nilai properti bukannya malah menurun namun akan naik sangat signifikan.

Lokasi Strategis

Hunian yang strategis akan memberikan nilai tambah dalam beberapa tahun kedepan. Karena disadari atau tidak, hunian ini akan menarik minat pembeli atau bahkan penyewa untuk memiliki properti tersebut.

Nilai Bisnis

Jika hunian atau properti ini disewakan, maka akan mendapatkan penerimaan yang sangat bagus bahkan bisa menutupi nilai cicilan jika properti ini dibeli dengan sistem cicilan. Bahkan jika memiliki bisnis ataupun membutuhkan modal,  hunian ini dapat digunakan sebagai jaminan atas modal yang dipinjam.

Itu dia hunian ideal yang sangat menguntungkan jika dimiliki dalam waktu dekat. Oh iya Prajawangsa City ini menawarkan beberapa kemudahan bagi pembeli yang ingin memiliki propertinya. 

Ini dia beberapa kemudahan yang akan diberikan :

DP 0%

Jika kaum milenial zaman now belum memiliki properti karena nilai DP yang tinggi,  Prajawangsa City malah memberikan DP 0% untuk beberapa unit dalam masa promo dalam waktu ini.

Dapat Unit Di Bassura selama 2 tahun

Prajawangsa City akan dibangun dalam waktu 2 tahun mendatang,  namun telah disediakan unit untuk ditempati selama 2 tahun dengan nilai cicilan sangat ringan sekitar 5 juta.

Bank Mandiri Memberikan Kemudahan KPR

Selain itu, Bank Mandiri pun memberikan kemudahan bagi siapa saja yang akan mengajukan KPR tanpa adanya slip gaji sebagai persyaratan,  namun cukup memiliki tabungan di Bank Mandiri sebesar 1 juta rupiah. Wow, sangat ringan sekali kan.

Demikian kemudahan yang diberikan,  silahkan menghubungi pihak Prajawangsa City di Website www.prajawangsacity.id dan Social Media seperti Instagram di www.instagram.com/prajawangsacity.

Drama Musikal MAMMA MIA, Pertunjukan Nostalgia Grup Legendaris ABBA


Dahulu saya mendengarkan lagu Westlife yang berjudul I Have A Dream di radio-radio dengan senang hati. Kala itu artis remaja Indonesia tenar, Sherina pun berkesempatan untuk berdua dengan Boy Band asal Inggris. Sejak saat itu, saya familiar lagu tersebut. Teman-teman sekolah pun banyak yang bersenandung bahkan mengidolakan Westlife. Salah satunya Tina, perawakannya tinggi dan besar tidak lantas membuatnya menyukai hal-hal sport ataupun extreme, malah mengidolakan Westlife. Beruntung saya bisa mendapatkan pinjaman kaset dan seluruh lirik lagunya dengan sangat lengkap. Sampai-sampai saya mendapatkan informasi lagu terbarunya pun dari Tina.

I Have A Dream ternyata bukanlah lagu asli dari Westlife, melainkan telah dinyanyikan oleh ABBA. Saya pun baru menyadari setelah beberapa tahun kemudian. Setelah perbendaharaan terhadap musik berkembang sangat jauh semenjak mendengarkan radio ternama di Pekalongan. Karena radio di Pemalang, Kota kelahiran, tidak memiliki kualitas yang mumpuni pada saat itu.


Ternyata ABBA memiliki banyak single yang hits pada masanya dan telah beberapa kali di daur ulang oleh musisi dari berbagai negara lain. Lagu Dancing Queen adalah lagu kedua yang banyak dinyanyikan di tempat-tempat karaoke setelah saya bekerja di Jakarta. Mungkin, generasi 70 atau 80-an yang sangat menyukai lagunya karena menyaksikan secara langsung di televisi dan mendengarkan di radio.

Senandung lagu I have a dream dan Dancing Queen sangatlah menggembirakan. Lirik yang mudah dihafalkan dan dinyanyikan secara bersama-sama dengan teman, sahabat atau bahkan keluarga besar. Mungkin angkatan Ayah sayalah yang bisa mengenang masa-masa remajanya dengan lagu tersebut. Namun, karena di daur ulang tersebut, lagu ini menjadi legend dan akan dikenang sampai anak cucu nantinya.

NOSTALGIA


Siapa sangka beberapa tahun lalu, Mamma Mia, salah satu single ABBA pun diangkat ke layar lebar dengan konsep yang sangat unik dan lucu. Beberapa tahun belakangan, Mamma Mia diangkat menjadi sebuah Drama Musikal yang telah di tonton di puluhan negara, ditonton lebih dari 60 juta penonton dan dipentaskan melalui 60 produksi dalam 16 bahasa yang berbeda.

Selama ini saya menyaksikan drama musikal dengan beragam bahasa terutama bahasa Inggris. Namun, ternyata Mamma Mia ini telah mengadopsi ke 16 bahasa berbeda seperti Korea, Latin, Perancis dan lainnya. Saya sangat respect dengan seluruh artis pemeran dalam drama musikal yang tidak hanya mengandalkan acting namun juga mengeluarkan suara emasnya. Can you imagine?

Dan, kejutannya adalah MAMMA MIA akan melakukan pertunjukannnya di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada 28 Agustus – 9 September 2018. Wow, saya pun terkesima dengan pertunjukan level international yang diadakan di TIM. Pasalnya, setahu saya, TIM memiliki Teater Jakarta yang kapasitasnya 1200 penonton dengan sound system dan teknologi yang canggih. Hal inilah yang membuat Teater Jakarta menjadi tempat pertunjukan taraf International sekelas Mamma Mia ini. Nick Grace dan tim sebelumnya telah melakukan survey terlebih dahulu, sebelum memutuskan venue ini.

Pak Denny, selaku Direktur SGE pun merasakan kegembiraan dan kebanggaannya tersendiri karena dapat menyelenggarakan pertunjukan yang spektakuler dan dapat menyatukan generasi old dengan generasi zaman now. Apalagi didukung oleh ticketing partner, book my show yang menjangkau keseluruh lapisan masyarakat sehingga bisa menonton bersama-sama selama beberapa hari.


Tiket pertunjukan musikal MAMMA MIA dapat diperoleh melalui www.mammamiajkt.com. Dapatkan diskon khusus untuk early bird sampai dengan 25 % yang berlaku dari Maret sampai akhir April, bagi pemegang kartu kredit BCA mendapatkan kesempatan pertama untuk membeli dengan diskon sampai dengan 25 %. Khusus kelas Silver diskon sampai dengan 10% eksklusif untuk pemegang kartu kredit BCA (Kuota Terbatas).

Informasi Tiket dan Pertunjukan

Pertunjukan ini berdurasi 2 Jam 35 Menit (termasuk jeda 20 menit) dengan nama acara MAMMA MIA, THE SMASH HIT MUSICAL BASED ON THE SONG dari tanggal 28 Agustus – 9 September 2018 dengan 16 Kali pertunjukan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Waktu pertunjukan adalah selasa – kamis pada pukul 20.00 WIB, sabtu pada pukul 14.30 dan 19.30 serta minggu pada pukul 13.00 dan 18.30 WIB.

Sedangkan harga tiket adalah Harga presale VIP (Rp 1.987.500), Platinum (Rp 1.762.500), Gold (Rp 1.320.000) dan Silver (Rp 850.000). Harga tiket normal VIP (Rp 2.650.000), Platinum (Rp 2.350.000), Gold (Rp 1.650.000) dan Silver (Rp 850.000).

Pemesanan dapat dilakukan melalui situs www.mammamiajkt.com atau telepon 0813-2587-5388 atau langsung di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Social media melalui Instagram di www.instagram.com/sgelive.id .

Drama Musikal MAMMA MIA, Pertunjukan Nostalgia Grup Legendaris ABBA


Dahulu saya mendengarkan lagu Westlife yang berjudul I Have A Dream di radio-radio dengan senang hati. Kala itu artis remaja Indonesia tenar, Sherina pun berkesempatan untuk berdua dengan Boy Band asal Inggris. Sejak saat itu, saya familiar lagu tersebut. Teman-teman sekolah pun banyak yang bersenandung bahkan mengidolakan Westlife. Salah satunya Tina, perawakannya tinggi dan besar tidak lantas membuatnya menyukai hal-hal sport ataupun extreme, malah mengidolakan Westlife. Beruntung saya bisa mendapatkan pinjaman kaset dan seluruh lirik lagunya dengan sangat lengkap. Sampai-sampai saya mendapatkan informasi lagu terbarunya pun dari Tina.

I Have A Dream ternyata bukanlah lagu asli dari Westlife, melainkan telah dinyanyikan oleh ABBA. Saya pun baru menyadari setelah beberapa tahun kemudian. Setelah perbendaharaan terhadap musik berkembang sangat jauh semenjak mendengarkan radio ternama di Pekalongan. Karena radio di Pemalang, Kota kelahiran, tidak memiliki kualitas yang mumpuni pada saat itu.


Ternyata ABBA memiliki banyak single yang hits pada masanya dan telah beberapa kali di daur ulang oleh musisi dari berbagai negara lain. Lagu Dancing Queen adalah lagu kedua yang banyak dinyanyikan di tempat-tempat karaoke setelah saya bekerja di Jakarta. Mungkin, generasi 70 atau 80-an yang sangat menyukai lagunya karena menyaksikan secara langsung di televisi dan mendengarkan di radio.

Senandung lagu I have a dream dan Dancing Queen sangatlah mengembirakan. Lirik yang mudah dihafalkan dan dinyanyikan secara bersama-sama dengan teman, sahabat atau bahkan keluarga besar. Mungkin angkatan Ayah sayalah yang bisa mengenang masa-masa remajanya dengan lagu tersebut. Namun, karena di daur ulang tersebut, lagu ini menjadi legend dan akan dikenang sampai anak cucu nantinya.

NOSTALGIA


Siapa sangka beberapa tahun lalu, Mamma Mia, salah satu single ABBA pun diangkat ke layar lebar dengan konsep yang sangat unik dan lucu. Beberapa tahun belakangan, Mamma Mia diangkat menjadi sebuah Drama Musikal yang telah di tonton di puluhan negara, ditonton lebih dari 60 juta penonton dan dipentaskan melalui 60 produksi dalam 16 bahasa yang berbeda.

Selama ini saya menyaksikan drama musikal dengan beragam bahasa terutama bahasa Inggris. Namun, ternyata Mamma Mia ini telah mengadopsi ke 16 bahasa berbeda seperti Korea, Latin, Perancis dan lainnya. Saya sangat respect dengan seluruh artis pemeran dalam drama musikal yang tidak hanya mengandalkan acting namun juga mengeluarkan suara emasnya. Can you imagine?

Dan, kejutannya adalah MAMMA MIA akan melakukan pertunjukannnya di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada 28 Agustus – 9 September 2018. Wow, saya pun terkesima dengan pertunjukan level international yang diadakan di TIM. Pasalnya, setahu saya, TIM memiliki Teater Jakarta yang kapasitasnya 1200 penonton dengan sound system dan teknologi yang canggih. Hal inilah yang membuat Teater Jakarta menjadi tempat pertunjukan taraf International sekelas Mamma Mia ini. Nick Grace dan tim sebelumnya telah melakukan survey terlebih dahulu, sebelum memutuskan venue ini.

Pak Denny, selaku Direktur SGE pun merasakan kegembiraan dan kebanggaannya tersendiri karena dapat menyelenggarakan pertunjukan yang spektakuler dan dapat menyatukan generasi old dengan generasi zaman now. Apalagi didukung oleh ticketing partner, book my show yang menjangkau keseluruh lapisan masyarakat sehingga bisa menonton bersama-sama selama beberapa hari.


Tiket pertunjukan musikal MAMMA MIA dapat diperoleh melalui www.mammamiajkt.com . Dapatkan diskon khusus untuk early bird sampai dengan 25 % yang berlaku dari Maret sampai akhir April, bagi pemegang kartu kredit BCA mendapatkan kesemopatan pertama untuk membelu dengan diskon sampai dengan 25 %. Khusus kelas Silver diskon sampai dengan 10% eksklusif untuk pemegang kartu kredit BCA (Kuota Terbatas).

Informasi Tiket dan Pertunjukan

Pertunjukan ini berdurasi 2 Jam 35 Menit (termasuk jeda 20 menit) dengan nama acara MAMMA MIA, THE SMASH HIT MUSICAL BASED ON THE SONG dari tanggal 28 Agustus – 9 September 2018 dengan 16 Kali pertunjukan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Waktu pertunjukan adalah selasa – kamis pada pukul 20.00 WIB, sabtu pada pukul 14.30 dan 19.30 serta minggu pada pukul 13.00 dan 18.30 WIB.

Sedangkan harga tiket adalah Harga presale VIP (Rp 1.987.500), Platinum (Rp 1.762.500), Gold (Rp 1.320.000) dan Silver (Rp 850.000). Harga tiket normal VIP (Rp 2.650.000), Platinum (Rp 2.350.000), Gold (Rp 1.650.000) dan Silver (Rp 850.000).

Pemesanan dapat dilakukan melalui situs www.mammamiajkt.com atau telepon 0813-2587-5388 atau langsung di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Social media melalui Instagram di www.instagram.com/sgelive.id .

Episode 11- Belajar Bareng Mputtt & Om Iwok Abqary (Penulis)

Mputtt kembali hadir di episode 11 dengan Belajar Bareng Mputtt. Ini adalah segmen di mana kendali Suarane Podcast diambil alih oleh anak gue, Mput untuk mengenal berbagai macam profesi. Kali ini Mput menghubungi Iwok Abqary, seorang penulis novel anak dan remaja yang sangat produktif.

Tautan Terkait:

Music used in this episode:
Pixeland by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

A Happy ‘Entertaining’ Transit At Changi Airport, Singapore


Singapore, one of my first backpacker journey in my life. Saat itu 2011, Singapore menjadi negara pertama di luar Indonesia yang saya jelajahi. Di sini juga saya merasakan betapa Traveling begitu menyenangkan dan pengalaman menikmati pemandangan serta makanan yang jarang-jarang saya rasakan di Indonesia. Pertama kali makan laksa dan nasi goreng ikan bilis, semacam ikan teri kalau di Indonesia. Pengalaman ngomong cas cis cus pakai bahasa Inggris, terus nyasar cari-cari alamat dan destinasi wisata sesuai list. Oh iya, bayangin pas tahun 2011 ini masih jarang sekali provider atau sim card yang dijual bebas, jadi kemana-mana harus bawa peta. Kalau sekarang sudah sangat mudah tinggal lihat semuanya di smartphone. 

Sebelum masuk ke Singapore, pasti melalui Changi International Airport sebagai pintu gerbangnya. Pengalaman yang selalu menyenangkan kalau menginjakan kaki di Changi Airport. Bagi saya, Changi Airport lebih dari sekedar bandara. Bahkan saya tak segan-segan untuk menginap di Bandara yang dinobatkan sebagai The Best Airport in The World ini. Apalagi jika sedang kondisi transit dan akan melanjutkan perjalanan dari Singapore ke negara lain seperti Asia atau bahkan ke benua lain seperti Eropa atau Amerika. Banyak penerbangan ke Benua lain yang mengharuskan transit terlebih dahulu di Changi Airport terutama maskapai dengan budget terjangkau. 


“Man, kalau kita transit 8 jam di Changi Airport. Terus kita ngapain aja?” 

Teman saya kadang menanyakan pertanyaan yang cukup tricky untuk di jawab. Karena saya pun tidak terlalu mengenal lebih dalam apa saja yang ada di Changi Airport

“Tenang aja, kita bisa makan, lihat taman dan keliling duty free di bandara.”

Saya hanya menebak-nebak saja apa yang ada di dalam Changi Airport agar teman saya jadi senang dan tenang. Pertanyaan ini saya dapat ketika tahun 2015, sebelum Changi Airport menambah terminal 4 yang baru dengan fasilitas yang sangat bagus. 

Kadang sekalipun saya tidak sering bepergian ke Singapore, tidak lebih dari 10 kali, namun saya kerap kali mendapatkan pertanyaan yang sama. Apa yang harus saya lakukan ketika di Changi Airport terutama untuk membunuh waktu saat menunggu. 


Tenang saja, saya mempunyai oleh-oleh dari Singapore yang bisa dibagikan jika Transit atau berada di Changi Airport dalam waktu yang cukup lama. Sudah siap dengan fasilitas yang dimiliki oleh Changi Airport? Oke, lets see one by one ya. 

Tidur Pulas di Snooze Lounge


Menjadi seorang traveler itu kadang tidak mengenakan karena sangat tergantung dari jadwal penerbangan yang tidak manusiawi. Kadang kita mendapati beberapa penerbangan yang sangat larut malam bahkan dini hari. Kantuk yang masih terasa dan perjalanan yang masih panjang tentu saja memerlukan waktu istirahat yang cukup untuk beraktivitas di pagi atau siang hari nanti. 

Snooze Lounge adalah penolong di saat tepat. Jika berada di Terminal 1, kamu sangat beruntung karena di lantai 2 di sekitar area restoran terdapat lounge ini dengan kapasitas puluhan kursi tidur, beberapa diantaranya dilengkapi dengan colokan dan charger. 

Thanks God ada Snooze Lounge yang free ini, jadi saya bisa berlama-lama tidur sambil menunggu pagi di sini. Atau jika transit pun bisa digunakan untuk menunggu penerbangan lanjutan ke negara lain.

Cuci Mata di Plane Spotting


Jika bosan berada dalam toko-toko yang berada di sekitar sisi kanan kiri, sepanjangan jalan di Terminal 1, bisa beralih ke tempat melihat aktivitas pesawat yang sedang berlalu lintas di sekitar The Social Tree, atau tepat di belakang area informasi. 

Tempatnya sangat asyik karena berada di pojokan dan bisa sambil rebahan di atas kursi malas dan lagi-lagi telah dilengkapi dengan charger station di sisi kursi malas di area ini. 

Feeding Koi at Koi Pond 


Beralih ke Terminal 2, bisa dijangkau mengunakan Skytrain antar terminal, di sini terdapat banyak taman yang akan memanjakan mata terutama di bagian tengah. Taman di Changi Airport, rata-rata sangat luas sehingga sangat nyaman untuk berada di dalam taman sambil menikmati waktu yang masih lama. Daripada terpaku dengan gadget, mendingan ke taman-taman yang sangat mirip dengan aslinya. 

Salah satu taman di Terminal 2 ini memiliki ikan Koi yang sangat banyak dan besar-besar. Ikan Koi ini dilambangan sebagai cinta dan persahabatan dalam filosofi Jepang, sedangkan China membedakan ikan Koi berdasarkan warna yang dibawanya. Emas melambangkan kekayaan dan kesejahteraan. Perak diibaratkan sebagai pembawa kesuksesan dalam usaha. Koi Hitam dilambangkan sebagai pembawa sukses setelah perubahan. Koi Putih merupakan simbol keunggulan dalam status sosial dan Ikan Koi Merah melambangkan cinta dan romansa. Wah, ternyata ikan Koi sendiri sangat lekat dengan kesuksesan, kesejahteraan, cinta dan persahabatan. Tak salah jika taman dan Koi ini sangat menarik untuk diihat. 


Oh iya, jangan lupa untuk memberikan makanan pada Koi ini pada saat jam tertentu yang telah di jadwalkan. Datanglah pada pukul 9 pagi dan 4 sore, waktu Singapore, dan nanti akan disediakan makanan Koi gratis. Wah, kegiatan ini pasti bisa memberikan kesenangan yang berarti ya, apalagi mengajak anak-anak pasti akan sangat menyenangkan. 

Nonton Film Favorite di Movie Theater


Saya suka sekali nonton film, namun hanya film-film tertentu saja terutama Comedy, Action atau Drama. Namun tidak dengan Movie Theater yang berada di Terminal 2, Changi Airport. Di sini banyak sekali film-film box office yang tentu saja sangat menarik untuk ditonton. Apalagi tempatnya berada di Entertainment Deck di lantai 2. 

Tempat Movie Theater ini memang agak mojok setelah area Playstation dan Xbox  dan berdampingan dengan Sunflower Garden. Jadi jangan sampai tersesat karena terdapat papan petunjuknya di sekitar area ini. 

Movie Theater ini buka 24 jam setiap hari, jadi yang transit dini hari dan ingin merasakaan sensasi menonton seperti bioskop bisa ke sini. Oh iya selain di Terminal 2 bisa dijumpai juga di Terminal 3. 

Entertainment Deck (Xbox, Playstation dan Kinect) 


Gamers pasti bosan dengan Film atau tempat-tempat lain, namun di Entertainment Deck bisa menikmati waktu yang panjang dengan bermain Playstation, Xbox dan Kinect. Bagi saya yang bukan penggemar Games, juga penasaran sekali ingin mencoba permainan menarik ini. Apalagi banyak sekali permainan yang disediakan seperti permainan detektif, perang-perangan, dan masih banyak lainnya. 

Entertainment Deck ini berada di lantai 2 sama dengan Movie Theater dan Sunflower Garden dan berada di atas Koi Pond. So, pastinya sangat mudah dicari kan? 

Membunuh waktu pada saat di Changi Airport sangatlah menyenangkan dengan adanya fasilitas yang sangat lengkap dan menarik sekali. 


Foto di Changi Airport dan Menangkan Tiket Pulang Pergi Ke Korea 


Oh iya, bagi yang suka foto-foto. Jangan lupa untuk ikutan kontes #ChangiDiHati dengan hadiah yang sangat menarik. Apa itu hadiahnya? Hadiahnya adalah sepasang tiket pulang pergi ke Korea dengan Changi gift card SGD 200, selain itu juga terdapat 2 pasang tiket ke Singapore pulang pergi dengan Changi gift card senilai SGD 200

Caranya sangat mudah cukup unggah foto dengan gestur atau stiker hati. Kemudian jelaskan bagaimana Changi Airport selalu di hati anda dengan hashtag #ChangidiHati. Kontes akan berakhir pada 31 Maret 2018. So buruan ya, informasi lengkapnya bisa dilihat di bit.ly/changidihati-sf .