Episode 16 – Djangan Loepakan Sedjarah (Podcast)

Ini adalah sebuah episode tentang sejarah podcast. Siapakah podcaster pertama di dunia dan siapa pula yang pertama dari Indonesia? TIdak asal bicara, episode ini juga menampilkan “bukti-bukti sejarah” berupa cuplikan-cuplikan podcast dari masa laloe. Djangan loepakan sedjarah, boeng! Merdeka! :p

Silahkan dengarkan di sini atau di bawah ini:

Tautan/ Rujukan terkait:

Music used in this episode:
– “Android Sock Hop” by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

~~

Yuk Naik Bus Dan Transportasi Publik Di Jakarta


Saya itu orangnya ngga mau ribet, pengennya praktis dan simple. Tapi, kalau misalnya dikasih opsi untuk dua hal misalnya mau naik bus atau ojek online, untuk saat ini saya masih akan memakai ojek online. That's the reality. Namun, tahu ngga kalau BPTJ atau Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ini melakukan pembenahan di segala hal dan dimulai beberapa tahun ini. 

Saya baru tahu kalau BPTJ inilah yang melakukan pengelolaan termasuk TransJakarta, KRL dan Bus. Tak semudah yang dibayangkan untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, diperlukan pengelolaan dan membangun kebiasaan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya yang sering menggunakan kendaraan pribadi untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari. 

Bayangkan saja, jika setiap rumah memiliki kendaraan roda empat lebih dari dua dan setiap harinya melakukan aktivitas dengan kendaraan tersebut, berapa banyak kendaraan yang memenuhi jalan-jalan di Jakarta? Coba hitung dengan seksama ada berapa kendaraan? Tentunya sangat banyak. Saya tak bisa membayangkan betapa penuhnya jalanan di Jakarta. 


Gaya hidup adalah kebiasaan yang harus dijangkau oleh pengelola transportasi publik, namun memang sebaiknya pembuat kebijakanlah yang mengatur secara tegas, agar kendaraan pribadi lebih sedikit digunakan dan beralih ke transportasi publik. Namun, masalah transportasi publik belum menunjukan titik terang. Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, namun saya optimis jika dalam beberapa tahun mendatang transportasi publik akan menjadi primadona, asal pengelola mampu melaksanakan tugas dengan kerja keras.

Jepang, menurut saya adalah role model untuk transportasi publik. Orang Jepang menyukai transportasi publik karena sangat tepat waktu dan sudah sejak dini menggunakan transportasi publik. Selain Jepang, negara tetangga seperti Singapura pun perlu kita jadikan contoh dalam mengelola transportasi publiknya yang bagus. Memang penduduk Jakarta sangatlah banyak dibandingkan Tokyo ataupun Singapura, namun dengan perbaikan, Jakarta akan menjadi kota dengan transportasi publik yang nyaman. 


Nah, bagi yang mau naik bus atau KRL dengan nyaman, saya punya tipsnya untuk kamu nih.

Naik Lebih Pagi atau Lebih Malam

Jika ingin naik transportasi publik, pastikan lebih pagi atau lebih malam atau menghindari jam sibuk seperti berangkat kantor dan pulang kantor.

Siapkan Electronic Card

Siapkan electronic card untuk pembayaran pada saat di halte atau stasiun. Jangan sampai tertinggal dan menjadikan hari-harimu berantakan. 

Maps is the key

Peta rute atau maps sangat penting karena pada saat di halte atau stasiun atau di kendaraan, keadaan akan sangat padat dan bisa jadi kamu akan tersesat. 

Ikuti Peraturan Di Transportasi Publik

Jangan makan dan minum di transportasi publik karena sudah ada aturan dan akan ada sanksi. Jangan sampai aturan tersebut malah kamu langgar dan mendapat sanksi yang berat dari petugas. 

Hati-hati

Transportasi publik ini memang digunakan segala strata sosial, maka berhati-hatilah dengan semua orang yang belum dikenal. Jangan sampai kamu jadi korban pencopetan atau pelecehan seksual yang sering kita dengar melalui berita. 


Dan, akhirnya memang pada akhirnya transportasi publik adalah pekerjaan bersama mulai dari pengelola dan pengguna. Tidak akan berhasil jika kerja yang dilakukan pengelola tidak dilakukan oleh pengguna dengan baik. 

Jika sangat berat melakukan perpindahan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik, mulailah dengan 1 hari dalam seminggu menggunakan bus atau KRL. Atau minimal sekali dalam 1 bulan, cobalah dan nikmati betapa enaknya melihat kehidupan disekitar kita yang semakin menarik. Siapa tahu dengan naik kendaraan umum, kita dapat relasi, jodoh atau kesenangan yang tidak bisa di beli oleh uang.


Terima kasih Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang telah berdiskusi dengan kami, pengguna transportasi publik. Sebuah sarana yang hebat untuk membuat transportasi publik di Jabodetabek makin bagus dan dicintai penggunanya. Yuk kita naik bus dn transportasi publik di Jabodetabek. Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi? 

Ayo Indonesia Bergerak, Kampanye Anlene Melawan Gaya Hidup Mager



Saya termasuk orang yang malas bergerak karena sesuatu hal dan kesibukan yang tak dapat ditinggalkan, namun beruntung saya sering traveling keluar kota atau bahkan ke luar negeri. Dan, pada saat traveling saya terpaksa untuk bergerak lebih banyak daripada hanya berdiam diri dikosan. Kalau dihitung-hitung gerak langkah yang dihasilkan dari traveling itu melampaui olahraga yang saya lakukan pada setiap minggu.

Melalui traveling saya dapat menaklukan anak gunung Krakatau yang tingginya ratusan meter, kemudian saya pun kembali menaklukan puncak-puncak tertinggi di kepulauan Komodo pada akhir tahun 2017. Dan yang terakhir, saya berpetualang di alam Kebumen yang memiliki gua -gua, bukit, pantai dan karang yang sangat indah. Karena saya lakukan dengan senang, maka tak terasa ratusan bahkan ribuan langkah telah terlewati. 

Sebetulnya, rutin berolahraga adalah jawaban yang seharusnya bagi saya. Tidak dapat ditawar lagi karena dengan olahraga, tubuh akan menjadi bugar. Namun, ketika ditanya apakah bisa menjaga rutinitas sedangkan jadwal atau kegiatan sehari-hari sangatlah padat. Ini problematika semua orang, dan dapat disiasati dengan olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh siapa pun. Yuk, kita telusuri lebih jauh lagi, apa yang disebut olahraga ringan tersebut.

               

Oh iya, sebetulnya penyebab malas bergerak atau Sedentari adalah gaya hidup yang serba digital. Saya juga sebagai generasi milenial sangat tergantung pada smartphone. Apapun yang saya lakukan sangat berhubungan dengan gadget, bahkan untuk sekedar ke tempat yang tidak jauh pun saya memesan ojek online. Sebetulnya ini kebiasaan yang sangat jelek, jangan sampai ditiru ya, hehehe. 

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dari Kementerian Kesehatan menunjukan bahwa 24,1% penduduk Indonesia menjalani perilaku mager atau sedentari selama 6 jam per hari. Wow, ini data yang sangat mengejutkan sih bagi saya. Nantinya dengan perilaku ini maka bertambah banyaknya resiko penyakit tidak menular. Bayangkan saja penyakit seperti jantung, darah tinggi, kolesterol dan lainnya menjadi ancaman yang sangat serius. 

Lalu bagaimana mengatasi gaya hidup mager tersebut? Ayo Bergerak! Ayo Olahraga! Sebetulnya sangat mudah mengatakan untuk berolahraga namun prakteknya sangat sulit dilakukan. Setelah mendapatkan pencerahan dari ketiga pembicara yaitu Ibu Rohini Behl, Dr. Ade Jaena L. Tobing dam Ibu Ines Yumahana Gulardi menjelaskan tentang pola olahraga yang bisa dilakukan oleh siapapun termasuk ibu-ibu rumah tangga atau pekerja kantoran. 



Apa saja yang harus dilakukan untuk melakukan olahraga ringan? Sebetulnya gerakan ringan seperti stretching, melakukan latihan di kursi, jalan-jalan atau jogging yang dilakukan dirumah sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapapun. Dan, harus dilakukan rutin setiap hari atau dua hari sekali selama 30 menit. Bagi orang yang memiliki kelainan tulang seperti pengapuran atau peradangan pada tulang yang tidak dapat melakukan gerakan lari atau yang bisa mengakibatkan tulang atau sendi menjadi memburuk, dapat melakukan olahraga seperti pilates, yoga, renang dan lainnya. 

Lalu untuk nutrisi atau pola makan juga harus diperhatikan, jangan sampai kegiatan yang sangat pada dan olahraga menjadikan tubuh kurang nutrisi malah menjadikan sakit atau penyakit lainnya. Anlene merupakan susu dengan zat gizi yang membantu kekuatan dan kesehatan tulang, sendi dan otot sehingga dapat bergerak lebih aktif lagi. 

   
Pada saat event kami mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan apa saja gerakan atau olahraga ringan yang dapat kami lakukan di seluruh bagian rumah termasuk ruang makan, dapur, kamar tidur, ruang keluarga dan taman. Dari hal ini, kami mendapatkan secara langsung seperti melakukan gerakan olahraga ringan dan kegiatan yang menuntut kami untuk terus bergerak seperti kampanye Anlene yaitu Ayo Indonesia Bergerak.

Kampanye Ayo Indonesia Bergerak ini meliputi estafet dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menginspirasi masyarakat Indonesia bergerak lebih aktif untuk melawan gaya hidup mager. Sebanyak 250 pelari dan pesepeda untuk melakukan perjalanan sejauh 600 KM ke Jakarta. Puncaknya pada tanggal 22 April 2018, akan diadakan acara yang sangat inspiratif dan menggugah Indonesia untuk terus bergerak. 

Yuk mulai sekarang dan mulai dari hal-hal kecil serta dimulai dari diri sendiri di rumah. 

Social Media Anlene

Facebook : Anlene Indonesia 
Instagram : @anlene_indonesia     




Episode 15 – Petjahin Mantjah: Dari Bekasi ke Jogja dan Kota-kota Keren di Indonesia

Namanya Mantjah, biasa cuap-cuap di Podcast Petjah (Podcastnye Mantjah) yang ngobrolin soal urbanisme, pembangunan dan tata kota. Kali ini dia bakal cerita tentang podcastnya, tentang sebuah planet keren bernama Bekasi dan juga tentang kota-kota keren di Indonesia. Di akhir podcast, kita berdua mau ngajak kalian, kamu, kamu dan kamu untuk bikin satu episode podcast. Ikutan yok..

Iya, kamuuu.. 🙂

Music used in this episode:
Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com)
Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Ngga Mau lagi Kena Tipu Saat Belanja Online, Yuk jadi Konsumen Yang Cerdas


Belakangan banyak sekali berita-berita penipuan tentang belanja online, pemalsuan barang, makanan tidak layak konsumsi dan lainnya. Sebagai konsumen, tentunya saya agak cemas dengan munculnya pemberitaan seperti ini. Apalagi pada saat belanja online, pasti sangat banyak sekali resikonya karena barang yang dipesan hanya didisplay melalui gambar, belum lagi harus berhubungan dengan orang asing yang tidak kenal sama sekali. Sepertinya kita membutuhkan kenyamanan dan keamanan sehingga tidak aka terkena tipu. 

"Man, kamu pernah ngga ditipu oleh penjual online."

"Pernah."

"Terus gimana ya solusinya biar ngga ditipu terus-terusan."

Percakapan ini memang sangat wajar karena era digital dan online memang sangat digandrungi karena sangat praktis bahkan sekarang sudah bekerja sama dengan ojek online sehingga pengiriman akan menjadi sangat cepat. Selain itu transaksi [un dilakukan dengan sangat cepat karena metode pembayarannya sangat beragam. So, kita harus akui kalau belanja online itu memang sangat cepat dan praktis sehingga membuat ketagihan. Eits, jangan sampe ketagihan belanja yang tidak perlu ya, kita harus lebih hemat dan lebih cerdas lagi.


Sebetulnya selama ini kita tahu ngga hak dan kewajiban konsumen yang harus dipenuhi? Pasti banyak dari kita yang tidak tahu sedikitpun tentang hal tersebut. Terlebih lagi kita biasanya sangat digiurkan oleh diskon dan promo-promo yang membuat kita terbuai sehingga terhipnotis tanpa memperhatikannya. Lalu apa sih sebetulnya hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (dikutip dari https://ylki.or.id), hak konsumen adalah:

  • hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;
  • hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;
  • hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa;
  • hak untuk di/dengan pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan;
  • hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;
  • hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;
  • hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;
  • hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;
  • hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

Selain itu konsumen perlu mengetahui kewajibannya terlebih dahulu. Kewajiban/tanggungjawab konsumen adalah :
  • membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan;
  • beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa;
  • membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati;
  • mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.

Lalu apa yang harus dilakukan agar tidak kena tipu lagi? Ada ngga hal yang harus dilakukan sehingga tidak akan terulangi lagi? Oke ini dia tips belanja online agar aman dan nyaman serta tidak kena tipu.

Pilih Toko Online Terpercaya

Kelihatan sangat sederhana, namun memilih toko online terpercaya adalah langkah awal untuk berbelanja online lebih aman. Karena toko tersebut telah dipercaya oleh masyarakat dan telah terjadi banyak transaksi sehingga resiko untuk terjadi penipuan sangatlah minim. 

Cek dan Ricek Rating Merchant

Setelah memilih toko online yang terpercaya, maka saatnya mericek kembali bagaimana rating toko online tersebut. Biasanya pada saat masuk sebuah Toko Online maka akan memilih salah satu merchant. Pilihlah toko yang memiliki rating baik atau gold merchant, sehingga akan lebih aman lagi. 


Sesuaikan Dengan Harga

Di Toko Online terdapat banyak harga, bahkan antara satu dengan yang lain terdapat perbedaan harga yang sangat mencolok untuk barang yang sama. So, atur harga dan pilihlah barang dengan harga terendah sehingga tidak kena penipuan.

Cek Foto Barang 

Pastikan memeriksa kembali foto yang ada di merchant. Biasanya foto yang bagus adalah foto dari stok yang ada bukan diambil dari foto produk produsennya. So, pastikan kembali foto barang tersebut.

Filter Lokasi dan Jasa Pengiriman Yang Diinginkan

Kadang kala kita terkendala dengan pengiriman yang sangat jauh dan memakan waktu sedangkan kita membutuhkan barang tersebut dengan segera. Kita harus memfilter sesuai lokasi terdekat dan juga jasa pengiriman yang diinginkan. Kalau saya biasanya akan menggunakan jasa ojek online karena akan dikirim keesokan harinya sehingga tidak perlu menunggu sampai beberapa hari kemudian.


Pilih Sistem Pembayaran 

Biasanya toko online yang bagus akan memiliki semua channel pembayaran mulai dari transfer, online banking, sms banking, paypal, melalui minimarket, jasa pelayanan kredit, kartu kredit dan masih banyak lainnya. Pilihlah metode pembayaran yang sesuai dan praktis sehingga tidak memerlukan banyak waktu jika kamu lagi sedang sibuk.

Cek Pengiriman Barang

Pada saat transaksi telah dilakukan, maka merchant akan mengirimkan. Nah, kamu bisa mengecek bagaimana posisi terakhir barang tersebut melalui web atau aplikasi. Barang yang telah sampai akan diberitahu melalui web atau aplikasi sehingga bisa dicek kembali.

Periksa Barang

Jangan lupa untuk mengecek barang antara deskripsi atau pemesanan dengan barang yang telah sampai. Periksa dengan teliti sehingga tidak terjadi kekeliruan. Kadang kala kita akan menyesal karena tidak memperhatikan detail seperti warna atau ukuran yang dikirim dengan yang diterima. Baca kembali deskripsi di merchant apakah tersedia warna dan ukurannya, sehingga tidak menyesal pada saat menerima barangnya.

Jika Barang Rusak, Minta Yang Baru

Jika barang diterima dengan rusak dan tidak sesuai dengan deskripsi. Foto atau Videokan sehingga terdapat bukti bahwa barang tersebut memang rusak. Unboxing itu memang perlu didokumentasikan sehingga bisa dijadikan bukti. Selamat unboxing barang belanjaanmu.

Semoga tips ini membantu mengatasi penipuan yang sering dilakukan apalagi lagi melalui belanja online. Selamat berbelanja dengan cerdas ya, kita harus jadi konsumen yang cerdas. Selamat Hakornas 2018.


Keliling Dunia Sebelum Usia 40 Tahun


Ketika saya berjumpa dengan Fujiyama, sebuah puncak tertinggi di Jepang. Hati saya menjadi-jadi dan bertekad untuk menaklukan kembali puncak-puncak tinggi di Dunia ini. Memang ini sedikit obsesi yang tak berujung realiti, namun sedikit demi sedikit langkah ini makin menjadi. Pun ketika Raja Salman berkunjung ke Bali, selang beberapa hari kemudian saya pun berada di bali untuk sebuah urusan. Sebuah kebetulan yang tak disengaja, namun saya percaya suatu saat bisa berjumpa dengan Beliau. Malah, saya pernah bermimpi membuat sebuah Salman Fans Club, karena kemiripan nama kami. Mungkin Raja Salman dan Salman Khan pun akan bergabung bersama pemilik nama Salman lainnya, Amin. 

Saya adalah seorang yang mencari posisi aman atau zona nyaman dalam kehidupan, dan cenderung tidak mau melakukan hal yang beresiko. Saya kuliah di jurusan Akuntansi, kemudian melanjutkan studi di pendidikan profesi dan pada akhirnya menjadi seorang Auditor. Pada saat itu sangat nyaman dan saya merasa kehidupan saya baik-baik saja. Namun, ternyata setelah saya traveling ke negara lain seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang dan lainnya, membuat saya semakin bimbang karena banyak sekali pergolakan. Dan, akhirnya saya menjadi seorang yang paling beresiko karena berprofesi sebagai digital nomaden atau freelance. Dengan tekad yang kuat, saya pun bertahan dan melanjutkan kehidupan dengan senyuman.  



Oke lanjut ke mimpi saya yang sampai saat ini belum terwujud adalah traveling keliling dunia dengan menaklukan puncak-puncak tertinggi dan menemui Raja Salman. Memang kelihatannya sangat tidak mungkin, namun saya yakin mimpi dapat terwujud jika kita yakin serta mengambil langkah awal seperti saya telah menaklukan Anak Gunung Krakatau dan Puncak-Puncak tertinggi di Kepulauan Komodo.Walaupun badan saya tidak selangsing yang lain, namun tekad saya melebihi mereka yang memiliki tubuh ideal. 

Kenapa harus keliling Dunia? Karena dengan traveling, saya menemukan banyak hal baru dan bahkan petualangan baru yang tidak mungkin kita dapatkan jika kita hanya berdiam diri di rumah saja. Saya teringat kata teman, kalau traveling bukan hanya untuk bergaya di depan kamera saja namun menikmati setiap momen yang mungkin menjadi momen terakhir.


Ketika keliling dunia, tips yang paling ampuh adalah merencanakan keuangan dan menggunakan asuransi jiwa atau perjalanan. Commonwealth Life menyediakan Financial Calculator yang membantu merencanakan berapa dana yang harus disimpan setiap bulan selama beberapa tahun sehingga mimpi keliling dunia pun dapat diwujudkan. Pada saat traveling, tidak usah khawatir dengan resiko kecelakaan karena terdapat COMMPACT dengan banyak Manfaat Asuransi. Percayalah dengan Commonwealth Life, asuransi tersebut merupakan unit link yang bisa dijaminkan dan diinvestasikan. Ini adalah pilihan terbaik dengan Investasi Terbaik

Beli Roti Tous Les Jours Dapat Cashback 2 Juta Dengan Debit KEB Hana Bank


Every day is bread day. Setiap hari kita pasti makan makanan ini sebagai sarapan atau pengganjal perut yang kelaparan. Namun percayalah, saya juga sangat menyukai makanan ini karena sangat lezat dan bisa dimakan kapan pun. Dulu pada saat ngantor, saya selalu membeli roti di malam hari untuk dijadikan sarapan di kala pagi. Maklum, saya seorang yang ingin segalanya tersedia di pagi hari dan menjadikan mood hari itu menyenangkan kalau nutrisi pagi terpenuhi dengan sempurna. Kalau kamu suka ngga sama roti ? Ceritain donk pengalaman pagi mu bersama roti. 

Nah, kalau merk roti yang ternama dan terjamin kualitasnya itu pengaruh ngga bagi kamu? Kalau saya termasuk yang suka sama merk tertentu, bukan hanya pada yang mahal saja namun sesuai dengan selera namun juga tidak terlalu sangat murah karena akan berujung pada kualitas yang tidak terlalu bagus. Siapa yang tak mengenal Tous Les Jours? Salah satu brand roti yang sangat bagus dalam mengemas roti-rotinya sehingga sangat enak dan berkualitas. 



My favorite is Croissant. Kalau kamu apa yang kamu suka? Croissant itu perpaduan crunchy dan lembut pada bagian dalamnya. Kalau saya memang suka dengan cokelat karena manis, iya semanis saya , iya kan? Eits, ini masih banyak rasa yang ditawarkan oleh Tous Les Jours, apalagi kalau misalnya membeli dalam jumlah yang lumayan banyak bisa mendapatkan cashback  dari KEB Hana Bank. Yes, setiap pembelian minimal 50 ribu akan mendapatkan cashback sebesar 20 persen dengan menggunakan Debit KEB Hana Bank



Nah mau tahu kan bagaimana ketentuannya dari promo ini? Cashback ini berlaku dengan menggunakan kartu debit KEB Hana Bank dan Kartu Debit KEB Hana Bank Priority banking. berikut syarat dan ketentuannya : 
  • Periode program dari tanggal 26 Maret -31 Desember 2018 
  • Program berlaku untuk pembayaran menggunakan kartu debit KEB Hana Bank dan Kartu Debit KEB Hana Bank Priority banking dengan minimun pembelian sebesar Rp 50.000
  • Cashback akan dikreditkan ke rekening nasabah selambat-lambatnya H+1 (hari kerja) setelah transaksi belanja dilakukan 
  • Program ini tidak berlaku kelipatan dan tidak dapat digabungkan dengan program lainnya
  • Program ini berlaku untuk kartu debit KEB Hana Bank dan Kartu Debit KEB Hana Bank Priority banking dalam mata uang Rupiah
  • Program berlaku untuk pembelian semua jenis makanan dan minuman di seluruh outlet di TOUS les JOURS
  • PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB Hana Bank) berhak menolak memberikan cashback apabila terdapat indikasi kecurangan
  • Maksimal cashback yang diperbolehkan adalah maksimal 200.000 setiap hari dan maksimum 2.000.000 setiap bulan


Selain menikmati rotinya siap saji, pada saat event kemaren juga disediakan layanan pembukaan rekening KEB Hana Bank. Mungkin saat membuka rekening saya berpikir akan memakan waktu yang sangat lama, namun ternyata tidak demikian. Dengan waktu tak lebih dari 10 menit, dengan bantuan Customer Service yang siap sedia membantu ini, semua prosesnya sangat cepat dan langsung mendapatkan kartu debit. Selain itu, dengan kemudahannya, Hana Bank juga menyediakan kartu E-money yang bisa digunakan sebagai pembayaran di E-toll, KRL, Busway dan kemudahan lain pada saat transaksi di minimarket. 

Wow, dan ternyata bukan hanya mudah dan cepat namun biaya administrasinya pun free alias gratis sehingga tidak usah memikirkan biaya potongan setiap bulannya. Kece kan kalau punya tabungan di Hana Bank ini. Oh iya sebagai bocoran, KEB Hana ini akan menggaet salah satu K-POP Idol sebagai brand ambassador. So, K-POP Lover wait and see ya siapa yang akan dijadiin brand ambassador tersebut. 



Informasi KEB Hana Bank 

Website :

[Klipping] Podcast, Masa Depan Penyiaran yang Belum Pasaran di Indonesia

Belum lama ini, tepatnya 1 April lalu, CNN Indonesia menampilkan sebuah artikel menarik tentang Podcast yang mereka sebut sebagai “Masa Depan Penyiaran yang Belum Pasaran di Indonesia.”

Tulisan ini sepertinya adalah bagian dari serial tulisan tentang radio di Indonesia, namun mengajak melihat radio dari sudut pandang lain yaitu podcast. Menarik sekali karena jarang sekali podcast menjadi sorotan media di Indonesia. Karena itu layaklah diklipping di sini (dengan menyertakan sumber aslinya, tentunya).

Namun demikian ada satu saja komentar dari sekian banyak komentar gue lainnya dari artikel ini. Satu saja dulu lah.

Kenapa harus pakai rujukan Amerika, sih?

Okelah, bisa jadi ini adalah bukti saking belum populernya podcast di Indonesia sampai wartawan media sebesar CNN Indonesia saja tidak tahu (untuk tidak disebut kurang mendalam risetnya lah, atau malah kurang gaul? hehe..).

Artikel ini memang menyinggung soal podcast yang kini kembali bangkit, tapi sayang sekali yang dijadikan rujukan kebangkitan itu adalah Amerika. Kalaupun ada satu pelajaran yang gue petik selama ini dari kemajuan teknologi digital adalah bahwa setiap negara punya keunikan yang semakin sulit untuk dibandingkan. Di Amerika podcast sudah sangat mature karena sudah melewati perjalanan yang teramat panjang sejak tahun 90-an bahkan ada yang menduga sejak tahun 80-an. Karena itu gue menyebutnya sebagai “The Land of Podcast“. Memang sempat ada naik turunnya, tapi jelas sangat beda konteksnya dengan Indonesia.

Kalau saja si wartawan mau sedikit riset ekstra, misalnya cukup dengan mencari kata kunci “Podcast Indonesia” di Google, atau melakukan pencarian di iTunes (yang bisa jadi merupakan rujukan podcast terbesar di dunia), makan sudah akan muncul podcast-podcast asal Indonesia. Mau lebih dalam lagi risetnya, maka si wartawan akan menemukan fakta menarik bahwa podcast di Indonesia itu sejarahnya jauh berbeda dengan Amerika.

Oke, mohon maaf, Tidak adil gue mengadili si wartawan dengan cara ini. Mungkin justru dia ingin menunjukkan bahwa podcast belum dikenal di Indonesia. Mungkin gue gemes aja karena setelah sekian lama -sejak awal 2000 pastinya- gue merasa ngoceh sendiri di Podcast, tiba-tiba di awal tahun ini gue menemukan satu persatu podcast Indonesia bermunculan bak jamur di musim hujan.

 

Masih banyak sih komentar yang langsung membludak di kepala gara-gara baca artikel ini. Komentar yang memancing gue untuk mulai menulis lebih banyak tentang fenomena podcast di Indonesia zaman now yang asli, menarik bangettt!

Jadi memang sepertinya gue harus berterima kasih pada artikel ini. Silahkan baca selengkapnya di bawah ini atau langsung lah main ke laman aslinya di CNN Indonesia di sini: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20180401031240-241-287315/podcast-masa-depan-penyiaran-yang-belum-pasaran-di-indonesia

Sementara itu, buat yang penasaran ingin tahu apa saja podcast asal Indonesia, silahkan coba cari di Soundcloud.com atau di direktori podcast Indonesia yang gue lagi kembangkan. Sejauh ini gue sudah mendata paling tidak 50 podcast Indonesia yang aktif dan satu persatu akan gue tambahkan di direktori Podcast Indonesia yang ada di sini.

~~~

Podcast, Masa Depan Penyiaran yang Belum Pasaran di Indonesia

Resty Armenia, CNN Indonesia | Minggu, 01/04/2018

Jakarta, CNN Indonesia — Format siaran terus berkembang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi dan kompleksitas kebutuhan manusia. Beberapa tahun belakangan, muncul siaran audio melalui internet yang biasa disebut podcast.

Merujuk artikel Guardian pada 2004 silam, jurnalis Ben Hammersley menyebut bahwa poddatang dari pemutar media digital ciptaan Apple, iPod. Sedangkan cast adalah kependekan dari broadcast atau siaran. Namun, kini podcast bisa diputar dari pemutar media apapun.

Sepintas podcast terdengar seperti radio. Pendengar akan disuguhi serial audio berisi obrolan penyiar akan suatu topik dan diselingi musik-musik pilihan. Namun, sebenarnya keduanya lumayan berbeda.

Tak seperti radio yang memiliki jadwal untuk program-programnya, pendengar bebas mendengarkan podcast kapan saja mereka mau dan topik apa yang mereka ingin dengarkan. Sederhananya, podcast seperti vlog di saluran Youtube, namun tanpa visual.

Selain itu, jika enggan streaming, pendengar bisa mengunduh audio podcast terlebih dahulu, menyimpannya, dan memutarnya jika diinginkan layaknya saat mengunduh lagu. Sebagian besar podcast ini bisa diunduh secara gratis.

Beberapa bulan belakangan ini podcast kembali ramai didengarkan, terutama di Amerika Serikat dan Inggris. Konten yang disiarkan semakin unik, kreatif dan mengerucut, sehingga pendengar bisa dengan mudah mencari saluran yang paling sesuai dengan minat dan hobi mereka.

Podcast semakin menjadi pilihan lantaran tingginya intensitas perjalanan orang-orang masa kini. Mereka yang menghabiskan banyak waktu di jalan, baik di mobil maupun transportasi publik, memilih untuk mendengarkan podcast agar tetap mendapat wawasan baru dan, di saat yang sama, terhibur.

Listening to podcasts on your HomePod can easily become part of your daily routine. Here are some of the perfect shows for every part of your day.https://t.co/CcJE4JB9bbpic.twitter.com/IUG80Y7Xg3
— Apple Podcasts (@ApplePodcasts) March 25, 2018

 
Podcast Kembali Jadi Pilihan

Sempat meledak di awal kemunculannya lebih dari satu dekade silam, podcast kini kembali menjadi pilihan, terutama di Amerika dan Inggris. Tren ini tampaknya juga akan mewabah hingga ke regional lain, termasuk negara-negara Asia.

Nic Newman baru-baru ini merilis hasil studi Journalism, Media, and Technology Trends and Predictions 2018 gagasan Reuters Institute for the Study of Journalism dan University of Oxford.

Di sana tercatat bahwa berdasarkan survei terhadap 194 editor, bos, dan pejabat perusahaan media digital dunia, diperkirakan pada 2018 media dengan format audio akan mengalami peningkatan.

“Sebanyak 58 persen penerbit [media] mengaku akan fokus pada podcast, dengan proporsi yang sama menilik pada konten untuk speaker [pengeras suara] yang diaktivasi menggunakan suara,” tulis Newman dalam hasil risetnya.

Selain itu, Newman juga menyebut konsumen media digital juga mengalami perubahan tingkah laku. Laporan The Smart Audio dari Edison Research menunjukkan bahwa 65 persen pemilik gawai mendengarkan lebih banyak musik, dengan peningkatan signifikan untuk berita, podcast, dan buku audio.

Berdasarkan laporan The Smart Audio dari Edison Research, 65 persen pemilik gawai menggunakan pengeras suara pintar untuk mendengarkan musik, 29 persen untuk berita, 20 persen untuk podcast dan 18 persen untuk buku audio.

“Ini semua akan menambah ganggan jadwal radio dan mendorong lebih banyak penggunaan audio on-demand,” tulis Newman.

“Merespons tren ini, perusahaan media yang masuk survei kami mengatakan bahwa mereka akan berinvestasi lebih banyak tahun ini untuk media berbasis audio seperti podcast [58 persen] dan eksperimen konten pendek [58 persen] yang asli bagi platform baru. Inisiatif ini dianggap lebih penting bagi penerbit dibanding bentuk video [47 persen] dan dua kali lebih penting dari realita virtual [25 persen].”

“If your character shifts depending on who is in power, then was it your character to begin with?”@TheDailyShow host @Trevornoah joins @Oprah at the Apollo Theater for a captivating conversation. Listen to the full interview on #SuperSoulConversations.https://t.co/oBMcs9biY0 pic.twitter.com/qFjhgv2OM3
— Apple Podcasts (@ApplePodcasts) March 19, 2018

 

Bukan Ancaman Bagi Radio

Kembalinya podcast sebagai salah satu pilihan ternyata tidak dianggap sebagai ancaman bagi para praktisi siaran radio. Alih-alih, platform ini disebut bisa menjadi pelengkap yang bagus.

Eks penyiar 96,7 Hitz FM Adit ‘Insomnia’ berpandangan bahwa kemunculan format digital apapun sebenarnya sudah menjadi ancaman bagu radio. Namun, podcast sendiri, menurutnya, dibuat oleh orang-orang yang mungkin tidak punya keahlian dasar penyiaran, sehingga para praktisi radio tidak usah khawatir ‘lapaknya’ direbut oleh penyiar podcast.

“Selagi kita masih bisa memberikan siaran yang lebih variatif dan informatif, sepertinya podcast bukan menjadi ancaman. Justru kita bisa saling membagi informasi dan saling melengkapi. Misalnya, ‘Oh si podcast itu sudah ngomong ini lho.’ Jadi bukan menjadi ancaman,” ujarnya kala menyambangi kantor CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Senada dengan Adit, penyiar OZ Radio Rizky Danto menganggap podcast sebagai pelengkap. Karenanya, stasiun radio tempatnya bekerja kini mulai akan membuat acara-acara spesial yang memuat genre musik khusus dengan format podcast.

“Menurut saya [podcast] itu bisa menjadi komplementer untuk siaran,” katanya.

“Mungkin orang sini lebih suka visual, seperti Youtube kan, orang lebih suka vlog. Kalau audio ya orang lebih suka radio karena sudah menjadi kebiasaan,” ujar Adit.Sementara, penyiar Trax FM Jakarta Davy Andry menilai podcast masih belum terlalu menjadi pilihan di kalangan masyarakat Indonesia. Ia menduga konten podcast selama ini masih belum ada konten yang cocok dengan keinginan pendengar.

“Sepertinya masih kesulitan untuk kontennya ya. Dan apakah orang-orang Indonesia sama dengan orang luar yang suka mendengar podcast? Bisa jadi tidak suka, karena berbeda,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Di luar sana itu kontennya gila sekali. Ketika saya melihat judulnya itu bisa semangat 45, sambil berpikir, ‘Ini orang kok bisa begini ya? Dia mikir apa ya?’ Lalu mendengarkan mereka. Tantangannya justru bisa tidak saya catch up dengan dia? Dan apakah pendengar di Indonesia juga senang? Bisa jadi tidak senang.”

Sedikit berbeda dengan Davy, Adit dan Danto menganggap bahwa orang Indonesia masih belum memiliki kebiasaan mendengarkan podcast.

Adit menyebut selama ini orang Indonesia lebih senang visual. Karenanya, vlog lebih populer daripada media berbasis audio seperti radio atau podcast.

Sepakat dengan Adit, Danto menuturkan, “Itu sepertinya karena kebiasaan. Jadi harus dibentuk kebiasaan orang Indonesia untuk mendengarkan podcast yang berbobot, jangan yang santai-santai saja.” (res)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20180401031240-241-287315/podcast-masa-depan-penyiaran-yang-belum-pasaran-di-indonesia

Yuk Nongkrong Di The Gade Coffee & Gold Cafe


What is your main reason to stay along time in the Coffee Shop? WIFI? The environment? Or your friends? Kadang kala kita menghabiskan banyak waktu di kedai kopi hanya untuk membuang waktu, bertemu teman, bekerja, belajar dan masih banyak lainnya. Kalau saya biasanya sangat suka kedai kopi yang banyak menawarkan promo atau bonus, sehingga saya rela berlama-lama sambil mengerjakan tulisan yang sedang deadline. Kalau kamu apa yang menjadikan kamu betah di kedai kopi? Pasti jawabannya sangat beragam. 

Zaman Now, membuat gaya hidup semakin tinggi terutama karena perkembangan dunia digital. The power of digital and social media is awesome. Setiap hari kita disuguhkan sesuatu yang viral dari seluruh dunia dan melihatnya dari sebuah smartphone. Dunia dalam genggaman, memang benar adanya. Nah, sebagai imbasnya cafe-cafe berlomba berinovasi seperti selalu menyediakan WIFI dan tempat yang nyaman sehingga pelanggan akan ketagihan dan terus datang kembali bahkan membawa teman-temannya kembali ke cafe tersebut.



Pegadaian pun tak mau melewatkan momen yang manis ini untuk menghadirkan sebuah cafe dengan konsep yang lumayan unik. The Gade Coffee and Gold ini menyajikan "Kopi Emas". Saya menyebutnya sebagai kopi emas karena bukan hanya kopi saja yang ditawarkan melainkan informasi mengenai investasi dan promo. Selain itu, Pegadaian juga meluncurkan Gadai Tanpa Bunga untuk pemberian pinjaman maksimal Rp 500 ribu. Kredit ini diberikan untuk mahasiswa, buruh, ibu rumah tangga, serta karyawan pabrik.

Saya merasakan bahwa selain menikmati kopi dan gadai tersebut, kaum milenial juga pelan-pelan akan mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai Pegadaian yang selama ini hanya dikenal melalui media, tidak secara langsung. Ada misi untuk mendekatkan generasi muda terhadap hal-hal yang berbau-bau investasi, gadai dan lainnya. Kedepannya, akan lahir generasi yang mampu menerapkan kebijakan keuangan melalui pilihan yang ada di Pegadaian. Wow, saya juga baru sadar sangat besar sekali manfaat ilmu yang ditularkan kepada kita, selain keuntungan secara bisnis yang ditargetkan dari pembukaan cafe ini.



Setiap ada cafe yang baru, memang saya selalu gatel pengen nyobain terutama suasananya karena hal terpenting buat saya adalah kenyamanan dalam bekerja di cafe. Maklum saja, kerjaan saya adalah menuliskan semua yang saya lihat dan alami. The Gade Coffee dan Gold ini sangat menarik karena menawarkan konsep cafe yang santai namun sangat berisi. 

Kopi yang disuguhkan pun tak main-main karena baristanya memiliki jam terbang yang lumayan, ditambah dengan menu-menu selain kopi yaitu teh, soft drink dan snack ringan. Oh iya, karena sangat syarat dengan muatan lokal, jenis kopinya pun didatangkan dari daerah-daerah di Indonesia seperti Pasundan, Bondowoso, Toraja, Solok, dan Garut. Selain itu juga terdapat kopi lain seperti Cappucino, Espresso, Piccolo, dan lainnya. 



Kalau ditanya harga, saya rasa harganya sangat wajar di kisaran dari 15 sampai 60 ribu. Jadi masih harga kaum muda. Menurut saya, overall kedai ini sangat direkomendasikan jika ingin menikmati kopi, bekerja atau sekedar ngobrol-ngobrol dengan teman. 

Rencana kedepannya, Pegadaian akan membuka banyak gerai di seluruh cabang di area pegadaian sehingga semua karyawan dan masyarakat dapat merasakan kopi emas yang sangat nikmat. Sampai jumpa di kedai-kedai kopi lainnya ya. 




Informasi The Gade Coffee & Gold 

Alamat : 
Jl. Wijaya IX, RT.1/RW.5, Melawai, 
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160

Instagram :

Mampir di "Saung Baca Kita" Milik SI ABANG Babelan

Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
29 Maret 2018, Kamis malam Jumat lalu, saya akhirnya bisa berkunjung ke Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG (Silaturahim Anak Babelan Ngumpul). Esoknya, tanggal 30 Maret 2018 kebetulan libur bertepatan dengan Hari Wafat Isa Al Masih, jadi saya punya banyak waktu untuk ngobrol lebih jauh mengenai saung baca ini.

Kegiatan malam Jumat di Saung Baca Kita ini secara rutin adalah pembacaan Surah Yasin bersama-sama atau disebut yasinan. Setelah acara yasinan selesai, saya ngobrol lebih jauh mengenai seluk beluk SI ABANG, khususnya tentang kegiatan di Saung Baca Kita yang mereka asuh ini.
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
Kongko setelah yasinan - 29 Maret 2018 (Foto Bang Saktam)
Malam itu alhamdulillah hadir beberapa orang yang menurut saya paham mengenai SI ABANG. Bang Hadi selaku ketua dari SI ABANG dengan santai bersama-sama anggota yang lain menjelaskan beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas SI ABANG seperti belajar Bahasa Inggris, belajar komputer, Hadroh, Sepak Bola, Pencak Silat dan lain-lain. Selain itu, SI ABANG juga kerap melakukan kegiatan sosial dan juga berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan.
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
Memanfaatkan panggung dangdut yang sudah tidak dipakai (Foto: Fania)

Saung Baca Kita

Saung yang didirikan secara gotong royong oleh anggota komunitas SI ABANG pada Hari Minggu 3 Desember 2017 tahun lalu ini kini semakin hari makin ramai dikunjungi anak-anak dan warga sekitar. Saung ini dibangun dengan memanfaatkan rangka besi bekas panggung dangdut yang sudah tidak digunakan, ditambah kayu dan triplek sumbangan dari anggota dan warga, maka berdirilah saung baca yang dinamakan SAUNG BACA KITA. Lain waktu saya ceritakan lebih jauh tentang Komunitas SI ABANG ini yah, kali ini saya hanya mau cerita sedikit saja kegiatan di saung baca ini saat 2 kali saya mampir.

Hari Minggu 8 April 2018 pagi, alhamdulillah saya berkesempatan bermain dengan adik-adik di Saung Baca Kita. Karena yang biasa mengisi pelajaran Bahasa Inggris sedang berhalangan mengisi acara, maka saya memiliki kesempatan untuk sementara menggantikan beliau. Pengetahuan dasar saja, bernyanyi alfabet sekalian belajar penyebutan huruf-huruf dalam Bahasa Inggris. Dengan bantuan lagu alfabet saya kira adik-adik akan lebih mudah melatih pelafalan huruf dengan cara yang lebih gembira. 

Setelah sebentar bernyanyi selanjutnya adik-adik lanjut ke sesi belajar komputer di asuh oleh Bang Hadi. Sebelumnya beberapa anggota SI ABANG menelpon dan pergi mengambil laptop pinjaman, mereka kembali dengan 3 laptop yang berhasil dipinjam dari warga sekitar. Menurut Bang Hadi kalau sedang tidak digunakan oleh pemiliknya biasanya bisa terkumpul 6 sampai 7 laptop pinjaman untuk adik-adik secara bergantian belajar mengetik di microsoft word.

Para pemberi pinjaman laptop sebagian besar anggota SI ABANG selebihnya warga sekitar yang mau meminjamkan. Tentu ada faktor kepercayaan di sini bahwa laptop tersebut memang hanya digunakan untuk kegiatan belajar. Saya sempat ngobrol-ngobrol dengan adik-adik yang menunggu giliran, mereka rata-rata warga sekitar yang hanya beda RT dan RW. 
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul
Suasana belajar komputer Minggu, 8 April 2018
Bang Hadi yang sehari-hari tercatat sebagai tenaga pengajar di MTs Attaqwa 17 Babelan dan SMK Alam Karya Sukawangi juga sempat bercerita soal masalah UNBK yang menggunakan komputer sekolah atau laptop.
"Kasihan adik-adik yang tidak terbiasa menggunakan komputer/laptop dikhawatirkan akan terkendala secara teknis dalam mengerjakan soal-soal UNBK" ungkapnya prihatin. Karenanya ia dan kawan-kawan melakukan kegiatan belajar komputer agar adik-adik lebih akrab dan terbiasa menggunakan komputer.

Obrolan lain selanjutnya adalah mengenai agenda Milad kedua SI ABANG yang rencananya akan dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Muarabakti Kecamatan Babelan pada hari Minggu tanggal 22 April 2018. Saya pikir pasti acara ini akan ramai. Semoga acaranya lancar kelak.
Saung Baca Kita yang diasuh oleh Komunitas SI ABANG Silaturahim Anak Babelan Ngumpul

Kalau ada teman-teman yang berkenan meluangkan waktu saat Sabtu dan Ahad silakan berkunjung ke Saung Baca Kita di Kampung Pangkalan Gang Musollah Nurul Amal, Desa Kedung Pengawas RT 08/RW 03 Kecamatan Babelan. 

Jika mau berkunjung sila klik Link Peta Google Saung Baca Kita di sini.
Facebook Group SI ABANG (Silaturahmi Anak Babelan Ngumpul).

Nara hubung Saung Baca Kita:
Hadi: 0895 3430 71134
Saktam: 0858 8828 4648