search
top

Workshop Penyuntingan/ Editing Naskah

UPDATE 09/01: Mengingat banyaknya peminat yang sudah mengirimkan email, maka pendaftaran workshop telah ditutup TUTUP. Peserta yang diterima akan dihubungi via email. –

Kawan-kawan, sehubungan dengan berakhirnya Workshop Online Menulis Cerita Anak oleh Kang Iwok Abqary, maka Blogfam akan menggelar workshop online baru:

WORSHOP PENYUNTINGAN/ EDITING NASKAH

Penyuntingan atau editing adalah bagian yang sangat tidak dapat dipisahkan dari berbagai kegiatan tulis menulis, apalagi untuk kepentingan penerbitan. Ini bukanlah tugas yang mudah karena melibatkan berbagai kaidah mulai dari penggunaan tanda baca, ejaan dan kaidah tata bahasa lainnya, pemilihan kalimat efektif, logika kalimat, rasa bahasa, menulis ulang dan seterusnya. Sayangnya hal penting seperti ini masih sering tidak terlalu mendapat perhatian dari para penulis.

Nah, jika Anda ingin serius di dunia tulis-menulis, kami mengajak Anda untuk belajar prinsip-prinsip penyuntingan secara gratis, langsung dari seorang praktisi di dunia penyuntingan: Rini Nurul Badariah.

Rini adalah seorang penerjemah dan penyunting freelance. Sepanjang karirnya ia telah menyunting berbagai genre buku baik fiksi, non fiksi, baik lokal maupun terjemahan.  (Informasi tentang modul workshop kali ini akan dijabarkan di bagian akhir)

Seperti workshop sebelumnya, peserta kali ini akan dibatasi demi menjamin efektifitas kegiatan penyampaian materi dan pelatihan. Karena itulah peserta workshop hanya akan diseleksi dan hanya mereka yang sangat berminat dan bersedia meluangkan waktu yang akan dipilih.

Persyaratan:

1. Terdaftar sebagai anggota Blogfam  (pendaftaran bisa dilakukan disini)

2. Mendaftarkan diri sebagai peserta workshop via email ke: blogfam @gmail.com dengan menyertakan data berikut:

a.   Nama Lengkap
b.   Nama yang digunakan saat login di Forum Blogfam
c.   Alamat email dan nomor HP
d.   Alasan Anda berminat mengikuti workshop ini.

(Data yang dikirim akan dirahasiakan dan hanya digunakan untuk kepentingan workshop)

Pendaftaran akan dibuka selama 1 Minggu dari sekarang atau tergantung apakah jumlah peserta sudah mencukupi, dan peserta yang terpilih akan kami kabari via email.

Oya, workshop ini sepenuhnya tidak dipungut biaya alias GRATIS! (Kalaupun kami minta imbalan, cuma minta doa saja semoga Blogfam tambah maju dan bermanfaat buat semua Smile )

Kami tunggu partisipasi Anda dan nantikan juga berbagai kegiatan workshop lainnya dari Blogfam.

*informasi ini juga bisa dilihat di forum Blogfam disini.

—————-

Lampiran:

MODUL PELATIHAN EDITING

1.   Tanda baca dan ejaan dasar
Pada tahap ini, peserta diajak mengoreksi dan menerapkan tanda baca dan ejaan sesuai pedoman kebahasaan yang benar (dalam hal ini Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi IV). Mencermati kosakata serapan yang ejaannya kerap kali keliru, semisal ‘kreatifitas’ dan ‘aktifitas’, serta lema-lema lain yang juga sering ‘lalai’ seperti ‘sekedar’. Diberikan pula materi mengenai penggunaan huruf besar dan kecil, serta pemakaian koma dan tanda petik yang tepat.

2.   Sinonim, Redundansi dan repetisi
Tidak semua kata benar-benar bersinonim, menurut seorang pakar linguistik dan kebahasaan dalam buku Dari Katabelece Sampai Kakus, Kumpulan Rubrik Bahasa Kompas. Walaupun bahasa Indonesia sebenarnya cukup kaya, termasuk dengan kontribusi dari bahasa daerah, masih saja ditemui pengulangan dalam kalimat maupun alinea. Peserta akan dilatih menggunakan padanan dan giat mencari sinonim agar tulisan tidak membosankan.

3.   Konjungsi atau kata penghubung
Akibat pengaruh bahasa asing, kalimat-kalimat bahasa Indonesia kerap ‘dinodai’ kata penghubung yang tidak tepat seperti ‘di mana’, ‘yang mana’, dan seterusnya. Tahap ini mengajak peserta membiasakan diri mencari kata penghubung yang benar dan mengupayakannya semaksimal mungkin agar tetap enak dibaca, kecuali pada kasus-kasus mendesak yang memang sulit.

4.   Kalimat efektif
Tahap ini sudah memasuki ruang yang lebih besar, yakni alinea lebih dari satu atau alinea panjang. Peserta diajak mengoreksi kalimat mubazir, mengganti dengan gaya tutur yang lebih to the point, di samping menentukan saat memangkas atau mempertahankan frasa, anak kalimat atau diksi.

5.   Logika kalimat
Penulis yang baik harus menguasai bahasan sesuai sasaran bidik pembacanya. Tentu berbeda tulisan yang diperuntukkan remaja, dewasa, anak-anak, dan kelompok lainnya. Peserta diharapkan dapat lebih jeli mengenali fakta yang kontradiktif dalam satu paragraf atau lebih, sebab dalam fiksi sekalipun, logika tidak boleh diabaikan.

6.   Rasa bahasa
Tulisan adalah karya manusia untuk diapresiasi oleh sesama manusia. Oleh sebab itu, nilai rasa bahasa menjadi krusial untuk dipelajari, utamanya dalam tulisan non fiksi yang dicontohkan pada tahap ini. Peserta diajak mengubah kalimat yang tendensius dan tidak berimbang sehingga lebih ‘ramah’ bagi pembaca.

7.   Menulis ulang
Tugas terberat seorang editor adalah menulis ulang, karena satu dan lain hal. Bisa jadi satu kalimat, satu alinea, atau nyaris seluruh naskah. Di sini peserta dilatih untuk menulis ulang sambil berusaha menjaga gaya penulis aslinya, beserta penjelasan beberapa kondisi yang ‘memaksa’ editor melakukan penulisan ulang tersebut.

8.   Menyunting cerita anak
Agar berkesinambungan dengan topik pelatihan sebelumnya, walaupun belum tentu semua peserta workshop terdahulu terpilih dalam pelatihan kali ini, dilakukan latihan dengan menyunting cerita anak. Ini perlu ditekankan guna menanamkan kesadaran pada peserta bahwa menulis cerita anak benar-benar tidak boleh dipandang sebelah mata.

9.   Menyunting tulisan non fiksi
Genre prosa ini termasuk yang subur di ranah penulisan dan perbukuan, mulai dari kisah nyata/pengalaman, how to, yang bersifat pengembangan diri, dan macam-macam lagi. Peserta diharapkan dapat menyunting esai yang diberikan dalam latihan dengan bekal materi-materi terdahulu. Genre tulisan yang dijadikan tugas akan ditentukan kemudian.

10.   Menyunting cerpen
Walaupun singkat, cerita pendek tidak boleh disepelekan. Justru dalam ruang yang terbatas itu, penulis harus mampu menuangkan gagasan secara cermat sekaligus menarik. Di sinilah peserta diajak menyiangi cerpen sepanjang 3-4 halaman sehingga enak dibaca.

11.   Ujian akhir
Guna memastikan peserta menyerap semua materi dengan baik, akan diberikan ujian berupa penyuntingan tulisan fiksi dan non fiksi (yang ditentukan nanti oleh pemateri). Hasil ujian ini akan dicantumkan nilainya dalam sertifikat.

19 Responses to “Workshop Penyuntingan/ Editing Naskah”

  1. Ceko says:

    Ikuuut!!!!
    Copaaaaas!!!!!
    :)

  2. miyosi says:

    makasih infonya

    saya ikuttt

    saya infokan ke teman2 FLP Bekasi yaa

    makasihhh

    :D

  3. daftaaarrr… semoga bisa kepilih.
    Aamiin.. :)

  4. ida fitrie dwiyanto says:

    pengen ikutaaannn ya… semoga aja bisa terpilih :)

  5. ari kunto says:

    Sudah daftar, semoga bisa di terima :)

  6. dian onasis says:

    ikutan ya.. udah kirim email tadi. semoga diterima. amin

  7. Wiwiek says:

    Saya ikutan daftar..mudah-mudahan diterima..amin..:-)

  8. ida fitrie dwiyanto says:

    ikuuttt… :)

  9. Fita Chakra says:

    Ikuut! udah daftar ya. :)

  10. salman says:

    Udah daftar kok hehehe :)

  11. Haris says:

    Tidak meyakinkan…. mau menyelenggarakan pelatihan penyuntingan tetapi di pemberitaan ini saja sdh sangat banyak kesalahan ejaan….

  12. Buyung says:

    salam, keren sekali….. saya tertarik nie… kapan diadain lagi???

Leave a Reply