Episode 14 – Cetar Wars For Beginners

Sebuah usaha (yang sangat subyektif) untuk menjelaskan apa itu Star Wars, siapa saja tokoh-tokoh utamanya, dan bahkan penjelasan singkat setiap episode Star Wars berdasarkan urutan rilisnya, mulai dari Original Trilogy, Prequel Trilogy, sampai ke Sequel Trilogy (hanya sampai episode 7, Force Awakens, karena saat ini direkam episode 8 jelas belum nongol).

PERINGATAN: Ini episode podcast solo yang sangat panjang, terpanjang dalam sejarah Suarane Podcast sejauh ini. Mungkin bakal membosankan, tapi semoga bisa membantu untuk memahami bagi mereka yang selalu bertanya: Apa sih Star Wars itu? Tentu ini penafsiran yang sangat subyektif, yang dilihat dari sudut pandang “In My Sok Tahu Opinion,” tapi semoga bermanfaat. Kalau ada yang salah, ditunggu masukannya. Silahkan dengar episode selengkapnya dengan mengklik player di bawah ini atau dengar langsung di Soundcloud. Semoga bermanfaat.



Panduan Mendengarkan:

Saking panjangnya episode podcast solo ini, berikut time code episode ini buat yang mau lompat-lompat atau tidak ada waktu mendengarkan secara utuh.

  • 00:00 – 02:57 – Pembukaan
  • 02:57 – 09:02 – Penjelasan umum tentang apa itu Star Wars,  apa itu The Force, siapa pihak baik, pihak jahat, beberapa istilah yang digunakan
  • 09:02 – 14:13 – Tokoh-tokoh sentral dalam Star Wars serta beberapa pendukungnya.
  • 14:13 – 18:19 – Urutan film-film Star Wars
  • 18:19 – 32:11 – Ringkasan film-film Star Wars berdasarkan urutan rilisnya.
  • 32:11 – 37:55 – Penjelasan subyektif kenapa Star Wars itu menarik + Penutup

🙂

Catatan Teknis:

  • Episode ini sebenarnya sederhana saja secara teknis karena hanya solo podcast, tapi yang menantang dari segi editing adalah karena menyertakan cuplikan-cuplikan dari film Star Wars.
  • Yang menantang juga adalah karena saya harus menyingkat episode ini dari rekaman aslinya yang mencapai satu setengah jam hingga menjadi sekitar 37 menit. Maklum rasanya banyat banget yang pengen diceritain soal Star Wars ini. *subyektif mode* 🙂
  • Saya juga masih ditemani ukulele setia untuk musik pembuka dan penutup yang merupakan cover version dari theme song Star Wars.
  • Cover theme song Star Wars versi utuh ada di Instagram saya. 🙂

*Disclaimer (1): Episode ini bukan penjelasan resmi. Hanya penjelasan dari seorang penggemar, dan tidak ada sangkut pautnya dengan Walt Disney Studios maupun Lucas Film (Baca: BUKAN BUZZER hehehe)

*Disclaimer (2): Hak Cipta cuplikan audio dari film Stars wars serta theme song Star Wars yang dicover dengan ukulele untuk episode ini sepenuhnya milik komposer aslinya, dan di cover di episode ini murni untuk tujuan non komersial.

Blog: Levelling Suara dengan Levelator

Suara yang tidak level pastinya sangat mengganggu orang untuk menyimak podcast kita. Baru-baru ini saya dapat tips keren dari seorang teman podcaster untuk levelling suara hasil rekaman. Software ini begitu sederhana tapi terbukti sangat ampuh, daripada melakukan levelling secara manual. Bisa diunduh gratis di http://conversationsnetwork.org/levelator (Windows, OS dan Linux)

Video berikut ini mencoba menjelaskan proses menggunakan levelator yang sebenarnya sangat amat sederhana. Hanya drag and drop saja kok. Di paruh kedua ada sedikit tips untuk memaksimalkan hasil levelling dengan levelator ini. Semoga bermanfaat untuk teman-teman podcaster. Punya tips lain? Ayo dong bagi-bagi dengan podcaster lainnya.

(Jika video di bawah tidak muncul bisa dilihat langsung di Youtube) -rh-

Catatan Teknis:

  • Video ini direkam dengan Xiaomi Note 4
  • Diedit dengan aplikasi QUIK di Android. Mohon maaf jika tidak stabil gambarnya. Idealnya sih memang pakai screen recorder. 🙂
  • Foto ilustrasi dan wallpaper di komputer dari Pixabay.com

Perbandingan Kamera Full Frame, APS-C dan Micro Four Thirds

Beberapa teman yang baru belajar fotografi dan baru punya kamera menanyakan soal bedanya kamera full frame dan APS-C atau yang juga disebut crop factor. Biasanya bertanya soal ini setelah membandingkan hasil fotonya dengan hasil foto orang lain dan bingung karena frame fotonya nggak selebar milik orang lain. Padahal panjang lensa atau focal length lensa yang… Read More Perbandingan Kamera Full Frame, APS-C dan Micro Four Thirds

Episode 13 – Tak Tun Tuang!

Episode ke 13 ini mengulas tentang fenomena viralnya sebuah lagu Minang di Thailand dan apa yang menarik dari lagu itu. Lagu ini mulai viral sekitar pertengahan November lalu di Thailand gara-gara sebuah video klip yang menampilkan seorang artis dari Padang menyanyikan sebuah lagu dengan gaya yang lucu. Saya coba telusuri, termasuk bertanya ke seorang teman warga Thailand dan juga melacak pihak yang menciptakan video klip ini pertama kalinya sampai bisa viral.   

Hasilnya, onde mande, rancak bana! 😀

Bisa didengarkan di player di bawah ini atau langsung dengar di Soundcloud.



Catatan episode ini:

  • Terima kasih untuk Nelson Sikumbang di Batam yang sudah bersedia diajak ngobrol. Mohon maaf kualitas suara kurang memadai sehingga harus banyak editing. Silahkan kenalan dengan beliau di Facebooknya atau lihat karya-karyanya di YouTube.
  • Terima kasih untuk Anisa Syuria Lestari yang sudah menghubungkan saya dengan Bang Nelson. 🙂 Ternyata nyanyi juga ya. Keren!! Sukses Nisa!
  • Terima kasih untuk Pak Mollakarn yang membantu memberikan latar belakang viralnya lagu ini di Thailand. Pak Karn ini pernah hadir di Suarane Podcast episode ke 10.
  • *Disclaimer: Semua cuplikan lagu di episode ini hak ciptanya ada pada komposer, dan pemilik aslinya. Saya hanya menggunakannya dalam bentuk cuplikan pendek yang terkait dengan cerita dalam podcast ini, dan bukan untuk kepentingan komersial.

Link YouTube yang dipakai di episode ini:


Link lain:

 

Catatan Teknis:
Episode ini diedit menggunakan Audacity. Leveling audio menggunakan Levelator. Untuk merekam audio di YouTube menggunakan Audio Hijack Pro (recommended buat yang ingin serius di Podcasting, termasuk untuk merekam Skype atau audio apapun di browser dengan kualitas bagus). Wawancara Pak Karn menggunakan Hindenburg Field Recorder di iPad. Wawancara dengan Bang Nelson menggunakan Whatsapp Audio Call 🙂

Episode kali ini sangat menantang karena kualitas audio yang berbeda-beda mulai dari musik, sampai kualitas wawancara yang tidak bagus. Untung sedikit banyak terbantu dengan Levelator. Sangat saya rekomendasikan buat para podcaster.

Pertanyaan atau komentar silahkan hubungi di sini atau ke suarane [@] gmail.com

Eps.13 – Tak Tun Tuang! by Suarane is licensed under a  Creative Commons License.

 

Direkam dan diproduksi di Bangkok, 4 Desember 2017

-rh-

Traktir Semua Orang Dengan Voucher BambiDeal


Traktir orang bikin bangkrut? Tentu tidak, kan saya sudah tahu rahasianya hahaha. Ngomongin traktir, biasanya saya lakukan kalau sedang senang dan bersyukur atas karunia yang diberikan oleh Tuhan. Yes, biasanya saya traktir anggota terdekat seperti keluarga dan teman dekat. Dan, biasanya saya lakukan secara berkala. Namun, akhir-akhir ini saya tidak memiliki cukup waktu dan cukup uang untuk mentraktir kalau ada sesuatu hal yang 'menyenangkan' yang saya rasakan. 

Dulu, biasanya harus reservasi terlebih dahulu untuk beberapa orang, dan sayangnya biasanya sudah full reserved. Hmmm, that's why ketika kita tidak membeli voucher untuk reservasi biasanya akan mengalami kendala. Oh iya, untuk menu biasanya saya tidak bisa memilih ketika tidak membeli voucher, makanya saya suka yang berbau-bau voucher. 


Menu bagi saya sama saja, namun kalau traktir keluarga atau teman biasanya disesuaikan dengan kesukaan mereka. Biasanya makanan besar seperti buffet dan jajanan. Pizza biasanya jadi pilihan selain makanan bagi teman-teman kantor saya. Nah, sekarang saya sudah punya pilihan lain yaitu martabak.

Bagi saya martabak is the pleasure banget ya. Martabak dengan adonan tepung, telur dan mentega. Memang karbohidratnya tinggi tapi juga mengandung beberapa vitamin jika digabung dengan buah dan lainnya. 
 

Nah, ini dia BambiDeal yang membuat traktiran lebih mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun karena tinggal akses websitenya dan memilih apapun yang mau dipilih termasuk makanan, kecantikan dan kegiatan. 


Dan, akhirnya saya memilih martabak mini sebagai jajanan yang pas buat menemani saya disaat santai ataupun dalam keadaan deadline. Caranya cukup mudah dengan akses website, pilih makanan dan kemudian pilih martabak. Beli voucher dan tukarkan voucher ditempat yang tertera di website. Jangan lupa untuk reservasi terlebih dahulu bambideal


Ini salah satu informasi yang ada di voucher.

Mudahnya Berlibur Ke Bumi Laskar Pelangi, Belitung


Perjalanan saya berlanjut ke Belitung dari Bangka. Pilihan saya jatuh kepada pesawat kecil yang sering disebut ATR. Jangan bayangkan pesawat besar seperti boeing ataupun air bus yang sering membawa dari Jakarta menuju Denpasar, penumpangnya saja tak sampai seratus. Tentu saja jatung ini dibawa dalam situasi yang tak nyaman seperti sedang mengucapkan Ijab Qabul dalam pernikahan saja. Untung saja Hendrik sangat berpengalaman dalam hal pesawat-pesawatan. Maklum saja, pacar yang tak kunjung dinikahinya itu berprofesi sebagai pramugari salah satu maskapai besar di Indonesia. 

“Ndrik, ini bener ngga apa-apa?”

Wajah saya setengah pucat ketika saya duduk dan mengenakan sabuk pengaman.

“Biasanya sih banyak turbulence, Man.”

Hendrik bukan malah meredakan sport jantung ini namun menambah ketakutan saya. 

Sebetulnya, selain jalur udara kami bias naik jalur laut dengan durasi sekitar 4 jam perjalanan, namun Tuhan Maha Baik dan jadilah kami naik pesawat yang tengah tinggal landas ini. Saya memejamkan mata tanda berdoa dengan konsentrasi penuh. Sementara Hendrik hanya tersenyum puas sambal sesekali menghujat betapa lemahnya seorang traveler yang sering mengunakan berbagai moda transportasi ini.


Drama di dalam pesawat tak berlangsung lama, hanya sekitar 45 menit. Pramugari tengah mengecek sabuk pengaman kami sebelum mendarat di Bandar Udara H. AS. Hanand Joeddin, Tanjung Pandan, Belitung. 

Suara deru pesawat telah berhenti dan kami semuanya turun menuju bandara. Diluar kami berdua telah dijemput oleh supir dari kebun tempat kami melakukan pekerjaan. Sesuai rencana, sebelum menuju penginapan, kami berkeliling terlebih dahulu di pantai Laskar Pelangi dan restoran seafood untuk makan malam. 


Beruntung supir kami dengan senang hati mengantarkan kami ke Pantai Tajung Tinggi dan lebih ternama dengan sebutan Pantai Laskar Pelangi. Sebelum setenar sekarang, pantai ini hanya dinikmati warga sekitar wilayah Sumatra. Semenjak dijadikan sebagai salah satu tempat syuting Laskar Pelangi, maka nama film garapan Riri Reza ini melekat dan dijadikan sebagai ikon wisata. Hasilnya, pantai sangat booming. Bahkan warga menyebut jika tidak menginjakan kaki di pantai ini, tidak disebut ke Belitung. 

Jarak tempuh dari Bandara ke pantai tak lebih dari satu jam. Jalanan di Belitung lumayan bersahabat namun memang kurang lebar karena belum dilakukan pelebaran. Namun karena sangat jarang mobil yang melintas tak membuat kenyamanan kami berdua berkurang. 


Finally, kami sampai di Pantai Laskar Pelangi. Cuaca saat itu cukup berawan sehingga warna biru lautnya terlihat sangat pucat. Walaupun sempat kecewa, namun akhirnya dinikmati sebagai bagian dari liburan yang singkat, tidak lebih dari beberapa jam ini. Kata orang, aji mumpung namun kapan lagi kan?

Laskar Pelangi merupakan sebuah Novel yang diangkat ke layer lebar. Melalui tangan dingin Riri Reza dan Mira Lesmana, Laskar Pelangi mampu menghipnotis penonton Indonesia dengan film tentang mimpi seorang anak dari sekolah yang tak layak disebut sekolah. Namun siapa sangka, muridnya mampu berprestasi dan membungkam dunia yang selama ini memandang sebelah mata.
Sebelum betul-betul menginjakan kaki di pantai, saya mengabadikan tulisan Laskar Pelangi yang berada tak jauh dari bibir pantai. Seperti biasa, setelah saya, kini giliran Hendrik yang saya foto. Rambut plontos dan senyum yang membuat siapapun yang melihat terpingkal-pingkal membuat saya pun ikut tertawa. 


Karena waktu kami tak banyak, kami langsung menuju ke Pantai. Sore itu tak begitu banyak orang, maklum saja hari ini masih weekdays belum menginjak weekend. Entah kalau hari jumat, sabtu dan minggu tentu aja akan sangat berbeda. 

Pose, jepret, pose, jepret, pose, jepret, begitulah yang kami lakukan untuk mengejar momen yang sebentar lagi sunset namun mendung. Sementara, kami pun telah ditunggu dan ditelpon oleh pemilik penginapan yang lumayan jauh dari pantai. Dan sebelum sampai di penginapan, kami mampir di sebuah restoran seafood yang lumayan ternama di Belitung.

Selain jelajah pantai, jika masih memiliki waktu yang cukup panjang bisa menambahkan Pulau Lengkuas, Pulau Basir, Pulau Pelayar dan Pulau Burong sebagai tambahan destinasi. Selain jelajah pulau, kota 1001 kopi yang terletak di timur pulau Belitung ini bisa dijadikan alternatif kunjungan di hari lain.



Selain pantai, Belitung pun memiliki Museum Kata Andrea Hirata dan Museum Tanjung Pandan. Museum Andrea Hirata ini merupakan museum yang menyimpan karya-karya Andrea Hirata mulai dari novel yang pertama sampai yang terakhir. Selain karya Andrea, museum ini menyiman foto lawas Belitung dari masa ke masa. Museum Tanjung Pandan merupakan museum rekam jejak sejarah dalam bentuk pakaian, peninggalan hingga sisa kapal karam. 

Itulah pengalaman beberapa tahun lalu ketika saya melakukan pekerjaan sekaligus liburan dan semuanya dihandle oleh klien. Nah, jikalau tidak memiliki waktu yang cukup namun waktu liburan telah diambang mata, apa yang mesti dilakukan. Harus beli tiket pesawat, harus booking hotel, memang begitu merepotkan, apalagi harus bertransaksi dua kali atau bahkan tiga kali. Kebayang betapa ribetnya ya.




Beruntung banget saya diberitahu bahwa terdapat fasilitas pemesanan Pesawat dan Hotel sekaligus. Di Traveloka terdapat fitur pemesan kedunya dengan satu pencarian saja. Cukup masuk ke website traveloka.com, kemudian masuk ke pemesanan Pesawat + Hotel di lajur sebelah tengah dan klik. Isilah detail penerbangan, kota, tanggal untuk pesawat dan hotelnya. Pastikan tanggal pergi dan pulang sama antara pesawat dan hotel.

Dan, hasilnya cukup mudah. Harganya pun lebih hemat, bahkan bisa difilter sesuai dengan budget. Biasanya untuk tiket ke Belitung bisa mencapai 1 juta lebih dan hotel pun bisa mencapai 1 juta lebih, sehingga membutuhkan budget 2,5 - 3 juta. Sedangkan pemesanan di traveloka bisa ditekan sampai 2 juta sudah termasuk Hotel dan Pesawat. Dan, masih terdapat diskon 20% yang membuat harga sangat ekonomis.

So, uang lebih bisa digunakan untuk kulineran atau beli oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman kan? Oh iya, untuk metode pembayaran setelah melakukan transaksi pun banyak sekali pilihan mulai dari Kartu Kredit, Transfer dan lainnya. Tunggu apalagi sih, yuk pesan paket pesawat hotel Traveloka sekarang juga dan nikmati kemudahan dan diskonnya. 

Suarane Episode 12 – Cerita Ukulele

Ini kisah persahabatan gue dengan ukulele hehe.. Awalnya gue menganggap ukulele itu alat musik yang nggak keren, tapi kemudian jadi kepincut. Dalam episode ini gue share cerita tentang hobi main ukulele, apa itu ukulele, jenis-jenisnya, di mana bisa belajar online secara gratis, inspirasi gue main ukulele dan juga beberapa cover yang pernah gue bikin. Episode ini gue persembahkan buat para penggemar ukulele dan mereka yang tertarik main ukulele..

Mengutip kata-kata “dewa” ukulele Jake Shimabukuro, ukulele itu adalah alat musik perdamaian dan penyebar kebahagiaan. 🙂 Jadi semoga episode yang “full music” ini bisa ikut menyebar kebahagiaan buat semua. Bisa didengarkan di player berikut ini atau ke link di Soundcloud. Enjoy

[Link untuk mendengarkan langsung di Soundcloud]

*Catatan:
Lagu-lagu yang digunakan di episode ini semua gue cover kecuali disebut sebaliknya. Ada yang utuh ada yang hanya cuplikan saja. Kebanyakan tidak direkam secara live melainkan rekaman dari cover-cover yang pernah gue buat sejak tahun 2010. Berikut daftarnya:

  • Keroncong Pertemuan – Koes Plus
  • Can’t Help Falling in Love – Elvis Presley (versi Twenty One Pilots)
  • Creep – Radiohead (Cuplikan dari Youtube Fathia Izzaty)
  • Pergi Pagi Pulang Pagi – Armada (Cuplikan dari Youtube Ferro Chocolatos)
  • What A Wonderful Road – Dwayne Johnson (Cuplikan dari Youtube)
  • Somewhere Over The Rainbow – Israel Kamakawiwo’Ole cover
  • While My Guitar Gently Weep – Jake Shimabukuro (cuplikan dari Youtube)
  • Smile/ The Charlie Chaplin Song – Lyrics by Turner and Parsons
  • Come As You Are – Nirvana
  • Like A Rolling Stone – Bob Dylan
  • Ruby Tuesday – Rolling Stones
  • House of Gold – Twenty One Pilots
  • Energetic – Wanna One
  • Matahari (OST Badai Pasti Berlalu) – Berlian Hutahuruk
  • I’ll See You In My Dreams – Joe Brown

Link untuk belajar ukulele favorit gue ada di sini: https://www.youtube.com/user/TheUkuleleTeacher

Gue pakai ukulele merek Tom seri TUT-700TN (http://www.tomukulele.com/en)

—-
**Disclaimer: Semua hak cipta lagu yang gue cover di episode ini sepenuhnya milik pada para komposernya. Gue hanya cover untuk tujuan hiburan dan bukan komersil.

Copyrights to the songs covered in this podcast belongs to the rightful composer/owner. I’m covering it purely for entertainment purposes and not for commercial use.

Kangen-Kangenan Sama Kahitna Dan Sheila On 7 Di Konser 5uper Group


Lupakanlah saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala

Siapa yang tidak langsung berdendang mendengar sepenggal lirik lagu Dan dari Sheila On 7. Saya bukan pengemar sejati Sheila On 7, namun saya selalu suka lagu-lagu yang dibawakan oleh Duta dan diciptakan oleh Eros. Entah kenapa lagu-lagu mereka selalu menghipnotis dengan syair yang dalam artinya. Bahkan, beberapa puisi saya terinspirasi dari lagu SO7 ini. Kenapa saya sebut bukan pengemar sejati, karena saya tidak pernah begitu mengebu-gebu ingin menonton secara langsung di setiap konser atau acara yang SO7 adakan. Beda dengan Kahitna yang saya ingin menonton secara langsung di segala konsernya. Memang music disesuaikan dengan selera masing-masing kan?


Kahitna mampu menyihir saya dengan lagu-lagu yang melankolis dan sangat mengena masalah jatuh cinta dan putus cinta, halah kayak ngerti aja sih apa itu cinta hahaha. Lagu favorite saya adalah Cantik dan Ngga Ngerti, selain kedua lagu tersebut masih banyak lagu-lagu yang bisa dijadikan sebagai bahan karaoke Bersama-sama teman sehati.

Beberapa hari lalu, harapan saya agar melihat langsung penampilan Kahitna dan Sheila On 7 pun terwujud dalam acara 5uper Group Concert Bersama dengan FWD. FWD adalah sebuah perusahaan asuransi yang telah terbukti memberikan perlindungan bagi siapapun tanpa terkecuali. Bebas bercita-cita apapun dan meriah apa yang telah dicita-citakan. Kelihatannya sangat mudah mendengar kata cita-cita namun setelah melakukannya maka banyak sekali hambatan yang sering terjadi sehingga membutuhkan perlindungan seperti kesehatan, olahraga, perjalanan, Pendidikan dan lainnya.


5uper Group Concert menampilkan 5 super group Indonesia dari beragam jaman mulai dari Good Bless sampai Sheila On 7. Disamping Kahitna, juga terdapat Krakatau dan Gigi. Tunjuk tangan siapa yang mengenal kelima group legend di Indonesia ini? Pastinya 3 dari 5 ini sudah sangat familiar di telinga, namun di era tahun 1980an, God Bless dan Krakatau merupakan hits maker dengan music yang terbilang unik yaitu rock dan pop. Sedangkan Gigi merupakan grup band seangkatan Dewa 19 dengan vokalis Armand Maulana yang beberapa waktu lalu mengeluarkan album solo.

Konsep konser kali ini memang berbeda, disaat masyarakat mengenal Virgoun, Payung Teduh, Hanin, Jazz dan lainnya, penikmat music disuguhkan Legend yang memiliki pengemar sangat loyal. Bahkan, sebetulnya di konser kali ini sebagai reunion untuk Krakatau. Siapa yang tak mengenal Indra Lesmana, Dwiki Darmawan dan Trie Utami sebagai orang tersohor di masanya. Walaupun kini profesi mereka masih di bidang music namun sangat vakum menelurkan album, bahkan masing-masing telah bersolo karir. Kini, Krakatau mengeluarkan album baru sebagai bentuk apresasi terhadap para pengemar yang masih bertahan dengan jenis musiknya yang melankolis dipadu dengan kekuatan vokal Trie Utami.


Konser dimulai lebih kurang jam 8 malam di Plennary Hall, Jakarta Convention Center. Dibuka dengan God Bless yang terkenal dengan lagu Rumah Kita yang telah dinyanyikan berulang kali oleh artis-artis ternama di Indonesia seperti Noah, Gesiha dan D’Massive.



Setelah God Bless, kini giliran Gigi sebagai penampil ke dua. Gaya Armand Maulana, Thomas Ramdhan, Dewa Bujana dan Gusti Hendy cukup memukau dengan lagu-lagu yang goove sekaligus melankolis membuat saya pun turut bersenandung. Lagu yang membuat saya terpukau tentu saja 11 Januari. Selain karena saya lahir di bulan Januari, tentu saja momen pada saat lagu itu booming sangat berarti. Momen apa ya? Mau tahu? Hmm its secret.


Penampilan selanjutnya adalah Krakatau. Vokal Trie Utami yang khas membuat saya mengingat Akademi Fantasi Indosiar, dimana Mba Iie, sapaan Trie Utami di AFI, menjadi Juri yang lumayan diperhitungkan. Kau Datang adalah salah satu lagu yang masih bisa saya nikmati Bersama beberapa teman yang ikutan bernyanyi sesekali.


Mario Ginanjar, Hedi Yunus dan Carlo Saba kemudian muncul dengan menyanyikan salah satu lagu Kahitna, yaitu Soulmate. Kemudian Cerita Cinta, Andai Dia Tahu, Cantik dan Mantan Terindah pun tak terlewatkan untuk dinyanyikan bahkan saya dan teman-teman pun berdendang bersama tanpa ada rasa malu lagi.



Penampilan paling ditunggu adalah Sheila On 7 yang mendapatkan giliran terakhir. Duta seperti biasa selalu atraktif dengan berjalan kearah penonton baik yang ada di depan dan samping kanan dan kiri. Saya menikmati satu per satu lagu yang dinyanyikan Duta tanpa mengetahui judulnya, namun saya mampu bernyanyi dan hafal setiap bait lagunya. Entah apa yang mengerakan badan ini sehingga saya pun berjoget tanpa malu-malu lagi. Untung saja lagu Lapang Dada dan Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan pun dinyanyikan tanpa terkecuali. Konser ini memukau dengan tata suara dan tata cahaya yang sangat bagus. Jujur saja ini merupakan konser terbesar yang penah saya tonton, sebelumnya saya hanya menonton langsung dengan penonton dibawah ratusan orang.



Terakhir, seluruh pendukung acara pun kemudian bernyanyi bersama tanpa terkecuali dari God Bless, Gigi, Krakatau, Kahitna dan Sheila On 7. Bersyukur sekali saya dapat menonton secara langsung penampilan 5 Super Group yang benar-benar kece.

Mau Trendy Dan Stylish? Inilah Tips Memilih Jaket Bomber Bagi Pria


Bergaya bagi pria itu memang bukan sebuah keharusan. Namun dibeberapa situasi, pria dituntut untuk stylish dan trendy lebih dari siapapun. Saya termasuk yang cuek masalah berpakaian dan hanya memilih jeans dan kaos oblong sebagai keseharian. Yes, memang fashion itu memilih apa yang nyaman dipakai dan sesuai dengan style kita. Kalau tidak nyaman dan membuat kepercayaan diri menurun, tinggalkan saja bergaya seperti itu. 

Break the style sesekali tidak membuat diri kita tidak nyaman, bahkan bisa jadi akan menjadi style berpakaian kita seterusnya. Memang sangat tricky memilih apa saja item pakaian yang cocok dengan gaya berpakaian kita. Menurut saya, Jaket adalah item yang sangat cocok dengan pria. Kenapa Jaket? Ya karena kegantengan pria akan bertambah beberapa kali lipat jika mengenakan jaket kulit atau jenis jaket lainnya. 


Nah, Jaket yang lumayan kekinian akhir-akhir ini adalah Jaket Bomber. Salah satu yang mempopulerkannya adalah Pak Presiden Jokowi pada saat berpidato beberapa waktu lalu. Kelihatannya, jaket ini memiliki kesan formal dan non formal sekaligus sehingga bisa membuat padu padan gaya pakaian semakin mudah. 

Mau tahu tips memilih Jaket Bomber agar terlihat Trendy dan Stylish? Ini dia beberapa tips jitu dari saya. 

Pilih Warna Sesuai Selera 


Warna jaket bomber ini bisa gelap ataupun terang, mulai dari hitam sampai putih. Namun, rata-rata pria sangat suka dengan warna yang 'kalem' seperti hitam, biru, coklat, dan warna lainnya. So, pilihlah sesuai selera warna apa saja yang menjadi kegemaranmu. Menurut saya, warna gelap sangat cocok dimodifikasi dengan pakaian apapun dan situasi apapun baik formal maupun non formal. Selain itu warna juga akan menambah kepercayaan diri sehingga terlihat nyaman dan sangat stylish.

Sesuai Ukuran 


Memilih jaket tentunya tidak seketat memilih celana karena bisa lebih besar beberapa ukuran dari seharusnya. Bahkan jaket jika terlalu ketat pun tidak bagus karena terlihat sangat menyiksa dan cenderung tidak bertahan lama apabila beberapa tahun kemudian bertambah berat badan. Jaket memiliki tingkat pemakaian yang sedang sehingga kadang bisa sampai beberapa tahun sehingga harus disiasati dengan membeli jaket yang lebih longgar satu atau dua ukuran.

Mix And Match 

Salah satu cara membuat jaket bomber ini long lasting adalah dengan memadupadankan dengan beragam pakaian. Bahkan, jaket bisa terkesan sangat formal apabila dipadu dengan kemeja panjang dan celana formal. Sedangkan dalam situasi santai bisa dipadukan dengan kaos dan jeans sehingga terkesan sangat fleksibel. 

Tambah Asesoris


Biasanya pria akan sangat tidak suka dengan asesoris tambahan karena terlalu ribet dan membutuhkan waktu lama untuk memilihnya. Namun, cobalah beberapa asesoris tambahan yang membuat style kamu tambah berkelas misalnya dengan menambahkan kaca mata dan jam tangan. 

Bisa juga menambah ikat pingang dengan warna gelap sehingga menambah penampilan tanpa harus minder. Topi juga bisa menambah kekecean selain untuk menghalangi cuaca yang panas. 


Eksperimen

Biasanya, pria sangat monoton dalam berpenampilan sehingga tampak tidak fresh. Sesekali cobalah warna jaket bomber yang terang dan warna-warni seperti hijau dan biru. Bisa juga memilih jaket dengan akses tulisan atau gambar yang menambah semangat menjalani hari-hari.

nah, itu dia beberapa tips dalam memilih jaket bomber. Oh iya jangan lupa untuk membeli jaket bomber murah di online shop kesayangan atau toko langganan ya. Biasanya yang murah pun kualitasnya sangat bagus, so pintar-pintar memilih jaket bomber ya. Good luck and always stylish. 

Blog: Perabotan Podcast

Hola! Banyak yang tanya memangnya podcast Suarane itu pakai alat apa saja sih? Oke, saya memang pernah bilang bahwa alat podcast terbaik itu adalah apa yang ada di tangan kita, dan itu saya sendiri sudah membuktikan. Namun sejak kerja di radio dan juga memulai podcasting, saya juga mencoba investasi beberapa alat, mulai dari yang paling sederhana sampai ke yang -agak- canggih, mulai dari ponsel sampai digital recorder, mulai dari software gratisan sampai berbayar. Bisa dilihat di video di bawah ini atau nonton langsung di Youtube. Enjoy!