Seperti Outfit Of The Day (OOTD), Atur Sesukamu Pilihan Kesehatan Sesuai Kebutuhan


Outfit Of The Day (OOTD) itu lagi marak banget semenjak Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling digandrungi sama generasi milenials. Ngobrolin Fashion itu erat kaitannya sama kesehatan? Loh kok bisa? Karena sekarang sudah ada PPH Plus yang bisa mengatur kebutuhan kesehatan sesuai dengan kebutuhan layaknya mengatur fashionmu mulai dari atasan, bawahan hingga asesorisnya. PPH Plus ini adalah PRUPrime Healthcare Plus dari Prudential.

Fashion itu bagi saya adalah mengenakan yang nyaman bagi saya. Memang fashion saya tidak pernah yang neko-neko banget, tapi setidaknya tidak jelek jika dilihat ooleh sekeliling kita. Memang kita kadang melihat banyak orang yang ingin terlihat mencolok dimata orang lain namun itu justru membuat tidak nyaman dan terlalu memaksakan. Kalau misalnya harga pakaiannya tidak terlalu mahal, maka tidak akan memberatkan keuangan kita secara bersamaan, nah celakanya biasanya kita membeli pakaian yang tidak pas dan tidak nyaman dengan harga yang lumayan fantastis. 

"Jeng, harga tasnya berapa?"

"10 juta aja sih, nggak begitu mahal."

Atau kalian juga menemukan orang yang tidak memiliki selera fashion karena seleranya yang tidak bagus.

"Itu baju kamu beli berapa?"

"Nggak begitu mahal kok, cuman 2 juta."

"Tapi ngga cocok banget di kamu warnanya, terlalu kusam jadinya."


Nah, urusan fashion itu urusan rasa dan juga harga. Rasa itulah yang harus digunakan untuk setiap memilih pakaian pada saat belanja. Brand fashion juga memang menentukan, karena inilah yang membuat kita juga merasakan kenyamanan. Brand fashion itu menjamin kualitas sehingga kita sebagai pemakai akan merasakannya. 

Fashion itu sesuai kebutuhan. Item-itemnya itu sangat fleksibel dan sesuai dengan style yang kita inginkan. Mau murah atau mahal itu tergantung dari kebutuhan dan gaya kta masing-masing. Nah, kalau saya sih tidak mau terlalu memberatkan, sehingga saya lebih memilih fashion yang tidak terlalu mahal namun sangat nyaman dengan brand yang telah saya percaya beberapa tahun belakangan ini.


Fashion dan kesehatan itu juga memiliki permasalahan yang pelik, apalagi sekarang banyak sekali penyakit yang menyerang dan tidak kita sadari seperti jantung,  kanker, kolesterol dan penyakit tidak menular lainnya. Selain itu, biaya rumah sakit juga semakin mahal dan dibuktikan dengan data dari Global Medical Trends Survey Report,  rata-rata peningkatan biaya kesehatan terhadap produk domestik bruto per kapita secara bersih (net cost trends) di Indonesia mencapai 7,4 % pada 2019, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 5,2%.

Mahalnya biaya rumah sakit membuat kita berpikir dua kali apabila jatuh sakit atau terkena penyakit yang berbahaya. Saya pernah merasakan betapa mahalnya biaya rumah sakit ketika Mamah sakit beberapa tahun lalu dan terakhir Ayah saya juga melakukan operasi pemasangan ring di jantung dengan biaya yang lumayan fantastis.

Lalu apa yang bisa dilakuin untuk menghindari banyaknya biaya yang dikeluarkan ?

Asuransi bisa dijadikan pilihan menarik dan lebih bagusnya lagi kita bisa memilih banyak sekali kemudahan yang kita butuhkan. PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah yang merupakan asuransi tambahan atas asuransi dasar PRULink Generasi Baru dan Syariah. Bukan hanya di Indonesia,  produk ini menjangkau keseluruh Dunia dengan solusi perlindungan kesehatan yang lengkap dan fleksibel dalam produk yang inovatif. 



Pilihlah asuransi sesuai dengan kebutuhanmu seperti memilih pakaian yang nyaman sesuai dan sesuai dengan stylemu. Jadi,  tidak ada lagi kata kita membayar premi tapi tidak membutuhkannya sehingga terkesan mubazir.

PPH Plus dan PPH Plus Syariah memiliki delapan keunggulan yang dapat dipilih secara flesksible sesuai kebutuhan nasabah yang beragam, antara lain:

1. Fleksibel dalam menentukan pilihan kamar rawat inap atau pilihan batas harga kamar.
2. Fleksibel dalam menentukan wilayah perlindungan hingga ke seluruh dunia termasuk Amerika serikat sesuai pilihan plan
3. Fleksibel dalam menentukan masa pelindungan (sampai tertanggung berusai 55, 65, 75, 85, atau 99 tahun)
4. Terdapat PRUPrime Limit Booster yang dapat menambah batas manfaat tahunan hingga Rp 65 Milyar sesuai plan yang dipilih
5. Pembayaran rawat jalan sesuai tagihan untuk perawatan kanker dan cuci darah
6. Manfaat perawatan 30 hari sebelum dan 90 hari sesudah tindakan bedah rawat jalan
7. Kunjungan Dokter Umum dan Dokter Spesialis (serta Sub Spesialis) per jenis spesialis masing-masing dua kali per hari
8. Pembayaran manfaat sesuai tagihan untuk perawatan fisioterapi, terapi okupasi dan terapi wicara.

Selain itu, terdapat manfaat tambahan yang ditawarkan produk PPH Plus Syariah berupa santunan dana marhamah atau santunan kasih sayang yang akan dibayarkan apabila nasabah peserta meninggal dunia.

Pinjaman Online? Mudah!



Pinjaman online? Mudah! Asal, tahu dan paham syarat-syaratnya.

Akhir-akhir ini sering sekali saya, kalian, dan mereka, membaca ragam artikel tentang pinjaman online. Mendengarnya, memang agak ngeri karena meminjam offline saja sudah bisa membikin kepala pecah (seringnya pemberi pinjaman yang kepalanya pecah karena peminjam jauh lebih galak), apalagi meminjam secara online. Tapi, masih banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan pinjaman (modal) terutama untuk memulai dan/atau mengembangkan usaha, sementara persyaratan dari bank dirasa cukup berat, termasuk harus menyerahkan anggunan dan proses yang lama dalam menghitung nilai anggunan dan jumlah pengajuan pinjaman, sehingga akhirnya pinjaman online menjadi solusi yang Insha Allah solutif.

Permasalahan yang paling sering dihadapi dalam urusan pinjam-meminjam ini adalah proses pengembalian. Secara offline, proses pengembalian dilakukan sesuai jarak waktu dan jangka waktu yang telah ditentukan serta proses pembayaran dapat dilakukan dengan pemotongan gaji dari si peminjam. Meskipun demikian, masih banyak peminjam yang mangkir sehingga meresahkan pemberi pinjaman. Bagaimana dengan pinjaman online? Menurut saya pinjaman online harus 95% didasari oleh kesadaran dari si peminjam terkhusus dalam hal pengembaliannya.

Bagi kalian yang saat ini sedang membutuhkan dana terutama untuk memulai dan/atau mengembangkan usaha, dan sedang berencana untuk melakukan peminjaman online, tahu dan pahami dulu syarat-syaratnya.

Penyelenggara (Pemberi Pinjaman)


Setiap badan usaha yang memberikan pinjaman online, atau perusahaan berbasis financial technology (fintech) haruslah mematuhi dasar hukum yang mengatur tentang pinjaman online yaitu: Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 Tahun 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 19/12/PBI/2017 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial. Sehingga, apabila kalian hendak meminjam uang secara online, cek dulu si pemberi pinjaman ini. Legal atau ilegal? Harus tahu betul apakah penyelenggara fintech tersebut sudah sesuai dengan peraturan yang diatur pemerintah.

Apa saja yang harus dicek?

1. Berbadan usaha (perseroan terbatas, atau koperasi).
2. Warga Negara Indonesia dan/atau badan hukum Indonesia; dan/atau warga negara asing dan/atau badan hukum asing. Kepemilikan saham Penyelenggara oleh warga negara asing dan/atau badan hukum asing ini paling banyak 85%.

Untuk memastikan bahwa penyelenggara fintech itu aman, kalian bisa mengeceknya langsung di situs milik OJK. Mudah bukan? Di situs itu kalian bisa melihat daftar perusahaan yang sudah terdaftar di OJK sehingga tidak perlu was-was memilih dan menentukan penyelenggara fintech yang dipilih. Tentu semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Peminjam


Selama para pihak saling mematuhi aturan, saya pikir tidak ada masalah dengan pinjaman online ini. Karena permasalahan timbul apabila peminjam dengan sengaja amnesia membayar kredit/pinjamannya, sementara itu dia menyerahkan nomor telepon orang-orang terdekat, sehingga seringkali kita membaca artikel tentang keluhan orang-orang terdekat yang menerima telepon dari penyelenggara fintech gara-gara si peminjam mangkir dari kewajibannya. Kalau begini kan repot! Si A yang menikmati buahnya, si B, C, dan D yang menelan getahnya.

Bagi kalian yang hendak meminjam online pada fintech pilihan, perhatikan dulu beberapa hal berikut ini:

1. Pastikan kalian mampu membayar kredit pinjaman.
2. Pastikan uang pinjaman digunakan untuk usaha, bukan untuk foya-foya.
3. Pastikan penyelenggara fintech terdaftar di OJK.
4. Pastikan kalian membaca dengan teliti persyaratannya.
5. Pastikan kalian membaca dengan teliti perjanjian kerja samanya.

Saya pikir nomor satu dan nomor tiga itu paling penting diperhatikan. Tolonglah untuk selalu membayar tepat waktu karena pinjaman online ini dasarnya adalah kepercayaan (meskipun bukan selamanya jaminan fidusia). Manapula peminjam sudah dimudahkan dengan persyaratan yang ringan. Ringan? Are you sure? Ya! Syarat umum mengajuka pinjaman online adalah:

1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
3. Fotokopi BPKB Kendaraan (optional).
4. Fotokopi Kartu Kredit (optional).
5. Slip gaji.

Hal-hal yang optional tergantung pada jenis pinjaman online yang dipilih. Kalian bisa memilih jenis-jenis pinjaman online sesuai kebutuhan, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan pinjaman online di https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/

Bagaimana, benarkan yang saya tulis di awal? Pinjaman online? Mudah! Asal tahu dan paham syarat-syaratnya. Mudah bagi si peminjam karena persyaratannya ringan serta diproses dalam hitungan jam sampai dengan hitungan hari. Mudah bagi si penyelenggara pinjaman online apabila peminjam tidak mangkir dari kewajibannya membayar pinjaman/kredit alias lancar dalam proses pengembalian. Ibarat sedang berdagang, toko bisa tutup dan gulung tikar kalau terlalu banyak yang berhutang dan amnesia membayar.

Semoga semakin banyak orang Indonesia yang terbantu dengan pinjaman online ini; untuk memulai dan/atau mengembangkan usaha. Amin-kan doooonk :)



Cheers.

Special Victims Unit


Kenapa saya sangat menyukai serial kriminal? Karena dari serial kriminal saya jadi paham tentang sistem peradilan antara Eropa Kontinental dan Anglo Saxon. Indonesia menganut sistem Eropa Kontinental, ditambah dengan sistem hukum adat dan hukum agama (Syariat Islam). Penerapan sistem hukum tergantung kepada kasus atau sengketa yang dihadapi oleh masyarakat, sehingga tidak semua kasus atau sengketa baik pidana maupun perdata diselesaikan berdasarkan KUHP, KUHPerdata, dan undang-undang khusus yang mengatur. Misalnya, sengketa batas-batas tanah di perkampungan bisa saja diselesaikan menggunakan hukum adat. Atau, sengketa warisan bisa saja diselesaikan menggunakan KUHPerdata, Hukum Waris Islam, maupun Hukum Adat.

Baca Juga: Pariwisata Nusantara

Sayang ya, kali ini saya tidak membahas tentang ilmu akademik yang dipelajari di bangku kuliah itu.  Dan memang hampir tidak pernah saya membahas masalah hukum hahaha. #SabtuReview, mari kembali membahas serial kriminal. Salah satu yang saya sukai yaitu Law and Order. Bagi kalian yang pernah atau bahkan sering menonton serial ini pasti tahu betul pembukaannya yang unik itu. Salah satunya pembukaannya seperti kalimat berikut ini:

Dalam sistem peradilan pidana, pelanggaran seksual dianggap sangat keji, di Kota New York, Detektif yang berdedikasi yang menyelidiki kejahatan keji ini adalah anggota pasukan elit, dikenal sebagai Unit Korban Khusus.

Inilah kisah mereka.



Law and Order, siapa yang belum pernah menontonnya? Saya pikir serial ini termasuk serial kriminal paling lama bertahan di industri serial televisi. Dua anak Law and Order yang paling sering saya tonton adalah Special Victim Unit (SVU) dan Criminal Intent. Ya benar, pembukaan di atas merupakan pembukaan SVU (Unit Korban Khusus). Baru-baru ini, setelah tahu akhir dari Castle yang mengenaskan dan mengecewakan itu, saya membongkar dua serial yaitu Constantine dan SVU. Belum ada perkembangan season dari Constantine dan para iblis selain jangan pernah menghadapi iblis dengan perut kosong. Haha. Tapi saya terkejut melihat SVU. Season 20! Are you kidding me? SVU bisa jadi serial kriminal sepanjang masa! Ditinggal nonton televisi sekian tahun, sudah Season 20 saja.

Mari kita simak seperti apa SVU dari Law and Order ini.

SVU


Dulu saya tidak ngeh kalau SVU dan Criminal Intent merupakan anak dari Law and Order karena yang saya tahu ya sudah itu Law and Order! Lama-kelamaan melihat adanya spesifikasi kasus yang ditangani oleh para polisi ini. Lebih lengkap tentang SVU silahkan baca informasi dari Wikipedia. SVU juga dibikin oleh Dick Wolf dan di'serahkan' kepada NBC untuk disiarkan. Sejak pertama disiarkan September 1999 sampai tahun 2018, sudah ada dua puluh season yang bisa kita nikmati. Angka dua puluh ini tidak main-main ya. The Mentalist saja hanya punya tujuh season dan Castle punya sembilan season.


Sejak awal menonton sampai sekarang, anggota SVU mengalami bongkar pasang, dan berakhir pada mereka-mereka ini juga. Elliot Stabler (diperankan oleh Christopher Meloni) hanya bertahan sampai Season 12, padahal saya suka juga sama perannya. Berikut, mereka-mereka yang masih bertahan di Season 20: Mariska Hargitay (sebagai Olivia Benson), Kelli Gidish (sebagai Amanda Rollins), Ice-T (sebagai Odafin Tutuola), Peter Scanavino (sebagai Dominick Carisi Jr.), dan Philip Winchester (sebagai Peter Stone). Peter Stone adalah jaksa.

Kejahatan Seksual dan Kejahatan Terhadap Anak


Meskipun SVU dideskripsikan sebagai tim yang mengurusi kejahatan seksual, tapi sepanjang saya menontonnya tidak selamanya hanya kejahatan seksual. Ya, karena episode-episodenya banyak bercerita tentang kejahatan seksual, kejahatan terhadap anak, pun termasuk kejahatan seksual terhadap anak. Ada kisah seorang ibu yang tega membunuh suami dan dua anaknya karena berpikir dengan membunuh maka dia membebaskan mereka dari kehidupan dunia yang kejam ini. Ibu macam apaaaaaaa yang tega macam begitu.

Mengikuti Perkembangan Zaman


Menariknya, SVU yang dimulai tahun 1999 hingga Season 20 pada tahun 2018, selalu mengikuti perkembangan zaman. Iya laaaah! Tapi tetap ya, yang namanya polisi dengan kegiatan investigasi dan interogasi, notes a la polisi itu tetap ada, meskipun mereka sudah pakai tablet misalnya. Kalau dulu gawainya masih yang biasa saja, sekarang sudah pakai Android dan/atau iOS. Keren lah! Perkembangan zaman ini juga diikuti dengan perkembangan karir. Olivia Benson, misalnya, Season 1 sampai Season 15 dia dikenal sebagai detektif, Season 15 sampai Season 17 sebagai Sersan, sedangkan Season 17 sampai Season 20 dikenal sebagai Letnan.

Pembuka Yang Sama


Ini yang juga saya suka dari SVU dan anak Law and Order lainnya. Pembuka yang sama. Mulai dari deskripsi singkat, musik, hingga slide foto-foto yang ditampilkan. Sama! Ibarat makanan, cita rasa serial kriminal yang satu ini tidak berubah sedikit pun. Meskipun pengembangan skenarionya lumayan mengejutkan dengan twist plot di sana sini.

Selalu Punya Kisah Seru


Menonton serial ini, meskipun tidak mengikuti tapi menonton semua season-nya, cukup menjadi patokan penilaian bahwa serial ini selalu punya kisah seru. Bedanya di Season 20, setiap episodenya itu unik karena selalu ada twist plot dan kisah-kisah yang tidak biasa. Ambil contoh Episode 1 Season 20 yang berjudul: Man Up. Bagaimana susahnya pekerjaan tim SVU ketika bocah yang mengalami sexually assaulted (pelecehan secara seksual) oleh ayah kandugnya menolak bekerja sama. Si bocah terlalu takut mengakui sehingga ketika kasus ini sampai di pengadilan pun si pelaku kejahatan diputuskan bebas. Semua orang yang membantunya memang kecewa, tapi si bocah kemudian menembaki teman-teman satu sekolahnya. Totally brutal.

Si bocah di tangkap, kasus berlanjut pada Episode 2: Man Down, ketika si bocah sudah berada di dalam penjara. Detektif kembali bekerja dan akhirnya si ayah ditahan.

Bagaimana Dick Wolf begitu jago meracik cerita sehingga penonton mengelus dada dan memaki, itu luar biasa. Ya siapa sih yang tidak kesal pada si bocah? Dia korban pelecehan seksual (disodomi paksa oleh ayah kandungnya) hanya karena ketidakmampuannya menembaki seekor kelinci saat keluarga itu pergi berburu! Tapi dia bersikap melindungi si ayah karena ketakutan yang luar biasa terhadap pemimpin keluarga yang otoriter itu. Duh, ini benar-benar pelajaran bagi orangtua ya. Karena, biasanya penjahat itu bisa datang dari keluarga kita sendiri; orangtua, paman, bibi, kakak, sepupu, dan lainnya.


Jadi demikian SVU yang tetap mempertahankan ciri khasnya tetapi selalu mengikuti perkembangan zaman. Termasuk, perkembangan bodi Olivia Benson yang semakin mekar dan diceritakan dia selalu ngos-ngosan alias tidak bisa mengejar penjahat sehingga harus punya program khusus untuk olahraga/diet. Wah, bagus kan ya. Realita hahaha.

Baca Juga: The Kings

Bagaimana dengan kalian, kawan? Kalau pengen mengisi waktu puasa, boleh juga menonton serial kriminal yang satu ini. Adegan ranjang nyaris tidak ada, kalaupun ada tidak vulgar dan tidaklah sampai seperti Game of Thrones. Haha. Selamat menikmati akhir pekan, kawan.




Cheers.

Bobo Manja


#PDL adalah Pernah Dilakukan. Pos #PDL setiap Jum'at ini merupakan cerita ringan tentang apa saja yang pernah saya lakukan selama ini.

***

Kali ini #PDL-nya bukan oleh saya tapi oleh para krucil yang saban hari main di rumah. Duileh, kalau tidak dibatasi, semakin hari semakin banyak saja jumlah krucil itu ha ha ha. Kata Mamatua: anak-anak adalah malaikat. Saya pernah balas: tapi kok yang nongol ini iblis semua? Becandaaaa. Anak-anak adalah malaikat, memang. Malaikat pencabut kesabaran.

Dan pernah, krucil bobo di rumah, tapi bukan di dalam rumah. Entah mengapa sepertinya teras rumah saya, Pohon Tua, yang luas itu paling asyik dijadikan tempat bobo manja. Suatu pagi saat buka pintu rumah, pemandangan seperti di awal pos lah yang terlihat. Ampuuuun! Apa tidak kedinginan ya, mereka? Hahaha. Ada-ada saja. Langsung saya bangunkan mereka dan menitahkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Pernah, para krucil pernah bobo manja di teras rumah. Dinginnya malam tidak menjadi masalah bagi mereka ... yang penting perasaan nyaman kali ya. Mungkin pula mereka kuatir sudah terlalu malam untuk pulang ke rumah.

Duh ...



Cheers.

Perlu gak sih install VPN di HP?

Virtual Private Network (Jaringan Privat Virtual)
Berlatar belakang kebijakan pemerintah untuk membatasi akses media sosial besar seperti Facebook, Instagram sampai WhatsApp terkait aksi demonstrasi penolakan hasil pemilu 2019, banyak beredar tips untuk menerobos pembatasan itu dengan menginstal VPN di HP.

Pertanyaan umum tentang perlu atau tidaknya kita menginstall VPN di HP sebenarnya tergantung kebutuhan kita. Apa sebenarnya yang kita butuhkan?.

Secara sederhana, VPN atau Virtual Private Network (Jaringan Privat Virtual) adalah alat yang memungkinkan kita menjelajahi web sebagai anonim dengan aman dari mana saja. VPN melindungi kita dengan cara membuat terowongan (tunneling) terenkripsi yang menyambungkan komputer kita ke internet, hotspot Wi-Fi, dan jaringan lainnya.

Bagaimana bisa kita menjelajahi web secara anonim? 

Intinya VPN akan mengubah alamat IP Address kita dan menggantinya dengan IP Address dari penyedia VPN. Misalkan saya menggunakan Alamat IP internet di Bekasi maka saya dapat menggunakan VPN untuk menyembunyikan data saya dengan mengubah informasi menggunakan alamat IP sesuai yang disediakan oleh Provider VPN semisal di Singapura, Amerika dan seterusnya tergantung yang disediakan oleh Provider VPN. 

Dengan begitu saya tidak akan terpengaruh dengan pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia karena alamat IP saya bukan lagi beralamat di Indonesia.

Fungsi VPN:

Menyembunyikan Alamat IP
Dengan menggunakan VPN maka alamat IP kita yang sebenarnya tidak akan diketahui oleh publik.
Mengubah alamat IP
Menggunakan VPN tentunya akan menghasilkan alamat IP yang berbeda sesuai server yang kita gunakan.
Enkripsikan Transfer Data
Sebuah Virtual Private Network akan melindungi data yang kita transfer melalui WiFi publik.
Sembunyikan lokasi Anda
Dengan Virtual Private Network, kita dapat memilih  alamat IP negara lain untuk informasi koneksi internet. Sehingga orang lain tidak mengetahui lokasi kita yang sebenarnya.
Akses situs web yang diblokir
Mengakses situs web yang diblokir oleh pemerintah dengan VPN dapat dilakukan karena kita dapat menggunakan alamat IP dari negara lain.

Soal risiko menggunakan VPN silakan cari sendiri di internet, sudah banyak yang membahas risiko penggunaan VPN gratis. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai sistem Aplikasi Gratis dan berbagai model bisnis sebuah aplikasi silakan baca: Apa Beda Pro Apps, Freemium, in-app purchase dst?

Akhirnya, Gak masalah kalau kamu mau install aplikasi VPN di HP kamu, saya lihat anak saya meng-install VPN untuk bermain game online, khususnya game online yang membatasi penggunaan IP Address yang sama, padahal mereka ingin mabar "Werewolf" di rumah dengan berbagi IP Address yang sama agar biaya internet dapat terkontrol. Aplikasi yang mereka gunakan adalah "Turbo VPN" dan menurut pengamatan saya aplikasi itu aman-aman saja selama tidak selalu dinyalakan. 

Tampilan aplikasi Turbo VPN Gratis Android
Saran saya, non aktifkan VPN jika kita tidak membutuhkannya. Lagi pula tidak ada aplikasi VPN gratis yang tidak mengandung iklan, iklan-iklan inilah yang agresif mengumpulkan data HP kita agar dapat menampilkan iklan yang cocok untuk kita.

Oh iya, kalau hanya untuk mengakses sosmed, sebenarnya kita gak perlu install VPN yang kalau salah pilih justru bisa membahayakan data pribadi. Apa perlunya juga kita mengubah IP Address kalau hanya mau akses beberapa situs umum seperti Facebook atau instagram misalnya. Kenapa nggak install "DNS resolver" dari Cloudflare yang lebih aman?

Tampilan aplikasi DNS Resolver VPN 1.1.1.1
Ok, 1.1.1.1 bukan aplikasi VPN dan gak bisa mengubah IP Address, tapi buat apa mengubah IP Address kalau cuma mau akses sosmed dan web-web "baik-baik" macam forum Reddit dan semacamnya yang sejak lama diblokir pemerintah.

Saya tidak meng-install VPN karena saya tidak perlu mengubah IP Address saya dan juga tidak mau membahayakan data HP saya. Saya cukup menginstal 1.1.1.1, aplikasi kecil tanpa iklan (Aplikasi Android sebesar 5,4 MB) dan sepertinya tanpa batasan bandwidth.

Saya sejak lama bergonta ganti VPN, tapi setelah install 1.1.1.1 sepertinya ini aplikasi yang terbaik dan yang penting PALING AMAN untuk saat ini

Jika ingin tahu lebih banyak, 1.1.1.1 adalah hasil kemitraan antara Cloudflare dan APNIC.
Cloudflare adalah salah satu jaringan terbesar dan tercepat di dunia. APNIC adalah organisasi nirlaba yang mengelola alokasi alamat IP untuk wilayah Asia Pasifik dan Oseania.

Link download aplikasi 1.1.1.1 

  1. HP Android (klik di sini)
  2. Apple iOS (klik di sini)

Setting pada PC/Laptop Windows

Meskipun Anda pemula di bidang komputer, pilih perangkat Anda di bawah ini untuk panduan penyetelan yang mudah diikuti.
  1. Klik di menu Start (Mulai), lalu klik Control Panel (Panel Kontrol).
  2. Klik Network and Internet (Jaringan dan Internet).
  3. Klik Change Adapter Settings (Ubah Pengaturan Adapter).
  4. Klik kanan pada jaringan Wi-Fi yang Anda sambungkan, lalu klik Properties (Properti).
  5. Pilih Internet Protocol Versi 4 (atau Versi 6 jika diinginkan).
  6. Klik Properties (Properti).
  7. Tuliskan setiap entri server DNS yang ada sebagai referensi mendatang.
  8. Klik Use The Following DNS Server Addresses (Gunakan Alamat Server DNS Berikut).
  9. Ganti alamat tersebut dengan alamat DNS 1.1.1.1:
  10. Untuk IPv4: 1.1.1.1 dan 1.0.0.1
  11. Untuk IPv6: 2606:4700:4700::1111 dan 2606:4700:4700::1001
  12. Klik Oke, lalu Close (Tutup).
  13. Mulai ulang browser Anda.
  14. Anda pun siap! Perangkat Anda kini memiliki server DNS yang lebih cepat, lebih privat 
Cloudflare memiliki jaringannya, APNIC memiliki alamat IP-nya (1.1.1.1). Keduanya termotivasi oleh misi untuk membantu membangun Internet yang lebih baik. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang 1.1.1.1 webnya di https://1.1.1.1/id-ID/dns/ dan mencari tahu bagaimana mengaplikasikan settingan DNS 1.1.1.1 untuk PC/Laptop Windows atau MacBook Anda dengan mudah agar dapat mengakses media sosial melalui PC atau laptop :)

Salam


5 Kudapan Lebaran


Terlalu dini? Itu yang ada di pikiran saya saat mulai menulis pos ini sambil mendengarkan suara seksi kekasih impian James Arthur. Anggap saja di video musik itu dia menyanyikan Say You Won't Let Go untuk saya seorang. Ha ha haaaa. Balik lagi ke terlalu dini tadi. Saya merencanakan pos ini untuk Kamis depan, tapi kuatir hari libur bakal bikin saya libur nge-blog juga sampai selesai Idul Fitri, sehingga tidak ada salahnya menulis sekarang. Lagi pula, seandainya Kamis depan masih bisa nge-blog di sela-sela kesibukan mengganti atap rumah (LOL!), saya masih bisa menulis tentang menu andalan di rumah kami. Selalu, ya, selalu ada ide untuk menulis.

Baca Juga: 5 Youtuber Ende

Setiap rumah pasti punya kudapan andalan, kudapan favorit, yang disiapkan menjelang Idul Fitri. Sebut saja kastengel, nastar, puteri salju, dan lain sebagainya. Termasuk juga rumah kami. Selalu ada kudapan andalan yang disiapkan menjelang Idul Fitri. Meskipuuuun, seringnya saya merampok sekian stoples dari rumah kakak-kakak. Haha. Enak kan jadi anak bungsu *kedip-kedip*.

Mari kita cek. Siapa tahu samaan dengan kalian.

1. Stik Keju


Ya ampun! Ini memang paling dicari di rumah saya. Bikinnya juga banyak banget! Sekalian jadi cemilan orang serumah sampai beberapa minggu usai Idul Fitri. Jadi, kalau ada teman yang datang membawa tas mungil dan pulang membawa tambahan kresek berisi stoples, dapat dipastikan isi stoples itu adalah stik keju. Karena konon katanya stik keju bikinan saya itu rasanya di awang-awang, setelah ditelan aroma kejunya itu keluar, dan membikin ketagihan. Demikian juga kadar renyahnya itu yang mereka suka. Jelaaasss bikin hidung saya semakin mekarrrrr hahaha.


Mereka tidak tahu, dibalik stik keju yang renyah, ada lengan yang berotot membikin adonannya. Haha!


Sony, salah seorang sahabat DMBC pada akhirnya memesan stik keju ini ketimbang dia tidak kebagian. Ya karena setiap Idul Fitri, Sony memilih traveling ke mana-mana. Nah, pos soal stik keju ini berikut bahan dan cara membikinnya bisa kalian baca di pos Stik Keju Legendaris. Yang jelas tanpa timbangan untuk menakar bahan-bahannya.

2. Kukis Cokelat


Ini dia kudapan yang juga populer seantero Galaksi Tuteh dan sekitarnya. Kata mereka rasanya enak sih. Awal cerita sampai bikin kukis cokelat ini karena saya pengen bikin kukis yang agak berbeda dari yang pernah ada. Maka main-mainlah saya ke Cookpad yang berlimpah resep, mulai dari resep kuker, bolu, opor, soto, dan lain sebagainya.


Di atas, foto kukis cokelat (depan/bawah) dan kastengel (belakang/atas). Kukisnya tidak ditabur choco chip. Tapi saya pernah membikin yang pakai choco chip. Ini soal estetika saja. Oh ya, kukis cokelat ini menggunakan bahan yang tidak umum seperti nutrijel cokelat dan susu dancow. Sumpah, ini tanpa terigu.

3. Didit Balen


Saya tidak peduli nama yang disebut orang-orang, tetap saja saya menyebutnya didit balen. Dulu, waktu masih berlangganan majalah Aneka (masih imut), ada resep ini di majalah remaja tersebut, dan proses membikinnya pun sama. Nama ini melekat erat di benak saya sehingga sampai saat ini pun masih menyebutnya didit balen. Dan orang-orang menyebutnya bola cokelat.


Aslinya saya tidak menyukai didit balen soalnya paling malas sama proses menghancurkan biskuitnya itu! Tapi ... tapi ... tapi ... Indra Pharmantara paling suka kudapan ini. Dan, kalian tentu tahu di rumah saya itu ada aturan: siapa yang memberi ide, dia yang melaksanakan. Hyess, akhirnya Indra sendiri yang membikin kudapan yang satu ini. Biasanya dia dibantu 'anak' saya Jiel soalnya setiap menjelang Idul Fitri, Jiel dan Mamanya datang ke rumah buat bantu-bantu Mami (saya :p).



Memang menggoda sih ... apalagi kalau tinggal makan! Haha.

4. Brondong


Dulu, waktu masih kecil-kecil, setiap menjelang Idul Fitri kami punya tugas memisahkan kacang dari kulitnya, setelah kacang itu direbus. Kata kami: peje kacang. Untungnya sekarang sudah tidak ada ritual itu lagi karena banyak kacang yang dijual di pasaran dan rasanya enak-enak. Tapi sudah beberapa tahun kami tidak menyajikan kacang goreng, diganti sama brondong dan/atau krupuk melinjo. Ini brondong paling enak memang buat teman nonton filem, gantian sama stik keju *ngikik*.

5. Hasil Rampokan


I am pirates of Pharmantara. Bahagianya jadi anak bungsu itu ya begini, bisa merampok di rumah kakak-kakak. Ada satu kue cantik banget dikasih keponakan, kuker dengan icing berbentuk cewek berjilbab. Tapi sayang saya mencari fotonya tidak ketemu euy. Biasanya hasil rampokan ini jumlahnya bisa sama banyak dengan yang saya bikin sendiri.


Itu dia lima kudapan saat Lebaran yang pasti ada di rumah kami. Itu di luar kudapan lain yang dikirim sama tetangga dan teman-teman seperti aneka puding (termasuk puding kentang yang nyumi itu), aneka bolu/tart, sampai es krim. Intinya adalah semua orang senang, saya juga senang, hidup lebih senang *halah*.

Baca Juga: 5 Menu Breakfast

Bagaimana denga kalian? Bagi tahu yuk di komen :)



Cheers.

Tempat Alat Tulis


Rabu lagi. #RabuDIY lagi. Sebelumnya, ingin bertanya tentang puasanya kawan-kawan yang menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan ini. Semoga puasanya lancar ya, ingat, tanggal 30 Mei itu ASN sudah liburan. Artinya, yang swasta seperti saya bisa mengikuti hahaha. Artinya lagi, puasanya harus lebih semangat karena sudah menjelang akhir. Tapi sayang, liburannya nanggung. Loh, kok nanggung? Betul-betul tidak tahu bersyukur! Bukan, kawan. Begini ... liburan dimulai tanggal 30 Mei kan, mau traveling ke mana, toh Lebarannya tanggal 5 Juni (Insha Allah), ditambah beberapa hari lagi libur, terus kembali bekerja. Nanggung kan? Yang nanggung ini sebaiknya disiasati dengan ber-DIY-ria saja. Haha.

Baca Juga: Sofa Drum

Baiklah, hari ini saya mau mengajak kalian semua membikin tempat alat tulis. Sederhana. Dan mudah dibikin. Awalnya membikin tempat alat tulis ini ya tidak sengaja. Karena apa? Karena saya orang yang sebentar bisa fokus, sebentar pikiran terbagi. Bayangkan saja, lagi asyik-asyiknya menganyam keranjang berbahan koran bekas, mendadak berhenti dan membikin tempat alat tulis. Kan asyem itu.

Pos kali ini juga tidak panjang-panjang. Saya tahu kalian bosan :p secara pun foto-fotonya tidak lengkap. Hanya satu foto saja yang bisa kalian lihat di awal pos.

Bahan dan Alat:


1. Botol plastik bekas.
2. Kain (apa saja untuk membungkusnya).
3. Jarum dan benang (warna senada kain).
4. Zipper / kancing tarik.
5. Gunting.
6. Pisau cutter.
7. Lem tembak / hot glue.

Cara Membikin:


Pertama:
Botol plastik dipotong 3/4 bagian kepala (dekat tutupnya) bisa dilihat gambar yang sudah jadi di awal pos. 

Kedua:
Pasangi zipper mengelilingi. Jadi, zipper-nya duluan baru kainnya. Kalau zipper kepanjangan, bisa dipotong/gunting saja sesuai lingkar botolnya.

Ketiga:
Lilit kainnya mengelilingi botol (lihat gambar di awal pos). Untuk merapikan kain pada tutupan tempat alat tulis, gunakan kembali tutupan botolnya. Untuk merapikan kain pada badan alat tulis (bagian pantat botol) pakai lem tembak atau hot glue saja.

TRADA!

Jadi deh. Semudah itu ... memang.

Pertanyaannya adalah apakah bisa dipakai? Ya bisa, donk. Saya memakainya beberapa kali sampai kemudian diminta teman. Dikasih? Ya kan saya baik hati ... dikasih saja hehe. Bikinnya mudah begini. Kalau kalian mau mencobanya, silahkan. Bisa juga dililit/bungkus kain, bisa juga ditempeli stiker atau kancing! Iya, kancing baju itu banyak manfaatnya kalau dalam dunia DIY bahkan bisa bikin gantungan kunci. Soal gantungan kunci kancing ini nanti saya pos lah. Tapi ada juga yang membikin hiasan dinding berbentuk pohon dan gajah menggunakan kancing. Tidak percaya? Coba cari di internet hehe.

Baca Juga: Stoples Kertas

Bagaimana ... mau mencobanya? Bagi tahu yuk di komen!



Cheers.

Google Photos

Foto diambil dari Wikimedia.


Saya, kalian, mereka, setiap hari mendokumentasikan kehidupan. Termasuk my dearest dinosaurus yang selalu terbawa-bawa dalam blog ini. Anak sekolah, orang kantoran, ibu rumah tangga, sekuriti, pengusaha, tukang bangunan, sosialita, terutama blogger dan Youtuber, sudah pasti mendokumentasikan kehidupan. Dari lini manapun, satu jenis dokumentasi yang pasti dilakukan adalah memotret dan menghasilkan foto! Setidaknya satu foto dari satu momen yang terjadi mampu mewakili. Foto merupakan hasil dokumentasi terbanyak di dunia ini. Terutama kalau yang memotret adalah perempuan dengan aksi memotret sebanyak tigapuluh kali, menghapus sebanyak duapuluh sembilan kali, lalu kembali memotret sebanyak yang dia mampu. Bisa dapat Nobel.

Baca Juga: Music From Youtube

Di mana kita menyimpan foto? Saya pernah menulis tentang media penyimpanan daring dalam pos Penyimpanan Online. Tapi zaman dulu itu tidak semudah zaman sekarang. Zaman dulu pikiran saya pasti mengarah pada kapasitas hardisk komputer yang mulai ngos-ngosan. Pernah saya menyimpan foto di DVD, waktu itu, demi melegakan ruangan di komputer. Kemudian mulailah kenalan sama flashdisk dan hardisk. Lalu saya mulai mengenal penyimpanan daring yang ternyata pun ada batasan-batasan susila kapasitas. Ya, ada batasnya, sehingga aksi menyimpan pun terbatas.

Setiap hari saya pasti memotret dan paling sering menggunakan Xiaomi Redmi 5 Plus. Kapasitas gawai yang saya pakai ini adalah 32GB tapi sudah dipotong ini itu semacam potongan pajak hadiah lomba. Aplikasi dan data aplikasi memakan ruang sebesar 9,37GB dan file lainnya itu mengunyah ruang sebanyak 5,27GB. Aktivitas memotret sering membikin gawai kepenuhan. Duh ... itu yang difoto apa saja sih!? Hehe. Yang jelas untuk keperluan pekerjaan saya lebih memilih gawai ketimbang kamera DSLR karena kemudahan dan kecepatan mengunggahnya ke berbagai media sosial. Yang lainnya ... foto (dan video) tidak jelas *ngikik*.

Masalah yang saya hadapi sebelumnya adalah ada begitu banyak foto yang bisa dipakai buat mempermanis pos blog. Menghapus foto yang sudah ada demi mengisi ruang dengan foto baru tentu bikin perasaan menjadi rela-tak-rela begitu. Hiks.

Untunglah semua pengguna Android (saya tidak tahu dengan pengguna iOS karena saya tidak pakai produk itu) boleh bersenang-senang dengan adanya layanan Google Photos. Sampai dua tahun lalu saya tidak begitu memedulikan Google Photos. Sampai kemudian saya kehilangan momen liputan (pekerjaan) gara-gara memori kepenuhan. Pada akhirnya saya menjadi orang yang paling gemar memotret dan merekam video tanpa perlu kuatir ini itu karena layanan Google Photos sangat membantu baik dalam hal pekerjaan maupun kesenangan saya nge-blog.

Langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut:

1. Memotret Sepuasnya


Kan sudah ada Google Photos. Saya tidak perlu kuatir memori kepenuhan! Karena toh setiap pagi galeri saya sudah kosong dan siap mengisi foto dan video baru. Saya juga tidak perlu sedikit-sedikit ngecek galeri gawai buat menghapus foto yang blur atau bocor. Itu bisa dilakukan nanti setelah pulang ke rumah.

2. Mengunggah/Backup Foto dan Video ke Google Photos


Pengaturan di gawai saya: foto-foto dan video dari gawai baru boleh terunggah ke Google Photos setelah ada koneksi Wi-Fi. Setiap berada di rumah, setelah koneksi internet diganti dari paket data ke Wi-Fi, mulailah satuper satu foto dan video terunggah ke Google Photos. Kalau sudah komplit di-backup, bakal ada pemberitahuan: Hapus sekian MB/GB dari perangkat.


Pada gambar di atas, apabila proses backup belum selesai atau sedang berjalan, maka pemberitahuan untuk menghapus sekian MB/GB dari perangkat pun sesuai dengan foto dan video yang sudah di-backup saja. Contoh di atas, ada 640 MB foto yang di-backup, maka ruang yang bisa saya bebaskan di galeri ya sebesar itu.

Anggap saja Google Photos adalah bank foto dan video milik pribadi.

3. Ambil Kapan Saja Saat Butuh


Saya selalu nge-blog, terutama saat mengetik konten/pos blog, menggunakan laptop. Kalau blogwalking sih saya tidak masalah menggunakan gawai. Ini hanya masalah kebiasaan saja. Google Photos mempermudah saya nge-blog. Proses unggah atau backup foto dan video ke Google Photos memang dilakukan melalui gawai, tapi saat nge-blog menggunakan laptop saya bisa langsung mengetik tautan http://photos.google.com maka dengan sendirinya bank foto dan video pribadi itu membuka. Oh ya, tentu langsung membuka ke akun saya karena Chrome di laptop saya tidak pernah log out dari akun Google/Gmail.

Foto yang saya butuhkan tinggal saya unduh dari Google Photos, tersimpan dengan manisnya di laptop dan menunggu untuk dieksekusi: crop dan tanda air. Selesai. Kalau fotonya sudah tidak dipakai lagi, ya tinggal hapus saja dari laptop. Sama juga sih kalau kalian nge-blog menggunakan gawai, kalau sudah selesai dipakai fotonya, bisa dihapus saja dari gawai. Bahkan, jika foto dan video tersebut sudah benar-benar tidak dipakai lagi, bisa juga dihapus dari Google Photosnya.

Asyik kan? 

Google Photos sangat membantu terutama untuk pos blog travel. Tahulah blog travel butuh banyak foto sementara menulisnya tidak setiap hari seperti blog ini. Kapanpun stamina saya siap untuk menulis perjalanan ke sana sini, tinggal buka Blogger, lalu buka Google Photos untuk memilih fotonya. Tidak perlu repot mencolok gawai ke laptop dan mengkopi foto dan video lagi.

Yaaaah bagi saya Google Photos telah sukses menekan angka colok-colokan antara gawai dengan laptop. Haha! Asalkan kalian memang menggunakan metode *tsaaaah metodeeee* yang saya pakai di atas.

Dengan demikian bisa melegakan ruang penyimpanan di gawai sampai 65%. Itu angka yang fantastis bagi saya. Pernah juga gawai saya legaaa sekali sampa sekitar 50% dari ruang penyimpanan yang 32GB sudah dipotong pajak aplikasi bawaan dan instalan. Dan, kapanpun saya membutuhkan foto dan video, tinggal unduh saja dari Google Photos, setelah selesai digunakan bisa langsung dihapus saja dari laptop. Menurut saya pribadi, ini adalah cara termudah bagi saya mengamankan foto dan video, serta cara termudah saya nge-blog.

Baca Juga: Pemateri Blog

Seperti biasa ... pertanyaan dari saya ... apakah kalian juga menggunakan metode yang kira-kira sama dengan yang saya gunakan? Hyuk bagi tahu di komen!




Cheers.

Satu Paket Crayon Kebahagiaan Untuk Keponakan


"Side apa ora?"

Adik saya dari Pemalang menanyakan janji saya untuk pulang kampung beberapa bulan lalu. Jadi atau ngga? begitulah kira-kira pertanyaan adik yang berjarak 4 tahun kelahiran. Semenjak Mamah dan Kakak saya meninggal,  rumah di kota kelahiran saya hanya dihuni oleh ayah,  adik,  adik ipar dan keponakan saya. Otomatis,  kehadiran saya dirumah cukup dinanti. Apalagi suasana Ramadhan yang cukup kental membuat hati saya dilanda rindu dan kangen.

Yang saya kangenin dari rumah adalah kuliner, kucing dan suasananya. Kok nggak kangen sama keluarga? Tidak usah diragukan lagi,  saya sebetulnya kangen sama keluarga,  namun memang jarang diungkapkan. Maklum sejak kecil,  saya jarang mengungkapkan sayang langsung kepada keluarga. Bagi saya, rasa sayang bisa ditunjukan secara langsung dengan perbuatan. Ah, so sweet banget deh.

Jakarta membuat jarak itu semakin nyata. Bukan masalah jarak sebetulnya,  melainkan karena pekerjaan saya sebagai Content Creator dan hobi traveling membuat saya jarang hadir di rumah. Jangankan di Pemalang, kamar kos saya pun sampai lupa siapa penghuninya, sangkin lama tidak dikunjungi penghuninya. 

Ayah dan adik saya sudah maklum sebetulnya dengan absennya saya beberapa kali pada peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di rumah. Kadang saya juga bertanya dalam diri, " Apakah saya pakde yang baik bagi Syafira?". Syarifa adalah keponakan saya. Dulu pada waktu kecil sangat gendut sekali,  dengan berjalannya waktu kini tubuhnya kecil. Susah makan,  tapi masih mau makan nasi, sayur dan buah. Beda sekali dengan bapaknya, adik saya memang sangat suka makan sama dengan saya, hahaha.

Bagaimana membuat keponakan merasa senang walau tanpa kehadiran pakdenya? Apalagi di bulan Ramadhan seperti ini, saya pun memiliki keinginan untuk membuat Syafira tersenyum dari kejauhan. Tapi bagaimana dengan jarak antara Jakarta dan Pemalang yang lebih dari ratusan kilometer? Dan,  apakah yang bisa dilakukan dari jarak yang jauh ini?


Di antara rasa galau ini, saya tak sengaja melihat beberapa aplikasi dan menemukan aplikasi belanja online berwarna orange. Wah,  iya betul sekali,  saya bisa membelikan sesuatu dengan aplikasi ini. Apalagi setelah saya membuka aplikasi tersebut, ternyata sedang berlangsung BIG RAMADHAN SALE. Galau saya hilang setelah terlihat dengan jelas FREE ONGKIR (Bebas Ongkos Kirim). Mata saya langsung hijau, dan bagaikan mendapatkan angin segar ternyata bukan hanya sebatas free ongkir saja namun banyak diskon lainnya seperti 10 ribu day (banyak kejutannya kayak motor atau mobil dengan harga 10 ribu aja). Dan, masih banyak kejutan lain menanti. 

Baju sudah sangat banyak, boneka apa lagi. Setelah menemukan SHOPEE, saatnya mencari sesuatu yang cocok bagi Syafira meskipun harus extra karena sudah banyak sekali mainan yang telah dibeli sebelumnya. Salah pilih maka bukan kesenangan yang didapat malah sebaliknya. Lalu, saya berpikir keras, apa yang dibutuhkan anak seusia sekitar 4 tahun dan akan mulai masuk TK bulan Juli nanti. Oh iya, Syafira suka sekali menggambar. Hampir seluruh dinding di rumah adik saya dihiasi dengan warna warni crayon dan pensil warna. Nah, mungkin kalau dibelikan Crayon maka akan lebih semangat menggambar di kertas tentunya. Apalagi sebentar lagi akan masuk sekolah jadi butuh banyak sekali peralatan sekolah seperti crayon, pensil warna, cat warna, spidol, penggaris dan banyak lainnya. 

Setelah melihat paket crayon lengkap, ternyata banyak sekali pilihan dan harganya pun sangat terjangkau. Inilah yang sangat penting, saya memiliki budget yang tak banyak untuk membuat keponakan bahagia. Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, kebaikan sekecil apapun pasti akan mendapatkan pahala, apalagi kebaikan ini sangat bermanfaat bagi Syafira nantinya. 

"Syafira mau pakai baju Princes."

Saya ingat kalau Syafira selalu suka hal yang berhubungan dengan Princes termasuk Princes Elsa dan Snow White. Dan, kebetulan paket crayon lengkap itu pun memiliki gambar princes dan berwarna pink. 

Yang saya suka dari Shopee adalah saya bisa menambahkan beberapa alamat dan menyesuaikan penjual yang dekat dengan rumah adik saya di Pemalang. Jadi, dengan mudah saya memasukan alamat adik saya beserta nomor telpon, sehingga nantinya akan dikirim langsung ke Pemalang. 

Bismillah, saya putuskan untuk membeli satu paket Crayon. Setelah itu langsung saya bayar dengan beberapa pilihan pembayaran salah satunya dengan transfer melalui salah satu bank. Cukup 5 sampai 10 menit, transaksi sudah selesai dan tinggal menunggu paket tersebut sampai.

Dan, setelah beberapa hari menunggu, saya mendapat kabar dari adik saya. Ternyata paket crayon pun telah sampai. 

"Udah nyampe paketannya, makasih Pakde Salman."

Betapa bahagiannya saya mendengar kabar ini. Senang sekali bisa membuat orang lain bahagia walaupun dengan budget yang tidak terlalu besar namun sangat bermanfaat. Bukankah hakikat Ramadhan itu adalah menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain dengan kebaikan yang kita perbuat. 

Syafira ternyata sangat bersemangat untuk menggambar mulai dari baju ala-ala inces, mahkota dan gambar pemandangan. Dan, saya pun merasa bangga sebagai pamannya, ternyata keponakan saya pun sangat kreatif dan memiliki bakat yang luar biasa. Mungkin saat besar nanti bisa jadi desainer ternama seperti Dian Pelangi, Anne Avantie dan lainnya. Semoga ya, Amiiin. 

Terima kasih Shopee. Ramadhan ini saya telah melakukan satu kebaikan dan membuat orang lain bahagia. Kenapa saya memilih Shopee? Big Ramadhan Sale juga membagikan banyak kebahagian bagi orang lain melalui diskon setiap hari, serba 10 ribu hadiah Umroh, goyang shopee 10 Milyar, gratis ongkos kirim 10 kali tanpa minimal transaksi, dan yang paling membuat saya mantap adalah ada fitur zakat dan donasi. Diskon dan banyak program dari Shopee ini pun membuat masyarakat bahagia dan inilah makna kebaikan Ramadhan yang telah dilakukan oleh Shopee.


Goyang Shopee 10 Milyar

Kita semua tahu kalau goyang Shopee itu sudah menjadi salah satu yang menarik perhatian pelanggan. Selama Ramadhan ini sampai tanggal 6 Juni, goyang Shopee ini akan hadir setiap hari dengan hadiahnya sampai 10 milyar rupiah loh. Wah, memang Shopee ini senang sekali membagikan kebahagiaan. 

Serba 10 ribu berhadiah Umroh

Big Ramadhan Sale kali ini juga menghadirkan kembali Serba 10 Ribu untuk para Sobat Shopee. Setiap harinya, mulai dari tanggal 22 April hingga 6 Juni 2019, Sobat Shopee bisa membeli produk-produk pilihan dengan harga Rp 10 ribu dan juga dapat memenangkan hadiah paket Umroh GRATIS.

Gratis Ongkos Kirim 10 Kali Tanpa Minimal Transaksi
  
Dan yang paling wow adalah gratis ongkos kirim 10 kali tanpa minimal transaksi ke seluruh Indonesia. Gratis ongkos kirim ini berlaku sampai dengan tanggal 6 Juni 2019. Wah memang sangat kece banget ya Shopee ini. 

Kebaikan Ramadhan yang bisa kita lakukan itu bukan seberapa besar atau seberapa mewah, namun seberapa mampu dan ikhlas kita melakukannya. Shopee pun banyak sekali membuat orang lain bahagia dengan programnya seperti gratis ongkos kirim yang dapat mengirimkannya ke seluruh Indonesia dan hadiah Umroh. Bagi saya, kebaikan yang hakiki adalah dibalik Shopee ini terdapat banyak sekali orang yang mendapat rejeki dan kebahagiaan seperti karyawan, jasa pengantar, penjual dan masih banyak lainnya yang menggantungkan hidupnya dari Shopee. Satu hal dengan tujuan memberikan kesejahteraan dan rejeki bagi orang lain itu insyaAllah akan tercatat sebagai kebaikan selamanya di mata Allah Swt, apalagi di bulan Ramadhan ini akan di lipat gandakan pahalanya. 

Tunggu apalagi, sudah saatnya kita menebar kebahagiaan dan kebaikan melalui Shopee. Yuk, kita berbagi dan belanja melalui Shopee.