The New Facebook Hadirkan Tampilan Dark Mode dan Fitur Mencari Jodoh

Tahun 2020, Facebook (FB) akan menghadirkan tampilan terbarunya. Selama 16 tahun berdiri, setidaknya telah terjadi empat kali perubahan dalam desain tampilan Facebook. Untuk desain terbaru di tahun 2020 ini Facebook menyebutnya sebagai "The New Facebook" atau FB5. Desain FB5 ini mungkin perubahan yang paling drastis dalam Facebook baik untuk tampilan desktop maupun pada smartphone. Rencana

S0503 – Drama Radio

Drama audio adalah salah satu genre yang juga banyak menarik minat para kreator podcast, termasuk di Indonesia. Di episode kali ini kita akan rekomendasikan beberapa podcast dramau audio keren, mulai dari yang lagi terkenal di Amerika sana, sampai ke Indonesia. Episode ini juga akan menyempatkan kembali ke sejarah drama audio sampai sejauh tahun 30-an hingga era 80an.

Selamat mendengarkan



Suarane Podcast episode ini juga bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast lainnya seperti Spotify, Apple Podcast, Google Podcast, Breaker, Castbox, Aplikasi Dengar Radio dll. dengan kata kunci pencarian: “suarane.”

 

Drama audio dan podcast yang disebut di podcast ini:

 

Dukung Suarane Podcast di Karyakarsa

http://karyakarsa.com/suarane

 

Credits: 

  • Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” karya Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

S0503 – Drama Radio

Drama audio adalah salah satu genre yang juga banyak menarik minat para kreator podcast, termasuk di Indonesia. Di episode kali ini kita akan rekomendasikan beberapa podcast dramau audio keren, mulai dari yang lagi terkenal di Amerika sana, sampai ke Indonesia. Episode ini juga akan menyempatkan kembali ke sejarah drama audio sampai sejauh tahun 30-an hingga era 80an.

Selamat mendengarkan



Suarane Podcast episode ini juga bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast lainnya seperti Spotify, Apple Podcast, Google Podcast, Breaker, Castbox, Aplikasi Dengar Radio dll. dengan kata kunci pencarian: “suarane.”

 

Drama audio dan podcast yang disebut di podcast ini:

 

Dukung Suarane Podcast di Karyakarsa

http://karyakarsa.com/suarane

 

Credits: 

  • Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” karya Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

KB0302: Bacaan Pertama di 2020 (2/2)

“Buku apa yang pertama kalian baca di tahun 2020?” – Ini adalah lanjutan dari bagian pertama pekan lalu. Kali ini Toto akan cerita tentang buku pilihannya mengenai Visual Thinking, lalu Rane akan berbagi cerita tentang sebuah kumpulan cerpen oleh penulis kontemporer Thailand, dan ada seorang teman dari Kepri yang punya cerita tentang sebuah novel yang unik.

Selamat mendengarkan!


Episode ini bisa juga didengarkan di:

Apple Podcast | SoundcloudGoogle Podcast | Spotify | Anchor | Breaker | Sticher | Pocketcast | Radio Public

Tamu kali ini:

  • Susilo Mardani Akbar di Kepri

Kepo Buku adalah:

Follow akun Instagram Kepo Buku di Instagram.com/KepoBuku

 

AYO CERITAKAN BUKU YANG LAGI KALIAN BACA LEWAT AUDIO:

Yoi cuy, kita mau ngajak kalian buat ikutan di Kepo Buku. Intinya kita mau tahu kalian lagi baca buku apa? Kirim dalam bentuk rekaman suara (maksimal 5 menit). Jangan lupa sebut nama, lokasi dan ceritakan buku yang kalian lagi baca atau mau kalian rekomendasikan. Ada dua cara yang bisa dilakukan:

  1. ANCHOR: Untuk pengguna aplikasi Anchor, klik “Message” dan mulai rekam review kalian. (Durasi maksimal 1 menit tapi kalau masih kurang, silahkan rekam lagi)
  2. WHATSAPP:  Gunakan fasilitas Voice Note di Whatsapp. Klik/ ketik link ini di HP kalian: http://bit.ly/ikutkepobuku atau ke 087878505012
  3. EMAIL: Rekam di voice note di hp dan kirim lewat email ke suarane@gmail.com

Rekaman yang kita terima akan kita sertakan dalam episode-episode Kepo Buku berikutnya.

 

Credits & Disclaimer:

  • Kepo Buku tidak berafiliasi dengan penerbit ataupun penulis buku yang diulas di episode ini.
  • Musik: “Rainbows” oleh Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

-rh-

 

 

Keuntungan Pergi (Jalan-Jalan) Menggunakan Kereta Api


Bepergian  ke kota lain maupun daerah lain merupakan sebuah aktivitas yang umum dilakukan oleh banyak orang. Entah  itu untuk tujuan bisnis maupun yang hanya sekedar berlibur atau jalan-jalan. Dan  Di antara sekian banyaknya jenis alat transportasi yang ada saat ini,  Kereta Api masih menjadi pilihan banyak masyarakat.

Kereta Api, Masih Menjadi Alat Transportasi Favorit Masyarakat
Alat  transportasi umum sangat membantu segala kebutuhan masyarakat ketika ingin bepergian ke kota maupun daerah lain. Meskipun  jenis alat transportasi saat ini sangat beragam namun Kereta Api masih menempati posisi yang istimewa di hati masyarakat.

Tentunya  masing-masing orang memiliki alasan tersendiri mengapa akhirnya lebih menyukai bepergian menggunakan kereta api. Meskipun  mungkin setiap orang memiliki kendaraan pribadi seperti mobil maupun kendaraan bermotor namun jika jarak yang ditempuh terlalu jauh sangat disarankan untuk menggunakan transportasi umum misalnya soalnya saja kereta api.

Masih  tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api membuat pemerintah selalu mengupayakan berbagai peningkatan terutama di bidang pelayanan agar kepuasan dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan kereta api semakin terjamin. Bahkan  yang turunnya kereta api identik dengan transportasi murah dengan fasilitas yang kurang nyaman,  berbeda dengan saat ini di mana fasilitas kereta api sudah banyak peningkatan sehingga bisa disejajarkan dengan alat transportasi umum lainnya.


Jika sudah reservasi tiket kereta api maka anda bisa segera menikmati perjalanan dengan pengalaman yang seru berbeda dengan transportasi darat lainnya. 

Keuntungan Bepergian Menggunakan Kereta Api
Memang  tidak semua orang yang menyukai satu jenis alat transportasi umum termasuk dengan kereta api ini. Namun dengan semakin meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan, semakin menggugah minat masyarakat untuk menggunakan alat transportasi yang satu ini. Namun tahukah anda apa sajakah keunggulan bepergian dengan kereta api?

1. Anti Macet

Diantara sekian  banyaknya alat transportasi,  alat transportasi darat masih cukup banyak diminati oleh masyarakat. Namun pastinya semua orang membutuhkan alat transportasi yang bisa membuat waktu lebih efisien, dan jawabannya adalah kereta api. Mengapa begitu?

Ketika  anda bepergian menggunakan bis mobil maupun sepeda motor pastinya anda akan mengalami beberapa kendala seperti salah satu diantaranya adalah macet. Apalagi  pada saat musim liburan tingkat kemacetan lalu lintas tentu akan semakin tinggi sehingga akhirnya semakin banyak waktu anda yang terbuang. Namun berbeda  jika anda bepergian menggunakan kereta api karena kereta api ini memiliki jalur khusus yang mana tidak akan mungkin mengalami kemacetan.

2. Harga Bersahabat

Faktor kedua  yang menjadi keunggulan kereta api adalah harganya yang bersahabat. Harga  memang menjadi salah satu kendala ketika masyarakat ingin bepergian dan pastinya banyak orang yang akan lebih memilih harga yang lebih terjangkau karena dengan begitu bisa menghemat dana yang dikeluarkan.

Bepergian  menggunakan kereta api tidak akan membuat kentongan dan membengkak karena harga tiket kereta api masih terbilang murah sehingga sangat aman bagi anda yang ingin sampai ke tempat tujuan tanpa harus kehilangan banyak biaya perjalanan.


3. Liburan Singkat Selama Perjalanan

Keunikan  yang sekaligus menjadi kelebihan lain Jika anda bepergian menggunakan kereta api adalah dimana Selama perjalanan menuju tempat tujuan anda sekaligus berlibur. Karena sepanjang perjalanan anda akan disuguhi dengan beragam pemandangan sekitar jalur kereta api. Entah itu perkampungan, persawahan dan lain sebagainya.

Sehingga hal seperti ini tidak akan membuat perjalanan terasa membosankan sekaligus liburan singkat bagi anda sebelum akhirnya sampai lokasi yang dituju.

4. Kapasitas Bagasi Besar

Jika  bepergian menggunakan alat transportasi lain misalnya pesawat terbang maka tentu saja jumlah atau kapasitas bagasi anda akan dibatasi. Namun  berbeda dengan kereta api di mana anda bisa membawa barang apapun yang anda inginkan selama hal tersebut tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain.

5. Suasana Nyaman

Ketika naik  alat transportasi seperti pesawat atau yang lainnya tentunya ada beberapa aturan yang harus dipatuhi. Namun  ketika anda bepergian menggunakan kereta api peraturan tidak terlalu ketat dan cenderung lebih fleksibel sehingga pengalaman selama perjalanan anda akan terasa lebih nyaman.

6. Fasilitas Memadai

Bagi  ada yang masih under estimate tentang fasilitas dan pelayanan kereta api maka mulai dari sekarang sebaiknya tanggapan tersebut anda hilangkan karena Seiring dengan berjalannya waktu,  kereta api sudah mengalami peningkatan yang cukup pesat dalam bidang pelayanan maupun  fasilitasnya sehingga kenyamanan dan keamanan para penumpang sangat diutamakan.

Jadi  Jangan pernah merasa ragu untuk bepergian menggunakan kereta api karena anda akan mendapatkan pengalaman perjalanan yang seru dan lebih menyenangkan. Sudah reservasi tiket kereta api belum? Jika belum, segera reservasi tiket kereta api sekarang juga dan nikmati perjalanan anda dengan nyaman.


Begini Cara Mengambil Foto/Video Status WA Teman Kita


Begini Cara Mengambil Foto/Video Status WA Teman Kita. WhatsApp (WA) merupakan salah satu aplikasi chat (mengobrol) yang paling saya andalkan saat ini baik untuk pekerjaan, berkomunitas, berteman, maupun pedekate. Berapa kali dalam sehari kita membuka aplikasi WhatsApp (WA)? Pasti sering! Saya pribadi tidak dapat menghitungnya. Karena, WA tidak saja dimanfaatkan untuk sekadar mengobrol melalui pesan teks tetapi juga dimanfaatkan untuk panggilan telepon dan video call. Bahkan, nomor regular saya khusus telepon dan SMS nyaris tidak berfungsi kecuali untuk mengisi paket data internet. Kebutuhan internet di luar rumah tentu saya tidak bisa mengandalkan We Land Before Time, nama jaringan Wi-Fi di rumah kami. Haha. Untuk keperluan sebulan, saya tetap mengisi paket data internet antara 50K sampai 100K.


Salah satu kegiatan yang paling sering saya lakukan ketika membuka WA adalah melihat status teman-teman: tulisan, foto, dan video. Tulisan dan foto tidak seberapa menarik perhatian saya karena biasa-biasa saja. Tetapi video, terutama video lucu, selalu membikin saya gemas pengen memasangnya juga di status WA. Video berdurasi 30 detik, sesuai kapasitas muatan status video di status WA, mampu membikin banyak orang tertawa. Bukankah itu baik? Hidup sudah susah, mari tertawa. Tertawa memang tidak mampu melunasi semua hutang, namun tertawa mampu menghibur perasaan bahwa hutang bisa dilupakan sejenak.

Cerita sedikit ... boleh?

Adalah Muksin, salah seorang teman WA, yang sering memasang video-video lucu di statusnya. Dan tentu, video-video itu membikin saya gemas. Pengen juga. Sekali dua saya meminta padanya. Iya, dia mengirimkan. Tetapi karena dia juga sibuk, tidak semua permintaan saya terpenuhi. Ya iyalah, siapa elu, Teh? Presiden? Kadang-kadang saya memburu video yang sama di Youtube, tapi tidak semua video lucu apalagi video lucu/kocak khas dari berbagai daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur diunggah ke Youtube oleh pemilik aslinya. Gigit jari.

Adalah saya, sebagai makhluk Tuhan yang paling seksi orang awam, benar-benar tidak tahu atau tidak pernah mau mencari tahu berbagai hal tentang WA. Sampai akhir November 2019 saya masih berusaha segera memencet tombol 'balas' dari status WA yang dilihat agar tidak lekas hilang. Yang baru saya tahu, kemudian, adalah bahwa status WA yang sudah kita lihat dari list status teman-teman, masih tetap bisa dilihat tetapi letaknya berpindah ke urutan paling bawah. Jadi, status itu tidak hilang sampai batas yang ditetapkan WA yaitu 24 jam. Koplak kan? Sayanya yang koplak. Tapi saya tidak malu, karena rasa-rasanya bukan hanya saja yang begini. Hihi *membela diri*.

Lantas, bagaimana caranya sehingga saya tahu cara mengambil foto/video status WA tanpa harus meminta pada yang memasangnya (di status mereka)?

Begini ...

Ehem ... *berdehem manja*.

Saya selalu punya kebiasaan membersihkan telepon genggam pakai deterjen, Xiaomi Redmi 5 Plus, agar media penyimpanan bisa lebih lega setiap kali saya hendak beraktivitas di luar rumah. Pertama: menghapus semua foto dan video di galeri yang sudah di-backup oleh Google Photos. Kedua: membersihkan segala sesuatunya menggunakan aplikasi Keamanan (pembersih, pindai virus, menghapus sampah, hingga meningkatkan kerja telepon genggam). Ketiga: mengintip File Manager untuk menghapus apa saja yang tidak penting diantaranya foto yang sudah terkirim ke teman (WA) hingga thumbnail. Dan ternyata, semua foto dan video status WA teman yang pernah saya lihat itu tersangkut di File Manager! Dan saya ... bisa menggunakannya, terutama video, untuk dipasang di status WA.

Kalau kalian bingung, coba lihat gambar-gambar berikut. Dengan catatan, ini adalah screen shoot dari telepon genggam saya sendiri, Xiaomi Redmi 5 Plus.

1. Buka File Manager


2. Pilih Mode Daftar/List


3. Pilih Folder WhatsApp


4. Pilih Media


5. Pilih Statuses


6. Daftar Status WA Milik Teman Yang Sudah Kita Lihat!


7. Contoh Saya Pilih Status Teman Yang Ini


8. Bagikan ke WA


10. Trada ...


Yang saya contohkan di atas adalah status berupa foto. Tapi cara yang sama berlaku juga untuk video. Pokoknya, untuk semua status WA teman yang sudah kita lihat, tersangkut di File Manager, menunggu untuk dibersihkan. Dengan cara ini, saya tidak perlu lagi menganggu aktivitas teman-teman dengan rengekan: minta videonya, boleh? Hehe.


Bagaimana dengan kalian kawan? Apakah kalian seawam saya, atau kalian justru sudah lebih dulu tahu, bagi tahu di komen. Bagi saya, berbagi itu tidak ada ruginya. Terutama tentang hal-hal yang sebelumnya tidak saya ketahui, kemudian saya tahu, rasanya gimanaaa begitu. Hehe. Dan ya, pada akhirnya saya tidak perlu merepotkan para pemilik status dengan rengekan meminta video mereka. Saya sudah tahu caranya *melet*.

#SelasaTekno



Cheers.

Antara Dua Patung Pahlawan dan Kerja Logika Manusia

Credit: Flores Pos

Antara Dua Patung Pahlawan dan Kerja Logika Manusia. Sebelumnya, saya mohon maaf, tulisan ini tidak bermaksud untuk mendiskreditkan/menghina pihak mana pun. Saya juga manusia yang tidak luput dari kesalahan. Sebagai manusia, adalah wajar jika kita selalu menganalisa segala sesuatunya. Misalnya, dalam menyelesaikan suatu perkara melalui sidang pengadilan, hakim bisa saja putusan hakim sesuai betul dengan amanat undang-undang, bisa lebih berat, bisa lebih ringan, bahkan bisa juga hakim menentukan putusan hukuman penjara seumur hidup. Kenapa hakim melakukannya? Bukan karena alasan kekuasaan kehakiman saja, melainkan karena adanya pertimbangan-pertimbangan oleh hakim. Pertimbangan ini yang kemudian dianalisa.

Baca Juga: Masih Banyak Cerita Menarik Dari Kabupaten Nagekeo

Hampir dua bulan terakhir Kabupaten Ende, khususnya Kota Ende sebagai Ibu Kota-nya, heboh dengan kemunculan dua patung pahlawan daerah. Yang pertama, patung Marilonga. Yang kedua, patung Baranoeri. Marilonga dan Baranoeri adalah dua pahlawan yang sangat kami hormati. Patung Marilonga berdiri gagah di entrance dari arah Timur menuju Kota Ende, tepatnya di tengah simpang empat: Jalan Gatot Soebroto, arah Ndona, arah Woloweku, dan arah Timur/Pasar Wolowona. Sedangkan patung Baranoeri berdiri gagah di entrance dari arah Barat menuju Kota Ende, tepatnya di antara Jalan Mahoni, arah Woloare, arah Kampung Kuraro, dan arah Timur/Pom Bensin Ndao. Kedua patung tersebut kemudian dirubuhkan karena hendak dibangun patung yang baru.

Berdasarkan informasi dari Pos Kupang, Dinas PU Kabupaten Ende mengalokasikan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2019 sebesar Rp 227.482.000 untuk membangun patung Marilonga dan Baranoeri. Sebagai kontraktor pelaksana adalah CV. Elischa Jaya dengan jangka waktu kerja selama 128 hari. Informasi lebih lengkapnya, silahkan kalian baca pada tautan Pos Kupang di atas. Termasuk keterangan dari Kadis PU yaitu Bapak Frans Lewang.

Patung Marilonga kemudian selesai dibikin, dipasang pada tempatnya semula, dan dibuka penutupnya. Patung tersebut menjadi sorotan mata masyarakat Kabupaten Ende, terutama masyarakat Kota Ende. Media sosial, khususnya Facebook, kemudian heboh dengan keberadaan patung Marilonga yang baru ini. Heboh itu bisa terjadi karena dua sebab. Pertama: sesuai ekspetasi. Kedua: jauh dari ekspetasi. Ya, sebab kedua, yaitu jauh dari ekspetasi itulah yang menyebabkan masyarakat Kabupaten Ende heboh baik di media sosial maupun secara lisan. Protes itu ditujukan pada ukuran patung, bentuknya yang berbeda dari bentuk semula, hingga pakaian yang digunakan. Menurut masyarakat, Marilonga yang sebelumnya digambarkan sangat gagah melalui patung lama, kemudian menjadi sangat begitu itu pada patung baru.

Hal yang sama juga terjadi pada patung Baranoeri.

Ada kritikan.
Ada hujatan.
Ada hinaan.

Semua berbaur menjadi satu. 

Pemerintah kemudian mencabut, istilahnya sih memang begitu, patung Marilonga (yang baru) tersebut. Sedangkan patung Baranoeri (yang baru) masih terpasang/berdiri di tempatnya.

Menarik juga mengetahui perasaan masyarakat Kabupaten Ende yang diluapkan melalui Facebook baik status-status maupun komentar pada status-status tersebut. Kenapa menarik? Saya jadi tahu pemikiran banyak orang tentang Marilonga dan Baranoeri, dan betapa cintanya masyarakat Kabupaten Ende kepada dua pahlawan daerah tersebut. Saya pikir, sangat wajar jika masyarakat berkomentar pedas tentang patung pahlawan tersebut. Karena, pahlawan merupakan idola umat.

Hanya saja, saya kemudian otak saya menjadi sedikit eror ketika membaca tulisan bernada penghinaan terhadap pekerja seninya alias senimannya. Bagi saya pribadi, seniman tidak bisa disalahkan seratus persen atas kondisi yang terjadi ini. Secara logika, kita tahu bahwa pemberi order tentunya juga mempunyai konsep dasar bentuk patungnya, pakaiannya, ukurannya, dan lain sebagainya dari patung yang diorder. Secara logika, ketika seniman mengerjakan patung tersebut, dia pun tidak bisa berlari terlalu jauh dari konsep dasar yang disodorkan oleh pemberi order, termasuk anggaran biaya. Secara logika, masyarakat juga punya hak untuk memprotes. Jadi, kalau ditanya ini salah siapa? Bukan salah siapa-siapa.

Dari semua status dan komentar di Facebook, saya sangat tertarik dengan status Gusti Adi Tetiro tentang polemik patung para pahlawan daerah ini. Setidaknya apa yang ditulis Gusti membikin saya mengacung jempol. Inilah anggota masyarakat yang baik: mengkritik dan memberi saran sekaligus. Sama seperti Gusti, saya juga berpikir demikian.

Pertama: Kajian. Ini penting. Pahlawan, seperti yang saya tulis di atas, adalah idola umat. Lebih dari itu, pahlawan daerah melekat dengan budaya dan kebiasaannya pada masa mereka hidup. Sehingga, harusnya dilakukan kajiaan/telaah terlebih dahulu tentang fisik dari para pahlawan tersebut. Caranya? Kumpulkan keluarga/turunan dari kedua pahlawan baik Marilonga maupun Baranoeri, kumpulkan pula Sejarahwan dan Budayawan yang ada di Kabupaten Ende. Diskusikan. Rembug. Debat, bila perlu. Bagaimana rupa Marilonga dan Baranoeri? Bagaimana fisik mereka? Bagaimana pakaian mereka pada masa itu? Bagaimana seharusnya mereka digambarkan/diwujudkan pada sebuah patung? Kalau tahap kajian ini sudah dilewati, barulah bisa ditentukan wujud utuhnya kelak seperti apa.

Kedua: Penganggaran. Dalam hal ini, penganggaran harus dihitung sebaik-baiknya. Bukan saja menganggarkan bahan, tetapi senimannya. Kalian juga tentu tahu, profesional bekerja tanpa sekat untuk bisa menghasilkan mahakarya. 

Ketiga: Uji Kelayakan. Ini penting. Saya pernah menulis di Facebook, ketika kita membawa bahan kain ke penjahit tentu tubuh akan diukur terlebih dahulu oleh si penjahit, diskusi model bajunya, hingga jenis kancing yang mau dipakai. Ketika bajunya sudah jadi pun kita wajib mengetesnya terlebih dahulu, siapa tahu tubuh kita saat diukur dengan saat mengambil baju tersebut sudah berubah. Lebih kurus atau lebih gemuk, misalnya. Mengenai patung ini, tentu sebelum dipajang harus diuji/dilihat dulu oleh si pemberi order, apakah sudah sesuai atau belum. Kalau belum sesuai (pesanan), wajib memprotes dan meminta seniman mengubah ini itu.

Baca Juga: Jangan Mengeluh: Hidup Memang Penuh Warna dan Cerita

Menurut saya, tiga hal utama di atas yang perlu dilakukan terutama kajian. Untuk menghasilkan sesuatu sepenting patung pahlawan, kita memang harus melakukan kajian yang sangat mendalam. Ibarat melakukan penelitian untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Butuh daftar pustaka sebanyak-banyaknya agar tulisan kita lebih bernas.

Apa yang saya tulis ini, sekali lagi, bukan bermaksud untuk mendiskreditkan pihak mana pun. Saya cuma ingin mengajak kita semua untuk lebih sedikit bijaksana dalam bersikap. Saya juga tidak ingin patung pahlawan kebanggaan saya diwujudkan seperti itu, tetapi setidaknya masih bisa menahan diri dan jempol untuk tidak menulis dengan terlalu keras dan pedas. Kita semua manusia, punya perasaan, sakit hati bisa timbul, terutama jika tulisan kita bernada menghina.

Semoga bermanfaat.

#SeninCerita
#CeritaTuteh



Cheers.

S0502 – I Think I Wanna Date You..

Tema yang lebih niche lebih spesifik adalah salah satu cara untuk bisa menarik perhatian di tengah semakin maraknya kemunculan berbagai macam podcast di Indonesia. Namun podcast semacam ini juga memiliki tantangannya tersendiri, seperti cerita teman Suarane Podcast kali ini, Idha Umamah, yang memiliki podcast dengan tema di seputar soal kencan online. Idha akan bercerita panjang lebar soal proses penciptaan podcastnya, pencarian topik, nara sumber sampai ke alat yang digunakan. Semoga bisa berguna buat yang tengah melirik dunia podcast.

Selamat mendengarkan



Suarane Podcast episode ini juga bisa didengarkan di berbagai aplikasi podcast lainnya seperti Spotify, Apple Podcast, Google Podcast, Breaker, Castbox, Aplikasi Dengar Radio dll. dengan kata kunci pencarian: “suarane.”

 

Tentang Tamu Episode Ini:

 

Dukung Suarane Podcast di Karyakarsa

http://karyakarsa.com/suarane

 

Credits: 

  • Cover Artwork: I Think I Wanna Date You Podcast
  • Musik yang dipakai di episode ini adalah “Protofunk” karya Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

Sttt… Saya Pernah Jadi Tukang Sampah

Kata orang, hadiah terbaik dari kerja keras bukan dilihat dari apa yang didapatkan, tapi menjadi apa dia berkat kerja kerasnya. Quote di atas membuat saya ingin cerita sedikit kisah masa lalu yang mengajarkan saya apa arti kerja keras. Saat itu memang saya tidak mendapatkan apa-apa kecuali sedikit uang lelah, tapi pengalaman itu membuat saya bisa membedakan antara kemalasan dengan