Betet dan Bolot Di Warung Nasi Uduk Al Bhakasi

Nasi Uduk dan Kisah Ojek Ceria

Waktu menunjukkan pukul 11:50. Adzan Dzuhur sayup mengumandang, terik matahari tidak sedikit pun melunak, sepanjang jalan Narogong seakan jadi pembuktian kekuatan teriknya membakar aspal

Sedikit angin yang datang meniup selasar musollah kecil ini seperti meniup mata, mengajak istirahat sejenak setelah menunaikan kewajiban.

Tidak lama terjebak bimbang antara merebahkan badan atau mencari makan siang, saya semakin sulit lepas dari pelukan dinginnya lantai musholah.

"Waktunya ashar bang," jawab marbot dengan ramah menjawab pertanyaan saya antara sadar dan tidak saat ia bangunkan.

Segera saya rapihkan diri dan bergegas ke tempat wudhu.
"Ini pasti karena karomah sang wakif (pemberi wakaf) musholah ini, perasaan cuman tidur sebentar tau-tau sudah ashar" pikir saya dalam hati.

Antara perasaan malu karena tertidur di musholah dan lapar yang sudah masuk stadium berat saya meninggalkan Bang Ilham, marbot musholah yang sepertinya berusia beberapa tahun lebih muda dari saya.

Jalanan masih ramai, seramai penduduk di dalam perut saya yang mulai melantunkan lagu-lagu rock menuntut haknya. Satu dua saya melihat teman-teman ojek online melintas memberi salam klakson membawa penumpang.



Tidak jauh menyusuri Rawa Lumbu sekitaran Jalan Melati Bojong Menteng saya menemukan warung nasi uduk. Tanpa basa-basi langsung memesan 1 porsi nasi uduk dan teh hangat manis.

Lagi asik nunggu nasi uduk HP berdering. Si Bolot, temen seperjuangan satu tim wara-wiri ajag-ijig kagak pugu lagu.
"Sebentar yak, gue lagi mampir makan siang dulu, kalo elo belom makan nyusul aja ke sini" jawab saya ogah-ogahan sambil menikmati aroma nasi uduk dan sambel goreng sudah mulai menggoda.

"Gak jauh dari jalan gede. Masuk ajah ke Jalan Melati Bojong Menteng, cari dah Nasi Uduk Al-Bhakasi atau Sanggar Melati" jawab saya sekenanya sambil membaca-baca keterangan di sekitar warung yang bisa dipakai sebagai petunjuk.

"Lu gaptek amat sih Tet, share location ajah atau kasih gue point Google Map biar gampang nyarinya" jawab Bolot.

Iya sih, gak kepikiran buat share location. Ini berguna banget buat banyak orang yang malas bertanya-tanya dan takut mendapat jawaban sesat. Padahal kalau saya sih lebih suka bertanya sekadar basa-basi, walaupun sudah tau arah yang mau dituju.

Nasi Uduk Bekasi

Tanpa menunggu Bolot tiba, saya sudah khusuk menyelesaikan 1 porsi nasi uduk dengan lauk gulai ayam balado dan tempe orek kecap.
"Pedesnya kinyis-kinyis mungkin pakai cabe yang masih imut-imut" batin saya.

"Neng, sayah mesen kopi ajah, gak pake lama" ujar Bolot saat tiba di warung saat saya sedang santai "menurunkan nasi".

"Gak sopan banget sih, kasih salam dulu kek" ketus saya menyambut lelaki muda yang periang ini.

"Neng, kopinya jangan dikasih salam, salamnya buat sayah ajah" tambah Bolot sambil cengengesan.
"Kopi manis apa pait bang?" Tanya pemilik warung.
"Bikin 2 Mpok kopi pahit, manisnya buat empok ajah" jawab saya memotong.
Lalu kami larut dalam percakapan tentang hasil keliling hari ini dan apa saja obrolan tanpa arah.

"Kecapi kedondong, kopinya buruan dong" ucap Bolot gak sabar.
"Kecapi mangga udang, kupinya udah dateng bang" jawab pemilik warung tersenyum ramah.

"Alhamdulillah Tet, ni hari ojekan banyak" kata Bolot.
"Alhamdulillah dah, pulang bisa beli oleh-oleh dong?" Pancing saya.
"Maksudnya banyak yang lewat depan gue, gue mah narik sekali-sekali doang yang nyangkut" jawabnya tertawa menikmati kopi.

-----


Di warung Nasi Uduk Al-Bhakasi kami menikmati kopi sambil menunggu sore. Warung nasi yang buka sejak pukul 16:00 ini ramai dikunjungi warga saat menjelang malam.

"Neng nasi uduknya bisa dipesan gak?" Tanya Bolot serius sebelum kami berpamitan.
"Bisa bang, kontak aja ke WA aye atau Baba di nomor 0822 9922 8686 atau 0813 1045 2599, buat acara apaan nih bang?"

"Gak... buat saya ajah sih, abisnya ini udah mampir tapi sempetnya ngopi doang, belom sempet nyobain nasi uduknya nih, kali aja bisa delivery order" jawab Bolot pamer senyum.

"Yah Lot kalo cuman 1 porsi mah mending elu aja yang mampir ke sini lagi, udah ah yuk kita kemon." potong saya sambil menyeret si Bolot.

Sebelum pamitan saya sudah mencatat nomor WA buat persiapan kalau-kalau ada hajatan. :)

 Lokasi Nasi Uduk Al-Bhakasi

------
[Catatan: tokoh dan kisah di atas adalah fiksi, nama tempat dan nomor HP adalah benar]

15 Aplikasi Lite Versi Ringan Buat HP Dengan RAM Terbatas

Sejak tahun 2005 kita sudah mengenal Opera Mini, sebuah browser versi "lite" untuk berselancar di internet melalui HP baik dengan operating system Java MIDP 2.0/ Java J2ME, Android, Windows Mobile, iOS, BlackBerry OS, UIQ3, Symbian, dan Zeebo. Tidak lama kemudian sekitar tahun 2007 facebook yang sudah mulai dikenal juga membuat aplikasi "lite" kemudian disusul proyek "Facebook Zero" untuk menggaet pengguna yang lebih luas.

15 Aplikasi Lite Versi Ringan Buat HP Dengan RAM Terbatas

Apa yang dilakukan oleh 2 merek besar itu setidaknya membuat teman-teman pengguna HP Android dengan RAM terbatas atau berspesifikasi biasa-biasa saja bisa sedikit tenang dan gak perlu ikut-ikutan galau berburu gadget anyar dengan spesifikasi premium kalau budget belum memadai.

Tidak selamanya para pengembang software dan aplikasi terus menyasar HP premium zaman now, beberapa pengembang tetap mengembangkan aplikasi versi "lite" mengikuti jejak Opera dan Facebook. Siapa saja mereka dan aplikasi apa saja yang sekarang tersedia dalam bentuk versi "Lite" atau versi ringan?

Buat saya sendiri masih menggunakan beberapa aplikasi versi lite ini karena aplikasi kecil ini lebih hemat dalam penggunaan resources sehingga tidak membebani RAM dan hemat baterai.

Hal lain karena penggunaan data yang lebih irit kuota internet karena banyak hal tampilan dan menu yang sudah disederhanakan. Menu-menunya lengkap hanya ada beberapa perbedaan yang tidak terlalu penting buat saya sehingga aplikasi versi lite sudah cukup memuaskan.

15 Aplikasi Lite Versi Ringan Buat HP Dengan RAM Terbatas

Ini ada beberapa aplikasi versi "lite" yang bisa saya kumpulkan dari berbagai sumber, selebihnya silakan berbagi informasi aplikasi apa saja yang belum ada dalam list saya ini.
    1.     Facebook dan Facebook Messenger – FB Lite dan FB Messenger Lite
    2.     UC Browser – UC Mini
    3.     Baidu – Baidu Mini
    4.     Line – Line Lite
    5.     Twitter – Twitter Lite
    6.     Clean Master – CM Lite
    7.     CM Security – CM Security Lite
    8.     360 Security – 360 Security Lite
    9.     360 Camera – Camera 360 Lite
    10.     Skype Android – Skype Lite
    11.     Browser Firefox Android – Firefox Focus & Firefox Rocket
    12.     Yandex Browser – Yandex Browser Lite
    13.     Shazam – Shazam Lite
    14.     Linkedin – Linkedin Lite
    15.     Youtube – Youtube Go
      Oh iya, ada juga beberapa aplikasi yang menyandang nama "lite" guna membedakan versi aplikasi yang gratis dan berbayar (Pro), seperti Camera FV-5 Lite dan Internet Speed Meter Lite. Aplikasi lite ini tidak termasuk dalam bahasan kita kali ini bro :)

      Baca: Apa beda Pro apps, Freemium, in-app purchase dst?

      Gak perlu lagi kayaknya saya review aplikasi versi lite karena sudah banyak yang bahas, intinya jangan ragu untuk menggunakan aplikasi mini atau versi lite ini, buat saya, banyak sekali keunggulan di balik keterbatasannya.

      Kalau ada aplikasi "lite" lain yang belum masuk dalam list ini tolong beritahu saya di kolom komentar yah, terima kasih.

      Salam.

      [Artikel merupakan kompilasi dari berbagai artikel sumber]

      Blog: Levelling Suara dengan Levelator

      Suara yang tidak level pastinya sangat mengganggu orang untuk menyimak podcast kita. Baru-baru ini saya dapat tips keren dari seorang teman podcaster untuk levelling suara hasil rekaman. Software ini begitu sederhana tapi terbukti sangat ampuh, daripada melakukan levelling secara manual. Bisa diunduh gratis di http://conversationsnetwork.org/levelator (Windows, OS dan Linux)

      Video berikut ini mencoba menjelaskan proses menggunakan levelator yang sebenarnya sangat amat sederhana. Hanya drag and drop saja kok. Di paruh kedua ada sedikit tips untuk memaksimalkan hasil levelling dengan levelator ini. Semoga bermanfaat untuk teman-teman podcaster. Punya tips lain? Ayo dong bagi-bagi dengan podcaster lainnya.

      (Jika video di bawah tidak muncul bisa dilihat langsung di Youtube) -rh-

      Catatan Teknis:

      • Video ini direkam dengan Xiaomi Note 4
      • Diedit dengan aplikasi QUIK di Android. Mohon maaf jika tidak stabil gambarnya. Idealnya sih memang pakai screen recorder. ?
      • Foto ilustrasi dan wallpaper di komputer dari Pixabay.com

      Perbandingan Kamera Full Frame, APS-C dan Micro Four Thirds

      Beberapa teman yang baru belajar fotografi dan baru punya kamera menanyakan soal bedanya kamera full frame dan APS-C atau yang juga disebut crop factor. Biasanya bertanya soal ini setelah membandingkan hasil fotonya dengan hasil foto orang lain dan bingung karena frame fotonya nggak selebar milik orang lain. Padahal panjang lensa atau focal length lensa yang… Read More Perbandingan Kamera Full Frame, APS-C dan Micro Four Thirds

      Episode 13 – Tak Tun Tuang!

      Episode ke 13 ini mengulas tentang fenomena viralnya sebuah lagu Minang di Thailand dan apa yang menarik dari lagu itu. Lagu ini mulai viral sekitar pertengahan November lalu di Thailand gara-gara sebuah video klip yang menampilkan seorang artis dari Padang menyanyikan sebuah lagu dengan gaya yang lucu. Saya coba telusuri, termasuk bertanya ke seorang teman warga Thailand dan juga melacak pihak yang menciptakan video klip ini pertama kalinya sampai bisa viral.   

      Hasilnya, onde mande, rancak bana! ?

      Bisa didengarkan di player di bawah ini atau langsung dengar di Soundcloud.



      Catatan episode ini:

      • Terima kasih untuk Nelson Sikumbang di Batam yang sudah bersedia diajak ngobrol. Mohon maaf kualitas suara kurang memadai sehingga harus banyak editing. Silahkan kenalan dengan beliau di Facebooknya atau lihat karya-karyanya di YouTube.
      • Terima kasih untuk Anisa Syuria Lestari yang sudah menghubungkan saya dengan Bang Nelson. ? Ternyata nyanyi juga ya. Keren!! Sukses Nisa!
      • Terima kasih untuk Pak Mollakarn yang membantu memberikan latar belakang viralnya lagu ini di Thailand. Pak Karn ini pernah hadir di Suarane Podcast episode ke 10.
      • *Disclaimer: Semua cuplikan lagu di episode ini hak ciptanya ada pada komposer, dan pemilik aslinya. Saya hanya menggunakannya dalam bentuk cuplikan pendek yang terkait dengan cerita dalam podcast ini, dan bukan untuk kepentingan komersial.

      Link YouTube yang dipakai di episode ini:


      Link lain:

       

      Catatan Teknis:
      Episode ini diedit menggunakan Audacity. Leveling audio menggunakan Levelator. Untuk merekam audio di YouTube menggunakan Audio Hijack Pro (recommended buat yang ingin serius di Podcasting, termasuk untuk merekam Skype atau audio apapun di browser dengan kualitas bagus). Wawancara Pak Karn menggunakan Hindenburg Field Recorder di iPad. Wawancara dengan Bang Nelson menggunakan Whatsapp Audio Call ?

      Episode kali ini sangat menantang karena kualitas audio yang berbeda-beda mulai dari musik, sampai kualitas wawancara yang tidak bagus. Untung sedikit banyak terbantu dengan Levelator. Sangat saya rekomendasikan buat para podcaster.

      Pertanyaan atau komentar silahkan hubungi di sini atau ke suarane [@] gmail.com

      Eps.13 – Tak Tun Tuang! by Suarane is licensed under a  Creative Commons License.

       

      Direkam dan diproduksi di Bangkok, 4 Desember 2017

      -rh-

      Traktir Semua Orang Dengan Voucher BambiDeal


      Traktir orang bikin bangkrut? Tentu tidak, kan saya sudah tahu rahasianya hahaha. Ngomongin traktir, biasanya saya lakukan kalau sedang senang dan bersyukur atas karunia yang diberikan oleh Tuhan. Yes, biasanya saya traktir anggota terdekat seperti keluarga dan teman dekat. Dan, biasanya saya lakukan secara berkala. Namun, akhir-akhir ini saya tidak memiliki cukup waktu dan cukup uang untuk mentraktir kalau ada sesuatu hal yang 'menyenangkan' yang saya rasakan. 

      Dulu, biasanya harus reservasi terlebih dahulu untuk beberapa orang, dan sayangnya biasanya sudah full reserved. Hmmm, that's why ketika kita tidak membeli voucher untuk reservasi biasanya akan mengalami kendala. Oh iya, untuk menu biasanya saya tidak bisa memilih ketika tidak membeli voucher, makanya saya suka yang berbau-bau voucher. 


      Menu bagi saya sama saja, namun kalau traktir keluarga atau teman biasanya disesuaikan dengan kesukaan mereka. Biasanya makanan besar seperti buffet dan jajanan. Pizza biasanya jadi pilihan selain makanan bagi teman-teman kantor saya. Nah, sekarang saya sudah punya pilihan lain yaitu martabak.

      Bagi saya martabak is the pleasure banget ya. Martabak dengan adonan tepung, telur dan mentega. Memang karbohidratnya tinggi tapi juga mengandung beberapa vitamin jika digabung dengan buah dan lainnya. Dan, alasan lain adalah karena porsi martabak banyak dan dapat dibagikan ke semua orang tanpa ketinggalan satu pun.



      Nah, ini dia BambiDeal yang membuat traktiran lebih mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun karena tinggal akses websitenya dan memilih apapun yang mau dipilih termasuk makanan, kecantikan dan kegiatan. 


      Dan, akhirnya saya memilih martabak mini sebagai jajanan yang pas buat menemani saya disaat santai ataupun dalam keadaan deadline. Caranya cukup mudah dengan akses website, pilih makanan dan kemudian pilih martabak. Beli voucher dan tukarkan voucher ditempat yang tertera di website. Jangan lupa untuk reservasi terlebih dahulu bambideal


      Ini salah satu informasi yang ada di voucher.

      7 Browser Android Terbaik Untuk Berselayar Di Ponsel

      Setiap orang memiliki kebutuhan berbeda dalam menggunakan peramban internet atau browser. Ada yang membutuhkan browser dengan kemudahan download, ada orang yang membutuhkan browser dengan ukuran kecil untuk menghemat memori HP android, ada yang suka dengan tampilannya, ada yang butuh browser yang seudah terintegrasi feeds berita, notifikasi sosial media dan lain-lain. Tapi saya kira semua orang akan meninggalkan browser yang berat atau lama dan lemot serta banyak iklan saat digunakan.

      7 Browser Terbaik Untuk Berselayar Internet Di Ponsel
      Ilustrasi dari risalahku.com
      Saat kegiatan kita berselancar di dunia maya dengan browser atau peramban tertentu dan terasa agak "lalod" alias lambat loading, jangan buru-buru salahkan jaringan internet. Banyak hal yang membuat peramban menjadi lalod di luar buruknya jaringan atau sinyal, antara lain adalah iklan, tracker, script pemantau dan lain-lain, tapi yang paling sering dikambinghitamkan adalah iklan. Untuk mengatasi iklan kemudian kita mengenal istilah "Adblocker".

      Istilah adblocker yang berfungsi menyaring atau memblokir iklan ini sudah lama dikenal. Adblock, salah satu ekstensi peramban yang terkenal sudah ada sejak tahun 2009.

      Untuk kita sebagai pengguna, keuntungan dari memblokir iklan pada web adalah isi web akan lebih cepat dan lebih bersih karena bebas dari iklan, manfaat lain juga menurunkan hal-hal yang memperlambat kinerja gawai (menghemat bandwidth, menurunkan kerja CPU, menghemat memori, dan lain-lain) karenanya, memblokir iklan juga dipercaya dapat menghemat penggunaan energi yang berefek pada penghematan sumber daya dan bikin batre awet.

      Sebagai pengguna Android banyak peramban yang sudah memiliki pemblokir iklannya masing-masing, bahkan beberapa peramban adalah pengembangan dari aplikasi pemblokiran iklan, seperti Free Adblocker Browser buatan Rocketshield, Adblock Browser for Android buatan Eyeo GmbH dan banyak lagi.

      Untuk kecepatan loading dan pemblokiran iklan, peramban yang saya andalkan Brave browser baru kemudian Firefox Rocket dan VIA. Untuk sinkronisasi antara browser di PC/Laptop dan HP saya mempercayakan pada Chrome, yah kecepatannya juga lumayan tapi masih di bawah 2 browser yang saya sebut pertama. Tapi untuk keperluan ngutak-ngatik desain blog di PC saya selalu menggunakan Mozilla Fire Fox, entah karena sudah terbiasa atau banyaknya dukungan addon yang cukup memudahkan seperti Web Developer, Firebug, Measureit, ColorZilla dlsb, namun sekarang addon ini sebagian besar juga sudah tersedia untuk peramban Chrome di PC/Laptop. 

      Dari ocehan di atas sudah ada berapa browser saya sebut?

      1. Free Adblocker Browser
      Untuk pengalaman browsing bebas iklan, AdBlocker Browser adalah salah satu alternatif terbaik untuk Chrome, Dolphin dan Firefox. Beberapa fitur-fiturnya antara lain: blok semua jenis iklan dan cookie, notifikasi ketika ada malware dan adware, tidak diperlukan pendaftaran  untuk menggunakannya.

      Browser Android Terbaik Untuk Berselayar Di Ponsel

      2. Adblock Browser for Android
      Adblock Browser for Android banyak memiliki fitur berguna yang kurang lebih sama saja dengan Free Adblocker Browser, ada beberapa menu lebih yaitua antara lain dapat menonaktifkan cookie untuk meningkatkan privasi dari script-script yang melacak gerakan online Anda. Adblock Browser for Android juga mampu memblokir domain malware dan menonaktifkan tombol berbagi media sosial sehingga diyakini dapat memuat konten web secara lebih cepat.

      3. Brave Browser
      Brave dikembangkan oleh Brendan Eich guna memberi kenyamanan bsaat browsing agar tidak terganggu oleh banyaknya iklan yang muncul. Brave tidak serta merta menghilangkan semua jenis iklan. Iklan yang tidak berusaha "mencuri" data pengguna tetap akan ditayangkan. Yang perlu dicatat adalah Brave berusaha menggantikan iklan yang mereka blok dengan iklan mereka sendiri.

      4. Firefox Rocket
      Mozilla berinisiatif mengembangkan Firefox Rocket, browser Android cepat dan ringan yang disesuaikan untuk pengguna Indonesia. Dengan Ukuran APK hanya sekitar 2 MB fitur utama Firefox Rocket antara lain Turbo Mode, Screenshot, Clear Cache, Storage Control, dan Block Images. Pengguna bisa melakukan browsing lebih cepat dengan Turbo Mode yang memblokir iklan untuk menyimpan data.

      Browser Android Terbaik Untuk Berselayar Di Ponsel

      5. Opera (Mini)
      Untuk beberapa ponsel, browser mobile ini menjadi default browser untuk berinternet, terutama untuk ponsel yang tidak memiliki OS. Bahkan, fasilitas Opera Mini sudah menjadi salah satu senjata promosi dalam menjual ponsel menengah. Selain itu, seperti yang dijelaskan oleh Opera, browser mini mereka punya keunggulan di kecepatan dan performa, dan teknologi kompresinya.

      6. Chrome
      update terbaru Google Chrome versi 64 Android, salah satu browser terpopuler ini akhirnya menghadirkan fitur untuk memblokir iklan pop-up dan redirecting yang sangat menggangu dalam aktifitas berselancar di dunia maya.

      7. VIA Browser
      Via Browser ini hanya memiliki ukuran 378KB. Browser yang kecil tidak banyak "memakan" memory internal tapi powerful, saya suka dengan fitur adblocknya, internetan lebih hemat kuota.
      VIA Browser Browser Android Terbaik Untuk Berselayar Di Ponsel
      VIA browser by Lakor
      Saya menggunakan Xiaomi MI A1 yang lumayan "lega" dengan RAM 4GB dan memory internal/ROM 64GB, tapi untuk urusan browser saya menggunakan  Firefox Rocket dan VIA Browser yang ringan dan cepat. Saya suka dengan Mozilla Firefox Rocket untuk kecepatannya tapi dengan hanya tampilan 1 tab dan bookmark pada halaman home yang belum saya tahu bagaimana cara kustomasinya maka untuk 7 browser ini saya memilih VIA Browser sebagai browser terbaik untuk HP Android.


      Untuk ukuran yang kecil masih ada "Slimperience Browser" tapi saya belum pernah coba, dan tentu saja browser terbaik versi Anda boleh berbeda dengan versi saya. :)

      Semua aplikasi browser tersebut ada di Google Play market.
      Happy Weekend.

      Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat

      Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
      (foto:Arif Fadillah /Tempo.co)
      Kalo ngomongin soal modus penipuan, selalu saja ada modus baru dari para penipu untuk mendapatkan keuntungan dari pihak lain dengan tidak bertanggung jawab. Salah satunya adalah dengan modus transfer pulsa, yang kadang dialami oleh pengguna ponsel secara tidak sadar.

      Salah satu modus dari penipuan ini adalah dengan cara menggunakan SMS. Waspadalah jika Kita menerima SMS dengan isi bahwa Kita mendapatkan sebuah pesan suara dan harus mengetik kode tertentu. Mulai dari pemilik ponsel jadul sampai smartphone tidak akan luput dari modus yang satu ini.

      Nah supaya Kita tidak menjadi korban penipuan dengan modus transfer pulsa, nih baca aturan dan cara transfer untuk pengguna Indosat.

      Kode
      Dulu Indosat memberlakukan sistem singkatan untuk metode transfer pulsa dengan tulisan TP. Namun sekarang Indosat sudah mengubahnya dengan TRANSFERPULSA, sehingga Kita bakal melakukan transaksi ini dengan lebih sadar karena kodenya amat jelas.

      Dua Metode
      Ada dua cara melakukan transfer pulsa yang bisa Kita lakukan. Pertama adalah transfer via SMS dengan cara ketik: TRANSFERPULSA (spasi) nomor ponsel tujuan (spasi) nominal pulsa. Kemudian kirim SMS ini ke 151 dan ikuti petunjuk berikutnya yang dikirimkan via SMS.

      Untuk melakukan transfer pulsa lewat SMS ini, Kita harus melakukan konfirmasi dengan TOKEN yang diberikan oleh Indosat untuk melakukan proses berikutnya.

      Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
      (foto:pngtree.com)
      Metode kedua adalah transfer via UMB yang bisa digunakan di Mentari Ooredo ataupun IM3 Ooredo. Caranya pun mudah, kamu tinggal ketik *123*7*2*3*1# dan ikuti petunjuk berikutnya. Sementara untuk kartu Matrix Ooredo, lakukan dengan langkah ini *123*7*1*6*1#. Cukup jelas kan?

      Keuntungan Transfer Pulsa

      Apasih keuntungan Transfer Pulsa? Selain mudah prosesnya, keuntungan menggunakan transfer pulsa Indosat adalah masa aktif si penerima akan bertambah. Dan asyiknya lagi nih, metode ini tidak akan mengurangi masa aktif si pengirim*, jadi Kita nggak perlu khawatir!.

      Syarat dan Ketentuan
      Untuk bisa mengirim dan menerima pulsa Indosat, jelas kita wajib menaati syarat dan ketentuan yang berlaku. Yang pertama adalah kedua kartu, baik pengirim maupun penerima dalam kedaan aktif, kecuali untuk kartu Matrix Ooredo Auto.

      *Jumlah pulsa minimal yang bisa dikirimkan adalah Rp 2000 dan maksimal Rp 200.000. Untuk pulsa di bawah nominal Rp 5000, masa aktif penerima tidak akan bertambah. Sementara untuk pulsa di atas Rp 5000 sampai Rp 200.000 akan mendapatkan tambahan masa aktif sesuai dengan nominal masing-masing. Semakin besar, makin lama pula tambahan masa aktifnya.

      Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
      (foto:indosatooredoo.com)
      Masa aktif transfer pulsa akan mengambil masa aktif terpanjang, dengan maksimal 45 hari penambahan masa aktif. Selain itu, penerima pulsa juga akan mendapatkan tambahan masa tenggang selama 30 hari, kecuali untuk pengguna Matrix Ooredo Auto.

      Ketentuan lainnya adalah, untuk pengirim pulsa, sisa pulsa minimal yang ada dalam nomor pengirim adalah Rp 5000 setelah melakukan transfer dan sudah dipotong biaya kirim. Jadi, kalau pulsa Kita tinggal Rp 10.000 pas, tidak bisa melakukan transfer pulsa Rp 5000 ke nomor lain, karena ada biaya transaksi sebesar Rp 600.

      Dengan syarat dan ketentuan ini, serta pengetahuan dari kode dan cara transaksi, Kita bisa terhindar dari penipuan dengan metode transfer pulsa. Tentu saja, penjahat pasti punya banyak cara lihai untuk melakukan aksi mereka. Namun Kita bisa mencegah kejahatan itu dengan membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku untuk transfer pulsa.

      Selain itu, bacalah setiap SMS dari nomor yang tidak dikenal dengan seksama untuk meminimalisir penipuan. Dengan kewaspadaan, penipuan bisa dihindari dan pulsa Kita pun bisa dipakai untuk hal yang lebih berguna daripada sekedar diberikan kepada pencuri pulsa. 

      "Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tetapi juga karena ada KESEMPATAN!! Waspadalah...! Waspadalah...!". *Bang Napi mode* :)

      Mudahnya Berlibur Ke Bumi Laskar Pelangi, Belitung


      Perjalanan saya berlanjut ke Belitung dari Bangka. Pilihan saya jatuh kepada pesawat kecil yang sering disebut ATR. Jangan bayangkan pesawat besar seperti boeing ataupun air bus yang sering membawa dari Jakarta menuju Denpasar, penumpangnya saja tak sampai seratus. Tentu saja jatung ini dibawa dalam situasi yang tak nyaman seperti sedang mengucapkan Ijab Qabul dalam pernikahan saja. Untung saja Hendrik sangat berpengalaman dalam hal pesawat-pesawatan. Maklum saja, pacar yang tak kunjung dinikahinya itu berprofesi sebagai pramugari salah satu maskapai besar di Indonesia. 

      “Ndrik, ini bener ngga apa-apa?”

      Wajah saya setengah pucat ketika saya duduk dan mengenakan sabuk pengaman.

      “Biasanya sih banyak turbulence, Man.”

      Hendrik bukan malah meredakan sport jantung ini namun menambah ketakutan saya. 

      Sebetulnya, selain jalur udara kami bias naik jalur laut dengan durasi sekitar 4 jam perjalanan, namun Tuhan Maha Baik dan jadilah kami naik pesawat yang tengah tinggal landas ini. Saya memejamkan mata tanda berdoa dengan konsentrasi penuh. Sementara Hendrik hanya tersenyum puas sambal sesekali menghujat betapa lemahnya seorang traveler yang sering mengunakan berbagai moda transportasi ini.


      Drama di dalam pesawat tak berlangsung lama, hanya sekitar 45 menit. Pramugari tengah mengecek sabuk pengaman kami sebelum mendarat di Bandar Udara H. AS. Hanand Joeddin, Tanjung Pandan, Belitung. 

      Suara deru pesawat telah berhenti dan kami semuanya turun menuju bandara. Diluar kami berdua telah dijemput oleh supir dari kebun tempat kami melakukan pekerjaan. Sesuai rencana, sebelum menuju penginapan, kami berkeliling terlebih dahulu di pantai Laskar Pelangi dan restoran seafood untuk makan malam. 


      Beruntung supir kami dengan senang hati mengantarkan kami ke Pantai Tajung Tinggi dan lebih ternama dengan sebutan Pantai Laskar Pelangi. Sebelum setenar sekarang, pantai ini hanya dinikmati warga sekitar wilayah Sumatra. Semenjak dijadikan sebagai salah satu tempat syuting Laskar Pelangi, maka nama film garapan Riri Reza ini melekat dan dijadikan sebagai ikon wisata. Hasilnya, pantai sangat booming. Bahkan warga menyebut jika tidak menginjakan kaki di pantai ini, tidak disebut ke Belitung. 

      Jarak tempuh dari Bandara ke pantai tak lebih dari satu jam. Jalanan di Belitung lumayan bersahabat namun memang kurang lebar karena belum dilakukan pelebaran. Namun karena sangat jarang mobil yang melintas tak membuat kenyamanan kami berdua berkurang. 


      Finally, kami sampai di Pantai Laskar Pelangi. Cuaca saat itu cukup berawan sehingga warna biru lautnya terlihat sangat pucat. Walaupun sempat kecewa, namun akhirnya dinikmati sebagai bagian dari liburan yang singkat, tidak lebih dari beberapa jam ini. Kata orang, aji mumpung namun kapan lagi kan?

      Laskar Pelangi merupakan sebuah Novel yang diangkat ke layer lebar. Melalui tangan dingin Riri Reza dan Mira Lesmana, Laskar Pelangi mampu menghipnotis penonton Indonesia dengan film tentang mimpi seorang anak dari sekolah yang tak layak disebut sekolah. Namun siapa sangka, muridnya mampu berprestasi dan membungkam dunia yang selama ini memandang sebelah mata.
      Sebelum betul-betul menginjakan kaki di pantai, saya mengabadikan tulisan Laskar Pelangi yang berada tak jauh dari bibir pantai. Seperti biasa, setelah saya, kini giliran Hendrik yang saya foto. Rambut plontos dan senyum yang membuat siapapun yang melihat terpingkal-pingkal membuat saya pun ikut tertawa. 


      Karena waktu kami tak banyak, kami langsung menuju ke Pantai. Sore itu tak begitu banyak orang, maklum saja hari ini masih weekdays belum menginjak weekend. Entah kalau hari jumat, sabtu dan minggu tentu aja akan sangat berbeda. 

      Pose, jepret, pose, jepret, pose, jepret, begitulah yang kami lakukan untuk mengejar momen yang sebentar lagi sunset namun mendung. Sementara, kami pun telah ditunggu dan ditelpon oleh pemilik penginapan yang lumayan jauh dari pantai. Dan sebelum sampai di penginapan, kami mampir di sebuah restoran seafood yang lumayan ternama di Belitung.

      Selain jelajah pantai, jika masih memiliki waktu yang cukup panjang bisa menambahkan Pulau Lengkuas, Pulau Basir, Pulau Pelayar dan Pulau Burong sebagai tambahan destinasi. Selain jelajah pulau, kota 1001 kopi yang terletak di timur pulau Belitung ini bisa dijadikan alternatif kunjungan di hari lain.



      Selain pantai, Belitung pun memiliki Museum Kata Andrea Hirata dan Museum Tanjung Pandan. Museum Andrea Hirata ini merupakan museum yang menyimpan karya-karya Andrea Hirata mulai dari novel yang pertama sampai yang terakhir. Selain karya Andrea, museum ini menyiman foto lawas Belitung dari masa ke masa. Museum Tanjung Pandan merupakan museum rekam jejak sejarah dalam bentuk pakaian, peninggalan hingga sisa kapal karam. 

      Itulah pengalaman beberapa tahun lalu ketika saya melakukan pekerjaan sekaligus liburan dan semuanya dihandle oleh klien. Nah, jikalau tidak memiliki waktu yang cukup namun waktu liburan telah diambang mata, apa yang mesti dilakukan. Harus beli tiket pesawat, harus booking hotel, memang begitu merepotkan, apalagi harus bertransaksi dua kali atau bahkan tiga kali. Kebayang betapa ribetnya ya.




      Beruntung banget saya diberitahu bahwa terdapat fasilitas pemesanan Pesawat dan Hotel sekaligus. Di Traveloka terdapat fitur pemesan kedunya dengan satu pencarian saja. Cukup masuk ke website traveloka.com, kemudian masuk ke pemesanan Pesawat + Hotel di lajur sebelah tengah dan klik. Isilah detail penerbangan, kota, tanggal untuk pesawat dan hotelnya. Pastikan tanggal pergi dan pulang sama antara pesawat dan hotel.

      Dan, hasilnya cukup mudah. Harganya pun lebih hemat, bahkan bisa difilter sesuai dengan budget. Biasanya untuk tiket ke Belitung bisa mencapai 1 juta lebih dan hotel pun bisa mencapai 1 juta lebih, sehingga membutuhkan budget 2,5 - 3 juta. Sedangkan pemesanan di traveloka bisa ditekan sampai 2 juta sudah termasuk Hotel dan Pesawat. Dan, masih terdapat diskon 20% yang membuat harga sangat ekonomis.

      So, uang lebih bisa digunakan untuk kulineran atau beli oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman kan? Oh iya, untuk metode pembayaran setelah melakukan transaksi pun banyak sekali pilihan mulai dari Kartu Kredit, Transfer dan lainnya. Tunggu apalagi sih, yuk pesan paket pesawat hotel Traveloka sekarang juga dan nikmati kemudahan dan diskonnya. 

      Suarane Episode 12 – Cerita Ukulele

      Ini kisah persahabatan gue dengan ukulele hehe.. Awalnya gue menganggap ukulele itu alat musik yang nggak keren, tapi kemudian jadi kepincut. Dalam episode ini gue share cerita tentang hobi main ukulele, apa itu ukulele, jenis-jenisnya, di mana bisa belajar online secara gratis, inspirasi gue main ukulele dan juga beberapa cover yang pernah gue bikin. Episode ini gue persembahkan buat para penggemar ukulele dan mereka yang tertarik main ukulele..

      Mengutip kata-kata “dewa” ukulele Jake Shimabukuro, ukulele itu adalah alat musik perdamaian dan penyebar kebahagiaan. ? Jadi semoga episode yang “full music” ini bisa ikut menyebar kebahagiaan buat semua. Bisa didengarkan di player berikut ini atau ke link di Soundcloud. Enjoy

      [Link untuk mendengarkan langsung di Soundcloud]

      *Catatan:
      Lagu-lagu yang digunakan di episode ini semua gue cover kecuali disebut sebaliknya. Ada yang utuh ada yang hanya cuplikan saja. Kebanyakan tidak direkam secara live melainkan rekaman dari cover-cover yang pernah gue buat sejak tahun 2010. Berikut daftarnya:

      • Keroncong Pertemuan – Koes Plus
      • Can’t Help Falling in Love – Elvis Presley (versi Twenty One Pilots)
      • Creep – Radiohead (Cuplikan dari Youtube Fathia Izzaty)
      • Pergi Pagi Pulang Pagi – Armada (Cuplikan dari Youtube Ferro Chocolatos)
      • What A Wonderful Road – Dwayne Johnson (Cuplikan dari Youtube)
      • Somewhere Over The Rainbow – Israel Kamakawiwo’Ole cover
      • While My Guitar Gently Weep – Jake Shimabukuro (cuplikan dari Youtube)
      • Smile/ The Charlie Chaplin Song – Lyrics by Turner and Parsons
      • Come As You Are – Nirvana
      • Like A Rolling Stone – Bob Dylan
      • Ruby Tuesday – Rolling Stones
      • House of Gold – Twenty One Pilots
      • Energetic – Wanna One
      • Matahari (OST Badai Pasti Berlalu) – Berlian Hutahuruk
      • I’ll See You In My Dreams – Joe Brown

      Link untuk belajar ukulele favorit gue ada di sini: https://www.youtube.com/user/TheUkuleleTeacher

      Gue pakai ukulele merek Tom seri TUT-700TN (http://www.tomukulele.com/en)

      —-
      **Disclaimer: Semua hak cipta lagu yang gue cover di episode ini sepenuhnya milik pada para komposernya. Gue hanya cover untuk tujuan hiburan dan bukan komersil.

      Copyrights to the songs covered in this podcast belongs to the rightful composer/owner. I’m covering it purely for entertainment purposes and not for commercial use.