Cowok Milenial Jaman Now Harus Update Games, Anime Dan Tekno Di Kincir


Saya termasuk pemilih. Pemilih dalam segala hal terutama yang menjadi kesukaan sampai saat ini. Misalnya saja ketika orang lain sangat suka dengan One Piece, saya cenderung suka sama Saint Seiya walaupun sudah tidak tayang. Pun ketika Naruto booming saya lebih memilih Doraemon. Tapi tetap saja saya menyukai anime walaupun tidak banyak perbendaharaan anime yang melekat diingatan saya. 

Jika ditanya tentang siapa Naruto dan ilmu apa yang dia miliki, tentu saja saya akan menyerah dan bertanya kepada lainnya yang suka Naruto. Lain hal jika ditanya mengenai Saint Seiya dan sahabat-sahabatnya maka saya akan menyebut Shun, Shiriyu, Yoga dan Ikki. Atau ketika ditanya episode terakhir Dragon Ball, maka saya sedikit ingat namun sudah lama tidak mengikutinya. 


Lain hal dalam selera musik, saya termasuk pendengar segala macam lagu mulai dari Indonesia, Korea, Jepang, Mandarin, Inggris, Thailand dan bahasa lain yang menurut saya menarik. Tak heran jika saat teman meminjam atau mendengarkan lagu yang saya putar pasti mengeryitkan dahi tanda mereka tidak tahu bahkan tidak suka. Demam Kpop juga mempengaruhi pilihan musik saya yang tadinya tidak tahu sama sekali bahasanya. Apalagi ada Girl Generation yang beranggotakan 9 member pada saat itu sangat menarik untuk didengarkan. Namun sayang kini hanya tersisa 5 member. Stay Strong SNSD. I feel you

Bagi Cowok, segala sesuatu yang berbau teknologi, games, gadget, otomotif, travel, anime, musik, film, kuliner, edukasi dan segala macamnya itu memerlukan ruang khusus dan membahasnya secara ringan. Apalagi sekarang sudah sangat milenial dan mobile sehingga smartphone menjadi salah satu hal penting. Jadi cowok akan memilih wadah yang menampung setiap hal dan mudah diakses dimanapun. 


Beberapa hari lalu, kebetulan sekali saya hadir dalam event yang seru yaitu PowerLunch How To Attract Gen Z. Event kali ini menghadirkan Reza, Olivia dan Giring (Nidji) yang membahas tentang Generasi Z atau generasi milenial yang memilih gadget sebagai teman dalam keseharian. Biasanya Gen Z cenderung menyukai kebebasan, mengikuti tren baru, pergi liburan dan mencoba pengalaman baru.

Sebelum mengetahui apa sih media yang di maksud, ada baiknya menonton channel youtube yang menyajikan hal-hal yang berbeda dari keseharian kita tentang poilitik, kemacetan, kejahatan dan carut marutnya kehidupan di luar sana. Mari kita menonton hal-hal yang memang menarik seperti satu atau dua video berikut ini.


Dan video yang satu ini mengenai Spiderman yang hits pada tahun 70an sampai sekarang.


Cowok memang sangat setia dengan idolanya. Seperti saya yang sangat suka dengan Spiderman, bahkan dulu sangat rela merogoh kocek demi menonton Spiderman di bioskop dengan teknologi 3D. Toh demi kepuasan menonton sang Idola, saya rela membolos satu mata kuliah karena hal ini yang menjadi mood booster di hari-hari berikutnya. Trust me, it's work. 


Reza, cowok jaman now, gemar main games di smartphone dan PC. Baginya games adalah cara bergaul yang efektif bersama teman-temannya. Bahkan tak jarang menjadi games addicted yang hanya istirahat saat makan dan mandi saja. 3 hari 3 malam begadang demi mengalahkan musuh yang terkuat. Yes, ini terjadi pada saya yang ingin menyelesaikan satu games dengan 50 tantangan. Hasilnya saya berhasil begadang 2 malam di rumah tanpa tidur yang cukup. Kalau kalian semuanya pasti pernah begadang demi satu games yang bikin penasaran kan? Hayo ngaku hahaha. 

Selain games, Cowok biasanya sangat update dengan hobi lainnya misalnya anime dan musik. Karena waktu dan alasan kepraktisan biasanya cowok akan mengakses satu website yang merangkum semuanya menjadi satu. Nah, webiste inilah yang disebut kincir.com


Giring Ganesha memperkenalkan kincir.com sebagai media alternatif cowok generasi Z yang dekat dengan gadget. Oh iya, Giring adalah CEO sekaligus Co-founder dari KINCIR. Pernah ngga cowok mendapatkan informasi yang cocok dengan hobi seperti saya tadi ? Terus terang saya harus menuju ke beberapa tempat atau webiste untuk menemukan tekno, anime dan games. Di kincir.com inilah segala kebutuhan cowok jaman now terpenuhi. 

Kincir.com tampil lebih fresh dengan beberapa kanal yang baru seperti Geeky, Chillax, Icon, Turbo dan Style. Geeky membahas kebudayaan pop yang update seperti anime, teknologi, komik, games dan lainnya. Sedangkan Chillax memuat gaya hidup generasi muda, seperti pengetahuan dunia, relasi percintaan, hubungan buku, travel, music, kuliner, kesehatan, edukasi, dan pekerjaan. Icon, berisi konten yang membahas sosok-sosok ternama dan jadi sorotan, mulai dari selebritas, figure yang tengah menjadi viral, dan tokoh yang menginspirasi dalam bidang apapun. Turbo, membahas otomotif, mulai dari pembahasan mengenai kendaraan hingga modifikasi aksesoris otomotif yang digemari anak muda. Dan, Style,  kanal yang bertujuan memberi inspirasi dalam gaya, mulai dari bagaimana cara memadukan pakaian, aksesoris, sepatu, hingga gaya rambut yang bisa diaplikasikan anak muda.


We Are Young. Semangat anak muda untuk menjawab tantangan zaman kedepan memang butuh dukungan, salah satunya kebutuhan informasi yang menarik dan tidak terkait dengan informasi yang menyesatkan. Saya rasa kincir.com menjawab kebutuhan dengan sangat apik. Ke depan, bukan tidak mungkin platform seperti inilah yang akan memenuhi segala kebutuhan, apalagi didukung dengan teknologi yang semakin canggih. 

Dunia dalam genggaman. Dunia dalam satu klik. Membuat karya dan terinspirasi karya dari media positif ini harus terus digalakkan. Kincir.com akan menjadi wadah bagi anak muda yang haus informasi dan bisa menjadi media timbal balik yang luar biasa. 

Sebagai saran, kaum muda membutuhkan timbal balik atau interaktif sebagai bagian dari penghargaan atau reward. Karya-karya anak muda harus ditampung sehingga kedepan, kincir.com bukan hanya menjadi media namun menjadi wadah bagi anak muda untuk berkarya. Misalnya, media video atau tulisan karya anak muda dapat ditampilkan di kincir.com sebagai bagian dari apresiasi untuk pembaca setia. Yuk, cus update info mengenai kesukaanmu di kincir.com

Sekolah Magang Indocement Mencetak Tukang Siap Kerja


Bagaimana nasib seorang lulusan SMA yang sulit mendapatkan lapangan pekerjaan yang menuntut pendidikan lebih seperti Sarjana? Tentunya pemuda tersebut akan depresi dan merasakan bahwa proses belajar di bangku sekolah tidak berguna sama sekali di kehidupan nyata ini. Jika seorang yang tidak putus asa, maka akan mencari informasi lain sehingga bisa diterima pekerjaan seperti buruh, penjaga toko dan lainnya. Namun, jika pemuda tersebut terjerumus ke dalam pergaulan yang kurang baik maka narkoba dan minuman keras akan mengintai mereka. Akibat yang paling fatal adalah hancurnya masa depan mereka. 

Saya sangat beruntung memperoleh pendidikan Sarjana dan ditambah dengan pendidikan profesi dalam bidang Akuntan. Namun saya merasa bahwa pendidikan tersebut sangat kurang sehingga saat ini saya ingin melanjutkan ke jenjang S2. Dan, memang seharusnya diperlukan informasi yang cukup mengenai program S2. Antara saya harus mencari informasi dengan ketersediaan informasi memang sangat berhubungan sehingga saya dapat mendapatkan program S2 impian. 

Begitu pula dengan pemuda lulusan SMA tersebut, informasi mengenai lowongan pekerjaan dan program magang yang menambah skill di dalam pekerjaan sangatlah dibutuhkan. 



Beruntung sekali saya mendapatkan kesempatan untuk membagikan kabar gembira dari SMI. SMI merupakan Sekolah Magang Indocement di Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Konsepnya sangat sederhana, pemuda dari beberapa desa di Citeureup yang merupakan desa mitra Indocement akan mendapatkan rekomendasi dari kepala desa dan kemudian mendapatkan pendidikan selama beberapa bulan di Sekolah Magang Indocement. 

Pada awalnya saya kurang mengerti mengapa SMI ini sangat diminati oleh pemuda-pemuda di sekitar PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Namun setelah dijelaskan satu persatu mengenai program tersebut saya sangat bangga dan sangat mendukung program ini. 


SMI saat ini menyediakan pelatihan dalam beberapa bidang seperti tukang bangunan, tukang las, garmen, otomotif, operator alat berat dan driver terutama truk besar. Sebetulnya SMI adalah salah program dari beberapa puluh program CSR. Dalam SMI, terdapat kerjasama dengan KODIM Kabupaten Bogor. 

Bagaimana dengan sistem pengajaran dan praktik? Tenang saja, karena kualitas pengajar tidak diragukan kualitasnya karena merupakan lulusan dari Teknik Sipil dan Arsitek dari Perguruan Tinggi serta bekerja sama dengan KODIM dalam hal pembekalan bela negara dan cinta tanah air. Sedangkan peserta magang akan diberikan pelajaran praktik langsung di seperti membuat pagar dan bangunan. Dalam pengajaran sebetulnya telah menerapkan pengetahuan seperti pengenalan kualitas semen, alat pertukangan, dan cara perhitungan material secara terperinci. 


Peserta pelatihan juga akan melakukan praktik pekerjaan seperti pemasangan pondasi batu kali, pemasangan tembok bata, dan cara melakukan plester  pada tembok. Tidak kalah pentingnya, produsen semen Tiga Roda ini memberikan pelatihan etika dan keselamatan kerja bagi profesi tukang bangunan. Setelah selesai pendidikan, peserta magang akan mendapatkan sertifikasi dari Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor. 

Lalu seberapa besar penyerapan dan daya tampung Sekolah Magang Indocement ? Setiap program akan menampung sekitar 20 peserta magang dan diproyeksikan pada akhir tahun akan mencetak sekitar 220 tukang bangunan yang siap kerja. 




Beberapa lulusan program Magang ini menceritakan manfaat yang sangat dirasakan setelah lulus dan menerima sertifikat. Salah satunya adalah Pak Abdul Azis yang telah menerima proyek dari perusahaan yang lumayan ternama dan telah memberikan lapangan pekerjaan bagi sekitarnya. Bahkan terdapat seorang yang baru saja lulus dan belum menerima sertifikat karena pada hari tersebut baru mendapatkan sertifikat sudah mendapatkan pekerjaan. Saya terkesan dengan manfaat yang diterima oleh peserta magang di SMI.



Selain SMI, terdapat GEMARI. GEMARI merupakan Gerakan Masyarakat Mandiri di desa sekitar kawasan Industri. Program ini bergerak dalam 4 bidang yaitu pelatihan bengkel sepeda motor, pelatihan inkubator plasma sepeda motor, handycraft, dan ikan hias. Pemuda diberikan pelatihan sesuai dengan keterampilan yang dimiliki sesuai bidangnya. 

Pelatihan inkubator plasma sepeda motor ini merupakan pengecekan kerusakan sepeda motor menggunakan aplikasi dalam laptop atau netbook sehingga peserta magang dapat mengetahui kerusakan dalam waktu yang tidak terlalu lama dan lebih akurat. Sedangkan pelatihan bengkel seperti biasa akan mendapatkan pengetahuan perbengkelan secara umum.

Sedangkan pelatihan handycraft ini memanfaatkan barang bekas atau daur ulang seperti limbah industri kayu, kertas dan lainnya. Produk yang dihasilkan pun sangat beragam mulai dari miniatur pesawat, kaligrafi, pigura, sandal dan masih banyak lainnya. Dan ikan hias yang dihasilkan merupakan ikan neon dengan ukuran yang sangat kecil namun harga jualnya lumayan sekitar 300 rupiah per ekor dengan keuntungan mencapai 100-150 per ekor. 



Keselamatan kerja merupakan aspek yang penting bagi karyawan dan kontraktor di bidang industri. Tentunya segala sesuatu harus dilakukan tindakan preventif terlebih dahulu menggunakan pakaian sesuai dengan standar keselamatan. Pada kunjungan kali ini pun, kami para blogger diminta untuk menggunakan pakaian standar keselamatan yaitu topi dan jaket berwarna mencolok seperti kuning. Selain selamat namun sangat fashionable sekali seperti gambar diatas, hehehe. 

Kami pun diajak mengunjungi I-SHELTER. Seperti layaknya madame tussaud yang ada di luar negeri, I-SHELTER pun menyajikan pemandangan yang lumayan mirip karena banyak terdapat mannequin dengan pakaian keselamatan dalam beragam model. Selain itu terdapat alat simulator untuk driver alat berat dan pakaian keselamatan dalam beragam versi sesuai dengan lingkungan kerja. 



Kunjungan kali ini menambah lagi pemahaman mengenai pepatah "lebih baik memberikan kail daripada ikan". Selama ini yang diberikan berupa dana atau barang, namun beberapa tahun terakhr telah dirubah dengan menambahkan SMI sebagai kail yang siap menangkap ikan sebanyak-banyaknya. Bahkan tidak heran, ketika lulusan SMI menularkan virus-virus pengetahuan dan kebaikan sehingga pemuda-pemuda lain ikut tergerak untuk bermanfaat dan mengunakan kail-kailnya. 

Weekend Escape : Serunya Body Rafting Di Citumang Green Valley


Waktu kecil dahulu saya sering nyebur ke bak mandi dengan dalih ingin mengurasnya padahal saya hanya ingin bermain air. Hampir setiap minggu rutinitas itu saya lakukan, dan hasilnya bukan mendapat dukungan malah menuai cibiran dari Mba Sri, pembantu rumah tangga di keluarga saya. Ternyata hobi saya berenang dalam bak mandi itu tak lantas membuat saya pun bisa berenang dengan sempurna di sungai. Teman-teman saya yang jago berenang asyik bermain air sampai ke tengah sungai yang deras, sementara saya harus menahan diri dan menjaga pakaian mereka. Semenjak saat itu, sungai menjadi momok.

Suatu sore tahun 2010, saya diajak sahabat saya, Ridwan untuk berenang di sebuah kompleks perumahan di Senayan. Saya lupa nama tempatnya, tapi kolam renang ini merupakan fasilitas sebuah perumahan beserta fitness. Ridwan mulanya tidak percaya saya tidak bisa berenang sama sekali. Setelah berada di kolam, barulah dia tertawa karena saya tidak bisa melakukan gerakan apapun karena berada di pinggir kolam dan begerak seadanya. 

  
Ridwan memberitahu saya bahwa sebetulnya belajar berenang sangatlah mudah. Ridwan menunjuk bocah kecil berusia tak lebih dari 5 tahun berenang kesana kemari dengan bantuan pelampung kecil. Saya pun malu dengan keadaan dimana saya tidak bisa berenang. Mulailah saya mencoba gerakan yang diajarkan. Mulanya sangat sulit menaklukan arus air, namun lama kelamaan saya bisa mengerakan kaki dan mengerakan tangan dengan leluasa. 

Gerakan kaki dan tangan saya praktekan terus menerus sampai akhirnya pada saat hari lain, saya pun mencoba gerakan yang sama dan akhirnya saya bisa berenang dengan sempurna meski dalam jarak yang tak begitu jauh. Untuk menguatkan kaki dan tangan agar bisa berenang dengan sempurna, saya pun mendaftar fitnes di sebuah hotel yang lengkap fasilitasnya terutama kolam renang. Sebulan kemudian, resmilah saya bisa berenang dengan sempurna. 


Pagi itu di HAU Citumang, setelah sarapan kami memiliki agenda yang menyenangkan, Body Rafting. Memang Citumang disebut sebagai lembah hijau yang menawan, atau bahasa kecenya "Green Valley". Jika di daerah lain terdapat Green Canyon, maka Citumang pun memiliki Green Valley yang siap menyambut kami. 

Saya dan teman-teman sudah siap dengan perlengkapan pelampung yang sudah dikenakan. Senyum dan wajah sumringah seakan tak pernah surut dari teman-teman yang berasal dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah serta Yogyakarta. Sepertiya tidak ada kelelahan padahal perjalanan panjang telah dilalui dari masing-masing daerah. 

Setelah lengkap, kami berkumpul di pintu masuk HAU Eco Lodge Citumang, tempat kami menginap dengan konsep unik berupa Kontainer. Dan, sepertinya di Indonesia HAU Citumanglah yang menjadi pioneer penginapan dengan konsep seperti ini. Selain kontainer, HAU Citumang juga sangat peduli dengan lingkungan terutama pepohon yang berada disekitar lodge yang dibiarkan tumbuh dan berkembang sebagai mestinya. 



Kami berjalan meninggalkan satu-satunya penginapan kontainer warna-warni di Citumang. Dari sini kami harus berjalan sekitar ratusan kilometer menuju sungai Citumang yang hijau. Sebetulnya dari penginapan kami dapat melihat sungai ini, namun karena sungai tersebut di bendung, maka kami hanya menyaksikan aliran kecil saja. 

Jalanan menuju hulu sungai Citumang cukup bagus karena sudah ditambah bebatuan sehingga tidak akan becek jika terkena hujan. Disamping kanan dan kiri terdapat pepohonan dan kebun warga sekitar sehingga tampak hijau dan tidak panas. 



Setelah ratusan meter sampailah pada pintu masuk ke Green Valley Citumang. Untuk masuk ke tempat ini dikenakan biaya sekitar Rp 19.000 pada saat weekdays dan Rp 24.000 pada saat weekend. Oh iya, selain warga lokal yang sering body rafting, ternyata banyak juga bule-bule yang mengunjungi tempat ini pada hari-hari tertentu seperti Jumat dan weekend. Bahkan setiap bulannya, akan berganti-ganti bule dari negara seperti Amerika Latin, Amerika Serikat, Eropa dan Australia. So, pilihlah hari Jumat jika ingin cuci mata dan mendapatkan jodoh bule, hahaha.

Suara aliran air sudah terdengar dari pintu masuk. Itu tandanya hulu sungai ini sudah tidak jauh. Dan, artinya kami akan bersenang-senang masuk dalam sungai dengan air yang sangat jernih. Namun, lagi-lagi kami harus menahan terlebih dahulu karena antrian yang lumayan panjang. Sambil menunggu, kami mencoba ikan yang dapat memijat kaki. Sebetulnya bukan memijat melainkan ikan pemakan sel kulit mati di kaki. Walhasil, kaki kami seperti distrum oleh ikan yang makan kulit mati. Lucu juga karena kami harus menahan antaraa geli dan sakit karena rasa tersetrum ikan tersebut. Hahaha. 



Penantian berakhir. It's time to rock. Lihat saja air hijau nan jernih itu sudah memanggil-manggil untuk direnangi. Tentu saja saya senang mencoba body rafting di sungai yang unik ini. Selama ini saya merasakan body rafting di sekitar Jawa Tengah dengan air yang kecoklatan, namun disini airnya sangat jernih dan hijau. Mungkin saja karena dikelilingi oleh pepohonan hijau sehingga sungainya pun memantulkan cahaya hijau. 

Kami tak langsung dibawa menuju sungai yang dalam, melainkan gua dengan bebatuan. Ternyata inilah yang dimaksud dengan tantangan terjun dari ketinggian 10 meter lebih dari mulut gua. Mas Nuz dan Khaerullah yang memberanikan diri naik ke atas dari akar-akar dan mencapai atas untuk kemudian terjun. Kang Geri sebetulnya ingin mencoba namun urung dan harus turun dari ketinggian 10 meter menjadi 4 meter saja. Kalau saya pastinya akan sulit naik dari akar-akar pohon untuk mencapai ke atas. Akhirnya saya hanya mencoba dari ketinggian tak lebih dari satu meter. 



Dan setelah memasuki sungai yang sebenarnya, kami ditantang untuk menjadi tarzan. Karena berat badan saya yang mencapai 100 kg, saya hanya pasrah dan mencoba sebisa saya. Belum menganyun sampai ketengah sungai, tali itu sudah tidak mampu menahan badan saya dan terjatuh ke sungai. Byuurr. 

Setelah itu kami bermain kereta-kereta dengan cara menyambungkan kaki dengan tangan orang sebelumnya. Cukup sulit awalnya, namun berkat bantuan para pemandu akhirnya kami dapat membentuk kereta-kereta dengan bagus. 



Setelah kereta, kami membentuk formasi lainnya yaitu seperti lingkaran dan berombak karena gerakan kaki kami. Setelah itu kami naik kembali ke bendungan untuk kemudian menyusuri sungaai kecil dan berakhir di parkiran dekat dengan pintu masuk HAU Citumang. 

Pengalaman body rafting kali ini memang sangat mengasyikan. Sudah saatnya untuk kembali ke rutinitas di depan laptop dan menghadapi polusi. Suatu saat, saya akan kembali lagi ke Citumang untuk menikmati alam yang masih tersembunyi.


Info mengenai tarif body rafting ini salah satunya http://www.bodyrafting-guhabau.com/2017/09/harga-paket-body-rafting-citumang-green.html .

Dan untuk informasi mengenai HAU Citumang bisa mengakses website http://haucitumang.hotel.mypangandaran.com/ atau dapat reservasi melalui nomor 0265-639380 / 081316987988 . 

Sensasi Menginap Di Kontainer HAU Citumang, Pangandaran


How Are You Citumang? Apa kabar hari ini? Sepertinya Citumang ingin menyapa kembali melalui alam yang indah dan sungai-sungainya yang jernih. Saya pun merindu dari dalam kalbu. Anggap saja saya lebay atau apapun itu, namun tak sedikitpun kerinduan ini ditutupi oleh keraguan. Dan, dari sinilah kisah HAU Citumang dimulai. 

Rencanannya dari Jakarta kami langsung naik kereta api menuju Kota Banjar, Jawa Barat. Saya dan Raisa aka Astari telah memesan tiket yang sama. Pukul 09.00 tepat kereta kami berangkat. Seharusnya kami berempat, namun dua orang dari Bogor belum memberikan kabar apapun. Tiba-tiba dari kursi sebelah kami muncul sosok seperti Khaerul. Dan, ternyata benar dia berada satu gerbong dengan kami. Sayangnya Teh Nita tidak dapat bergabung dengan kami. Saudara Teh Nita meninggal dunia, kami harus kehilangan satu travelmate


Kereta sempat berhenti beberapa kali di stasiun-stasiun yang menjadi rutenya. Saya sempat mengabadikan gerbong-gerbong kereta yang ditumpuk menjadi satu. Mungkin gerbong ini sudah tidak digunakan atau bahkan akan digunakan. Saya hanya kagum dengan keunikan tumpukan gerbong ini. 

Perjalanan ke kota Banjar ditempuh sekitar 8-9 jam dengan kereta ekonomi Serayu jurusan Purwokerto. Saya sempat membeli nasi 4 bungkus beserta gorengan, sementara Raisa membawa rendang. Maka lengkaplah piknik di kereta ini dimulai dari makan bekal bawaan kami. Pemandangan di luar sana sangat menyejukan, banyak pepohonan dan gunung disertai langit yang amat cerah. Menjelang siang, saya berusaha untuk menutup mata. Ternyata sangat susah mata ini untuk terpejam sebentar saja. Lagu-lagu dalam handphone pun sudah diputar berulang kali. 

Seharusnya sekitar pukul 5 sore kereta kami sudah sampai di Kota Banjar, namun karena terdapat kendala teknis, barulah sekitar jam 6 kurang, kami semuanya sampai di Banjar. Sambil menunggu rombongan dari Yogyakarta, kami pun rehat sebentar. Tak berapa lama kemudian, rombongan Yogyakarta pun sampai. Satu Elf dan mobil city car telah berada di luar. Kami pun langsung menuju HAU Citumang

Sesampainya di Citumang, sinyal mulai meredup. Bahkan di dalam kontainer pun, tidak ada satupun balok sinyal yang ditemukan. Jika ingin sinyal, kami harus ke area parkiran yang berada di depan pintu masuk. Tidak ada sinyal, artinya kami harus menikmati setiap hari disini dengan aktivitas yang menantang seperti body rafting dan berenang di sungai yang jernih. 



Malam tadi setelah mandi, saya sudah tidak bisa menahan kantuk sehingga pulas tertidur. Beruntung saya tidak mimpi yang aneh-aneh. Suasana malam memang agak sunyi karena pinggir penginapan ini adalah sungai dan hutan. Lain halnya ketika pagi sudah datang. Warna-warni kontainer cukup menghidupkan suasana disini. Saya segera mandi dan mencharge batere kamera. Tadi malam, saya lupa untuk mengcharge batere kamera kesayangan. 

Sebelum beraktivitas di siang nanti, saya sempat mengelilingi penginapan dengan konsep ECO Friendly. Saya cukup terkejut karena pohon-pohon yang berada di setiap sudut penginapan ini cukup terawat, bahkan terkesan pohon-pohon ini tidak ditebang pada saat perakitan kontainer tersebut dimulai. Terbukti dengan jalan menuju kontainer yang dibuat mengikuti pepohonan. Selain itu, pengolahan air limbah pun sangat diperhatikan sehingga pada saat pembuangan ke sungai tidak menimbulkan dampak yang merugikan. 


Saat perut memanggil, ternyata sudah masuk waktu sarapan. Saya bergegas menuju ke kontainer di depan yang merupakan restoran. Letaknya persis berdampingan dengan resepsionis yang berada di depan setelah pintu masuk. Teman-teman lain sudah berada di restoran. Saya bergegas mengambil paket sarapan yang telah disediakan. Nasi kuning dengan telur mata sapi serta sayuran dan krupuk. Bagi saya, menu ini pas untuk perut saya yang lapar tapi tidak terlalu ingin penuh perut ini. 


Setelah kenyang, saya menuju ke tempat kumpul yang berada di tengah-tengah penginapan. Saya menyebutnya sebagai tempat bermalas-malasan hehehe. Disitu terdapat bantal-bantal manja yang bisa membuat siapa saja tersihir dan tertidur sesaat setelah sarapan. Setiap saat, ada saja yang berada ditempat ini. Karena memang tempatnya yang teduh dibawah pohon-pohon dan sering dijadikan sebagai tempat santai dan membawa inspirasi.  

Tempat favorite saya yang lain adalah Instagram-able spot. Oh iya, selain menyediakan penginapan, HAU Citumang juga menyediakan tempat foto dengan membayar tiket sekitar 50 ribu rupiah. Terdapat sungai dengan balon-balon pelampung yang unik dan spot untuk foto yang terdapat di atas. Biasanya memang setelah body rafting di sungai Citumang, orang-orang akan melintas di depan penginapan. Bagi yang penasaran di dalam, maka akan bertanya apa saja yang menarik dari HAU Citumang. 



Wanna escape from daily routine? HAU Eco Lodge Citumang is your answer. Setidaknya dibutuhkan waktu 3 hari 2 malam untuk menikmati penginapan, body rafting di sungai dan mengelilingi hutan yang masih sangat segar udaranya. Bisa jadi inilah petualangan terseru yang bisa didapatkan dari menginap disini.

So, tunggu apalagi. Yuk menginap dan berpetualang di Citumang yang sungainya sejernih hatiku. Hehehe. 



Fasilitas 

HAU Citumang menyediakan kamar dengan kapasitas sekitar 3 orang dengan harga kamar weekdays Rp 750.000 dan weekend Rp 1.000.000. Harganya lumayan mahal, namun jika dibagi dengan penghuni kamar maka tidak lebih dari Rp 333.333 setiap orangnya. Selain itu terdapat Coffee Shop dan restoran sehingga tidak perlu khawatir jika malam-malam kelaparan. Pada saat saya kesana belum terdapat Wifi, namun ternyata sekarang sudah di pasang wifi di dalam kamar. Oh iya harga kamar termasuk sarapan ya.

Catatan Penting
  • Dari Jakarta dapat ditempuh melalui kereta dari Stasiun Pasar Senen dengan mengunakan KA Serayu tujuan Purwokerto kemudian turun di Stasiun Banjar dengan harga Rp 67.000. Kemudian dengan mobil carteran sekitar Rp 500.000 akan diantar menuju ke HAU Citumang. 
  • Sangat disarankan untuk ke sana beramai-ramai karena akses yang membutuhkan mobil carteran 
  • Body rafting dapat ditanyakan kepada pihak HAU Citumang, terdapat paket lengkap dengan body rafting
  • Dari pangandaran dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi sekitar 1 jam kurang
Credit foto to Astari www.ivegotago.com 

Informasi HAU Eco Lodge Citumang 

Alamat 

Sukamanah RT 1/Rw 6, Bojong, Parigi, Pangandaran, Jawa Barat 46393

Website 


Reservasi 

0265-639380 / 081316987988

Rate 

Weekdays : Rp 750.000
Weekend : Rp 1.000.000 

Instagram 

Maps 

Siniawan Old Town Night Market, Kuching


Sebetulnya malam ini malam terakhir di Kuching. Namun, saya tidak mau berakhir begitu saja tanpa merasakan suasana Siniawan. Julukan Kota Tua atau Old Town yang melekat membuat saya terpikat. Menurut banyak orang yang telah bertandang ke sana, Siniawan sangat mempesona. Kesan oriental memang sangat terasa, karena lampion bertebaran di setiap sudut sehingga mempercantik malam di Siniawan.

Perjalanan dari Kota Kuching ditempuh sekitar kurang lebih satu jam. Datanglah pada saat Weekend karena Siniawan memang hanya buka pada saat Jumat, Sabtu dan Minggu. Sebelum sampai, saya sebetulnya membayangkan seperti apakah Siniawan tersebut, karena memang saya tidak mencari informasi apapun dari Mbah google. Setelah siang hari beradu panas dan jalan-jalan mengelilingi Bako National Park, sore ini kami diajak Aunty Ana, guide kami, mengunjungi Siniawan. 


Sesampai di Siniawan, awan pun masih putih disertai matahari yang enggan muncul karena tertutup awan. Cuaca memang agak gerimis dan mendung. Namun, kami tetap mengunjungi tempat terbuka ini. Layaknya pasar malam, memang sepanjang jalan disediakan meja dan kursi untuk menikmati setiap kuliner yang dijajakan.

Sebagian besar bangunan terbuat dari kayu. Entah berapa usia kayu yang kami lihat, namun yang pasti Siniawan merupakan Kota Tua yang didirikan oleh saudagar asal Tiongkok yang melarikan diri dari kejaran James Brooke pada tahun 1921. Jadi bisa jadi usia kayu yang masih terlihat kuat tersebut hampir mendekati 100 tahun. 

Mata saya tertuju pada bambu-bambu yang dibakar. Di dalam bambu biasanya berisi beras ketan atau beras lainnya. Saya mengenal makanan ini di Pontianak dengan nama Nasi Lemang. Mungkin karena masih satu pulau dan satu tradisi, nasi ini pun masih bisa kita jumpai di Siniawan. 



Segala jenis makanan tersedia disini. Mulai dari rasa lokal sampai internasional seperti Jepang dan India. Harga makanan pun terbilang sama dengan Indonesia sekitar 5-20 Ringgit tergantung porsi dan jenis makanan yang dibeli. Kalau dikurskan ke Indonesia, harga makananya berkisar dibawah 100 ribu rupiah. So, masih masuk di budget apabila makan di pasar malam ini. 


Takoyaki pun menjadi jajanan yang patut di coba disini. Antrian untuk mencoba takoyaki pun jadi tantangan tersendiri, karena ternyata banyak juga yang mencoba makanan asal Jepang yang telah mendunia. Saya sebetulnya pengen mencoba, namun karena teman-teman sudah memanggil untuk berburu makanan lain. Akhirnya saya harus gigit jari. 

Beruntung di ujung jalan, kami menemukan makanan yang lumayan untuk menganjal perut kami yang agak kelaparan. Coba tebak makanan apa ini? 


Di dalam bungkusan kantung semar terdapat ketan dicampur dengan kacang merah. Namanya Cong Thien Ang, cukup khas di Borneo karena di Singkawang dan Pontianak pun terdapat jajanan seperti ini. Setelah digigit campuran antara ketan dan kacang merah sangat terasa namun belum cukup membuat perut saya terisi secara penuh. 


Kami pun kembali berkeliling mencari makanan apa yang cocok bagi kami. Saya sebetulnya tidak terlalu mempermasalahkan makanan apa, namun memang karena kami harus mencari makanan halal. So, sebagian kami harus ekstra hati-hati dengan makanan yang mengandung babi. Untungnya beberapa restoran memang menyajikan makanan halal seperti sate ayam dan kambing serta ikan. 



Hujan rupanya turun juga. Kami yang tadinya duduk di luar pun segera berpindah tempat ke dalam sebuah restoran yang tutup. Sembari hujan kami menanti pesanan yaitu nasi lemak, sate ayam, sate kambing dan ikan masak. Saya dan Ero memesan sate ayam dan kambing, sementara Mba Evi dan Indra memesan ikan masak serta cah kangkung. Sementrara sisanya memesan nasi lemak. 

Yes, pesanan kami pun tiba. Tidak perlu menunggu lama, kemudian saya melahapnya dengan penuh nafsu karena perut telah lama merontak-ronta. Hanya 10 menit kemudian, lontong pun telah raib sementara satenya masih tersisa. Saya dan Ero kemudian menambah lontong untuk menghabiskan sate yang masih tersisa. 


Sebetulnya kalau kami tidak memberikan informasi sedikitpun tentang tempat ini, maka tidak akan pernah menyangka bahwa ini Siniawan. Orang-orang pasti mengira ini adalah Hongkong atau Macau. Benar-benar sangat terasa sekali orientalnya karena lampion. Makin malam, lampu-lampu lampion yang berwarna merah pun makin cantik. Apalagi dengan berhias langit yang telah hujan dan segera berganti menjadi langit terang, semakin menambah hasrat untuk berfoto-foto disini. Dan, hasilnya sangat kece loh, ini dia beberapa foto saya. Jangan ngiri ya.


Malam makin larut. Sudah saatnya kami pulang membawa kenangan yang tidak akan pernah dilupakan selama beberapa hari di Kuching. Terima kasih kepada Sarawak Tourism Board dan Air Asia yang telah mewujudkan destinasi yang menarik di Sawarak ini. 


One Day Trip Itinerary In Kuching, Sarawak


Kuching, kali ini perjumpaan pertama. Bukan sebuah kebetulan, saya sangat suka kucing. Namun, apakah Kuching ini memang benar memiliki arti yang sama. Saya cukup penasaran. Apalagi ini kali pertama mengunjungi sebuah negara bagian Malaysia yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Jika ditempuh dengan jalur darat, maka Kuching ini menghabiskan sepanjang siang dan akan sampai pada malam hari. Namun dengan Air Asia, segalanya menjadi mudah dan tak sampai satu jam kami sudah sampai di Kuching International Airport dari Supadio International Airport.

Setelah dari Sabah, perjalanan kami berlanjut ke Sarawak. Kedua Negara Bagian ini merupakan wilayah Malaysia yang berada di Borneo atau Pulau Kalimantan. Kalau di Sabah ada Kota Kinabalu, di Sarawak inilah Kota Kuching berada. 


Siniawan Old Town Night Market 


Pecinta Kuliner, datanglah ke Siniawan Night Market. Pasar malam ini dapat ditempuh sekitar 45 menit sampai satu jam dari pusat Kota Kuching. Siniawan sering disebut sebagai Pecinanan Kuching, namun sebetulnya Siniawan merupakan bagian dari kota Bau. Ratusan tahun lalu, Siniawan sudah terbentuk dari harmoni suku Bidayuh, China dan Melayu. Oranamen oriental sangat kental dengan hiasan lampion dan rumah-rumah tradisional yang masih mengunakan kayu. Pasar ini dibuka pada saat weekend yaitu Jumat, Sabtu dan Minggu. Kuliner yang disajikan mulai dari lokal sampai mancanegara seperti Jepang, India dan lainnya. 


Bako National Park


Bako merupakan sebutan untuk Bakau di Indonesia. Sarawak memiliki taman nasional bakau yang sangat terawat dengan sebutan Bako National Park. Untuk menempuh, Bako National Park diperlukan waktu kurang lebih 1 jam jalur darat dan 30 menit jalur laut. Iya, kami harus menempuh dua jalur transportasi sekaligus. Apa yang unik dari Bako National Park? Ragam Flora dan Fauna sangat banyak. Disamping itu, udara segar dan alam yang indah pun sudah sangat cukup untuk menghibur kegalauan jika ditinggal pacar atau putus cinta.

Orang Belanda dan Babi Berjenggot merupakan dua hewan yang cukup menyita perhatian seluruh orang. Orang Belanda bukanlah sebutan untuk orang yang berasal dari Belanda melainkan sejenis primata yang hidup di hutan seperti monyet dan sejenisnya. Sedangkan babi berjenggot merupakan babi hutan namun memiliki bulu-bulu lebat pada bagian bawah mulut.


Kuching WaterFront 


Setiap sore, Kuching Waterfront ramai orang-orang yang bercengkrama dengan teman maupun keluarga. Warung tenda berjejer sepanjang pinggiran sungai dan live music menambah kemeriahan sepanjang malam. Malam minggu pun menjadi puncak karena sampai dini hari, keramaian masih terasa. Waterfront sebetulnya merupakan kawasan terbuka dan taman umum yang dapat dinikmati siapa saja. Bagi pecinta nongkrong, maka tempat inilah yang saya rekomendasikan selama di Kuching. Mau makan dan minum? Harga makanan dan minuman pun cukup terjangkau sekitar 3-10 Ringgit, jadi tidak semahal yang dibayangkan. 

Kampung Melayu Boyan 


Jakarta memiliki daerah Kampung Melayu, begitu pula dengan Kuching. Kampung Boyan, begitulah Kampung Melayu ini disebut dalam peta. Kampung Melayu ini berada tak jauh dari Kuching Waterfront. Cukup menyebrang dengan mengunakan kapal kecil dan membayar 1 Ringgit.  Seperti halnya Waterfront yang banyak kuliner khas, Kampung Boyan pun tak kalah unik bahkan kuliner yang disajikan lebih menarik berupa jajanan dan oleh-oleh seperti ikan, kue dan jajanan yang nikmat jika dimakan ditempat. 


Kota Sejuta Klenteng 


Sepanjang perjalanan dari Kuching International Airport, saya melihat betapa banyaknya Klenteng. Pantas saja sebutan Kota Sejuta Klenteng melekat erat di Kuching. Setidaknya lebih dari satu klenteng yang terlihat di sekitar jalan Wayang yaitu Klenteng Hong San Si dan Klenteng China Jalan Wayang. 


Makan Malam Di Top Spot 


Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Kuching tidak ke Top Spot. Top Spot bukanlah sebutan bagi sebuah tempat yang kece, tapi lebih dari itu karena menyajikan banyak sekali makanan yang nikmat dan sangat lezat. Setidaknya puluhan restoran berjajar memanjang dengan kursi dan meja yang sangat banyak. Sebetulnya mirip dengan food court jika di Indonesia, namun Top Spot berbeda karena sangat luas dan sangat banyak pengunjungnya. Pada saat kesana, banyak sekali pengunjung, padahal bukan weekend, apalagi pada saat weekend ya. Coba bayangkan betapa membludaknya pemburu kuliner di Kuching ini.


Begitulah One Day Trip Itinerary yang bisa dishare pada postingan kali ini. Sebetulnya masih banyak tempat-tempat lain yang bisa di kunjungi di Kuching, namun setidaknya bisa menjadi referensi yang menarik untuk dikunjungi selama di Kuching.  

Film Anak Muda Jaman Now (Remaja Milenial)


Anak Muda Jaman Now atau Remaja Milenial itu penuh problematika banget. Yes, ibarat mangga muda yang asam dan penuh kejutan rasanya bahkan kalau di rujak bisa jadi nano-nano rasanya. Beberapa tahun lalu, di usia lulus SMA dan menjelang kuliah biasanya dipenuhi dengan gejolak untuk mencoba sesuatu hal yang baru. Rasanya pengen melakukan sesuatu yang baru dan mencobanya. Terbukti, saya pun melakukan banyak hal seperti ikut UKM Paduan Suara, Jurnalis, Sastra, Radio, BEM dan lain-lain. 

Walhasil , IPK saya drop karena tersita dengan seluruh kegiatan UKM yang seabrek-abrek. Setahun berlalu, kemudian saya lebih selektif memilih UKM mana saja yang dilanjutkan dan ditinggalkan, akhirnya pilihan saya jatuh pada UKM Paduan Suara dan Kegiatan Mahasiswa Pemalang, Kota Kelahiran saya. Semester 3, IPK saya mulai naik karena kondisi yang nyaman dengan kegiatan diluar kuliah. Dan tren positif ini pun berlanjut hingga lulus kuliah. 

Pernah melakukan kegiatan yang tak berguna atau cenderung merugikan? Tentu saja pernah. Bolos kuliah karena kegiatan di UKM lebih menarik ataupun lupa mengerjakan tugas gara-gara main games. Kenakalan-kenakalan ini sebetulnya tidak disengaja, tapi memang saya termasuk mahasiswa patuh aturan kecuali dengan dosen killer. 

Wah, seru juga ya membahas kelakukan Anak Muda Jaman Now. Sebetulnya, anak membutuhkan pengertian dari orang tua dan begitu sebaliknya orang tua pun butuh dimengerti oleh anaknya. Kuncinya adalah masalah komunikasi agar semuanya berjalan mulus tanpa ada yang salah paham. Beruntung, kini ada film yang related dengan kegalauan dan permasalahan anak muda jaman now yaitu My Generation.

Yang kepengen lihat trailernya, yuk lihat youtubenya.


Sinopsis My Generation

Film ini akan menceritakan tentang persahabatan dari empat orang siswa SMU, yaitu Zeke, Suki, Konji dan Orly. Yang mana kisah mereka di awali oleh gagalnya pergi liburan, dikarenakan video buatan mereka yang mengkritik guru, sekolah dan juga orang tua, telah menjadi viral di sekolahan mereka.

Hingga berakibat mereka dihukum dan tak boleh pergi berlibur. Liburan sekolah yang mereka sangka terkesan tak istimewa tersebut, akhirnya malah membawa mereka pada kejadian-kejadian serta petualangan, yang memberikan mereka pelajaran yang sangat berarti dalam kehidupan mereka. Semenjak saat itu kehidupan mereka tak lagi sama. Seperti apakah kisah lengkapnya? Tonton Full Movie-nya untuk mengetahui jawabannya.


Kisah Persahabatan dan ...


Remaja Milenial jaman now sangat dekat dengan social media dan smartphone. Kejadian apapun langsung di upload ke socmed. Termasuk Zeke, Suki, Konji dan Orly, yang merekam video dan curhat segala hal mulai dari sekolah hingga orang tua. Dan, ternyata viral di sekolah. Bukannya menjadi yang positif, malah menghancurkan liburan dan hubungan dengan orang tua mereka. 

Upi mengangkat kisah remaja dengan pendekatan persahabatan dan bukan dari kisah cinta yang sudah banyak diangkat oleh film lain. Upi merupakan sutradara dari film 30 hari mencari cinta dan realita, cinta dan rock n roll. Upi mengharapkan dari film ini, remaja dan orang tua dapat memahami satu sama lain. Sudah saatnya label yang diberikan kepada anak misalnya si anak bandel, si anak kutu buku dan lainnya dihilangkan dan mendukung seluruh bakat dan minat anaknya. So cool adviced both for parent and children

It's time for you to have me time with your childs. Kerjaan yang banyak dan waktu yang kurang biasanya menjadi hal yang akumulatif bagi keluarga. Saatnya menonton film ini dengan keluarga dan bangunlah hubungan yang sangat komunikatif. Anak butuh support bukan judgement yang hanya sepihak saja. Sekecil apapun komunikasi kepada anak, peliharalah komunikasi tersebut. Jangan sampai anak mencari orang lain untuk mencurahkan isi hati dan problemnya. Jangan sampai anak salah arah di tangan orang lain. 

Selamat menonton film yang luar biasa untuk keluarga anda. Jangan lupa tanggal 9 November 2017 di bioskop-bioskop terdekat di kota kamu. 

Cast Film 


Sutradara Film: Upi
Rumah Produksi Film: IFI Sinema
Distributor Film: -
Penulis Naskah skenario / Novel Film: Upi
Produser Film: Adi Sumarjono
Tanggal Rilis / Tayang Film: 9 November 2017 (Indonesia)
Pemain : Surya Saputra, Arya Vasco, Alexandra Kosasie, Joko Anwar, Aida Nurmala, Indah Kalalo, Karina Suwandhi, Bryan Langelo, Lutesha, Tyo Pakusadewo, Ira wibowo. 


Sunlife EduFair 2017 : Tips Memilih Sekolah Berkualitas Untuk Anak

Picture by www.ivegotago.com
Menjadi orang tua bukanlah sebuah perkara mudah. It is complicated. Mulai dari usia di bawah lima tahun, anak tumbuh dan membutuhkan perhatian. Setelah menginjak usia diatas  lima tahun, mulailah bingung dengan pendidikan anak. Sangat wajar apabila perencanaan pendidikan yang benar memberikan kontribusi terhadap perkembangan prestasi anak nantinya. Kita tidak mau kalau anak menjadi tidak terkontrol karena salah memilih perencanaan pendidikan. 

Kebetulan saya belum menikah, namun adik saya sudah memiliki anak bernama Safira. Usianya menginjak tiga tahun. Memang terlalu dini membahas sekolah apa yang cocok untuk keponakan saya, Safira. Namun, sebagai paman yang baik, saya pun harus mengusulkan pendidikan terbaik kepada Adik saya. Dahulu, saya sekolah di sebuah kota kecil, Pemalang. Mulai dari SD sampai SMA, saya mengenyam pendidikan di Sekolah Negeri yang memiliki kualitas baik. Kemudian melanjutkan ke perguruan tinggi di Semarang dan Jakarta.


Seperti semuanya berjalan dengan mulus, namun sebetulnya menentukan IPA atau IPS pada saat SMA pun memiliki polemik tersendiri. Sebelumnya, saya harus berjuang di bangku Les khusus IPA. Setiap pulang sekolah, saya harus les. Hasilnya bisa ditebak, nilai IPA saya tidak cukup membawa saya masuk kelas IPA yang diidam-idamkan. Saya cukup terpukul. Ayah saya yang mengharapkan saya masuk IPA pun sebetulnya kecewa dengan hasil ini. Waktu berjalan dan akhirnya, saya masuk kuliah jurusan Akuntansi. Alhamdulillah, prestasi saya di kuliah sangat memuaskan.

Kini saya bukan menjadi Auditor ataupun Accounting di sebuah perusahaan, sesuai dengan pendidikan yang saya tempuh. Saya menjadi seorang blogger dan travel guide dan suatu saat nanti saya akan menjadi business owner dalam bidang traveling atau restoran. Pendidikan sangat penting, namun yang sangat penting lagi adalah bakat dan minat anak. Jangan sampai orang tua memaksakan kehendaknya dan menjadikan anak menjadi hilang arah. Bukan tidak mungkin jika bekerja tidak sesuai dengan minat atau hobinya, sulit untuk bersaing dan menjadi seseorang yang membanggakan.

Picture by www.ivegotago.com
Beruntung saya hadir dalam Sunlife EduFair 2017 di Kota Kasablanka, beberapa hari lalu. Pada saat di venue acara, Kak Seto bersiaap memberikan materi untuk orang tua dan anak-anak. Kak Seto merupakan Guru sepanjang masa. Dahulu, Kak Seto sering muncul menghibur saya dengan tokoh Sikomo, seekor dinosaurus lucu yang cerdas dan baik hati. Seperti yang dibayangkan, Kak Seto memang sangat interaktif. Satu kata yang masih membekas sampai sekarang adalah Rudi Habibie, Rudi Hadisuwarno, Rudi Choirudin dan Rudi lainnya memiliki kecerdasan dalam bidangnya. Rudi Habibie kita kenal sebagai pembuat pesawat terbang, sedangkan Rudi Hadisuwarno memiliki salon serta Rudi Choirudin yang kita kenal sebagai chef ternama. Begitu pula anak pun memiliki kercerdasannya masing-masing. Anak pertama tidak bisa disamakan dengan anak kedua atau ketiga, mereka memiliki kecerdasan yang berbeda. Sebagai orang tua, tugas kita cukup mengarahkan dengan baik apa yang mereka butuhkan.

Bagaimana Cara Memilih Sekolah Berkualitas ?


Kebetulan sekali, Sunlife EduFair juga menampilkan sekitar 20 Sekolah terbaik di Jakarta dan sekitarnya untuk memberikan input kepada orang tua sekolah mana yang cocok bagi anak-anaknya. Masing-masing sekolah pun menampilkan secara ringkas apa yang menjadi keunggulan sehingga anak tertarik masuk ke sekolah tersebut.

Lalu sebetulnya apa saja sih yang perlu diperhatiakn dalam memilih sekolah bagi anak terutama usia dini? Saya merangkum beberapa tips sebagai berikut :

Visi Misi Sekolah 

Kadang kala kita melupakan visi misi sekolah karena bukan merupakan hal pokok, namun ternyata visi misi inilah yang akan menentukan kurikulum yang diberikan untuk anak kita.

Tenaga Pengajar 

Guru merupakan sosok penting bagi perkembangan anak terutama usia sekolah dasar. Tidak ada salahnya orang tua menanyakan kualitas tenaga pengajar serta sepak terjang dalam melakukan terobosan dalam bidang pendidikan.

Sarana dan Prasarana

Sekolah yang memiliki laboratorium, lapangan olahraga dan sarana prasarana lain tentunya membuat orang tua terkesan. Anak pun akan terbantu untuk mengembangkan minat dan bakatnya.


Kenali Bakat Minat Anak

Faktor terpenting sebetulnya bakat dan minat anak. Apakah sekolah tersebut bisa mengakomodir bakat dan minat anak? Contohnya sekarang banyak bermunculan sekolah alam dan home schooling yang membantu anak mengasah bakat dan minatnya secara maksimal.

Jarak Sekolah 

Kelihatannya jarak rumah ke sekolah bukan menjadi prioritas utama namun setelah dipikirkan kembali, jarak rumah ke sekolah pun harus di perhitungkan. Jangan sampai anak merasa terbebani jika harus menempuh jarak yang cukup jauh dari rumah.

Kemampuan Finansial

Pikirkan secara matang kemampuan finansial untuk membiaya sekolah beberapa tahun kedepan. Jangan sampai terjadi anak drop out atau pindah sekolah dikarenakan tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup. Perencanaan keuangan sangat dibutuhkan, apalagi sekarang terdapat perusahaan yang membantu mengatur keuangan tersebut yaitu Sunlife.



Sunlife Edufair 2017 juga menampung bakat anak-anak dalam sebuah lomba bertajuk Brighter Talent. Beberapa sekolah menampilkan bakat yang dimiliki oleh perwakilan. Benar saja, tidak ada satupun bakat yang sama antara satu sekolah dengan sekolah lain. Ada yang menampilkan balet, kaulintang band, drumer, penyanyi, paduan suara, tari dan lain-lainnya.


Benar saja, tiga orang juri yang bertugas menilai penampilan bakat dari beberapa sekolah sangat kebingungan dengan seluruh penampilan yang sangat luar biasa dari masing-masing sekolah. Keluar sebagai juara pertama adalah kaulintang band. Selamat buat yang telah mengangkat kaulintang sehingga bisa naik kelas. 

Flashing Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM

Flashing MI4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM ini sebenarnya sama saja dengan meng-update Fastboot ROM. Kejadiannya karena HP Xiaomi MI4i saya yang gagal booting/boot loop. Setelah saya flash ulang dengan LineAge OS ternyata kondisi tetap boot loop dan selalu restart. Walaupun sudah di-wipe dan clean install tetap saja kondisinya selalu restart, bahkan terakhir sudah tidak mau lagi di flash, selalu mati di tengah jalan lalu restart.

Flashing Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM

Dari hasil browsing saya temukan banyak cara untuk mengembalikan kondisi Xiaomi Mi4i dengan cara update Fastboot. Sekalian saja saya share pengalaman dan sebagai catatan kalau-kalau HP saya kumat kembali. Buat yang mau ikut coba yah DWYOR atau baca disclaimer. :)

Untuk melakukannya kita akan membutuhkan Windows PC/Laptop lalu kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini. Sebelum melakukannya perlu kita pastikan bahwa HP kita sudah fully charged alias sudah penuh terisi baterenya agar HP memiliki sumber daya yang cukup dalam proses flashing ini, kalau HP mati di tengah proses karena batre habis banyak kemungkinan yang enggak kita inginkan bisa terjadi, so daripada repot mending di cas full dulu HP-nya.
Proses ini akan menghapus semua data, jadi kalau masih bisa di back up silakan back up semua data yang sekiranya diperlukan.

Baiklah berikut langkah-langkah  Flashing HP Xiaomi Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM.

1  Download MIUI ROM Flashing Tool di SINI (Size: 46 MB) dan install di laptop/PC. Perangkat dengan tanda bintang ★ adalah perangkan yang bootloader-nya terkunci. Carilah cara untuk membuka kunci bootloader-nya. Mi4i tidak terkunci karenanya bisa langsung mengikuti langkah selanjutnya.
Flashing Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM

2.  download File ROM di SINI.

3.  Matikan HP, kalau tidak bisa maka matikan melalui menu recovery. Setelah itu masuk ke download mode atau Fastboot dengan menekan tombol volume down (-) dan tombol power secara bersamaan sampai muncul gambar seperti di bawah ini. Segera sambungkan kabel USB ke komputer/laptop.
Flashing Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM

4 Klik dua kali file ROM yang sudah didownload tadi di nomor 2. Buka folder file tersebut dan copy alamat foldernya
http://static.en.intl.miui.com/static/article/innerimg/tongyong/tongyong-3-2.jpg
(klik gambar untuk memperbesar)

5. Ekstrak file MIUI ROM flashing tool yang sudah terdownload sebagaimana diterangkan di langkah 1, lalu install (abaikan saja security warning dan klik "Run"). Setelah proses install selesai, buka file MiFlash.exe lalu paste alamat folder yang kita copy di langkah ke 4 yaitu alamat dimana file ROM berada.
Jika HP terdeteksi maka klik "Refresh" (Tombol yang diwarnai kuning) agar MIUI Flashing Tool dapat mendeteksi HP kita. Jika sudah silakan lanjutkan dengan klik tombol yang ditandai warna merah (Flash) untuk memulai proses flashing.

Flashing Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM

6.  Tunggu sampai proses selesai, dapat dilihat dari layar progres sekian persen % dan tunggu hingga ada keterangan "success" sebagai tanda telah selesainya proses flashing.

Flashing Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM

Jika sudah selesai HP akan otomatis reboot dan setelah menyala maka akan kembali ke tampilan ROM terbaru dari MIUI.

Waktu pertama coba saya mendapat peringatan "can not found file flash_all_lock.bat" dan proses flashing tidak mau berjalan. Lalu saya ubah pilihan di bagian paling bawah menjadi "Clean All & Lock" barulah proses flashnig mau dimulai dan dengan cepat hingga selesai.  Setelah selesai HP Xiaomi Mi4i saya sudah terinstal MIUI 9 Global Edition.

Dugaan saya salah satu penyebabnya adalah karena batre xiaomi MiA1 saya yang sudah nge-drop dan gak kuat booting tanpa terhubung ke charger. Demikian sharing saya kali ini. Sayang HP saya batrenya sudah tidak kuat, maka saya harus mengganti batre Mi4i dahulu. Berdasarkan tutorial mengganti batre Mi4i di Youtube.

Flashing Mi4i Dengan MIUI Flashing Tool dan Fastboot ROM
Pesanan Batre Mi4i sudah sampai
UPDATE: Alhamdulillah proses mengganti batre Xiaomi Mi4i berjalan lancar dan HP saya kembali normal dengan MIUI 9.

Salam.