Proshow Aplikasi Sunting Video Jadul Tapi Menarik Diulik


Proshow Aplikasi Sunting Video Jadul Tapi Menarik Diulik. Saya pernah menulis pos berjudul 1 Video, 3 Aplikasi. Tentang bagaimana cara saya menyunting video menggunakan Sony Movie  Studio Platinum sebagai rumah utama, tetapi masih menggunakan aplikasi lain sebagai pembantu. Aplikasi lainnya itu adalah Photoscape dan Proshow Producer (saya menulisnya Proshow saja). Photoscape untuk menyunting gambar, apabila video yang dikerjakan menyisipkan gambar, soalnya saya tidak fasih dengan Photoshop. Sedangkan Proshow untuk menyatukan gambar menjadi video, dengan template layer yang keren, banyak efek, serta banyak pilihan transisi. Tidak mudah memang untuk menghasilkan video yang, menurut saya, baik.

Baca Juga: Blog It! Pilihan Nge-blog Pakai Smartphone

Hari ini saya mau kembali mengingatkan kalian tentang Proshow. Kenapa? Karena, jarang saya mendengar orang bercerita tentang Proshow, padahal aplikasi yang satu ini cukup bagus dipakai apabila hendak membikin video slide gambar/foto. Proshow sering saya pakai apabila ada teman meminta bantuan membikin video slide foto-foto prewedding untuk ditampilkan saat acara resepsi.

Jadi, apa itu Proshow? Cekidot.

Proshow


Proshow (Producer) merupakan salah satu produksi Photodex. Antarmukanya rata-rata sama dengan aplikasi sunting foto/video pada umumnya. Sepanjang saya memakai Proshow, belum menemukan tingkat kerumitan yang terlalu tinggi, karena aplikasi ini dibikin untuk memudahkan penggunanya membikin video slide. Selain itu, pengguna juga bisa menambahkan musik/sound untuk memperindah video yang dibikin. 


Saya mengenal Proshow dari seorang teman yang sudah saya anggap adik sendiri, Akim Yuven. Dia bahkan menunjukkan pada saya video-video yang sudah pernah dibikin menggunakan Proshow. Tertarik, saya memasang Proshow di laptop, dan mulai menggunakannya sampai dengan saat ini.

Mengulik Cara Kerja Proshow


Saat membuka Proshow, biasanya pengguna akan disuruh menambah gambar - musik - template terlebih dahulu, tapi semua itu bisa dibatalkan dan akan nampak antarmuka seperti gambar berikut ini:


Ada empat kotak dialog utama pada antarmukanya. Bagian folder gambar/video, bagian isi folder (di bawahnya folder), bagian tampilan (di sampingnya folder), dan paling bawah time line-nya yaitu time line gambar/video dan musik. Pada gambar di atas saya mengeklik folder Geng Pharmantara, dengan foto-foto kegiatannya keluarga kami, salah satu yang saya klik adalah keponakan: Rama - Indri - Syiva. Bisa dilihat di atas ya. Cukup jelas.


Lingkar merah adalah foto yang hendak dibikin slide, di atas ada empat foto, sedangkan lingkar kuning adalah transisi. Apabila pengguna hendak menyunting foto agar terlihat bergerak dengan berbagai slide keren, cukup klik dua kali pada foto dimaksud, maka akan terbuka kotak dialog pilihan gaya slide yang begitu banyak.


Di sinilah pengguna bekerja. Ada pilihan slide, layers, effects, caption, dan sounds. Silahkan pilih slide pada bagian kiri, dan silahkan disunting pada bagian kanan. Hebatnya, pilihan slide ini beragam, karena ada slide dengan satu layer, dua layer, bahkan sembilan layer. Sehingga pengguna bisa membikin satu slide dengan banyak foto, atau satu slide dengan satu foto. Pengaturan lainnya adalah efek bergeraknya (hitungan x - y panning, dan lain sebagainya).



Apabila pengguna mengeklik transisi, lingkar kuning seperti gambar sebelumnya di atas, maka akan keluar kotak dialog transisi. Proshow kaya akan transisi, beda jauh sama Sony Movie Studio Platinum yang terbatas transisinya sehingga harus memakai transisi pihak lain. Kelompok transisi bisa kalian lihat pada gambar di atas, ada blocks, patterns, themed, wipes, dan lain-lain. Inilah yang membikin saya menyukai Proshow. Transisinya kaya raya!

Baca Juga: Filmora Aplikasi Sunting Video Android yang Juga Mengasyikan

Foto sudah oke, transisi oke, sampai pada musik pun oke (saya jarang pakai musik di sini), maka pengguna tinggal menyimpan hasil suntingannya. 




Create output, dan pilih video file. Silahkan disimpan. Selesai. Jangan kuatir dengan kualitas. Sudah HD kok. Hehe. Meskipun sekarang zamannya 4K tapi HD masih jadi pilihan.

'Rumah Besar' Sunting Video


Rumah besar sunting video saya adalah Sony Movie Studio Platinum. Saya memakai yang versi 13. Jadi, biasanya saya menyiapkan dulu elemen-elemen pembantu yang sudah dikerjakan di Proshow dan di Photoscape, lantas menyatukan semuanya di Sony Movie Studio Platinum. 


Gambar di atas, adalah gambar time line kerjaan sunting video di Sony Movie Studio Platinum 13. Bisalah kalian bayangkan betapa pusingnya otak saya menyatukan semua keperluan sebuah video. Berbeda dengan video dokumenter yang keseluruhannya terdiri atas video/gambar bergerak. Kalau foto, itu kita harus bisa menyesuaikan frame, menyesuaikan warna dan kecerahan, hingga durasi foto itu sendiri. Yang biasa sunting video pasti tahulah. Hehe.

Makanya, kalau biaya videografer agak mahal itu bukan saja karena kamera yang dipakai mahal, tetapi biaya menyunting yang mahal. Kalian bisalah tahu tentang ongkos listrik, ongkos kopi, ongkos cemilan (ini utama hahaha), sampai ongkos obat sakit pinggang kalau terlalu lama duduk di kursi pelototin layar laptop. Sampai sekarang saya masih mengandalkan Acer, belum punya rencana membeli komputer, rakitan, khusus untuk keperluan bekerja sunting video.

Baca Juga: Shapire OFX

Jadi itulah cara kerja Proshow yang masih asyik dipakai sampai sekarang. Tidak semua saya jelaskan, tidak sampai detail, karena feel dan sense itu harus dari penggunanya sendiri. Percayalah, ketika kalian sudah menggunakan suatu aplikasi sunting video, kalian bakal punya feel dan sense sendiri ketika proses kreatif berjalan. Semua itu sudah saya rasakan dan alami. Sayangnya, saya bukan Youtuber yang super aktif. Saya tidak pernah serius menjadi Youtuber, kalau untuk senang-senang, bolehlah. Haha.

Bagaimana dengan kalian? Pernahkah memakai Proshow?

#SelasaTekno



Cheers.

Semua Anak Indonesia Harus Menonton Upin Ipin (Bahagian 2)

Gambar diambil dari sini.

Semua Anak Indonesia Harus Menonton Upin Ipin (Bahagian 2). Sebelumnya, kalian harus baca terlebih dahulu pos Senin lalu yaitu Semua Anak Indonesia Harus Menonton Upin Ipin (Bahagian 1). Supaya apa? Supaya tahu donk. Hehe. Padahal, siapa sih yang tidak tahu Upin Ipin? Semua orang pasti tahu. Senin ini, di tengah perasaan bahagia karena pagi-pagi sudah di-video call sama Salep Hitam yang justru tidak suka Upin Ipin, saya mau melanjutkan pos penting yang satu ini. Karena, sejak Senin kemarin kalian pasti bertanya-tanya mengapa saya menulis pos tentang Upin Ipin. Kalau tidak ada yang bertanya-tanya pun, tidak masalah, haha.

Baca Juga: Kisah Dari Rumah Baca Sao Moko Modhe di Desa Ngegedhawe

Pada pos lalu sudah banyak yang kalian tahu, mulai dari karakter sampai kebiasaan dan ciri khas yang melekat setiap karakter di dalam Upin Ipin. Tapi intinya ada pada pos hari ini. Mengapa semua anak Indonesia harus menonton Upin Ipin? Yuk ... cekidot.

Upin Ipin Mengajarkan Toleransi


Dari banyak poin penting yang saya catat dari Upin Ipin, inilah poin paling utama yang menginspirasi saya menulis pos tentang serial kartun asal Negeri Jiran. Toleransi. Toleransi yang seharusnya dipegang teguh oleh masyarakat Indonesia.

Malaysia adalah Melayu. Meskipun bukan negara Islam tapi Malaysia identik dengan Islam. Bahkan, awal Upin Ipin dibikin pun demi untuk kepentingan Bulan Ramadhan, demi menanamkan semangat dan nilai-nilai positif Bulan Ramadhan kepada anak-anak. Hebatnya, pembikin Upin Ipin ini tidak idealis dengan ke-Islam-an saja. Penduduk Malaysia itu beragam. Bangsa Melayu menjadi bagian terbesar tetapi ada pula Ras Tionghoa Malaysia dan India Malaysia. Oleh karena itu ada karakter seperti Mei Mei dan Uncle Ah Tong yang tentunya kita tahu mereka sangat Cina. Ada pula Uncle Mutu dan keluarga Jarjit Singh yang sangat India.

Nilai toleransi yang diajarkan dalam serial Upin Ipin itu sederhana. Contohnya, saat ada anak-anak Muslim yang hendak batal puasa karena kelelahan bermain di lapangan, Mei Mei dengan gaya khasnya bakal bilang: tak boleh, nanti kamu punya Tuhan marah. Contoh lain saat Hari Raya Idul Fitri, teman-teman biasa diajak makan di rumah Upin Ipin. Ini pun berlaku ketika Mei Mei merayakan Tahun Baru Cina. Banyak penjelasan tentang kebiasaan dan kepercayaan Orang Cina. Upin Ipin dan teman-temannya pun tahu bahwa sapi merupakan hewan yang sangat suci bagi Orang India (Uncle Mutu dan keluarga Jarjit Singh). Jadi ingat Seppy. Hehe.

Ajaran tentang toleransi yang sederhana itu yang membikin saya menulis pos ini. Bagaimana dengan Indonesia yang punya begitu banyak suku serta banyak agama? Sudah seharusnya toleransi hidup lebih kental di negara kita bukan? Tapi kenapa tontonan tentang intoleran di televisi juga banyak datang dari negara kita? Sampai-sampai ada kaum ini lah, ada kaum itulah, ada kelompok inilah, ada kelompok itulah. Padahal, perbedaan yang tumbuh di Indonesia ini banyak, semakin banyak perbedaan seharusnya toleransi juga semakin tinggi.

Upin Ipin Mengajarkan Tentang Kebaikan


Toleransi dan kebaikan, tentu. Kebaikan ini datang dari semua karakter dalam Upin Ipin. Opah yang bijak, misalnya, selalu memberikan petuah berharga dalam setiap sendi kehidupan.Meskipun garang, Kak Ross sangat sayang pada adik-adiknya. Lihat saja Mail, segala sesuatu selalu diperhitungkan, tetapi dia tidak pelit ketika Upin dan Ipin membantunya berjualan ayam goreng di pasar. Tuk Dalang pun lebih lagi. Apabila musim rambutan, anak-anak boleh menikmati rambutan ... secara percuma. Belum lagi kebun duriannya. Tuk Dalang selalu saja bisa menraktir ABCD untuk Upin Ipin dan teman-teman. Belum lagi soal ajaran berkebun, memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran kebutuhan makan sehari-hari.

Tidak berhenti sampai di situ. Kebaikan hidup yang diajarkan di dalam Upin Ipin juga datang dari permainan. Meskipun anak-anak itu tidak menutup mata dari permainan canggih semacam mobil remote control, tapi justru yang paling sering terekspos adalah permainan tradisional anak-anak di Kampung Durian Runtuh! Ada layangan, ada petak umpet, ada gundu, ada pula saat mereka harus menggantikan kelompok rebana di suatu acara pernikahan.

Kebaikan lain yang juga tak kalah seru adalah pesan-pesan sponsor. Seperti minum susu bagus untuk kesehatan, masalah mata, imunisasi, hingga rasuah alias suap. Bagaimana KPK-nya Malaysia bekerja itu dijelaskan dengan sangat sederhana kepada anak-anak, serta macam-macam rasuah dimana rasuah tak hanya uang tapi juga dalam bentuk barang ... termasuk ayam goreng. Hahaha. Ini kan bagus! Pelajaran demi pelajaran, kebaikan demi kebaikan, terus ada dan tersaji dalam serial Upin Ipin. Serial yang menurut orang lain sepele, tapi menurut saya sangat berharga.

⇜⇝

Poin-poin penting yang bisa dipetik dari serial kartun Upin Ipin di atas saya tulis dengan sungguh-sungguh. Bukan supaya kalian juga menonton Upin Ipin, melainkan supaya kalian juga tahu bahwa pelajaran berharga bisa kita dapatkan dari mana saja, termasuk dari menonton serial kartun yang konon katanya khusus untuk anak-anak.

Baca juga: Memang Betul Orang Bilang Tanah Kita Tanah Surga

Bagaimana dengan kalian?

Suka Upin Ipin juga?

Apa hikmah yang kalian petik dari serial kartu yang diproduksi Les' Copaque, Malaysia itu? Bagi tahu yuk di komen!

#SeninCerita



Cheers.

Nyaman berkereta dari Semarang ke Surabaya

Nyaman berkereta dari Semarang ke Surabaya
Pramugari Kereta Api | Foto Jurnal Media Indonesia
Berbagai tujuan daerah di pulau Jawa sudah aku tempuh menggunakan kereta api. Apalagi dengan perubahan wajah kereta api seperti sekarang ini. Dari kelas ekonomi hingga eksekutif tidak ada gap yang terlalu jauh. Semua rangkaian kereta sudah menggunakan pendingin udara (AC) dan jumlah penumpangnya pun sesuai dengan jumlah kursi yang tersedia, sehingga tidak ada penumpang yang berdiri

Semua yang ada sudah sangat jauh berbeda jika kita bandingkan dengan wajah kereta api masa lalu. Maka tak heran, jika sekarang kereta api menjadi salah satu wahana transportasi yang populer dan menjadi favorit karena fasilitas dan layanannya. Meskipun sudah beberapa tahun berlalu, layanan dan fasilitas kereta api baik di stasiun maupun di dalam rangkaian tidak berkurang, justru terus meningkat. Seperti yang aku rasakan beberapa waktu lalu ketika aku bepergian dari Semarang ke Surabaya. 

Bepergian naik kereta saat ini sudah tidak perlu khawatir macam-macam, sekalipun jarak tempuh menggunakan kereta lebih lama, tapi aku merasa lebih aman dan nyaman dibandingkan naik pesawat terbang. Mungkin karena takut ketinggian atau mungkin juga karena sudah terbiasa setiap hari menggunakan moda transportasi KRL. Selain itu, alasan berhematlah menjadi alasan utama, karena tiket kereta lebih murah dibandingkan tiket pesawatCoba pastikan harga tiket kereta Semarang Surabaya, harganya jelas masih lebih terjangkau daripada harga tiket pesawat.

Meski aku memilih kelas ekonomi menggunakan KA Ambarawa Ekspres namun fasilitasnya serasa berada di kereta eksekutif. Betapa tidak, meski menggunakan kursi ekonomi, tetapi bisa diubah sendiri sandaran kursinya, layaknya kursi kereta eksekutif. Setidaknya, fasilitas ini membuatku nyaman menempuh perjalanan sekitar 4 jam lebih dari stasiun Semarang Poncol menuju stasiun Pasar Turi Surabaya. FYI, perjalanan dari Semarang (Poncol) hingga ke Surabaya (Pasar Turi), KA Ambarawa Ekspres akan berhenti di 8 (delapan) stasiun, yaitu Semarang Tawang, Ngrombo, Kradenan, Randublatung, Cepu, Bojonegoro, Babat, dan Lamongan.

Sejuknya udara di dalam rangkaian juga semakin menambah kenyamanan dalam melakukan berbagai aktivitas di dalam kereta. Sudah gitu, masing-masing kursi juga dilengkapi dengan colokan listrik yang umumnya digunakan untuk men-charge hp. Jadi, enggak perlu panik ketika baterai hp mulai kehabisan daya. 
Nyaman berkereta dari Semarang ke Surabaya
Charger dalam gerbong kereta | Foto: indoinspector.blogspot.com
Layanan kereta juga tidak sampai di situ sebatas fasilitas rangkaian saja, namun layanan dari para crew yang patut diacungkan jempol. Ketika aku melihat AC di atasku bocor sedikit, aku segera laporkan ke petugas yang lewat. Tak lama kemudian, petugas datang menghampiri dan langsung melakukan perbaikan. Taarrraaa.....AC ku kembali normal dan akupun kembali duduk dengan nyaman. 

Kebersihan di dalam rangkaian dan khususnya di dalam toilet selalu terjaga dengan baik. Air selalu mengalir dari keran yang tersedia, dilengkapi dengan hand wash dan tissue. Closed-nya pun dilengkapi dengan tombol flush, jadi tidak meninggalkan jejak bau yang tak sedap. Dulu...aku selalu menahan buang air kecil jika bepergian menggunakan kereta, tapi sekarang tidak lagi.

Jika perut keroncongan pun, kita tinggal memesan makanan/minuman melalui crew. Berbagai pilihan menu tersedia dan tinggal pilih. Meskipun harganya lebih tinggi dibandingkan harga di warung, tapi cukup worth it-lah dengan layanan yang didapat.

Meskipun masing-masing kelas (ekonomi, bisnis, eksekutif) ada nilai tambah dalam hal layanan, namun layanan standar yang diberikan memang jauh lebih manusiawi dibandingkan dulu. Tak ada lagi, penumpang yang berdiri, tak ada lagi WC jorok, tak ada lagi kereta yang jendelanya terbuka, tak ada lagi kereta yang berbau apek, pesing dan lain-lain. Maka tak heran jika kereta menjadi idola masyarakat sekarang. Dengan  semua fasilitas dan layanan yang ada di kereta Ambarawa Ekspres ini menjadikan penumpangnya nyaman senyaman di rumah sendiri.


Karya Mereka Terlalu Eksklusif Untuk Tayang di Televisi


Karya Mereka Terlalu Eksklusif Untuk Tayang di Televisi. Ini adalah pendapat saya pribadi. Mungkin karena televisi sudah terkontaminasi dengan program-program rendah kualitas, pun tingkah polah orang-orang yang bikin masyarakat cerdas mengerut kening, sehingga saya sangat menyayangkan apabila karya-karya dari band/kelompok musik ini tayang di televisi. Biarkan mereka diburu oleh siapapun di Youtube. Mereka begitu mempesona, menghadirkan musik dan lirik, yang seakan-akan berasal dari dunia lain.

Baca Juga: Kastau Kastau Yang Ko Mau Jang Sengaja Putar Jauh

Siapakah mereka?

Mari kita cek.

1. Amigdala


Beberapa minggu terakhir saya mulai rajin menonton video milik Amigdala yang tayang di Youtube. Menurut Wikipedia, Amigdala berasal dari bahasa latin amygdalae (bahasa Yunani αμυγδαλή, amygdalē, almond, 'amandel') adalah sekelompok saraf yang berbentuk kacang almond. Pada otak vertebrata terletak pada bagian medial temporal lobe, secara anatomi amigdala dianggap sebagai bagian dari basal ganglia. Amigdala dipercayai merupakan bagian otak yang berperan dalam melakukan pengolahan dan ingatan terhadap reaksi emosi. Oleh karenanya amigdala juga merupakan bagian dari sistem limbik yang dipelajari pada ilmu neurosains kognitif.

Sumber Gambar: Djarumcoklat.

Mungkin itu sebabnya mereka mengambil nama Amigdala karena musik dan lirik mereka sangat menghipnotis amigdala manusia. Yang jelas, dari Djarumcoklat tertera keterangan berikut: Amigdala merupakan sebuah unit band indie folk asal kota Bandung yang dibentuk pada Desember 2016 silam. Dalam struktur bahasa, amigdala merupakan satu bagian yang terdapat di otak dan berfungsi atas peluapan emosi. Mungkin, berangkat dari definisi itulah grup ini pun membuat materinya dengan diwarnai emosi yang kentara. Amigdala sendiri diperkuat dengan formasi Andari (vokal), Isa (gitar & vokal), Iqbal (bass), dan Junet (drum).

2. Banda Neira


Yang satu ini sudah lama saya tahu, dengan dua personil Rara Sekar dan Ananda Badudu. Meskipun sudah bubar namun karya-karya mereka masih bisa dinikmati dengan sungguh di Youtube. Kalian harus mendengarkan karya-karya mereka, terutama saat sedang jatuh. Musik mereka lembut tapi liriknya menguatkan.

Sumber gambar: Tumblr.

Saat menulis ini pun saya sambil mendengarkan Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti. Lagu yang menenangkan sekaligus menguatkan jiwa siapapun yang patah, hancur, terkoyak.

3. Payung Teduh


Siapa yang tidak kenal mereka? Rasa-rasanya Akad merupakan master piece yang terus didengarkan hingga detik ini. Informasi dari Wikipedia: Payung Teduh merupakan Band alternatif Indonesia beraliran fusi antara folk, keroncong dan jazz. Payung Teduh terbentuk pada akhir 2007 dengan formasi awal Is (vokalis) dan Comi (kontra bass). 


Pada tahun 2008, Payung Teduh mengajak Cito untuk bergabung bersama sebagai drummer lalu mengajak Ivan sebagai pemain gitarlele dan pemain terompet pada tahun 2010. Angin Pujaan Hujan ialah lagu pertama yang memunculkan warna mereka sendiri. Seiring berjalannya waktu tercipta pula lagu-lagu lainnya seperti Kucari Kamu, Amy, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan, juga termasuk karya-karya dari pementasan teater bersama Catur Ari Wibowo seperti Resah, Cerita tentang Gunung dan Laut, serta karya Amalia Puri yang berjudul Tidurlah dan Malam. Pada akhirnya Payung Teduh memutuskan untuk membuat album indie pertamanya yang dirilis di penghujung 2010.Pada akhir tahun 2017 Mohammad Istiqamah Djamad memutuskan untuk keluar dari Payung Teduh karena dirinya sudah merasa tidak lagi sejalan dengan band.

⇜⇝

Karya ketiga band/kelompok musik di atas sungguh fenomenal. Dalam lagu Tuhan Sebut Sia-Sia, Amigdala mengukir makna paling dalam dalam perasaan saya.

Amigdala, Tuhan Sebut Sia-Sia

Aku dingin.
Dan kau makin semarak menuang cuka di atas luka
Aku mendakimu jauh sampai patah kaki
Sedang kau mati suri berdendang sendiri
Aku mendakimu jauh sampai patah kaki
Sedang kau mati suri berdendang sendiri

Sejak itu Tuhan sebut kita sia-sia
Sejak itu Tuhan sebut kita sia-sia
Sejak itu Tuhan sebut kita sia-sia
Sejak itu Tuhan sebut kita sia-sia

Untuk semua orang, yang pernah tersia-siakan, meskipun telah berjuang hingga patah kaki. Tuhan sebut kita semua sia-sia. Ini karya Amigdala.

Tetapi seperti kata (karya) Banda Neira:

Jatuh dan tersungkur di tanah aku
Berselimut debu sekujur tubuhku
Panas dan menyengat
Rebah dan berkarat

Yang, yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang hancur lebur akan terobati
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh yang hilang berganti

Life is f*cking good!

Baca Juga: Segudang Tanda Tanya Setelah Menonton Shutter Island

Jangan terkecoh sama kelembutan musiknya karena liriknya menguatkan sekaligus SANGAR! Musisi-musisi jenius yang pandai memilih diksi serta merangkai kata. Mereka ini bukan sekadar musisi, tapi sekaligus penyair. Dan ya, Karya Mereka Terlalu Eksklusif Untuk Tayang di Televisi.

Di akhir minggu yang baik ini, mari dengarkan karya-karya eksklusif mereka.

#SabtuReview



Cheers.

Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Keluarga (Rumah Tangga) Dengan Gaji Kecil


Money can buy everything but not your happiness. Kadang saya mikir apa betul uang itu bisa membeli semuanya namun tidak kebahagiaan. Setelah berjalannya usia dan banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi, maka saya bisa katakan kalau melalui uanglah kita bisa bahagia, asalkan tidak terlena dan menjadikan uang itu segalanya (tumben banget kata-katanya pas gitu hahaha). Nah, kalau kamu selama ini bagaimana, apakah bahagia dengan uang yang banyak atau malah sebaliknya? Kalau saya mah pengennya uang banyak dan bahagia karena bisa keliling dunia (Amiiin).

Setelah liburan Lebaran kemarin, saya menyempatkan diri untuk traveling di sekitar Jawa Tengah seperti Lasem dan Blora serta Semarang. Tak lupa setelah itu saya kembali ke Kampung Halaman saya di Pemalang, ini kali kedua setelah Lebaran pun saya menyempatkan mudik sebelumnya. Pada saat di Pemalang, saya perhatikan bagaimana kehidupan rumah tangga adik saya, terutama dalam soal keuangan. Walaupun tidak secara langsung atau spesifik mengenai jumlah uang, namun adik saya selalu menjelaskan bahwa hidup di kampung halaman seperti di Pemalang ini adalah pilihan yang tepat karena lebih hemat.

"Man, kowe anggere gelem bise nang Pemalang bae. Loweh murah mangane."

Adik saya menjelaskan dalam bahasa ngapak yang memiliki arti bahwa kehidupan di Pemalang itu lebih murah dan menawarkan kepada saya untuk menetap di Pemalang. Maklum saya sudah merantau ke Semarang pada tahun 2002 dan kemudian menetap di Jakarta dari tahun 2007. Sangat wajar kalau saya sudah terbiasa dengan kehidupan dinamis Jakarta walaupun macet dimana-mana. 

"Emoh ah, aku wis nyaman nang Jakarta."

Intinya saya menolak ajakan tersebut karena saya telah nyaman di Jakarta. 


Saya berusaha untuk membatasi percakapan mengenai keuangan adik saya, maklum biasanya soal uang dan hal yang berkaitan dengan tersebut membuat timbul masalah baru. Saya malah menjadi persoalan seperti cerminan saya kedepannya, karena saya belum memasuki jenjang pernikahan, namun saya memiliki banyak rambu-rambu. Saya belajar banyak hal dari adik saya dalam hal berhemat dan menyisihkan pendapatan untuk menabung serta pendidikan anak kedepannya. 

"Aku saiki ye nabung,nggo jege-jege."

Adik saya selalu mengatakan harus menyisihkan dan menabung karena dia ingin memberikan wawasan bagaimana cara mengatur keuangan pada keluarga, apalagi keluarga tersebut masih dalam tahap relatif baru dan belum mendapatkan gaji yang besar. 

Bila gaji kecil, bisakah mengatur keuangan layaknya orang kaya yang sering keluar negeri dan punya bisnis di mana-mana?


Karena saya belum memasuki jenjang pernikahan, maka saya selalu mencatat hal-hal penting yang saya rangkum dalam Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Keluarga Terutama Untuk Gaji Kecil.

Rencanakan Belanja Bulanan dengan Matang

Setelah saya menerapkan untuk mencatat seluruh pengeluaran terutama Belanja Bulanan, saya merasakan bahwa saya bisa lebih berhemat karena membeli barang sesuai dengan kebutuhan. Kadang kalau di supermarket, kita sering sekali membeli yang tidak ada di list, dan itu membuat budget belanja membengkak.

Membeli Barang yang Masih Layak

Kadang kala kita gengsi untuk membeli barang second yang masih bagus dan layak digunakan, padahal dengan membelinya kita dapat menghemat budget pengeluaran sampai 75 persen. Barang layak pakai atau second biasanya memiliki harga jauh-jauh lebih murah sehingga bisa dialokasikan untuk lainnya.

Kontrol Kartu Kredit 

Karena merasa tidak membayar saat itu juga, biasanya terlena dengan kemudahan yang diberikan oleh kartu kredit. Maka mulai saat ini, kontrol pemakaian kartu kredit dengan membatasi limit diri sendiri sehingga tidak berbunga dan mengalami keterlambatan pada saat membayarnya. 


Kurangi Kebiasaan Makan di Luar

Walaupun makan di restoran itu menjadi sebuah gaya hidup yang nyaman, namun kita bisa menguranginya dengan masak di rumah. Tidak bisa masak? Dengan tutorial yang tersedia, kamu bisa jadi koki dadakan dan menyenangkan pasangan dengan kejutan masakan yang enak. Selain melatih hobi memasak, juga dapat menghemat. 

Gunakan Kupon Diskon atau Promo

Jangan lupa untuk menggunakan atau memanfaatkan diskon yang terjadi menjelang hari-hari libur nasional. Diskon akan memberikan penghematan sekitar 50-75 persen sehingga akan menghemat pengeluaran. 

Mulai Memproteksi Diri Dengan Asuransi Jiwa

Kenapa sih harus memproteksi diri dengan asuransi jiwa? Jawabannya adalah karena riwayat penyakit keluarga saya yang memiliki penyakit tidak menular sehingga dibutuhkan proteksi sejak dini. Pada saat nanti membutuhkan biaya rumah sakit yang tidak murah serta naik, maka kita telah terproteksi dengan asuransi tersebut.

Resiko penyakit tidak menular yang sangat tinggi menyebabkan resiko kematian. Jangan sampai pada saat kehilangan, tak hanya kehilangan orang tersayang tapi juga kehilangan segalanya karena tidak memiliki bekal yang cukup untuk keluarga. Penting banget untuk menyiapkan segalanya dengan asuransi jiwa yang membuat kita tenang apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. 

Sebagai keluarga baru hanya suami dan istri, maka ini saatnya mengungkapkan kejutan manis untuk pasangan masing-masing dengan mulai menjaga aset keluarga sekarang juga, jangan ditunda karena merasakan bahwa asuransi tersebut sangatlah mahal.  

Kan asuransi itu mahal banget loh? Kata siapa mahal? Kamu belum tahu kalau saat ini ada Asuransi Jiwa Fleksible. Asuransi Jiwa itu sama sekali berbeda dengan asuransi lain karena menanggung kerugian secara finansial akibat kematian anggota keluarga. Asuransi ini sangat terjangkau untuk pasangan muda dengan harga premi asuransi pertahun hanya sebesar Rp 272.100 saja loh. Wow itu beneran cuman segitu? 


Yes, inilah Flexi Life yang saya temukan dari teman yang merekomendasikan kepada saya tentang pentingnya sebuah asuransi Jiwa. Flexi Life dari Astra Life, sebuah asuransi jiwa murni yang dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri dan memiliki kelebihan berupa: Perlindungannya bisa dipilih sendiri hingga nilainya 5 Miliar. Terlebih proses belinya sangat mudah karena tidak perlu medical check up dan sepenuhnya online di ilovelife.co.id.

Cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. Misalnya, orang usia muda biasanya memiliki risiko yang lebih kecil dibanding dengan orang berusia tua. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. Polis bisa otomatis diperpanjang hingga usia 85 tahun.

Dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, misalnya bulan ini bayar Rp 500.000/bulan namun karena bulan depan harus renovasi kamar mandi,  pembayaran premi bisa diturunkan menjadi Rp 200.000. Pembayaran premi dapat dilakukan sesuai dengan pilihan kita, mulai dari bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan, hingga tahunan.



Dengan  Asuransi Jiwa Flexibel ini kita bisa mendapatkan benefit sesuai dengan uang pertanggungan yang akan diinginkan nanti. Nah, bagi yang ingin mendaftarkannya, caranya cukup mudah tinggal akses ke website https://ilovelife.co.id/ dan buka halaman awal dan liha lebih detail. Pada halaman kedua terdapat 'Satu Polis Seumur Hidup" kemudian klik 'Cek Sekarang', Dan mulai mengisi data-data yang dibutuhkan. Saat pengisian biodata yang dibutuhkan itu sangat cepat dan tidak seperti yang dibayangkan lamanya.

Setelah mengisi biodata seperti nama, tanggal lahir dan lainnya, lalu tentukan uang pertanggungan yang diinginkan misalnya 50 juta Rupiah, setelah itu maka kita dihadapkan dengan pilihan pembayaran premi seperti tiap bulan atau tiap tahun. Pilihlah sesuai dengan kemampuan finansial, lebih disarankan setiap bulan.

Untuk memenuhi kebutuhan ngopi setiap bulan saja setelah dihitung-hitung lebih dari 700 ribu, sedangkan premi asuransi ini hanya sebesar 200 ribuan saja per tahun tapi dapat membuat hidup lebih nikmat dengan mengkonsumsi kopi bikinan sendiri di rumah. 

Kemudian, pada proses akhir maka akan terdapat beberapa penawaran pembayaran, jika ingin mendapatkan bonus maka bisa masukan referral code BLOGSALMAN3 ya.

Nah, itu dia pengalaman menyenangkan melakukan proteksi diri dengan menggunakan Asuransi Astra Life yang melindungi sesuai dengan kemampuan keuangan dan bisa diatur pilihan uang pertanggungannya. 

Kalau bukan sekarang, kapan lagi untuk memproteksi diri kita.

Cerita Air Dari Hulu Ke Hilir Bersama Jelajah Alam AQUA



Suhu panas itu menguapkan keringat yang membasahi kepala saya. Memang saya bisa dibilang manusia yang penuh dengan keringat walau hanya berjalan sebentar saja dari kosan ke ujung gang. Jakarta memang akhir ini memang sangat panas, apalagi daerah lain pun bernasib sama, seperti rumah saya di Pemalang. 

"Daerah Jawa Tengah katanya kekeringan loh."

Saya terperanjak mendengarkan teman saya mengucapkan tempat saya di besarkan.

"Daerah mana saja?"

"Katanya sih hampir sebagian loh."

"Mana aja sih?"

Teman saya pun tak tahu menahu, mungkin ia pun hanya mendengar dari berita di televisi tanpa melihat detailnya.

"Fan, jarene kekeringan?"

"Ora kok."

Saya langsung menanyakan kondisi kampung halaman saya sekali lagi untuk memastikan apakah kekeringan atau tidak, dan syukurlah Pemalang dalam kondisi tak kekeringan.


Kekeringan, kata itu sering menjadi momok bagi saya. Bukan karena saya takut kehabisan air untuk mandi ataupun air bersih, namun saya lebih takut dampak yang ditimbulkan nantinya. Bayangkan saja, jika air yang semula mengalir dari hulu ke hilir itu tiba-tiba saja kering tanpa sebab. Bukan hanya tumbuhan dan hewan saja yang merasakan dampaknya, melainkan kita yang tinggal disekitarnyalah yang sangat menderita. Mungkin tidak terjadi sekarang, namun kita tidak tahu 5, 10 atau bahkan 20 tahun kedepan apa yang terjadi dengan jumlah air didunia ini. Ketakutan ini saya harapankan tidak terjadi apalagi pada anak dan cucu kita nantinya. 

Sembari membayangkan apa yang terjadi, ternyata pesawat yang saya naiki telah melintas pegunungan Sindoro Sumbing. Artinya sebentar lagi kami tiba di Solo dalam rangka Jelajah Alam AQUA. Semoga pertanyaan saya selama ini tentang kekeringan dan air pun bisa terjawab secara tuntas.






Salah satu motivasi saya mengikuti Jelajah Alam bersama AQUA Danone adalah untuk menjawab beberapa pertanyaan yang ada di kepala, salah satunya adalah seberapa besar peran AQUA dalam membantu masyarakat dalam mengatasi kekeringan dan masalah air. Sedangkan kita tahu bahwa AQUA pun merupakan usaha yang bergerak dalam pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat. 

Saya di sambut oleh beberapa pimpinan AQUA baik di pusat maupun di Klaten. Pak Arief Mujahidin, sebagai perwakilan dari pusat mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membuka mata banyak orang mengenai bagaimana peran besar yang dilakukan oleh AQUA DANONE yaitu mulai dari mengedukasi masyarakat sehingga mampu mengatasi beragam permasalahan yang terjadi di daerah seperti Klaten. Selain itu, kualitas serta peningkatan pelayanan pun terus dilakukan sebagai suatu langkah menuju pencapaian yang ramah lingkungan. 


Penasaran kan dengan bagaimana cara AQUA menjaga kualitas produknya? Saya pun berkesempatan mengunjungi proses produksi dari mulai awal sampai akhir berupa kemasan karton yang sering kita jumpai jika membeli satu kardus penuh air minum kemasan. 

Matahari mulai memuncak, itu tandanya kami harus segera ke arah puncak bukit yang dinamakan Gumuk Mundu. Seberapa indah bukit yang akan kita datangi? Saya juga sangat penasaran. Namun, sebelum mengunjungi bukit, kami mendatangi pengembangan bunga krisan.




Krisan adalah salah satu komoditas yang bisa dikembangkan mulai dari pembibitan, penanaman, dan perawatan. Salah satu alasan mengapa bunga krisan ini dikembangkan adalah potensi ekonomi dan juga bisa mengatasi lahan kosong yang berpotensi mengalami kekeringan di daerah hulu. Selain itu, krisan pun dapat dipanen dalam waktu relatif singkat sekitar 3 bulan sehingga bisa digantikan dengan tanaman lain seperti bunga krisan yang memiliki nilai ekonomis.



"Ini daun jati ya?"

Saya mencoba menebak daun apakah yang menjadi alas kami makan siang itu di Gumuk Mundu. Perjuangan sebelumnya, kami harus berjalan menanjak dengan tanjakan dan kecuraman yang semakin menjadi ketika kita melihat dari sisi pingir. 

Dan, perjuangan menaiki bukit itu pun terbayar dengan makanan yang sangat enak. Mulai dari ayam goreng, ikan asin, tahu, tempe dan sambal, dan ternyata alas yang kami adalah daun yang guratannya mirip namun masih bisa didapatkan disekitar bukit ini. 

Bukit ini pun membuka mata saya, bahwa bukan hanya tugas beberapa pihak saja untuk menjaga alam perbukitan sebagai salah satu sumber mata air. Mungkin apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai dalam waktu yang cukup lama, puluhan tahun berikutnya yang tidak dapat menikmati air yang melimpah saat ini.







Setelah itu kami mengunjungi pemanfaatan biogas dari kotoran sapi yang mampu menerangi rumah serta dapat dijadikan bahan bakar untuk memasak kebutuhan sehari-hari. Selain itu, produk lainnya pun dihasilkan dari peternakan sapi yaitu permen dan susu sapi segar. 






Teh Telang, Beras Sehat, Pestisida Nabati merupakan produk pertanian dari Desa Polanharjo yang mampu menggerakan masyarakat sekitar sehingga mampu memanfaatkan produk inovasi yang kreatif dan diambil dari lahan mereka sendiri. Selain itu terdapat Tyto Alba, sebuah burung hantu muka monyet yang memangsa hama tikus. Seperti inilah yang dilakukan warga untuk mengatasi hama pengganggu dengan langkah yang cukup strategis.




    
Cerita dari Polanharjo juga berlanjut dengan hadirnya bank sampah yang memanfaatkan sampah menjadi pundi-pundi ekonomi. Lebih kreatifnya lagi,warga berhasil mengubah sampah plastik menjadi tas dan beragam produk cantik yang sangat unik. Saya tidak menyangka kalau tas warna-warni tersebut merupakan hasil olahan sampah plastik yang didaur ulang.





Dua hari Jelajah Alam bersama AQUA, saya semakin mengerti mengapa banyak hal yang dilakukan terutama partisipasi warga di sekitar hulu sampai hilir. Perjalanan ini belum selesai, kami mengunjungi Taman Kehati AQUA Klaten, kemudian mengunjungi Sumur Sumber Air yang dikelilingi banyak sekali flora dan fauna. Dapat dijelaskan bahwa banyak sekali yang mempertanyakan bagaimana cara AQUA menjaga kualitas, maka salah satunya dengan menjaga ekosistem di sekitar sumber air. 

Dari sumur inilah saya memahami, betapa hulu pun memiliki peranan sangat penting bagi keberlangsungan. Hulu inilah yang mengirimkan air ke sumbernya dari hasil penampungan dan proses selama beberapa puluh tahun. Bayangkan apabila kita tidak menjaga lingkungan dan membiarkannya, maka anak cucu kitalah yang akan menanggung akibat darinya. 


Selepas itulah, saatnya menyusuri sungai yang menjadi hilirnya. Kali ini kami menyusuri sungai sekaligus body rafting yang merupakan salah satu manfaat air yang dapat kita rasakan. Pada saat itu juga, kami merasakan betapa indahnya jika sungai pun tidak dijadikan sebagai tempat sampah terpanjang di dunia. 

Sebagai penutup, dari Jelajah Alam ini saya bisa mendapatkan sebuah pencerahan, bahwa bukan hanya pihak perusahaan atau pemerintah saja yang bertanggung jawab atas keberlangsungan melimpahnya air. Sudah saatnya kita bersama-sama sadar bahwa air yang kita gunakan bukan hanya milik kita, sehingga bijaklah menggunakan air serta menjaga alam sebagai bagian dari menjaga sumber mata air dan sumber kehidupan bagi flora fauna. Kita hidup berdampingan dengan seluruh mahluk hidup di dunia ini. 

Kepo Buku #25: Morning Pages atau Bullet Journal?

Episode kali ini mengulas dua buku yang terkait dengan jurnal, catatan harian, diary atau semacamnya, namun dengan pendekatan dan teknik yang berbeda. Satu dikenal dengan Morning Pages yang digagas oleh Julia Cameron dan satu lagi Bullet Journal hasil kreasi Ryder Carrol. Keduanya sudah diterbitkan dalam bentuk buku yang terkenal. Semoga bermanfaat!

**JANGAN LUPA GIVEAWAY BUKUNYA KITA PERPANJANG SEMINGGU LAGU ** 🙂

Selamat mendengarkan!



Episode ini bisa juga didengarkan di:

Apple Podcast | SoundcloudGoogle Podcast | Spotify | Anchor | Breaker | Sticher | Pocketcast | Radio Public

Buku yang dibahas di episode ini:

  • The Bullet Journal Method: Track Your Past, Order Your Present, Plan Your Future – Ryder Carrol (Penerbit: Fourth Estate-2018)
  • The Artist’s Way: A Spiritual Path to Higher Creativity – Julia Cameron (Penerbit: TarcherPerigee, 2916)


Kepo Buku adalah:

Follow akun Instagram Kepo Buku di Instagram.com/KepoBuku

 

AYO CERITAKAN BUKU YANG LAGI KALIAN BACA LEWAT AUDIO:

Yoi cuy, kita mau ngajak kalian buat ikutan di Kepo Buku. Intinya kita mau tahu kalian lagi baca buku apa? Kirim dalam bentuk rekaman suara (maksimal 5 menit). Jangan lupa sebut nama, lokasi dan ceritakan buku yang kalian lagi baca atau mau kalian rekomendasikan. Ada dua cara yang bisa dilakukan:

  1. ANCHOR: Untuk pengguna aplikasi Anchor, klik “Message” dan mulai rekam review kalian. (Durasi maksimal 1 menit tapi kalau masih kurang, silahkan rekam lagi)
  2. WHATSAPP:  Gunakan fasilitas Voice Note di Whatsapp. Klik/ ketik link ini di HP kalian: http://bit.ly/ikutkepobuku atau ke 087878505012
  3. EMAIL: Rekam di voice note di hp dan kirim lewat email ke suarane@gmail.com

Rekaman yang kita terima akan kita sertakan dalam episode-episode Kepo Buku berikutnya.

 

Credits & Disclaimer:

  • Kepo Buku tidak berafiliasi dengan penerbit ataupun penulis buku yang diulas di episode ini.
  • Musik: “Rainbows” oleh Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

-rh-

 

 

Jangan Hanya Tahu 2D Karena Animasi Itu Banyak Jenisnya

Gambar diambil dari Merdeka.

Jangan Hanya Tahu 2D Karena Animasi Itu Banyak Jenisnya. Dalam pikiran anak-anak, yang dikenal hanya satu kata: kartun. Selesai. Karena animasi yang mereka sebut kartun alias animasi 2D itu memang paling banyak diproduksi dan rata-rata ngetop sampai ke mancaplanet. Bahkan di tengah animasi stop motion yang beredar pun animasi 2D masih digemari. Tidak percaya? Doraemon,  Oggy and The Cockroaches, Crayon Shin-chan, Chibi Maruko-chan, Sailor Moon, The Power Puff Girls, One Piece, Sponge Bob, Avatar: The Legend of Aang, Dora The Explorer, Astro Boy, Upin Ipin, dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya tulis satuper satu. 

Baca Juga: Teknologi Sederhana Alat Pemeras A-la Masyarakat Ende

Animasi 2D, meskipun banyak animasi 3D bahkan animasi stop motion, masih bisa merebut perhatian para penikmatnya. Oleh karena itu pada hari ini saya khusus menulis tiga jenis animasi yaitu 2D, 3D, dan stop motion. Mau tahu? Yuk dibaca sampai selesai.

Animasi 2D


Pada paragraf pembuka di atas tentu kalian sudah tahu contoh-contoh animasi 2 Dimensi alias 2D itu. Yang paling sering saya tonton ya Upin Ipin! Dahulu kala, saya pernah bertanya pada Bapa (alm.) tentang filem kartun alias animasi ini. Kata Bapa, pembuatan filem kartun jauh lebih sulit karena kartun terdiri dari begitu banyak gambar yang kemudian disatukan sehingga menjadi gambar bergerak. Para pembuatnya harus menggambar satu per satu gerakan tersebut sebelum dijadikan satu. Lantas Bapa mencontohkannya dengan buku. Sekarang saya tahu kalau buku itu bernama flipbook. Itu penjelasan dari Bapa, waktu saya masih kecil, saat belum ada internet seperti sekarang ini. Kan sekarang tinggal mencari di mesin pencari, pasti dapat informasinya. Haha.

Bersumber dari Wikipedia, filem animasi atau animasi merupakan hasil pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar bergerak. Membikin animasi 2D ada yang konvensional ada yang digital. Yang konvensional, masih menurut Wikipedia, menggunakan teknik celluloid (kadang disebut cell saja). Ini merupakan teknik mendasar dalam pembuatan filem animasi klasik, sebut saja Tom & Jerry. Setelah gambar menjadi sebuah rangkaian gerakan maka gambar tersebut akan ditransfer ke atas lembaran transparan (plastik) yang tembus pandang. Pewarnaan dilakukan. Lalu filem akan direkam dengan kamera khusus, yaitu multiplane camera di dalam ruangan yang serba hitam.

Gambar diambil dari: Imdb.

Obyek utama yang mengeksploitasi gerak dibuat terpisah dengan latar belakang dan latar depan yang statis alias tidak bergerak. Dengan demikian latar belakang dan latar depan dibikin hanya satu kali saja untuk menyiasati pembuatan gambar yang terlalu banyak. Kalau kalian menonton Oggy and The Cockroaches, jelas ya ruang makan Oggy ya begitu saja, tidak ada yang bergerak dari latar belakang dan latar depannya, cuma fokus pada Oggy dan tiga kecoak serta teman-teman lainnya. Itu, dua dimensi. 2D bisa menjadi 3D kalau memang bikin khusus untuk ditonton menggunakan kacamata 3D. Hayooo siapa yang dulu punya kacamatan 3D?

Animasi 3D


Setelah animasi 2D yang bisa dibikin secara konvensional dan digital (tentu lebih mudah), maka berikutnya muncul animasi 3 dimensi alias 3D. Kalau 2D terkesan datar maka 3D itu lebih dalam karena ada ilusi persepsi kedalamannya. Sehingga animasi 3D membikin filem tersebut nampak lebih nyata dari 2D. Menurut Wikipedia, animasi 3D atau disebut filem S3D (3D stereoscopic) adalah filem yang meningkatkan ilusi persepsi kedalaman.

Gambar diambil dari: Amazon.

Makanya kalau menonton animasi 3D rasanya lebih gimanaaaa gitu dari animasi 2D. Contoh animasi 3D ini banyak sekali dan rata-rata bukan serial televisi melainkan filem bioskop dan/atau berdurasi panjang. Ada contohnya, Teh? Ada doooonk. Tahun 1995 kita sudah menonton Toy Story. Hanya Toy Story? Ya tidak dooonk. UP, Wall-E, How to Train Your Dragon, Ice Age, The Incredibles, Monster Inc., The Lego Movie, Moana, Frozen, Finding Nemo, sampai yang kuning-kuning dari Negara Kuning - haha - apalagi kalau bukan Minnion dan Despicable Me.

Animasi Stop Motion


Ini dia yang proses membikinnya banyak beredar melalui video-video di Youtube. Menurut Wikipedia, gerak henti atau stop motion adalah sebuah teknik animasi untuk membuat obyek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak dengan sendirinya. Obyek tersebut digerakkan sedikit demi sedikit di setiap frame yang akan difoto. Boneka dengan sendi yang dapat digerakkan atau figur tanah liat sering digunakan dalam stop motion karena alasan kemudahan meletakkannya kembali. Animasi stop motion menggunakan tanah liat makanya disebut juga dengan clay mation.

Gambar diambil dari: Imdb.

Contoh animasi stop motion yang paling ngetop tentu Shaun The Sheep. Contoh lainnya yang paling baru, pernah saya ulas di #SabtuReview berjudul Missing Link.

⇜⇝

Seru juga mengenal jenis-jenis animasi meskipun yang saya bahas hanya tiga jenis. Soalnya ketiga jenis itu yang paling kentara perbedaannya: 2D, 3D, dan stop motion. Tapi jangan salah, kekuatan filem animasi tidak saja pada gambar-gambar atau boneka tetapi juga pada cerita yang disusun. Tentu, banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari penontonnya usai menonton animasi. Monster Inc. misalnya, mengajarkan kita bahwa kekuatan tidak saja bersumber dari jerit tangis anak manusia tetapi juga dari gelak tawanya. Artinya, selama masih ada nilai positif yang bisa kita ambil, kenapa harus dipusingkan dengan yang negatif?

Baca Juga: Teknologi Dasar yang Setidaknya Harus Dikuasai oleh Manusia

Semoga bermanfaat!

#SelasaTekno.



Cheers.

Bagaimana Cara Mencari Modal Usaha Tanpa Pinjam di Bank? Simak Rahasianya Yuk!

Rahasia Mencari Modal Usaha Tanpa Pinjam di Bank

Usaha merupakan pekerjaan yang digemari oleh sebagian besar orang karena memiliki berbagai keuntungan yang dapat memudahkan kehidupan. Dengan membuka usaha sendiri, Anda akan memiliki banyak waktu dengan keluarga maupun orang terdekat. Anda juga dapat bekerja dengan jangka waktu sesuai keinginan karena Anda merupakan pemilik.

Selain itu, Anda juga akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar yang sedang mencari pekerjaan. Hadinya usaha Anda dapat memberikan angin segar bagi mereka yang membutuhkan pekerjaan. Meski begitu, tentunya Anda harus memiliki produk usaha yang diterima di masyarakat.

Setelah memperoleh produk yang tepat untuk dijual, pastinya Anda membutuhkan modal sebagai penggerak utama jalannya bisnis. 

Kini berbagai jenis bank serta pinjaman online memberikan banyak kemudahan bagi Anda untuk meminjam. Sayangnya, bunga yang harus dibayarkan juga lebih banyak dan membuat Anda tertekan pula.

Bagaimana Cara Mencari Modal Usaha Tanpa Pinjam di Bank?

Bagaimana cara mencari modal usaha yang tepat tanpa meminjam uang di bank? Simak ulasannya tipsnya berikut ini (disarikan dari situs keuangan Duwitmu.com).

Sisihkan Sebagian Gaji untuk Modal Usaha

Anda dapat menyisihkan dana dari gaji yang diperoleh dalam bekerja. Ketika Anda bekerja di bidang tertentu, pasti memiliki gaji setiap periode tertentu biasanya satu bulan. Tabungkan sebagian dari gaji yang Anda peroleh untuk dijadikan modal usaha. 

Selain itu, dana lain bagi Anda yang masih kuliah Anda dapat secara rutin menyisihkan uang saku dari orang tua juga dapat ditabung sebagai modal usaha. Dalam hal ini Anda harus menyisihkan sebagian bahkan semua uang saku yang Anda miliki agar modal usaha Anda semakin cepat terkumpul dan usaha yang Anda inginkan segera berjalan.

Jual Barang yang Tidak Berguna

Jika Anda memiliki banyak barang dirumah yang tidak digunakan secara maksimal, jual saja. Saat ini terdapat fasilitas prelo atau menjual barang bekas yang dapat menjadi sumber untuk modal usaha yang Anda idamkan. Anda dapat melakukan penjualan dengan sistem online maupun offline.

Buka Usaha Jasa Sampingan Tanpa Modal

Selain itu, jika memiliki waktu luang, gunakan tenaga Anda untuk membuka jasa. Anda tentu memiliki lingkungan dengan berbagai background yang memiliki berbagai kepentingan pula. Kesibukan yang dimiliki oleh orang-orang di lingkungan Anda dapat menjadi sasaran empuk untuk mencari modal usaha. Tawarkan bantuan pada orang-orang tersebut agar Anda memperoleh upah dari mereka.

Mengikuti Lomba Sesuai Passion untuk Mendapatkan Hadiah

Berapapun usia Anda saat ini, dapat memperoleh dana dari program kreatif seperti lomba yang diadakan secara gratis namun memberikan hadiah yang fantastis. Anda dapat melihat dimana kemampuan yang paling Anda kuasai kemudian ikutilah lomba yang diadakan oleh berbagai instansi maupun perseorangan. Banyak sekali peluang jika Anda mengikuti berbagai lomba.

Saat ini banyak sekali lomba yang diadakan secara online maupun offline dalam bentuk lomba membuat blog, video, karya ilmiah, penelitian, jurnal, buku, dan lain sebagainya. Jika Anda memiliki kemampuan di bidang tulisan, Anda dapat mengikuti berbagai lomba tulisan yang tersedia. Namun jika Anda lebih menyukai bidang akademik seperti penulisan karya ilmiah dan lain sebagainya, kemudian ikutilah lomba yang disediakan dalam bidang tersebut.

Cari Partner Bisnis untuk Join Modal Usaha Bersama

Selain itu, disini Anda juga dapat mencari orang yang memiliki satu visi serta keinginan usaha yang sama untuk dijadikan sebagai rekan bisnis. Pada dasarnya setiap orang pasti memiliki keinginan untuk membuka usaha sendiri, namun tergantung dimana letak keseriusan orang tersebut dalam membuka usaha.

Dengan menemukan rekan bisnis ini, Anda akan terbantu dari segi finansial maupun dari segi menjalankan usaha. Dengan bekerjasama dengan teman, Anda juga akan memperoleh modal secara cepat untuk modal usaha.

Semoga informasi tentang bagaimana cara mencari modal usaha ini dapat menjadi upaya Anda untuk mendapatkan modal usaha sehingga dapat segera menjalankan bisnis dan memberikan manfaat bagi orang banyak. 

Semoga berhasil!